Category Archives: Tips Properti

5 Langkah Kelola Sampah Rumah Tangga Biar Nggak Numpuk, Bisa Jadi Cuan!



Jakarta

Setiap rumah menghasilkan sampah dari berbagai kegiatan. Namun, sering kali sampah tersebut tidak dikelola dengan baik, sehingga hanya menumpuk di suatu lahan, sehingga berdampak buruk bagi lingkungan hidup.

Hal ini menjadi perhatian Penggiat Lingkungan dan Pendiri Rumah SOPAN, Sony Teguh Trilaksono yang prihatin dengan penumpukan sampah. Ia pun mulai mengolah sampah dan tidak membuang sampah ke luar rumah.

“Sejak 2005 saya sudah tidak membuang sampah keluar, terutama sampah yang dikirim ke tukang pemulung atau tukang sampah. Kita sekarang kelola sendiri Dan itu sudah lebih dari 15 tahun. Alhamdulillah, nggak ada masalah karena sebetulnya mudah,” ujar Sony kepada detikcom belum lama ini.


Selain menjaga lingkungan, mengolah sampah rumah tangga menguntungkan juga lho. Yuk, simak caranya berikut ini.

Cara Mengolah Sampah Rumah Tangga

1. Mengurangi Produksi Sampah

Pertama, ada baiknya mulai dengan mengurangi produksi sampah. Sony menyarankan untuk menerapkan 3R, yakni reduce, reuse, dan recycle untuk mencegah sampah.

“Tiga unsur (yaitu) reduce, reuse, dan recycle ini kita terapkan di dalam pengelolaan sampah skala rumah tangga di perkotaan,” ucapnya.

Reduce berarti mengurangi penggunaan barang yang menghasilkan plastik. Misalkan membawa tas belanja daripada menggunakan kantong plastik.

Reuse adalah menggunakan suatu barang secara berulang agar tidak menimbulkan sampah baru. Seperti mengisi ulang botol air minum daripada membeli air minum kemasan plastik.

Terakhir, recycle adalah mendaur ulang sampah menjadi barang baru. Contohnya kumpulan kemasan plastik diubah menjadi ecobrick untuk membuat bangku.

2. Memilah Sampah

Lalu, sediakan setidaknya tiga jenis tempat sampah di rumah untuk memilah sampah organik, anorganik, dan B3 (bahan beracun dan berbahaya). Sampah organik bisa berupa makanan dari dapur atau sampah dari pekarangan.

“Kalau di rumah tangga ada sampah organik dapur (atau disingkat) SOD namanya. Lalu, ada sampah organik yang lain-lainnya contohnya daun, ranting-ranting. Itu namanya sampah organik,” jelasnya.

Sementara sampah anorganik di antaranya berbahan gelas, plastik, besi, karton, hingga kaleng. Sedangkan sampah B3 termasuk baterai dan obat-obatan.

3. Menyetor ke Bank Sampah

Sampah anorganik yang masih bernilai masih bisa kamu jual ke bank sampah setelah dibersihkan. Hal ini lumayan menguntungkan untuk mendapat penghasilan dari sampah rumah tangga.

“Setiap botol yang sudah kita tidak pakai, kita simpan, kita kumpulkan, setiap minggu kita setor kepada bank sampah. Nah, itu ditukar dengan tabungan yang kita bisa ambil 6 (bulan) sampai 1 tahun ke depan,” terangnya.

Bahkan, minyak jelantah bisa kamu jual ke bank sampah seharga Rp 5 ribu per kilonya. Untuk itu, Sony mengajak masyarakat untuk menjadi anggota bank sampah.

“Jadi rumah kecil, rumah tanah kecil itu ikutlah bank sampah dulu. Ikut menjadi anggota bank sampah. Sebagian besar masalah (sampah rumah tangga) sudah terselesaikan,” imbuhnya.

Namun, sampah B3 yang diserahkan ke bank sampah atau pengelola harus dimusnahkan agar tidak mencemari lingkungan.

4. Membuat Kompos

Sampah organik dapur (SOD) bisa kamu masukan ke dalam lubang resapan biopori agar terurai secara alami. Sampah di dalam tanah akan menyusut dalam beberapa hari saja. Lubang ini juga bermanfaat untuk menyuburkan tanah dan mendukung menyerapan air ke tanah.

Biopori Rumah SOPANBiopori Rumah SOPAN Foto: 20detik

Sementara sampah dedaunan dan ranting-ranting bisa kamu kompos di dalam bak tertutup. Caranya dengan mencacah sampah pekarangan dan menyemprotkan cairan bioaktivator untuk mempercepat proses penguraian.

Setelah 2-4 minggu, kamu akan menghasilkan kompos yang bisa digunakan untuk tanaman di rumah. Kalau mau untung, kamu juga bisa menjual komposnya.

5. Membuat Prakarya

Nah, terkadang ada saja sisa sampah plastik atau sampah anorganik yang tidak layak jual. Misalkan sisa kemasan obat atau potongan kemasan plastik kecil.

Sampah ini bisa dipotong kecil-kecil untuk dimasukkan dan dipadatkan ke dalam botol plastik. Ini disebut ecobrick, yang bisa kamu gunakan untuk merakit furniture. Kamu bisa menjual ecobrick satuan atau berupa furniture yang sudah jadi.

