Author: Gak Ganti Gambar

  • Mau Membeli Sofa? Hati-hati dengan 5 Warna Ini


    Jakarta

    Sofa adalah salah satu furnitur yang memiliki peran penting sebagai daya tarik utama ruang tamu atau ruang keluarga. Sofa adalah investasi jangka panjang, sehingga penting untuk mempertimbangkan berbagai hal sebelum memilih sofa.

    Salah satu hal yang penting diperhatikan saat memilih sofa adalah warna. Mengutip Livingetc, interior desainer Margherita Thumiger dan Louise Glynn berpendapat bahwa sofa adalah furnitur yang kerap mendominasi suatu ruangan. Oleh karena itu, warna sofa sangat berpengaruh terhadap keseluruhan tampilan ruangan.

    Warna sofa tentu sesuai selera masing-masing orang. Akan tetapi, sebaiknya detikers berhati-hati dengan beberapa warna sofa tertentu.


    Warna yang Sebaiknya Dihindari Saat Memilih Sofa

    Berikut 5 warna yang sebaiknya dihindari untuk sofa detikers.

    1. Putih

    Warna sofa pertama yang sering disarankan untuk dihindari adalah warna putih sebab rawan kotor. Bagi sebagian besar keluarga, ada hewan pemeliharaan atau anak-anak yang mungkin mengotori sofa putih. Jika sofa terlalu sering dibersihkan, kualitas sofa lama-kelamaan akan menurun.

    Jika detikers ingin memiliki sofa berwarna putih, alternatif yang bisa digunakan adalah slipcover atau sarung sofa. Slipcover mudah dilepas dan dibersihkan sehingga sofa putih detikers tetap terlihat bersih.

    2. Merah Menyala

    Merah adalah warna yang elegan, tetapi mampu menghasilkan energi bergairah dan bersemangat yang kurang cocok dengan ruang keluarga sebagai tempat untuk bersantai.

    Selain itu, warna terang seperti merah akan pudar seiring waktu. Margherita dan Louise menyarankan untuk menghindari warna-warna menyala jika sofa diletakkan di tempat yang terkena cahaya matahari.

    Warna merah juga cukup sulit untuk dipadukan dengan warna-warna lain. Jika detikers tertarik dengan warna merah, perhatikan warna lantai, dinding, dan furnitur lain di dalam ruangan.

    Alternatif warna merah menyala yang bisa diambil adalah nuansa merah yang lain, seperti warna burgundy yang lebih tenang tetapi tetap memberikan kesan elegan.

    3. Abu-abu

    Interior desainer Anne Hindley berpendapat bahwa abu-abu memberikan kesan modern, tetapi juga bisa menimbulkan kesan formal dan kaku. Ini kurang cocok untuk ruang tamu atau ruang keluarga yang mestinya nyaman.

    Jika detikers memutuskan menggunakan warna abu-abu untuk sofa ruang tamu atau ruang keluarga, manfaatkan dekorasi dengan warna-warna yang cocok, seperti warna kuning tanah (ochre), agar ruangan memiliki kesan lebih hidup.

    4. Warna atau Pola yang Sedang Tren

    Warna atau pola yang sedang tren memang menarik, tetapi sofa adalah furnitur yang digunakan dalam jangka waktu yang lama. Ketika memilih sofa, pilihlah warna yang tidak lekang oleh waktu.

    Interior desainer Kelly Cinnamond-Santos menyarankan agar warna sofa sebaiknya lebih netral. Warna atau pola yang sedang tren bisa dipakai untuk dekorasi tambahan seperti sarung bantal yang bisa diganti di kemudian hari.

    5. Hitam

    Warna hitam mampu memberikan kesan suram, gelap, dan negatif ke sebuah ruangan. Jika detikers menginginkan sofa berwarna hitam, pilih bahan yang mampu memantulkan cahaya agar sofa hitam terlihat lebih menarik dan tidak kaku.

    Misalnya, sofa hitam yang terbuat dari kulit memberikan kesan klasik, elegan, dan tidak lekang oleh waktu.

    Itu dia 5 warna yang sebaiknya dihindari saat memilih sofa. Tetapi, bukan berarti warna-warna ini tidak boleh dipakai sama sekali, ya! Semoga artikel ini membantu detikers yang sedang ingin membeli sofa.

