Category Archives: Tips Properti

9 Cara Merawat Rumah agar Berdiri Kokoh Tahan Lama


Jakarta

Memiliki rumah adalah impian banyak orang. Bukan hanya sebagai tempat tinggal, hunian termasuk properti yang kerap dijadikan investasi lantaran nilainya yang berkembang setiap tahunnya.

Sebab itu, orang yang telah mempunyai rumah hendaknya merawat baik-baik hunian mereka dan pastikan kondisinya tetap bagus ke depannya. Dengan begitu, nilai rumah bisa meningkat.

Akan tetapi, bagaimana cara merawat rumah agar tetap kokoh tahan lama? Simak di bawah ini.


Cara Merawat Rumah agar Tahan Lama

Dilansir The Spruce dan Amazing Architecture, berikut trik merawat rumah agar berdiri kokoh tahan lama:

1. Rutin Membersihkan Rumah

Membersihkan rumah adalah cara terbaik untuk menjaga keawetan hunian. Pembersihan pun tidak hanya dilakukan sekali atau dua kali, melainkan rutin. Tidak hanya bagian dalam rumah atau interior saja yang dibersihkan, tetapi juga eksterior hunian.

Contohnya, kotoran, debu, dan sampah yang menumpuk dapat merusak sejumlah permukaan atau bagian-bagian rumah seperti berbagai furnitur, jendela, teras, serta pekarangan. Karena itu, perlu dibersihkan secara berkala, baik harian, bulanan, dan tahunan.

2. Periksa Seluruh Bagian Rumah Secara Berkala

Atap, dinding, hingga fondasi termasuk bagian-bagian rumah yang vital dan perlu juga diperiksa rutin. Melalui pemeriksaan, sejumlah kerusakan ringan dapat diketahui sedari awal seperti atap bocor dan retak rambut pada tembok.

Apabila bagian-bagian rumah jarang dicek, kerusakan ringan bisa menjadi serius seiring berjalannya waktu. Sebab itu, jangan tunggu sampai kerusakan besar nantinya membahayakan penghuni rumah ya.

3. Perbaiki Bagian Rumah yang Rusak

Setelah menemukan kerusakan pada area rumah, perbaikan bisa dilakukan jika ingin rumah dalam kondisi kokoh selama bertahun-tahun ke depan. Kerusakan ringan dapat diperbaiki dan umumnya tidak sampai mengeluarkan biaya tinggi.

Beda hal jika kerusakan sudah menjadi besar. Maka ini harus segera diperbaiki dan biasanya membutuhkan biaya restorasi yang cukup tinggi.

4. Jadwalkan Pemeliharaan Sistem Rutin

Terdapat sejumlah sistem utama pada sebuah rumah, di antaranya kelistrikan dan perpipaan. Persisteman ini perlu dipelihara rutin guna mengetahui potensi bahaya dan masalah.

Misalnya, sekring listrik yang terus-menerus putus mungkin disebabkan suatu masalah yang lebih besar. Tindakan perbaikan bisa dilakukan sebelum kerusakan serius yang membutuhkan biaya lebih besar terjadi.

5. Hindari Menanam Pohon Terlalu Dekat

Sebaiknya tidak menanam pohon terlalu dekat dengan bangunan utama rumah maupun properti lainnya. Hal ini lantaran akar pohon tertentu dapat tumbuh agresif hingga menghancurkan jalan dan menembus pipa. Bahkan akar pohon dapat merusak fondasi rumah dan mampu membahayakan penghuninya.

Ini bukan berarti bahwa penghuni rumah tidak boleh menanam pohon di pekarangan sama sekali. Tapi pastikan menjaga jarak aman saat menanam pohon. Pastikan juga untuk mengetahui karakteristik pohon sebelum menanamnya.

6. Ganti Peralatan Lama yang Usang

Kabel listrik yang usang maupun pipa ledeng sudah berlumut pun dapat diganti agar tidak menyebabkan bahaya. Selain itu, peralatan atau barang yang sudah tidak berfungsi sebaik dulu dapat pula diganti.

Hal itu tidak hanya mempengaruhi umur rumah, tetapi juga akan menghemat pengeluaran untuk tagihan listrik. Barang lama tidak menggunakan teknologi secanggih peralatan masa kini, sehingga daya listrik yang digunakan belum sehemat sekarang. Di samping itu, barang lama rentan mengalami kerusakan.

7. Merapikan Barang-barang

Penting merapikan barang-barang setiap harinya untuk mencegah tumpukan di area rumah. Detikers dapat meluangkan sedikit waktu, setidaknya sebelum tidur atau setelah bangun untuk membereskan dan membersihkan hunian. Dengan begitu, rumah akan terawat, bersih, dan rapi.

Di samping itu, kamu bisa menyisihkan satu waktu untuk menyortir semua barang yang ada di rumah. Buat daftar atau pisahkan antara barang masih digunakan maupun yang tidak. Sebaiknya buang barang yang tak lagi dipakai dan tidak menumpuknya di suatu area, karena dapat membuat rumah terlihat berantakan.

