Author: Gak Ganti Gambar

  • Langkah Praktis Mengubah Rumah Menjadi Tempat yang Ramah Lingkungan!


    Jakarta

    Di era modern ini, isu keberlanjutan dan ramah lingkungan menjadi semakin penting dan banyak dibicarakan. Hal ini juga telah mempengaruhi dunia desain, dimana desain yang mengusung tema keberlanjutan menjadi tren yang cukup populer dan banyak digemari. Namun, kini ada sebuah konsep baru yang lebih inovatif dan berwawasan lingkungan, yaitu desain sirkular.

    Desain sirkular berfokus pada pembuatan barang-barang yang memiliki daya tahan tinggi, dapat digunakan kembali, mudah dibongkar pasang, diperbaiki, dan didaur ulang. Hal ini berbeda dengan model tradisional di mana produk dirancang untuk sekali pakai dan kemudian dibuang. Konsep ini bertujuan untuk mengurangi limbah dan memperpanjang siklus hidup barang-barang konsumen.

    Dengan fokus pada penggunaan yang efisien dan berkelanjutan terhadap sumber daya, desain sirkular dapat menjadi solusi kamu untuk membuat rumah yang nyaman sekaligus ramah lingkungan. Inilah beberapa tips praktis yang bisa kamu lakukan di rumah kamu!


    Pilih Furnitur yang Tahan Lama

    Memilih furnitur yang bisa dipakai untuk jangka waktu lama adalah salah satu hal yang paling penting dalam penerapan konsep ini. Berinvestasi dalam furnitur yang tahan lama bisa membantu mengurangi limbah dan memperpanjang masa pakai barang.

    Caranya adalah dengan menghindari furnitur yang mudah rusak atau sulit diperbaiki, dan mencari furnitur yang terbuat dari bahan berkualitas tinggi seperti kayu solid, logam, atau rotan. Furnitur yang terbuat dari bahan-bahan ini cenderung memiliki daya tahan yang baik terhadap penggunaan sehari-hari dan umumnya lebih mudah untuk diperbaiki jika mengalami kerusakan.

    Meskipun harga furnitur dengan bahan ini mungkin lebih tinggi di awal, investasi ini akan dapat menghemat biaya dalam jangka panjang karena kamu tidak perlu sering-sering mengganti furnitur yang rusak.

    Perbaiki dan Perbarui Barang-Barang

    Ketika barang yang ada di rumah kamu mulai mengalami kerusakan, memperbaikinya menjadi pilihan yang bijaksana daripada langsung membuangnya. Dalam memperbaiki barang yang rusak, pastikan untuk selalu menggunakan suku cadang yang asli atau yang kompatibel dengan barang tersebut agar barang bisa kembali berfungsi dengan optimal.

    Selain itu, kamu juga bisa melakukan upgrade pada barang elektronik untuk memperpanjang umur pakai barang, sehingga kamu tidak perlu segera mengganti dengan yang baru. Tindakan ini bukan hanya akan menghemat uang kamu dalam jangka panjang, tapi juga membantu mengurangi tekanan pada lingkungan dan menghemat sumber daya alam.

    Gunakan Material yang Ramah Lingkungan

    Selanjutnya, memilih material dekorasi rumah yang ramah lingkungan juga hal yang penting dalam penerapan konsep desain sirkular. Sebagai contoh, kamu bisa menggunakan cat dengan kandungan VOC (Volatile Organic Compound) rendah untuk mengecat rumah. Hal ini berfungsi untuk mengurangi paparan terhadap zat kimia berbahaya yang dapat mengganggu kualitas udara di dalam rumah.

    Selain itu, tanaman juga bisa menjadi dekorasi yang fungsional dengan memberikan manfaat tambahan bagi kesehatan dan kenyamanan di rumah. Dengan memilih material dekorasi yang ramah lingkungan lewat tanaman, kamu dapat menciptakan rumah yang tidak hanya indah secara estetika, tetapi juga mendukung keberlangsungan lingkungan dan kesehatan anggota keluarga.

    Peduli Terhadap Energi

    Menerapkan kebiasaan menggunakan lampu LED yang hemat energi, mematikan lampu dan peralatan elektronik ketika tidak digunakan, serta mempertimbangkan penggunaan peralatan elektronik yang hemat daya adalah langkah-langkah sederhana tapi memiliki dampak besar terhadap pengurangan konsumsi energi dan perlindungan lingkungan. Lampu LED menggunakan energi lebih efisien daripada lampu pijar tradisional, yang memungkinkan untuk mengurangi konsumsi listrik dan biaya tagihan listrik bulanan.

    Mematikan lampu dan peralatan elektronik saat tidak digunakan membantu mengurangi pemborosan energi yang tidak perlu, serta mengurangi emisi karbon yang dihasilkan dari produksi energi listrik. Selain itu, mempertimbangkan untuk menggunakan peralatan elektronik yang dirancang dengan fitur hemat energi akan membantu mengurangi konsumsi daya secara keseluruhan dalam jangka waktu yang lebih panjang.

    Nah, itu dia beberapa tips praktis yang bisa kamu praktekkan di rumah. Dengan menerapkan tips di atas kita bisa lebih berkontribusi pada pembentukan rumah yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan untuk membantu menjaga lingkungan kita untuk generasi mendatang. Semoga membantu!

    (aqi/zul)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Sampai Keliru, Ini Perbedaan Cat Primer, Undercoat, dan Sealer


    Jakarta

    Cat dinding memiliki pengaruh besar pada tampilan dan suasana rumah. Cat mengubah tampilan sekeliling rumah menjadi lebih halus dan bersih. Maka tidak heran, cat dinding sering kali menjadi pilihan untuk melengkapi tampilan rumah karena hasilnya yang memuaskan, perawatannya yang mudah, dan tahan lama.

    Mengecat rumah ternyata bukan hanya mengoleskan cat berwarna di permukaannya. Namun sebelum itu perlu dilapisi dengan cat proteksi. Ini adalah kunci dinding rumah bisa terlihat halus setelah dilapisi cat.

    Jenis cat yang berfungsi untuk melindungi bagian permukaan dinding ini memiliki 3 jenis, yakni sealer, primer, dan undercoat.


    Meski sama-sama disebutnya ‘cat dasar’ atau lapisan dasar sebelum mengecat ternyata ketiganya memiliki perbedaan. Mengutip dari paintaccess.com pada Jumat (23/2/2024) berikut beberapa perbedaan dari sealer, primer, dan undercoat.

    Primer

    Primer memiliki fungsi yang sama dengan undercoat yakni sebagai cat dasar. Primer dapat membuat dinding lebih halus dan saat car permukaan dioleskan dapat melekat dengan baik. Pemakaian primer juga membuat cat dinding lebih tahan lama.

    Bahan cocok untuk dilapisi primer adalah logam, kayu, dan dinding plester. Primer dapat berfungsi dengan baik apabila tidak banyak ditimpa lapisan di atasnya. Selain itu, primer cepat mengering sehingga kamu bisa cepat mengecat permukaannya dengan cat dinding biasa.

    Kamu bisa melewatkan pemakaian primer saat permukaan kondisi dinding bagus seperti halus, bebas noda, atau warna cat baru sama dengan yang lama.

