Author: Gak Ganti Gambar

  • Ini Alasan Kamu Harus Pakai Tangga Beton Daripada Tangga Kayu di Rumah


    Jakarta

    Tangga merupakan fitur penting dalam rumah yang memiliki lantai bertingkat. Tangga menjadi akses penghubung antara satu lantai ke lantai lainnya.

    Ada beragam material lantai yang biasanya digunakan. Hal ini bisa disesuaikan dengan konsep yang diusung pada rumah. Material tangga yang populer adalah tangga beton dan tangga kayu.

    Lantas, manakah yang lebih baik di antara keduanya untuk rumahmu?


    Fungsi Tangga

    Pada umumnya, tangga berfungsi sebagai akses penghubung antarlantai pada rumah bertingkat. Namun, tangga juga bisa dijadikan elemen dekorasi yang bisa mempercantik rumah. Kamu bisa memasang karpet pada tangga dengan motif dan warna tertentu. Penambahan karpet ini tak hanya mencegah kamu dari terpeleset akibat tangga yang licin, tetapi juga bisa memperindah tampilan rumah.

    Saat terjadinya bencana gempa bumi, tangga juga bisa menjadi akses darurat pada gedung-gedung bertingkat. Naik-turun tangga pun secara tidak langsung baik untuk kesehatan bagi kamu yang tidak memiliki waktu khusus untuk berolahraga.

    Tangga Kayu atau Tangga Beton, Pilih Mana?

    Selain bentuknya, material tangga juga penting untuk dipertimbangkan. Memilih antara tangga kayu atau tangga beton kadang kala membingungkan bagi pemilik rumah bertingkat.

    Melansir Richfield Balcktop, Selasa (5/12/2023), berikut beberapa keunggulan tangga beton dibandingkan tangga kayu untuk dipasang di rumahmu.

    1. Daya Tahan Material

    Tangga beton unggul dalam hal daya tahan. Sifat-sifat inherent beton, seperti kekokohan dan ketahanannya terhadap cuaca ekstrem, menjadikannya pilihan yang bisa diandalkan di tengah tantangan iklim yang seringkali keras di Indonesia. Berbeda dengan kayu yang rentan terhadap pelapukan, tangga beton tetap kokoh dan tahan terhadap segala kondisi.

    2. Tingkat Keamanan

    Keamanan adalah hal yang tidak bisa diabaikan, terutama dalam memilih material untuk tangga rumah. Tangga beton memiliki keunggulan dalam hal ketahanan terhadap api. Di saat-saat darurat kebakaran, tangga beton tidak akan mudah tersambar kobaran api sehingga memberikan lapisan perlindungan krusial yang tidak bisa ditawarkan oleh tangga kayu yang mudah terbakar.

    3. Kenyamanan

    Tangga beton memberikan fleksibilitas untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan. Dengan penyelesaian tekstur pada permukaan, tangga beton lebih aman di kondisi basah atau hujan. Penambahan aksesoris, seperti pegangan dan pelindung juga memberikan lapisan dukungan ekstra, mengurangi risiko tergelincir dan memastikan pengalaman pengguna yang nyaman.

    4. Biaya Jangka Panjang

    Meskipun biaya awal tangga beton mungkin lebih tinggi, nilai jangka panjangnya tetap harus dipertimbangkan. Tangga beton membutuhkan perawatan minimal sehingga bisa hemat biaya perbaikan dan perawatan berkelanjutan yang sering diperlukan untuk tangga kayu. Investasi awal pada tangga beton berubah menjadi solusi yang tahan lama, rendah perawatan, dan menghasilkan pengembalian signifikan dalam jangka panjang.

    5. Kondisi Cuaca

    Terakhir adalah kondisi cuaca. Indonesia memiliki musim hujan dan kemarau yang tak luput dalam memengaruhi ketahanan struktur tangga. Tangga kayu rentan terhadap pelapukan dan licin saat basah. Hal ini bisa menyebabkan masalah yang serius. Sementara itu, tangga beton memiliki daya tahan dan keamanan yang lebih unggul sehingga menjadi pilihan yang lebih bijaksana dalam menghadapi kondisi cuaca..

    Demikianlah penjelasan mengenai beberapa keunggulan tangga beton dibandingkan tangga kayu. Pemilihan antara tangga kayu dan tangga beton adalah keputusan penting yang memerlukan pertimbangan mendalam. Namun, berdasarkan beberapa pertimbangan yang telah disebutkan, tangga beton ternyata lebih unggul dibandingkan tangga kayu untuk dipasang di rumah bertingkatmu.

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Pengertian Thinner, Fungsi, Ciri-ciri dan Jenisnya



    Jakarta

    Mungkin kamu sudah tidak asing lagi dengan thinner. Thinner sering digunakan untuk bahan pelarut cat, finishing, serta membantu mengencerkan cat besi, kayu atau plitur yang terlalu kental.

    Tak jarang juga thinner digunakan untuk mengencerkan cat yang sudah kering. Nah, sebenarnya banyak juga jenis-jenis thinner yang ada mungkin kamu belum tahu. Penasaran? Simak ulasan berikut.

    Apa itu Thinner?

    Melansir dari Imu Bangunan, Selasa (5/12/2023), Thinner merupakan bahan yang sering digunakan dalam proses pengecatan furnitur, eksterior, maupun kendaraan. Bahan ini cukup umum digunakan sebagai campuran cat agar menghasilkan kualitas cat yang tepat untuk diaplikasikan pada medianya.


    Fungsi Thinner

    Thinner memiliki beberapa fungsi berikut.
    -Sebagai bahan finishing
    -Bahan pelarut seperti cat
    -Untuk membersihkan karat pada besi

    Umumnya, thinner digunakan sebagai campuran cat supaya menjadi lebih encer dan jumlahnya bertambah. Ketika kamu ingin mengecat gerbang, besi pagar, mobil atau media lainnya. tentunya juga membutuhkan thinner sebagai pengencer sekaligus pelarut cat tersebut.

    Ciri-Ciri Thinner

    Cairan thinner memiliki risiko terhadap kesehatan jika terkontaminasi secara langsung dengan kulit. Sehingga, penting untuk mengetahui ciri-ciri thinner agar kamu bisa lebih berhati-hati.

    Adapun ciri-ciri cairan thinner yaitu sebagai berikut.
    -Memiliki wujud bening yang menyerupai air
    -Sifatnya jernih
    -Punya aroma yang menyengat dan bisa mengiritasi kulit apabila tidak hati-hati dalam penggunaannya.

    Jenis-Jenis Thinner

    Thinner adalah campuran zat cair yang digunakan dalam pengenceran larutan cat tertentu.

