Author: Gak Ganti Gambar

  • Hati-hati! Ini Cara Agar Listrik di Rumah Aman saat Ditinggal Mudik Lebaran


    Jakarta

    Mudik menjadi salah satu kegiatan yang sering dilakukan dalam rangka Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran. Saat mudik, tentunya rumah harus ditinggalkan dalam kondisi aman.

    Apabila rumah tidak ditinggalkan dalam kondisi aman, bisa saja terjadi bencana yang tidak diinginkan, contohnya seperti korsleting listrik hingga kebakaran. Tentunya detikers tidak ingin hal tersebut terjadi dong, maka dari itu perlu dilakukan pencegahan.

    Listrik menjadi hal vital yang harus diperhatikan ketika ingin meninggalkan rumah saat mudik. Maka dari itu, ada beberapa hal yang perlu dilakukan agar listrik di rumah aman sehingga tidak menimbulkan kerugian bagi pemilik rumah.


    Dilansir dari situs PLN yang diunggah pada 2023, berikut ini tips agar listrik di rumah aman saat ditinggal mudik Lebaran.

    1. Cek Sambungan Listrik

    Hal pertama yang bisa dilakukan adalah mengecek sambungan listrik di rumah. Jika ada peralatan elektronik yang tidak dibutuhkan, segera cabut dari stopkontak.

    2. Bayar Listrik di Awal Bulan

    Bagi pengguna pascabayar, disarankan untuk membayar listrik di awal bulan atau sebelum tanggal 20 agar lebih nyaman dan terhindar dari pemutusan. Sementara bagi pengguna prabayar, isi token listrik secukupnya dan siapkan cadangan jika diperlukan. Hal ini dilakukan agar listrik tetap menyala, khususnya untuk penerangan.

    3. Cek Instalasi Listrik

    Selanjutnya yaitu cek instalasi listrik sebelum mudik, apalagi jika sering terjadi korsleting. Periksalah dengan bantuan instalatir resmi yang terdaftar.

    4. Lapor ke RT atau RW Setempat

    Selanjutnya yaitu melapor ke RT maupun RW setempat jika ingin mudik. Lalu, titipkan rumah ke tetangga terdekat yang tidak mudik supaya rumah kamu tetap aman.

    Itulah beberapa tips agar listrik di rumah tetap aman. Semoga bermanfaat!

    Ikuti berita-berita terkini arus mudik dan arus balik di BRI Teman Mudik, klik tautan ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Keran Air Bocor? Jangan Panik, Lakukan Hal Ini


    Jakarta

    Keran air bocor bisa cukup mengganggu para penghuni rumah. Dari rembesan air yang menggenangi area sekitar keran hingga membengkaknya tagihan air tentu menjadi masalah.

    Apabila dibiarkan terlalu lama, keran air bocor dapat semakin parah sampai menghambat aktivitasmu. Oleh karena itu, sebaiknya segera memperbaiki keran air bocor sebelum masalah semakin serius.

    Melansir dari Qilat, berikut ini cara memperbaiki keran air bocor di rumah.

    1. Mencari Tahu Penyebab Kebocoran

    Hal pertama yang perlu dilakukan adalah mencari tahu sumber atau penyebab kebocoran pada keran air. Kamu bisa memeriksa bagian-bagian seperti sambungan pipa dengan keran dan gagang keran. Lalu, periksa juga kondisi keran air untuk menentukan antara memperbaiki atau mengganti keran dengan yang baru.


    2. Menyiapkan Peralatan Sesuai Kebutuhan

    Selanjutnya, persiapkan peralatan yang diperlukan dengan menyesuaikan sumber dan penyebab kebocoran keran. Misalkan kebocoran yang disebabkan oleh rembesan air dari sambungan pipa memerlukan kunci untuk mengencangkan keran.

    Selain itu, persiapkan juga karet dan sealer untuk mengatasi bagian keran yang bocor. Berbeda halnya, jika keran air patah, maka kamu harus menyiapkan keran baru.

    Setelah semua siap, pastikan untuk menutup aliran air pada pipa. Kamu bisa mematikan mesin air atau menutup tangki penyimpanan agar aliran air tidak keluar. Langkah ini bertujuan supaya proses perbaikan pipa dapat dilakukan tanpa adanya aliran air yang mengganggu.

