Category Archives: Tips Properti

5 Penyebab Ruangan Terasa Panas dan Cara Mengatasinya


Jakarta

Udara panas dari luar dapat membuat ruangan di dalam rumah ikut terasa hawa panas. Alhasil, kamu akan kegerahan dan tidak nyaman berlama-lama di ruangan tersebut.

Ada sejumlah faktor yang menyebabkan ruangan terasa panas. Namun jangan khawatir, sebab ada beberapa cara untuk menghilangkan hawa panas di dalam ruangan.

Lantas, apa saja penyebab ruangan terasa panas? Simak pembahasannya dalam artikel ini.


Penyebab Ruangan Terasa Panas

Ruangan yang terasa panas tentu bikin tidak nyaman penghuninya. Apabila rumah detikers terasa panas, berikut sejumlah penyebabnya yang dilansir situs Sansone Air Conditioning:

1. Paparan Sinar Matahari Berlebih

Penyebab yang pertama akibat paparan sinar matahari berlebih. Jika ruangan di dalam rumah terdapat banyak jendela, maka panas matahari dari luar akan terperangkap di dalam ruangan, sehingga menimbulkan efek rumah kaca.

2. Ventilasi Udara Tertutup

Jika ventilasi udara di rumah tertutup atau terhalang oleh furnitur atau kain pelapis, alhasil aliran udara akan terganggu. Kondisi itu menyebabkan beberapa ruangan jadi lebih panas dibandingkan ruangan lainnya.

3. Tinggal di Rumah Bertingkat

Apabila detikers tinggal di rumah bertingkat, maka lantai atas rumah cenderung lebih hangat saat musim panas dan lebih dingin ketika musim hujan. Hal itu disebabkan lantai paling atas lebih banyak bersentuhan langsung dengan elemen luar.

4. Warna Tembok Gelap

Mengutip laman Homes and Gardens, warna tembok gelap bersifat menyerap panas, sehingga dapat membuat ruangan terasa lebih hangat ketika cuaca sedang cerah. Untuk itu, sebaiknya pilih cat tembok dengan warna cerah atau pastel sehingga tidak menyerap panas sekaligus terlihat estetik.

5. Lampu yang Terus Menyala

Faktor lain yang menyebabkan ruangan terasa panas karena lampu yang terus menyala. Sebab, lampu dapat menghasilkan hawa panas jika dalam keadaan menyala terus menerus.

Oleh sebab itu, sebaiknya batasi penggunaan lampu dan pastikan tidak selalu menyala. Misalnya, matikan lampu di siang hari dan ketika tidur di malam hari. Selain mengurangi hawa panas, langkah tersebut juga bisa menghemat listrik.

Cara Mengatasi Ruangan yang Panas

Ruangan yang terasa panas bisa bikin badmood dan kesal. Apalagi jika detikers kondisinya merasa lelah dan butuh istirahat, tentu semakin tidak nyaman.

Tapi jangan khawatir, ada sejumlah cara mengatasi ruangan yang panas. Mengutip BBC, berikut sejumlah caranya:

1. Cegah Sumber Panas Masuk ke Dalam Rumah

Cara yang pertama adalah dengan mencegah sumber panas masuk ke dalam rumah. Saat siang hari, biasanya suhu udara di luar rumah akan terasa lebih panas daripada di dalam rumah.

Ada cara mudah untuk mencegah hawa panas masuk ke dalam rumah, yakni dengan menutup jendela, pintu, dan ventilasi di siang hari. Selain itu, kamu juga perlu menutup akses masuk cahaya matahari dengan menggunakan gorden, tapi jangan terlalu tebal agar hawa panas tidak terperangkap.

2. Buat Sirkulasi Udara

Kamu juga bisa membuat sirkulasi udara di dalam rumah agar ruangan tetap terasa sejuk. Namun, pastikan bahwa udara di luar lebih sejuk dibandingkan di dalam rumah. Kondisi ini dapat terjadi saat pagi dan malam hari.

Cara membuat sirkulasi adalah dengan membiarkan jendela yang searah dengan laju angin terbuka. Hal ini untuk membiarkan udara sejuk masuk sekaligus mengeluarkan panas.

Apabila di rumah kamu tidak ada jendela yang searah dengan laju angin, detikers bisa mencoba menggunakan kipas untuk mendorong angin sejuk ke dalam rumah.

Udara panas juga cenderung naik dan terperangkap di bagian atas rumah. Untuk itu, jika memiliki jendela atau ventilasi di loteng rumah, detikers bisa mencoba untuk membukanya. Apabila rumah terdiri dari dua lantai atau lebih, kamu bisa mencoba membuka jendela di lantai paling atas.

Demikian penjelasan mengenai lima penyebab ruangan terasa panas dan cara mengatasinya. Semoga artikel ini dapat membantu detikers.

(ilf/fds)



Sumber : www.detik.com

Cara Ampuh Bikin Rumah Tetap Adem Walau Cuaca Panas Menyengat


Jakarta

Memasuki musim kemarau, cuaca panas mulai terasa. Hal itu bisa menyebabkan udara di dalam rumah terasa panas.

