Author: Gak Ganti Gambar

  • Panduan Bikin Kolam Ikan buat Pemula di Pekarangan Rumah


    Jakarta

    Kolam ikan bisa menjadi dekorasi tambahan di pekarangan rumah selagi masih ada ruang. Selain menambah fitur di luar rumah, mempunyai kolam ikan juga menambah aktivitas di sekitar rumah karena adanya hewan peliharaan baru yang perlu dijaga.

    Membangun kolam ikan di pekarangan rumah bisa menjadi pilihan yang bagus dibandingkan akuarium di dalam rumah. Pasalnya, kolam di luar rumah lebih mudah untuk dirawat.

    Namun, membuat kolam ikan tidak sekadar lubang di tanah yang diisi air, tetapi ada beberapa hal yang perlu disiapkan dan dipertimbangkan. Bagi kamu yang berniat membuat kolam ikan untuk pertama kalinya, berikut panduan pembuatannya dikutip dari laman Ozponds, Rabu (3/4/2024).


    1. Liner atau Bak

    Hal pertama dan utama yang harus dimiliki adalah liner atau bak kedap air atau membran kolam ikan. Bagi pemula, sebaiknya mulai dengan kolam berukuran lebih kecil untuk mempelajari cara kerja filter, lalu kolam bisa sewaktu-waktu diperluas.

    Wadah ini yang akan menampung air kolam ikan. Kamu boleh menggali lubang maupun membiarkan bak di atas pekarangan. Jika menginginkan kolam yang terlihat lebih bagus, kamu bisa membeli kolam yang sudah dibentuk sebelumnya atau lapisan karet fleksibel.

    2. Pompa

    Kolam ikan tidak harus memiliki pompa, tetapi bagi pemula sebaiknya tetap memasang pompa pada kolam. Pompa ini berfungsi untuk membuat sirkulasi air yang, sehingga menimbulkan agitasi yang memungkinkan banyak oksigen masuk ke dalam air.

    Selain penting bagi ikan, oksigen juga dibutuhkan oleh bakteri baik dan organisme dalam kolam. Oleh karena itu, pastikan untuk memasang pompa yang sesuai dengan volume kolam.

    3. Filter

    Pastikan kamu menggunakan filter yang akan membuat kolam terlihat lebih jernih dan indah dipandang. Sebab, tanpa filter maka kolam ikan kemungkinan akan menjadi warna hijau atau ditumbuhi banyak alga.

    Lalu, memfilter air menjadikan kolam aman untuk ikan. Adanya filter membuat pertumbuhan koloni bakteri yang bisa memurnikan kolam dari amonia yang diproduksi oleh ikan.

    4. Tanaman Air

    Tanaman air tak hanya menjadikan kolam ikan terlihat lebih menarik, tetapi juga menyimpan banyak manfaat bagi ikan. Tanaman ini menambahkan oksigen pada air dan berfungsi sebagai tempat bersembunyi ikan kecil dari ikan besar.

    5. Ikan

    Bagi pemula sebaiknya memilih ikan yang mudah dirawat. Lalu, pastikan ikan memiliki ruang yang cukup untuk tumbuh dan berkembang biak. Ada baiknya juga mengisi kolam dengan ikan yang tidak terlalu banyak agar ada ruang untuk ikan-ikan baru dari perkembangbiakan.

    6. Makanan

    Keuntungan memelihara ikan di luar rumah adalah kamu tidak perlu terlalu khawatir untuk memberi makanan karena ikan bisa makan larva dan makhluk lainnnya di dalam kolam.

    Namun, apabila kamu ingin memberi makan, maka pastikan jumlahnya tidak terlalu banyak. Sebab, sisa makanan ikan hanya akan mengganggu kualitas dan kejernihan air kolam.

    Demikian panduan membuat kolam ikan di pekarangan rumah. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Bagaimana Hukum KPR dalam Islam, Termasuk Riba?


    Jakarta

    Kebutuhan masyarakat untuk memiliki rumah semakin meningkat. Sayangnya, membeli rumah secara tunai umumnya sulit dilakukan lantaran harga rumah yang terbilang bukan barang murah. Kredit Pemilikan Rumah (KPR) baik yang konvensional maupun yang syariah, bisa jadi solusi untuk membantu masyarakat memiliki rumah.

    Namun, tak sedikit yang menghindari skema KPR karena khawatir dengan praktik riba.

    Lantas, bagaimana Islam memandang pembelian rumah secara kredit? Apakah KPR termasuk riba?


    Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, perlu diketahui terlebih dahulu pembagian akad kredit jual beli berdasarkan akad pemberian kreditnya.