“Ada pengrajin yang memang mengumpulkan ecobrick. Jadi kalau rata-rata ecobrick yang sudah jadi itu yang bahan bakunya padat itu rata-rata Rp10.000 harganya (per botol seberat 500 gram),”katanya.

“Satu bangku ini (terbuat dari) Rp 10.000 kali 16 (botol). Berapa itu? Rp 160.000. Harganya memang bangku ini Rp 250.000. Ini tahan lama,” pungkasnya.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(dhw/dna)



Sumber : www.detik.com

Ternyata Ini yang Membedakan Tukang Harian dan Borongan, Kamu Sudah Tahu?



Jakarta

Ketika ingin membangun atau merenovasi rumah sering kali kita dihadapkan pada pilihan, lebih baik pakai tukang borongan atau tukang harian? Hal tersebut tentunya kembali lagi pada pilihan masing-masing.

Memang apa sih perbedaan tukang harian dengan tukang borongan? Dikutip dari Instagram resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Minggu (25/8/2024), tukang harian adalah pekerja konstruksi yang dibayar per hari kerja. Pembayarannya dihitung dengan menjumlahkan hari kerja per orang pertugas.

Sementara itu, tukang borongan adalah pekerja konstruksi yang dibayar berdasarkan proyek yang diselesaikan dalam jangka waktu tertentu dengan biaya tetap seperti yang disepakati di awal.


Nah, buat kalian yang masih bingung untuk menggunakan jasa tukang borongan atau tukang harian, berikut ini perbedaannya.

1. Upah

– Tukang harian: Berdasarkan hari kerja
– Tukang borongan: Berdasarkan proyek dalam jangka waktu tertentu dengan biaya tetap yang disepakati di awa;

2. Tanggung Jawab

– Tukang harian: Lebih fokus karena dipekerjakan berdasarkan keahlian spesifik.
– Tukang borongan: Lebih besar karena berkaitan dengan pengelolaan proyek secara keseluruhan.

3. Jenis Proyek

– Tukang harian: Relatif kecil dan sederhana, seperti renovasi ruangan atau perbaikan rumah.
– Tukang borongan: Umum digunakan pada proyek yang lebih besar, seperti hunian baru atau bangunan komersial.

4. Efisiensi

– Tukang harian: Biasanya biaya lebih tinggi karena membutuhkan keahlian spesifik.
– Tukang borongan: Efisiensi biaya dan waktu karena menerapkan strategi tertentu. Contohnya dari penggunaan bahan bangunan.

6. Waktu Penyelesaian

– Tukang harian: lebih fleksibel.
– Tukang borongan: Lebih cepat karena mengerahkan lebih banyak tukang dengan jadwal yang pasti.

7. Kualitas Pekerjaan

– Tukang harian: Umumnya lebih detail dalam menyelesaikan pekerjaan.
– Tukang borongan: Jika dikerjakan terburu-buru berpotensi berpengaruh pada kualitas bangunan.

Sebagai informasi, apabila dalam suatu proyek membutuhkan keterampilan khusus, seperti pemasangan sistem listrik atau perbaikan saluran air, pastikan tukang yang dipilih memiliki keahlian dan berpengalaman. Bahkan kalau perlu yang bersertifikat untuk mengerjakan proyek tersebut.

Tentunya, hal-hal tersebut dapat dijadikan pertimbangan untuk menggunakan jasa tukang harian atau tukang borongan. Kalian hanya perlu menyesuaikan dengan proyek yang akan dilakukan.

Demikian informasi terkait perbedaan tukang harian dengan tukang borongan. Semoga bermanfaat ya detikers!

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Ini Alasan Kamu Perlu Bikin Biopori di Rumah, Banyak Manfaatnya


Jakarta

Lubang resapan biopori berfungsi untuk menimbun sampah organik. Kamu bisa dengan mudah membuat lubang ini di sekitar rumah.

Penggiat Lingkungan dan Pendiri Rumah SOPAN menjelaskan cara membuat biopori di rumah. Pertama, gali lubang vertikal sedalam 1,2 meter dengan diameter 10 cm menggunakan bor khusus.

Kemudian, pasang casing untuk menahan agar tanah tidak longsor. Lalu, tutup lubang biopori menggunakan tutup berlubang untuk mencegah tikus masuk.


Biopori Rumah SOPANBiopori Rumah SOPAN Foto: 20detik

“Biopori itu dibuat mudah sekali. Pertama dibor dengan bor buatan kami itu sedalam 1,2 meter. Setelah bor kita lubangi baru kita kasih casing,” kata Sony kepada detikcom di Rumah SOPAN, Jatimakmur, Pondok Gede, Bekasi belum lama ini.

Selain mudah dibuat, biopori sangat manfaat bagi lingkungan rumah, lho. Yuk, simak apa saja manfaat punya biopori.

Manfaat Bikin Biopori di Rumah

1. Mengurai Sampah Organik

Lubang resapan biopori bisa diandalkan untuk menguraikan sampah organik, terutama sampah dapur. Lubang ini mampu mengurai sampah secara alami dalam beberapa hari saja.

Mengisi lubang resapan biopori dengan sampah organikMengisi lubang resapan biopori dengan sampah organik Foto: 20detik

“Kita di rumah SOPAN ini punya 80 lubang biopori, kali 10 kilo (muatan sampah) per lubang itu sudah 800 kilogram. Kita bisa 800 kilogram (sampah organik) per hari kita bisa kelola. Dan itu dalam 4 hari langsung habis di lubang sampah biopori,” katanya.

