Author: Gak Ganti Gambar

  • 5 Hal yang Harus Dilakukan Sebelum Tinggalkan Rumah untuk Mudik Lebaran


    Jakarta

    Mudik merupakan salah satu kegiatan yang kerap dilakukan untuk merayakan Lebaran di kampung halaman. Sebelum mudik, tentunya ada hal-hal yang harus dilakukan sebelum meninggalkan rumah, salah satunya membersihkannya.

    Membersihkan rumah perlu dilakukan agar ketika kamu pulang mudik, rumah tidak dalam keadaan yang sangat kotor. Pasalnya, rumah akan ditinggalkan selama beberapa hari ke depan.

    Saat merapikan rumah, kamu tidak perlu melakukan pembersihan secara menyeluruh atau deep cleaning. Cukup bersihkan Ruangan-ruangan yang memang kotor saja.


    Selain itu, ada beberapa hal lagi yang harus kamu lakukan sebelum meninggalkan rumah untuk mudik. Dilansir dari cnet.com, berikut ini daftarnya.

    1. Membersihkan Kulkas

    Membersihkan isi kulkas perlu dilakukan untuk mencegah makanan busuk. Sebaiknya buang makanan yang sudah lama atau yang sudah tidak dimakan lagi karena makanan bisa saja basi dan bau jika tidak segera dibuang.

    2. Buang Sampah

    Sebelum meninggalkan rumah, pastikan sampah di dalam rumah sudah dibuang ke tempat pembuangan sampah. Hal ini untuk mencegah adanya serangga dan bau tak sedap akibat sampah yang menumpuk.

    3. Periksa Cucian

    Sebaiknya sebelum pergi mudik kamu mencuci pakaian yang ada atau menyisakan sedikit pakaian kotor. Sebab, setelah pulang mudik umumnya membawa banyak cucian kotor. Tentunya kamu nggak mau cucian kotor semakin menumpuk, ‘kan?

    4. Periksa Alat Elektronik

    Sebelum mudik, pastikan kamu udah mencabut alat-alat elektronik yang tidak digunakan. Selain hemat energi, hal itu bisa mencegah adanya korsleting listrik yang berujung terjadinya kebakaran.

    5. Cek Pintu dan Jendela

    Pastikan kamu mengecek jendela dan pintu sudah tertutup rapat sebelum pergi mudik. Jangan sampai jendela maupun pintu ada yang terbuka karena bisa menjadi rawan terjadi pencurian.

    Itulah 5 hal yang harus dilakukan sebelum meninggalkan rumah untuk pergi mudik. Semoga bermanfaat!

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Ternyata Ada Cara buat Undang Kupu-kupu ke Pekarangan Kita Lho!


    Jakarta

    Mempunyai taman di rumah memanglah asik. Selain membuat tampilan rumah menjadi cantik, taman juga bisa menjadi tempat bersantai untuk melepas stress.

    Tetapi pada waktu tertentu kamu pasti pernah merasa bahwa ada hal yang kurang pada taman rumahmu. Walaupun taman rumahmu penuh dengan bunga dan buah-buahan, tetapi rasanya taman tersebut seperti terlalu sepi dan hening.

    Jawaban dari perasaan sepi dan hening dari taman di rumahmu itu sebenarnya adalah karena kurangnya hawa kehidupan hewan dan serangga kecil. Seperti burung, dan kupu-kupu.


    Memang tentunya kamu tidak bisa dengan mudahnya memanggil kupu-kupu untuk bertamu pada taman rumahmu, tapi sebenarnya ada loh cara untuk menarik perhatian kupu-kupu ke taman rumahmu.

    Mengutip dari nrdc.org, ada beberapa cara untuk menarik perhatian kupu-kupu untuk datang ke taman rumahmu. Ada juga beberapa alasan mengapa kupu-kupu tidak mau menghampiri taman rumahmu.

    Cara Menarik Perhatian Kupu-Kupu ke Taman

    1. Coba Teknik “Leave-it-Alone Gardening”

    Leave-it-alone gardening adalah teknik dimana kamu tidak perlu terlalu merawat tanamanmu hingga ke arah perfeksionis. Anggaplah bahwa taman atau kebunmu sebagai rumah untuk para satwa liar.

