Category: Doa Hadits

  • Tentang Hadits Qauli yang Bersumber dari Perkataan Nabi


    Jakarta

    Hadits merupakan hukum Islam yang kedua setelah Al-Qur’an. Salah satu jenis hadits yang dikenal dalam ajaran Islam adalah hadits qauli.

    Dikutip dari buku Sejarah Peradaban Islam Terlengkap oleh Rizem Aizid, dari segi bahasa, hadits bermakna kabar, berita, atau hal yang diberitakan secara turun-temurun. Sementara menurut istilah, hadits adalah segala sesuatu yang bersumber dari Nabi Muhammad SAW, baik perkataan, perbuatan, taqrir (persetujuan), atau hal yang sepadan dengannya.

    Hadits Qauli dan Contohnya

    Menurut buku Ilmu Memahami Hadits Nabi: Cara Praktis Menguasai Ulumul Hadits & Mustholah Hadits oleh KH. M. Ma’shum Zein, hadits qauli adalah segala sesuatu yang disandarkan dari Nabi Muhammad SAW dalam bentuk perkataan atau ucapan. Isinya memuat berbagai maksud syara’, peristiwa, dan keadaan yang berkaitan dengan keyakinan, syariat, akhlak dan lain sebagainya.


    Hadits qauli meliputi semua perkataan Nabi Muhammad SAW yang diucapkan dalam berbagai bidang, mulai dari ranah hukum (syariat), akhlak, akidah, pendidikan, dan lain sebagainya. Berikut di antaranya beberapa hadits qauli.

    1. Hadits Qauli dalam Bab Syariat

    إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى

    Artinya: “Sesungguhnya perbuatan itu tergantung dengan niat dan bagi tiap-tiap orang menurut apa niatnya.”

    Hadits ini mengandung hukum syariat tentang niat. Niat yang dimaksud merujuk pada kewajiban dalam segala amal perbuatan agar mendapat pengakuan sah dari syara’.

    Contoh lainnya yakni:

    الطَّهُوْرُ مَاؤُهُ الحِلُّ مَيْتَتُهُ

    Artinya: “(Air laut) itu suci dan dapat dipakai untuk bersuci serta halal bangkainya.”

    2. Hadits Qauli dalam Bab Akhlak

    نَضَّرَ اللَّهِ امْرَأَ سَمِعَ مِنَّا حَدِيثًا فَحَفِظَهُ حَتَّى يُبَلَغَهُ غَيْرَهُ فَإِنَّهُ رُبَّ حَامِلِ فِقْهِ لَيْسَ بِفَقِيْهِ وَرُبَّ حَامِلِ فِقْهِ إِلَى مَنْ هُوَ أَفْقَهُ مِنْهُ. ثَلَاثُ حِصَالٍ لاَ يَغِلُّ عَلَيْهِنَّ قَلْبُ مُسْلِمٍ أَبَدًا إِخْلَاصُ الْعَمَلِ للَّهِ وَمُنَاصَحَةُ ولَاةِ الْأَمْرِ وَلُزُوْمُ الْجَمَاعَةِ فَإِنَّ دَعْوَتَهُمْ تُحِيْطُ مِنْ وَرَائِهِمْ. رَوَاهَ أَحْمَدُ

    Artinya: “Semoga Allah memberikan suatu kebaikan kepada orang yang telah mendengar perkataanku, lalu menghafalnya dan menyampaikannya kepada orang lain. Sebab banyak orang berbicara tentang fiqh tapi ia bukan ahlinya. Ada tiga sifat yang karenanya tidak akan muncul rasa dengki dalam diri seorang muslim, yaitu ikhlas beramal semata-mata hanya kepada Allah Swt., menasihati, taat dan patuh kepada pihak penguasa dan setia terhadap jama’ah. Karena sesungguhnya doa mereka akan memberikan motivasi (dan menjaganya) dari belakang.” (HR Ahmad)

    Hadits ini mengandung ajaran akhlak agar selalu berakhlak mulia, ikhlas, dan patuh kepada pimpinan.

    3. Hadits Qauli dalam Bab Perbuatan Baik

    Nabi Muhammad SAW mengatakan melalui hadits qaulinya kepada umatnya agar mau meninggalkan pekerjaan yang tiada gunanya demi membentuk pribadi muslim secara sempurna. Beliau bersabda,

    مِنْ حُسْنِ إِسْلاَمِ الْمَرْيِ تَرُكْهُ مَا لَا يُعْنِيهِ (رَوَاهُ الثَّرْمُنِي)

    Artinya: “Di antara kebaikan seorang muslim adalah meninggalkan apa- apa yang tidak bermanfaat.”

    Demikian pengertian dari hadits qauli dan contohnya. Semoga bermanfaat.

    (rah/rah)



    Sumber : www.detik.com

  • Bacaan Doa Bangun Tidur dan Adabnya yang Perlu Diperhatikan


    Jakarta

    Islam mengajarkan umatnya untuk mengawali dan mengakhiri segala aktivitas dengan berdoa, termasuk setelah bangun tidur. Hal ini menjadi ibadah dan adab yang dimaksudkan untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT.

    Tidur adalah nikmat yang Allah SWT berikan agar manusia dapat beristirahat setelah seharian beraktivitas. Dalam surah Ar Rum ayat 23, Allah SWT berfirman:

    وَمِنْ آيَاتِهِ مَنَامُكُمْ بِاللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَابْتِغَاؤُكُمْ مِنْ فَضْلِهِ إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَسْمَعُونَ


    Artinya: “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah tidurmu di waktu malam dan siang hari dan usahamu mencari sebagian dari karunia-Nya. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mendengarkan”

    Doa Bangun Tidur: Arab, Latin dan Arti

    Dijelaskan dalam buku Penuntun Doa, Yuk! oleh Abu Ihsan, berikut doa bangun tidur yang dapat dipanjatkan ketika pagi.

    اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُوْرِ

    Arab latin: Alhamdullillahilladzi ahyaanaa ba’da maa amaatanaa wa ilaihin nusyuur

    Artinya: “Segala puji bagi Allah, yang telah membangunkan kami setelah menidurkan kami, dan kepada-Nya lah kami dibangkitkan.”

    Mengutip NU Online, Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah mengutip hadits Rasulullah SAW yang berisi doa bangun tidur riwayat dua kitab shahih melalui karyanya Al-Wabilus Shayyib minal Kalimit Thayyib (Kairo, Darur Rayyan lit Turats: 1987 M/1408 H, halaman: 132).

    الحَمْدُ للهِ الَّذِيْ عَافَانِيْ فِي جَسَدِيْ وَرَدَّ عَلَيَّ رُوْحِيْ وَأَذِنَ لِيْ بِذِكْرِهِ

    Arab latin: Alhamdulillāhil ladzī ‘āfānī fī jasadī, wa radda ‘alayya rūhī, wa adzina lī bi dzikrihī.

    Artinya: Segala puji bagi Allah yang telah menjaga kesehat ragaku, mengembalikan nyawaku, dan mengizinkanku menyebut nama-Nya. (HR Bukhari dan Muslim)

    Adab ketika Bangun Tidur

    Selain membaca doa, ada juga sejumlah adab lainnya yang dapat dipraktikkan ketika bangun tidur. Seperti apa? Berikut bahsannya yang dinukil dari sumber yang sama.

    • Membaca istighfar 3 kali
    • Membaca syahadat
    • Membaca doa bangun tidur
    • Jangan mengusap tangan ke mata, dikhawatirkan tangan kurang bersih dan menjadikan mata gatal atau sakit
    • Lekas bangun dan jangan bermalas-malasan
    • Sholat Subuh tepat waktu
    • Merapikan tempat tidur dan kamar

    Doa Sebelum Tidur

    Sebelum tidur pun seorang muslim dianjurkan untuk berdoa. Simak bacaannya yang dikutip dari buku 100 Doa Harian Untuk Anak tulisan Nurul Ihsan,

    بِسْمِكَ اللّهُمَّ اَحْيَا وَ بِسْمِكَ اَمُوْتُ

    Arab latin: Bismika allahumma ahyaa wa bismika amuut.

    Artinya: “Dengan namaMu ya Allah, aku hidup dan aku mati.” (Sahih Bukhari, At-Tauhid: 6845)

    Ada pula doa sebelum tidur versi panjang. Berikut bacaannya:

    للَّهُمَّ أَسْلَمْتُ إِلَيْكَ وَوَجَّهْتُ وَجْهِي إِلَيْكَ، وَفَوَّضْتُ أَمْرِى إِلَيْكَ وَأَلْجَأْتُ ظَهْرى إِلَيْكَ رَغْبَةً وَرَهْبَةً إِلَيْكَ، لاَ مَلْجَأَ وَلَا مَنْحَى مِنْكَ إِلا إِلَيْكَ، أَمَنْتُ بكتابكَ الَّذِي أَنْزَلْتَ وَبِنَبِيِّكَ الَّذِي أَرْسَلْتَ

    Arab latin: Allahuma aslamtuilaika wawajjahtuwajhii ilaika, wafawwadhtuamrii ilaika waalja’tudzahrii ilaika raghbatan waraghbatan ilaika laa maljaawalaa manjaa minka illa ilaika amantu bikitaabikalladzii anzaita wabinabiyyikalladzi arsalta

    Artinya : “Ya Allah, aku berserah diri kepada-Mu. Aku menghadapkan wajahku kepada-Mu. Aku menyerahkan segala urusanku kepada-Mu. Aku menyandarkan punggungku kepadaMu lantaran mengharap dan takut kepadaMu. Tidak ada tempat berlindung dan menyelamatkan diri dari ancamanMu kecuali hanya kepadaMu. Aku beriman kepada kitabMu yang Kau turunkan juga (aku beriman) kepada nabiMu yang Kau utus.” (HR, Muslim, Bukhari dan Abu Dawud)

    (aeb/erd)



    Sumber : www.detik.com

  • Agar Kaya, Berilmu, Meluluhkan Hati, dan Selalu Bersyukur


    Jakarta

    Nabi Sulaiman menjadi salah satu nabi yang banyak dikisahkan dalam Al-Qur’an.

    Putra Nabi Daud ini dikaruniai banyak mukjizat, di antaranya menjadi raja paling kaya sepanjang zaman, bisa berkomunikasi dengan semua makhluk, serta menjadi raja dari semua makhluk, bahkan termasuk bangsa jin.

    Dalam Al-Qur’an, terdapat ayat yang menjelaskan doa-doa Nabi Sulaiman yang dipanjatkan kepada Allah SWT. Doa-doa ini antara lain untuk mendapatkan kekayaan, hingga bisa selalu mensyukuri nikmat.


    Doa-doa yang Dipanjatkan oleh Nabi Sulaiman

    Doa-doa yang dipanjatkan oleh Nabi Sulaiman antara lain untuk mendapatkan kekayaan, diberi pemahaman, mampu meluluhkan hati orang lain, hingga selalu mensyukuri nikmat dari Allah.

    1. Doa Nabi Sulaiman Agar Memperoleh Kekayaan

    Sudah bukan rahasia jika Nabi Sulaiman adalah nabi terkaya, bahkan tak tertandingi oleh siapa pun hingga akhir zaman.

    Berikut ini doa Nabi Sulaiman saat meminta kerajaan yang tak tertandingi, sesuai Qur’an Surat Shad ayat 35:

    قَالَ رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَهَبْ لِيْ مُلْكًا لَّا يَنْۢبَغِيْ لِاَحَدٍ مِّنْۢ بَعْدِيْۚ اِنَّكَ اَنْتَ الْوَهَّابُ

    Qāla rabbigfir lī wa hab lī mulkal lā yambagī li`aḥadim mim ba’dī, innaka antal-wahhāb

    Artinya: “Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak seorang jua pun miliki sesudahku, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi.”

    Ada perbedaan pendapat mengenai doa tersebut jika dijadikan amalan oleh manusia.

    Sebab dalam doa tersebut, Nabi Sulaiman meminta kerajaan yang tidak akan dimiliki orang lain, sehingga doa tersebut hanya boleh dipanjatkan Nabi Sulaiman.

    Dalam buku Tadabbur (2023) oleh Syofyan Hadi, dijelaskan bahwa hal yang dapat kita contoh dalam doa tersebut adalah mendahulukan istighfar daripada meminta kekayaan. Memohon ampun mengisyaratkan ketakutan pada dosa.

    Dengan doa ini pun, Nabi Sulaiman bukan ingin menunjukkan ketamakan. Menurut buku Cara Kaya Seperti Nabi Sulaiman (2020) karya Ahmad Zainal Abidin, Nabi Sulaiman meminta kerajaan untuk kepentingan penyebaran dakwah di bumi.

    Sementara dalam buku Matsnawi Maknawi Maulana Rumi (Kitab 1, Bait 2012-4003) oleh Maulana Rumi, disebutkan bahwa Nabi Sulaiman melihat bahaya dari nikmat harta bagi manusia setelahnya.

    2. Doa Nabi Sulaiman untuk Meluluhkan Hati Ratu Bilqis

    Saat Nabi Sulaiman menaklukkan kerajaan Ratu Bilqis, dikisahkan bahwa Nabi Sulaiman mengirimkan surat yang meminta agar Ratu Bilqis tunduk dan menyembah Allah.

    Ucapan Nabi Sulaiman dalam surat itu dapat diamalkan sebagai doa untuk meluluhkan hati dan agar orang yang berhadapan dengan kita tidak sombong.

    Berikut ini doa meluluhkan hati dari kisah Nabi Sulaiman dalam surat An-Naml ayat 30-31:

    إِنَّهُۥ مِن سُلَيْمَٰنَ وَإِنَّهُۥ بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ ۙ أَلَّا تَعْلُوا عَلَيَّ وَأْتُونِي مُسْلِمِينَ

    Innahụ min sulaimāna wa innahụ bismillāhir-raḥmānir-raḥīm. allā ta’lụ ‘alayya wa`tụnī muslimīn

    Artinya:

    “Sesungguhnya surat ini dari seseorang bernama Sulaiman, dan sesungguhnya (isinya) dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Janganlah kalian sombong kepadaku, tapi datanglah kepadaku sebagai orang yang berserah diri.”

    Dijelaskan dalam buku Dahsyatnya Doa Para Nabi (2008) oleh Syamsuddin Noor, ayat tersebut menekankan kekuatan basmalah sebagai doa. Membaca basmalah menjadi salah satu adab agar doa terkabul.

    3. Doa Diberi Pemahaman Seperti Nabi Sulaiman

    Dilansir dari NU Online, berikut ini doa agar diberi ilmu dan pemahaman seperti Nabi Sulaiman, yang bersumber dari Kitab Perukunan Melayu Besar.

    Isi kitab tersebut antara lain diambil dari karya Syekh Muhammad Arsyad Banjar. Berikut bacaannya doa yang bisa kamu amalkan:

    فَفَهَّمْنَا سُلَيْمَانَ وَكُلًّا آتَيْنَا حُكْمًا وَعِلْمًا وَسَخَّرْنَا مَعَ دَاوُدَ الجِبَالَ يُسَبِّحْنَ وَالطَّيْرَ وَكُنَّا فَاعِلِيْنَ يَا حَيُّ، يَا قَيُّوْمُ، يَا رَبَّ مُوْسَى وَهَارُوْنَ وَرَبَّ إِبْرَاهِيْمَ، وَيَا رَبَّ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَيْهِمْ أَجْمَعِيْنَ اللَّهُمَّ ارْزُقْنِيَ الفَهْمَ وَالعِلْمَ وَالحِكْمَةَ وَالعَقْلَ بِرَحْمَتِكَ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

    Artinya:

    “Kami memberikan pemahaman kepada Sulaiman. Setiap dari mereka Kami berikan kebijaksanaan dan ilmu. Kami tundukkan gunung dan burung kepada Daud. Mereka bertasbih. Kamilah yang melakukan itu semua. Wahai zat yang hidup, wahai zat yang tegak, wahai Tuhan Musa, Harun, Tuhan Ibrahim, wahai Tuhan Muhammad SAW. Ya Allah, karuniakan aku pemahaman, ilmu, kebijaksanaan, dan akal dengan rahmat-Mu wahai zat yang maha pengasih,”

    4. Doa Nabi Sulaiman Agar Tetap Bersyukur

    Memiliki kekayaan, kekuasaan, serta banyak mukjizat, tidak membuat Nabi Sulaiman lupa diri. Beliau selalu berzikir dan bersyukur atas segala nikmat dari Allah.

    Dikutip dari buku 101 Doa Anak Saleh (2009) oleh Tim Darul Ilmi, berikut ini potongan surat An-Naml Ayat 19 yang dapat diamalkan sebagai doa.

    فَتَبَسَّمَ ضَاحِكًا مِّن قَوْلِهَا وَقَالَ رَبِّ أَوْزِعْنِىٓ أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ ٱلَّتِىٓ أَنْعَمْتَ عَلَىَّ وَعَلَىٰ وَٰلِدَىَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَٰلِحًا تَرْضَىٰهُ وَأَدْخِلْنِى بِرَحْمَتِكَ فِى عِبَادِكَ ٱلصَّٰلِحِينَ

    …Robbi awzi’nii an asykuro ni’matakal latii anʼamta ‘alayya wa ‘alaa waalidayya wa an a’mala shoolihan tardhoohu wa adkhilnii birohmatika fii ‘ibaadikash shoolihiin.

    Artinya:

    …Ya Tuhanku, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhoi, dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh.

    Demikian tadi 4 doa Nabi Sulaiman yang dapat kita pelajari, mulai dari doa agar diberi kekayaan hingga mohon rasa syukur, baik dari Al-Qur’an, maupun dari kitab lainnya.

    (bai/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Doa Menabur Bunga di Makam, Bisa Diamalkan saat Ziarah



    Jakarta

    Ziarah makam adalah salah satu sunnah yang bisa dikerjakan seorang muslim. Selain mendoakan ahli kubur, biasanya ziarah juga disertai dengan menabur bunga di atas makam.

    Memanjatkan banyak doa untuk jenazah di dalam makam bertujuan agar mereka mendapat rahmat dari Allah SWT.

    Menaburkan bunga di makam sebenarnya bukanlah sebuah anjuran. Melansir laman NU Online, tabur bunga dalam Islam didasarkan pada riwayat sahih yang menyebutkan bahwa Rasulullah SAW pernah meletakkan dahan yang masih basah di atas kuburan. Tindakan Rasulullah ini dimaknai sebagai cara untuk meringankan siksa kubur penghuni makam.


    Secara khusus, tidak ada dalil yang menganjurkan untuk menabur bunga di makam namun tidak ada juga ulama yang melarang hal ini. Ketika menaburkan bunga di makam, seorang muslim bisa membaca doa ziarah.

    Bacaan Doa Ziarah Makam

    Ketika hendak memasuki area pemakaman, seorang muslim dituntunkan untuk membaca salam kepada penghuni kubur terlebih dahulu, jelas Buku Pintar 50 Adab oleh Arfiani.

    Berikut bacaan doa salam di makam yang bisa diamalkan.

    السَّلَامُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الدَّيَارِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُسْلِمِينَ وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللهُ بِكُمْ لاحِقُونَ، أَنْتُمْ لَن فَرَطٌ ، وَنَحْنُ لَكُمْ تَبَعْ أَسْأَلُ الله الْعَافِيةَ لَنَا وَلَكُمْ

    Arab-latin: assalaamu ‘alaikum ahlad-diyaari minal mukminiina wal muslimiina wa innaa insyaa-allahu bikum laa hikuun, antum lana farat, wa nahnu lakum taba’un asalullaahal ‘afyata lanaa wa lakum

    Artinya: Keselamatan kepada penghuni kubur dari kaum mukminin dan muslimin, kami insyaAllah akan menyusul kalian. Aku memohon keselamatan kepada Allah untuk kami dan kalian semua (HR Muslim)

    Untuk mendoakan jenazah yang di dalam kubur agar diampuni oleh Allah SWT, doa sahih yang bisa dipanjatkan adalah sebagaimana diambil dari arsip detikhikmah berikut ini.

    اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَاعْفُ عَنْهُ وَعَافِهِ وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مُدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِمَاءٍ وَثَلْجٍ وَبَرَدٍ وَنَقِّهِ مِنْ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنْ الدَّنَسِ وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَأَهْلًا خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِههِ وَقِهِ فِتْنَةَ الْقَبْرِ وَعَذَابَ النَّارِ

    Arab-latin: Allahummaghfirlahu war hamhu wa’fu ‘anhu wa ‘aafìhii, wa akrim nuzuulahu wawassi’ mudkholahu, waghsilhu bimaa’i wats-tsalji wal baradi, wa naqqihi minal khathaaya kamaa yunaqqatssaubul abyadhu minad danasi. Wa abdilhu daaran khairan min daarihi wa ahlan khairan min ahlihi wa zaujan khairan min zaujihi. Wa qihi fitnatal qabri wa ‘adzaban naar.

    Artinya: “Ya Allah, berilah ampunan dan rahmat kepadanya. Berikanlah keselamatan dan berikanlah maaf kepadanya. Berikanlah kehormatan untuknya, luaskanlah tempat masuknya. Mandikanlah dia dengan air, es, dan embun. Bersihkanlah dia dari kesalahan sebagaimana Engkau bersihkan baju yang putih dari kotoran. Gantikanlah untuknya rumah yang lebih baik dari rumahnya, keluarga yang lebih baik dari keluarganya (di dunia), istri yang lebih baik dari isterinya. Dan jagalah ia dari fitnah kubur dan azab neraka.” (HR Muslim).

    Hukum Menabur Bunga di Makam

    Menabur bunga di makam seolah sudah menjadi kebiasaan yang lumrah dilakukan masyarakat di Indonesia. Sebenarnya yang menjadi sunnah adalah meletakkan dahan atau pohon yang masih dapat bertumbuh.

    “Dalilnya adalah riwayat dalam hadis sahih yang menyebutkan bahwa Rasulullah meletakkan dahan hijau yang segar setelah membelahnya menjadi dua bagian di atas dua makam yang ahli kuburnya sedang disiksa. Tujuan peletakan dahan basah ini adalah meringankan siksa keduanya, selagi kedua dahan itu belum kering, yaitu diringankan keduanya dengan berkah tasbih kedua dahan tersebut. Pasalnya, tasbih dahan basah lebih sempurna daripada tasbih dahan kering karena hijau segar mengandung daya hidup.” (Syekh Wahbah Az-Zuhayli, Al-Fiqhul Islami wa Adillatuhu, [Beirut, Darul Fikr: tt], cetakan keempat, juz II, halaman 672).

    Atas dasar riwayat sahih ini, maka para ulama fikih menyebutkan bahwa:

    يُسنّ وضْع الْجريد الاخضَر علَى القبْر وكَذا الرّيْحان ونحْوه مِن الشّيء الرّطب

    “Disunahkan meletakkan dahan pohon yang masih hijau segar di atas kuburan. Demikian pula hal-hal yang mengandung aroma yang sedap atau serupa dari zat yang basah segar.” (As-Syarbini, Al-Iqna’ pada Hamisy Tuhfatul Habib, (Beirut, Darul Kutub al Islamiyah: 1996 M/1417 H).

    (dvs/dvs)



    Sumber : www.detik.com

  • Bacaan Doa Berhubungan Suami-Istri agar Jauh dari Setan


    Jakarta

    Membaca doa sebelum berhubungan intim bagi suami-istri penting untuk dilakukan agar dijauhkan dari godaan setan. Selain itu, doa juga dimaksudkan agar jika hubungan tersebut menghasilkan anak yang sholeh.

    Simak artikel ini untuk mengetahui doa berhubungan badan bagi suami-istri dan doa agar memiliki anak sholeh, sesuai dengan Al-Qur’an dan Hadits, lengkap dengan bacaan Arab, latin, dan artinya.

    Doa Berhubungan Intim Suami Istri

    Doa berhubungan badan suami-istri disampaikan oleh Rasulullah melalui riwayat Bukhari dan Muslim.


    Sebelum berhubungan, mulailah membaca basmalah, kemudian membaca doa berikut ini:

    الله أَللّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ وَجَنّب الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا

    Bismillahi Allahumma jannibnaasy syaithoona wa jannibisy syaithoona maa rozaqtanaa

    Artinya: “Dengan menyebut nama Allah. Ya Allah, jauhkanlah setan dari kami, dan jauhkanlah setan dari anak yang telah Engkau berikan kepada kami.” (HR. Bukhari dan Muslim).

    Keutamaan Membaca Doa Sebelum Berhubungan

    Dilansir dari buku Misteri Kedua Belah Tangan dalam Shalat, Zikir, dan Doa oleh DR. KH. Badruddin Hasyim Subky, M. HI, doa tersebut memiliki keutamaan agar anak yang dihasilkan dari hubungan suami-istri tersebut tidak diganggu setan selamanya.

    Hal ini sesuai dengan sabda Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim berikut ini:

    “Sesungguhnya jika suami istri itu dikarunia anak dari hasil hubungan yang dibacakan doa di atas, maka si anak itu tidak dapat diganggu oleh setan selamanya” (HR. Bukhari Muslim), (Ibn Hajar al-Haetami, Bulugh al-Maram, Dar al-Ihya Singapura, Indonesia, (tt). hadits no. 1049 hlm. 213).

    Doa Meminta Keturunan yang Sholeh

    Sebagai Muslim, tentu kita menginginkan keturunan kita tumbuh menjadi anak-anak yang sholeh dan sholehah. Berikut ini beberapa doa meminta keturunan yang sholeh:

    1. Doa Memohon Keluarga yang Sakinah

    Yang pertama adalah doa agar bisa membangun keluarga sakinah. Tidak hanya anak sholeh, tetapi juga suami/istri yang menjadi penyenang hati.

    Doa ini tertuang dalam surat Al-Furqan ayat 74:

    رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إماما

    Rabbana hab lana min azwajina wa dzurriyatina qurrata a’yun, waja’alna lil muttaqina imama.

    Artinya: “Ya Allah, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.”

    2. Doa Nabi Ibrahim

    Nabi Ibrahim pernah berdoa kepada Allah SWT agar diberikan anak yang sholeh.

    Dijelaskan dalam Kajian Magnet Rezeki (2019) oleh Nasrullah & Ardi Gunawan, doa ini dapat kita lihat dalam surat As-Saffat ayat 100:

    رَبِّ هَبۡ لِىۡ مِنَ الصّٰلِحِيۡنَ

    “Rabbi habli minas salihin.”

    Artinya: “Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang yang saleh.”

    3. Doa Nabi Zakaria

    Nabi Zakaria tidak juga dikaruniai anak hingga usianya yang sudah renta. Namun dengan kesungguhan hatinya dalam berdoa, akhirnya beliau dikaruniai anak laki-laki yang kemudian menjadi nabi, yaitu Nabi Yahya.

    Berikut ini doa Nabi Zakaria yang dapat dibaca dalam surat Ali Imran ayat 38, yang bunyinya:

    رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَّدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيْعُ الدُّعَاءِ

    Rabbi hablî min ladunka dzurriyyatan thayyibatan innaka sami’uddu’î.

    Artinya: ” Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa.”

    Itulah tadi bacaan doa berhubungan badan suami-istri agar dijauhkan dari godaan setan, hingga diberi anak yang shaleh. Wallahu a’lam.

    (bai/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Doa Keselamatan, Bisa Diamalkan Tiap Hari



    Jakarta

    Ada doa yang bisa dibaca untuk mengharapkan keselamatan dan memohon perlindungan Allah SWT. Doa ini dapat diamalkan setiap hari setelah sholat fardhu.

    Doa memiliki peran utama dalam Islam. Allah telah memerintahkan hamba-Nya untuk senantiasa berdoa.

    Allah SWT berfirman dalam surah Ghafir ayat 60,


    وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْ ۗاِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَ ࣖ ٦٠

    Artinya: “Tuhanmu berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu (apa yang kamu harapkan). Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri tidak mau beribadah kepada-Ku akan masuk (neraka) Jahanam dalam keadaan hina dina.””

    Nabi Muhammad SAW juga menganjurkan kepada umat muslim untuk senantiasa berdoa kepada Allah SWT.

    Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang ingin agar Allah mengabulkan permohonannya pada saat dalam kondisi yang berat dan dalam keadaan terjepit, hendaknya ia memperbanyak berdoa di kala lapang (senang).” (HR Tirmidzi)

    Salah satu jenis doa yang memiliki makna yang dalam dalam Islam adalah doa keselamatan.

    Doa keselamatan adalah cara untuk memohon perlindungan dari Allah SWT dan menjaga diri kita dari segala macam bahaya. Seorang muslim dapat mengharap keselamatan kepada Allah SWT dengan membaca doa keselamatan.

    Doa Keselamatan

    1. Doa keselamatan keluarga

    Dikutip dari buku Kumpulan Doa Makbul: Berdoa Sesuai dengan Al-Qur’an & Assunah, bacaan doa agar diberi keselamatan keluarga yaitu:

    رَبِّ نَجِّنِي وَأَهْلِي مِمَّا يَعْمَلُونَ

    Bacaan latin: Rabbi najjini wa ahli mimma ya maluna

    Artinya: “Ya Tuhanku, selamatkanlah aku dan keluargaku dari apa- apa (kejahatan) yang mereka perbuat.”

    2. Doa mohon keselamatan dunia dan akhirat

    رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنيا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

    Bacaan latin: Rabbanâ âtinâ fiddunya hasanatan wafil akhirati hasanatan waqinâ adzaban nar.

    Artinya: “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta selamatkanlah kami dari siksa neraka.”

    3. Doa mohon keselamatan dari penganiayaan orang zhalim

    رَبِّ نَجِّنِي مِنَ القَوْمِ الظَّالِمِينَ

    Bacaan latin: Rabbi najjini minal qaumizh zhâlimina

    Artinya: “Ya Tuhanku, selamatkanlah aku dari orang-orang yang zhalim.”

    4. Doa agar selamat dari hutang yang menumpuk

    Dikutip dari Buku Pegangan Doa dan Zikir Keselamatan Ratibul Haddad: Kumpulan Doa dan Zikir yang Sering Diwiridkan oleh Para Santri di Pondok Pesantren, doa agar selamat dari hutang yang menumpuk yaitu:

    اللَّهُمَّ اِنّى أَعُوْذُبِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَأَعُوْذُبِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَأَعُوْذُبِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ

    Bacaan latin: Allaahumma innii a’uudzubika minal hammi wal ha- zani wa a’uudzubika minal ‘ajzi walkasali wa a’uudzubika min ghalabatid daini wa qahrir rijaali

    Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon perlindungan kepada-Mu dari kesusahan dan duka cita. Aku memohon perlindungan kepada-Mu dari lemas dan malas. Aku memohon perlindungan kepada-Mu dari takut dan kikir. Aku memohon perlindungan kepada-Mu dari hutang menumpuk dan paksaan orang banyak.” (Dibaca satu kali atau yang lebih utama tiga kali).

    5. Zikir dengan Ayat Kursi

    Dengan membaca Ayat Kursi atau surah Al Baqarah ayat 255, maka Allah SWT akan memberikan keselamatan untuk hamba-Nya.

    اَللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ اَلْحَيُّ الْقَيُّوْمُ ەۚ لَا تَأْخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوْمٌۗ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهٗٓ اِلَّا بِاِذْنِهٖۗ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْۚ وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهٖٓ اِلَّا بِمَا شَاۤءَۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَۚ وَلَا يَـُٔوْدُهٗ حِفْظُهُمَاۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ ٢٥٥

    Bacaan latin: Allaahu Laailaaha illa huwal hayyul qayyuum. Laa ta’khudzuhu sinatuw walaa nauum. Lahuu maa fissamaawaati wamaa fil ardhi. Mangdzalladzii yasyfa’u ‘indahuu illai bi idznih. Ya’lamu maa baina aidiihim wamaa khalfahum. Walaa yuhiithuuna bisyai-in min ‘ilmihii illaa bimaa syaa-a. Wasi’a kursiyyuhus samaawaati wal ardha. Walaa ya-uuduhuu hifdzuhumaa wahuwal ‘aliyyul ‘azhiim

    Artinya: “Allah, tidak ada tuhan selain Dia, Yang Mahahidup lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya). Dia tidak dilanda oleh kantuk dan tidak (pula) oleh tidur. Milik-Nyalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka. Mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun dari ilmu-Nya, kecuali apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya (ilmu dan kekuasaan-Nya) meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat memelihara keduanya. Dialah yang Mahatinggi lagi Mahaagung.”

    Demikian beberapa doa keselamatan yang bisa diamalkan oleh muslim. Doa ini dapat dibaca kapanpun, terutama saat setelah sholat fardhu.

    (dvs/dvs)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Doa Meluluhkan Hati Seseorang Seperti Kisah Nabi Daud, Musa, Yusuf, dan Sulaiman


    Jakarta

    Terkadang kita harus menghadapi seseorang yang berseberangan dengan kita. Di saat itulah kita berharap untuk bisa meluluhkan hati orang tersebut.

    Seseorang ini mungkin adalah orang yang kita kagumi, atasan di tempat kerja, guru, dosen, atau mungkin klien yang sulit ditangani.

    Dalam suatu riwayat, Ali bin Abi Thalib pernah berkata “Jika engkau sedang meluluhkan hati seseorang, maka luluhkanlah lewat doa”.


    Dalam artikel ini, kita akan membahas doa-doa meluluhkan hati seseorang, seperti dalam kisah Nabi Daud, Musa, Yusuf, hingga Sulaiman.

    Doa Meluluhkan Hati Seseorang Seperti Kisah Para Nabi

    Berikut ini kumpulan doa yang bisa kita panjatkan untuk melembutkan dan meluluhkan hati seseorang, sesuai dengan yang diriwayatkan dalam kisah para nabi.

    1. Doa Meluluhkan Hati Seperti Nabi Daud

    Yang pertama adalah doa agar hati seseorang mudah luluh seperti mukjizat Nabi Daud yang bisa melunakkan besi, sehingga dapat membuat baju besi untuk perang. Kisah ini dimuat dalam surat Al-Anbiya: 80, yang artinya:

    “Dan Kami ajarkan (pula) kepada Dawud cara membuat baju besi untukmu, guna melindungi kamu dalam peperangan. Apakah kamu bersyukur (kepada Allah)?”

    Berikut ini doa meluluhkan hati seseorang seperti Nabi Daud, dalam tulisan Arab, latin, dan artinya:

    اَللَّهُمَّ لَيِّنْ لِيْ قَلْبَهُ لَيِّنْتَ لِدَاوُدَالْحَدِيْد

    Allahumma layyin li qalbahu, layyinta li Dawudal hadid

    Artinya: “Ya Allah, lembutkanlah hatinya sebagaimana Engkau melembutkan Daud (terhadap) besi.”

    2. Doa Meluluhkan Hati oleh Nabi Musa

    Nabi Musa bukanlah orang yang tidak fasih berbicara karena di masa kecil dia memasukkan bara api ke mulutnya.

    Saat diutus Allah untuk menemui Fir’aun, Nabi Musa berdoa agar urusannya dimudahkan, tidak mengalami kekakuan lidah dan perkataannya bisa dipahami.

    Doa ini tertuang dalam surat Thoha: 25-28, yakni sebagai berikut:

    رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي

    Robbisy rohlii shodrii, wa yassirlii amrii, wahlul ‘uqdatam mil lisaani yafqohu qoulii.

    Artinya: “Ya Allah, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku.”

    3. Doa Meluluhkan Hati Seperti Nabi Yusuf

    Dilansir dari buku Sejuta Berkah dan Fadhilah 114 Surat Al-Qur’an (2016) oleh Ali Hisyam Ibnu Hasyim, membaca surat Yusuf ayat 4 memiliki keutamaan dapat mendatangkan kecintaan dan kasih sayang.

    Berikut ini surat Yusuf ayat 4, tulisan Arab, latin, dan artinya:

    إِذْ قَالَ يُوسُفُ لأَبِيهِ يَنَابَتِ إِنِّي رَأَيْتُ أَحَدَ عَشَرَ كَوْكَبًا وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ رَأَيْهُمْ فِي سَجِدِينَ

    Artinya: “(Ingatlah) ketika Yusuf berkata kepada ayahnya, ‘Wahai ayahku, sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas bintang, matahari, dan bulan, kulihat semuanya sujud kepadaku.”

    4. Doa Meluluhkan Hati oleh Nabi Sulaiman

    Dalam surat An-Naml, dikisahkan Nabi Sulaiman mengirimkan surat kepada Ratu Bilqis agar tunduk kepadanya dan beriman kepada Allah.

    Ayat yang dapat dibaca sebagai doa adalah surat An-Naml ayat 30-31, yakni sebagai berikut:

    إِنَّهُۥ مِن سُلَيْمَٰنَ وَإِنَّهُۥ بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ ۙ أَلَّا تَعْلُوا عَلَيَّ وَأْتُونِي مُسْلِمِينَ

    Innahụ min sulaimāna wa innahụ bismillāhir-raḥmānir-raḥīm. allā ta’lụ ‘alayya wa`tụnī muslimīn

    Artinya: “Sesungguhnya surat ini dari seseorang bernama Sulaiman, dan sesungguhnya (isinya) dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Janganlah kalian sombong kepadaku, tapi datanglah kepadaku sebagai orang yang berserah diri.”

    Ayat ini menekankan tentang kekuatan membaca basmalah. Dengan kekuatan basmalah, kita berharap agar bisa meluluhkan hati seseorang.

    5. Doa Meluluhkan Hati dengan Menyebut Nama Seseorang

    Terakhir adalah doa meluluhkan hati seseorang yang menggabungkan doa pada poin 1 dengan menyebutkan nama orang yang dimaksud.

    اللَّهُمَّ إِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيْزُ الْكَبِيْرُ وَأَنَا عَبْدُكَ الضَّعِيْفُ الذَّلِيْلُ الَّذِيْ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِكَ
    ..(sebut nama orang dimaksud)..اللَّهُمَّ سَخِّرْ لِيْ
    كَمَا سَخَّرْتَ فِرْعَوْنَ لِمُوْسَى وَلَيِّنْ لِيْ قَلْبَهُ كَمَا لَيَّنْتَ الْحَدِيْدَ لِدَاوُدَ
    فَإِنَّهُ لَا يَنْطِقُ إِلَّا بِإِذْنِكَ نَاصِيَتُهُ فِيْ قَبْضَتِكَ وَقَلْبُهُ فِيْ يَدِكَ جَلَّ ثَناَءُ وَجْهِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

    Allahumma innaka antal azizul kabir. Wa anaa abduka adhdhoiifudzdzaliil. Alladzii laa haula wa laa quwwata illaa bika.
    Allahumma sakhirli … (sebut nama orang dimaksud, misal fulan bin fulan)… kama sakhkhorta firauna li musa.
    Wa layyin li qolbahuu kama layyantalhadiida li dawuda.
    Fa innahu la yantiqu illa bi idznika. Nashiyatuhuu fii qobdhatika. Wa qolbuhuu fi yadika. Jalla tsanau wajhik. ya arkhamar rakhimiin.

    Artinya:

    Ya Allah, Engkau Maha Perkasa lagi Maha Besar, dan aku adalah hamba-Mu yang lemah dan hina, tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan-Mu.
    Ya Allah tundukkan (sebut nama, misal fulan bin fulan) kepadaku sebagaimana Engkau tundukkan Firaun kepada Musa, dan lembutkan hatinya untukku sebagaimana Engkau melembutkan besi pada Daud.
    Karena dia tidak berbicara kecuali dengan izin-Mu, ubun-ubunnya ada di tangan-Mu, dan hatinya ada di tangan-Mu.

    Demikian tadi 5 doa meluluhkan hati seseorang, seperti dalam kisah Nabi Daud, Musa, Yusuf, hingga Sulaiman. Wallahu a’lam.

    (bai/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Doa agar Hujan Berhenti, Amalkan Yuk!


    Jakarta

    Hujan merupakan rahmat sekaligus anugerah dari Allah SWT. Berkat hujan, makhluk hidup di muka bumi dapat memenuhi kebutuhannya.

    Menukil buku Amalan Pembuka Rezeki karya Haris Priyatna dan Lisdy Rahayu, turunnya hujan menjadi salah satu waktu mustajab untuk berdoa. Sebab, hujan penuh dengan rezeki dan rahmat.

    Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda,


    “Berdoalah pada waktu doa-doa diperkenankan Tuhan, yakni pada saat berjumpa dengan pasukan musuh, ketika akan melaksanakan salat dan ketika turun hujan.” (HR Syafi’i)

    Apabila hujan tak kunjung turun, maka kondisi tanah akan kering dan tandus. Hal tersebut berakibat buruk bagi lingkungan.

    Begitu pula jika hujan terus menerus mengguyur. Jika sudah seperti itu, hujan dapat membawa bencana seperti banjir, angin kencang, tumbangnya pohon, dan lain sebagainya.

    Ketika hal itu terjadi, kaum muslimin bisa meminta pertolongan kepada Allah SWT agar hujan berhenti. Doa agar hujan berhenti ini diajarkan oleh Rasulullah SAW.

    Doa agar Hujan Berhenti

    1. Doa Memohon Hujan Berhenti dan Langit Cerah

    Dikutip dari buku Fikih Sunnah susunan Sayyid Sabiq, berikut doa yang bisa dibaca oleh kaum muslimin agar hujan berhenti.

    اللَّهُمّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا,اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالْجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَ

    Arab latin: Allahumma haawalaina wa laa ‘alaina. Allahumma ‘alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari.

    Artinya: “Ya Allah, turunkan lah hujan di sekitar kami, bukan yang untuk merusak kami. Ya Allah, turunkan lah hujan ke dataran tinggi, sebagian anak bukit, perut lembah, dan beberapa tanah yang menumbuhkan pepohonan.” (HR Bukhari).

    2. Doa agar Terhindar dari Bahaya Hujan Deras

    بِسْمِ اللَّهِ الَّذِى لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَىْءٌ فِى الأَرْضِ وَلاَ فِى السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

    Arab latin: Bismillahilladzi la yadhurru ma’asmihi syaiun fillardhi wala fissamai wahuwassami’ul ‘alim.

    Artinya: “Dengan menyebut nama Allah yang dengan sebab nama-Nya tidak ada sesuatu pun di bumi maupun di langit yang dapat membahayakan (mendatangkan mudharat), dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

    3. Doa setelah Hujan Berhenti dan Reda

    Jika hujan sudah reda, ada baiknya bagi kaum muslim untuk membaca doa pula. Ini doa setelah hujan yang dilansir dari buku Keutamaan Doa dan Dzikir Untuk Hidup Bahagia Sejahtera susunan M. Khalilurrahman Al-Mahfani:

    مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللهِ وَرَحْمَتِةِ

    Arab latin: Muthirnaa bi fadh-lillaahi wa rahmatih

    Artinya: “Dicurahkannya hujan ini kepada kami atas karunia dan rahmat Allah.” (HR Bukhari, dari Zaid bin Khalid)

    (aeb/erd)



    Sumber : www.detik.com

  • Hadits Tentang Cuaca Panas, Benarkah Embusan Neraka Jahanam?



    Jakarta

    Cuaca panas adalah salah satu fenomena alam yang dapat memengaruhi kehidupan sehari-hari seseorang. Di bawah sinar matahari yang terik, suhu udara meningkat, dan orang-orang mencari cara untuk mengatasi dampak panas tersebut.

    Dalam Islam, cuaca panas dijelaskan dalam beberapa dalil Al-Qur’an dan hadits. Musim panas atau kemarau yang berkepanjangan merupakan tanda kekuasaan Allah SWT.

    Termaktub dalam Al-Qur’an surat Al A’raf ayat 130, Allah SWT berfirman,


    وَلَقَدْ أَخَذْنَآ ءَالَ فِرْعَوْنَ بِٱلسِّنِينَ وَنَقْصٍ مِّنَ ٱلثَّمَرَٰتِ لَعَلَّهُمْ يَذَّكَّرُونَ

    Artinya: Dan sesungguhnya Kami telah menghukum (Fir’aun dan) kaumnya dengan (mendatangkan) musim kemarau yang panjang dan kekurangan buah-buahan, supaya mereka mengambil pelajaran.

    Dengan adanya cuaca panas ini, umat muslim hendaknya semakin meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

    Hadits Tentang Cuaca Panas

    Dirangkum dari buku Shahih Bukhari Muslim karya Muhammad Fu’ad Abdul Baqi dan buku Silsilah Hadits Dha’if dan Maudhu’: Volume 2 karya Muhammad Nasir al-Din Albani, terdapat beberapa hadits yang menjelaskan tentang cuaca panas.

    1. Cuaca panas berasal dari embusan neraka Jahanam

    حَدِيثُ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: إِذَا اشْتَدُ الْحَرُّ فَأَبْرِدُوا بِالصَّلاةِ فَإِنَّ شِدَّةَ الْحَرِّ مِنْ فَيْحِ جَهَنَّمَ

    Abu Hurairah RA berkata, “Nabi SAW bersabda: ‘Jika cuaca sangat panas maka tunggulah sampai (agak) dingin untuk sholat zuhur,sebab panas yang sangat itu berasal dari hembusan neraka jahannam.’”

    Maksud dari hadits ini adalah “Tundalah sementara sampai udara agak dingin, tetapi tidak sampai waktu Ashar.”

    Dalam hadits lain, Rasulullah SAW bersabda,

    حَدِيثُ أبي هُرَيْرَةَ عَن النَّبي صلى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: اشْتَكَتِ النَّارُ إلى رَبِّهَا فَقَالَتْ: يَا رَبِّ أَكَلَ بَعْضِي بَعْضًا فَأَذِنَ لَهَا بِنَفَسَيْنِ نَفَسٍ فِي الشَّتَاءِ وَنَفَسٍ فِي الصَّيْفِ فَهُوَ أَشَدُّ مَا تَجِدُونَ مِنَ الْحَرِّ وَأَشَدُّ مَا تَجِدُونَ مِنَ الزُّمْهَرِيرِ

    Abu Hurairah RA berkata: “Nabi SAW bersabda: ‘Neraka pernah mengeluh kepada Tuhan: ‘Ya Rabbi, sebagian diriku telah makan sebagian lainnya.’ Maka Allah mengizinkan padanya untuk bernafas dua kali; yaitu satu nafas di musim dingin dan satu nafas di musim panas. Maka nafas api neraka itu lebih dahsyat dari panas yang dapat kamu rasakan dan lebih hebat dari dingin yang kamu rasakan.’”

    2. Menunda sholat Dzuhur saat cuaca panas

    حَدِيثُ أَبِي ذَرٍّ قَالَ: أَذَّنَ مُؤَذِّنُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الظُّهْرَ فَقَالَ : أَبْرِدْ أَبْرِدْ أَوْ قَالَ: انْتَظِرُ انْتَظِرُ وَقَالَ: شِدَّةُ الْخَرُ مِنْ فَيْحِ جَهَنَّمَ فَإِذَا اشْتَدَّ الْحَرُّ فَأَبْرِدُوا عَنِ الصَّلَاةِ حَتَّى رَأَيْنَا فَيْ التَّلُولِ

    Artinya: Abu Dzar RA berkata: “Pada suatu hari mu’adzdzin Nabi SAW adzan, maka Nabi SAW bersabda kepadanya: ‘Dinginkanlah dinginkanlah!’ Atau beliau bersabda: ‘Tunggulah sampai kami bisa melihat bayangan bukit-bukit itu.’”

    3. Menyiram air saat berpuasa

    Dalam kitab Muntaqal Akhbar min Ahaditsi Sayyidil Akhyar, Ibnu Taimiyah menukil hadits riwayat Imam Ahmad bin Hanbal dan Abu Dawud.

    عن أبي بكر بن عبد الرحمن عن رجل من أصحاب النبي صلى الله عليه وسلم قال “رأيت النبي صلى الله عليه وسلم يصب الماء على رأسه من الحر وهو صائم” رواه أحمد وأبو داود.

    Artinya: Dari Abu Bakar bin Abdurrahman dari seorang sahabat Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Ia berkata, “Aku melihat Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam menuang air di atas kepalanya lantaran panas. Sementara beliau sedang berpuasa.”

    4. Wudhu saat cuaca panas

    مَنْ أَسْبَغَ الْوُضُوءَ فِي الْبَرْدِ الشَّدِيدِ كَانَ لَهُ مِنَ الْأَجْرِ كفْلانِ، وَمَنْ أَسْبَغَ الْوُضُوءَ فِي الْحَرِّ الشَّدِيدِ كَانَ لَهُ مِنَ الأخر كفل

    Barangsiapa membaguskan (menyempurnakan) wudhunya pada waktu cuaca sangat dingin, maka baginya pahala dua kali lipat. Dan barangsiapa yang membaguskan wudhunya pada waktu cuaca sangat panas, maka baginya satu pahala.

    Doa saat Cuaca Panas

    Ketika cuaca terasa panas, hendaknya seorang muslim membaca doa untuk memohon perlindungan Allah SWT. Doa ini seperti yang tertera dalam buku Kitab Doa Mustajab Terlengkap: Bahasa Arab, Latin, dan Terjemahannya karya Amrin Ali Al-Kasyaf:

    لا إِلَهَ إِلا اللَّهُ وَحْدَهُ، مَا أَشَدَّ حَرُّ هَذَ الْيَوْمِ، اَللَّهُمَّ أَجِرْنِي مِنْ حَرِّ جَهَنَّمَ

    Bacaan latin: Laa ilaaha illallaahu wahdahu, maa asyadda harru haadzal yaum, allahumma ajirnii min harri jahannam.

    Artinya: “Tidak ada Tuhan, kecuali Allah Yang Maha Esa. Alangkah panasnya hari ini. Ya Allah, lindungi aku dari panasnya api neraka.” (HR Ibnu As-Sunni)

    (dvs/dvs)



    Sumber : www.detik.com

  • Bacaan Doa saat Menyiram Air di Kuburan


    Jakarta

    Menyiram air di makam ahli kubur sering kali dilakukan para peziarah. Ada doa yang bisa dibaca saat menyiram air di kuburan.

    Doa saat menyiram air di kuburan merupakan salah satu cara untuk mengungkapkan penghormatan dan berdoa untuk roh yang telah berpulang. Rasulullah SAW pernah melakukannya untuk putra beliau.

    Menurut keterangan dalam Tuhfatul Muhtaj sebagaimana dinukil Husnan M. Thaib dalam buku Keutamaan Menjenguk Orang Sakit dan Tata Cara Mengurus Jenazah, Rasulullah SAW menyiram air di kuburan putra beliau yang bernama Ibrahim seraya membaca doa. Ini bacaan doanya.


    Doa Menyiram Air di Kuburan

    أَللَّهُمَّ اجْعَلْ هَذَا المَاءَ بَرْدًا وَسَلَامًا فِي قَبْرِهِهَا وَاسْقِ تَرَاهُ / هَا بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ

    Bacaan latin: Allahummaj’al haadzaalmaa’abar dannwasaalaamann fiiqabrihi haa wasqitsaraahu haa birahmatika yaa arhamarrahimin.

    Artinya: “Ya Allah jadikanlah air ini sebagai pendingin dan keselamatan di dalam kuburnya dan tuangkanlah rahmat di dalam kuburnya dengan rahmatMu wahai Yang Pengasih dari Yang Pengasih.”

    Hukum Menyiram Air di Kuburan

    Dikutip dari sumber sebelumnya, hukum menyiram air di kuburan selama tidak turun hujan adalah sunnah. Tujuan menyiram air di kuburan adalah agar almarhum mendapat kedinginan di dalam baringannya. Maka disunnahkan untuk menyiram air di kuburan dengan air yang suci lagi dingin.

    Sunnah menyiram air di kuburan adalah pernyataan para ulama dan merupakan tindakan yang Rasulullah SAW lakukan. Al Azra’i berpendapat bahwa hukum menyiram air di kuburan menggunakan air najis adalah makruh.

    Dalam sebuah hadits dinyatakan bahwa Rasulullah SAW pernah menyiram air di kuburan putra beliau, Ibrahim.

    “Sesungguhnya Rasulullah SAW menyiram (air) di atas kubur Ibrahim, anaknya, dan meletakkan kerikil di atasnya.” (HR Abu Daud)

    Dalam majalah Nahdlatul Ulama, AULA, edisi Maret 2022 yang bertajuk Orkestrasi Potensi Jam’iyah, terdapat beberapa pendapat dari para ulama mengenai menyiram air di kuburan.

    Di antaranya pendapat Syaikh Muhammad bin Umar bin Ali bin Nawawi al-Jawi Abu Abdil Mu’thi, ia mengatakan, “Menyiram kuburan dengan air dingin karena ingin mendapatkan dinginnya tempat. Tidak mengapa dicampur dengan sedikit air bunga karena malaikat menyukai bau harum.”

    Dalam al-Mausu’ah al-Fiqhiyah dikatakan, “Ulama Madzhab Hanafi, Syafi’i, dan Hanbali menghukumi sunnah menyiram air di atas kuburan setelah pemakaman karena Nabi melakukan hal itu di atas makam Sa’ad bin Mu’adz dan memerintahkan hal itu pada makam Utsman bin Mazh’un.”

    Al-Albani dalam Silsilah al-Ahadits al-Dha’ifah menjelaskan, ada banyak hadits tentang menyiram air di atas kuburan namun memiliki ‘illah (kecacatan). Al-Albani menjelaskan kecacatan hadits-hadits tersebut dalam al-Irwa (jilid 3, hal. 205-206). Ia juga menemukan sebuah hadits dengan sanad kuat dalam Awsath al-Thabrani bahwa Rasulullah SAW menyiram air di atas kuburan putra beliau, Ibrahim. Maka Al-Albani menyebutkan riwayat hadits tersebut dalam al-Shahihah No. 3045.

    Keutamaan Menyiram Air di Kuburan

    Menyiram air di kuburan memiliki sejumlah keutamaan. Merangkum sumber di atas, beberapa keutamaan menyiram air di kuburan antara lain:

    • Agar almarhum mendapat kedinginan di dalam baringannya.
    • Sebagai keselamatan di dalam kubur almarhum
    • Sebagai rahmat dalam kubur almarhum
    • Menguatkan tanah dan agar tidak hilang karena terpaan angin
    • Dalam ziarah kubur umat Islam tidak membatasi diri dengan menyiram air di kuburan atau menabur bunga saja. Namun juga dilengkapi dengan sunnah-sunnah lainnya seperti mengucapkan salam kepada ahli kubur, mendoakan dan memohonkan ampun untuk mereka kepada Allah SWT, dan sebagainya.

    (kri/kri)



    Sumber : www.detik.com