2. Menyuburkan Tanah

Saat proses penguraian, sampah organik sebenarnya sedang berubah menjadi kompos. Nah, kompos ini mengandung berbagai kandungan yang dapat menyuburkan tanah.

“Tanah kita subur. Karena apa? Kompos kita masukkan langsung ke tanah. Sampah-sampah kita masukkan ke tanah jadi kompos. Jadi dia menyuburkan tanah,” ucapnya.

Dengan begitu, kamu akan lebih mudah menumbuhkan tanaman di pekarangan rumah.

“Kita bisa menyuburkan tanaman di sekitarnya yang kita tanam di dekat letak, letaknya lubang biopori,” tuturnya.

3. Mempercepat Penyerapan Air

Selain itu, lubang resapan biopori mempercepat penyerapan air ke dalam tanah. Sebab ada lubang sebagai akses masuk air yang mudah.

Tanah pekarangan pun menjadi lembap dan kandungan air terjaga. Bagi pengguna sumur air pun tidak perlu khawatir kekeringan.

“Jadi tanah kita kalau bisa dia meresap hujan sebanyak-banyaknya, itu disebutlah kita memanen air hujan. Air hujan nggak bisa dipanen kenapa? Karena nggak ada yang bisa diserap,” jelasnya.

4. Mencegah Genangan Air

Lalu, penyerapan air hujan yang lancar akan mencegah terbentuk genangan air. Sony mengingatkan genangan air bisa berbahaya karena bisa menjadi tempat nyamuk berkembang biak.

“Kalau ada ada genangan yang lengkung gitu, tidak terserap dengan tanah karena tanahnya keras kan? Nah ini (tempat) malaria (penyebab) demam berdarah itu tidur di situ. Karena (nyamuk) demam berdarah itu kan cuma satu hari bisa berkembang biak,” tuturnya.

Oleh karena itu, Sony menyarankan agar membuat lubang resapan biopori di area tanah yang rawan muncul genangan air.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(dhw/dna)



Sumber : www.detik.com

Pekarangan Sempit-Paving Block Masih Bisa Bikin Biopori? Begini Caranya



Jakarta

Lubang resapan biopori adalah lubang buatan untuk menimbun sampah organik dan menyerap air hujan. Biopori merupakan salah satu metode andalan untuk mengolah sampah rumah tangga.

Dalam waktu beberapa hari saja, sampah organik yang tertimbun di dalam tanah akan terurai secara alami. Hal ini sudah diterapkan oleh Penggiat Lingkungan dan Pendiri Rumah SOPAN, Sony Teguh Trilaksono yang mempunyai 80 lubang biopori di lingkungan rumahnya.

“Kita di rumah SOPAN ini punya 80 lubang biopori, kali 10 kilo (muatan sampah) per lubang itu sudah 800 kilogram. Kita bisa 800 kilogram (sampah organik) per hari kita bisa kelola. Dan itu dalam 4 hari langsung habis di lubang sampah biopori,” ujar Sony ke detikcom di Rumah SOPAN, Jatimakmur, Pondok Gede, Bekasi belum lama ini.


Mengisi lubang resapan biopori dengan sampah organikMengisi lubang resapan biopori dengan sampah organik Foto: 20detik

Sony menyebut pembuatan lubang resapan biopori sangat mudah. Caranya dengan membuat lubang sedalam 1,2 meter berdiameter 4 inci atau sekitar 10 cm dengan bor khusus.

“Biopori itu dibuat mudah sekali. Pertama dibor dengan bor buatan kami itu sedalam 1,2 meter. Setelah bor kita lubangi baru kita kasih casing,” katanya.

Casing biopori berfungsi untuk menahan tanah di atas lubang agar tidak longsor. Untuk casing, bisa menggunakan pipa, kaleng, atau casing yang didesain khusus.

Lalu, kamu bisa menutup bukaan biopori dengan tutup yang berlubang. Hal ini untuk mencegah tikus memakan atau mengacak sampah organik.

Tak hanya satu, sebaiknya kamu membuat beberapa lubang biopori di rumah. Adapun jarak satu biopori dengan lainnya tergantung posisinya.

Untuk tanah di bawah atap, sebaiknya antara biopori berjarak 1,5-2 meter. Sedangkan lahan terbuka yang tidak dekat atap, jarak biopori sekitar 3 meter.

Biopori Rumah SOPANBiopori Rumah SOPAN Foto: 20detik

Menurutnya, setiap rumah bisa membuat lubang biopori meski mempunyai lahan yang sempit, bahkan kalau tidak ada pekarangan sekalipun. Sebab, pemilik rumah bisa membuat biopori di garasi, carport, hingga selokan depan rumah.

“Tidak punya tempat lahan? Bikin biopori di mana? Di garasi mobil (atau) di comberan. Bahkan kalau misalnya sampah-sampah dapur yang mau kita buang itu (di selokan) tidak ada masalah juga. Jadi itu menjadi busuk dan terkomposkan secara alami. Jadi sebenarnya rumah kecil bisa,” katanya.

Selain itu, pekarangan yang tertutup paving block atau conblock masih dibuatkan lubang resapan biopori. Caranya dengan membiarkan sedikit area lahan tidak ditutup paving block.