    Terdapat banyak jenis thinner yang bisa kamu temukan di pasaran. Berbagai jenis tersebut tentu memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

    Berikut beberapa jenis thinner yang sering digunakan dalam pekerjaan pembangunan dan konstruksi.

    1. Thinner Impala

    Thinner impala memiliki fungsi untuk mengencerkan cat duco dan cat minyak. Pencampuran keduanya dapat diaplikasikan pada besi maupun kayu. Hasil akhirnya memberikan efek mengkilap pada bahan yang dicat.

    2. Thinner ND

    Thinner ND adalah material cat dan pernis jenis nitrocellulose.Jenis ini dapat kamu gunakan untuk mencampurkan bahan yang juga mengandung nitrocellulose.

    Thinner nitrocellulose (NC) memiliki nama lain di pasaran dengan sebutan thinner nd dan thinner super.Thinner ND termasuk dalam golongan campuran cat medium. Hal tersebut dikarenakan jenis ini tidak membutuhkan waktu pengeringan yang terlalu lama.

    3. Thinner PU

    Jenis thinner yang berikutnya yaitu thinner polyurethane (PU).Thinner PU adalah jenis yang sering digunakan dalam coating jenis city star dan mobil mewah. Cat yang digunakan akan lebih awet ketika kamu menggunakan thinner jenis ini.

    Terdapat dua jenis thinner PU yaitu thinner PU dan juga thinner PU slow. Waktu pengeringan thinner pu cenderung lebih cepat, yakni sekitar 6 jam.

    Tingkat glossynya medium dan harganya lebih ekonomis dari pada jenis thinner lainnya. Sedangkan untuk thinner PU slow membutuhkan waktu sekitar 12 jam untuk pengeringan.

    Tingkat kilauan thinner ini lebih tinggi dan lebih mengkilap dari thinner PU. Namun, harga thinner per kaleng juga lebih mahal.

    4. Thinner HG

    Thinner HG atau High Gloss adalah zat cair yang memiliki fungsi sebagai pengencer cat besi, kayu, politur, dan bahan finishing.

    Thinner HG juga termasuk dalam jenis thinner NC. Sama seperti thinner ND yang merupakan jenis dari thinner NC.

    Thinner HG yang dicampurkan dalam cat memberikan hasil yang lebih halus daripada thinner ND. Kamu juga bisa menghasilkan warna metalic dengan mencampurkan 10% thinner pu dengan thinner NC.

    5. Thinner B

    Thinner B adalah campuran yang sesuai dengan cat sintetis seperti besi atau kayu yang memiliki kandungan alkyd di dalamnya.

    Hal tersebut bisa menjaga tingkat kilauan atau glossy dari cat tersebut, dan mencegah terjadinya penggumpalan cat ketika diaplikasikan. Kamu bisa menambahkan thinner B ketika ingin melakukan pengecatan pada pagar rumah, kayu, maupun mengecat besi lainnya.

    Penggunaan thinner B lebih disarankan ketimbang menggunakan bahan bakar kendaraan bermotor sebagai pengencernya.

    6. Thinner Cobra

    Sama seperti thinner impala, jenis ini juga digunakan untuk bahan campuran cat minyak dan cat duco. Hal tersebut bertujuan untuk menurunkan tingkat kekentalannya, sehingga lebih mudah untuk diaplikasikan pada permukaan besi dan kayu yang sudah dalam keadaan bersih.

    7. Thinner A Spesial

    Thinner A spesial adalah pengencer yang bisa kamu gunakan untuk melarutkan semua jenis cat Duco/ NC. Kegunaan lain dari thinner ini yaitu dapat digunakan sebagai pembersih spray gun dan pembersih kuas. Thinner A spesial memiliki waktu pengeringan yang sangat cepat. Thinner A spesial juga memiliki kelebihan yakni dapat digunakan dalam berbagai cuaca karena memiliki sifat anti mengembun. Hasil yang diperoleh dari penggunaan thinner ini adalah memberikan hasil yang glossy.

    Komposisi dalam thinner A spesial tidak mengandung special boiling point atau metanol sebagai bahan utama. Bahan yang digunakan dalam jenis thinner yang satu ini adalah pelarut impor atau solvent import.

    Demikian pengertian thinner,fungsi,ciri-ciri dan jenisnya. Semoga bermanfaat.

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Cara Jitu Menghilangkan Bau Apak Pada Karpet


    Jakarta

    Karpet seringkali jadi elemen penting yang bisa mendongkrak tampilan ruangan. Warna-warna cantik yang indah, atau warna tegas membuat ruangan berkesan lebih hidup. Namun, karpet seringkali mengeluarkan bau tidak sedap, seperti aroma kain yang lembap dan apak.

    Bau lembap pada karpet tentu akan melunturkan fungsinya dalam memperindah ruangan. Nah, karena itu, bau apak tersebut harus dihilangkan..

    Penyebab Karpet Berbau Apak

    Ada beragam penyebab karpet mengeluarkan bau apak. Melansir Rug Traders, Selasa (5/12/2023), berikut 5 penyebab umum karpet mengeluarkan bau apak.


    1. Hewan Peliharaan

    Karpet tak jarang menjadi sasaran bagi hewan peliharaan untuk pipis. Bau pesing akibat urin hewan peliharaan, terutama pada karpet wol, akan melekat kuat dan sulit dihilangkan. Bau tidak sedap ini bahkan bisa meningkat dari waktu ke waktu akibat bakteri yang kembali aktif jika terkena air.

    2. Karpet Lembap

    Bau apak pada karpet bisa dipicu oleh kondisinya yang lembap. Hal ini biasanya disebabkan oleh banjir, tumpahan air, atau pendingin ruangan yang bocor. Bau apak ini ditimbulkan oleh jamur dan bakteri yang muncul pada karpet yang basah.

    3. Lapisan Lateks Rusak

    Banyak karpet memiliki lapisan lateks di bagian bawahnya yang bertujuan agar bulu-bulu karpet tetap menyatu. Namun, lapisan lateks ini bisa rusak dan menimbulkan bau busuk karena kualitasnya yang menurun. Bau akibat lapisan lateks ini bahkan bisa semakin parah setelah dicuci.

    4. Usia Karpet

    Kualitas karpet akan menurun seiring berjalannya waktu. Serat-serat pada karpet bisa terurai dan menimbulkan bau apak yang tidak diinginkan. Selain bau yang mengganggu, serat karpet juga bisa mengeluarkan debu yang menyebabkan alergi.

    5. Wol Karpet

    Karpet berbahan wol dibuat dari serat bulu domba yang memiliki kemampuan menyerap kelembapan dari udara. Hal ini juga bisa menimbulkan bau khas wol yang tidak sedap.

