Category: Tips Properti

  • Cara Bayar PBB Online Mudah: Lewat M-Banking hingga Marketplace


    Jakarta

    Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) kini dapat dilakukan secara online. Caranya mudah, cukup diakses melalui ponsel dan tidak perlu sampai datang ke kantor pos, kelurahan setempat, atau bank.

    Berdasarkan UU nomor 12 tahun 1985, PBB merupakan pungutan wajib berupa pajak yang harus dibayarkan oleh pemilik aset properti seperti rumah, gedung, kebun, sawah, hingga tanah. Pajak ini mesti dibayarkan setiap tahunnya.

    Bayar PBB kini bisa dilakukan dengan mudah secara online lewat situs resmi otoritas pajak daerah, mobile banking (m-banking), dan marketplace.


    Cukup siapkan nomor objek pajak (NOP) serta pilih metode pembayaran, maka PBB dapat langsung dibayarkan. Tata cara lebih lengkapnya cek di bawah ini.

    Cara Bayar PBB Online

    Membayar PBB secara online dapat dilakukan lewat: situs resmi otoritas pajak daerah, aplikasi m-banking, maupun e-commerce. Simak penjelasannya berikut, sebagaimana dikutip dari catatan detikcom.

    Melalui Situs Resmi Otoritas Pajak Daerah

    Pembayaran PBB online bisa dilakukan lewat situs resmi otoritas pajak milik daerah masing-masing. Wilayah yang memiliki situs resmi, antara lain:

    • Jakarta: pajakonline.jakarta.go.id
    • Surabaya: pbb.surabaya.go.id
    • Makassar: bapenda.makassarkota.go.id
    • Depok: pbb-bphtb.depok.go.id
    • Bogor: bappenda.bogorkab.go.id
    • Dan lainnya.

    Selanjutnya, ikuti langkah-langkah berikut:

    1. Kunjungi situs resmi otoritas pajak yang ada di wilayahmu.
    2. Buka halaman e-SPPT PBB dan lakukan pendaftaran.
    3. Isi data diri, meliputi: Nama, NIK, NPWP, nomor ponsel, dan alamat email.
    4. Masukkan data verifikasi, seperti: Nomor Objek Pajak (NOP) serta nama wajib pajak pada SPPT.
    5. Sistem akan melakukan pengecekan data verifikasi.
    6. Jika proses verifikasi berhasil, link pengunduhan e-SPPT akan dikirim melalui email.
    7. Tagihan PBB yang harus dibayarkan akan tertera di SPPT.
    8. Lakukan pembayaran dengan QRIS atau metode lainnya.

    Melalui M-Banking

    Aplikasi mobile banking dari sejumlah bank di Indonesia menyediakan layanan pembayaran PBB secara online dengan mudah.

    Mulai dari bank Mandiri di Livin’ by Mandiri, BRI lewat BRImo, BNI di BNI Mobile Banking, hingga BCA melalui BCA Mobile. Simak tata cara lengkapnya di bawah ini.

    1. BRImo

    • Login BRImo dengan menggunakan username dan password atau sidik jari.
    • Pada halaman utama, pilih menu Tagihan.
    • Pilih Bayar PBB.
    • Pilih Pembayaran Baru jika belum pernah melakukan pembayaran PBB melalui BRImo.
    • Masukkan daerah, tahun bayar pajak, dan NOP.
    • Cek detail tagihan, lalu pilih sumber dana.
    • Lanjutkan pembayaran dan konfirmasi transaksi dengan memasukkan pin BRImo.
    • Struk transaksi akan muncul jika pembayaran berhasil.

    2. BCA mobile

    • Login ke BCA mobile.
    • Pilih menu m-Payment.
    • Pilih Pajak.
    • Pilih Input No. Objek Pajak, lalu masukan NOP.
    • Pilih Tahun Pembayaran Objek Pajak.
    • Cek detail tagihan yang muncul, klik OK.
    • Masukkan PIN.
    • Akan muncul konfirmasi pembayaran berhasil.

    3. Livin’ by Mandiri

    • Buka aplikasi Livin’ by Mandiri.
    • Masukkan userID dan password.
    • Pilih menu Bayar/VA, lalu klik Pajak.
    • Pilih wilayah pembayaran PBB.
    • Masukkan NOP dan tahun bayar pajak, lalu klik Lanjutkan.
    • Akan muncul informasi tagihan pajak yang harus dibayar.
    • Lakukan pembayaran dengan memasukkan pin Livin’ by Mandiri.
    • Struk akan muncul dan bayar PBB selesai.

    4. BNI Mobile Banking

    • Buka aplikasi BNI Mobile Banking.
    • Login dengan userID dan password.
    • Pilih menu Pembayaran.
    • Klik Pajak dan klik PBB.
    • Pada Nama Biller PBB, pilih rekening debet.
    • Masukkan tahun pajak dan NOP.
    • Informasi tagihan pajak yang harus dibayar akan muncul.
    • Lanjutkan pembayaran dengan memasukkan password BNI Mobile Banking.
    • Bukti pembayaran akan muncul jika pembayaran sukses.

    Melalui Marketplace

    Detikers juga bisa membayar PBB secara online lewat marketplace, seperti Tokopedia dan Shopee. Aplikasi e-commerce bisa diunduh melalui Play Store atau App Store. Ikuti langkah-langkahnya berikut ini.

    1. Tokopedia

    • Buka aplikasi Tokopedia.
    • Pada layanan kategori Pajak & Pendidikan, pilih Pajak PBB.
    • Pilih provinsi, kota/kabupaten, dan tahun bayar PBB.
    • Masukkan NOP pada kolom yang tersedia.
    • Rincian pembayaran akan muncul secara otomatis, harap periksa data dan jumlah tagihan.
    • Klik Bayar dan pilih metode pembayaran yang diinginkan.
    • Klik Bayar Sekarang.
    • Pembayaran PBB diproses dan notifikasi akan muncul jika pembayaran berhasil.

