Author: Gak Ganti Gambar

  • Mau Renovasi Rumah? Pertimbangkan 5 Hal Ini Dulu


    Jakarta

    Terkadang seseorang bisa bosan dengan layout ataupun interior rumah yang begitu-begitu saja setelah lama ditinggali. Lalu, mungkin ada kerusakan yang sangat mengganggu di rumah, seperti plafon yang rusak akibat bocor, maka dari itu perlu renovasi rumah.

    Dengan renovasi rumah, kamu bisa melakukan upgrade pada rumah sekaligus memperbaiki kerusakan-kerusakan di sekitar rumah. Akan tetapi, sebelum mulai renovasi, ada beberapa hal yang perlu kamu pertimbangkan dulu. Sebab, ada banyak aspek yang perlu dipikirkan kalau ingin merenovasi rumah.

    Melansir dari laman ZipMatch pada Jumat (5/4/2024), berikut ini beberapa hal yang perlu kamu pertimbangkan sebelum merenovasi rumah.


    1. Rencana yang Matang

    Merenovasi rumah sebenarnya agak ribet karena harus memikirkan fitur-fitur rumah yang sudah ada. Jangan sampai rumah yang direnovasi malah tidak cocok atau merusak bagian-bagian rumah lainnya.

    Misalnya kamu ingin menambah bathtub di kamar mandi. Lalu, karena perencanaan kurang matang, ternyata penempatan bathtub terlalu dekat dengan WC, sehingga kamu merasa kurang nyaman. Jadi penting sekali membuat rencana dengan rinci dan realistis supaya kamu tidak salah langkah.

    2. Budget yang Cukup

    Pastinya merenovasi rumah akan menguras kantong kamu, maka tentukan budget yang realistis. Kamu bisa melakukan riset dengan berkeliling toko-toko atau mencari harga pasaran di internet.

    Jangan lupa juga untuk memikirkan kemungkinan pengeluaran yang tidak terduga. Sebaiknya kamu menyiapkan budget lebih untuk renovasi rumah, karena ada saja hal yang membuat pengeluaran membengkak.

    3. Fungsionalitas Ruangan

    Lalu, fungsionalitas ruangan juga perlu kamu pertimbangkan dengan matang. Bayangkan dengan semua perubahan yang kamu lakukan nanti, bagaimana perasaanmu menggunakan tempat tersebut.

    Mungkin dengan merenovasi rumah, kamu merasa ruangan justru menjadi sempit. Dengan begitu, kamu malah jadi sulit berkerak.

    4. Waktu Pengerjaan yang Realistis

    Lalu, buatlah jadwal yang berisi pekerjaan-pekerjaan yang harus diselesaikan dalam jangka waktu tertentu. Apalagi renovasi rumah bisa memakan waktu lama, sehingga perencanaan waktu dan tugas yang seksama bisa mengatur alur pengerjaan.

    Pastikan juga menentukan jadwal yang realistis. Jika ada acara yang bakal digelar di rumah, apakah renovasi akan selesai sebelum waktu itu? Tentukan berapa lama kamu mau menunggu hingga proyek itu tuntas.

    5. Izin Renovasi

    Sebelum memulai renovasi, pastikan sudah mengabarkan dan meminta izin tetangga sekitar. Sebab, proses renovasi sering kali mengganggu tetangga karena menimbulkan bising atau mengotori lingkungan.

    Lalu, cari tahu apakah ada regulasi atau izin yang harus didapatkan ketika merenovasi. Kamu bisa bertanya ke RT atau RW di lingkungan rumahmu.

    Itulah 5 hal yang perlu dipertimbangkan sebelum mulai merenovasi rumah. Semoga membantu!

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Rumah Kebakaran saat KPR Masih Berjalan Bisa Ditanggung Asuransi? Ini Jawabannya



    Jakarta

    Saat membeli rumah menggunakan Kredit Pemilikan Rumah (KPR), kita bisa memilih tenor atau jangka waktu cicilan mulai dari 5 tahun sampai dengan 30 tahun. Dalam jangka waktu yang tidak sebentar ini, banyak hal bisa terjadi termasuk musibah.

    Musibah bisa datang kapan saja dan di mana saja, jadi tidak menutup kemungkinan seseorang terkena musibah saat KPR masih berjalan. Contohnya, saat masih dalam masa KPR, ternyata terjadi kebakaran dan rumahnya terbakar.

    Jika musibah seperti itu terjadi, lalu bagaimana? Apakah bisa ditanggung asuransi?


    Menjawab pertanyaan tersebut, Perencana Keuangan, Andy Nugroho menjelaskan bahwa hal tersebut tergantung dengan kesepakatan di awal. Sebagian bank atau pemberi KPR biasanya memang mengharuskan nasabah untuk mengasuransikan rumah mereka sebagai syarat dalam perjanjian KPR. Akan tetapi, ada juga yang tidak. Apabila dari pihak bank tersebut tidak memberikan asuransi, maka rumah yang terbakar tersebut tidak mendapat penggantian apapun.