    Cara Menghilangkan Bau Apak pada Karpet

    Untuk menghilangkan bau apak pada karpet, ada berbagai cara yang bisa kamu lakukan. Melansir Pristine Home, Selasa (5/12/2023), berikut beberapa solusi sederhana yang bisa kamu lakukan untuk menghilangkan bau apak pada karpet.

    1. Gunakan Soda Kue atau Cuka Putih

    Soda kue memiliki sifat pembersihan yang luar biasa. Kabar baiknya, kamu tidak perlu susah mendapatkannya karena bahan ini biasanya sudah ada di lemari dapurmu. Soda kue bisa menghilangkan noda dan menyerap bau, serta kelembapan pada karpet. Jika noda dan bau pada karpet masih sulit dihilangkan, kamu bisa mengombinasikannya dengan cuka putih.

    Berikut langkah-langkah menghilangkan bau apak pada karpet dengan soda kue:

    • Pastikan karpet dalam keadaan kering.

    • Campur air hangat dan cuka dengan rasio 2:1 dalam botol semprot. Semprotkan campuran tersebut di area yang bau pada karpet. Namun, jangan membuatnya terlalu basah.

    • Taburkan soda kue di area berbau. Kamu bisa menggunakan sapu atau sikat untuk meratakannya, lalu gosokkan bubuk soda kuet tersebut ke dalam karpet. Alternatifnya, kamu juga bisa menggunakan boraks.

    • Biarkan campuran tersebut meresap semalaman.

    • Vakum bubuk soda kue dari karpet, pastikan tidak ada produk yang tertinggal.

    2. Bersihkan Karpet dengan Sampo

    Coba menggunakan sampo karpet komersial. Ada berbagai jenis yang tersedia. Beberapa produk mungkin memerlukan mesin pembersih karpet, sementara yang lain bisa diaplikasikan hanya dengan spons.

    Langkah-langkah menghilangkan bau apak pada karpet dengan sampo adalah sebagai berikut.

    • Periksa petunjuk penggunaan produk sebelum menggunakannya. Beberapa sampo mungkin memerlukan air untuk diaktifkan, sementara yang lain bekerja dengan baik dalam keadaan kering.

    • Jika karpetmu terdapat noda, mungkin lebih baik untuk mengatasinya sebelum membersihkannya dengan sampo.

    3. Kontrol Kelembapan Udara di Rumah

    Seperti pepatah, melakukan langkah pencegahan lebih baik daripada pengobatan. Untuk menghilangkan kemungkinan bau tidak sedap atau pertumbuhan jamur, cobalah kontrol kelembapan udara di dalam rumahmu. Kondisi udara yang lembap bisa memicu bau apak pada karpet.

    Untuk mengontrol kelembapan udara di rumah, kamu bisa melakukan langkah-langkah berikut.

    • Pasang kipas angin agar sirkulasi udara berjalan dengan lebih baik. AC juga bisa memberikan hasil yang memadai.

    • Buka jendela secara teratur untuk ventilasi yang baik.

    • Saat membersihkan lantai, tunggu hingga benar-benar kering sebelum meletakkan kembali karpet di atasnya.

    • Jika memungkinkan, jemur karpet di bawah sinar matahari agar kering secara alami.

    • Temukan sumber kelembapan di rumah dan atasi segera. Sumber kelembapan di rumah umumnya disebabkan oleh kebocoran pipa atau uap dari dapur atau kamar mandi.

    Demikianlah penjelasan mengenai cara menghilangkan bau apak pada karpet di rumah. Dengan mengetahui cara-caranya, karpet bisa terbebas dari bau apak sehingga akan membuatmu nyaman di rumah.

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Buat Rumah Mungil Jadi Luas Dengan Konsep Open Space


    Jakarta

    Banyak orang yang menginginkan rumah tampak luas dan besar tetapi saat ini rasanya sudah terasa sulit dikarenakan lahan kosong yang luas sudah jarang ditemukan, sehingga banyak perumahan yang menerapkan rumah mungil.

    Oleh karena itu, desain arsitektur meluncurkan pendekatan konsep untuk membuat rumah mungil ini tampak luas yakni dengan konsep open space.

    Dalam dunia desain interior, konsep open space sudah menjadi sebuah tren yang populer dan banyak diminati. Konsep open space yakni membuat rumah mungil tampak luas dengan memanfaatkan ruangan tanpa batas atau pemisah ruangan seperti dinding dan pintu.


    Lantas, jika tidak ada pemisah dinding atau pintu, bagaimana cara membatasi antar ruang?

    Dikutip dari Archify, Senin (4/12/2023), berikut ini adalah tips buat rumah mungil menjadi luas dengan konsep open space.

    Manfaatkan Perabotan

    Ilustrasi ruang keluarga minimalis.Ilustrasi ruang keluarga minimalis. Foto: Unsplash

    Pembagian ruangan sederhananya bisa digunakan dengan memanfaatkan perabotan, yakni dengan cara mengatur arah hadap perabotan.

    Misalnya, jika biasanya sofa ditempatkan menempel dengan dinding, kamu bisa memakainya untuk membagi antara ruangan satu dengan ruang lainnya dengan menaruhnya di tengah. Ini dapat memberikan dimensi pemisah agar terbagi menjadi ke setiap ruangan.

    Rak Sebagai Partisi

    Attic loft kitchen interior. 3d rendering conceptAttic loft kitchen interior. 3d rendering concept Foto: Getty Images/iStockphoto/vicnt

    Jika kamu memiliki rak dekorasi atau buku, kamu bisa memanfaatkan rak ini sebagai partisi sehingga rak ini juga bisa menjadi area pajangan pada ruangan kamu. Dalam konsep open space, rak bisa berfungsi sebagai pemisah, penyimpan sekaligus sebagai pajangan.

    Kaca Sebagai Partisi

    Selain memanfaatkan rak, kamu bisa menggunakan kaca sebagai partisi untuk membatasi ruangan. Material kaca bisa kamu manfaatkan sebagai pintu geser antar ruangan sehingga seolah-olah ruangan tersebut tampak luas dan tidak terpisah. Partisi kaca juga memberikan ruangan terasa lebih memberi privasi walaupun secara kasat mata aktivitas di dalam ruangan tetap terlihat.

    Kayu Sebagai Pembatas

    Kamu bisa membuat celah dan membatasi ruangan tanpa menghalangi estetika yakni dengan memakai kisi-kisi kayu, ini dapat membuat ruangan kamu tampak luas dan membuat ruangan tidak benar-benar terpisah sehingga tidak menghalangi pandangan mata untuk melihat ke ruangan sebelah.

    Membedakan Bidang Lantai

    Rumah mungil kamu bisa tampak lebih luas dengan memainkan bidang lantainya agar ruang tampak terpisah. Kamu bisa memanfaatkan perbedaan lantai dengan berbagai cara, yakni salah satunya dengan membedakan ketinggian lantai atau bisa juga dengan memakai material yang beda pada ruangan lain, misalnya keramik atau kayu.