    2. Shopee

    • Buka aplikasi Shopee.
    • Pilih layanan Pulsa, Tagihan, dan Tiket.
    • Pada kategori Tagihan, pilih layanan PBB dengan ikon rumah.
    • Pilih wilayah, tahun, dan masukkan NOP.
    • Klik Lihat Tagihan.
    • Rincian biaya PBB yang harus dibayar akan muncul.
    • Pilih metode pembayaran untuk lanjut membayar PBB.

    Nah, itu tadi sederet cara membayar PBB online dengan mudah. Jadi, jangan lupa bayar pajakmu ya!

    (azn/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Tanaman yang Ampuh Usir Serangga dan Mudah Ditanam di Rumah


    Jakarta

    Kamu pasti pernah merasa terganggu dengan kehadiran serangga di rumah. Beberapa jenis serangga yang biasa ditemukan di rumah di antaranya lalat, kecoa, nyamuk, semut, hingga kelabang. Hewan kecil ini susah-susah gampang untuk diusir karena ada beberapa yang bisa terbang sehingga tidak bisa langsung keluar rumah.

    Namun tenang, selain menggunakan bahan kimia untuk membasmih mereka, kamu juga bisa menggunakan tanaman. Beberapa tanaman ada yang ampuh untuk mencegah serangga datang ke rumah.

    Melansir dari berbagai sumber, Senin (7/10/2024), berikut beberapa tanaman yang bisa mengusir serangga.


    1. Lavender

    Bunga lavender.Bunga lavender. Foto: iStock/John Gonzales Buenaposada

    Dilansir dari The Spruce, Lavender adalah salah satu tanaman yang tidak disukai serangga seperti lalat dan kecoa. Lavender mengeluarkan aroma yang dibenci oleh serangga. Sementara jika tercium oleh manusia, aroma ini tidak masalah sama sekali. Lavender biasanya ditanam di luar rumah, bisa juga kamu membeli bunga batangan untuk diletakkan di vas bunga.

    2. Catnip

    Giant catnip (Nepeta grandiflora)A similar pictures from my portfolio:Giant catnip (Nepeta grandiflora)A similar pictures from my portfolio: Foto: iStock

    Pernah mendengan tanaman catnip? Tanaman ini disukai oleh kucing karena aromanya. Namun, Di aroma ini justru dibenci oleh lalat.

    3. Mint

    A stock photo of a healthy green mint plant growing in a small planter.A stock photo of a healthy green mint plant growing in a small planter. Foto: iStock

    Mint adalah tanaman yang apabila dimakan akan memberikan efek dingin pada setiap gigitannya. Selain itu, tanaman ini memiliki aroma yang segar yang tidak disukai lalat lho. Cara penanamannya juga cukup mudah bisa di wadah kecil. Kamu bisa meletakkan mint di dapur rumah agar mudah diambil.

    4. Daun Salam

    daun salam Foto: iStock

    Selain menjadi tanaman herbal, menurut Tom’s Guide, daun salam bisa untuk mengusir kecoa. Tanaman ini bisa dirawat di dalam maupun di luar rumah asalkan mendapat sinar matahari dan disiram secukupnya. Namun perlu dicatat, tanaman ini beracun untuk hewan anjing dan kucing jadi harus hati-hati ya kalau menanam tanaman ini dan kamu memiliki hewan peliharaan di rumah.

    5. Kemangi (Basil)

    Kemangi Foto: Getty Images/iStockphoto/Supersmario

    Dilansir dari detikEdu, Aroma kuat dari kemang, ampuh untuk mengusir serangga seperti nyamuk. Cara merawatnya adalah menjaga agar tanaman ini tetap lembap, perhatikan saluran airnya, dan letakkan di lokasi yang banyak matahari.

    6. Serai

    Ilustrasi Tanaman Serai Foto: Getty Images/iStockphoto/Nanniie_iiuu

    Tanaman selanjutnya adalah tanaman herbal lainnya yang cara menanamnya juga cukup mudah di rumah, yakni serai. Tanaman satu ini mudah sekali ditemukan di Indonesia dan biasa menjadi bahan dapur. Serai dapat menjadi bahan alami untuk mengusir nyamuk di rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Ada Alasan Males Lagi, 5 Tanaman Ini Bisa Tumbuh Subur Tanpa Tanah



    Jakarta

    Tanah bukan satu-satunya media tanam yang bisa digunakan, tanaman juga bisa tumbuh di atas air. Tanaman jenis ini bisa jadi pilihan bagi kamu yang tidak bisa menyiram tanaman terlalu sering.

    Tanaman seperti ini menyedot air untuk mengambil larutan nutrisi mineral untuk mereka berkembang. Kamu tidak perlu khawatir nanti akar atau batang busuk karena beberapa tanaman memang tercipta untuk direndam lama di dalam air.

    Tampilan tanaman-tanaman ini pun beragam. Tidak hanya hijau seperti melainkan ada pula yang memiliki bunga. Selain itu, tanaman ini bisa ditempatkan di wadah yang ukurannya kecil.


    Melansir dari Wild Plantage, Senin (7/10/2024), berikut beberap jenis tanaman yang dapat hidup tanpa tanah, melainkan dengan air.

