Author: Gak Ganti Gambar

  • Cara Membersihkan Kitchen Set yang Lembap dan Berjamur



    Jakarta

    Setiap hari dapur dipakai untuk memasak dan mencuci piring, sehingga tempat ini juga rawan kotor dan lembap. Salah satu bagian dapur yang rawan lembap dan berjamur adalah lemari dapur atau kitchen set yang biasa digunakan untuk menyimpan peralatan masak dan makan.

    Kelembapan dan jamur pada lemari dapur bisa menjadi masalah besar bagi para penghuni rumah. Mulai dari menimbulkan bau tak sedap bahkan gangguan kesehatan. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui penyebab lembab dan jamur pada kitchen set serta cara mengatasinya.

    Penyebab Kitchen Set Lembap dan Berjamur

    Melansir dari laman JMT Kitchens and Bedrooms, kitchen set yang lembab bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Contohnya seperti ventilasi yang buruk, adanya kebocoran pipa, dan pengembunan saat memasak. Hal-hal tersebut memicu adanya kelembapan berlebih pada dapur dan kitchen set sehingga berujung pada tumbuhnya jamur.


    Saat kitchen set sudah berjamur, kamu harus segera mengatasinya. Jika tidak, jamur dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti alergi dan masalah pernafasan. Selain itu jamur juga berpotensi untuk masuk ke dalam masakan dan mencemarinya. Oleh karenanya, penting untuk mengatasi masalah ini sesegera mungkin.

    Cara Mengatasi Kitchen Set yang Lembap

    1. Identifikasi Sumbernya
    Temukan dan perbaiki kebocoran pipa, ventilasi buruk, atau sumber kelembapan lainnya.

    2. Buang genangan air
    Jika ada air di dalam lemari dapur, keluarkan dan keringkan dengan baik.

    3. Gunakan dehumidifier
    Dehumidifier bisa membantu menghilangkan kelembapan dari udara.

    4. Jaga ventilasi
    Buka jendela, gunakan exhaust fan, dan biarkan beberapa saat untuk meningkatkan sirkulasi udara.

    5. Gunakan larutan anti lembab
    Dalam kasus kelembapan parah, gunakan larutan anti lembab untuk mencegahnya kembali.

    Cara Mengatasi Jamur di Kitchen Set

    1. Bersihkan jamur menggunakan larutan pembersih jamur dan sikat scrub.

    2. Pastikan area yang dibersihkan kering. Kamu bisa menggunakan kipas angin atau dehumidifier.

    3. Perbaiki kebocoran dan tingkatkan ventilasi untuk mencegah pertumbuhan jamur kembali.

    4. Gunakan cat tahan jamur. Cat dinding dan langit-langit dapur dengan cat tahan jamur untuk mencegah pertumbuhan jamur di masa depan.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Pakai Perabotan dari Emas dan Perak di Rumah Boleh Nggak Ya?



    Jakarta

    Penggunaan emas di dalam Islam yang diperbolehkan hanya perempuan. Sementara laki-laki tidak diperbolehkan menggunakan emas terutama pada perhiasan. Maka dari itu perhiasan seperti cincin kawin laki-laki menggunakan cincin perak.

    Hal ini mengikuti Rasulullah yang melarang laki-laki menggunakan perhiasan emas seperti yang diriwayatkan dalam Hadits berikut.

    “Rasulullah SAW melarang untuk memakai cincin emas,” (HR Muslim).


    Mengutip dari detikHikmah, Selasa (26/8/2024), dalam Hadits lainnya yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas RA, Rasulullah SAW pernah melihat seorang laki-laki memakai cincin emas. Beliau mencabut dan membuang cincin dari tangan orang tersebut dan berkata:

    “Salah seorang dari kalian telah sengaja mengambil batu api neraka dan meletakkannya di tangannya,” (HR Muslim).

    Dari sini, hukum menggunakan perhiasan emas sudah jelas tidak diperbolehkan dalam Islam, lalu bagaimana dengan penggunaan emas untuk perabotan di rumah.

    Menurut, pembina Pesantren Quran Subulunajjah Depok, Ustaz Farid Nu’man Hasan, para ulama berbeda pendapat soal ini. Sebagian ada yang memperketat penggunaan emas sehingga mereka mengharamkan penggunaannya untuk seluruh perabot rumah tangga apa pun macamnya. Dengan qiyas atau sumber hukum mengatakan menggunakan emas dan perak pada berbagai macam wadah diharamkan.

    Dari Ummu Salamah diriwayatkan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda:

    مَنْ شَرِبَ فِي إِنَاءٍ مِنْ ذَهَبٍ أَوْ فِضَّةٍ فَإِنَّمَا يُجَرْجِرُ فِي بَطْنِهِ نَارًا مِنْ جَهَنَّمَ

    “Barang siapa minum dengan bejana emas atau perak, maka sebenarnya dia sedang menggodok api neraka di dalam perutnya.” (HR. Muslim no. 2065).

    Sementara itu, ada beberapa ulama ada yang berpendapat sebaliknya. Mereka setuju tidak menggunakan wadah dari emas dan perak. Namun, memperbolehkan memajang hiasan, pajangan, atau senjata dengan emas selama bukan untuk dibangga-banggakan.