    4. Memasang Karet pada Keran

    Setelah menutup aliran air, kamu dapat memulai melakukan perbaikan pada keran air yang bocor. Apabila keran air terasa longgar, kamu bisa memasang karet ban yang baru dengan melepaskan keran yang terhubung dengan pipa.

    Kemudian, lepaskan karet ban lama pada bagian kepala keran. Selanjutnya, pasang karet ban yang baru dan pasang kembali keran pada sambungan pipa.

    Kamu juga dapat menggunakan seal tape pada bagian-bagian yang rentan muncul kebocoran atau rembesan air. Terlebih lagi, penggunaan seal tape akan membuat keran terpasang lebih kuat.

    5. Mengganti Keran dengan yang Baru

    Apabila keran air mengalami kerusakan parah dan tidak bisa diperbaiki, maka kamu perlu menggantinya dengan keran baru. Sama seperti memasang karet ban, langkah pertama untuk mengganti keran adalah melepas keran yang rusak.

    Jika ada sisa patahan yang masih menempel pada pipa, pastikan untuk mengambilnya agar tidak mengganggu pemasangan keran yang baru. Lalu, pasang keran yang baru dan sambungkan dengan pipa saluran air.

    Demikian cara memperbaiki keran air bocor di rumah. Semoga bermanfaat!

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Tetangga Menyebalkan dan Ganggu, Kita Harus Ngapain?



    Jakarta

    Tak jarang kehidupan bertetangga menimbulkan drama yang bisa berakhir keributan. Seperti halnya kejadian yang viral belum lama ini di media sosial, muncul video milik Selebgram Priscillia Hesty yang mengeluhkan perilaku salah satu tetangganya.

    Dalam video tersebut, ia menunjukkan perilaku tetangga yang mengusik warga dengan menyetel musik dengan volume kencang selama berjam-jam di malam hari. Walaupun petugas keamanan sudah berupaya menyampaikan teguran, tetangga itu tetap melanjutkan aksinya tanpa menggubris panggilan petugas.

    “Masih aja tetap dia putar musik sekencang ini, bayangin. Dan ini udah panggil sekuriti, terus pintunya udah digedor-gedor tapi dia nggak mau keluar. Suaranya itu kedengaran sampai ke tiga rumah sebelahnya,” kata Priscillia Hesty, dikutip dari video akun Instagram priscillia_hestyy.


    “Gimana orang bisa tidur coba kalau dia putar musik itu start jam 6 sore sampai tengah malem. Ini klaster elit loh tapi malah kayak gini, nggak mampu meng-handle,” sambungnya.

    Menurut Priscillia Hesty, perilaku tersebut sangat mengganggu warga yang ingin beristirahat di malam hari, termasuk dirinya yang tengah sakit. Ia pun memutuskan untuk mematikan panel listrik rumah milik sang tetangga agar keluar.

    Tetangga tersebut akhirnya keluar yang kemudian disambut dengan amarah warga sekitar. Selain memutar musik kencang, Priscillia Hesty mengatakan tetangganya juga pernah membuang sampah dan oli sembarangan, sehingga mengganggu kenyamanan warga lainnya.

    “Bahaya sih punya tetangga kayak gini. Udah setel musik kencang banget, buang sampah depan rumah orang, terus buang oli lagi,” tuturnya.

    Lantas, apa tindakan yang bisa dilakukan bila mengalami hal yang sama? Simak penjelasannya berikut ini.

    Terpisah, Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) DPC Jakarta Utara, Sabar Ompu Sunggu mengaku sering mendapati kasus serupa, yakni seorang warga yang mengganggu kenyamanan warga lainnya dengan menimbulkan kebisingan.

    “Saya bilang lapor aja ke polisi, karena itu membuat berisik. Di pasal itu, dengan membuat ingar bingar atau membuat berisik tetangga di malam hari atau membuat seruan tanda-tanda bahaya palsu dapat dipidana,” ujar Sabar kepada detikcom, Senin (8/4/2024).

    Sabar mengatakan segala bentuk kebisingan dari memasang musik, memainkan alat musik, termasuk seruan tanda bahaya palsu seperti kebakaran, banjir, dan lainnya bisa dikenakan Pasal 265 KUHP Undang-undang Nomor 1 Tahun 2023.

    Sebab, hal ini dianggap mengganggu ketentraman lingkungan, termasuk ketika bertetangga. Adapun ancaman hukuman pidana berupa pidana denda paling banyak sebesar Rp 10 juta.