    1. Sirih Gading (Pothos)

    selective focus of golden pothos tree in the glass vase for decorate house or cafe.selective focus of golden pothos tree in the glass vase for decorate house or cafe. Foto: Getty Images/iStockphoto/Koonsiri Boonnak

    Sirih Gading adalah salah satu tanaman yang mudah ditemukan di Indonesia. Tanaman dengan nama lain pothos bisa ditanam di air dan ditempel ke dinding atau media lain karena Sirih Gading adalah tanaman rambat.

    Untuk perawatan sirih gading, kamu cukup rajin memotong bagian ujung batang sekitar 13 cm dan letakkan di jendela untuk mendapatkan sinar matahari alami.

    Pothos memiliki kandungan kristal kalsium oksalat di dalam daunnya yang beracun dan berbahaya bagi manusia dan hewan peliharaan, meskipun tidak berujung fatal. Daunnya sangat tajam dan dapat merobek kulit, sehingga kamu perlu berhati-hati menangani tanaman ini.

    2. Lucky Bamboo

    bambu hoki Foto: Getty Images/iStockphoto/bentaboe

    Jika kamu ingin tanaman hias yang berukuran kecil, kamu bisa memajang lucky bamboo di rumah. Tanaman ini dapat tumbuh di air dan tidak butuh tanah. Bahkan kamu cukup sediakan tempat kecil, lucky bamboo juga dapat tumbuh.

    Kuncinya saat merawat lucky bamboo adalah ada media yang dapat menahan bentuknya, seperti beberapa batu kecil di dasar wadah. Potong sedekat mungkin dengan batang induk secara bersih dan tajam sekitar 10-15 cm. Sisakan satu set daun lalu kupas dedaunan agar tidak masuk ke dalam air.

    Tanaman ini hanya memerlukan matahari secara tidak langsung dan cukup ditaruh di ruangan yang terang agar tanaman bisa tumbuh subur. Namun, tanaman ini beracun bagi hewan peliharaan apabila tertelan, maka dari itu kamu harus pasikan anabul tidak dekat-dekat dengan lucky bamboo.

    3. Sukulen

    Ilustrasi Tanaman Hias Sukulen Foto: Getty Images/agrobacter

    Sukulen adalah tanaman kecil yang bentuknya cantik dan biasanya simetris. Tanaman ini bentuknya mirip dengan kaktus, tetapi warnanya beragam. Tanaman ini bisa tumbuh subur di dalam air dan tidak perlu terpapar matahari.

    Cara menanamnya adalah dengan memastikan bagian ujung tidak terendam air yakni di atasnya.

    4. Herbal Bertangkai Lunak

    Tanaman rempah Foto: iStock

    Herbal ini memiliki batang yang lunak merupakan jenis tanaman dalam ruangan yang bisa tumbuh di dalam air. Meskipun tumbuhan ini memiliki batang kayu yang bisa bertahan, tetapi masih ada kemungkinan terjadi pembusukan di bagian bawah batang.

    Beberapa tanaman herbal yang memiliki batang lunak dan bisa hidup di air di antaranya thyme, dill, ketumbar, basil, mint, peterseli, marjoram, dan tarragon. Tanaman herbal berbatang kayu tidak bisa tumbuh di air tanpa akan melakukan pembusukan, contohnya sepertidaun salam, sage, dan rosemary.

    Sesekali coba potong batang lunak tanaman herbal yang sudah tumbuh mapan, kemudian letakkan di ambang jendela untuk penerangan sinar matahari. Karena herbal dipakai untuk bahan masakan, ini aman untuk dikonsumsi. Namun, untuk beberapa jenis ada yang bisa meracuni hewan peliharaan. Oleh karena itu, lebih baik jauhkan tanaman herbal dari hewan peliharaan.

    5. Anthurium

    1207005970 Foto: Getty Images/iStockphoto/Pranee Mankit

    Tanaman dengan kuping daun yang menarik adlaah anthurium. Tanaman satu ini memiliki ciri khas daun lebarnya menghadap ke atas. Biasanya warnanya berbeda dengan batang dan bagian lainnya. Ternyata tanamana hias satu ini bisa hidup di dalam air lho. Sebab, dia senang dengan lingkungan yang memiliki kelembapan yang tinggi.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Cuma Cantik, 7 Tanaman Ini Gampang Dirawat di Dalam Rumah


    Jakarta

    Bagi kamu yang sedang senang-senangnya bercocok tanam di rumah. Kamu bisa lho meletakkan tanaman di dalam rumah, tidak terbatas di halaman saja.

    Biasanya tanaman yang diletakkan di dalam rumah adalah tanaman hias yang dapat tumbuh tanpa sering terpapar sinar matahari, tanpa perlu sering disiram, atau bahkan tanpa perlu media tanah.

    Namun sebelum masuk ke daftar tanaman hias yang cocok, kamu perlu tahu dulu manfaat meletakkan tanaman hias di dalam rumah, selain mempercantik rumah menurut Forest Nation.


    Penyaring dan Pembersih Udara

    Tanaman hias memiliki kemampuan dalam membersihkan dan menyaring udara yang berada di dalam rumah. Hal ini tentu bisa mencegah risiko berbahaya dari polusi udara, di dalam rumah sekalipun, bagi kesehatan.

    Meningkatkan Kadar Oksigen

    Seperti yang kita tahu, tanaman dapat menyerap karbondioksida (CO2) yang dikeluarkan oleh manusia. Kemudian, tanaman akan mengeluarkan oksigen yang baik untuk manusia. Dengan demikian, keberadaan tanaman baik untuk kesehatan paru-paru.

    Mengurangi Stres

    Ternyata cara mengurangi stres itu beragam dan tidak harus mengeluarkan uang banyak. Cukup dengan meletakkan tanaman hias di dalam rumah, tingkat stres dapat berkurang. Hal ini bukan hanya omongan belaka, dalam sebuah studi tahun 2015 menunjukkan bahwa orang dewasa muda yang berinteraksi dengan tanaman dalam ruangan bisa mengurangi tingkat stres fisiologis dan psikologis mereka.

