Category: Diet

  • Pesan Dokter Gizi Buat yang Ingin Clean Eating demi Kurus ala Prilly Latuconsina


    Jakarta

    Prilly Latuconsina buka-bukaan soal metode diet yang membuat berat badannya 12 kg. Prilly menceritakan melalui media sosial TikTok-nya bahwa ia menjalani pola makan clean eating untuk mendapatkan berat badan yang diinginkannya.

    Clean eating merupakan metode makan yang dilakukan dengan mengutamakan makanan utuh dan minimal proses. Makanan proses yang mengandung bahan kimia atau pengawet dihindari dalam pola makan ini.

    Metode ini dilakukan dengan harapan untuk menjaga kandungan gizi yang ada di dalam makanan tetap baik.


    “Tujuannya bagus, lebih sehat, lebih menekan berbagai risiko penyakit misalnya diabetes, obesitas, darah tinggi, dan lainnya,” kata spesialis gizi klinik dr Putri Sakti, MGizi, SpGK ketika dihubungi detikcom, Senin (8/7/2024).

    “Tapi kalau clean eating ini tidak dikonsumsi sesuai kebutuhan, baik dari jumlah kalori maupun komposisi karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral lain-lain, maka clean eating ini jadi malah tidak bisa mendukung fungsi tujuan sehat itu,” sambungnya.

    Menurut dr Putri, ciri-ciri kesalahan dalam clean eating yang paling utama adalah konsumsi makanan yang tidak sesuai diet gizi seimbang. Sebagai contoh seperti tidak sarapan sama sekali atau misalnya mengganti sarapan hanya dengan secangkir kopi tanpa gula.

    dr Putri berpendapat ada baiknya waktu sarapan juga diisi dengan konsumsi makanan tinggi protein untuk menjaga massa otot tetap terjaga. Secara umum, menurut dr Putri masyarakat harus paham bahwa segala kebutuhan gizi baik makro dan mikro tetap dibutuhkan oleh tubuh meskipun sedang dalam proses penurunan berat badan.

    “Biar clean eating ini tidak berlebihan ya pastinya sesuaikan dengan kebutuhan tubuh masing-masing, jadi kita nggak bisa nih cuma melihat dari pola orang lain, karena setiap orang punya kebutuhan nutrisi dan kalori yang berbeda-beda,” jelas dr Putri.

    Selain ketidaksesuaian diet gizi yang seimbang, salah satu ciri kesalahan clean eating yang mungkin muncul adalah penurunan berat badan secara drastis.

    “Ciri-ciri lain yang mungkin muncul itu juga penurunan berat badannya terlalu drastis tetapi tidak disesuaikan dengan pengecekan komposisi tubuh,” ujarnya.

    “Jadi kita nggak tau nih apa yang turun ini apakah benar-benar lemaknya, atau justru otot dan cairannya ikut turun sehingga risiko penyakitnya menjadi lebih besar,” tandas dr Putri.

    (avk/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • 6 Menu ‘Diet’ Clean Eating, Dijalani Prilly Latuconsina Buat Turunkan BB


    Jakarta

    Clean eating merupakan jenis pola makan yang memilih makanan yang belum melalui banyak proses pengolahan. Makanan yang dipilih biasanya masih segar dan belum banyak nutrisi yang hilang. Makanan-makanan tersebut bisa seperti buah, sayuran, hingga biji-bijian.

    Pola makan ini juga dijalani oleh Prilly Latuconsina. Ia berhasil memangkas berat badan 12 kg, dari 49 kg menjadi 37 kg. Berkaca dari keberhasilan Prilly dengan diet clean eating, apa saja makanan yang bisa dikonsumsi jika ingin menjalani pola ‘makan bersih’ ini?

    1. Buah


    Buah hampir selalu menjadi pilihan terbaik untuk clean eating. Buah sendiri kaya akan vitamin, mineral, dan serat yang dibutuhkan oleh tubuh. Ditambah lagi gula dalam buah adalah alami.

    Selain memakan secara langsung, buah-buahan segar juga bisa dijus. Buah-buah yang bisa dikonsumsi adalah apel, pisang, strawberry, blueberry, jeruk, anggur, alpukat, dan lainnya.