    Namun, sebelum bertindak dengan hukum pidana, warga yang merasa terganggu boleh memberikan peringatan tegas terlebih dulu berupa somasi sebanyak dua kali. Apabila belum ada kesepakatan perdamaian, maka bisa meluncurkan gugatan terhadap pelaku melalui jalur hukum.

    Selain itu, pastikan juga sudah menyiapkan bukti berupa rekaman video beserta saksi untuk melaporkan tetangga tersebut ke pihak berwajib. Jangan sampai ketika melaporkan ke polisi, ternyata suara musik sudah berhenti.

    “Masyarakat itu harus mematuhi hukum. Jadi, sama-sama bertanggung jawab untuk memastikan hubungan yang baik dan harmonis antara masyarakat,” tuturnya.

    Sabar pun menyarankan agar warga yang ingin memasang musik kencang melakukan langkah preventif supaya tidak mengganggu orang sekitar. Salah satunya bisa dengan memasang peredam suara.

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Jaga Tanaman Kamu Tak Mati Saat Ditinggal Mudik



    Jakarta

    Saat mudik atau bepergian dalam jangka waktu yang lama, terkadang ada rasa khawatir karena kita meninggalkan banyak hal di rumah. Bagi orang yang memiliki banyak tanaman atau suka bercocok tanam di rumah, meninggalkan tanaman dalam waktu lama menimbulkan kecemasan jika tanaman layu atau mati.

    Kebanyakan orang mungkin bingung bagaimana cara menjaga tanaman tetap segar walaupun ditinggal berhari-hari. Tapi kamu tidak perlu khawatir, hanya perlu waktu singkat untuk mempersiapkan tanaman sebelum ditinggal pergi mudik. Melansir dari laman The Sill, berikut adalah tips nya.

    Sesuaikan Cahaya dan Suhu

    Tahukah kamu bahwa semakin banyak sinar matahari yang diterima tanaman, semakin cepat juga tanaman “haus” dan layu? Tanaman paling banyak menggunakan air saat proses transpirasi, sedangkan laju proses transpirasi ini sangat bergantung dengan jumlah sinar matahari yang diterima oleh tanaman. Jadi, semakin banyak cahaya alami yang diterima tanaman, semakin banyak pula air yang dibutuhkannya. Oleh karena itu, untuk membantu tanaman agar tidak layu selama kamu bepergian, kamu bisa memindahkannya ke tempat yang agak jauh dari cahaya matahari sebelum pergi.


    Menjaga Kelembapan

    Libur lebaran biasanya berlangsung selama kurang lebih satu minggu. Jika kamu berencana untuk pergi mudik selama seminggu, menyiram tanaman sesaat sebelum berangkat sudah cukup untuk menjaga kelembapan tanaman. Pastikan kamu hanya menyiram tanaman dengan tanah pot yang kering atau sebagian besar kering. Setelah disirami, biarkan sisa air mengalir dari tanaman ke dalam pot sebelum kamu berangkat. Hal ini akan membuat tanah dalam pot tetap lembab tetapi tanaman tidak terendam dalam wadah berisi air, yang dapat menarik hama atau menyebabkan akar busuk.

    Jangan Gunakan Pupuk

    Jika kamu sering menggunakan pupuk untuk tanaman, pastikan untuk menunda pemupukan tanaman terutaman tanaman hias sampai kamu kembali ke rumah. Jangan memupuk tanaman kamu beberapa minggu sebelum keberangkatan karena ini akan membantu tanaman menghemat energi dan air.

    Lakukan Pemangkasan Kecil

    Selain memangkas dedaunan yang mati atau tampak tidak sehat, kamu juga bisa memangkas tunas dan bunga apa pun, yang biasanya memerlukan penyiraman lebih sering agar tanaman tetap sehat.

    kuti berita-berita terkini arus mudik dan arus balik di BRI Teman Mudik”, klik tautan ini.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Lebaran Banyak Tamu, Taruh 5 Tanaman yang Harum Ini di Rumah


    Jakarta

    Tanaman berbunga bisa membuat pekarangan rumah tampak lebih indah. Tak hanya nikmat dipandang, sebagian tanaman mengeluarkan aroma harum yang menyejukkan suasana rumah.