    1. Kredit dengan Uang Muka atau DP

    Dalam kajian yang diunggah dalam laman NU Online, seperti dikutip detikcom, Rabu (3/4/2024), disebutkan bahwa apabila ada uang muka (termasuk di dalamnya adalah subsidi pemerintah), maka akad pembiayaan/perkreditan jenis ini disebut dengan akad musyarakah mutanaqishah bi nihaayatit tamlik.

    Nama lain dari akad ini adalah akad ijarah muntahiyah bit tamlik, yaitu sebuah akad sewa guna usaha yang disertai dengan akhir berupa perpindahan kepemilikan sepenuhnya kepada pembeli.

    Ciri yang dibenarkan secara fiqih bila menjalankan akad ini adalah:

    ● Harga barang ditentukan di awal. Uang muka yang berasal dari pembeli dan/atau berasal dari subsidi secara tidak langsung menjadi bagian dari modal/saham pembeli terhadap aset.

    ● Besaran harga sewa ditentukan di awal dan dibagi menurut porsi kepemilikan kedua pihak yang berserikat terhadap aset yang disewakan.

    ● Harga sewa semakin menurun seiring angsuran terhadap harga pokoknya. Dan apabila tidak ada penurunan harga sewa, maka akad musyarakahnya menjadi fasidah (rusak), sedangkan selisih uangnya bisa disebut sebagai riba.

    ولا يجوز أيضا قرض نقد أو غيره إن اقترن بشرط رد صحيح عن مكسر أو رد زيادة على القدر المقدر أو رد جيد عن ردئ أو غير ذلك من كل شرط جر نفعا للمقرض ببلد أخر أو رهنه بدين أخر فإن فعل فسد العقد لأن كل قرض جر نفعا فهو ربا

    Artinya: “Tidak boleh utang nuqud (emas/perak) atau selainnya jika disertai dengan syarat pengembalian berupa barang bagus serta tidak pecah, atau tambahan takaran tertentu, atau mengembalikan berupa barang bagus dari barang jelek, dan seterusnya, termasuk semua syarat yang memberi manfaat [tambahan] kepada orang yang memberi utang yang berada di negara lain (misal: beda kurs) atau gadai dengan hutang yang lain (agunan), maka jika dilakukan hal semacam ini (oleh muqridl), maka rusaklah akad, karena sesungguhnya setiap utang yang muqridl mengambil manfaat [dari pihak yang dihutangi] adalah sama dengan riba.” (Lihat Muhammad bin Salim bin Said Babashil al-Syafi’iy, Is’adu al-Rafiq wa Bughyatu al-Shiddiq, Singapura: Al-Haramain, Tanpa Tahun, Juz: 1/142).

    2. Kredit Tanpa Uang Muka (DP 0%)

    Berbeda dengan jenis kredit sebelumnya, ada juga pemberian kredit yang menerapkan DP 0% atau dengan kata lain, tanpa DP.

    Untuk pembiyaan kredit tanpa DP maka akad kreditnya disebut dengan akad bai’ murabahah, yaitu jual beli dengan disertai tambahan keuntungan bagi Lembaga Pembiayaan atau Lembaga Perkreditan.

    Ciri praktik akad ini adalah:

    ● Ketiadaan uang muka (down payment)

    ● Harga barang ditentukan di muka dan biasanya lebih mahal dari harga pembelian secara kontan

    ● Cicilan pembayaran memiliki jumlah tetap dari awal hingga akhir waktu angsuran.

    ● Ada kesepakatan lama angsuran, misalnya diangsur 2 kali selama satu tahun, 3 kali, dan atau bahkan setiap bulan.

    Karena besar angsuran yang tetap ini, maka jual beli semacam ini sering diistilahkan dengan bai’ taqshith, bai’ muajjalan atau bai’ bi al-tsamani al-ajil. Masing-masing akad, hukumnya boleh dilakukan, karena masuk kategori akad tabarru’ dan ta’awun (sosial).

    Apakah KPR Termasuk Riba?

    Setelah mencermati uraian di atas, maka bisa disimpulkan bahwa bahwa jual beli secara kredit adalah diperbolehkan dalam syariat dengan syarat harga ditentukan di awal.

    Pembelian dengan skema KPR adalah tidak mengandung unsur riba manakala mengikuti akad musyarakah muntahiyah bit tamlik atau bai’ murabahah.

    Bila jual beli disertai dengan adanya DP (Down Payment) sementara besaran angsuran adalah tetap (fixed) selama berlangsungnya masa cicilan kredit/angsuran, maka hal ini menandakan ada unsur riba di dalam akad jual beli tersebut karena dalam musyarakah mutanaqishah mensyaratkan turunnya harga sewa seiring masa angsuran/penebusan kredit.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Lakukan 5 Hal Ini Kalau Mau Rumah Bebas Serangga


    Jakarta

    Memiliki rumah yang nyaman tentu menjadi impian bagi semua orang. Rumah yang nyaman adalah rumah yang bersih dan sehat. Hal ini juga mencakup rumah yang terbebas dari hama. Serangga adalah hama yang bisa menciptakan kondisi yang tidak sehat dan juga sangat mengganggu di rumah.