    Undercoat

    Undercoat juga berfungsi untuk membuat permukaan dinding halus dan lebih menempel. Banyak yang menggunakan undercoat ini pada dinding yang telah dilapisi cat. Undercoat memiliki tingkat pigmen warna putih yang bagus menutupi warna di bawahnya, goresan, hingga penyok kecil.

    Kamu tidak perlu membersihkan cat dinding sebelumnya saat mengoleskan undercoat, tetapi jika ingin mengampelas dindingnya terlebih dahulu tidak masalah. Undercoat bisa digunakan pada permukaan primer atau dinding yang telah dicat terutama pada kayu, logam, dan dinding.

    Sealer

    Permukaan yang memiliki pori, tidak halus, dan berjamur seperti beton dan batu bata lebih baik menggunakan lapisan dasar bernama sealer. Lapisan dasar satu ini juga efektif mengikat plester pada gipsum.

    Tidak sampai di sana, sealer dapat digunakan pada permukaan yang berwarna karena dapat menutupi dengan baik. Area sambungan papan atau dinding yang ditimpa plester juga bisa ditutupi dengan sealer.

    (aqi/zul)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Anggap Sepele! Ini 7 Masalah Rumah yang Nggak Boleh Diabaikan


    Jakarta

    Rumah, bagi sebagian orang, adalah investasi terbesar dalam hidup. Banyak orang bermimpi memiliki rumah yang nyaman, aman, dan menjadi tempat berlindung yang sempurna. Namun seiring berjalannya waktu, berbagai masalah bisa muncul dan mengancam kenyamanan, bahkan keamanan penghuninya.

    Masalah-masalah ini, meski terlihat kecil, jika diabaikan bisa berdampak fatal bagi penghuni maupun bagi bangunan rumah itu sendiri. Jangan sampai menganggap remeh masalah. Sebab, bisa berujung pada kerusakan yang lebih parah, biaya perbaikan yang membengkak, bahkan membahayakan kesehatan dan keselamatan keluarga.

    Dilansir dari HGTV, Jumat (23/2/2024), berikut ini masalah-masalah yang tidak boleh diabaikan di rumah. Yuk, kenali dan segera tangani masalah-masalah berikut sebelum terlambat!


    1. Serangan Hewan Pengganggu

    Ketika kamu menemukan tanda-tanda hewan pengganggu seperti semut di meja atau kotoran tikus di sekitar rumah, itu bisa menjadi pertanda adanya celah atau di rumah kamu yang perlu segera ditutup. Hewan-hewan ini biasanya muncul di rumah karena mereka mencari tempat perlindungan atau sumber makanan.

    Hal ini tentu sangat mengganggu kenyamanan penghuni dan juga kebersihan rumah. Oleh karena itu, masalah ini tidak boleh disepelekan dan harus segera diatasi.

    Langkah pertama dalam mengatasi masalah ini adalah dengan melakukan inspeksi menyeluruh terhadap rumah kamu, termasuk ventilasi, saluran, pintu, dan jendela, untuk menemukan sumber masalah. Setelah kamu berhasil mengidentifikasi titik masuk potensial, penting untuk segera memperbaiki celah atau kerusakan tersebut agar hewan tidak dapat masuk kembali. Gunakan bahan yang tepat dan kokoh untuk menutup lubang-lubang kecil di dinding atau ventilasi.

    Selanjutnya, jika kamu menemukan tanda-tanda kotoran tikus atau burung di dalam rumah, segera hubungi pengendali hama profesional. Mereka akan membantu menemukan sumber masalah, memberikan saran tentang cara mengatasi masalah dengan aman, dan memberikan perlakuan yang tepat untuk menghilangkan hewan pengganggu tersebut.

    Setelah masalah teratasi, penting untuk melakukan tindakan pencegahan agar masalah tidak terulang di masa depan. Ini bisa termasuk menjaga kebersihan rumah, menyimpan makanan dengan aman, dan secara rutin memeriksa rumah untuk memastikan tidak ada celah baru yang muncul.

    2. Jamur

    Jika kamu melihat ada bercak-bercak yang berbau di dinding dan langit-langit rumah kamu, kemungkinan besar itu adalah jamur. Kehadiran jamur di dalam rumah adalah hal yang tidak boleh diabaikan karena hal tersebut mengindikasikan adanya kelembaban berlebih atau masalah yang perlu mendapat perhatian.

    Jamur umumnya muncul di daerah yang lembab dan gelap seperti dapur dan kamar mandi. Namun, jika kamu menemukannya di tempat yang tidak biasa seperti di dinding ruang tamu, itu bisa menjadi petunjuk bahwa lingkungan rumah kamu tidak sehat. Kondisi ini bisa berupa kelembaban yang berlebihan atau bahkan kebocoran yang tidak terdeteksi di dalam dinding.

    Seiring berjalannya waktu, jamur bisa merusak struktur rumah dan juga menjadi risiko kesehatan bagi penghuni rumah. Solusinya adalah dengan mengidentifikasi dan menangani sumber kelembaban atau kebocoran yang menyebabkan pertumbuhan jamur.

    Ini mungkin melibatkan perbaikan struktural, pengeringan udara, ventilasi yang lebih baik, atau penggunaan dehumidifier untuk mengontrol kelembaban di dalam rumah. Akan tetapi, jika masalah jamur di rumah kamu sudah sangat parah, kamu perlu menghubungi profesional untuk menangani jamur dan memastikan bahwa masalah tersebut ditangani secara menyeluruh.

    3. Genangan Air di Halaman

    Setelah hujan deras, biasanya sering dijumpai genangan air dimana-mana, termasuk juga di halaman rumah. Genangan air di halaman rumah menandakan adanya masalah drainase yang tidak efektif, yang dapat disebabkan oleh tanah yang berat atau perataan tanah yang tidak tepat. Hal ini dapat menyebabkan genangan air yang berlangsung berhari-hari setelah hujan dan bahkan berdampak pada fondasi rumah karena akan meningkatkan kelembaban di ruang bawah tanah.

    Jika halaman rumah kamu mengalami hal ini, kamu harus segera mengatasi masalah ini. Untuk mengatasi masalah ini, hal yang paling penting untuk dilakukan adalah memperbaiki sistem drainase, mungkin dengan menambahkan saluran pembuangan atau memperbaiki tanah untuk meningkatkan drainase. Pastikan juga air hujan dialirkan menjauh dari fondasi rumah dan perhatikan kondisi fondasi secara teratur. Namun jika masalah masih terus berlanjut, sebaiknya konsultasikan dengan profesional untuk solusi yang sesuai dengan kondisi rumah.

    4. Saluran Air Bau

    Bau tidak sedap dari saluran pembuangan tentu akan menjadi sangat mengganggu apabila tidak segera diatasi. Bau ini bisa menjadi tanda penyumbatan atau masalah lain di sistem saluran kamu yang perlu segera ditangani sebelum menjadi lebih serius.

    Cara mengatasinya adalah segera identifikasi penyebab bau tersebut dan lakukan pembersihan menyeluruh pada saluran untuk menghilangkan penumpukan limbah yang mungkin menjadi sumber bau. Jika ada suara gemericik air, mungkin itu disebabkan oleh penyumbatan saluran. Kamu bisa dengan mudah menyingkirkan penyumbatnya dengan penyedot.

    Jika wastafel berbau padahal kamu jarang menggunakannya, maka yang mungkin terjadi adalah air di pipa U di bawahnya telah mengering, sehingga memungkinkan gas metana masuk ke dalam ruangan. Cobalah menuangkan satu liter air ke dalam saluran pembuangan dan mengangin-anginkan ruangan selama beberapa jam.

    Jika baunya sudah hilang, tuangkan satu sendok teh minyak sayur ke dalam saluran pembuangan, yang akan mencegah air menguap dan menyelesaikan masalah. Namun jika bau atau suara tetap ada, segera panggil tukang ledeng untuk memeriksa pipa pembuangan kamu. Mungkin saja pipa tersebut tersumbat oleh puing-puing atau hewan yang bersarang.

    Selain itu, lakukan pemeriksaan rutin pada sistem saluran pembuangan kamu dan lakukan tindakan pencegahan seperti tidak membuang sisa makanan besar ke dalam saluran. Dengan langkah-langkah ini, kamu bisa mengatasi masalah bau tidak sedap dan menjaga sistem saluran pembuangan agar tetap berfungsi dengan baik.

    5. Pengembunan pada Pipa Basement

    Masalah kelembaban dan pengembunan di ruang bawah tanah rumah kamu dapat menjadi sumber masalah serius yang tidak bisa diabaikan, terutama karena kondisi ini bisa meningkatkan risiko pertumbuhan jamur dan kerusakan lainnya. Ruang bawah tanah cenderung menjadi area yang paling dingin di rumah karena efek isolasi dari tanah. Udara hangat dari dalam rumah masuk ke ruang bawah tanah dan bertemu dengan permukaan yang lebih dingin, menyebabkan kondensasi dan tetesan air terbentuk pada pipa dan permukaan lainnya.

    Untuk mengatasi masalah ini, pertama-tama kamu bisa pastikan semua ventilasi yang menuju ke luar tertutup rapat untuk mencegah udara luar yang masuk ke ruang bawah tanah. Selanjutnya, tambahkan lapisan insulasi pipa busa pada pipa yang terjangkau di ruang bawah tanah. Insulasi ini membantu mencegah pengembunan di permukaan pipa dengan menjaga suhu pipa agar tetap stabil dan mengurangi perbedaan suhu antara udara di dalam dan di luar pipa.

    Dengan langkah-langkah ini, kamu bisa mengurangi risiko kelembaban berlebih dan kondensasi di ruang bawah tanah, serta mengurangi kemungkinan pertumbuhan jamur dan kerusakan lainnya yang bisa terjadi akibat kondisi ini.

    6. Keran yang Menetes

    Keran bocor adalah masalah yang sering kali ditemukan di hampir setiap rumah yang bisa menyebabkan pemborosan air dan melonjaknya tagihan air di rumah. Bahkan, bahaya utama keran yang bocor adalah pemborosan air yang tidak terlihat dan meningkatnya penggunaan air yang tidak perlu. Bukan hanya itu, bocornya keran juga bisa menjadi indikator masalah yang lebih besar dalam sistem pipa.

    Solusi untuk mengatasi keran yang bocor adalah dengan memperbaikinya segera setelah kamu menyadarinya. Langkah pertama adalah menemukan sumber kebocoran dan mengidentifikasi bagian yang perlu diperbaiki. Ini mungkin melibatkan penggantian seal, cartridge, atau bagian lain dari keran yang rusak atau aus.i

    Jika kamu tidak bisa memperbaikinya sendiri, sebaiknya untuk memanggil tukang ledeng profesional. Mereka dapat mengevaluasi keran kamu, menemukan sumber masalah, dan melakukan perbaikan dengan cepat dan efisien.

    7. Cat Mengelupas

    Beberapa tahun setelah rumah dicat, biasanya masalah yang sering muncul adalah cat yang mengelupas. Namun, jangan anggap masalah ini sepele karena cat yang mengelupas bisa menjadi tanda adanya masalah yang lebih dalam dalam struktur dinding atau lapisan cat. Penyebabnya dapat bervariasi, termasuk kondisi dinding yang tidak tepat, kelembaban berlebih, atau aplikasi cat yang kurang baik.

    Untuk menyelesaikan masalah ini, langkah pertama adalah melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi dinding, mencari tahu apakah ada kelembaban yang berlebih atau kerusakan struktural yang mendasari. Setelah itu, membersihkan dan menyiapkan permukaan dinding secara hati-hati sebelum melakukan pengecatan ulang.

    Jika diperlukan, perbaiki juga masalah struktural yang mungkin ada sebelum melakukan pengecatan ulang. Langkah-langkah ini tidak hanya membantu kamu mengatasi cat yang mengelupas, tapi juga mencegah terjadinya kerusakan lebih lanjut pada dinding rumah, serta memastikan penampilan yang lebih baik dan tahan lama untuk lapisan cat yang baru.

    Itulah 7 permasalahan di rumah yang tidak boleh dianggap sepele. Semoga bermanfaat ya detikers!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Cegah Rumah Kebakaran, Teknologi Ini Bisa Cepat Padamkan Api


    Jakarta

    Belakangan ini sering terjadi kebakaran rumah, seperti hal yang baru terjadi pada rumah milik seorang dokter di Jalan Manyar Indah VI/4 Surabaya kemarin. Dikutip dari catatan detikJatim, Jumat (22/2/2024), kebakaran diduga terjadi akibat korsleting dari sebuah AC. Kebakaran tersebut berhasil dipadamkan dalam kurun waktu kurang lebih 30 menit dengan bantuan 9 unit mobil pemadam kebakaran.

    Kebakaran rumah adalah bencana yang sulit untuk diprediksi, namun mudah untuk mencegahnya. Penyebab kebakaran rumah biasanya datang dari kecerobohan manusia, seperti membiarkan kompor gas menyala, membuang rokok sembarangan, bermain api di sekitar benda mudah terbakar, dan lainnya. Namun ada juga penyebab kebakaran yang sulit untuk diprediksi, salah satu contohnya seperti korsleting listrik. Hal ini membuat kita sangat khawatir ketika hendak meninggalkan rumah dalam jangka waktu yang lama.

    Oleh karena itu, alat pencegahan otomatis mungkin bisa menjadi solusi untuk meminimalisir dampak dari kebakaran ini. Salah satu contohnya adalah Fire Sprinkler System. Sistem ini biasa digunakan pada bangunan gedung besar sebagai salah satu standar keamanan.


    Melansir dari rainwbowstores.com, saat ini di California, Maryland, dan Washington DC telah menetapkan peraturan bahwa standar setiap rumah disana wajib memiliki sistem fire sprinkler. Lantas, perlukah pemerintah Indonesia mengadopsi kebijakan sistem ini di Indonesia?

    Sebelum menjawab pertanyaan itu, sebaiknya kamu mengenal apa itu fire sprinkler system terlebih dahulu.

    Apa itu Fire Sprinkler System?