    Ilustrasi ruang keluarga minimalis.Ilustrasi ruang keluarga minimalis. Foto: Unsplash

    Karpet Sebagai Pemisah

    Ilustrasi ruang keluarga minimalis.Ilustrasi ruang keluarga minimalis. Foto: Unsplash

    Selain memakai bidang lantai dengan meninggikan lantai atau membedakan material, kamu bisa membedakan fungsi antar ruang dengan memanfaatkan karpet sebagai pemisah antar ruang. Maksimalkan ruangan tersebut dengan membuat warna karpet sesuai dengan dominasi warna ruangan tersebut.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Tertukar, Ini Perbedaan SHM dan HGB



    Jakarta

    Ada beberapa jenis status tanah yang sering ditemui di Indonesia. Yang paling umum adalah sertifikat hak milik dan hak guna bangunan. Ini perbedaan keduanya.

    Saat kita membeli rumah, salah satu poin penting yang harus diperhatikan adalah status tanah dan bangunan yang akan dibeli. Karena, hal ini penting untuk diperhatikan karena terkait dengan keabsahan hukum status dari tanah yang akan dibeli.

    Bila tidak, bukan tidak mungkin suatu saat akan ada pihak yang mengklaim sebagai pemilik tanah dan berujung sengketa tanah.


    Sehingga, baik sertifikat hak milik ataupun hak guna bangunan bisa mencegah terjadinya sengketa tanah.

    Persoalannya, tak semua orang tahu apa perbedaan sertifikat hak milik dan hak guna bangunan. Berikut penjelasannnya.

    Perbedaan SHM dan HGB

    1. SHM

    SHM adalah sertifikat atas kepemilikan penuh hak suatu lahan dan/atau tanah yang dimiliki oleh pemegang sertifikat tersebut secara absolut. SHM bisa membuat pemilik tanah terbebas dari potensi masalah sengketa karena punya legalitas yang jelas. Hal itu karena pihak lain tidak bisa campur tangan atas kepemilikan tanah atau lahan tersebut.

    Pada Undang-undang Pokok Agraria (UUPA) Nomor 5 Tahun 1960 Pasal 20 dijelaskan, hak milik atas tanah adalah hak turun-temurun, terkuat dan terpenuh yang dapat dipunyai orang atas tanah. Maka dari itu, SHM berarti bukti kepemilikan tertinggi atau terkuat atas suatu tanah yang berlaku untuk selamanya dan dapat diwariskan.

    Adapun, SHM dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) melalui Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT). Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 37 Tahun 1998 tentang Peraturan Jabatan Pejabat Pembuat Akta Tanah, bahwa PPAT diberi kewenangan untuk membuat akta otentik mengenai hak atas tanah.

    Dilansir dari detikJatim, Senin (3/7/2023), di dalam SHM terdapat keterangan nama pemilik, luas tanah, lokasi properti, gambar bentuk tanah, nama objek atau tetangga pemilik tanah yang berbatasan langsung, tanggal penetapan sertifikat, nama dan tanda tangan pejabat yang bertugas, serta cap stempel sebagai bukti keabsahan sertifikat.

    Sebagai informasi, SHM hanya dapat dimiliki oleh warga negara Indonesia. Oleh karena itu, warga negara asing tidak dapat memiliki tanah dengan SHM.

    Apabila warga negara asing tersebut memperoleh tanah dengan SHM karena pewarisan tanpa wasiat atau percampuran harta perkawinan, maka wajib untuk melepaskan hak milik dalam jangka waktu satu tahun.

    Keuntungan memiliki SHM

    Terdapat beberapa keuntungan dengan memiliki SHM dibanding sertifikat tanah lainnya, seperti:
    – SHM memberikan kewenangan bagi pemilik tanah untuk melakukan segala macam keperluan di atas tanah tersebut.
    – SHM berlaku selama pemiliknya masih hidup.
    – SHM dapat diturunkan kepada ahli waris selama memenuhi sejumlah syarat dan ketentuan perundang-undangan.
    – Kedudukan dan keleluasaan SHM lebih tinggi dibandingkan Sertifikat Hak Guna Usaha (SHGU) ataupun Hak Guna Bangunan (HGB).
    – SHM dapat diperjualbelikan, disewakan, diwariskan, digadaikan hingga dijadikan jaminan utang dana ke bank.

    2. HGB

    Berdasarkan Undang-undang nomor 5 tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-pokok Agraria (UUPA), hak guna bangunan adalah hak untuk mendirikan dan mempunyai bangunan-bangunan atas tanah yang bukan miliknya sendiri dengan jangka waktu paling lama 30 tahun. Adapun, jangka panjang waktu tersebut dapat diperpanjang paling lama sampai 20 tahun.

    Di sisi lain, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 18 tahun 2021 tentang Hak Pengelolaan, Hak Atas Tanah, Satuan Rumah Susun, dan Pendaftaran Tanah, HGB di atas tanah hak milik diberikan untuk jangka waktu paling lama 30 tahun dan dapat dioerbarui dengan akta pemberian HGB di atas hak milik. Setelah jangka waktu pemberian, perpanjangan, dan pembaruan selesai, tanah HGB kembali menjadi tanah yang dikuasai langsung oleh negara atau tanah hak pengelolaan.

    Sebagai informasi, HGB ini dapat beralih dan dialihkan kepada orang lain. Perlu diketahui, yang dapat memiliki HGB yaitu warga negara Indonesia (WNI) serta badan hukum yang didirikan menurut hukum Indonesia dan berada di Indonesia.

    3. HGU

    Berdasarkan Undang-undang nomor 5 tahun 1960 (UUPA), Hak Guna Usaha (HGU) merupakan hak untuk mengusahakan tanah yang dikuasai langsung oleh negara dalam jangka waktu tertentu. Adapun usahanya untuk pertanian, perikanan, atau peternakan.

    HGU ini diberikan atas tanah sedikitnya 5 hektar, dengan ketentuan bahwa jika luasnya 25 hektar atau lebih harus memakai investasi modal yang layak dan teknik perusahaan yang baik sesuai dengan perkembangan zaman.

    Adapun HGU diberikan untuk paling lama 25 tahun dan untuk perusahaan yang memerlukan waktu yang lebih lama dapat diberikan hak guna-usaha untuk paling lama 35 tahun. Adapun HGU dapat diperpanjang hingga 25 tahun.

    HGU hanya dapat dimiliki oleh Warga Negara Indonesia (WNI) dan badan hukum yang didirikan menurut hukum Indonesia dan berkedudukan di Indonesia. Apabila pemilik HGU tidak memenuhi syarat, maka HGU harus melepaskan atau mengalihkan hak kepada pihak yang memenuhi syarat dalam jangka waktu 1 tahun.