    Kecoa, lalat, dan nyamuk bisa menjadi penyumbang utama alergi dan penyakit yang ada di rumah. Sedangkan, lebah, tawon, dan kalajengking bisa menimbulkan sengatan yang menyakitkan. Oleh karena itu, penting bagi kita menjaga rumah terbebas dari serangga untuk menciptakan lingkungan rumah yang nyaman.

    Mengutip dari laman How Stuff Works, berikut adalah beberapa hal yang harus kamu lakukan agar rumah bebas dari serangga.


    1. Tutup Pintu Sekaligus Bagian Bawahnya

    Menutup pintu rapat-rapat bisa mencegah masuknya hama seperti serangga ke dalam rumah. Untuk mencegah serangga merayap di bawah pintu, pasang ambang baja atau aluminium yang kokoh di bawah pintu. Untuk perlindungan yang lebih baik, gabungkan dengan sapuan pintu.

    Sapuan adalah perangkat murah yang dapat ditemukan di sebagian besar toko perkakas, dan bisa membantu menutup celah antara ambang pintu dan bagian bawah pintu. Pilih sapuan sikat nilon dibandingkan vinil atau neoprena untuk perlindungan terbaik terhadap serangga.

    2. Tutup Lubang Ventilasi dengan Sekat Saringan

    Banyak pemilik rumah yang mengandalkan ventilasi alami dari pintu dan jendela untuk menghadirkan udara segar ke dalam rumah. Untuk menikmati sensasi udara segar tanpa gangguan serangga, pasanglah sekat saringan pada jendela dan pintu.

    Pilih saringan berukuran 20 jaring atau lebih halus untuk mencegah sebagian besar hama seperti nyamuk dan kumbang masuk ke dalam rumah. Jika sekat ini terlepas di salah satu sisi atau sudutnya, gunakan staples (untuk rangka kayu) atau alat splining (untuk rangka aluminium) untuk memasangnya kembali ke rangka.

    3. Buang Genangan Air

    Nyamuk membutuhkan genangan air untuk berkembang biak. Oleh karena itu, kamu perlu membuang segala genangan air yang ada di rumah maupun di halaman rumah. Kuras bak mandi secara rutin dan hilangkan genangan air di halaman dengan cara buat saluran air agar air bisa mengalir.

    Penting juga untuk menjaga saluran drainase secara teratur, seperti selokan dan saluran air. Jaga agar alat-alat tersebut bebas dari dedaunan, potongan rumput, dan kotoran sehingga dapat beroperasi secara efektif. Jika kamu memiliki kolam renang di rumah, jaga agar kolam tetap terklorinasi dan disaring, bahkan saat tidak digunakan.

    4. Bereskan dan Bersihkan Rumah Secara Rutin

    Rumah yang berantakan merupakan tempat berkembang biaknya serangga. Tersembunyi di balik tumpukan koran atau di lemari, serangga bisa berkembang biak dalam jumlah besar bahkan sebelum mereka ditemukan. Oleh karena itu, penting untuk selalu rutin membersihkan rumah secara rutin agar serangga tidak berkembang biak di sana.

    Serangga juga membutuhkan sumber makanan untuk bertahan hidup. Kamu bisa menggunakan wadah kedap udara untuk menyimpan makanan, dan dengan segera membersihkan tumpahan makanan agar serangga tidak mendekat. Cuci piring kotor segera setelah digunakan,

    5. Buang Sampah dengan Benar

    Sampah adalah tempat yang sangat disukai kecoa dan serangga karena di sana terdapat banyak makanan bagi mereka. Untuk mencegah serangga, simpan sisa makanan di dapur dan bukan di keranjang sampah di seluruh rumah. Sampah juga harus dimasukkan ke dalam tempat sampah yang berpenutup, dan harus dikosongkan setiap malam. Bersihkan dan sanitasi semua tempat sampah interior dan eksterior serta tempat sampah daur ulang secara teratur, terutama jika terkena tumpahan.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Kelebihan dan Kekurangan Lantai Marmer


    Jakarta

    Marmer sudah lama digunakan sebagai bahan untuk membuat lantai rumah. Bahan ini memang memiliki motif yang indah dan permukaan yang berkilau, sehingga memberi kesan rumah mewah dan elegan.

    Bahan ini merupakan batu indah yang terbuat dari batu kapur atau dolomit yang melalui proses pemanasan dan tekanan yang ekstrem. Hasilnya tentu tidak perlu diragukan lagi, marmer menjadi salah satu pilihan terbaik untuk lantai rumah.