Untuk menghadapi cuaca yang panas, perlu strategi khusus agar rumah tetap nyaman. Salah satunya dengan mengoptimalkan material bahan bangunan dan struktur bangunan.

Berikut ini beberapa hal yang bisa dilakukan untuk membuat rumah tetap adem saat musim kemarau.


Mengoptimalkan Atap dan Plafon Rumah

Menggunakan atap berwarna terang atau yang dilapisi bahan reflektif dapat membantu memantulkan sinar matahari dan mengurangi penyerapan panas. Selain itu, memasang ventilasi atap atau turbine ventilator dapat meningkatkan sirkulasi udara, sehingga panas yang terperangkap di bawah atap dapat dilepaskan dengan lebih efisien.

Pilihan lain yang juga efektif adalah menggunakan material atap dengan lapisan insulasi termal, seperti foil isolasi, yang dapat mengurangi transmisi panas ke dalam rumah. Selain itu pertimbangkan juga menggunakan plafon rumah dengan ceiling tinggi, dengan ini panas yang ada di bawah atap semakin di atas dan semakin menjaga kesejukan di dalamnya.

Umumnya tinggi plafon ruang tamu 2,8 m -3,2 m dari lantai, dengan ini Anda dapat memperkirakan berapa tinggi yang ideal.

Pasang Jendela yang Tepat

Jendela yang tepat juga merupakan kunci untuk menjaga rumah tetap sejuk. Jendela berlapis ganda atau kaca rendah-emisi (low-e) dapat mengurangi panas yang masuk ke dalam rumah sekaligus mempertahankan suhu dingin di dalam.

Selain itu, orientasi jendela juga perlu dipertimbangkan; jendela yang menghadap ke arah timur atau barat cenderung menerima lebih banyak sinar matahari langsung sehingga meningkatkan suhu dalam rumah. Menggunakan tirai tebal, gorden berlapis, atau film pelindung panas pada jendela juga dapat membantu mengurangi panas yang masuk.

Pastikan Ventilasi yang Baik

Langkah lain yang tak kalah penting adalah memastikan rumah memiliki ventilasi yang baik. Sistem ventilasi silang, di mana udara dapat bergerak bebas dari satu sisi rumah ke sisi lain, sangat efektif dalam menjaga sirkulasi udara dan mendinginkan ruangan.

Membuka jendela pada waktu yang tepat, terutama pada pagi dan sore hari ketika suhu lebih rendah, dapat membantu mengalirkan udara segar ke dalam rumah. Pemasangan ventilasi tambahan seperti ventilasi atap atau lubang angin di dinding juga dapat meningkatkan aliran udara dan mengurangi panas dalam rumah.

Pakai Pelapis Dinding yang Tepat

Menggunakan pelapis dinding yang tepat juga bisa menjadi solusi jitu. Cat berwarna terang atau pelapis dinding reflektif dapat mengurangi penyerapan panas. Di beberapa daerah, penggunaan bahan isolasi pada dinding luar juga menjadi pilihan populer untuk mengurangi transfer panas dari luar ke dalam rumah. Bahan isolasi ini bisa berupa busa poliuretan atau panel isolasi yang dipasang di antara dinding bata.

Penggunaan AC/Kipas

Terakhir, penggunaan teknologi modern seperti pendingin udara hemat energi atau sistem pendingin berbasis evaporatif juga bisa menjadi tambahan yang berguna. Meskipun ini adalah solusi yang memerlukan energi listrik, memilih perangkat yang efisien dan ramah lingkungan dapat membantu menjaga rumah tetap sejuk tanpa menguras daya listrik secara berlebihan.

“Memang selain faktor struktural dan materialnya, elemen tambahan seperti dekorasi dapat juga membantu rumah lebih asri sehingga memberikan nuansa sejuk dan juga sekaligus mempercantik rumah,” ujar PR & Marketing Communication Senior Manager Gravel, Ricky Alexander dalam keterangannya, dikutip Sabtu (17/8/2024).

Tak hanya itu, Anda juga bisa menambahkan unsur-unsur alam pada rumah. Contohnya seperti kolam ikan, air mancur, hingga tumbuh-tumbuhan.

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Belajar dari Kasus di Malang, Ini 4 Cara Deteksi Penyewa Kos ‘Red Flag’


Jakarta

Ramai di media sosial, seorang pemilik kos di Kota Malang membuka paksa sebuah kamar kos karena tidak membayar biaya sewa selama 2 bulan. Saat dibuka, di dalamnya justru hanya ada sebuah tambak lobster dan berbau tidak sedap. Penyewa kamar tersebut tidak terlihat di sana, bahkan barang-barang pribadinya tidak ada di kamar tersebut.

Pemilik kos, Zidan mengatakan penyewa kamar tersebut memang sejak awal belum membayar uang sewa dan mengisi data diri. Pemilik kos tetap memperbolehkannya dia menempati kamar tersebut karena memang sistem pembayarannya di akhir.

“Belum, belum (bayar uang sewa). Boleh (bayar di akhir), kalau di kita memang gitu. Yang penting tahu tanggung jawabnya,” jelasnya kepada detikProperti belum lama ini.


Setelah 2 bulan tanpa kabar, bahkan saat ditelpon tidak diangkat, sesuai peraturan kos, kamar tersebut harus dikosongkan untuk penyewa baru.

Menilik dari kejadian kos-kosan di Malang ini, penting bagi pemilik usaha kos-kosan memastikan calon penyewa agar tidak tertipu. Apalagi jika kasusnya kamar tersebut sampai disalahgunakan yakni dipakai untuk tambak lobster.

Pengamat properti sekaligus Direktur Investment PT Global Asset Management, Steve Sudijanto mengatakan penyewa seperti ini termasuk calon penyewa red flag.

“Red flag itu penyewa yang kita ingin hindari dan kita tidak mau dia ada di properti kita,” jelas Steve saat dihubungi detikProperti, Sabtu (17/8/2024).

Dia menyampaikan ada 4 cara untuk menghindari calon penyewa red flag seperti yang terjadi di kos-kosan Malang yakni sebagai berikut.

1. Minta Isi Formulir

Cara untuk mengenali calon penyewa adalah mengetahui identitasnya terlebih dahulu. Pemilik kos wajib memberikan formulir data diri yang harus diisi. Bentuknya bisa berupa lembaran kertas atau digital (e-form).

“Untuk mengetahui calon penyewa ini red flag atau tidak. Pertama minta untuk mengisi formulir,” ujarnya.

Dengan mereka bersedia mengisi formulir ini, secara tidak langsung calon penyewa sudah terikat dengan pihak pemilik kos meskipun itu belum keputusan final.

“Form adalah langkah awal. Di dalamnya ada nama, NIK, alamat, nomor telepon, e-mail, dan unit sewa yang dipilih. Apakah dia bekerja? Di mana? Posisinya apa? Kalau kuliah, kuliah di mana? Orang tuanya siapa?” sebutnya.

2. Minta Bayar Deposit

Langkah kedua adalah minta calon penyewa untuk membayar deposit atau uang muka. Jika masa sewanya cukup panjang seperti 12 bulan, maka uang deposit yang harus diberikan setara dengan biaya sewa 1 bulan. Hal ini untuk menghindari penyewa kabur.

“Minta mereka membayar deposit. Biasanya yang red flag atau yang memiliki itikad tidak baik, biasanya kapasitas keuangannya terbatas dan tidak mau membayar deposit karena itikadnya mau kabur. Jika calon penyewa benar-benar menginginkan unit, mereka bersedia membayar uang muka atau deposit,” paparnya.

3. Buat Kontrak Tata Tertib

Pemilik kos harus memiliki peraturan atau tata tertib di kos-kosan tersebut. Di dalamnya disebutkan kegiatan apa yang boleh dan tidak boleh. Sebagai contoh, penyewa tidak boleh melakukan tindakan melanggar hukum, dilarang membawa orang di luar jam yang ditentukan, atau tidak boleh menggunakan kamar sebagai gudang.

Kemudian, setiap penyewa harus menandatangani dan menyetujui isi dari tata tertib tersebut.

“Pada saat mereka datang, coba diberikan suatu kontrak tata tertib. Pada saat mereka mau menandatangani tata tertib, berarti mereka memiliki itikad baik,” tambahnya.

4. Pembayaran di Awal

Terakhir, agar tidak tertipu pemilik kos harus meminta bayaran sewa di awal. Untuk menghindari penyewa menunggak, pemilik kos bisa mengingatkan pembayaran sejak pertengahan bulan.

“Kos itu minimal ada deposit 1 bulan. Pembayaran harus di depan. Kalau di belakang akan menimbulkan polemik,” tegas Steve.

“Sistem penagihan. Unit kos itu dibayarnya bisa bulanan atau per 3 bulanan. Jadi kita bisa mulai gencar menagih itu di pertengahan atau akhir minggu ketiga, awal minggu keempat,” tambahnya.

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

Mau Bikin Dapur Aestetik Lengkap dengan Kitchen Set? Segini Kisaran Biayanya



Jakarta

Dapur adalah salah satu bagian penting di rumah. Sekecil apa pun rumah, pasti ada bagian yang difungsikan sebagai dapur. Entah itu hanya berbentuk meja biasa atau yang benar-benar berbentuk dapur lengkap dengan kitchen set dan kitchen island.

Apabila kamu membeli rumah dari pengembang, dapur pasti sudah disiapkan sama seperti kamar mandi dan kamar tidur.

Menurut Profesional Kontraktor PT Gaharu Konstruksindo Utama, Panggah Nuzhul Rizki bentuk dapur yang didesain dari pengembang hanya terdiri dari meja dapur untuk meletakkan kompor, sink atau tempat cuci piring, dan keran air.


“Beli rumah di developer, biasanya dapur itu sangat minimalis. Dicor, ada mejanya ada sink, tempat nyuci,” kata Panggah saat dihubungi detikProperti pada Rabu (14/8/2024).

Untuk ‘aksesoris’ lainnya seperti rak penyimpanan biasanya dibuat oleh masing-masing pemilik rumah. Rak penyimpanan ini biasa berbentuk kabinet atau lemari dengan banyak bukaan. Jenis rak ini disebut dengan kitchen set.

Panggah mengatakan bagian ini memang yang cukup mahal. Namun, harga kitchen set ini tergantung dengan bahan, luas, dan jumlah kabinet yang dibutuhkan.

“Biasanya yang mahal itu di kitchen setnya. Tergantung bahannya. Yang paling familiar itu kayu dilapisi HPL, tapi memang basically itu kayu. Yang bikin indah itu kulitnya, HPL itu. Biasanya kalau di interior kitchen set itu Rp 1,8 juta sampai Rp 2 juta tergantung dari bahan dan desainnya, tergantung besarnya kabinet yang ada,” ungkap Panggah.

Terpisah, Project Manager dari Gradasi Design & Build, Wahyu menyebut kisaran biaya dekorasi dapur lengkap dengan kitchen set sekitar Rp 25 juta untuk ukuran 3-4 meter.

“Untuk dapur biasa start Rp 25 juta, sudah bisa. Cabinet bawah dan cabinet atas, dengan catatan sudah ada top table dan backsplashnya. Sudah termasuk kitchen setnya, ventilasi, rak piring, tempat sendok, rel panci, rel gas, dan rak bumbu custom,” sebutnya.

Ada pun bahan bahan kitchen set yang biasa disarankan karena bagus dan harganya terjangkau adalah PVC board anti rayap.

Sementara itu, untuk biaya jasa dekorasi dapur ukuran besar bisa lebih mahal lagi. Sebagai contoh dapur dengan luas sekitar 25 meter persegi harganya bisa lebih dari Rp 30 juta. Ada pula harga jasa dekor yang dihitung per meter, di Gradasi Design & Build sendiri mulai dari Rp 1,95 juta.

(aqi/dna)



Sumber : www.detik.com

Begini Cara Pecah Sertifikat Tanah Beserta Syarat dan Biayanya


Jakarta

Pecah sertifikat tanah adalah proses mengeluarkan penerbitan bukti kepemilikan baru pada bagian tanah yang ditentukan. Proses ini biasanya dipakai ketika sebidang tanah ingin dijual atau sebagai bagian dari warisan.

Hal ini supaya tanah yang dijual clear atau ke depannya tidak akan ada sengketa tanah. Dalam pecah sertifikat tanah, kamu bisa melakukannya dengan bantuan notaris atau Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).

Selain itu, kamu juga bisa langsung datang ke kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) sesuai dengan domisili masing-masing. Bagi kamu yang mau pecah sertifikat tanah, bisa simak syarat dan caranya berikut ini, dikutip dari situs Kementerian ATR/BPN, Minggu (18/8/2024).


Syarat Pecah Sertifikat Tanah

  1. Formulir permohonan yang sudah diisi dan ditandatangani pemohon atau kuasanya di atas materai cukup
  2. Surat kuasa apabila dikuasakan
  3. Fotokopi identitas pemohon (KTP) dan kuasa apabila dikuasakan, yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket
  4. Fotokopi akta pendirian dan pengesahan badan hukum yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket, bagi badan hukum
  5. Sertifikat Asli
  6. Rencana Tapak/Site Plan dari Pemerintah Kabupaten/Kota setempat

Keterangan

  1. Identitas diri
  2. Luas, letak dan penggunaan tanah yang dimohon
  3. Pernyataan tanah tidak sengketa
  4. Pernyataan tanah dikuasai secara fisik
  5. Alasan pemecahan

Biaya Pecah Sertifikat Tanah

Biaya yang dikenakan variatif karena dihitung berdasarkan jumlah bidang dan luas masing-masing bidang pemecahan. Kamu bisa melakukan simulasinya di situs resmi Kementerian ATR/BPN. Adapun, penyelesaian pemecahan sertifikat tanah akan memakan waktu hingga 15 hari kerja.

Cara Pecah Sertifikat Tanah

Kamu dapat mendatangi langsung kantor BPN sesuai domisili masing-masing untuk pemisahan sertifikat tanah. Pemecahan juga bisa dilakukan dengan bantuan notaris atau PPAT. Berikut alur pemecahan sertifikat tanah:

  1. Melengkapi persyaratan administrasi
  2. Datang ke kantor pertanahan sesuai domisili
  3. Isi formulir permohonan pecah sertifikat tanah
  4. Serahkan berkas persyaratan ke petugas loket pendaftaran
  5. Melakukan pembayaran untuk pemisahan sertifikat tanah
  6. Petugas kantor pertanahan akan melakukan pengukuran tanah ke lokasi pemohon
  7. Penerbitan sertifikat akan diproses segera oleh BPN
  8. Sertifikat dapat diambil di loket penyerahan kantor pertanahan.
  9. Pemilik tanah yang mewakilkannya PPAT wajib memberi imbal jasa sesuai kesepakatan dengan notaris.

Itulah cara memecah sertifikat tanah. Semoga bermanfaat!

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

Lihat juga Video ‘Sertifikat Dan Beli Tanah Atau Rumah Baru’:

[Gambas:Video 20detik]

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Ternyata Ini Penyebab Banyak Lintah Bermunculan di Rumah?


Jakarta

Kamu bisa jadi sering melihat lintah ada di sekitar rumah atau bahkan ada sampai masuk rumah kalian ketika musim hujan tiba.

Hewan penghisap darah satu ini menyukai tempat yang lembap untuk bertahan hidup, seperti kamar mandi.

Tentu kemunculan lintah rumah membuat penghuni rumah khawatir dihisap darahnya. Meskipun ada beberapa pengobatan alami menggunakan lintah. Namun, biasanya yang digunakan bukanlah lintah liar.


Lalu, bagaimana cara mengusir dan mencegah lintah dari rumah? Mari simak ulasan lengkap berikut.

Penyebab Banyaknya Lintah

Sebelum menjelaskan tentang cara mengusir lintah, maka sebelumnya kamu harus tahu tentang penyebab munculnya lintah itu sendiri. Karena usaha akan sia-sia jika sudah berhasil mengusir atau membasmi nya namun lintah masih kembali lagi ke rumah.

Melansir dari Kicaumania, berikut beberapa penyebab mengapa lintah muncul dalam jumlah banyak apalagi saat musim hujan.

Rumah Berlokasi Dekat dengan Tempat Lembap

Rumah yang dekat dengan tempat lembap seperti got atau saluran pembuangan lembap yang tentunya akan banyak lintah hidup disekitarnya.

Rumah yang memiliki peluang banyaknya lintah di dalamnya salah satunya rumah yang dekat dengan sungai, rawa, selokan, lingkungan rumah banyak pohon sehingga lokasi rumah menjadi lembap.

Pasca Hujan Lebat dan Banjir

Saat hujan lebat tiba kemudian disusul banjir otomatis lintah akan terbawa arus banjir. Lalu, lintah akan menempel pada rumah yang diakibatkan oleh terbawa arus ketika banjir dan tinggal di rumah.

Kamar Mandi Sangat Lembap

Kamar mandi menjadikan tempat favorit bagi lintah untuk tinggal sebab memiliki udara yang lembap. Lintah biasanya masuk ke dalam kamar mandi melewati saluran air atau sela-sela kamar mandi.

Cara Mengusir Lintah dari Rumah

Mengutip dari situs How to Repel, kamu bisa mengikuti beberapa tips berikut untuk mengusir lintah dari rumah. Berikut beberapa diantaranya.

Membasmi Tempat yang Berpotensi Jadi Sarang Lintah

Lintah menyukai lingkungan yang lembap seperti dekat genangan air, selokan atau kolam dekat rumah. Pastikan kamu membersihkan halaman secara teratur dan buang tumpukan daun atau ranting kering. Karena lintah suka tinggal pada tumpukan daun yang berserakan. Selanjutnya, lintah suka tinggal pada rumput yang tinggi. Jadi, pastikan kamu memangkas rumput secara rutin. Barang bekas yang dibiarkan berserakan seperti kaleng cat, ban bekas, dan furnitur lainnya.

Menggunakan Bahan Alami untuk Mengusir Lintah

Ada beberapa bahan alami yang terbukti ampuh untuk mengusir lintah dari rumah. Berikut beberapa diantaranya.

Bawang putih dan Cengkeh

Kamu bisa gunakan beberapa siung bawang putih, lalu hancurkan bersama cengkeh. Lalu, sebarkan di area yang lembap dimana lintah sering terlihat.

Jus lemon

Kamu dapat membelah lemon, setelah itu peras dan campurkan dengan air. Semprotkan campuran bahan tersebut pada tanaman dan dinding.

Minyak Atsiri

Campurkan minyak atsiri dengan air secukupnya lalu semprotkan di sekitar rumah dan kebun.

Garam

Untuk garam sangat mudah, kamu cukup taburkan di sekeliling rumah yang sering dijumpai lintah.

Demikian cara ampuh untuk mengusir lintah dari rumah. Semoga bermanfaat!

Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Cara Ampuh Usir Tokek Pakai Bahan di Rumah, Auto Kabur Nggak Balik Lagi


Jakarta

Tokek adalah sejenis kadal yang sering ditemui di rumah. Tokek memiliki bentuk seperti cicak tapi berukuran lebih besar dan mengeluarkan suara berisik khas yang terkadang mengganggu.

Kedua hewan ini bisa cukup mengganggu penghuni rumah karena berisik dan suka membuang kotoran di sembarang tempat. Sebagian orang pun ada geli atau takut dengan tokek. Lebih dari itu, tokek bisa saja menggigit ketika merasa terancam.

Nah, kalau kamu mau mengusir tokek, bisa coba pakai bahan-bahan yang ditemui di rumah. Berikut ini caranya, dikutip dari Cleanipedia, Senin (19/8/2024).


Cara Usir Tokek di Rumah

1. Bawang Putih dan Bawang Merah

Bawang merah dan bawang putih memiliki aroma yang kurang disukai hewan ini. Kamu cukup iris tipis bawang. Irisan bawang tersebut memberikan rangsangan yang mampu mengusir tokek.

Potong bawang menjadi dua lalu tinggalkan di tempat persembunyian tokek dan cicak yang kamu tahu. Tokek biasanya suka tempat yang lumayan hangat dan sepi seperti di pintu masuk dari luar rumah.

2. Cangkang Telur

Jika kamu punya sisa cangkang telur jangan dibuang sebab cangkang telur bisa untuk menakut-nakuti tokek. Karena jika hewan ini melihat cangkang telur mereka akan berpikir itu merupakan seekor ‘predator’.

