Author: Gak Ganti Gambar

  • Bolehkah Posisi Toilet di Rumah Menghadap Kiblat? Ini Jawabannya



    Jakarta

    Keberadaan toilet di dalam rumah merupakan suatu hal yang vital. Sebab, keberadaannya memudahkan penghuni rumah untuk kegiatannya seperti buang air besar maupun buang air kecil.

    Ternyata, penempatan toilet ada tata caranya. Disebutkan bahwa sebaiknya posisi toilet sebagai tempat buang hajat tidak menghadap atau membelakangi arah kiblat. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW:

    “Apabila engkau ke WC, janganlah menghadap kiblat atau membelakanginya ketika kencing atau buang air besar.” (HR. Muslim).


    Apabila seseorang tidak punya pilihan selain menggunakan toilet dan dalam prosesnya menghadap atau memunggungi kiblat, sebaiknya posisi badan agak sedikit menyimpang agar tidak benar-benar menghadap atau membelakangi kiblat.

    Sementara itu, dilansir dari islamcity.org, disebutkan bahwa mayoritas ulama menilai kasus-kasus tersebut berlaku di area yang tidak memiliki dinding atau sekat tetap. Apabila ada tembok, maka toilet menghadap atau membelakangi kiblat diperbolehkan ketika menjawab ‘panggilan alam’.

    Dikutip dari jatim.nu.or.id, terkait kamar mandi di rumah yang toiletnya menghadap atau membelakangi kiblat disebutkan bahwa hal itu tidak masalah. Sebab, dalam bangunan kamar mandi dikelilingi tembok dan bangunan sehingga boleh toilet menghadap atau membelakangi kiblat.

    Imam An-Nawawi pentarjih utama dalam Mazhab Syafi’i menguraikan panjang lebar khilafiyah dalam permasalahan ini. Disampaikan:

    ﻣﺬﻫﺐ اﻟﺸﺎﻓﻊ ﺃﻥ ﺫﻟﻚ ﺣﺮاﻡ ﻓﻲ اﻟﺼﺤﺮاء ﺟﺎﺋﺰ ﻓﻲ اﻟﺒﻨﻴﺎﻥ ﻋﻠﻰ ﻣﺎ ﺳﺒﻖ ﻭﻫﺬا ﻗﻮﻝ اﻟﻌﺒﺎﺱ اﺑﻦ ﻋﺒﺪ اﻟﻤﻄﻠﺐ ﻭﻋﺒﺪ اﻟﻠﻪ ﺑﻦ ﻋﻤﺮ ﻭاﻟﺸﻌﺒﻲ ﻭﻣﺎﻟﻚ ﻭﺇﺳﺤﺎﻕ ﻭﺭﻭاﻳﺔ ﻋﻦ ﺃﺣﻤﺪ

    Artinya: Mazhab Syafi’i mengatakan bahwa kencing menghadap kiblat adalah haram saat di tanah lapang dan boleh di dalam bangunan (kamar mandi, toilet). Ini adalah pendapat Abbas bin Abdul Muthalib, Ibnu Umar, Syu’bi, Malik, Ishaq dan satu riwayat Ahmad(Al-Majmu’ 2/81-82)

    Adapun, tempat toilet disarankan berukuran cukup luas agar penggunanya tidak bersentuhan dengan kotoran. Selain itu, tersedia air yang cukup, sebaiknya air mengalir, untuk membersihkan tubuh dan tempat.

    Meskipun membangun toilet dengan arah menuju atau membelakangi kiblat bukanlah sebuah dosa, sebaiknya jika ingin membangun toilet haruslah membuatnya dengan mengarah di sisi lain kiblat dan bukannya mengarah atau membelakanginya.

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Rumah Masih KPR Boleh Dijadikan Mahar Nikah, Ini 5 Syaratnya



    Jakarta

    Mahar merupakan harta yang wajib diberikan calon suami kepada calon istri saat oleh akad pernikahan bagi umat Islam. Mahar pada umumnya adalah barang yang bernilai ekonomi yang bisa berupa emas, uang, bahkan rumah.

    Anggota Dewan Syariah Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), Mohamad Suharsono menjelaskan terkait mahar dalam bentuk rumah yang masih dalam proses KPR dan belum lunas. Ia mengatakan mahar tersebut tetap sah untuk akad pernikahan.