    Namun, ada beberapa kekurangan marmer yang perlu diketahui sebelum memutuskan menggunakannya sebagai lantai di rumah. Berikut ini kelebihan dan kekurangan lantai marmer, dikutip dari laman Tech Squad Team


    Kelebihan

    Tampilan Unik

    Marmer adalah batu alam yang memiliki corak yang unik, sehingga tidak akan didapati lantai dengan tampilan yang sama. Jika marmer berwarna solid, corak dan warnanya halus tetapi tetap menonjol. Sementara marmer multi warna memiliki corak dan pola yang mudah dibedakan.

    Variasi Warna dan Corak

    Salah satu hal terbaik dari marmer adalah banyaknya warna dan corak yang disuguhkan oleh alam. Dari warna gelap sampai terang, ada banyak ragam yang bisa kamu pilih. Selain itu, marmer hadir dengan warna yang solid maupun warna-warni. Kamu bisa bereksperimen dengan berbagai bentuk dan ukuran untuk menciptakan mosaik yang indah.

    Efek Kaca yang Berkilau

    Marmer mempunyai tampilan tembus pandang alami yang bila dipoles dengan baik akan memberikan efek seperti kaca yang menarik. Sebab, cahaya yang mengenai marmer akan sedikit tembus dan terpantulkan. Bahkan, warna marmer yang lebih gelap pun terlihat berkilau saat dipoles.

    Kekurangan

    Harga Mahal

    Untuk mendapat atribut unik dari marmer, kamu perlu mengeluarkan dana yang tidak sedikit. Sebab, marmer adalah bahan lantai yang paling mahal dibandingkan bahan lainnya. Apalagi diperlukan perawatan khusus untuk mencegah kerusakan yang tentunya membutuhkan biaya tambahan.

    Mudah Simpan Noda Membekas

    Marmer terbuat dari batu kapur, dolomit, dan batu-batu alami lainnya, sehingga tingkat PH biasanya alkalin. Apabila cairan bersifat asam permukaan marmer, maka dapat akan menyebabkan reaksi kimia yang meninggalkan bekas yang susah dibersihkan. Oleh karena itu, harus berhati-hati dengan tumpahan makanan, minuman, dan produk pembersih.

    Bahan Rapuh

    Sifat translusen pada marmer membuatnya lebih mudah untuk rusak, retak, tergores, dan pecah. Maka, pemasangan marmer pada lantai harus dilakukan dengan benar agar tidak ada celah. Apabila ada celah atau titik yang lemah, maka lantai bisa pecah pada tekanan yang normal.

    Berpori

    Permukaan bahan ini bersifat berpori, sehingga memungkinkan air atau udara untuk masuk secara perlahan, sehingga rawan akan kerusakan akibat penetrasi air. Kamu dapat menghindari kerusakan ini dengan menggunakan bahan kimia sealer pada permukaan setelah pemasangan. Lalu, aplikasikan ulang sealer setidaknya setahun sekali.

    Itulah kelebihan dan kekurangan marmer sebagai lantai. Semoga bermanfaat!

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Penempatan Bunga Hias Ini Bikin Rumah Tampak Lebih Hidup & Menawan


    Jakarta

    Bunga hias bisa membuat interior rumah terlihat lebih hidup dan menawan. Dari segi bentuk, warna, dan aroma bunga menjadikan bunga sebuah hiasan yang tepat untuk mendekorasi rumah.

    Melansir dari laman BloomsyBox pada Rabu (3/4/2024), bunga membuat suasana rumah lebih ceria. Terlebih lagi, bunga terbukti dapat meningkatkan mood dan kondisi emosional seseorang.

    Kamu bisa menaruh bunga di mana saja untuk menghiasi ruangan. Adapun bunga bisa menambah warna dan kehangatan pada ruangan. Berikut ini beberapa tempat andalan untuk memajang bunga hias.


    Ruang Keluarga dan Ruang Tamu

    Ruang keluarga dan ruang tamu merupakan tempat paling klasik untuk menaruh bunga hias. Ruangan ini sangat cocok karena umumnya sering digunakan oleh penghuni rumah serta dilihat oleh tamu.

    Kamu bisa menaruh bunga hias di meja kopi atau meja samping sebagai titik fokus yang menarik perhatian. Selain itu, kamu dapat bereksperimen dengan rangkaian bunga yang menawan.

    Kamar Tidur

    Kamar tidur menjadi tempat yang bagus untuk menaruh bunga karena ruangan ini semestinya menjadi tempat beristirahat yang tenang. Kamu bisa memilih bunga dengan tampilan dan aroma yang menenangkan. Bunga dengan warna yang kalem dan aroma yang manis seperti mawar dan lavender bisa menjadi pilihanmu.