    Kurangi kontak dengan tanaman sebisa mungkin. Taman atau kebun buah-buahan akan terlihat lebih indah jika kamu membiarkan kupu-kupu atau lebah untuk menjadi polinator alami.

    2. Pilih Tanaman Non-Hybrid

    Tanaman hybrid modern biasanya sudah bekerja dengan sendirinya, sehingga kemungkinan untuk serangga seperti kupu-kupu dan lebah menjadi jarang untuk hinggap mencari sumber makanan.

    3. Buat Bervariatif

    Kupu-kupu dan lebah akan lebih tertarik pada taman yang memiliki banyak jenis tanaman, dan memiliki berbagai warna. Menanam secara rumpun juga akan memudahkan para kupu-kupu atau lebah menemukan bunga tersebut.

    4. Stop Penggunaan Pestisida

    Tanaman yang disemprotkan oleh pestisida tentunya akan membuat serangga seperti kupu-kupu dan lebah menjauh.

    Selain beracun bagi lebah, kupu-kupu, dan serangga lainnya, Pestisida juga bersifat sistemik. Ketika disemprotkan, zat racun ini menyebar ke seluruh tanaman, termasuk pada serbuk sari dan nektar yang berpotensi membuat hasil produk menjadi berbahaya.

    5. Pintar Dalam Memilih Tanaman

    Beberapa tanaman yang dijual terkadang sudah mengandung neonicotinoid. kamu harus pintar untuk memilih benih yang belum dicampur atau disuntikkan dengan bahan pestisida seperti ini.

    6. Tanam Milkweed

    Milkweed atau dikenal juga dengan nama Asclepias Curassavica / Kapas Cinde / Kembang Mas / Milkweed / Butterfly Weed, adalah tanaman yang paling disukai oleh kupu-kupu dan lebah.

    Cobalah untuk menanam bunga ini untuk menarik perhatian kupu-kupu di sekitar rumahmu.

    7. Pasang Air Mancur atau Kolam Kecil

    Beberapa ahli mengatakan bahwa kolam air yang dangkal akan menarik kupu-kupu dan lebah, terutama pada musim kemarau atau tidak banyak embun pagi di rumput taman kamu.

    Itulah beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk menarik perhatian kupu-kupu untuk hinggap ke taman di rumahmu. Selamat mencoba!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Menyimpan Tanaman Biar Nggak Layu saat Mudik Lebaran


    Jakarta

    Sebelum mudik Lebaran, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum meninggalkan rumah. Salah satunya adalah memastikan tanaman bisa bertahan hidup selama ditinggal penghuni rumah.

    Sebab, apabila tanaman tidak diberi air dalam waktu yang lama, kemungkinan bisa mengalami kekeringan dan berujung mati. Tentunya kamu nggak mau dong pulang mudik tiba-tiba banyak tanaman yang mati?

    Dilansir dari berbagai sumber, berikut ada beberapa tips meninggalkan tanaman agar tidak mudah layu dan rusak selama liburan.


    1. Kelompokkan Tanaman di Luar Ruangan

    Dilansir dari House Beautiful, Jumat (5/4/2024), hal pertama yang kamu lakukan adalah mengelompokkan jenis-jenis tanaman yang harus diletakkan di luar dan di dalam rumah. Untuk tanaman yang di luar ruangan adalah tanaman yang memerlukan cahaya matahari langsung, tidak masalah jika tidak disiram terlalu sering, dan tanaman rambat. Letakkan di tempat yang teduh, tetapi masih bisa terkena air hujan.

    2. Siapkan Tempat Untuk Tanaman di Dalam Ruangan

    Tanaman di dalam ruangan juga ada yang bisa tidak diberi air setiap hari, tetapi mereka tidak bisa terkena matahari secara langsung sehingga perlu dibawa masuk.

    Untuk tanaman yang butuh air setiap hari, kamu bisa menggunakan bathtub, ember, kolam karet anak-anak, atau bak untuk menampung pot-pot tanaman tersebut. Isi air setinggi 3-5 cm ke dalam wadah besar tersebut lalu letakkan tanaman dan pot tersebut di genangan air tersebut. Tanaman akan menyerap air sendiri sesuai kebutuhannya.

    3. Atur Suhu Ruangan

    Apa pun musimnya, tanaman menyukai suhu rendah ke normal sekitar 13-27 derajat Celsius. Cara untuk melembabkan suhu di dalam ruangan adalah dengan menyiapkan wadah berisi air dan kerikil. Letakkan di dekat tumbuhan tersebut dan pilih tempat yang memiliki ventilasi udara.