    “Misalnya ternyata rumahnya kebakaran, ada nggak coverage-nya dari asuransi? Tergantung dari pihak banknya itu asuransinya sudah include asuransi kebakaran, banjir, dan lain-lainnya juga nggak? Kalau kebakaran, banjir, dan lain-lainnya tidak ditanggung berarti ya tidak ada penggantian apapun,” kata Andy via telepon seluler, Jumat (5/4/2024).

    Kasus ini bisa berbeda jika dari awal ada asuransi kerugian dari pihak bank. Apabila dari awal memang ada kesepakatan asuransi kerugian, yang ditanggung oleh asuransi adalah rumah beserta isinya. Artinya mencakup bangunan rumah tersebut (tidak termasuk tanah) dan juga barang-barang berharga yang ada di dalamnya.

    Ketika rumah yang dijamin asuransi mengalami kebakaran, peminjam bisa mengajukan klaim kepada perusahaan asuransi. Jika klaim tersebut disetujui, perusahaan asuransi akan memberikan ganti rugi sesuai dengan kondisi dan ketentuan yang tercantum dalam polis asuransi. Ganti rugi tersebut kemudian dapat digunakan untuk memperbaiki atau membangun kembali rumah yang rusak akibat kebakaran.

    “Asuransi kerugian itu yang di-cover adalah bangunan rumah sama isinya. Bangunannya saja tanahnya nggak dihitung. Jadi ibarat kata ada kebakaran sangat parah atau gempa bumi yang sangat parah yang bikin rumahnya ambruk rata dengan tanah, nah itu untuk membangunnya lagi harganya berapa kira-kira. Kemudian di dalam rumah itu ada isinya apa aja, oh ada TV harganya sekian, ada kulkas harganya sekian, segala macam barang yang menurut kita berharga, itu kita disuruh declare di dalam form untuk asuransi kerugiannya ini tadi. Misalnya ternyata memang kita punya asuransi kerugiannya, itu akan dicek nanti sama pihak asesornya, yang rusak apa aja, yang terbakar apa aja. Jadi, apapun yang disebutkan di dalam perjanjian awal, dan itu ikut terbakar, itu yang akan diganti, tapi dengan catatan itu kita mesti memastikan pertama apakah pihak bank memang memberikan asuransi kerugian dulu atau tidak,” ungkap Andy.

    Jadi, jika rumah hancur atau terbakar habis, asuransi akan membayar biaya untuk membangun atau memperbaikinya, sesuai kesepakatan di awal. Selanjutnya pihak asuransi juga akan mengganti barang-barang yang rusak di dalamnya seperti TV, kulkas, dan barang berharga lainnya yang telah dideklarasikan dalam formulir asuransi.

    Namun, penting untuk memeriksa apakah pihak bank telah memberikan asuransi kerugian sebagai bagian dari perjanjian KPR. Jika ya, pihak asuransi akan menilai kerusakan dan mengganti apa pun yang telah dijamin dalam polis asuransi.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Tips Penting Bangun Rumah Ramah Penyandang Disabilitas


    Jakarta

    Orang dengan keterbatasan fisik atau penyandang disabilitas fisik memiliki gaya kehidupan sehari-hari yang sedikit berbeda dari non-disabilitas. Bahkan, di rumah sendiri terkadang banyak hal umum bagi non-disabilitas justru terasa seperti rintangan bagi para penyandang disabilitas.

    Maka dari itu, untuk memudahkan penyandang disabilitas beraktivitas di rumah, perlu adanya beberapa penyesuaian. Misalnya, modifikasi tangga, kamar mandi, bahkan kenop pintu agar lebih mudah digunakan oleh penyandang disabilitas.

    Oleh karena itu, kamu perlu memperhatikan beberapa hal saat kamu ingin membangun rumah untuk penyandang disabilitas. Atau, bila kamu sudah terlanjur mempunyai rumah, kamu bisa ikuti tips penting di bawah ini untuk membuat rumahmu menjadi ramah penyandang disabilitas. Dikutip dari 101mobility.com, berikut ini tipsnya.


    7 Tips Penting untuk Membuat Rumah Ramah Penyandang Disabilitas

    1. Atur Tangga

    Tidak hanya untuk para penyandang disabilitas saja, tangga juga bisa jadi tempat berbahaya bagi non-disabilitas. Maka dari itu, kamu harus menyesuaikan tangga ini supaya lebih mudah untuk diakses oleh para penyandang disabilitas.

    Cara yang bisa kamu lakukan adalah dengan memasang jalur landai (ramp) khusus kursi roda pada tangga pendek, seperti pada teras rumah, dan beberapa tempat lainnya yang memiliki perbedaan tinggi. Gunanya adalah untuk memudahkan kursi roda untuk mengakses daerah tersebut

    Selanjutnya yaitu memasang eskalator khusus pada tangga yang tinggi, seperti tangga untuk menuju lantai 2 rumah. Atau, bila kamu merasa memiliki uang berlebih, kamu juga bisa mencoba untuk memasang lift khusus untuk kursi roda.

