Category: Diet

  • Pakar Nutrisi Ungkap 7 Buah yang Baik untuk Diet, Apa Saja?

    Jakarta

    Buah-buahan adalah makanan yang sering dianjurkan untuk diet. Hal ini karena buah-buahan mengandung berbagai nutrisi yang dapat mendukung penurunan berat badan, yakni serat dan air.

    Pakar nutrisi Samantha Cassetty, RD, menjelaskan serat dan air yang ada pada buah-buahan dapat membuat tubuh merasa kenyang lebih lama.

    “Ini akan membantu Anda makan lebih sedikit dan mengurangi asupan kalori. Hal itu dapat mendorong penurunan berat badan,” ujar Cassetty dikutip dari Today, Senin (9/9/2024).


    Buah-buahan juga cenderung memiliki kalori yang rendah. Karenanya, mengonsumsi buah-buahan dapat membantu seseorang mencapai defisit kalori yang mendukung penurunan berat badan.

    Buah yang Baik untuk Diet

    Setiap jenis buah memiliki manfaat untuk kesehatan. Namun, ada beberapa jenis buah yang punya khasiat lebih untuk menurunkan berat badan.

    Berikut rekomendasi buah yang baik untuk diet dari Cassetty:

    1. Apel

    Menurut Cassetty, apel adalah rajanya buah untuk diet. Apel berukuran besar bisa mengandung 5 gram serat, yang terdiri atas serat larut (soluble fiber) dan serat tak larut (insoluble fiber).

    “Kedua jenis serat tersebut dibutuhkan untuk kesehatan, tetapi serat larut dapat membantu mengatur nafsu makan dengan cara memperlambat pengosongan lambung, sehingga Anda kenyang lebih lama,” tuturnya.

    Karena teksturnya yang renyah, apel membutuhkan waktu lebih lama untuk dikunyah dibandingkan buah-buahan lain. Cassetty mengatakan mengunyah makanan lebih lama terbukti dapat meningkatkan rasasa kenyang.

    “Apel juga menarik air ke dalam usus besar Anda, yang terbukti membantu mengurangi nafsu makan dan keinginan untuk makan di waktu berikutnya,” imbuhnya.

    2. Blueberry

    Blueberry kaya akan senyawa antioksidan bernama antosianin yang terbukti dapat membantu mengelola dan mencegah kenaikan berat badan yang signifikan.

    Sebuah studi yang dilakukan pada perempuan kembar menunjukkan asupan antosianin yang lebih tinggi dikaitkan dengan massa dan jumlah lemak yang lebih sedikit. Meski pasangan kembar tersebut memiliki penanda genetik yang sama, perempuan yang mengonsumsi blueberry lebih banyak memiliki persentase lemak tubuh yang lebih rendah dibanding saudara kembarnya yang mengonsumsi blueberry lebih sedikit.

    3. Semangka

    Penelitian menunjukkan semangka dapat membantu meningkatkan rasa kenyang dan menurunkan berat badan dengan mudah. Mengonsumsi semangka dapat secara signifikan mengurangi rasa lapar dan keinginan untuk makan sepanjang hari.

    “Mereka (yang rutin makan semangka) juga kehilangan lebih banyak berat badan dibandingkan orang yang mengonsumsi kue kering dengan jumlah kalori yang sama,” ucap Cassetty.

    4. Alpukat

    Alpukat adalah salah satu buah yang paling banyak mengandung lemak sehat. Sebuah studi yang dilakukan pada 2013 menunjukkan bahwa menambahkan 1/2 potong alpukat ke menu makan siang dapat meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi keinginan untuk makan hingga 28 persen selama lima jam setelah makan.

    5. Kiwi

    Cassetty mengatakan mengonsumsi dua buah kiwi sebelum tidur terbukti meningkatkan kualitas dan durasi tidur sebesar 13 persen. Waktu tidur ekstra ini dapat membantu tubuh menghilangkan lebih banyak lemak.

    Studi lain juga menemukan konsumsi dua buah kiwi setiap hari dapat membantu mengurangi lemak tubuh pada orang dewasa muda yang mengalami obesitas.

    6. Pisang

    Mengonsumsi pisang yang belum matang ternyata dapat memberikan manfaat positif dalam menurunkan berat badan.