Sisakan dua bagian cangkang telur di area sekitar rumah seperti di pintu masuk luar atau di dapur. Jangan hancurkan cangkang telur cukup biarkan terbelah menjadi dua.

Taruh sepasang dua bagian di setiap pintu masuk sudah cukup, dijamin tokek akan kabur. Agar cangkang telur tetap segar, ganti setiap tiga minggu hingga satu bulan.

3. Kapur Barus

Selanjutnya Kamu bisa gunakan kapur barus. Selain untuk mengusir serangga ternyata bau kapur barus yang menyengat kurang disukai tokek. Kapur barus bisa diletakkan di lemari pakaian.

4. Ampas Kopi

Jangan buang ampasnya jika selesai menyeduh kopi sebab kamu bisa letakkan di sebuah wadah dan keringkan dengan menjemurnya di terik matahari selama beberapa jam.

Ampas kopi yang sudah kering bisa jadi senjata ampuh untuk mengusir tokek karena bau kopi sanggup membuat tokek ngeri dan tidak bakal mendekat.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(dhw/dna)



Sumber : www.detik.com

Waspada! Kalau Ada Tanda-tanda Ini Berarti Rumah Kamu Lagi Diincar Maling


Jakarta

Belum lama ini terjadi aksi pencurian di sebuah rumah di Jalan Capoa, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Sang Maling mengacak-acak isi kamar dan membawa kabur sejumlah uang hingga perhiasan emas.

“10 gram gelang, 2 gram gelang anak, 2 gram cincin, 1 gram cincin anak, serta uang tunai 4 juta (dicuri pelaku),” ujar Kanit Res Polsek Tallo, Iptu Saiful Basir dikutip dari detikSulsel, Senin (19/8/2024).

Aksi tersebut terjadi pada Senin (12/8) sekitar pukul 20.00 Wita. Korban yang baru pulang dari rumah sakit mendapati pintu rumahnya telah dibobol pelaku.


Kejadian seperti ini memang bisa terjadi kapan saja dan kepada siapa saja, apalagi ketika rumah dalam keadaan kosong. Hal ini membuat pemilik rumah harus selalu waspada akan potensi kemalingan.

Lantas, bagaimana cara mencegah kemalingan?

Biasanya korban perampokan telah diincar terlebih dahulu oleh para maling. Mereka akan memantau keadaan sekitar rumah dan memberikan tanda kepada rumah yang menjadi sasarannya.

Sebagai langkah pencegahan, kamu perlu mengenali tanda-tanda rumah sedang diincar maling. Berikut ini ciri-ciri rumah kamu menjadi sasaran maling, dilansir dari Safe and Solo, Senin (19/8/2024).

Ciri-ciri Rumah yang Lagi Diincar Maling

1. Sering Mendapatkan Brosur atau Selebaran Surat

Para maling atau perampok akan menandai rumah kamu dengan menyebarkan selebaran brosur surat. Mereka biasanya akan menempel di pintu atau meletakkan pada keset. Tanda ini mengindikasikan berarti bahwa tidak ada orang di rumah.

2. Orang Asing Muncul Berpura-pura Minta Pertolongan

Menolong seseorang ketika dalam kesusahan itu perlu. Namun, kamu harus mengamati dan mencurigai orang yang meminta tolong. Jika terdapat gerak-gerik yang aneh dan mencurigakan segera tutup dan kunci pintu rumah.

3. Muncul Banyak ‘Sales’ yang Menawarkan Produk

Jaringan perampokan akan menggunakan banyak orang untuk datang ke rumah yang menjadi target. Mereka biasanya akan berpura-pura menjadi perwakilan penjualan atau sales. Tujuannya adalah untuk mendapatkan informasi dari rumah kamu.

4. Muncul Mobil Asing Parkir di Dekat Rumah

Banyak pencuri atau maling yang akan mengamati rumah kamu di dalam mobil dari balik jendela gelap. Jendela gelap ini sengaja dipasang agar sulit melihat siapa yang ada di dalam mobil. Kalau ada mobil yang mencurigakan dan tidak kamu kenal, segera hubungi polisi.

5. Terdapat Orang Asing yang Sering Mondar-mandir di Depan Rumah

Jika kamu melihat ada orang asing yang lewat dengan gelagat mencurigakan, kamu harus waspada. Biasanya mereka akan mondar-mandir berkali-kali dalam jangka waktu yang lama untuk melihat-lihat rumah dan kondisi sekitar.

6. Terdapat Gambar Simbol Aneh pada Rumah

Kamu juga harus mewaspadai tanda-tanda khusus seperti angka, coretan, gambar, atau tanda lain yang mungkin digambar di dinding, pagar, atau area luar rumah kamu.

Tindakan ini dapat menandakan bahwa kelompok perampok sedang beroperasi dan menggunakan kode-kode tertentu untuk berkomunikasi atau memberikan petunjuk.

7. Orang Asing yang Mengambil Foto Rumah

Kamu patut curiga kalau melihat orang asing mengambil foto rumahmu. Hal ini pertanda rumah kamu sedang ditargetkan oleh para perampok atau maling. Dalam beberapa kasus mereka hanya mengambil foto rumah kamu lalu langsung pergi begitu saja.

Itulah ciri-ciri rumah kamu lagi diincar oleh maling. Semoga bermanfaat dan stay safe!

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Catat, Ini yang Harus Kamu Lakukan Kalau Ada Maling Masuk Rumah


Jakarta

Sebuah rumah di Jalan Capoa, Kota Makassar, Sulawesi (Sulsel) belum lama ini mengalami kemalingan. Sejumlah uang hingga perhiasan emas di rumah itu dicuri oleh maling.

“10 gram gelang, 2 gram gelang anak, 2 gram cincin, 1 gram cincin anak, serta uang tunai 4 juta (dicuri pelaku),” ujar Kanit Res Polsek Tallo, Iptu Saiful Basir dikutip dari detikSulsel, Senin (19/8/2024).

Pelaku membobol masuk dengan mencungkil pintu, lalu mengacak-ngacak isi kamar dan mencuri harta benda di dalamnya. Taksiran kerugian yang dialami pemilik rumah sebesar Rp 23,5 juta.


Aksi pencurian itu terjadi pada Senin (12/8) sekitar pukul 20.00 Wita. Korban sedang tidak ada di lokasi ketika kejadian.

Tindak kejahatan seperti ini bisa terjadi di waktu-waktu yang tidak terduga, baik ketika ada penghuni atau tidak. Oleh karena itu, kamu perlu tahu langka-langkah yang harus dilakukan kalau ada maling di rumah.

Mengutip Safewise, Senin (19/8/2024), ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan bila curiga rumahmu sedang disusupi maling.

Cara Menghadapi Maling di Rumah

1. Diam-diam Periksa Kondisi Sekitar

Waktu sangat penting, jadi cepatlah memeriksanya. Tarik napas dalam-dalam dan dengarkan baik-baik atau periksa peringatan kamera keamanan atau bel pintu video di ponsel Anda.

Lihat apakah kamu bisa membedakan antara gerakan hewan peliharaan dan suara pipa normal serta suara langkah kaki, pecahan kaca, pintu terbuka, atau menyeret benda dan furnitur.

2. Tetap Tenang

Dalam situasi yang menakutkan, wajar kalau adrenalin dan detak jantungmu melonjak. Coba untuk tarik napas dalam-dalam beberapa kali untuk menenangkan pikiran dan tubuh sehingga kamu bisa memutuskan apa yang harus dilakukan selanjutnya.

3. Utamakan ‘Kabur’

Kalau kamu sudah memastikan ada seseorang di rumahmu atau jika kamu masih mencurigainya setelah mengambil jeda, jangan dilawan! Segera cari jalan keluar dari rumah.

Carilah jendela tempat kamu bisa keluar dengan aman atau tempat untuk bersembunyi jika kamu nggak bisa melarikan diri.

4. Bersembunyi di Tempat Aman

Kalau kabur bukan menjadi pilihan karena keberadaan si maling menghalangi arah pintu keluar atau jendela, cari tempat aman untuk bersembunyi.

Kamu bisa bersembunyi dan mengunci diri di kamar mandi, kamar tidur, atau bahkan lemari. Kunci pintunya, dan jika memungkinkan, buat barikade.

5. Telpon Polisi

Setelah semua langkah di atas kamu lakukan, saatnya kamu mencari bantuan. Kamu bisa segera menghubungi polisi atau petugas keamanan terdekat.

Sebagai langkah antisipasi, penting bagi kamu untuk selalu menyimpan nomor-nomor darurat yang bisa dihubungi kapanpun.

6. Foto dan Video Sangat Membantu

Kalau kamu berada dalam posisi di mana kamu dapat melihat penyusup, hafalkan semuanya. Jika kondisi memungkinkan, mengambil beberapa foto atau video akan sangat membantu.

Hal ini akan sangat berguna bila maling penyusup berhasil kabur sebelum polisi tiba. Pengamatan kamu bisa sangat berguna untuk memberi gambaran rinci tentang berat badan, jenis kelamin, tinggi badan, pakaian, kendaraan, dan arah perjalanan.

Ini akan memudahkan polisi melacak penyusup dan mencegah mereka menjadikan rumah lain sebagai korban. Kamu juga harus mencatat semua yang rusak atau dicuri sehingga kamu bisa membuat laporan terperinci untuk polisi dan mulai memulihkan diri dari pembobolan.

Pembobolan bisa menjadi pengalaman yang menakutkan dan traumatis, namun sedikit persiapan dapat membantu kamu mencegah gangguan di rumah dan tetap tenang jika hal itu terjadi.

Luangkan waktu untuk memeriksa dan meningkatkan keamanan rumah dan mempraktikkan protokol pembobolan di rumah seperti saat kamu melakukan latihan kebakaran atau gempa bumi.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(dhw/dna)



Sumber : www.detik.com

Jangan Asal, Ini Cara Simpan Barang Berharga di Rumah Biar Nggak Dicuri Maling


Jakarta

Menyimpan barang berharga di rumah membutuhkan perhatian ekstra. Sebab, selalu ada potensi terjadi aksi kejahatan misalkan maling yang mengincar harta bendamu.

Seperti yang terjadi pada rumah milik warga di Jalan Capoa, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dibobol maling. Pelaku mengacak-acak kamar tidur dan membawa kabur uang hingga perhiasan emas.

“10 gram gelang, 2 gram gelang anak, 2 gram cincin, 1 gram cincin anak, serta uang tunai 4 juta (dicuri pelaku),” ujar Kanit Res Polsek Tallo, Iptu Saiful Basir dikutip dari detikSulsel, Senin (19/8/2024).

Hal itu terjadi pada Senin (12/8) sekitar pukul 20.00 Wita. Korban yang baru pulang dari rumah sakit mendapati pintu rumahnya telah dicungkil oleh pelaku.


Korban yang mendapati rumahnya berantakan, langsung memeriksa emas dan uang tunai yang disimpan dalam lemari pakaian. Adapun taksiran kerugian sebesar Rp 23,5 juta.

Lalu, bagaimana cara menyimpan barang berharga dengan aman di rumah? Simak caranya berikut ini dikutip dari Cekaja.

Cara Aman Simpan Barang Berharga di Rumah

1. Jangan Simpan di Dalam Lemari

Tips menyimpan barang berharga di rumah yang pertama adalah tidak menyimpannya di dalam lemari. Dari beberapa contoh kasus yang telah terjadi, menyimpan barang berharga, seperti emas atau surat-surat tanah di dalam lemari lebih berisiko diambil oleh pencuri saat terjadi perampokan.

Ketika hal itu terjadi, biasanya pencuri akan langsung tertuju ke kamar tidur dan mencari benda-benda berharga korbannya di dalam lemari.

Maka dari itu, menyimpan barang berharga maupun benda berharga lainnya di dalam lemari sangat tidak disarankan. Apalagi di dalam celah-celah kecil atau lainnya. Sebaliknya, cobalah simpan barang berharga yang dimiliki di tempat-tempat yang sekiranya sulit untuk ditemukan oleh pencuri.

2. Simpan di Tempat yang Sulit Dijangkau

Berikutnya, simpan barang berharga kamu di tempat yang sulit dijangkau. Tempat yang sulit dijangkau ini maksudnya tempat yang sekiranya tak akan terpikirkan oleh pencuri. Misalnya di celah-celah laci dapur ataupun ruang makan.

Pokoknya, jangan sampai tempat yang disiapkan untuk menyimpan barang berharga, mudah ditebak oleh pencuri.

Kamu harus mengakalinya dengan sebaik mungkin. Jika memungkinkan, selalu ganti posisi penyimpanannya tiap tiga hingga enam bulan sekali. Terlebih lagi jika rumah sering didatangi oleh tamu.

Perpindahan posisi ini dimaksudkan untuk menghindari segala risiko kehilangan, yang terkadang bisa dialami jika kita terlalu percaya dengan orang lain, apalagi yang baru dikenal.

3. Simpan di Dalam Brankas Unik

Tips menyimpan barang berharga di rumah yang berikutnya adalah dengan menaruhnya di dalam brankas. Untuk keamanan yang lebih lagi sebaiknya jangan gunakan brankas biasa ya.

Kamu bisa menggunakan brankas dengan bentuk unik, bisa saja menyerupai celengan uang atau buku. Bentuk yang tidak mencolok itu tentu saja akan mengecoh pandangan pencuri.

Selain itu, hal lainnya yang harus diperhatikan adalah tempat penyimpanan brankas tersebut. Hindari menyimpan brankas atau barang berharga secara langsung di dalam lemari maupun lacinya.

Sebab, seperti yang sebelumnya sudah dibahas, lemari selalu menjadi sasaran utama pencuri saat mencari barang berharga korbannya. Ada baiknya untuk menyimpan brankas tersebut di ruangan yang lebih aman dan tidak terpikirkan oleh pencuri.

4. Gunakan Perlindungan Ganda

Selanjutnya yang juga termasuk dalam tips menyimpan barang berharga di rumah adalah selalu gunakan perlindungan ganda. Meski sudah menggunakan brankas yang terbuat dari material besi, namun ada baiknya lagi bila kamu menambah perlindungannya.

Caranya? Tentu saja dengan menyimpannya dalam kotak berlapis. Misal, masukkan brankas ke dalam kotak yang lebih besar dan menggunakan gembok maupun kata sandi. Dengan begitu, pencuri tidak akan mudah untuk bisa membuka kotak tersebut.

5. Gunakan Trik Menipu Pencuri

Tips menyimpan barang berharga di rumah yang terakhir adalah dengan menggunakan trik menipu pencuri. Nah, di sini, kamu bisa menggunakan lemari untuk mengecoh pencuri.

Sebagai contoh, kamu bisa menggunakan brankas untuk menyimpan barang berharga. Di dalam brankas itu, kamu dapat menyimpan berbagai benda yang tidak berguna, namun dalam jumlah yang cukup banyak.

Dengan begitu, pencuri tentu akan mengira bahwa sebagian besar hartamu ada di dalam brankas tersebut, sehingga pencuri tak perlu lagi mencari ke ruangan lainnya untuk menemukan barang berharga lainnya.

Itulah cara menyimpan barang berharga di rumah agar tidak dicuri maling. Semoga bermanfaat!

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(dhw/dna)



Sumber : www.detik.com