Author: Ganti Gambar Fifu

  • Udara Jakarta Terburuk ke-2 Dunia, Ini Cara Jaga Rumah Tetap Bersih dari Polusi


    Jakarta

    Dalam beberapa hari terakhir, kualitas udara di Jakarta masuk dalam kategori buruk sehingga tidak baik untuk kesehatan. Dalam pantauan detikcom di situs IQ Air, Rabu (16/7/2025), kualitas udara di Jakarta masuk peringkat kedua terburuk di dunia.

    Hal ini tentu membuat banyak masyarakat khawatir karena harus menghirup udara tidak sehat sehari-hari. Belum lagi udara kotor tersebut masuk ke dalam rumah sehingga dapat mengganggu kesehatan penghuninya.

    Meski begitu, ada beberapa tips agar udara di dalam rumah tetap bersih dan bebas dari polusi. Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Cara Agar Udara di Dalam Rumah Tetap Bersih

    Ada beberapa tips yang bisa dilakukan agar udara di dalam rumah tetap bersih. Dengan begitu, kamu bisa menghirup udara segar tanpa khawatir terpapar polusi. Dikutip dari Healthline, berikut sejumlah tipsnya:

    1. Mencegah Udara Kotor

    Tips yang pertama adalah mencegah udara kotor dan polusi masuk ke dalam rumah. Udara kotor ini meliputi asap rokok dan asap pembakaran sampah.

    Perlu diketahui, asap rokok mengandung ribuan bahan kimia berbahaya, mulai dari nikotin, tar, karbon monoksida, dan benzena. Sedangkan asap pembakaran sampah juga mengandung zat beracun, seperti karbon monoksida, karbon dioksida, nitrogen oksida, dan hidrokarbon.

    Selain mengganggu udara bersih di dalam rumah, menghirup kedua asap tersebut bisa membahayakan kesehatan. Beberapa risiko penyakit yang ditimbulkan seperti jantung, kanker, gangguan pernapasan, dan stroke.

    2. Singkirkan Debu

    Debu dan kotoran yang menempel di furnitur, dinding, ataupun lantai bisa menyebabkan kualitas udara di dalam rumah memburuk. Hal ini bisa menyebabkan kamu jadi mudah bersin, pilek, sakit tenggorokan, batuk, dan kulit gatal.

    Jika ada banyak debu di dalam rumah, cobalah untuk dibersihkan secara rutin menggunakan sapu atau vacuum cleaner. Bersihkan juga karpet dan furnitur di rumah agar tidak ada lagi sisa debu yang menempel.

    3. Pakai Air Purifier

    Agar udara di dalam rumah tetap bersih disarankan memakai air purifier. Alat ini dirancang untuk membersihkan udara kotor dengan menyaring partikel kecil seperti debu dan asap yang ada di ruangan.

    Air purifier bekerja dengan cara menyedot udara kotor, lalu melewati serangkaian filter seperti High-Efficiency Particulate Air (HEPA). Setelah udara kotor disaring, air purifier akan menyemburkan udara bersih ke dalam ruangan.

    Sejumlah air purifier telah mengusung teknologi canggih dan filter udara terbaik. Hal ini dapat menyaring patogen di udara seperti bakteri, virus, dan spora jamur.

    4. Membersihkan Ventilasi Udara

    Ventilasi udara sangat penting agar mengalirkan udara kotor di dalam rumah dan menggantinya dengan udara bersih dari luar sekaligus mencegah kelembapan. Meski begitu, pertimbangkan lagi untuk membuka ventilasi jika udara di luar sedang tidak sehat.

    Selain itu, dianjurkan juga untuk membersihkan ventilasi udara di dalam rumah dari debu dan kotoran. Langkah ini penting agar udara yang masuk ke dalam rumah tidak terkontaminasi partikel debu yang justru membahayakan kesehatan.

    5. Menanam Tanaman Hijau

    Ada banyak tanaman hijau yang cocok ditanam di dalam rumah. Bahkan, beberapa di antaranya disebut efektif menjaga udara tetap bersih di dalam ruangan, seperti tanaman dracaena, peace lily, dan ivy.

    Meski begitu, jangan hanya mengandalkan tanaman hijau untuk membasmi udara kotor di dalam ruangan. Sebab, tanaman ini hanya mampu mengurangi polusi sampai batas tertentu saja. Lalu, dibutuhkan juga perawatan rutin agar tanaman bisa menjaga udara bersih secara optimal.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Cuaca Mulai Panas, Ini 5 Cara Agar Rumah Tetap Adem


    Jakarta

    Cuaca panas mulai terasa seiring dengan memasuki musim kemarau. Untuk mengurangi rasa panas tersebut, penghuni rumah biasanya menyiasatinya dengan cara menggunakan AC atau kipas angin.

