Author: Gak Ganti Gambar

  • Pertimbangkan 5 Hal Ini buat Memilih Rumah yang Nyaman Sesuai Kebutuhan


    Jakarta

    Rumah sebagai tempat tinggal semestinya dapat memenuhi kebutuhan harian sekaligus memberikan kenyamanan bagi penghuninya. Apabila kamu hendak membeli rumah, pastinya menginginkan tempat yang menimbulkan perasaan senang dan memudahkan segala aktivitas di dalamnya.

    Tak sekadar tempat menetap, rumah biasanya juga mencerminkan preferensi dan gaya hidup penghuninya. Hal ini bisa terlihat dari penampilan maupun komponen dari rumah itu sendiri.

    Maka dari itu, pastikan untuk memeriksa kondisi rumah dan membayangkan kehidupan di dalamnya sebelum membuat keputusan. Melansir dari The Spruce pada Minggu (31/3/2024), berikut ini beberapa hal yang perlu kamu perhatikan untuk memilih rumah yang tepat untuk keluargamu.


    Penampilan Luar Rumah

    Tampak depan rumah mencerminkan kepribadian penghuni rumah. Pertimbangkan apakah desain eksterior rumah sesuai dengan seleramu. Hal ini tentu saja tergantung apakah kamu ingin membeli rumah dengan desain tersebut atau berencana untuk merenovasinya nanti.

    Pikirkan juga kondisi dek atau teras dalam keadaan baik. Periksalah lansekapnya untuk menentukan berapa banyak pemeliharaan halaman yang harus dilakukan.

    Ukuran dan Layout Rumah

    Jangan cepat tergiur dengan rumah besar dengan fitur-fitur unik seperti kolam renang yang belum tentu akan digunakan. Tentukan ukuran dan layout rumah yang sesuai dengan kebutuhan keluarga sebelum memulai pencarian rumah.

    Perlu diingat ruang atau lahan lebih bisa digunakan untuk gaya hidup keluarga. Selain itu, dengan lebih banyak ruang berarti ada lebih banyak tagihan listrik maupun furnitur yang perlu dibeli untuk mengisi ruang tersebut.

    Kamar Tidur dan Kamar Mandi

    Tentukan jumlah kamar tidur dan kamar mandi sebagai kriteria memilih rumah. Akan sangat disayangkan bila tertarik dengan rumah yang tidak bisa memenuhi kebutuhan penghuninya.

    Pikirkan siapa yang akan tinggal di dalam rumah itu di masa sekarang dan masa mendatang. Apabila akan mempunyai beberapa anak ataupun kerabat yang menginap, maka jadikan hal ini faktor pertimbangan dari jumlah dan keadaan kamar tidur dan kamar mandi.

    Dapur

    Jika ruang dapur merupakan ruang favorit yang sering digunakan oleh anggota keluarga, sebaiknya menghindari desain dapur yang kurang cocok. Sebab, renovasi dapur bisa cukup memakan waktu dan biaya, sehingga banyak yang lebih memilih rumah dengan dapur siap pakai. Namun, apabila dapur hanya membutuhkan sedikit upgrade, rumah itu tetap layak dipertimbangkan.

    Jendela dan Pencahayaan

    Selain itu, yang tak kalah penting adalah memeriksa pemandangan jendela dan pencahayaan alami yang didapatkan rumah, terutama di ruang yang banyak digunakan pada siang hari. Tentu kamu tak ingin memandangi rumah tetangga sepanjang hari atau harus menyalakan lampu di siang hari.

    Itulah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan untuk memilih rumah yang nyaman buat memenuhi kebutuhan kamu. Semoga membantu!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Berkaca dari Kekerasan Anak Aghnia Punjabi, Ini 5 Alasan Harus Pasang CCTV di Rumah


    Jakarta

    Belakangan ini media sosial tengah dihebohkan oleh kasus penganiayaan anak seorang selebgram Aghnia Punjabi oleh pengasuh bayi atau baby sitter nya.

    Penganiyaan anak ini diketahui telah terekam oleh CCTV yang dipasang di kamar korban. Dalam kasus ini, rekaman CCTV memiliki peran penting sebagai barang bukti untuk menindaklanjuti kasus ke pihak berwenang.

    CCTV dikenal sebagai salah satu sistem keamanan yang paling murah dan mudah diatur. Dengan memasang CCTV pada area rumah, kita bisa dengan mudah mengetahui apa saja yang terjadi di rumah dan menjaga keluarga dan barang0barang di rumah tetap aman selama kita bepergian.


    Selain bisa dijadikan sebagai barang bukti tindak kejahatan, CCTV juga memiliki banyak fungsi lainnya yang penting untuk kamu ketahui. Melansir dari laman Caught On Camera, berikut adalah 5 manfaat memasang CCTV di rumah.