    (fds/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Mengeringkan Pakaian di Dalam Ruangan Tanpa Sinar Matahari


    Jakarta

    Musim hujan kerap menghambat kegiatan di luar ruangan, salah satunya adalah menjemur pakaian. Pakaian basah lebih cepat kering kalau dijemur di luar ruangan yang terpapar sinar matahari.

    Namun tanpa panas matahari, pakaian tetap bisa kering jika terkena angin. Dengan cara ini, pakaian tidak perlu diletakkan di halaman untuk dijemur karena angin dapat membantu penguapan air. Angin juga bisa diciptakan di dalam rumah seperti menggunakan kipas angin sehingga praktis.

    Ketika mengeringkan pakaian, diperlukan ruangan untuk meletakkan pakaian tersebut. Namun, tidak semua rumah memiliki ruang menjemur pakaian di dalam rumah atau halaman berkanopi. Contohnya rumah yang sempit dan penuh dengan barang. Meletakkan banyak pakaian di dalam rumah beserta gantungannya bisa membuat ruang gerak terbatas dan suhu ruangan menjadi lebih lembap.


    Mengutip dari Ideal Home pada Kamis (6/3/2024), ada beberapa cara menjemur pakaian di dalam ruangan agar cepat kering di musim hujan.

    Letakkan di Ruangan yang Memiliki Ventilasi

    Diperlukan ruangan yang memiliki jendela atau ventilasi yang menjadi jalan pembuangan penguapan air. Dengan begitu kamu tidak perlu takut pakaian berjamur yang biasanya disebabkan suhu yang lembap.

    Menggantungnya di Kamar Mandi

    Cara ini bisa kamu terapkan di rumah atau kamar hotel yang memiliki penyangga tirai untuk bathtub atau shower. Baju-baju yang basah bisa dijemur di penyangga tersebut. Namun sebelum melakukannya, pertimbangkan berat pakaian. Penyangga tirai bathtub belum tentu kuat untuk menahan beban belasan pakaian basah.

    Menggunakan Dehumidifier

    Dehumidifier bisa dimanfaatkan untuk mengeringkan pakaian karena dapat menyerap udara lembap di sekitarnya dan mengeluarkan kembali udara kering dan hangat.

    Gunakan Aluminium Foil

    Jika kamu memiliki mesin pengering, coba tambahkan ke dalamnya aluminium yang sudah dibentuk menjadi bola kertas. Aluminium foil ini dapat mempercepat dan mengurangi listrik statis yang melekat pada pakaian sehingga pakaian dapat lebih cepat kering.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Manfaat Jemur Bantal-Guling di Bawah Matahari


    Jakarta

    Perlengkapan tidur seperti bantal, guling, bahkan kasur perlu dijaga kebersihan dan dirawat. Salah satu perawatannya adalah dengan menjemur bantal-guling di bawah sinar matahari.

    Ternyata, menjemur bantal-guling di bawah sinar matahari memiliki banyak manfaat. Contohnya agar tidak lembab sehingga bisa mencegah tumbuhnya jamur.

    Tak hanya itu, masih ada berbagai manfaat lainnya. Dilansir dari BTN Properti, Kamis (7/3/2024).


    Manfaat Jemur Bantal-Guling di Bawah Sinar Matahari

    Mencegah Tumbuhnya Jamur-Mikroorganisme

    Bantal-guling rentan menyerap kelembaban dari keringat tubuh saat tidur. Apabila perlengkapan tidur lembab bisa memicu tumbuhnya jamur dan tungau.

    Jamur dan tungau dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti memicu alergi, asma, maupun iritasi kulit.

    Dengan menjemur perlengkapan tidur di bawah sinar matahari dapat mengurangi kelembaban yang ada dan menjadikannya lebih kering serta mencegah pertumbuhan jamur dan tungau.

    Tak hanya itu, menjemur perlengkapan tidur di bawah sinar matahari juga bisa menghambat pertumbuhan mikroorganisme, seperti virus, kuman.

    Mengurangi Bau Tidak Sedap

    Perlengkapan tidur yang lembab karena keringat, minyak, maupun partikel lainnya bisa menimbulkan bau tak sedap. Maka dari itu, perlu menjemur perlengkapan tidur di bawah sinar matahari untuk membantu menghilangkan bau tak sedap.