    Selain itu, masih ada juga cara-cara lainnya untuk membuat rumah bisa tetap terasa adem meski cuaca sedang panas. Salah satu caranya adalah mengoptimalkan penggunaan bahan dan struktur bangunan.

    Dalam catatan detikcom, berikut ini beberapa hal yang bisa dilakukan untuk membuat rumah terasa tetap adem di tengah cuaca panas.


    1. Optimalkan Atap dan Plafon Rumah

    Penggunaan atap berwarna cerah atau yang dilapisi bahan reflektif bisa membantu memantulkan sinar matahari dan mengurangi penyerapan panas. Memasang ventilasi atap atau turbine ventilator juga dapat meningkatkan sirkulasi udara sehingga panas yang terperangkap di bawah atap dapat dilepaskan dengan lebih efisien.

    2. Pasang Jendela yang Tepat

    Jendela yang tepat juga merupakan kunci untuk menjaga rumah tetap sejuk. Jendela berlapis ganda atau kaca rendah emisi (low-e) dapat mengurangi panas yang masuk ke dalam rumah sekaligus mempertahankan suhu dingin di dalam.

    Selain itu, posisi jendela juga perlu dipertimbangkan. Jendela yang menghadap ke arah timur atau barat cenderung menerima lebih banyak sinar matahari langsung sehingga meningkatkan suhu dalam rumah. Menggunakan tirai tebal, gorden berlapis, atau film pelindung panas pada jendela juga dapat membantu mengurangi panas yang masuk.

    3. Pakai Pelapis Dinding yang Tepat

    Memakai pelapis dinding yang tepat juga bisa membantu rumah terasa adem. Cat berwarna terang atau pelapis dinding reflektif bisa mengurangi penyerapan panas di dalam rumah.

    Di beberapa daerah, penggunaan bahan isolasi pada dinding luar juga menjadi pilihan populer untuk mengurangi transfer panas dari luar ke dalam rumah. Bahan isolasi ini bisa berupa busa poliuretan atau panel isolasi yang dipasang di antara dinding bata.

    4. Pastikan Ventilasi Terpasang dengan Baik

    Langkah lain yang tak kalah penting adalah memastikan rumah memiliki ventilasi yang baik. Sistem ventilasi silang, di mana udara dapat bergerak bebas dari satu sisi rumah ke sisi lain, sangat efektif dalam menjaga sirkulasi udara dan mendinginkan ruangan.

    Membuka jendela pada waktu yang tepat, terutama pada pagi dan sore hari ketika suhu lebih rendah, dapat membantu mengalirkan udara segar ke dalam rumah. Pemasangan ventilasi tambahan seperti ventilasi atap atau lubang angin di dinding juga dapat meningkatkan aliran udara dan mengurangi panas dalam rumah.

    Dilansir dari BBC, saat siang hari, penghuni rumah bisa menutup jendela dan pintu untuk menjaga agar udara panas tidak masuk ke dalam rumah. Untuk menutup jendela, bisa gunakan gorden.

    5. Gunakan Dekorasi yang Sesuai

    Pada 2024 lalu, PR dan Marketing Communication Senior Manager Gravel, Ricky Alexander, sempat mengungkapkan tak hanya material dan struktur bangunan saja yang penting untuk membuat rumah adem, dekorasi juga bisa memberikan dampak serupa.

    Dekorasi rumah tidak hanya mempercantik bangunan saja namun bisa juga membuat hunian terasa adem. Ia mencontohkan untuk menambahkan unsur-unsur alam di dalam rumah, misalnya kolam ikan, air mancur, serta tanaman.

    Itulah beberapa cara untuk menjaga rumah tetap terasa adem walaupun cuaca sedang panas.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • 7 Tips Mengepel Lantai Agar Bersih Kinclong dan Tidak Bau Amis


    Jakarta

    Agar rumah tetap bersih dan nyaman maka lantai perlu dipel secara rutin. Langkah ini dapat membersihkan lantai dari kotoran, debu, hingga minyak menempel.

    Namun, lantai yang sudah dipel terkadang justru tetap kotor dan bahkan tercium aroma amis yang bikin enek. Hal ini tentu dapat mengganggu kenyamanan dan bikin lelah karena harus kembali mengepel lantai.

