Category: Tips Properti

  • Ngeri! Ular Bisa Keluar dari Lubang Toilet, Begini Cara Cegahnya


    Jakarta

    Terkadang rumah bisa didatangi dan ditinggali oleh berbagai jenis hewan. Mulai dari hama yang tak berbahaya hingga hewan buas seperti ular dapat muncul di rumah.

    Meski kemunculan di dalam rumah terbilang jarang, sekalinya ular muncul bisa membahayakan penghuni rumah. Anehnya, ular bisa keluar dari lubang toilet kamar mandi, lho!

    Jika kamu menghadapi kejadian serupa, jangan panik. Segera meminta bantuan tetangga atau menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk mengamankan ular tersebut. Daripada keburu apes, lebih baik kamu melakukan langkah-langkah pencegahan supaya ular tidak keluar dari lubang toilet.


    Lantas, kok ular bisa masuk ke dalam toilet? Lalu, bagaimana cara mencegah ular keluar dari lubang toilet?

    Kenapa Ular Bisa Masuk ke dalam Toilet?

    Ular merupakan hewan berdarah dingin, sehingga ketika musim kemarau ular akan mencari tempat yang bisa menghangatkan tubuhnya ketika dingin malam tiba. Oleh karena itu, ular tertarik dengan toilet yang identik dengan hawa hangat.

    Selain itu, ular itu bisa masuk terbawa arus air saat sedang banjir hingga tahu-tahu keluar dari lubang toilet. Namun, kamu nggak perlu khawatir ular masuk ke dalam toilet, karena ada beberapa cara untuk mencegah ular masuk ke dalam toilet.

    Tips Cegah Ular Keluar dari Lubang Toilet

    1. Jaring Kawat

    Tutup pipa ventilasi dengan jaring kawat untuk penghalang masuk hewan lainnya seperti tikus dan tupai. Agar tidak gampang ditembus kamu perlu memasang dengan ukuran tebal. Setelah dipasang pastikan kamu mengganjalnya dengan batu atau benda lainnya agar tidak gampang copot.

    2. Roof Vent Hood

    IstIst Foto: Proline Ranger Hoods

    Kamu bisa memasang Roof Vent Hood. Tetapi pemasangannya memerlukan biaya lebih dan tenaga profesional agar terpasang dengan benar. Roof Vent Hood hanya opsi lain dari jaring kawat.

    3. Multi-Flap

    IstIst Foto: Pest Control Direct

    Multi-flap berfungsi dengan baik untuk mencegah masuknya ular dan tikus. Dengan memasang ini akan mencegah ular masuk sebab dengan sistem arah akan menutup akses masuk dengan otomatis tertutup setelah menyiram toilet. Alat ini juga bisa menghemat biaya tagihan air kamu karena menghemat penggunaan air.

    Itulah cara mencegah ular keluar dari lubang toilet. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Perbedaan Hebel dan Bata Merah, Mana yang Lebih Murah dan Kokoh?


    Jakarta

    Ketika membangun rumah, tentunya harus memilih material yang kokoh dan tahan lama. Saat ini, ada dua material yang banyak dipilih untuk membangun rumah, yaitu hebel dan bata merah.

    Bata merah masih menjadi bahan material yang dipilih banyak orang dalam membangun rumah. Namun, tak sedikit juga yang lebih memilih hebel atau bata ringan karena dinilai punya kelebihan daripada bata merah.

    Lantas, apa sih yang membedakan antara hebel dan bata merah? Lalu lebih kuat mana di antara kedua material tersebut? Biar nggak penasaran, simak pembahasannya dalam artikel ini.


    Pengertian Hebel dan Bata Merah

    Hebel dan bata merah memiliki sejumlah perbedaan. Agar tidak bingung, simak masing-masing pengertiannya di bawah ini:

    1. Hebel

    Truk bermuatan hebel yang terguling di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur sudah dievakuasi. Lalu lintas yang sempat macet sudah kembali normal.Foto: Lamhot Aritonang

    Hebel merupakan salah satu jenis bahan material yang terbuat dari campuran beton, pasir, dan gypsum. Sebenarnya, hebel adalah sebuah merek yang memproduksi bata ringan, namun masyarakat lebih terbiasa menyebutnya hebel ketimbang bata ringan.

    Berat bata hebel jauh lebih ringan daripada bata merah dan beton. Maka dari itu, proses instalasinya juga lebih mudah ketimbang material tersebut.

    Selain itu, hebel juga memiliki sejumlah kelebihan lainnya, yakni punya kemampuan isolasi termal yang baik serta membantu mengurangi pendinginan dan pemanasan. Hebel juga tahan terhadap api dan dapat menghambat penyebaran api jika terjadi kebakaran.

    Hebel menggunakan pengikat seperti semen saat proses produksinya. Cara ini dilakukan agar pondasi lebih kuat, sehingga jauh lebih kokoh daripada bata merah yang hanya menggunakan tanah liat.

    Tak hanya itu, proses pembuatan bata ringan hebel juga sama seperti beton. Jadi, bahan ini memenuhi standar material untuk membuat bangunan tahan gempa.

    2. Bata Merah

    Desa Jelegong, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menjadi salah satu sentra pembuatan bata merah. Yuk kita lihat proses pembuatan bata merah.Foto: Rico Bagus

    Sementara itu, bata merah adalah salah satu jenis bahan material yang sudah banyak digunakan untuk membangun rumah. Bata merah terbuat dari tanah liat yang dicetak dalam bentuk dan ukuran yang sama, setelah itu dibakar pada suhu tinggi.

    Salah satu kelebihan dari bata merah cenderung bersifat poros dan mampu menyerap air dengan mudah. Akan tetapi, jika tidak ditangani dengan benar maka kelembapan dapat muncul dan mempengaruhi kekuatan bangunan.

    Kekurangan dan Kelebihan Hebel serta Bata Merah

    Adapun sejumlah kelebihan dan kekurangan dari hebel dan bata merah. Dalam beberapa poin, hebel terlihat lebih unggul. Namun, ada beberapa hal yang membuat bata merah lebih meyakinkan daripada hebel.

    Profesional Kontraktor dari PT Gaharu Konstruksindo Utama, Panggah Nuzul Rizki membagikan sejumlah kelebihan dan kekurangan dari hebel serta bata merah. Simak penjelasannya di bawah ini:

    1. Hebel

    Kelebihan:

    • Lebih ringan
    • Tahan api
    • Punya isolasi termal yang baik
    • Materialnya lebih kuat dan kokoh
    • Harganya cenderung lebih murah jika dihitung per meter kubik.

    Kekurangan:

    • Ukurannya lebih besar daripada batu bata merah.

    2. Bata Merah

    Kelebihan:

    • Banyak tersedia di toko bangunan
    • Lebih mudah diangkut dan dibawa karena ukurannya lebih kecil.

    Kekurangan:

    • Mudah menyerap air, sehingga dinding cepat lembap yang dapat mengurangi kekuatan bangunan
    • Cukup berat
    • Harga cenderung lebih mahal kalau dihitung per meter persegi.

    Perbedaan Harga Hebel dengan Bata Merah

    Setelah mengetahui kelebihan dan kekurangannya, lantas bagaimana dengan harganya? Berikut perbedaan harga hebel dengan bata merah terbaru di 2024.

    • Bata merah: sekitar Rp 600 hingga Rp 3.000 per buah untuk ukuran 20 x 10 x 5 cm.
    • Hebel: sekitar Rp 300.000 hingga Rp 680.000 per meter kubik untuk ukuran 7,5 x 20 x 60 cm. Sementara ukuran 10 x 20 x 60 cm, harganya sekitar Rp 520.000 hingga Rp 680.000 per meter kubik.

    Perlu diingat, harga di atas bisa berubah sewaktu-waktu tergantung dari ukuran dan lokasi pembeliannya.

    Itu dia perbedaan antara hebel dengan bata merah dari segi harga dan kelebihannya. Semoga artikel ini dapat membantu detikers.

    (ilf/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Bahaya Atap Asbes bagi Kesehatan dan Alternatif Penggantinya


    Jakarta

    Asbes merupakan salah satu material konstruksi yang digunakan untuk membangun atap rumah. Namun, saat ini asbes sudah mulai ditinggalkan dan banyak yang beralih ke material lain.

    Salah satu penyebabnya adalah karena asbes terbilang cukup berbahaya bagi kesehatan. Sebab, asbes sendiri terbuat dari mineral silikat atau serat kaca yang kecil dan tajam.

    Lantas, apa bahaya penggunaan atap asbes? Lalu apa solusi alternatif pengganti asbes untuk atap rumah? Simak pembahasannya dalam artikel ini.


    Apa Itu Asbes?

    Asbes merupakan kelompok mineral metamorfis yang ber-fiber serat asbes. Mengutip e-jurnal milik unhas.ac.id, asbes sangat kuat namun memiliki tekstur yang fleksibel dan halus.

    Maka dari itu, serat asbes dapat dipintal menjadi material bangunan yang tahan api, panas, dan listrik. Selain itu, asbes juga bisa ditemukan dalam bentuk serat halus yang dicampur dengan bahan lain untuk dijadikan sebagai material kuat.

    Kenapa Asbes Berbahaya bagi Kesehatan?

    Saat ini, penggunaan asbes sudah mulai ditinggalkan, terlebih untuk dijadikan sebagai atap rumah. Soalnya, asbes diklaim berbahaya bagi kesehatan dan dapat memicu sejumlah penyakit.

    Mengutip laman Penn Medicine, berikut sejumlah alasan asbes berbahaya bagi kesehatan.

    1. Dapat Terhirup

    Serat asbes yang halus dan kecil sangat sulit untuk terdeteksi keberadaannya oleh penglihatan manusia. Oleh sebab itu, asbes sangat berbahaya jika terhirup dan masuk ke paru-paru.

    Serat asbes yang terhirup ke dalam paru-paru dapat mengendap sampai bertahun-tahun. Seiring waktu, serat asbes tersebut dapat menyebabkan peradangan parut.

    2. Kanker Kulit

    Selain masuk ke paru-paru, serat asbes yang sulit terlihat juga dapat masuk ke dalam tubuh lewat pori-pori. Hal ini dapat terjadi saat asbes digosok atau digaruk, lalu debu asbes tersebar di atmosfer dan dapat dengan mudah menempel di kulit.

    Para peneliti mengingatkan bahwa serat asbes tersebut dapat memicu masalah serius, salah satunya kanker kulit.

    3. Kanker Paru-paru

    Selain kanker kulit, serat asbes yang masuk ke dalam tubuh juga dapat memicu kanker paru-paru. Dalam sejumlah kasus, kanker paru-paru yang disebabkan paparan serat asbes membutuhkan waktu cukup lama untuk berkembang, yakni sekitar 20 sampai 50 tahun.

    4. Mesothelioma

    Dampak asbes terhadap kesehatan berikutnya adalah memicu mesothelioma, yakni salah satu jenis kanker ganas yang ditemukan pada lapisan perut atau dada.

    5. Asbestosis

    Asbestosis merupakan suatu kondisi ketika terdapat goresan di permukaan paru-paru. Gangguan kesehatan ini ditandai dengan banyaknya goresan pada jaringan.

    Goresan di permukaan paru-paru dapat memicu kapasitas paru-paru menjadi menurun. Selain itu, penderitanya dapat mengalami gejala seperti sesak nafas, nyeri dada, batuk kering, hingga pernafasan yang pendek.

    Solusi Alternatif Pengganti Asbes untuk Atap Rumah

    Salah satu solusi pengganti asbes untuk atap rumah bisa menggunakan genteng baja ringan berbahan metal. Bahan material ini bisa jadi pilihan alternatif saat membangun rumah idaman detikers.

    Mengutip situs Lamudi, genteng metal merupakan salah satu jenis atap rumah yang berbahan dasar campuran zincalume, silikon, dan aluminium. Walau ringan dan tipis, genteng metal punya daya tahan yang kuat.

    Selain itu, genteng metal juga mempunyai bobot yang ringan sehingga tak perlu ditopang oleh rangka yang kuat. Lalu, genteng metal juga mudah dipasang bahkan hanya dalam hitungan jam.

    Genteng metal juga punya kelebihan lain, yakni tahan terhadap karat. Meski terbuat dari campuran logam, namun genteng metal tahan terhadap perubahan cuaca dan kelembapan. Lalu, atap ini juga tidak merambatkan api serta tak mudah rusak karena gempa.

    Dari segi usia pakai, genteng metal dapat digunakan lebih lama daripada asbes. Apabila asbes hanya dapat digunakan selama 4-5 tahun, sementara genteng metal dapat bertahan lebih dari 30 tahun, namun tergantung juga dari perawatan dan kondisi lingkungan.

    Selain genteng metal, pilihan lainnya adalah menggunakan genteng keramik. Atap jenis ini terbuat dari campuran tanah liat dan unsur mineral seperti kwarsa, air, dan kaolin.

    Genteng keramik juga memiliki sejumlah kelebihan lainnya, yakni cocok digunakan di daerah tropis yang memiliki intensitas hujan dan terik matahari, kuat, tidak mudah bocor, dapat meredam panas, tidak menimbulkan retak halus, dan tidak berisik saat diguyur hujan.

    Harga genteng metal dan genteng keramik memang lebih mahal ketimbang asbes. Tapi jika mempertimbangkan dari segi keamanan, kesehatan, dan usia pakainya, maka wajar jika kedua jenis genteng tersebut lebih mahal daripada asbes.

    Berikut adalah perkiraan harga genteng metal, genteng keramik, dan asbes di pasaran tahun 2024:

    • Genteng metal: sekitar Rp 30.000 hingga Rp 130.000, tergantung dari ukuran yang dipilih
    • Genteng keramik: sekitar Rp 3.500 sampai Rp 27.500 per pcs atau sekitar Rp 135.000 hingga Rp 260.000 per meter persegi.
    • Asbes: sekitar Rp 30.000 hingga Rp 85.000, tergantung dari ukuran yang dipilih.

    Demikian pembahasan mengenai bahaya asbes untuk atap rumah dan solusi alternatif penggantinya. Semoga artikel ini dapat membantu detikers yang sedang mencari atap rumah.

    (ilf/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Wajib Tahu Sebelum Pasang, Ini 3 Risiko Pakai Smart Door Lock


    Jakarta

    Beragam teknologi bisa digunakan untuk menambah kenyamanan, kemudahan, keamanan di rumah. Salah satunya, kamu bisa memakai smart lock atau kunci pintu pintar di rumah yang semakin digemari banyak orang.

    Smart door lock dianggap sangat aman karena menggunakan sistem keamanan penguncian pintu rumah. Berbagai fitur smart door lock bisa dengan perangkat seluler, aplikasi, atau perintah suara. Sistem ini adalah suatu perkembangan sistem penguncian rumah dari handle pintu biasa.

    Sekarang, fitur smart door lock menjadi menarik bagi pemilik maupun pebisnis rumah. Nah, sebelum kamu beralih menggunakan kunci pintar ini, ada baiknya melakukan beberapa pertimbangan lebih dulu, seperti berikut ini.


    Risiko Pasang Smart Lock

    1. Lupa Kata Sandi

    Buat para pemilik rumah yang sulit mengingat kata sandi, tidak disarankan menggunakan smart door lock. Sebab, akan memakan waktu jika melakukan reset kata sandi dan juga untuk menanggulangi adanya kejahatan, kata sandi harus diubah secara bertahap.

    2. Kerusakan Alat

    Pada dasarnya smart door lock merupakan inovasi dari sistem keamanan penguncian tradisional yang hanya menggunakan kunci biasa. Akan tetapi, karena inovasi tersebut, spesifikasi alat yang lebih kompleks menggunakan mesin akan mengalami kerusakan nantinya. Dan itu yang akan menyulitkan pemilik rumah karena berbeda dengan penguncian tradisional yang mempunyai kunci cadangan.

    3. Biaya Mahal

    Mempunyai fitur yang canggih membuat smart door lock memiliki harga yang lebih mahal dari handle pintu biasa. Kisaran harga dari smart door lock mulai dari Rp 400.000 sampai dengan Rp 9.000.000. Sementara itu, untuk handle pintu biasa mulai dari Rp 70.000 sampai dengan Rp 7.000.000.

    Itulah risiko kalau mau memakai smart lock untuk kunci pintu rumah. Semoga bermanfaat ya!

    Panggah Nuzhul Rizki
    Profesional Kontraktor PT.Gaharu Kontruksindo Utama

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Bahaya! Ini 5 Risiko Bakar Sampah di Lingkungan Rumah


    Jakarta

    Membakar sampah di dekat rumah masih sering dilakukan baik di desa maupun kota. Langkah ini menjadi solusi praktis untuk mengatasi sampah yang menumpuk.

    Namun, membakar sampak sebenarnya dapat berdampak buruk bagi kesehatan manusia dan lingkungan. Bahkan, tindakan tersebut berpotensi membahayakan keselamatan karena menimbulkan bencana.

    Lantas, apa saja risiko membakar sampah di lingkungan rumah? Simak penjelasan berikut ini.


    Risiko Bakar Sampah di Dekat Rumah

    1. Pencemaran Udara

    Salah satu dampak dari membakar sampah adalah pencemaran udara. Selama proses pembakaran, asap dan partikel-partikel kecil dilepaskan ke atmosfer. Asap ini mengandung berbagai zat berbahaya, termasuk karbon monoksida, senyawa organik volatil, dan logam berat.

    2. Gangguan Kesehatan

    Paparan terhadap asap ini dapat menyebabkan gangguan pernapasan, seperti batuk, sesak napas, dan iritasi pada mata dan tenggorokan. Pada jangka panjang, ini dapat meningkatkan risiko penyakit pernapasan seperti asma dan bronkitis. Asap dari pembakaran sampah juga mengandung polutan yang berbahaya bagi kesehatan manusia, seperti dioksin dan furan. Paparan jangka panjang terhadap zat-zat ini dapat meningkatkan risiko kanker, gangguan hormonal, dan masalah kesehatan lainnya.

    3. Merusak Ekosistem

    Bukan hanya udara yang tercemar, tetapi juga lingkungan sekitar tempat pembakaran sampah. Asap dan partikel berbahaya dapat jatuh ke tanah dan mencemari tanah serta sumber air. Ini dapat merusak ekosistem lokal, mengancam keberlangsungan hidup hewan dan tumbuhan, serta mengganggu rantai makanan.

    4. Perubahan Iklim

    Di samping itu pembakaran sampah dapat menghasilkan emisi gas rumah kaca, termasuk karbon dioksida (CO2) dan metana (CH4). Gas-gas ini berkontribusi pada pemanasan global dan perubahan iklim. Dengan kata lain secara tidak langsung kita berperan dalam mengintensifkan perubahan iklim global yang semakin merusak bumi.

    5. Kebakaran

    Praktik membakar sampah juga membawa risiko kebakaran yang tidak terkontrol. Api dapat dengan cepat menyebar, mengancam rumah, dan properti lainnya. Ketika api tidak terkendali, asap dan gas beracun dilepaskan dalam jumlah yang lebih besar, mengancam keselamatan masyarakat sekitar.

    Alternatif dari Membakar Sampah

    Dalam rangka menjaga kesehatan dan lingkungan yang baik, sangat penting untuk menghentikan praktik membakar sampah di dekat rumah. Sebagai alternatif, kita harus mendorong dan mengikuti praktik pengelolaan sampah yang ramah lingkungan, seperti daur ulang, pemilahan sampah, dan penggunaan layanan pengelolaan sampah yang tepat.

    Kesadaran masyarakat tentang dampak negatif dari pembakaran sampah juga perlu ditingkatkan sehingga kita semua dapat berkontribusi pada pelestarian lingkungan yang berkelanjutan.

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Dibunuh! Ini 5 Tips Ampuh Usir Semut dari Rumah!


    Jakarta

    Semut merupakan serangga yang sering ditemukan di rumah. Keberadaannya cukup mengganggu penghuni rumah karena bisa saja menggigit bagian tubuh maupun mengerubungi makanan.

    Salah satu penyebab utama masuknya semut ke rumah karena ada sisa makanan atau remah-remah yang tidak dibersihkan. Selain itu, sampah yang berceceran juga bisa mengundang semut maupun serangga lainnya.

    “Rumah yang banyak celah seperti mengundang semut untuk pesta pora, apalagi jika kondisi rumah tidak bersih. Tutup rapat setiap celah, seperti celah di jendela, pintu, lantai, dan retakan dinding. Ini bisa jadi pintu masuk potensial bagi semut, pastikan semuanya tertutup rapat,” ujar Co-CEO dan Co-Founder Gravel, Georgia Ferdwindra Putra dalam keterangannya, dikutip Jumat (28/6/2024).


    Berikut ini beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah semut masuk ke dalam rumah.

    1. Jaga Kebersihan

    Pastikan tidak ada sisa makanan atau tumpahan minuman yang tertinggal. Cuci piring dan peralatan makan segera setelah digunakan. Simpan makanan dalam wadah tertutup rapat.

    2. Tutup Tempat Sampah

    Gunakan tempat sampah dengan tutup yang rapat dan buang sampah secara teratur. Tempat sampah yang terbuka bisa menjadi sumber makanan bagi semut.

    3. Pakai Kapur Anti-serangga

    Buat garis kapur anti serangga di sekitar pintu, jendela, dan area yang sering dilalui semut. Kapur ini bisa menghalangi semut untuk
    masuk.

    4. Pakai Bahan Alami

    Letakkan daun salam, kapur barus, atau bubuk kopi di area yang sering dilalui semut. Bahan-bahan ini dapat mengusir semut secara alami.

    Selain itu, kamu juga bisa mencampurkan air dengan cuka putih atau jus lemon, lalu semprotkan di area yang sering dihinggapi semut. Cuka dan lemon memiliki bau yang tidak disukai semut.

    5. Panggil Jasa Pengendalian Hama

    Jika invasi semut di rumah sudah parah, pertimbangkan untuk menggunakan jasa profesional pengendalian hama.

    Seperti yang disebutkan sebelumnya, semut juga bisa masuk ke dalam rumah melalui celah-celah yang ada. Kondisi rumah yang rapuh, seperti kayu dan kusen yang sudah lapuk maupun lantai retak juga bisa menjadi penyebab semut masuk rumah. Biasanya ini terjadi saat cuaca panas yang membuat semut keluar dari bawah tanah mencari tempat sejuk di dalam rumah dan membangun sarang baru.

    Untuk mengatasinya, kamu bisa mengikuti tips berikut ini.

    1. Perbaikan Struktur

    Pastikan semua retakan di dinding, lantai, dan pondasi rumah diperbaiki. Retakan kecil bisa menjadi jalan masuk bagi semut.

    2. Penutupan Celah

    Gunakan bahan penyegel yang kuat untuk menutup celah di sekitar jendela, pintu, dan area lain yang rawan. Penyegelan ini dapat mencegah semut dan serangga lain masuk ke dalam rumah.

    3. Perawatan Kayu

    Semut sering kali bersarang di kayu yang lembab atau rusak. Pastikan kayu di rumah, termasuk kusen dan lantai, dalam kondisi baik dan tidak lembab. Jika perlu, lakukan perawatan kayu secara berkala.

    4. Pasang Kawat Kasa pada Ventilasi

    Pasang kawat kasa pada lubang ventilasi dan jendela untuk mencegah semut masuk. Pastikan kawat kasa terpasang dengan baik dan tidak ada lubang kecil yang bisa dimanfaatkan semut.

    5. Sistem Drainase yang Baik

    Pastikan rumah memiliki sistem drainase yang baik untuk mencegah penumpukan air di sekitar rumah. Genangan air dapat menarik semut dan serangga lainnya.

    Menurut Co-Founder dan Co-CEO Gravel, Fredy Yanto, sangat penting untuk melakukan peremajaan pada rumah. Dengan begitu, bukan hanya bisa membasmi semut tetapi juga mencegah adanya masalah di masa depan.

    “Penting untuk melakukan peremajaan pada rumah, terutama rumah yang sudah tergolong tua. Dengan melakukan peremajaan, Anda tidak hanya dapat membasmi semut tetapi juga mencegah masalah di masa depan,” tuturnya.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Pernah Taruh Barang di 5 Tempat Ini di Rumah Kalau Nggak Mau Nyesal!


    Jakarta

    Ruang penyimpanan yang memadai di rumah sangat penting untuk menampung benda-benda di rumah. Namun, beberapa bagian rumah sebaiknya jangan dijadikan tempat penyimpanan barang.

    Beberapa bagian rumah sering kali dijadikan sebagai ruang penyimpanan, seperti kolong tempat tidur atau wastafel. Ternyata, menyimpang barang-barang di tempat-tempat tersebut justru bisa bikin barang kamu rusak, lho!

    Nah, sebelum menyimpan barang di rumah, sebaiknya mempertimbangkan beberapa hal, seperti suhu, kelembapan, dan potensi hama. Hal ini penting untuk mencegah kerusakan barang.


    Lalu, mana saja bagian rumah mana saja yang sebaiknya dihindari buat jadi tempat penyimpanan barang? Berikut ini daftarnya, dilansir dari The Spruce, Kamis (27/6/2024).

    Bagian Rumah yang Nggak Cocok Jadi Tempat Penyimpanan

    1. Di Bawah Wastafel

    Menyimpan barang di bawah wastafel mungkin sekilas seperti pilihan yang bijak. Niat hati ingin memaksimalkan ruang, tetapi justru barang yang disimpan di sana ternyata bisa rusak, lho!

    “Area bawah wastafel sering kali memiliki pipa dan saluran air, dan menyimpan barang-barang di sana dapat mempersulit akses ke bagian ini jika ada kebocoran atau penyumbatan,” jelas Jessica Fields, seorang ahli organisasi rumah dan narablog.

    Pipa-pipa di bawah wastafel dapat memicu risiko kerusakan pada barang, terutama saat terjadi kebocoran. Nggak mau ‘kan barang yang kita simpan jadi basah dan rusak?

    2. Di Bawah Tempat Tidur

    Ruang di bawah tempat tidur tampaknya sudah biasa dijadikan tempat penyimpanan barang. Namun, tahu nggak kalau menyimpan barang di bawah tempat tidur bisa memicu risiko kesehatan akibat debu yang biasanya menumpuk di sana.

    “Kolong tempat tidurmu bisa menimbulkan risiko kesehatan karena debu yang menumpuk bisa menyebabkan malapetaka bagi penderita alergi,” kata Maxine Brady, seorang penata interior.

    3. Meja Dapur

    Menaruh terlalu banyak barang di meja dapur bisa membuatnya sulit dibersihkan. Akibatnya, meja dapur dapat menjadi kotor dan mengundang sumber penyakit. Nggak mau, kan?

    “Prioritaskan barang-barang yang sering digunakan dan pertimbangkan untuk memasang rak atau pengait untuk barang-barang yang menghabiskan ruang konter yang berharga,” kata Sandi Huynen, seorang desain interior dan ahli tata ruang.

    4. Di Atas Kulkas

    Kebanyakan orang mungkin terbiasa menaruh barang di atas kulkas. Apalagi untuk barang-barang yang jarang digunakan. Namun, ternyata itu sebaiknya jangan dilakukan, lho!

    Panas dari kulkas ternyata bisa memengaruhi kualitas barang tertentu yang membutuhkan lingkungan yang stabil dan sejuk. Namun, ruang di atas kulkas ini masih bisa digunakan untuk menaruh barang yang sering diakses.

    5. Garasi

    Garasi cenderung menjadi tempat penyimpanan segala sesuatu yang tidak memiliki tempat di dalam rumah. Meskipun garasi merupakan tempat yang bagus untuk menyimpan mobil atau perkakas, banyak barang yang seharusnya disimpan di tempat lain.

    Willow Wright, seorang pemilik toko antik Urban Redeux, mengatakan bahwa garasi sebaiknya tidak dijadikan tempat untuk menyimpan perabot kayu. Hal ini karena kondisi garasi yang lembap bisa menyebabkan kerusakan pada perabot tersebut.

    “Fluktuasi suhu dan kelembapan bisa sangat berbahaya bagi kayu, menyebabkan pembengkakan, bengkok, dan retak. Kecuali jika ruangan tersebut memiliki iklim yang terkendali, saya sarankan untuk tidak menyimpan perabotan di garasi,” jelasnya.

    Itulah 5 tempat yang sebaiknya kamu hindari buat simpan barang. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Asal, Begini Tips Pilih Lampu Kamar Tidur yang Tepat


    Jakarta

    Kamar tidur merupakan tempat untuk beristirahat, khususnya tidur. Maka, suasana kamar tidur mesti mendukung, salah satunya dengan memilih lampu atau pencahayaan yang tepat.

    Pencahayaan ternyata bisa mempengaruhi tampilan dan suasana kamar tidur, lho! Tidurmu bisa kurang nyaman kalau cahaya lampu terlalu silau atau warnanya kurang pas.

    Sementara, kalau pencahayaan terlalu redup, maka aktivitas lainnya di kamar tidur bisa kurang optimal. Mengingat kamar tidur sebagian besar digunakan untuk tidur, mendapatkan pencahayaan yang tepat terkadang terabaikan. Meskipun demikian, ini adalah ruang yang lebih praktis daripada yang kita bayangkan.


    Dari bersiap-siap di pagi hari hingga bersiap tidur dengan buku bagus, pencahayaan kamar tidur bekerja keras untuk menjaga kamar kita tetap berfungsi kapan saja sepanjang hari. Menggunakan bohlam yang terlalu keras, atau tidak memiliki cukup lampu dapat membuat kamar tidur kita menjadi kurang nyaman.

    Mengutip Home & Garden, Kamis (28/6/2024) umumnya orang hanya fokus pada urusan estetika atau keindahan saja saat membeli lampu, ntah itu lampu utama, lampu samping tempat tidur dan lampu meja rias.

    Pilih Warna Cahaya Lampu Sesuai Fungsi

    Faktanya, salah satu kesalahan terbesar dalam pencahayaan kamar tidur adalah memilih warna bohlam yang salah untuk penerangan samping tempat tidur atau meja rias.

    “Kesalahan pencahayaan yang paling sering saya lihat adalah ketika orang membeli bohlam LED berwarna ‘siang hari, putih’, dan semuanya berubah menjadi biru!” kata Sara Johnson dari Sara Johnson Interiors.

    Lalu warna lampu seperti apa yang harusnya dipasang di kamar tidur?

    “Saya selalu merekomendasikan bola lampu hangat dan lampu yang dapat diredupkan, jika memungkinkan,” kata dia.

    Selain itu, Artem Kropovinsky, desainer interior dan pendiri studio NYC Arsight menyebut untuk lampu samping tempat tidur, sebaiknya gunakan cahaya putih hangat untuk menciptakan suasana nyaman dan mengundang.

    “Sebaliknya, untuk meja rias atau meja rias, yang terbaik adalah menggunakan cahaya putih sejuk untuk rendering warna yang akurat,” ujar Kropovinsky.

    Jenis Lampu di Kamar Tidur

    “Untuk jenis bohlam, yang terbaik adalah menggunakan bohlam LED di kamar tidur,” tambahnya.

    Lampu LED hemat energi dan memiliki umur yang panjang. Dari semua hal terkait pencahayaan kamar tidur, hal yang paling penting dalam menyempurnakan pencahayaan kamar tidur adalah dengan memaksimalkan dampak cahaya alami di siang hari.

    Tujuannya adalah untuk membantu memacu Kamu bangun dari tempat tidur setiap pagi dan meningkatkan suasana hati.

    “Kalau memungkinkan, coba juga gunakan pencahayaan alami dengan membuka jendela atau menambahkan skylight. Ini akan membantu menciptakan keseimbangan sempurna antara pencahayaan dan suasana,” saran Shaun Martin, profesional real estate, pengembang lahan, dan CEO We Buy Houses, Denver.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Pakai Atap Bitumen di Rumah? Ini Kekurangan dan Kelebihannya


    Jakarta

    Atap bitumen adalah salah satu jenis bahan atap yang banyak digunakan pada bangunan atau rumah. Atap ini dikenal tahan lama dan serbaguna.

    Poin-poin tadi menjadikannya sistem yang ideal untuk proyek atap pembangunan baru ataupun renovasi. Kenali lebih dalam seputar atap bitumen di bawah ini.

    Apa Itu Atap Bitumen?

    Dikutip NV Roofing, atap bitumen adalah jenis atap tahan lama yang cocok untuk atap datang atau dengan kemiringan rendah. Atap bitumen tersedia dalam 1, 2, atau 3 lapis.


    Ada juga atap bitumen yang dimodifikasi, dengan berbahan dasar aspal. Bitumen yang dimodifikasi merupakan jenis produk aspal yang bisa diaplikasikan dengan berbagai cara pada atap, baik di suhu panas atau dingin.

    Dibandingkan jenis atap membran lainnya, atap bitumen modifikasi punya banyak keunggulan dibandingkan. Jenis ini juga sering dianggap sebagai alternatif modern untuk atap yang dibangun.

    Pengaplikasian atap bitumen bisa menggunakan lembaran berperekat perekat yang diaplikasikan dingin atau aspal yang dipel panas.

    Kekurangan Atap Bitumen

    Dirangkum dari Reliable Roofing dan NV Roofing, berikut merupakan ulasan apa saja hal yang menjadi kekurangan atap bitumen.

    1. Menyerap Panas

    Warna atap bitumen yang hitam bisa menyerap panas, meskipun materialnya sendiri mungkin tidak rusak karena panas atau sinar UV. Tapi jika insulasi yang tepat tidak digunakan, penyerapan panas ini bisa menyebabkan bangunan di bawahnya menjadi terlalu panas.

    1. Lebih Rentan Terhadap Genangan Air

    Apabila sistem atap aspal yang dimodifikasi dipasang, bangunan beratap yang cenderung menahan air hujan atau salju yang mencair akan lebih cepat aus.

    Genangan air dan genangan air yang terjadi habis hujan badai, bisa menyebabkan kerusakan serius dan penuaan dini pada sistem atap aspal yang dimodifikasi (jika air tidak mengalir dengan baik). Idealnya, alam kondisi pengeringan yang wajar air mengalir dari atap setelah 48 jam.

    Seringkali atap yang lebih tua tidak memiliki drainase yang baik. Makanya, lapisan aspal yang dimodifikasi tidak tahan terhadap genangan air dan juga bagian termoplastiknya.

    3. Mod Bit Bisa Lebih Mahal

    Atap material bitumen 2 dan 3 lapis biaya pemasangannya jauh lebih mahal. Hal ini bisa menjadikannya salah satu jenis produk atap datar termahal.

    Semetara, material atap 1 lapis cenderung tidak tahan lama. Jika digunakan bisa menimbulkan masalah tertentu, seperti rusak sebelum waktunya.

    Seseorang secara efektif memasang atap sebanyak 2 atau 3 kali. Kecepatan pemasangan merupakan area di mana termoplastik benar-benar bersinar. Sistem mod-bit multi-lapis jauh lebih mahal di atap yang besar.

    4. Metode Pemasangan Paling Umum, Masih Berisiko Tinggi Dibandingkan Satu Lapis

    Metode adhesi aspal modifikasi yang paling umum merupakan “torch down”. Artinya, untuk memanaskan bagian belakang membran dan menempelkannya ke substrat, menggunakan obor atap BTU berbahan bakar propana.

    Industri ini telah beralih dari metode penerapan panas tinggi selama 3 dekade terakhir. Ketel tar jadul merupakan situs langka saat ini. Karena risiko yang melekat pada penerapan panas tinggi, tukang atap perlu terlatih dan memiliki berketerampilan tinggi dalam bekerja dengan sistem aspal yang dimodifikasi.

    Selain itu, ada butiran yang perlu disertakan sebagai bagian dari proses pemasangan. Tujuannya untuk membantu melindungi atap dari sinar matahari.

    Jika tidak disertakan, ini bisa semakin meningkatkan suhu bangunan atau merusak atap. Sayangnya, dalam proses pemasangannya tidak semua jenis atap bitumen menyertakan butiran.

    Kelebihan Atap Bitumen

    1. Tahan Lama

    Atap bitumen merupakan salah satu jenis bahan atap datar yang tahan lama,karena punya daya rekat yang tinggi. Hal ini membuatnya tidak mudah retak, seperti yang terjadi pada atap datar dan atap membran.

    Selain itu, atap ini bisa tahan terhadap angin, api, dan hujan es yang membuatnya tidak mudah rusak jika terjadi badai. Bahkan, atap bitumen bisa bertahan hingga 20 tahun atau lebih.

    Umumnya, atap bitumen disertai garansi pabrik yang panjang yang bisa membantu menjamin keawetan atap.

    Seperti yang kita tahu, jenis atap membran lainnya punya lapisan yang dibiarkan terbuka atau ditutup dengan bahan lain yang bisa melemah seiring berjalannya waktu. Oleh sebab itu, fakta bahwa atap aspal bisa dibuat mulus adalah keuntungan besar.

    2. Punya Beberapa Lapisan dan Ketebalan Lebih Besar

    Seringnya, sistem aspal yang dimodifikasi dipasang dalam setidaknya 2 lapisan Sistem atap aspal yang dimodifikasi menjadi satu sistem atap yang paling terpercaya, karena ketebalannya yang melekat.

    Sistem mod-bit 2 lapis dengan lembaran penutup granular umumnya setebal 240 MIL atau lebih. Di sisi lain, umumnya membran atap termoplastik 1 lapis tebalnya 60 MIL.

    Jika ketebalan membran menjadi perhatian, aspal yang dimodifikasi menjadi pemenangnya karena ketebalannya yang melekat.

    3. Kompatibel

    Umumnya, insinyur bangunan memakai “tambalan basah” atau “semen atap” saat dia mencoba menambal kebocoran darurat. Seringkali, produk-produk tersebut tidak kompatibel dengan sistem satu lapis.

    Namun sering kali diformulasikan untuk sistem berbasis aspa, seperti aspal yang dimodifikasi. Walaupun dianggap sederhana, atap aspal yang dimodifikasi biasanya cocok dengan produk perbaikan atap yang tersedia.

    4. Mudah Digunakan di Ruang Sempit

    Bitumen modifikasi jadi andalan di kota-kota, karena umumnya tersedia dalam gulungan berukuran 36-39 inch. Jika harus memasang atap baru di ruang yang sempit, contohnya balkon atau atap kota dengan 3 lantai, bitumen yang dimodifikasi bisa jadi pilihan yang tepat.

    Kesimpulannya kalau dipasang dengan benar dan dirawat dengan baik, atap bitumen bisa menjadi aset bangunan yang tahan lama. Sistem 2 atau 3 lapis direkomendasikan untuk di bawah teras dan dek atap atau di ruang yang sangat sempit.

    Penggunaan aplikasi perekat dingin dan lapisan yang bisa direkatkan sendiri adalah hal baru di pasaran. Cara ini menawarkan banyak manfaat.

    Adanya kemajuan bahan dan perekat secara berkala, bisa membuat sistem atap bitumen menjadi andalan atap selama beberapa dekade mendatang.

    (khq/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Cara Desain Kamar Tidur Serasa Tinggal di Hotel Bintang Lima


    Jakarta

    Kamar tidur yang nyaman dan mewah seperti kamar hotel bintang lima tentu diidamkan banyak orang. Meski tidak bisa menginap di hotel setiap hari, kamu masih bisa meniru desain hotel yang khas di rumah sendiri lho!

    Apalagi kamar tidur sudah seharusnya bisa memberikan kenyaman maksimal buat penghuninya beristirahat. Dengan mendesain kamar tidur ala hotel bintang lima, kamu akan tidur lebih nyenyak, sehingga bisa lebih produktif di kemudian hari.

    Lalu, bagaimana cara mendesain kamar tidur seperti kamar hotel bintang lima? Simak caranya berikut ini, dikutip dari The Spruce, Jumat (28/6/2024).


    1. Gunakan Peralatan Tidur Berkualitas Tinggi

    Kamar hotel bintang lima tentu identik dengan peralatan tidur yang nyaman. Untuk membawa kenyamanan ini di rumah, belilah peralatan tidur dengan kualitas terbaik.

    Peralatan tidur linen bisa menjadi pilihan yang tepat karena memberikan tampilan rapi dan kenyamanan sepanjang tahun. Jangan lupa tambahkan sentuhan kemewahan dengan bantal dari sutra yang juga memberikan manfaat untuk rambut dan kulitmu.

    “Seprai linen memiliki tampilan yang halus, namun tetap terlihat hidup yang tidak pernah ketinggalan zaman dan bisa mengatur suhu sehingga sangat cocok untuk digunakan sepanjang tahun,” kata desainer interior Candace Plotz.

    2. Pasang Pencahayaan yang Cukup

    Pencahayaan memegang peranan penting dalam menciptakan atmosfer kamar tidur yang nyaman. Pilih pencahayaan yang lembut, seperti lampu dengan nuansa temaram atau pencahayaan cove. Ini tidak hanya menciptakan suasana yang tenang, tetapi juga bisa menjadi sentuhan syahdu di kamar tidurmu.

    3. Kurangi Aksesoris

    Kurangi kekacauan visual dengan meminimalkan jumlah aksesoris dan barang hiasan. Dekorasi pada hotel bintang lima biasanya dipilih dengan teliti dengan hanya menambahkan hiasan secukupnya, seperti vas bunga kecil atau jam dengan bentuk elegan. Lepas hiasan yang tidak diperlukan untuk menciptakan ruang yang lebih tenang.

    4. Rutin Bersihkan Kamar

    Kamar hotel juga identik dengan kebersihan karena kerap dibersihkan setiap hari. Nah, kamu juga bisa membersihkan tempat tidur setiap pagi bisa memberikan sentuhan khusus pada rutinitas harianmu.

    Selain membuatmu lebih aktif, ini juga akan membuat malam harimu terasa seperti masuk ke kamar tidur hotel mewah yang baru saja menerima layanan turndown.

    “Saat waktu tidur tiba, kamu akan merasa seperti baru saja masuk ke kamar tidur hotel bintang lima yang menawarkan turndown service,” kata desainer interior Charles Almonte.

    5. Letakkan Cermin dengan Tepat

    Ciptakan ilusi ruangan yang lebih besar dengan meletakkan cermin secara strategis. Cermin tidak hanya memantulkan cahaya, tetapi juga membuat ruangan terasa lebih luas. Letakkan cermin di atas meja rias untuk menciptakan nuansa ala boutique hotel atau di atas meja samping tempat tidur.

    6. Pajang Karya Seni di dalam Kamar

    Beri kepribadian pada kamar tidur dengan memajang karya seni. Langkah ini merupakan elemen kunci kamar hotel mewah.

    Pasang lukisan besar atau karya seni berbingkai untuk memberikan sentuhan elegan pada kamar tidurmu. Pilihlah karya seni yang sesuai dengan gayamu, apakah itu abstrak modern atau pemandangan yang dijepit.

    Jika kamu tertarik pada estetika modern, karya abstrak yang besar adalah pilihan yang tepat. Jika gayamu lebih condong ke arah tradisional, pertimbangkan untuk menggantungkan lanskap berbingkai.

    Gambar figur hitam dan putih juga cukup apik untuk memberikan suasana mewah pada kamarmu. Letakkan beberapa gambar tersebut di atas meja rias untuk mendapatkan kesan kasual ala Paris.

    7. Tambahkan Karpet yang Nyaman

    Tambahkan kenyamanan pada kamar tidurmu dengan meletakkan karpet di dalamnya. Pilih karpet yang lembut, seperti bulu domba atau karpet Maroko, untuk memberikan sentuhan istimewa saat kakimu menyentuh lantai kamar tidur setiap pagi.

    Jika kamu tidak ingin kamar terlalu banyak warna, pilihlah karpet hitam dan putih.

    Demikianlah sederet tips mendesain kamar tidur ala hotel bintang lima. Dengan menerapkan langkah-langkah ini, kamu bisa mengubah kamar tidurmu menjadi tempat istirahat yang layaknya hotel bintang lima. Semoga informasinya bermanfaat!

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com