    Menjaga Kesehatan Kulit

    Keringat dan minyak tubuh yang menempel pada kasur maupun bantal bisa menyebabkan masalah kulit, seperti iritasi hingga munculnya jerawat. Dengan menjemur perlengkapan di bawah sinar matahari dapat mengeringkan keringat dan minyak untuk mengurangi risiko permasalahan pada kulit.

    Memperpanjang Umur Perlengkapan Tidur

    Menjemur perlengkapan tidur secara teratur dapat membantu mengurangi kelembaban yang dapat merusak bahan bantal-guling. Dengan merawat perlengkapan tidur dengan baik tentunya akan bertahan dalam jangka waktu yang lama, sehingga kamu tidak perlu mengeluarkan uang lagi untuk menggantinya.

    Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Saat Menjemur Bantal-Guling

    Saat menjemur perlengkapan tidur, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Berikut ini daftarnya.

    Cek Petunjuk Perawatan

    Sebelum menjemurnya, pastikan kamu membaca petunjuk perawatan perlengkapan tidur. Petunjuk ini memberikan informasi tentang cara untuk merawat barang tersebut, termasuk apakah perlengkapan tidur kamu boleh atau tidak dijemur di bawah sinar matahari.

    Pilih Waktu yang Tepat

    Pilih waktu yang tepat saat menjemur perlengkapan tidur, misalnya saat matahari tidak terlalu terik. Matahari pagi atau sore cocok untuk menjemur perlengkapan tidur.

    Hindari Paparan Langsung Matahari Terlalu Lama

    Sebaiknya kamu tidak menjemur perlengkapan tidur di bawah paparan sinar matahari langsung terlalu lama, apalagi kalau perabot tidur kamu terbuat dari bahan yang rentan terhadap sinar UV. Hal itu bisa meminimalisir risiko perubahan warna dan menjaga ukuran asli perlengkapan tidur.

    Selain itu, jangan jemur batal-guling terlalu sering. Sebab, paparan sinar matahari yang berlebihan dapat merusak perlengkapan tidur dan menyebabkan perubahan warna.

    Itulah manfaat dan hal yang perlu diperhatikan saat menjemur perlengkapan tidur. Semoga bermanfaat!

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Sebelum Pasang, Ketahui Kelebihan dan Kekurangan Smart Door Lock


    Jakarta

    Cara mengunci pintu rumah saat ini semakin beragam. Banyak rumah minimalis dan modern sudah menerapkan konsep smart home dengan menggunakan barang elektronik yang canggih dan terhubung dengan internet. Salah satu sistem smart home yang biasa ditemui adalah penggunaan smart door lock atau kunci ‘pintar’.

    Jika biasanya pemilik rumah harus memiliki kunci logam yang dimasukkan ke dalam lubang, sekarang cukup masukkan kode atau sidik jari, pintu sudah dapat terbuka.

    Meskipun sudah mengandalkan teknologi, smart lock tetap menyediakan lubang untuk membuka pintu secara manual dengan kunci. Hal ini untuk berjaga-jaga jika suatu saat sistem sensor smart door lock tidak mengenali sidik jari atau kode yang dimasukkan terblokir.


    Smart door lock tidak mengandalkan listrik karena alat ini dapat digunakan dengan bantuan baterai. Hal ini mempermudahkan pemilik rumah mengunci dan membuka pintu rumah meski dalam keadaan listrik padam.

    Peralihan sistem penguncian pintu ini sebagai solusi untuk lubang pintu yang kerap dibobol oleh pencuri. Smart door lock memiliki teknologi khusus yang dapat melakukan verifikasi untuk keamanan rumah tersebut. Beberapa smart door lock juga terhubung dengan sebuah aplikasi yang bisa diakses di ponsel sehingga lebih fleksibel dan dapat diawasi meskipun pemilik rumah tidak berada di tempat.

    Untuk lebih jelasnya, mengutip dari security101.com pada Kamis (6/3/2024) berikut kelebihan dan kekurangan penggunaan smart door lock di rumah.