    2. Sayuran

    Sayuran harus menjadi salah satu bahan makanan yang wajib ada di meja makan ketika melakukan pola clean eating karena mengandung vitamin, mineral, dan serat. Sayuran beku dan kalengan juga menyehatkan, namun pilih yang tanpa saus dan garam.

    Sayuran-sayuran yang bisa dicoba adalah wortel, bayam, ubi jalar, bawang putih, bawang bombai, brokoli, kubis brussel, kembang kol, jagung, kacang hijau, selada, jamur, paprika, tomat, dan lainnya.

    3. Biji-bijian

    Biji-bijian merupakan karbohidrat yang baik karena menawarkan serat dan nutrisi. Sehingga, bahan makanan ini sangat cocok untuk dimasukkan ke dalam list ketika ingin melakukan clean eating.

    Biji-bijian utuh seperti beras merah, quinoa, barley, oats, farro atau millet bisa dicoba karena relatif belum diolah dan hanya mengandung satu bahan.

    Produk gandum utuh lainnya, carilah pasta versi gandum utuh, adonan pizza yang didinginkan, roti, dan muffin Inggris, pastikan saja tepung gandum utuh adalah bahan pertama dan tidak ada gula dalam daftar bahannya. Bahkan popcorn pun terbuat dari gandum utuh.

    4. Produk susu

    Pilihlah yoghurt biasa atau yoghurt tawar Yunani dibandingkan dengan yang memiliki rasa buah-buahan karena biasanya sudah mengandung gula tambahan. Produk olahan susu lain seperti keju dan susu murni juga bisa dipilih saat clean eating.

    Selain itu ada alternatif non-susu seperti susu kedelai, kelapa, dan almond. Carilah varietas tanpa pemanis untuk menghindari tambahan gula.

    5. Protein

    Pola makan bersih tentu membutuhkan makanan yang mengandung banyak protein. Nutrisi ini bisa didapat dari daging seperti dada ayam, kaki ayam, daging giling, dan lainnya. Namun harus menghindari makanan olahan seperti hot dog, bologna, dan pepperoni.

    Selain itu ada kerang, ikan, dan telur yang bisa menjadi sumber protein yang sangat menyehatkan. Seperti salmon dan ikan cod pasifik.

    Kacang-kacangan seperti almond, mete, hazelnut, dan walnut juga bisa dijadikan pilihan untuk menambah protein.

    6. Minuman tanpa gula

    Minuman bisa menjadi sumber tambahan gula yang besar, jadi sebaiknya batasi asupan soda, teh manis, dan minuman kopi rasa spesial. Teh dan kopi tanpa pemanis, air, dan seltzer adalah pilihan yang bersih.

    (dpy/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • Siasat Amel Carla Pangkas BB, Lebih Pilih Nasi Porang ketimbang Nasi Putih


    Jakarta

    Amel Carla mengatakan pola makan dan gaya hidup sehat merupakan kunci utamanya untuk bisa menurunkan berat badan hingga 13 kg. Ia menceritakan bahwa program diet yang ia jalani dengan bantuan ahli gizi dimulai pertama kali pada tahun 2019.

    Selama menjalani diet, penurunan berat badan yang dialami oleh Amel tidak terjadi secara drastis. Ia mengatakan puncak penurunan paling banyak terjadi pada tahun 2020 sebanyak 7 kg. Amel mengaku saat itu dirinya memang juga sedang rutin berolahraga sepeda.

    “Aku memang bertahap dan step by step tapi diimbangin olahraga terus menerus, alhamdulillah jadi turun stabil,” cerita Amel ketika ditemui awak media, Selasa (13/8/2024).


    Selain melakukan pola makan yang sehat, Amel juga termasuk artis yang sering berolahraga. Selain bersepeda, ia rupanya juga senang menggeluti olahraga golf dan lari.

    Amel mengaku pada saat ini ia tengah gemar menjalani olahraga lari. Menurutnya berlari merupakan olahraga yang paling mudah dilakukan dan menyenangkan. Bahkan, belum lama ini ia juga berhasil finish ketika mengikuti event half marathon sejauh 21 km.