    Mempercepat Pasien Pulih

    Dalam sebuah studi tahun 2009 menemukan bahwa pasien yang melihat tanaman hias selama masa pemulihan dapat lebih cepat sehat. Tanaman dikaitkan dengan penurunan tekanan darah, serta pengurangan tingkat rasa sakit, kecemasan, dan kelelahan. Para peneliti mengatakan bahwa tanaman hias bisa menjadi alat terapi yang efektif dan meningkatkan lingkungan penyembuhan bagi pasien.

    Jenis Tanaman Hias Indoor

    Melansir dari Good Housekeeping, Senin (7/10/2024), berikut beberapa tanaman yang cocok ditanam di dalam rumah.

    1. Lidah Buaya

    Aloe Vera plantAloe Vera plant Foto: Getty Images/iStockphoto/bymuratdeniz

    Lidah buaya biasa digunakan untuk berbagai produk kecantikan dan kesehatan. Tanaman yang juga termasuk salah satu jenis sukulen ini sendiri sudah tenar sebagai superfood yang kaya akan mineral dan vitamin. Tumbuhan serba guna ini bisa lho diletakkan di dalam rumah.

    Tanaman ini dapat menghancurkan senyawa benzena yang berbahaya bagi kesehatan. Senyawa benzena itu biasanya timbul dari di cat dinding rumah. Senyawa ini tidak hanya muncul setelah mengecat rumah, tetapi dapat muncul bertahun-tahun meskipun frekuensinya tidak sebanyak saat setelah cat diaplikasikan ke dinding.

    Senyawa benzena ini bisa memicu kanker dan alergi. Maka dari itu, kamu bisa meletakkan tanaman lidah buaya ini di atas meja kerja atau meja belajar agar dapat terlindungi.

    2. Lidah Mertua

    Lidah Mertua.Lidah Mertua. Foto: NurPhoto/Getty Images

    Sama-sama berbentuk panjang dan tanpa daun yang rontok, tanaman lidah mertua juga kaya manfaat. Mulai dari menghilangkan benzena, formaldehida, toluena, dan trikloroetilen pada udara dalam ruangan. Perawatannya termasuk mudah. Lidah mertua mengeluarkan oksigen saat malam, jadi tanaman ini cocok untuk kamar tidur. Tanaman ini memiliki kekurangan, yaitu beracun bagi anjing dan kucing.

    3. Anggrek

    Ilustrasi tanaman hias anggrek Foto: Getty Images/iStockphoto/BakiBG

    Jika kamu mencari tanaman dengan tampilan indah, coba letakkan anggrek. Tanaman satu ini bisa diletakkan di dalam ruangan dan tidak perlu terlalu sering disiram, cukup seminggu sekali. Namun, jangan lupa tempatkan di lokasi yang terkena banyak cahaya terang.

    4. Spider Plant

    cat playing in spider plantIlustrasi spider plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

    Meskipun namanya laba-laba, tanaman satu ini tidak menyeramkan atau berbentuk aneh. Daunnya memanjang dan menyebar sehingga terlihat subur.Tanaman penyaring udara ini adalah termasuk tanaman yang sangat mudah beradaptasi, mereka bisa tumbuh di berbagai lingkungan di kantor atau rumah.

    Akarnya yang tebal dapat menyimpan kelembaban ekstra dan makanan ketika diperlukan, mereka juga bisa hidup dengan sinar matahari tidak langsung atau pun sedang. Ini yang menjadi alasan kenapa tanaman ini aman untuk hewan peliharaan karena bisa menyaring xilena dan formaldehida.

    5. Tanaman Hias Philodendron

    Philodendron xanaduPhilodendron xanadu Foto: Getty Images/iStockphoto/Jummie

    Tanaman hias Philodendron bisa memberikan kesan elegan pada ruangan dengan detail yang memesona. Daunnya berbentuk hati dengan helaian yang terpisah berwarna hijau memikat. Philodendron bisa tumbuh dalam kondisi intensitas cahaya yang rendah.

    Keuntungan lainnya, kamu tidak perlu repot saat merawatnya. Tanaman ini cocoknya diletakkan di sudut interior dan jauh dari jangkauan anak-anak. Sebab, Philodendron mengandung kristal kalsium oksalat yang cukup berisiko bagi kesehatan jika terkonsumsi. Meski begitu, tanaman dalam ruangan ini tetap mampu memurnikan udara di dalam rumahmu.

    6. Krisan

    flower of chrysanthemum and woman hand with copyspaceflower of chrysanthemum and woman hand with copyspace Foto: Getty Images/iStockphoto/penyushkin

    Bunga yang biasa ditemukan di pemakaman ini memiliki banyak warna. Meskipun identik dengan duka, tetapi wujud bunga krisan sangat cantik dan cocok untuk dekorasi rumah. Agar tampilannya lebih menarik, kamu bisa memilih warna-warna yang cerah.

    Bunga krisan atau chrysanthemum ini sangat efektif menyingkirkan benzena dan amonia. Bunga ini mekarnya berlangsung sekitar enam minggu. Namun, kamu perlu berhati-hati saat mencium bunga ini atau berada di dekatnya karena dapat menyebabkan iritasi bagi kamu yang punya alergi pada bunga aster, bunga matahari, dan bunga ragweed.