    4. Hak Pakai

    Menurut Undang-undang nomor 5 tahun 1960 (UUPA), hak pakai merupakan hak untuk menggunakan dan/atau memungut hasil dari tanah yang dikuasai langsung oleh negara atau tanah milik orang lain, yang memberi wewenang dan kewajiban yang ditentukan dalam keputusan pemberiannya oleh pejabat yang berwenang memberikannya atau dalam perjanjian dengan pemilik tanahnya, yang bukan perjanjian sewa-menyewa atau perjanjian pengolahan tanah, segala sesuatu asal tidak bertentangan dengan jiwa dan ketentuan Undang-undang ini.

    Adapun Hak Pakai dapat diberikan selama jangka waktu tertentu atau selama tanahnya dipergunakan untuk keperluan tertentu. Pemberiannya dapat dilakukan cuma-cuma, pembayaran, atau pemberian jasa apapun.

    Meski demikian, yang bisa mempunyai hak pakai yaitu WNI, orang asing yang berkedudukan di Indonesia, badan hukum yang didirikan menurut hukum Indonesia dan berkedudukan di Indonesia, serta badan hukum asing yang mempunyai perwakilan di Indonesia.

    Selain SHM dan HGB, ada juga surat-surat tanah lain. Berikut daftarnya:

    Girik

    Girik biasanya merujuk pada tanah yang belum bersertifikat. Dilansir dari detikNews, Senin (3/7/2023), tanah Girik adalah tanah yang dikuasai oleh salah satu pihak yang memiliki Girik atau bukti pembayaran pajak atas tanah yang bersangkutan kepada Otoritas kolonial.

    Ya, status tanah girik memang sudah ada sejak zaman kolonial. Namun demikian, status tanah girik bukan merupakan bukti kepemilikan tanah atau hak atas tanah, melainkan hanya bukti pembayaran pajak.

    Karena belum diakui sah secara utuh sebagai bentuk kepemilikan, maka dapat ditingkatkan menjadi SHM. Hal itu supaya tanah yang dimiliki berstatus hak milik dan tersertifikasi sah secara hukum.

    Petok D

    Petok D atau Letter D merupakan salah satu syarat untuk pengkonversian tanah milik adat menjadi hak milik. Sebelum adanya UUPA, Petok D merupakan surat tanah untuk membuktikan kepemilikan tanah yang diakui kekuatan hukumnya.

    Namun, setelah UUPA diterapkan, status Petok D hanyalah menjadi alat bukti pembayaran pajak tanah.

    Letter C

    Letter C atau dokumen C merupakan buku registrasi pertanahan atas kepemilikan tanah di suatu wilayah secara turun temurun. Biasanya, buku Register pertanahan Letter C disimpan oleh Kepala Desa atau Kepala Lurah setempat.

    Sementara itu, warga memegang kutipan Letter C tanah, dan bukti-bukti lainnya. Meskipun dapat menjadi bukti yang sah atas kepemilikan tanah, namun Letter C tidak memiliki hukum yang cukup kuat. Maka dari itu, sebaiknya Letter C diubah menjadi SHM.

    Itulah beberapa macam sertifikat dan surat tanah. Semoga bermanfaat ya!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Apa Itu NJOP? Ini Pengertian dan Cara Menghitungnya


    Jakarta

    Pernahkah kamu mendengar kata NJOP? Istilah NJOP sering muncul saat kita mencari tahu harga tanah atau rumah. Apa itu NJOP?

    NJOP adalah kependekkan dari nilai jual objek pajak. NJOP merupakan variabel yang ada dalam pengenaan pajak bumi dan bangunan (PBB). NJOP adalah dasar pengenaan PBB untuk kota dan desa yang biasa disebut PBB-P2 hingga PBB-P3 juga termasuk perhutanan, perkebunan dan pertambangan.

    Besaran NJOP penting untuk menentukan berapa besaran PBB. Menurut peraturan Pasal 1 (3) Undang Undang PBB Pasal 1 (40) Undang-Undang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD), NJOP didefinisikan sebagai harga rata-rata yang dihasilkan atas terjadinya transaksi jual beli secara wajar, dan apabila tidak terjadi transaksi jual beli maka NJOP akan ditentukan berdasarkan perbandingan harga dengan objek lainnya yang sejenis atau NJOP pengganti.


    Begini penjelasan lebih lanjut soal NJOP:

    Fungsi NJOP

    Dalam hal ini, misalnya terdapat pembeli atau penjual bangunan yg tidak mengetahui harga-harga property saat ini yang akan di tawar. Mereka tidak paham kira-kira harga berapa yang tepat dalam transaski jual beli ini. Maka atas permasalahan tersebut, NJOP hadir sebagai pematok atau penentu dari harga minimal untuk bangunan tersebut.

    Apabila harga yang ditentukan lebih tinggi dari NJOP, maka pemilik telah menawarkannya terlalu tinggi atau mahal. Begitupun sebaliknya, jika harganya lebih rendah dari pada NJOP, mungkin saja ada sesuatu hal yang mempengaruhi penentuan harga tersebut, sehingga harga telah ditawarkan terlalu rendah atau murah.

    Nilai Jual objek Pajak (NJOP) merupakan harga rata-rata yang diperoleh melalui transaksi jual beli. Tapi jika tidak terjadi transaksi jual beli, NJOP ditentukan melalui nilai harga dari sejumlah objek lainnya yang sejenis, nilai perolehan baru, atau NJOP pengganti. Dalam bidang properti, nilai jual yang ditetapkan negara sebagai dasar perpajakan bagi PBB dan nilai jual properti meningkat ketika adanya perkembangan dalam sebuah kawasan. Jika melakukan transaksi jual beli rumah, melalui NJOP anda akan mengetahui seberapa besar dana pajak yang akan ditanggung.

    Nilai jual NJOP bersifat tidak menetap atau berubah-ubah, hal tersebut tergantung dari berapa harga jual tanah dan bangunan di kawasannya. Kawasan yang terpencil dengan besar NJOP yang rendah dapat mengalami peningkatan seiring dengan berkembangnya kawasan tersebut dikarenakan harga tanah dan bangunannya mengalami kenaikan. Pembayaran NJOP ditetapkan oleh pemerintah 3 tahun sekali, namun NJOP bisa ditetapkan setahun sekali diakibatkan nilai jual yang naik secara signifikan.

    NJOP dapat ditentukan melalui 3 hal berikut :

    1. Perbandingan dengan Objek Pajak Lain

    Dengan melakukan pengamatan dan penelitian untuk objek pajak lain yang sejenis untuk mengetahui nilai jualnya.