    “Para ulama juga membolehkan mahar itu dibayarkan tunai atau dibayarkan secara ditunda, bayar sebagiannya saja, nanti dibayar berikutnya pada masa tertentu. Ini disebutkan dalam buku-buku klasik maupun kontemporer,” ujar Suharsono kepada detikcom, Jumat (8/3/2024).


    “Misalnya Syech Sayyid Sabiq dalam bukunya Fikih Sunnah juga menyebutkan bolehnya mempercepat pembayaran mahar atau juga menundanya,” sambungnya.

    Namun, Suharsono menyebutkan mahar tersebut harus memenuhi beberapa syarat dan catatan sebagai berikut.

    1. Kejelasan Lokasi Rumah

    Pada dasarnya, persyaratan mahar antara lain harus sesuatu yang diketahui jelas objeknya. Khususnya rumah yang dijadikan maha, maka perlu disebutkan lokasi rumah di dalam akad.

    “Mahar itu harus sesuatu yang diketahui jelas. Kalau emas, berapa gram. Kalau rumah, disebutkan ‘rumahnya di sini’. Bukan ‘dengan mahar rumah’. Rumahnya di mana nggak jelas, nggak bisa,” katanya.

    2. Kesepakatan dengan Calon Istri

    Lalu, pihak calon istri harus dengan sukarela sepakat dengan pemberian mahar berupa rumah yang masih dalam proses pembayaran dengan cicilan. Selain setuju, pihak mempelai perempuan juga harus memahami tentang berbagai hal terkait rumah KPR tersebut.

    “Pihak calon mempelai perempuan juga harus sepakat dengan ketentuan tersebut. Calon istri dan walinya perlu memahami dan mengetahui berapa lama rumah KPR akan dicicil,” papar Suharsono.

    3. Jangka Waktu Cicilan

    Syarat lain untuk menjadikan rumah KPR sebagai mahar pernikahan adalah harus diketahui jangka waktu cicilannya serta tidak boleh terlalu lama. Sebab, usia pernikahan belum tentu cukup untuk melunasi KPR rumah. Dikhawatirkan salah satu pasangan meninggal dunia sebelum mahar selesai dilunasi.

    “Jangan sampai rumah masih KPR cicilannya nggak ketahuan jumlahnya (dan) waktunya. Kemudian, waktunya jangan terlalu lama, misalnya sampai 50 tahun nanti bisa kata Syech Wahbah itu bisa menyebabkan hilang maharnya. Jadi boleh tapi jangka waktunya jangan kelamaan (dan) jumlah waktunya juga diketahui,” katanya.

    4. Administrasi Rumah

    Sebenarnya rumah sebagai mahar pernikahan bisa mulai dibeli secara mencicil sebelum atau setelah akad pernikahan. Namun, sebaiknya calon suami mengurus administrasi terkait rumah tersebut dengan menyampaikan niat dan keputusannya ke notaris sebelum menikah.

    Pasalnya, ada hukum bersifat syariat dan yang bersifat hukum positif yang harus diperhatikan ketika mahar dalam bentuk rumah KPR atau yang dicicil.

    “Secara akad di ijab kabul itu disebutkan bahwa ini sebagai mahar, maka pindah kepemilikannya dari milik suami menjadi milik istri. Sudah mulai diubah surat menyuratnya atau dikonsultasikan ke pihak notarisnya,” jelasnya.

    “Disampaikan bahwa (rumah) ‘ini akan menjadi milik calon istri saya atau menjadi milik istri saya’. Itu disebutkan dalam catatan notaris supaya legal. Jangan sampai nanti digugat, nggak ada buktinya,” lanjutnya.

    5. Kesanggupan Calon Suami

    Calon suami disarankan sudah menghitung kemampuan untuk melunasi cicilan rumah KPR supaya mahar tidak sampai hilang karena tidak berhasil membayar. Meski rumah KPR yang gagal dilunasi setelah menikah tetap sah pernikahannya, perlu diingat bahwa mahar merupakan hadiah untuk istri.

    Oleh karenanya, calon suami harus mengupayakan pemberian yang terbaik untuk calon istri. Suharsono juga menyampaikan ada beberapa hadits yang menyebutkan salah satu hal terpenting dalam menentukan mahar adalah kemudahan dalam pemenuhannya.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Pakai Gas Atau Listrik? Begini Langkah Pilih Water Heater yang Tepat


    Jakarta

    Water Heater alias penghangat air adalah salah satu alat yang penting untuk ada di kamar mandi terutama saat cuaca sedang dingin. Tugas utama water heater adalah untuk menghangatkan air di rumah kamu. Seperti saat kamu ingin mandi air panas atau mencuci pakaian, alat yang tampaknya sederhana ini akan menyuplai air dingin dari saluran listrik dan kemudian memanaskannya.