    Dengan menumbuhkan beberapa tanaman wangi di sekitar rumah, kamu bisa menikmati pemandangan indah sambil menghirup aroma yang wangi semerbak ketika bersantai di teras rumah. Apalagi musim lebaran ini banyak tamu datang ke rumah. Tanaman itu bisa memberikan kesan yang sangat baik soal rumah kita.

    Aroma dari tanaman yang wangi dapat menimbulkan rasa nyaman dan menenangkan, sehingga kamu akan lebih betah di rumah. Berikut ini beberapa tanaman wangi yang bisa ditanam di pekarangan rumah, dikutip dari CNN Indonesia


    1. Kamboja

    Kamboja atau frangipani adalah tanaman yang identik dengan Bali. Bunga tanaman ini sangat harum, sehingga sering digunakan sebagai bahan dasar minyak aromaterapi.

    Pastikan untuk menanam kamboja di tempat yang mendapat sinar matahari yang penuh dan tanah dengan drainase yang baik. Namun, kamu tidak perlu terlalu sering menyiramnya.

    2. Melati

    Melati merupakan salah satu tanaman populer yang mengeluarkan aroma harum. Tanaman ini mempunyai sekumpulan bunga berwarna putih yang wangi.

    Kalau ingin menanam melati di rumah, pastikan berada di luar ruangan atau karena membutuhkan banyak sinar matahari. Selain itu, tanaman melati memerlukan media tanah yang lembap dengan drainase yang baik. Lalu, pangkas tunas tua setelah mekar untuk mendorong pertumbuhan baru.

    3. Kenanga

    Tanaman kenanga menghasilkan bunga berwarna kekuningan yang beraroma wangi. Tanaman ini umum digunakan untuk membuat aroma terapi karena wanginya yang semerbak. Bahkan, bunganya menjadi bahan untuk parfum dari merek terkenal.

    Tanaman ini juga menyukai sinar matahari penuh dengan tanah subur yang tak mengering. Kemudian, jangan lupa untuk melakukan pemupukan setiap 3-4 bulan sekali.

    4. Sedap Malam

    Bunga dari tanaman sedap malam mengeluarkan aroma yang khas di malam hari sesuai dengan namanya. Sebab, bunga sedap malam hanya mekar di malam hari. Tanaman ini dapat tumbuh subur di bawah sinar matahari dan tanah dengan drainase yang baik.

    5. Kacapiring

    Kacapiring atau gardenia merupakan salah satu tanaman yang aromanya umumnya sangat disukai. Tumbuhan ini tumbuh baik di wilayah beriklim tropis, tetapi sebaiknya ditanamkan di area teduh dengan sedikit terkena sinar matahari seperti di teras. Kacapiring membutuhkan penyiraman yang cukup, maka pastikan untuk rajin menyiramnya.

    Itulah beberapa tanaman wangi dengan aroma semerbak yang bisa kamu tanam untuk suasana rumah lebih menenangkan. Semoga bermanfaat!

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Siapkan Hal Ini di Rumah Sambut Tamu Pas Lebaran, Biar Nggak Malu


    Jakarta

    Lebaran Idul Fitri biasanya kita berkumpul bersama keluarga. Apabila kamu menjadi tuan rumah yang mengadakan acara silaturahmi, tentu ada banyak persiapan yang harus dilakukan sebelum hari H.

    Selain mempersiapkan makanan dan minuman yang lezat, kondisi rumah juga perlu dibersihkan supaya para tamu bisa merasa nyaman. Kamu tidak perlu repot-repot membersihkan seluruh rumah, cukup sisihkan waktu untuk fokus membersihkan ruangan yang akan ditempati oleh tamu.

    1. Rapikan Barang-barang di Rumah

    Rumah yang dihuni wajar saja ada barang berserakan atau tidak pada tempatnya. Hal pertama yang sebaiknya dilakukan ketika membersihkan rumah adalah merapikan barang-barang yang tidak teratur, seperti tumpukan baju, mainan yang berserakan, dan lainnya.


    Jika mempunyai waktu dan tenaga yang cukup, kamu bisa merapikan dengan mengembalikan semua barang pada tempat semestinya. Namun, apabila tidak sempat maka jangan asal menaruh barang-barang ke dalam lemari. Kamu bisa menyiapkan tempat atau keranjang untuk setiap ruangan dan menaruh barang-barang tersebut di dalamnya untuk sementara.

