Author: Gak Ganti Gambar

  • Mau Beli Dishwasher? Kenali Jenis dan Cara Pemakaiannya Dulu


    Jakarta

    Memiliki dapur modern akan lebih keren jika peralatannya juga modern. Salah satunya adalah dishwasher atau alat pencuci piring otomatis. Mencuci piring bisa lebih mudah menggunakan alat ini.

    Tapi sebelum membeli dishwasher, kamu sebaiknya membaca artikel ini terlebih dahulu untuk tahu jenis dan cara pemakaiannya.

    Jenis-jenis Dishwasher

    Jenis dishwasher bisa dibedakan berdasarkan sistem instalasinya. Pada jenis standar, biasanya dishwasher disambungkan secara permanen ke pipa air. Tapi kini juga ada dishwasher portabel yang hanya membutuhkan keran wastafel.


    Berikut ini jenis-jenis dishwasher yang dikutip dari situs Whirlpool:

    1. Permanen atau Bawah Meja

    Mesin pencuci piring built-in (permanen) atau under counter (bawah meja) adalah jenis dishwasher yang paling umum. Jenis ini biasanya ada dua ukuran berbeda, yaitu berukuran 24 inci dan 18 inci.

    Dishwasher ini memiliki kelebihan, yaitu tidak membutuhkan ruang konter dan ruang lantai yang digunakan pun minimal. Fitur dishwasher ini biasanya lebih banyak, seperti pengaturan pencucian, pengeringan khusus, dan kapasitas yang lebih besar.

    Karena tidak tersambung dengan keran wastafel, maka keberadaannya tidak mengganggu fungsi wastafel jika digunakan bersamaan.

    2. Portabel

    Dishwasher portabel sangat cocok buat kalian yang tinggal di tempat tinggal kecil, seperti apartemen, kos, atau RV (rumah mobil).

    Mesin ini tidak memerlukan sambungan pipa sendiri, melainkan mengandalkan adaptor keran yang terhubung ke wastafel. Biasanya tersedia beberapa ukuran, dari 24 inci, 18 inci, hingga yang lebih kecil.

    Kelebihannya, kamu bisa membawa dishwasher ini ke mana pun. Tipe permukaan dishwasher seperti balok kayu, menjadikan dishwasher bisa digunakan sebagai meja atau fungsi lain. Selain itu, harga mesin cuci piring portabel biasanya lebih murah daripada built-in.

    3. Terintegrasi atau Siap Pakai

    Tipe ketiga juga mirip built-in. Dishwasher ini memungkinkan kamu menambahkan tampilan lebih personal ke dapur. Mesin ini siap dipasang di panel kompatibel dengan eksterior khusus yang dapat disesuaikan dengan lemari kabinet.

    Kelebihan tipe ini adalah kamu bisa menciptakan tampilan yang kohesif dengan kabinet yang ada. Model dishwasher ini membuat tampilan dapur lebih halus karena tidak berbentuk industrial. Fiturnya juga cukup banyak seperti tipe built-in.

    Cara Pemakaian Dishwasher

    Cara pemakaian dishwasher bisa dibagi menjadi tiga, yaitu cara memasukkan piring ke dishwasher, cara menjalankan mesin, dan cara membersihkan dishwasher. Berikut ini cara pemakaian dishwasher yang dikutip dari situs IFB:

    Memuat Piring ke Dishwasher

    Yang pertama, kalian harus tahu bagaimana cara memasukkan atau memuat piring dan peralatan lain ke dishwasher.

    1. Bilas Peralatan

    Sebelum memasukkan ke dishwasher, buang terlebih dahulu sisa makanan dan bilas sedikit dengan air untuk memastikan tidak ada makanan yang menempel. Sisa makanan nantinya bisa menyumbat, seperti sisa makanan di saluran wastafel.

    2. Masukkan ke Rak Bawah

    Rak dishwasher bagian bawah sebaiknya digunakan untuk peralatan yang lebih besar, seperti wajan, panci, dan piring besar.

    Letakkan piring di tempat piring. Letakkan secara terbalik agar air bisa terbuang habis, dan hadapkan ke nosel semprotan agar lebih optimal.

    Piring baja tahan karat India (yang ujungnya lebih besar) harus ditempatkan di rak bergantian agar air bisa mengalir di kedua sisinya.

    Peralatan perak dan baja tahan karat jangan sampai bersentuhan, karena bisa menimbulkan reaksi kimia selama pencucian piring.

    3. Masukkan ke Rak Atas

    Rak dishwasher bagian atas digunakan untuk peralatan yang lebih kecil, seperti mangkuk, mug, cangkir, gelas, dan piring kecil. Peralatan ini juga harus diletakkan terbalik dan miring agar terkena air secara menyeluruh.

    Jika ada tempat khusus sendok dan garpu, letakkan di sana. Namun jika tak ada, letakkan di rak paling atas.

    4. Pakai Deterjen dengan Benar

    Gunakan deterjen khusus yang direkomendasikan. Gunakan dengan takaran yang pas sesuai petunjuk pemakaian. Jangan menambahkan takaran meskipun piring lebih kotor dari biasanya, karena dikhawatirkan menyisakan residu di piring.

    Pakai juga garam pencuci piring sesuai petunjuk. Jika menggunakan tablet dishwasher, gunakan hanya satu tablet untuk setiap kali pencucian. Jangan pernah memakai sabun cuci piring biasa di dishwasher.

    5. Tips

    • Baca petunjuk pemakaian tentang bahan-bahan peralatan yang tidak boleh dipakai, misalnya kayu, plastik casserole, aluminium, tembaga, perak, emas, dan perunggu.
    • Masukkan alat-alat ringan dengan hati-hati karena bisa bergeser dan merusak alat lain.
    • Jangan memasukkan peralatan masak antilengket, kecuali ada label bahwa peralatan tersebut aman untuk dicuci di dishwasher.
    • Jangan membebani dishwasher secara berlebihan.