Area tersebut kemudian dijadikan biopori. Lalu, lubang biopori bisa ditutup besi berlubang berbentuk paving block. Sony juga menambahkan batu-batu koral agar lebih estetik.

Biopori Rumah SOPANBiopori Rumah SOPAN Foto: 20detik

“Paving block ini memang kita desain untuk meresap air juga. Contohnya di paving block ini ada namanya lubang resapan biopori (tapi) tetap kita pakai grass block,” pungkasnya.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(dhw/dna)



Sumber : www.detik.com

7 Ide Rumah dengan Atap Miring Satu Sisi


Jakarta

Rumah dengan atap miring di satu sisinya sedang diminati. Tampilannya yang unik dan berbeda dari umumnya tampak menarik dan memberikan kesan modern pada hunian. Karena itu, banyak orang menginginkan atap berdesain satu ini untuk rumah mereka.

Atap miring satu sisi disebut juga atap gudang. Bukan hanya diterapkan pada gudang, implementasi atap seperti ini bisa pula dibuat pada bangunan rumah utama. Nah, kamu dapat temukan contoh rumah dengan atap miring satu sisi di bawah ini.

Ide Atap Rumah Miring Satu Sisi

Berikut desain beberapa rumah dengan atap mirip satu sisi di belakang, samping, dan depan yang dapat dijadikan referensi, dirangkum dari catatan detikcom dan Getty Images:


1. Atap Miring Model Kesatu

Home overlooking the country, Virginia, USARumah atap miring satu sisi. Foto: Getty Images/Jon Lovette

Atap miring satu sisi dapat diaplikasikan di belakang atau samping rumah seperti pada foto. Model atap satu ini bisa banget diterapkan untuk ruang keluarga atau dapur.

Bentuknya yang miring bantu air hujan turun langsung menuju pipa pembuangan. Dengan begitu, genangan air yang bisa bikin bocor dapat dicegah. Sederet jendela yang dipasang berjejer juga dapat memudahkan sirkulasi udara dan sinar matahari masuk ke hunian.

2. Atap Miring Model Kedua

Lake house on Canandaigua Lake, NYRumah atap miring satu sisi. Foto: Getty Images/Ninepence

Bangunan rumah yang terletak di bagian samping boleh dipakaikan atap rumah miring. Beberapa jendela kaca bisa dipasangkan agar rumah selalu terang dari banyaknya cahaya matahari yang masuk. Ruang tamu dan ruang kerja cocok sekali ditempatkan di bagian rumah tersebut.

Jarak atap dan bagian dalam rumah yang lebih dekat memungkinkan pula untuk memasang jendela atap yang jadi jalur masuk pencahayaan alami.

3. Atap Miring Model Ketiga

Rumah atap miring satu sisi.Rumah atap miring satu sisi. Foto: Getty Images/Ivan Hunter

Penempatan atap miring satu sisi yang berada di area pintu masuk samping menciptakan tampilan rumah yang unik. Karena dipasangkan pintu satu daun, ukuran atapnya pun jadi lebih pendek sehingga mempercepat waktu pemasangannya.

4. Atap Miring Model Keempat

USA, South CarolinaRumah atap miring satu sisi. Foto: Getty Images/Thomas Northcut

Kebanyakan orang menempatkan garasi di dekat teras rumah. Tapi tak sedikit yang membangun ruangan di sisi hunian sebagai gudang maupun tempat parkir kendaraan.

Atap miring satu sisi dapat digunakan pada ruangan yang menempel di samping rumah ini agar biaya pemasangannya lebih terjangkau.

5. Atap Miring Model Kelima

Beautiful suburban home with wrap-around porch.Rumah atap miring satu sisi. Foto: Getty Images/EricVega

Area gudang dan garasi mobil juga boleh ditempatkan di bagian sisi rumah. Kamu bisa membuat sedikit ruang tambahan dengan jendela dan pintu di samping. Tambahan ruang yang tidak terlalu luas sangat cocok dipasangkan atap miring satu sisi seperti pada foto.

6. Atap Miring Model Keenam

Rumah atap miring satu sisi.Rumah atap miring satu sisi. Foto: Getty Images/Comstock Images

Kalau ingin membangun bagian rumah tambahan yang menempel bangunan utama, penggunaan atap miring satu sisi bisa jadi pilihan tepat. Karena dibuat menyatu dengan rumah utama, pemasangannya dapat memudahkan air mengalir langsung ke pipa pembuangan saat turun. Sehingga genangan air di atap dapat dicegah.

7. Atap Miring Model Ketujuh

new house with a concrete roof under constructionRumah atap miring satu sisi. Foto: Getty Images/Sirisak Boakaew

Teras kecil di area pintu depan rumah dapat dibuatkan atap miring satu sisi sebagai tempat berteduh saat keluar masuk hunian. Jenis atap ini lebih cocok karena ukuran teras yang kecil. Di sisi lain, bisa jadi variasi atap berbeda dari bangunan utama rumah.

Itu dia sederet model rumah dengan atap miring satu sisi di bagian samping dan belakang yang dapat dijadikan referensi.

(row/row)



Sumber : www.detik.com

5 Tips Jitu Merawat Tanaman Biar Rumah Asri dan Ramah Lingkungan


Jakarta

Merawat tanaman bisa membuat suasana rumah menjadi lebih asri dan nyaman. Lebih dari itu, mempunyai tanaman di rumah turut membantu konservasi lingkungan.