    7. Tanaman Pachira (Money Plant)

    Pohon uang Foto: Getty Images/iStockphoto/OlgaMiltsova

    Money Plant adalah salah satu bunga yang kerap dibawa oleh orang China sebagai ucapan selamat atas rumah baru seseorang. Tanaman ini dipercaya dalam Feng Shui dapat mendatangkan kebaikan dan rezeki. Selain kepercayaan tersebut, tanaman ini bisa memproduksi oksigen pada malam hari sehingga bisa membuat rumah lebih sejuk dan segar.

    Dari segi perawatan, tanaman pachira cukup disiran setiap minggu. Tanaman ini biasanya akan tumbuh agak miring dengan warna daun yang hijau terang. Kamu bisa meletakkannya dalam beragam bentuk vas, seperti botol kecil, mason jar, bahkan botol bekas.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Material Wastafel Dapur yang Bisa Menjadi Pilihan


    Jakarta

    Wastafel dapur merupakan kebutuhan di banyak rumah yang berfungsi sebagai tempat untuk mencuci piring, membilas sayuran, meniriskan pasta, dan banyak lagi.

    Dengan beragamnya aplikasi dan penggunaan, penting untuk selektif dalam memilih material wastafel. Beberapa pilihan material lebih tahan lama, sehingga dapat digunakan dalam waktu yang lama.

    Dilansir dari The Spruce, Minggu (6/10/2024), berikut beberapa pilihan material terbaik untuk wastafel dapur.


    Baja Tahan Karat

    Material ini menjadi material wastafel yang paling umum digunakan. Baja tahan karat terkenal karena ketahanannya terhadap air, daya tahan, goresan, dan juga sering dikenal karena ketahanannya terhadap karat serta sifat antimikroba yang unggul.

    Material baja tahan karat relatif mudah dibersihkan, tahan panas, dan lapisan baja anti karatnya tampak bagus. Material ini merupakan pilihan yang sangat baik untuk hampir semua dapur.

    Kelemahan baja tahan karat sebagai bahan bak cuci piring adalah dapat menimbulkan suara bising saat kamu menjatuhkan piring, panci, wajan, ataupun sendok. Selain hal itu, yang perlu kamu perhatikan adalah noda air.

    Tembaga

    Tembaga bisa menjadi pilihan untuk wastafel dapur kamu. Material tembaga memberikan titik fokus yang menarik yang membantu wastafel menonjol di dapur kamu.

    Penting untuk mempertimbangkan harga tinggi yang terkait dengan wastafel dapur tembaga, serta daya tahan material yang rendah. Meskipun material ini tampak bagus, tembaga rentan terhadap goresan, penyok, dan benturan dari benda tajam.

    Besi Cor Berenamel

    Ketahanan besi cor berenamel menjadikannya pilihan yang sangat baik untuk wastafel dapur. Besi cor adalah material berat yang tidak akan lentur dan penyok, meskipun penting untuk memastikan bahwa kabinet mampu menahan beban wastafel tanpa melengkung.

    Lapisan berenamel pada besi cor tidak berpori dan tahan noda. Hal ini memastikan bahwa besi cor terlindung dari air, karat, dan korosi.

    Resin Akrilik

    Material wastafel resin akrilik biasanya disebut sebagai permukaan padat, meskipun ada beberapa merek yang berbeda. Material ini sensitif dengan panas, rentan terhadap goresan, dan cenderung memiliki masa pakai yang lebih pendek.

    Komposit Kuarsa

    Jika kerentanan resin akrilik permukaan padat atau wastafel dapur berenamel mengkhawatirkan, maka material ini bisa menjadi pilihan yang tepat. Material komposit kuarsa murah tetapi sangat tahan lama.

    Dibuat dengan batu alam dan resin akrilik dalam upaya meniru tampilan dan nuansa wastafel batu alam asli.

    Material ini sangat tahan terhadap panas, serpihan, goresan, dan noda. Material ini membantu meredam suara, dan mudah dibersihkan dengan air dan sabun lembut.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Taruh 6 Tanaman Cantik Ini di Dalam Rumah, Bahaya!


    Jakarta

    Tanaman adalah salah satu elemen penghias rumah yang bagus untuk dekorasi dan baik untuk kesehatan. Terkadang ada penghuni rumah yang sampai membuat taman atau meletakkan tanaman di dalam rumah. Model hunian seperti ini dianjurkan, tetapi kamu perlu tau tidak semua tanaman bisa diletakkan di dalam rumah.

    Hal ini bukan hanya karena menghambat pertumbuhan tanaman. Melainkan ada beberapa tanaman yang justru berbahaya jika berada terlalu dekat dengan manusia dan hewan peliharaan. Entah pada saat dipegang atau tidak sengaja termakan. Maka dari itu, lebih baik tanaman-tanaman ini diletakkan di luar.

    Melansir dari berbagai sumber, Senin (7/10/2024), berikut beberapa tanaman yang tidak bisa diletakkan di dalam rumah.


    1. Bonsai

    bonsai Foto: Getty Images/iStockphoto/TG23

    Menurut situs Bestlife, kamu perlu berhati-hati jika ingin menanam pohon cantik ini di dalam rumah. Pohon yang memiliki bentuk unik dengan bagian atasnya melebar ini banyak diletakkan di dalam rumah karena perlu dirawat dengan telaten agar bentuknya terjaga.

    Namun, pohon Boncai ternyata bisa menyebabkan alergi. Meskipun tidak semua orang akan terdampak, lebih baik mengganti dengan jenis tanaman lain yang lebih aman.

    2. English Ivy

    1474648482 Foto: Getty Images/Jack Holliday

    Situs Realsimple, memasukkan tanaman rambat satu ini sebagai salah satu tanaman yang sebaiknya tidak diletakkan di dalam rumah. Bentuknya yang indah tidak seperti daun biasa membuat tampilannya menarik.Di balik fisiknya, tanaman ini bisa menyebabkan gangguan pencernaan, rasa terbakar atau iritasi di bagian mulut, sulit napas, koma, atau bahkan kematian.