    4. Buat Penyerapan Air Secara Tradisional

    Dilansir dari CNET, Jumat (5/4/2024), kamu bisa membuat alat penyerapan air secara tradisional.

    Caranya, siapkan wadah air dan tali kapas. Potong tali cukup panjang yang mampu menjangkau wadah air dan pot tanaman.

    Tips meninggalkan tanaman saat mudikTips meninggalkan tanaman saat mudik Foto: Chris Parker/CNET

    Taruh salah satu ujung tali ke dalam tanah, dekat tanaman namun jangan sampai mengganggu akarnya. Letakkan ujung tali lainnya ke dalam wadah yang sudah diisi oleh air. Pastikan tali menyentuh bagian bawah wadah air.

    Nantinya tali kapas akan menyerap air secara perlahan dan memindahkannya ke dalam pot, menjaga tingkat kelembapan tanah.

    5. Buat Irigasi Tetes

    Membuat irigasi tetes memanfaatkan botol bekasMembuat irigasi tetes memanfaatkan botol bekas. Foto: YouTube Petani Pedas/Tangkapan Layar

    Jika kamu punya waktu dan biaya lebih, coba buat aliran irigasi otomatis sederhana untuk tanaman di rumah. Misalnya menggunakan botol gelas lengkap dengan tutupnya. Isi botol dengan air sampai penuh. Buat satu lubang sebesar ujung sumpit bambu, lalu hambat dengan menusukkan kayu sebesar lubang tersebut. Balikkan botol plastik dengan posisi tutup botol di bawah, air akan keluar dari lubang yang ditusuk kayu. Cara ini seperti kerja infus di rumah sakit.

    Irigasi tetes menggunakan galon dan selangIrigasi tetes menggunakan galon dan selang. Foto: YouTube Green Wall Garden/Tangkapan Layar

    Jika tanamannya banyak, kamu bisa menggunakan galon bekas berisi air. Lalu siapkan selang sesuai pot yang butuh disiram. Masukkan kain ke dalam selang tersebut dan lebihkan sampai menjuntai di kedua ujung. Posisikan ujung selang ke bawah sehingga saat ujung kain di dalam galon menyerap air, ujung lainnya yang mengarah ke pot dapat meneteskan air.

    Melubangi bawah botol bekas dan menutupi dengan tanah.Melubangi bawah botol bekas dan menutupi dengan tanah. Foto: YouTube Green Wall Garden/Tangkapan Layar

    Bisa juga melobangi botol plastik bekas sebesar tutup pulpen. Lubangi di samping bagian bawah botol sehingga tetap bisa tertutup dengan tanah. Nanti air akan keluar sedikit-sedikit.

    Itulah beberapa cara untuk menyimpan tanaman agar tidak mudah layu dan cepat mati. Semoga bermanfaat!

    Ikuti berita-berita terkini arus mudik dan arus balik di BRI Teman Mudik.

    (/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Langkah Kilat Bersihkan Kamar Sebelum Diserbu Tamu saat Lebaran


    Jakarta

    Lebaran merupakan hari yang cukup sibuk bagi umat Islam yang merayakannya. Sebab, pagi hari saja sudah bersiap untuk salat Id, kemudian diikuti dengan bertamu ke rumah sanak saudara ataupun menjadi tuan rumah yang menerima tamu.

    Dengan kegiatan yang begitu padat pada hari lebaran, wajar saja bila kamu belum sempat membersihkan kamar. Padahal, ketika menerima tamu pada hari lebaran ada kemungkinan tamu akan masuk ke kamarmu karena berbagai alasan.

    Tentunya kamu tidak ingin para tamu melihat kamarmu dalam keadaan berantakan, bukan? Apabila keadaan mendesak, kamu bisa membersihkan kamar dalam sekejap dengan mengikuti langkah berikut ini yang dikutip dari laman The Spruce.


    1. Masukan Baju Kotor ke Keranjang

    Kumpulkan semua baju kotor yang berserakan di kamar ke dalam keranjang. Kamu tak perlu khawatir bila pakaian masih tergulung atau belum membalik pakaian dalam waktu yang singkat.