    “(Beberapa ulama) melarang (emas dan perak) yang ada pada teks saja yaitu bejana-bejana (wadah) yang terpakai,” kata Ustaz Farid saat dihubungi detikProperti pada Selasa (26/3/2024).

    Dari Urfujah bin As’ad Radhiyallahu ‘Anhu mengisahkan saat perang Al Kulab Rasulullah SAW pernah menyuruh seorang sahabat untuk menambal hidungnya dengan emas.

    أَنَّهُ أُصِيبَ أَنْفُهُ يَوْمَ الْكُلَابِ فِي الْجَاهِلِيَّةِ، فَاتَّخَذَ أَنْفًا مِنْ وَرِقٍ فَأَنْتَنَ عَلَيْهِ فَأَمَرَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يَتَّخِذَ أَنْفًا مِنْ ذَهَبٍ

    “Bahwa hidung beliau terkena senjata pada peristiwa perang Al Kulab di masa jahiliyah. Kemudian beliau tambal dengan perak, namun hidungnya membusuk. Kemudian Nabi Muhammad SAW memerintahkannya untuk menambal hidungnya dari emas.” (HR. Ahmad No. 19006, 20271, Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan: hasan. Ta’liq Musnad Ahmad No. 19006).

    Syaikh Abdurrahman Al Juzairi dalam Al Fiqhu ‘alal Madzahib al Arba’ah, jilid 2, halaman 17-21, menjelaskan berbagai pendapat mazhab ulama terkait penggunaan emas dan perak dalam kehidupan sehari-hari.

    1. Hanafi: Boleh memperindah rumah dengan pajangan emas dan perak selama bukan untuk dipakai dan tidak berbangga diri.
    2. Malikiyah: Boleh melapisi atau menghiasi pedang dengan emas dan perak.
    3. Syafi’iyah: Boleh baik pria dan wanita memakai hidung palsu dari emas begitu pula gigi palsu. Boleh pula menghias mushaf dari perak, namun tidak boleh dari emas kecuali bagi wanita. Sedangkan menulis mushaf dari tinta emas boleh baik bagi pria dan wanita. Boleh pula menghias alat-alat perang dengan perak.
    4. Hanabilah. Haram menggunakan emas dan perak sebagai perabot dan perhiasan atau pajangan di rumah, tapi boleh jika dari lainnya seperti mutiara, berlian, yaqut, dan batu-batuan.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Kumpulan Doa Menempati Rumah Baru, Mohon Perlindungan-Keberkahan


    Jakarta

    Pindah rumah seperti memulai bab baru dalam kehidupan seseorang. Dalam ajaran Islam, seorang muslim dianjurkan untuk selalu mengingat dan melibatkan Allah SWT dalam berbagai aspek kehidupan, salah satunya melalui doa.

    Selain sebagai bentuk syukur atas rezeki dari Allah SWT, memanjatkan doa dapat dilakukan untuk memohon kebaikan ketika menempati rumah baru. Kamu boleh meminta keberkahan dan perlindungan selama tinggal di hunian itu.

    Berikut ini kumpulan doa yang bisa kamu amalkan ketika hendak menempati rumah baru, dikutip dari buku Kumpulan Doa Mustajab Pembuka Pintu Rezeki oleh KH Sulaeman Bin Muhammad Bahri.


    Doa Menempati Rumah Baru

    مَا شَاء اللَّهُ لَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ

    Latin: “MasyaAllah laa quwwata illa billah.”

    Artinya: “Semua kehendak Allah tidak ada daya dan upaya kecuali dengan izin Allah.”

    Doa Masuk Rumah Baru

    اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَ الْمَوْلَجِ وَخَيْرَ الْمَخْرَجِ بِسْمِ اللَّهِ وَلَجْنَا وَبِسْمِ اللَّهِ خَرَجْنَا وَعَلَى اللَّهِ رَبِّنَا تَوَكَّلْنَا

    Latin: “Allahumma inni as-aluka khoirol mauliji wa khoirol makhroji bimillaahi wa lajnaa wa bismillaahi khorojnaa wa’alallohi robbinaa tawakkalnaa.”

    Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu atas kebaikan rumah yang aku masuki dan kebaikan rumah yang aku tinggalkan. Dengan menyebut nama Allah aku masuk dan dengan menyebut nama Allah aku keluar dan kepada Allah, Tuhan kami, kami bertawakal.” (HR. Abu Daud)

    Doa Keberkahan Rumah

    Melansir laman Nahdlatul Ulama (NU), sebelum menempati rumah baru juga dianjurkan untuk membaca doa berikut agar kediaman diliputi keberkahan.

    اَللّٰهُمَّ يَا مَنْ فَلَقَ الْبَحْرَ لِمُوْسَى بْنِ عِمْرَانَ وَنَجَّى يُوْنُسَ مِنْ بَطْنِ الْحُوْتِ وَسَيَّرَ الْفُلْكَ لِمَنْ شَاءَ أَنْتَ الْعَالِمُ بِعَدَدِ قَطْرِ الْبِحَارِ وَذَرَّاتِ الرِّمَالِ يَا خَالِقَ أَصْنَافِ عَجَائِبِ الْمَخْلُوْقَاتِ أَسْأَلُكَ الْكِفَايَةَ يَا كَافِيَ مَنْ اِسْتَكْفَاهُ يَا مُجِيْبَ مَنْ دَعَاهُ يَا مُقِيْلَ مَنْ رَجَاهُ أَنْتَ الْكَافِيْ لَا كَافِيَ إِلَّا أَنْتَ، اِكْفِنِيْ شَرَّمَا أَخَافُ وَأَحْذَرُ وَامْلَأْ مَنْزِلِيْ هٰذَا خَيْرًا وَبَرَكَةً وَصَلِّ عَلَى نَبِيِّكَ وَرَسُوْلِكَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَاٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ

    Latin: “Allahumma ya man falaqal bahra li Musa bin ‘Imran, wa najjz Yunusa min bathnil ḫut, wa sayyaral fulka li man sya-a, antal ‘alimu bi ‘adadi qathril biḫari, wa dzarratir rimal. Ya Khaliqa ashnafi ‘aja’ibil makhluqat. As’alukal kifayah, ya kafiya man istakfah, ya Mujiba man da’ah, ya muqila man rajah. Antal kafi, la kafiya illa anta. Ikfini syarra ma akhafu wa ahdzar. Wamla’ manzili hadza khairan wa barakah. Washalli ‘ala nabiyyika wa rasulika sayyidina Muḫammadin wa alihi wa shaḫbih wa sallim.”

    Artinya: “Ya Allah yang membelah lautan untuk Musa bin ‘Imran, dan menyelamatkan Yunus dari perut ikan besar, yang menjalankan perahu kepada siapa pun yang dikehendaki. Engkau mengetahui jumlah tetesan air laut dan satuan-satuan kerikil.”

    “Wahai zat yang menciptakan beberapa macam keajaiban makhluk-makhluk. Aku memohon kepada-Mu kecukupan, wahai zat yang mencukupi hamba yang memintakan kecukupan kepada-Nya. Wahai zat yang mengabulkan hamba yang berdoa kepada-Nya, yang mengampuni hamba yang mengharap rahmat-Nya, Engkau maha mencukupi.”

    “Tiada yang mencukupi selain-Mu. Cukupilah aku dari keburukan sesuatu yang aku khawatirkan, penuhilah tempatku ini dengan kebaikan dan keberkahan. Selawat salam semoga tercurah kepada nabi dan utusan-Mu, junjungan kami, Nabi Muhammad SAW, dan kepada para keluarga serta sahabatnya.”

    Itulah beberapa doa yang bisa dipanjatkan saat akan menempati rumah baru. Rumah yang penghuninya diberi keberkahan dan perlindungan oleh Allah SWT.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Plus Minus Tempered Glass dan Penggunaannya di Rumah


    Jakarta

    Kaca merupakan bahan yang banyak digunakan di sekitar rumah. Dari sekian jenis kaca, tempered glass bisa menjadi pertimbangan untuk dipakai karena memiliki karakteristik yang unik dibanding kaca konvensional.

    Mengutip dari laman US Window & Door pada Selasa (26/3/2024), tempered glass dirancang dengan kokoh sehingga lima kali lebih kuat daripada kaca biasa.

    Pembuatan kaca ini melalui pembakaran kaca treatment melibatkan proses pemanasan dan pendinginan yang cepat, sehingga membuat kaca lebih kuat dan mengubah cara pecahnya.


    Daya Tahan

    Tempered glass memiliki daya tahan yang lebih baik karena lebih kokoh dibandingkan kaca biasa. Kaca ini memiliki fitur yang lebih keras dan tebal, sehingga tidak perlu terlalu khawatir akan kerusakan.

    Keamanan

    Biasanya kaca yang pecah akan menebarkan serpihan dan potongan kaca yang tajam, sehingga dapat membahayakan siapapun yang mengenainya. Sebaliknya, pecahan tempered glass berupa potongan persegi yang lebih aman daripada kaca biasa. Oleh karena itu, kaca jenis ini cocok digunakan pada tempat yang rawan terjadi kerusakan kaca.

    Harga

    Akan tetapi, fitur unggul tempered glass ini cukup memakan banyak biaya. Menggunakan tempered glass memang lebih mahal daripada kaca konvesional. Meski demikian, tempered glass yang bisa tahan lebih lama menjadikannya lebih murah dibandingkan kaca biasa yang rawan rusak.

    Penggunaan Tempered Glass

    Melansir dari Glass Planet, berikut ini beberapa penggunaan tempered glass di sekitar rumah.

    Pintu

    Kamu bisa menggunakan tempered glass untuk berbagai jenis pintu, seperti pintu geser hingga pintu lipat. Pintu kaca yang sering digunakan semestinya dibuat lebih aman dengan tempered glass untuk jaga-jaga.

    Tangga

    Kalau kamu ingin menggunakan railing tangga dari kaca, sebaiknya menggunakan tempered glass sebagai langkah pencegahan. Sebab, railing rawan pecah sewaktu-waktu ketika ada kejadian tidak terduga.

    Jendela

    Tentunya kamu boleh menggunakan tempered glass untuk jendela. Terlebih buat jendela yang sering dilalui atau digunakan oleh penghuni rumah.