    5 Alasan Harus Pasang CCTV di Rumah

    Hemat Asuransi

    Memasang sistem keamanan seperti CCTV tidak hanya menjaga rumah dan keluarga, tetapi juga bisa mengurangi biaya asuransi. Bagaimana caranya? Rumah dan seisinya adalah properti yang harus dijaga dan dirawat, dengan menggunakan CCTV kamu bisa menjaga properti kamu tetap aman dengan mudah. Hal ini sama saja dengan kamu mengurangi resiko kerusakan atau pencurian properti, sehingga penyedia asuransi dapat menawarkan biaya premi yang lebih rendah.

    Pencegah Kejahatan Visual

    CCTV bisa menjadi ancaman besar bagi penjahat karena secara visual CCTV mengancam mereka untuk tidak melakukan tindakan kriminal. Ketika penjahat tahu bahwa mereka diamati, mereka cenderung menghindari rumah tersebut. Oleh karena itu, pastikan untuk menempatkan CCTV dengan jelas agar penjahat bisa melihatnya dan menjauh.

    Memantau Lingkungan

    CCTV memudahkan kita untuk memantau sekeliling rumah dari mana pun dan kapan pun. Dengan memasang kamera di titik-titik blind spot atau sudut-sudut rumah yang sulit terlihat, kamu bisa memeriksa keadaan sekitar tanpa harus keluar rumah. Hal ini sangat berguna apabila kamu mendengar suara mencurigakan atau ketika kamu menerima tamu larut malam. Dengan CCTV, kamu bisa mengidentifikasi mereka tanpa membuka pintu.

    Identifikasi Penjahat

    Selain mencegah kejahatan, CCTV juga bisa membantu kita untuk mengidentifikasi dan menangkap penjahat. CCTV bisa menjadi bukti yang berharga jika terjadi kejahatan di rumah atau di sekitar area yang dipantau. Informasi ini dapat diberikan kepada polisi untuk membantu mengidentifikasi pelaku dan membawa mereka ke pengadilan, memberikan keadilan kepada korban dan menjaga lingkungan lebih aman.

    Perawatan Mudah

    Salah satu keuntungan besar CCTV adalah perawatannya yang mudah. Setelah dipasang, kamu bisa mengandalkan CCTV ini untuk waktu yang lama. Hanya dengan melakukan pembersihan dan perawatan rutin, serta pemeriksaan sesekali oleh tim profesional, kamu sudah bisa memastikan CCTV dirumah berfungsi secara optimal selama bertahun-tahun mendatang.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Cek Latar Belakang Pengembang Biar Terhindar dari Penipuan, Begini Caranya


    Jakarta

    Memiliki rumah adalah salah satu impian terbesar seseorang dalam hidup, tapi di balik itu ternyata banyak resiko yang harus dihadapi oleh masyarakat, salah satunya adalah maraknya kasus penipuan.

    Banyaknya kasus penipuan pembelian rumah yang terjadi saat ini membuat masyarakat harus lebih cerdas dan berhati-hati saat membeli rumah, terutama jika melalui developer. Oleh karena itu, penting untuk memahami strategi dan langkah-langkah untuk menghindari penipuan ini.

    Dari pemaparan yang diberikan oleh Direktur FWA Law Office, Febrian Willy Atmaja, salah satu kasus yang paling marak adalah kasus penipuan yang melibatkan transaksi properti antara pengembang dan konsumen.


    Praktik penipuan tersebut melibatkan pembayaran uang muka (DP) oleh konsumen untuk pembelian rumah, namun developer tidak menyelesaikan pembayaran tanah atau tidak membangun rumah sesuai kesepakatan.

    Akibatnya, konsumen kehilangan uang yang telah dibayarkan dan tidak dapat menempati rumah yang dijanjikan.

    “Ada pun yang pintar juga yang punya tanah, itu dia buatkan adendum kepada developer yang berisi kesepakatan pembayaran uang muka dan jadwal pelunasan. Jika pembayaran tidak dilakukan sesuai jadwal, pemilik tanah berhak menggugat di pengadilan dan tanah berikut bangunan yang telah dibangun akan menjadi hak milik pemilik tanah lagi. Nah, yang dikorbankan ini masyarakat yang membeli rumah itu dengan developer. Mereka sudah membayar sekian ratus juta, tapi kok rumahnya itu menjadi yang punya tanah lagi. Jadi, uang yang sudah mereka berikan kepada developer ya hilang. Mereka tidak bisa menempati rumah tersebut,” ungkap Febrian kepada detikcom, Minggu (31/3/2024).

    Untuk menghindari semakin banyaknya kasus penipuan seperti ini, Febrian memberikan edukasi tentang beberapa cara yang bisa dilakukan oleh masyarakat agar terhindar dari penipuan.

    1. Cek Kredibilitas dan Integritas Developer

    Penting untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap developer yang bersangkutan. Ini meliputi penelusuran tentang rekam jejak mereka dalam industri properti, apakah telah menyelesaikan proyek-proyek sebelumnya dengan baik, dan apakah terdapat laporan atau kasus penipuan sebelumnya yang melibatkan developer tersebut.

