Category Archives: Tips Properti

Awas Tertipu! Begini Cara Cek Keaslian Sertifikat Tanah Secara Online


Jakarta

Sertifikat tanah sangat penting untuk memiliki kepastian hukum atas sebuah tanah. Dokumen ini kerap diberikan dalam transaksi jual beli tanah.

Akan tetapi, terkadang ada oknum yang memberikan sertifikat palsu. Biar nggak tertipu, kamu harus mengecek keaslian sertifikat tanah.

Sekarang kamu tidak perlu repot datang ke kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN). Sebab, kamu bisa mengecek keaslian sertifikat secara online.


Yuk, cek sertifikat tanah kamu dengan cara berikut ini.

Cara Cek Sertifikat Tanah Secara Online

Simak cara cek sertifikat tanah lewat online berikut ini, seperti yang dikutip dari indonesia.go.id serta laman atrbpn.go.id:

Aplikasi Sentuh Tanahku

Yang pertama adalah aplikasi Sentuh Tanahku di smartphone. Untuk cek sertifikat tanah, Anda bisa melakukan langkah-langkah berikut ini:

  1. Unduh aplikasi Sentuh Tanahku di Google PlayStore atau di App Store.
  2. Daftar akun baru, lalu klik link aktivasi di email.
  3. Masuk ke aplikasi menggunakan akun tersebut.
  4. Masuk ke menu Lokasi Bidang Tanah.
  5. Pilih jenis hak, misalnya Hak Milik.
  6. Pilih kantor penerbit sertifikat.
  7. Pilih nama desa/kelurahan.
  8. Masukkan nomor hak sertifikat.
  9. Pilih ‘Cari Bidang Tanah’ lalu Setuju.
  10. Lihat apakah lokasi dan informasi lainnya sesuai dengan yang ada di sertifikat.

Dengan aplikasi ini, Anda juga dapat mencari tahu syarat-syarat, menelusuri proses pengurusan sertifikat tanah, hingga mengetahui prediksi perhitungan biaya yang akan dikeluarkan.

Website BHUMI

Website BHUMI.atrbpn adalah situs peta interaktif yang terintegrasi dengan geoportal ATLAS untuk menggambarkan bidang-bidang tanah yang terdaftar di Kementerian ATR/BPN. Caranya adalah sebagai berikut:

  1. Buka website https://bhumi.atrbpn.go.id/peta
  2. Di bagian atas, klik simbol kaca pembesar bertanda plus.
  3. Klik Pencarian Bidang (NIB/HAK).
  4. Masukkan nama Kabupaten/Kota dan Desa/Kelurahan.
  5. Masukkan Nomor Identifikasi Bidang Tanah (NIB) atau Nomor Hak.
  6. Klik “Cari Bidang”.
  7. Akan muncul informasi terkait bidang tanah tersebut.

Website HTEL untuk PPAT

Yang ketiga adalah lewat situs Hak Tanggungan Elektronik ATR/BPN. Namun aplikasi ini hanya bisa digunakan oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) atau perusahaan jasa keuangan. Caranya adalah sebagai berikut:

  1. Masuk ke situs https://htel.atrbpn.go.id
  2. Klik bagian Pelayanan.
  3. Anda diminta untuk Login.
  4. Masuk ke Berkas Saya, pilih Berkas Baru.
  5. Masukkan alamat, tipe hak, hingga nomor sertifikat.
  6. Unggah sejumlah data pendukung, seperti formulir permohonan, surat kuasa, dll.
  7. Muncul biaya yang harus dibayarkan.
  8. Anda akan menerima hasil pengecekan yang kemudian bisa Anda cetak

Demikian tadi 3 cara cek sertifikat tanah online dengan mudah tanpa harus antre ke kantor BPN. Caranya adalah melalui aplikasi Sentuh Tanahku, website BHUMI, dan website khusus PPAT. Semoga bermanfaat!

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Pengertian, Fungsi, Cara Pembuatan, dan Tempat Penggunaannya


Jakarta

Arsitektur rumah memiliki beragam detail yang memiliki dua peran yakni estetika dan mengokohkan bangunan. Salah satu detail arsitektur yang memiliki dua peran tersebut adalah tali air.

Bentuk tali air sendiri seperti garis bercelah kecil yang sengaja dibuat saat membangun rumah. Contoh paling mudah untuk melihat tali air terletak pada garis antara bingkai pintu dan dinding.

Pengertian Tali Air

Menurut arsitek Denny Setiawan, tali air adalah celah di antara dua permukaan yang sama ataupun berbeda jenis yang ukurannya 1 cm x 1 cm.


“Tali air hanya sebesar tetesan air yang mengalir. Jadi kan kecil ya. Memang tujuannya ada yang berfungsi sebagai alurnya air, tetapi kebanyakan tali air justru malah adanya di dalam rumah,” katanya saat dihubungi detikProperti pada Kamis (20/6/2024).

Menurutnya, tali air ukurannya tidak terlalu besar. Untuk bentuknya sendiri bisa lurus ataupun melengkung menyesuaikan kebutuhan.