    Secara fisik, pemanas air ini berbentuk silinder sederhana, dan dilengkapi dengan elemen pemanas yang ditenagai oleh bahan bakar atau listrik. Jenis bahan bakarnya dapat bervariasi tergantung pada modelnya. Dari banyaknya model dan jenis water heater, yang paling umum digunakan di Indonesia adalah water heater elektrik yang menggunakan tenaga listrik dan water heater yang menggunakan gas.

    Dua jenis water heater ini memiliki kekurangan dan kelebihannya masing masing. Mengutip dari laman Forbes Home, inilah beberapa aspek yang bisa kamu jadikan pertimbangan sebelum membeli water heater. Yuk simak lebih lanjut supaya kamu bisa memilih water heater yang paling sesuai untuk kebutuhan rumah kamu!


    Water heater elektrik adalah alat yang menggunakan batang pemanas listrik tinggi untuk memanaskan air di dalam tangki. Batang pemanas ini terletak di bagian dalam tangki dan mengalir secara vertikal. Proses pemanasan dimulai dari tengah tangki dan air kemudian dipancarkan ke luar.

    Sedangkan, water heater gas bekerja dengan mengalirkan gas dari tabung LPG ke ruang bakar. Gas tersebut dibakar untuk memanaskan pipa yang dikelilingi oleh air dingin. Ketika air melewati pipa-pipa panas ini, ia menjadi air panas yang kemudian dialirkan ke keran dan radiator menggunakan pompa.

    Instalasi Water Heater

    Ketika kamu ingin memasang water heater, baik elektrik maupun gas, perlu mendapatkan izin dan dilakukan inspeksi terlebih dahulu. Pemasangan water heater elektrik biasanya lebih mudah karena listrik sudah tersedia di hampir semua rumah. Namun, untuk water heater gas tukang ledeng perlu membuat sambungan gas yang sesuai, sehingga pemasangannya akan lebih sulit.

    Keamanan Water Heater

    Dalam hal keamanan, water heater elektrik dianggap lebih aman karena tidak menggunakan saluran gas, burner, atau lampu pilot. Pemasangan water heater elektrik membutuhkan sambungan listrik 240 volt, tetapi tidak perlu dinyalakan ulang seperti pada water heater gas yang menggunakan nyala api terbuka.

    Tingkat Pemanasan Water Heater

    Untuk tingkat kecepatan pemanasan, water heater gas memiliki tingkat pemanasan awal dan waktu pemulihan yang lebih cepat daripada water heater elektrik. Meskipun demikian, water heater elektrik memanaskan air secara lebih merata karena menggunakan batang pemanas yang dipasang dari atas ke bawah. Namun, batang pemanas memerlukan waktu lebih lama untuk memanaskan air dibandingkan dengan nyala api gas yang langsung panas.

    Biaya Operasional yang Dikeluarkan

    Walaupun harga beli water heater elektrik cenderung lebih mahal dibandingkan dengan yang menggunakan gas, tapi biaya operasionalnya justru sebaliknya. Secara umum, biaya operasional water heater gas lebih murah daripada water heater elektrik, sekitar 33% lebih murah karena harga gas biasanya lebih murah daripada listrik. Perlu diingat juga bahwa water heater elektrik memerlukan watt listrik yang lumayan besar, sehingga akan membebani tagihan listrik kamu juga.

    Efisiensi Energi dari Water Heater

    Meskipun water heater elektrik lebih lambat dalam memanaskan air dan lebih mahal dalam biaya operasional, namun lebih efisien secara energi. Hal ini karena batang pemanas terendam dalam air, sehingga kehilangan panasnya sangat sedikit. Di sisi lain, water heater gas meskipun memiliki nyala api yang panas, namun kurang efisien karena sebagian besar energinya terbuang melalui ventilasi atas.

    Masa Hidup Water Heater

    Karena pengoperasiannya yang lebih bersih, water heater elektrik cenderung bertahan lebih lama daripada yang menggunakan gas. Water heater elektrik biasanya dapat bertahan antara 10 hingga 15 tahun, sedangkan water heater gas hanya sekitar 8 hingga 12 tahun sebelum perlu diganti.