    2. Atur Kamar Mandi

    Kamar mandi adalah salah satu area yang paling berbahaya bagi penyandang disabilitas. Maka dari itu kamu harus perhatikan hal-hal berikut ini.

    Rintangan pertama dan yang paling berbahaya bagi penyandang disabilitas pada kamar mandi adalah lantainya yang licin ketika basah. Untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan, kamu bisa mencoba untuk melapisi lantai kamar mandi dengan keset khusus. Selain itu, kamu juga bisa memasang handrails pada beberapa titik di kamar mandi

    Kedua, akses bak mandi atau bathtub. Di Indonesia, masih banyak masyarakat yang menggunakan bak mandi. Maka dari itu, bila memungkinkan cobalah untuk membuat bak mandi atau bathtub kamu serendah mungkin supaya bisa lebih mudah diakses oleh penyandang disabilitas.

    Dan yang terakhir adalah akses toilet. Selain harus memastikan bahwa toilet di kamar mandi kamu itu tipe toilet duduk, kamu juga wajib untuk memasang handrail atau tempat berpegangan di sekeliling toilet tersebut. Karena biasanya ketika ingin duduk atau bangun dari toilet, orang akan menggunakan tenaga ekstra untuk menyeimbangkan tubuhnya.

    3. Pasang Tempat Berpegangan (Handrails)

    Seperti pada toilet, kamu juga harus memasang tempat berpegangan atau handrails di beberapa titik tertentu di rumahmu untuk penyandang disabilitas. Biasanya handrails dipasang pada tempat di mana penyandang disabilitas fisik akan turun dari kursi rodanya.

    4. Pasang Palang Dorong-Tarik pada Pintu

    Terkadang banyak penyandang disabilitas yang kesulitan untuk membuka pintu dengan gagang seperti biasanya. Maka dari itu kamu harus mencoba untuk memasang palang dorong atau tarik pada pintu kamu untuk memudahkan mereka membuka pintu. Atau kamu juga bisa mencoba pintu geser.

    5. Permudah Akses Kolam Renang

    Bila kamu memiliki kolam renang di rumahmu, kamu bisa memasang lift kolam renang, atau kamu juga bisa membuat bagian landai untuk akses para penyandang disabilitas.

    6. Rapikan Furnitur

    Karena penyandang disabilitas fisik memiliki keterbatasan bergerak, kamu harus pastikan supaya furnitur di rumah kamu tidak menghalangi jalan. Kamu juga harus pastikan supaya akses untuk menggunakan furnitur tersebut bisa dilakukan dengan mudah.

    7. Perhatikan Permukaan Lantai

    Seperti yang sudah disebutkan, lantai yang licin atau sulit dilewati oleh kursi roda bisa membuat mereka merasa kurang nyaman. Maka dari itu, kamu harus pastikan lantai tersebut menggunakan bahan yang ramah untuk para penyandang disabilitas.

    Itu dia 7 tips untuk bangun rumah menjadi ramah untuk penyandang disabilitas. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Bikin Taman Indoor


    Jakarta

    Adanya taman di dalam ruangan atau taman indoor bisa menjadi salah satu cara untuk membuat rumah tampak asri. Selain mempercantik dan membuat rumah tampak asri, adanya taman indoor juga bisa menghasilkan udara segar.

    Akan tetapi, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan terlebih dahulu sebelum membuat taman indoor. Salah satunya terkait ukuran lahan. Jangan sampai lahan yang digunakan untuk taman indoor justru mempersempit ruangan di dalam rumah.

    Selain itu, masih ada beberapa hal lainnya yang perlu diperhatikan sebelum membuat taman indoor. Dilansir dari situs BTN Properti, Sabtu (6/4/2024), berikut daftarnya.


    1. Pastikan Ukuran Lahan yang Akan Digunakan

    Sebelum membuat taman indoor, kamu harus pastikan ketersediaan lahan yang akan digunakan. Dengan menentukan ukuran lahan, kamu bisa mengetahui kebutuhan taman, jenis tanaman yang akan digunakan, estimasi biaya, hingga alternatif area taman.

    2. Tutupi Tanah dengan Batu

    Jika taman indoor sudah jadi, sebaiknya tutupi tanah dengan batu. Hal ini dilakukan agar tanah tidak mengotori lantai. Sebab, potensi tanah berceceran di lantai bisa saja terjadi. Kamu juga bisa menggunakan batu hias agar tampilan taman semakin menarik.

    3. Perhatikan Tingkat Kelembapan

    Tingkat kelembapan juga perlu diperhatikan. Sebab, kurangnya kelembapan udara bisa mempengaruhi kondisi tanaman di dalam ruangan.

    Jika kelembapan terlalu rendah, tanaman bisa menjadi kering dan menyebabkan daun kecokelatan. Di sisi lain, jika kelembapan terlalu tinggi bisa menyebabkan tanaman busuk dan tumbuh jamur. Idealnya, untuk taman indoor, tanaman membutuhkan tingkat kelembaban antara 4-60%.