    Sistem fire sprinkler adalah salah satu sistem keamanan bangunan terhadap bencana, khususnya kebakaran. Mengutip dari vincifire.com, cara kerja sistem fire sprinkler ini adalah dengan menyiramkan air bervolume besar dari saluran pipa yang sudah disiapkan saat sensor menyala.

    Manfaat Fire Sprinkler System

    Apa saja manfaat dari sistem ini? Dilansir dari totalfire.co.id, sistem ini memiliki banyak manfaat. beberapa diantaranya yaitu:

    – Sistem ini bisa aktif secara otomatis menggunakan sistem sensor, bahkan ada beberapa tipe yang masih bisa aktif tanpa menggunakan listrik.

    – Meningkatkan peluang selamat dari bencana kebakaran hingga 97%.

    – Sistem ini dapat memadamkan api dalam waktu kurang lebih 2 menit, sehingga dampak dari kebakaran lebih minim.

    – Efisiensi biaya. Biaya perawatan yang murah dan mencegah terjadinya kerusakan menjadikan sistem ini sebagai alat yang sangat berguna. Menurut data yang ada, berkat sistem ini biaya asuransi pemilik rumah bisa menurun hingga 15%.

    – Meningkatkan nilai properti.

    detikers pasti penasaran dengan cara memasang sistem fire sprinkler ini. Tentunya melakukan pemasangan sistem ini membutuhkan tenaga ahli yang berpengalaman. Namun kamu tidak perlu khawatir, ada juga beberapa tips yang bisa kamu baca agar bisa lebih paham lagi dengan pemasangan sistem fire sprinkler ini.

    Bila kamu tertarik ayo kita simak tips yang perlu kamu ketahui sebelum memasangnya di bawah ini.

    Tips Saat Memasang Fire Sprinkler System

    Dikutip dari patigeni.com, ada beberapa tips dalam pemasangan sistem ini.

    – Peletakan sprinkler disarankan untuk dipasang di langit-langit, sehingga pancaran air langsung mengarah ke bawah.

    – Temperatur operasi standardnya adalah 68 derajat Celcius dengan warna cairan jingga kemerahan, atau kamu bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan.

    – Kepadatan pancaran airnya sekitar 2,25mm/menit untuk klasifikasi hunian kebakaran ringan, 5mm/menit untuk klasifikasi hunian kebakaran sedang, dan 7,5 ~ 12,5 mm/menit untuk klasifikasi hunian kebakaran besar.

    – Jarak antar sprinkler adalah 4,6 meter, dan jarak dengan tembok adalah 1,7 meter.

    – Pastikan kamu memilih tenaga ahli yang terpercaya dan berpengalaman ketika hendak memasang sistem ini.

    Itulah pengenalan singkat dan tips dalam memilih fire sprinkler system. Gimana detikers, dengan manfaatnya yang cukup banyak ini, apakah Indonesia perlu menerapkan kebijakan ini?

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Cara Bikin Interior Rumah Tampak Lebih Mewah dengan Budget Terbatas


    Jakarta

    Desain interior rumah mewah tentu sangat indah dan menawan. Hal itu tak terlepas dari penggunaan material premium hingga jasa desainer profesional yang menelan biaya yang fantastis.

    Namun, ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar rumah tampak mewah tanpa perlu menghabiskan terlalu banyak uang. Kamu dapat memulai merancang rumah dengan menerapkan trik desain yang low budget saat membangun ataupun renovasi rumah.

    Melansir dari Better Homes & Gardens, Sabtu (24/2/2024), berikut cara membuat interior rumah terlihat mewah dengan biaya yang lebih terjangkau.


    1. Mengecat Trim

    Cara sederhana untuk membuat rumah tampak mewah adalah mengecat trim dengan warna baru, terutama jika sudah usang. Pengecatan ini akan menonjolkan dan memberi definisi pada fitur rumah seperti dinding, jendela, tanggal, dan pintu. Kamu bisa memilih warna cat yang kontras pada trim.

    2. Buat Ilusi Plafon Tinggi

    Plafon yang tinggi merupakan fitur yang sering ditemukan dalam rumah mewah. Coba buat ilusi plafon tinggi dengan memasang batang gorden lebih dekat ke plafon dan menggunakan gorden yang panjang hampir menyentuh lantai.

    3. Gunakan Palet Warna Netral

    Palet warna netral sering kali digunakan pada rumah mewah, sehingga memberikan kesan kalem dan klasik. Kamu bisa memilih warna netral sebagai warna dasar ruangan seperti pada lantai, perlengkapan, dan pelapis. Lalu, gunakan warna dan tekstur yang lebih berani sebagai aksen pada ruangan.

    4. Hiasi Plafon

    Agar rumah tampak mewah, coba ganti lampu gantung lamamu dengan yang baru untuk memberi sentuhan baru pada ruangan. Lalu, beri detail sekitar lampu dan plafon dengan hiasan gypsum.

    5. Tambahkan Dimensi dengan Molding

    Cara sederhana untuk menghias tembok polos adalah menambahkan molding berbentuk panel dengan garis tipis. Metode ini biasa disebut juga ‘picture-framing’ yang dapat menarik pandangan mata pada area tertentu suatu ruangan.

    6. Berkreasi dengan Ubin

    Menggunakan ubin yang tepat pada area tertentu dapat memberi kesan indah dan timeless dengan budget minim. Kamu bisa coba gunakan ubin subway sebagai opsi yang terjangkau untuk backsplash dapur dan tembok kamar mandi.

    7. Buat Ilusi Furnitur Built In

    Ciptakan ilusi furnitur built in menggunakan rak yang menjulang tinggi hingga menyentuh plafon. Tak perlu mendesain furnitur khusus, kamu bisa tumpuk beberapa rak buku dan menempelkannya ke tembok. Sebagai tambahan, bisa juga memberi trim sepanjang bagian atas rak.

    Itulah 7 cara membuat interior rumah tampak mewah tanpa biaya yang mahal. Selamat mencoba!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Mudah Hilangkan Bubuk Kayu di Rumah


    Jakarta

    Kamu pernah mendengar suara gemerincing dari dalam furnitur kayu di rumah? Atau pernah menemukan bubuk kayu halus di sekitar permukaan lemari? Kemungkinan besar Itu adalah pertanda kehadiran kumbang bubuk kayu, serangga perusak yang mengincar perabotan kesayangan kamu. Serangga ini tidak hanya merusak keindahan furnitur, tapi juga bisa melemahkan struktur kayu, menimbulkan masalah kesehatan, dan bahkan menurunkan nilai properti kamu, lho.

    Masyarakat mungkin lebih akrab dengan rayap kayu sebagai serangga yang paling banyak menyerang perabotan kayu, tapi jangan salah kumbang bubuk kayu atau teter juga merupakan serangga perusak kayu nomor dua sesudah rayap! Teter bisa merusak dan menggerogoti perabotan kamu sampai keropos dan rusak. Oleh karena itu, penting untuk mencegah dan tau cara menghilangkan bubuk kayu akibat serangan teter ini.

    Dengan langkah-langkah yang tepat dan bahan-bahan yang mudah didapatkan, kamu bisa mengatasi masalah ini secara efektif tanpa harus mengeluarkan biaya yang besar. Dilansir dari berbagai sumber, berikut adalah cara-cara mudah dan praktis untuk menghilangkan bubuk kayu dan mengusir teter dalam sekejap.