    2. Pergantian NJOP

    Didasari oleh pergantian NJOP yaitu hasil pemasukan dari objek pajak tersebut.

    3. Nilai Perolehan baru

    Perhitungan biaya didasari oleh transaksi pembelian dan dikurangi biaya yang harus dikeluarkan untuk penempatan objek pajak secara layak.

    Terdapat cara agar anda dapat melihat besaran NJOP suatu wilayah yaitu dengan mendatangi langsung kantor kecamatan tempat dimana lokasi maupun bangunan properti berada. Tetapi anda juga dapat mengeceknya melalui situs online dengan membuka situs resmi Pemerintah provinsi dan anda akan menemukan informasi mengenai NJOP per meter.

    Anda dapat menentukan harga rumah berdasarkan besaran persentase NJOP di kawasan tersebut. Berikut langkah – langkah dalam menghitung NJOP suatu rumah :

    Cara Menghitung NJOP/meter :

    Hitung luas total tanah
    Hitung luas total bangunan
    Mencari tahu mengenai NJOP/meter tanah dan bangunan yang terdapat dalam lokasi rumah tersebut.
    Baca juga Pajak Penghasilan Atas Hadiah
    Setelah mencari tahu mengenai NJOP/meter dan luas tanah dan bangunannya, berikut langkah-langkah rumus NJOP yang harus dihitung :

    Luas tanah x NJOP/meter tanah = total harga tanah
    luas bangunan x NJOP/meter bangunan = total harga bangunan
    harga tanah + harga bangunan = nilai jual rumah
    Berikut merupakan contoh perhitungan untuk menentukan harga jual rumah :

    Luas tanah = 80 meter persegi

    Luas Bangunan = 50 meter persegi

    NJOP/meter tanah = Rp 2.000.000 per meter persegi

    NJOP/meter bangunan = Rp 3.000.000 per meter persegi

    Luas tanah x NJOP/meter tanah = 80 x Rp 2.000.000 = Rp 160.000.000 (Harga tanah)

    Luas bangunan x NJOP/meter bangunan = 50 x Rp 3.000.000 = 150.000.000 (Harga bangunan)

    Harga tanah + Harga bangunan = Rp 160.000.000 + Rp.150.000.000 = 310.000.000 (Nilai jual rumah)

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Pertanda Awal Genteng Rumah Bocor, Nggak Perlu Manjat buat Periksa



    Jakarta

    Musim hujan telah tiba. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bahkan mengumkan hasil analisa perkembangan musim hujan dasarian III bulan November 2023, yang mencatat sebanyak 30% wilayah di Indonesia telah memasuki musim hujan.

    Meski fenomena El Nino yang jadi juga kekeringan ekstrem di saat musim kemarau sejak bulan Juli 2023 lalu ternyata belum berakhir. Masih ada sebgian daerah di Indonesia yang diliputi musim kemarau.

    Adapun wilayah yang sedang mengalami musim hujan meliputi Aceh, Sumatra Utara, sebagian besar Riau, sebagian besar Sumatra Barat, sebagian kecil Bengkulu, sebagian Jambi, sebagian besar Sumatra Selatan, sebagian besar Bangka Belitung, sebagian Lampung, sebagian Banten, sebagian Jawa Barat, Jawa Tengah bagian tengah, sebagian besar Kalimantan Barat, sebagian besar Kalimantan Tengah, sebagian kecil Kalimantan Utara, sebagian besar Kalimantan Timur, sebagian Kalimantan Selatan, sebagian Sulawesi Utara, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Barat, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Papua Barat dan sebagian Papua.


    Genteng Bocor

    Setelah lama kemarau, biasanya banyak pemilik rumah yang nggak menyadari ternyata ada kebocoran pada genteng rumah mereka.

    Akibatnya, air hujan merembes masuk melalui celah genteng yang bocor. Kebocoran sekecil apa pun pada akhirnya akan berkembang menjadi masalah yang jauh lebih besar.

    Mengetahui di mana mencari tanda-tanda kebocoran atap adalah hal yang harus diketahui setiap pemilik rumah.

    Tanda-tanda Genteng Bocor

    Mengutip Red Canyon Roofing, mengecek genteng bocor ternyata tidak perlu naik ke atas loteng. Ternyata ada 5 tanda yang bisa jadi petunjuk kalau genteng rumah kamu bocor.

    Noda di Langit-langit

    Langit-langit atau plafon yang berubah warna hingga muncul bercak bisa jadi pertanda kalau ada kebocoran pada genteng rumah kamu.

    Bercak itu gampang banget dikenali. Biasanya berwarna kuning atau bahkan hitam pekat.

    Kalau kamu menemukan tanda itu dan curiga genteng kamu bocor, ada baiknya kalau kamu langsung memeriksa untuk memastikan ada kebocoran. Jangan dibiarkan atau kamu akan menyesal di kemudian hari.

    Bintik-bintik di Dinding Luar Rumah

    Noda dan noda air serupa seperti langit-langit bisa muncul pada dinding di luar rumah. Air bisa mempengaruhi dinding interior dan eksterior. Dalam banyak kasus, noda pada dinding eksterior akan menjadi pertanda awal ada kebocoran.

    Salah satu cara untuk mencegah masuknya air selama musim hujan adalah dengan memeriksa apakah loteng terisolasi dan air hujan mengalir dengan benar.

    Kalau kamu nggak yakin bagaimana cara memeriksa genteng rumah, pastikan untuk menghubungi kontraktor lokal secepat mungkin.

    Permukaan Dinding Berubah Bentuk

    Dinding yang tumbuh atau berubah bentuk karena air dan terkena kelembapan sering kali jadi pertanda ada kebocoran di rumah.

    Ketika kerusakan akibat air seperti ini ditemukan, kemungkinan besar sudah ada air yang mengalir ke berbagai area di rumah dalam kurun waktu yang cukup lama.

    Terkadang kebocoran sangat parah sehingga bisa terjadi lebih cepat dari itu. Tapi dalam banyak kasus, pertumbuhan dan perubahan bentuk dinding merupakan perubahan yang memerlukan waktu. Sebelum makin parah, kamu harus segera memeriksa kemungkinan kebocoran yang ada.

    Dinding yang tumbuh disebabkan oleh penumpukan kelembapan dan menyebabkan kayu serta batuan lembaran mengembang karena kelembapan meresap ke dalam kayu. Jika masalah ini berlangsung terlalu lama, Kamu mungkin perlu merenovasi rumah untuk memperbaiki kerusakan dan menghilangkan jamur atau lumut.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Berapa Lama Usia Cat Dinding Sampai Harus Dicat Ulang?