    Menjalankan Dishwasher

    Setelah memasukkan piring dan peralatan lain dengan benar, sekarang adalah cara menjalankan dishwasher.

    1. Pilih Siklus Paling Ringan

    Sebisa mungkin, gunakan siklus pencucian paling ringan, seperti mode pencucian ramah lingkungan atau pencucian cepat. Siklus ringan lebih menghemat energi dan membutuhkan lebih sedikit air.

    2. Jalankan Siklus Intens untuk Peralatan Kotor

    Untuk mencuci peralatan lebih kotor, gunakan siklus pencucian piring yang lebih intensif agar lebih optimal. Piring dengan noda membandel mungkin memerlukan program pencucian berat atau pencucian dengan suhu tinggi.

    3. Program Kering

    Program kering digunakan jika peralatan harus segera digunakan. Tapi jika tidak terburu-buru, lebih baik diamkan agar kering sendiri agar hemat listrik.

    4. Tips

    • Gunakan opsi ‘Half Load’ jika mesin berisi sedikit piring.
    • Peralatan akan mengering lebih baik di dalam dishwasher jika menggunakan rinse aid.
    • Tidak menggunakan rinse aid dapat menyebabkan noda air/bekas putih pada peralatan dan pengeringan kurang baik.
    • Salah memilih program bisa mempengaruhi hasil pencucian dan pengeringan.

    Membersihkan Dishwasher

    Kamu harus membersihkan dishwasher secara teratur. Caranya adalah seperti ini:

    1. Bersihkan Bagian Luar Dishwasher

    Yang pertama, bersihkan dulu bagian luar dishwasher. Bersihkan noda makanan, bekas jari, noda air, dll. Gunakan air sabun dan spons atau pembersih peralatan serbaguna.

    Namun, jangan semprotkan pembersih peralatan/pembersih kaca langsung ke arah dishwasher agar tidak merusak komponen elektronik. Semprotkan ke kain, handuk lap atau tisu, baru usap ke mesin.

    2. Bersihkan Filter

    Bersihkan juga filter. Bagian ini sangat penting untuk menghindari penyumbatan pada saluran pembuangan. Filter bawaan ini biasanya terletak di dekat rak bawah yang berfungsi mencegah sisa makanan besar menyumbat saluran.

    Jika dishwasher digunakan teratur, kamu harus membersihkan filter setidaknya 1-2 kali sebulan. Kotoran di filter bisa menimbulkan bau tak sedap.

    3. Bersihkan Aksesori dan Komponen

    Lepas komponen yang dapat dilepas, lalu cucilah di wastafel. Jika cukup kotor, bersihkan dengan sikat atau spons agar minyak dan lemak hilang.

    4. Bersihkan Secara Keseluruhan

    Gunakan kain atau tisu basah untuk menyeka sisa makanan, kotoran, dan debu dari bagian dalam dan bawah dishwasher.

    Kemudian letakkan cuka putih ke dalam cangkir atau mangkuk yang aman untuk dishwasher di rak paling atas, jalankan siklus terpanas dengan program pengeringan, biarkan mengering dengan sendirinya.

    Setelah siklus pembersihan berakhir dan mesin pencuci piring dikeringkan dengan udara, seka bagian dalamnya dengan kain lembut atau tisu dapur.

    5. Tips

    • Gunakan pengharum dishwasher berbahan alami dan aman untuk menghindari dan menghilangkan bau tak sedap.
    • Jika paking karet berjamur atau berlumut, lihat buku petunjuk untuk membersihkannya.
    • Beberapa pembersih dapat merusak paking.
    • Jangan gunakan pemutih untuk membersihkan dishwasher baja tahan karat karena akan merusaknya.

    Itulah tadi hal-hal yang harus kamu ketahui sebelum membeli dishwasher, mulai dari jenis, cara pemakaian, serta tipsnya.

    (bai/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada, Ini 5 Tempat Persembunyian Tikus di Rumah


    Jakarta

    Keberadaan tikus di rumah tentunya dapat mengganggu kenyamanan penghuninya. Tak hanya itu, tikus juga berpotensi menimbulkan berbagai penyakit karena membawa bakteri dan virus.

    Maka dari itu, tentunya keberadaan tikus perlu dibasmi. Untuk membasminya, kamu harus tahu di mana tikus-tikus itu berada.

    Ternyata, ada beberapa lokasi favorit tikus untuk bersembunyi di rumah. Dilansir dari Pest Control Weekly, Sabtu (23/3/2024), berikut ini tempat persembunyian tikus di rumah.


    Garasi

    Garasi merupakan salah satu tempat persembunyian favorit tikus. Setelah masuk garasi, tikus bisa menggigit apapun yang ditemukan, misalnya kabel pada mobil.

    Dapur

    Dapur juga menjadi tempat sembunyi yang disukai tikus. Hal itu karena tikus menyukai makanan.

    Biasanya tikus masuk ke dapur melalui dinding yang terbuka atau lubang lainnya. Periksa beberapa bagian di dapur, misalnya tempat penyimpanan makanan, wastafel, atau kabinet.

    Di Dalam Furnitur

    Tikus suka bersembunyi di balik perabotan atau furnitur. Apalagi furnitur di tempat yang cukup jarang dikunjungi, misalnya di loteng atau ruang bawah tanah. Tikus yang bersembunyi dibalik perabotan biasanya mulai menggerogoti barang-barang yang disimpan di sana.

    Di Bawah Wastafel

    Tikus sangat menyukai tempat di bawah wastafel karena adanya sisa makanan dan air. Kalau ada air menetes di bawah wastafel, bisa saja tikus berada di sana karena hal tetesan air bisa diminum oleh tikus. Maka dari itu, bersihkan bagian bawah wastafel dan tutup bukaan yang ada untuk mencegah adanya tikus.

    Celah di Atap Rumah

    Tikus merupakan pemanjat ulung dan bisa dengan mudah ke bagian atap rumahmu. Menurut American Pest Control Inc, jika ada tikus di atap rumah, bisa jadi mereka sudah bersarang di sana. Biasanya, mereka masuk ke dalam atap rumah melalui lubang di sana.

    Itulah beberapa tempat persembunyian tikus di rumah. Hati-hati ya detikers, periksa selalu keadaan rumah agar tidak diinvasi tikus.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Dinding Kamprot: Pengertian dan Cara Pembuatannya


    Jakarta

    Bagi kamu yang bosan dengan tampilan dinding yang mulus tetapi tidak ingin tambah biaya dengan pemasangan panel wall atau wallpaper, coba ubah dinding menjadi bertekstur dengan teknik kamprot.

    Dinding kamprot saat ini banyak digunakan di rumah. Dengan teknik ini bisa membuat tampilan rumah tampak estetis.

    Nah, sebelum mengetahui cara membuat dinding kamprot, sebaiknya detikers ketahui pengertian dinding kamprot terlebih dahulu. Berikut ini informasinya.


    Pengertian Dinding Kamprot

    Mengutip buku Inspirasi Desain Rumah karya Yusuf Fathur dan Sulistyo Budi Wibowo pada Sabtu (23/3/2024), teknik kamprot adalah menampilkan tekstur kasar dan rustic yang dihasilkan dari buliran pasir yang menempel pada permukaannya.

    Menurut Profesional Kontraktor dari PT Gaharu Kontruksindo Utama, Panggah Nuzhulrizky, teknik kamprot adalah memunculkan permukaan yang kasar tanpa harus diaci.

    Dalam buku Inspirasi Desain Rumah disebutkan teknik kamprot ini lebih cocok digunakan pada dinding eksterior atau di luar rumah. Panggah juga menyatakan hal yang sama, menurutnya dinding kamprot ini kurang cocok di dalam rumah karena biasanya dinding dalam rumah dibuat rapi dan bersih. Sementara dinding kamprot kerap dibuat dengan mempertahankan warna aslinya yakni warna semen tanpa dicat.

    “Kita bicara di dalam rumah, artinya semua harus rapi ya, rumah clean harus bersih gitu. Kalau yang punya rumah mau dengan tampilannya kasar dan kotor kayak gitu, kamprotan nggak masalah. Tapi sebenarnya nggak lazim gitu. Dinding kamprot itu biasanya di permukaan luar,” kata Panggah saat dihubungi oleh detikProperti pada Jumat (22/3/2024).

    Cara Pembuatan Dinding Kamprot

    Panggah memberikan 3 tips saat membuat dinding kamprot yang baik dan bisa menempel dengan sempurna.

    1. Pilih Material Bangunan yang Berkualitas

    Bahan-bahan yang digunakan saat membuat dinding kamprot terdiri dari semen dan pasir. Namun, pasir yang digunakan khusus untuk dinding bukan yang biasanya dipakai pada pembuatan beton. Lalu pilih material yang kadar lumpurnya rendah.

    “Karena kalau kadar lumpurnya tinggi, si pasir itu nanti nggak akan terlalu mengikat ke dalam dinding,” jelas Panggah.

    2. Menggunakan Penyaring Pasir dengan Jaring Diameter Kecil

    Agar tampilan teksturnya alami, seragam, dan tidak ada yang berbeda ukurannya, disarankan pakai saringan kawat pasir.

    “Jadi waktu pas dilempar ke dinding itu pakai kawat jadi kelihatan dindingnya rapi, senada semua butiran-butiran pasir dan semennya gitu,” ujarnya.

    3. Finishing

    Apabila teksturnya sudah mengeras, dinding kamprot bisa dibiarkan dengan warna abu-abu seperti warna campuran semen dan pasir. Penyelesaian jenis ini cocok untuk model rumah industrial. Namun, jika ingin dicat dengan warna yang diinginkan bisa memakai cat tembok atau cat emulsi dengan menggunakan kuas biasa.

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Bahan Alami Buat Usir Cecak dari Rumah


    Jakarta

    Cecak atau yang biasa kita sebut dengan cicak adalah binatang merayap yang biasanya hidup di dalam rumah. Biasanya cecak memakan serangga kecil, seperti nyamuk, lalat, dan sebagainya.

    Cecak memang memiliki manfaat yang baik bagi rumah, selain sebagai pembasmi serangga kecil, cecak juga sering memakan sisa remah makanan.

    Di samping itu, keberadaan cecak juga terkadang sangat mengganggu. Pasalnya, kotoran cecak sering kali menempel pada dekorasi di rumah kita, seperti foto, lukisan, pajangan, tv, dan lain-lain.


    Walaupun kotoran cecak tidak memiliki bau yang menyengat, keberadaannya ini sangat mengganggu pandangan mata. Tidak hanya itu, bila kotoran itu sudah mengering, biasanya akan meninggalkan bekas yang sulit untuk dibersihkan.

    Namun kamu tidak perlu khawatir, mengutip dari livspace.com ada beberapa cara efektif untuk membuat rumah terbebas dari cecak.

    6 Bahan Alami yang Efektif Basmi dan Cegah Cecak Masuk Rumah

    1. Cangkang/Kulit Telur

    Bila kamu mempunyai kulit telur di rumahmu, jangan dulu membuangnya. Kulit telur bisa digunakan untuk mengusir cecak dari rumah. Cecak tidak menyukai bau dari telur.

    Caranya, kamu cukup bersihkan kulit telur apapun dengan tisu atau lap, lalu simpan kulit telur tersebut pada ruangan dimana cecak sering berkumpul. Akan tetapi, harus dicatat bahwa kamu harus membuang kulit telur ini besoknya, karena kulit telur membawa penyakit yang berbahaya.

    2. Aneka Bawang

    Aroma bawang tidak disukai oleh cecak. Kamu bisa coba untuk menaruh irisan bawang pada ruangan yang biasa dipakai oleh cecak untuk berkumpul.

    3. Bubuk Kopi

    Aroma kopi yang kuat tidak disukai oleh cecak, kamu bisa menebarkan bubuk kopi pada titik tertentu atau mencampurkannya dengan air lalu disemprotkan.

    4. Cabai

    Kamu bisa membuat cairan dari cabai untuk disemprotkan pada cecak. Bila kamu merasa hal ini terlalu kejam, kamu cukup lakukan dengan menggantung cabai pada area yang sering dikunjungi cecak. Aroma dari cabai tidak disukai oleh cecak.

    5. Kapur Barus

    Selain bisa mengusir cecak, kapur barus juga bisa mengusir beberapa serangga kecil lainnya. Namun, kamu harus berhati-hati saat meletakkan kapur barus, kamu harus jauhkan kapur barus dari jangkauan anak kecil dan hewan peliharaan.

    6. Air Dingin

    Cecak termasuk ke dalam golongan hewan reptil. Tidak seperti mamalia, reptil tidak bisa mengatur suhu tubuhnya sendiri, sehingga cecak tidak tahan terhadap suhu rendah.

    Kamu bisa menyemprotkan air dingin pada cecak, jika air dingin mengenai tubuh cicak, biasanya cecak akan tidak bisa bergerak. Setelah itu kamu bisa menangkapnya dan memindahkannya keluar rumah.

    Itulah beberapa bahan alami yang bisa kamu pakai untuk mengusir dan mencegah cecak untuk masuk ke dalam rumah. Tapi sebaiknya kamu tidak mengusir semua cecak ya teman-teman, karena mereka bisa membantu rumah agar bebas dari nyamuk dan lalat.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati, 10 Tanaman Ini Berbahaya Bagi Hewan Peliharaan di Rumah



    Jakarta

    Tanaman adalah salah satu faktor bagus yang dapat memberi ruangan di rumahmu lebih banyak tekstur. Sayangnya, tidak semua tanaman aman bagi hewan peliharaan, seperti anjing dan kucing.

    Bagi para pemelihara hewan peliharaan, memastikan hewan favoritnya dari bahaya adalah tanggung jawab besar yang harus dihadapi. Dilansir dari Garden Design, Sabtu (23/3/2024) walaupun banyak tanaman yang aman, tapi ada juga tanaman yang bisa menyebabkan iritasi ringan sampai kematian.

    Sebelum membeli tanaman hias, cari tahu dulu tanaman tersebut tidak hanya kondisi pertumbuhannya, tapi juga keamanan bagi hewan peliharaanmu. Berikut beberapa tanaman yang berbahaya bagi hewan peliharaan.


    1. Palem Sagu

    beautiful green tropical palm tree in a potIlustrasi palem sagu Foto: Getty Images/iStockphoto/Solstizia

    Palem sagu (Cycas revoluta) memiliki tampilan yang elegan, tapi seluruh bagian tanaman ini beracun jika termakan oleh hewan peliharaan, bagian yang paling beracun adalah bijinya. Nama racunnya adalah cycasin; gejala yang dapat ditimbulkan meliputi gagal hati, tinja berdarah, muntah, pendarahan internal, penyakit kuning, retensi cairan di area perut, dan kematian. Pengobatan harus secepat mungkin dilakukan melihat dari bahaya dan parahnya gejala.

    2. Tanaman Giok

    Crassula ovata, known as lucky plant or money tree in a white pot in front of a window on a rainy day, selected focus, narrow depth of fieldIlustrasi tanaman giok Foto: Getty Images/iStockphoto/fermate

    Tanaman giok (Crassula ovata) atau yang juga dikenal sebagai jade plant, adalah tanaman sukulen yang ditanam sebab daunnya tebal dan tampilannya kokoh mirip pohon yang memberikan kesan eksotis. Tanaman ini diperkenalkan sebagai tanaman hias beberapa dekade lalu. Jika ada bagian tanaman yang termakan akan berbahaya bagi hewan peliharaan, tapi belum diketahui sifat racunnya. Gejala yang ditimbulkan umumnya bersifat ringan, meliputi kehilangan nafsu makan, lesu, muntah, dan yang ekstrim adalah detak jantung yang lambat atau kejang-kejang.

    3. Amarilis

    Bunga amarilis.Bunga amarilis. Foto: iStock/ballycroy

    Amarilis (Hippeastrum) memiliki batang yang kokoh dan tinggi dengan bunga berbentuk terompet besar yang tersedia dalam berbagai warna. Tanaman ini memiliki nama lain, seperti cape belladonna, naked lady, dan St Joseph lily. Tanaman ini beracun ringan sampai sedang bagi hewan peliharaan, zat beracunnya adalah lycorine. Zat ini bisa membuat air liur berlebihan, depresi, diare, hipotensi, muntah, dan tremor. Umbinya lebih beracun daripada bunga dan daunnya.

    4. Lidah Buaya

    Aloe Vera plantAloe Vera plant Foto: Getty Images/iStockphoto/bymuratdeniz

    Populer sebab banyak kegunaannya, lidah buaya (Aloe vera) adalah tanaman sukulen yang tumbuh alami di daerah tropis di seluruh dunia. Tanaman ini dibudidayakan sebagai tanaman di luar ruangan di daerah beriklim sedang, bisa juga dijadikan tanaman hias. Lidah buaya memiliki bentuk runcing dan mudah dirawat, gel yang diekstrak dari daunnya digunakan sebagai salep untuk mengobati luka bakar. Lidah buaya juga dipakai untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan lainnya.

    Aloe spp memiliki kandungan saponin, racun dengan sifat berbusa yang mirip sabun sangat bahaya bagi hewan peliharaan jika termakan. Gejalanya adalah diare, lesu, muntah, perubahan warna urin, dan terkadang tremor. Di beberapa kasus, toksisitasnya ringan sampai sedang. Namun, pada beberapa kasus ekstrim, jika tertelan bisa mengancam jiwa karena dehidrasi parah yang bisa terjadi.

    5. Ara Menangis

    Houseplant tree (ficus benjamina) in a pot isolated on a white backgroundHouseplant tree (ficus benjamina) in a pot isolated on a white background Foto: Getty Images/iStockphoto/Viorika

    Ara menangis (Ficus benjamina) adalah pohon yang biasa ditanam di Asia dan Australia. Pohon ini memiliki daun yang melengkung dengan indah, mengkilap, dan tahan di berbagai kondisi pertumbuhan. Enzim ficin beracun bagi hewan peliharaan karena terdapat di semua bagian tanaman ara menangis, zat ini bisa merusak protein pada anjing yang diperlukan untuk memperbaiki jaringan tubuh. Zat beracun lainnya adalah ficusin, bisa menimbulkan fotosiensifitas dan mengiritasi kulit saat terkena sinar matahari. Gejalanya meliputi agitasi, diare, kehilangan nafsu makan, air liur berlebihan, muntah, dan sakit mulut. Gejala kulit meliputi kemerahan, melepuh, dan peradangan. Toksisitas umumnya ringan kecuali kalau termakan dalam jumlah yang banyak.

    6. Philodendron

    Jenis philodendron.Jenis philodendron. Foto: 87 Philodendron Tampil Menawan/Yoe Kok Siong dan NS Budiana

    Philodendron adalah andalan para pecinta tanaman hias karena toleransinya pada kondisi pertumbuhan, terutama cahaya redup. Philodendron yang banyak ditanam adalah yang berdaun hati (Philodendron scandens), termasuk tanaman hias yang gampang tumbuh dan digemari sebab daunnya yang indah dan dapat merambat. Daunnya beracun bagi hewan peliharaan, bahan beracun berupa kristal kalsium oksalat dikeluarkan saat menggigit atau mengunyah bagian tanaman. Gejalanya meliputi air liur berlebihan, bengkak di mulut, nafsu makan kurang, nyeri, muntah, dan terkadang bisa terjadi penyempitan saluran napas. Toksisitasnya ringan sampai sedang.

    7. Begonia

    Begonia ,Begonia x semperflorens-cultorum or pink BegoniaBegonia ,Begonia x semperflorens-cultorum or pink Begonia Foto: Getty Images/iStockphoto/Jobrestful

    Begonia (Begonia spp) memiliki daun berbentuk hati dan tersedia dalam bermacam corak dan warna, juga bunganya yang indah. Berbahaya jika termakan, racunnya adalah kalsium oksalat yang larut, yang terpusat di umbi bawah tanah dibandingkan batang dan daunnya. Efek yang ditimbulkan umumnya ringan, misal diare, muntah, kesulitan menelan, kehilangan nafsu makan, dan air liur berlebihan.

    8. Tanaman ZZ

    Zamioculcas is a tropical perennial plant native to eastern Africa.Zamioculcas is a tropical perennial plant native to eastern Africa. Foto: Getty Images/iStockphoto/OleseaV

    Tanaman ZZ (Zamioculcas zamiifolia) memiliki daun mengkilap dan melengkung yang bisa bertahan dalam cahaya redup dan bisa tumbuh subur dalam keadaan terabaikan. Beracun karena mengandung kalsium oksalat yang bersifat toksik ringan sampai sedang. Bisa menimbulkan pembengkakan di kulit, mata, dan selaput lendir. Dalam kasus lain, bisa terjadi diare, muntah, dan sakit perut bisa sembuh dengan sendirinya.

    9. Calla Lily

    White Cala lily over dark background, beautiful white flower on black backgroundWhite Cala lily over dark background, beautiful white flower on black background Foto: Getty Images/iStockphoto/Sirirak

    Calla lily (Zantedeschia aethiopica) terkenal dengan bunganya berbentuk tabung yang cantik dan bisa ditanam sebagai tanaman outdoor maupun indoor. Berbahaya jika termakan karena mengandung kristal kalsium oksalat. Gejalanya meliputi sensasi terbakar di mulut dan tenggorokan, kesulitan menelan, dan tersedak, yang bisa bertahan sampai dua minggu. Kalau termakan dalam jumlah besar, gejalanya meliputi gagal ginjal, kejang-kejang, kesulitan bernapas, muntah, bahkan kematian. Tingkat keracunannya ringan sampai sedang.

    10. Kalanchoe

    Beautiful Kalanchoe Luciae plant in the garden under the sunBeautiful Kalanchoe Luciae plant in the garden under the sun Foto: Getty Images/iStockphoto/soniabonet

    Kalanchoe (Kalanchoe blossfeldiana) memiliki warna cerah dan daun bergigi yang menarik. Sukulen tropis ini digemari para pecinta tanaman hias sebab gampang ditanam dan toleransinya di bermacam kondisi. Semua bagiannya beracun bagi hewan peliharaan, karena mengandung glikosida. Toksisitasnya ringan sampai sedang, gejalanya meliputi diare, muntah, dan air liur berlebihan. Pada kasus ekstrim, efeknya bisa berupa detak jantung tidak normal, kejang, kelesuan, pupil mata melebar, dan tremor.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Cara Hilangkan Bau Tak Sedap di Dapur


    Jakarta

    Dapur adalah tempat untuk memproses bahan makanan. Selain itu, biasanya dapur juga dijadikan tempat untuk menyimpan bahan makanan. Akibatnya seiring berjalannya waktu, aroma dari masakan dan bahan makanan akan menumpuk di dapur.

    Aroma ini lama kelamaan akan berubah menjadi bau yang tidak sedap. Beberapa orang mungkin menyepelekan hal ini dengan alasan “Nanti juga bau lagi kalau masak”.

    Namun nyatanya bau tidak sedap ini akan memengaruhi kualitas makanan dan membuat ruangan dapur menjadi tidak nyaman ketika dipakai.


    Dikutip dari allrecipes.com, ada beberapa cara mudah untuk menjaga agar dapur tetap segar. Bila kamu penasaran, ayo simak caranya di bawah ini.

    Cara Membuat Dapur Bebas dari Bau Tidak Sedap

    1. Rebus Lemon

    Uap dari hasil rebusan lemon bisa menetralkan bau yang menyengat. Caranya, kamu bisa memotong lemon menjadi 2 bagian, atau kamu juga bisa menggunakan sisa kulit lemon juga. Lalu masukkan ke dalam air yang sudah mendidih, dan biarkan selama 10 menit.

    2. Baking Soda dan Cuka

    Jika kamu memasak makanan yang berbau menyengat, kamu bisa mencoba untuk menaruh beberapa mangkuk berisi baking soda atau cuka semalaman.

    Selain itu, kamu juga bisa merebus air baking soda atau cuka dan biarkan beberapa menit. Uap dari rebusan cuka atau baking soda bisa menetralkan bau menyengat.

    3. Kopi

    Merebus bubuk kopi dengan sedikit air bisa membantu menyerap bau tidak sedap pada ruangan dapur.

    4. Bunga Rampai Kompor (Potpourri)

    Potpourri adalah sebuah rebusan yang terbuat dari buah dan rempah-rempah wangi. Potpourri sudah biasa digunakan di luar negeri untuk membuat ruangan dapur menjadi segar.

    Caranya, kamu bisa merebus bahan sisa atau rempah-rempah yang wangi seperti kulit jeruk, kulit apel, cengkeh, batang kayu manis, rosemary, dan lainnya. Kamu juga bisa biarkan rebusan ini terus mendidih selama proses memasak.

    5. Tutup Panci/Wajan saat Memasak

    Bila kamu ingin memasak masakan yang membuat minyak terciprat kemana-mana, kamu bisa coba untuk menutupnya dengan proteksi cipratan dengan karbon aktif.

    Selain untuk menjaga agar minyak tidak mengotori dapur, lapisan karbon aktifnya juga bisa menyerap bau tidak sedap.

    6. Bersihkan Wastafel

    Biasanya wastafel adalah sumber utama bau tidak sedap pada dapur. Maka dari itu kamu harus membersihkannya dengan rutin menggunakan sabun dan disinfektan.

    7. Buka Jendela dan Ventilasi

    Cara ini sudah sangat jelas ya, dapur yang tertutup pasti akan membuat bau tidak sedap menumpuk. Maka dari itu kamu harus perhatikan sirkulasi udara pada dapurmu.

    8. Gunakan Air Purifier

    Cara yang terakhir adalah menggunakan air purifier. Air purifier sudah sangat dikenal dapat menyaring udara dari debu, asap, serbuk sari, bulu hewan peliharaan, dan bau yang menyengat.

    Walau demikian, jika kamu memasang air purifier pada ruangan dapur, kamu harus rutin untuk mengganti filternya dan biayanya tidak murah.

    Itulah 8 cara untuk menjaga agar dapur di rumahmu tetap segar dan tidak bau. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Membersihkan Kasur yang Terendam Banjir Tanpa Dijemur


    Jakarta

    Saat terjadi banjir, barang yang berat di rumah seperti kasur, sulit untuk dipindahkan ke tempat aman. Kasur yang memiliki kerangka dari besi dan kayu dengan tambahan busa atau lateks pada bagian atasnya tidak bisa terkena air terlalu lama apalagi seperti banjir yang airnya menggenang.

    Air dapat menyebabkan korosi pada besi dan keropos pada kayu. Selain itu, bekas air bisa meninggalkan bekas pada permukaan kasur. Langkah yang bisa dilakukan untuk mengurangi kerusakan adalah dengan melapisi dengan plastik saat air masih rendah dari kaki sampai ke bagian atas.

    Namun jika kamu tidak memiliki waktu untuk memasang plastik pelindung, kamu tetap bisa membersihkannya setelah air surut. Berikut ini tipsnya.


    Cara Membersihkan Kasur yang Terendam Banjir

    1. Keringkan Kasur

    Kasur yang permukaannya lembap perlu dikeringkan terlebih dahulu. Kamu bisa keringkan pakai handuk, kain bersih, atau penyedot kotoran cair untuk mengurangi air yang terserap. Mengutip dari detikHealth pada Sabtu (23/4/2023), kamu juga bisa menggunakan soda kue yang ditabur di permukaannya. Tunggu hingga beberapa jam hingga terlihat permukaannya lebih kering.

    Campuran baking soda dan cuka juga ampuh untuk kasur berbahan lateks. Masukan cairan tersebut ke botol spray dan semprot ke kain bersih. Gosok pada permukaan kasur.

    Pasang kipas atau dehumidifier untuk membantu pengeringan. Pastikan kipas angin tetap menyala selama beberapa jam atau bahkan semalaman untuk memastikan kasur benar-benar kering.

    2. Hindari Sumber Panas

    Menurut situs Ameri Sleep, kasur yang basah karena terendam banjir sebaiknya tidak langsung dijemur di bawah sinar matahari. Panas dapat menyebabkan busa dan bahan lain di dalam kasur melengkung atau berubah bentuk.

    Penggunaan pengering rambut atau setrika untuk mengeringkan kasur juga dapat merusak bahan. Selain itu, sinar matahari juga dapat mengubah warna kain kasur.

    3. Semprot Disinfektan

    Jika takut permukaan kasur berjamur, kamu bisa semprotkan disinfektan ke seluruh permukaannya sembari menunggu kasur kering. Untuk menghilangkan bau apek pada kasur, kamu bisa semprotkan pengharum pakaian.