Fungsi Tali Air

Meskipun ukurannya kecil, tetapi tali air memiliki segudang fungsi yang berperan penting terhadap kekokohan struktur rumah, berikut diantaranya.

1. Pemisah Antara 2 Permukaan

Tali air dapat memberi batasan antara dua permukaan yang berbeda bahan ataupun yang sejenis.

“Biasanya tali air itu sebagai pemisah 2 material. Kenapa dipisah? Karena kalau misalnya dipertemukan langsung dan rapat biasanya ada risiko ketidakrapihan akan terlihat,”

2. Membuat Tampilan Bangunan Lebih Rapih

Denny mencontohkan tali air yang terletak diantara tembok dan pintu yang salah satu fungsinya ada membuat tampilannya lebih rapih.

3. Mengatasi Pemuaian dan Penyusutan 2 Material

Perbedaan material yang dipasang berdekat memungkinkan terjadi penyusutan dan pemuaian. Maka dari itu, diantara kedua material bangunan disisakan ruang kosong seperti tali air agar dua material saat memuai tidak saling merusak.

4. Mengurangi Risiko Retak Rambut pada Dinding

Risiko retak rambut pada dinding semakin kecil jika pada dinding dibuatkan tali air karena mungkin saja terjadi pemuaian.

5. Meminimalisir Kerusakan pada Dinding

Denny menambahkan dengan dibuat tali air pada struktur rumah, jika terjadi retakan atau kerusakan, yang perlu diperbaiki hanya sebidang kecil di sekitar tali air.

“Nah dengan kamu batasi tali air kamu mengacinya cuma satu bidang kecil doang,”

6. Menghemat Biaya dan Perawatannya Lebih Mudah

Kemudian, dengan tali air, biaya pembuatan serta perawatannya lebih murah dan mudah

7. Hasil Acian Jadi Lebih Kecil

Membuat dinding dengan tali air, proses acian akan semakin rapih karena bidang yang diaci tidak terlalu besar.

8. Menambah Estetika Rumah

Bentuk tali air yang dibebaskan sesuai keinginan penghuni, dapat menjadi hiasan pada dinding, lantai, hingga plafon rumah yang membuat tampilan hunian tidak monoton.

Cara Pembuatan Tali Air

Denny mengungkapkan cara pembuatan tali air biasanya 2 macam yakni secara manual dan memakai aluminium U.

“Ada beberapa, yang manual dengan acian dibuat lebih masuk. Atau ada beberapa yang tidak yakin membuatnya dengan rapih, biasanya memakai aluminium U,” tuturnya.

Cara menggunakan aluminium U untuk membuat tali air dengan menempelkan ke dalam dinding yang akan dibentuk. Kelebihannya, dalam tahap finishing jadi lebih rapih. Sementara, dengan cara manual ada risiko bentuknya jadi bergelombang karena gerakan tangan pembuatnya sehingga tidak serasi.

Tempat Penggunaannya Tali Air

1. Lantai

Selain dinding, tali air juga digunakan di lantai. Fungsinya sama seperti di tembok untuk mencegah material rusak saat pemuaian dan penyusutan.

“Beton ekspos, nut lantai. Kenapa sih harus ada tali air di beton ekspos? Kalau bidangnya terlalu besar akan membuat risiko pecah karena muai susut di lantai beton semakin besar makanya butuh tali air,” jelasnya.

Denny juga menyebutkan dia menerapkan tali air sebagai pengganti plint lantai.

“Plint itu kayak di rumah kita ada lapisan keramik yang berdiri di bawah dinding. Nah itu biasanya kadang-kadang kami pakai tali air. Supaya memberikan kesan tidak menempel atau melayang,” lanjutnya.

2. Plafon

Tali air di dinding sering disebut rapih tepi. Rapih tepi adalah pengganti list di sekeliling plafon. Sebab, pertemuan antara 2 bahan, belum tentu rata, sementara dengan tali air kelihatannya lebih rapih.

“Pada desain minimalis orang menghindari desain seperti cornice di plafon,” bebernya.

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Cek! Syarat Penerima Manfaat Simpanan Tapera


Jakarta

Peserta tabungan perumahan rakyat (Tapera) akan mendapatkan berbagai manfaat pembiayaan perumahan. Namun, untuk mendapatkan itu semua harus memenuhi beberapa persyaratan terlebih dahulu.

Untuk diketahui, bagi peserta Tapera bisa mendapatkan beragam manfaat, yaitu Kredit Renovasi Rumah (KRR), Kredit Bangun Rumah (KBR), serta Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan tenor panjang hingga 30 tahun dan suku bunga tetap di bawah suku bunga pasar.

Syarat Penerima Manfaat Tapera

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomo 25 Tahun 2020 Pasal 38 ayat (1), ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan pembiayaan perumahan, yaitu:


– mempunyai masa kepesertaan paling singkat 12 bulan
– termasuk golongan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR)
– belum memiliki rumah, dan/atau
– menggunakannya untuk pembiayaan pemilikan rumah pertama, pembangunan rumah pertama, atau perbaikan rumah pertama.