    2. Persiapkan Area Hiburan

    Tamu-tamu biasanya tidak akan menghabiskan waktu di seluruh rumah, melainkan area tertentu seperti ruang tamu, ruang makan, dan ruang keluarga. Jadi, kamu tidak harus menghabiskan tenaga membersihkan seluruh rumah, melainkan hanya tempat yang akan diisi oleh tamu.

    3. Rapikan Dapur

    Lebaran memang harinya makan-makan, maka tak jarang tuan rumah ataupun tamu ingin memasak atau menyiapkan hidangan di dapur. Oleh karena itu, sebaiknya merapikan dapur dengan teratur supaya mudah menemukan peralatan dapur sekaligus tampak rapi di mata tamu. Area dapur yang sebaiknya kamu membersihkan antara lain kulkas, kompor, dan cucian piring kotor.

    4. Harumkan Ruangan

    Selain membersihkan fisik ruangan, akan lebih baik jika kamu juga membersihkan aroma udara dari aroma tidak sedap. Terkadang penghuni rumah kebal dengan aroma rumah yang mungkin kurang sedap karena memasak atau memelihara hewan.

    Kamu bisa membuat rumah beraroma lebih segar dengan membuang sampah, membuka jendela, membersihkan ruangan, serta memasang pengharum ruangan yang tidak terlalu menyengat.

    5. Bersihkan Kamar Mandi

    Kamar mandi pasti akan sering digunakan oleh tamu, jadi penting untuk memastikannya dalam keadaan bersih. Bahkan, mungkin ruangan ini yang paling membutuhkan pembersihan secara mendalam.

    Pastikan untuk menyikat WC pada setiap sisi, termasuk di bawah tempat duduk. Lalu, bersihkan juga wastafel dan cermin. Lalu, sebaiknya menyembunyikan peralatan mandi dan menaruh handuk dan sabun baru khusus untuk tamu.

    Itulah beberapa hal yang perlu dibersihkan untuk mempersiapkan rumah menerima tamu saat lebaran. Semoga membantu!

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Salah Pencet! Ini Arti Huruf-huruf Pada Lift



    Jakarta

    Buat kamu yang sering mengunjungi mall, hotel, atau pun gedung-gedung kantor yang tinggi pasti lebih milih naik lift daripada naik tangga untuk naik ke lantai atas, kan. Nah, kamu juga pasti tidak asing dengan huruf G, LL, M, dan sebagainya.

    Karena memang tiap gedung memiliki pengaturan tombol yang berbeda. Simak ulasan berikut biar kamu ga salah pencet.

    Gedung Hotel Bintang 4 dan 5


    G – Ground: Ground floor memiliki arti lantai dasar yang merupakan lobi, di mana terdapat resepsionis dan pintu masuk hotel. Pengaturan tombol ini umumnya dipakai negara-negara di Eropa.

    R – Restaurant: Tombol Restaurant/restoran tentunya akan mengantarkanmu ke lantai yang menyajikan berbagai makanan di gedung tersebut.

    L – Lounge or Lobby: Lobby atau lobi. Pada beberapa gedung memiliki lobi tambahan yang umumnya berada di bawah Ground floor atau lantai dasar.

    UL – Upper Lobby dan LL – Lower Lobby: Kedua penamaan kode ini adalah varian dari L (Lobby). Untuk UL atau Lobi atas umumnya merujuk pada lantai “lobi ekstra” yang dipakai untuk gedung dua lantai seperti mall dan supermarket. Sedangkan, LL atau lobi bawah dipakai sebagai lantai dasar untuk lift di Amerika Serikat.

    M Mezzanine floor: Mezzanine floor adalah lantai yang ada di tengah gedung. Di negara barat, M dipakai untuk menggantikan angka 13 yang diyakini membawa malapetaka.

    B – Basement: Basement atau ruang bawah tanah dipakai untuk tempat parkir di beberapa gedung hotel

    Mall, Supermarket, Apartemen, dan gedung Kantor

    G – Ground: Untuk lantai dasar dan gedung yang punya lobi. Sering juga G ini disebut GF atau ground floor

    UG – Upper Ground: Biasanya UG adalah lantai yang berada satu lantai di atas lantai dasar.

    LG: Lower Ground: Kebalikan dari UG, LG berada satu lantai di bawah lantai dasar.