    Itulah beberapa aspek yang bisa menjadi pertimbangan kamu untuk membeli water heater. Semoga membantu, ya!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Bulan Puasa Saatnya Beberes! Begini Cara Mudah Bikin Rumah Rapi dan Teratur


    Jakarta

    Memiliki rumah yang rapi dan teratur tentu menjadi idaman para penghuni rumah. Rumah yang rapi tak hanya baik untuk estetika rumah saja, tetapi juga bermanfaat untuk membuat suasana hati penghuni rumah menjadi lebih nyaman.

    Akan tetapi, menjaga rumah agar selalu teratur bisa menjadi pekerjaan yang cukup menantang kalau mempunyai banyak barang. Meski berbenah terkesan berat dan melelahkan, ada sejumlah tips sederhana untuk mengelola barang di rumah.

    Melansir dari The Spruce, berikut ini cara mudah mengelola barang di rumah agar senantiasa rapi dan teratur.


    Pastikan Setiap Barang Punya Tempat Penyimpanan

    Pastikan setiap barang di rumah memiliki tempat penyimpanan yang khusus ditujukan untuknya. Bila semua anggota keluarga mengetahui tempat penyimpanan spesifik, akan lebih mudah menjaga rumah tetap rapi dan terorganisir.

    Ciptakan sistem yang cocok untuk diikuti oleh anggota keluargamu. Meski memakan waktu untuk keluarga agar terbiasa mengikuti cara ini, hasilnya akan memuaskan. Rumah akan terasa semakin nyaman dengan barang-barang yang rapi.

    Terapkan Metode ‘Satu Masuk, Satu Keluar’

    Salah satu cara terbaik untuk mencegah rumah berantakan karena banyaknya barang adalah menerapkan metode ‘satu masuk, satu keluar’. Setiap ada satu barang batu yang masuk ke dalam rumah seperti furnitur atau pakaian, maka satu barang lama perlu dikeluarkan dari rumah.

    Metode ini menghindari tumpukan dan kerumitan mengatur barang dalam rumah.
    Kamu bisa mendonasikan, mendaur ulang, atau menjual barang lama yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan.

    Apabila kamu masih ragu barang-barang mana yang perlu dikeluarkan dari rumah, kamu bisa coba merenungkan “Apakah saya benar-benar membutuhkan barang ini?”. Jika jawabannya ‘tidak’, maka sudah saatnya melepaskan barang itu.

    Sisihkan Waktu Setiap Hari untuk Beres-beres

    Luangkan sedikit waktu setiap hari secara khusus untuk merapikan rumah. Kamu bisa menyempatkan waktu sebelum tidur di malam hari atau ketika bangun di pagi hari.

    Cara ini akan memudahkan kamu dalam berberes karena mencegah barang-barang semakin berantakan di rumah. Dengan begitu, rumah akan selalu terlihat rapi dan teratur.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Cara Bersihkan Kerak Air pada Cermin


    Jakarta

    Cermin di kamar mandi kerap terdapat kerak air. Sebab, cermin di kamar mandi sering kali terkena air ketika sedang mandi.

    Adanya kerak air pada cermin tentu mengganggu penghuni rumah ketika ingin membetulkan penampilannya. Maka dari itu, kerak air harus segera dibersihkan.

    Penyebab Adanya Kerak Air pada Cermin

    Sebelum membahas cara membersihkan kerak air pada cermin, sebaiknya ketahui dulu penyebab adanya kerak air. Ternyata, adanya kerak air pada cermin karena air yang digunakan terdapat kandungan mineral, misalnya kalsium dan magnesium.


    “Ketika air sadah menguap atau mengering di permukaan apapun, maka akan meninggalkan mineral-mineral tersebut di permkukaan, sehingga menimbulkan noda yang tidak enak dipandang,” ujar Cleaning Specialist Urban Home Corner, Jeniffer Smith, dikutip dari Homes & Gardens, Selasa (12/3/2024).

    Dirty transparent calcified shower glass door with limescale, plaque from soap and hard water, view of bathroom with toilet on background. Cleaning company concept. Housework concept.Dirty transparent calcified shower glass door with limescale, plaque from soap and hard water, view of bathroom with toilet on background. Cleaning company concept. Housework concept. Foto: Getty Images/Andrii Medvediuk

    Adanya kerak air bisa terjadi karena beberapa faktor, seperti:
    – Kandungan mineral yang tinggi dalam air
    – Menggunakan air sadah untuk kegiatan sehari-hari
    – Menggunakan produk pembersih keras yang dapat merusak permukaan dan membuatnya lebih rentang terkena noda air sadah

    Cara Membersihkan Kerak Air pada Cermin

    Lalu bagaimana cara membersihkan kerak air pada cermin? Berikut ini caranya.