8. Memelihara Rumah dengan Baik

Selain rutin beres-beres, sejumlah kebiasaan harus diperhatikan supaya rumah dapat awet tahan lama. Kebiasaan di sini seperti tidak membuang sampah seenaknya di sekitar rumah, tidak merokok di dalam hunian, tidak sering menyandarkan kaki ke tembok, maupun membanting pintu.

9. Menyewa Jasa Profesional

Perawatan rumah secara mandiri saja tidak cukup, pemeliharaan beberapa bagian rumah dan perbaikan kerusakan tertentu perlu ditangani oleh jasa profesional. Misalnya, retakan serius di dinding yang membutuhkan tukang bangunan dan septic tank penuh perlu ditangani oleh jasa sedot WC.

Nah, itu tadi sederet cara merawat rumah agar bertahan lama dan berdiri kokoh selama puluhan tahun. Jangan segan menyewa jasa profesional untuk membersihkan dan memperbaiki rumah demi hasil terbaik.

(azn/row)



Sumber : www.detik.com

Terungkap! Ini Tempat Persembunyian Kecoa di Rumah



Jakarta

Kecoa merupakan salah satu hewan yang tidak disukai penghuni rumah. Selain bisa membawa penyakit, adanya kecoa juga bisa jadi pertanda rumah kamu kotor.

Kecoa biasanya tidak langsung masuk ke rumah begitu saja. Mungkin saja kecoa memiliki ‘sarang’ di rumah kamu

Di mana tempat persembunyian kecoa?


Kecoa biasanya akan bersembunyi di tempat yang terdapat bahan makanan dan minum. Tempat-tempat yang lembab, seperti kamar mandi, tempat cucian, hingga tempat yang gelap dan redup juga menjadi favorit kecoa.

Dilansir dari repository UM Surabaya, kecoa biasanya bersembunyi pada malam hari. Tempat yang biasa menjadi tempat persembunyian nya ada di sela-sela dinding, lemari, kamar mandi, selokan, bahkan alat elektronik.

Sementara itu, dilansir dari Pest World, kecoa bisa saja bersembunyi di dapur, ruang keluarga, dan kamar mandi. Bagian-bagian dapur yang biasanya menjadi tempat persembunyian adalah alat elektronik seperti di balik kulkas, oven, microwave, hingga tempat sampah.

Di ruang keluarga, biasanya kecoa bersembunyi di balik jam, bingkai foto, dan di bawah perabotan. Lalu, untuk di kamar mandi biasanya mereka bersembunyi di wastafel, pipa, tempat drainase, toilet, bahkan di bawah keramik.

Cara Mencegah Kecoa Bersembunyi di Rumah

– Buang sampah secara teratur di tempat tertutup, jangan sampai berceceran
– Jaga kebersihan dapur dengan mengelap meja dapur dan menyuapi lantai untuk menghilangkan sisa remah-remah makanan
– Simpan makanan di tempat tertutup
– Rutin periksa bagian bawah wastafel untuk mencari area yang lembab dan perbaiki pipa yang bocor
– Jika ada ‘serangan’ kecoa dan tidak bisa dikendalikan, segera hubungi profesional

Itulah tempat-tempat persembunyian kecoa yang ada di rumah. Jangan lupa selalu menjaga kebersihan rumah ya detikers!

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com

5 Tanaman Ini Bisa Usir Kecoa dari Rumah


Jakarta

Kecoa merupakan salah satu hewan yang kerap ditemukan di rumah. Keberadaan kecoa sering mengganggu penghuni rumah.

Selain mengganggu, adanya kecoa juga dikhawatirkan membawa penyakit sebab hewan tersebut termasuk ke dalam vektor atau binatang pembawa penyakit. Tak heran, penghuni rumah sering mencari cara untuk mengusir atau bahkan membasminya.

Nah, untuk mengusir kecoa dari rumah bisa dilakukan dengan menanam beberapa tanaman ini. Sebab, kecoa tidak menyukai aroma dari tanaman ini. Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini informasinya.


Daun Mint

Dilansir dari Homes and Gardens, minyak dari daun mint bisa mengusir kecoa atau mencegahnya masuk ke dalam rumah. Kamu bisa menyampurkan 15 tetes peppermint oil atau minyak daun mint dengan 10 ons air (295 ml) air sebelum menyemprot ke bagian rumah yang ada kecoa.

Lavender

Lavender merupakan tanaman yang populer karena aromanya yang menenangkan dan juga bisa mengusir serangga bahkan kecoa. Kamu bisa menaruh bunga lavender di sekitar rumah untuk mencegahnya masuk.

Daun Salam

Dilansir dari Tom’s Guide, daun salam selain digunakan untuk menyedapkan makanan juga bisa untuk mengusir kecoa. Tanaman ini bisa dirawat di dalam maupun di luar rumah asalkan mendapat sinar matahari dan disiram secukupnya. Namun perlu dicatat, tanaman ini beracun untuk hewan anjing dan kucing jadi harus hati-hati ya kalau menanam tanaman ini dan kamu memiliki hewan peliharaan di rumah.