    Sebenarnya, ada beberapa tips saat mengepel lantai agar bersih, kinclong, dan tidak mengeluarkan bau amis. Penasaran? Simak tipsnya di bawah ini.


    Tips Mengepel Lantai Agar Bersih dan Wangi

    Ada sejumlah tips dalam mengepel lantai agar tetap bersih dan wangi. Dikutip dari situs Martha Stewart dan The Spruce, berikut cara mengepel lantai agar bersih dan wangi:

    1. Sapu Lantai dengan Bersih

    Tips yang pertama adalah menyapu lantai hingga bersih sebelum dipel. Jika tidak disapu, maka debu, kotoran, hingga sisa makanan yang jatuh ke lantai akan tetap berserakan meski sudah dipel.

    Bahkan, kotoran dan debu justru bisa menyebar ke area lain karena ikut terbawa oleh kain pel. Maka tak heran setelah lantai dipel tapi tetap terasa kotor dan lengket.

    2. Pakai Air Bersih

    Saat mengepel lantai, pastikan kamu menggunakan air bersih dan cairan pembersih khusus lantai. Jika menggunakan air kotor, maka kotoran di dalam air akan menempel di kain pel dan terbawa saat mengepel. Hal ini yang membuat lantai malah tambah kotor dan menjadi bau amis.

    Jika mencuci dan membilas kain pel langsung di ember, pastikan memakai dua ember yang berbeda. Jadi, satu ember berisi air cairan pembersih lantai sedangkan ember satunya lagi untuk membilas kotoran.

    3. Pel dengan Teknik yang Tepat

    Ternyata, teknik mengepel yang salah juga bisa membuat kotoran justru menyebar ke seluruh lantai. Lakukan mengepel dengan cara bergerak mundur sehingga tidak menginjak lantai yang basah.

    Selain itu, mulai mengepel dari sudut terjauh dari pintu dan pel di sepanjang tepi dinding terlebih dahulu. Ayunkan kain pel maju dan mundur dengan membentuk angka ‘8’ di seluruh ruangan.

    Setelah beberapa kali mengepel maka kain pel akan menjadi kotor dan berwarna hitam. Kemudian balikkan pel ke sisi lainnya yang masih bersih. Jika kedua sisi kain pel sudah kotor maka segera dicuci hingga bersih.

    4. Jangan Terlalu Banyak Sabun

    Mengepel lantai memang membutuhkan sabun lantai, tapi hindari menggunakannya terlalu banyak karena membuat lantai lengket dan cepat kotor. Maka dari itu, sebaiknya gunakan sabun lantai sesuai petunjuk kemasan dan sesuai dengan jenis lantai. Hindari memakan sabun cuci piring karena berisiko merusak keramik lantai.

    5. Cuci Bersih Kain Pel

    Setelah digunakan, segera cuci bersih kain pel dan keringkan. Cara ini dilakukan agar kain pel tetap bersih dan mencegah bau apek, sehingga tidak memicu pertumbuhan jamur dan bakteri. Perlu diingat, menggunakan kain kotor untuk mengepel dapat membuat lantai menjadi bau amis.

    Untuk membersihkan kain pel juga gampang, cukup bilas kain pel secara menyeluruh dalam ember yang berisi air panas, kemudian peras kain sampai kering hingga tidak ada air tersisa.

    6. Keringkan Kain Pel

    Agar kain pel bisa digunakan kembali, sebaiknya keringkan kain di tempat yang terkena sinar matahari. Semakin cepat kering kain pel juga meminimalisir kemungkinan untuk menjadi bau.

    Cara mengeringkan kain pel juga tidak bisa sembarangan. Letakkan kepala pel secara terbalik di area yang berventilasi baik hingga kering secara menyeluruh. Hindari meletakkan kain pel di lantai atau menyimpannya di lemari saat basah.

    7. Ganti Kain Pel Secara Berkala

    Kain pel yang sudah sangat kotor tentu akan tetap mengeluarkan bau tak sedap meski sudah dicuci berkali-kali. Itu tandanya kain pel harus diganti dengan yang baru. Disarankan memilih kain pel berbahan mikrofiber agar dapat mengangkat kotoran membandel dengan mudah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Membersihkan AC Bisa Dilakukan Sendiri di Rumah, Ini Caranya


    Jakarta

    AC wajib dibersihkan secara rutin agar dapat menyemburkan udara dingin ke seluruh ruangan. Sebab, debu dan kotoran dapat menumpuk di dalam AC karena digunakan terus-menerus. Jika tidak dibersihkan secara berkala maka dapat mengganggu kinerja AC.