    2. Cek Keabsahan Kepemilikan Tanah

    Sebelum melakukan transaksi pembelian, pastikan untuk memeriksa keabsahan kepemilikan tanah yang akan dibeli. Hal ini bisa dilakukan dengan meminta dokumen-dokumen yang menunjukkan status kepemilikan tanah tersebut, seperti sertifikat tanah atau akta jual beli tanah.

    3. Buat Surat Pernyataan kepada Developer

    Sebelum melakukan pembayaran uang muka atau DP, penting untuk membuat surat pernyataan yang berisi kesepakatan antara pembeli dan developer. Surat pernyataan ini harus mencakup detail-detail penting, seperti jadwal pembayaran, kapan rumah akan diserahterimakan, dan konsekuensi jika developer tidak memenuhi kewajibannya. Dengan demikian, jika terjadi masalah di kemudian hari, surat pernyataan ini dapat digunakan sebagai bukti kesepakatan antara kedua belah pihak.

    4. Cross-Check terkait SHM

    Sebelum menyelesaikan pembayaran dan menerima sertifikat hak milik (SHM), sebaiknya lakukan cross-check terkait jadwal penyelesaian SHM dengan developer. Pastikan bahwa semua persyaratan dan prosedur yang diperlukan telah dipenuhi dan bahwa SHM akan diterima sesuai dengan kesepakatan yang telah disepakati sebelumnya.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Amalan yang Harus Dilakukan Agar Terhindar dari Godaan Setan di Rumah


    Jakarta

    Setan kerap mengganggu manusia agar terjerumus ke dalam keburukan. Setan juga bisa mengganggu manusia di mana saja, termasuk di dalam rumah.

    Umat Islam sudah diajarkan oleh Rasulullah SAW untuk membentengi diri dari godaan setan. Ada beberapa amalan yang bisa dilakukan ketika hendak berkegiatan di rumah agar terlindungi dari godaan setan.

    Mengutip dari laman Rumaysho pada Jumat (29/3/2024), berikut ini amalan yang dapat dipraktikkan di rumah untuk melindungi diri dari gangguan setan.


    Membaca Doa Masuk Kamar Mandi

    Ada baiknya membiasakan diri untuk membaca doa ketika hendak memasuki kamar mandi. Hal ini berdasarkan riwayat dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu yang mengatakan:

    كَانَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – إِذَا دَخَلَ الْخَلاَءَ قَالَ « اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ »

    “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika masuk kamar kecil, beliau mengucapkan, ‘Allohumma inni a’udzu bika minal khubutsi wal khobaaits (artinya: Ya Allah, aku meminta perlindungan dari-Mu dari setan laki-laki maupun setan perempuan).” (HR. Bukhari, no. 142, 6322; Muslim, no. 375; Abu Daud, no. 4; Tirmidzi, no. 5; An-Nasai, 1:20; Ibnu Majah, no. 296; Ahmad, 19:13).

    Syaikh ‘Abdullah Al-Fauzan hafizhahullah menerangkan dalam Minhah Al-‘Allam fii Syarh Bulugh Al-Maram (1:363) bahwa bacaan tersebut berarti meminta perlindungan dari kejelekan dan pelaku kejelekan.

    Membaca Doa Masuk Rumah dan Makan

    Pastikan untuk membaca doa masuk rumah dan sebelum makan. Dari Jabir bin ‘Abdillah radhiyallahu ‘anhu pernah mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

    إِذَا دَخَلَ الرَّجُلُ بَيْتَهُ فَذَكَرَ اللَّهَ عِنْدَ دُخُولِهِ وَعِنْدَ طَعَامِهِ قَالَ الشَّيْطَانُ لاَ مَبِيتَ لَكُمْ وَلاَ عَشَاءَ. وَإِذَا دَخَلَ فَلَمْ يَذْكُرِ اللَّهَ عِنْدَ دُخُولِهِ قَالَ الشَّيْطَانُ أَدْرَكْتُمُ الْمَبِيتَ. وَإِذَا لَمْ يَذْكُرِ اللَّهَ عِنْدَ طَعَامِهِ قَالَ أَدْرَكْتُمُ الْمَبِيتَ وَالْعَشَاءَ

    Artinya: “Jika seseorang memasuki rumahnya lantas ia menyebut nama Allah saat memasukinya, begitu pula saat ia makan, maka setan pun berkata (pada teman-temannya), ‘Kalian tidak ada tempat untuk bermalam dan tidak ada jatah makan.’ Ketika ia memasuki rumahnya tanpa menyebut nama Allah, setan pun mengatakan (pada teman-temannya), ‘Saat ini kalian mendapatkan tempat untuk bermalam.’ Ketika ia lupa menyebut nama Allah saat makan, maka setan pun berkata, ‘Kalian mendapat tempat bermalam dan jatah makan malam.’” (HR. Muslim, no. 2018).

    Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah menjelaskan dalam kitab Syarh Riyadh Ash-Shalihin, jika seseorang menyebut nama Allah ketika memasuki rumah, tetapi tidak menyebutnya saat makan, maka setan akan berserikat dengannya saat makan.

    Kemudian, apabila seseorang menyebut nama Allah ketika makan, tetapi tidak saat memasuki rumahnya, maka setan akan berserikat dengannya di tempat bermalamnya. Sedangkan jika saat masuk rumah dan saat makan malam, ia menyebut nama Allah, maka setan akan menjauhi tempat bermalam dan jatah makannya.

    Membaca Surat 3 Qul Alquran dan Ayat Kursi Sebelum Tidur

    Rasulullah SAW mencontohkan untuk membaca surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas, dan ayat kursi ketika hendak tidur. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim sebagai berikut.

    أَنَّ النَّبِيَّ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – كَانَ إذا أَوَى إِلَى فِرَاشِهِ كُلَّ لَيْلَةٍ جَمَعَ كَفَّيْهِ ، ثُمَّ نَفَثَ فِيهِمَا فَقَرأَ فِيْهِمَا : (( قُلْ هُوَ اللهُ أحَدٌ ، وَقَلْ أعُوذُ بِرَبِّ الفَلَقِ ، وَقُلْ أعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ )) ثُمَّ مَسَحَ بِهِمَا مَا اسْتَطَاعَ مِنْ جَسَدِهِ ، يَبْدَأُ بِهِمَا عَلَى رَأْسِهِ وَوجْهِهِ ، وَمَا أَقْبَلَ مِنْ جَسَدِهِ ، يَفْعَلُ ذَلِكَ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ

    Artinya: “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam apabila menghampiri tempat tidurnya, beliau menyatukan kedua telapak tangannya kemudian meniupnya, lalu membacakan pada kedua tangannya tadi, “Qul huwallahu ahad, qul a’udzu birobbil falaq, qul a’udzu birobbin naas.” Kemudian beliau mengusapkan kedua telapak tangannya ke seluruh tubuhnya yang dapat ia jangkau. Beliau mulai dari kepala, wajah, dan bagian depan tubuhnya. Beliau melakukan itu tiga kali.” (Muttafaqun ‘alaih. HR. Bukhari, no. 6320 dan Muslim, no. 2714)

    Dalam kitab Riyadh Ash-Shalihin (hadits, no. 1461), ahli bahasa mengatakan kata ‘an-naftsu’ adalah meniup dengan pelan tanpa disertai air liur atau ludah.

    Sementara keutamaan membacakan ayat kursi sebelum tidur disebutkan dalam hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu yang mengadukan kepada Rasulullah SAW tentang seseorang yang mengajarkan padanya ayat kursi.

    Demikian amalan yang bisa kamu lakukan untuk melindungi diri dari gangguan setan di rumah. Semoga bermanfaat!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Masuk Rumah Sesuai Sunah Rasulullah SAW Termasuk Doanya


    Jakarta

    Berbagai kegiatan sudah diatur dalam Islam, termasuk hal sepele sekali pun seperti memasuki rumah. Ada beberapa amalan yang bisa seorang Muslim lakukan di dalam rumah supaya mendapat kebaikan serta mengikuti ajaran Rasulullah SAW.

    Oleh karena itu, kita perlu membangun kebiasaan sesuai sunah ketika melakukan kegiatan sesederhana memasuki rumah. Melansir dari muslim.sg pada Minggu (31/3/2024), berikut ini cara memasuki rumah sesuai sunah Rasulullah SAW.

    Membaca Doa Masuk Rumah

    Rasulullah SAW mengajarkan umatnya agar membaca doa ketika memasuki suatu tempat, termasuk rumah sebagaimana disebutkan dalam hadits berikut.


    اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَ الْمَوْلِجِ وَخَيْرَ الْمَخْرَجِ بِسْمِ اللَّهِ وَلَجْنَا وَبِسْمِ اللَّهِ خَرَجْنَا وَعَلَى اللَّهِ رَبِّنَا تَوَكَّلْنَا

    Bacaan latin: “Allahumma inni as-aluka khoirol-mauliji wa khoirol-makhroji bismillahi walajna wa bismillahi khorojna wa ‘ala Robbina tawakkalna.”

    Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu kebaikan tempat masuk dan kebaikan tempat keluar, dengan menyebut nama-Mu kami masuk, dengan menyebut nama-Mu kami keluar, dan hanya kepada Allah, Tuhan kami, kami bertawakal.” (HR. Abu Daud)

    Masuk dengan Mendahulukan Kaki Kanan

    Ketika memasuki rumah, kamu bisa melangkah masuk ke dalam rumah dengan mendahulukan kaki kanan. Rasulullah SAW sering kali mendahulukan anggota tubuh sebelah kanan di berbagai keadaan, terutama ketika hal melakukan hal baik. Perkara tersebut pernah disebutkan oleh Aisyah RA sebagai berikut.