    Cassetty menjelaskan pisang yang belum matang mengandung zat bernama pati resisten. Pati resisten ini dapat membuat tubuh merasa kenyang lebih lama, sehingga memudahkan seseorang dalam menjaga asupan kalori hariannya.

    “Pati ini juga memiliki aktivitas prebiotik, yang meningkatkan kesehatan mikrobioma usus yang berperan dalam mengatur berat badan,” sambungnya.

    7. Pir

    Cassetty mengatakan pir mengandung sekitar 6 gram serat, dan sebagian besar terdiri dari serat larut. Serat jenis ini dapat membantu meningkatkan rasa kenyang, mengurangi porsi makan, dan mendorong penurunan berat badan.

    “Sebuah studi selama 12 minggu menemukan mengonsumsi dua buah pir sehari (dibandingkan dengan jus pir) dikaitkan dengan ukuran pinggang yang lebih kecil,” tandasnya.

    (ath/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Tips Clean Eating Ala Prilly Latuconsina, Berhasil Turunkan BB Tanpa Diet Menyiksa


    Jakarta

    Penampilan Prilly Latuconsina yang terlihat semakin langsing membuat banyak orang terkejut. Diketahui, Prilly berhasil menurunkan berat badannya hingga 12 kg.

    Selama menurunkan berat badan, Prilly tidak menjalankan diet yang menyiksa. Diketahui, wanita 27 tahun itu menerapkan pola makan clean eating.

    “Sebenarnya cuma cut sugar. Jadi, jangan makan yang manis-manis dan makan sembarangan saja,” beber Prilly pada detikcom saat ditemui di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (10/9/2024).


    Selain menjaga pola makan, Prilly juga menyarankan untuk menyeimbangkan dengan olahraga. Untuk saat ini, Prilly tengah rutin untuk olahraga diving dan freediving.

    Prilly mengungkapkan untuk menjalani program clean eating tidak harus menyiksa. Menurutnya, setiap orang yang mau mencoba diet ini masih bisa mengkonsumsi makanan yang disukai.

    “Makan yang disuka, nggak apa-apa. Untuk di awal-awal mencoba, jangan sampai nyiksa juga,” jelas Prilly.

    “Tapi, porsinya diperhatikan, lebih sedikit gitu,” tambahnya.

    Clean eating merupakan pola makan ‘bersih’ yang dilakukan dengan mengutamakan makanan utuh dan tidak banyak diproses. Makanan proses yang mengandung tambahan bahan kimia dan pengawet dihindari dan mengutamakan makanan yang segar atau pengolahan yang tidak berlebihan.

    Menurut spesialis gizi klinik dr Raissa E Djuanda, MGizi, SpGK, AIFO-K, FINEM, cara ini diharapkan dapat membuat kandungan gizi yang ada di dalam makanan masih terjaga dengan baik.

    “Clean eating sendiri artinya makanan makanan ‘real’ atau tidak diproses,” kata dr Raissa ketika dihubungi detikcom beberapa waktu lalu.

    “Biasanya seperti makanan-makanan organik, plant-based, home-cooked. Tetapi terkadang ada yang lebih ekstrim seperti menghindari gluten, grains, atau dairy,” sambungnya.

    (sao/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Turun 12 Kg Tanpa Diet Ekstrem, Intip Menu Clean Eating Ala Prilly Latuconsina


    Jakarta

    Aktris Prilly Latuconsina membuat pangling banyak orang dengan penampilannya yang semakin langsing. Berkat diet clean eating yang dijalaninya, Prilly berhasil menurunkan berat badan hingga 12 kg.

    Sebagai informasi, clean eating merupakan pola makan ‘bersih’ yang dilakukan dengan mengutamakan makanan utuh dan tidak banyak diproses. Makanan proses yang mengandung tambahan bahan kimia dan pengawet dihindari dan mengutamakan makanan yang segar atau pengolahan yang tidak berlebihan.

    Kunci utama untuk menjalani pola clean eating, kata Prilly, adalah mengurangi asupan gula.


    “Jangan makan yang manis-manis dan makan sembarangan sih. Sebenernya cuma cut sugar,” terang Prilly pada detikcom saat ditemui di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (10/9/2024).

