Category Archives: Tips Properti

4 Barang Elektronik di Rumah yang Paling Boros Listrik, Apa Saja?


Jakarta

Keberadaan barang elektronik di rumah saat ini sudah tidak dapat dihindari. Penggunaannya yang praktis dan terjamin keamanannya membuat banyak orang tertarik menggunakannya. Sayangnya, beberapa barang elektronik menyita daya listrik yang besar dan membuat tagihan listrik membengkak. Lantas, barang elektronik apa saja yang termasuk?

Sebenarnya, setiap barang elektronik terdapat keterangan daya yang dibutuhkan untuk menghidupkannya. Besaran daya ini tidak akan langsung membuat tagihan listrik rumah membengkak apabila hanya dipakai 1 kali sebulan. Maka dari itu, dari jumlah pemakaian juga berpengaruh.

Melansir dari express.co.uk, seorang Direktur Pelaksana di Utility Bidder James Longley, menyebut ada 4 barang elektronik yang bisa membuat tagihan listrik membengkak apabila terlalu sering digunakan, berikut diantaranya.


1. Mesin Pengering Pakaian

James memasukkan mesin pengering pakaian dalam daftar ini karena rata-rata mesin pengering rata-rata menggunakan 4,5 kWh per siklus, sehingga menghasilkan rata-rata 52,25 kWh per bulan. kWh adalah kilowatt hour, hitungan daya yang digunakan per jam.

Di Indonesia sendiri, daya mesin pengering yang digunakan rata-rata 1.000-3.000 watt, sementara untuk yang hemat energi 40-130 watt. Besaran daya ini tergantung pada merek dari mesin pengering.

Apabila diubah ke daya per jam sekitar untuk daya 1.000-3.000 watt setara dengan 1-3 kWh karena 1.000 watt setara dengan 1 kWh. Untuk mesin pengering yang hemat energi hanya menggunakan 0,04-0,13 kWh.

Sementara itu, menurut Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tarif listrik per kWh bagi pelanggan non subsidi selama Mei 2024 sekitar Rp 1.352 sampai Rp 1.699, tergantung pada golongan daya listrik yang dipakai oleh pelanggan.

Solusinya agar tidak terlalu sering menggunakan pengering adalah memeras pakaian lalu menjemurnya saat matahari terik. Pakaian akan tetap kering meskipun tanpa mesin pengering.

2. Kulkas

Barang elektronik berikutnya adalah kulkas yang di dalamnya termasuk freezer. Di Indonesia rata-rata daya kulkas yang digunakan adalah 350-780 watt. Ini juga tergantung pada jumlah pintu yang dimiliki satu atau 2 serta merek produk yang digunakan. Jumlah watt tersebut kemudian dikalikan 24 jam, misalnya 350 watt x 24 jam sekitar 8.400 watt. Jika dikonversikan menjadi 8,4 kWh.

Tips untuk lebih hemat memakai kulkas adalah pastikan pintunya selalu tertutup rapat dan sering mencairkan es di freezer.

3. Mesin cuci

Besaran daya mesin cuci di Indonesia sekitar 400-500 watt untuk jenis front loading, sementara untuk top loading sekitar 350-550 watt. Besarannya ini tergantung pada merek dan fasilitas pendukung dari mesin cuci itu sendiri. Jika dikonversi untuk mesin cuci front loading sekitar 0,4-0,5 kWh dan mesin cuci top loading 0,35-0,55 kWh.

Untuk menghemat, kamu bisa mencuci pakaian dalam jumlah penuh, gunakan pengaturan ramah lingkungan pada mesin cuci, dan hindari mencuci pakaian dengan 2 tahap.

4. Oven Listrik

Oven listrik di Indonesia biasanya menggunakan rata-rata 1.400-2.200 watt atau 1,4-2,2 kWh. Selain itu, oven listrik tidak bisa langsung panas, melainkan harus ditunggu terlebih dahulu sekitar 1 jam. Untuk oven listrik hemat energi biasanya memiliki daya di bawah 1.000 watt. Namun, kapasitasnya tentu lebih kecil dari oven yang menggunakan daya besar.

Solusi untuk lebih hemat listrik, bisa menggunakan oven gas atau air fryer. Dikutip dari situs The Eco Experts, sebagian besar air fryer dengan kapasitas satu hingga dua liter sangat hemat energi. Biasanya air fryer kecil dapat bekerja dengan daya 800-1.000 watt atau 0,8-1,0 kWh.

Itulah beberapa barang elektronik yang boros listrik di rumah.

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

Shower di Kamar Mandi Kamu Mampet? Ini Solusinya


Jakarta

Shower adalah salah satu alat mandi yang sangat digemari oleh kebanyakan orang. Sebab, penggunaan shower ini bisa meningkatkan efisiensi waktu dan penggunaan air ketika kita sedang mandi.

Namun seiring berjalannya waktu, lubang pada pada kepala shower ini bisa tersumbat oleh kotoran. Kotoran ini nantinya akan membuat volume air yang dikeluarkan oleh kepala shower jadi semakin kecil sehingga efisiensinya pun akan berkurang.

Bila kotoran tersebut dibiarkan, lama kelamaan shower akan mampet dan tidak bisa mengeluarkan air lagi. Oleh karena itu, penting bagi kamu yang menggunakan shower untuk rutin membersihkan kepala shower ini. Berikut beberapa tips dan caranya.