Rosemary

Tanaman ini juga bisa lho mengusir kecoa. Dilansir dari House Digest, kamu bisa menyimpan tanaman ini di ruangan yang terkena sinar matahari atau keringkan potongan rosemary dan diletakkan di dapur untuk mengusir kecoa.

Catnip

Tanaman catnip disukai dan aman untuk kucing. Namun, tidak disukai kecoa. Hal ini karena catnip mengandung nepetalactone, yaitu zat kimia yang secara aktif akan mengusir kecoak. Faktanya, catnip bermanfaat dalam banyak hal, karena catnip juga dapat mengusir lalat dan nyamuk.

Itulah beberapa tanaman yang bisa mengusir maupun mencegah kecoa masuk ke dalam rumah. Semoga bermanfaat!

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Nggak Bisa Asal, Ini 4 Alasan Pintu Rumah Harus Dibuka ke Arah Dalam!


Jakarta

Pernahkah kamu memperhatikan, kenapa pintu di rumah ada yang hanya bisa didorong atau ditarik? Berbeda dengan pintu-pintu di area pertokoan yang bisa didorong dan ditarik. Ternyata arah pintu terbuka ini tergantung pada letak engsel pintu. Kira-kira lebih baik dan aman yang mana ya untuk arah pintu terbuka?

Dalam konsep Feng Shui, pintu adalah akses utama rezeki masuk ke dalam rumah sehingga arah terbukanya pintu dipercaya dapat mempengaruhi keberuntungan penghuninya.

Sebagai informasi, menurut The Spruce Feng Shui adalah praktik Tiongkok Kuno dalam menata benda untuk mendorong keselarasan dengan alam. Dalam Feng Shui banyak dibahas mengenai aturan penempatan perabotan dan tata aturan seputar rumah.


Melansir dari Vivid Doors, Rabu (4/9/2024), berikut penjelasan mengenai aturan arah terbukanya pintu menurut Feng Shui.

Arah Terbukanya Pintu Rumah

Feng Shui menyarankan terbukanya pintu sebaiknya ke arah ke dalam. Banyak alasan yang mendasarinya, berikut di antaranya

1. Keamanan

Dari segi keamanan, pintu yang terbuka ke arah dalam lebih aman dari pencurian atau penyusupan. Pintu yang terbuka ke dalam memiliki engsel di bagian dalam sehingga tidak mudah dijangkau dari luar.

2. Cuaca

Pintu yang terbuka ke dalam akan terlindungi dari tempias air saat hujan. Selain itu, saat ada angin kencang saat kamu membuka pintu tidak akan sulit karena mengikuti arah angin.

3. Keselamatan

Dengan menggunakan pintu yang terbuka ke arah ke dalam, penyelamatan akan lebih mudah apabila terjadi hal darurat. Misalnya kebakaran, ada hewan berbahaya di dalam rumah, atau penyerangan. Polisi atau pemadam kebakaran bisa dengan cepat membuka pintu apabila arah bukanya ke dalam.

4. Kepercayaan

Dalam ilmu Feng Shui, seperti yang dilansir dari situs Favourite Homes, pintu yang terbuka ke dalam dapat menarik energi ‘chi’ positif ke dalam rumah. Sementara jika terbuka ke luar seperti membuang energi chi ke luar.

Bolehkah Pintu Dibuka ke Luar?

Dari beberapa kelebihan posisi pintu rumah terbuka ke dalam, sebenarnya apakah boleh posisi pintu terbuka ke arah luar?

Rumah di beberapa negara seperti di Swedia menggunakan pintu yang dapat terbuka ke luar. Alasannya ada suatu peristiwa di mana, sekelompok orang mati dalam sebuah kebakaran karena tidak dapat melarikan diri. Alasan lainnya rumah Skandinavia bentuknya kecil dan penuh perabotan di dalamnya. Apabila pintu terbuka ke arah dalam, hanya akan memakan tempat.

Teori selanjutnya berkaitan dengan iklim di Swedia yang dingin dan sering turun salju. Dengan pintu terbuka keluar, mereka yang membuka pintu akan sekaligus mendorong salju ke luar sehingga membersihkan depan rumah dari tumpukan salju.

Selain apa yang terjadi di Swedia, pintu mengarah ke arah luar juga cocok dipakai untuk kebutuhan berikut.

1. Pintu Darurat

Pintu darurat sebaiknya dibuat dapat didorong keluar untuk mempermudah saat menyelamatkan diri. Dalam situasi darurat, orang hanya memiliki waktu singkat untuk melarikan diri. Dengan pintu bisa terbuka keluar dapat searah dengan arah tempat melarikan diri.

Selain itu, pintu darurat juga harus bisa terbuka penuh tanpa terhalang sehingga orang bisa lewat dengan lebih mudah. Termasuk di rumah, jika kamu memiliki pintu darurat, buatlah pintu tersebut terbuka ke luar.

2. Pintu Bangunan Publik

Bangunan publik seperti di supermarket, kantor pemerintahan, dan tempat wisata biasanya menggunakan pintu yang dapat terbuka ke arah luar. Alasannya untuk mempermudah pergerakan dan mudah terbuka tanpa penghalang.

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Kenali 2 Penyebab Utama Keramik Lantai Terangkat dan Cara Mencegahnya


Jakarta

Keramik kerap menjadi pilihan sebagai lapisan terluar rumah karena memiliki daya tahan yang bagus. Meski demikian, tidak menutup kemungkinan lantai keramik bisa rusak seperti terangkat dari lantai atau bahkan meledak. Kondisi ini bisa membahayakan penghuni rumah karena pinggiran keramik cukup tajam.

Keramik yang terangkat bahkan meledak ini disebut popping. Penyebab kerusakan pada keramik ini bisa dari faktor pada saat pemasangan dan faktor luas.

Dilansir dari Instagram resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) @kemenpupr, berikut ini penyebab lantai keramik terangkat atau meledak.


1. Adanya Udara yang Masuk

Apabila pemasangan keramik tidak tepat dan rapat, udara bisa terperangkap di bawah keramik. Udara ini akan biasanya menimbulkan panas yang bisa membuat nat keramik memuai. Lama kelamaan, terjadi keretakan yang menimbulkan celah atau rongga yang menjadi jalur masuknya udara ke bawah keramik.

2. Banjir

Untuk yang satu ini, penyebab keramik terangkat atau meledak karena faktor luar. Banjir bisa membuat nat keramik terkikis, sehingga menimbulkan celah untuk udara masuk.

Cara Mencegah Lantai Terangkat atau Meledak

Tentu kamu tidak ingin kejadian seperti ini terjadi karena selain berbahaya, kamu juga jadi harus menguras dana lagi untuk memperbaikinya. Untuk mencegah lantai terangkat atau meledak, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan.

1. Pasang Keramik dengan Benar

Pastikan saat memasang keramik sudah benar dan rapat. Kuncinya adalah melapisi bawah keramik dengan mortar dengan merata. Selain itu, gunakan perekat khusus keramik yang sifatnya lebih kuat dibandingkan semen biasa.

2. Cek Nat Keramik Secara Berkala

Keretakan pada nat bisa menyebabkan keramik lepas dari lantai. Maka dari itu, cek nat keramik secara berkala. Lalu, jika ditemukan celah atau rongga segera tutup nat keramik dengan baik dan benar.

3. Perkirakan Potensi Banjir

Apabila lingkungan di rumah kamu berada di dataran rendah dan sering terjadi banjir, kamu harus meninggikan permukaan rumah atau ganti dengan jenis penutup lantai yang minim perawatan.

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

8 Inspirasi Desain Kamar 3×3 untuk Suasana yang Lebih Nyaman



Jakarta

Desain kamar dengan ukuran 3×3 meter bisa sangat menantang. Jika pengaturan salah, kamar akan terasa pengap dan sempit. Sebaliknya dengan desain yang tepat, ruangan terasa nyaman dan estetik

Ukuran yang terbatas akan memberi peluang berkreasi dengan pemilihan dekorasi yang tepat. Untuk kamu yang masih bingung dalam penataan desain kamar 3×3, berikut beberapa rekomendasinya

8 Inspirasi Desain Kamar 3×3

Meski minimalis, kamar 3×3 bisa tampil cantik dengan desain yang tepat. Dengan penataan tertentu, kamar bisa terkesan lebih luas.


1. Langit-langit Putih

Desain kamar 3x3Desain kamar 3×3 Foto: (John Daniel Powers/Elle Decor)

Kamar tidur minimalis ini berada di lantai atas dengan balkon di bagian depan. Langi-langit kamar didesain berwarna putih.

Menurut pemilik galeri Valentin Goux, langit-langit yang cerah ini memperindah kamar tidur yang kecil. Selain itu, langit-langit tersebut juga membantu memantulkan cahaya yang masuk dari dua jendela.

2. Wallpaper Bergaris

Desain kamar 3x3Desain kamar 3×3 Foto: (William Jess Laird/Elle decor)

Dalam kamar yang kecil, wallpaper bergaris bisa memberikan kesan ruangan yang tinggi. Sementara, warna birunya yang dominan bisa membuat tampilannya tetap nyaman.

3. Penataan Simetris

Desain kamar 3x3Desain kamar 3×3 Foto: (James French/Future PLC)

Penataan yang asimetris di dalam kamar tidur yang kecil akan terlihat aneh dan membuat ruangan tampak lebih kecil. Jadi, fokus untuk menciptakan penataan yang simetris. Misalnya seperti yang terdapat pada gambar, letakkan tempat tidur di tengah dinding dengan meja dan lampu yang serasi di kedua sisinya.

“Simetri dalam ruang kecil tidak hanya menciptakan perasaan tenang, tapi juga bisa menciptakan perasaan ruang yang lebih luas di ruangan yang lebih kecil,” kata desainer interior dan pendiri LBW Interiors, Lucinda Bullock-Webster.

4. Wallpaper di Satu Sisi

Desain kamar 3x3Desain kamar 3×3 Foto: (Malcolm Menzies/Future PLC)

Wallpaper dan karya seni yang menarik perhatian bisa menciptakan titik fokus di ruangan yang kecil. Gunakan sebagian besar seprai berwarna putih agar tampilannya tidak terlalu ramai.

5. Kamar Tidur dengan Warna Bold

Desain kamar 3x3Desain kamar 3×3 Foto: (Simon Whitmore/Future PLC)

Tak harus dengan warna yang netral, kamu bisa mendesain kamar 3×3 dengan warna yang bold. Kamu bisa memilih warna biru tua ini dengan perpaduan warna yang netral seperti putih.

6. Kamar Tidur dengan Penyimpanan di Bagian Atas

Desain kamar 3x3Desain kamar 3×3 Foto: (Dominic Blackmore/Future PLC)

Jika memiliki tidur dengan panjang dan lebar yang sama seperti 3×3, kamu harus tahu cara menata furniture untuk memanfaatkan ruangan semaksimal mungkin. Kamu bisa membuat rak tinggi untuk meletakkan barang-barang di bagian atas.

Jangan lupa untuk memberi akses cahaya matahari ke kamar. Hal ini untuk membuat ruangan kecil terasa sejuk.

7. Furnitur di Satu Bagian Dinding

Desain kamar 3x3Desain kamar 3×3 Foto: (Colin Poole/Future PLC)

Untuk membuat kamar terkesan luas, letakkan sebagian besar furnitur pada satu dinding saja. Meminimalisir jumlah furnitur yang ada di dalam kamar tidur. Kamu bisa menggunakan perabot multifungsi, misalnya bufet yang juga berfungsi sebagai meja rias.

8. Nuansa Warna Kuning Cerah

Desain kamar 3x3Desain kamar 3×3 Foto: (Dominic Blackmore Future PLC)

Desain kamar tidur 3×3 dengan warna kuning cerah bisa membantu menyegarkan ruangan yang kecil. Kamu bisa menggunakan warna kuning hanya sampai ketinggian tengah ruangan. Lalu, lanjutkan dengan warna putih atau netral untuk membantu menjaga kesan lapang dan luas.

Itulah beberapa inspirasi desain kamar 3×3 untuk suasana yang lebih nyaman. Semoga membantu ya.

(elk/abr)



Sumber : www.detik.com

Sering Taruh Gelas Terbalik di Rumah? Ini Kelebihan dan Kekurangannya


Jakarta

Menaruh gelas secara terbalik sering dilakukan setelah mencucinya. Terkadang, gelas yang sudah kering juga disimpan dengan cara terbalik juga.

Menyimpan gelas secara terbalik masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihan dan kekurangannya itu mencakup segala hal, mulai dari kebersihan, kemudahan, hingga keindahannya.

Dilansir dari The Spruce, Sabtu (7/9/2024), berikut ini kelebihan dan kekurangan menaruh gelas secara terbalik di rumah.


Kelebihan Menaruh Gelas Terbalik

Mencegah Penumpukan Debu

Menaruh gelas secara terbalik bisa mencegah terjadinya penumpukan debu. Menurut ahli kebersihan dan supervisor Fantastic Services, Petya Holevich, menaruh gelas secara terbalik merupakan yang paling praktis dan terbaik untuk dilakukan.

“Saya secara khusus merekomendasikan penataan gelas terbalik untuk barang-barang seperti gelas minum sehari-hari dan gelas khusus. Jika tidak, kamu harus membersihkan debu setiap kali ingin minum segelas air, misalnya,” katanya, dikutip dari The Spruce.

Sebagai catatan, jika lemari dapur dapat ditutup, maka menyimpan gelas berdiri tidak masalah. Namun, jika menyimpannya di rak terbuka sebaiknya menaruhnya secara terbalik.

Lebih Enak Dipandang

Selain mencegah penumpukan debu, menaruh gelas terbalik juga dinilai lebih enak dipandang. Apalagi, jika pintu lemari dapur terbuat dari kaca.

Mencegah Gelas Terjatuh

Pemilik perusahaan pembersih Tidy Casa, Ryan Knoll mengatakan tak hanya mencegah penumpukan debu, menaruh gelas secara terbalik juga bisa mencegahnya mudah terjatuh. Terlebih lagi jika bagian atasnya berat.

Kekurangan Menaruh Gelas Secara Terbalik

Menimbulkan Bau Apak

Founder MaidForYou, Delah Gomasi menilai menaruh gelas secara terbalik memiliki kekurangannya tersendiri, yaitu menyebabkan bau apak. Sebelum gelas ditaruh secara terbalik, pastikan sudah kering terlebih dahulu.

Sebab, jika menaruhnya saat masih basah maka bisa menyebabkan terperangkapnya kelembapan yang dapat menyebabkan bau apek atau jamur. Hal itu bisa terjadi terlebih jika kamu tinggal di iklim yang lembap.

Pinggiran Gelas Rusak

Menaruh gelas secara terbalik juga bisa membuat pinggirannya rusak. Maka dari itu, kamu harus menyimpannya dengan hati-hati apalagi jika gelas itu barang antik.

Terkait penyimpanan peralatan gelas yang lebih mahal atau rapuh secara keseluruhan, ada tindakan pencegahan lain yang dapat dilakukan.