    Jakarta

    Cat dinding sendiri memiliki fungsi untuk melindungi dinding dari kerusakan dari cuaca ekstrim hingga kotoran dan debu. Seiring berjalannya waktu cat dinding akan mulai pudar dan perlu di cat ulang.

    Lalu, sebenarnya berapa lama usia cat dinding sampai harus dicat ulang? Simak ulasan di bawah berikut.

    Melansir dari Indobild, Selasa (5/12/2023), cat dinding memiliki dua jenis yaitu ada cat interior dan eksterior. Masing-masing memiliki usia yang berbeda hingga sampai perlu dicat ulang kembali.


    Usia Cat Interior

    Cat Interior memiliki usia 5 hingga 15 tahun sampai perlu dicat ulang. Karena cat dinding jenis ini diperuntukan interior yang notabene merupakan bagian dalam rumah yang tidak terpapar oleh unsur cuaca seperti angin, hujan, hingga sinar matahari. Sehingga cat tidak akan mengalami kerusakan dan perubahan warna dengan cepat.

    Usia Cat Eksterior

    Sementara, cat eksterior memiliki usia yang lebih pendek yaitu hanya 5 hingga 10 tahun sampai perlu dicat ulang. Hal tersebut bisa terjadi karena cat eksterior pada dinding bagian luar sering terkena paparan sinar matahari dan hujan.

    Meskipun cat dinding memiliki usia yang terbilang panjang, ada kalanya kamu perlu mengecat ulang dinding segera jika kamu menemukan beberapa tanda berikut.

    Tanda Tembok Rumah Perlu Segera Dicat Ulang

    1. Warna Cat Memudar

    Warna cat memudar jadi ciri utama tembok yang perlu dicat ulang. Tanda ini juga menjadi sesuatu yang paling mudah dikenali.

    2. Timbul Bagian Tembok Yang Mengelupas

    Cat yang mengelupas pastinya akan mengganggu aspek keindahan tembok atau dinding. Selain itu, ini menjadi tanda besar bahwa pelindung tembok sudah perlu diperbaiki.

    3. Terdapat Noda atau Bercak yang Mulai Terlihat

    Semakin pudar atau tipis lapisan cat yang melindung tembok, tentunya akan semakin mudah noda dan bercak untuk terlihat. Salah satu cara yang paling baik ketika mulai timbul banyak noda adalah dengan cat ulang tembok Kamu.

    4. Pengapuran Dinding yang Menghasilkan Serbuk Menyerupai Debu

    Terkadang, tanda tembok perlu diperbaiki atau dilapisi ulang adalah karena muncul serbuk tembok yang mengotori sekitarnya.

    Demikian usia cat dinding sampai harus dicat ulang. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Membersihkan dan Menjaga BI Checking Agar KPR Disetujui


    Jakarta

    BI checking kini menjadi salah satu persyaratan agar pengajuan KPR disetujui. Jika BI checking kamu baik, maka KPR akan lebih cepat disetujui. Sebaliknya, bila BI checking bermasalah, maka akan kemungkinan KPR kamu ditolak.

    Bila BI checking kamu memiliki skor kredit yang buruk, ada cara yang bisa kamu ikuti untuk membersihkan riwayat BI checking kamu. Penasaran bagaimana caranya? Simak ulasan berikut.

    Cara Membersihkan BI Checking

    Melansir dari Cermati, Selasa (5/12/2023), BI Checking bisa dikatakan buruk jika kamu mendapat skor kredit 3, hal ini biasanya terjadi karena adanya cicilan yang tak terbayarkan atau tertunggak. Berikut beberapa cara untuk membersihkan BI checking yang bisa kamu lakukan.


    Pertama, cicilan kredit atau utang yang tertunggak pastinya harus kamu segera lunasi. Sebab di bank manapun kamu mengajukan kredit, dijamin tak akan mendapat persetujuan jika skor atau kualitas catatan kredit kamu masih buruk.

    Kedua, setelah melunasi tunggakan cicilan kredit atau utang, pantau BI Checking kamu. Perhatikan apakah skor kredit berangsur-angsur mengalami perubahan. Kalau belum ada perubahan, ajukan komplain ke bank di mana kamu mengambil kredit.

    Ketiga, kamu dapat membawa surat penjelasan atau klarifikasi dari bank di mana kamu mengajukan kredit, kamu dapat mengonfirmasikan ke pihak OJK bahwa kamu telah menuntaskan kewajiban kredit. Lalu tunggu sampai BI Checking dinyatakan benar-benar bersih.

    Tips Menjaga BI Checking Tetap Aman

    Setelah diterpa persoalan buruknya BI Checking, pastinya kamu kapok dan ogah terjerembab untuk kedua kalinya ke dalam blacklist BI Checking. Ada beberapa cara menjaga BI Checking tetap bersih dan skor kreditnya tetap bagus. Bagaimana caranya?

    1. Ketahui Kredit yang Diambil dan Sedang Berjalan

    Rata-rata fasilitas pinjaman maupun fasilitas kredit yang disediakan bank atau lembaga pembiayaan lainnya umumnya sudah diketahui masyarakat. Mulai dari KTA, KPR, atau KKB.

    2. Bayar Cicilan Sebelum Jatuh Tempo hingga Lunas

    Telat membayar cicilan kredit sampai menunggak bisa jadi penyebab mengapa BI Checking dinilai buruk hingga dimasukkan ke dalam Blacklist BI Checking. Itulah sebabnya penting untuk selalu mengingat dan membayar cicilan kredit sebelum jatuh tempo.

    3. Menggunakan Limit Kartu Kredit Sewajarnya

    Memang kamu memilih kartu kredit karena limit yang ditawarkan sesuai dengan keinginan misalnya Rp6 juta. Kamu pun bebas melakukan transaksi hingga Rp6 juta. Namun, alangkah baiknya jika menggunakan kurang dari limit yang ditentukan.

    Sebab jika sewaktu-waktu kamu kebetulan menunda pembayaran tagihan kartu kredit sebesar Rp 6 juta tersebut, ini akan membuat skor kredit dinilai jelek. Sebaiknya, pakailah kurang dari 30% dari limit kartu kredit kamu.

    4. Sebisa Mungkin Hindari Minimum Payment Kartu Kredit

    Menggunakan opsi minimum pembayaran tagihan kartu kredit boleh-boleh saja. Namun, kamu harus siap menanggung konsekuensinya, yaitu jeleknya BI Checking. Hal tersebut bisa terjadi karena tidak ada jaminan kalau utang kamu tidak akan menumpuk sehingga mengakibatkan kamu kesulitan membayar tagihan kartu kredit alias menunggak.