    3. Ponthos

    Tanaman hias sirih gading atau Epipremnum aureum Foto: Getty Images/Crystal Bolin Photography

    Tanaman ini banyak ditemukan di rumah karena perawatannya yang mudah. Meski terlihat cantik, namun tanaman ini bisa berbahaya apabila dimakan oleh kucing karena mengandung kalsium oksalat.

    4. Peace Lily

    Tanaman Hias Peace Lily Foto: iStock

    Tanaman satu ini memiliki daun paling atas berwarna putih dan agak kuncup. Tangkainya lurus dan cukup panjang. Tanaman ini terlihat cantik sehingga saat diletakkan di salah satu sudut ruangan bisa menjadi dekorasi yang indah. Namun, tanaman ini bisa cukup berbahaya apabila dimakan kucing. Sebab, peace lily memiliki kandungan kalsium oksalat yang beracun bagi kucing apabila tertelan atau dimakan.

    5. Palem Sagu

    1084670980 Foto: Getty Images/iStockphoto/Solstizia

    Palem sagu (Cycas revoluta) memiliki tampilan yang elegan, tapi seluruh bagian tanaman ini beracun jika termakan oleh hewan peliharaan. Bagian yang paling beracun adalah bijinya yang bernama cycasin.

    Gejala yang dapat ditimbulkan meliputi gagal hati, tinja berdarah, muntah, pendarahan internal, penyakit kuning, retensi cairan di area perut, dan kematian. Pengobatan harus secepat mungkin dilakukan melihat dari bahaya dan parahnya gejala.

    6. Tanaman Giok

    Ilustrasi Tanaman Hias Giok Foto: Getty Images/iStockphoto/fermate

    Tanaman giok (Crassula ovata) atau yang juga dikenal sebagai jade plant, adalah tanaman sukulen yang ditanam sebab daunnya tebal dan tampilannya kokoh mirip pohon yang memberikan kesan eksotis. Tanaman ini diperkenalkan sebagai tanaman hias beberapa dekade lalu.

    Tanaman Giok ternyata berbahaya jika sampai termakan oleh hewan peliharaan. Gejala yang ditimbulkan umumnya bersifat ringan, meliputi kehilangan nafsu makan, lesu, muntah, dan yang ekstrim adalah detak jantung yang lambat atau kejang-kejang.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Material di Rumah yang Bisa Membunuhmu Pelan-pelan


    Jakarta

    Tanpa sadar, ada beberapa barang rumah tangga yang bisa menjadi penyebab gangguan kesehatan bagi penghuni rumah. Sama halnya dengan kuman atau bakteri, bahan kimia pada benda-benda di rumah bisa menjadi penyebab gangguan kesehatan.

    Meskipun terlihat tidak berbahaya dan mungkin kamu selalu membersihkan barang-barang dengan ekstra, ada beberapa bahan kimia tertentu yang tidak dapat dihindari.

    Ada beberapa barang yang ternyata berbahaya untuk penghuni rumah, seperti yang dilansir dari beberapa sumber. Berikut daftar barang yang sebaiknya dijauhkan atau tidak dipakai di rumah.


    Asbes

    Melansir Instagram resmi @dkijakarta, Minggu (6/10/2024), asbes bisa berbahaya bagi penghuni rumah, hal ini karena serat pada asbes bisa terlepas dan berukuran sangat kecil. Serat asbes berukuran 3 mikrometer atau lebih tipis 1/700 helai rambut.

    Apabila serat asbes terhirup pada manusia, akibatnya serat asbes akan mengendap di paru-paru. Sehingga akan menimbulkan penyakit pada bagian pernafasan.

    Semprotan dan Pengusir Serangga

    Dilansir dari Reader’s Digest, spesialis penyakit menular dan asisten profesor klinis Alexea M. Gaffney-Adams, MD, mengatakan beberapa bahan dalam semprotan pengusir serangga mengandung organofosfat yang dapat ditemukan di dalam pestisida.

    Ditemukan juga herbisida, agen saraf, dan agen kimia. Senyawa-senyawa ini mudah diserap melalui kulit dan terhirup. Apabila terkena manusia, akan mengganggu neurotransmitter yang diperlukan untuk fungsi tubuh yang tepat.

    Ia juga menjelaskan paparan yang berkepanjangan akan menimbulkan penyakit jantung, paru-paru, gangguan memori, refleks yang buruk, serta kanker.

    Peralatan Masak Anti-Lengket

    Adam S. Gropper, MD, ahli radiologi diagnostik dan intervensional, dalam sumber yang sama menjelaskan lapisan anti lengket dapat meleleh saat terlalu panas. Aluminium yang tertelan menyebabkan penyakit alzheimer dan beberapa kanker.

    Jangan menunda apabila terjadi pengelupasan atau noda di peralatan masak kamu. Apabila digunakan, akan menyebabkan hal yang tidak diinginkan.

    Parfum atau Semprotan Tubuh

    Meskipun parfum atau body spray dapat membuat kamu wangi, barang ini mengandung senyawa berbahaya yang dapat merusak permukaan mukosa saluran pernapasan kamu yang halus. Dengan kata lain, kamu mungkin akan batuk dan bersin terus-menerus .

    Kertas Bukti Belanja (Struk)

    Will Bulsiewicz, MD, MSCI, ahli gastroenterologi bersertifikat, mengatakan banyak struk dicetak di atas kertas termal, yang dilapisi dengan lapisan tipis bubuk yang menghasilkan pewarna.