    كانَ النبيُّ صَلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ يُعْجِبُهُ التَّيَمُّنُ، في تَنَعُّلِهِ، وتَرَجُّلِهِ، وطُهُورِهِ، وفي شَأْنِهِ كُلِّهِ

    Artinya: “Dahulu Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam amat menyukai memulai dengan kanan dalam mengenakan sandal, menyisir rambut, bersuci dan dalam urusannya yang penting semuanya,” (HR. Bukhari)

    Mengucap Salam saat Masuk Rumah

    Selain itu, Rasulullah SAW juga mengajarkan kepada umat Islam mengucapkan salam ketika masuk rumah menemui anggota keluarga. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam riwayat berikut.

    إِذَا دَخَلْتَ عَلَى أَهْلِكَ فَسَلِّمْ يَكُونُ بَرَكَةً عَلَيْكَ وَعَلَى أَهْلِ بَيْتِكَ

    “Apabila engkau menemui keluargamu, maka ucapkanlah salam sehingga menjadi berkah bagimu dan bagi keluargamu.” (HR. At-Tirmizi)

    Bahkan, apabila rumah sedang tidak ada penghuni, maka ucapkan salam sebagaimana anjuran Imam An-Nawawi recommended dalam kitab Al-Azkar, mengutip dari Muwatta’ of Imam Malik.

    السَّلَامُ عَلَينَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِين

    Bacaan Latin: “Assalamu ‘alaina wa-‘ala ‘ibadillahis-solihin.”

    Artinya: “Salam bagi diri kami dan salam bagi hamba Allah yang saleh.”

    Demikian sunah yang bisa dibiasakan setiap kali hendak memasuki rumah sesuai ajaran Rasulullah SAW. Semoga bermanfaat!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada! 3 Risiko Kalau Kita Beli Rumah Lewat Pengembang Nakal


    Jakarta

    Membeli rumah baru tentu harus berurusan dengan pihak developer. Namun, tak jarang pembeli yang punya kekhawatiran soal pengembang atau developer yang tidak amanah yang nakal.

    Berurusan dengan developer nakal berpotensi menimbulkan masalah selama proses pembelian maupun pembangunan rumah. Ironisnya, pembeli bisa mendapatkan kerugian secara materil maupun immateril. Uang sudah dibayar, tapi rumah nggak jadi-jadi. Itu salah satu risiko yang kerap terjadi.

    Advokat dari Muzakki Law Firm, Ismail Muzakki menyarankan agar pembeli rumah melakukan background checking alias memeriksa trac record si pengembang. Pembeli rumah bisa mencari tahu perkara yang pernah menyangkut pengembang di laman Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) wilayah setempat.


    “Nama-nama orang terkait itu diketik, nanti muncul kalau dia pernah digugat dan itu kan bisa diklik, didalami lagi, dilihat secara komprehensif. Dilihat semuanya, posisinya sebagai tergugat terus kemudian putusannya, bunyinya seperti apa itu kan bisa (kita) menilai,” kata Ismail kepada detikcom, Minggu (31/3/2024).

    Lantas apa saja risiko yang dihadapi saat berurusan sama pengembang nakal?

    Gagal Bangun Rumah

    Ismail mengungkapkan beberapa kasus yang sering terjadi pada pembeli rumah akibat ulah developer nakal. Salah satunya rumah yang dibeli tidak dibangun atau gagal bangun oleh pengembang. Terlepas atas kesengajaan atau bukan, pembeli rumah berhak meminta pengembalian uang kepada pihak developer.

    “Kebanyakan gagal bangun jadi sudah beli, sudah bayar ya, baik itu pembayaran secara cash keras atau cash bertahap seperti in house, jadi pembayaran yang mencicil tapi langsung ke developernya itu jadi pembayaran sudah lunas tapi tidak dibangun-bangun,” ungkapnya.

    Bila sudah begini, pe,beli berhak untuk meminta pengembalian uang alias refund, karena pengembang wanprestasi terhadap janjinya.

    Surat Legalitas Tidak Diurus

    “Surat legalitasnya apakah itu terkait dengan IMB-nya (Izin Mendirikan Bangunan ), apakah terkait dengan sertifikat kepemilikannya. Kadang rencananya mau dipecah, rencananya kan sudah dipecah dan lain sebagainya, namun nyatanya namanya masih indo, masih belum dilakukan split,” tuturnya.

    Kemudian, Ismail menjelaskan perkara yang mana awalnya itu Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) kalau sudah lunas maka diikatkan menjadi Akta Jual Beli (AJB). Tetapi setelah pembayaran lunas developer tidak mau melakukan hal itu. Padahal yang terpenting adalah AJB, bukan PPJB, sehingga rumah yang ditempati akhirnya menjadi tidak jelas statusnya atau ‘mengambang’.