    Ruang Makan

    Selanjutnya, bunga hias bisa ditaruh di ruang makan untuk meningkatkan suasana menyenangkan ketika menyantap hidangan bersama keluarga. Biasanya, bunga hias sangat cocok ditaruh di tengah meja sebagai pemanis ruang makan. Namun, pastikan rangkaian bunga tidak terlalu besar karena bisa menghalangi ketika ingin melihat orang di seberang meja.

    Depan Pintu Masuk Rumah

    Area setelah melalui pintu masuk rumah menjadi tempat pertama yang dilihat oleh tamu, maka kamu bisa menyambut mereka dengan menaruh bunga hias yang indah. Kamu juga akan sering menikmati tampilan bunga tersebut setiap kali keluar-masuk rumah.

    Tak perlu rangkaian bunga yang heboh, cukup dengan bunga hidup kecil seperti anggrek yang ditaruh di rak akan menambah warna dan kehidupan pada pintu masuk.

    Demikian beberapa penempatan bunga hias andalan untuk membuat rumah tampak lebih hidup dan berwarna. Semoga membantu!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Flashing bikin Pohon di Rumahmu Anti Dipanjat Maling


    Jakarta

    Masyarakat Indonesia sampai saat ini masih banyak yang suka menanam pohon mangga di halaman rumah mereka.

    Selain untuk membuat rumah menjadi sejuk, pohon mangga juga tidak terlalu mengandalkan musim untuk berbuah.

    Sayangnya, di Indonesia juga masih sering terjadi kemalingan buah. Cara mereka untuk mencuri buah di depan rumah kita biasanya bervariatif, dari mulai melemparinya dengan batu, memetiknya dengan galah, hingga dengan memanjat pohon tersebut.


    Pasalnya, maling buah ini tidak hanya sekedar memetik buah yang sudah matang saja, terkadang ketika mereka memanjat pohon tersebut, mereka juga dengan sengaja memetik buah yang masih muda dan bahkan hingga merusak dahan dari pohon tersebut.

    Cara Membuat Pohon Sulit Dipanjat

    Selain untuk mencegah maling memanjat pohon di rumah kita, membuat pohon menjadi anti dipanjat juga bisa membantu supaya hewan seperti kucing agar tidak naik dan tersangkut di atasnya.

    Ada beberapa cara yang bisa bisa kamu lakukan untuk mencegah pohon dipanjat. Dikutip dari purrfectfence ada cara untuk mecegah pohon supaya sulit untuk dipanjat. Berikut ringkasannya.

    Flashing Pohon

    Flashing pohon adalah teknik untuk melapisi batang pohon dengan bahan yang licin, bahan yang biasa digunakan adalah lembaran besi aluminium yang biasa dipakai untuk melapisi atap rumah.

    Teknik flashing harus dilakukan melingkar penuh pada batang pohon, flashing ini biasanya dilakukan di ketinggian 1,2 meter hingga 2,5 meter

    a. Flashing Pohon Sesuai Tipe Dahan

    Untuk Pohon dengan batang single, kamu bisa memasangnya dengan mudah, tetapi untuk pohon dengan batang bercabang, kamu perlu melakukan langkah ekstra.

    Jika pohon yang ingin kamu pasangi aluminium memiliki 2 cabang yang berdekatan, kamu bisa memasang aluminium tersebut sejajar satu sama lain, untuk mencegah maling atau kucing memanjat dari tengah.

    Tetapi, bila dahan pohon kamu terlalu banyak, kamu cukup memasangnya tepat pada cabang tempat bertemu antar dahan saja. Atau alternatif lainnya, kamu bisa memangkas beberapa dahan pohon kamu.

    b. Pohon di Samping Pagar

    Sebisa mungkin untuk jauhkan pohon dari pagar. Karena pagar bisa digunakan oleh maling atau kucing sebagai pijakan untuk memanjat pohon. Tetapi bila memang sudah terlanjur, kamu bisa memasang aluminium pada ketinggian di atas pagar rumah kamu.

    Itu dia cara mencegah pohon supaya tidak dipanjat oleh maling dan hewan liar. Semoga pohon di rumahmu semakin aman dari pencuri ya!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Cara Ampuh Bersihkan Bercak Putih di Bak Cucian Piring


    Jakarta

    Pada area dapur pasti kamu menemukan bak cucian piring di dekat kompor. Posisinya memang dibuat berdekatan agar mempermudah untuk membersihkan peralatan masak.

    Hampir setiap hari bak cucian piring digunakan, seiring waktu kamu akan melihat bercak putih di permukaannya. Meskipun sudah disiram air berkali-kali bercak putih tersebut tidak hilang.

    Asal dari bercak putih di bak cucian piring tersebut adalah sisa sabun yang menempel kemudian menjadi kerak. Kamu juga bisa menemukan bercak putih ini di kamar mandi seperti keran, dinding, cermin, dan benda lainnya.