    Meskipun menerapkan pola makan clean eating, Prilly mengaku tetap bisa mengkonsumsi makanan favoritnya. Salah satunya donat gluten free, agar bisa tetap sehat.

    Prilly menekankan diet atau menurunkan berat badan tidak harus selalu menyiksa. Asalkan, porsi asupannya tetap dijaga.

    “Makan yang disuka itu nggak apa-apa, tapi porsinya lebih sedikit gitu. Supaya, kalau di awal-awal juga nggak menyiksa,” tutur dia.

    Prilly pun membagikan pola diet dan makanan yang dikonsumsi selama menurunkan berat badan. Untuk pagi hari, ia biasanya minum kopi hitam.

    Untuk makan siang, Prilly selalu mengkonsumsi sayur dan protein. Sebagai pelengkap, ia juga makan buah-buahan yang rendah kalori salah satunya buah lontar.

    Sorenya, wanita 27 tahun juga mengkonsumsi makanan yang terbuat dari biji-bijian utuh seperti quinoa. Untuk minum, Prilly menyarankan untuk banyak minum air putih.

    (sao/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • 5 Minuman Herbal untuk Diet, Bantu Pangkas BB dan Perut Buncit

    Jakarta

    Menjaga pola makan dan rutin berolahraga adalah kunci untuk menurunkan berat badan. Namun terkadang, dua hal itu saja tidak cukup untuk menghilangkan lemak yang membandel.

    Mengonsumsi asupan tambahan dapat menjadi salah satu cara untuk mendukung penurunan berat badan. Misalnya, minuman herbal yang dapat membantu meningkatkan rasa kenyang, melancarkan pencernaan, atau menunjang metabolisme dan pembakaran lemak.

    Pertanyaannya, apa saja minuman herbal yang bisa mendukung diet dan menurunkan berat badan? Dikutip dari berbagai sumber, berikut pembahasannya.


    Minuman Herbal untuk Diet

    1. Air jahe

    Air jahe adalah salah satu minuman herbal untuk diet yang mudah untuk dibuat. Dikutip dari Medicine Net, jahe dapat membantu mengendalikan kadar gula darah dan mencegah kenaikan gula darah yang berlebihan setelah makan.

    Jahe juga memiliki efek termogenik. Makanan termogenik dapat membantu meningkatkan metabolisme dan pembakaran kalori, sehingga menyebabkan penurunan berat badan yang lebih besar.

    2. Minuman kunyit dan kayu manis

    Kunyit dan kayu manis masing-masing memiliki efek yang dapat membantu menurunkan berat badan. Kunyit mengandung kurkumin yang memiliki efek menghangatkan tubuh. Hal ini dapat merangsang laju metabolisme, sehingga tubuh membakar lebih banyak lemak.

    Sementara itu, kayu manis mengandung sejumlah antioksidan yang dapat membantu menyeimbangkan kadar gula darah, menekan nafsu makan, dan meningkatkan rasa kenyang. Karenanya, kombinasi kunyit dan kayu manis dapat menghasilkan minuman herbal yang efektif untuk menurunkan berat badan.

    3. Air fenugreek

    Fenugreek atau kelabat adalah satu bumbu yang sering digunakan untuk membuat masakan India, seperti kari. Di luar itu, fenugreek ternyata juga bisa diracik menjadi minuman herbal untuk diet loh.

    Dikutip dari Healthline, beberapa penelitian menunjukkan fenugreek dapat membantu mengendalikan nafsu makan dan mengurangi jumlah makanan yang dikonsumsi. Kedua hal ini dapat membantu dalam menurunkan berat badan.

    Studi lain juga menemukan konsumsi ekstrak biji fenugreek dapat menurunkan asupan lemak harian sebesar 17 persen. Hal ini dapat mengurangi asupan kalori harian, sehingga mendukung penurunan berat badan.

    4. Teh hijau

    Teh hijau dipercaya sebagai salah satu minuman herbal yang baik untuk diet. Dikutip dari Times of India, teh hijau mengandung antioksidan dan katekin yang dapat meningkatkan metabolisme dan pembakaran lemak.