    4. Bersihkan Kasur dengan Penyedot Debu

    Setelah kering, kamu perlu membersihkan kasur sekali lagi dengan penyedot debu. Lalu pastikan semua permukaan telah kering dan tidak bau apek. Pasang seprai seperti biasa agar tidur lebih nyaman dan bersih.

    5. Pindahkan Posisi Kasur

    Jika tahu rumahmu sering terjadi banjir, kamu bisa memindahkan posisi kasur ke tempat yang lebih tinggi atau buat lantai di bawah kasur lebih tinggi dari sekelilingnya. Kamu juga bisa mengganti kaki kasur menjadi lebih tinggi sekitar 50 cm dan jangan lepaskan plastik di kaki kasur agar tetap aman.

    Itulah beberapa cara mengeringkan kasur tanpa dijemur di bawah sinar matahari. Semoga bermanfaat!

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Ternyata Dinding Juga Perlu Dibersihkan, Begini Caranya


    Jakarta

    Tidak hanya sebagai fondasi dasar sebuah rumah, dinding juga menjadi ‘kanvas kosong’ untuk segala detail yang memikat mata, seperti deretan koleksi foto. Itu sebabnya coretan dan noda di dinding bisa sangat terlihat.

    Bekas noda yang ada di dinding biasanya selalu muncul setiap percikan air membasahi dinding saat sedang memasak atau cipratan air setelah cuci tangan. Kalau tidak dibersihkan, noda-noda ini bisa membekas dan sulit untuk dibersihkan.

    Cara Menghilangkan Debu dan Kotoran di Dinding

    Seiring berjalannya waktu, debu akan menimbun di semua perabotan rumah kita adalah hal yang wajar. Di samping itu, kamu pasti pernah melihat jejak sepatu yang menempel di dinding yang tidak enak dilihat.


    Alat dan Bahan

    1. Kain mikrofiber
    2. Sabun cuci piring yang lembut
    3. Sikat pembersih yang lembut
    4. Kemoceng

    Langkah-langkah

    1. Bersihkan dinding dengan kemoceng atau kain mikrofiber untuk menghilangkan debu, sarang laba-laba, dan partikel lainnya
    2. Bersihkan sebanyak mungkin debu dan kotoran di dinding dengan sikat pembersih, tapi jangan sampai menggores cat
    3. Gunakan campuran air hangat dan sabun cuci piring yang lembut untuk membersihkan kotoran kecil dengan cepat
    4. Celupkan kain mikrofiber ke dalam campuran tersebut dan peras dengan benar
    5. Bersihkan dinding dengan gerakan melingkar dan bilas dengan kain khusus air
    6. Lap dengan kain mikrofiber kering dan biarkan sampai benar-benar kering

    Cara Menghilangkan Noda di Dinding

    Kamu bisa menghilangkan noda membandel di dinding hanya dengan memakai larutan pembersih yang tepat. “Sebaiknya hindari penggunaan bahan pemutih pada dinding, karena dapat mempengaruhi warnanya,” kata Jennifer Parnell seperti dikutip dari Martha Stewart. “Selain itu, hindari penggunaan bahan yang bersifat abrasif, karena akan merusak lapisan dinding,” lanjutnya.

    Alat dan Bahan

    1. Pembersih ringan
    2. Kain mikrofiber
    3. Soda kue
    4. Cuka

    Langkah-langkah

    1. Gunakan pembersih lembut dengan pH netral, seperti sabun yang diencerkan dalam botol semprot, atau pembersih serbaguna alami yang tidak beracun. Pembersih kimiawi yang keras bisa mengikis cat
    2. Semprot area tersebut dan diamkan beberapa saat. Seka tiap tetesan dengan kain mikrofiber non-abrasif
    3. Bersihkan kotoran di dinding dengan lembut. Jangan menggosok terlalu kasar, karena bisa merusak cat atau finishing
    4. Gunakan cuka dan soda kue untuk noda yang lebih membandel. Takarannya tergantung seberapa banyak noda dinding kamu. Masukkan soda kue dulu lalu tambahkan air secara perlahan sampai campurannya mirip pasta, lalu tambahkan cuka
    5. Oleskan campuran tersebut ke dinding dan biarkan mengering
    6. Bersihkan campuran yang sudah kering dengan kain lembut dan ulangi sesuai hilang

    Itulah cara membersihkan dinding rumah. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Biar Nggak Tertipu, Ini 4 Tips Beli Rumah Bekas Lewat Agen


    Jakarta

    Saat tengah mencari rumah terutama bentuknya rumah bekas, kamu memerlukan informasi sebanyak-banyaknya agar jelas dan lebih yakin. Selain mengumpulkan informasi sendiri, kamu bisa meminta bantuan dari agen penjualan rumah.

    Agen penjualan ini dapat berupa lembaga penjualan rumah atau orang terdekat dari pemilik yang menjual rumahnya. Tugas mereka sebagai perantara bisa memudahkan pembeli untuk mendapatkan informasi terkait rumah yang ditawarkan.

    Meski keberadaannya sangat berguna, kamu perlu lebih cermat saat memilih agen penjualan karena ada beberapa yang berusaha menipu. Mulai dari harga yang ditinggikan, menjual properti gaib, hingga menyarankan rumah yang izin berdirinya bermasalah.


    Maka dari itu, agar terhindar dari penipuan agen penjualan yang tidak bertanggung jawab, pengamat dan ahli properti, Steve Sudijanto memberikan beberapa tips membeli rumah bekas dengan aman dari agen penjualan.

    1. Pastikan Bertemu dengan Pemilik Rumah

    Seperti yang disebutkan sebelumnya, agen penjualan tugasnya hanya sebagai perantara dan memberikan rekomendasi rumah bekas yang bisa dibeli. Saat kamu hendak melakukan survei atau menanyakan lebih detail mengenai rumah tersebut, kamu tetap perlu bertemu dengan pemiliknya.

    “Kita harus bisa bertemu dengan pemiliknya karena jangan melakukan pembayaran apapun kalau kita belum ketemu pemilik dan tidak dilakukan di depan notaris,” ujar Steve saat dihubungi detikProperti pada Sabtu (23/3/2023).

    Jika agen penjualan tidak bisa mempertemukan dengan pemilik rumah, jangan lanjutkan survei tersebut.

    2. Cek Surat Kuasa

    Jika agen penjualan tersebut tidak bisa mempertemukan kamu dengan pemilik rumah, kamu bisa meminta surat kuasa bahwa mereka menjual rumah tersebut atas sepengetahuan dari pemilik rumah.

    3. Lakukan Pembayaran di Depan Notaris

    Saat kamu sudah cocok dengan rumah bekas yang dijual dan telah bertemu langsung dengan pembelinya, kamu bisa melakukan akad pembelian bersama notaris untuk menghindari penipuan.

    “Dan pembayaran ke pemilik rumah, kepada calon pembeli itu harus di depan notaris, sekecil apapun,” jelas Steve.

    Kamu juga bisa mengajak perwakilan dari bank yang dipercaya jika pembayarannya ingin melalui KPR atau cicilan.

    “Dan yang paling aman, kalau mau KPR, kita bisa ajak orang bank. Apakah rumah itu layak untuk mendapatkan fasilitas KPR,” tambahnya.

    4. Tanyakan Kejelasan Biaya Jasa Agen

    Saat agen penjualan meminta pembayaran atas jasa mereka, kamu juga perlu melibatkan notaris di dalamnya. Terkait pembayaran yang perlu diberikan kepada agen penjualan atau negosiasi bayaran atas jasa mereka, putuskan dalam bentuk persen bukan nominal.

    Menurut Steve, nilai pembayaran dalam bentuk persentase itu lebih legitimasi hukumnya, misalnya sekitar 2-3% dipotong pajak dari harga beli rumah bekas.

    Itulah tips membeli rumah bekas yang aman. Semoga bermanfaat informasinya!

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Batang Pohon Menjalar ke Rumah Sebelah, Buahnya Hak Siapa?



    Jakarta

    Menanam pohon atau tanaman di depan rumah dianjurkan dalam Islam bahkan nilainya seperti pahala jariyah. Seperti sabda Rasulullah SAW selama penanaman pohon tersebut bermanfaat maka nilainya pahala.

    “Dari sahabat Muadz bin Anas ra, Rasulullah saw bersabda, ‘Siapa saja yang mendirikan bangunan atau menanam pohon tanpa kezaliman dan melewati batas, niscaya itu akan bernilai pahala yang mengalir selama bermanfaat bagi makhluk Allah yang bersifat rahman,’” (HR Ahmad).

    Sifatnya sebagai makhluk hidup, tanaman pasti akan terus tumbuh, membesar, dan ada pula yang berbuah seperti pohon mangga, nangka, jambu, rambutan, dan sebagainya.


    Semakin membesar, batang pohon akan menjalar kemana-mana bahkan sampai ke rumah tetangga. Khawatirnya daun kering atau buah yang sudah matang jatuh ke halaman tetangga dan mengotori halaman orang lain.

    Melansir dari detikFood, Jumat (13/10/2023), Ustadz Adi Hidayat menjelaskan pohon beserta buahnya yang masuk ke pekarangan tetangga menjadi hak bersama. Dengan kata lain, dalam Islam, buah dari pohon yang masuk ke pekarangan tetangga tersebut menjadi milik tetangga.

    Maka, ketika kamu melihat buah tersebut sudah matang, kamu bisa mengambilnya lalu memberikan kepada tetangga atau kamu memberitahu mereka untuk mengambilnya sendiri.

    Ustadz Adi Hidayat menekankan dalam kasus ini pemilik pohon dan tetangganya perlu berkabar jika buahnya dapat diambil dan halaman rumah bisa kotor karena pohon tersebut.

    “Sampaikan bahwa nanti ada buah yang jatuh di pekarangan rumah saya, saya izin memintanya, Pak. Nanti kalau daun jatuh atau ada sampai pohonnya biar saya bersihkan saja. Jadi, kita rawat bersama pohonnya,” jelas Ustaz Adi Hidayat.

    Mengutip dari detikHikmah, bahkan Rasulullah SAW bersabda jika daun atau buah dari tanaman depan rumah dicuri, kamu harus mengikhlaskan karena bernilai sedekah.

    “Dari sahabat Jabir ra, ia berkata, Rasulullah saw bersabda, ‘Tiada seorang muslim yang menanam pohon kecuali apa yang dimakan bernilai sedekah, apa yang dicuri juga bernilai sedekah. Tiada pula seseorang yang mengurangi buah (dari pohon-) nya melainkan akan bernilai sedekah bagi penanamnya sampai hari Kiamat,’” (Imam Zakiyuddin Abdul Azhim Al-Mundziri, At-Targhib wat Tarhib minal Haditsisy Syarif, [Beirut, Darul Fikr: 1998 M/1418 H], juz III, halaman 304).

    Apabila batang-batang pohon yang menjalar tersebut dikeluhkan oleh tetangga, maka kamu harus memotongnya. Bahkan hukumnya jika pemilik pohon tidak mau memotong batang pohon tersebut tetangga boleh memotongnya sendiri.

    “Jika dahan pohon atau akarnya menjalar ke tanah tetangga maka pemiliknya dipaksa untuk memindahnya. Jika ia enggan melakukan maka tetangganya (pemilik tanah) boleh memindahkannya kemudian memotongnya walaupun tanpa seizin hakim, sebagaimana penjelasan dalam Tuhfah. (Abdurrahman Ba’alawi, Bugyah, halaman 142 dalam kitab Az-Zawajir).

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com