Pada pasal 38 ayat (2) aturan tersebut disebutkan bahwa peserta PNS aktif yang pokok tabungannya dialihkan menjadi saldo awal sebagai Peserta yang jumlahnya melebihi jumlah Simpanan wajib selama 12 bulan dapat dikategorikan sebagai Peserta yang masa kepesertaannya lebih dari 12 bulan.

Lalu, pada pasal 39 PP 25 tahun 2020, disebutkan bahwa Badan Pengelola Tapera (BP Tapera) akan mengatur penilaian kelayakan peserta oleh bank atau perusahaan pembiayaan untuk mendapatkan pembiayaan perumahan. Berikut ini urutan prioritas berdasarkan beberapa kriteria, yaitu:

– lamanya masa kepesertaan
– tingkat kelancaran membayar simpanan
– tingkat kemendesakan kepemilikan rumah, dan
– ketersediaan dana pemanfaatan

Dalam situs BP Tapera, untuk bisa memanfaatkan pembiayaan pemilikan rumah pertama, pembangunan rumah pertama, atau perbaikan rumah pertama, peserta harus memiliki gaji maksimal Rp 8 juta per bulan atau Rp 10 juta per bulan khusus untuk Provinsi Papua dan Papua Barat.

Sebagai catatan, jika peserta Tapera merupakan suami istri, masing-masing memiliki hak yang sama namun tidak dapat mengajukan program pembiayaan Tapera secara bersamaan. Di samping itu, pasangan suami-istri tidak dapat memilih jenis pembiayaan yang sama.

Contohnya, apabila suami sudah mengajukan skema pembiayaan kredit pembangunan rumah (KBR), maka istri harus mengajukan skema pembiayaan yang lain, seperti kredit pemilikan rumah (KPR) atau kredit renovasi rumah (KRR).

Dokumen yang Dibutuhkan untuk Pengajuan Pembiayaan

Dilansir dari situs BP Tapera, berikut ini dokumen-dokumen yang perlu disiapkan untuk mengajukan pembiayaan.

A. Dokumen Pengajuan KPR Tapera

1. Mengisi form aplikasi KPR Tapera
2. Surat pernyataan belum memiliki rumah
3. Surat pemesanan rumah dari pengembang/developer
4. Dokumen yang disyaratkan oleh Bank/Perusahaan pembiayaan penyalur
– Fotokopi e-KTP & NPWP
– Fotokopi Akte Nikah/Cerai
– Slip Gaji 3 Bulan Terakhir
– Rekening Koran
– SPT Tahunan
– Surat Keterangan Kerja

B.Dokumen Pengajuan KBR Tapera

1. Surat pernyataan belum memiliki rumah
2. Fotokopi bukti atas hak yang sah
3. Fotokopi IMB
4. Kondisi awal tanah dilengkapi dengan foto
5. RAB dan denah/gambar rencana pembangunan rumah

C. Dokumen Pengajuan KRR Tapera

1. Fotokopi bukti atas hak yang sah
2. Fotokopi IMB
3. Kondisi awal rumah dilengkapi dengan foto
4. RAB dan denah/gambar rencana perbaikan rumah

Itulah informasi mengenai syarat penerima manfaat Tapera dan dokumen yang dibutuhkan untuk mengajukan pembiayaan. Semoga bermanfaat!

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Cara Menghilangkan Lem Bekas Wallpaper yang Efektif Tanpa Merusak Tembok


Jakarta

Cara menghilangkan lem bekas wallpaper ternyata sangat mudah dan cepat. Perlu teknik khusus agar residu yang lengket dapat terlepas sempurna tanpa merusak tembok.

Menghilangkan bekas lem di tembok diperlukan agar wallpaper baru terpasang sempurna. Teknik ini sangat penting dan berpengaruh pada hasil akhir tembok sebagai interior yang mempercantik rumah.

Umumnya masyarakat akan merendam permukaan tembok dengan air dan mengikisnya perlahan dengan pisau dempul. Apakah cara ini tepat? Berikut tips menghilangkan lem bekas wallpaper yang efektif tanpa merusak tembok.


Cara Menghilangkan Lem Bekas Wallpaper Efektif dan Cepat

Dilansir dari laman Murals Your Way, menghilangkan bekas lem wallpaper yang menempel di tembok rumah sangat mudah. Berikut beberapa alat, bahan, dan langkah-langkah yang harus dilakukan untuk melakukannya.

1. Bahan

  • Air panas
  • Sabun cuci piring cair
  • Bubuk soda kue
  • Cuka.

2. Peralatan

  • Terpal plastik atau kain jatuh
  • Selotip
  • Sarung tangan karet
  • Keranjang
  • Air panas
  • Botol semprot
  • Busa (spons)
  • Handuk atau kain lap bersih
  • Pengikis wallpaper atau pisau dempul
  • Kantong sampah.

3. Langkah-langkah untuk Menghilangkan Bekas Lem Wallpaper

a. Pindah Perabotan dan Lapisi Lantai dengan Kain

Sebelum ke tahap utama, pastikan untuk telah memindahkan perabotan ke luar atau tepat di tengah ruangan. Jangan lupa untuk meletakkan kain pelapis untuk melindungi lantai dari percikan larutan pembersih. Gunakan selotip untuk menutup stop kontak, saklar, dan ventilasi sekaligus mematikan aliran listrik di ruangan tersebut.

b. Siapkan Larutan Pembersih

  • Campurkan air panas dan beberapa tetes sabun cuci piring cair
  • Masukkan 1 sdm soda kue ke dalam ember
  • Aduk rata seluruh bahan dan tambahkan 1 cangkir cuka/ takaran air panas yang dimasukkan
  • Cuka bersifat opsional jika residu wallpaper sangat membandel
  • Tuangkan ke botol semprot untuk mempermudah proses pembersihan.

c. Semprotkan Larutan Pembersih ke Area Tembok

Sebelum menyemprotkan cairan tersebut, pastikan untuk menggunakan sarung tangan karet. Awali dengan bagian kecil yang mudah dijangkau selagi basah. Gosok perlahan sisa lem dengan spons, handuk atau lap bersih dan ulangi di seluruh bagian tembok.

d. Kikis Lem Membandel

Tidak seluruh residu dapat hilang dengan gosokan spons atau handuk. Cobalah untuk menghilangkan bekas lem wallpaper dengan pengikis wallpaper atau pisau dempul setelah menyemprotkan cairan pembersih. Lakukan dengan hati-hati dan buang sisa lem di kantong sampah agar tidak mengenai kaki.

e. Keringkan Larutan Pembersih

Sebelum memasangnya dengan wallpaper baru, detikers wajib mengeringkan dinding yang lembab tersebut dengan lap bersih. Tunggu selama 24-48 jam sampai tembok benar-benar kering sebelum ditimpa dengan wallpaper baru. Proses ini juga menjadi tahap pengecekan akhir sebelum ruangan dibersihkan secara total.

f. Bersihkan Ruangan

Ketika dirasa dinding tembok terasa halus, maka proses dekorasi interior dapat dilanjutkan. Seseorang dapat menimpa dengan wallpaper baru atau mengecatnya ulang dengan hati-hati. Apabila dirasa cukup, perabot, kain pelapis, dan selotip yang terpasang dapat dilepas dengan menampilkan suasana rumah yang baru dan cantik.

Cara Mengetahui Lem Bekas Wallpaper Sudah Hilang

Dikutip dari laman Fantastic Cleaners, berikut cara mudah mengetahui lem wallpaper benar-benar hilang.

1. Mengecek dengan Jari Tangan

Cara mudah mengetahui tembok benar-benar bersih adalah mengeceknya dengan jari. Jika permukaannya terasa berlendir atau lengket maka masih ada sisa lem wallpaper yang membandel.

2. Menggunakan Senter

Untuk mengecek dengan senter, detikers perlu menyorot tembok dengan permukaan basah dari samping. Ketika ada kilau dan bercak gelap yang tersisa, maka butuh adanya proses pembersihan ulang. Hal ini dilakukan untuk performa pengecatan atau pemasangan wallpaper berikutnya yang sempurna.

Demikian cara menghilangkan lem bekas wallpaper yang efektif tanpa merusak tembok. Detikers juga bisa menggunakan gel stripper untuk menghilangkan residu yang lengket dengan langkah yang sama saat menggunakan larutan pembersih.

(row/dna)



Sumber : www.detik.com

Jangan Asal, Ini Cara Tentukan Besaran Watt Lampu yang Tepat untuk Ruangan


Jakarta

Setiap rumah harus mempunyai pencahayaan yang memadai, salah satunya dengan memakai lampu. Supaya ruangan mendapat penerangan yang baik, kamu perlu menentukan besaran watt lampu yang tepat.

Watt adalah jumlah daya atau energi yang digunakan oleh alat listrik, termasuk lampu. Besaran watt lampu akan mempengaruhi seberapa terang cahaya yang dihasilkan. Semakin besar watt, biasanya lampu akan semakin terang.

Nah, kamu bisa menentukan besaran watt lampu berdasarkan luas ruangan. Simak caranya berikut ini yang dilansir dari s-gala.com, Kamis (20/6/2024).


Cara Menentukan Besaran Watt Lampu

1. Tentukan Jumlah Lumen

Lumen merupakan satuan pengukuran standar untuk jumlah cahaya yang dapat dihasilkan oleh sumber cahaya. Secara sederhana, lumen menunjukkan tingkat kecerahan pada sumber cahaya, misalnya lampu. Semakin tinggi lumen, semakin terang cahaya yang dihasilkan.

Tabel lumen dan watt lampu via s-gala.comTabel lumen dan watt lampu via s-gala.com Foto: Via s-gala.com

Berdasarkan tabel di atas, jika kamar tidur memiliki ukuran 3×4 meter, maka besar lumen adalah 3.000. Selanjutnya adalah menentukan jumlah watt lampu yang digunakan.

2. Tentukan Watt Lampu dan Jenis Lampu

Kamu bisa melihat lumen dan watt serta jenis lampu yang ada dalam tabel berikut ini. Kalau ingin hemat energi, sebaiknya kamu menggunakan lampu LED.

Tabel lumen dan watt lampu via s-gala.comTabel lumen dan watt lampu via s-gala.com Foto: Via s-gala.com

Jika pakai contoh ukuran kamar tidur 3×4 dengan lumen 3.000, kamu bisa menggunakan lampu LED:
– 2 buah lampu LED @17 watt dan 1 lampu LED @13 watt
– 3 buah lampu LED @17 watt
– 2 buah lampu LED @20 watt

Tentunya, hal tersebut tergantung dari kebutuhan masing-masing. Itulah cara menentukan watt lampu berdasarkan luas ruangan.

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

5 Cara Ampuh buat Pastikan Air Keran di Rumah Bersih dan Jernih


Jakarta

Air bersih merupakan kebutuhan dasar manusia, sehingga harus tersedia di setiap rumah. Akan tetapi, terkadang air keran di rumah belum tentu aman dan jernih untuk digunakan, apalagi dikonsumsi.

Penting sekali memastikan kualitas air di rumah, sebab air kotor bisa menyebabkan gangguan kesehatan. Pastinya kamu nggak mau sampai sakit perut atau terkena penyakit kulit, kan?

Nah, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk memastikan air keran di rumah tetap bersih dan jernih. Yuk, simak tips berikut ini yang dilansir dari Angi, Kamis (20/6/2024).


Tips Bikin Air Keran Jernih

1. Gunakan Pitcher Penyaring Air

Tentunya cara termudah untuk meningkatkan kualitas air keran adalah dengan menggunakan pitcher penyaring air. Pitcher ini dilengkapi dengan filter yang bisa menghilangkan partikel-partikel kecil dan bahan kimia dari air. Cukup isi pitcher dengan air keran dan biarkan filternya bekerja. Hasilnya adalah air yang lebih jernih dan segar untuk diminum.

2. Pasang Filter pada Keran

Kalau kamu pengin solusi praktis, coba pertimbangkan untuk memasang filter langsung pada keran air di rumah. Filter keran ini bisa dengan mudah dipasang tanpa perlu alat khusus. Dengan filter tersebut, air akan disaring air saat kamu menggunakannya untuk minum atau memasak. Ini adalah cara yang efisien untuk mendapatkan air bersih kapan pun kamu membutuhkannya.

3. Investasikan pada Sistem Filter Seluruh Rumah

Selain itu, pertimbangkan untuk berinvestasi pada sistem filter seluruh rumah. Sistem ini akan membersihkan air pada titik masuk utama ke rumahmu, termasuk air yang digunakan untuk mandi, mencuci pakaian, dan alat-alat rumah tangga lainnya. Dengan berbagai pilihan sistem yang tersedia, kamu bisa bisa memilih yang paling sesuai dengan kebutuhanmu.

4. Rutin Ganti Filter

Jika sudah menggunakan pitcher penyaring air atau filter keran, pastikan untuk mengganti filternya secara teratur sesuai dengan panduan produsen. Filter yang sudah terlalu lama digunakan mungkin tidak lagi efektif dalam menyaring air dengan baik. Penggantian filter secara berkala akan memastikan air yang kamu gunakan selalu bersih.

5. Tes Kualitas Air

Selanjutnya, pastikan air di rumah jernih dan aman dengan melakukan tes kualitas air. Kamu bisa menggunakan tes kit air rumah tangga atau bahkan menghubungi laboratorium profesional. Hasil tes ini akan memberi kamu gambaran tentang kualitas air di rumah dan apakah ada masalah tertentu yang perlu diatasi.

Dengan menerapkan tips di atas, kamu bisa memastikan air keran di rumah tetap jernih dan aman untuk digunakan. Kesadaran akan kualitas air adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan dan kenyamanan kamu di rumah. Semoga bermanfaat!

(dhw/dna)



Sumber : www.detik.com

Anti Kepeleset, Begini Cara Mengatasi Lantai Kamar Mandi yang Licin


Jakarta

Kamar mandi sebagai ruang untuk membersihkan diri, tentu identik dengan penggunaan air. Tak jarang genangan air membuat lantai kamar mandi licin.

Lantai kamar mandi licin bisa disebabkan oleh beberapa hal seperti jarang membersihkan lantai hingga pemakaian ubin yang tidak tepat. Hal seperti ini seharusnya tidak dibiarkan karena dapat membahayakan orang.

Kalau tidak hati-hati, penghuni rumah bisa terpeleset dan jatuh akibat lantai rumah yang licin. Bahkan, orang bisa sampai mengalami patah tulang dan cedera fatal.


Nah, untuk mengatasi lantai kamar mandi licin, coba lakukan tips berikut ini yang dilansir dari Ibupedia, Kamis (20/6/2024).

Cara Mengatasi Lantai Kamar Mandi Licin

1. Menggunakan Semprotan Anti Slip

Pemakaian larutan atau semprotan anti slip dapat membuat ubin yang licin menjadi lebih kasar. Kamu juga dapat menemukan semprotan anti slip pada toko terdekat.

Kamu dapat menggunakan semprotan anti-slip pada ubin keramik, ubin porselen, hingga ubin yang terbuat dari batu. Kamu juga nggak perlu khawatir kalau semprotan ini akan merusak atau mengubah motif pada lantai kamar mandi.

2. Memakai Stiker Anti Slip atau Alas Tambahan Anti Slip

Stiker anti slip atau alas tambahan anti slip bisa diletakkan di atas lantai yang cenderung licin. Ini merupakan salah satu solusi murah dan efisien untuk mengatasi lantai kamar mandi licin.

Stiker atau alas anti slip biasanya mudah dipasang dan dilepas, beberapa produk bahkan ada yang bisa dicuci kembali supaya tetap higienis.

3. Memilih Jenis Ubin Khusus Kamar Mandi

Mengatasi lantai kamar mandi licin bisa kamu antisipasi dari awal sebelum membuat kamar mandi, yaitu dengan cara memilih ubin khusus kamar mandi yang biasanya tidak licin dan lebih aman. Permukaan ubin khusus kamar mandi akan memilih tekstur permukaan lebih kasar, jika dibandingkan dengan ubin biasa yang digunakan untuk ruangan lain di dalam rumah.

4. Membersihkan Kamar Mandi Secara Rutin

Agar lantai kamar mandi licin bisa berkurang, sebaiknya kamu menjadwalkan secara rutin kapan kamar mandi dibersihkan.Kegiatan yang satu ini sangat penting karena meskipun jenis lantai yang digunakan tidak licin, namun jika tidak dibersihkan akan menimbulkan lumut atau kotoran lain penyebab lantai kamar mandi licin.

5. Memakai Pembersih Khusus Kamar Mandi

Untuk menghindari kamar mandi yang licin, kamu dapat membersihkan lantai kamar mandi dengan pembersih khusus kamar mandi. Selain untuk menjaga agar lantai lebih awet, pembersih kamar mandi biasanya dilengkapi dengan zat pembersih kerak membandel juga.

Demikian tips efektif mengatasi lantai kamar mandi licin. Semoga bermanfaat!

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Jangan Bikin Septic Tank Terlalu Dekat Sumur Air! Ini Alasan dan Ukuran Idealnya


Jakarta

Saat membangun sebuah rumah tentu sangat penting membuat septic tank untuk menunjang sanitasi yang baik dan sehat. Tetapi sebelum membuat septic tank perlu di ingat untuk tidak membuat terlalu dekat dengan sumur air.

Dilansir dari detikProperti (21/6/2024) septic tank digunakan untuk menampung limbah, sementara sumur air digunakan untuk mencukupi air kebutuhan sehari-hari. Oleh karena itu pengaturan jarak sumur dan septic tank ditujukan agar air sumur tidak terkontaminasi limbah dari septic tank.

Lalu bagaimana sebenarnya membuat septic tank yang ideal? Berikut ulasannya.


Peraturan Jarak Ideal Septic Tank dari Sumur Air

Mengutip dari Buku Saku Petunjuk Konstruksi Sanitasi Kementerian PUPR, untuk mencegah pencemaran dari air limbah ke sumur air bersih, jarak sumur/bidang resapan ke sumur air bersih minimum 10 meter.

Adapun persyaratan jarak septic tank dengan sumur resapan air hujan adalah 5 meter dan dengan bangunan gedung/rumah adalah 1,5 meter. Dan untuk septic tank upflow filter dan taman sanita jaraknya minimal 1,5 meter dari bangunan gedung/rumah, sumur air minum, dan sumur resapan air hujan.

Bagaimana Jika Lahan Terbatas Tidak Sampai 10 Meter?

Walaupun idealnya minimal berjarak 10 meter dari sumur air, namun kenyataannya terkadang lahan yang dimiliki seseorang terbatas hingga hanya bisa membangun septic tank dengan jarak kurang dari 10 meter dari sumur air.

Jawabannya adalah tidak masalah, dengan catatan kita harus tahu arah aliran air tanah tidak mengarah ke sumur. Ini penting untuk mencegah septic tank mengkontaminasi air sumur. Lebih baik lagi arah aliran air berasal dari sumur menuju septic tank, jangan sampai terbalik.

Cara Mengukur Aliran Air Tanah

Mengutip dari Pokja AMPL (21/6/2024), berikut cara mengukur aliran air tanah.

  1. Pilih tiga rumah tetangga yang memiliki sumur.
  2. Ukur kedalaman setiap sumur dengan alat pengukur dari permukaan air hingga ke permukaan tanah. Catat kedalaman masing-masing sumur.
  3. Ambil selembar kertas dan gambar sebuah garis segitiga yang menghubungkan ketiga titik sumur berdasarkan lokasi rumah-rumah tersebut.
  4. Tandai masing-masing titik dengan simbol sumur dan beri notasi kedalaman sumur sesuai hasil pengukuran.
  5. Amati gambar segitiga tersebut. Sumur dengan kedalaman paling dangkal menunjukkan arah aliran air menuju ke sumur tersebut.

Nah aliran tersebut bisa dijadikan patokan untuk membangun posisi septic tank. Kecepatan aliran air tanah di setiap wilayah bisa berbeda yang mengakibatkan variasi dalam jarak optimal antara sumur dan tangki septic.

Perbedaan aliran air tanah sangat dipengaruhi oleh struktur batuan dan karakteristik geografis daerah tersebut.

Faktor Lain yang Menentukan Jarak Septic Tank

Selain menyesuaikan ketersediaan lahan, pada kasus tertentu jarak septic tank dengan sumur air juga bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor lain yaitu:

1. Kemiringan Tanah

Kondisi dan kemiringan permukaan tanah dapat mempengaruhi jarak antara sumur dan toilet.

2. Kondisi Hidrologi

Ini mencakup kedalaman air tanah, arah serta kecepatan aliran air dalam tanah, dan jenis lapisan tanah seperti batu atau pasir. Untuk tanah berbatu atau berpasir, diperlukan jarak yang lebih besar dibandingkan dengan tanah liat.

3. Curah Hujan

Di daerah dengan curah hujan tinggi, jarak antara sumur dan toilet perlu lebih panjang untuk menghindari kontaminasi.

4. Jenis Mikroorganisme

Mikroorganisme tertentu mempengaruhi jarak sumur dengan septic tank. Misalnya, bakteri patogen lebih tahan hidup di tanah yang lembab, dan cacing bisa bertahan lebih lama di tanah basah dibandingkan tanah kering.

5. Tradisi Budaya

Beberapa masyarakat memiliki kebiasaan membuat sumur tanpa dinding penahan, yang juga mempengaruhi jarak yang aman.

6. Pemakaian Air

Semakin sering air dipompa dari sumur, kecepatan aliran air tanah akan meningkat untuk menggantikan air yang berkurang, sehingga mempengaruhi jaraknya.

Itu dia ulasan mengenai jarak septic tank yang ideal dengan sumur air. Semoga bermanfaat.

(khq/khq)



Sumber : www.detik.com

Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasi Lantai Keramik Rumah Terangkat dan Pecah


Jakarta

Keramik menjadi pilihan populer untuk lantai di rumah. Tentu ini menjadi pilihan yang bagus karena materialnya yang tahan lama, awet, dan mudah dibersihkan.

Akan tetapi dilansir dari The Floor Trader Outlet (21/6/2024) walaupun lantai keramik begitu kuat bukan tidak mungkin ubin lantai retak, terangkat, atau bahkan meledak. Masalah tersebut harus segera diatasi segera mungkin sebelum menyebabkan masalah baru seperti air merembes di bawah ubin dan menjadi sarang jamur.

Nah jika kamu melihat ada lantai keramik rumah yang terangkat, pecah atau bahkan meledak, berikut penjelasan mengenai penyebab dan cara mengatasinya.


Penyebab Lantai Keramik Terangkat dan Pecah

Lantai keramik yang terangkat dan pecah disebut dengan popping. Mengutip dari catatan detikProperti (21/6/2024), secara umum penyebab lantai keramik terangkat atau meledak adalah adanya udara yang masuk ke bawah keramik.

Udara panas tersebut membuat nat keramik mengalami keretakan dan menimbulkan celah atau rongga masuknya udara ke bawah keramik. Hal tersebut membuat keramik terangkat atau bahkan meledak.

Merangkum dari The Floor Trader Outlet (21/6/2024), terdapat beberapa penyebab yang mengakibatkan lantai mengalami popping sebagai berikut.

1. Perubahan Suhu

Lantai keramik bisa mengembang saat panas dan menyusut saat dingin. Memang perubahannya dalam skala kecil dan tidak terlihat, tetapi jika terjadi dari waktu ke waktu ini menyebabkan banyak pergeseran. Oleh karena itu, perubahan suhu dapat menyebabkan keramik lantai longgar, retak, atau terangkat.

2. Pergerakan Pondasi Rumah

Seiring waktu, rumah akan mengalami pergerakan kecil akibat perubahan alami seperti penyusutan material bangunan, perubahan kelembaban, dan tekanan tanah. Ini adalah proses alami yang terjadi perlahan selama bertahun-tahun.

Proses ini dapat menyebabkan sedikit perubahan pada pondasi dan struktur rumah, yang mempengaruhi dinding dan lantai. Pada keramik lantai kondisi ini memungkinkan untuk menjadikan ubin retak atau terangkat.

3. Jenis Perekat

Perekat yang biasa digunakan untuk merekatkan keramik dengan lantai adalah semen. Sayangnya tidak semua perekat diciptakan sama dan beberapa tidak cukup kuat untuk menahan ubin sehingga bisa menyebabkan ubin longgar dari waktu ke waktu. Bahkan perekat berkualitas tinggi pun akan melemah seiring waktu dan akhirnya dapat menyebabkan ubin retak atau terangkat.

4. Cara Pemasangan

Cara pemasangan ubin juga berpengaruh kepada ketahanan lantai keramik iru sendiri. Misalnya jika metode pemasangan dengan menempatkan titik perekat di setiap sudut atau hanya satu titik di tengah keramik. Metode tersebut bisa saja menyisakan ruang atau celah untuk udara sehingga lantai keramik berpotensi terangkat dan pecah.

5. Perbedaan Permukaan

Jika permukaan di bawah ubin (seperti lantai beton atau kayu) tidak rata, maka ubin tidak bisa terpasang dengan stabil.

Ketidakteraturan pada permukaan ini dapat menyebabkan ubin bergerak ketika ada tekanan yang akhirnya menyebabkan ubin longgar atau retak. Oleh karena itu jika ada tonjolan atau lekukan sebaiknya diratakan terlebih dahulu.

Cara Memperbaiki Lantai Keramik Terangkat dan Pecah

Setelah ubin retak, mustahil untuk memperbaikinya tanpa meninggalkan bekas yang tampak. Lebih baik mengganti ubin daripada mencoba memperbaikinya. Berikut caranya.

  • Potong nat di sekitar ubin yang retak menggunakan alat pemotong nat.
  • Angkat keramik yang retak, jika tidak bisa gunakan palu atau bor.
  • Bersihkan puing-puing.
  • Pasang keramik baru dengan cara yang benar dan perekat yang berkualitas sehingga tidak terangkat lagi.
  • Oleskan nat baru di antara keramik yang telah dipasang.

Harap lakukan dengan hati-hati ketika melakukan proses di atas supaya tidak merusak lantai keramik yang ada.

Cara Mencegah Keramik Lantai Terangkat dan Pecah

Masalah seperti ini sebenarnya bisa dicegah saat pemasangan ubin pertama kali. Berikut caranya:

1. Pasang Keramik dengan Baik dan Benar

Ya, memasang keramik dengan baik dan benar menggunakan adukan mortar yang tepat bisa meminimalisir lantai terangkat. Selain itu, gunakan perekat khusus keramik yang sifatnya lebih kuat dibandingkan semen biasa.

2. Cek Nat Keramik secara Berkala

Mengecek nat keramik secara berkala perlu dilakukan. Lalu, jika ditemukan celah atau rongga segera tutup nat keramik dengan baik dan benar.

3. Perkirakan Potensi Banjir

Jangan lupa untuk memperkirakan potensi banjir pada hunian. Jika hunian rawan banjir, segera tinggikan lantai rumah.

Itu dia ulasan mengenai penyebab dan cara mengatasi lantai keramik yang terangkat dan pecah. Semoga bermanfaat.

(khq/khq)



Sumber : www.detik.com

Sudah Tahu Perbedaan Bunga Mengambang vs Bunga Tetap pada KPR?


Jakarta

Jika kamu memiliki rencana untuk membeli rumah menggunakan KPR, kamu harus tau tentang bunga mengambang (floating) dan juga bunga tetap (fix). Dalam pembayaran cicilan KPR, ada dua komponen yang harus dibayarkan yaitu cicilan pokok dan juga bunga bank.

Seperti pada pinjaman jenis lain, bank juga punya suku bunga khusus yang diberikan untuk KPR. Besaran bunga ini berbeda-beda di tiap bank, dan juga ada dua jenis, yaitu bunga tetap dan bunga mengambang. Kedua jenis bunga ini berbeda baik dari besarannya dan juga ketetapannya.

Lantas apa saja perbedaan antara bunga tetap dan bunga mengambang?


1. Suku Bunga Tetap (fixed)

Melansir dari OJK, suku tetap (fixed) berarti tingkat bunga yang nilainya tetap alias tidak berubah. Selanjutnya, ketetapan suku bubga tetap dibatasi waktu. Walaupun ada beberapa bank yang memberi suku bunga tetap sampai akhir masa kredit, tapi kebanyakan bank memberlakukan pembatasan waktu.

Contohnya, apabila nasabah yang mengambil KPR mendapatkan bunga tetap selama 3 tahun, maka nasabah akan membayar nominal bunga yang sama selama 3 tahun awal cicilan. Namun, mulai bulan ke-4 nasabah akan dikenakan bunga mengambang (floating) atau sesuai dengan tingkat suku bunga yang ditetapkan.

Salah satu keuntungan dari suku bunga tetap adalah jumlah cicilan yang harus dibayar tiap bulan nilainya tidak akan berubah selama kurun waktu yang diatur. Jadi, nasabah akan membayar nominal yang sama tanpa terpengaruh oleh naik-turunnya kondisi perekonomian dan tingkat suku bunga yang ditetapkan perbankan.

2. Suku Bunga Mengambang (floating)

Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), suku bunga mengambang diartikan sebagai suku bunga yang selalu berubah mengikuti suku bunga di pasaran. Jika suku bunga di pasaran naik, maka suku bunganya juga ikut naik, begitupun sebaliknya.

Keuntungan dari suku bunga mengambang (floating) bia dirasakan nasabah ketika tren bunga kredit sedang menurun. Hal ini dikarenakan sifat bunga mengambang yang memang dipengaruhi oleh suku bunga di pasaran. Jadi saat bunga kredit sednag turun, nasabah bisa mendapat bunga yang rendah sesuai penurunan yang terjadi. Akan tetapi, jumlah cicilan bisa kembali naik jika suku bunga pasar dalam tren naik.

Biasanya, suku bunga mengambang mulai berlaku dalam kurun beberapa tahun setelah nasabah menyicil KPR. Besaran bunga yang dibayarkan pun ditentukan oleh pihak bank. Umumnya, bank menentukan besaran suku bunga floating dalam kurun 6-12 bulan sekali.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com