    Keuntungan Penggunaan Smart Door Lock

    1. Pemilik rumah bisa membukakan pintu untuk orang lain meski tidak berada di rumah.
    2. Bisa menjadwalkan waktu buka dan tutup pintu rumah.
    3. Sistem keamanan rumah lebih aman dan mudah karena pemilik rumah tidak perlu khawatir perihal kunci ketinggalan atau hilang.
    4. Kode rumah bisa diganti dan sidik jari bisa ditambahkan sesuai jumlah anggota keluarga.
    5. Buka tutup pintu hanya membutuhkan 3-5 detik saja.
    6. Memiliki tampilan yang mewah untuk pintu depan rumah.

    Kekurangan Penggunaan Smart Door Lock

    1. Pemasangan smart lock dan perbaikan saat eror harus meminta bantuan orang ahli.
    2. Rawan pencurian jika ponsel yang terinstal aplikasi smart lock hilang. Jika demikian, sebaiknya langsung meminta bantuan kepada perusahaan smart lock yang kamu gunakan.
    3. Bisa terjadi eror seperti tidak mengenali sidik jari pemilik rumah atau kode yang dimasukkan tidak terbaca oleh sistem smart lock.
    4. Harga smart lock cukup mahal.
    5. Pemilik rumah harus rajin mengecek daya baterai yang digunakan pada smart lock.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Begini Cara Mengharumkan Rumah Secara Alami


    Jakarta

    Aroma yang harum bisa menciptakan suasana yang berkesan serta menambah kenyamanan bagi penghuni rumah. Selain rajin membersihkan dan menghilangkan sumber bau tidak sedap, mengharumkan rumah bisa dengan memasang pengharum ruangan.

    Tak jarang ada yang membeli berbagai jenis pengharum ruangan untuk mendapatkan aroma rumah yang segar. Namun, sebagai alternatif pengharum rumah bisa dibuat sendiri dengan bahan-bahan alami.

    Tak hanya wangi, pengharum ruangan berbahan alami juga bebas dari penggunaan bahan kimia. Melansir dari laman Martha Stewart, berikut ini cara mengharumkan rumah secara alami.


    Rebusan Bahan-bahan Harum

    Aroma dengan kenas bersih dan segar bisa mudah didapatkan dari bahan-bahan yang dimiliki di rumah, seperti bunga, buah sitrus, bahkan rempah-rempah. Campurkan berbagai bahan beraroma wangi sesuai selera ke dalam air, dan rebus di atas kompor. Kamu bisa coba kombinasi irisan lemon, jeruk, limau, dan daun mint. Aroma wangi dari rebusan ini akan menyebar di dalam rumah.

    Potongan Lemon di Tempat Sampah

    Bau tidak sedap dari sampah mungkin tidak tercium oleh penghuni rumah, tetapi bisa tercium oleh tamu yang datang. Kamu bisa menangkal aroma itu dengan menaruh potongan buah lemon untuk aroma ruangan yang lebih segar dan bebas bau.

    Semprotan Kain

    Kamu dapat menambah aroma sekaligus menghilangkan bau tidak sedap di dalam rumah dengan membuat semprotan pengharum sendiri. Campurkan satu sendok teh soda kue ke mangkuk, 30 tetes minyak esensial, dan 2 gelas air suling. Tempatkan ke dalam semprotan, lalu semprotkan ke udara atau kain di sekitar rumah untuk menghilangkan bau.

    Bunga

    Bunga-bunga yang terkenal wangi bisa membantu mengharumkan rumah. Kamu bisa membeli atau mengambil bunga yang harum dari halaman rumah. Pajang bunga-bunga tersebut di beberapa lokasi dalam rumah. Sebagai alternatif, kamu juga bisa menggunakan kelopak-kelopak bunga yang dikeringkan dan ditambahkan semprotan wewangian.

    Itulah beberapa cara mengharumkan ruangan secara alami yang bisa kamu lakukan untuk menciptakan suasana rumah yang nyaman. Semoga bermanfaat!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Awas Tertukar, Ini Perbedaan Bed Cover dan Seprai


    Jakarta

    Tempat tidur biasanya dilengkapi dengan beragam benda seperti bantal, seprai, bed cover, dan selimut untuk menambah kenyamanan saat beristirahat. Tak hanya itu, benda-benda tersebut juga berguna untuk menambah estetika pada kamar tidur.

    Namun, masih ada yang tertukar dengan istilah barang tersebut, seperti halnya bed cover yang salah diartikan sebagai seprai. Padahal, keduanya memiliki bentuk dan fungsi yang berbeda.