    2. Simpan Baju Bersih

    Jika ada tumpukan baju bersih di kamar, segera lipat atau gantung untuk disimpan di lemari. Kamu tidak perlu melakukannya dengan rapi karena hal ini hanya bertujuan membuat kamar tampak bebas dari pakaian.

    3. Buang Sampah

    Dalam waktu yang sempit ini, kamu tidak perlu berpikir keras untuk membuang sampah atau benda yang tidak terpakai lagi. Kali ini kamu cukup fokus pada sampah yang pastinya harus segera dibuang, seperti kertas dan tisu. Sedangkan, barang-barang yang masih membutuhkan pertimbangkan bisa disimpan dulu untuk disortir lain kali.

    4. Rapikan Tempat Tidur

    Tempat tidur merupakan furnitur utama serta pusat perhatian di dalam kamar tidur. Jadi usahakan untuk merapikan tempat tidur. Meskipun sederhana, merapikan tempat tidur bisa mengubah suasana kamar menjadi lebih nyaman untuk dipandang dan digunakan.

    5. Kumpulkan Benda-benda yang Berserakan

    Kumpulkan benda-benda yang semestinya tidak ada di dalam kamar tidur. Simpan semuanya di dalam keranjang atau wadah untuk sementara waktu. Kemungkinan besar kamu tidak akan sempat mengembalikan barang-barang itu ke tempat semestinya, maka kumpulkan dan simpan di satu tempat dulu.

    6. Bersihkan Lantai

    Saat ini bukan waktunya memindahkan furnitur untuk menyapu dan mengepel lantai. Cukup sapu lantai dengan cepat untuk membersihkan kotoran yang jelas terlihat. Lalu, kamu bisa mengepel lantai jika merasa masih ada waktu yang cukup.

    Demikian, langkah-langkah membersihkan kamar dengan cepat agar kamar tampak rapi di mata para tamu. Semoga membantu!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Cabut Kabel 5 Alat Elektronik Ini Sebelum Mudik Agar Rumah Tetap Aman


    Jakarta

    Sebelum pergi mudik, kamu perlu memastikan rumah dalam kondisi aman. Kamu bisa mulai mengecek dari kondisi alat elektronik di rumah karena perabotan satu ini dapat memicu kebakaran jika terjadi korsleting listrik.

    Selain itu, dengan mencabut semua kabel alat elektronik di rumah selama mudik juga akan meringankan biaya listrik bulanan. PLN juga menganjurkan tidak ada alat elektronik yang kabelnya masih tersambung ke stopkontak.

    “Pastikan seluruh alat elektronik sudah dicabut dari stopkontak-nya dan aliran-aliran listrik yang tidak digunakan sudah dimatikan,” tutur Direktur Utama PT PLN, Darmawan Prasodjo seperti yang dilansir dari detikFinance, Rabu (3/4/2024).


    Untuk mempermudah kamu saat mengecek, berikut beberapa alat elektronik yang harus mati dan kabelnya tidak terhubung ke stop kontak sebelum ditinggal mudik.

    1. Kulkas

    Menurut wilshirerefrigeration.com, Rabu (3/4/2024), jika meninggalkan rumah sekitar 1-4 minggu sebenarnya tidak apa-apa membiarkan kulkas tersambung ke listrik, terutama bagi kamu yang masih menyimpan beberapa makanan.

    Namun, PLN menganjurkan untuk setiap barang elektronik tidak ada yang tercolok ke stopkontak selama tidak ada orang di rumah berhari-hari. Sehingga lebih baik dicabut agar lebih aman. Setelah kulkas dicabut, kamu perlu mengatur kulkas dan membesihkannya sebagai berikut.

    • Atur suhu kulkas ke angka normal.
    • Kosongkan freezer dari es dan makanan agar kulkas tidak bau dan kotor.
    • Apabila kulkas dilengkapi dengan alat pembuat es batu, sebaiknya dimatikan sementara waktu.
    • Keluarkan makanan atau bahan makanan yang cepat basi.
    • Isi setengah kulkas dengan wadah berisi air, untuk menjaga suhu tetap stabil.

    2. Televisi

    Jika di rumahmu memiliki TV yang selalu dicolokkan ke stopkontak, saat mudik nanti jangan lupa untuk mematikan keduanya. Televisi adalah salah satu alat elektronik yang rentan tersambar petir. Sementara itu Kamu juga bisa menutup layar TV agar tidak berdebu.