Penggiat Lingkungan dan Pendiri Rumah SOPAN, Sony Teguh Trilaksono menyebut memelihara tanaman adalah salah satu cara mengimbangi lingkungan hidup. Sebab, manusia membutuhkan oksigen yang dihasilkan oleh tanaman.

Sony sendiri mempunyai lebih dari 400 tanaman di pekarangan rumahnya. Selain karena hobi, ia merasa tanaman membuat suasana rumah terasa lebih teduh.


“Jadi kami di sini sekarang kenapa teduh ya? Karena banyak oksigen. Jadi makin banyak pohon, banyak oksigen. Jadi selain kita hobi, juga untuk menerapkan konservasi lingkungan di rumah ini,” ujar Sony kepada detikcom di Rumah SOPAN, Jatimakmur, Pondok Gede, Bekasi belum lama ini.

Koleksi Tanaman Rumah SOPANKoleksi Tanaman Rumah SOPAN Foto: 20detik

Menurutnya, setiap rumah harus memelihara tanaman. Terlebih karena penebangan pohon masih marak terjadi.

“Indonesia ini kan sekarang penebangan pohon luar biasa ya, jadi harus kita lakukan,” katanya.

Ia pun membagikan sejumlah tips merawat tanaman di rumah. Yuk, simak penjelasan berikut ini.

Tips Merawat Tanaman

1. Setiap Penghuni Merawat Tanaman

Sony menyarankan agar setiap penghuni rumah harus menanam atau merawat tiga sampai lima pohon di rumah. Ia mendapatkan angka itu karena lima pohon dapat memenuhi kebutuhan oksigen satu orang, sehingga menggunakan angka sebaliknya.

“Pokoknya di rumah itu harus menanam. Jadi kalau jumlahnya kayak segini, jumlah orang di rumah satu, ya jadi satu kali lima pohon.

2. Pelihara Aneka Jenis Tanaman

Lalu, ada baiknya sebuah rumah mempunyai beraneka jenis tanaman. Ia sendiri mempunyai empat jenis tanaman di rumah, yakni tanaman buah, tanaman sayur-sayuran, tanaman obat, dan tanaman pencegah polusi.

3. Maksimalkan Ruang

Kalau kamu punya lahan yang sempit atau tidak punya pekarangan, memaksimalkan ruang dengan menanam tanaman di pot. Kamu bisa menaruh pot ini di mana saja, termasuk tembok dan atap rumah.

Tanaman di Tembok Rumah SOPANTanaman di Tembok Rumah SOPAN Foto: 20detik

“Jadi kalau ada alasan ‘kami tidak bisa menanam’ itu hanya alasan. Sebetulnya yang bisa kita tahu semua bisa. Kita menanam di genteng, di tembok, di taman, di pot kecil. Kita semuanya bisa menanam asal ada kemauan,” jelasnya.

4. Cukupi Kebutuhan Tanaman

Pastikan kamu memenuhi kebutuhan dasar tanaman, yakni cahaya matahari, kesuburan tanah, dan kecukupan air. Lalu, pilih tanaman dengan bibit unggul dan penuhi nutrisinya dengan pupuk.

“Yang jelas (penuhi) air, matahari, terus (kesuburan) tanah, media tanah, pupuk sama pemilihan bibit dulu itu penting sekali,” ungkapnya.

5. Kepedulian Terhadap Tanaman

Kemudian, Sony menyebut rasa sayang dan peduli terhadap tanaman juga penting. Dengan begitu, kamu akan lebih memperhatikan kebutuhan tanaman. Jika ada masalah pada tanaman, maka segera diatasi.

“Pertama adalah peduli kepada pohon kita yang ada, kemudian kita juga kasih sayang. Jadi alhamdulillah lihat pohon kita kan nggak ada yang mati kan. Saya mencoba (kalau) ada pohon yang kuning, saya potongin dulu,” tuturnya.

“Kuncinya itu aja. Awal dari kasih sayang. Kasih sayang dan peduli kepada pohon kita,” ungkapnya,” pungkasnya.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com

Jangan Salah, Ini Perbedaan Rusun, Apartemen dan Kondominium



Jakarta

Rumah atau hunian ini terbagi dua, yakni hunian vertikal dan horizontal. Hunian horizontal adalah rumah yang dibangun berderet memanjang. Contoh yang biasa kita temui adalah rumah tapak alias landed house.

Sedangkan rumah vertikal adalah rumah yang dibangun bertumpuk meninggi ke atas (vertikal). Contohnya adalah rusun, apartemen hingga kondominium.

Rumah vertikal adalah solusi pembangunan rumah pada lahan yang terbatas. Ini juga bisa menjadi solusi perkotaan untuk menjawab harga tanah yang mahal.


Namun, hingga kini banyak yang belum mengetahui apa perbedaan antara apartemen, rusun dan kondominum.

Dikutip dari Cekaja.com, berikut perbedaan rusun, apartemen dan kondominium:

Rusun

Berdasarkan Undang-undang, rumah susun adalah bangunan gedung bertingkat yang terbagi dalam bagian-bagian yang distrukturkan secara fungsional, dan merupakan satuan-satuan yang masing-masing dapat dimiliki dan digunakan secara terpisah.