    Menggunakan Insektisida

    Cara termudah dan tercepat untuk membasmi bubuk kayu adalah dengan menggunakan insektisida khusus untuk kumbang bubuk kayu. Caranya adalah sebagai berikut:

    1. Pilihlah insektisida yang dirancang khusus untuk mengatasi serangan kumbang bubuk kayu. Pastikan juga kamu sudah memilih produk yang aman untuk kayu. Lalu, baca dan ikuti petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan dengan cermat.

    2. Saat kamu mulai menyemprotkan insektisida, pastikan untuk menggunakan masker dan sarung tangan untuk melindungi tangan kamu dari paparan bahan kimia.

    3. Semprotkan insektisida secara merata pada semua permukaan kayu yang terinfeksi oleh bubuk kayu.

    4. Terakhir, biarkan insektisida bekerja selama periode yang disarankan oleh produsen, biasanya beberapa hari, untuk memastikan kumbang dan larvanya terbunuh.

    Menggunakan Bantuan Sinar Matahari

    Sinar matahari dapat membantu untuk mengatasi masalah bubuk kayu karena panas dari sinar matahari dapat membunuh kumbang bubuk kayu.

    1. Pilihlah hari yang cerah dan panas untuk menjemur perabotan kayu yang terkena serangan kumbang bubuk kayu.

    2. Bawa perabotan kayu ke luar ruangan dan pastikan semua permukaan kayu terkena sinar matahari secara langsung.

    3. Biarkan perabotan terkena sinar matahari selama beberapa jam untuk membunuh kumbang dan larvanya.

    4. Pastikan juga untuk membalik perabotan agar semua bagian bisa terkena sinar matahari dengan merata.

    Memanfaatkan Oven Di rumah

    Jika kamu memiliki oven rumah, kamu bisa memanfatkannya untuk mengatasi masalah teter dan bubuk kayu. Untuk benda kayu kecil yang tidak memiliki kain atau bulu yang menempel, kamu bisa menggunakan oven untuk membasmi bubuk kayu. Caranya begini:

    1. Panaskan oven pada suhu antara 48°C – 60°C. Suhu ini cukup tinggi untuk membunuh kumbang dan larvanya tanpa merusak benda kayu.

    2. Pastikan benda kayu yang kamu masukkan ke dalam oven tidak memiliki kain atau bulu yang mudah terbakar.

    3. Letakkan benda kayu di dalam oven dan biarkan terpapar panas selama minimal 6 jam.

    4. Periksa secara berkala untuk memastikan suhu tetap stabil dan tidak melebihi batas yang aman.

    Memakai Minyak Neem

    Mengunakan minyak neem adalah cara alami yang bisa kamu coba untuk membasmi teter yang ada di rumah kamu.

    1. Campurkan minyak neem dengan air dalam perbandingan 1:1 untuk membuat larutan yang efektif dalam membasmi kumbang bubuk kayu.

    2. Gunakan kuas atau spons untuk mengoleskan campuran minyak neem ke permukaan kayu yang terinfeksi.

    3. Pastikan kamu sudah melapisi semua bagian kayu yang terkena serangan kumbang dengan merata.

    4. Biarkan campuran minyak neem meresap ke dalam kayu selama beberapa jam sebelum membersihkannya.

    Menggunakan Cuka Putih

    Cuka putih adalah bahan alami lainnya yang dapat membasmi kumbang bubuk kayu.

    1. Campurkan cuka putih dengan air dalam perbandingan 1:1 untuk membuat larutan yang efektif dalam membasmi kumbang bubuk kayu.

    2. Semprotkan larutan cuka putih ke permukaan kayu yang terinfeksi dengan menggunakan botol semprot.

    3. Pastikan kamu menyemprotkan larutan secara merata dan menyeluruh ke seluruh permukaan kayu yang terkena serangan kumbang.

    4. Biarkan larutan cuka putih meresap ke dalam kayu selama beberapa jam sebelum membersihkannya.

    Tips Tambahan

    1. Saat membersihkan area yang terkena bubuk kayu, gunakan vacuum cleaner dengan penyaring berstandard high efficiency particulate absorbing atau HEPA untuk menangkap partikel-partikel kecil.

    2. Pastikan untuk membuang kantong vacuum cleaner dengan hati-hati agar kumbang bubuk kayu tidak menyebar ke area lain.

    3. Selalu gunakan masker dan sarung tangan saat membersihkan bubuk kayu untuk melindungi diri dari paparan debu dan bahan kimia.

    4. Perbaiki segala kerusakan yang disebabkan oleh serangan kumbang bubuk kayu untuk mencegah kerusakan lebih lanjut pada kayu.

    5. Gunakan obat anti-serangga secara berkala untuk mencegah serangan kumbang bubuk kayu di masa depan, terutama pada perabotan kayu yang rentan terhadap serangan tersebut.

    Nah, itulah beberapa cara mudah dan tips untuk mengatasi serangan teter dan bubuk kayu di rumah kamu. Namun, perlu diingat bahwa cara termudah untuk menghilangkan bubuk kayu tergantung pada tingkat keparahan serangan kumbang bubuk kayu, ya! Jika serangan teter sudah parah, kamu mungkin perlu menggunakan jasa profesional untuk membasminya. Semoga membantu!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Ampuh Hilangkan Lumut di Pagar Kayu!


    Jakarta

    Bagi para pecinta desain rumah klasik, memilih perabotan yang terbuat dari kayu adalah pilihan yang tepat karena bahan kayu akan membuat rumah terkesan lebih klasik dan estetik.

    Contohnya adalah penggunaan pagar kayu. Pagar kayu yang cantik dan alami tentunya menambah estetika rumah. Namun, keindahan itu bisa terganggu oleh munculnya lumut yang mengganggu. Bila dibiarkan terlalu lama, lumut akan membuat pagar kayu kamu busuk dan mudah terserang jamur.

    Tapi sekarang kamu tidak perlu khawatir karena ternyata menghilangkan lumut di pagar kayu tidak sesulit yang dibayangkan. Mari kita bahas penyebab lumut muncul dan cara ampuh untuk hempas lumut di pagar kamu!


    Mengapa Pagar Kayu Berlumut?

    Lumut tumbuh subur di lingkungan yang lembab dan tidak terkena banyak sinar matahari. Beberapa penyebab umum lumut muncul di pagar kayu diantaranya adalah lokasi pagar yang berada di tempat teduh atau dekat dengan sumber air seperti kolam atau tanaman yang rimbun. Bila kamu menempatkan pagar kayu di lokasi tersebut, pagar akan cenderung lebih rentan ditumbuhi lumut.

    Selain itu, cuaca yang lembab dan hujan terus-menerus juga dapat menciptakan lingkungan yang ideal bagi pertumbuhan lumut. Pagar yang tidak memiliki sirkulasi udara yang baik juga akan lebih mudah lembab dan berlumut. Yang terakhir, pagar kayu yang tidak dirawat dengan baik seperti tidak dilapisi dengan cat atau pelindung khusus juga akan lebih rentan berlumut. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan faktor-faktor ini dalam menjaga pagar kayu agar tetap bersih dan bebas lumut.

    Lantas, bagaimana cara mengatasi pagar kayu yang sudah terlanjur berlumut?

    Cara Menghilangkan Lumut di Pagar Kayu

    Menggunakan Campuran Cuka Putih dan Soda Kue

    Dilansir dari Manchester Evening News, Sabtu (24/2/24), Michael, seorang ahli layanan pembersihan teras menyarankan untuk membersihkan pagar kayu dengan cuka dan soda kue. Cuka yang bersifat asam yang ringan akan bagus untuk menghilangkan jamur dan lumut, sedangkan dan soda kue bersifat abrasif, sehingga membantu menggosok kotoran. Begini caranya:

    1. Oleskan campuran cuka, soda kue, dan air hangat ke pagar kayu menggunakan kuas cat atau menyemprotkan campuran tersebut dengan botol semprot kosong.
    2. Biarkan campuran tersebut selama beberapa saat agar bekerja dengan maksimal.
    3. Setelah beberapa saat, gosok pagar menggunakan sikat penggosok atau sapu luar ruangan yang berbulu kasar.
    4. Semprotkan ke bawah untuk memastikan semua ganggang benar-benar hilang dari kayu.

    Jika pagar kayu kamu telah terkena dampak buruk dari lumut, maka pertimbangkan untuk melakukan pengamplasan. Kamu bisa memilih amplas orbital untuk pekerjaan ini. Tapi ingat bahwa pagar hanya boleh untuk diampelas paling banyak dua kali karena jika lebih dari itu akan merusak kayu, Jadi sebaiknya kamu hanya mengamplas jika pagar kamu sudah rusak parah, ya.

    Menggunakan Pemutih Pakaian

    Selain campuran cuka dan soda kue, pemutih pakaian juga merupakan bahan yang efektif untuk membersihkan lumut di pagar kayu. Hal ini karena pemutih mengandung bahan kimia seperti natrium hipoklorit atau hidrogen peroksida, yang memiliki sifat pemutih dan desinfektan yang kuat yang mampu membunuh organisme seperti lumut, spora jamur, dan bakteri yang hidup di permukaan kayu. Kemampuan pemutih untuk meresap ke dalam pori-pori kayu juga membantu membersihkan lumut yang tersembunyi di dalam struktur kayu, sehingga sangat efektif terhadap lumut yang melekat erat. Caranya adalah:

    1. Campurkan pemutih pakaian dengan air dalam wadah yang cukup besar dengan perbandingan 1 bagian pemutih pakaian dan 10 bagian air. Perbandingan ini akan menciptakan larutan yang cukup kuat untuk menghilangkan lumut tanpa merusak kayu.
    2. Pastikan untuk menggunakan sarung tangan karet ketika bekerja dengan pemutih untuk mengurangi risiko iritasi kulit.
    3. Saat mengoleskan larutan pemutih ke pagar kayu, pastikan untuk tidak mengenai tanaman atau tanah di sekitarnya.
    4. Gunakan kuas cat atau spons untuk mengoleskan larutan pemutih ke area yang terkena lumut pada pagar kayu. Pastikan untuk melapisi area lumut dengan larutan secara merata, tetapi hindari penggunaan berlebihan karena dapat menyebabkan kerusakan pada kayu.
    5. Biarkan larutan meresap ke dalam kayu selama beberapa saat untuk menghilangkan lumut dengan efektif.
    6. Setelah larutan pemutih telah dibiarkan meresap, bilas pagar kayu secara menyeluruh dengan air bersih. Pastikan untuk menghilangkan semua residu larutan pemutih agar tidak menyebabkan kerusakan atau iritasi di masa mendatang.

    Penggunaan pemutih pakaian relatif mudah dan praktis, membuatnya menjadi pilihan yang populer untuk membersihkan lumut di pagar kayu, namun perlu diingat untuk menggunakan dengan hati-hati sesuai petunjuk penggunaan.

    Dengan langkah-langkah sederhana di atas, kamu bisa mengembalikan keindahan pagar kayu dan membuatnya bebas lumut. Ingat, perawatan rutin adalah kunci untuk menjaga pagar kayu kamu tetap awet dan cantik. Jangan lupa untuk melakukan pembersihan secara berkala pada pagar kayu untuk menghilangkan lumut sebelum mereka berkembang biak secara signifikan. Semoga membantu!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Kesalahan Ini Bisa Bikin Septic Tank Jadi Sumber Celaka


    Jakarta

    Septic tank tidak hanya sebagai media penampungan kotoran biologis (tinja), tetapi juga tempat di mana tinja tersebut diolah sebelum airnya dikembalikan ke daerah resapan. Septic tank sendiri dibuat agar limbah yang tergabung tidak mencemari lingkungan di sekitarnya.

    Sayangnya masih banyak masyarakat yang awam perihal pentinganya merawat septic tank. Maka dari itu menurut Peneliti Utama Teknologi Lingkungan Kota Penelitian Teknologi Bersih LIPI, Neni Sintawardani, septic tank yang sudah berbau, kepenuhan, dan mampet harus segera disedot karena dapat memungkinkan terjadinya kasus septic tank meledak.

    “Yang terjadi sekarang kenapa septic tank banyak yang perlu disedot kemungkinan itu tidak berfungsi dengan baik. Bukan septic tank yang diharapkan tetapi tempat pengumpul tinja saja,” ucap Neni Sintawardani dalam sebuah wawancara dengan detikHealth 2019 silam.


    “Jadi itu tidak terurai baunya bukan main bisa dibayangkan,” lanjutnya.

    Berikut lima kelalaian yang menyebabkan septic tank cepat penuh:

    1. Desain yang Asal

    Menurut Neni, septic tank yang efektif adalah septic tank yang didesain dengan memperkirakan volume jumlah limbah yang akan diproduksi oleh penghuni. Dengan begitu air limbah yang keluar masuk setelah proses dekomposisi bisa seimbang.

    Septic tank harus terbagi menjadi minimal dua bagian, sebagai ruang penampungan dan ruang kedap udara untuk penguraian limbah oleh bakteri.

    “Jika volumenya sesuai dengan apa yang masuk dan desainnya tidak satu ruang, jadi minimal dua orang, itu biasanya lebih aman stabil. Tidak perlu dilakukan penyedotan terlalu sering,” kata Neni.

    2. Ventilasi Tak Terawat

    Neni mengatakan bahwa ada beberapa kasus sang penghuni rumah tidak mengetahui di mana letak septic tank mereka. Biasanya pada kasus seperti ini, ventilasi septic tank tidak terawat rawan terselimuti sampah akibatnya gas dari penguraian bakteri tertimbun di septic tank tidak adanya saluran keluar.

    “Di mana ada lubang saluran gas? Beberapa kasus saya lihat beberapa rumah karena ketidaktahuan lubang gasnya tertutup. Tertutup tanah, atau terlalu rendah, enggak tahu di mana letaknya. Nah itu lama lama tekanan gas kuat itu juga bisa meledak,” ucap Neni.

    3. Bakar Dekat Ventilasi

    Karena tidak tahu di mana letak septic tank, beberapa penghuni adakalanya tidak sadar meletakkan sumber api dekat dengan ventilasi septoc tank.