    Sebagai pelari rekreasional baru, Amel Carla mengaku bangga dengan pencapaian tersebut.

    “Latihannya bener-bener kayak go show aja, bangung setengah enam pagi terus, terus ayo lari ke GBK gitu. Lama-lama jadi rutinitas, karena aku sepedaan dan golf juga. Biar nggak bosen jadi nyoba ganti-ganti olahraga gitu,” sambungnya.

    Selama menjalani program penurunan berat badan, ia mengaku menu makan yang ia konsumsi tidak terlalu berubah. Tetapi, untuk saat ini ia memang sedang membatasi konsumsi nasi putih.

    Amel lebih memilih alternatif lain seperti nasi porang yang dikenal jauh lebih rendah kalorinya. Namun, ia mengatakan dalam beberapa kesempatan ia masih mengonsumsi sushi atau bahkan nasi goreng, sehingga tidak sepenuhnya pantang nasi putih.

    “Nggak susah sama sekali (metode dietnya), makanya salah satu hal yang paling penting itu mindset memang harus happy. Nggak boleh, ‘Gue mau diet’, eh malah stres,” ceritanya.

    “Yang ada badannya malah nolak gitu untuk diet. Jadi harus, ‘I do this for myself’. Untuk kesehatan untuk sendiri,” tandas Amel.

    (avk/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • Amel Carla Bikin Pangling usai Turun BB 13 Kg, Begini Metode Dietnya


    Jakarta

    Mantan artis cilik Amel Carla buka-bukaan soal perjalanan dietnya hingga berhasil menurunkan berat badan hingga 13 kg. Semenjak saat itu, tubuh Amel nampak jauh lebih langsing dan pipinya terlihat tirus.

    Sebenarnya apa sih rahasia Amel berhasil menurunkan berat badan hingga 13 kg dan mempertahankannya hingga sekarang? Amel menceritakan dirinya mulai menjalani program penurunan berat badan sejak tahun 2019.

    Ahli diet tersebut yang membentuk program meliputi jenis makanan dan porsi yang perlu dipenuhi untuk mendapatkan berat badan ideal.


    Amel mengatakan penurunan berat badannya bersama ahli diet tidak terjadi secara drastis. Namun, menurutnya hal itu akan menjadi lebih sehat dan membuat berat badan lebih mudah untuk dipertahankan.

    “Aku memang bertahap dan step by step tapi diimbangin olahraga terus menerus, alhamdulillah jadi turun stabil,” cerita Amel ketika ditemui awak media, Selasa (13/8/2024).

    “Puncak turunnya itu akhirnya di tahun 2020, itu pas lagi rajin banget sepedaan karena kardio. Yang biasanya santai-santai aja, terus tiba-tiba kardio kan badan juga jadi kaget. Jadi turun ada 7 kg itu selama 2020,” sambungnya.

    Amel mengaku pada saat ini sedang membatasi asupan nasi putih, namun tidak secara penuh. Ia terkadang masih mengonsumsi makanan-makanan seperti sushi atau bahkan nasi goreng jika sedang ingin mencobanya.

    Untuk konsumsi nasi putih secara pribadi ia mengaku saat ini lebih sering menggantinya dengan nasi porang yang memang dikenal memiliki kandungan kalori yang jauh lebih rendah. Meskipun begitu, ia mengaku terkadang masih mengonsumsi jeroan.

    “Kalau model jeroan gitu aku masih makan kok, makanya kita olahraganya banyak biar makannya juga banyak,” katanya.

    “Aku nggak mengurangi yang biasanya aku makan tapi lebih ke menjaga aja dan lebih mikirin 4 sehat 5 sempurna gitu jadi. Jadi harus ada fibernya, ada sayurnya, ada karbohidratnya, dan harus protein juga banyak. Itu semua harus seimbang,” tandas Amel.

    (avk/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • ‘Skip’ Sarapan Bisa Bikin BB Cepat Turun? Nggak Juga, Ini Faktanya


    Jakarta

    Sarapan sering disebut waktu makan paling penting dalam sehari. Pasalnya, sarapan memberikan nutrisi dan energi yang dibutuhkan tubuh untuk mulai beraktivitas.