    3. Kabel Listrik dengan Banyak Colokan

    Setiap rumah pasti memakai kabel listrik yang memiliki banyak stopkontak baik yang gulung dan atau yang kabel panjang. Stopkontak dengan banyak colokan ini bisa menyalakan banyak alat elektronik di waktu bersamaan.

    Beberapa kabel listrik dengan banyak colokan juga bisa ditempelkan di dinding sehingga pemakaiannya sangat fleksibel. Nah tipe colokan yang seperti yang perlu kamu cabut dari stopkontak inti.

    4. Lampu

    Saat tidak ada orang di rumah karena semua mudik, kamu hanya perlu menyalakan lampu utama saja dan sisanya dimatikan. Lampu utama di sini adalah lampu di halaman depan dan lampu di tengah rumah.

    Lampu yang dibiarkan tetap menyala bisa berguna saat malam hari. Lampu ini juga membantu untuk penerangan agar CCTV dapat merekam gambar dengan jelas saat malam.

    “Yang perlu dicermati kalau mudik, sebaiknya kalau bisa gunakan lampu utama saja yang dinyalakan. Jangan hanya dimatikan saja tapi kalau bisa dicabut kabelnya,” kata Kepala DPKP Surabaya, Dedik Irianto, mengutip dari detikJatim.

    5. AC dan Kipas Angin

    AC biasanya memiliki kabel yang selalu mencolok ke stop kontak. Pada colokan tersebut juga biasanya terdapat tombol on dan off. Kamu bisa tahu AC tersebut berfungsi atau tidak dengan melihat lampu merah yang menyala.

    Sebelum mudik, kamu perlu mematikan AC sampai lampu berwarna merah mati, setelah itu baru mencabut colokannya. Selain AC, jika terbiasa mencolokkan kabel kipas angin, sebelum pergi pastikan sudah dicabut dari stopkontak.

    Ikuti berita-berita terkini arus mudik dan arus balik di BRI Teman Mudik.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Kiat-kiat Mengamankan Rumah dari Maling saat Mudik


    Jakarta

    Menjelang Lebaran, umat Islam di Indonesia kerap memanfaatkan momen ini buat mudik atau pulang ke kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga besar. Tak jarang rumah ditinggalkan dalam keadaan tidak berpenghuni selama beberapa hari.

    Jika kamu berencana meninggalkan rumah untuk mudik, ada baiknya melakukan sejumlah langkah preventif untuk mengamankan rumah dari maling. Sebab, rumah kosong biasanya merupakan sasaran empuk bagi pencuri untuk beraksi.

    Melansir dari laman gvlock, berikut ini kiat-kiat mengamankan rumah kosong dari serangan maling ketika pergi mudik.


    1. Kunci Semua Akses Masuk

    Pastikan untuk mengunci semua akses masuk dan memeriksanya kembali. Sebagai manusia yang tengah kerepotan mempersiapkan keberangkatan, kamu dapat saja lupa mengunci pintu.

    Kamu bisa membuat daftar jendela, pintu, dan pagar mana saja yang harus dikunci supaya tidak ada yang terlewatkan. Akan semakin bagus bila kamu menambahkan kunci ganda untuk mempersulit maling yang hendak masuk.

    2. Buat Seakan-akan Ada Orang di Rumah

    Pencuri biasanya akan mengobservasi rumah untuk beberapa waktu sebelum mencoba untuk masuk. Mereka ingin memastikan tidak ada orang di rumah.

    Oleh karena itu, cara menghalau maling bisa dengan membuat rumah seakan-akan ada penghuni. Hal ini bisa dilakukan menggunakan lampu yang menyala dan mati menggunakan timer.

    3. Rapikan Pekarangan

    Maling akan mencari tanda-tanda rumah kosong, salah satunya dengan pekarangan yang tampak tidak terurus. Sebelum pergi mudik, pastikan untuk mengatur agar tidak ada paket atau surat yang akan datang selama rumah kosong.

    Lalu, rapikan pekarangan dengan menggunting rumput dan semak-semak serta cabut rumput liar. Selain menunjukkan ada orang yang merawat pekarangan rumah. Kamu juga bisa memasang lampu keamanan outdoor untuk mencegah maling bersembunyi.