    Pada umumnya, banyak masyarakat yang menggunakan jasa cuci AC untuk membersihkan pendingin ruang. Meski begitu, ada biaya yang harus dikeluarkan untuk mencuci satu unit AC. Jika rumah kamu punya banyak AC tentu biaya yang dibutuhkan akan lebih besar.

    Jika ingin menghemat pengeluaran, kamu bisa membersihkan AC sendiri di rumah. Simak langkah-langkah serta alat yang dibutuhkan untuk mencuci AC dalam artikel ini.


    Alat-alat untuk Membersihkan AC Sendiri

    Sebelum mengetahui langkah-langkahnya, sebaiknya detikers telah menyiapkan sejumlah alat untuk membersihkan AC sendiri. Dilansir situs The Indian Express, ini alat yang dibutuhkan:

    • Sarung Tangan
    • Sikat gigi
    • Kain bersih
    • Penyedot debu
    • Selang Air.

    Cara Membersihkan AC Sendiri di Rumah

    Setelah seluruh alat sudah siap, langkah berikutnya adalah mengetahui cara membersihkan AC dengan benar. Perlu diketahui, mencuci AC terbagi dalam dua tahap, yakni AC dalam (indoor) dan AC luar (outdoor).

    Membersihkan Unit AC Indoor

    Tahap pertama adalah dengan membersihkan unit AC dalam terlebih dahulu. Berikut langkah-langkahnya:

    1. Matikan AC

    Sebelum mulai membersihkan, pastikan AC sudah dalam keadaan mati dengan menekan tombol OFF di stopkontak terlebih dahulu. Setelah dimatikan, kini kamu sudah siap untuk membersihkan unit AC indoor.

    2. Buka Panel Penutup dan Lepas Filter AC

    Langkah berikutnya adalah dengan membuka panel penutup AC, setelah itu baru melepas filter di dalamnya. Pada umumnya AC memiliki lebih dari satu filter sehingga perlu dilepas satu per satu secara perlahan dan letakkan di tempat yang aman.

    3. Bersihkan Evaporator

    Siapkan sikat gigi dengan bulu yang halus untuk membersihkan bagian evaporator. Lakukan secara perlahan sampai kotoran dan debu benar-benar hilang.

    Lakukan pembersihan di bagian ini secara hati-hati karena terdapat sirip tajam yang bisa membuat kulit tergores dan terluka. Maka dari itu disarankan menggunakan sarung tangan agar aman.

    Setelah dibersihkan dengan sikat gigi, gunakan kain kering yang lembut untuk membersihkan sisa-sisa debu dan kotoran.

    4. Bersihkan Filter

    Tahap berikutnya adalah membersihkan filter udara yang sudah dilepas sebelumnya. Gunakan air untuk melarutkan debu dan kotoran yang menempel, tapi pastikan jangan menggunakan air bertekanan tinggi untuk mencegah filter rusak.

    Jika sudah disiram sampai bersih, keringkan filter udara di bawah sinar matahari. Kemudian pasang kembali filter ke dalam ac, lalu tutup panel sampai sempurna.

    Membersihkan Unit AC Outdoor

    Setelah AC dalam dibersihkan, kini detikers perlu membersihkan unit AC outdoor. Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    1. Bersihkan Sirip Kondensor

    Langkah yang pertama adalah dengan membersihkan sirip kondensor di bagian AC outdoor. Caranya bisa menggunakan penyedot debu dengan kepala yang berbulu lembut agar mampu menyedot debu dan kotoran secara maksimal.

    2. Lepas Baling-baling Kipas

    Setelah itu, lepas baling-baling kipas agar bisa membersihkan AC outdoor secara optimal. Caranya dengan melepas tutup sisi atas dan lepaskan baling-baling kipas tanpa mengganggu sambungan listrik.

    Jika sudah terlepas, bersihkan baling-baling dengan kain kering untuk menyeka kotoran dan debu. Bersihkan juga seluruh permukaan AC outdoor secara perlahan.

    3. Semprotkan Air

    Langkah berikutnya adalah menyemprotkan air ke bagian dalam unit AC outdoor dengan tekanan sedang. Jangan terlalu kencang karena dikhawatirkan dapat merusak sejumlah komponen.

    Setelah itu, biarkan mengering di bawah sinar matahari atau bisa dilap menggunakan kain bersih. Jika sudah kering, pasang kembali baling-baling kipas dengan tepat.