    Serbuk ini mengandung BPA, bahan kimia pengganggu endokrin yang telah dikaitkan dengan kanker payudara, diabetes, dan kelainan hormon pada anak-anak.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Beda IMB dan PBG Lengkap Cara Membuatnya



    Jakarta

    Ketika ingin membangun sebuah bangunan, baik itu gedung atau rumah, diperlukan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Namun, saat ini IMB sudah tidak lagi berlaku dan digantikan oleh Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

    Beberapa waktu lalu, pemerintah sudah resmi mengganti aturan IMB melalui Undang-undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja atau UU Ciptaker. Kini, membangun gedung cukup pakai Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

    Apa Itu PBG?

    PBG diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 16 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-undang Nomor 28 Tahun 2022 tentang Bangunan Gedung. Dalam pasal 11 poin 17 PP itu disebutkan PBG adalah perizinan yang diberikan kepada pemilik Bangunan Gedung untuk membangun baru, mengubah, memperluas, mengurangi, dan/atau merawat Bangunan Gedung sesuai dengan standar teknis Bangunan Gedung.


    PP baru tentang PBG ini lebih fokus pada fungsi dan klasifikasi Bangunan Gedung, Standar Teknis, proses penyelenggaraan bangunan gedung, sanksi administratif, peran masyarakat dan pembinaan.

    Untuk membangun gedung, pihak yang membangun harus mencantumkan fungsi bangunan di dalam PBG. Adapun jenis-jenis fungsinya antara lain fungsi hunian, fungsi keagamaan, fungsi usaha, fungsi sosial dan budaya dan fungsi khusus.

    Melihat ketentuan PP tentang PBG, maka dapat disimpulkan penekanan PBG lebih kepada fungsi bangunannya yang sesuai dengan tata ruang daerah masing-masing. Selama bangunan yang akan dibangun sesuai dengan fungsi yang diajukan dan tak melanggar aturan tata ruang, maka proses konstruksi bisa dimulai tanpa harus mengurus izin ke berbagai instansi terlebih dahulu.

    Hal ini tentunya berbeda dengan IMB yang dulu digunakan. Jika masih menggunakan IMB, maka pihak yang akan membangun gedung harus memiliki izin terlebih dahulu sebelum membangun.

    Syarat Pengajuan PBG

    Dalam catatan detikcom, untuk pengajuan PBG ada beberapa dokumen persyaratan yang perlu dipenuhi, yaitu:

    1. Dokumen Rencana Arsitektur: Data penyedia jasa perencana arsitektur; Konsep rancangan, gambar denah, dan konsep atau denah terkait lainnya.

    2. Dokumen Rencana Utilitas: Perhitungan kebutuhan air bersih, listrik, limbah, sistem proteksi kebakaran; Gambar sistem sanitasi dan rancangan terkait lainnya.

    3. Dokumen Rencana Struktur: Gambar rencana struktur bawah, atas, basement; Perhitungan rencana struktur dengan data penyelidikan tanah (untuk bangunan gedung lebih dari dua lantai).

    4. Dokumen Spesifikasi Teknik Bangunan: Keterangan jenis, tipe, dan karakteristik material yang digunakan secara menyeluruh.

    Prosedur Pembuatan PBG

    Setelah dokumen siap, selanjutnya lakukan pembuatan PBG. Begini langkah-langkahnya:

    1. Buka situs web https://simbg.pu.go.id.

    2. Lakukan pendaftaran dengan membuat akun baru dan melakukan konfirmasi email.

    3. Login jika sudah memiliki akun dan melengkapi data diri pemohon.

    4. Isi formulir terkait dan menyimpan data.

    5. Mulai proses permohonan PBG secara online melalui laman simbg.pu.go.id.

    6. Upload dokumen teknis dan administratif serta memantau akun SIMBG untuk pemberitahuan kelengkapan berkas.

    7. Ikuti konsultasi dengan Tim Profesi Ahli (TPA) bidang Arsitektur, Struktur, dan MEP jika dokumen sudah diverifikasi lengkap.

    8. Perbaiki dokumen sesuai konsultasi dengan TPA.

    9. Menetapkan nilai retribusi daerah dan menerbitkan Surat Ketetapan Retribusi Daerah (SKRD) oleh DPMPTSP atau Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

    10. Pembayaran retribusi daerah oleh pemohon PBG.

    11. Penerbitan Pernyataan Pemenuhan Standar Teknis Bangunan Gedung (Rekomtek).

    12. Penerbitan PBG oleh DPMPTSP setelah proses selesai.

    Itulah pengertian PBG dan cara pengajuannya. Semoga bermanfaat!

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Ya Jenis Colokan Listrik di Setiap Negara Berbeda? Simak Ulasannya


    Jakarta

    Di dunia ini, terdapat berbagai jenis colokan listrik yang digunakan di berbagai negara. Perbedaan tersebut sering membuat orang bingung, terutama saat bepergian ke luar negeri. Apa saja jenis-jenis colokan listrik yang umum dan mengapa lubangnya bisa berbeda-beda?

    Simak pembahasan berikut yang akan mengulas secara detail mengenai jenis-jenis colokan listrik yang paling sering digunakan serta alasan perbedaan desainnya.

    Electric power sockets with different types of plug cord. Vector isolated type C and A, B and L, usb standard ports for devices charging and appliances, electronic equipment connectorsElectric power sockets with different types of plug cord. Vector isolated type C and A, B and L, usb standard ports for devices charging and appliances, electronic equipment connectors Foto: Getty Images/Sensvector

    Tipe A (Amerika Utara, Jepang)

    Colokan tipe A adalah salah satu yang paling umum di Amerika Serikat, Kanada, dan Jepang, colokan ini memiliki dua pin paralel tanpa ground, dan digunakan dalam sistem listrik dengan tegangan 100-127 volt. Karena tidak memiliki ground, colokan ini kurang cocok untuk perangkat yang membutuhkan perlindungan tambahan terhadap lonjakan arus listrik.