    5. Simpan Bukti Transaksi untuk Digunakan dalam Mengawasi Laporan Kredit

    Terkadang kesalahan bisa saja diperbuat bank sehingga tagihan kredit yang dilaporkan ke kamu tampak tidak wajar. Untuk menghindari kasus tersebut, ada baiknya menyimpan bukti-bukti transaksi kartu kredit. Dengan begitu, kesalahan tersebut akan dikoreksi bank dan kamu terhindar dari tagihan kredit yang barangkali di luar kemampuan kamu.

    6. Ambil Kredit sesuai Kebutuhan dan Kemampuan Bayar

    Sebelum kamu mempunyai kartu kredit, pertimbangkanlah sesuai kebutuhanmu. Apakah kamu sangat memerlukannya atau tidak? Jadi, pertimbangkan apakah benar-benar membutuhkan dua kartu kredit? Ketahuilah batas kemampuan membayar kamu. Jangan demi gengsi, kamu sampai memiliki banyak utang.

    Demikian cara membersihkan dan menjaga BI checking agar KPR disetujui. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Tutorial Pasang Paving Block untuk Halaman Rumah



    Jakarta

    Memasang paving block dengan cara yang tepat dapat membuat halaman rumah lebih cantik dan estetik.Selain sebagai memberikan kesan yang estetik, paving block dapat berfungsi pula sebagai alas halaman yang kokoh dan tidak gampang retak. Paving block lebih tahan air dan tidak licin sehingga nyaman saat dilangkahi.

    Lalu bagaimana cara pasang paving block untuk halaman rumah? Simak penjelasan berikut.

    Apa itu Paving Block?

    Melansir dari Klopmart, Rabu (6/12/2023), Paving block atau lebih dikenal sebagai conblock merupakan material bangunan seperti batu-bata, tapi di desain dengan berbagai bentuk dan rupa serta memiliki variasi warna. Bahan penyusunnya tetap sama, yakni terbuat dari campuran semen, pasir, dan air.


    Cara Pasang Paving Block agar Rapi

    Konsep pemasangan paving block hampir mirip seperti memasang ubin atau keramik di lantai interior rumah. Perbedaannya terletak pada bahan bangunan pendukung serta peralatan yang digunakan.

    Bentuk paving block yang bervariasi membuat pekerjaan ini terlihat lebih rumit dibandingkan menyusun ubin yang lebih simetris. Agar pemasangan paving block rapi, kamu bisa ikuti langkah-langkahnya di bawah ini.

    1. Siapkan Material dan Peralatan

    Pastikan kamu sudah menyiapkan material dan peralatan yang dibutuhkan untuk membangun jalanan paving block. Setiap bahan bangunan dan peralatan tentu memiliki fungsinya masing-masing, jadi jangan sampai mengabaikannya.

    Jika kamu tidak tahu peralatan yang dibutuhkan untuk proyek ini, simaklah daftar di bawah ini serta fungsinya.

    Peralatan Kerja:

    • Stamper kuda
    • Cangkul atau sekop
    • Benang patok
    • Palu karet
    • Kayu kaso
    • Stamper kodok
    • Pemotong paving block

    Bahan Pendukung:

    • Abu Batu
    • Kanstin Beton
    • Pasir
    • Cat Batu Alam
    • Pengisi Nat

    2. Rapikan Lahan Pembangunan

    Kamu harus merapikan area yang hendak dibangun conblock terlebih dahulu agar hasil pemasangannya terlihat rata. Bersihkan area pembangunan dari hal-hal yang mengganggu, seperti daun, rumput liar, bebatuan, dan lain-lain. Gunakan cangkul agar kamu dapat membersihkan kotoran kecil yang bisa saja tertimbun di dalam tanah.

    3. Ratakan Tanah di Lahan Pembangunan

    Proses ini harus dilakukan agar conblock yang dipasang bisa bertahan lama dan tetap menempel pada tempatnya. Ya, selain kualitas paving block yang dipilih, kamu harus memperhatikan kepadatan tanahnya. Lahan yang dilapisi dengan paving block ini pasti akan dilintasi kendaraan seperti mobil, motor, atau hanya pejalan kaki di atasnya, jadi pertimbangkan beban tanahnya.

    Jika tanah masih lembek, lakukan pemadatan menggunakan stamper kuda. Untuk materialnya, kamu dapat memanfaatkan batu kapur. Pastikan tanah sudah cukup kuat untuk dipasangi paving block agar tidak terperosok ke dalam.

    4. Lakukan Pengukuran Tanah

    Pengukuran atau leveling tanah berguna untuk memastikan ketinggian dan kemiringan paving block yang akan dipasang. Tahap ini dilakukan agar struktur paving block tetap rata dan tidak bergelombang. Selain itu, leveling berguna untuk menghindari potensi munculnya genangan air saat hujan. Air hujan pun lebih mudah menyerap ke tanah apabila proses leveling dilakukan secara tepat.

    5. Pasang Kanstin Beton

    Kanstin merupakan pembatas sisi jalan yang menggunakan susunan paving block. Pemasangan kanstin beton ini bertujuan untuk menjaga posisi paving block agar tidak mudah bergeser saat dipasang. Setiap kepingan conblock yang disusun dapat saling menempel apabila dipasangi kanstin.

    Material ini dipasang dengan menempatkan alasnya terlebih dulu agar tanahnya tetap stabil dan kanstin tidak tenggelam. Setelah alasnya selesai dibangun, kanstin beton kemudian dipasang di atasnya. Pemasangan haunching dilakukan setelahnya untuk mengunci kanstin yang sudah dipasang agar tetap pada posisinya.

    6. Mulai Memasang Paving Block

    Sebelum memasang paving block, kamu harus menebarkan abu batu terlebih dulu di atas area pembangunannya. Sebagai informasi, pola paving block mirip seperti keramik di mana terdapat nat atau bahan pengisi keramik di antara materialnya. Abu batu ini berguna agar nat paving block mampu meresap air.

    Setelahnya, barulah kamu memasang paving block sesuai polanya. Begini teknik pemasangannya:

    Pasang paving block satu per satu sambil mengarah maju ke depan. Berikan celah 1 cm agar bisa diisi oleh nat. Gunakan palu karet agar susunan paving block tetap rapat.

    Pada area pinggir yang tidak bisa dipasang balok utuh, potong paving block terlebih dulu sesuai polanya. Sesuaikan juga ukuran lebar celahnya agar conblock tidak bergeser dari kanstin yang sudah dipasang.

    7. Lakukan Finishing

    Finishing ini bisa berupa pemadatan akhir menggunakan stamper kodok, mengisi celah paving block dengan nat, dan mengecat conblock. Pemasangan nat harus diperlukan agar paving block tetap stabil pada posisinya. Pemadatan pun harus dilakukan agar conblock tidak bergelombang dan tetap rata pada tempatnya.

    Demikian tutorial pasang paving block untuk halaman rumah. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com