    Demikian cara membersihkan AC sendiri di rumah. Jika kamu mengalami sejumlah kesulitan, tak ada salahnya menggunakan jasa cuci AC yang punya tarif terjangkau.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Tips Merawat Tanaman Anti Hama agar Subur Sepanjang Waktu



    Jakarta

    Tanaman hias maupun tanaman pangan di rumah bisa saja tumbuh subur, tapi ancaman hama sering kali jadi musuh utama yang bikin kesal. Mulai dari serangga, tikus, hingga kelelawar bisa merusak hasil perawatan tanaman yang sudah dilakukan dengan susah payah.

    Supaya tanaman tetap sehat dan tumbuh maksimal sepanjang tahun, penting untuk melakukan pencegahan sejak awal. Berikut beberapa tips praktis merawat tanaman agar bebas hama dan tetap subur dari waktu ke waktu.

    1. Pasang Pembatas Fisik

    Dilansir dari Real Simple, salah satu cara paling efektif menghindari hama adalah dengan memasang pagar pembatas, terutama dari kawat. Langkah ini berguna untuk mencegah masuknya hewan-hewan kecil seperti kelinci, tupai, atau bahkan hewan liar lain yang bisa mencuri buah atau merusak daun.


    Jika kamu punya pohon buah, bungkus buahnya dengan plastik atau jaring pelindung untuk mencegah gangguan dari kelelawar atau burung pemakan buah.

    2. Gunakan Tanaman Jebakan

    Menanam tanaman jebakan atau tanaman pengalih bisa jadi strategi cerdas. Misalnya, jika kamu menanam tomat, tanam juga bunga nasturtium di sekitarnya. Serangga lebih cenderung tertarik pada nasturtium dibandingkan tomat, sehingga tanaman utama bisa tetap aman.

    3. Waspadai Genangan Air

    Air yang menggenang bisa jadi sarang nyamuk dan mempercepat penyebaran penyakit di taman. Pastikan area di sekitar pot, talang air, dan bahkan kandang burung tetap kering dan bersih. Pot yang menampung air hujan juga perlu dikuras secara rutin.

    Selain nyamuk, lingkungan yang terlalu lembap juga bisa memicu jamur dan mempercepat kerusakan akar tanaman.

    4. Tanam Tanaman Asli Daerah Setempat

    Menurut Profesor John Tooker dari Departemen Entomologi Penn State, menanam spesies tanaman lokal bisa memperkuat ekosistem alami di taman rumah. Tumbuhan lokal akan menarik serangga asli yang lebih stabil dan cenderung membawa predator alami yang bisa membantu mengendalikan hama secara alami.

    “Saya juga mendorong masyarakat untuk menghindari pemakaian insektisida, kecuali jika sudah tidak ada pilihan lain,” ujarnya, dikutip dari The Spruce.

    Dengan kombinasi teknik fisik dan pendekatan ekosistem alami, kamu bisa menjaga taman tetap sehat dan subur tanpa tergantung pada bahan kimia. Mulai dari langkah sederhana seperti memasang pagar hingga menanam bunga pengalih serangga, semua bisa dilakukan secara bertahap.

    (das/das)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Tiru 3 Kebiasaan Ini Agar Rumah Makin Terlihat Bersih dan Rapi


    Jakarta

    Rumah perlu dibersihkan secara rutin agar rapi dan bebas dari kotoran. Namun, rumah yang sudah dibersihkan terkadang masih terlihat berantakan dan kotor. Hal itu bisa terjadi karena kamu kurang teliti saat membersihkan rumah.

    Namun jangan khawatir, ada sejumlah kebiasaan yang bisa membuat rumah makin terlihat bersih dan rapi. Jika kebiasaan ini terus dilakukan, maka hunian kamu semakin terlihat bersih bahkan hingga berminggu-minggu.

    Penasaran, apa saja kebiasaan yang bikin rumah semakin terlihat bersih dan rapi? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Kebiasaan yang Bikin Rumah Terlihat Bersih

    Membersihkan rumah tak hanya sekadar menyapu dan mengepel lantai. Lebih dari itu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar hunian semakin terlihat bersih.

    Dilansir situs The Spruce, berikut kebiasaan kecil yang membuat rumah terlihat bersih:

    1. Membersihkan Barang yang Berserakan

    Kebiasaan yang pertama adalah dengan membersihkan barang-barang yang berserakan. Pemilik layanan Wizard of Homes Kadi Dulude mengatakan semakin banyak barang yang berserakan di rumah maka semakin terlihat kotor, meskipun sudah sering disapu dan dipel.

    “Semakin sedikit barang yang Anda letakkan di tempat terbuka, maka semakin cepat dibersihkan setiap hari dan rumah Anda akan terasa lebih bersih dan rapi,” kata Dulude.