    B – Basement: Untuk ruang bawah tanah yang dipakai tempat parkir

    R atau RT – Rooftop: Lantai yang ada di paling atas dan biasanya ada ruangan terbuka

    MB – Motorbike: Motorbike floor atau lantai khusus tempat parkir motor

    P – Parking: Tempat parkir untuk semua jenis kendaraan, dari roda dua sampai roda empat.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kapan Waktu Terbaik untuk Menyiram Tanaman? Ada Aturannya Lho



    Jakarta

    Pernahkah kamu mengalami kejadian di mana tanaman di rumahmu mati walaupun sudah rajin menyiramnya? Bisa jadi kita salah aturan saat menyiram tanaman

    Beberapa dari kita sering memiliki pola berpikir di mana tanaman yang ada di rumah kita harus selalu basah, atau bahkan ada juga yang sering menyirami seluruh bagian tanaman di siang hari ketika cuaca sedang panas.

    Tapi tahukah kamu, sebenarnya terlalu sering menyirami tanaman atau menyirami tanaman di siang bolong ketika cuaca sedang panas adalah hal yang kurang tepat. Karena perlakuan tersebut malah terhitung tidak efisien atau hanya buang-buang air saja.


    Lalu sebenarnya bagaimana cara menyiram tanaman yang tempat?

    Mengutip dari southernlivingplants.com, setiap jenis tanaman memiliki kebutuhan yang berbeda-beda, seperti waktu, suhu, tanah, dan umur juga bisa menjadi faktor utama yang menentukan kapan dan seberapa sering tanaman kamu membutuhkan air.

    Kapan Waktu yang Tepat Untuk Menyiram Tanaman?

    Seperti yang telah dijelaskan, setiap tanaman memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Akan tetapi, pada umumnya tanaman membutuhkan banyak air saat pagi hari hingga menjelang sore hari.

    Maka dari itu, biasanya waktu yang terbaik untuk menyiram tanaman adalah pada pagi hari sebelum matahari terbit dan sore hari ketika matahari mulai terbenam.

    Penyiraman di pagi hari dimaksudkan untuk mempersiapkan tanaman untuk menghadapi proses fotosintesis pada siang hari, lalu penyiraman di sore hari bertujuan untuk mendinginkannya.

    Lalu kenapa tidak menyiramnya di siang hari ketika tanaman sedang berfotosintesis? Jika kamu menyiram pada siang hari (terutama saat musim panas), panas dan sinar matahari akan membuat air menguap alih-alih terserap ke dalam tanah dan akar.

    Sebagai catatan, penyiraman di pagi hari sebenarnya lebih baik daripada penyiraman di sore hari. Hal ini dikarenakan tanaman yang disiram pada pagi hari memiliki waktu untuk mengering sebelum matahari terbenam. Sebaliknya, bila kamu menyiram pada sore hari, air akan cenderung mengendap di dalam tanah sehingga mendorong pembusukan, pertumbuhan jamur, dan juga serangga.

    Gunakan Tanah Kering Sebagai Indikator

    Sedikit tips saja, bila kamu ragu harus menyiram tanaman pada siang hari atau tidak ketika musim panas (kemarau), kamu bisa mengecek tanah pada tanaman tersebut. Jika tanah tersebut sangat kering walaupun di pagi hari kamu sudah menyiramnya, maka kamu boleh mencoba untuk menyiramnya sedikit demi sedikit.

    Penyiraman Menurut Umur dari Tanaman

    Umur dari tanaman juga bisa kamu jadikan sebagai patokan untuk seberapa sering kamu harus menyiramnya.

    Tanaman yang masih baru tumbuh memerlukan air lebih banyak dibandingkan dengan tanaman yang sudah tua. Alasannya karena tanaman yang masih muda masih memerlukan banyak makanan untuk mengembangkan akar dan batangnya.

    Itulah cara menentukan waktu yang baik untuk menyiram tanaman di rumah kamu. Semoga bermanfaat!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Lakukan 6 Hal Ini Sebelum Kamu Mudik Lebaran Kalau Gamau Nyesel


    Jakarta

    Mudik merupakan tradisi umat Islam Indonesia menjelang lebaran untuk kembali ke kampung halaman. Pada momen mudik ini, biasanya banyak rumah ditinggalkan tanpa penghuni untuk sementara waktu.