    Kamar Mandi dan Kolam Renang

    Pada ruang yang sering basah seperti kamar mandi dan kolam renang, sangat cocok menggunakan tempered glass. Pasalnya, tempat basah rawan terjadi kecelakaan, sehingga ada baiknya menggunakan kaca ini untuk meminimalisir celaka akibat pecahan kaca.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Tanda Rumah Kamu Diserang Rayap dan Cara Basminya


    Jakarta

    Masih banyak rumah masyarakat Indonesia yang masih menggunakan bahan kayu sebagai strukturnya. Penggunaan bahan kayu ini memiliki kekurangan, yaitu rentan diserang oleh rayap bila tidak diproses dengan baik.

    Rayap sangatlah berbahaya bagi struktur bangunan rumah yang terbuat dari kayu. Semakin lama mereka menetap, semakin besar kerusakannya. Lalu, bagaimana cara mengetahui kalau rumahmu sedang diserang rayap?

    Dikutip dari bhg.com, ada beberapa tanda yang bisa kamu cek bila rumahmu sedang diserang oleh rayap. Berikut contohnya.


    Tanda Rumah Sedang Diserang Rayap

    1. Kayu Berlubang

    Ciri yang paling mudah terlihat yaitu banyaknya lubang pada kayu rumahmu. Kayu yang berlubang mengindikasikan bahwa adanya rayap yang menggerogoti bagian dalamnya. Biasanya kayu itu akan mengeluarkan suara yang nyaring ketika dipukul.

    2. Jalur Tanah

    Jalur tanah ini biasanya digunakan oleh rayap untuk berpindah dari tanah ke kayu tujuan. Jalur ini digunakan seperti jalan raya atau jalan utama oleh para rayap supaya mereka bisa berpindah dengan aman.

    3. Suara Klik atau Benturan

    Bila Kamu mendengar suara klik atau benturan di dalam tembok. itu artinya ada rayap yang sedang mengirimkan sinyal pada koloninya. Mereka sengaja membenturkan kepala mereka pada kayu untuk menunjukkan jalan pada rayap lainnya.

    4. Bekas Sayap Serangga

    Beberapa rayap pasti akan meninggalkan jejak berupa sayap yang patah. Biasanya patahan sayap tersebut juga dijadikan sebagai tanda sarang mereka.

    5. Cat Mengelupas

    Bila kamu mengenakan tembok tipe drywall, ketika rayap melubangi tembok tersebut, udara lembap akan masuk ke sela dalam drywall dan menjadikan catnya mengelupas.

    6. Residu Kayu

    Bila kamu melihat ada residu berupa bola-bola berwarna cokelat, biasanya itu adalah ulah dari rayap.

    Nah, bila kamu menemui ciri-ciri tersebut kamu bisa mencoba cara berikut ini untuk membasminya.

    Cara DIY Basmi Rayap Dari Rumah

    – Asam Borat

    Kamu bisa mencoba untuk menyemprotkan asam borat langsung kepada kayu yang diserang oleh rayap. Tetapi kamu harus jauhkan lokasi penyemprotan ini dari anak-anak dan hewan peliharaan, karena zat dari asam borat sangat berbahaya bagi mereka.

    – Diatomit (Tanah Diatom)

    Selain Asam Borat, kamu bisa menggunakan diatomit. Diatomit juga lebih ramah terhadap anak-anak dan hewan peliharaan.

    Caranya, kamu bisa menaburkannya pada tanah atau pada area tempat rayap menyerang.

    – Minyak Jeruk atau Minyak Nimba

    Minyak jeruk dan minyak nimba merupakan insektisida organik yang dapat mengatasi serangan rayap skala kecil. Kekurangannya, minyak ini tidak dapat mengatasi serangan rayap dalam skala besar.

    Caranya, campurkan 2 gelas air, beberapa tetes sabun cuci piring, dan sekitar 9~12 tetes minyak jeruk atau minyak neem. Lalu semprotkan langsung pada lokasi yang diserang oleh rayap.

    – Nematoda

    Nematoda seperti cacing gelang parasit bisa menyerang sarang rayap dan meracuni inangnya dalam beberapa hari.

    Selain itu, nematoda juga memangsa hama taman lainnya, sehingga menjadikannya cara yang bagus untuk memerangi serangan rayap di luar ruangan.

    – Insektisida

    Insektisida dapat digunakan untuk membasmi populasi rayap dan banyak tersedia di toko perbaikan rumah. tapi pastikan untuk tidak menggunakannya dalam jumlah yang terlalu banyak.

    Selain cara di atas, kamu juga bisa menggunakan cara profesional seperti menggunakan umpan beracun yang menarik para rayap, melakukan fumigasi, atau menggunakan teknik termitisida pada kayu rumahmu.

    Itu dia cara mengetahui ciri-ciri rumahmu sedang diserang oleh rayap, dan cara membasminya. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Serupa Tapi Tak Sama, Ini Bedanya Carport dan Garasi yang Harus Kamu Tahu


    Jakarta

    Sampai sekarang, masih banyak orang yang belum tahu kalau carport dan garasi ternyata berbeda. Walaupun terlihat serupa, tapi nyatanya keduanya memiliki beberapa perbedaan. Untuk mengetahui lebih lanjut, yuk simak penjelasannya di bawah!

    Dilansir dari Astra Daihatsu, inilah penjelasan dan perbedaan antara carport dan garasi.

    Carport

    Kanopi Carport Melengkung.Ilustrasi Carport Foto: carports-canopies.com

    Carport merupakan sebuah tempat yang dirancang secara semi-terbuka yang digunakan untuk parkir kendaraan. Berbeda dengan garasi, biasanya carport ditempatkan secara terpisah dari bangunan utama rumah, umumnya berada di area luar atau samping rumah.