    Sejumlah kebiasaan kecil yang perlu dicoba yakni dengan tidak menumpuk banyak kertas di meja belajar, jangan meletakkan barang di atas sofa, dan bersihkan meja ruang tamu dari debu atau sisa noda minuman.

    2. Bersihkan Furnitur dan Hiasan

    Terkadang pemilik rumah hanya fokus terhadap debu dan kotoran yang berada di lantai, tapi lupa untuk membersihkan furnitur dan hiasan. Padahal, benda tersebut juga mudah kotor karena debu.

    Coba bersihkan meja kerja, wastafel, atau meja di ruang tamu agar terlihat bersih dan kinclong lagi. Jangan lupa untuk membersihkan hiasan yang menempel di dinding atau diletakkan di meja. Sebab, hiasan yang indah tersebut akan terlihat jelek kalau kondisinya dipenuhi debu.

    3. Bersihkan Area Dapur

    Kondisi dapur yang kotor ternyata dapat memengaruhi kebersihan rumah. Misalnya, cipratan minyak goreng hingga ke lantai membuat kaki terasa lengket saat diinjak. Apalagi jika kamu sering bolak-balik dari dapur ke ruangan lain, tentu lantai rumah akan ikut berminyak dan terasa lengket.

    Di sisi lain, peralatan dapur juga perlu dibersihkan secara rutin. Hindari menumpuk peralatan masak yang tidak dipakai hingga berbulan-bulan karena bisa berdebu dan akhirnya rusak.

    “Pikirkan barang-barang apa saja yang benar-benar harus diletakkan di meja dapur. Sebab, barang tersebut akan mudah berminyak dan lengket, sehingga membuat seluruh dapur terasa kotor,” ujar Dulude.

    Lebih lanjut, Dulude mengatakan penting meluangkan waktu setiap seminggu sekali untuk membersihkan dapur dan meja makan. Sebab, area ini sering kali terlihat berantakan saat setelah masak atau menyantap makanan bersama keluarga.

    “Sebaiknya luangkan waktu untuk mempertimbangkan kembali barang apa yang akan diletakkan di dapur. Cara ini dapat menjaga dapur tetap bersih setiap hari,” pungkasnya.

    Dulude mengimbau cara ini tak hanya berlaku untuk dapur, tapi juga bisa diterapkan pada kamar mandi. Meski begitu, kamar mandi tidak terlalu terlihat dari luar karena pintunya selalu ditutup.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • 3 Langkah Cepat Bersihkan Noda Darah di Kasur, Bisa Pakai Air Dingin


    Jakarta

    Noda darah adalah salah satu yang sulit hilang terutama ketika sudah mengering. Noda darah biasanya ditemukan di kasur. Biasanya karena nyamuk yang mati, jerawat yang pecah ketika tidur, atau darah menstruasi wanita.

    Apabila dibersihkan dengan air biasa tidak hilang, coba gunakan cara ini seperti yang dilansir dari The Spruce.

    1. Lepaskan Seprai

    Ketika membersihkan noda darah, seprai harus dilepaskan seluruh perlengkapan tempat tidur. Hal ini untuk mencegah barang di atas kasur basah atau terkena noda.


    2. Hapus Noda

    Biasanya noda darah ukurannya tidak besar. Cara membersihkannya bisa dengan mengusap noda dengan kain yang sudah dicelupkan ke air dingin. Usap noda tersebut ke satu arah secara berulang. Menggosok dapat menyebabkan noda menyebar. Cara ini cukup ampuh untuk noda darah yang masih segar.

    3. Pakai Baking Soda dan Hidrogen Peroksida

    Apabila dengan air dingin tidak ampuh, ambil ½ cangkir soda kue dan ½ cangkir hidrogen peroksida. Campur keduanya ke dalam mangkuk kecil dan beri sedikit air. Kemudian, ambil campuran soda kue tersebut memakai sikat berbulu halus seperti sikat gigi. Sikat mulai dari tepi luar dan lanjut ke bagian tengah.

    Campuran ini akan menimbulkan gelembung karena hidrogen peroksida yang bereaksi dengan darah. Setelah disikat, biarkan selama minimal 30 menit atau sampai gelembung berhenti.

    Celupkan kain bersih ke dalam air dingin dan peras, lalu bersihkan pasta pembersih dan darahnya. Biarkan kasur mengering sepenuhnya. Gunakan penyedot debu untuk membersihkan sisa soda kue.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • 4 Cara Bikin Rumah Ramah Kucing biar Makin Betah


    Jakarta

    Memelihara kucing kini merupakan hal yang lumrah dilakukan oleh pemilik rumah. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar kucing merasa lebih nyaman untuk tetap berada di dalam rumah.