    4. Atur Pencahayaan

    Saat membuat taman indoor, kamu harus perhatikan pencahayaan dengan cermat. Hal itu karena, tanaman memerlukan cahaya untuk berfotosintesis.

    Selain untuk tanaman, pencahayaan yang baik juga sebenarnya masuk dalam kriteria rumah sehat. Kamu bisa memanfaatkan jendela di sekitar rumah atau membuat skylight, menjadikannya bagian dari desain interior rumah.

    Kamu juga bisa menggunakan cahaya buatan jika cahaya alami tak cukup untuk menyinari tanaman. Cahaya buatan ini dinamakan grow light, yang terbuat dari lampu listrik yang dirancang khusus untuk merangsang pertumbuhan tanaman.

    5. Rutin Merawat Tanaman

    Setelah ada taman indoor, jangan lupa untuk merawat tanaman yang ada. Kuncinya adalah memperhatikan takaran air yang dibutuhkan setiap tanaman, karena jika terlalu banyak air justru berpotensi membuat tanaman mengalami pembusukan dalam waktu singkat. Kamu juga harus menggunakan suhu air yang sesuai, seperti menggunakan air biasa dengan suhu normal.

    Itulah beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika ingin membuat taman indoor. Semoga bermanfaat ya detikers!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada! Ini 3 Hal yang Disukai Kelelawar di Rumah


    Jakarta

    Keberadaan kelelawar di rumah terkadang mengganggu penghuni di dalamnya. Hal ini karena kelelawar membawa penyakit dan terkadang kotorannya membuat rumah kotor.

    Belum lagi hewan itu juga membawa berbagai penyakit, seperti SARS, Ebola, virus nipah, dan yang lainnya. Maka dari itu, sebaiknya kita harus bisa mencegah kelelawar masuk ke dalam rumah.

    Masuknya kelelawar ternyata ada sebabnya, seperti ada hal-hal yang disukainya. Berikut ini merupakan hal-hal yang disukai oleh kelelawar sehingga bisa berada di pekarangan.


    Hal yang Disukai Kelelawar

    1. Sumber Panas

    Dilansir dari The Spruce, Sabtu (6/4/2024), kelelawar menyukai tempat yang hangat dan mereka akan mengikuti petunjuk rasa hangat yang keluar dari celah rumah. Selanjutnya, kelelawar akan masuk ke dalam rumah dari celah tersebut.

    2. Sumber Makanan

    Dilansir dari Pest Pointer, kelelawar menyukai serangga dan buah-buahan. Jika ada hal-hal tersebut di pekarangan rumah, bisa saja kelelawar masuk ke dalam rumah.

    3. Air

    Kelelawar tertarik dan membutuhkan air. Mereka akan mencari tempat yang dekat dengan sumber air. Dibanding turun untuk minum, kelelawar akan terbang rendah, mengambil air ke dalam mulutnya, dan meminumnya sembari terbang. Dengan demikian memungkinkan mereka untuk menghindari predatornya di tempat terbuka.

    Biasanya kelelawar suka minum di kolam, air mancur, kolam renang, dan sumber air lainnya.

    Jika sudah diketahui keberadaan kelelawar di rumah, maka harus segera mengusirnya. Bagaimana caranya mengusir kelelawar dari rumah? Berikut ini ada 5 tips mengusir kelelawar agar tidak bersarang di rumah.

    Cara Usir Kelelawar dari Rumah

    1. Tutup Tempat Masuk Kelelawar

    Dilansir dari Forbes, kamu bisa menutup jalur masuk kelelawar, misalnya seperti jendela. Kamu juga bisa menggantungkan ‘rumah’ kelelawar agar mereka tidak masuk ke dalam rumahmu.

    2. Gunakan Bahan Alami

    Dilansir dari Homes and Gardens, kamu bisa menggunakan wewangian dari bahan alami, misalnya seperti peppermint, kayu manis, atau kayu putih. Jika ingin menggunakan peppermint atau kayu putih, kamu bisa menggunakan minyak esensial tersebut yang dicampurkan dengan secangkir air hangat dan setengah cangkir gula. Semprotkan campuran ini ke sarang kelelawar atau tempat yang sering ditemukan kelelawar untuk mencegahnya menetap di sana.

    3. Hilangkan Sumber Makanan Kelelawar

    Cara lainnya untuk mengusir kelelawar dari rumah adalah menghilangkan sumber makanannya. Sebelum melakukannya, sangat penting untuk mengetahui jenis kelelawar yang ada di rumahmu, karena ada kelelawar yang makan buah, makan serangga, atau keduanya.

    “Kalau kamu punya pohon buah di kebun, pertimbangkan untuk menutupnya dengan jaring untuk mencegah akses kelelawar (untuk memakannya),” kata Garden Editor, Rachel Crow, dikutip dari Homes & Gardens.