    Kendati demikian, sebagian orang beranggapan ‘skip’ sarapan dapat membantu menurunkan berat badan. Apakah benar demikian?

    Menurut studi yang dipublikasikan di jurnal Nutrients pada 2022, melewatkan sarapan dapat menyebabkan resistensi insulin dan kenaikan berat badan. Orang yang sering melewatkan sarapan juga memiliki risiko lebih tinggi mengalami obesitas, hipertensi, diabetes, dan gangguan kesehatan lainnya.


    Sebaliknya, orang yang sarapan secara teratur justru lebih memiliki peluang menurunkan berat badannya. Pakar nutrisi Melissa Mitri, MS, RD mengatakan orang yang rajin sarapan cenderung memiliki pola makan dan gaya hidup yang lebih sehat.

    “Ketika klien saya memprioritaskan sarapan, itu membantu mereka dalam mengurangi asupan kalori di waktu berikutnya,” ujarnya dikutip dari Eating Well, Selasa (13/8/2024).

    Apa yang Terjadi pada Tubuh Jika Tidak Sarapan?

    Seperti yang disebutkan sebelumnya, melewatkan sarapan bisa menimbulkan banyak efek buruk bagi tubuh, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Adapun sejumlah hal yang dapat terjadi pada tubuh jika sering ‘skip’ sarapan, di antaranya:

    • Tubuh kekurangan energi
    • Keseimbangan hormon terganggu
    • Moody atau perubahan suasana hati yang tak menentu
    • Mudah cemas
    • Nafsu makan meningkat saat makan siang atau makan malam, sehingga meningkatkan jumlah kalori yang masuk ke tubuh
    • Risiko penyakit jantung meningkat
    • Metabolisme tubuh menurun

    (ath/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • 4 Minuman yang Cocok Dikonsumsi saat Diet Intermittent Fasting, Tak Cuma Air Putih

    Jakarta

    Program diet intermittent fasting (IF) atau puasa intermiten akhir-akhir cukup viral di media sosial. Pasalnya, aktris kenamaan Indonesia, Marshanda sukses menurunkan berat badannya hingga 17 kg dengan program diet ini.

    Sebagai informasi, intermittent fasting merupakan program diet yang melibatkan siklus makan dan tidak makan secara bergantian. Jadwal waktu ‘berpuasa’ juga bervariasi, setiap orang mungkin akan memiliki jadwal yang berbeda, sesuai dengan kemampuan tubuh masing-masing.

    Saat menjalani program diet ini, ada beberapa rekomendasi minuman yang bisa dimasukkan ke dalam menu ketika intermittent fasting. Dikutip dari Women’s Health, berikut penjelasannya.


    1. Kopi Hitam

    Kopi hitam bebas kalori, sehingga minuman ini bisa menjadi pilihan ketika intermittent fasting. Menambahkan gula, krim, atau susu sebaiknya dihindari karena dapat menambah kalori pada kopi.

    Selain itu, hindari minum lebih dari satu cangkir atau beralihlah ke kopi tanpa kafein saat puasa intermiten. Kafein yang berlebihan, terutama saat perut kosong dapat meningkatkan perasaan gelisah yang seringkali meningkatkan nafsu makan dan keinginan untuk ngemil.

    2. Teh

    Teh bebas kalori dan mengandung zat antioksidan tinggi, sehingga bisa menjadi pilihan ketika melakukan intermittent fasting. Perlu diingat, teh yang dianjurkan adalah yang diseduh dari kantong teh, daun teh, atau serpihan teh.

    Hindari untuk meminum teh dalam kemasan. Hal ini karena teh dalam botol banyak mengandung bahan tambahan lain seperti gula.

    3. Air Putih

    Air secara alami bebas kalori, jadi seseorang tidak perlu ragu untuk meminumnya ketika puasa intermiten. Selain itu, meminum air yang cukup dapat memastikan tubuh tetap terhidrasi, serta untuk mengisi perut dan mencegah lapar.