    Caranya adalah menyediakan barang-barang yang sekiranya dibutuhkan oleh kucing. Salah satunya adalah tiang khusus sebagai media kucing untuk mencakar.

    Dilansir dari International Cat Care, berikut ini beberapa cara untuk membuat rumah yang aman dan nyaman untuk kucing.


    Tiang Garukan Kucing

    Kucing punya kebiasaan menggaruk atau mencakar untuk menjaga cakarnya dan menandai wilayahnya. Penghuni rumah yang memiliki kucing perlu punya tiang garuk atau permukaan garuk lain agar tidak menggaruk perabotan. Sediakan tiang garuk yang tinggi agar kucing puas menggaruk secara vertikal dengan rentangan panjang.

    Tempat Tidur Kucing

    Kucing sering menghabiskan waktunya untuk tidur, sehingga akan lebih baik kalau ada tempat tidur buat mereka. Kucing lebih menyukai tempat yang hangat untuk tidur dan posisinya cukup tinggi.

    Sediakan berbagai pilihan tempat tidur di lokasi yang berbeda, terutama di tempat yang hangat, cerah, dan tenang. Tempat tidurnya tidak harus khusus kucing, karena banyak kucing yang merasa nyaman dengan tempat tidur, kursi, atau sofa milik pemiliknya.

    Kotak Pasir

    Letakkan kotak pasir kucing di sudut tersembunyi. Pastikan kotak pasir itu jauh dari makanan dan air, jendela besar, dan area ramai di rumah.

    Selain itu, sebaiknya menyediakan satu kotak untuk setiap kucing di rumah. Lalu, tambahkan satu kotak lagi di tempat yang berbeda agar kucing merasa punya banyak opsi tempat buang air.

    Tutupi Bukaan di Rumah

    Setiap rumah membutuhkan sirkulasi udara yang lancar. Jangan sampai tidak membuka jendela atau pintu di rumah walaupun ada kucing.

    Pastikan untuk memasang teralis atau penutup khusus pada bukaan di rumah agar bisa mendapat udara segar tanpa khawatir kucing kabur.

    Itulah beberapa cara untuk membuat rumah ramah kucing.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Penyebab dan Cara Bersihkan Kerak pada Lubang Kloset, Mudah!


    Jakarta

    Kloset merupakan salah satu bagian di kamar mandi yang cepat kotor. Bahkan apabila tidak segera dibersihkan, kotoran yang ada bisa menjadi kerak di lubang kloset.

    Kerak ini tidak bisa langsung hilang dengan disiram air saja. Diperlukan bahan tambahan untuk bisa menghilangkan kerak di lubang kloset.

    Nah, sebelum membahas cara menghilangkan kerak pada lubang kloset, sebaiknya ketahui dulu penyebab lubang kloset bisa berkerak. Berikut ini informasinya.


    Penyebab Lubang Kloset Berkerak

    Dilansir dari The Spruce, berikut ini penyebab adanya kerak di lubang kloset.

    Jamur

    Kelembapan dan kurangnya ventilasi di kamar mandi menciptakan tempat berkembang biak yang sempurna bagi jamur dan lumut. Hal ini menyebabkan noda gelap dan tidak enak dipandang di lubang toilet.

    Mineral

    Air sadah yang kaya mineral seperti kalsium dan magnesium dapat meninggalkan endapan membandel yang menempel di mangkuk toilet sehingga menciptakan lingkaran dan goresan yang tidak sedap dipandang.

    Karat

    Sering kali disebabkan oleh komponen logam dalam sistem perpipaan toilet yang berkarat seiring waktu. Noda ini dapat membuat lubang toilet berwarna cokelat kemerahan.

    Tembaga

    Noda tembaga biasanya berwarna biru kehijauan dan dapat disebabkan oleh korosi pada pipa atau fitting tembaga dalam sistem perpipaan toilet.

    Cara Menghilangkan Kerak di Lubang Kloset

    Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini cara membersihkan kerak pada lubang kloset.

    Baking Soda dan Cuka

    Baking soda dan cuka adalah bahan yang ampuh menghilangkan noda membandel. Dilansir dari Real Simple, untuk menghilangkan kerak yang menempel di lubang kloset, bisa dengan menyiramkan cuka ke permukaan yang berkerak. Lalu sikat dan bilas.