    “Kalau kita tahu terpelihara oh di situ ada saluran gas. Ya, kita hindari dong jangan bakar-bakar di dekat situ karena kita tahu ada biogas,” ucap Neni.

    Ada kasus di India pada Oktober 201, septic tank toilet umum meledak secara tiba-tiba di daerah Malad. Dari kejadian itu diberitakan ada tiga orang terluka.

    Saat kejadian pula ada sekelompok anak kecil sedang bermain petasan dekat septic tank. Petasan tersebut yang diduga menjadi penyebab gas di septic tank akhirnya meledak.

    4. Sedot Habis

    Kesalahan selanjutnya yang menyebabkan septic tank cepat penuh adalah cara yang salah menyedot septic tank sampai habis. Diterangkan oleh Neni hal ini membuat bakteri pengurai berkurang banyak yang menyebabkan buruh waktu lebih lama sampai bisa mengerjakannya seperti semula.

    “Mana ada bibit (bakteri pengurai). Lama lagi bibitnya,” ucap Neni.

    5. Membuang Pembersih atau Antiseptik ke Septic Tank

    Kesalahan lain adalah membuang limbah yang masih ada cairan antiseptik atau pembersih ke septic tank. Neni mengatakan bahwa saat kita sedang membersihkan toilet, banyak orang memakai antiseptik agar bersih tapi akibatnya hal ini bisa mematikan bakteri pengurai di septic tank.

    “Kalau pakai sebulan sekali ya enggak apa-apa mungkin mati sedikit. tapi saya sendiri enggak pakai,” ucap Neni untuk cukup membersihkan toilet dengan air dan sikat saja.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Perbedaan Septic Tank Tradisional dan Bio-Septic Tank


    Jakarta

    Pengolahan limbah manusia merupakan masalah penting bagi lingkungan kita saat ini. Tanpa pembuangan limbah yang baik, lingkungan bisa tercemar oleh zat berbahaya lewat air limbah.

    Septic tank dan Bio septic tank dibangun dan dipasang di banyak rumah untuk menyelesaikan kendala ini. Tapi, ada sejumlah perbedaan penting antara septic tank dan bio-septic tank.

    Dilansir dari Re-leaf, Minggu (25/2/2024), kedua tangki ini ada yang terbuat dari beton, plastik, baja, atau fiberglass. Tangki-tangki ini dirancang bertujuan untuk menghalangi air limbah berbahaya masuk ke lingkungan.


    Salah satu perbedaan terbesar antara septic tank dan bio septic tank adalah variasi bio merupakan pilihan ramah lingkungan. Selain itu, bio septic tank juga bisa membantu mendaur ulang air dan memproduksi biogas.

    Misalnya, Re-leaf memproduksi tangki septik bio yang tahan lama dan membantu daur ulang limbah.

    Dengan bertambahnya populasi dunia saat ini, produksi limbah juga meningkat dengan sangat cepat. Bahkan, saat ini polutan beracun, plastik, limbah medis, dan elemen berbahaya lainnya mungkin terdapat dalam air limbah yang dihasilkan di banyak rumah tangga. Dalam kasus seperti ini, penting untuk melakukan pengolahan limbah yang lebih baik demi menjaga ekosistem kita.

    Septic Tank

    1. Cara Kerja Septic Tank?

    Septic tank punya jalan masuk dan keluar untuk air limbah. Saat limbah masuk ke tangki, limbah tersebut ditampung beberapa saat sampai limbah padat dan limbah cair terpisah satu sama lain. Lapisan bawah tangki terdiri dari lumpur atau limbah padat, sedangkan minyak mengapung ke atas dan membentuk lapisan atas tangki. Sisa air limbah terletak di antara kedua lapisan ini.

    Tangki septik dibangun secara strategis dengan desain berbentuk T. Desain ini memastikan bahwa minyak dan lumpur tetap berada di dalam tangki sehingga hanya air yang keluar melalui pipa keluar. Air tanpa lumpur dan lemak ini lebih aman masuk ke dalam tanah atau saluran pembuangan.

    Tapi, ada kelemahan dari tangki ini. Lumpur yang mengendap di dasar tangki perlu dibersihkan dari waktu ke waktu. Selain itu, tidak ada fasilitas untuk mendaur ulang air di dalam tangki.

    2. Kelebihan dan Kekurangan Septic Tank

    Salah satu keuntungan terbesar dari septic tank adalah air limbah berbahaya dapat dicegah memasuki lingkungan dan mencemari ekosistem kita. Hal ini memungkinkan air limbah dengan partikel keluar dari tangki dan masuk ke saluran pembuangan.

    Meskipun septic tank diperlukan untuk pengolahan air limbah, ada juga beberapa kelemahannya. Pertama, tangki septik tradisional membutuhkan perawatan rutin yang mahal. Selain itu, pembersihan manual merupakan masalah sosial serius yang tidak menguntungkan. Tidak ada cara untuk mendaur ulang air limbah yang menyebabkan pemborosan air. Pada saat yang sama, tangki-tangki ini mengeluarkan bau menyengat yang membuat pembersihan menjadi lebih sulit.

    3. Syarat Perawatan

    Tangki tradisional memerlukan perawatan secara berkala. Hal ini memerlukan inspeksi dan pemeriksaan kebocoran secara rutin. Jika kamu ingin mencegah penyumbatan, kamu perlu memasang filter limbah yang memerlukan biaya tambahan. Ada masalah besar terkait biaya perawatan yang dibebankan pada tangki tradisional.

    Bio-Septic Tank

    1. Cara Kerja Bio-Septic Tank?

    Bio septic tank adalah sistem pengolahan limbah ramah lingkungan. Tangki ini menggunakan bakteri dan pencernaan anaerobik dalam tangki bebas oksigen untuk mengolah air limbah. Selain itu, tangki jenis ini menghasilkan produk sampingan yang berguna seperti biogas dan air daur ulang. Ini membantu meningkatkan efisiensi biaya dari sistem pengolahan limbah ini.

    Tahapan pengolahan septic dan bio septic serupa dengan beberapa variasi. Saat air limbah masuk ke bio tank, limbah padat dan cair dipisahkan di ruang tangki yang berbeda. Hal ini karena limbah padat turun ke lapisan bawah tangki dan diuraikan dengan bantuan bakteri alami di dalam tangki. Bakteri ini mencerna limbah padat, menyisakan air yang mengalir ke ruangan lain.

    Air limbah yang tersisa didaur ulang dengan bantuan reaksi bakteri aerobik yang menghasilkan produk sampingan seperti air olahan, karbon dioksida, dan gas metana. Reaksi ini memastikan eliminasi oksigen yang menyebabkan tidak adanya bau busuk. Air daur ulang di dalam ruangan dapat dengan mudah digunakan untuk berkebun, sedangkan biogas bisa digunakan untuk memasak.

    2. Kelebihan dan Kekurangan Bio-Septic Tank

    Meskipun memasang biotank mungkin terlihat merepotkan di awal, hal ini akan menghasilkan efisiensi biaya dan menjaga lingkungan. Tangki-tangki ini membantu kamu menggunakan kembali air dua kali, sekaligus memberi kamu gas yang berguna untuk menghasilkan energi. Semua faktor ini meningkatkan efektivitas biaya sistem pembuangan limbah kamu.