    Namun, terkadang di tengah kehebohan persiapan mudik, ada beberapa hal yang lupa dilakukan di rumah. Padahal, meninggalkan rumah tak berpenghuni bisa mengundang risiko kemalingan.

    Oleh sebab itu, pastikan untuk tidak melakukan kesalahan yang masih sering dilakukan ini. Berikut kesalahan-kesalahan yang perlu dihindari ketika hendak meninggalkan rumah saat mudik, dikutip dari laman bob vila


    1. Lupa Mengunci Pintu dan Jendela

    Tak jarang ada yang lupa mengunci jendela dan pintu, terutama pada area yang jarang dilalui. Meski kamu sedang sibuk mempersiapkan keberangkatan, pastikan untuk memeriksa ulang semua pintu dan jendela.

    Jangan lupa juga untuk menyimpan kembali kunci cadangan yang kamu sembunyikan di sekitar rumah. Sebab, pencuri profesional mengetahui tempat persembunyian yang umum digunakan oleh pemilik rumah.

    2. Meninggalkan Hewan Peliharaan di Rumah

    Mungkin beberapa pemilik rumah merasa aman meninggalkan hewan di rumah selama ada persediaan makan dan minum yang cukup. Akan tetapi, berbagai hal tidak terduga bisa terjadi yang membahayakan hewan peliharaan.

    Selain itu, perabotan rumah bisa saja dirusak oleh hewan peliharaan karena merasa tidak nyaman ditinggal pemiliknya. Oleh karena itu, pastikan untuk menitipkan hewan peliharaan ke orang yang dapat dipercaya.

    3. Membiarkan Rumah Tampak Kosong

    Jangan biarkan pencuri mengira tidak berpenghuni ketika mudik. Buatlah tanda seakan-akan ada orang di rumah dengan memasang lampu yang bisa nyala secara otomatis dengan jadwal atau dioperasikan dari jarang jauh dengan smartphone.

    Kemudian, tunda semua pengiriman paket ataupun surat ke rumah agar tidak ada tumpukan barang yang menandakan rumah kosong.

    4. Meninggalkan Makanan Membusuk

    Makanan busuk memang bukan masalah besar, tetapi tentu kamu tidak ingin kembali dengan sisa makanan yang sudah busuk, berjamur, dan digerogoti oleh hama. Sebaiknya segera menghabiskan makanan atau memberikannya ke tetangga.

    5. Barang Elektronik Masih Tercolok

    Meninggalkan barang elektronik yang masih tercolok ke stopkontak berisiko terjadi korsleting listrik. Apabila hal itu terjadi ketika tidak ada orang di rumah, maka masalah akan semakin cepat membesar tanpa tindakan. Selain itu, membiarkan barang tersebut tercolok sama saja menambah tagihan listrik.

    6. Tidak Membersihkan Kamar Mandi dan Tempat Sampah

    Tempat sampah yang dibiarkan terisi dan kamar mandi kotor akan menimbulkan bau tidak sedap dan menjadi tempat bertumbuhnya kuman. Sebaiknya memastikan sampah kosong dan bersih menggunakan cuka dan soda kue.

    Lalu, periksa kamar mandi dalam keadaan bersih. Dengan begitu, kamu tidak perlu dipusingkan dengan bersih-bersih setelah kembali dari mudik.

    Demikian kesalahan-kesalahan yang biasa terjadi ketika hendak meninggalkan rumah untuk mudik. Semoga bermanfaat!

    Ikuti berita-berita terkini arus mudik dan arus balik di BRI Teman Mudik. Klik tautan ini.

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Aman Tinggalkan Anabul Berhari-hari saat Mudik Lebaran


    Jakarta

    Sebentar lagi kita akan memasuki musim mudik lebaran. Di tahun 2024 ini, libur lebaran berlangsung selama kurang lebih 8 hari, mulai dari tanggal 8 – 15 April 2024.

    Dalam jangka waktu ini, penting untuk menjaga rumah dan barang-barang agar tetap aman selama mudik. Akan tetapi, jika kamu memiliki hewan peliharaan, kamu juga harus memikirkan cara agar mereka tetap aman dan dalam kondisi baik selama ditinggal mudik.