    4. Sembunyikan Barang Berharga

    Jangan biarkan barang berharga tergeletak di tempat terbuka di rumah. Sebagai langkah penjagaan, biasanya untuk menyembunyikan benda berharga di tempat persembunyian ataupun brankas.

    5. Pasang CCTV dan Sistem Alarm

    Pasang kamera pengawas atau sistem pengamanan dengan benar untuk mengumpulkan bukti pencurian ataupun menakuti maling supaya tidak mendekati rumah. Camera ini sangat membantu untuk mengidentifikasi gerakan mencurigakan para maling.

    Demikian kiat-kiat meningkatkan keamanan rumah yang ditinggal untuk pergi mudik. Semoga membantu!

    Ikuti berita-berita terkini arus mudik dan arus balik di BRI Teman Mudik.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Lakukan 5 Hal Ini untuk Menyambut Tamu yang akan Menginap saat Lebaran


    Jakarta

    Lebaran merupakan momen yang tepat untuk berkumpul bersama keluarga tercinta. Banyak orang bahkan kembali ke kampung halaman untuk bertemu kerabat yang sudah lama tak dijumpai.

    Apabila kamu bakal kedatangan tamu yang akan menginap di rumah, ada baiknya mempersiapkan beberapa hal di seputar rumah. Selain menyediakan tempat menginap yang nyaman bagi tamu, hal ini bisa menjadi menunjukkan kamu menyambut kedatangan mereka dengan baik.

    Melansir dari C’s home & office management, berikut ini beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk menyambut tamu yang akan menginap saat Lebaran.


    1. Bersihkan Rumah

    Hal terpenting dalam mempersiapkan rumah untuk menyambut kedatangan tamu adalah membersihkan dan merapikan rumah. Langkah ini termasuk membuang sampah, mencuci piring, menyapu dan mengepel lantai, serta membersihkan debu di sekitar rumah. Selain itu, kamu juga bisa mengatur ulang furnitur untuk menciptakan lebih banyak ruang gerak bagi para tamu.

    2. Sediakan Bantal dan Kasur

    Tergantung pada jumlah tamu yang akan menginap, kamu perlu menyediakan bantal, selimut, dan kasur yang cukup untuk mereka tidur. Atur di mana para tamu akan tidur sebelum mereka datang supaya tidak pusing pada hari H.

    3. Siapkan Kebutuhan Kamar Mandi

    Tentunya para tamu akan menggunakan kamar mandi untuk mandi maupun buang air. Jadi pastikan sudah menyediakan tisu, sabun, dan handuk untuk mereka gunakan. Sebagai tambahan, sebaiknya menyediakan sikat gigi barangkali mereka tidak membawa dari rumah.

    4. Pastikan Persediaan Makanan & Alat Makan

    Lalu, pastikan persediaan makanan dan alat makan memadai untuk para tamu. Sebaiknya menyimpan makanan dan camilan lebih agar sewaktu-waktu tidak sampai kehabisan makanan. Jangan lupa juga bahan masakan dan minuman esensial seperti minyak goreng, garam, gula, kopi, dan teh.

    5. Tur Keliling Rumah

    Ketika tamu sudah sampai di rumah, sempatkan untuk mengajak mereka berkeliling rumah. Hal ini penting agar mereka tahu letak ruangan maupun barang sekaligus mengajarkan mereka cara menggunakan peralatan di sekitar rumah.

    Demikian beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk menyambut kerabat yang akan menginap di rumah saat Lebaran. Semoga membantu!

    Ikuti berita-berita terkini arus mudik dan arus balik di BRI Teman Mudik.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Rumah Bebas Debu Selama Ditinggal Mudik


    Jakarta

    Saat pergi mudik, rumah akan ditinggal selama beberapa hari. Masalah yang sering muncul adalah masalah debu yang menumpuk di rumah. Debu bisa mengganggu kenyamanan dan kebersihan rumah, dan bisa menjadi pekerjaan rumah yang melelahkan untuk dibersihkan setelah pulang dari mudik. Oleh karena itu penting untuk menjaga rumah supaya bebas agar kita bisa menikmati liburan tanpa khawatir kembali ke rumah yang berdebu.

    Bagaimana caranya? Ada beberapa tips sederhana yang bisa membantu menjaga rumah tetap bebas debu selama kita pergi mudik. Melansir dari laman Apartment Therapy, simak tipsnya di bawah ini.

    Kemasi Kertas dan Kain

    Bereskan pakaian kotor dan pakaian yang berserakan karena kain adalah salah satu tempat menumpuknya debu. Lebih baik untuk menyimpan pakaian yang tidak terpakai di dalam kotak penyimpanan. Selain itu, pastikan untuk merapikan kertas sebelum berangkat. Majalah, koran, dan kotak kardus sering menjadi sumber debu, jadi lebih baik untuk menyimpannya di luar ruangan jika memungkinkan.


    Bersihkan Rumah Menggunakan Vacuum Cleaner

    Membersihkan rumah dengan vacuum cleaner adalah hal yang wajib dilakukan sebelum pergi mudik. Vacuum cleaner memiliki kemampuan untuk membersihkan debu dengan lebih efektif dibandingkan dengan sapu. Jadi, agar rumah tidak terlalu berdebu saat ditinggal, pastikan untuk membersihkan setiap sudutnya menggunakan vacuum cleaner.

    Gunakan Alat Pembersih Udara (Air purifier)

    Menggunakan air purifier akan sangat membantu kamu untuk mendapatkan rumah yang bebas debu saat ditinggal mudik. Mesin berguna untuk mengumpulkan dan memerangkap debu yang ada di udara. Pastikan untuk menggunakan air purifier yang sudah menggunakan filter HEPA dan letakkan di dekat pintu atau jendela untuk hasil yang maksimal.

    Lapisi Perabotan di Rumah dengan Koran atau Plastik

    Melapisi barang-barang di rumah dengan koran atau plastik adalah cara sederhana namun efektif untuk melindungi mereka dari debu dan kotoran. Koran atau plastik bertindak sebagai penghalang yang mencegah debu menempel langsung pada permukaan barang, sehingga memudahkan dalam membersihkannya nanti. Barang-barang yang penting untuk ditutupi adalah kasur, sofa, dan bagian atas lemari atau meja. Setelah kembali ke rumah, kamu hanya cukup membuang atau membereskan koran dan plastik tersebut tanpa harus membersihkan perabotan rumah satu-persatu.

    Ikuti berita-berita terkini arus mudik dan arus balik di BRI Teman Mudik.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Langkah Bersihkan Ruang Tamu Agar Siap Terima Tamu saat Lebaran


    Jakarta

    Lebaran biasanya dirayakan dengan berkumpul bersama keluarga di suatu rumah. Bagi kamu yang kebetulan menjadi tuan rumah yang menyelenggarakan acara silaturahmi dan menyantap hidangan lezat di rumah, tentu sudah melakukan berbagai persiapan di rumah dari jauh-jauh hari.

    Salah satu persiapan yang tidak boleh terlewatkan adalah membersihkan rumah agar tamu merasa nyaman berlama-lama. Perlu diingat, kamu tidak perlu membersihkan seluruh rumah, melainkan fokus pada ruangan yang akan sering digunakan seperti ruang tamu dan ruang keluarga.

    Selain menyapu dan mengepel lantai, ada beberapa hal yang tidak boleh ketinggalan saat mempersiapkan ruang tamu. Berikut ini langkah-langkah membersihkan ruang tamu dan keluarga agar siap menerima tamu pada saat lebaran, dilansir dari laman Sparkle and Shine.


    1. Kumpulkan Sampah

    Langkah pertama untuk membersihkan ruang tamu tentunya mengumpulkan sampah dan benda-benda yang tidak digunakan lagi. Siapkan kantong sampah ketika hendak membuang sampah-sampah di ruang tamu.

    Selain sampah, kamu juga bisa menyingkirkan benda-benda berlebih atau tidak digunakan lagi untuk memudahkan kamu saat bersih-bersih.

    2. Singkirkan Benda-benda yang Berserakan

    Ruang tamu yang disesaki barang-barang yang berserakan di mana-mana hanya akan menyulitkan ketika membersihkan ruang tamu. Kamu bisa menyiapkan keranjang pakaian sebagai tempat sementara untuk menampung barang-barang tersebut.

    Jadi pastikan untuk mengumpulkan barang-barang yang tidak diperlukan di ruang itu untuk diletakan di tempat lain sebagaimana mestinya.

    3. Membersihkan Sofa

    Setelah menghilangkan kekacauan di ruang tamu, saatnya fokus membersihkan dan merapikan sofa sebagai furnitur utama pada ruangan. Rapikan permukaan sofa beserta bantal-bantal hiasnya supaya terlihat rapi.

    Kemudian, bersihkan tumpahan makanan, rambut, dan kotoran lainnya yang mungkin menumpuk pada sofa. Akan lebih mudah bila kamu menggunakan penyedot debu yang bisa membersihkan sofa hingga ke sela-selanya.

    4. Membersihkan Debu

    Awali proses bersih-bersih dengan menyapu debu-debu pada setiap sisi ruang tamu atau ruang keluarga menggunakan kemoceng kering, terutama pada perabotan dan dekorasi ruangan. Setelah menyapu debu dengan cara kering, selanjutnya kamu bisa memakai kain mikrofiber yang lembab untuk membersihkan berbagai permukaan.

    5. Membersihkan Kaca dan Cermin

    Membersihkan jendela dan cermin di ruang tamu sangat penting agar ruangan terlihat kinclong. Kamu bisa menggunakan pembersih kaca pada umumnya ataupun cuka sebagai alternatif murah.

    Jangan lupa membersihkan juga semua vas kaca, tatakan gelas, bingkai foto, penutup lampu, dan kaca tungku kayu jika ada. Lalu, untuk membuat cairan pembersih sendiri yang bekerja untuk sebagian permukaan, bisa dengan menggabungkan cuka dengan air dan sedikit sabun cuci piring.

    Demikian langkah-langkah yang dapat kamu lakukan untuk membersihkan ruang tamu menjelang Lebaran. Semoga membantu!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Lebaran Pasti Numpuk, Ini Tips Cuci Piring Kotor yang Benar dan Cepat


    Jakarta

    Setelah menghabiskan waktu bersenang-senang saat perayaan lebaran, kini tiba bagian yang kurang mengenakan, yakni berberes rumah. Tentu saja rumah akan berantakan seusai acara, apalagi ada tumpukan cucian piring yang menjadi PR bagi tuan rumah.

    Tak heran, lebaran memang hari makan-makan, sehingga wajar saja kalau ada banyak piring kotor yang menunggu untuk dicuci. Tapi tenang saja, ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan supaya memudahkan proses pencucian piring. Berikut ini cara mencuci piring dengan efisien, dilansir dari laman The Cut.

    1. Bersihkan Dapur

    Bersihkan dapur terlebih dulu sebelum melakukan hal lainnya. Langkah ini akan memberikan ruang untuk menampung cucian bersih dan kotor.


    Pastikan semua alat masak sudah dicuci dan disimpan sebelum membawa piring-piring kotor baru dari ruangan lainnya. Selanjutnya, buanglah sisa makanan di dalam lubang pembuangan wastafel supaya tidak tersumbat, lalu lap permukaan meja dapur.

    2. Kumpulkan Cucian Berdasarkan Jenisnya

    Kumpulkan piring atau alat makan kotor sesuai jenisnya dan bawa ke dapur secara bertahap untuk dicuci. Tumpuk piring-piring berdasarkan ukurannya, kelompokkan semua gelas menjadi satu, dan kumpulkan sendok dan garpu sebelum menuju ke dapur. Cara ini akan membantu proses berberesmu menjadi lebih lebih fokus serta berjalan dengan lancar.

    3. Rendam Sendok dan Garpu

    Kemungkinan besar sendok dan garpu adalah cucian dengan noda atau partikel makanan yang cukup membandel. Maka, rendamlah sendok dan garpu dalam campuran air dan sabun. Hal ini akan memudahkan ketika mencuci alat makan tersebut nantinya.

    4. Gelar Handuk pada Meja

    Tentu saja jumlah cucian piringmu akan membludak seusai perayaan Lebaran. Oleh karena itu, sediakan ruang tambahan untuk menaruh piring bersih setelah dicuci. Kamu bisa menggelar handuk di atas meja sebagai tempat piring-piring dikeringkan.

    Sebagai tambahan, hindari menaruh makanan atau minuman secara terbalik hingga menutup bukaan pada piring ataupun mangkuk. Sebab, hal itu akan membuat bagian dalam cucian tidak kering.

    Itulah beberapa tips untuk memudahkan kamu mencuci piring setelah perayaan lebaran. Semoga membantu!

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com