    Cobalah untuk mengonsumsi teh hijau 2-3 cangkir per hari sebelum makan. Namun ingat, khasiat teh hijau akan untuk menurunkan berat badan akan semakin efektif jika dikombinasikan dengan pola makan sehat dan olahraga teratur.

    5. Air Seledri

    Seledri mengandung air yang tinggi dan rendah kalori. Kombinasi ini menjadikan seledri sebagai salah satu herbal yang cocok dikonsumsi saat sedang diet.

    Tak hanya itu, seledri mengandung serat tinggi yang dapat meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi nafsu makan. Cukup cuci dan iris batang serta daun seledri, haluskan bersama air, dan saring untuk mendapatkan sarinya.

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Christina Aguilera Sukses Pangkas BB hingga 19 Kg, Ini Diet yang Dijalani


    Jakarta

    Penyanyi Christina Aguilera membuat penggemarnya terkejut dengan penampilan terbarunya. Ia berhasil menurunkan sekitar 19 kg dan membuatnya terlihat lebih muda dari usianya.

    Sejak 2013, Christina membatasi asupan makanan hariannya menjadi 1.600 kalori. Selain itu, ia rutin mengikuti program olahraga yang berat dan menjalani ‘diet pelangi’.

    Dikutip dari Express UK, banyak penggemar yang sangat terkesan dengan penampilan Christina sekarang. Mereka mengatakan penyanyi 43 tahun itu terlihat 21 tahun lebih muda.


    Namun, pola makan ‘diet pelangi’ yang dijalani Christina tidak semudah itu. Diet ini berfokus besar pada makanan nabati dan warnanya.

    Selama menjalani diet pelangi, Christina mengkonsumsi makanan berdasarkan warna tertentu setiap hari. Selain penurunan berat badan, dengan mengontrol porsi dan lebih banyak mengkonsumsi buah serta sayur, diharapkan bisa membuat penampilan awet muda.

    Diet ini mencakup berbagai buah dan sayuran berwarna-warni yang mengandung nutrisi, antioksidan, dan fitokimia. Manfaatnya bergantung pada variasi yang dipilih, tetapi bisa juga disederhanakan berdasarkan kelompok warnanya.

    Misalnya, makanan berwarna merah seperti tomat, jeruk bali, dan semangka bersifat antiradang dan dapat mengurangi risiko penyakit jantung serta kanker tertentu. Makanan berwarna putih, seperti bawang, kentang, dan jamur.

    Kelompok kuning dan oranye bisa berupa nanas, pisang, wortel, dan jeruk. Ini memiliki khasiat yang serupa, tetapi lebih berfokus pada kesehatan mata.

    Sayuran hijau seperti selada, brokoli, dan bayam mengandung antioksidan. Sementara makanan berwarna biru dan ungu, seperti blueberry dan blackberry, berpotensi meningkatkan fungsi otak dan menurunkan risiko gangguan neurologis tertentu.

    Meski begitu, Christina masih menyukai pilihan makanan sehat seperti salad ayam dengan banyak sayuran, ikan dengan nasi dan sayuran, serta camilan bergizi seperti seledri dan selai kacang.

    Namun, jika ia ingin mengkonsumsi makanan manis, masih diperbolehkan asal porsinya tidak berlebihan. Di samping dietnya, Christina juga sangat aktif dan suka berolahraga termasuk yoga, tinju, latihan kekuatan, dan latihan kardio.

    (sao/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Menu Diet Ala Christina Aguilera, Sukses Pangkas BB hingga 19 Kg

    Jakarta

    Penampilan baru Christina Aguilera membuat banyak orang pangling. Ia terlihat lebih muda setelah berhasil menurunkan berat badan sekitar 19 kg.

    Perjuangan diet wanita 43 tahun itu tentu tidak mudah. Berat badannya sempat naik-turun.

    Pada 2013, Christina mulai berhasil menurunkan berat badannya. Sejak itu, ia bertekad untuk mempertahankan penurunan berat badannya melalui pola makan yang sehat dan seimbang, serta olahraga.


    Dikutip dari Hello! Magazine, Christina membatasi asupan makanan hariannya hingga 1.600 kalori saat menjalani ‘rainbow diet’. Pola diet pelangi ini berfokus pada makan berbagai warna akan meningkatkan asupan nutrisi, vitamin, mineral, dan fitokimia yang bermanfaat bagi kesehatan.

    Pada 2020, Christina mulai melonggarkan pola makannya. Ia mulai berfokus untuk mengkonsumsi makanan bersih, utuh, dan membatasi gula.

    Saat menjalani rainbow diet, Christina mengkonsumsi makanan berdasarkan warna tertentu setiap hari, mulai dari merah, kuning, oranye, hijau, dan putih. Pola makan ini dikenal karena manfaatnya anti radang dan anti oksidan.

    Pada hari-hari saat ia hanya mengkonsumsi makanan berwarna oranye, makanan yang dikonsumsi berupa wortel, ubi jalar, dan labu. Saat diet warna hijau, Christina dapat mengkonsumsi brokoli, kubis, kangkung, bayam, dan kubis brussel.

    Meski sudah melonggarkan pola makannya, Christina masih menyukai makanan sehat seperti salad ayam dengan banyak sayuran, ikan dengan nasi dan sayuran, serta camilan berupa seledri dan selai kacang.

    Christina juga masih mengkonsumsi makanan atau minuman manis. Namun, ia tetap membatasi jumlahnya.

    (sao/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Pangkas BB 90 Kg, Wanita Ini Rajin Jalan Kaki-Tak Skip Minum 3 Liter Air Sehari

    Jakarta

    Jennifer Brown, seorang wanita di Fort Dodge, Iowa, Amerika Serikat, berhasil mengubah gaya hidupnya menjadi lebih sehat. Bahkan, ia dapat menurunkan berat badannya hingga 90 kg.

    Sebelumnya, Brown sangat jarang melakukan aktivitas fisik. Dulunya, Brown dan suaminya sering pergi minum-minum di bar dan mengkonsumsi makanan cepat saji.

    Saat di usia 37 tahun, berat badan Brown mencapai 150 kg dan suaminya mengalami masalah kesehatan serius yakni jantung dan diabetes. Ini yang membuatnya termotivasi untuk mengubah gaya hidupnya.


    Berawal dari Jalan di Taman

    Ia pun mencoba mengubah gaya hidupnya dengan pola makan yang sehat dan rutin berjalan kaki. Dengan rekomendasi dokter, Brown disarankan untuk menjalani pola makan rendah karbohidrat. Awalnya, ia merasa sangat kesulitan.

    “Saya selalu memikirkan makanan tanpa henti, terus-menerus memikirkannya,” kata wanita 42 tahun itu yang dikutip dari Business Insider.

    Untuk mempertahankan pola makan sehatnya, ia membuat jurnal makanan dengan mencatat apa yang ia makan dan ukuran porsinya. Brown juga mulai rutin minum sekitar 3 liter air per hari.

    Setelah mulai bosan berjalan kaki, Brown ingin mencoba untuk berlari. Ia lari sejauh 1,6 km setiap hari selama satu bulan.

    Meski kesulitan bernapas dan ‘hampir mati’, ia berhasil menyelesaikannya dalam waktu 14 menit. Jika musim dingin tiba, Brown tetap berolahraga di dalam rumah menggunakan treadmill.

    Mulai Ikut Lomba Lari

    Hingga pada 2023, Brown berlatih untuk dua lomba lari. Ia juga berhasil mengikuti half marathon pertamanya di tahun 2024.

    “Hal yang paling keren adalah setiap kali saya melakukan salah satu lari jarak jauh ini dan saya menambahkan sedikit, itu adalah lari terpanjang yang pernah saya lakukan,” katanya.

    “Anda terus memaksakan diri untuk melakukannya, terus maju sedikit demi sedikit setiap hari,” pungkasnya.

    (sao/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Benarkah Skip Sarapan Bisa Bikin BB Cepat Turun? Begini Faktanya


    Jakarta

    Tidak sedikit yang menganggap melewatkan sarapan di pagi hari berpengaruh terhadap penurunan berat badan. Menjalani aktivitas dengan perut kosong disebut bermanfaat untuk mengenyahkan lemak.

    Faktanya terus menerus melewatkan sarapan tanpa rencana tentang apa dan bagaimana akan makan selama sisa hari itu malah bisa berpengaruh terhadap penurunan berat badan.

    “Melewatkan sarapan bukan hanya tentang merasa lapar; itu adalah kesempatan yang hilang untuk menutrisi tubuh dan pikiran Anda secara efektif,” kata Claire Rifkin M.S., RDN, ahli diet yang berbasis di New York dikutip dari Everyday Health.


    Banyak yang melewatkan sarapan menjadi cenderung lebih banyak ngemil karena tubuh mencoba mengejar target nutrisi yang mungkin terlewatkan. Tubuh akan mencari sumber energi cepat, yang mungkin muncul sebagai keinginan untuk keripik atau makanan cepat saji, yang dapat membuat seseorang bersemangat tetapi memicu lapar berlebihan.

    Tanpa sarapan, tubuh mencari energi di tempat lain, menarik cadangan dari lemak dan jaringan otot. Proses ini membutuhkan energi untuk melakukannya.

    Menurut studi yang dipublikasikan di jurnal Nutrients pada 2022, melewatkan sarapan dapat menyebabkan resistensi insulin dan kenaikan berat badan. Orang yang sering melewatkan sarapan juga memiliki risiko lebih tinggi mengalami obesitas, hipertensi, diabetes, dan gangguan kesehatan lainnya.

    Melewatkan sarapan mungkin membantu menurunkan berat badan minimal dalam jangka pendek, tetapi prosesnya jauh dari kata berkelanjutan dan bahkan dapat menjadi bumerang.

    “Obesitas, hipertensi, diabetes, dan konsekuensi kesehatan lainnya telah dikaitkan dengan melewatkan sarapan secara teratur,” beber Rifkin.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • 5 Kebiasan yang Bantu Bakar Lemak saat Tidur, Bisa Dicoba di Rumah

    Jakarta

    Berat badan yang ideal adalah keinginan banyak orang. Untuk mendapatkannya, ada beberapa hal yang bisa dilakukan seperti melakukan aktivitas fisik, pola makan sehat, dan istirahat yang cukup.

    Saat tidur, tubuh tetap bekerja membakar lemak termasuk lemak di perut. Namun, untuk bisa menurunkan berat badan saat tidur diperlukan beberapa hal.

    Dikutip dari laman Eat This, berikut beberapa kebiasaan yang dapat membantu membakar lemak saat tidur.


    1. Matikan lampu saat tidur

    Sebuah studi yang dipublikasi dalam American Journal of Epidemiology mengungkapkan paparan cahaya saat malam tidak hanya mengganggu tidur, tetapi dapat menambah berat badan.

    Subjek studi yang tidur di kamar paling gelap memiliki kemungkinan 21 persen lebih kecil untuk mengalami obesitas, dibandingkan mereka yang tidur di kamar paling terang.

    2. Gosok gigi setelah makan malam

    Setelah makan malam, segera gosok gigi dan bersihkan gigi menggunakan benang atau floss. Meski terlihat sepele, kebiasaan ini dapat membuat seseorang tidak makan lagi setelahnya.

    3. Bodyweight exercise

    Demi mendapatkan tidur yang nyenyak dan membakar lemak, cobalah lakukan beberapa menit olahraga menjelang tidur. Tidak harus menggunakan alat khusus, cukup lakukan bodyweight training.

    Misalnya dengan latihan squat 10 kali, diikuti plank 30 detik. Selain itu, bisa juga dengan berjalan kaki di rumah atau push up.

    4. Jauhkan alat elektronik

    Pastikan jauh dari alat elektronik sebelum tidur. Setidaknya 20-30 menit sebelum tidur. Hal ini dapat membuat seseorang tidak mendapatkan waktu istirahat yang cukup.

    5. Latihan kardio

    Latihan kardio sebelum tidur juga dapat membantu pembakaran lemak perut selama tidur. Riset menunjukkan bahwa latihan kardio lebih efektif jika dilakukan setelah latihan angkat beban atau bodyweight training.

    Misalnya seperti jalan kaki, naik turun tangga, atau mengendarai sepeda statis.

    (sao/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Perut Buncit Bikin Nggak PD, Begini Cara Ampuh Enyahkan Lemak Visceral

    Jakarta

    Para pejuang diet mungkin sudah tidak asing lagi dengan lemak visceral. Lemak visceral adalah lemak yang terdapat di dalam rongga perut.

    Lemak visceral sebenarnya berfungsi untuk melindungi organ yang ada di perut, seperti hati, pankreas, dan usus. Namun jika jumlahnya terlalu banyak, lemak visceral bisa menyebabkan gangguan kesehatan, salah satunya perut buncit.

    Perut buncit tidak hanya merusak penampilan, tapi keberadaan lemak visceral yang menyebabkan kondisi tersebut juga dapat meningkatkan risiko penyakit kronis, seperti jantung dan diabetes. Karena itu, penting untuk mengetahui cara menghilangkan lemak visceral untuk mencegah perut buncit dan menjaga penampilan.


    Dikutip dari Healthline, berikut sejumlah cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan lemak visceral.

    1.⁠ ⁠Mengonsumsi Makanan yang Seimbang

    Pola makan yang seimbang merupakan salah satu faktor terpenting dalam mengelola berat badan dan lemak visceral. Diet seimbang terdiri makanan utuh, seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, dan protein rendah lemak sambil meminimalisir makanan ultra proses dan zat aditif.

    Menjaga defisit kalori juga tak kalah penting untuk menurunkan berat badan. Namun, para ahli menyarankan untuk tidak mengurangi asupan kalori secara drastis karena bisa menyebabkan kekurangan gizi dan komplikasi kesehatan lainnya.

    Diet lain yang juga dapat membantu menghilangkan lemak visceral antara lain:

    • Diet tinggi protein, seperti mengonsumsi telur, daging tanpa lemak, dan kacang-kacangan
    • Diet tinggi serat, seperti mengonsumsi biji-bijian utuh dan kacang-kacangan
    • Diet yang kaya akan lemak tak jenuh dan asam lemak omega-3
    • Diet Mediterania
    • Diet rendah karbohidrat
    • Diet ketogenik

    2.⁠ ⁠Meningkatkan Aktivitas Fisik

    Olahraga merupakan salah satu aspek terpenting dalam menjaga berat badan ideal dan mengelola lemak visceral. Latihan aerobik berintensitas sedang atau kardio dapat meningkatkan detak jantung dan membakar lemak visceral.

    Penelitian juga menunjukkan latihan ketahanan dapat mengurangi lemak visceral sekaligus mempertahankan massa otot. Menggabungkan olahraga tersebut dengan diet seimbang dapat memberikan hasil yang lebih efektif untuk menghilangkan lemak visceral.

    Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan orang dewasa sedikitnya melakukan olahraga intensitas sedang 150-300 menit setiap minggu, atau olahraga intensitas tinggi 75-150 menit per minggu.

    3.⁠ ⁠Tidur yang Cukup dan Berkualitas

    Tidur yang cukup dan berkualitas sangat penting bagi kesehatan. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit atau Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyebutkan tidur memainkan peran penting dalam:

    • Menjaga berat badan yang sehat
    • Mencegah penyakit kronis
    • Mengurangi stres dan meningkatkan suasana hati

    Studi menunjukkan kurang tidur dapat meningkatkan risiko penambahan lemak visceral. Sebaliknya, tidur yang cukup dan berkualitas dikaitkan dengan penurunan lemak visceral.

    CDC menganjurkan orang dewasa untuk tidur setidaknya tujuh jam setiap malam.

    4.⁠ ⁠Mengurangi Tingkat Stres

    Sejumlah riset menemukan kaitan antara stres kronis dan lemak visceral. Tak hanya itu, stres yang berkepanjangan dapat menyebabkan perilaku yang memicu peningkatan lemak visceral, seperti:

    • Makan berlebihan
    • Mengonsumsi makanan yang banyak mengandung kalori dan gula tambahan
    • Memiliki gaya hidup sedentary
    • Kurang tidur

    Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi stres antara lain:

    • Meditasi
    • Berolahraga
    • Latihan yoga
    • Menulis di jurnal
    • Pergi jalan-jalan
    • Berinteraksi dengan teman, keluarga, atau psikiater

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto