Category: Khazanah

  • Lirik Syair Walisongo, Sunan Gresik Maulana Malik Ibrahim


    Jakarta

    Walisongo adalah sebutan bagi sembilan tokoh ulama besar yang berperan penting dalam proses penyebaran Islam di Pulau Jawa pada abad ke-14 hingga abad ke-16 Masehi. Mereka bukan hanya penyebar agama, tetapi juga reformis sosial, pendidik, dan pembangun budaya Islam yang harmonis dengan nilai-nilai lokal.

    Salah satu dari Walisongo adalah Sunan Gresik, atau Maulana Malik Ibrahim. Ia dikenal sebagai pelopor dakwah Islam di tanah Jawa dan merupakan salah satu tokoh utama dalam jajaran Walisongo. Dikutip dari buku Sejarah Wali Songo karya Zulham Farobi, kiprah beliau dalam menyebarkan ajaran Islam dengan penuh kelembutan dan kebijaksanaan telah menginspirasi banyak generasi.

    Salah satu bentuk penghormatan masyarakat terhadap jasa beliau adalah melalui lantunan sholawat yang memuji keagungan akhlak dan perjuangannya.


    Lirik Sholawat Walisongo Sunan Gresik Maulana Malik Ibrahim

    Dilansir dari arsip detikHikmah, berikut lirik syair lengkap sholawat Walisongo Sunan Gresik Maulana Malik Ibrahim:

    Ya rasulullah salamun alaik
    Ya rafiassyani waddaroji
    Atfatayyajii rotal alaamii
    Ya uhailaljuudi walkaromii… walkaromii…

    Sunan Gresik Maulana Malik Ibrahim
    Sunan Ampel Raden Rahmat
    Sunan Giri Muhammad Ainul Yaqin
    Sunan Bonang Maulana Maqdum
    Sunan Drajat Raden Qosim
    Sunan Kalijogo Raden Syahid
    Sunan Muria Raden Umar
    Sunan Kudus Ja’far Shodiq
    Sunan Gunung Jati Syarif Hidayatullah

    Ya rasulullah salamun alaik
    Ya rafiassyani waddaroji
    Atfatayyajii rotal alaamii
    Ya uhailaljuudi walkaromii… walkaromii…

    Sunan Gresik kondang ngelmu dagange
    Sunan Ampel falsafah mah limone
    Sunan Giri tembang dolalane
    Sunan Bonang musisi gamelane
    Sunan Drajat pepali pitune
    Sunan Kalijogo wayangane
    Sunan Muria ngemu tradisine
    Sunan Kudus gede toleransine
    Sunan Gunung Jati politike

    Ayo podo… eling saklawase
    Ya rasulullah salamun alaik
    Ya rafiassyani waddaroji
    Atfatayyajii rotal alaamii
    Ya uhailaljuudi walkaromii… walkaromii…

    Terjemahan Lirik Arab

    يَارَسُوْلَ اللهِ سَلَامٌ عَلَيْكَ , يَارَفِيْعَ الشَّانِ وَالدَّرَجِ
    Yaa rosuulallaah salaamun ‘alaik, yaa rofî’assyaani waddaroji.

    Artinya: Wahai utusan Allah semoga keselamatan tetap padamu, wahai yang berbudi luhur dan bermartabat tinggi.

    عَـطْفَةً يَّاجِـيْرَةَ الْعَلَمِ , يَااُهَيْلَ الْجُوْدِ وَالْكَـرَمِ
    Athfatan yaa jiirotal alami, yaa uhailal juudi wal karomi.

    Artinya: Rasa kasihmu wahai pemimpin tetangga, wahai ahli dermawan dan pemurah hati.

    Asal-usul dan Makna Walisongo

    Dikutip dari buku Wali Songo: 9 Sunan karya Sri Sumaryoto, secara bahasa, “Wali” berarti orang yang dekat dengan Allah atau kekasih Allah. Sedangkan “Songo” dalam bahasa Jawa berarti sembilan. Maka Wali Songo merujuk pada sembilan wali Allah yang menyebarkan Islam di Jawa.

    Namun, Walisongo bukan berarti hanya ada sembilan ulama sepanjang waktu, melainkan jumlah itu merujuk pada sembilan orang ulama dalam satu periode tertentu.

    Sebelum kedatangan Walisongo, masyarakat Jawa telah mengenal ajaran Hindu dan Buddha selama berabad-abad. Proses penyebaran Islam tidak terjadi dalam semalam, melainkan secara bertahap melalui perdagangan, perkawinan, pendidikan, dan dakwah.

    Para pedagang muslim dari Gujarat, Arab, Persia, dan Tiongkok telah membuka jalan bagi penyebaran Islam, tetapi Walisongo-lah yang kemudian memantapkan ajaran Islam di tengah-tengah masyarakat Jawa.

    Daftar dan Profil Singkat Wali Songo

    Dirangkum dari buku Walisongo: Sebuah Biografi karya Asti Musman, berikut daftar dan profil singkat Walisongo:

    1. Sunan Gresik (Maulana Malik Ibrahim)

    Tempat berdakwah: Gresik, Jawa Timur
    Wafat: 1419 M
    Peran: Wali pertama yang menyebarkan Islam secara sistematis di Jawa. Mendekati masyarakat lewat pertanian, pengobatan, dan perdagangan.

    2. Sunan Ampel (Raden Rahmat)

    Tempat berdakwah: Ampel Denta, Surabaya
    Wafat: 1481 M
    Peran: Mendirikan pesantren pertama di Jawa. Ayah dari Sunan Bonang dan mertua dari Raden Patah. Pemikir utama dalam menyusun strategi dakwah Walisongo.

    3. Sunan Bonang (Makhdum Ibrahim)

    Tempat berdakwah: Tuban
    Wafat: 1525 M
    Peran: Putra Sunan Ampel. Menggunakan pendekatan seni budaya (gamelan, tembang) untuk menyebarkan Islam.

    4. Sunan Drajat (Raden Qosim)

    Tempat berdakwah: Lamongan
    Wafat: Sekitar 1522 M
    Peran: Mengajarkan pentingnya sosial kemasyarakatan dan menolong sesama. Dakwahnya sangat menekankan akhlak dan kesejahteraan.

    5. Sunan Kudus (Ja’far Shodiq)

    Tempat berdakwah: Kudus
    Wafat: 1550 M
    Peran: Pendiri Masjid Menara Kudus. Dakwah dengan pendekatan toleransi, bahkan bangunan masjid mengadopsi arsitektur Hindu-Buddha.

    6. Sunan Kalijaga (Raden Said)

    Tempat berdakwah: Demak, Kadilangu
    Wafat: Sekitar 1570 M
    Peran: Wali yang paling populer karena dakwahnya sangat akulturatif. Menggunakan wayang, tembang Jawa, dan seni rakyat.

    7. Sunan Muria (Raden Umar Said)

    Tempat berdakwah: Gunung Muria, Jawa Tengah
    Wafat: Sekitar abad ke-16
    Peran: Putra Sunan Kalijaga. Mendekati masyarakat pedesaan. Mengajarkan Islam lewat budaya tani, kesenian, dan pendidikan akhlak.

    8. Sunan Gunung Jati (Syarif Hidayatullah)

    Tempat berdakwah: Cirebon, Banten
    Wafat: 1570 M
    Peran: Tokoh penting dalam pendirian Kesultanan Cirebon dan Banten. Dakwahnya meluas hingga pesisir utara Jawa Barat.

    9. Sunan Giri (Raden Paku)

    Tempat berdakwah: Gresik
    Wafat: 1506 M
    Peran: Ulama dan pendidik ulung. Mendirikan pesantren Giri Kedaton. Fatwa dan pendapatnya menjadi rujukan ulama di seluruh Nusantara.

    (dvs/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Apakah Orang yang Masuk Neraka Bisa Keluar lalu ke Surga?


    Jakarta

    Neraka merupakan tempat siksa di akhirat kelak. Berbeda dengan surga, orang yang masuk neraka adalah mereka yang menentang syariat Allah SWT dan mengingkari sunnah Rasulullah SAW.

    Menukil dari buku Gambaran Neraka Menurut Al-Quran dan Hadis yang ditulis Roidah Bakri, kata neraka dalam Al-Qur’an disebut dengan naar yang artinya api yang menyala. Dari segi istilah, pengertian neraka mengacu pada tempat balasan dengan wujud siksaan bagi orang-orang yang telah melakukan perbuatan dosa atau kesalahan selama hidup di dunia.

    Salah satu dalil terkait neraka disebutkan dalam surah Al Baqarah ayat 39. Allah SWT berfirman,


    وَالَّذِيْنَ كَفَرُوْا وَكَذَّبُوْا بِاٰيٰتِنَآ اُولٰۤىِٕكَ اَصْحٰبُ النَّارِ ۚ هُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْنَ ࣖ

    Artinya: “Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat kami, mereka itulah penghuni neraka. Mereka kekal di dalamnya.”