    Meskipun banyak yang memilih untuk mencari hotel ramah hewan dan merencanakan perjalanan mereka agar bisa membawa serta peliharaannya, hal ini tidak selalu menjadi pilihan bagi sebagian keluarga. Jika kamu memilih untuk meninggalkan hewan peliharaan di rumah, kamu harus benar-benar memperhatikan segala kebutuhannya.


    Lalu, bagaimana cara meninggalkan hewan peliharaan saat mudik agar tetap aman? Dilansir dari laman WikiHow, simak caranya di bawah ini.

    Ada dua langkah besar yang harus kamu lakukan sebelum meninggalkan hewan peliharaan di rumah yaitu, persiapan dan cara meninggalkannya.

    Mempersiapkan Hewan Peliharaan

    1. Ketahui Kebutuhan Hewan Peliharaan Kamu

    Semua hewan peliharaan berbeda dan memiliki kepribadian yang unik, sehingga kamu harus mengenal betul hewan peliharaan kamu. Untuk mempermudah, kamu bisa mempertimbangkan hal hal berikut:

    · Pertimbangkan jadwal makan hewan peliharaan dan sikapnya saat ditinggal sendiri.

    · Hewan peliharaan yang lebih muda biasanya tidak tahan ditinggal sendirian seperti halnya hewan peliharaan yang lebih dewasa.

    · Jika hewan kamu mengalami kecemasan akan perpisahan, maka lebih baik untuk menitipkannya ke penitipan hewan untuk menghindari stress.

    2. Sesuaikan Jadwal Hewan Peliharaan

    Beberapa hari sebelum pergi mudik, kamu bisa mulai melatih meninggalkan hewan peliharaan sendirian di rumah. Kamu bisa melatihnya dengan cara meninggalkan hewan peliharaan di rumah beberapa jam lebih lama dari biasanya. Hal ini akan mempersiapkan hewan peliharaan kamu untuk menghabiskan lebih banyak waktu sendirian.

    3. Tulis Instruksi Rinci

    Jika kamu menitipkan hewan peliharaan pada orang lain, penting untuk menuliskan unstruksi dan segala hal penting lainnya secara rinci. Tuliskan informasi kontak kamu dan juga nomor dokter hewan. Sertakan juga informasi tentang makanannya, waktu makan, rutinitas, dan juga kepribadian hewan peliharaan.

    Cara Meninggalkan Hewan Peliharaan di Rumah Saat Mudik

    1. Buat Rumah Kamu Nyaman

    Jika hewan peliharaan akan tinggal di rumah sendirian, jagalah suhu di rumah agar tetap stabil. Tutup pintu ruangan mana pun yang tidak ingin hewan peliharaan kamu masuki. Pastikan hewan peliharaan kamu memiliki tempat tidur yang bagus dan tahu cara untuk pergi ke kamar mandi atau litter box. Tinggalkan juga makanan dan air untuk hewan peliharaan kamu di tempat yang sudah dikenalinya.

    2. Amankan Rumah

    Tutup tempat sampah, toilet, dan ventilasi udara. Pindahkan semua tanaman yang mungkin beracun, pembersih rumah tangga, obat-obatan, dan bahan kimia ke rak yang lebih tinggi agar tidak bisa dijangkau oleh hewan peliharaan. Singkirkan mainan, kerajinan, makanan, atau dekorasi rumah yang mungkin menggoda hewan peliharaan. Sembunyikan juga pakaian dan sepatu dari hewan peliharaan agar tidak di rusak selama kamu tidak di rumah.

    3. Gunakan Alat Makan Otomatis

    Menggunakan alat makan otomatis adalah salah satu cara yang efektif untuk menyiapkan makananan dan minuman bagi hewan peliharaan kamu. Alat makan otomatis biasanya juga mempunyai fitur untuk mengatur jadwal makan hewan peliharaan sehingga kamu tidak perlu khawatir peliharaan kamu kelaparan atau kelebihan makanan.

    4. Pertimbangkan Membeli Kamera Hewan Peliharaan

    Saat meninggalkan hewan peliharaan sendirian, kamera pengawas seperti CCTV akan memungkinkan kamu memantau hewan peliharaan dari jauh. Beberapa kamera ini juga memiliki fitur untuk berinteraksi dengan hewan peliharaan, jadi kamu tidak perlu khawatir meninggalkan mereka sendirian di rumah.

    Ikuti berita-berita terkini arus mudik dan arus balik di BRI Teman Mudik.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com