    Penempatan yang seperti ini akan memudahkan kita untuk memasuki atau meninggalkan kendaraan. Carport dilengkapi dengan kanopi sebagai penutupnya yang berfungsi untuk melindungi kendaraan dari hujan dan panas matahari.

    Selain itu, sekarang banyak carport yang juga dilengkapi dengan panel surya untuk menghasilkan tenaga listrik.

    Garasi

    Dinamakan Kedai Built Up, Helmy sang pemilik mempunyai 25 unit lebih mobil bergaya tersebut dari berbagai merek dan tipe di garasinya.Ilustrasi Garasi Foto: Ruly Kurniawan

    Berbeda dengan carport, garasi adalah bangunan yang sepenuhnya tertutup dan digunakan untuk menyimpan kendaraan serta barang-barang lainnya.

    Bangunan garasi menyatu dengan bangunan rumah utama, biasanya garasi diposisikan di sekitar area samping atau belakang rumah. Selain itu, garasi juga sering kali dibuat terhubung langsung dengan rumah melalui pintu masuk ke rumah.

    Tidak hanya sebagai ruang penyimpanan, garasi juga sering berfungsi sebagai ruang tambahan untuk berbagai keperluan. Contohnya sebagai ruang bengkel, atau penyimpanan peralatan rumah tangga dan outdoor yang jarang digunakan di dalam rumah.

    Setelah mengetahui pengertian carport dan garasi secara umum, berikut adalah 4 perbedaan carport dan garasi yang perlu kamu ketahui.

    Perbedaan Carport dan Garasi

    1. Perbedaan Bangunan

    Garasi adalah bangunan tertutup yang terletak di samping atau di belakang rumah yang biasanya terhubung dengan rumah melalui pintu masuk. Sementara itu, carport adalah struktur terbuka yang biasanya terdiri dari atap yang didukung oleh tiang-tiang, yang dapat berdiri sendiri atau terhubung dengan rumah.

    2. Perbedaan Penutup Atap

    Garasi memiliki atap yang tertutup dan dinding di sekelilingnya, sementara carport hanya memiliki atap yang terbuka. Namun sekarang cukup banyak pemilik carport yang memasang kanopi untuk melindungi kendaraan yang diparkir.

    3. Perbedaan Tingkat Keamanan

    Garasi memberikan tingkat keamanan yang lebih tinggi karena mobil terlindungi dari cuaca dan pencurian. Sebab garasi memiliki pintu yang dilengkapi pengunci. Sementara carport yang ditempatkan di luar, memberikan perlindungan yang kurang dan terbatas dari cuaca dan rentan akan pencurian.

    4. Perbedaan Fungsi

    Garasi sering digunakan untuk menyimpan mobil, motor, dan barang-barang lainnya yang memerlukan ruang penyimpanan yang aman. Sementara carport digunakan terutama sebagai tempat parkir mobil dan melindungi kendaraan dari sinar matahari dan hujan.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Usir Jangkrik dari Rumah


    Jakarta

    Di musim penghujan ini, sering kali membuat para jangkrik keluar dari tanah dan masuk ke dalam rumah. Hal ini dikarenakan rumah mereka terendam oleh air akibat hujan sehingga mereka mencari tempat berteduh yang hangat, salah satunya adalah rumah warga.

    Jangkrik tertarik pada lingkungan yang hangat, lembap, dan memiliki cahaya. Maka dari itu jangkrik sering memasuki rumah melalui semua retakan, sela-sela pintu dan celah pada dinding.

    Jangkrik sebenarnya tidak berbahaya pada manusia, tetapi terkadang kita sering terganggu karena keberadaanya.


    Bukan karena suaranya saja yang terlalu berisik jika didengarkan dari jarak yang dekat. Kita juga khawatir bila jangkrik akan masuk ke tubuh kita ketika kita sedang tertidur.

    Tapi kamu tidak perlu khawatir. Dikutip dari bhg.com, ada beberapa cara untuk mencegah dan membasmi jangkrik dari rumah. Ayo kita simak caranya di bawah ini.

    Cara Cegah Jangkrik Masuk Ke Rumah

    1. Tambal Retakan dan Celah Pada Rumah

    Retakan pada rumah bisa menjadi akses untuk para jangkrik masuk ke dalam rumah. Oleh karena itu kamu perlu menutup semua retakan, celah, dan kemungkinan titik masuk lainnya pada rumahmu.

    Selain itu periksa juga apakah ada retakan pada dinding, jendela, pintu, dan fondasi. Tutup rapat menggunakan dempul atau pelapis cuaca. Dan kamu juga bisa memasang jaring (kelambu) pada jendela atau pintu rumahmu.

    2. Jaga Rumput Halaman Rumah Tetap Pendek

    Tidak hanya tanah saja, rumput yang tinggi biasa dijadikan sarang oleh para jangkrik. Oleh karena itu kamu harus mematikan rumput halaman rumahmu tetap pendek agar jangkrik tidak bersarang di sana. Sehingga rumahmu jauh dari sarang jangkrik

    3. Kurangi Hal yang Menarik perhatian Jangkrik

    Kurangi hal seperti cahaya lampu dan ruangan lembap yang memiliki banyak sumber makanan.