    Lantas apakah bisa orang yang sudah masuk neraka keluar dari sana lalu ke surga?

    Bisakah Orang yang Masuk Neraka Keluar dan Pergi ke Surga?

    Menurut kitab Jinanul Khuldi: Na’imuha wa Qushuruha wa Huruha tulisan Mahir Ahmad Ash Shufiy yang diterjemahkan Tim Love Pustaka, Rasulullah SAW menyampaikan sebuah hadits orang yang keluar neraka paling akhir dan masuk surga paling akhir. Hanya orang-orang yang dirahmati Allah SWT yang dapat memperoleh kenikmatan demikian.

    Orang itu bahkan nantinya merasa heran dengan yang Allah SWT berikan sampai-sampai takut jika Tuhannya mengolok-olok saat memberi rahmat serta kemuliaan padanya. Dalam Shahih Muslim, disebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda,

    “Aku tidak tahu seseorang yang paling akhir keluar dari neraka, seseorang yang keluar dari neraka dengan merayap, dan dikatakanlah kepadanya, ‘Keluarlah dan masuklah ke surga.’ Maka, keluarlah ia dari neraka dan masuk ke surga. Ia mendapati orang-orang ahli surga sudah mendapatkan posisi mereka masing-masing.

    Ditanyakan kepadanya, “Ingatkah kamu, berapa lama kamu di neraka?” Dia menjawab, “Ya.” Dikatakanlah kepadanya lagi, “Berharaplah!” Ia pun mengharap atau menginginkan sesuatu. lalu, dikatakan kepadanya, “Engkau akan memperoleh apa yang engkau harapkan, ditambah sepuluh kali lipat kemegahan dunia.” Dia pun berkata, karena kaget dan seperti tidak percaya, “Apakah Engkau menghinaku, sedangkan Engkau adalah Raja.” Perawi hadits ini mengatakan “Aku melihat Rasulullah SAW tertawa hingga gerahamnya kelihatan.” (HR Bukhari)

    Selain itu diterangkan dalam kitab Al Jannah wal Nar oleh Umar Sulaiman Al Asyqar terjemahan Kaserun, penghuni neraka yang pertama keluar lalu masuk surga adalah orang yang pernah mengucapkan La illaha illa Allah. Ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW dari Abu Hurairah RA,

    “Seusai Allah SWT mengadili sesama hamba, dan hendak, dengan rahmat-Nya, mengeluarkan penduduk neraka yang dikehendaki-Nya, Dia menyuruh malaikat untuk mengeluarkan dari neraka orang yang tidak menyekutukan Allah SWT dengan sesuatu pun. Yaitu orang yang Dia kehendaki untuk mendapat rahmat-Nya, yang pernah mengucapkan “La ilaha illa Allah.”

    Sabda Rasulullah SAW lebih lanjut, “Para malaikat bisa mengenali mereka di neraka. Mengenali mereka karena adanya bekas sujud. Neraka itu membakar seluruh tubuh manusia kecuali bekas sujud. Allah melarang api neraka menjilati bekas sujud. Mereka pun dikeluarkan dari neraka dalam keadaan hangus. Lantas mereka diguyur dengan air kehidupan, lalu tumbuhlah seperti tumbuhnya benih di antara sampah banjir.” (HR Muslim)

    Syaikh Umar Sulaiman Al Asyqar dalam kitabnya menjelaskan bahwa orang beriman yang tak menyekutukan Allah SWT dengan apa pun itu tetapi punya banyak dosa hingga timbangan keburukannya lebih berat daripada pahala, mereka akan dimasukkan ke neraka dalam tempo yang hanya diketahui-Nya.

    Selain itu, Ibnu Katsir dalam kitab An Nihayah Fitan wa Ahwal Akhir Az Zaman terjemahan Anshori Umar Sitanggal dan Imron Hasan menyebut bahwa orang yang di hatinya ada iman meski hanya seberat satu biji sawi akan dikeluarkan oleh Allah SWT dari neraka.

    Dari Anas bin Malik RA, Nabi Muhammad SAW bersabda,

    “Akan keluar dari neraka orang yang mengucapkan ‘La ilaha illallah’, dan di dalam hatinya terdapat kebaikan seberat satu helai rambut. Kemudian akan keluar dari neraka orang yang mengucapkan ‘La ilaha illa Allah’, dan di dalam hatinya terdapat kebaikan seberat gandum. Kemudian akan keluar dari neraka orang yang mengucapkan ‘La ilaha illa Allah’, dan di dalam hatinya terdapat kebaikan seberat biji sawi.” (HR Muslim)

    Wallahu a’lam.

    (aeb/kri)



    Sumber : www.detik.com

  • Lagu Anak-anak Islami Terlengkap, Bisa Dinyanyikan Saat Hari Anak Nasional


    Jakarta

    Peringatan Hari Anak Nasional akan diselenggarakan pada Rabu, 23 Juli 2025. Biasanya, sekolah maupun instansi atau lembaga yang membidangi pendidikan anak-anak akan mengadakan acara. Lagu anak-anak islami lengkap ini bisa dinyanyikan untuk rayakan Hari Anak Nasional.

    Berdasarkan Pedoman Peringatan Hari Anak Nasional ke-41 Tahun 2025 dari Kementerian PPPA, tema Hari Anak Nasional 2025 adalah Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045.

    Hari Anak Nasional menjadi barometer komitmen berbagai pihak untuk menjamin setiap anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, bebas dari kekerasan, eksploitasi, dan diskriminasi.


    Peringatan Hari Anak Nasional juga menjadi bentuk penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak anak sebagai generasi penerus bangsa. Dalam hal ini, peringatan Hari Anak Nasional juga menjadikan anak sebagai subjek pembangunan yang dilibatkan secara bermakna dalam berbagai aspek kehidupan.

    Lagu Anak-anak Islami Terlengkap

    Menyanyikan lagu anak-anak islami bersama-sama di Hari Anak Nasional dapat memberikan pembelajaran yang sarat akan makna. Tidak hanya bernyanyi, tapi dalam setiap katanya ada pesan yang baik disampaikan kepada generasi penerus.

    Berikut lagu anak-anak Islami terlengkap yang bisa jadi referensi:

    Lagu Anak Islami : Sholawat Allahul Kahfi

    Berikut lirik lagu anak Islami Sholawat Allahul Kahfi yang dapat Anda ajarkan kepada si kecil sejak dini.

    Sholawat Allahul Kahfi

    اَللهُ الْكَافِى رَبُنَا الْكَافِى

    Allahul kaafii rabbunal kaafi

    قَصَدْنَا الْكَافِى وَجَدْنَا الْكَافِى

    Qashadnal kaafi wajadnal kaafi

    لِكُلِ كَافٍ كَفَانَا الْكَافِى

    Likullin kaafi kafaa nal kaafi

    وَنِعْمَ الْكَافِى اَلحَمْدُ لِلهِ

    Wa ni’mal kaafi Alhamdulillah

    اَللهُ الْكَافِى رَبُنَا الْكَافِى

    Allahul kaafii rabbunal kaafi

    قَصَدْنَا الْكَافِى وَجَدْنَا الْكَافِى

    Qashadnal kaafi wajadnal kaafi

    لِكُلِ كَافٍ كَفَانَا الْكَافِى

    Likullin kaafi kafaa nal kaafi

    وَنِعْمَ الْكَافِى اَلحَمْدُ لِلهِ

    Wa ni’mal kaafi Alhamdulillah

    اَللهُ الْكَافِى رَبُنَا الْكَافِى

    Allahul kaafii rabbunal kaafi

    قَصَدْنَا الْكَافِى وَجَدْنَا الْكَافِى

    Qashadnal kaafi wajadnal kaafi

    لِكُلِ كَافٍ كَفَانَا الْكَافِى

    Likullin kaafi kafaa nal kaafi

    وَنِعْمَ الْكَافِى اَلحَمْدُ لِلهِ

    Wa ni’mal kaafi Alhamdulillah

    Muda mudi di ini zaman
    Bukan tak pandai pengetahuan
    Ilmu dan azab ditinggalkan
    Sehingga diri bagaikan hewan

    اَللهُ الْكَافِى رَبُنَا الْكَافِى

    Allahul kaafii rabbunal kaafi

    قَصَدْنَا الْكَافِى وَجَدْنَا الْكَافِى

    Qashadnal kaafi wajadnal kaafi

    لِكُلِ كَافٍ كَفَانَا الْكَافِى

    Likullin kaafi kafaa nal kaafi

    وَنِعْمَ الْكَافِى اَلحَمْدُ لِلهِ

    Wa ni’mal kaafi Alhamdulillah

    Hari ke hari yang dipikirkan
    Kisah cinta dan kasih sayang
    Lupa mati tinggalkan sembahyang
    Sesal diri tak kepalang