    4. Pasang Lampu Terang di Kebun

    Memasang lampu yang terang di kebun atau taman rumahmu bisa menjadi salah satu cara untuk mencegah kelelawar masuk ke dalam rumah. Kelelawar merupakan hewan nokturnal atau aktif di malam hari yang artinya mereka sensitif terhadap cahaya. Dengan memasang lampu yang terang, kamu bisa mencegah kelelawar untuk masuk ke kawasan rumah.

    5. Panggil Jasa Profesional

    Jika terdapat kelelawar dalam jumlah banyak dan sudah lama bersarang di rumahmu, sebaiknya panggil jasa profesional untuk mengusirnya.

    Itulah hal-hal yang disukai kelelawar dan cara mengusirnya dari rumah. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Biar Ibadah Makin Nyaman, Berikut Panduan Bikin Ruang Shalat di Rumah


    Jakarta

    Menyediakan ruang khusus untuk beribadah seringkali jadi keharusan bagi sebagian umat muslim.

    Meski salat sebenarnya bisa dilakukan di mana saja, mempunyai ruangan khusus seperti musala di rumah bisa menjadi cara agar ibadah semakin khusyuk di rumah. Sebab, musala menjadi tempat khusus bagi keluarga beribadah dengan tenang dan tanpa gangguan.

    Untuk menciptakan ruang musala lebih nyaman untuk menunjang aktivitas ibadah, kamu bisa mengikuti beberapa tips desain musala sebagai berikut, dilansir dari The Halal Times.


    Lokasi yang Cocok

    Tentukan lokasi musala yang nyaman di ruang yang tidak terpakai atau bahkan di kamar tidurmu. Pertimbangkan juga arah kiblat dalam memilih ruangan yang paling cocok. Lalu, pastikan ruang tersebut cukup untuk diisi sajadah. Apalagi kalau berencana menampung sejumlah orang di dalamnya.

    Warna Tembok yang Tidak Mencolok

    Tembok ruangan tentu akan menarik perhatian mata, sehingga sebaiknya memilih warna cat yang bisa menambah perasaan spiritual di dalam musala. Jika ingin nuansa ruangan yang kalem dan menenangkan, pilih warna yang lebih lembut, terang, dan netral. Kamu bisa mengecat seluruh tembok dengan warna tersebut, atau cukup pada tembok aksen saja.

    Furnitur Pelengkap

    Sebaiknya musala tidak sesak dengan banyak barang, tetapi cukup barang-barang yang dibutuhkan saja. Selain sajadah, kamu bisa menambahkan kursi, bantalan, dan meja kecil jika ada ruang lebih. Lalu, bisa tambahkan kabinet untuk menyimpan buku, Al-Qur’an, perlengkapan ibadah lainnya.

    Lantai yang Mendukung

    Karpet yang lembut bisa membantu membuat ruangan terasa lebih nyaman untuk beribadah. Tak hanya memberi sentuhan pada ruangan, karpet berfungsi sebagai alas ketika berjalan, duduk, mendekul, dan bersujud. Dengan begitu, tubuh tidak bersentuhan langsung dengan lantai yang dingin dan keras.

    Dekorasi yang Indah

    Sebagai tambahan, kamu boleh menghias ruangan dengan berbagai dekorasi bernuansa Islam, seperti kaligrafi, poster motivasi, ataupun gambar yang dibingkai. Kamu juga bisa memakai lampu LED mini untuk menambah estetika ruangan.

    Lalu, memajang bunga segar untuk memberi warna tambahan dan aroma pada ruangan bisa kamu pertimbangkan. Dekorasi ini bisa meningkatkan suasana musala dalam beribadah, serta menambah kenyamanan agar lebih khusyuk.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Pandangan Islam Tentang Syukuran saat Tempati Rumah Baru



    Jakarta

    Siapa yang tidak senang memiliki rumah baru? Bahkan dalam ajaran Islam, setiap Muslim yang memiliki atau pindah ke rumah baru dianjurkan untuk bersyukur akan nikmat dari Allah SWT.

    Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT dalam surat Ibrahim ayat 7 yang mengatakan:

    “Dan (ingatlah juga), tatkala Rabbmu memaklumkan; ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih’.” (QS. Ibrahim [14]: 7).


    Menurut anggota Dewan Pengawas Syariah LAZNAS Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), Mohamad Suharsono, syukur itu rukunnya ada 3 yakni mengetahui nikmat Allah, memuji Allah atas nikmat tersebut dengan mengucapkan alhamdulillah, dan memanfaatkan nikmat tersebut untuk tujuan yang baik.

    Selain mengamalkan rukun syukur, menunjukkan rasa syukur juga bisa dirayakan bersama orang lain dengan mengadakan acara syukuran dalam bentuk pengajian selagi tidak melanggar perintah Allah SWT.

    “Biasanya saat syukuran itu ada makan-makan bersama, bagi-bagi makanan, nah itu sesuatu yang tidak ada larangan dalam melakukan kegiatannya,” kata Suharsono kepada detikProperti belum lama ini.

    Namun, perlu diingat saat mengadakan acara syukuran rumah baru jangan sampai ada makanan yang terbuang sia-sia atau digelar secara berlebihan seperti berfoya-foya.