    Nah, supaya tidak salah sebut lagi, perlu diketahui perbedaan antara bed cover dan seprai. Berikut ini penjelasannya yang dilansir dari Comfort Beddings.


    Fungsi

    Seprai merupakan kain yang berfungsi untuk menutup permukaan matras supaya tidak langsung bersentuhan dengan kulit. Lapisan ini membantu melindungi kulit dari iritasi dan alergi karena debu dan bakteri pada matras. Sementara, bed cover juga berfungsi untuk menutupi permukaan kasur sekaligus menjadi selimut yang memberi kehangatan.

    Bentuk

    Seprai kasur berupa kain tipis lebar dengan bentuk persegi yang sesuai dengan dimensi kasur. Lalu, terdapat lapisan karet di sekitar kain untuk menyangkutkan seprai dengan pas pada matras. Sedangkan, bed cover yang juga lebar dan berbentuk persegi memiliki bahal lebih tebal dan empuk, sehingga dapat memberi kenyaman dan kehangatan.

    Ukuran

    Meski seprai dan bed cover sama-sama berfungsi sebagai ‘pakaian’ bagi kasur, ketersediaan ukuran kedua barang tersebut ternyata berbeda. Seprai kasur dijual dalam ragam ukuran untuk menyesuaikan banyaknya ukuran kasur di pasaran. Namun, bed cover umumnya hanya tersedia dalam satu ukuran saja.

    Estetika

    Kedua benda ini sebenarnya dapat menambah nilai estetika pada kasur. Namun, bed cover lebih dikenal sebagai dekorasi tempat tidur, sebab tersedia dalam banyak warna dan motif unik. Sedangkan, seprai umumnya digunakan dengan warna polos dan motif yang tidak terlalu mencolok.

    Itulah perbedaan bed cover dan seprai yang perlu diketahui supaya tidak salah kaprah. Pada intinya, bed cover dan seprai merupakan dua benda dengan bentuk dan fungsi berbeda, tetapi bisa digunakan secara bersamaan untuk membuat tempat tidur nyaman digunakan untuk beristirahat.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 11 Barang Wajib di Kamar Tidur Biar Bikin Makin Betah


    Jakarta

    Kamar tidur merupakan salah satu ruang favorit yang paling sering digunakan oleh penghuni rumah. Pasalnya, penghuni rumah menghabiskan waktu berjam-jam untuk tidur di malam hari atau sekadar beristirahat dan bersantai.

    Oleh karena itu, semestinya kamar tidur dibuat senyaman mungkin serta dilengkapi benda-benda yang dapat menunjang aktivitas penghuninya. Ada sederet barang yang sebaiknya dimiliki di kamar tidur untuk mengoptimalkan fungsi ruangan tersebut.

    Melansir dari The Spruce, berikut ini benda-benda yang wajib ada di kamar tidur agar bisa beristirahat dengan nyaman serta mendukung beragam kegiatan.


    Matras

    Tentu saja tempat tidur menjadi furnitur utama di ruangan ini dengan komponen utamanya, yakni matras. Benda ini merupakan investasi yang besar karena dapat memengaruhi kualitas tidur, sehingga penting mencari matras berkualitas yang nyaman digunakan.

    Bantal

    Bantal membuat tidur menjadi lebih nyaman karena dapat memberi ganjalan empuk supaya badan tidak sakit di pagi hari. Kamu bisa memilih bantal dengan beragam jenis isi dan tingkat keempukan yang sesuai dengan seleramu.

    Bingkai Tempat Tidur

    Sebaiknya matras diletakan di atas bingkai tempat tidur. Ada banyak desain tempat tidur yang bisa kamu pilih menyesuaikan dengan estetika kamar. Lalu, kamu juga bisa menggunakan bingkai yang dilengkapi headboard ataupun ruang penyimpanan di bawahnya.

    Seprai & Sarung Bantal

    Tempat tidur tidak lengkap tanpa seprai dan sarung bantal yang berfungsi sebagai ‘pakaian’ bagi kasur. Penting sekali memilih seprai dan sarung bantal yang terbuat dari bahan yang nyaman menjadi alas tidur serta memiliki desain yang cocok dengan estetika ruangan.