Pada perkembangannya, masyarakat mengenal rusun sebagai hunian bertingkat untuk kelas menengah bawah. Rusun juga terbagi menjadi dua yaitu:

Rusunami

Rusunami adalah Rumah Susun Sederhana Milik. Pada Rusunami, pengguna tangan pertama harus membeli dari pengembang. Pengembang kerap menggunakan istilah apartemen bersubsidi untuk Rusunami.

Rusunawa

Rusunawa adalah Rumah Susun Sederhana Sewa. Dari segi tampilan fisik bangunan kurang lebih sama dengan Rusunami. Perbedaannya, untuk menempati Rusunawa, pengguna menyewa dari pengembang.

Apartemen

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), apartemen adalah tempat tinggal yang terdiri dari ruang tamu, kamar tidur, kamar mandi, dapur, dan sebagainya yang berada pada satu lantai bangunan bertingkat yang besar dan mewah.

Apartemen juga biasanya dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti kolam renang, pusat kebugaran, toko, dan lainnya. Tak hanya itu, biasanya, untuk memiliki apartemen dibutuhkan biaya yang tak sedikit.

Kondominium

Pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), definisi kondominium adalah gedung besar, mewah, bertingkat yang disewakan; apartemen. Jadi dalam praktiknya, pemilik unit kondominium memiliki hak melakukan apa pun, misalnya menyewakan atau menjual pada orang lain.

Artinya, kondominium dapat menjadi alternatif investasi, sedangkan apartemen lebih sebagai hunian rumah tinggal.

Itulah perbedaan dari rusun, apartemen, dan kondominium. Apakah kamu tertarik tinggal di salah satunya? Atau kamu lebih memilih mencari rumah hunian?

Sementara itu, dikutip dari sumber lain, perbedaan paling mencolok antara rusun, apartemen dan kondominium adalah dari segi fasilitas.

Fasilitas yang terdapat di rusun terkesan seadanaya, karena rusun memang tergolong hunian vertikal yang paling terjangkau dari sisi harga. Sebab rusun ditujukan untuk masyarakat menengah ke bawah.

Apartemen memiliki fasilitas yang lengkap, seperti tempat parkir yang luas, kolam renang, tempat kebugaaran, taman dan lainnya. Beberapa apartemen mewah juga terintegrasi dengan pusat perbelanjaan. Meski begitu, ada juga apartemen yang memiliki fasilitas seadanya.

Lalu kondominimum memiliki fasilitas premium dan lebih mewah dibanding apartemen.

Selain itu, ketiganya juga bisa dibedakan dari siapa yang menginisiasi pembangunan. Rusun, biasanya dibangun atas inisiasi pemerintah daerah atau pusat untuk menyediakan hunian yang layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah atau kelas menengah ke bawah. Sementara apartemen dan kondominium dibangun murni sebagai tujuan bisnis dari para pengembang.

Demikian perbedaan rusun, apartemen dan kondominium. Semoga bermanfaat!

(zlf/zlf)



Sumber : www.detik.com

10 Ide Warna Cat Rumah yang Bagus, Cerah, dan Nggak Norak


Jakarta

Pemilihan warna cat rumah baik interior maupun eksterior perlu dipikirkan dengan matang. Pasalnya, cat yang dipilih mampu mempengaruhi tampilan rumah secara keseluruhan, mulai dari kesan yang tercipta, nuansa, dan estetikanya.

Tapi, bagaimana dengan orang yang suka warna-warna cerah? Apakah warna tersebut cocok dipilih sebagai cat rumah? Tenang saja, warna cerah seperti kuning dan pink bisa banget diaplikasikan di dinding hunianmu. Warna-warna itu juga tidak memberikan kesan norak kok.

Kamu bisa temukan inspirasi warna cat rumah cerah yang tetap menciptakan kesan bagus dan tidak mencolok di bawah ini.


Ide Warna Cat Rumah yang Bagus dan Cerah

Mengutip dari Good Housekeeping, The Spruce, dan HGTV, berikut sejumlah cat warna cerah yang bisa dijadikan referensi untuk bagian dalam rumah:

1. Light Blue

Light Blue.Light Blue. Foto: Michael Kaskel/dok. Good Housekeeping.

Light blue bisa jadi pilihan warna yang tepat untuk bagian dalam hunian. Kamu dapat mengaplikasikan warna ini untuk ruang tamu, ruang keluarga, maupun kamar tidur.

Warna birunya cerah tetapi tidak mencolok, justru menciptakan kesan teduh dan suasana tenang. Untuk warna biru cerah lainnya yang adem, bisa coba powder blue dan slate blue.

2. Peach

Peach.Peach. Foto: dok. Liz Goldberg/dok. Good Housekeeping.

Kalau ingin warna yang agak berani namun tetap manis, kamu dapat memilih peach. Kombinasi oranye dan pink mampu menghasilkan peach yang bernuansa lembut dan hangat. Warna ini sering dikaitkan dengan buah persik yang memiliki kulit berwarna oranye mudah dengan sentuhan sedikit merah muda.

Cat berwarna peach dapat kamu aplikasikan di dinding ruang tamu. Padukan warna ini dengan sofa bernuansa hangat seperti taupe dan aksesoris seperti bantal yang kontras. Trik ini bisa melembutkan warna peach yang agak menyala.

3. Putih

Putih.Putih. Foto: dok. Leela Cyd/dok. Good Housekeeping.

Putih menjadi warna cerah yang umum dipilih banyak orang. Warnanya mampu membuat rumah tampak luas, terang, dan bersih. Apalagi jika dinding maupun plafon seluruhnya dicat warna satu ini.

Kalau ingin ruangan yang lebih “hidup”, cat putih bisa dipadukan dengan furnitur berwarna-warni seperti biru dan hijau yang mencolok. Ada sejumlah cat warna putih yang menjadi opsi, yaitu warm white, cool white, bright white, chalky white, dan ivory.

4. Abu-abu Muda

Abu-abu Muda.Abu-abu Muda. Foto: dok. Riki Snyder/dok. Good Housekeeping.

Warna cerah lainnya yaitu abu-abu muda. Warnanya yang terang tapi kalem memberikan kesan tenang dan teduh. Dijamin tidak akan menyesal memilih warna ini untuk menghias rumahmu.

Kamu juga dapat memilih furnitur berwarna kuning atau cokelat kayu untuk menciptakan kontras yang elegan .

5. Hijau Sage

Hijau Sage.Hijau Sage. Foto: dok. Brie Williams/dok. Good Housekeeping.

Kamu yang suka hijau tapi tidak ingin warna yang norak, bisa coba pilih sage. Warna ini mampu menciptakan suasana tentram dan adem. Sage dapat dikombinasikan dengan cat putih yang diaplikasikan pada jendela maupun plafon. Warna dan pola lainnya juga bisa dipadukan pada furnitur atau aksesoris di ruangan.

6. Taupe

Taupe.Taupe. Foto: dok. Rachel Whiting/dok. Good Housekeeping.

Untuk warna netral yang cerah, taupe bisa pula jadi opsi tepat cat dinding ruang tamu dan ruang keluarga. Warnanya yang teduh memberikan kesan hangat dan nyaman. Agar ruangan lebih “hidup”, furnitur berwarna kontras seperti merah dan biru. Sentuhan putih dapat ditambahkan pada beberapa aksesoris.

7. Dusty Pink

Dusty Pink.Dusty Pink. Foto: dok. Emily Gilbert/dok. Good Housekeeping.

Pencinta merah muda boleh pilih cat dusty pink kalau ingin mewarnai rumahmu dengan warna tersebut. Warnanya yang lembut tidak memberi kesan norak. Justru dusty pink tampak netral dan cocok dipadukan dengan furnitur rumah seperti sofa biru dan meja cokelat kayu, maupun aksesoris tanaman hijau dan lukisan berbingkai putih.

8. Beige

Beige.Beige. Foto: dok. Brooke Holm/dok. Good Housekeeping.

Beige bisa menjadi opsi alternatif kalau tidak ingin warna putih di rumah. Untuk menciptakan kesan elegan dan mewah, beige dapat dipadukan dengan warna merah maroon dan cokelat kayu pada furniture dan pajangan di ruangan.

9. Kuning Emas

Kuning Emas.Kuning Emas. Foto: dok. Valspar/dok. HGTV.

Siapa sangka warna kuning bisa menciptakan rumah bernuansa hangat? Bisa kok, dan kamu dapat memilih warna kuning keemasan seperti di foto. Kuning di sini tidak mencolok melainkan tampak kalem dan teduh.

Dengan dipadukan dengan aksen kayu berwarna cokelat terang, mampu menghasilkan nuansa hunian minimalis. Selain itu, warna kuning cerah lainnya yang dapat jadi opsi yaitu pale yellow dan cheerful yellow.

10. Biru Periwinkle

Biru Periwinkle.Biru Periwinkle. Foto: dok. Rob Karosis/dok. The Spruce.

Ada lagi warna biru terang yang tidak norak yaitu periwinkle. Ini adalah kombinasi biru dan ungu yang menghasilkan warna cantik. Biru periwinkle dapat jadi opsi tepat untuk cat rumah bagian luar kalau ingin warna yang anti mainstream. Bisa dipadukan dengan warna putih pada jendela dan pintunya.

Nah, itu tadi 10 ide cat warna rumah yang bagus dan cerah. Kalau kamu suka warna yang mana nih?

(row/row)



Sumber : www.detik.com

Simak! 5 Tanaman Ini Bisa Usir Lalat dari Rumah


Jakarta

Lalat merupakan salah satu serangga yang sering ditemukan di rumah. Kehadirannya membuat resah penghuni rumah karena bisa menyebarkan penyakit.

Lalat kerap hinggap di sembarang tempat sehingga memungkinkan untuk membawa bakteri yang menyebabkan berbagai penyakit. Belum lagi kalau mereka bertelur dan meninggalkan larva di makanan yang dihinggapinya.

Maka dari itu, perlu mengusir atau membasmi lalat yang ada di rumah. Selain menggunakan insektisida, kamu juga bisa mengusir lalat dengan bahan alami.


Dilansir dari The Spruce, Senin (26/8/2024), berikut ini beberapa tanaman yang bisa mengusir lalat atau bahkan membasminya dari rumah.

Lavender

Bunga lavender.Bunga lavender. Foto: iStock/John Gonzales Buenaposada

Lavender disebut dapat mengusir lalat dari rumah. Hal itu karena lalat tidak menyukai aromanya. Selain lalat, lavender juga bisa mengusir nyamuk dan ngengat.