“Pertimbangkan untuk membeli pelapis rak untuk perlindungan tambahan pada bahan yang rapuh,” kata Holevich.

Pada akhirnya, cara kamu menyimpan gelas merupakan preferensi pribadi. Jadi, sesuaikan saja dengan keadaan dan kebutuhan kamu.

Itulah kelebihan dan kekurangan menyimpan gelas secara terbalik di rumah.

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Deretan Barang yang Harus Dimiliki Setelah Beli Rumah


Jakarta

Membeli rumah merupakan mimpi bagi kebanyakan orang. Hal tersebut juga menjadi salah satu cara untuk memiliki sebuah hunian.

Namun jangan lupa, setelah membeli rumah kamu juga harus mengisi dalamnya. Nah, ada beberapa barang yang sebaiknya dimiliki setelah membeli rumah.

Apa saja ya barang-barang yang harus dimiliki terlebih dahulu setelah membeli rumah? Dilansir dari The Spruce, Sabtu (7/9/2024).


Kasur yang Bagus

Banyak pemilik rumah yang tidak memprioritaskan beli kasur yang bagus setelah membeli rumah. Banyak yang berpikir, kasur yang bagus bisa dibeli nanti seiring berjalannya waktu.

Mereka cenderung lupa belanja kasur dua kali adalah pemborosan. Bukan hanya buang-buang uang, tetapi juga merupakan ‘sampah’ yang besar di tempat pembuangan sampah.

Meja Nakas dan Tirai

Meja nakas juga dibutuhkan untuk menaruh barang-barang serta lampu tidur. Kamu juga memerlukan tirai untuk menjaga privasi dari luar.

Peralatan Dapur

Peralatan dapur yang dasar harus dimiliki buat kamu yang baru beli rumah, misalnya seperti panci, wajan, alat masak, talenan, hingga pisau. Walaupun kamu akan lebih banyak memesan makanan, namun peralatan tersebut setidaknya harus tersedia di rumah karena sewaktu-waktu bisa saja kamu akan memasak atau menyiapkan makanan.

Ruang dan Alat Makan

Kamu juga harus menyediakan tempat makan, mau itu di meja dapur atau ruang makan. Tak lupa sediakan juga alat makan seperti gelas, piring, sendok dan garpu.

“Setiap orang harus makan di suatu tempat, jadi area makan yang dilengkapi dengan baik agar keluarga dapat berkumpul untuk makan malam atau sarapan sebelum pergi sangat penting,” kata Chief Marketing Officer dan Direktur Konten The Plant Collection, Laurel Vernazza, dikutip dari The Spruce.

Alat Kebersihan

Alat kebersihan, seperti kemoceng, sapu, pel, maupun penyedot debu atau vacuum cleaner harus ada di rumah baru. Alat-alat itu akan dibutuhkan untuk membersihkan rumah baru sebelum benar-benar ditempati.

Alat Perkakas

Alat-alat perkakas, seperti palu, paku, obeng, hingga pita mengukur juga harus ada di rumah. Sebab, kamu tidak pernah tahu kapan akan membutuhkan perbaikan kecil atau cepat.

Palu merupakan alat serbaguna untuk perbaikan kecil di rumah, seperti memasang dan mencabut paku untuk memasang bingkai foto atau bisa juga untuk memecahkan barang. Sementara itu, obeng bisa dipakai untuk melepaskan skrup yang tidak diinginkan di dinding, merakit, atau membongkar furnitur.

Itulah beberapa barang yang harus ada di rumah baru. Semoga bermanfaat!

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Cara Ampuh Bersihkan Noda Keringat dan Deodoran pada Pakaian


Jakarta

Cuaca yang panas belakangan ini tak jarang membuat tubuh berkeringat. Keringat tersebut bisa saja meninggalkan noda apabila pakaian tidak dicuci dengan bersih.

Selain keringat, deodoran yang digunakan juga bisa meninggalkan noda pada pakaian. Tentunya akan menyebalkan jika ada noda keringat dan deodoran di baju kesayangan kamu kan?

Nah, berikut ini adalah cara untuk membersihkan noda keringat dan deodoran pada pakaian. Simak informasinya di bawah ini.


Menghilangkan Noda Keringat pada Pakaian

Melansir dari martha Stewart, walaupun keringat pada dasarnya adalah air, perubahan warna terjadi saat keringat bercampur dengan kotoran, minyak, dan bakteri pada kulit. Keringat juga bisa menimbulkan noda jika tercampur dengan deodoran. Terlepas dari penyebabnya, noda keringat gampang dibersihkan dengan memakai bahan pembersih alami yang mungkin ada di rumahmu.

Saat keringat bercampur dengan minyak pada kulitmu atau bahan yang terkandung dalam deodoranmu, keringat bisa menimbulkan noda. Berikut cara menghilangkannya

Alat dan Bahan

1. Cuka putih
2. Mangkuk
3. Air
4. Kain mikrofiber atau spons
5. Detergen cair ringan
6. Soda kue

Cara Menghilangkan Noda Keringat

1. Campurkan air dan cuka putih dengan perbandingan yang sama ke dalam mangkuk
2. Oleskan campuran tersebut di bagian yang terkena noda dengan kain atau spons bersih
3. Gosok area yang terkena noda memakai kain secara perlahan dengan gerakan melingkar
4. Biarkan campuran tersebut menempel pada noda
5. Bilas area tersebut dengan air dingin untuk membersihkan campuran tadi
6. Cuci pakaian tersebut seperti biasa menggunakan detergen cair lembut, dengan tetap memperhatikan petunjuk label perawatan
7. Keluarkan pakaian dari mesin cuci dan periksa lagi untuk memastikan nodanya hilang
8. Kalau masih ada, ulangi langkah-langkah di atas atau gunakan sesuatu yang lebih kuat

Menghilangkan Noda Deodoran pada Pakaian

Melansir Real Simple, noda tersebut biasanya datang dari hasil penumpukan bahan deodoran yang bereaksi dengan keringat, sehingga menyebabkan pudarnya warna baju atau timbulnya warna kuning pada baju putih.

Noda ini sebenarnya bisa dihilangkan dengan beberapa cara khusus tergantung dengan warna pakaian kamu. Berikut ringkasannya.

Alat dan Bahan

Alat:
– Sikat gosok nylon lembut
– Mesin cuci baju
– Mangkuk
– Sarung tangan karet
– Gelas takar/ukur
– Sendok

Bahan:
– Baking soda
– Cuka putih suling
– Hidrogen peroksida
– Detergen

Cara Membersihkan Noda Deodoran Sesuai dengan Warna Baju

1. Baju Berwarna

Langkah-langkah:

– Untuk satu buah baju, cukup campurkan 2 sendok makan cuka putih suling dengan 2 sendok air dingin ke dalam mangkuk atau gelas ukur.

– Rentangkan baju di lantai dalam keadaan dibalik (bagian dalam baju menghadap keluar), lalu gunakan sikat lembut untuk menggosok noda dengan air cuka yang sudah disiapkan.

– Setelah selesai digosok, selanjutnya siapkan campuran satu sendok makan cuka putih suling dengan air dingin secukupnya pada ember atau baskom. Lalu masukkan baju yang sudah di gosok tadi ke dalamnya, dan biarkan selama 30 menit.

– Setelah direndam 30 menit, cuci baju tersebut menggunakan detergen di dalam mesin cuci seperti biasanya. Pastikan agar proses pencucian tersebut sesuai dengan arahan mencuci yang ada pada label di baju kamu.

– Setelah selesai, keringkan dan jemur baju kamu.

2. Baju Putih

Langkah-langkah:

– Campurkan 4 cup baking soda, 4 cup hidrogen peroksida, dan 4 cup air dingin ke dalam mangkuk atau gelas ukur.

– Rentangkan baju di lantai dalam keadaan dibalik (bagian dalam baju menghadap keluar), lalu gunakan sikat lembut untuk menggosok noda dengan air campuran baking soda dan hidrogen peroksida yang sudah disiapkan. Lalu biarkan selama 30 menit.

– Setelah 30 menit, cuci baju tersebut menggunakan detergen di dalam mesin cuci dengan pengaturan air paling hangat bila baju tersebut tidak memiliki arahan mencuci khusus. Bila baju tersebut memiliki arahan mencuci khusus, sebaiknya kamu ikuti aturan tersebut.

– Ulangi proses bila noda masih tersisa hingga noda hilang sepenuhnya dari baju.

– Setelah bersih, keringkan dan jemur baju tersebut.

3. Baju Hitam

Langkah-langkah:

– Ambil sepotong karet busa, lalu gosok noda deodoran pada baju.

– Coba untuk menggunakan lembaran pengering kain bekas untuk menghilangkan noda dengan cara menggosoknya secara cepat dengan jarak gosokan yang pendek.

– Bila kamu tidak mempunyai lembaran pengering kain, kamu bisa mencoba untuk menggosokkan noda tersebut pada kain baju yang sama dengan cepat untuk merontokkan residu deodoran.

– Bila noda putih deodoran sudah rontok, selanjutnya kamu bisa menyikatnya dengan sikat lembut

Nah, setelah kamu tahu cara membersihkan noda deodoran, selanjutnya kamu juga perlu untuk mempelajari bagaimana cara untuk mencegah noda tersebut timbul lagi. Ayo kita simak bersama caranya di bawah ini.

Cara Mencegah Timbul Noda Deodoran pada Bagian Ketiak Baju

1. Pastikan deodoran yang kamu gunakan mengering sebelum kamu memakai baju. Bila kamu terburu-buru, kamu bisa coba untuk menggunakan pengering rambut untuk mempercepat proses pengeringannya.

2. Ganti deodoranmu dengan deodoran yang memiliki rating tanpa aluminium (aluminum-free deodorant). Bahan aluminium pada deodoran adalah salah satu penyebab timbulnya noda pada bagian ketiak baju kamu.

3. Hindari pemakaian deodoran berlebih. Bila kamu merasa masih bau ketika menggunakan deodoran, sebaiknya kamu coba merek lain, bukan dengan menggunakan deodoran tersebut dengan berlebih.

4. Ganti produk deodoranmu dari deodoran tipe padat, menjadi deodoran tipe gel atau aerosol.

5. Memakai pakaian dalam (kaos dalam), untuk mencegah noda deodoran tembus hingga baju luar kamu.

Itu dia beberapa cara untuk menghilangkan noda keringat dan deodoran pada pakaian. Semoga bermanfaat!

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Mudah! Begini Hitung-hitungan Biaya Bangun Rumah Tipe 21, 36, dan 45



Jakarta

Saat ini harga tanah semakin mahal per meternya. Selain itu lahan yang tersedia terutama di kota-kota besar juga tidak begitu luas. Alhasil, mau tak mau ukuran rumah tidak bisa dibuat begitu luas mungkin hanya cukup untuk tipe rumah 21 meter persegi, 36 meter persegi, dan 45 meter persegi.

Biasanya rumah ukuran 21 meter persegi, 36 meter persegi, dan 45 meter persegi cukup untuk dibuat 2 kamar dan 1 kamar mandi atau minimal 1 kamar tidur. Apabila kamu memang sedang ingin membangun rumah dengan ukuran tersebut, hal yang perlu kamu siapkan adalah dana. Perencanaan biaya yang baik akan membuat kamu terhindar dari biaya yang tidak diperlukan. Lantas, bagaimana memperkirakan biaya yang dibutuhkan untuk membangun rumah masing-masing ukuran tadi?

Besaran Biaya Pembangunan Rumah Tipe 21, 36, dan 48

Profesional Kontraktor PT.Gaharu Kontruksindo Utama Panggah Nuzhul Rizki mengatakan bahwa biaya pembangunan rumah biasanya sekitar Rp 4-5 juta per meter persegi di daerah Jabodetabek, tapi bisa juga berubah tergantung bahan yang dipilih.


Dengan harga tersebut, kamu sudah bisa memilih beberapa tipe rumah yang dilengkapi dengan 2 kamar tidur, 1 kamar mandi, dan dapur.

Kemudian, siapkan pula biaya untuk pemasangan instalasi listrik. Panggah mengatakan kisaran harganya mulai dari Rp 400.000. Selain biaya untuk pembangunan rumah, kamu juga perlu memiliki dana darurat sekitar 10-15% dari total biaya jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

Rumah Tipe 21

Rumah tipe 21 adalah sebutan yang biasa dipakai untuk luas bangunan 21 meter persegi. Biasanya bangunan ini memiliki dimensi 3 x 7 meter, 5,25 x 4 meter, dan 6 x 3,5 meter. Dengan luas dan dimensi tersebut, rumah tipe 21 ini bisa dikategorikan sebagai rumah yang kecil. Sementara itu, untuk hitung-hitungan biaya pembangunan rumah tipe 21 sebagai berikut.

Biaya konstruksi 21 meter persegi x Rp 4 juta-Rp 5 juta = Rp 84 juta-Rp 105 juta

Biaya instalasi listrik = Rp 400 ribu

Biaya tak terduga 10% x (Biaya konstruksi + biaya instalasi) = 10% x Rp 84,4 juta-Rp 105,4 juta = Rp 8,4 juta-Rp 10,5 juta

Total biaya = Rp 92,8 juta-Rp 116 juta

Rumah Tipe 36

Rumah dengan tipe 36 dibangun dengan dimensi 6 x 6 meter atau 9 x 4 meter. Biasanya rumah tipe ini cocok untuk keluarga kecil atau pasangan yang baru menikah. Sementara itu, untuk hitung-hitungan biaya pembangunan rumah tipe 36 sebagai berikut.

Biaya konstruksi 36 meter persegi x Rp 4 juta-Rp 5 juta = Rp 144 juta-Rp 180 juta

Biaya instalasi listrik = Rp 400 ribu

Biaya tak terduga 10% x (Biaya konstruksi + biaya instalasi) = 10% x Rp 144,4 juta-Rp 180,4 juta = Rp 14,4 juta-Rp 18 juta

Total biaya = Rp 158,8 juta-Rp 198,4 juta

Rumah Tipe 45

Rumah tipe 45 umumnya dibangun dengan dimensi 6 x 7,5 meter dan sudah mulai memasuki segmen middle-low. Sementara itu, untuk hitung-hitungan biaya pembangunan rumah tipe 45 sebagai berikut.

Biaya konstruksi 45 meter persegi x Rp 4 juta-Rp 5 juta = Rp 180 juta-Rp 225 juta

Biaya instalasi listrik = Rp 400 ribu

Biaya tak terduga 10% x (Biaya konstruksi + biaya instalasi) = 10% x Rp 180,4 juta-Rp 225,4 juta = Rp 18 juta-Rp 22,5 juta

Total biaya = Rp 198,4 juta-Rp 247,9 juta

Perlu diingat bahwa perkiraan harga tersebut belum mencakup harga tanah, ya. Jadi kamu perlu menambahkan harga tanah yang kamu beli sesuai dengan harga pasar agar bisa mendapatkan perkiraan biaya bangun rumah untuk tipe 21, 34, dan 45 dengan lebih tepat.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(aqi/dna)



Sumber : www.detik.com