    Kamu bisa memasang bio-septic tank Re-leaf untuk meningkatkan sistem pengolahan limbah kamu menjadi sistem yang berkelanjutan dan sekaligus menghemat uang. Tangki ini dirancang sesuai standar DRDO dan diproduksi di pabrik bersertifikat ISO 9001-2015, di bawah bimbingan insinyur yang berkualifikasi sesuai standar ISO 18436.

    3. Perawatan Bio-Septic Tank

    Tidak perlu pemompaan mekanis atau pembersihan manual untuk merawat bio tank. Bio tank juga dilengkapi dengan ruang inspeksi yang ramah perawatan, sehingga memudahkan perawatan tangki untuk jangka waktu yang lebih lama. Tangki-tangki ini dirancang dengan bahan yang kokoh, memastikan usia pakai yang lebih lama dan mengurangi kerusakan lingkungan.

    Tabel Perbandingan
    Septic Tank Bio-septic Tank

    Perbandingan Septic Tank Bio-Septic Tank
    Efektivitas Biaya Tidak Ya
    Menghilangkan Lumpur Manual Ya Tidak
    Ramah Lingkungan Tidak Ya
    Bau Menyengat Ya Tidak

    Kesimpulan

    Dari poin poin di atas, bisa dikatakan bahwa bio-septic tank lebih baik daripada septic tank untuk pengolahan limbah. Ini adalah cara yang lebih hemat biaya dan ramah lingkungan dalam menangani limbah dengan menghasilkan produk sampingan yang bermanfaat.

    Re-leaf berupaya untuk menantang sistem pengolahan limbah tradisional di dunia dan mewujudkan revolusi dalam cara kita menangani limbah. Re-leaf telah merancang produk-produk unggulan yang membantu memecahkan masalah limbah dunia dengan tetap menjaga norma-norma lingkungan.

    Inovatif dari bio-septic tank hadir dalam berbagai model dan kapasitas untuk menghilangkan kerumitan berurusan dengan tangki septik konvensional.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Untung Rugi Tinggal di Campervan


    Jakarta

    Mobil yang biasa digunakan sebagai transportasi memiliki berbagai bentuk dan jumlah orang yang bisa ditampung di dalamnya.

    Jika menilik isi dalam mobil apabila tidak dilengkapi dengan kursi, sebenarnya kendaraan ini bisa menampung lebih banyak orang.

    Maka hadir mobil karavan atau campervan yang di bagian belakangnya dibuat sebagai bagasi untuk meletakkan banyak barang dan area lapang di tengah. Di Indonesia, campervan biasa di sewa dan bisa dibawa ke daerah-daerah pantai atau pegunungan tinggi untuk tempat menginap, rekreasi, dan properti pemotretan.


    Berbeda halnya dengan Indonesia, di Amerika sendiri, campervan atau rumah mobil ini digunakan sebagai tempat tinggal. Menurut Oaktree Motorhome, orang barat pada abad ke-19 suka bepergian dan menjadikan kendaraannya sebagai tempat tinggal juga.

    Kebiasaan ini ternyata tetap ditemukan di era modern, masih banyak ditemui orang memilih hidup berpindah menggunakan mobil karavan. Melansir dari Oaktree Motorhome pada Minggu (25/2/2024), berikut beberapa keuntungan dan kekurangan menggunakan rumah mobil atau campervan.

    Keuntungan Hidup di Campervan

    Mobilitas

    Sama seperti tujuan awal rumah mobil ini hadir yakni mudah untuk berpindah tempat. Tidak memiliki rumah tetap, tidak memiliki tetangga, tidak berada di kawasan yang sama dalam waktu yang lama tentu membuat penghuninya lebih bebas dan memiliki waktu yang fleksibel.

    Biaya Hidup Lebih Murah

    Tinggal di campervan tentu tidak perlu memikirkan cicilan KPR dan tidak dikenakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Kamu juga tidak pusing membayar tukang membeli furnitur baru, atau merencanakan untuk meningkatkan rumah apabila anggota keluarga bertambah.

    Campervan bisa menggunakan mobil bekas. Barang di dalamnya juga tidak harus baru asalkan nyaman. Biaya perbaikan dan jasa pemasangan beberapa interior mobil juga tidak akan semahal dengan pembangunan rumah.

    Lebih Sedikit Area yang Dibersihkan

    Campervan yang hanya sekitar 5-6 meter dan muat hanya 5 orang ini tentu mudah untuk dibersihkan. Apalagi hidup di campervan berarti sudah biasa berada di luar ruangan, sehingga lebih mudah untuk membuang debu. Jika ingin menjemur pakaian juga cukup di depan mobil saja. Membersihkan badan luar mobil bisa memanfaatkan jasa cuci mobil yang harganya terjangkau.

    Hidup Minimalis

    Selain hidup bebas, dengan banyak bepergian dan melihat alam sekitar, membuat kebiasaan hidup berubah banyak. Tanpa disadari selama perjalanan tersebut kamu dapat merasakan manfaat dari hidup minimalis dan berkecukupan.

    Kamu hanya menggunakan barang seadanya yang dibutuhkan. Hiburan tidak perlu dari berbelanja atau menghabiskan waktu di café, dengan melihat jalanan dan alam selama perjalanan dapat melepas penat.

    Peluang Bertemu Orang Baru

    Meski tidak memiliki tetangga, tetapi di daerah-daerah tertentu besarnya mobil karavan bisa menarik perhatian orang lain. Penghuninya pun tetap perlu bersosialisasi dengan orang lain ketika berhenti di tempat peristirahatan.

    Orang-orang yang tinggal di campervan juga biasanya tergabung dalam suatu komunitas yang memilih jalan hidup yang sama sehingga bisa berbagai informasi agar perjalananya lancar.

    Kontra Hidup di Campervan

    Ruang Terbatas

    Siapa pun yang tinggal di Campervan berarti merelakan kenyamanan tinggal di rumah yang luas. Dengan luas mobil karavan yang tidak terlalu luas, maka akses gerak pun terbatas. Banyaknya perjalanan juga membuat penghuninya jarang bergerak.

    Selain itu, hidup di campervan juga kamu harus rela tidak mendapatkan ruang sendiri seperti kamar. Selama 24 jam kamu akan menatap dan mengobrol pasangan perjalananmu, apabila tinggal di campervan bersama orang lain.

    Masalah Parkir

    Tinggal di campervan tidak mungkin terus menerus berada di jalanan. Badan perlu perenggangan, mesin mobil juga butuh istirahat. Maka siapa pun yang memilih tinggal di campervan perlu mencari tempat parkir yang memungkinkan untuk bermalam. Cara mengetahui lokasi yang tepat di sekitaran benua Amerika dan Eropa bisa bertanya pada media sosial komunitas atau mencari sendiri.

    Kesulitan Mengemudi

    Hidup di campervan sebaiknya ada yang bisa bergantian mengemudi. Ketahui pula medan yang akan dilewati karena mobil karavan biasanya lebih besar dari ukuran mobil biasanya. Butuh keterampilan juga untuk mengemudi campervan ini apalagi untuk waktu perjalanan yang panjang dan jauh dari jalanan utama.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com