    Setelah 5 menit, tambahkan baking soda dan cuka hingga muncul busa. Diamkan selama 10 menit baru bisa digosok. Jika busa sudah sepenuhnya hilang, segera bilas.

    Pasta Boraks

    Cara menghilangkan kerak di kloset menggunakan pasta boraks dan adalah mencampurkan 1/2 cangkir boraks dan 1/4 cangkir cuka hingga kental. Pastikan pakai sarung tangan saat mencampurkannya.

    Saat menyiramkan campuran boraks dan pasta gigi, permukaan atas WC harus kering. Biarkan pasta boraks selama 15-20 menit. Setelah gosok permukaannya, baru siram kloset dengan flush.

    Perasan Lemon

    Dilansir dari The Spruce, perasan lemon bisa digunakan untuk menghilangkan noda tembaga. Berikut ini caranya.

    Peras air lemon ke dalam lubang toilet dan diamkan selama 30-60 menit. Selanjutnya sikat lubang kloset, terutama pada bagian yang berkerak. Setelah itu siram atau flush toilet.

    Agar toilet tidak mudah berkerak sebaiknya rutin dibersihkan. Bersihkan lubang toilet setidaknya sekali dalam seminggu atau dua minggu.

    Itulah cara penyebab dan cara membersihkan kerak di lubang toilet.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Pintu Kulkas Sulit Tertutup gegara Segel Karet Rusak? Begini Cara Perbaikinya


    Jakarta

    Pintu kulkas memiliki sistem penguncian yang berbeda dengan pintu pada umumnya. Kulkas tidak ditutup dengan kunci atau kawat penyangga, melainkan memakai magnet yang terletak pada pinggirannya.

    Melansir Kitchen Cuddle, kulkas dapat langsung tertutup rapat tanpa kunci karena terdapat gasket penyegel dengan strip magnetik yang menarik pintu ke belakang saat terbuka dan menyegelnya dengan rapat saat kembali tertutup.

    Cara ini lebih efisien untuk menjaga suhu dingin di dalam kulkas. Sebab, untuk membuat suhu kulkas tetap dingin, mesin di dalamnya harus bekerja keras. Bahkan untuk menjaganya tetap dingin dan sejuk pun memerlukan energi. Magnet yang menjadi pengerat pintu kulkas tersebut tidak terlihat jelas karena ada segel karet.


    Jadi apabila pintu kulkas terasa tidak rapat, bisa jadi ada masalah pada segel karet dan magnet tersebut. Untuk mengatasi hal ini, segel tersebut harus dicek dan apabila ada kerusakan, mau tidak mau harus diganti.

    Cara Memperbaiki Segel Pintu Kulkas yang Bocor

    Untuk mengatasi segel pintu kulkas yang bermasalah tidak perlu sampai mengganti kulkas. Sebab, jika masalahnya hanya tidak tertutup rapat, biasanya ada yang menghalangi segel tersebut dan bisa diatasi. Dilansir lifehacker.com berikut cara untuk memperbaiki segel pintu kulkas yang tidak mau tertutup rapat.

    1.Bersihkan Segel Pintu Kulkas

    Salah satu penyebab pintu kulkas tidak mau tertutup rapat adalah ada kotoran yang menempel pada segel sehingga mengurangi daya tempel pada magnet. Coba bersihkan permukaan, sela-sela, dan di bawah karet apakah ada noda atau tumpukan debu.

    Alat yang bisa dipakai untuk membersihkan area ini adalah kain bersih yang dicampur dengan air hangat dan sabun cuci piring. Cara menggosoknya jangan terlalu keras karena bisa membuat permukaan plastik sobek atau pecah. Setelah dibersihkan, tunggu hingga mengering.

    Bila ada noda membandel, kamu bisa coba gunakan sikat gigi bekas untuk menggosoknya. Setelah bersih, keringkan segel dengan kain bersih, lalu coba cek hasilnya dengan menutup pintu kulkas.

    2. Oleskan Minyak Silikon

    Cara kedua yang bisa dilakukan adalah dengan minyak silikon. Seperti yang diketahui, gasket atau segel lemari es dan freezer terbuat dari karet atau bahan sintetis lainnya. Material tersebut seiring waktu dapat mengering dan kehilangan kemampuannya untuk merekat. Saat mengoleskan minyak silikon semua gasket harus diberikan, bukan hanya bagian-bagian tertentu saja.

    Itu dia beberapa cara yang bisa kamu coba untuk memperbaiki pintu kulkas yang bocor. Bila semua cara di atas sudah kamu lakukan dan masih bocor, sebaiknya kamu panggil tenaga ahli saja.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason