Category: Doa Hadits

  • Doa Pembuka 12 Pintu Rezeki untuk Diamalkan Saat Sholat


    Jakarta

    Rezeki merupakan sesuatu yang telah diatur oleh Allah SWT. Namun, sebagai manusia kita masih memiliki kewajiban dalam mencari rezeki sebagai bentuk usaha kita. Selain itu, kita dianjurkan untuk selalu berdoa kepada Allah SWT termasuk ketika meminta rezeki.

    Ketika berdoa meminta rezeki, kita juga harus berdoa agar diberikan rezeki yang berkah dan halal. Rezeki tidak selalu berupa materi seperti uang, tetapi juga hal-hal lainnya yang mungkin tidak kita sadari.

    Setidaknya terdapat 12 pintu rezeki yang telah diatur oleh Allah SWT kepada setiap hambanya. Simak doa pembuka 12 pintu rezeki lengkap dengan penjelasannya berikut ini.


    Doa Pembuka 12 Pintu Rezeki

    Doa pembuka 12 pintu rezeki bisa kamu amalkan setelah melaksanakan sholat. Waktu yang mustajab untuk mengamalkan doa ini adalah setelah sholat tahajud di sepertiga malam terakhir.

    Simak doa pembuka 12 pintu rezeki yang bisa kamu amalkan berikut ini.

    Doa Pembuka Rezeki 1

    أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الْمُلْكُ لِلَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ. رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِيْ هَذَا الْيَوْمِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهُ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِيْ هَذَا الْيَوْمِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهُ، رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ وَسُوْءِ الْكِبَرِ، رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي الْقَبْرِ

    Arab-latin:
    Ash-bahnaa wa ash-bahal mulku lillah walhamdulillah, laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodir. Robbi as-aluka khoiro maa fii hadzal yaum wa khoiro maa ba’dahu, wa a’udzu bika min syarri maa fii hadzal yaum wa syarri maa ba’dahu. Robbi a’udzu bika minal kasali wa su-il kibar. Robbi a’udzu bika min ‘adzabin fin naari wa ‘adzabin fil qobri.

    Artinya:

    Kami telah memasuki waktu pagi dan kerajaan hanya milik Allah, segala puji bagi Allah. Tidak ada ilah (yang berhak disembah) kecuali Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Milik Allah kerajaan dan bagi-Nya pujian. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu.

    Wahai Rabbku, aku mohon kepada-Mu kebaikan di hari ini dan kebaikan sesudahnya. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan hari ini dan kejahatan sesudahnya.

    Wahai Rabbku, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan dan kejelekan di hari tua. Wahai Rabbku, aku berlindung kepada-Mu dari siksaan di neraka dan siksaan di alam kubur.

    Doa Pembuka Rezeki 2

    رَضِيْتُ بِاللهِ رَبًّا، وَبِاْلإِسْلاَمِ دِيْنًا، وَبِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَبِيًّا

    Arab-Latin: Rodhiitu billaahi robbaa wa bil-islaami diinaa, wa bi-muhammadin shallallaahu ‘alaihi wa sallama nabiyya.

    Artinya: Aku ridha Allah sebagai Rabb, Islam sebagai agama dan Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai nabi.

    Doa Pembuka Rezeki 3

    بِسْمِ اللهِ عَلَى نَفْسِي وَمَالِي وَدِيْنِيْ. اَللَّهُمَّ رَضِّنِيْ بِقَضَائِكَ، وَبَارِكْ لِيْ فِيْمَا قُدِّرَ لِيْ حَتَّى لَا أُحِبَّ تَعْجِيْلَ مَا أَخَّرْتَ وَلَا تَأْخِيْرَ مَا عَجَّلْتَ

    Arab-Latin: Bismillâhi ‘ala nafsî wa mâlî wa dînî. Allâhumma radhdhinî bi qadhâ’ika, wa bârik lî fîmâ quddira lî hattâ lâ uhibba ta’jîla mâ akhkharta, wa lâ ta’khîra mâ ‘ajjalta.

    Artinya:

    Dengan nama Allah yang menguasai diri, harta, dan agamaku. Tuhanku, kondisikan batinku agar rela menerima ketentuan-Mu.

    Berkatilah aku pada semua yang ditakdirkan untukku sehingga aku enggan menyegerakan apa yang Kau tunda dan enggan menunda apa yang Kau segerakan.

    12 Pintu Rezeki

    Terdapat setidaknya 12 pintu rezeki yang telah diatur oleh Allah SWT. Rezeki ini tidak hanya selalu berbentuk materi, tetapi juga aspek lain dalam kehidupan yang tidak kita sadari. Simak penjelasan 12 pintu rezeki di bawah ini.

    1. Rezeki yang Telah Dijamin

    Rezeki setiap manusia telah dijamin oleh Allah SWT sehingga tidak perlu takut karena kita sudah mendapatkan jaminannya.

    Seperti yang tercantum pada Surat Huud ayat 6 yang berbunyi, “Dan tidak satu pun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya. Dia mengetahui tempat kediamannya dan tempat penyimpanannya. Semuanya (tertulis) dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuz)”.

    2. Rezeki karena Berusaha

    Setiap usaha yang kita lakukan untuk mencapai sesuatu akan membuka pintu rezeki. Seperti yang tercantum pada Surat An-Najm ayat 39 yang berbunyi, “Dan bahwa manusia hanya memperoleh apa yang telah diusahakannya”.

    3. Rezeki karena Bersyukur

    Ketika kita bersyukur akan segala sesuatu, niscaya Allah SWT akan melimpahkan rezeki kita.

    Seperti yang tercantum pada Surat Ibrahim ayat 7 yang berbunyi, “Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat”.

    4. Rezeki karena Sedekah

    Selanjutnya adalah pintu rezeki yang didapatkan karena melakukan sedekah. Allah SWT menjanjikan ganjaran bagi orang yang bersedekah.

    Seperti dijelaskan Surat Al-Baqarah ayat 245 “Barang siapa meminjami Allah dengan pinjaman yang baik, maka Allah melipatgandakan ganti kepadanya dengan banyak. Allah menahan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan”.

    5. Rezeki karena Anak

    Kehadiran anak juga menjadi pintu rezeki. Seperti firman Allah pada Surat Al-Isra’ ayat 31 yang berbunyi, “Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut miskin. Kamilah yang memberi rezeki kepada mereka dan kepadamu. Membunuh mereka itu sungguh suatu dosa yang besar”.

    6. Rezeki karena Istighfar

    Bacaan istighfar yang rutin diamalkan juga dapat membuka pintu rezeki.

    Allah SWT menjamin rezeki bagi mereka yang rutin melafalkan istighfar melalui firman-Nya pada Surat Nuh ayat 10-11 yang berbunyi, “…maka Aku berkata (kepada mereka), ‘Mohonlah ampunan kepada Tuhanmu, sungguh, Dia Maha Pengampun, niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu’”.

    7. Rezeki karena Menikah

    Pintu rezeki yang ketuju adalah menikah. Banyak orang percaya bahwa menikah akan mendatangkan rezeki. Pernikahan disebut sebagai ibadah terpanjang yang dilakukan oleh umat Muslim.

    Rezeki karena menikah tercantum pada Surat An-Nuuh ayat 32 yang berbunyi, “Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan.

    Jika mereka miskin, Allah akan memberi kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Mahaluas (pemberian-Nya), Maha Mengetahui.”

    8. Rezeki karena Silaturahmi

    Menjalin tali silaturahmi juga dapat membukakan pintu rezeki. Dalam Islam, kegiatan silaturahmi sangat dianjurkan.

    Seperti hadis dari Abu Hurairah yang berbunyi, “Siapa yang suka dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya hendaklah dia menyambung tali silaturahmi” (HR. Bukhari dan Muslim).

    9. Rezeki Iman dan Takwa

    Keimanan dan ketakwaan yang dimiliki akan membawa kita semakin dekat dengan Allah SWT. Iman dan takwa akan membukakan pintu rezeki yang berkah.

    10. Rezeki Membaca Al-Quran

    Membaca Al-Quran juga menjadi salah satu pintu rezeki bagi umat Muslim. Membaca Al-Quran dengan rutin dan memahami maknanya sangat penting. Jadikanlah Al-Quran sebagai pedoman hidup kita.

    11. Rezeki Berkorban

    Berkorban demi orang lain atau makhluk lainnya akan menjadi pintu kita untuk memperoleh rezeki. Berkorban juga akan mendatangkan pahala.

    12. Rezeki yang Tidak Terduga

    Pintu rezeki yang terakhir adalah rezeki yang tidak terduga. Rezeki ini datang dari arah yang tidak kita sangka-sangka.

    Seperti firman Allah dalam surat Al-Thalaq ayat 2 yang berbunyi, “Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya”.

    Demikianlah doa pembuka 12 pintu rezeki dan penjelasannya. Jangan lupa untuk diamalkan ya, detikers!

    (inf/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kumpulan Doa Menuntut Ilmu, Amalkan sebelum Belajar


    Jakarta

    Umat Islam dianjurkan untuk berdoa dalam mengerjakan segala sesuatu, termasuk ketika menuntut ilmu. Dengan membaca doa, niscaya ilmu yang didapat akan bermanfaat dan berkah.

    Menurut buku Agar Menuntut Ilmu Jadi Mudah susunan Abdul Hamid M Djamil Lc, ilmu berasal dari bahasa Arab, العِلْـمُ yang artinya mengetahui. Kata العِلْـمُ merupakan masdar dari kata عَلِمَ – يَعْلَمُ . Orang yang berilmu disebut alimun (mengetahui).

    Anjuran menuntut ilmu sendiri tercantum dalam sebuah hadits Rasulullah SAW yang berbunyi,


    “Mencari ilmu adalah kewajiban setiap muslim, dan siapa yang menanamkan ilmu kepada yang tidak kayak seperti meletakkan kalung permata, mutiara, dan emas di sekitar leher hewan.” (HR Ibnu Majah)

    Berkaitan dengan itu, ada sejumlah doa menuntut ilmu yang bisa dipanjatkan oleh kaum muslimin. Berikut bacaannya.

    1. Doa Memohon Ilmu yang Bermanfaat

    Mengutip dari buku Amalan Mujarab Pencerdas Otak karya Ipnu Rinto Nugroho, berikut bacaan doa memohon ilmu yang bermanfaat.

    اَللّٰهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً

    Arab latin: Allahumma inni as-aluka ‘ilman naafi’a wa rizqon thoyyibaa wa ‘amalan mutaqobbalaa

    Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik dan amal yang diterima.” (HR Ahmad, Ibnu Majah dan Ibnu As-Sunni)

    2. Doa agar Ditambahkan Ilmu dan Diberikan Pemahaman Luas

    Selain doa menuntut ilmu di atas, ada juga bacaan lainnya yang bisa dipanjatkan seperti dinukil dari buku Cerita dan 50 Doa Sehari-hari Anak Muslim oleh Endang Firdaus dkk.

    رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا، وَارْزُقْنِيْ فَهْمًا

    Arab latin: Robbi zidnii ‘ilmaa, warzuqnii fahmaan

    Artinya: “Ya Tuhanku, tambahkanlah ilmu bagi kami dan berilah keluasan pemahaman.”

    3. Doa Memohon Ilmu, Rezeki, dan Pemahaman

    Kemudian, ada doa lainnya yang bisa dibaca ketika akan menuntut ilmu. Berikut bacaannya yang dikutip dari buku Adab dan Doa Sehari-hari untuk Muslim Sejati karangan Thoriq Aziz Jayana.

    رَضِيْتُ بِاللهِ رَبًّا وَبِالإِسْلَامِ دِيْنًا وَبِمُحَمَّدٍ نَبِيًّا وَرَسُوْلًا رَبِّ زِدْنِيْ عِلْمًا وَارْزُقْنِيْ فَهْمًا

    Arab latin: Rodlitu billahi robba, wabi islaamidina, wabimuhammadin nabiyya warasulla Robbi zidni ilman nafi’a warzuqni fahma

    Artinya: “Aku ridha Allah SWT menjadi Tuhanku, dan Islam menjadi agamaku, dan Muhammad SAW sebagai Nabiku. Ya Tuhanku tambahkanlah kepadaku ilmu, rezeki dan pemahaman.”

    4. Doa agar Diberi Kecerdasan

    Merujuk pada buku yang sama, berikut doa yang dipanjatkan untuk meminta kecerdasan.

    اللَّهُمَّ أَلْهِمْني رُشْدِي ، وَأَعِذْنِي مِنْ شَرِّ نَفْسِي

    Arab latin: Allaahumma alhimnii rusydii wa a’idznii min syarri nafsii

    Artinya: “Ya Allah, ilhamkanlah kepadaku kecerdasan dan lindungilah aku dari kejahatan.”

    5. Doa Memohon agar Diperkaya Ilmu

    Selanjutnya, doa ini dipanjatkan untuk memohon agar diperkaya ilmu oleh Allah SWT. Berikut bacaannya seperti tersemat dalam buku Akidah Akhlak Madrasah Tsanawiyah Kelas VII tulisan Harjan Syuhada dan Fida’ Abdillah.

    اللَّهُمَّ أَغْنِنَا بِالْعِلْمِ وَزَيِّنَّا بِالْحِلْمِ وَأَكْرِمْنَا بِالتَّقْوٰى وَجَمِّلْنَا بِالْعَافِيَةِ

    Arab latin: Allahumma aghnina bil ilmi wazayyinna bil hilmi wa akrimnaa bittaqwa wajammilnaa bil’aafiyah.

    Artinya: “Ya Allah, kayakanlah diri kami dengan ilmu, hiasilah kami dengan kesabaran, muliakan kami dengan takwa, dan baguskanlah kami dengan kesehatan.”

    Itulah sejumlah doa yang bisa dipanjatkan untuk menuntut ilmu. Jangan lupa dibaca, ya!

    (aeb/kri)



    Sumber : www.detik.com

  • Doa Berangkat dan Pulang Sekolah, Amalkan agar Ilmu Berkah


    Jakarta

    Sekolah adalah tempat belajar dan menimba ilmu. Sebagai seorang siswa, doa berangkat dan pulang sekolah sudah seharusnya menjadi bacaan sehari-hari agar ilmu yang didapatkan menjadi berkah.

    Tak hanya itu, membaca doa juga menjadi wujud seorang hamba meminta pertolongan dan perlindungan dari Allah SWT agar senantiasa diberi kemudahan dan kelancaran.

    Rizem Aizid dalam buku Ibadah Para Juara menerangkan bahwa Rasulullah SAW sangat menganjurkan umatnya untuk senantiasa berdoa kepada Allah SWT meski dalam keadaan bahagia, lapang, dan serba kecukupan. Nabi SAW bersabda,


    “Tiada sesuatu yang paling mulia dalam pandangan Allah, selain dari berdoa kepada-Nya, sedang kita dalam keadaan lapang.” (HR Al-Hakim)

    Saat hendak menuntut ilmu di sekolah, umat Islam dapat mengawali dan mengakhirinya dengan membaca doa. Dilansir dari arsip detikHikmah, berikut doa berangkat sekolah yang bisa dibaca dan dihafalkan mulai dari keluar rumah sampai ketika hendak memulai pelajaran.