    4. Air Lemon

    Lemon kaya antioksidan dan vitamin C yang mampu mendukung metabolisme tubuh menjadi lebih baik. Selain itu, air lemon juga terbilang menyegarkan dan beraroma, ini bisa menjadi tambahan di samping air putih.

    (dpy/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • Panduan Intermitten Fasting, Metode Diet yang Bikin Marshanda Turun 17 Kg

    Jakarta

    Aktris Marshanda sukses menurunkan berat badannya sebanyak 17 kg. Salah satu metode diet yang dia lakukan adalah puasa intermitten atau intermitten fasting.

    “Aku intermittent fasting, menunya ada, sama saja,” ujarnya Marshanda kepada awak media.

    Intermitten fasting (IF) adalah metode diet yang melibatkan siklus makan dan tidak makan secara bergantian. Ada banyak metode intermitten fasting yang bervariasi dalam jumlah hari puasa dan jatah kalori.


    Dikutip dari Medical News Today, beberapa penelitian menunjukkan bahwa pola makan ini dapat memberikan manfaat seperti menurunkan massa lemak, kesehatan yang lebih baik, dan peningkatan umur panjang.

    Pola intermitten fasting didasarkan pada jadwal yang ditetapkan dan tidak mengikuti waktu acak. Meskipun demikian, pengalaman setiap orang tentang intermitten fasting bersifat individual, dan gaya yang berbeda akan cocok untuk orang yang berbeda.

    Ada berbagai metode puasa intermitten, tiap orang bisa memiliki aturan yang berbeda. Berikut panduan intermitten fasting.

    1. Puasa selama 12 jam sehari

    Aturan untuk diet ini sederhana. Seseorang perlu memutuskan dan mematuhi jendela puasa 12 jam setiap hari.

    Menurut beberapa peneliti, berpuasa selama 10-16 jam dapat membuat tubuh mengubah simpanan lemaknya menjadi energi. Ini akan mendorong penurunan berat badan.

    Jenis rencana puasa intermitten ini mungkin merupakan pilihan yang baik untuk pemula. Ini karena jendela puasa relatif kecil, sebagian besar puasa terjadi saat tidur, dan orang tersebut dapat mengonsumsi jumlah kalori yang sama setiap hari.

    Cara termudah untuk melakukan puasa 12 jam adalah dengan memasukkan periode tidur dalam jendela puasa.

    Misalnya, seseorang dapat memilih untuk berpuasa antara pukul 7 malam dan 7 pagi. Mereka harus menyelesaikan makan malam sebelum pukul 7 malam dan menunggu hingga pukul 7 pagi untuk sarapan tetapi akan tertidur selama sebagian besar waktu di antaranya.

    2. Puasa selama 16 jam

    Puasa selama 16 jam sehari, menyisakan jendela makan selama 8 jam, disebut metode 16:8 atau diet Leangains.

    Selama diet 16:8, pria berpuasa selama 16 jam setiap hari, dan wanita berpuasa selama 14 jam. Jenis puasa berselang ini mungkin bermanfaat bagi seseorang yang telah mencoba puasa 12 jam tetapi tidak melihat manfaat apa pun.

    Pada metode puasa ini, orang biasanya menyelesaikan makan malam mereka pada pukul 8 malam dan kemudian melewatkan sarapan keesokan harinya, tidak makan lagi hingga tengah hari.

    3. Puasa selama 2 hari dalam seminggu

    Orang yang mengikuti diet 5:2 mengonsumsi makanan sehat dalam jumlah standar selama 5 hari dan mengurangi asupan kalori pada 2 hari lainnya.

    Selama 2 hari puasa, pria umumnya mengonsumsi 600 kalori dan wanita 500 kalori.

    Biasanya, orang memisahkan hari puasa mereka dalam seminggu. Misalnya, mereka mungkin berpuasa pada hari Senin dan Kamis dan makan secara teratur pada hari-hari lainnya.

    Harus ada setidaknya 1 hari tanpa puasa di antara hari-hari puasa.