    Kamu bisa mengganti lampu rumahmu dengan warna yang lebih hangat (kekuningan). Caranya bisa dengan memilih lampu dengan angka kelvin yang rendah.

    4. Rapikan Rumahmu

    Rumah yang berantakan bisa menarik perhatian jangkrik

    5. Pelihara Hewan

    Hewan yang bisa memakan jangkrik seperti burung bisa menjadi penangkal jangkrik alami. Selain itu kucing juga bisa menjadi penjaga rumah anti jangkrik, karena biasanya kucing tertarik untuk mengejar hal kecil yang bergerak.

    6. Buat Penghalang Pestisida

    Yang terakhir adalah dengan membuat pengahalan dari pestisida. kamu bisa menaburkan atau menyemprotkan pestisida di sekeliling rumahmu agar jangkrik enggan untuk masuk ke dalam rumahmu.

    Bila rumahmu sudah terlanjur kemasukan jangkrik, dibawah ini ada beberapa cara untuk membasminya.

    Cara Membasmi Jangkrik dari Rumah

    1. Cara Alami

    – Diatomit (Tanah Diatom)

    Kamu bisa menyebarkan diatomit di sekeliling rumah, terutama di bagian yang sering didatangi jangkrik.

    Bahan alami ini bersifat abrasif terhadap serangga. Ini membuat mereka dehidrasi dan membunuhnya. Pastikan untuk menyebarkannya di area basah, karena air membuat diatomit tidak efektif.

    – Bahan Buatan

    kamu bisa mencoba untuk membuat bahan pengusir jangkrik buatan. Caranya dengan mencampurkan cabai merah atau bubuk cabai dengan beberapa tetes sabun cuci piring dan air hingga membentuk sebuah pasta.

    Letakkan pasta pada potongan kertas lilin agar mudah dibuang dan tinggalkan di tempat yang banyak jangkrik.

    Jangkrik juga tidak menyukai aroma yang menyengat, jadi kamu juga bisa menyemprotkan minyak esensial, seperti peppermint, lavender, atau sereh, di sekitar area yang biasa didatangi jangkrik.

    – Jebakan Lem

    Kamu bisa memuat jebakan lem untuk menangkap para jangkrik tersebut. Kamu bisa membuatnya dari kertas/kardus yang dilapisi lem dan meletakkannya pada area yang biasa didatangi jangkrik.

    – Asam Borat

    Asam borat bisa digunakan untuk membunuh jangkrik dengan cepat. Kamu cukup untuk meletakkan sedikit potongan asam borat pada area yang biasa didatangi jangkrik. Lalu tunggu hingga besok.

    – Penyedot Debu

    Bila jangkrik tersebut sudah masuk ke dalam rumah dan sulit untuk ditangkap. Kamu bisa untuk coba menangkapnya dengan mesin penyedot debu.

    2. Cara Bahan Kimia

    – Jebakan Umpan Beracun

    Jebakan ini bisa kamu cari di toko yang khusus menjual jebakan serangga. Kamu hanya perlu untuk menempatkannya pada area tempat jangkrik aktif. lalu tinggalkan hingga esok hari.

    – Insektisida

    Yang terakhir tentunya adalah insektisida. Hampir semua serangga bisa ditaklukkan dengan insektisida. Kamu hanya perlu menyemprotkannya pada lokasi jangkrik bersembunyi, lalu mereka akan kabur atau bahkan hingga mati.

    Nah, itu dia beberapa cara untuk mencegah dan membasmi jangkrik dari rumah. Semoga setelah ini kamu tidak perlu khawatir lagi ada jangkrik yang masuk ke mulutmu ketika mau sedang tertidur.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Dinding Kusam? Tidak Perlu Cat Ulang, Coba Bersihkan dengan 2 Cara Ini!


    Jakarta

    Selain perabotan di rumah yang bisa berdebu, dinding bisa mengalami hal serupa. Apalagi rumah dengan atap yang tinggi, biasanya debu menumpuk di pinggiran atap, bahkan ada yang menggantung seperti sarang laba-laba.

    Dinding yang berdebu dan kotor bisa disebabkan karena cuaca dan kebiasaan dari penghuninya. Dinding yang dekat dengan ventilasi udara atau ruang terbuka biasanya akan cepat kotor dan kusam. Begitu pula dengan dinding yang jarang dibersihkan juga membuat debu menumpuk.

    Membersihkan dinding berdebu ini berbeda dengan mengecat ulang. Debu bisa menempel di dinding dalam hitungan hari bahkan setelah dinding dicat ulang. Layaknya perabotan di rumah yang seminggu sekali perlu dibersihkan, dinding pun begitu.


    Debu pada dinding dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti alergi. Selain itu, dinding yang banyak debu juga mudah ditumbuhi jamur dan lumut yang membuat warna cat juga jadi cepat kusam.

    Sebelum membersihkan dinding kamu harus tau jenis cat yang digunakan. Ada cat berbahan dasar minyak dan air atau lateks.

    – Cat Berbahan Dasar Minyak

    Biasa digunakan pada area dengan kelembapan tinggi. Kualitasnya lebih bagus dan lebih tahan lama dibandingkan cat lateks. Keunggulannya lain adalah tahan meskipun sering dibersihkan.