Cara Membersihkan Kepala Shower

Dikutip dari rd.com, menurut Direktur Indoor Health Council, Allen Rathey, kotoran yang menyumbat pada kepala shower itu biasanya disebabkan oleh mineral yang terkandung di dalam air. Kotoran ini nantinya akan membuat air yang dikeluarkan oleh shower menjadi terkontaminasi oleh mikroba.

“Mineral dapat menyumbat aliran air, dan mikroba dapat terlepas dari biofilm tersebut ke dalam air shower kamu,” ujar Rathey, dikutip dari rd.com, Sabtu (1/6/2024).

Oleh karena itu, sebaiknya kamu rutin membersihkan kepala shower di rumah kamu, supaya terhindar dari penyakit. Berikut beberapa metode yang bisa kamu coba untuk membersihkan kepala shower di rumah kamu.

1. Membersihkan Kepala Shower Pakai Cuka

Menurut Rathey, residu mineral pada kepala shower bisa dibersihkan dengan cairan asam seperti cuka putih. Metode dengan menggunakan cuka ini bisa dilakukan dengan 2 teknik, yaitu deep clean, dan quick clean. berikut caranya.

Cara Deep Clean Kepala Shower dengan Cuka

Alat dan bahan:

– Cuka putih

– Ember atau wadah yang cukup besar untuk merendam kepala shower

– Sikat gigi bekas

– Kunci Inggris (Adjustable Wrench)

– Kain handuk atau mikrofiber

Langkah-langkah:

1. Lepaskan kepala shower menggunakan kunci Inggris.

2. Letakkan kepala shower di dalam ember yang sudah disiapkan, lalu tuangkan cuka hingga terendam. Biarkan kepala shower terendam semalaman.

3. Setelah dibiarkan semalam, gosok kepala shower menggunakan sikat gigi untuk membersihkan residu yang sudah lembek oleh cuka.

4. Bila ada lubang shower yang tersumbat, cobalah untuk menusuknya dengan benda kecil seperti tusuk gigi.

5. Selanjutnya celupkan sikat gigi ke dalam air cuka untuk membersihkan bagian sambungan shower dan bagian dalam pipa shower.

6. Bilas seluruh bagian shower dengan air mengalir hingga semua kotoran keluar.

7. Pasang kembali kepala shower.

Cara Quick Clean Kepala Shower dengan Cuka

Alat dan bahan:

– Cuka putih

– Plastik ziplock besar

– Karet atau Ikat kabel (zip tie)

– Sikat gigi bekas

Langkah-langkah:

1. Isi plastik ziplock dengan cuka putih hingga setengah penuh (pastikan plastik ziplock ini besar dan bisa dimasuki oleh kepala shower)

2. Masukkan kepala shower pada plastik ziplock yang sudah disiapkan hingga terendam oleh air cuka, lalu ikat plastik sampai rapat menggunakan karet atau ikat kabel.

3. Biarkan kepala shower terendam selama sekitar 1 jam.

4. Setelah 1 jam, buka plastik ziplock lalu sikat kepala shower dengan sikat gigi hingga bersih.

5. Bilas menggunakan air panas yang mengalir selama beberapa menit.

2. Membersihkan Kepala Shower Pakai Air Lemon

Air lemon bisa dijadikan sebagai alternatif bagi kamu yang lebih suka menggunakan bahan alami. Air lemon ini bisa digunakan sebagai bahan pembersih karena sifat asam di dalamnya. Namun, perlu diperhatikan bahwa kadar gula yang terdapat pada air lemon bisa menarik perhatian semut. Bila kamu tertarik untuk menggunakan air lemon, kamu bisa simak caranya di bawah ini.

Alat dan bahan:

– 1 buah lemon besar

– Plastik besar

– Karet atau Ikat kabel (zip tie)

– Sikat gigi bekas

Langkah-langkah:

1. Pastikan lemon yang ingin kamu gunakan terasa berat. Lemon yang berat menunjukkan bahwa kadar air di dalamnya sangat banyak.

2. Belah lemon menjadi 2 bagian, lalu gosokkan lemon kepada kepala shower. Pastikan kamu memfokuskan gosokan tersebut ke arah bagian yang kotor.

3. Setelah digosok, masukkan kepala shower dan lemon tadi ke dalam plastik. Pastikan bagian isi buah lemon menempel dan mengarah pada lubang kepala shower.

4. Ikat plastik dengan karet atau ikat kabel, lalu biarkan selama minimal 1 jam.

5. Setelah 1 jam, buka plastik tersebut lalu peras sisa air pada buah lemon kepada kepala shower tersebut.

6. Gosok kepala shower menggunakan sikat gigi hingga bersih. Bila ada lubang yang mampet, cobalah untuk membersihkannya menggunakan benda kecil seperti tusuk gigi.

7. Setelah digosok, bilas kepala shower menggunakan air panas yang mengalir selama beberapa menit.

Itu dia beberapa cara yang bisa kamu coba sendiri di rumah untuk membersihkan kepala shower yang mampet. Semoga bermanfaat!

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

4 Masalah di Rumah yang Bisa Diperbaiki Sendiri, Nggak Perlu Panggil Tukang


Jakarta

Para pemilik rumah tentu sudah biasa menghadapi berbagai masalah yang ada di rumah. Namun, menghadapi masalah di rumah seringkali membuat kita langsung berpikir untuk memanggil tukang atau pihak yang profesional untuk memperbaikinya.

Nyatanya, ada banyak masalah sehari-hari di rumah yang sebenarnya bisa kita selesaikan sendiri tanpa bantuan profesional, loh. Mulai dari pemasangan lampu hingga mengganti kunci pintu, banyak proyek DIY (Do It Yourself) yang mudah dilakukan dan bisa menghemat biaya perbaikan.

Apa saja contohnya? Melansir dari The Spruce, berikut ini adalah empat masalah di rumah yang bisa kamu atasi sendiri tanpa perlu memanggil tukang.


1. Mengganti Lampu yang Rusak

Sebelum memanggil tukang listrik, coba pasang lampu baru sendiri. Memasang lampu sendiri sebenarnya tidak sulit dilakukan, tapi memang perlu kehati-hati an. Selain obeng, sebagian besar perlengkapan lampu baru biasanya sudah dilengkapi dengan semua alat yang diperlukan dan bisa dipasang dalam waktu sekitar satu jam.

Kamu hanya perlu tangga yang kokoh dan bantuan dari orang lain, untuk mengawasi saat melakukan pemasangan lampu. Jangan lupa juga untuk selalu mematikan aliran listrik terlebih dahulu sebelum mulai pemasangan. Jika kamu khawatir tentang pemasangan lampu kabel, ada banyak pilihan lampu yang cukup dicolokkan saja.

2. Mengganti Kunci Pintu

Jika kamu sudah bosan dan ingin mengganti kunci pintu lama dengan smart door-lock untuk keamanan yang lebih ekstra, tak perlu panggil tukang listrik. Kamu bisa melakukannya sendiri karena pekerjaan ini cukup mudah dilakukan.

Kunci rumah dengan fitur smart door-lock ini tidak memerlukan kunci lagi untuk membuka pintu, cukup dengan pin atau sidik jari. Selain itu, proses pemasangannya juga mudah. Hanya butuh dua langkah dan sebuah obeng.

Pertama, lepaskan pegangan pintu lama kamu, lalu pasang kunci pintu yang baru. Setelah terpasang, kamu bisa membuat kode khusus sebagai pin untuk membuka pintu rumah.

3. Menggantung atau Membuat Dekorasi Dinding

Proyek rumah lain yang bisa kamu lakukan sendiri adalah menggantung dan menambahkan dekorasi dinding di rumah.

Ini adalah proyek DIY kecil yang bisa memberi dampak besar pada ruangan di rumah. Cukup dengan menonton tutorial di YouTube, paku, dan alat-alat yang dibutuhkan lainnya, kamu sudah bisa mempercantik ruangan tanpa bantuan tukang.

4. Membersihkan Selokan

Membersihkan selokan secara rutin bisa dilakukan sendiri tanpa harus memanggil profesional. Membersihkan selokan biasanya hanya mengambil daun-daun atau sampah yang jatuh ke selokan. Daun dan sampah di selokan bisa menyebabkan penyumbatan serta serangan serangga dan kelembaban.

Oleh karena itu, penting untuk membersihkan selokan minimal seminggu sekali. Jika ada prakiraan hujan lebat atau salju, bersihkan halaman dari daun dan puing sebelum badai datang. Untuk membersihkan selokan jangan lupa untuk memakai pakaian pelindung, seperti sarung tangan berkebun, kemeja lengan panjang, dan sepatu bot.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

5 Langkah Mudah Membersihkan Garasi dan Carport di Rumah


Jakarta

Garasi dan carport adalah area terluar di rumah yang biasa digunakan untuk memarkirkan kendaraan. Letaknya yang berada di luar rumah, mudah sekali kotor dan berdebu. Ditambah roda mobil setelah dari luar juga bisa meninggalkan membekas di lantai garasi. Maka dari itu, garasi dan carport perlu sering dibersihkan.

Layaknya membersihkan bagian dalam rumah, membersihkan lantai garasi juga sebaiknya dilakukan sesering mungkin. Dengan begitu, debu, oli, atau noda yang menempel di lantai jadi akan lebih mudah dibersihkan.

Mengutip dari The Spruce, Sabtu (1/6/2024), berikut langkah membersihkan garasi dan carport.


1. Keluarkan Kendaraan

Saat hendak membersihkan suatu ruangan, lebih mudah jika tidak ada benda yang menghalangi. Kamu bisa memindahkan kendaraan ke luar rumah dahulu. Lalu menyapu semua lantainya. Jangan lupa gunakan alas kaki agar noda, debu, atau benda padat tidak mengenai kaki.

2. Bersihkan Debu yang Menempel

Selain kendaraan, di garasi dan carport pasti ada beberapa benda yang disimpan di sana. Benda-benda tersebut juga perlu dikeluarkan dan dibersihkan dari debu. Rak-rak yang terpasang di dinding atau lemari juga dibersihkan. Sebab, tempat yang lembap bisa jadi rumah bagi tikus, laba-laba, dan hewan lainnya.

3. Siapkan Larutan Pembersih

Setelah debu dibersihkan, kamu bisa mulai mengepel lantainya. Caranya dengan mencampurkan larutan pembersih lantai ke dalam air hangat. Masukkan pel di dalam ember campuran larutan pembersih. Diamkan selama 10 menit sebelum digunakan.

4. Siram Air Larutan Pembersih

Untuk area carport yang berlumut dan susah dibersihkan dengan alat pel. Kamu bisa menyiram larutan pembersih ke seluruh permukaannya. Lalu sikat seluruh permukaannya. Setelah lumut dan noda hitam hilang, bilas menggunakan air bersih.

5. Tunggu Hingga Kering

Setelah kering, kendaraan dan benda-benda di garasi bisa dimasukkan kembali. Saat sudah kering, kamu bisa melepas alas kaki saat melewatinya.

(aqi/dna)



Sumber : www.detik.com

5 Karakteristik Rumah Ini Bisa Bikin Boros Listrik


Jakarta

Listrik sangat penting untuk menjalankan berbagai kegiatan, termasuk di dalam rumah. Tentunya rumah hemat listrik menjadi dambaan banyak orang karena bisa menekan tagihan listrik.

Akan tetapi, tak jarang bangunan rumah justru membuat boros listrik. Nah, penting sekali memperhatikan karakteristik rumah yang mesti dihindari biar nggak tagihan listrik membengkak.

Lalu, seperti apa rumah yang bisa bikin boros listrik? Simak penjelasan berikut ini.


Ciri-ciri Rumah Boros Listrik

1. Jendela Besar di Sisi Barat Rumah

Arsitek Denny Setiawan menyarankan agar tidak membuat bukaan terlalu besar pada sisi rumah yang menghadap ke arah mata angin barat. Ia menjelaskan wilayah tersebut cenderung panas karena matahari terbenam di barat.

“Kalau pun terpaksa kita mempunyai rumah yang menghadap barat, kita harus memikirkan bagaimana membuat kisi-kisi atau sun shading, penghalau panas matahari di wilayah barat,” ujar Denny kepada detikcom belum lama ini.

Udara dari arah barat membuat rumah terasa panas, sehingga pemilik perlu menyalakan AC. Justru untuk menghemat listrik, penggunaan AC mesti diminimalisir.

2. Ruangan Tanpa Ventilasi

Lalu, ventilasi menjadi salah satu kunci utama memiliki rumah hemat listrik. Sebaiknya pemilik rumah memaksimalkan ventilasi agar udara bisa keluar-masuk rumah. Meski ruangan tidak dingin, setidaknya penghuni rumah masih bisa merasa nyaman karena ada hembusan angin melalui ventilasi.

Oleh karena itu, Denny menyarankan desain rumah dengan ventilasi yang baik, sehingga terjadi ventilasi silang. Beberapa cara yang bisa digunakan antara lain menggunakan jendela swing, pintu geser, dan jalusi.

3. Kekurangan Jendela

Kemudian, ia sangat menganjurkan banyak bukaan seperti jendela agar angin bisa masuk dan membuat rumah terasa sejuk. Namun, tetap hindari bukaan besar di sisi barat.

“Menggunakan atau mem-block dinding terlalu masif karena takut cahaya matahari itu juga jadi salah karena akhirnya angin tidak dapat masuk ke dalam,” katanya.

Selain membuat ruangan terasa adem, jendela penting agar ruangan mendapat pencahayaan alami. Ia mengatakan setiap ruangan harus memiliki jendela supaya tidak gelap.

4. Plafon Tinggi

Menurut Denny, rumah dengan plafon tinggi berpotensi membuat tagihan listrik jadi mahal. Hal ini kalau pemilik rumah menggunakan AC untuk mendinginkan ruangan besar tersebut.

“Plafon tinggi itu katanya rumah akan menjadi adem, tapi kalau kita pakenya masih pengudaraan buatan (AC), otomatis dia (AC) akan bekerja lebih keras karena harus mendinginkan lebih banyak space,” jelasnya.

Jika menggunakan AC di rumah, Ia menyarankan memilih AC yang sesuai dengan ukuran ruangan.

5. Dinding Berwarna Gelap

Selanjutnya, Denny meyakini pemilihan warna rumah akan mempengaruhi pencahayaan lampu yang dibutuhkan.

“Warnanya kalau misalnya terlalu gelap, otomatis kita membutuhkan lampu yang lebih banyak, sehingga kita harus jadi lebih boros menggunakan lampu sehingga cahayanya lebih banyak,” pungkasnya.

Itulah beberapa ciri-ciri rumah yang bisa bikin boro listrik. Semoga bermanfaat!

(dhw/dna)



Sumber : www.detik.com

10 Jenis Cat Tembok Terbaik dan Populer untuk Rumah


Jakarta

Jenis cat tembok yang digunakan akan berpengaruh pada fungsi dan estetika rumah. Tekstur, karakter, dan suasana rumah akan hidup sesuai cat tembok yang dipilih.

Hal pertama yang harus dipikirkan sebelum memilih jenis cat tembok adalah fungsi dan hasil akhir yang diinginkan. Tembok dapat terlihat matte atau berkilau sehingga harus disesuaikan dengan fungsi ruangan.

Pemilihan warna juga tidak kalah penting untuk kualitas estetika yang tinggi. Penyesuaian dengan cuaca dan suhu lingkungan berperan dalam menekan biaya pengecatan di masa depan.


Jenis Cat Tembok Terbaik untuk Rumah

Dilansir dari laman Livspace, berikut beberapa jenis cat tembok terbaik untuk mendekorasi interior maupun eksterior rumah:

1. Cat Minyak

Cat minyak terbuat dari campuran pigmen dan minyak untuk lapisan dasar atau akhir tembok. Jenis cat ini menghasilkan tekstur padat, lembut, dan berkilau. Pengaplikasiannya sangat gampang dengan daya simpan maksimal 15 tahun.

Akan tetapi cat ini tidak cocok untuk konstruksi cepat karena waktu kering yang lama, yaitu lebih dari 24 jam. Namun cat ini cocok untuk permukaan kayu, logam, dinding, pintu, atau jendela karena bersifat tahan air.

2. Cat Semen

Cat semen adalah salah satu jenis cat tembok yang relatif mahal namun cocok untuk lingkungan ekstrim. Cat ini direkomendasikan untuk tembok luar yang sering terpapar sinar matahari. Hasil akhirnya tampak simpel modern dengan tekstur yang kasar.

3. Cat Distemper

Cat distemper adalah pilihan murah dan ideal untuk interior rumah. Terbuat dari campuran kapur, air, lem, dan pigmen membuatnya satu tingkat lebih bagus dari cat kapur. Daya tahannya juga cukup lama sehingga bisa digunakan untuk tembok area luar yang tidak terlalu panas.

4. Cat Emulsi

Cat emulsi memiliki ketahanan tinggi terhadap jamur dan lumut pengganggu kecantikan tembok. Selain itu, pengaplikasiannya juga sangat mudah karena cepat kering. Baunya yang tidak terlalu menyengat membuatnya sering digunakan untuk area dapur, ruang anak, maupun hewan peliharaan.

5. Cat Labur

Cat labur atau cat kapur memberikan sentuhan akhir yang tipis. jenis cat ini direkomendasikan untuk permukaan dinding bata maupun kayu yang bertekstur. Rumah-rumah di desa sering menggunakan cat labur untuk mewarnai dinding bata, mebel, hingga langit-langit.

6. Cat Enamel

Jika nuansa rumah ingin lebih elegan dan mengkilap, maka cat enamel adalah solusinya. Hal ini karena penggunaan minyak dan pigmen sebagai bahan penyusunnya yang diklaim anti air. Jenis cat ini direkomendasikan untuk permukaan logam, kayu, dan tembok kamar mandi.

7. Cat Emulsi Akrilik

Kualitas cat emulsi akrilik dapat bertahan 2-10 tahun. Karakteristiknya yang padat dan cerah ketika diaplikasikan menjadi nilai lebih tersendiri. Jenis cat ini juga cepat kering, tidak berbau, dan tahan api sehingga cocok untuk melapisi tembok atau furnitur kayu.

8. Cat Bituminous

Jenis cat tembok terbaik berikutnya direkomendasikan untuk permukaan bertekstur kayu, pipa, maupun logam. Meskipun tahan karat, cat bituminous tidak cocok untuk tembok yang menerima sinar matahari. Cat ini lebih cocok untuk pelapis dan bukan dasar pewarnaan utama.

9. Cat Karet Sintetis

Cat karet sintetis memiliki daya tahan tinggi terhadap cuaca dan bahan kimia. Bahan resin sintetis, pelarut, dan pigmen warna menghasilkan warna yang cukup padat. Jenis cat ini juga cepat kering dan murah dari segi harga.

10. Cat Anti Korosif

Sesuai dengan sebutannya, cat anti korosif sangat cocok untuk permukaan baja dan besi seperti pipa dan pemanggang. Bahannya juga cukup kompleks terdiri dari campuran pasir, minyak biji rami, seng, dan krom. Harga cat anti korosif juga terbilang murah dan awet untuk penggunaan di luar ruangan.

Jenis Cat Tembok Paling Populer Untuk Rumah

  • Matte: cocok untuk ruang makan dan langit-langit dengan tekstur berpori
  • Semi-Gloss: cocok untuk kamar anak, dapur, dan kamar mandi dengan tingkat berkilau yang normal
  • Satin: cocok untuk dapur, ruang bermain, ruang keluarga, kamar mandi, dan ruang cuci dengan kilau seperti beludru
  • Eggshell: cocok untuk keluarga, lorong, dan pintu masuk dengan tingkat berkilau seperti cangkang telur
  • High-Gloss: cocok untuk ruangan outdoor, pintu, lemari, dan jendela karena tahan dengan kondisi ekstrim.

Tips Memilih Jenis Cat Tembok Terbaik

Dikutip dari laman Nerolac, melakukan survey adalah tindakan utama sebelum memilih cat dinding. Beberapa elemen yang harus dicermati agar tidak salah pilih adalah:

  • Memilih cat satin jika dinding rumah tidak rata
  • Menggunakan cat semi-gloss atau high-gloss untuk lingkungan dan cuaca rumah yang ekstrim
  • Memilih cat yang berkilau jika ingin terlihat mewah
  • Tidak harus menggunakan pelapis dan sesuaikan dengan kebutuhan
  • Pilih 2 palet warna untuk menghasilkan nuansa nyaman di rumah.

Demikian jenis cat tembok terbaik dan populer untuk rumah. Setiap jenis cat memiliki daya tahan berbeda tergantung dengan cuaca dan teknik awal ketika mengaplikasikannya.

(row/row)



Sumber : www.detik.com

Bangun Dinding Rumah Bisa Pakai Styrofoam Bekas, Ini Manfaatnya


Jakarta

Membangun rumah ramah lingkungan bisa menjadi upaya masyarakat berkontribusi untuk mencegah kerusakan alam. Konsep ini dapat dilakukan dengan berbagai pendekatan, salah satunya dengan bijak memilih bahan bangunan.

Arsitek Denny Setiawan mengatakan menggunakan bahan daur ulang adalah salah satu cara untuk membuat rumah ramah lingkungan. Ia mengaku pernah menggunakan styrofoam sebagai bahan membuat dinding dalam sebuah proyek pembuatan rumah ramah lingkungan.

“Saya mendapatkan material styrofoam yang berasal dari material daur ulang, sampah kita. Dan ternyata styrofoam ini sendiri adalah insulator dari panas,” ujar Denny kepada detikcom belum lama ini.


Styrofoam yang digunakan dalam konstruksi bangunan ini disebut Expanded Polystyrene (EPS) panel. Bahan ini berfungsi sebagai pengganti batu bata, sehingga dapat digunakan untuk membuat dinding rumah.

Denny menjelaskan pemakaian EPS panel atau Styrofoam sebagai bagian tengah tembok rumah. Lalu, menggunakan kawat ayam sebagai elemen perekat semen. Kemudian, dilakukan semprot atau kamprot pada kedua sisi, sehingga menjadi tembok..

“Jadi itu dia (dinding dari styrofoam) udah punya kekuatan sendiri. Dan itu sudah dites di beberapa negara kadar kekuatannya cukup baik,” ungkapnya.

Lalu, apa saja manfaat menggunakan styrofoam sebagai bahan baku tembok? Berikut penjelasannya.

Manfaat Styrofoam buat Dinding Rumah

1. Lebih Hemat Biaya

Menurut Denny, styrofoam daur ulang ini bisa membuat biaya bahan bangunan tembok menjadi lebih hemat. Dengan begitu, dana yang bisa disisakan tersebut dapat dialokasikan untuk keperluan lainnya.

2. Bisa Menghalau Panas

Styrofoam daur ulang tak hanya ramah lingkungan, melainkan juga berfungsi sebagai menghalau panas masuk ke dalam rumah. Kalau rumah terasa adem, tentu bisa meminimalisir penggunaan AC, bukan?

“Styrofoam sendiri secara penelitian mampu menurunkan secara pasif 3 derajat (selsius) suhu udara dibandingkan dinding konvensional,” imbuhnya.

3. Lebih Tahan Gempa

Terpisah, pemilik rumah yang menggunakan tembok dari styrofoam, Yensen Aliamin mengatakan metode pembuatan tembok ini mampu meminimalisir retakan akibat gempa bumi. Pasalnya, dinding dari styrofoam memakai sambungan kawat yang menyatukan getaran rumah secara serentak.

“Teknologi styrofoam ini ternyata karena dia pakai kawat-kawat, jadi kawat-kawat itu tembok sama tembok dan segalla macam semuanya diikat. Karena diikat, pada waktu gempa, satu rumah itu goyangnya bersamaan. Bahayanya itu kalau gempa satu tembok itu bergetarnya beda dari yang lain, sehingga akan retak dari ujung ke ujung,” paparnya.

4. Bangun Rumah Lebih Cepat

Selain itu, dinding dari styrofoam juga membuat struktur bangunan lebih ringan. Oleh karena itu, bangunan rumah tidak memerlukan fondasi dan kolom terlalu besar. Proses pembangunan rumah pun menjadi lebih cepat.

“Kalau mau bikin tembok karena kita sudah pakai kayak wafer gitu, tinggal beli (bahan), pasang-pasang, diikat, baru disemenin, cepat sekali. Kalau mau bikin satu panel (atau) satu tembok, bikin dulu satu tembok, setelah itu (setelah) kita pikir-pikir ‘kayaknya mau bikin jendela di sini’. Gampang, tinggal dipotong pake gerinda, dibikin aja kotak. Cuma potong kawat dan styrofoam,” ucapnya.

Bahkan, Yensen mengatakan pembangunan rumahnya hanya memakan waktu 3 bulan hingga ada bentukan rumah.

(dhw/dna)



Sumber : www.detik.com

Bahan Daur Ulang Ini Cocok buat Bikin Rumah Ramah Lingkungan


Jakarta

Membangun rumah tentu memerlukan berbagai bahan bangunan. Sayangnya, tak jarang bahan tersebut melalui proses produksi yang panjang, sehingga berpotensi menimbulkan jejak karbon yang merusak lingkungan.

Nah, bagi kamu yang pengin membuat konsep rumah ramah lingkungan, bisa coba menggunakan bahan-bahan daur ulang. Mengingat, energi dan sumber daya alam semakin langka kalau terus membuat bahan-bahan baru.

“Ada tiga hal yang harus kita lakukan dalam menghadapi kelangkaan energi. Yang pertama adalah mengurangi material baru yang kita gunakan, reduce. Lalu, yang kedua yang bisa kita lakukan adalah menggunakan ulang atau reuse. Bahan-bahan yang ada di sekitar kita bisa pakai ulang,” ujar Arsitek Denny Setiawan kepada detikcom belum lama ini.


Lalu, bahan daur ulang apa saja yang bisa digunakan untuk membangun rumah ramah lingkungan?

Bahan Bangunan Daur Ulang

1. Styrofoam Bekas

Denny mengatakan styrofoam bekas berupa Expanded Polystyrene (EPS) panel bisa menjadi pengganti batu bata untuk membangun dinding rumah. Selain ramah lingkungan, penggunaan styrofoam juga menyimpan segudang manfaat.

Salah satunya, dinding dari styrofoam membantu menghalau panas. Dengan begitu, rumah menjadi semakin ramah lingkungan karena dapat menghemat penggunaan AC.

“Styrofoam sendiri secara penelitian mampu menurunkan secara pasif 3 derajat (selsius) suhu udara dibandingkan dinding konvensional,” imbuhnya.

2. Kayu Bekas

Ruang TamuRuang Tamu Foto: Yensen Aliamin

Lalu, kamu dapat memanfaatkan kayu bekas yang berasal dari rumah tua yang sudah tidak terpakai. Bahkan, kamu bisa saja membeli kayu jati bekas.

“Kalau bisa bahan yang reject atau bahan yang bekas kita coba kasih kehidupan baru. Jadi ada beberapa misalnya papan-papan atau panel-panel kayu kita gunakan ulang sebagai material pembentuk lemari misalnya, kita nggak perlu kan pakai kayu baru,” kata Denny.

Bahan kayu tersebut juga bisa digunakan untuk membuat wall panel, meja makan, hingga tempat tidur.

3. Keramik Reject

Ruang MakanRuang Makan Foto: Yensen Aliamin

“Lalu, ke pasar barang bekas kita cari keramik yang justru malah reject karena dia tidak sempurna (dengan) banyak cacat sana sini. Nah, kita gunakan (keramik reject) sebagai lantai. Dengan desain yang tepat, kita bisa menggunakan material itu justru menjadi ornamen yang menarik di lantai,” tuturnya.

Kamu masih bisa menggunakan keramik reject dengan memotongnya menjadi bentuk yang unik. Keramik itu menjadi seperti perca yang dapat disusun menjadi karya seni yang menarik pada lantai.

4. Bongkaran Glass Block

Glass BlockGlass Block Foto: Yensen Aliamin

Kemudian, Denny juga pernah memanfaatkan bongkaran glass block untuk dipakai ulang. Ia memadukan beberapa warna sehingga menjadi tampilan yang menarik.

“Justru itu menjadi ornamen. Rumahnya menjadi sangat festive dengan warna-warni yang timbul dari glass block,” pungkasnya.

Demikian beberapa bahan daur ulang yang bisa kamu gunakan untuk mewujudkan konsep rumah ramah lingkungan. Semoga bermanfaat!

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Cara Hilangkan Jamur dan Lumut Membandel Pada Kaca



Jakarta

Jamur dan lumut adalah dua jenis jamur rumah tangga yang banyak tumbuh di tempat yang gelap, lembab, dan panas. Jamur menimbulkan bau tak sedap dan menjadi penyebab banyak penyakit dan infeksi virus.

Jamur dan lumut menodai permukaan kaca, serta cukup susah dihilangkan dan dibersihkan. Jamur rumah tangga ini tumbuh subur di lingkungan yang lembab dan tumbuh secara progresif pada kaca yang kotor dan tidak terawat.

Perbedaan Jamur dan Lumut

Lumut dan jamur dibedakan atas warna dan tampilannya. Umumnya, jamur timbul dalam warna biru, hijau, hitam, dan merah. Sedangkan lumut berwarna putih. Keduanya muncul sebagai lapisan bakteri bernoda tipis pada permukaan dan berkembang di area yang kotor dan tak terurus.


Cara Membersihkan

Menghilangkan jamur adalah tugas sulit dan merupakan penyebab umum kekhawatiran banyak pemilik rumah. Banyak tersedia pembersih professional di pasaran yang bekerja sempurna dalam menghilangkan jamur.

Tapi, pembersih professional bukan satu-satunya pilihan yang tersedia. Ada bahan rumahan yang bisa memberi hasil yang memuaskan dan membantu menghilangkan lumut dan jamur dengan mudah.

1. Hidrogen Peroksida atau Pemutih Klorin

Hidrogen peroksida adalah larutan antijamur yang efektif dan banyak dipakai untuk menghilangkan jamur virus dan bakteri. Pemutih klorin mengandung larutan hidrogen peroksida yang sama dengan sifat pengoksidasi yang kuat, yang bisa menghilangkan jamur dan mensterilkan serta mendisinfeksi permukaan kaca.

Larutan ini bekerja secara efisien untuk menghilangkan jamur hitam yang merupakan salah satu jenis jamur rumah tangga yang paling membandel.

2. Soda Kue

Metode penghilangan jamur ini tidak beracun dan tidak membahayakan manusia dan hewan peliharaan. Tidak hanya efektif menghilangkan jamur tapi juga menyerap sisa kelembaban yang memicu pertumbuhan jamur.

Campuran sederhana dari air dan soda kue menghasilkan larutan pembersih yang kuat, yang bisa disemprotkan dan dibersihkan dengan mudah. Ini adalah salah satu solusi pembersihan paling umum dan ekonomis untuk lumut dan jamur rumah tangga.

3. Cuka

Dilansir dari Fab Glass, Minggu (2/6/2024) cuka adalah asam ringan yang biasa dipakai di rumah, dan secara efektif bisa membunuh sekitar 82% jamur dan lumut yang hidup pada permukaan kaca. Cuka digunakan sebagai larutan pembersih yang bisa disemprotkan langsung pada permukaan kaca dan tidak perlu dicampur air.

Seka area berjamur dengan lembut setelah memercikkan cuka. Langkah ini bisa menghilangkan Sebagian besar lumut dan jamur yang menumpuk.

(zlf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Cara Tepat Bersihkan Koper Sesuai Bagiannya


Jakarta

Siapa nih yang suka males bongkar koper sehabis liburan? Sesibuk apapun kamu, luangkan waktu untuk membongkar koper agar bisa dibersihkan.

Merawat barang penting seperti koper saat perjalanan liburan adalah hal yang sangat penting. Koper yang kondisinya baik, tidak harus dalam kondisi mulus tanpa lecet dan penyok.

Dilansir dari Martha Stewart, secara harfiah koper adalah barang yang memang digunakan untuk bepergian. Sehingga, lecet dan penyok adalah hal yang wajar, hal utama yang harus diperhatikan ialah bagaimana merawat koper agar tetap terlihat bersih dan rapi.


Cara Membersihkan Bagian Luar Koper

Pertama, perlu dicatat kalau saat kamu bepergian dengan bus, kereta, atau pesawat, kamu bukanlah satu-satunya orang yang menyentuh kopermu. Disarankan untuk mensterilkan permukaan koper yang sering disentuh dengan cairan berbahan alkohol dan kain mikrofiber.

Saat kamu tiba di rumah, sangat penting untuk membersihkan bagian luar kopermu. Sebab ada dua bagian koper (sisi keras dan sisi lembut), kamu perlu membersihkan secara menyeluruh sesuai bahannya.

Membersihkan Koper Bersisi Keras

Koper bersisi keras biasanya memiliki lapisan luar polikarbonat atau logam.

Alat dan Bahan
1. Sabun dan air atau pembersih serbaguna
2. Handuk mikrofiber

Ikuti langkah berikut untuk membersihkan koper bersisi keras dengan tepat.
1. Bersihkan bagian luar dengan sabun lembut dan air atau pembersih serbaguna dengan pH seimbang. Jangan memakai pemutih atau jenis pembersih abrasif lainnya, karena bisa menimbulkan goresan atau merusak bagian luar.
2. Lanjutkan dengan mengelap gagangnya juga.

Membersihkan Koper Bersisi Lembut

Koper bersisi lembut biasanya dibuat dari bahan kanvas, nilon, dan poliester.

Alat dan Bahan
1. Handuk Mikrofiber
2. Sabun dan air
3. Soda kue

Berikut cara membersihkan koper bersisi lembut.
1. Lap koper dengan handuk yang sudah dibasahi
2. Untuk noda berbahan dasar minyak, taburi dengan soda kue dan vakum setelah didiamkan selama 15 menit
3. Untuk noda biasa, encerkan satu sendok makan sabun cuci ke dalam 8 ons air hangat atau sabu dan air, lalu tepuk-tepuk noda tersebut.
4. Untuk noda membandel, cobalah untuk menggunakan pembersih yang tidak beracun. Ikuti petunjuk sesuai instruksi pabriknya.

Cara Menghilangkan Lecet pada Koper

Setelah koper bersih, sekarang saatnya memperhatikan lecet dan goresan yang ada.

Alat dan Bahan
1. Kain mikrofiber
2. Pembersih serbaguna
3. Cuka putih
4. Sabun cuci piring yang lembut
5. Pembersih bahan kulit

Berikut langkah membersihkan lecet sesuai bahannya
1. Untuk tas berbahan kain atau koper berbahan keras: Pakai kain lembab dipadukan dengan semprotan serbaguna, pembersih berbahan dasar cuka putih buatan sendiri, atau sabun cuci piring yang lembut untuk menghilangkan noda yang tak diinginkan.
2. Untuk koper berbahan kulit: Disarankan untuk mengelap koper dengan sabun khusus bahan kulit yang bernutrisi untuk memulihkan tampilannya.

Cara Membersihkan Roda Koper

Roda koper merupakan bagian yang paling kotor, karena berkontak langsung dengan permukaan.

Alat dan Bahan
1. Sabun dan air atau pembersih serbaguna
2. Handuk mikrofiber
3. Obeng

Berikut cara membersihkan roda koper
1. Oleskan campuran sabun dan air atau semprotkan pembersih serbaguna pada roda
2. Lap roda dengan larutan pembersih
3. Keringkan roda dengan kain mikrofiber
4. Kamu bisa lepas rodanya dengan obeng lalu bersihkan secara menyeluruh dan pasang kembali

Cara Membersihkan Bagian Dalam Koper

Bau yang tertinggal (dari baju yang belum dicuci) dan noda (tumpahan sampo yang menempel) bisa membuat interior koper jadi kotor.

Alat dan Bahan
1. Soda kue
2. Penyedot debu
3. Sabun cuci piring
4. Deterjen lembut

Ikuti langkah berikut untuk membersihkan interior koper
1. Taburkan sedikit soda kue ke dalam koper dan diamkan semalaman
2. Keesokannya, sedot debu di setiap sudut dan celah interior
3. Kalau ketumpahan sampo atau tabir surya, sedot dengan penyedot debu basah/kering serbaguna; kamu harus mengelap tumpahannya dengan sedikit air untuk mengangkat sisa-sisa yang menempel
4. Untuk noda membandel, pakai sedikit deterjen lembut dan air, lalu bersihkan noda tersebut dengan spons

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com