    Doa Berangkat Sekolah

    1. Doa Berangkat Sekolah saat Keluar Rumah

    بِسْمِ اللهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللهِ، لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ

    Latin: Bismillahi tawakkaltu ‘alallah, laa haula wa laa quwwata illaa billaah

    Artinya: “Dengan nama Allah (aku keluar). Aku bertawakal (berserah diri) kepada Allah, tiada daya upaya melainkan dengan izin Allah.” (HR Tirmidzi dari Anas bin Malik)

    2. Doa Memohon Keselamatan Dunia Akhirat

    اَللهُمَّ اِنَّا نَسْئَلُكَ سَلاَمَةً فِى الدِّيْنِ وَعَافِيَةً فِى الْجَسَدِ وَزِيَادَةً فِى الْعِلْمِ وَبَرَكَةً فِى الرِّزْقِ وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ وَرَحْمَةً عِنْدَ الْمَوْتِ وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ. اَللهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا فِىْ سَكَرَاتِ الْمَوْتِ وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ وَالْعَفْوَ عِنْدَ الْحِسَابِ

    Latin: Allahumma inna nas aluka salamatan fiddiini wa ‘aafiyatan fil jasadi waziaadatan fil ilmi wabarakatan firrizqi wataubatan qablal maut warahmatan ‘indal maut wamaghfiratan ba’dal maut allahumma hawwin alainaa fii sakaraatil maut wa najjata minanaari wal’afwa indal hisaab

    Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu keselamatan ketika beragama, kesehatan badan, limpahan ilmu, keberkahan rezeki, taubat sebelum datangnya maut, rahmat pada saat datangnya maut, dan ampunan setelah datangnya maut.”

    3. Doa Naik Kendaraan

    بِاسْمِ اللَّهِ .الْحَمْدُ لِلَّهِ

    سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنقَلِبُون

    (3x) الْحَمْدُ لِلَّهِ

    (3x) اللَّهُ أَكْبَرُ

    سُبْحَانَكَ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي، فَاغْفِرْ لِي، فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ

    Latin: Bismillah. Alhamdulillah. Subhaanal-ladzii sakh-khoro lanaa haadzaa wa maa kunnaa lahu muqriniin. Wa innaa ilaa robbinaa lamunqolibuun. Alhamdulillah (3x). Allaahu akbar (3x). Subhanaka inni zhalamtu nafsi, faghfirli, fa innahu la yaghfirudz-dzunuba illaa anta

    Artinya: “Dengan nama Allah. Segala puji bagi Allah. Maha Suci Rabb yang menundukkan kendaraan ini untuk kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya. Dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Rabb kami (di hari kiamat). Segala puji bagi Allah (3x). Allah Maha Besar (3x). Maha Suci Engkau Ya Allah, sesungguhnya aku menganiaya diriku, maka ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yang mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau.” (HR Abu Dawud dan Tirmidzi).

    4. Doa sebelum Belajar

    رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا، وَارْزُقْنِيْ فَهْمًا وَاجْعَلْنِيْ مِنَ الصَّالِحِيْنَ

    Latin: Robbi zidnii ‘ilmaa, warzuqnii fahmaa, waj’alnii minash-sholihiin

    Artinya: “Ya Tuhanku, tambahkan lah ilmu kepadaku, dan berilah aku karunia untuk dapat memahaminya, Dan jadikan lah aku termasuk golongannya orang-orang yang soleh.”

    Doa Pulang Sekolah

    Adapun beberapa doa setelah belajar dan doa pulang sekolah yang bisa diamalkan, dirangkum dari buku Kitab Lengkap Shalat, Shalawat, Zikir, dan Doa karya Ibnu Watiniyah dan buku Zikir Lengkap Pagi-Sore karya Ahmad Rasyid, di antaranya:

    1. Doa Pertama

    اللهُمَّ انْفَعْنَا بِمَا عَلَّمْتَنَا وَعَلَّمْنَا الَّذِي يَنْفَعُنَا وَزِدْنَا عِلْمًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى كُلِّ حَالٍ

    Latin: Allaahumman fa’naa bimaa ‘allamtanaa wa ‘allimnaal ladzii yanfa’unaa wa zidnaa ‘ilmaan walhamdulillaahi ‘alaa kulli haalin

    Artinya: “Ya Allah, berilah kami kemanfaatan bagi apa yang telah Engkau ajarkan pada kami. Ya Allah ajarkanlah pada kami sesuatu yang bermanfaat bagi kami dan tambahkanlah ilmu pada kami segala puji hanya milik Allah pada setiap saat.”

    2. Doa Kedua

    سُبْحَنَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ اسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ الَيْكَ

    Latin: Subhaanaka allaahumma wa bihamdika asyhadu allaa ilaaha illaa anta asytaghfiruka wa atuubu ilaika

    Artinya: “Maha suci Engkau, saya bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Engkau, saya mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.”

    3. Doa Ketiga

    اللَّهُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنَا اتَّبَاعَهُ وَأَرِنَا الْبَاطِلَ بَاطِلاً وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ

    Latin: Allahumma arinal haqqa haqqa warzugnat tiba’ah wa arinal batila batila warzuqaj tinabah

    Artinya: “Ya Allah, tunjukkanlah kepada kami kebenaran sehingga kami dapat selalu mengikutinya. Dan tunjukkanlah kepada kami sesuatu yang salah (batil) sehingga kami dapat selalu menjauhinya.”

    4. Doa Keempat

    اللَّهُمَّ إِنِّي اسْتَوْدَعْتُكَ مَا عَلَّمْتُهُ فَرْدُدُهُ لِي عِنْدَ حَاجَتِيْ إِلَيْهِ يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ

    Latin: Allaahumma innii istauda’tuka maa ‘allamtuhuu faardud-hu lii ‘indaa haajatii ilaihi yaa rabbal ‘aalamiin

    Artinya: “Ya Allah, aku titipkan kepada-Mu apa yang telah aku pelajari, maka aku mohon kembalikanlah kepadaku ketika aku membutuhkannya, wahai Tuhan semesta alam.”

    (kri/kri)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Hadits tentang Niat Beserta Fungsinya dalam Ajaran Islam


    Jakarta

    Hadits tentang niat menjadi bukti bahwa niat dijadikan dasar atau pondasi dari segala perbuatan manusia. Bahkan, niat dijadikan syarat sah suatu amalan.

    Menurut buku Fiqih Niat oleh Dr Umar Sulaiman al-Asyqar, makna dari niat sendiri ialah tujuan. Imam Nawawi mendefinisikan niat sebagai menuju ke sesuatu dan berkeinginan untuk melakukannya. Singkatnya, niat diartikan sebagai suatu tujuan dan keinginan.

    Bahkan, dalam sebuah hadits dikatakan bahwa segala sesuatu bergantung pada niatnya. Dari Umar bin Khattab, Rasulullah SAW bersabda,


    “Sesungguhnya amal perbuatan itu diiringi dengan niat, dan sesungguhnya bagi setiap insan akan memperoleh menurut apa yang diniatkan. Barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka dibenarkan hijrahnya itu oleh Allah dan Rasul-Nya. Dan barang siapa hijrahnya untuk dunia yang hendak diperoleh atau wanita yang hendak dipersunting, maka ia akan mendapatkan apa yang diingini itu saja,” (HR Bukhari dan Muslim)

    Selain hadits di atas, masih ada sejumlah hadits lainnya yang membahas tentang niat seperti dirangkum dari Al Akhbar – Seputar Kita susunan Ir Tebyan A’maari Amachalli MM dan Fiqih Islam wa Adilatuhu Jilid 1 karya Prof Dr Wahbah Az-Zuhaili.

    7 Hadits tentang Niat

    1. Hadits tentang Niat Berbuat Baik

    Diriwayatkan oleh Ibnu Abbas RA, Nabi Muhammad bersabda,

    “Sesungguhnya Allah menulis kebaikan-kebaikan dan kesalahan-kesalahan kemudian menjelaskannya. Barangsiapa berniat melakukan kebaikan tetapi dia tidak (jadi) melakukannya, Allah tetap menuliskanya sebagai satu kebaikan sempurna di sisi-Nya. Jika ia berniat berbuat kebaikan kemudian mengerjakannya, Allah menulisnya di sisi-Nya sebagai sepuluh kebaikan hingga 700 kali lipat sampai kelipatan yang banyak. Barangsiapa berniat berbuat buruk tetapi dia tidak jadi melakukannya, Allah menulisnya di sisi-Nya sebagai satu kebaikan yang sempurna. Dan barangsiapa berniat berbuat kesalahan kemudian mengerjakannya, maka Allâh menuliskannya sebagai satu kesalahan,” (HR Bukhari dan Muslim)

    2. Hadits tentang Niat akan Melapangkan Rezeki dan Pertolongan Allah

    “Barangsiapa yang mengambil harta orang lain (berutang) dengan maksud mengembalikannya, maka Allah akan membayarkannya. Siapa yang mengambil harta orang lain dengan maksud untuk merusaknya, maka Allah akan merusak orang itu,” (HR Bukhari)

    3. Hadits tentang Niat Baik dan Buruk Mempengaruhi Kehidupan Dunia dan Akhirat

    “Siapa yang menjadikan seluruh tujuannya menjadi satu cita-cita, yaitu cita-cita akhirat, Allah mencukupi tujuan dunianya. Siapa yang tujuannya bercabang cabang dalam berbagai masalah dunia, Allah tidak akan peduli di lembah mana ia meninggal,” (HR Ibnu Majah, sanad haditsnya hasan li ghairih)

    4. Hadits tentang Niat Baik Mengubah Adat Menjadi Ibadah

    Maksud dari poin ini ialah para suami yang menafkahi keluarganya karena Allah atau menggauli sang istri dengan niat menjaga agamanya, menyenangkan hati istri, atau demi memperoleh keturunan berarti ia telah berbuat taat dengan pernikahannya tersebut.

    Dalam sebuah riwayat dari Abu Mas’ud, Nabi Muhammad bersabda,

    “Sesungguhnya seorang muslim ketika menafkahi keluarganya dengan harapan pahala Allah, ia akan menjadi shadaqah buatnya,” (Muttafaq ‘Alaih)

    5. Hadits tentang Meraih Hasil atas Niat

    “Engkau dapati apa yang engkau niatkan wahai Yazid. Sedangkan, wahai Ma’an, engkau boleh mengambil apa yang engkau dapati,” (HR Bukhari)

    6. Hadits tentang Niat Lebih Penting Ketimbang Amal

    “Niat seorang mukmin lebih utama daripada amalnya,” (HR Al-Baihaqi)

    7. Hadits tentang Pahala dan Siksa Mulanya dari Niat

    Dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda,

    “Sesungguhnya Allah SWT mengampuni umatku dari apa saja yang terbesit dalam hatinya, selagi belum terucap atau belum terlaksana,”

    Apa Fungsi Niat?

    Merujuk pada buku yang sama yaitu Al Akhbar – Seputar Kita, setidaknya ada dua fungsi niat menurut Islam. Pertama yaitu membedakan ibadah satu dengan ibadah lainnya atau membedakan ibadah dengan kebiasaan yang kerap dilakukan.

    Lalu yang kedua niat juga berfungsi membedakan tujuan seorang muslim dalam mengerjakan ibadah. Entah ia beribadah dengan niat mengharap ridha Allah atau karena selain-Nya, seperti mengharap materi, pujian, jabatan, dan semacamnya.

    Itulah sejumlah hadits tentang niat beserta fungsinya dalam ajaran Islam. Semoga bermanfaat.

    (aeb/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Kumpulan Doa Pagi Hari Islam, Yuk Amalkan!


    Jakarta

    Doa pagi hari Islam termasuk ke dalam amalan yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW. Terlebih, pagi hari termasuk ke dalam waktu berkah sebagaimana sabda Rasulullah yang berbunyi:

    “Ya Allah, berkahilah umatku di waktu paginya,” (HR Abu Daud)

    Pagi hari menjadi waktu yang tepat untuk memulai kegiatan karena tenaga, waktu dan pikiran dipersiapkan untuk menjalani hari. Selain itu, di waktu tersebut orang-orang juga disibukkan dengan segala urusan duniawi.


    Karenanya, agar aktivitas yang dijalankan lancar dan berkah ada sejumlah doa yang bisa dipanjatkan. Imam Nawawi melalui Kitab Al-Adzkar mengatakan berdoa di pagi hari termasuk ke dalam kebiasaan Rasulullah SAW.

    Dari Abu Iyasy mengatakan Nabi Muhammad bersabda,

    “Barang siapa ketika pagi hari mengucapkan, ‘Tiada Tuhan selain Allah yang Maha Esa dan tiada sekutu bagi-Nya, hanya bagi-Nya kekuasaan dan hanya bagi-Nya segala puji. Dialah yang Maha Kuasa atas segala sesuatu,’ maka dia berhak mendapatkan pahala sebesar memerdekakan hamba sahaya dari keturunan Ismail, dituliskan sepuluh kebaikan baginya, dihapuskan sepuluh keburukan darinya, diangkat sepuluh derajat baginya, dan dia senantiasa terjaga dari setan hingga petang. Apabila dia mengucapkannya menjelang petang, maka dia berhak mendapatkan pahala yang sama hingga menjelang pagi” (Hadits ini dianggap shahih oleh Al-Albani dalam Shahih Abu Dawud)

    Lantas, apa saja doa pagi hari Islam yang bisa dipanjatkan?

    Kumpulan Doa Pagi Hari Islam yang Bisa Dibaca

    1. Doa Pagi Hari Islam sebagai Rasa Syukur

    Disebutkan oleh Imam Nawawi melalui Kitab Induk Doa, berikut doa pagi hari Islam yang dibaca Rasulullah dan dapat dipanjatkan setiap pagi.

    اللَّهُمَّ مَا أَصْبَحَ بِيَمِنْ نِعْمَةٍ فَمِنْكَ وَحْدَكَ لا شَرِيكَ لَكَ، لَكَ الْحَمْدُ وَلَكَ الشكر

    Arab latin: Allaahumma maa ashbaha bii, min ni’matin fa minka wahdaka laa syariikalak, lakal hamdu wa lakasy-syukru

    Artinya: “Ya Allah, aku tidak menjumpai pagi hari kecuali karena nikmat-Mu, Tuhan Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Mu, bagimu segala puji dan syukur,”

    Membaca doa tersebut di pagi hari tergolong sebagai rasa syukur kepada Allah. Lalu, jika kembali dibaca pada sore hari, maka terhitung rasa syukurnya sampai malam hari.

    2. Doa Pagi Hari Islam Memohon Kesehatan

    Selanjutnya ada juga doa pagi hari Islam yang dipanjatkan untuk memohon kesehatan dan terhindar dari kefakiran. Imam Nawawi meriwayatkan dalam Sunan Abu Dawud, bahwa doa tersebut berasal dari Abdurrahman bin Abu Bakrah,

    اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي بَدَنِي اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي سَمْعِي اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي بَصَرِي اللَّهُمَّ إنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الكُفْرِ وَالْفَقْرِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ.

    Arab latin: Allahumma afini fi badani allahumma afini fi sam’i allahumma afini fi bashari Allahumma inni a’udzu bika minal kufri wal faqri. Allahumma inni a’udzu bika min ‘adzabil qabri. La ilaha illa anta.

    Artinya: “Ya Allah, sehatkanlah tubuhku. Ya Allah, sehatkanlah pendengaranku. Ya Allah, sehatkanlah pandangan mataku. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kekufuran dan kefakiran. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur. Tiada tuhan selain Engkau,”

    3. Doa Pagi Hari Islam sesuai Hadits Rasulullah

    Berdasarkan hadits dalam Shahih Abu Dawud yang telah dibahas sebelumnya, berikut bunyi bacaan doa pagi hari Islam yang dapat dipanjatkan.

    لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

    Arab latin: Laa ilaha illallah wahdahu laa syarikalah lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir

    Artinya: “Tiada Tuhan selain Allah yang Maha Esa dan tiada sekutu bagi-Nya, hanya bagi-Nya kekuasaan dan hanya bagi-Nya segala puji. Dialah yang Maha Kuasa atas segala sesuatu,”

    4. Doa Pagi Hari Islam agar Sejahtera Dunia Akhirat

    Selain bacaan di atas, ada juga doa yang dapat dipanjatkan untuk memohon kesejahteraan di dunia dan akhirat setiap pagi serta sore. Doa ini tertulis dalam Kitab Sunan Abu Dawud, Sunan An-Nasa’i, dan Sunan Ibnu Majah dari Ibnu Umar RA. Berikut bunyinya,

    اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَافِيَةَ في الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ، اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي دِينِي وَدُنْيَايَ وَأَهْلِي وَمَالِي، اَللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِيْ وَآمِنْ رَوْعَاتِي. اللَّهُمَّ احْفَظْنِيْ مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ وَمِنْ خَلْفِيَّ وَعَنْ يَمِيْنِي وَعَنْ شِمَالِي وَمِنْ فَوْق وَأَعُوذُ بِعَظَمَتِكَ أَن أُغْتَالَ مِنْ تَحْتِي

    Arab latin: Allaahumma innii as-alukal ‘aafiyah fid dunya wal aakhirah, allaa- humma innii as-alukal ‘afwa wal’aafiyah fii diinii wa dun-yaya wa ahlii wa maalii, allaahummastur ‘auraatii wa aamin rau’aatii, allaahummah fadhnii min baini yadayya wa min khalfii wa ‘an yamiinii wa ‘an syimaali wa min fauqii wa a’udzu bi ‘adhamatika an ughtala min tahtii

    Artinya: “Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu kesejahteraan di dunia dan akhirat, ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu maaf, dan kesejahteraan dalam agamaku, duniaku, keluargaku, dan hartaku. Ya Allah, semoga Engkau menutupi keburukanku, dan amankanlah aku dari rasa takut. Ya Allah, semoga Engkau jaga aku dari arah sampingku, dari arah belakangku, depanku, dan dari arah atasku, dan aku berlindung dengan keagungan-Mu dari tertiup keburukan dari bawahku (gempa bumi),”

    Amalan Pagi yang Bisa Dikerjakan Umat Islam

    Selain bacaan doa, ada sejumlah amalan pagi yang dapat dikerjakan oleh umat Islam. Apa saja? Berikut bahasannya.

    1. Tadarus Al-Qur’an

    Tadarus atau membaca Al-Qur’an bisa dilakukan usai mengerjakan salat Subuh. Sebab, pada waktu tersebut suasana tergolong tenang sehingga kaum muslimin bisa lebih fokus.

    Menukil dari buku Ajaibnya Bangun Pagi, Subuh, Dhuha & Mengaji di Pagi Hari susunan Muhammad Ainur Rasyid, penghafal Al-Qur’an dapat memanfaatkan waktu Subuh untuk melakukan muroja’ah atau mengulang hafalan. Dengan demikian, hafalan ayat Al-Qur’an tidak akan hilang dan tetap mendapat pahala.

    2. Salat Dhuha

    Amalan selanjutnya adalah salat Dhuha. Dikatakan, salat Dhuha dapat menjadi amalan yang membuka pintu rezeki.

    Meski tergolong ke dalam ibadah yang hukumnya sunnah muakkad, Rasulullah SAW selalu mengerjakan salat Dhuha semasa hidupnya. Diriwayatkan Muslim dari hadits Aisyah RA, dia berkata:

    “Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam sholat Dhuha sebanyak empat (rakaat), kadang beliau menambah sesuai keinginannya,”

    3. Berzikir

    Terkait zikir di pagi hari, Allah SWT berfirman dalam surat Al Ahzab ayat 41-42,

    يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا اللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا * وَسَبِّحُوهُ بُكْرَةً وَأَصِيلا

    Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan petang,”

    Demikian kumpulan doa pagi hari Islam yang bisa dipanjatkan beserta informasi terkaitnya. Jangan lupa diamalkan ya!

    (aeb/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Ucapan Terakhir Jelang Kematian yang Jadikan 8 Pintu Surga Terbuka



    Jakarta

    Surga disebut memiliki sejumlah pintu yang kelak dimasuki oleh para penghuninya. Menurut sebuah riwayat, ada ucapan menjelang kematian yang bisa membukakan pintu-pintu surga dan membuatnya bebas masuk lewat pintu mana saja.

    Riwayat ini disebutkan dalam Kitab Ash-Shahihain sebagaimana dinukil Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah dalam Kitab Shifat Al-Jannah wa ma ‘A’adda Allahu li Ahliha min An-Na’im. Dari Ubadah bin Shamit RA, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda,

    “Barang siapa yang mengatakan ‘aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa tanpa ada sekutu bagi-Nya dan bahwa Muhammad adalah hamba-Nya dan utusan-Nya, dan bahwa Isa adalah hamba Allah, rasul-Nya dan kalimat-Nya yang Allah sampaikan kepada Maryam serta merupakan roh dari-Nya, bahwa surga itu benar adanya dan neraka itu benar adanya’, maka Allah memasukkannya melalui pintu mana pun yang ia mau di antara pintu-pintu surga yang delapan.”


    Dalam redaksi lain disebutkan, “Allah memasukkannya ke dalam surga, bagaimanapun keadaan amalnya.”

    Masih dalam Ash-Shahihain, terdapat pula hadits serupa yang berasal dari Abu Dzar RA. Ia berkata, Rasulullah SAW bersabda,

    “Aku didatangi satu utusan yang datang dari Tuhanku, lalu ia memberitahuku bahwa barang siapa yang mati di antara umatmu dalam keadaan tidak menyekutukan sesuatu pun maka ia masuk surga.” Lalu aku bertanya, “Meskipun ia berzina dan meskipun ia mencuri?” Utusan itu menjawab, “Meskipun ia berzina dan meskipun ia mencuri.”

    Balasan surga bagi orang yang mengesakan Allah SWT juga diterangkan dalam Kitab Shahih Muslim. Diceritakan, Rasulullah SAW memberikan dua sandal beliau kepada Abu Hurairah RA, lalu beliau bersabda,

    “Pergilah dengan kedua sandalku ini. Barang siapa yang engkau temui di balik kebun ini, yang bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah dengan meyakininya, maka sampaikanlah kabar gembira tentang surga kepadanya.”

    Rauh bin Ubadah turut meriwayatkan dari Habib in Asy-Syahid, dari Hasan yang berkata, “Harga surga adalah kalimat La Ilaha Illa Allah (tiada tuhan selain Allah).”

    Riwayat tersebut juga termuat dalam Kitab Shifah Al-Jannah karya Abu Nuaim dari jalur Aban, dari Anas. Ia berkata, “Seorang Arab Badui datang menemui Rasulullah SAW dan bertanya, ‘Apa ada harganya surga?’ Rasulullah SAW menjawab, ‘Kalimat La Ilaha illa Allah (tiada tuhan selain Allah).’”

    Ada banyak riwayat yang menguatkan hal itu. Salah satunya, seperti yang tercantum dalam Kitab Al-Musnad dan Sunan Abi Dawud, Muadz bin Jabal RA mengatakan bahwa ia mendengar Rasulullah SAW bersabda,

    مَنْ مَاتَ وَهُوَ يَعْلَمُ أَنَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ دَخَلَ الجنَّةَ

    Artinya: “Barang siapa yang mati dalam keadaan mengetahui bahwa tiada tuhan selain Allah maka ia masuk surga.”

    Wallahu a’lam.

    (kri/erd)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Doa Setelah Menuntut Ilmu, Bisa Dibaca Sesudah Belajar



    Jakarta

    Bacaan doa setelah menuntut ilmu sudah seharusnya diketahui dan dihafalkan oleh umat Islam. Menuntut ilmu atau belajar termasuk salah satu kewajiban umat manusia.

    Selain itu, setiap muslim juga dianjurkan untuk senantiasa berdoa dalam sehari-hari sebagai sarana untuk berkomunikasi dan meminta permohonan kepada Allah SWT.

    Termasuk ketika hendak memulai dan mengakhiri kegiatan belajar, membaca doa sangatlah dianjurkan agar diberi kemudahan dalam menyerap ilmu yang telah dipelajari serta supaya ilmu tersebut dapat membawa keberkahan.


    Hadits riwayat Ibnu Majah menunjukkan Rasulullah SAW menyatakan bahwa menuntut ilmu adalah kewajiban setiap muslim,

    طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ وَوَاضِعُ الْعِلْمِ عِنْدَ غَيْرِ أَهْلِهِ كَمُقَلِّدِ الْخَنَازِيرِ الْجَوْهَرَ وَاللُّؤْلُؤَ وَالذَّهَبَ

    Artinya: Mencari ilmu adalah kewajiban bagi setiap muslim, dan siapa saja yang meletakkan ilmu tidak pada tempatnya, maka ibarat kalung permata, mutiara, dan emas yang diikatkan pada seekor babi.

    Dalam hadits lain juga menerangkan pentingnya menuntut ilmu sebagai berikut.

    مَنْ خَرَجَ فِى طَلَبُ الْعِلْمِ فَهُو َفِى سَبِيْل ِاللهِ حَتَّى يَرْجِعَ

    Artinya: Barang siapa yang keluar untuk menuntut ilmu, maka ia berada di jalan Allah hingga ia pulang. (HR. Tirmidzi)

    Sebelum mulai menuntut ilmu, umat muslim dapat mengawalinya dengan membaca doa sebagaimana dikutip dari buku Kumpulan Doa Mustajab Sepanjang Hayat karya Nurdin Hasan sebagai berikut:

    رَضَيْتُ بالله رَبَّ وَبِالاسْلامِ دِينًا وَبِمُحَمَّد نَبِيًّا وَرَسُوْلاً رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِّسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي رَبِّي زِدْنِي عِلْمًا

    Latin: Radhiitu billaahi robba wa bil islaami diinaa wa bi muhammadin nabiyyaw warasuulaa. Robbisy rohli shadri wa yassirlii amrii wahlul ‘uqdatam mil lisaanii yafqahuu qaulii robbii zidnii ilman.

    Artinya: “Aku ridha Allah sebagai Tuhanku, Islam itu sebagai agamaku, dan Nabi Muhammad iitu sebagai Nabi dan Utusan Allah. Ya Allah, lapangkanlah dadaku dan mudahkanlah urusanku dan lepaskanlah kekakuan lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku, ya Allah tambahkanlah ilmuku.”

    Sesudah belajar, umat muslim dapat mengakhirinya dengan membaca doa pula. Lantas, seperti apa bacaan doa setelah menuntut ilmu? Melansir dari berbagai sumber, berikut ini beberapa bacaan doa setelah menuntut ilmu yang bisa diamalkan.

    Bacaan Doa Setelah Menuntut Ilmu

    1. Doa Pertama

    سُبْحَنَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ اسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ الَيْكَ

    Latin: Subhaanaka allaahumma wa bihamdika asyhadu allaa ilaaha illaa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika.

    Artinya: “Maha suci Engkau, saya bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Engkau, saya mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.”

    2. Doa Kedua

    اللَّهُمَّ إِنِّي اسْتَوْدَعْتُكَ مَا عَلَّمْتُهُ فَرْدُدُهُ لِي عِنْدَ حَاجَتِيْ إِلَيْهِ يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ

    Latin: Allaahumma innii istauda’tuka maa ‘allamtuhuu faardud-hu lii ‘indaa haajatii ilaihi yaa rabbal ‘aalamiin.

    Artinya: “Ya Allah, aku titipkan kepada-Mu apa yang telah aku pelajari, maka aku mohon kembalikanlah kepadaku ketika aku membutuhkannya, wahai Tuhan semesta alam.”

    3. Doa Ketiga

    اللهُمَّ انْفَعْنَا بِمَا عَلَّمْتَنَا وَعَلَّمْنَا الَّذِي يَنْفَعُنَا وَزِدْنَا عِلْمًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى كُلِّ حَالٍ

    Latin: Allaahumman fa’naa bimaa ‘allamtanaa wa ‘allimnaal ladzii yanfa’unaa wa zidnaa ‘ilmaan walhamdulillaahi ‘alaa kulli haalin.

    Artinya: “Ya Allah, berilah kami kemanfaatan bagi apa yang telah Engkau ajarkan pada kami. Ya Allah ajarkanlah pada kami sesuatu yang bermanfaat bagi kami dan tambahkanlah ilmu pada kami segala puji hanya milik Allah pada setiap saat.”

    4. Doa Keempat

    اللَّهُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنَا اتَّبَاعَهُ وَأَرِنَا الْبَاطِلَ بَاطِلاً وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ

    Latin: Allahumma arinal haqqa haqqa warzugnat tiba’ah wa arinal batila batila warzuqaj tinabah.

    Artinya: “Ya Allah, tunjukkanlah kepada kami kebenaran sehingga kami dapat selalu mengikutinya. Dan tunjukkanlah kepada kami sesuatu yang salah (batil) sehingga kami dapat selalu menjauhinya.”

    5. Doa Kelima

    اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً

    Latin: Alllaahumma innii as-aluka ‘ilman naafi’an wa rizqon toyyiban wa ‘amalan mutaqobbalan.

    Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amal yang tidak tertolak.”

    Itulah beberapa bacaan doa setelah menuntut ilmu yang bisa diamalkan sehari-hari. Semoga bermanfaat ya, detikers!

    (dvs/dvs)



    Sumber : www.detik.com

  • Doa Setelah Sholat Subuh agar Dosa Diampuni dan Rezeki Lancar


    Jakarta

    Waktu subuh memiliki banyak keutamaan. Membaca doa setelah sholat Subuh pun memiliki kelebihan dibanding waktu lainnya. Berikut ini sejumlah doa setelah sholat Subuh yang bisa kamu amalkan.

    Keutamaan doa berikut ini antara lain agar dosa diampuni dan tidak digoda setan. Doa lainnya yakni agar rezeki dilancarkan. Simak juga ayat-ayat Al-Quran yang dikaitkan dengan waktu subuh.

    Doa Setelah Sholat Subuh, Bacaan Latin, dan Artinya

    Berikut ini tiga amalan doa setelah sholat Subuh lengkap dengan huruf Arab, beserta bacaan latin dan artinya.


    1. Doa agar Dosa-dosa Diampuni

    اللَّهُمَّ إِنِّي أَصْبَحْتُ أُشْهِدُكَ وَأُشْهِدُ حَمَلَةَ عَرْشِكَ وَمَلَائِكَتَكَ وَجَمِيعَ خَلْقِكَ أَنَّكَ أَنْتَ اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُكَ وَرَسُولُكَ

    “Allahumma inni ashbathu usyhiduka wa usyhidu hamalata ‘arsyika wa malaikatika wa jami’a khalqika annaka antallahu la ilaha illa anta wa anna Muhammadan ‘abduka wa rasuluka.”

    Artinya:

    “Ya Allah, di pagi hari kami bersaksi kepada-Mu, para penghuni Singgasana-Mu, para malaikat-Mu, dan seluruh makhluk-Mu bahwa Engkaulah Allah yang tiada tuhan yang berhak disembah selain Engkau, Engkau Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Mu, dan Muhammad adalah hamba-Mu dan Rasul-Mu,”

    Keutamaan:

    Dikutip dari sunnah.com, diriwayatkan dari Anas Ibn Malik, Nabi bersabda: Jika seseorang mengucapkan di pagi hari:

    “Ya Allah, di pagi hari kami bersaksi kepada-Mu, para penghuni Singgasana-Mu, para malaikat-Mu, dan seluruh makhluk-Mu bahwa Engkaulah Allah yang tiada tuhan yang berhak disembah selain Engkau, Engkau Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Mu, dan Muhammad adalah hamba-Mu dan Rasul-Mu,”

    Maka Allah akan mengampuni dosa-dosa yang ia perbuat pada hari itu, dan jika ia mengulangi perbuatan itu pada sore harinya. Allah akan mengampuni dosa-dosa yang dilakukannya pada malam itu. (HR Abu Dawud dari Kitab Sunan Abi Dawud 5078).

    2. Doa agar Tidak Digoda Setan

    Selain doa di atas, bisa juga membaca Surat Al-Ikhlas dalam rangkaian doa setelah sholat Subuh agar tidak digoda setan.

    Dalam Kitab Al-Mawaizh Al-Usfuriyah yang dilansir dari nuponorogo.or.id, Syaikh Muhammad bin Abu Bakar Ushfury menjelaskan keutamaan dari membaca Surat Al-Ikhlas sebanyak 10 kali setelah sholat Subuh.

    Diriwayatkan dari Ali bin Abu Tholib, Nabi bersabda:

    “Barang siapa membaca Surat Al-Ikhlas setelah sholat Subuh sebanyak 10 kali maka tidak ada suatu dosa yang menimpanya pada hari itu meskipun setan berusaha menggodanya. Surat Al-Ikhlas adalah Surat Makkiyyah (yang diturunkan ketika Rasulullah berada di Mekkah).”

    Berikut bacaan Surat Al-Ikhlas beserta artinya

    1. قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ

    “qul huwallāhu aḥad”
    Artinya: Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.

    2. اَللّٰهُ الصَّمَدُۚ

    “allāhuṣ-ṣamad”
    Artinya: Allah tempat meminta segala sesuatu.

    3. لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْۙ

    “lam yalid wa lam yụlad”
    Artinya: (Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan.

    4. وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌ

    “wa lam yakul lahụ kufuwan aḥad”
    Artinya: Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia.

    3. Doa agar Rezeki Dilancarkan

    Dalam buku Amalan-amalan untuk Mempercepat Datangnya Rezeki oleh Nasrudin, dijelaskan amalan doa lain yang dapat dilakukan setelah sholat Subuh agar rezeki dilancarkan, yaitu:

    اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ رَزَقَنِيْ هَذَا مِنْ خَيْرٍ حَوْلٍ مِنِّي وَلَاقُوَّةٍ، اَللَّهُمَّ بَارِكْ فِيْهِ

    “Alhamdu lillaahil ladzii rozaqonii haadzaa min ghoiri haulin minnii wa laa quwwatin, Alloohumma baarik fiihi.”

    Artinya: “Segala puji bagi Allah, yang telah memberikan rezeki kepadaku dengan tidak ada daya dan kekuatan bagiku. Ya Allah, semoga Engkau berkahi rezeki kepunyaanku.”

    Ayat Mengenai Keutamaan Waktu Subuh

    Keutamaan waktu subuh disebutkan dalam sejumlah ayat dalam Al-Quran. Berikut beberapa ayat tersebut:

    QS Ar-Rum 17

    فَسُبۡحَٰنَ ٱللَّهِ حِينَ تُمۡسُونَ وَحِينَ تُصۡبِحُونَ

    “fa sub-ḥānallāhi ḥīna tumsụna wa ḥīna tuṣbiḥụn”

    Artinya: “Maka bertasbihlah kepada Allah di waktu petang dan pagi.”

    Berdasarkan terjemahan Muhsin Khan yang dikutip dari situs My Islam, yang dimaksud petang adalah waktu magrib dan isya, sedangkan waktu pagi adalah waktu subuh.

    QS Qaf 39

    فَٱصۡبِرۡ عَلَىٰ مَا يَقُولُونَ وَسَبِّحۡ بِحَمۡدِ رَبِّكَ قَبۡلَ طُلُوعِ ٱلشَّمۡسِ وَقَبۡلَ ٱلۡغُرُوبِ

    “Faṣbir ‘alā mā yaqụlụna wa sabbiḥ biḥamdi rabbika qabla ṭulụ’isy-syamsi wa qablal-gurụb

    Artinya: Maka bersabarlah kamu atas apa yang mereka katakan, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya (yaitu salat Subuh, Zuhur, dan Asar).

    Nah, demikian tadi doa setelah sholat Subuh yang dapat kamu amalkan setiap hari. Ada doa agar dosa diampuni, agar tidak digoda setan, hingga doa agar rezeki lancar. Wallahu a’lam.

    (bai/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Bacaan Doa Nabi Sulaiman untuk Memohon Kekayaan hingga Menundukkan Wanita


    Jakarta

    Menjadi kaya raya mungkin merupakan impian banyak orang. Dikutip dari e-book bertajuk Rahasia Kekayaan Nabi Sulaiman oleh Muhammad Gufron Hidayat, di dalam Al-Quran Nabi Sulaiman merupakan gambaran orang terkaya di muka bumi.

    Dengan kekayaannya, Nabi Sulaiman justru semakin bertakwa kepada Allah SWT. Nabi Sulaiman selalu memanjatkan doa kepada Allah sebagai salah satu cara untuk menjunjung tinggi kalimah Allah SWT.

    Ingin meneladani Nabi Sulaiman? Simak beberapa bacaan doa Nabi Sulaiman beserta latin dan artinya, yang juga diabadikan Allah dalam Al-Quran berikut ini.

    Kumpulan Doa Nabi Sulaiman

    Nabi Sulaiman dikenal sebagai nabi yang memiliki sejumlah kemuliaan seperti kekayaan, kemampuannya dalam berbicara dengan hewan dan jin, serta penaklukannya kepada Ratu Bilqis.


    Kita wajib meneladani sifat Nabi Sulaiman yang selalu bersyukur dan tidak pernah sombong atas segala kenikmatan yang Allah berikan padanya. Berikut ini beberapa doa Nabi Sulaiman yang tertuang dalam Al-Quran.

    1. Doa Nabi Sulaiman Memohon Kekayaan

    Dikutip dari e-book bertajuk Cara Kaya Seperti Nabi Sulaiman oleh Ahmad Zainal Abidin, doa Nabi Sulaiman memohon kekayaan agar rezeki mengalir setiap hari tertuang dalam QS Shaad Ayat 35, Allah berfirman:

    قَالَ رَبِّ ٱغْفِرْ لِى وَهَبْ لِى مُلْكًا لَّا يَنۢبَغِى لِأَحَدٍ مِّنۢ بَعْدِىٓ ۖ إِنَّكَ أَنتَ ٱلْوَهَّابُ

    Qāla rabbigfir lī wa hab lī mulkal lā yambagī li`aḥadim mim ba’dī, innaka antal-wahhāb

    Artinya: Ia berkata: “Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang juapun sesudahku, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi”. (QS Shaad: 35).

    2. Doa Nabi Sulaiman Untuk Tetap Mensyukuri Nikmat Allah

    Syukur merupakan sarana untuk memelihara karunia Allah SWT. Di mana, hati yang bersyukur akan memperkuat dan memantapkan kebaikan yang belum ada.

    Dikutip dari islam.nu.or.id, doa Nabi Sulaiman diabadikan dalam Al-Qur’an. Ketika itu Nabi Sulaiman berdoa untuk diberi anugerah agar selalu mensyukuri nikmat Allah.

    Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Naml Ayat 19:

    رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَدْخِلْنِي بِرَحْمَتِكَ فِي عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ

    Rabbi auzi’nī an asykura ni’matakallatī an’amta ‘alayya wa ‘alā wālidayya wa an a’mala ṣāliḥan tarḍāhu wa adkhilnī biraḥmatika fī ‘ibādikaṣ-ṣāliḥīn

    Artinya:

    “Ya Tuhanku, anugerahkanlah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu, yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku, dan agar aku mengerjakan kebajikan yang Engkau ridhai, dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba Mu yang sholeh.” (QS. Al-Naml:19).

    3. Doa Nabi Sulaiman Pembuka Rezeki

    Allah berfirman QS. An-Naml Ayat 19:

    فَتَبَسَّمَ ضَاحِكًا مِّنْ قَوْلِهَا وَقَالَ رَبِّ اَوْزِعْنِيْٓ اَنْ اَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِيْٓ اَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلٰى وَالِدَيَّ وَاَنْ اَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضٰىهُ وَاَدْخِلْنِيْ بِرَحْمَتِكَ فِيْ عِبَادِكَ الصّٰلِحِيْنَ

    Artinya:

    Maka dia (Sulaiman) tersenyum lalu tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dan dia berdoa, “Ya Tuhanku, anugerahkanlah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan agar aku mengerjakan kebajikan yang Engkau ridai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh.” (QS. An-Naml:19)

    Diketahui Nabi Sulaiman diberi keistimewaan oleh Allah bisa menjinakkan jin dan hewan. Doa “innahu min sulaiman” tertuang dalam Al-Quran Surat An-Naml ayat 30-31, yang bisa kamu amalkan untuk menundukkan wanita yang dicintaimu.

    إِنَّهُۥ مِن سُلَيْمَٰنَ وَإِنَّهُۥ بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ ۙ أَلَّا تَعْلُوا عَلَيَّ وَأْتُونِي مُسْلِمِينَ

    Innahụ min sulaimāna wa innahụ bismillāhir-raḥmānir-raḥīm. allā ta’lụ ‘alayya wa`tụnī muslimīn

    Artinya:

    “Surat ini dari seorang bernama Sulaiman, ia dimulai dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, isinya janganlah kalian sombong kepadaku, tapi datanglah kepadaku sebagai orang yang berserah diri.”

    Itu tadi kumpulan beberapa doa Nabi Sulaiman yang bisa kita panjatkan untuk memperoleh karunia Allah SWT. Semoga detikers bisa mengamalkan dan mendapatkan keutamaannya.

    (khq/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Hadits Sholawat Hari Jumat, Waktu Terbaik Pengamalannya


    Jakarta

    Hari Jumat dikatakan sebagai hari yang istimewa bagi umat muslim. Keistimewaan ini dipadukan dengan fadhilah sholawat yang diterangkan melalui beragam dalil termasuk hadits.

    Hari Jumat juga dapat dikatakan sebagai hari sholawat, hari untuk memperbanyak lantunan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Sholawat menjadi salah satu ibadah yang secara ushully adalah kewajiban yang ghoiru mahdod.

    Allah subhanahu wa ta’ala berfirman dalam surah Al Ahzab ayat 56,


    اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّۗ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا

    Artinya: “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.”

    Dikutip dari buku Misteri Hari Jum’at tulisan Mokhammad Samson Fajar, sholawat adalah bukti kecintaan muslim kepada Rasulullah SAW, seorang muslim hendaknya melazimkan diri untuk membaca sholawat kepada Rasulullah SAW. Sebab ada sejumlah keutamaan yang didapatkan dari sholawat tersebut. Salah satunya disebutkan dalam hadits berikut.

    مَنْ صَلَّى عَلَى وَاحِدَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ عَشْرًا

    Artinya: “Barang siapa bersholawat kepadaku (Nabi Muhammad SAW) satu kali, maka Allah SWT bersholawat sepuluh kali kepadanya.” (HR Muslim)

    Dalam riwayat yang lain, Rasulullah SAW bersabda.

    مَنْ قَالَ حِينَ يَسْمَعُ التِدَاءَ اللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلَاةِ الْقَائِمَةِ آتِ مُحَمَّدًا الْوَسيلَةَ وَالْفَضِيلَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُودًا الَّذِي وَعَدْتَهُ حَلَّتْ لَهُ شَفَاعَتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ.

    Artinya: “Barang siapa yang mengucapkan ketika mendengar azan, ‘Allahumma rabba hadzihi al-da’wati al-tammati, wa al- sholati al-qa’imah, ati muhammadanil wasilata wa al-fadhilata wa b’atshu magaman mahmudanilladzi wa ‘adtah’ (Ya Allah Tuhan panggilan sempurna, dan sholat yang didirikan, berikanlah kepada Nabi Muhammad SAW wasilah dan fadilah, angkatlah dia kepada kedudukan yang terpuji yang Engkau janjikan)” maka halal-lah baginya syafa’atku hari kiamat.” (HR Bukhari)

    3 Hadits tentang Sholawat pada Hari Jumat

    1. Hadits Pertama

    Dikutip dari buku Mukjizat Sholawat karangan Habib Abdullah Assegaf, Rasulullah SAW pernah menganjurkan muslim untuk memperbanyak sholawat di hari Jumat. Sebab pada hari tersebut, sholawat dari umat Islam disampaikan kepadanya. Berikut bunyi haditsnya,

    أكثرُهُمْ عَلَيَّ صَلَاةٌ كَانَ أَقْرَبَهُمْ إِلَيَّ مَنْزِلَةِ أكثرُوا مِنَ الصَّلَاةِ عَلَيَّ فِي كُلِّ جُمْعَة؛ فَإِنَّ صَلَاةَ أُمَّتِي تُعْرَضُ عَلَيَّ فِي كُلِّ جُمْعَةِ، فَمَنْ كَانَ

    Artinya: “Perbanyaklah membaca sholawat kepadaku pada setiap hari Jumat, karena sholawat umatku disampaikan kepadaku setiap hari Jumat. Barangsiapa dari kalian paling banyak membaca sholawat kepadaku, ia adalah orang yang dekat kedudukannya denganku.” (HR Al Baihaqi)

    2. Hadits Kedua

    Sholawat di hari Jumat juga dapat menjadi cahaya pada hari kiamat bagi yang membacanya. Dalam hadits riwayat Abu Nu’aim, Rasulullah SAW bersabda,

    مَنْ صَلَّى عَلَيَّ يَوْمَ الْجُمْعَةِ مِائَةَ مَرَّةٍ جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَمَعَهُ نُوْرٌ لَوْ قُسِمَ ذَلِكَ النُّوْرُ بَيْنَ الْخَلْقِ كُلِّهِمْ لَوَسَعَهُمْ

    Artinya: “Barangsiapa bersholawat kepadaku pada hari Jumat seratus kali, ia datang pada hari kiamat dengan cahaya, (yang) andaikata dibagi antara makhluk semuanya, cahaya itu akan memenuhinya.”

    3. Hadits Ketiga

    Anjuran memperbanyak sholawat di hari Jumat juga bersumber dari hadits yang dishahihkan oleh al-Hakim dan Ibnu Hibban. Syaikh al-Albani menyepakati keshahihannya. Rasulullah SAW bersabda,

    “Sesungguhnya termasuk hari kalian yang paling utama adalah hari Jumat. Pada hari itu Adam diciptakan dan diwafatkan. Pada hari itu pula terjadi tiupan sangkakala dan binasa (seluruh makhluk). Maka perbanyaklah sholawat untukku di hari itu. Sesungguhnya sholawat kalian ditunjukkan kepadaku.” (HR Abu Dawud)

    Ibnu Katsir juga menjelaskan tentang sholawat pada hari Jumat ini di kitab tafsirnya, “Rasulullah SAW menganjurkan bersholawat kepada kamu sekalian di mana pun berada, dan pasti akan sampai sholawat itu.”

    (rah/rah)



    Sumber : www.detik.com