    اَللهُ الْكَافِى رَبُنَا الْكَافِى

    Allahul kaafii rabbunal kaafi

    قَصَدْنَا الْكَافِى وَجَدْنَا الْكَافِى

    Qashadnal kaafi wajadnal kaafi

    لِكُلِ كَافٍ كَفَانَا الْكَافِى

    Likullin kaafi kafaa nal kaafi

    وَنِعْمَ الْكَافِى اَلحَمْدُ لِلهِ

    Wa ni’mal kaafi Alhamdulillah

    Harta dicari setiap hari
    Siang dan malam lupa diri
    Anak dan istri lupa mengaji
    Sesal dikubur di hari nanti

    اَللهُ الْكَافِى رَبُنَا الْكَافِى

    Allahul kaafii rabbunal kaafi

    قَصَدْنَا الْكَافِى وَجَدْنَا الْكَافِى

    Qashadnal kaafi wajadnal kaafi

    لِكُلِ كَافٍ كَفَانَا الْكَافِى

    Likullin kaafi kafaa nal kaafi

    وَنِعْمَ الْكَافِى اَلحَمْدُ لِلهِ

    Wa ni’mal kaafi alhamdulillah

    Muda mudi di zaman ini
    Senang dicari setiap hari
    Hura hura dan lupa diri
    Lupa mengaji dan lupa mati

    اَللهُ الْكَافِى رَبُنَا الْكَافِى

    Allahul kaafii rabbunal kaafi

    قَصَدْنَا الْكَافِى وَجَدْنَا الْكَافِى

    Qashadnal kaafi wajadnal kaafi

    لِكُلِ كَافٍ كَفَانَا الْكَافِى

    Likullin kaafi kafaa nal kaafi

    وَنِعْمَ الْكَافِى اَلحَمْدُ لِلهِ

    Wa ni’mal kaafi alhamdulillah

    Cukup sudah nasihat ini
    Untuk orang yang punya hati
    Jika ingin semangat diri
    Dekatkan Allah dan juga nabi

    اَللهُ الْكَافِى رَبُنَا الْكَافِى

    Allahul kaafii rabbunal kaafi

    قَصَدْنَا الْكَافِى وَجَدْنَا الْكَافِى

    Qashadnal kaafi wajadnal kaafi

    لِكُلِ كَافٍ كَفَانَا الْكَافِى

    Likullin kaafi kafaa nal kaafi

    وَنِعْمَ الْكَافِى اَلحَمْدُ لِلهِ

    Wa ni’mal kaafi alhamdulillah

    Lagu Anak Islami: 25 Nabi dan Rasul

    Lagu anak islami ini cocok untuk diperkenalkan kepada anak agar mereka mengenal nama-nama Nabi dan Rasul Allah sejak dini.

    25 Nama Nabi dan Rasul

    Ash sholatu ‘ala Nabi
    Wassalaamu ‘ala Rasul

    Wal anbiyaail mursaliin
    Kulluhum mukromun

    Sholawat ke atas Nabi
    Sejahtera ke atas Rasul

    Nabi-Nabi yang diutuskan
    Mereka semua adalah mulia

    Adam, Idris, Nuh, Hud, Sholeh
    Ibrahim, Luth, Ismail

    Ishak, Yaqub, Yusuf, Ayub
    Syuaib, Musa, Harun, Dzulqifli

    Daud, Sulaiman, Ilyas, Ilyasa
    Yunus, Zakaria, Yahya, Isa

    Wal aakhiru khotimul anbiya
    Muhammad Al Musthofaa

    Sholawat ke atas Nabi
    Sejahtera ke atas Rasul

    Terangkan hati kami Ya Allah
    Seperti hati RosulMu Ya allah

    Ash sholatu ‘ala Nabi
    Wassalaamu ‘ala Rasul

    Wal anbiyaail mursaliin
    Kulluhum mukromun

    Lagu Anak Islami: Lagu Rukun Islam

    Untuk memperkenalkan ajaran rukun Islam kepada anak. Anda dapat menggunakan lagu berikut yang nada musiknya menggunakan nada lagu Balonku Ada Lima agar anak-anak mudah mengingatnya.

    Rukun Islam

    Rukun Islam yang lima
    Syahadat, salat, puasa
    Zakat untuk si papa
    Haji bagi yang kuasa
    Siapa belum salat (hey)
    Siapa belum zakat
    Kan rugi di akhirat
    Allah pasti melaknat

    Lagu Anak Islami : Hymne TPA

    Biasanya jika anak-anak mengikuti kegiatan TKA/TPA, mereka akan diperkenalkan dengan nyanyian lagu anak Islami berikut ini. Nah, lagu islami ini cocok dinyanyikan untuk peringatan Hari Anak Nasional terutama di sekolah Islam.

    Hymne TPA

    Sejak kecil, kami baca
    Al-Qur’an pedoman kami

    Agar terang jiwa raga
    Selamat dunia akhirat

    Ya Allah, curahkanlah
    Rahmat-Mu pada kami

    Jadikanlah Qur’an suci
    Jalan terang hidup kami

    Tekad kami putra-putri
    Santri TKA-TPA
    Pegang teguh Qur’an suci
    Mengharap ridha ilahi
    (2x)

    Lagu Anak Islami: Allah Maha Esa

    Anda dapat menggunakan nada lagu Balonku Ada Lima untuk menyanyikan lagu anak Islami berikut yang berjudul Allah Maha Esa.

    Allah Maha Esa
    Rukun Islam yang lima
    Syahadat, Salat,Puasa
    Zakat untuk siapa
    Haji bagi yang kuasa
    Siapa tidak salat, dor!
    Kan rugi di akhirat
    Siapa yang tidak zakat
    Oleh Allah dilaknat

    (dvs/kri)



    Sumber : www.detik.com

  • Niat Sholat Sunnah Qobliyah Subuh Lengkap Arab, Latin dan Artinya


    Jakarta

    Niat sholat sunnah qobliyah Subuh harus dibaca muslim sebelum takbiratul ihram. Sebagaimana diketahui, niat menjadi syarat sah sholat.

    Menurut kitab Fiqh As Sunnah yang ditulis Sayyid Sabiq terjemahan Abu Aulia dan Abu Syauqina, sholat sunnah qobliyah Subuh memiliki keutamaan dan menjadi amalan yang sangat diperhatikan Rasulullah SAW. Diriwayatkan,

    “Sholat sunnah yang paling diperhatikan Rasulullah SAW adalah sholat sunnah dua rakaat sebelum Subuh.” (HR Bukhari dan lainnya)


    Umar Sulaiman Al Asyqar melalui kitabnya Maqaashidul Mukallafin: An Niyyat fil ibadaat yang diterjemahkan Faisal Saleh mengatakan bahwa segala sesuatu bergantung pada niatnya seperti yang Rasulullah SAW katakan. Berikut haditsnya,

    “Sesungguhnya amal itu bergantung pada niatnya dan setiap orang akan mendapat balasan sesuai dengan apa yang diniatkannya.” (HR Bukhari dan Muslim)

    Niat Sholat Sunnah Qobliyah Subuh

    Berikut bacaan niat sholat sunnah qobliyah Subuh yang dikutip dari buku Dirasah Islamiyah oleh Al Mubdi’u dkk.

    اُصَلِّى سُنَّةَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

    Usholli sunnatash subhi rok’ataini qobliyatan mustaqbilal qiblati lillahi ta’ala

    Artinya: “Aku niat mengerjakan sholat sunnah sebelum Subuh dua rakaat, menghadap kiblat karena Allah.”

    Tata Cara Sholat Sunnah Qobliyah Subuh

    • Membaca niat sholat sunnah qobliyah Subuh
    • Takbiratul ihram
    • Membaca surah Al Fatihah
    • Membaca surah lain dalam Al-Qur’an, dianjurkan surah Al Kafirun, Al Ikhlas, Al Baqarah ayat 136 dan Ali Imran ayat 52
    • Rukuk
    • I’tidal
    • Sujud pertama
    • Duduk di antara dua sujud
    • Sujud kedua rakaat pertama
    • Berdiri dan mengulang urutan di atas sejak membaca surah Al Fatihah hingga sujud kedua
    • Duduk tasyahud
    • Salam

    Doa setelah Sholat Sunnah Qobliyah Subuh

    Terdapat doa yang bisa diamalkan muslim setelah sholat sunnah qobliyah Subuh. Berikut bacaannya yang dikutip dari buku Misteri Kedua Belah Tangan dalam Sholat, Zikir, dan Doa oleh Badruddin Hasyim Subky.

    أَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ رَحْمَةً مِنْ عِنْدِكَ تَهْدِي بِهَا قَلْبِي وَتَجْمَعُ بِهَا شَمْلِي وَتَكُم بِمَا شَعْنِي وَتَرُدُّ بِهَا الفَتَنُ عَنِّى وَتَصْلُحُ بِهَا دِيْنِي وَتَحْفَظُ بِمَا غَائِبِي وَتَرْفَعُ بِمَا شَاهِدِى وَتُزَكَّى بِهَا عَمَلِي وَتَبْيَضُ بِهَا وَجْهِي وَتُلْهِمُنِي هَارُشْدِي وَتُعْصِمُنِي بِهَا مِنْ كُلِّ سُوْءٍ

    Allahumma inni as-aluka rahmatan min ‘indika tahdibiha qalbi watajma’u bihashamli watakumubima sha’ni wataruddubiha al-fatanu ‘anni watuslihubiha dini watahfazubima ghaibi watarfa’u bima shahidi watuzakkībiha ‘amali watubayyidubiha wajhi, watulhimuni haarushdi watu’shimuni biha mingkulli suu’in.

    Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon rahmat dari sisi-Mu, yang dapat menunjukkan hatiku, yang mengumpulkan harapan baikku, yang membersihkan rambut-rambutku (dosa) yang kotor, yang mengembalikan semua fitnah dariku, yang menyelesaikan segala urusan agamaku, yang memelihara ketika gaibku, yang mengangkat derajat ketika nampak-ku, yang membersihkan (kesalahan) amalan-amalanku, yang memutihkan wajahku, yang memberi ilham kepada keilmuanku, dan yang memelihara aku dari setiap kejahatan.”

    Zikir setelah Sholat Sunnah Qobliyah Subuh

    Masih dari sumber yang sama, setelah berdoa maka muslim bisa membaca zikir sholat sunnah qobliyah Subuh. Berikut urutan membaca zikirnya,

    1. Membaca Ya Hayyu Ya Qoyuum 40 Kali

    يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ يَا بَدِيعَ السَّمَاوَاتِ والارضِ يَا ذَا الجلال والاكرام يا الله لا اله الا انْتَ أَسئلكَ أَنْ تُحْيِيَ قَلبِي بِنُورِ مَعْرِفَتِكَ يَا اللَّهُ يَا اللَّهُ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ

    Yaa Ḥayyu Yaa Qayyūm, Yaa Badīʿassamāwāti wal-Arḍ, Yaa DhalJalāli wal-Ikrām, Yaa Allāhu laa ilāha illaa Anta, as’aluka antuḥyī qalbī binūri maʿrifatika Yaa Allāh Yaa Allāh Yaa Arḥamar-Rāḥimīn.

    Artinya: “Wahai Yang Maha Hidup, wahai Yang Maha Berdiri Sendiri, wahai Pencipta langit dan bumi, wahai Pemilik keagungan dan kemuliaan, wahai Allah, tidak ada tuhan selain Engkau. Aku memohon kepada-Mu agar menerangi hatiku dengan cahaya pengetahuan-Mu. Ya Allah, Ya Allah, wahai Yang Maha Pengasih dari segala pengasih.”

    2. Membaca Tahlil 100 Kali

    لا إلهَ إِلَّا اللَّهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ الْمُبِينُ

    Lā ilāha illallāhul malikul haqqul mubīn.

    Artinya: “Tidak ada Tuhan selain Allah, Raja yang Maha Benar dan Maha Nyata.”

    3. Membaca Tasbih, Tahmid, dan Istighfar 100 Kali

    سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ اسْتَغْفِرُ اللَّهَ

    Subhānallāh wa bihamdihi, Subhānallāhil-‘Azhīm, Astaghfirullāh.

    Artinya: “Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya, Maha Suci Allah Yang Maha Agung, aku memohon ampunan kepada Allah.”

    (aeb/kri)



    Sumber : www.detik.com

  • 100+ Kata Mutiara Islami untuk Anak Sekolah Penuh Motivasi


    Jakarta

    Kata-kata mutiara islami bisa diberikan untuk anak menyambut perayaan Hari Anak Nasional 2025. Kata-kata ini bisa menambah motivasi dan semangat belajar anak.

    Kata mutiara islami umumnya berisi doa dan harapan agar anak senantiasa berada dalam kebaikan, keberkahan, dan kemudahan dalam mencari ilmu.

    Merangkum buku 700++ Kata Mutiara Islami susunan Tim Pena Kreativa, buku 40 Quotes Motivasi Islami untuk Hidup Lebih Bermakna susunan Siswayana dan catatan detikHikmah, berikut kata-kata mutiara untuk anak yang islami dan penuh motivasi hidup.


    Kata-kata Mutiara Islami untuk Anak

    1. Jadilah anak yang jujur, karena kejujuran adalah akhlak mulia.
    2. Tidak ada pemberian orang tua yang paling berharga kepada anaknya kecuali pendidikan akhlak mulia.
    3. Jaga lidahmu untuk berujar dari petaka, sebab petaka itu bergantung pada ucapan.
    4. Sebaik-baik perkataan itu ialah yang sedikit tapi memberikan kejelasan.
    5. Perhatikan apa-apa yang dikatakan (diucapkan) dan janganlah memperhatikan siapa yang mengatakan.
    6. Sebelum memanah, isi dulu tempat anak panahnya (sebelum berbicara isi dulu pengetahuan kita).
    7. Hendaknya kau senang pada majelis yang tidak memuliakanmu, memberi salam kepada orang yang kau jumpai, dan meninggalkan perdebatan sekalipun engkau di atas kebenaran.
    8. Hati-hatilah terhadap senda gurau, karena tidak sedikit bahaya yang terdapat di dalamnya.
    9. Teman manusia yang sebenarnya adalah akal dan musuhnya yang celaka adalah jahil.
    10. Jangan pernah berjanji untuk selalu bisa mengatasi permasalahan sahabatmu, namun berjanjilah untuk selalu bersamanya ketika permasalahan menimpanya.
    11. Teman sejati bukanlah teman yang dapat menghilangkan semua masalahmu, namun yang pasti dia tidak akan menghilang saat masalah datang padamu.
    12. Bersabar dalam mendidik anak-anak adalah sebuah amal ibadah.
    13. Jangan paksa anakmu untuk menjadi seperti dirimu, karena mereka tidak terlahir di zamanmu.
    14. Tidak ada pemberian orang tua yang paling berharga kepada anaknya kecuali pendidikan akhlak mulia.
    15. Sesungguhnya orang yang termasuk yang baik-baik adalah orang yang paling baik akhlak dan adab sopannya.
    16. Orang yang manis tutur katanya, pasti akan banyak teman.
    17. Sebaik-baik manusia itu adalah yang baik budi pekertinya dan yang lebih bermanfaat bagi orang lain.
    18. Ikhlas adalah kunci keberhasilan.
    19. Hidup adalah proses pembelajaran yang tak pernah berakhir. Setiap detik yang kita jalani, setiap pengalaman yang kita dapati, baik itu keberhasilan ataupun kegagalan, sebenarnya adalah bagian dari proses yang lebih besar untuk memperkaya dan memperteguh jiwa.
    20. Ujian itu sendiri adalah pelajaran yang membawa kita pada perkembangan dan kematangan diri.
    21. Barang siapa yang berusaha keras untuk mencari ilmu, maka Allah akan mempermudah baginya jalan menuju surga.
    22. Teruslah belajar karena setiap langkah dalam hidup ini adalah kesempatan untuk menjadi lebih baik.
    23. Jangan pernah menyerah dan merasa gagal, karena kegagalan adalah bagian dari proses menuju keberhasilan.
    24. Dengan niat ikhlas, usaha yang maksimal, dan tawakal kepada Allah, kita akan mendapatkan petunjuk-Nya yang akan memandu kita pada jalan yang lurus dan benar.
    25. Anak lebih utama daripada kekayaan. Kesehatan lebih baik dari harta benda. Pengalaman lebih baik daripada harta.
    26. Jadilah teladan kebaikan untuk teman-temanmu.
    27. Allah memberi ujian sesuai dengan kemampuan hamba-Nya.
    28. Berbuat baiklah, karena kebaikan akan kembali padamu.
    29. Cintailah sesama seperti kamu mencintai dirimu sendiri.
    30. Sikap dermawan adalah cerminan hati yang beriman.
    31. Hormatilah gurumu, karena mereka yang membimbingmu menuju ilmu.
    32. Ucapkanlah kata-kata yang baik, karena setiap ucapan adalah doa.
    33. Allah selalu mencintai hamba-Nya yang bersyukur.
    34. Berusahalah menjadi anak yang dirindukan surga.
    35. Jangan lupa membaca Bismillah sebelum melakukan sesuatu.
    36. Allah menguji kita untuk membuat kita lebih kuat.
    37. Jangan malas, karena kemalasan menjauhkan kita dari keberkahan.
    38. Selalu ucapkan Insya Allah untuk janji yang akan kamu tepati.
    39. Tolonglah orang yang membutuhkan, maka Allah akan menolongmu.
    40. Jangan lupa berdoa untuk saudaramu yang lain.
    41. Hormati teman-temanmu, karena mereka adalah saudaramu.
    42. Kebaikan kecil yang kamu lakukan bisa menjadi besar di mata Allah.
    43. Berdoalah di setiap waktu, karena doa adalah senjata orang beriman.
    44. Ketika kamu membantu orang lain, Allah akan membantumu.
    45. Allah mencintai hamba yang selalu berusaha memperbaiki diri.
    46. Jangan iri pada kebahagiaan orang lain, karena Allah sudah mengatur rezeki.
    47. Jangan menyakiti hati orang lain, karena itu tidak disukai Allah.
    48. Jaga pandanganmu, karena itu bagian dari menjaga iman.
    49. Hidup yang sederhana membuat hati lebih tenang.
    50. Berbuat baiklah kepada hewan, karena itu juga sunnah Rasul.
    51. Doa anak yang saleh adalah investasi orang tua di akhirat.
    52. Allah mencintai hamba-Nya yang rendah hati.
    53. Jangan iri hati, karena Allah memberikan rezeki sesuai kebutuhan kita.
    54. Jadilah anak yang jujur, karena kejujuran adalah akhlak mulia.
    55. Hidup yang berkah dimulai dari niat yang tulus.
    56. Kecintaan teman sejati itu akan tampak pada waktu kita kesulitan.
    57. Jangan pernah menyakiti sahabatmu karena sahabat adalah cara-Nya menunjukkan bahwa Dia tidak ingin engkau menjalani hidupmu seorang diri.
    58. Orang yang mencari teman sempurna lagi tiada cela, maka selamanya dia tidak akan punya teman.
    59. Seseorang adalah sejalan dan sealiran dengan kawan akrabnya, maka hendaklah kamu berhati-hati memilih kawan pendamping.
    60. Selemah-lemahnya manusia adalah orang yang tak mau mencari sahabat dan orang yang lebih lemah dari itu adalah orang yang menyia-nyiakan sahabat yang telah dicari.
    61. Di antara akhlak seorang mukmin adalah berbicara dengan baik, bila mendengarkan pembicaraan tekun, bila berjumlah orang dia menyambut dengan wajah ceria dan bila berjanji ditepati.
    62. Tergelincirnya kaki itu lebih selamat daripada tergelincirnya lidah.
    63. Sebaik-baik perkataan itu adalah yang sedikit tapi memberikan kejelasan.
    64. Barang siapa banyak diam maka dia akan selamat.
    65. Diam (tidak bicara) adalah suatu kebijaksanaan dan sedikit orang yang melakukannya.
    66. Apabila kalian senang Allah Ta’ala dan Rasul-Nya mencintai kalian, maka tunaikanlah amanah kalian, dan benarlah jika berbicara, dan bertetanggalah dengan baik kepada tetangga kalian.
    67. Orang yang beruntung adalah orang yang memiliki banyak pembela melalui sebuah ikatan persaudaraan.
    68. Persaudaraan adalah penyatuan. Menjadikan kita menyatu dengan mereka. Layaknya ikatan saudara kandung yang tak mungkin bisa lepas.
    69. Bangunlah suatu dunia, tempat semua bangsanya hidup dalam damai dan persaudaraan.
    70. Seorang mukmin dengan mukmin lain laksana rumah batu, yang satu menguatkan yang lain.
    71. Seorang mukmin terhadap mukmin lain adalah seperti sebuah bangunan di mana bagiannya saling menguatkan bagian yang lain.
    72. Sebelum kita mengeluhkan tentang rasa suatu hidangan, renungkanlah seseorang di luar sana yang tidak punya apa pun untuk dimakan.
    73. Janganlah salah seorang di antara kalian minum sambil berdiri.
    74. Hal-hal yang bisa menyebabkan badan lemah antara lain: banyak makan makanan yang rasanya masam, sering bersedih, banyak minum air tapi tidak makan sesuatu, serta sering melakukan hubungan seksual.
    75. Kalau kamu berada di rumah orang, hendaklah kamu jaga matamu. Jika kamu berada di tengah orang ramai jaga lidahmu. Andai kamu berada dalam sebuah jamuan, jaga perangaimu.
    76. Kerusakan budi pekerti/akhlak itu menular.
    77. Sebaik-baik manusia itu adalah yang paling baik budi pekertinya dan yang lebih bermanfaat bagi orang lain.
    78. Kemuliaan itu dengan adab kesopanan (budi pekerti) bukan dengan keturunan.
    79. Janganlah engkau menyelam ke suatu pembicaraan yang engkau tidak berhak mendengarkannya.
    80. Apabila engkau tidak punya rasa malu, maka berbuatlah sekehendakmu.
    81. Adab seseorang itu lebih baik dan berharga daripada emasnya.
    82. Allah memberi kita satu lidah dan dua telinga agar kita lebih banyak mendengarkan daripada berbicara.
    83. Menjaga kebersihan termasuk akhlak para nabi.
    84. Beranggapan jelek adalah perangai yang jelek.
    85. Orang yang banyak ketawa itu kurang wibawanya. Orang yang suka menghina orang lain, dia juga akan dihina.
    86. Kemampuan orang tua mendidik anak ada batasnya, sedangkan pintu pertolongan Allah tiada terbatas. Maka iringi proses mendidik anak dengan doa.
    87. Apabila fondasinya tidak kuat, maka cabangnya pun akan demikian sepanjang masa.
    88. Ketika mata ibumu sudah tertutup, maka hilanglah satu keberkahan di sisi Allah, yaitu doa ibu.
    89. Jangan gunakan ketajaman lidahmu kepada ibu yang telah mengajarimu untuk berbicara.
    90. Aku tidak tahu apakah ada amalan yang lebih baik untuk mendekatkan seseorang kepada Allah daripada berbakti pada ibunya.
    91. Gerak-gerik seseorang itu menunjukkan rahasianya.
    92. Bergaullah dengan orang yang jujur dan menepati janji.
    93. Tidaklah seseorang menyembunyikan sesuatu, melainkan Allah akan menampakkannya melalui raut mukanya dan ketergelinciran mulutnya.
    94. Jangan berbicara tanpa ilmu.
    95. Jadilah anak yang dermawan, karena Allah mencintai orang yang bersedekah.
    96. Allah menguji kita untuk membuat kita lebih kuat.
    97. Setiap amal kebaikan akan dicatat oleh malaikat.
    98. Rendahkan hatimu, karena kesombongan adalah milik Allah semata
    99. Kebahagiaan sejati ada dalam keimanan kepada Allah.
    100. Jangan pernah menyerah, karena Allah menyukai orang yang bersungguh-sungguh.
    101. Bantulah orang tuamu dengan ikhlas.
    102. Jangan iri, karena setiap orang punya jalan rezekinya masing-masing
    103. Setiap usaha yang halal akan membawa berkah.
    104. Berbagi kebahagiaan adalah wujud syukur kepada Allah.
    105. Jangan pernah menunda kebaikan.

    (kri/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • 20 Universitas Islam Terbaik di Dunia, Ada dari Indonesia?


    Jakarta

    Sejumlah lembaga pemeringkatan kampus merilis daftar universitas Islam terbaik dunia. Menurut salah satu lembaga, ada beberapa universitas dari Indonesia yang masuk 20 teratas.

    UniRank merilis daftar universitas Islam terbaik dunia 2025 dalam edisi baru yang mereka sebut universitas Islam terpopuler. Menurut keterangan dalam situsnya, pemeringkatan berdasarkan metrik web dari 435 universitas dan kolese Islam di dunia yang memenuhi kriteria berikut:

    • Berlisensi atau terakreditasi oleh organisasi pendidikan tinggi terkait yang berlaku di masing-masing negara.
    • Menawarkan minimal gelar sarjana 3 tahun atau gelar magister atau doktoral pascasarjana.
    • Menyelenggarakan kuliah tatap muka.

    20 Universitas Islam Terbaik Dunia Versi UniRank 2025

    Berikut daftar universitas Islam terbaik dunia versi UniRank 2025 edisi baru:


    1. Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Indonesia
    2. Cairo University, Mesir
    3. Jordan University of Science and Technology, Yordania
    4. Universiti Islam Antarabangsa Malaysia, Malaysia
    5. Umm Al-Qura University, Arab Saudi
    6. Universitas Islam Indonesia, Indonesia
    7. Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Indonesia
    8. Al-Imam Muhammad Ibn Saud Islamic University, Arab Saudi
    9. Universitas Muhammadiyah Jakarta, Indonesia
    10. Université Cadi Ayyad, Maroko
    11. University of the Punjab, Pakistan
    12. Karadeniz Teknik Üniversitesi, Turki
    13. Al-Balqa’ Applied University, Yordania
    14. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, Indonesia
    15. Süleyman Demirel Üniversitesi, Turki
    16. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Indonesia
    17. Universitas Muhammadiyah Malang, Indonesia
    18. Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia
    19. Shahid Beheshti University of Medical Sciences, Iran
    20. Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Indonesia
    Daftar top 20 universitas Islam terpopuler di dunia versi UniRank 2025, diakses Selasa (22/7/2025).Daftar top 20 universitas Islam terpopuler di dunia versi UniRank 2025, diakses Selasa (22/7/2025). Foto: Tangkapan Layar UniRank

    Universitas Islam Terbaik Dunia Versi QS Top University 2025

    Lembaga pemeringkatan populer lain, Quacquarelli Symonds (QS), juga merilis daftar universitas terbaik dunia untuk subjek Teologi, Keilahian & Studi Agama. Namun, pemeringkatan tidak secara spesifik menyasar universitas Islam.

    Menurut pemeringkatan tersebut, University of Notre Dame di Amerika Serikat menempati peringkat pertama sebagai universitas terbaik untuk subjek Teologi, Keilahian & Studi Agama dengan total skor 93.4.

    20 Universitas Islam Terbaik Versi ISC WUR 2023

    Islamic World Science & Technology Monitoring and Citation Institute (ISC) World University Ranking (WUR) juga melakukan pemeringkatan universitas Islam terbaik. Organisasi ini berbasis di Iran dan melakukan pemeringkatan universitas di dunia Islam.

    Indikator yang digunakan dalam pemeringkatan ISC WUR mengacu pada hasil riset, pendidikan, aktivitas internasional, dan inovasi.

    Berdasarkan penelusuran detikHikmah di situsnya, data terakhir berasal dari survei pada 2023. Berikut daftarnya:

    1. King Abdullah University of Science & Technology, Arab Saudi
    2. King Saud University, Arab Saudi
    3. King Abdulaziz University, Arab Saudi
    4. King Fahd University of Petroleum & Minerals, Arab Saudi
    5. Qatar University, Qatar
    6. Universiti Malaya, Malaysia
    7. Comsats University Islamabad (CUI), Pakistan
    8. American University of Beirut, Lebanon
    9. University of Tehran, Iran
    10. Khalifa University of Science & Technology, Uni Emirat Arab
    11. Middle East Technical University, Turki
    12. Cairo University, Mesir
    13. United Arab Emirates University, Uni Emirat Arab
    14. Imam Abdulrahman bin Faisal University, Arab Saudi
    15. Tarbiat Modares University, Iran
    16. Amirkabir University of Technology, Iran
    17. KOC University, Turki
    18. Sharif University of Technology, Iran
    19. Universiti Sains Malaysia, Malaysia
    20. Istanbul Technical University, Turki

    (kri/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ingin Rezeki Melimpah? Amalkan Doa Nabi Sulaiman Ini Setiap Hari


    Jakarta

    Setiap orang tentu mendambakan kehidupan yang tenang, rezeki yang cukup, dan kemudahan dalam menjalani hari-hari. Dalam Islam, selain bekerja dan berusaha, kita juga diajarkan untuk memperbanyak doa sebagai salah satu jalan memohon pertolongan Allah SWT.

    Salah satu janji Allah tentang rezeki tercantum dalam Al-Qur’an surah At-Talaq ayat 2-3,

    وَمَنْ يَّتَّقِ اللّٰهَ يَجْعَلْ لَّهٗ مَخْرَجًا ۙوَّيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُۗ وَمَنْ يَّتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ فَهُوَ حَسْبُهٗ ۗاِنَّ اللّٰهَ بَالِغُ اَمْرِهٖۗ قَدْ جَعَلَ اللّٰهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا …


    Artinya: “…Siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya dan menganugerahkan kepadanya rezeki dari arah yang tidak dia duga. Siapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)-nya. Sesungguhnya Allahlah yang menuntaskan urusan-Nya. Sungguh, Allah telah membuat ketentuan bagi setiap sesuatu.”

    Doa adalah bagian penting dalam usaha seseorang untuk mendapatkan keberkahan hidup. Di antara teladan terbaik dalam hal ini adalah Nabi Sulaiman AS. Beliau dikenal sebagai nabi yang tidak hanya bijaksana dan berkuasa, tetapi juga sangat kaya raya. Namun, semua itu tidak lepas dari doa-doa yang senantiasa beliau panjatkan kepada Allah SWT.

    Doa Nabi Sulaiman Memohon Kekayaan dan Kekuasaan

    Salah satu doa Nabi Sulaiman AS yang diabadikan dalam Al-Qur’an terdapat dalam surah Shaad ayat 35.

    قَالَ رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَهَبْ لِيْ مُلْكًا لَّا يَنْۢبَغِيْ لِاَحَدٍ مِّنْۢ بَعْدِيْۚ اِنَّكَ اَنْتَ الْوَهَّابُ

    Arab latin: Qāla rabbigfir lī wa hab lī mulkal lā yambagī li’aḥadim mim ba’dī, innaka antal-wahhāb(u).

    Artinya: Dia berkata, “Wahai Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak patut (dimiliki) oleh seorang pun sesudahku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi.”

    Doa ini menunjukkan keyakinan dan harapan Nabi Sulaiman AS terhadap kemurahan Allah SWT. Ia memohon ampun terlebih dahulu, lalu meminta kekuasaan sebagai amanah yang besar. Dari sinilah kita belajar bahwa meminta rezeki bukanlah hal yang keliru, asalkan tetap dilandasi dengan rasa tawakal dan kesadaran diri sebagai hamba.

    Doa Syukur Nabi Sulaiman

    Setelah doanya dikabulkan dan dianugerahi kekuasaan serta kekayaan, Nabi Sulaiman AS juga tidak lupa untuk bersyukur. Beliau pun memanjatkan doa yang juga tercantum dalam Al-Qur’an.

    Kisah ini bisa ditemukan dalam buku Al-Qur’an dan Prinsip Ketatanegaraan karya Agus Rizal, yang menjelaskan bahwa doa syukur Nabi Sulaiman AS tertulis dalam surah An-Naml ayat 19:

    فَتَبَسَّمَ ضَاحِكًا مِّنْ قَوْلِهَا وَقَالَ رَبِّ اَوْزِعْنِيْٓ اَنْ اَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِيْٓ اَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلٰى وَالِدَيَّ وَاَنْ اَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضٰىهُ وَاَدْخِلْنِيْ بِرَحْمَتِكَ فِيْ عِبَادِكَ الصّٰلِحِيْنَ

    Arab latin: Fatabassama ḍāḥikam min qaulihā wa qāla rabbi auzi’nī an asykura ni’matakal-latī an’amta ‘alayya wa ‘alā wālidayya wa an a’mala ṣāliḥan tarḍāhu wa adkhilnī biraḥmatika fī ‘ibādikaṣ-ṣāliḥīn(a).

    Artinya: Dia (Sulaiman) tersenyum seraya tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dia berdoa, “Ya Tuhanku, anugerahkanlah aku (ilham dan kemampuan) untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan untuk tetap mengerjakan kebajikan yang Engkau ridai. (Aku memohon pula) masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh.”

    Doa ini bisa diamalkan sebagai pengingat agar kita tidak hanya berfokus pada permintaan, tetapi juga memperkuat rasa syukur atas nikmat yang telah ada. Dalam ayat tersebut, Nabi Sulaiman tidak hanya mengingat nikmat yang ia terima, tetapi juga mengaitkannya dengan tanggung jawab untuk berbuat amal yang diridhai Allah.

    (inf/kri)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Menghafal Asmaul Husna dengan Mudah dan Menyenangkan


    Jakarta

    Asmaul Husna adalah nama-nama baik Allah SWT. Tak ada yang tahu pasti berapa jumlah Asmaul Husna, tetapi ada 99 yang dapat diketahui muslim.

    Mengutip buku Manfaat Dahsyat Zikir Asmaul Husna susunan Syaifurrahman El Fati, Asmaul Husna bisa diamalkan sebagai zikir dan disisipkan dalam doa ketika bermunajat kepada Allah SWT seperti dijelaskan dalam surah Al A’raf ayat 180,

    وَلِلَّهِ ٱلْأَسْمَآءُ ٱلْحُسْنَىٰ فَٱدْعُوهُ بِهَا ۖ وَذَرُوا۟ ٱلَّذِينَ يُلْحِدُونَ فِىٓ أَسْمَٰٓئِهِۦ ۚ سَيُجْزَوْنَ مَا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ


    Artinya: “Hanya milik Allah Asmaul Husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut Asmaul Husnna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-nama-Nya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.”

    Lalu, bagaimana cara menghafal Asmaul Husna dengan mudah dan menyenangkan?

    Cara Menghafal Asmaul Husna dengan Mudah

    Menukil buku 99 Kecerdasan Berasaskan Asmaul Husna yang ditulis Sulaiman Alkumayi, cara menghafal Asmaul Husna dengan mudah dan menyenangkan bisa dilakukan melalui nyanyian dan musik. Menurut Imam Al Ghazali, musik memiliki pengaruh yang bisa membangkitkan rasa rindu terhadap Tuhan.

    Turut dijelaskan dalam buku Hafalan Luar Kepala Asmaul Husna karya Zaki Zamani, Asmaul Husna bisa dihafal dengan cara meniru atau mengikuti lagu serta nada. Jika dibaca rutin setiap hari usai salat fardhu, muslim akan cepat menghafal 99 Asmaul Husna.

    Selain melalui lagu atau nada, muslim bisa menggunakan cara lain untuk menghafal Asmaul Husna. Menurut buku Alma’tsurat Riqyah Syar’iyyah Asmaul Husna susunan Zainurrofieq, cara lain itu adalah dengan sering membaca, sering mendengar, sering menulis, hingga membuat catatan kecil.

    Hendaknya, catatan kecil Asmaul Husna itu ditulis pada kertas yang warna warni dan ditempel di dinding atau tempat lain yang mudah terbaca. Dengan begitu, kita akan sering membaca dan melihatnya sehingga mudah dihafal.

    Keutamaan Menghafal Asmaul Husna

    Mengutip buku Tanya & Jawab Bersama Nabi oleh Lingkar Alam, keutamaan menghafal Asmaul Husna adalah dimasukkan ke dalam surga. Hal ini tertuang dalam hadits Nabi Muhammad SAW,

    “Sesungguhnya Allah memiliki 99 nama (seratus kurang satu) siapa yang Ahshaha (mengetahui, membaca, memahami, meneladani), maka dia masuk surga. Allah itu ganjil (Esa) dan menyukai yang ganjil.” (HR Bukhari, Muslim, Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad)

    Selain itu, Asmaul Husna juga bisa menjadi pengantar doa agar mustajab seperti dijelaskan dalam surah Al A’raf ayat 180.

    Wallahu a’lam.

    (aeb/kri)



    Sumber : www.detik.com

  • Benarkah Uang Suami Uang Istri, Uang Istri Bukan Uang Suami?


    Jakarta

    Suami adalah kepala rumah tangga yang memiliki kewajiban menafkahi istrinya. Kerap kali muncul anggapan uang suami adalah uang istri dan uang istri bukan uang suami, benarkah demikian?

    Kewajiban suami menafkahi istrinya bersandar pada Al-Qur’an surah An Nisa’ ayat 34. Allah SWT berfirman,

    …اَلرِّجَالُ قَوَّامُوْنَ عَلَى النِّسَاۤءِ بِمَا فَضَّلَ اللّٰهُ بَعْضَهُمْ عَلٰى بَعْضٍ وَّبِمَآ اَنْفَقُوْا مِنْ اَمْوَالِهِمْ


    Artinya: “Laki-laki (suami) adalah penanggung jawab atas para perempuan (istri) karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (perempuan) dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari hartanya…”

    Menurut Tafsir Al-Qur’an Kementerian Agama RI, ayat tersebut menjelaskan bahwa kaum laki-laki adalah pemimpin, pemelihara, pembela dan pemberi nafkah, serta bertanggung jawab penuh terhadap kaum perempuan yang menjadi istri dan keluarganya.

    Di masyarakat Indonesia, muncul anggapan uang suami juga uang istri, tetapi uang istri bukan uang suami. Anggapan ini juga menjadi topik pertanyaan dalam fikih keluarga.

    Benarkah Uang Suami Uang Istri dan Uang Istri bukan Uang Suami?

    Menurut sistem syariah Islam, seperti dijelaskan Ahmad Sarwat dalam buku Istri bukan Pembantu, suami istri punya kejelasan atas nilai hartanya masing-masing, meski secara fisik harta itu kelihatan saling bercampur. Semua harta suami tetap menjadi harta suami dan harta istri juga akan tetap milik istri sepenuhnya.

    Memang sebagian harta suami ada yang menjadi hak istri tetapi harus melalui akad yang jelas. Misalnya pemberian mahar, nafkah wajib, hibah, atau hadiah. Tanpa adanya akad pasti, harta suami tidak otomatis menjadi harta istri.

    Mengacu pada buku Finansial Istri dalam Fikih Muslimah karya Aini Aryani, selama suami memenuhi semua kebutuhan dasar atau primer istri seperti sandang, pangan, papan, dan sebagainya, sebetulnya suami sudah tak dibebani kewajiban lainnya. Meski demikian, istri boleh-boleh saja minta uang belanja lebih atau bonus dan hadiah lainnya. Apabila suami memberikan, semuanya akan menjadi hak istri.

    Pemberian suami di luar nafkah itu akan menjadi sedekah untuk istri. Sebab, dalam Islam orang yang paling berhak diberi sedekah suami adalah mereka yang menjadi tanggungannya. Rasulullah SAW bersabda,

    خَيْرُ الصَّدَقَةِ مَا كَانَ عَنْ ظَهْرِ غِنِّى ، وَابْدَأُ بِمَنْ تَعُولُ

    Artinya: “Sedekah yang terbaik adalah yang dikeluarkan di luar kebutuhan, dan mulailah sedekah itu dari orang yang kamu tanggung nafkahnya.” (HR Bukhari)

    (kri/lus)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudah Dihafal! Ini 8 Surat Pendek yang Wajib Diajarkan ke Anak


    Jakarta

    Mengajarkan Al-Qur’an sejak usia dini membantu anak tumbuh dengan nilai-nilai Islam yang kuat. Surat-surat pendek sangat cocok diperkenalkan lebih dulu karena mudah diingat, dan kandungannya pun mengajarkan banyak hal penting tentang akidah, ibadah, hingga akhlak.

    Allah SWT berfirman dalam surat Al-Muzzammil ayat 20,

    “Maka bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al-Qur’an…”


    Melalui ayat ini, setiap muslim didorong untuk membaca Al-Qur’an sesuai kemampuannya. Untuk anak-anak, surat-surat pendek bisa menjadi awal yang ringan dan menyenangkan.

    8 Surat Pendek untuk Diajarkan ke Anak

    Berikut delapan surat pendek yang sebaiknya dikenalkan sejak dini:

    1. Al-Fatihah

    Surat ini dibaca di setiap rakaat salat. Menukil dari buku Samudera Al-Fatihah, Al-Ikhlas, Al-Falaq, & An-Naas: Tafsir Ibnu Katsir & Jalalain karya Imam Ibnu Katsir, Jalaluddin Al-Mahally, dan Jalaluddin As-Suyuthi, dijelaskan bahwa surah Al-Fatihah mengandung ungkapan sanjungan, pengagungan, dan pujian kepada Allah SWT melalui penyebutan nama-nama-Nya yang indah.

    Selain itu, dari buku Tafsir Al-Fatihah karya Muhammad Rasyid Ridha dan Tiar Anwar Bachtiar, Al-Fatihah merupakan surat pertama yang diturunkan secara lengkap. Karena itu, surat ini sangat dianjurkan untuk diajarkan lebih awal kepada anak sebagai pengantar mengenal Al-Qur’an.

    Berikut bacaan surah Al-Fatihah.

    بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

    Arab latin: bismillāhir-raḥmānir-raḥīm
    Artinya: “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.”

    الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

    Arab latin: al-ḥamdu lillāhi rabbil-‘ālamīn
    Artinya: “Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.”

    الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

    Arab latin: ar-raḥmānir-raḥīm
    Artinya: “Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.”

    مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ

    Arab latin: māliki yaumid-dīn
    Artinya: “Yang menguasai di Hari Pembalasan.”

    إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ

    Arab latin: iyyāka na’budu wa iyyāka nasta’īn
    Artinya: “Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan.”

    اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ

    Arab latin: ihdinaṣ-ṣirāṭal-mustaqīm
    Artinya: “Tunjukilah kami jalan yang lurus,:

    صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ

    Arab latin: ṣirāṭallażīna an’amta ‘alaihim gairil-magḍụbi ‘alaihim wa laḍ-ḍāllīn
    Artinya: “(yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.”

    2. Al-Ikhlas

    Mengajarkan konsep tauhid secara jelas dan sederhana. Surat ini menyampaikan bahwa Allah Maha Esa dan tidak ada sesuatu pun yang menyerupai-Nya.

    قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ

    Arab latin: Qul huwallāhu aḥad(un).
    Artinya: “Katakanlah (Nabi Muhammad), ‘Dialah Allah Yang Maha Esa.”

    اَللّٰهُ الصَّمَدُۚ

    Arab latin: Allāhuṣ-ṣamad(u).
    Artinya: “Allah tempat meminta segala sesuatu.”

    لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْۙ

    Arab latin: Lam yalid wa lam yūlad.
    Artinya: “Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan”

    وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌ ࣖ

    Arab latin: Wa lam yakul lahū kufuwan aḥad(un).
    Artinya: “serta tidak ada sesuatu pun yang setara dengan-Nya’.”

    3. Al-Falaq

    Berisi permohonan perlindungan dari berbagai keburukan, seperti kejahatan malam, sihir, dan iri hati. Anak dapat dibiasakan membacanya sebelum tidur agar merasa tenang.

    قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِۙ

    Arab latin: Qul a’ūżu birabbil-falaq(i).
    Artinya: “Katakanlah (Nabi Muhammad), ‘Aku berlindung kepada Tuhan yang (menjaga) fajar (subuh)”

    مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَۙ

    Arab latin: Min syarri mā khalaq(a).
    Artinya: “dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan,”

    وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ اِذَا وَقَبَۙ

    Arab latin: Wa min syarri gāsiqin iżā waqab(a).
    Artinya: “dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,”

    وَمِنْ شَرِّ النَّفّٰثٰتِ فِى الْعُقَدِۙ

    Arab latin: Wa min syarrin-naffāṡāti fil-‘uqad(i).
    Artinya: “dari kejahatan perempuan-perempuan (penyihir) yang meniup pada buhul-buhul (talinya),”

    وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ اِذَا حَسَدَ ࣖ

    Arab latin: Wa min syarri ḥāsidin iżā ḥasad(a).
    Artinya: “dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki’.”

    4. An-Nas

    Dari buku Juz Amma Tajwid Berwarna & Terjemahannya susunan M. Khalilurrahman Al Mahfani, menjelaskan bahwa surat An-Nas berisikan perintah agar memohon perlindungan kepada Allah SWT dari segala kejahatan yang datang dari jin atau manusia.

    قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِۙ

    Arab latin: Qul a’ūżu birabbin-nās(i).
    Artinya: “Katakanlah (Nabi Muhammad), ‘Aku berlindung kepada Tuhan manusia,”

    مَلِكِ النَّاسِۙ

    Arab latin: Malikin-nās(i).
    Artinya: “raja manusia,”

    اِلٰهِ النَّاسِۙ

    Arab latin: Ilāhin-nās(i).
    Artinya: “sembahan manusia”

    مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ ەۙ الْخَنَّاسِۖ

    Arab latin: Min syarril-waswāsil-khannās(i).
    Artinya: “dari kejahatan (setan) pembisik yang bersembunyi”

    الَّذِيْ يُوَسْوِسُ فِيْ صُدُوْرِ النَّاسِۙ

    Arab latin: Allażī yuwaswisu fī ṣudūrin-nās(i).
    Artinya: “yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,”

    مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ ࣖ

    Arab latin: Minal jinnati wan-nās(i).
    Artinya: “dari (golongan) jin dan manusia’.”

    5. Al-Kafirun

    قُلْ يٰٓاَيُّهَا الْكٰفِرُوْنَۙ

    Arab latin: Qul yā ayyuhal-kāfirūn(a).
    Artinya: “Katakanlah (Nabi Muhammad), ‘Wahai orang-orang kafir,”

    لَآ اَعْبُدُ مَا تَعْبُدُوْنَۙ

    Arab latin: Lā a’budu mā ta’budūn(a).
    Artinya: “aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah.”

    وَلَآ اَنْتُمْ عٰبِدُوْنَ مَآ اَعْبُدُۚ

    Arab latin: Wa lā antum ‘ābidūna mā a’bud(u).
    Artinya: “Kamu juga bukan penyembah apa yang aku sembah.”

    وَلَآ اَنَا۠ عَابِدٌ مَّا عَبَدْتُّمْۙ

    Arab latin: Wa lā ana ‘ābidum mā ‘abattum.
    Artinya: “Aku juga tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah.”

    وَلَآ اَنْتُمْ عٰبِدُوْنَ مَآ اَعْبُدُۗ

    Arab latin: Wa lā antum ‘ābidūna mā a’bud(u).
    Artinya: “Kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah apa yang aku sembah.”

    لَكُمْ دِيْنُكُمْ وَلِيَ دِيْنِ ࣖ

    Arab latin: Lakum dīnukum wa liya dīn(i).
    Artinya: “Untukmu agamamu dan untukku agamaku.”

    6. Al-Asr

    Walau hanya terdiri dari tiga ayat, surat ini mengajarkan banyak hal penting, yaitu menghargai waktu, beriman, beramal saleh, serta saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran.

    وَالْعَصْرِۙ

    Arab latin: Wal-‘aṣr(i).
    Artinya: “Demi masa,”

    اِنَّ الْاِنْسَانَ لَفِيْ خُسْرٍۙ
    Arab latin: Innal-insāna lafī khusr(in).
    Artinya: “sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugian,”

    اِلَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ ەۙ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ ࣖ

    Arab latin: Illal-lażīna āmanū wa ‘amiluṣ-ṣāliḥāti wa tawāṣau bil-ḥaqq(i), wa tawāṣau biṣ-ṣabr(i).
    Artinya: “kecuali orang-orang yang beriman dan beramal saleh serta saling menasihati untuk kebenaran dan kesabaran.”

    7. Al-Ma’un

    Isi surat ini mengingatkan agar tidak meremehkan anak yatim, orang miskin, dan pentingnya shalat yang dilakukan dengan sungguh-sungguh. Anak-anak juga dapat belajar tentang kepedulian sejak dini.

    اَرَءَيْتَ الَّذِيْ يُكَذِّبُ بِالدِّيْنِۗ

    Arab latin: Ara’aital-lażī yukażżibu bid-dīn(i).
    Artinya: “Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?”

    فَذٰلِكَ الَّذِيْ يَدُعُّ الْيَتِيْمَۙ

    Arab latin: Fa żālikal-lażī yadu”ul-yatīm(a).
    Artinya: “Itulah orang yang menghardik anak yatim”

    وَلَا يَحُضُّ عَلٰى طَعَامِ الْمِسْكِيْنِۗ

    Arab latin: Wa lā yaḥuḍḍu ‘alā ṭa’āmil-miskīn(i).
    Artinya: “dan tidak menganjurkan untuk memberi makan orang miskin.”

    فَوَيْلٌ لِّلْمُصَلِّيْنَۙ

    Arab latin: Fawailul lil-muṣallīn(a).
    Artinya: “Celakalah orang-orang yang melaksanakan sholat,”

    الَّذِيْنَ هُمْ عَنْ صَلَاتِهِمْ سَاهُوْنَۙ

    Arab latin: Allażīna hum ‘an ṣalātihim sāhūn(a).
    Artinya: “(yaitu) yang lalai terhadap sholatnya,”

    الَّذِيْنَ هُمْ يُرَاۤءُوْنَۙ

    Arab latin: Allażīna hum yurā’ūn(a).
    Artinya: “yang berbuat riya,”

    وَيَمْنَعُوْنَ الْمَاعُوْنَ ࣖ

    Arab latin: Wa yamna’ūnal-mā’ūn(a).
    Artinya: dan enggan (memberi) bantuan.

    8. Quraisy

    Mengenalkan nikmat yang Allah berikan kepada kaum Quraisy, seperti rasa aman dan makanan. Surat ini bisa menjadi pengantar untuk mengajak anak bersyukur atas segala kenyamanan yang dirasakan sehari-hari.

    لِاِيْلٰفِ قُرَيْشٍۙ

    Arab latin: Li’īlāfi quraisy(in).
    Artinya: “Disebabkan oleh kebiasaan orang-orang Quraisy,”

    اٖلٰفِهِمْ رِحْلَةَ الشِّتَاۤءِ وَالصَّيْفِۚ

    Arab latin: ´lāfihim riḥlatasy-syitā’i waṣ-ṣaif(i).
    Artinya: “(yaitu) kebiasaan mereka bepergian pada musim dingin dan musim panas (sehingga mendapatkan banyak keuntungan),”

    فَلْيَعْبُدُوْا رَبَّ هٰذَا الْبَيْتِۙ

    Arab latin: Falya’budū rabba hāżal-bait(i).
    Artinya: “maka hendaklah mereka menyembah Tuhan (pemilik) rumah ini (Ka’bah)”

    الَّذِيْٓ اَطْعَمَهُمْ مِّنْ جُوْعٍ ەۙ وَّاٰمَنَهُمْ مِّنْ خَوْفٍ ࣖ

    Arab latin: Allażī aṭ’amahum min jū'(in), wa āmanahum min khauf(in).
    Artinya: “yang telah memberi mereka makanan untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari rasa takut.”

    (inf/kri)



    Sumber : www.detik.com