Catnip

Giant catnip (Nepeta grandiflora)A similar pictures from my portfolio:Giant catnip (Nepeta grandiflora)A similar pictures from my portfolio: Foto: iStock

Tanaman ini memang disukai dan aman untuk kucing. Di sisi lain, tanaman ini juga bisa mengusir lalat. Aroma dan minyak yang dihasilkan oleh catnip bisa mengusir serangga, termasuk lalat.

Marigold

Vibrant Orange and Yellow Blooming Marigold Flowers FieldVibrant Orange and Yellow Blooming Marigold Flowers Field Foto: Getty Images/iStockphoto/lovelypeace

Bunga Marigold tidak hanya cantik dan cerah tetapi juga bisa mengusir serangga dari rumah, tak terkecuali lalat. Senyawa pyrethrum yang ada di Marigold kerap digunakan sebagai pengusir serangga.

Venus

Detailed image of Venus flytrap (Dionaea muscipula). When an insect or spider enters the trap, the trap closes.Detailed image of Venus flytrap (Dionaea muscipula). When an insect or spider enters the trap, the trap closes. Foto: Getty Images/iStockphoto/Meindert van der Haven

Tanaman venus merupakan salah satu tanaman pemakan serangga. Dilansir dari Healthline, saat lalat hinggap di tanaman tersebut, kedua sisi tanaman Venus akan menutup di sekitar lalat. Selanjutnya, tanaman itu akan mengeluarkan cairan yang dapat mencerna bagian dalam lalat. Tanaman Venus mencerna lalat sekitar 5-12 hari, lalu mengeluarkan bagian exoskeleton atau rangka luar yang melindungi serangga.

Mint

A stock photo of a healthy green mint plant growing in a small planter.A stock photo of a healthy green mint plant growing in a small planter. Foto: iStock

Tanaman ini kerap dipakai sebagai salah satu bahan masakan. Namun, siapa sangka tanaman ini juga bisa digunakan untuk mengusir lalat. Aromanya yang segar memang disukai manusia, namun tidak disukai oleh lalat sehingga tanaman ini cocok untuk diletakkan di rumah.

Itulah beberapa tanaman di rumah yang bisa mengusir lalat. Semoga bermanfaat!

(abr/dna)



Sumber : www.detik.com

Tips Jitu Bersihkan Jamur di Kamar Mandi dan Cara Cegahnya


Jakarta

Jamur sering kali tumbuh di tempat-tempat yang lembap seperti kamar mandi. Kelembapan yang tinggi membuat jamur tumbuh dengan cepat pada tembok, plafon, dan ubin kamar mandi.

Kalau kamu sudah menemukan tanda-tanda jamur, segera bersihkan sebelum makin parah. Sebab, jamur bisa memicu masalah serius lainnya seperti gangguan pernapasan.

Tenang aja, kamu bisa dengan mudah membersihkan jamur dengan bahan-bahan di rumah. Yuk, simak cara bersihkan jamur berikut ini yang dikutip dari Better Homes & Gardens, Senin (26/8/2024).


Cara Bersihkan Jamur di Kamar Mandi

1. Boraks

Boraks, merupakan bahan alami yang ampuh untuk membersihkan jamur di kamar mandi. Kamu cukup campurkan 1 cangkir boraks dengan sekitar 3 liter air hangat.

Tuangkan larutan ke dalam botol semprot. Lalu, Semprotkan langsung pada permukaan yang ingin dibersihkan.

Gunakan sikat kawat, spons, atau lap bersih untuk menggosok noda jamur. Kamu bisa gunakan sisa pembersih cetakan boraks untuk mengepel lantai ubin atau vinil.

2. Pemutih

Bahan ampuh lainnya adalah pemutih untuk menghilangkan noda jamur di kamar mandi, tetapi sebelum menggunakan pastikan kamu punya ventilasi udara yang baik.

Buka jendela atau nyalakan kipas angin di kamar mandi ketikan membersihkan dengan pemutih. Campurkan larutan pemutih dan air dengan perbandingan 1:10.

Pemutih efektif pada permukaan yang tidak berpori seperti wastafel, bak mandi, toilet, dan shower, namun sebaiknya tidak disarankan untuk membersihkan jamur di langit-langit atau dinding.

3. Cuka

Cuka adalah solusi ampuh untuk membersihkan jamur bandel di kamar mandi. Cuka bisa digunakan untuk membersihkan lantai ubin, atau langsung pada shower, saluran pembuangan, atau toilet.

Meskipun cuka putih murni mungkin punya aroma yang kurang sedap. Semprotkan cuka langsung pada area yang terkena, diamkan selama 5-10 menit, lalu bersihkan dengan spons atau lap. Untuk jamur yang sulit dihilangkan, kamu bisa gosok dengan sikat berbulu.

Cara Mencegah Jamur di Kamar Mandi

Cara terbaik untuk menyingkirkan jamur di kamar mandi adalah dengan mencegahnya untuk tumbuh. Hilangkan kelembaban berlebih dengan menaruh kamper di kamar mandi.

Bersihkan dinding pancuran setiap hari setelah digunakan untuk mengurangi sisa air yang menjadi tumbuhnya jamur. Jaga lantai tetap kering dan bersihkan handuk basah. Mendisinfeksi kamar mandi seminggu sekali juga merupakan cara ampuh untuk mencegah timbulnya masalah jamur.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com