    Bagi kamu yang menggunakan bak cucian piring stainless steel pasti dapat melihat dengan jelas bercak putih tersebut karena warnanya yang kontras. Jika sudah menemukan bercak putih seperti itu, melansir dari Homes and Gardens, Kamis (4/4/2024), berikut cara membersihkan bak cucian piring stainless steel.

    1. Bilas Bak Cucian Piring Stainless Steel

    Bahan stainless steel yang digunakan pada bak cucian piring memang tahan terhadap pertumbuhan bakteri dan jamur sehingga jarang tercium bau tidak sedap kecuali dari pipa pembuangan.

    Meskipun begitu, kamu tetap perlu membersihkannya terutama pada filter sampah yang menutupi saluran bak cucian piring. Biasakan sisa makanan langsung dibuang ke tempat sampah terutama seperti minyak, ampas kopi, tulang, dan lainnya. Selain itu, hindari permukaan bak cucian piring stainless steel tergores benda tajam.

    2.Bersihkan dengan Sabun Cuci Piring

    Untuk membersihkan bak cucian piring ternyata tidak perlu memakai cairan khusus. Dengan sabun cuci piring yang biasa digunakan di rumah ampuh untuk hilangkan noda putih.

    Cuci permukaan bak cucian piring dengan spons halus agar permukaannya tidak rusak. Hindari menggunakan sikat, ujung pisau, sikat kawat, atau benda tajam lainnya.

    3. Pakai Soda Kue dan Cuka

    Jika sabun cuci piring tidak bisa menghilangkan noda membandel, coba taburkan soda kue di atas bak cucian piring. Pastikan bak cucian piring dalam keadaan basah sehingga soda kue bisa langsung bereaksi. Setelah itu gunakan spons untuk membersihkan noda tersebut.

    Bahan lainnya yang bisa digunakan untuk menghilangkan noda di bak cucian piring adalah cuka. Caranya dengan mencampurkan cuka putih dengan air perbandingan 1:1 lalu diamkan selama 2 menit. Masukkan cairan ke dalam botol semprotan lalu bilas. Jangan terlalu lama cuka bersentuhan dengan stainless steel agar tidak merusak bahannya.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Melepas Wallpaper Tanpa Merusak Dinding


    Jakarta

    Belakangan ini sudah banyak masyarakat Indonesia yang lebih memilih untuk menggunakan wallpaper dinding dibandingkan dengan cat. Alasannya karena wallpaper dinding jauh lebih mudah untuk di pasang dan memiliki motif yang sangat bervariasi.

    Tidak hanya itu, wallpaper dinding juga tidak terpengaruh oleh dinding yang retak, dan tidak rawan mengelupas.

    Sayangnya bila kamu ingin mengganti wallpaper dinding dengan yang baru atau berniat untuk menggantinya dengan cat dinding saja. Kamu jadi harus melepas wallpaper dinding kamu terlebih dahulu.


    Dikutip dari thespruce.com, di bawah ini ada beberapa metode yang bisa kamu lakukan untuk melepas wallpaper dinding dengan baik, sehingga tidak merusak dinding rumah kamu.

    3 Cara Melepas Wallpaper dengan Mudah

    Melepas wallpaper dinding terdengar lebih rumit dari yang sebenarnya. Proses ini membutuhkan kesabaran karena langkahnya harus dilakukan dengan benar.

    Di bawah ini ada 3 metode yang bisa kamu cek sebelum mencoba melakukannya. Pilih metode yang cocok dengan situasi dan kelengkapan alat dan bahan yang ada.

    1. Metode Uap (Wallpaper Steamer/Removal)

    Alat dan Bahan

    • Wallpaper Steamer/Removal
    • Pisau dempul
    • Spons
    • Wallpaper scoring tool
    • Lembaran plastik (plastic sheet/PVC sheet)
    • Lakban

    Langkah

    a. Siapkan Mesin Penguap

    Isi mesin penguap dengan air bersih hingga menyentuh tanda batas air. Lalu tunggu hingga mesin siap digunakan, biasanya memakan waktu 5~10 menit.

    b. Sembukan Uap ke Wallpaper

    Sebelum menyemprotkan uap ke wallpaper, gelar lembaran plastik pada lantai dan segel dengan lakban. Tujuannya adalah untuk menangkap air yang jatuh ke lantai. Selanjutnya kamu bisa menyemburkan uapnya langsung ke wallpaper yang ingin dilepas.

    c. Lepas Wallpaper

    Setelah menyemburkan wallpaper dengan uap, selanjutnya kamu gunakan scoring tool dan pisau dempul untuk melepas wallpaper tersebut. Lakukan perlahan hingga semua bagian terlepas dengan sempurna.

    d. Bersihkan Residu

    Setelah terlepas dengan sempurna, selanjutnya kamu bisa membersihkan sisa residu lem pada dinding dengan menggunakan spons yang dibasahi.