    1. Pakai Cuka

    Cara pertama adalah menggunakan cuka. Dilansir dari ehow, caranya adalah dengan isi ember dengan proporsi yang sama antara cuka dan air.

    Selanjutnya, celupkan kain lap ke dalam larutan dan peras sisa cairannya. Lap cermin dengan larutan cuka untuk menghilangkan noda air sadah atau kerak air. Biarkan larutan cuka menempel pada Cermin selama beberapa detik sebelum dibersihkan lagi. Ulangi proses tersebut.

    2. Pakai Lemon

    Cara selanjutnya adalah menggunakan air perasan lemon. Semprotkan atau taruh air perasan lemon di atas spons. Lap cermin dengan spons tersebut. Biarkan selama beberapa menit dan bilas cermin dengan air. Lalu keringkan cermin menggunakan paper towel atau lap kering.

    3. Pakai Baking Soda

    Untuk noda membandel, kamu bisa menggunakan baking soda. Dilansir dari Better Homes and Gardens, buat pasta kental dengan mencampurkan soda kue dengan sedikit air.

    Oleskan pasta baking soda menggunakan spons basah atau sikat gigi berbulu halus. Sebaiknya hindari penggunaan sikat dan penggosok yang kasar karena dapat menggores cermin.

    Selanjutnya bilas cermin menggunakan air bersih lalu keringkan cermin.

    itulah cara menghilangkan kerak air pada cermin di kamar mandi. Semoga bermanfaat!

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Barang Menumpuk? Begini Cara Mudah Bikin Rumah Rapi dan Teratur


    Jakarta

    Memiliki rumah yang rapi dan teratur tentu menjadi idaman para penghuni rumah. Rumah yang rapi tak hanya baik untuk estetika rumah saja, tetapi juga bermanfaat untuk membuat suasana hati penghuni rumah menjadi lebih nyaman.

    Akan tetapi, menjaga rumah agar selalu teratur bisa menjadi pekerjaan yang cukup menantang kalau mempunyai banyak barang. Meski berbenah terkesan berat dan melelahkan, ada sejumlah tips sederhana untuk mengelola barang di rumah.

    Melansir dari The Spruce, berikut ini cara mudah mengelola barang di rumah agar senantiasa rapi dan teratur.


    Pastikan Setiap Barang Punya Tempat Penyimpanan

    Pastikan setiap barang di rumah memiliki tempat penyimpanan yang khusus ditujukan untuknya. Bila semua anggota keluarga mengetahui tempat penyimpanan spesifik, akan lebih mudah menjaga rumah tetap rapi dan terorganisir.

    Ciptakan sistem yang cocok untuk diikuti oleh anggota keluargamu. Meski memakan waktu untuk keluarga agar terbiasa mengikuti cara ini, hasilnya akan memuaskan. Rumah akan terasa semakin nyaman dengan barang-barang yang rapi.

    Terapkan Metode ‘Satu Masuk, Satu Keluar’

    Salah satu cara terbaik untuk mencegah rumah berantakan karena banyaknya barang adalah menerapkan metode ‘satu masuk, satu keluar’. Setiap ada satu barang batu yang masuk ke dalam rumah seperti furnitur atau pakaian, maka satu barang lama perlu dikeluarkan dari rumah.

    Metode ini menghindari tumpukan dan kerumitan mengatur barang dalam rumah.
    Kamu bisa mendonasikan, mendaur ulang, atau menjual barang lama yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan.

    Apabila kamu masih ragu barang-barang mana yang perlu dikeluarkan dari rumah, kamu bisa coba merenungkan “Apakah saya benar-benar membutuhkan barang ini?”. Jika jawabannya ‘tidak’, maka sudah saatnya melepaskan barang itu.

    Sisihkan Waktu Setiap Hari untuk Berberes

    Luangkan sedikit waktu setiap hari secara khusus untuk merapikan rumah. Kamu bisa menyempatkan waktu sebelum tidur di malam hari atau ketika bangun di pagi hari.

    Cara ini akan memudahkan kamu dalam berberes karena mencegah barang-barang semakin berantakan di rumah. Dengan begitu, rumah akan selalu terlihat rapi dan teratur.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Menghemat Konsumsi Listrik Selama Ramadhan



    Jakarta

    Bulan ramadhan jadi momen yang dinanti umat islam. Banyak yang memanfaatkannya dengan memaksimalkan ibadah untuk mengumpulkan pahala sebanyak-banyaknya.

    Selama ramadhan, umumnya banyak kegiatan di rumah yang dilakukan lebih awal, seperti memasak hingga aktivitas lainnya yang tak jarang membuat konsumsi listrik meningkat dibanding bulan-bulan sebelumnya.

    Bagaimana ya cara mengatur konsumsi listrik agar tagihan listrik tidak membengkak?


    Melansir situs resmi BFI Finance, berikut adalah 7 tips ampuh untuk memangkas tagihan listrik bulanan di rumahmu.

    1. Matikan Peralatan Elektronik Setelah Selesai

    Cara termudah untuk memangkas tagihan listrik adalah dengan mematikan peralatan elektronik ketika selesai digunakan. Pastikan untuk mematikan lampu, televisi, dan peralatan elektronik lainnya saat tidak digunakan. Ingat, perangkat yang tetap terhubung ke listrik meskipun tidak digunakan akan terus mengonsumsi daya. Cara ini bisa menghemat daya listrik hingga 30%, lho!

    2. Gunakan Peralatan Hemat Energi

    Jika kamu memiliki anggaran lebih, pertimbangkan untuk mengganti peralatan elektronik dengan yang lebih hemat energi. Meskipun peralatan hemat energi mungkin lebih mahal, ini merupakan investasi jangka panjang yang akan efektif memangkas tagihan listrik. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan lampu LED yang lebih hemat listrik 60% hingga 70% daripada lampu pijar biasa.

    3. Bersihkan Alat Elektronik Secara Rutin

    Bersihkan peralatan elektronikmu secara rutin, terutama kulkas dan AC. Filter yang kotor pada AC bisa menyebabkan beban kerja yang lebih berat sehingga boros energi. Dengan membersihkan filter AC dan kulkas secara rutin, kamu bisa menghemat energi.

    4. Gunakan Listrik Prabayar

    Pilihan lain adalah menggunakan listrik prabayar. Dengan sistem prabayar, Anda dapat mengendalikan konsumsi listrik per bulan. Anda akan lebih sadar tentang seberapa banyak listrik yang Anda gunakan dan dapat mengatur penggunaan listrik rumah tangga Anda lebih bijak.

    5. Gunakan AC dengan Bijak

    Saat menggunakan AC, pastikan untuk menggunakannya dengan bijak. AC rata-rata menggunakan daya listrik hingga 300 watt, lho! Matikan AC ketika kamu keluar rumah atau gunakan hanya saat tidur. Alternatifnya, pertimbangkan untuk menggunakan kipas angin atau menciptakan ventilasi alami dengan menyesuaikan lubang udara di rumahmu.

    6. Atur Lubang Udara untuk Sirkulasi Udara yang Baik

    Ventilasi yang baik akan meningkatkan sirkulasi udara di rumahmu sehingga tidak perlu menyalakan kipas angin atau AC. Selain itu, lubang udara juga bisa menjadi sumber cahaya alami sehingga tidak perlu menyalakan lampu. Dengan begitu, kamu bisa menghemat penggunaan listrik, terutama pada siang hari.

    7. Gunakan Kulkas dengan Bijak

    Tak jauh beda dengan AC, kulkas juga mengonsumsi banyak energi listrik. Agar menghemat listrik, atur suhu kulkas sesuai kebutuhan dan pastikan untuk mencabut kabelnya jika kamu meninggalkan rumah untuk jangka waktu yang lama.

    Dengan mengikuti tips-tipa ini, kamu bisa menghemat energi dan mengurangi tagihan listrik bulanan di rumah. Ingatlah bahwa langkah kecil bisa membuat perbedaan besar dalam jangka panjang. Semoga cara-cara ini membantumu memangkas tagihan listrik di rumahmu.

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan kamu vie email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Menentukan Arah Kiblat di Rumah


    Jakarta

    Menempati rumah baru selalu membawa kesan tersendiri bagi pemiliknya. Salah satu pengalaman yang umumnya dialami adalah menentukan arah kiblat saat pertama kali menghuni rumah.

    Ini penting, khususnya bagi umat muslim kaena ada perintah menghadap kiblat ketika sholat yang salah satunya disebutkan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Khallad bin Rafi’, Rasulullah SAW bersabda:

    إِذَا قُمْتَ إِلَى الصَّلَاةِ فَأَسْبِغِ الْوُضُوءَ ثُمَّ اسْتَقْبِلِ القبلة


    Yang atinya: “Jika kamu hendak shalat sempurnakanlah wudhu kemudian menghadaplah ke arah kiblat.” (HR. Muslim).

    Lalu bagaimana cara menentukan arah kiblat di rumah ya?

    Informasi yang dirangkum dari detikHikmah, disebutkan, ada 4 cara sederhana menentukan arah kiblat di Rumah hanya bermodalkan telpon pintar.

    1. Menggunakan Kompas

    Cara lain untuk menentukan arah kiblat bisa dilakukan menggunakan kompas. Saat ini, kompas juga tersedia di HP dalam bentuk aplikasi.

    Sebelumnya, perlu diketahui arah kiblat di Indonesia berkisar antara 290 dan 295 derajat, tergantung letak lokasi setiap daerah. Adapun cara menentukan arah kiblat menggunakan kompas dalam bentuk aplikasi yang ada di smartphone, yaitu sebagai berikut:

    • Pastikan fitur lokasi kompas (GPS) aktif dan akurat.
    • Buka aplikasi Kompas atau Compass.
    • Arahkan smartphone ke arah manapun untuk mengetahui letak arah mata angin.
    • Atur posisi sampai jarum berhenti bergerak dan menunjuk ke arah antara 290 hingga 295 derajat.

    2. Melalui Google Maps

    Cara menentukan arah kiblat menggunakan handphone bisa dilakukan melalui Google Maps. Layanan dari Google ini telah memakai sistem Global Positioning System (GPS) yang mampu mengidentifikasi lokasi secara akurat berdasarkan informasi yang diperoleh dari berbagai satelit. Adapun langkah menggunakannya, yaitu sebagai berikut:

    • Buka aplikasi Google Maps pada browser atau aplikasi, bisa menggunakan handphone maupun laptop.
    • Ubah tampilan peta Google Maps ke mode satelit dengan klik kotak satelit yang terdapat pada pojok kiri bawah.
    • Ketik “Kakbah, Makkah Arab Saudi” atau dalam bahasa inggris “Kaaba, Mecca Saudi Arabia” pada kotak telusuri yang ada pada menu Google Maps, lalu tekan enter atau oke.
    • Pusatkan titik tepat di atas Kakbah. Selanjutnya, klik kanan dan pilih ukur jarak (measure distance).
    • Cari posisi atau lokasi yang akan diketahui arah kiblatnya dengan menuliskan pada kolom lokasi.
    • Terakhir, klik kiri lokasi yang akan ditentukan. Setelah itu, Google Maps akan menampilkan garis yang menunjukkan arah kiblat.

    3. Menggunakan Aplikasi Penunjuk Kiblat

    Cara menentukan arah kiblat juga dapat menggunakan bantuan aplikasi penunjuk kiblat yang bisa diunduh melalui App Store atau Play Store pada ponsel. Beberapa aplikasi yang bisa dipakai antara lain Qibla Compass, Arah Kiblat, Qibla Finder, dan Qibla Connect.

    Langkah-langkahnya cukup dengan mengunduh salah satu aplikasi tersebut, lalu buka dan ikuti langkah yang tertera pada tampilan ponsel Selanjutnya, aplikasi tersebut akan menampilkan arah kiblat yang tepat untuk sholat.

    4. Pencarian Online Melalui Situs Google Qibla Finder

    Google juga telah menyediakan fitur Qibla Finder untuk menentukan arah kiblat dengan mudah. Cara menggunakannya, yaitu:

    • Buka browser pada ponsel
    • Selanjutnya buka laman https://qiblafinder.withgoogle.com
    • Klik tombol ‘mulai’ untuk menemukan arah kiblat pada posisi kamu

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Aman Tinggalkan Rumah Saat Tarawih di Masjid


    Jakarta

    Kita terkadang meninggalkan rumah kosong di malam hari untuk pergi salat tarawih di bulan Ramadan. Terkadang penghuni teledor saat meninggalkan rumah untuk pergi ke masjid, alhasil rumah kebobolan maling.

    Semua orang tentu ingin merasa aman dan tenang saat meninggalkan rumah dan salat tarawih.Oleh sebab itu, perlu adanya upaya-upaya pencegahan untuk menghalau maling. Melansir dari laman SimpliSafe, berikut ini tips aman tinggalkan rumah saat tarawih di masjid.

    Penerangan Rumah

    Hal yang paling mendasar untuk meningkatkan keamanan rumah adalah memberi penerangan yang cukup. Sebab, rumah yang gelap dapat menandakan rumah tengah kosong serta tersedia banyak area gelap untuk bersembunyi.


    Pastikan area pintu masuk dan sekitar rumah selalu terang. Kamu juga bisa menggunakan lampu dengan sensor gerak, sehingga sewaktu-waktu bisa tiba-tiba menyala dan menakuti maling yang hendak mendekati rumah.

    Sistem Keamanan

    Lengkapi rumah dengan sistem keamanan yang mutakhir menggunakan CCTV dan alarm. Terutama dengan sistem yang memungkinkan pengawasan melalui smartphone.

    Dengan begitu, kamu bisa mengawasi rumah kapan saja dan di mana saja. Selain merekam aktivitas di rumah melalui kamera pengawas, menambahkan alarm bisa berfungsi untuk menakuti maling dengan bunyi sirene.

    Pastikan Mengunci Jendela dan Pintu

    Mengunci jendela dan pintu memang terkesan sederhana dan jarang ada yang melupakannya. Akan tetapi, penting untuk tetap memeriksa ulang karena kondisi tertentu bisa memungkinkan kamu lupa mengunci jendela dan pintu.

    Misalkan ketika tengah buru-buru karena khawatir telat mengikuti salat tarawih di masjid. Selain itu, jangan sepelekan jendela kecil pun karena tetap bisa menjadi celah untuk maling mengakali masuk rumah.

    Buat Rumah Seakan Ada Orang

    Penting sekali membuat suasana rumah seakan-akan ada orang meski sebenarnya kosong karena ditinggal ke masjid. Sebab, rumah yang gelap dan sunyi merupakan sasaran empuk bagi para maling. Kamu bisa membiarkan TV atau radio tetap menyala ketika meninggalkan rumah sementara untuk salat tarawih.

    Beri Peringatan

    Kamu bisa memberi peringatan kepada orang yang berniat buruk agar mereka enggan mendekati rumah. Pasanglah tulisan peringatan di pintu atau pagar depan rumah bahwa ada CCTV yang merekam gerakan mereka

    Kemungkinan besar, maling akan takut mendekati rumah yang jelas-jelas memiliki sistem keamanan. Tentu maling tidak ingin sampai terekam kamera pengawas karena bisa menjadi bukti di kemudian hari.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ternyata Ini Alasan Islam Anjurkan Posisi Dapur Ada di Belakang Rumah



    Jakarta

    Dapur merupakan ruangan yang perlu ada di rumah. Hal itu karena dapur digunakan untuk membuat makanan sehari-hari dan terkadang juga digunakan untuk tempat berkumpul guna memasak bersama.

    Posisi dapur umumnya berada di belakang rumah. Namun, belakangan ini posisi dapur berada di depan maupun di tengah rumah karena keterbatasan ruang.

    Ternyata, ada alasannya lho kenapa posisi dapur berada di bagian paling dalam dan belakang rumah. Menurut ajaran Islam, dapur yang baik terletak di bagian rumah paling dalam atau belakang rumah agar tidak terlihat oleh tamu atau orang yang datang berkunjung.


    Tak hanya itu, sebaiknya dapur juga memiliki batas yang jelas dengan ruangan lainnya. Lalu, dapur juga sebaiknya dirancang sangat efisien dan sederhana untuk memudahkan penghuni rumah mengolah makanan.

    Dilansir dari islamicity.org, posisi dapur di dalam rumah berada di bagian paling dalam atau belakang rumah agar tidak terlihat langsung oleh para tamu. Biasanya, perempuan paling banyak menghabiskan waktu di dapur, dengan penempatan dapur di bagian belakang rumah dapat menjaganya dari pandangan mata publik.

    Lalu, antara dapur dan ruang lainnya harus ada sekat atau jarak yang cukup untuk tingkat privasi dalam rumah. Hal ini dapat menjamin penghuni rumah dapat leluasa melakukan kegiatannya tanpa harus merasa terganggu karena kehadiran tamu.

    Bagian dapur juga harus ada jendela dan bukaan agar mendapat sirkulasi udara dan penerangan yang baik.

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com