    Tipe B (Amerika Utara, Jepang)

    Tipe B mirip dengan tipe A tetapi memiliki pin ketiga sebagai ground, melansir sciencefocus.com, colokan besar yang kita gunakan sekarang berasal dari periode setelah Perang Dunia Kedua. Saat itu, banyak rumah yang perlu dibangun kembali setelah perang.

    Pin ini berfungsi untuk menambah keamanan, terutama pada perangkat yang membutuhkan arus besar seperti komputer atau peralatan rumah tangga. Standar ini juga digunakan di Amerika Utara dan Jepang.

    Tipe C (Eropa, Asia, Amerika Selatan)

    Tipe C dikenal sebagai colokan dua pin bulat dan merupakan salah satu jenis yang paling umum di Eropa, Asia, dan beberapa negara Amerika Selatan, colokan ini kompatibel dengan sistem tegangan 220-240 volt dan tidak memiliki ground. Meskipun umum, tipe C biasanya hanya digunakan pada perangkat berdaya rendah.

    Tipe D (India)

    Colokan listrik tipe D digunakan di India dan beberapa negara lain. Bentuknya terdiri dari tiga pin besar, salah satunya adalah ground, ini dirancang untuk perangkat yang membutuhkan lebih banyak daya dan tegangan tinggi, dengan standar 220-240 volt.

    Tipe E dan F (Eropa Kontinental)

    Colokan tipe E dan F adalah dua pin bulat dengan sistem ground yang berbeda. Tipe E digunakan di Prancis dan Belgia, sementara tipe F banyak digunakan di Jerman dan negara-negara Eropa lainnya, kedua tipe ini bekerja dengan tegangan 220-240 volt dan memiliki fitur grounding yang baik untuk keamanan.

    Tipe G (Inggris, Malaysia)

    Colokan tipe G memiliki tiga pin berbentuk persegi dan merupakan standar di Inggris, Irlandia, Malaysia, dan beberapa negara lain. Sistem ini memiliki ground dan dirancang untuk tegangan tinggi (220-240 volt), membuatnya sangat aman untuk perangkat besar.

    Tipe I (Australia, Selandia Baru, Argentina)

    Tipe I memiliki dua atau tiga pin, dan digunakan di Australia, Selandia Baru, dan Argentina. Colokan ini didesain untuk perangkat yang beroperasi pada 220-240 volt, dan menawarkan opsi dengan atau tanpa ground.

    Tipe L (Italia)

    Colokan tipe L terdiri dari tiga pin bulat, yang biasa digunakan di Italia. Desain ini mendukung tegangan 220-240 volt dan menawarkan proteksi ground yang baik.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Mengapa Warna Kabel Beda-beda? Ternyata Ini Alasannya



    Jakarta

    Dalam dunia kelistrikan, penggunaan kabel sangat penting untuk menghantarkan arus listrik ke berbagai perangkat dan instalasi. Namun, satu hal yang sering menjadi pertanyaan adalah mengapa warna kabel yang digunakan berbeda-beda?

    Berikut adalah pembahasan alasan di balik perbedaan warna kabel serta fungsinya, sehingga kamu dapat lebih memahami sistem kelistrikan di sekitar kamu.


    Identifikasi Fungsional Kabel

    Salah satu alasan utama mengapa kabel memiliki warna yang berbeda adalah untuk membantu identifikasi fungsinya, melansir cables.com, vendor kabel jaringan sering menggunakan warna untuk mempermudah identifikasi jenis dan fungsi koneksi, atau untuk membedakan kabel dan koneksi mereka dari vendor lain.

    Setiap warna kabel menunjukkan fungsi tertentu, yang memudahkan teknisi dalam melakukan instalasi maupun perbaikan, seperti berikut ;

    • Hitam atau Merah: Kabel fase yang menghantarkan arus listrik.
    • Biru: Kabel netral, berfungsi untuk mengembalikan arus listrik ke sumbernya.
    • Hijau atau Kuning-Hijau: Kabel grounding, yang berfungsi untuk mengalirkan arus listrik ke tanah sebagai langkah keselamatan.

    Pentingnya Keamanan

    Menggunakan kabel dengan warna yang berbeda sangat penting untuk keselamatan. Dengan kode warna yang jelas, kemungkinan terjadinya kesalahan saat pemasangan atau perbaikan kabel dapat diminimalkan, kesalahan dalam menghubungkan kabel fasa dan netral, misalnya, dapat berakibat fatal, termasuk risiko kebakaran atau kerusakan pada peralatan listrik.

    Standarisasi Kabel

    Banyak negara memiliki standar warna kabel yang diatur dalam kode listrik, standar ini memastikan bahwa semua instalasi listrik mengikuti pedoman yang sama, sehingga meningkatkan keselamatan dan konsistensi. Di Indonesia, misalnya, Kode Warna Kabel Listrik sudah diatur dalam SNI (Standar Nasional Indonesia)

    Kemudahan Perbaikan dan Pemeliharaan

    Warna kabel yang berbeda juga mempermudah teknisi dalam melakukan perbaikan dan pemeliharaan. Ketika ada masalah dalam sistem kelistrikan, teknisi dapat dengan cepat mengidentifikasi kabel yang perlu diperiksa berdasarkan warna yang terlihat, hal ini sangat menghemat waktu dan usaha dalam proses pemeliharaan.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com