    Pembayaran Pajak

    “Terakhir itu ada permasalahan pajak, biasanya pajak itu tidak ditanyakan di awal secara detailnya bagaimana. Pajak penjual ada sendiri pajak pembeli kan ada sendiri itu, semuanya dibebankan kepada penjual. Akhirnya ribet, ruwet, akhirnya bermasalah itu yang jadikan itu yang sering terjadi itu sih, masalah itu. Tapi (kasus) yang paling banyak (terjadi adalah) gagal bangun,” pungkasnya.

    Demikian beberapa kasus yang sering terjadi yang disebabkan oleh developer nakal. Sehingga, sebaiknya melakukan langkah-langkah pencegahan serta cermat memilih developer. Semoga membantu!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Ciri-ciri Rumah Tak Terurus, Punya Kamu Termasuk?


    Jakarta

    Pemilik rumah mempunyai tanggung jawab untuk merawat rumah dari waktu ke waktu supaya senantiasa terlihat bagus dan berfungsi dengan baik. Tak jarang pemilik rumah bisa lupa atau abai terhadap tanda-tanda kecil yang menunjukkan rumah butuh perawatan.

    Alhasil, rumah menjadi usang dan banyak kerusakan. Selain penampilan rumah menjadi tidak menarik, berbagai kerusakan di rumah bisa menghambat aktivitas sehari-hari penghuninya.

    Oleh karenanya, perhatikan apabila sudah ada tanda rumah yang sudah lama tidak dirawat. Melansir dari laman bluenote painting pada Kamis (29/3/2024), berikut ini ciri-ciri rumah yang kurang terurus dan membutuhkan perawatan.


    1. Cat Eksterior Rumah Memudar atau Mengelupas

    Cat eksterior rumah sudah memudar dan mengelupas menandakan rumah tidak mendapatkan perawatan yang baik. Cat yang usang tidak hanya mengganggu estetika tetapi dapat juga mempengaruhi struktur bangunan.

    Padahal, cat eksterior rumah berperan sebagai perisai yang menjaga rumah dari lingkungan eksternal seperti sinar matahari, angin, hujan, dan suhu yang fluktuatif.

    2. Cat Interior Rumah yang Rusak

    Cat interior rumah sangat penting untuk menciptakan suasana ruangan yang nyaman dan tenang. Maka dari itu, cat interior yang sudah rusak atau usang bisa membuat rumah tampak tidak terurus.

    Cat interior yang kurang terawat biasanya memudar, retak, ataupun mengelupas. Hal ini juga dapat menandakan adanya masalah, seperti kebocoran air atau masalah struktur bangunan.

    3. Pekarangan Ditumbuhi Rumput Liar Tinggi

    Kondisi pekarangan rumah bisa mencerminkan bagaimana perawatan rumah. Rumput yang tumbuh tinggi dan rumput liar yang dibiarkan menunjukkan rumah tak terurus. Sebab, rumput pekarangan rumah yang selalu dipotong dan tampak rapi akan meningkatkan penampilan rumah.

    4. Banyak Barang Rusak

    Ketika berbagai barang seperti oven, mesin cuci, dan kipas di dalam rumah tidak berfungsi dengan baik, maka menandakan pemeliharaan rumah terabaikan. Padahal, kerusakan bisa menimbulkan ketidaknyamanan dan mengganggu rutinitas harian penghuni rumah.

    Sebaiknya masalah pada peralatan tersebut segera diatasi untuk mencegah kerusakan lebih lanjut atau bahaya keselamatan.

    5. Bagian Rumah Tak Berfungsi

    Bagian penting di rumah seperti lampu, kran, dan gagang pintu perlu diperhatikan untuk menjaga fungsionalitas dan estetika rumah. Bila ini dibiarkan usang dan rusak berarti rumah kurang mendapat perawatan. Hal ini tentu akan mempengaruhi kehidupan sehari-hari para penghuni rumah.

    Itulah ciri-ciri rumah kurang terurus, sehingga perlu diperbaiki dan dirawat untuk mempunyai rumah yang bagus dan berfungsi dengan baik. Semoga bermanfaat!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Awas! Jangan Sampai Tertipu Pengembang Nakal, Begini Cara Mencegahnya



    Jakarta

    Membeli rumah merupakan sebuah keputusan besar yang juga menimbulkan risiko yang besar juga. Pasalnya, pembeli akan menggelontorkan dana yang tidak sedikit untuk memperoleh rumah idamannya.

    Sayangnya, kerap kali ada oknum developer yang lari dari tanggungjawabnya, sehingga merugikan pembeli rumah. Dalam hal ini, pembeli harus lebih cermat dan berhati-hati.

    Advokat dari Muzakki Law Firm, Ismail Muzakki mengungkapkan kasus yang sering terjadi antara lain developer gagal membangun rumah, masalah pengurusan sertifikat dan pembayaran pajak.