    Ada penelitian terbatas tentang diet 5:2, yang juga dikenal sebagai diet Puasa. Sebuah studi yang melibatkan 107 wanita yang kelebihan berat badan atau obesitas menemukan bahwa pembatasan kalori dua kali seminggu dan pembatasan kalori terus-menerus keduanya menyebabkan penurunan berat badan yang serupa.

    Studi tersebut juga menemukan bahwa diet ini mengurangi kadar insulin dan meningkatkan sensitivitas insulin di antara para peserta.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • Daftar Minuman yang Bantu Luruhkan Lemak, Cocok Diminum di Pagi Hari

    Jakarta

    Mengurangi lemak-lemak yang ada di perut tentunya membutuhkan kombinasi kebiasaan yang baik. Salah satunya adalah rutin mengonsumsi minuman sehat di pagi hari sebelum melakukan aktivitas harian.

    Beberapa minuman alami yang rutin dikonsumsi ketika pagi hari ternyata dapat memberikan efek yang baik bagi kesehatan, salah satunya adalah bisa membakar lemak. Dikutip dari India Times, berikut adalah beberapa kumpulan minuman alami yang bisa membantu mengecilkan pinggang.

    1. Air Lemon

    Minuman ini terbilang sederhana, namun memiliki khasiat yang luar biasa. Antioksidan dan vitamin C dalam lemon selain dapat memperkuat tubuh dan mendukung kesehatan kulit, ternyata mampu memperlancar detoksifikasi hati. Hal ini dapat meningkatkan kapasitas tubuh dalam metabolisme lemak.


    2. Teh Hijau

    Tak jauh berbeda dengan lemon, teh hijau juga dikenal dengan khasiatnya yang mampu meningkatkan metabolisme. Teh hijau mengandung catechins, terutama epigallocatechin gallate (EGCG) yang dapat meningkatkan laju pembakaran kalori dan lemak. Selain itu, teh hijau juga memiliki kafein yang mampu membantu meningkatkan energi dan konsentrasi seseorang.

    3. Cuka Apel

    Apple cider vinegar (ACV) dikenal mampu menurunkan gula darah, menekan rasa lapar, meningkatkan metabolisme tubuh, dan menurunkan berat badan. Asam asetat pada cuka apel diketahui dapat meningkatkan pembakaran lemak dan mengurangi penyimpanan lemak di perut.

    4. Teh Jahe

    Kandungan termogenik dalam jahe dapat membantu meningkatkan pembakaran lemak dalam tubuh. Selain itu, teh jahe mampu mengatur rasa lapar dan mempercepat metabolisme seseorang. Sehingga, teh jahe akan berperan dalam proses ‘melelehkan’ lemak yang ada di perut.

    Teh jahe juga mampu mengurangi peradangan dan memperlancar pencernaan jika dikonsumsi rutin pada pagi hari. Selain itu, minuman ini dapat mengatasi perut yang kembung.

    5. Air Timun dan Daun Mint

    Minuman ini kaya akan serat dan kalori, sehingga dapat membantu menghidrasi dan mendetoksifikasi tubuh. Serat dan kalori dalam timun juga membantu seseorang merasa kenyang lebih lama. Ditambah dengan mint, yang berperan dalam memperlancar pencernaan dan menenangkan perut, sehingga mengurangi kembung dan mengecilkan perut bagian tengah.

    (dpy/dpy)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • Menyoal Intermittent Fasting, Dijalani Marshanda hingga Berhasil Turun 17 Kg

    Jakarta

    Penampilan terbaru aktris Marshanda bikin pangling. Pemeran Iragita dalam serial Induk Gajah itu kini lebih langsing setelah berhasil menurunkan berat badan hingga 17 kilogram.

    Kepada awak media, Marshanda mengaku mulai menjalani gaya hidup sehat karena salah satu watak yang dia perankan. Adapun salah satu metode yang dia lakukan untuk menurunkan berat badan adalah puasa intermiten atau intermittent fasting.

    “Aku intermittent fasting, menunya ada, sama saja,” ujarnya dikutip dari detikhot, Senin (29/7/2024).


    Selain melakukan intermittent fasting, Marshanda mengatakan dirinya juga rutin berolahraga di gym dan badminton setiap minggu.

    “Ada coach-nya untuk badminton, olahraga yang lain, banyak nanya-nanya ke orang lain yang lebih ngerti soal kesehatan-kesehatan, nutrisinya gimana apakah normal atau berlebihan,” imbuhnya.

    Apa Itu Metode Diet Intermittent Fasting?

    Dikutip dari Healthline, puasa intermiten atau intermittent fasting adalah metode diet yang pola makannya diatur pada jam-jam tertentu.

    Salah satu alasan mengapa puasa intermiten efektif untuk menurunkan berat badan adalah karena metode ini membantu membatasi asupan kalori harian, sehingga bisa mencapai defisit kalori.

    Sebuah analisa studi pada 2020 menunjukkan orang yang melakukan puasa intermiten dapat mengalami penurunan berat badan 0,8 hingga 13 persen. Penelitian serupa yang dikutip dari laman Harvard Health juga menemukan puasa intermiten dapat menurunkan berat badan 3,5-7 kilogram dalam 10 minggu.

    Jenis Intermittent Fasting

    Secara prinsip, puasa intermiten tidak jauh berbeda dengan puasa yang biasa dilakukan muslim selama Ramadan. Namun, perbedaannya ada pada durasi puasa dan jam makan.

    Berikut beberapa jenis puasa intermiten yang paling umum:

    1. Metode 16:8

    Seseorang diperbolehkan makan dalam periode 8 jam, dan 16 jam selanjutnya harus berpuasa atau tidak makan sama sekali.

    2. Metode 5:2

    Pada metode ini, seseorang bisa makan normal selama lima hari, kemudian mengurangi asupan kalori hingga seperempat kebutuhan harian selama satu atau dua hari seminggu.

    3. Eat Stop Eat

    Pada metode ini, seseorang harus berpuasa 24 jam penuh selama satu atau dua hari (tidak harus berturut-turut) dalam seminggu, sementara di hari lainnya boleh makan dengan normal.

    4. Puasa selang-seling

    Seseorang berpuasa setiap dua hari sekali, dan diperbolehkan untuk makan secara normal di hari tidak puasa.

    (ath/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • Mengunyah Makanan 40 Kali Ternyata Bantu Menurunkan BB, Begini Kata Ahli Gizi


    Jakarta

    Mengunyah makanan setidaknya 40 kali sebelum menelan ternyata dapat membantu menurunkan berat badan secara signifikan lho.

    Ahli gizi senior dari Rumah Sakit Marengo Asia, Gurugram, Vanshika Bhardwaj mengatakan mengunyah makanan 40 hingga 50 kali juga bisa mengendalikan rasa lapar, bahkan seseorang cenderung mengonsumsi lebih sedikit makanan.

    “Penting untuk mengunyah makanan secara perlahan dan benar. Makan dengan cepat dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan lambung. Menurut beberapa penelitian, seseorang harus mengunyah setidaknya 30 kali untuk makanan keras, sementara 6-10 kali sudah cukup untuk makanan lunak,” kata Shruti K Bhardwaj, Kepala Ahli Gizi Rumah Sakit Zydus, Ahmedabad, dikutip dari Times of India.


    Sejumlah penelitian menemukan bahwa dengan meningkatkan jumlah kunyahan, seseorang dapat mengalami peningkatan kadar hormon usus yang terkait dengan rasa lapar dan kenyang. Hal ini tentunya mengarah pada pengendalian nafsu makan yang lebih baik.

    Metode ini juga membuat seseorang lebih fokus pada makanan, sehingga mencegah makan berlebihan.

    “Mengunyah biasanya meningkatkan produksi air liur, yang mengandung faktor pertumbuhan epitel yang menutrisi usus,” kata Ahli Gizi Shruti.

    “Jika kita makan terlalu cepat, partikel makanan yang tidak tercerna dapat menyebabkan peningkatan fermentasi dalam usus dan pertumbuhan bakteri yang berlebihan. Jadi, seberapa sering seseorang perlu mengunyah juga bergantung pada tekstur makanan,” lanjutnya.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing