Author: Gak Ganti Gambar

  • Panduan Menata Rumah dengan Halal Way Sesuai Nilai-nilai Agama Islam


    Jakarta

    Dekorasi rumah biasanya mencerminkan identitas, kepribadian, dan nilai yang dianut oleh pemiliknya. Seorang muslim pun bisa membuat rumah yang merepresentasikan agamanya dengan mendekorasi rumah menggunakan cara yang halal dan dianjurkan dalam ajaran Islam.

    Selain untuk menambah nilai estetika, menggunakan dekorasi rumah dengan unsur-unsur Islami juga bisa menunjang gaya hidup penghuninya. Seorang muslim bisa lebih produktif beribadah dan menjalankan sunnah serta senantiasa mengingat Allah SWT.

    Kamu bisa menciptakan suasana rumah yang mencerminkan nilai-nilai Islam kepada siapapun yang memasukinya. Untuk itu, berikut ini cara mendekorasi rumah dengan gaya Islami, dikutip dari laman The Halal Times.


    Buat Area Salat

    Ibadah salat lima waktu sangat penting dan wajib dilakukan oleh muslim, sehingga ada baiknya menyediakan area salat terbaik di dalam rumah untuk mengakomodir kebutuhan itu. Kamu bisa menggunakan kamar atau ruang khusus sebagai musala di dalam rumah. Ketika mendesain area salat, jangan lupa mempertimbangkan arah kiblat.

    Sediakan sajadah, mukena, dan keperluan ibadah lainnya tersimpan rapi di sebuah lemari atau wadah khusus. Kamu juga bisa meletakan Al-Qur’an dan buku-buku Islami di rak dinding untuk akses yang mudah.

    Hiasi dengan Seni Islami

    Mendekor rumah dengan cara yang halal bisa dengan menggunakan tema desain yang banyak ditemukan dalam seni bernuansa Islami. Penting untuk diingat adalah larangan menggunakan karya seni yang menggambarkan sosok manusia atau hewan atau apa pun yang memiliki jiwa.

    Kamu bisa memakai motif geometrik, dinding kayu untuk memisahkan ruangan, menggunakan permadani, serta menghiasinya dengan lampu dan vas yang menampilkan kerajinan kaca tradisional muslim.

    Gunakan Desain Kaligrafi

    Di antara bentuk ekspresi artistik terbaik dalam Islam adalah kaligrafi karena dapat memunculkan ayat-ayat suci dari Al-Qur’an dalam tulisan hias yang indah. Ada banyak cara dan desain kaligrafi yang bisa digunakan untuk menghiasi rumah.

    Kamu bisa memilih kaligrafi yang berisi ayat atau surah favoritmu. Selain indah, kaligrafi bisa senantiasa mengingatkan penghuni untuk membaca dan mengamalkannya.

    Furnitur Arab

    Furnitur yang terlalu mewah sebenarnya tidak dianjurkan dalam ajaran Islam karena terkesan materialistik, terlebih bila dibandingkan dengan kesejahteraan masyarakat. Di samping itu, kebersihan sangat ditekankan dalam Islam.

    Sebagai solusi untuk kedua hal tersebut, kamu bisa menggunakan dekor berupa karpet, permadani, bantal yang empuk, dan sajadah yang indah, sederhana, serta tetap menjaga kebersihan ruang gerak di dalam rumah.

    Area Duduk di Lantai

    Sesuai dengan kebiasaan Nabi Muhammad SAW, muslim secara tradisional tidur dan duduk di lantai menggunakan alas. Sebab, memamerkan kekayaan dilarang dalam islam, maka menjalankan hidup dengan kesederhanaan lebih diutamakan daripada kemewahan.

    Itulah beberapa cara mendekorasi rumah dengan cara Islami supaya menciptakan suasana yang tenang dan nyaman sekaligus mensyukuri anugerah dari Allah SWT. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Bahan yang Ampuh Bersihkan Noda Lengket di Karpet


    Jakarta

    Karpet biasa digunakan sebagai alas duduk di lantai agar lebih hangat dan nyaman. Karpet yang memiliki permukaan datar juga cocok untuk alas bermain anak, area makan bersama, hingga kegiatan lainnya yang membutuhkan area yang ruang gerak yang leluasa.

    Saat menggunakan karpet sebaiknya dihindari dari benda-benda yang lengket seperti slime, nasi, cat kuku, cat dinding, atau permen karet. Bahan karpet yang terbuat dari kain dan sedikit berbulu di permukaannya tidak cukup dibersihkan dengan diusap kain basah atau disikat.

    Noda yang lengket yang susah untuk diangkat, jika dipaksakan dapat membuat permukaan karpet rusak dan terasa kasar. Jika karpet kamu kotor karena noda-noda lengket tersebut, kamu bisa membersihkannya dengan beberapa cara menurut Family Handyman berikut.


    Es Batu

    Noda yang lengket dapat diangkat perlahan setelah ditempelkan es batu selama 5-10 menit. Cara ini bisa digunakan untuk mengangkat permen karet. Kamu bisa sembari mengikis ujung-ujung permen karet yang menempel jika ditarik tidak bisa.

    Alkohol

    Jika karpet kamu terkena cat kuku kamu bisa menggunakan penghapus cat tersebut yang tidak mengandung aseton. Jika masih tidak bisa dan karpet kamu berwarna gelap, kamu bisa gunakan alcohol agar warna karpet tidak pudar.

    Alkohol juga efektif membersihkan noda cat yang menempel di karpet. Cukup menuangkan sedikit alkohol ke kain, lalu gosok ke permukaan karpet yang terkena cat. Namun sebagai catatan, gunakan kain yang memiliki warna senada dengan karpetmu karena alkohol bisa membuat transfer warna.

    Cuka

    Untuk bahan lengket seperti slime, kamu perlu gunakan cuka dan sikat agar slime mudah terangkat. Campurkan 2/3 cangkir cuka putih dengan 1/3 air. Masukkan ke dalam botol semprotan dan basahi permukaan slime yang menempel pada karpet.

    Diamkan beberapa saat sampai air tersebut meresap dan slime terlihat merenggang. Setelah itu sikat permukaan slime sampai terlepas. Ambil kain bersih berwarna putih basahi dengan cairan suka tadi. Usap permukaan karpet yang terkena slime agar tidak ada noda lengket yang tertinggal.

    Apabila permukaan karpet sudah bersih dari slime, keringkan baik menggunakan kain kering yang bersih atau penyedot cairan untuk mengeringkannya.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Bikin Baju Putih Lebaran Bersih Bersinar


    Jakarta

    Warna putih selalu menjadi pilihan banyak orang untuk dikenakan saat menyambut idul fitri. Tapi, kamu pasti pernah mengalami baju putihmu terkena noda membandel seperti kuah opor, kuah gulai, rendang, sirup, es buah, dan lainnya.

    Pastinya kamu sangat menghindari agar hal tersebut tidak terjadi, kan. Tapi, kalau sudah terjadi ada solusinya, nih. Tentunya cara ini bisa dipraktekan ke semua jenis kain berwarna putih seperti mukena, peci putih, dan semua seragam sekolah berwarna putih seperti rok dan celana.

    Selain rentan terkena noda, pakaian putih yang sudah lama digunakan dapat terlihat kusam. Dilansir dari Good Housekeeping, Senin (11/3/2024) walaupun tidak mudah mengembalikan pakaian putih kembali cerah, kamu bisa coba metode ini.


    1. Tambahkan setengah cangkir cuka putih ke dalam mesin cuci yang berisi pakaian putih. Cuci seperti biasa memakai deterjen dan ikuti petunjuk label masing-masing pakaian.
    2. Rendam pakaian putih yang mulai berwarna abu-abu dalam larutan produk penghilang noda membandel, lalu cuci dengan mesin cuci dan tambahkan satu sendok produk penghilang noda lagi, kemudian ikuti petunjuk pada kemasannya.

    Memutihkan pakaian putih yang mulai berubah keabu-abuan

    Cara lain mencerahkan pakaian putih yang keabu-abuan adalah dengan merendamnya dalam larutan pemutih. Tapi, kamu harus perhatikan takaran dosis pada kemasan dan jangan lupa untuk memakai sarung tangan dan masker agar kulit tanganmu tetap sehat. Untuk menghindari kerusakan, kamu harus membaca label perawatan masing-masing pakaian terlebih dahulu.

    Hindari mengisap asap yang keluar dari pemutih pakaian. Jangan pula menyampurkan pemutih dengan produk pembersih lain seperti cuka atau bahan kimia, karena dapat menimbulkan gas klorin berbahaya.

    Pastikan kamu mencuci di tempat terbuka, larutkan pemutih dengan air dan ikuti takaran dosis pada kemasan, kemudian rendam pakaian putihmu beberapa saat sesuai petunjuk kemasan, lalu bilas sampai bersih. Kamu bisa rendam semalaman kalau direkomendasikan oleh petunjuknya, tapi kamu harus mengurangi takaran pemutihnya.

    Disarankan untuk menggunakan alternatif yang ramah lingkungan alih-alih pemutih karena bisa berbahaya jika tidak mengenakan pelindung seperti sarung tangan dan masker.

    Cara mencegah warna putih berubah

    1. Pastikan untuk selalu mencuci pakaian putih terpisah dengan warna lain, guna menghindari warna dari baju lain luntur dan terkena pakaian putih.
    2. Pisahkan pakaian yang sangat kotor dengan yang tidak terlalu kotor, agar nodanya tidak berpindah dari satu pakaian ke yang lain di dalam mesin cuci. Rendam terlebih dahulu pakaian putih yang sangat kotor dengan penghilang noda sebelum dicuci dalam mesin cuci.
    3. Jangan terlalu banyak memasukkan pakaian ke dalam mesin cuci, hal ini agar pakaian masih dapat ruang di dalam mesin cuci dan kotoran dapat luntur dengan mudah. Disarankan untuk tidak mengisi pakaian lebih dari 3/4 drum mesin cuci.
    4. Perlu diingat untuk selalu mengikuti dosis yang disarankan deterjen yang kamu pakai.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Islam Anjurkan Rumah Punya ‘Ruang Lesehan’, Begini Alasannya



    Jakarta

    Sering kali terlihat dekorasi interior ala Arab menggunakan permadani dan bantal di lantai alias lesehan.

    Ternyata kebiasaan ini tidak hanya terpaut tradisi Arab saja, tetapi juga merupakan anjuran bagi muslim untuk duduk, tidur, bahkan makan di lantai.

    Hal tersebut merupakan sunnah, yakni perbuatan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW. Perbuatan dan gaya hidup Nabi SAW menjadi panduan dan anjuran bagi umat Islam untuk mengikuti kebiasaannya.


    Melansir dari laman Home Synchronize, banyak keluarga muslim yang memilih untuk duduk di lantai dengan dilengkapi karpet dan bantal.
    Diketahui Nabi SAW kerap kali duduk, makan, dan tidur lesehan di lantai. Namun, bukan berarti tidak boleh ataupun dilarang adanya kursi di rumah seorang muslim.

    Hal tersebut terinspirasi dari cara makan Nabi SAW yang selalu makan dengan lesehan di lantai.

    Sebagaimana hadis riwayat Al-Bukhari No. 5415 dari Sayyidina Anas Anas Radhiyallahu anhu yang mengatakan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah makan di atas meja makan dan tidak pula di atas sukurrujah.

    Selain itu, Nabi SAW juga duduk dengan tawadhu’, yakni duduk di atas kedua lututnya atau di atas punggung kedua kaki atau berposisi dengan kaki kanan ditegakkan dan duduk di atas kaki kiri. Hal ini juga sesuai dengan posisi duduk Nabi SAW yang diriwayatkan dalam hadis.

    “Aku tidak pernah makan sambil bersandar, aku hanyalah seorang hamba, aku makan sebagaimana layaknya seorang hamba dan aku pun duduk sebagaimana layaknya seorang hamba.” [HR. Al-Bukhari no. 5399].

    Lebih lanjut, kebiasaan lesehan terinspirasi dari cara tidur Nabi SAW yang kerap terlihat tertidur di berbagai tempat, termasuk di lantai.
    ‘Abbad bin Tamim dari pamannya meriwayatkan ia pernah melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidur terlentang di masjid dalam keadaan meletakkan satu kaki di atas lainnya berdasarkan HR. Bukhari No. 475 dan Muslim No. 2100.

    Meski demikian, tidak berarti ada larangan menggunakan kasur. Sebab, Nabi SAW juga tidur di tempat tidur, matras, tikar, lantai, bahkan terkadang di atas pasir atau jubah hitam.

    Adapun matras Nabi SAW terbuat dari kulit yang diisi dengan sabut ataupun beralaskan wol kasar yang dilipat dua.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Posisi Penempatan Pintu dan Jendela yang Baik Menurut Ajaran Islam



    Jakarta

    Bagi umat Muslim yang baru akan membangun rumah dan ingin menerapkan desain yang dianjurkan dalam Islam, kamu bisa menggunakannya pada saat memasang pintu dan jendela.

    Seperti yang diketahui, pintu adalah akses utama masuk ke rumah. Sementara jendela merupakan akses untuk mendapatkan cahaya alami dari matahari dan jalur sirkulasi udara apabila nantinya pintu ditutup.

    Menurut IslamiCity, yang dikutip pada Rabu (13/3/2024), terdapat panduan untuk merancang meletakkan pintu dan jendela yang baik di rumah di rumah sebagai berikut.


    Ketentuan Pintu yang Baik Menurut Islam

    Sebagai jalan utama masuk ke dalam rumah, sebaiknya posisi pintu tidak memperlihatkan isi keseluruhan rumah. Lebih baik pintu dihadapkan ke ruang tamu atau ruang depan. Lalu dari ruang tamu tersebut terdapat sekat berupa dinding atau lemari untuk mencegah interior di dalam rumah terlihat dari luar.

    Selain itu, buat pintu rumah tidak bersebelahan dengan pintu tetangga. Apabila pintu tetangga berada di sebelah kiri, maka kamu bisa membuatnya di tengah atau ikut di kiri. Hal ini juga berlaku bagi hunian di lingkungan yang padat atau apartemen.

    Ukuran pintu juga sebaiknya tidak terlalu besar. Jika ukurannya terlalu besar, kamu bisa membuatnya menjadi dua pintu. Sebagai unsur dekoratif agar pintu tidak terlihat monoton, kamu boleh menghias pintu depan dengan kaligrafi bertuliskan salam, doa, atau ayat-ayat al-Qur’an.

    Hindari mengukir pintu dengan gambar manusia atau hewan seperti bentuk kepala hewan atau bagian tubuh manusia yang dibuat dengan detail. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW dalam sebuah Hadits riwayat HR Ahmad, At-Tirmidzi, dan Ibnu Hibban.

    “Sesungguhnya malaikat tidak memasuki suatu rumah yang di dalamnya ada anjing dan gambar timbul (relief).”

    Sebagai tambahan kamu juga bisa melengkapi pintu dengan alat yang memudahkan tamu untuk memanggil penghuni rumah seperti bel.

    Ketentuan Desain Jendela Menurut Islam

    Hal penting yang perlu diperhatikan dari pemasangan jendela adalah fungsinya dapat melindungi privasi penghuninya. Desain yang disarankan adalah tidak perlu membuat jendela terlalu besar terutama yang langsung menghadap ke arah jalan dan bisa dilihat orang lain.

    Ketinggian jendela yang dianjurkan adalah di atas mata, tetapi masih mudah untuk dibuka atau ditutup. Menggunakan kaca buram dan semi-buram seperti kaca film diperbolehkan untuk keamanan dan kenyamanan penghuninya. Kamu juga boleh menambahkan balok di atas kusen sebagai penyangga yang biasa disebut balok latei.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Ampuh Mengusir Tawon yang Bersarang di Rumah, Gunakan Bahan Ini


    Jakarta

    Tawon termasuk serangga yang senang menyengat jika merasa terganggu. Binatang ini terbilang cukup berbahaya bagi manusia, tetapi tak jarang tawon bersarang di dalam maupun di sekitar rumah.

    “Tawon menimbulkan bahaya yang signifikan, karena satu tawon atau sekelompok besar tawon dapat membahayakan atau bahkan berakibat fatal bagi individu dan hewan peliharaan yang sensitif,” ujar Ray Hess, ahli pengendalian hama, dikutip dari laman Real Simple.

    “Tidak seperti lebah madu, alat penyengatnya tidak berduri, sehingga memungkinkan mereka (tawon) menyengat berulang kali,” lanjutnya.


    Jika tawon membuat sarang di rumah, kamu yang hendak mengusir tawon pun jadi khawatir bakal tersengat. Lantas, bagaimana cara aman usir tawon?

    Ada lho cara efektif untuk mengusir tawon tanpa membuang sarangnya sehingga tak akan tersengat. Kamu bisa menggunakan bahan-bahan tertentu sebagai senjata utamanya. Simak cara dan bahan-bahan yang dipakai pada uraian di bawah ini.

    Cara Ampuh Mengusir Tawon

    Untuk mengusir tawon yang bersarang di rumah, kamu dapat mengikuti sejumlah bahan dan cara berikut yang dikutip dari laman Good Housekeeping. Dengan cara ini juga, serangga tersebut tidak akan datang kembali ke rumah.

    1. Semprotkan Air Sabun

    Air sabun menjadi bahan efektif untuk mengusir tawon di rumah. Untuk membuatnya, campurkan 2 sendok makan sabun cuci piring dan air ke dalam botol semprot lalu kocok sampai rata.

    Kamu bisa menyemprotkan campuran sabun dan air ini ke sarang tawon dari jarak jauh. Atau jika letak sarangnya di luar jangkauan, kamu dapat merobohkannya terlebih dulu dengan sapu. Setelah terjatuh, langsung semprotkan larutan ini ke sarangnya.

    Larutan air sabun ini ampuh karena mampu membuat tawon mati seketika dengan menyumbat pori-pori pernapasan atau spirakel mereka.

    2. Gunakan Campuran Cuka dan Air

    Cuka termasuk bahan yang cukup mudah ditemukan di rumah lantaran dapat digunakan untuk masak, membuat kue, hingga sebagai campuran untuk larutan pembersih. Di sisi lain, cuka bisa dipakai juga untuk mengusir tawon lho.

    Asam asetat yang dikandung cuka memiliki bau yang khas. Mencampurkannya dengan air dapat menghasilkan larutan yang efektif untuk memikat tawon serta membunuhnya.

    Campurkan cuka masak atau cuka apel, gula, dan air ke dalam mangkuk lalu aduk rata. Kemudian letakkan larutan ini di dekat sarang tawon. Nantinya, tawon bisa terperangkap dan tenggelam di larutan ini.

    3. Semprotkan Minyak Cengkeh

    Menurut sebuah penelitian, kombinasi minyak esensial cengkeh, geranium, dan serai ampuh mengusir tawon. Untuk membuat larutan pengusir tawon, kamu dapat mencampurkan beberapa tetes masing-masing minyak ini dengan sabun cuci piring, lalu masukkan ke dalam botol semprot.

    Jika hanya memiliki minyak cengkeh, kamu dapat menggunakannya sendiri. Larutkan minyak cengkeh dan sabun sedikit sabun cuci piring, kemudian aduk rata. Larutan ini juga bisa disemprotkan ke sarang tawon untuk mengusirnya.

    Aroma yang kuat dari cengkeh mampu bekerja selayaknya pengusir serangga. Dengan aromanya pula, tawon akan langsung meninggalkan sarangnya.

    4. Gunakan Cengkeh Utuh

    Selain minyak esensialnya, cengkeh utuh juga dapat dimanfaatkan lho. Kamu dapat meletakkan atau menggantungkan biji cengkeh ini di dekat sarang atau di area yang kerap dilalui tawon.

    Caranya dengan memasukkan beberapa cengkeh utuh ke dalam kantong plastik atau tempelkan cengkeh ke dalam lemon lalu letakkan atau gantungkan di lokasi yang strategis.

    5. Taburkan Bedak Bayi

    Bedak bayi dapat digunakan juga untuk mengusir tawon dari sarangnya. Serangga ini tidak menyukai aroma dari bedak bayi sehingga dapat membuatnya kabur.

    Kamu dapat menaburkan bedak bayi di sarang tawon atau menaburkannya di area yang sering serangga ini datangi.

    Selain sejumlah cara di atas, kamu juga dapat menutup rapat tong sampah maupun tempat daur ulang sampah yang ada di sekitar rumah. Bahan makanan juga harus ditutupi karena serangga penyengat ini menyukai makanan yang manis-manis.

    (azn/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Siapkan Duit Segini Kalau Mau Bangun Rumah Tipe 21, 36 dan 45



    Jakarta

    Membangun rumah impian tidak bisa dilakukan hanya semalam, perlu banyak pertimbangan dan perencanaan yang matang. Salah satunya adalah soal biaya. Perencanaan biaya yang baik akan membuat kamu terhindar dari biaya yang tidak diperlukan.

    Saat membuat perencanaan biaya, kamu harus memikirkan banyak aspek mulai dari bahan bangunan, luas rumah, dan bahkan biaya tukang.

    Dalam sebuah wawancara dengan detikProperti beberapa waktu lalu, Profesional Kontraktor PT.Gaharu Kontruksindo Utama Panggah Nuzhul Rizki mengatakan bahwa biaya pembangunan rumah biasanya sekitar Rp 4-5 juta per meter persegi di daerah Jabodetabek, tapi bisa juga berubah tergantung bahan yang dipilih.


    Dengan harga tersebut, kamu sudah bisa memilih beberapa tipe rumah yang dilengkapi dengan 2 kamar tidur, 1 kamar mandi, dan dapur.

    Jangan lupa juga untuk mempertimbangkan harga instalasi listrik yang berkisar di harga Rp 400.000, dan juga dana darurat sekitar 10-15% dari total biaya jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

    Untuk kamu yang sedang dalam proses perencanaan pembangunan rumah, ini perkiraan biaya yang perlu kamu siapkan untuk membangun rumah sesuai tipe bangunannya:

    Rumah Tipe 21

    Rumah tipe 21 memiliki luas bangunan yang hanya 21 meter persegi, dengan dimensi 3 x 7 meter, 5,25 x 4 meter, dan 6 x 3,5 meter. Dengan luas dan dimensi tersebut, rumah tipe 21 ini bisa dikategorikan sebagai rumah yang kecil.

    Biaya Konstruksi 21 x Rp 4-5 Juta : Rp 84-105 Juta
    Biaya Instalasi Listrik : Rp 400 ribu
    Biaya Tak Terduga 10% x (Biaya Konstruksi + Biaya Instalasi) = 10% x Rp 84,4-105,4 Juta : Rp 8,4-10,5 Juta
    Total : Rp 92,8-116 Juta

    Rumah Tipe 36

    Rumah dengan tipe 36 dibangun dengan dimensi 6 x 6 meter atau 9 x 4 meter. Biasanya rumah tipe ini cocok untuk keluarga kecil atau pasangan yang baru menikah.

    Biaya Konstruksi 36 x Rp 4-5 Juta : Rp 144-180 Juta
    Biaya Instalasi Listrik : Rp 400 ribu
    Biaya Tak Terduga 10% x (Biaya Konstruksi + Biaya Instalasi) = 10% x Rp 144,4-180,4 Juta : Rp 14,4-18 Juta
    Total : Rp 158,8-198,4 Juta

    Rumah Tipe 45

    Rumah tipe 45 umumnya dibangun dengan dimensi 6 x 7,5 meter dan sudah mulai memasuki segmen middle-low.

    Biaya Konstruksi 45 x Rp 4-5 Juta : Rp 180-225 Juta
    Biaya Instalasi Listrik : Rp 400 ribu
    Biaya Tak Terduga 10% x (Biaya Konstruksi + Biaya Instalasi) = 10% x Rp 180,4-225,4 Juta : Rp 18-22,5 Juta
    Total : Rp 198,4-247,9 Juta

    Perlu diingat bahwa perkiraan harga tersebut belum mencakup harga tanah, ya. Jadi kamu perlu menambahkan harga tanah yang kamu beli sesuai dengan harga pasar agar bisa mendapatkan perkiraan biaya bangun rumah untuk tipe 21, 34, dan 45 dengan lebih tepat.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Begini Cara Merawat Sutil Kayu Agar Tetap Bersih dan Awet


    Jakarta

    Sutil kayu merupakan salah satu peralatan dapur yang sering digunakan. Di berbagai marketplace harganya cukup terjangkau, yakni mulai dari Rp 10 ribuan saja.

    Meski dapat dibeli dengan harga yang murah, sutil kayu tetap perlu dirawat dengan baik. Sebab, kalau sudah menghitam dan berjamur tentu akan terlihat jelek sekaligus tak bisa digunakan untuk makanan.

    Namun jangan khawatir, sebenarnya merawat sutil kayu terbilang mudah. Cara membersihkan sutil kayu pun juga gampang, namun tidak bisa dilakukan secara asal.


    Lantas, bagaimana cara merawat sutil kayu agar tetap bersih dan awet? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Cara Membersihkan Sutil Kayu

    Perlu diketahui bahwa sutil kayu dapat menyerap segala jenis minyak dan bau. Bahkan kalau tak segera dibersihkan, alat ini bisa menjadi tempat berkembangnya bakteri dan kuman.

    Oleh sebab itu, setelah menggunakan sutil kayu pastikan selalu dibersihkan dengan benar. Pastikan juga tidak ada lagi sisa-sisa makanan yang menempel.

    Mengutip laman The Spruce, berikut sejumlah cara membersihkan sutil kayu dengan benar:

    1. Cuci dengan Sabun Lembut

    Cara yang pertama adalah mencuci sutil kayu dengan sabun lembut. Sebab, sutil kayu rawan retak dan menimbulkan bercak noda.

    Untuk itu, disarankan menyuci sutil kayu dengan sabun lembut. Selain itu, gunakan air hangat dan spons non-abrasif setelah digunakan.

    2. Bilas dan Keringkan dengan Benar

    Membersihkan sutil kayu juga tak bisa sembarangan. Pastikan menggunakan air yang mengalir secara pelan, jangan terlalu kencang.

    Lalu, bersihkan sutil kayu dari sisa-sisa makanan yang masih menempel secara perlahan hingga bersih. Jika sudah, lap sutil kayu dengan kain microfiber, kemudian diamkan sampai kering. Setelah itu, sutil kayu dapat digunakan kembali.

    Sedikit informasi dari Ideal Home, ketika mengeringkan sutil kayu hindari menaruhnya di tempat yang terkena sinar matahari langsung atau dekat dengan sumber panas. Soalnya, sutil kayu bisa melengkung dan retak.

    Tips Merawat Kayu Sutil Agar Awet

    Agar tetap bisa digunakan kembali, berikut sejumlah tips merawat kayu sutil dengan baik dan benar:

    1. Segera Cuci Setelah Dipakai

    Jangan biarkan sutil kayu kotor dalam waktu lama. Jika sudah selesai digunakan namun belum sempat membersihkannya, biarkan sutil kayu terendam dalam air hangat. Usahakan jangan biarkan sutil kotor lebih dari 30 menit.

    2. Letakkan pada Posisi Berdiri

    Cara selanjutnya adalah dengan meletakkan sutil kayu dalam posisi berdiri. Hal ini demi mencegah kotoran yang menempel pada permukaan lainnya.

    “Menempatkan sutil kayu dalam posisi tegak daripada datar akan meningkatkan aliran udara dan mencegah kayu mengembang dan retak,” kata CEO dan pendiri perusahaan pembersih Daily Poppins, Nigel Bearman dikutip dari Ideal Home.

    3. Gosok dengan Minyak

    Agar sutil kayu tetap terlihat bagus, disarankan menggosoknya dengan minyak untuk makanan secara rutin. Hal ini dilakukan agar sutil kayu lebih tahan lama dan tidak mudah retak.

    Oh ya, pastikan minyaknya aman untuk makanan dan biarkan hingga benar-benar kering sebelum menggunakan sutil kayu untuk memasak.

    4. Jangan Dimasukkan ke Mesin Pencuci Piring

    Hindari memasukkan sutil kayu ke dalam mesin pencuci piring atau dishwasher. Panas tinggi dan bahan kimia keras dapat membuat tekstur sutil menjadi kasar, mengubah warna, hingga membuatnya kering.

    Itu dia cara membersihkan dan merawat sutil kayu agar tetap awet dan terlihat bagus. Semoga artikel ini dapat membantu detikers.

    (ilf/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Abaikan! 6 Tanda Rumah Perlu Renovasi


    Jakarta

    Merawat rumah adalah hal yang sangat penting dilakukan oleh setiap pemilik rumah untuk menjaga rumah tetap nyaman dan bebas dari masalah. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk merawat rumah mulai dari hal yang sederhana seperti menjaga kebersihan rumah hingga renovasi rumah.

    Tapi, kapan waktu yang tepat untuk merenovasi rumah? Kamu bisa melakukan renovasi pada rumah ketika rumah mulai terasa tidak nyaman dan muncul tanda-tanda masalah di rumah yang perlu diatasi. Melansir dari laman Architecture Beast, berikut adalah 6 tanda rumah kamu perlu renovasi.

    1. Atap atau Genteng Bocor

    Atap atau genteng yang bocor adalah salah satu tanda besar rumah kamu perlu renovasi. Biasanya, kebocorannya ditandai dengan bintik-bintik air di langit-langit. Umumnya genteng memang harus diganti setiap 30 tahun sekali, tapi jika sudah banyak genteng kamu yang bocor kamu perlu segera memperbaikinya. Dalam beberapa kasus, atap yang bocor bisa menjadi pertanda adanya masalah yang lebih serius, sehingga perlu untuk segera dilakukan renovasi pada atap.


    2. Perlu Ruang Tambahan

    Ruang tambahan diperlukan saat kamu memiliki keluarga yang sedang berkembang. Ketika anak sudah remaja, mereka akan memerlukan kamar sendiri sehingga rumah kamu memerlukan renovasi untuk ruang tambahan. Renovasi untuk menambah ruangan pada rumah juga bisa mengubah tata letak rumah kamu, jadi hal ini bisa menjadi solusi juga untuk kamu yang butuh suasana dan tampilan rumah yang baru.

    3. Perbaikan Kecil yang Terus Berulang

    Perbaikan-perbaikan kecil di rumah adalah hal yang tidak bisa dihindari. Namun, jika kamu terus-menerus memperbaiki masalah yang sama setiap saat, ini bisa menjadi tanda bahwa rumah kamu memerlukan renovasi. Selain itu, melakukan renovasi juga bisa membantu kamu menghindari biaya berulang dan menjaga rumah kamu tetap berfungsi dengan efisien.

    4. Lantai Sudah Dalam Kondisi Buruk

    Hal lain yang menandakan bahwa kamu memerlukan renovasi adalah ketika lantai menjadi bobrok. Dibandingkan dengan bagian rumah lainnya, lantai biasanya lebih tahan lama. Namun seiring berjalannya waktu, lantai juga bisa rusak dan perlu untuk diganti. Selain dari sisi fungsional, merenovasi lantai juga bisa menambah nilai estetika pada rumah.

    5. Pipa Bocor

    Ketika pipa mulai bocor, itulah saatnya kamu untuk memanggil tukang ledeng dan melakukan renovasi. Sayangnya, banyak pemilik rumah yang menunda perbaikan pipa hingga masalahnya semakin parah. Meskipun hal ini mungkin tampak tidak penting pada saat itu, pipa yang rusak dapat merusak dan membahayakan fondasi rumah kamu.

    6. Banyaknya Rayap dan Hama

    Salah satu tanda yang tidak dapat disangkal bahwa rumah perlu renovasi adalah ketika kamu sering menemukan bukti adanya serangan rayap, terutama bagi kamu yang banyak menggunakan kayu sebagai furnitur rumah. Rayap dapat menyebabkan kerusakan besar pada rumah, sehingga memerlukan biaya perbaikan yang mahal. Oleh karena itu kamu harus membasmi serangan rayap terlebih dahulu sebelum memulai renovasi rumah.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Bahan Rumah Tangga Ini Bisa Dijadikan Cairan Pembersih Alami



    Jakarta

    Membersihkan rumah rasanya kurang lengkap kalau belum menggunakan cairan pembersih. Ada banyak cairan pembersih yang tersedia di pasaran yang mampu menghilangkan kotoran dan noda membandel di rumah.

    Namun, seringkali cairan pembersih seperti itu menggunakan bahan yang keras serta dapat mengganggu kesehatan manusia dan lingkungan. Sebagai alternatif, kamu bisa menggunakan cairan pembersih alami yang lebih aman serta mampu membersihkan rumah dengan maksimal.

    Melansir dari laman Better Bond Cleaning, berikut ini beberapa bahan yang bisa digunakan untuk membuat cairan pembersih alami di rumah.


    1. Cuka Putih

    Cuka putih merupakan bahan yang luar biasa sebagai cairan pembersih rumahan. Bahan ini bisa membantu menghilangkan minyak, noda membandel dan juga mendisinfeksi permukaan.

    Menariknya, cairan ini bisa digunakan sebagai pembersih gelas, logam kuningan, dan minyak. Cuka putih sangat efektif untuk membersihkan noda, tetapi disarankan agar tidak digunakan pada bahan marmer atau batu-batuan.

    2. Lemon

    Lemon sebagai buah sitrus mampu menghilangkan kotoran, debu, bakteri, dan noda di lantai dan permukaan keras lainnya. Kamu bisa mencampurkan jus lemon dan garam untuk menggosok permukaan menjadi kinclong.

    Sementara untuk keran, buah lemon bisa digosokkan ke permukaan kotor dan dibiarkan selama enam jam sebelum dibersihkan dengan kain basah. Selain itu, lemon juga dapat menjadi pewangi alami tempat sampah, cukup dengan meletakan separuh belahannya.

    3. Soda Kue

    Soda kue merupakan bahan pembersih alami yang lembut tetapi mampu membersihkan kotoran dengan mudah. Selain digunakan sendirian, bahan ini dapat ditambahkan ke banyak bahan pembersih lainnya.

    Soda kue boleh digunakan untuk membersihkan oven, microwave, dan talenan untuk menghilangkan noda dan kotoran. Sebab, bahan tersebut tergolong aman, terlebih karena merupakan bahan makanan.

    4. Boraks

    Boraks memang salah satu bahan serba guna yang sangat bermanfaat untuk urusan rumah tangga. Salah satunya sebagai bahan pembersih yang bisa digunakan untuk banyak permukaan. Meski mengandung berbagai unsur kimia, bahan ini masih tergolong sebagai pembersih alami.

    Sebab, boraks bertindak sebagai buffer namun menjaga pH stabil untuk memberikan hasil pembersihan yang aman dan sehat. Untuk membersihkan kloset kamar mandi, tuangkan setengah gelas boraks lalu biarkan semalaman.

    Lalu, kamu bisa menyikatnya di pagi hari untuk menghilangkan kotoran dan noda membandel. Sementara untuk wastafel dapur yang berminyak, cukup dengan mendiamkan taburan bokas selama 15 menit sebelum dibersihkan.

    5. Garam

    Garam sebagai barang yang wajib ada di rumah ternyata bisa sangat membantu membersihkan rumah. Kamu dapat menyikat ubin, lantai, atau permukaan keras lainnya dengan taburan garam. Untuk hasil lebih maksimal, campurkan garam dengan air panas sebagai cairan pembersih.

    Itulah bahan-bahan yang bisa digunakan sebagai cairan pembersih alami untuk membuat rumah menjadi kinclong dan sehat bagi keluarga maupun lingkungan. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com