    “Kebanyakan gagal bangun jadi sudah beli, sudah bayar ya, baik itu pembayaran secara cash keras atau cash bertahap seperti in house, jadi pembayaran yang mencicil tapi langsung ke developernya itu jadi pembayaran sudah lunas tapi tidak dibangun-bangun,” ujar Ismail kepada detikcom, Minggu (31/3/2024).

    Ismail menyampaikan langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah membeli rumah dari pengembang nakal, yakni dengan memeriksa data historis atau track record di situs Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP). Melalui laman tersebut, pembeli rumah bisa mempelajari kasus yang terjerat oleh pengembang sesuai lokasi rumah sebelumnya sebagai pertimbangan.

    “SIPP itu adalah sistem informasi penelusuran perkara masing-masing pengadilan ada di seluruh Indonesia. Jadi misal ini beli rumah di Malang atau di Bogor, soalnya objek tanah itu mengikuti pengadilannya,” jelasnya.

    “Jadi kompetensi pengadilan jadi lingkupnya ketika tanahnya di wilayah Bogor tidak mungkin disidangkan di wilayah Malang begitu juga sebaliknya jadi kalau beli tanah otomatis rumah ya di Malang gitu ya maka ngeceknya SIPP-nya itu di Malang,” sambungnya.

    Lalu, ia menerangkan agar mencari informasi pengembang dengan mengetik nama pihak-pihak terkait seperti nama pengembang dan direktur pada laman tersebut. Apabila muncul catatan kasus dengan nama-nama itu sebagai tergugat, maka bisa menjadi indikasi sebagai pengembang nakal.

    Pembeli rumah dapat melakukan penelusuran lebih komprehensif pada laman SIPP, termasuk tentang putusan pengadilan. Semua itu bisa menjadi informasi tambahan bagi pembeli untuk membuat penilaian terhadap pengembang.

    “Tidak menutup kemungkinan dia pindah ganti bikin PT baru. Kalau ganti PT baru dengan nama orang yang baru sebetulnya bisa dicek juga tapi itu ngeceknya di Kementerian Hukum dan HAM dari riwayat dia berada atau apa di PT mana di CV mana itu kan riwayatnya ada semua,” tutur Ismail.

    Dengan demikian, pembeli rumah bisa lebih cermat dalam berurusan dengan developer. Sebab, membeli rumah dari pengembang yang berperkara berisiko terkena masalah.

    “Jarang ada yang langsung ganti PT itu, jadi ketika orang yang sudah didaftarkan digugatkan itu pasti ada namanya walaupun beberapa tahun yang lalu juga masih (ada datanya). Jadi (SIPP) mesin pembuka aib lah istilahnya,” pungkasnya.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tanda Fondasi Rumah Sudah Rusak, Jangan Abaikan!



    Jakarta

    Fondasi rumah adalah hal mendasar tetapi krusial untuk membuat sebuah bangunan dapat berdiri kokoh. Penting sekali bagi rumah memiliki struktur yang kuat agar tidak mudah hancur.

    Namun, fondasi rumah bisa saja tidak terpasang dengan baik ataupun kondisi tanah berubah, sehingga dapat mempengaruhi bentuk maupun ketahanan rumah. Beberapa kerusakan yang mungkin terkesan sepele di sekitar rumah ternyata bisa saja menandakan adanya masalah dengan fondasi rumah.

    Pastikan untuk memperhatikan kondisi rumah untuk mengidentifikasi ciri-ciri fondasi yang bermasalah. Berikut ini beberapa tanda yang perlu diwaspadai karena bisa berarti adanya masalah pada fondasi rumah, dilansir dari laman family handyman, Jumat (29/3/2024).


    1. Rumput Liar Dekat Fondasi Rumah

    Rumput liar yang tumbuh secara acak di pekarangan rumah mungkin suatu hal yang biasa. Akan tetapi, patut dicurigai jika ada kumpulan rumput liar yang tumbuh dekat fondasi rumah.

    Hal itu bisa disebabkan ada kelembapan pada area tersebut yang berpotensi menimbulkan masalah pada pondasi. Lebih dari itu, kalau ada tumbuhan liar pada fondasi, maka masalahnya lebih besar karena ada retakan di dalamnya.

    2. Masalah Drainase

    Drainase rumah biasanya paling sering membutuhkan perawatan. Masalah yang tampak kecil pada drainase mungkin bagian dari persoalan yang lebih besar. Adapun masalah dengan drainase bisa disebabkan oleh saluran pembuangan utama yang tersumbat atau pipa bocor.

    Hal ini dapat menyebabkan ketidakseimbangan medan akibat kontraksi atau perluasan tanah, sehingga berdampak pada fondasi secara keseluruhan. Sebaiknya meminta tukang ledeng profesional untuk segera memperbaikinya.

    3. Pintu dan Jendela Tersangkut

    Membetulkan pintu atau jendela yang tersangkut sebetulnya perkara mudal. Akan tetapi, masalah tersebut tetap mencirikan masalah yang serius. Jika semua pintu atau jendela bermasalah, itu suatu pertanda fondasi rumah berubah dan tidak lagi berbentuk persegi sempurna.

    4. Lantai Tidak Rata

    Lantai yang tidak rata menjadi salah satu tanda masalah fondasi yang mudah diidentifikasi di rumah. Kamu bisa menguji permukaan lantai tidak rata apabila tumpahan air di lantai mengalir ke satu arah. Meski kondisi lantai seperti ini cukup umum, sebaiknya memastikan sumber permasalahannya dengan ahlinya.

    5. Retak di Sekitar Rumah

    Selain itu, adanya retak di sekitar rumah seperti pada lantai dan dinding bisa menandakan adanya masalah fondasi. Retakan pada lantai kemungkinan besar disebabkan oleh fondasi rumah.

    Sementara retakan pada eksterior rumah tergantung pada arah retakannya. Maka, segera pastikan dengan ahlinya sebelum kondisi rumah semakin parah.

    Demikian ciri-ciri fondasi rumah bermasalah yang perlu kamu ketahui agar segera melakukan langkah perbaikan. Semoga membantu!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Duh, 4 Kesalahan di Rumah Ini Bisa Mempengaruhi Kesehatan


    Jakarta

    Kesalahan memilih desain ruangan maupun barang-barang di rumah ternyata bisa berujung pada gangguan kesehatan lho. Maka dari itu, kamu perlu memilih barang-barang yang tidak memicu alergi atau mempengaruhi kesehatanmu.

    Salah satu contohnya adalah pemilihan lampu. Penggunaan lampu yang terlalu terang di kamar tidur bisa mengganggu atau membuat tidurmu tidak nyenyak. Hal ini bisa mempengaruhi suasana hati maupun kesehatanmu dalam jangka waktu panjang.

    Tak hanya lampu, ada berbagai contoh lainnya kesalahan-kesalahan dalam pemilihan barang atau desain ruangan yang bisa mempengaruhi kesehatanmu. Dilansir dari Real Simple, Senin (1/4/2024), berikut ini contohnya.


    1. Selimut

    Kesalahan memilih selimut ternyata bisa mempengaruhi kesehatanmu lho detikers. Sebab, ada beberapa selimut yang bisa memicu alergi.

    “Selimut bulu halus sedang tren tetapi juga bisa menjadi pemicu alergi. Sebaiknya pilihlah selimut alternatif lainnya dan lapisi tempat tidur dengan selimut tenun tebal untuk menciptakan tampilan volume serupa yang membuat kamu ingin langsung masuk ke tempat tidur,” ujar founder dan principal designer di North+Fair Interior Design, Marisa Bettencourt.

    2. Pencahayaan

    Pencahayaan merupakan salah satu hal penting di rumah karena bisa menciptakan suasana tertentu. Namun, tidak semua ruangan bisa memiliki pencahayaan yang sama. Misalnya pada ruang keluarga, ruang kerja, dan kamar tidur sebaiknya menggunakan teknik pencahayaan layering.

    “Pilihlah lampu gantung di tengah dengan nuansa hangat, sebaiknya yang memiliki peredup dan tambahkan beberapa lampu aksen seperti lampu meja dan lampu lantai,” kata Bettencourt.

    3. Jendela

    Memiliki jendela yang terang dan lebar di kamar tidur memang terlihat cantik dan bisa membuat banyak sinar matahari masuk ke dalam. Namun, terlalu banyak cahaya masuk ke dalam ruangan bisa mengganggu tidur kamu.

    “Membiarkan terlalu banyak cahaya masuk ke kamar tidur kamu di malam hari dapat mengganggu ritme sirkadian yang mempengaruhi suasana hati, tekanan darah, bahkan hormon,” tutur Bettencourt.

    “Sebaliknya, pilihlah tirai penghalang cahaya yang lebih tebal untuk membantu menghalangi cahaya dari luar dan bahkan meredam kebisingan yang dapat mempengaruhi tidur malam yang nyenyak,” sambungnya.

    4. Tidak Ada Area Luar Ruangan

    Ada banyak manfaat kesehatan dari menghabiskan waktu di luar ruangan, seperti mendorong kita untuk berolahraga sekaligus meningkatkan konsentrasi. Namun, tak banyak orang melakukan aktivitas di luar ruangan karena sampai saat ini masih ada kebijakan bekerja dari rumah atau work from home. Nah, adanya area luar ruangan di rumah bisa bermanfaat untuk aktivitas tersebut.

    “Dengan menciptakan ruangan di luar, kita bisa mendapatkan sedikit udara segar dan menikmati alam terbuka,” kata Jessica Vegliacich dari J Layne Designs.

    Itulah beberapa kesalahan memilih desain ruangan dan pemilihan barang yang bisa mempengaruhi kesehatan. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com