    Meja Nakas

    Meski meja nakas atau meja sebelah tempat tidur biasanya untuk dekorasi kamar, meja ini sebenarnya sangat fungsional. Meja nakas membantu mengorganisir barang-barang di kamar karena ruang penyimpanannya, lalu bisa sebagai tempat meletakan lampu, kotak tisu, jam, atau buku.

    Lampu Tidur

    Penerangan ruangan sangat penting untuk menunjang kamar tidur, terlebih untuk memastikan kualitas tidur. Selain ada lampu utama di plafon, lampu tidur juga diperlukan untuk memberi penerangan yang tidak terlalu terang ketika akan tidur.

    Gorden

    Gorden atau penutup jendela berfungsi untuk menjaga privasi penghuni kamar dan menghalau cahaya masuk. Tak hanya itu, pemilihan gorden dengan desain, bahan, dan tipe yang tepat juga bisa menambah keindahan dari kamar tidur.

    Karpet

    Sebagai tambahan, karpet cukup penting untuk mengubah suasana kamar tidur. Karpet yang empuk dan hangat bisa menambah kenyamanan ruangan, apalagi desainnya dapat melengkapi interior ruangan.

    Tempat Penyimpanan

    Harta dan benda pribadimu tentu membutuhkan ‘rumah’ di dalam kamar tidur. Pastikan untuk menyediakan tempat penyimpanan yang cukup untuk semua barangmu. Kamu bisa menggunakan rak, lemari, keranjang, dan wadah untuk menyimpan barang-barang dengan teratur.

    Jam Alarm

    Kamu juga memerlukan jam di dalam kamar tidur, namun lebih utamanya jam alarm agar tidak terlambat bangun. Ada beragam jam alarm tersedia di pasaran yang bisa kamu pilih sesuai selera atau estetika kamar tidur.

    Cermin

    Terakhir, kamu juga membutuhkan cermin untuk mengecek penampilan setiap pagi sebelum beraktivitas. Sebaiknya memilih cermin dengan ukuran penuh agar bisa melihat penampilan dari ujung kepala sampai kaki. Selain fungsional, cermin bisa menjadi barang dekor sekaligus memancarkan pantulan cahaya di dalam ruangan.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Menghilangkan Bau Kamar Mandi dengan Bahan Alami


    Jakarta

    Kamar mandi merupakan ruang privasi bagi setiap orang untuk membersihkan diri. Oleh karena itu, penting sekali menjaga kondisi kamar mandi harus agar senantiasa nyaman untuk digunakan.

    Akan tetapi, seiring digunakannya kamar mandi akan timbul bau tidak sedap, sehingga perlu adanya upaya menghilangkan aroma tersebut. Selain dengan rajin membersihkan kamar mandi, bau yang mengganggu bisa diatasi dengan bahan-bahan alami.

    Kamu tidak perlu membeli produk-produk pewangi dengan bahan kimia, tetapi cukup memanfaatkan bahan-bahan alami yang mudah didapatkan. Melansir dari Homebliss, berikut ini cara menghilangkan bau kamar mandi dengan bahan alami.


    Taburkan Soda Kue

    Soda kue bisa menetralisir bau tidak sedap di kamar mandi karena bersifat sebagai penyerap. Teksturnya yang kasar juga membantu menghilangkan noda sekaligus bau ketika digosokkan.

    Cukup taburkan soda kue ke area yang bau dan tinggalkan selama satu jam, lalu bersihkan. Cara lain bisa dengan menyimpannya dalam wadah untuk diletakkan di atas toilet yang akan bertahan selama satu bulan.

    Larutan Cuka

    Ketika membersihkan kamar mandi, kamu bisa menambahkan campuran cuka dan air. Larutan tersebut juga bisa ditempatkan di dalam mangkuk dan disimpan di dalam kamar mandi yang akan diganti setiap dua minggu.

    Arang Aktif

    Arang aktif dapat membantu menyerap bau dan kelembapan. Simpan semangkuk arang aktif di kamar mandi untuk aroma kamar mandi yang lebih segar.

    Rebusan Kulit Buah Jeruk

    Aroma buah jeruk sangat menyegarkan dan ternyata bisa menghilangkan bau tidak sedap di kamar mandi. Kamu bisa dengan mudah menaruh kulit buah jeruk di kamar mandi atau menyiram rebusannya yang sudah didinginkan ke dalam lubang wastafel dan saluran pembuangan.

    Bubuk Kopi

    Bubuk kopi bisa dengan efektif menghilangkan aroma mengganggu di dalam kamar mandi. Taburkan bubuk kopi di lantai kamar mandi, lalu diamkan selama setidaknya 30 menit sebelum akhirnya bersihkan.

    Itulah cara menghilangkan bau kamar mandi dengan bahan alami yang mudah untuk kamu ikuti. Semoga membantu!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Bikin Kamar Tidur Wangi Sepanjang Hari, Gampang Banget!


    Jakarta

    Memiliki kamar tidur yang wangi tentu menjadi dambaan setiap orang. Sebab, kamar tidur yang wangi bisa membuat tubuh dan pikiran menjadi rileks.

    Nah, untuk membuat kamar wangi ternyata tidak sulit. Bahkan, beberapa hal yang dilakukan sehari-hari bisa membuat kamar wangi.

    Bagaimana caranya? Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini cara membuat kamar tidur wangi.


    Buka Jendela

    Salah satu satu cara untuk membuat kamar tidur menjadi wangi adalah membuka jendela dan membiarkan angin segar masuk ke dalam. Namun, untuk kamu yang tinggal di area padat penduduk atau dekat jalan raya bisa diperhatikan waktu-waktu untuk membuka jendela, misalnya pada pagi hari sebelum banyak kendaraan berlalu lalang.

    Sering Cuci Seprai

    Untuk membuat kamar tidur wangi, kamu bisa mencuci seprai secara teratur. Sebab, seprai menyerap keringat dan minyak tubuh saat sedang tidur.

    Dilansir dari The Spruce, kamu bisa mencuci seprai setiap minggu. Apabila kamu punya hewan peliharaan dan sering main di kasur kamar, sebaiknya seprai dicuci le sering.

    Tak hanya seprai, sebaiknya gorden yang ada di kamar juga rutin dicuci. Dilansir dari Apartment Therapy, setidaknya cuci gorden beberapa bulan sekali agar tetap bersih dan wangi.

    Buang Sumber Bau dari Kamar Tidur

    Langkah selanjutnya adalah membuang sumber bau yang ada di kamar, misalnya mengosongkan tempat sampah. Sebaiknya, jangan membuang sampah makanan atau sampah yang dapat menimbulkan bau tak sedap di kamar. Selain itu, cuci pakaian dan linen yang bau sesegera mungkin.

    Bersihkan Kamar Tidur

    Ternyata bau tak sedap tidak hanya datang dari pakaian kotor maupun sampah, tetapi juga dari debu. Maka dari itu, penting untuk membersihkan kamar dari debu.

    “Bau tidak hanya datang dari penyebab yang jelas (misalnya sepatu kets yang sudah usang). Debu dari serpihan kulit dapat membuat kamar tidur berbau tidak sedap,” kata editor Solved, Millie Hurst, dikutip dari Homes & Gardens, Jumat (8/3/2024).

    “Kamu mungkin terkejut mengetahui bahwa debu sebenarnya berbau, tetapi mencegah debu di kamar tidur kamu akan membantu menghilangkan bau tidak sedap,” tuturnya.

    Gunakan Pengharum Ruangan

    Salah satu cara untuk membuat kamar tidur wangi adalah menggunakan pengharum ruangan. Pengharum ruangan yang bisa digunakan bermacam-macam, misalnya lilin aromaterapi, reed difuser, semprotan aerosol, dan lainnya.

    Nah, saat memilih wewangian, sebaiknya jangan pilih yang mengandung bahan kimia atau aroma keras yang dapat mengganggu tidur kamu.

    “Kita semua menginginkan kamar tidur yang wangi tanpa menimbulkan gangguan tidur. Carilah semprotan atau wewangian ruangan ruangan yang menggunakan minyak alami atau esensial,” tutur cleaning expert di Spekless Cleaning, Karina Toner, dikutip dari Homes & Gardens.

    Kamu bisa mencoba wewangian dengan aroma lanvender, chamomile, vanila, atau yang lainnya untuk menciptakan suasana yang menenangkan.

    Itulah beberapa tips untuk membuat kamar tidur wangi. Semoga bermanfaat!

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Pengertian soal Tanah Bergerak dan Faktor Pemicunya


    Jakarta

    Bencana alam tanah bergerak tengah melanda beberapa daerah di Indonesia seperti Jombang dan Bandung Barat dalam seminggu terakhir ini. Pergerakan tanah ini membuat apa pun yang berada di atasnya akan bergeser.

    Pergerakan tanah ini tentu berdampak buruk pada bangunan dan infrastruktur yang beberapa di antaranya tidak dirancang tahan akan fenomena tanah bergerak ini. Alhasil bangunan seperti rumah akan retak hingga roboh dalam sekejap karena fondasinya yang tidak kuat menahan pergerakan tanah.

    Dalam sepekan terakhir, ada dua lokasi di Indonesia yang mengalami pergerakan tanah. Berdasarkan data yang dikumpulkan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di daerah terdampak, sebanyak 28 rumah warga rusak parah di Bandung Barat dan 12 rumah terdampak di Jombang, imbas dari bencana tanah bergerak ini.


    Semua rumah yang terdampak diminta oleh BNPB untuk tidak ditinggali sementara waktu karena terlalu berbahaya bagi keselamatan penghuninya jika nantinya ada pergerakkan tanah berikutnya.

    Sebenarnya apa itu tanah bergerak yang terjadi di Bandung Barat dan Jombang?

    Meskipun terlihat seperti tanah longsor, ternyata tanah bergerak menurut BPBD Kabupaten Bogor adalah perpindahan massa tanah atau batu yang bergerak ke arah tegak, mendatar, atau miring dari kedudukan semula.

    Pergerakan tanah ini ada yang terlihat seperti longsor, ada pula yang bergerak perlahan seperti merayap. Dengan demikian tanah longsor adalah salah satu fenomena dari tanah bergerak.

    Pemicu dari pergerakan tanah ini adalah gaya pendorong pada lereng lebih besar dari pada gaya penahan sehingga terjadilah longsor. Gaya penahan di sini bisa berupa batuan penyangga atau kepadatan tanah itu sendiri.

    Sedangkan besarnya gaya pendorong ditentukan dengan kemiringan permukaan tanah, beban yang diterima tanah dari air, getaran, atau kemampuan batu menyangga tanah tersebut.

    Tanah bergerak tidak akan langsung terjadi jika tidak disebabkan pula oleh faktor eksternal lainnya. Mengutip dari detikNews pada Jumat (8/3/2024), berikut beberapa faktor yang dapat menyebabkan tanah bergerak.

    Gempa Bumi

    Bencana alam satu ini memang ditandai dengan membuat permukaan bergetar. Jika tingkat getarannya cukup keras, perabotan, bangunan, jalan, hingga jembatan bisa rusak dan roboh. Indonesia yang terletak di area pertemuan lempengan dunia sudah sering mengalami gempa bumi.

    Erosi dan Curah Hujan Tinggi

    Bencana tanah bergerak di Jombang salah satu penyebabnya adalah dari curah hujan yang deras. Selain itu kemiringan tanah di Desa Sambirejo juga menyebabkan yang diperkirakan 45 derajat membuat gaya pendorong pada lereng tersebut lebih besar daripada faktor penahannya sehingga erosi tanah mudah terjadi.

    Tanah Jenuh Air

    Jenis tanah juga bisa menyebabkan pergerakan tanah. Ciri-cirinya adalah tanah tersebut yang suka menyerap air seperti tanah liat. Jenis tanah satu ini cukup berbahaya saat hujan deras dan berada di ketinggian tertentu.

    Saat tanah tersebut terus menerus terkena air nantinya daya untuk menopang pergerakan tidak bisa lagi menahan. Alhasil retakan dengan cepat muncul di permukaan dan jika pergerakan tanah terjadi seperti longsor, bangunan di atasnya juga akan terdampak.

    Aktivitas Manusia

    Tidak bisa dipungkiri aktivitas manusia juga dapat berdampak pada kualitas tanah. Membangun bangunan berbobot berat, pengeboran, atau penggunaan lahan tanpa adanya perbaikan setelahnya dapat menghilangkan daya penahan pada tanah membuat rrosi tanah mudah terjadi, ditambah dengan curah hujan yang tinggi.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com