    “Sesungguhnya orang-orang yang pemboros itu adalah saudara setan dan setan itu sangat ingkar kepada Tuhannya.” (QS. Al Isra [17]: 27).

    Bersambung ke halaman selanjutnya.

    Mengutip dari NU Online pada Jumat (22/3/2024), terdapat 3 amalan yang bisa diterapkan saat menempati rumah baru, di antaranya sebagai berikut.

    1. Membaca Surat Al-Fatihah 3 kali
    2. Membaca Surat Al-Mu’minun ayat 28-29.
    3. Membaca doa berikut sebanyak 3 kali:

      Allahumma ya man falaqal bahra li Musa bin ‘Imran, wa najja Yunusa min bathnil ḫut, wa sayyaral fulka li man sya-a, antal ‘alimu bi ‘adadi qathril biḫari, wa dzarratir rimal. Ya Khaliqa ashnafi ‘aja’ibil makhluqat. As’alukal kifayah, ya kafiya man istakfah, ya Mujiba man da’ah, ya muqila man rajah. Antal kafi, la kafiya illa anta. Ikfini syarra ma akhafu wa ahdzar. Wamla’ manzili hadza khairan wa barakah. Washalli ‘ala nabiyyika wa rasulika sayyidina Muḫammadin wa alihi wa shaḫbih wa sallim.”

      Artinya: Ya Allah yang membelah lautan untuk Musa bin ‘Imran, dan menyelamatkan Yunus dari perut ikan besar, yang menjalankan perahu kepada siapapun yang dikehendaki. Engkau mengetahui jumlah tetesan air laut dan satuan-satuan kerikil. Wahai zat yang menciptakan beberapa macam keajaiban makhluk-makhluk. Aku memohon kepada-Mu kecukupan, wahai zat yang mencukupi hamba yang memintakan kecukupan kepada-Nya. Wahai zat yang mengabulkan hamba yang berdoa kepada-Nya, yang mengampuni hamba yang mengharap rahmat-Nya, Engkau maha mencukupi. Tiada yang mencukupi selain-Mu. Cukupilah aku dari keburukan sesuatu yang kukhawatirkan, penuhilah tempatku ini dengan kebaikan dan keberkahan. Shalawat salam semoga tercurah kepada nabi dan utusan-Mu, junjungan kami, Nabi Muhammad SAW, dan kepada para keluarga serta sahabatnya.

    Selain ketiga amalan tersebut, Suharsono juga menyarankan saat pindahan rumah juga membaca Surat Al-Baqarah.

    “Membacakan rumah baru dengan surat Al-Baqarah memang ada keterangannya dalam Islam. Hal tersebut masuk dalam makna umum dari Hadits Rasulullah saw bahwa membaca surat Al-Baqarah ini ada keistimewaan yang bisa mengusir hal-hal yang negatif,” jelas Suharsono.

    Rasulullah saw bersabda : “Bacalah oleh kalian surat Al-Baqarah, karena sesungguhnya setan tidak akan masuk ke dalam rumah yang dibacakan di rumah tersebut surat Al-Baqarah.” HR. Al-Hakim dan dishahihkan oleh Syekh Albani dalam Silsilah Ashahihah.

    Suharsono juga mengingatkan agar rumah selalu diisi dengan lantunan Al-Qur’an agar tidak sepi seperti di kuburan. Hal ini sejalan dengan sabda Nabi Muhammad SAW seperti yang diriwayatkan dalam Hadits Muslim berikut:

    “Janganlah kamu jadikan rumah-rumah kamu itu sebagai kuburan. Sesungguhnya setan itu lari dari rumah yang dibacakan di dalamnya surat Al-Baqarah.” (HR Muslim).

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Catat! 5 Benda yang Tidak Bisa Disimpan di Kamar Mandi


    Jakarta

    Kita memiliki kebebasan untuk meletakkan barang dan perabotan di rumah. Namun, kamu perlu hati-hati ketika menyimpan sesuatu di kamar mandi karena ada barang-barang yang tidak bisa disimpan di sana.

    Hal ini dikarenakan kondisi kamar mandi yang tertutup, lembap, dan beberapa ada yang sempit tidak cocok untuk menyimpan banyak barang. Selain itu, menghindari meletakkan barang-barang ini di kamar mandi akan lebih aman bagi kesehatan dan membuat ruangan lebih bersih dan luas.

    Mengutip dari Better Homes and Gardens, Sabtu (6/4/2024), berikut beberapa barang yang tidak bisa disimpan di kamar mandi.


    1. Obat-Obatan

    Kamu suka memakai obat berbentuk krim yang dipakai di kamar mandi? Setelah memakai sebaiknya langsung dibawa ke luar, tidak disimpan di dalam kamar mandi.
    Obat dianjurkan disimpan di tempat yang kering dan sejuk. Menyimpan obat di dalam kamar mandi tentu salah karena ruangan ini lembap dan sempit. Dampaknya jika di simpan di dalam kamar mandi adalah obat tersebut mudah terkontaminasi dan tidak tahan lama.