    – Cat Berbahan Dasar Air atau Lateks

    Biasa digunakan untuk dinding di dalam rumah. Lebih tahan terhadap retak dan tidak mudah terkelupas dibandingkan yang berbahan dasar minyak. Namun, saat membersihkannya jangan gunakan pembersih cairan.

    Mengutip dari Spruce, Selasa (26/3/2024), berikut cara membersihkan dinding rumah berbahan minyak atau lateks.

    Cara Membersihkan Dinding Dicat Berbahan Dasar Minyak

    1. Siapkan Larutan Pembersih

    Pertama, bersihkan dinding memakai kain bersih. Lalu siapkan satu sendok teh sabun pencuci piring dan 1/2 sendok teh cuka putih ke dalam air hangat. Siapkan wadah lain berisi air bersih untuk membilas.

    2. Bersihkan Dinding dengan Diusap

    Ambil kain bersih lain atau spons. Celupkan ke wadah berisi cairan lalu peras. Jika tidak ada noda membandel seperti kotoran cicak atau bekas coretan tidak perlu ditekan saat membersihkannya. Jika ada noda membandel, kamu bisa menambahkan 2 sendok makan boraks ke larutan pembersih. Bila sudah dibersihkan bilas dengan kain baru yang dibasahkan dengan air bersih.

    Cara Membersihkan Dinding Dicat Berbahan Lateks

    1. Siapkan Larutan Pembersih

    Singkirkan debu yang menempel dengan kemoceng atau penyedot debu. Setelah itu siapkan larutan pembersih terdiri dari satu sendok teh pembersih serbaguna yang dicampur dengan 1 liter air hangat. Siapkan ember kedua dengan air bersih untuk bilasan.

    2. Bersihkan Dinding dengan Gerakan Melingkar

    Siapkan spons atau kain bersih. Celupkan ke dalam larutan tadi dan peras hingga tidak ada air yang menetes. Mulai dari atas agar tidak mengotori area yang sudah bersih.

    Celupkan spons atau kain kedua ke dalam air bersih dan peras hingga hampir kering. Bilas sisa sabun saat Anda bergerak ke bawah dinding.

    Hati-hati saat membersihkan area dekat stopkontak atau sakelar listrik, jangan terlalu basah pada area ini. Apabila sudah dibersihkan, bilas dengan kain baru yang dibasahkan dengan air bersih.

    Jika ada goresan atau noda yang sulit hilang, celupkan spons basah ke dalam soda kue dan gosok perlahan area tersebut.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Salah! Ini Perbedaan Carport dan Garasi


    Jakarta

    Sampai sekarang, masih banyak orang yang belum tahu kalau carport dan garasi ternyata berbeda. Walaupun terlihat serupa, tapi nyatanya keduanya memiliki beberapa perbedaan. Untuk mengetahui lebih lanjut, yuk simak penjelasannya di bawah!

    Dilansir dari Astra Daihatsu, inilah penjelasan dan perbedaan antara carport dan garasi.

    Carport

    Carport merupakan sebuah tempat yang dirancang secara semi-terbuka yang digunakan untuk parkir kendaraan. Berbeda dengan garasi, biasanya carport ditempatkan secara terpisah dari bangunan utama rumah, umumnya berada di area luar atau samping rumah. Penempatan yang seperti ini akan memudahkan kita untuk memasuki atau meninggalkan kendaraan. Carport dilengkapi dengan kanopi sebagai penutupnya yang berfungsi untuk melindungi kendaraan dari hujan dan panas matahari. Selainitu, sekarang banyak carport yang juga dilengkapi dengan panel surya untuk menghasilkan tenaga listrik.


    Garasi

    Berbeda dengan carport, garasi adalah bangunan yang sepenuhnya tertutup dan digunakan untuk menyimpan kendaraan serta barang-barang lainnya. Bangunan garasi menyatu dengan bangunan rumah utama, biasanya garasi diposisikan di sekitar area samping atau belakang rumah. Selain itu, garasi juga sering kali dibuat terhubung langsung dengan rumah melalui pintu masuk ke rumah. Tidak hanya sebagai ruang penyimpanan, garasi juga sering berfungsi sebagai ruang tambahan untuk berbagai keperluan. Contohnya sebagai ruang bengkel, atau penyimpanan peralatan rumah tangga dan outdoor yang jarang digunakan di dalam rumah.

    Setelah mengetahui pengertian carport dan garasi secara umum, berikut adalah 4 perbedaan carport dan garasi yang perlu kamu ketahui.

    Perbedaan Carport dan Garasi

    1. Perbedaan Bangunan

    Garasi adalah bangunan tertutup yang terletak di samping atau di belakang rumah yang biasanya terhubung dengan rumah melalui pintu masuk. Sementara itu, carport adalah struktur terbuka yang biasanya terdiri dari atap yang didukung oleh tiang-tiang, yang dapat berdiri sendiri atau terhubung dengan rumah.

    2. Perbedaan Penutup Atap

    Garasi memiliki atap yang tertutup dan dinding di sekelilingnya, sementara carport hanya memiliki atap yang terbuka. Namun sekarang cukup banyak pemilik carport yang memasang kanopi untuk melindungi kendaraan yang diparkir.

    3. Perbedaan Tingkat Keamanan

    Garasi memberikan tingkat keamanan yang lebih tinggi karena mobil terlindungi dari cuaca dan pencurian. Sebab garasi memiliki pintu yang dilengkapi pengunci. Sementara carport yang ditempatkan di luar, memberikan perlindungan yang kurang dan terbatas dari cuaca dan rentan akan pencurian.

    4. Perbedaan Fungsi

    Garasi sering digunakan untuk menyimpan mobil, motor, dan barang-barang lainnya yang memerlukan ruang penyimpanan yang aman. Sementara carport digunakan terutama sebagai tempat parkir mobil dan melindungi kendaraan dari sinar matahari dan hujan.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Pakai Tangan, Ini 3 Cara Membersihkan Kotoran Tikus di Rumah


    Jakarta

    Kamu tiba-tiba melihat butiran hitam di beberapa sudut rumah dan berbau tidak enak? Itu wujud kotoran tikus. Saat kamu membersihkannya, sebaiknya gunakan tisu atau sarung tangan karena kotoran tikus banyak mengandung virus, bakteri, dan parasit.

    Beberapa tikus di dalam kotorannya terdapat sebuah virus bernama hantavirus yang berpotensi mematikan pada manusia. Selain itu, kotoran tikus juga termasuk najis yang bisa mengurangi sahnya ibadah seperti Salat jika berada di ruang ibadah. Kamu perlu membersihkannya terlebih dahulu hingga wujud, bau, dan warnanya hilang.

    Mengutip dari Public Health Insider, Rabu (27/3/2024), berikut cara membersihkan kotoran tikus yang aman di rumah.


    1. Buka Ventilasi Ruangan

    Tikus menyukai tempat yang lembap, sudut-sudut rumah, dan daerah yang jarang terkena sinar matahari langsung. Sebelum membersihkan kotorannya, pastikan kamu telah membuka ventilasi terdekat setidaknya selama 30 menit, ini untuk mengurangi bau tidak sedang yang tercium.

    Jika kamu menemukan di halaman, kamu bisa langsung membersihkannya menggunakan sarung tangan dan menyemprotkan dengan cairan pembersih dan pewangi.

    2. Selalu Pakai Sarung Tangan

    Namanya kotoran hewan pasti kotor dan telah terkontaminasi dengan virus, bakteri, debu, dan parasit. Maka kamu tidak boleh memegangnya langsung, melainkan harus menggunakan sarung tangan. Jika tidak ada, kamu bisa menggunakan beberapa lapis tisu, kain yang tidak terpakai, atau kertas.

    Jika kotoran tikus masih berbau dan berada di tempat yang tertutup, pakai masker agar lebih aman. Setelah selesai, jika kamu memakai sarung tangan kain bukan plastik, jangan lupa untuk mencucinya. Namun jika memakai kertas, tisu atau kain bekas bisa langsung dibuang.

    3. Semprotkan Cairan Pembersih

    Saat membersihkan kotoran tikus sebaiknya tidak menggunakan penyedot debu atau sapu. Hal ini untuk menghindari debu yang mengandung alergen dan mungkin terkontaminasi menempel pada alat pembersih.

    Sebagai gantinya, semprotkan bekas kotoran tikus tadi dengan cairan pemutih dan diamkan selama 10 menit. Kemudian, dengan menggunakan tisu atau kain, bersihkan area yang terkena kotoran tersebut.

    Jika kotoran tikus mengenai kain seperti seprai, baju, tempat tidur, jok kursi, gunakan sampo atau deterjen dan rendam dalam air panas.

    Cara Cegah Tikus Masuk ke Rumah

    Untuk menghindari ada kotoran tikus di rumah, kamu perlu mencegah hewan tersebut masuk ke rumah. Caranya dengan menutup akses masuk ke rumah.

    1. Pasang Penghalang di Area Pagar

    Saluran air adalah tempat kesukaan mereka. Lubang-lubang selokan di depan rumah adalah rumah sekaligus akses yang paling dekat dengan rumah kita. Mereka bisa masuk melalui sela pagar, lobang selokan di dekat pagar, lubang dinding pagar, atau tanah yang berada di pinggiran dinding.

    Maka dari itu, kamu perlu menambahkan penutup seperti kawat atau plastik PVC di sela-sela tersebut agar air tetap dapat lewat tetapi untuk tikus tidak bisa.

    Waktu paling rawan rumah kemasukan tikus adalah malam hari. Gerakan mereka sangat cepat dan area halaman tidak terlalu terang, sehingga tikus mudah masuk ke dalam. Maka jika tidak ada orang yang duduk atau berdiri di dekat pintu sebaiknya pintu langsung ditutup.

    3. Tutup Tempat Sampah Saat Malam

    Mereka akan masuk ke rumah untuk mencari makanan. Jika mereka berhasil mendapatkan makanan di rumah tersebut, maka dia akan kembali ke tempat yang sama karena hewan ini memiliki ingatan yang bagus.

    Tikus yang lolos akan mengincar tempat sampah untuk mencari makanan. Jika kamu memiliki tempat sampah di dalam rumah, saat malam langsung ikat plastik atau tutup tempat sampah tersebut agar tidak mengundang tikus. Lebih baik lagi sebelum malam, tempat sampah sudah bisa dibuang ke luar.

    Bukan hanya tempat sampah, tikus juga bisa merusak perabotan dari kayu, plastik, kain, hingga kabel listrik di rumah apabila berhasil masuk ke dalam rumah.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com