    2. Metode Air Cuka

    Alat dan bahan

    • Botol semprotan
    • Pisau dempul
    • Air
    • Cuka
    • Lembaran Plastik (plastic sheet/PVC sheet)
    • Lakban

    Langkah

    a. Siapkan Cairan

    Cairan yang akan digunakan untuk melepas wallpaper dengan cara ini tentunya adalah campuran air dengan cuka. Caranya cukup dengan memasukkan air dan cuka ke dalam botol semprotan dengan perbandingan 1:1 (sama banyak).

    b. Semprotkan Wallpaper

    Sama seperti cara sebelumnya, kamu juga bisa menggelar lembaran plastik pada lantai dan segel dengan lakban untuk mencegah cairan jatuh ke lantai. Setelah itu kamu bisa langsung menyemprotkan air cuka ke wallpaper yang ingin dilepas.

    Tunggu selama beberapa menit, dan nantinya wallpaper akan mengelupas dengan sendirinya. Kamu juga bisa membantu mempercepat proses ini dengan menggunakan pisau dempul.

    3. Metode Cairan Khusus Wallpaper

    Yang tentunya kamu bisa menggunakan cairan khusus untuk melepas wallapper dinding.

    Alat dan Bahan

    • Pisau dempul
    • Wallpaper scoring tool
    • Spons
    • Cairan Wallpaper Stripper (dalam botol semprotan)
    • Lembaran Plastik (plastic sheet/PVC sheet)
    • Lakban

    Langkah

    a. Semprotkan Cairan

    Seperti biasa, kamu harus menggelar lembaran plastik pada lantai lalu segel dengan lakban untuk mencegah cairan jatuh ke lantai. Kamu juga bisa menutupi bagian wallpaper yang tidak ingin kamu lepas.

    Selanjutnya semprotkan cairan dari jarak medium, lalu ratakan dengan spons. Tunggu selama 5 menit agar cairan meresap kedalam kertas wallpaper.

    b. Lepas Wallpaper

    Setelah 5 menit, selanjutnya kamu bisa langsung melepas wallpaper dengan pisau dempul dengan perlahan. Bila kamu kesulitan, cobalah untuk membuat lubang lubang di wallpaper untuk memudahkan proses pelepasan.

    Ulangi proses sampai semua wallpaper terlepas dengan sempurna.

    c. Bersihkan Residu

    Setelah semua wallpaper terlepas, selanjutnya kamu harus membersihkan sisa residu lem pada dinding. Caranya bisa dengan menggunakan cairan wallpaper stripper dan menggosoknya dengan spons.

    Sebagai tambahan informasi, hindari mengecat langsung di atas wallpaper, karena nantinya kamu akan membuat wallpaper semakin sulit untuk dilepas.

    Semoga tips ini bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Sama-sama Tempat Salat, Bolehkah Mengubah Musala Wakaf Jadi Masjid?



    Jakarta

    Salat merupakan ibadah paling utama dalam Agama Islam. Seorang muslim diwajibkan menunaikan salat lima kali sehari, sehingga tempat untuk salat sangat dibutuhkan dalam kesehariannya.

    Selain masjid, tempat umat muslim melaksanakan salat adalah musala. Perbedaan utama pada kedua tempat ini antara lain musala berukuran lebih kecil daripada masjid. Lalu, hukum yang berlaku pada bangunan masjid tidak berlaku pada musala.

    Melansir dari laman NU Online Lampung pada Kamis (4/4/2024), salah satu perbedaan yang paling jelas adalah jumlah jemaah ketika salat berjamaah. Musala hanya digunakan oleh kurang dari 40 orang, sehingga tidak bisa digunakan sebagai tempat salat Jumat.


    Selain itu, masjid sudah dipastikan sebagai benda wakaf. Sedangkan, musala boleh dari benda wakaf maupun non-wakaf. Lantas, bagaimana hukumnya mengubah musala wakaf menjadi masjid dengan meluaskan bangunan?

    Berdasarkan kitab Al-Syarqaawii ‘alaa al-Tahriir, II/180 menyebutkan hukum mengubah benda wakaf sebagaimana berikut.

    الشرقاوي، الجزء الثاني، صحيفة ١٨٠، ونصه: قال اسبكي: يجوز أى تغيير هيئة الوقف بثلاثة شروط، أن يكون يسيرا لا يغير مسماه وعدم إزالة شيء من عينه إلا بعض نقص لجانبه الاخر، وأن يكون فيه مصلحة للوقف.

    Artinya: Al-Syarqaawii, juz II halaman 180: Al-Subki mengatakan, “Boleh mengubah bentuk/keadaan wakaf dengan tiga syarat:

    1. Pengubahannya sangat sedikit yang tidak sampai mengubah penamaannya;
    2. Tidak menghilangkan sedikitpun dari materinya kecuali mengurangi sedikit dari bagian; tertentu untuk diletakkan pada bagian yang lain;
    3. Pengubahan tersebut untuk kemaslahatan wakaf,”

    Berdasarkan sumber lain dari kitab I’aanah Ath-Thalibiin, III/179 oleh Muhammad Ramli menyebutkan sebagai berikut.

    وكما يمتنع بيعه وهبته يمتنع تغيير هيئته كجعل البستان دارا. وقال السبكي: يجوز في ثلاثة شروط أن يكون يسيرا لا يغير مسماه وعدم إزالة شيء من عينه بل ينقله من جانب إلى آخر وأن يكون فيه مصلحة للوقف أفاده محمد الرملي. (إعانة الطالبين ، ج ٣ ص ١٧٩).

    Artinya: “Sebagaimana terlarang menjual dan menghibahkan wakaf, terlarang pula mengubah bentuk/keberadaannya, seperti mengubah kebun menjadi rumah/perkampungan. Al-Subki mengatakan, “Pengubahan tersebut boleh dengan tiga syarat:

    1. Pengubahannya sangat sedikit, yang tidak sampai mengubah penamaannya;
    2. Tidak menghilangkan sedikitpun dari materinya, melainkan memindahkan bagian tertentu untuk diletakkan pada bagian lain;
    3. Pengubahan tersebut untuk kemaslahatan wakaf.”

    Dengan demikian, mengubah musala wakaf menjadi masjid dilarang karena mengubah bentuk wakaf dan namanya. Selain itu, tidak diperbolehkan menjual tanah wakaf untuk digunakan memperbaiki masjid dan membuat masjid. Apabila ingin membuat masjid, maka sebaiknya membuat bangunan baru di tanah baru.

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Islam Memperbolehkan Membasmi Tikus di Rumah, Ini Dalilnya



    Jakarta

    Tikus adalah salah satu hewan pengerat atau juga disebut hama. Islam memperbolehkan tikus untuk dibasmi. Bahkan Rasulullah SAW menyebut tikus sebagai hewan yang berbahaya.

    Mengutip dari NU Online, “Rasulullah bersabda “Khamsul Fawasiq (lima hewan berbahaya) yang (boleh) dibunuh di tanah halal (di luar tanah haram) atau di tanah haram yaitu ular, gagak pemakan bangkai, tikus, anjing galak, dan rajawali.”

    Kelima hewan tersebut disebut dengan menggunakan kata fisq karena mereka keluar dari sarang-sarangnya untuk melakukan kerusakan, menebarkan penyakit, dan ancaman bagi kehidupan manusia. (An-Nawawi Abu Zakaria, Al-Minhaj Syarh Shahih Muslim [Beirut: Dar Ihya Turats Arabi 2009] juz.8 hal.114).


    Maksud tanah halal dalam dalil tersebut adalah sekitaran kota Mekah dan Madinah yang dilarang untuk membunuh hewan mana pun, diperbolehkan untuk membasmi kelima hewan tersebut.

    “Asal dari kata fisq adalah keluar dari sesuatu, oleh karena itu mereka (hewan-hewan tersebut) disebut dengan fawasiq karena keluarnya mereka dari kategori hewan yang bisa dimanfaatkan”. (Al-Asqalani Ahmad bin Ali Ibnu Hajar, Fathul Bari Bisyarh Shahih Bukhari [Beirut: Darul Ma’rifah 2008] juz.1 hal.167).

    Dalil di atas menjadi landasan jika menemukan tikus terutama di rumah, hewan tersebut boleh dibasmi.

    Anjuran untuk membasmi tikus jika menemukannya terutama di rumah dikarenakan hewan tersebut mudah ditemui di masyarakat dan membawa penyakit.

    Tikus bisa menularkan penyakit dan begitu pula yang kerap disebut dengan zoonosis. Mulai dari air liur, urin, dan darah tikus dapat menyebabkan penyakit seperti leptospirosis, hantavirus pulmonary sindrom, dan tularemia.

    Pembina Pesantren Quran Subulunajjah Depok, Ustaz Farid Nu’man Hasan, juga mengatakan jika mencium bau bangkai tikus di rumah harus segera dibung bangkai tersebut karena malaikat tidak akan masuk ke rumah yang berbau tidak sedap.

    “Bangkai tikus itu najis, itu yang jadi masalahnya. Jika dia ada di luar rumah tidak apa-apa. Tapi jika di dalam rumah, tentunya jangan. Bau-bau tidak sedap menghalangi malaikat memasuki rumah kita,” katanya saat dihubungi detikProperti, Kamis (4/4/2024).

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com