    Sebagai gantinya simpan obat di kamar tidur atau ruangan yang mudah dijangkau darimana pun agar saat keadaan darurat bisa langsung diambil.

    2. Perhiasan

    Barang mahal seperti perhiasan atau aksesoris yang terbuat dari logam yang mudah berkarat sebaiknya tidak disimpan di kamar mandi. Area yang lembap yang mudah terkena air membuat kualitasnya menurun. Bahkan jika dibiarkan perhiasan dan aksesoris tersebut bisa rusak atau berkarat.

    Tempat yang paling tepat menyimpan perhiasan atau aksesoris adalah laci-laci di kamar, meja rias, atau lemari pakaian.

    3. Alat Elektronik

    Banyak yang betah berlama-lama di dalam kamar mandi sampai memasang TV atau meletakkan tablet untuk menonton. Padahal barang elektronik rentan terhadap air. Apalagi kamar mandi tempat yang lembap bagian alat elektronik mudah berkarat. Jika dibiarkan lama-lama sistem sensor barang tersebut akan menurun.

    Bahayanya jika terjadi korsleting listrik, bukan hanya alat elektronik yang rusak, melainkan seisi rumah bisa terbakar. Meskipun kamar mandi banyak air, tetapi itu tidak bisa menangkal jika api sudah terlalu besar.

    Selain TV, speaker Bluetooth, sikat gigi elektrik, pencukur elektrik, atau barang khusus untuk membersihkan diri yang digunakan menggunakan baterai atau listrik sebaiknya diletakkan di luar setelah digunakan.

    4. Parfum dan Cat Kuku

    Siapa yang senang berias di dalam kamar mandi? Setelah berias terutama memakai cat kuku dan parfum sebaiknya ikut di bawa keluar. Panas dan kelembapan membuat cat kuku dan parfum cepat kedaluwarsanya.

    Wangi dari parfum akan berkurang dan cairan di cat kuku tidak akan sekental saat pertama kali dibeli. Sebagai gantinya, simpan cat kuku dan parfum di lemari, rak lemari, atau meja rias.

    5. Handuk dan Tisu

    Handuk atau pakaian lainnya sebaiknya tidak disimpan di dalam kamar mandi karena mudah berjamur. Handuk yang basah sebaiknya dijemur di ruang terbuka agar tidak lembap. Lalu tisu toilet sebaiknya letakkan satu saja di kamar mandi. Hal ini untuk menghindari terkontaminasi dengan bakteri.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Pelapis Lantai SPC dan Vinyl: Pengertian hingga Keunggulannya



    Jakarta

    Sebagai salah satu elemen penting dalam desain interior yang mempengaruhi tampilan dan kenyamanan suatu ruangan. Lantai merupakan pondasi penting.

    Seiring berkembangnya teknologi yang kian maju dalam aspek material. Kini bermunculan jenis-jenis lantai yakni SPC (Stone Polymer Composite) dan Vinyl.

    Namun kedua jenis lantai ini memiliki beberapa keunggulan, perbedaan serta keunikannya masing-masing. Sehingga layak untuk diperhatikan.


    Vinyl adalah adalah lantai yang dikenal paling terjangkau dan mudah dijumpai, Vinyl sendiri sangat cocok untuk lingkungan yang high traffic seperti kantor, rumah sakit, mall dan lainnya, karena memiliki ketahanan akan air dan gesekan yang baik serta pemasangan yang cepat.

    Sedangkan SPC adalah lantai yang memiliki durabilitas 2X lebih baik dari Vinyl, mewah dengan harga jauh dibawah kayu asli namun berkualitas lebih baik.

    Selain itu, Lantai SPC juga dapat diaplikasikan untuk semua jenis tempat baik komersial maupun residensial.

    Dengan memilih lantai yang mewah dan nyaman, akan memberikan sentuhan signifikan pada tampilan dan kenyamanan pada interior rumah ataupun bangunan.

    Lapisan lantai SPC dan Vinyl Purva Luxury Flooring misalnya, menawarkan berbagai opsi lantai dengan kemewahan, durabilitas dan kenyamanan terbaik di kelasnya dengan harga yang lebih terjangkau.

    Purva menyediakan beberapa alternatif produk lantai Vinyl yaitu Victoria Homogenous dan Sport Flooring Duraflex

    Sedangkan untuk SPC Flooring terdapat Purva Arkwood Series, satu-satunya lantai SPC yang dilengkapi UV DIamond Coating dan Teknologi 3D Realism Plank dengan Garansi Seumur Hidup di Indonesia.

    “Purva memang masih brand baru, tapi brand ini adalah penyempurnaan dari seluruh brand SPC dan Vinyl di pasaran. Bisa dibilang produk kami adalah gabungan seluruh keunggulan SPC dan Vinyl yang ada namun di harga yang terjangkau,” ungkap CEO PURVA Indonesia, Ricky Cahyadi.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Membersihkan Plafon: Alat, Bahan dan Caranya


    Jakarta

    Walaupun membersihkan plafon bukan hal yang mudah, namun kamu harus tetap menjaga kebersihannya. Tidak perlu khawatir, kamu bisa coba membersihkan plafon secara menyeluruh dan efisien dengan beberapa tips dan trik berikut agar bersihnya lebih lama.

    Seberapa Sering Harus Membersihkan Plafon

    Untungnya, pembersihan plafon tidak perlu terlalu sering dilakukan. Karena memang digunakan sehari-hari, membuat plafon susah untuk dibersihkan, jadi agak susah untuk memastikan tetap bersih selama beberapa waktu. Dilansir dari The Spruce, Sabtu (6/4/2024) kamu bisa membersihkan plafon setiap dua tahun sekali, atau saat kamu pindah ke tempat baru.

    Peralatan

    1. Kemoceng dengan gagang yag bisa diperpanjang
    2. Penyedot debu dengan sambungan sikat
    3. Kain mikrofiber
    4. Roller cat
    5. Botol semprot
    6. Kain pel kering yang rata (opsional)


    Bahan

    1. Cuka putih
    2. Air
    3. Sabun cuci piring cair
    4. Spons melamin (opsional)
    5. Pembersih minyak (opsional)
    6. Pemutih (opsional)

    Cara Membersihkan Plafon

    1. Vakum atau Bersihkan Dengan Kemoceng

    Kamu bisa mulai membersihkan debu dan kotoran yang ada di permukaan. Hal ini bisa dilakukan dengan kemoceng bergagang panjang agar bisa dengan mudah menjangkau plafon atau dengan selang dan sikat penyedot debu. Bersihkan debu atau vakum plafon dengan perlahan, dari satu sisi ke sisi lainnya.

    2. Bersihkan Sudut-sudut dan Lis Plafon

    Jangan lupa untuk membersihkan sudut-sudut dan area di sekitar lis di mana debu bisa mudah menumpuk dari waktu ke waktu. Pakai kain mikrofiber kering untuk membersihkan debu dan menyeka area tersebut dengan hati-hati. Pastikan kamu membersihkan debu sebanyak mungkin, karena debu yang menempel kemungkinan ada yang menyebar ke area lain.

    3. Buat Campuran Pembersih

    Campuran pembersih terbaik untuk plafon adalah dengan larutan pembersih superstar-cuka. Campurkan 2 cangkir air hangat, 1/4 cangkir cuka, dan 1 sendok makan sabun cuci piring, lalu tuangkan ke dalam botol semprotan kosong.

    4. Semprotkan Campuran Pembersih

    Semprotkan larutan pembersih ke seluruh plafon, berhati-hatilah agar tidak ada bagian yang terlewat. Campuran harus disemprotkan secara menyeluruh tanpa membasahi plafon, sebab hal ini bisa menimbulkan kerusakan akibat air dan membuat plafon terlihat jelek.

    Lalu, ambil roller cat yang bersih dan lembab dengan gagang yang bisa diperpanjang dan roll di plafon. Lakukan secara perlahan dan merata, sebab hal ini berfungsi sebagai penggosokan yang lembut untuk campuran pembersih.

    5. Keringkan Plafon

    Ambil beberapa kain mikrofiber bersih dan mulai keringkan plafon yang baru saja dibersihkan. Usapkan kain dengan lembut ke atas dan ke bawah plafon, biarkan kain menyerap sisa cairan dari campuran pembersih.

    Kalau lengan pegal karena mengangkat untuk mengeringkan plafon, kamu bisa coba letakkan kain bersih di dasar pel lantai. Lalu, pegang kain pel secara terbalik mengarah ke atas, dan gunakan untuk mengeringkan plafon sampai kering.

    6. Membersihkan Noda Membandel

    Cari noda yang tersisa, berikut cara membersihkannya
    – Noda jelaga: Gunakan spons melamin untuk membersihkan noda jelaga yang kecil. Basahi spons dan oleskan sedikit minyak oles untuk menghilangkan noda jelaga
    – Noda minyak: Gunakan pembersih khusus anti minyak untuk menghilangkan noda minyak membandel, dan ikuti petunjuk dari produsennya
    – Noda air: Campurkan 9 sendok air dengan 1 sendok pemutih dalam botol semprot, lalu ulangi tiga sampai empat kali atau sampai noda hilang

    Tips Agar Plafon Tetap Bersih Lebih Lama

    Setelah membersihkan plafon, kamu bisa lakukan ini agar plafon tetap bersih lebih lama dengan mengikuti tips berikut
    1. Bersihkan sudut-sudut plafon secara rutin di mana debu dan kotoran mudah menumpuk. Lakukan langkah ini setiap bulan dengan menggunakan kemoceng.
    2. Bersihkan noda kecil segera untuk mencegahnya menjadi noda membandel di kemudian hari
    3. Kamu bisa mempertimbangkan untuk menggunakan penghisap asap dapur untuk menyedot minyak dan kelembaban berlebih di dapur.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com