Category Archives: Tips Properti

Tips Atur Keuangan Agar Renovasi Rumah Nggak Berhenti di Tengah Jalan



Jakarta

Saat merenovasi rumah, terkadang bisa saja terhenti di tengah jalan. Ada berbagai hal yang menyebabkan berhentinya proses renovasi, misalnya karena pandemi COVID-19 dan habisnya uang renovasi di tengah jalan.

Hal itu seperti yang terjadi pada Aden ‘Bajaj’ yang kegiatan renovasinya tak kunjung usai.

Perencana Keuangan dari Alliance Advisors Group Indonesia, Andy Nugroho mengatakan agar renovasi rumah berjalan lancar, hal pertama yang harus dilakukan adalah membuat estimasi biaya yang mendekati kenyataannya. Jadi, buat estimasi serinci mungkin, kalau perlu minta bantuan mandor atau kontraktor untuk membuatnya.


“Stick to the plan, artinya ketika kita sudah berkomitmen untuk renovasi ya sudah harus kelar. Kalau kita sudah hitung-hitung budgetnya, misalnya Rp 10 juta, sudah amankan budget itu dalam artian kalau ada kebutuhan yang lain ya jangan ganggu budget ini,” katanya ketika dihubungi detikcom, Senin (14/10/2024).

Selanjutnya, sediakan emergency fund atau dana tambahan di luar estimasi biaya yang sudah dihitung. Emergency fund itu bisa digunakan untuk pengeluaran-pengeluaran tak terduga saat renovasi rumah.

“Perlu bikin space lagi, spare lagi yang lebih besar dari yang diestimasi. Misalnya tadi ada Rp 10 juta, dengan mempertimbangkan hal-hal di luar prediksi kita, ya kita tambahin paling tidak 10-25%,” paparnya.

Sebelumnya, dikutip dari Instagram Rumpi No Secret @rumpi_ttv, Senin (14/10/2024), Aden menuturkan bahwa renovasi rumahnya tersebut sempat terhenti selama 3 tahun karena terjadi Pandemi COVID-19. Ia juga menuturkan, saat ini progres renovasi rumahnya sudah sekitar 50-60% selesai.

“Sudah 50-60%. (Berapa tahun renovasi berjalan?) sempet terhenti karena memang waktu itu pandemi, 3 tahun itu pandemi kita berhenti, baru mulai lagi 1,5 tahun lah,” kata Aden dalam kesempatan tersebut.

Saat renovasi rumahnya, Aden juga bercerita ada pengalaman unik. Ia merenovasi rumah dengan uang hasil syuting yang dilakukannya. Namun, setiap ia menggunakan uang hasil syuting untuk renovasi rumah, kegiatan syutingnya justru berhenti.

“Jadi rumah itu aneh. Bukan aneh, unik lah ya. Jadi kalau kita syuting, dapat duit, kita taruh di rumah itu, syutingnya berhenti. (Syuting) stripping nih, duit kumpul nih, kita bangun, berhenti, syutingannya berhenti. udah abis, shooting lagi, berhenti lagi,” tuturnya.

Untuk menyelesaikan renovasi rumah, Aden pun mencoba cara lainnya yaitu dengan menggunakan biaya dari hasil usahanya menjual kacamata. Hasilnya, renovasi rumah Aden terus berlanjut dengan uang hasil jualan kacamata, bukan hasil syuting.

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Jangan Asal! Ini 7 Tips Pilih Wallpaper-Karpet Lantai untuk Kamar Tidur



Jakarta

Menata kamar tidur bukan hanya soal memilih perabot yang tepat, tetapi juga memperhatikan detail seperti wallpaper dan karpet yang bisa menambah kesan nyaman. Pemilihan wallpaper dinding kamar yang sesuai bisa menghadirkan suasana berbeda di ruang pribadi Anda.

Dari motif hingga warna, semuanya perlu dipertimbangkan agar hasilnya sesuai dengan selera dan gaya desain interior. Selain itu, karpet lantai juga memainkan peran penting dalam menciptakan kenyamanan. Karpet yang tepat tidak hanya mempercantik ruangan, tetapi juga membuat kamar terasa hangat dan nyaman.

7 Tips Memilih Wallpaper Dinding dan Karpet Lantai untuk Kamar Tidur


Agar hasilnya maksimal, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat memilih wallpaper dan karpet untuk kamar tidur Anda. Berikut telah dirangkum 7 tips memilih wallpaper dan karpet lantai untuk kamar tidur.

1. Sesuaikan dengan Ukuran Ruangan

Salah satu hal pertama yang harus diperhatikan saat memilih wallpaper dan karpet adalah ukuran kamar tidur Anda. Jika ruangan berukuran kecil, pilih wallpaper dengan motif yang sederhana dan warna cerah untuk memberi kesan lebih luas. Wallpaper dengan motif besar atau terlalu ramai bisa membuat ruangan terasa sesak.

Begitu pula dengan karpet, untuk ruangan kecil sebaiknya pilih karpet berukuran kecil atau medium yang tidak menutupi seluruh lantai. Karpet dengan warna netral atau pola minimalis akan membantu membuat kamar terasa lebih lega.

2. Pilih Warna yang Tepat

Warna wallpaper dan karpet harus selaras dengan tema warna keseluruhan kamar. Jika kamar tidur Anda memiliki furnitur dengan warna netral, Anda bisa bermain dengan wallpaper yang memiliki warna lebih mencolok atau bermotif. Namun, jika kamar Anda sudah penuh warna, sebaiknya pilih wallpaper dengan warna kalem.

Begitu juga dengan karpet lantai. Karpet dengan warna senada atau kontras dengan dinding bisa memberikan tampilan yang harmonis atau dinamis, tergantung preferensi Anda. Pilihan warna yang tepat akan membuat kamar tidur terasa lebih nyaman dan menyenangkan.

3. Perhatikan Material Wallpaper dan Karpet

Material wallpaper dan karpet sangat penting, terutama untuk kamar tidur. Pilih wallpaper yang mudah dibersihkan dan tahan lama. Ada beberapa material wallpaper yang tahan air, sehingga lebih mudah dirawat dan dibersihkan dari debu atau kotoran.

Untuk karpet, pastikan memilih material yang lembut dan nyaman untuk dipijak. Karpet berbahan wol atau katun biasanya lebih nyaman untuk kamar tidur karena teksturnya yang lembut dan hangat di kaki.

4. Pertimbangkan Kebutuhan Perawatan

Kamar tidur adalah tempat di mana Anda ingin merasa rileks. Jadi pastikan Anda tidak memilih wallpaper dan karpet yang membutuhkan perawatan ekstra. Wallpaper yang mudah dibersihkan sangat disarankan, terutama jika Anda memiliki anak kecil atau hewan peliharaan di rumah.

Karpet juga perlu dipilih berdasarkan kemudahan perawatannya. Karpet berbahan sintetis biasanya lebih mudah dibersihkan dan tahan terhadap noda, sementara karpet berbahan alami seperti wol mungkin memerlukan perawatan khusus.

5. Pilih Motif yang Menenangkan

Untuk kamar tidur, sebaiknya pilih motif wallpaper dan karpet yang menenangkan agar suasana tidur menjadi lebih nyaman. Motif yang terlalu ramai atau mencolok bisa membuat ruangan terasa berlebihan dan mengganggu waktu istirahat Anda.

Motif floral atau geometris dengan warna lembut biasanya menjadi pilihan yang baik untuk wallpaper kamar tidur. Sementara untuk karpet, pilih yang bermotif sederhana atau polos agar tidak bertabrakan dengan motif wallpaper.

6. Sesuaikan dengan Gaya Interior

Gaya interior kamar tidur juga harus menjadi pertimbangan utama. Jika kamar tidur Anda bergaya minimalis, pilih wallpaper dengan motif yang simpel dan karpet yang tidak terlalu tebal. Untuk kamar bergaya klasik, wallpaper dengan motif bunga atau ornamen elegan bisa menjadi pilihan yang sempurna.

Sesuaikan karpet dengan gaya interior tersebut. Karpet berbulu tebal cocok untuk kamar tidur bergaya klasik, sementara karpet tipis dengan pola sederhana cocok untuk kamar bergaya modern atau minimalis.

7. Perhatikan Anggaran

Meskipun wallpaper dan karpet bisa mempercantik kamar tidur, jangan lupa untuk tetap menyesuaikan dengan anggaran. Pilih wallpaper dan karpet yang berkualitas, tetapi tetap dalam batas anggaran yang Anda tetapkan. Tidak perlu selalu memilih yang paling mahal untuk mendapatkan hasil yang memuaskan.

Ada banyak pilihan wallpaper dan karpet berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau. Yang penting adalah kualitas dan kesesuaiannya dengan kebutuhan Anda, bukan harga yang terlalu tinggi.

Beli Wallpaper dan Karpet di Decorindo Perkasa

Jika Anda sedang mencari wallpaper dan karpet lantai untuk mempercantik kamar tidur, Decorindo Perkasa adalah tempat yang tepat. Decorindo Perkasa menyediakan beragam pilihan wallpaper dengan motif dan warna yang bisa disesuaikan dengan gaya interior kamar. Selain itu, pilihan karpet yang nyaman dan berkualitas tinggi juga tersedia untuk melengkapi tampilan kamar tidur impian Anda.

Anda bisa mengunjungi toko offline Decorindo Perkasa di Jl Dewi Sartika no 306A Cawang, Jakarta Timur, untuk melihat langsung koleksi wallpaper dan karpet yang tersedia. Jika tidak sempat datang ke toko, Anda juga bisa mengunjungi situs resmi mereka di decorindoperkasa.com untuk melihat katalog produk dan melakukan pembelian secara online dengan mudah.

Memilih wallpaper dinding dan karpet lantai untuk kamar tidur memang tidak bisa asal-asalan. Berkat mempertimbangkan beberapa tips di atas, Anda bisa mendapatkan kamar tidur yang nyaman, indah, dan sesuai dengan selera. Mulai dari ukuran, warna, hingga material, semua faktor ini perlu diperhatikan agar hasilnya maksimal.

Jangan ragu untuk membeli wallpaper dan karpet di Decorindo Perkasa. Hadir dengan banyaknya pilihan dan kualitas yang terjamin, Anda bisa menemukan produk yang sesuai dengan kebutuhan kamar tidur Anda!

(Content Promotion/Decorindo Perkasa)



Sumber : www.detik.com

Bikin Sempit, Hindari Simpan 6 Barang Ini di Lemari Pakaian


Jakarta

Menata lemari bukanlah tugas mudah, seringkali saat menata barang justru membuat lemari pakaian menjadi semakin kacau. Hal ini biasanya terjadi karena banyak yang tidak mengetahui cara menata lemari yang tepat dan barang apa yang harus disimpan.

Agar ruang penyimpanan di lemari cukup untuk menyimpan banyak barang, kamu perlu mengosongkan ruang. Maka, baranga-barang yang tidak diperlukan harus disingkirkan. Cara ini juga disebut dengan Declutter. Dengan mulai menerapkan sistem penyimpanan seperti ini, lemari dapat lebih mudah untuk tetap rapi.

Melansir Homes&Gardens, Selasa (15/10/2024), berikut beberapa barang yang seharusnya tidak disimpan di lemari pakaian kamu.


1. Sprei dan Handuk

Jika kamu ingin menjadikan lemari hanya sebagai lemari pakaian, maka kamu harus memindahkan semua sprei dan handuk kamu.

Apabila ditumpuk, sprei dan handuk memakai banyak ruang dan juga berat saat dipindahkan. Salah satu solusi adalah dengan memanfaatkan solusi penyimpanan lain di kamar kamu.

2. Pakaian yang Sudah Tidak Dipakai

Jika kamu menyimpan pakaian yang sudah tidak dipakai, keluarkan pakaian dan simpan di tempat lain atau bisa kamu sumbangkan.

Pisahkan pakaian-pakaian ini ke dalam tumpukan yang dapat disimpan dan disumbangkan. Ini akan menciptakan ruang yang sangat dibutuhkan untuk barang-barang kamu yang lain.

3. Barang Berharga

Barang lain yang perlu kamu lindungi dari kerusakan adalah barang berharga kamu. Daripada membiarkannya hilang di dalam lemari, disarankan untuk menyimpan di tempat yang lebih aman dengan dokumen penting di brankas.

4. Peralatan Olahraga

Jika kamu adalah seseorang yang suka dalam berolahraga, mungkin kamu memiliki peralatan olahraga yang besar. Meskipun terlihat mudah dalam menyimpannya, peralatan olahraga seringkali memakan terlalu banyak ruang.

Letakkan perlengkapan kamu di area tertentu seperti bagasi atau tas ransel sehingga semuanya siap diambill saat kamu membutuhkannya.

5. Barang Dekorasi

Jangan menyimpan barang dekorasi di lemari kamu, hal ini akan membuat lemari menjadi berantakan dan terlihat penuh. Simpan barang dekorasi di area garasi atau loteng sehingga tidak terlihat berantakan.

6. Koper

Koper adalah barang yang cukup besar dan akan memenuhi lemari apabila kamu menyimpannya di lemari pakaian kamu. Simpanlah di area lain, seperti garasi atau di bawah tempat tidur.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

5 Cara Pilih Karpet yang Cocok untuk Tangga Rumah


Jakarta

Memilih karpet terbaik untuk tangga bisa sulit karena karpet harus memiliki ketahanan dan ketebalan yang sesuai agar berfungsi dengan baik. Karpet juga harus terlihat bagus saat dipotong, dililitkan, dan diselipkan di sekitar tepi anak tangga dan tiang pagar.

Jika kamu memiliki tangga yang sering dilewati atau memiliki anak kecil di rumah, disarankan untuk memasang karpet pada tangga di rumah kamu.

Melansir The Spruce, Selasa (15/10/2024), berikut cara memilih karpet dan metode pemasangan untuk tangga rumah kamu.


Cara Memilih Karpet untuk Tangga

1. Pilih Bahan yang Tepat

Dampak dari berjalan di tangga lebih besar daripada di permukaan datar karena adanya gaya gravitasi tambahan saat kamu menuruni tangga. Oleh karena itu, mempertimbangkan kualitas dan daya tahan bahan karpet. Pastikan juga permukaan karpet tetap rendah.

Untuk tangga, kamu bisa coba pakai karpet nilon sintetis yang dipotong dengan permukaan yang rendah, sehingga menawarkan stabilitas optimal.

2. Pertimbangkan Ketebalan

Ketebalan karpet merupakan faktor penting dalam kesesuaian karpet untuk tangga. Karpet tebal dengan permukaan yang tinggi mungkin ideal untuk kamar tidur, tetapi terlalu tebal untuk tangga.

Karpet yang terlalu tebal dapat membahayakan keselamatan karena saat melilit ujung depan tangga. Karpet tersebut berfungsi sebagai jalan menurun untuk kaki kamu. Tanpa permukaan yang kuat untuk menopang kaki, kamu berisiko untuk terjatuh.

3. Ketahanan

Ada perbedaan antara noda dan kotoran, meskipun tumpahan cenderung lebih sering terjadi pada karpet ruang keluarga daripada di tangga. Tetap penting untuk mencari karpet dengan kualitas tahan kotoran untuk tangga kamu.

4. Gaya dan Penampilan

Meskipun gaya karpet apapun dapat digunakan di tangga, ada baiknya untuk mempertimbangkan bagaimana tampilan karpet saat dililitkan di tepi tapak atau menyambung jahitan di sekitar tiang.

Pertimbangkan juga pola pada karpet dan bagaimana tampilannya saat dipasang. Pola karpet harus diletakkan secara vertikal, jangan pernah horizontal di tangga demi alasan estetika dan performa.

5. Pilihan Metode Memasang Karpet

Metode Waterfall

Tangga dengan karpetTangga dengan karpet Foto: Getty Images/iStockphoto/Elena Sgarabotto

Dilakukan dengan menekuk karpet di tepi tangga dan membiarkannya jatuh lurus ke bawah hingga sejajar dengan anak tangga berikutnya.

Ini adalah cara yang mudah dan cepat untuk memasang karpet dan karena alasan ini banyak pembangunan rumah menggunakan metode ini.

Metode French Cap

Karpet Tangga Hollywood/French CapKarpet Tangga Hollywood/French Cap Foto: The Spruce / Meg MacDonald

Disebut juga gaya Hollywood adalah tampilan tangga yang mewah dan dirancang khusus. Pemasang membungkus karpet dengan erat di sekeliling tepi setiap anak tangga, lalu menyelipkan dan menjepitnya di bawah bibir tangga, menyesuaikan bentuk anak tangga.

Metode ini membutuhkan lebih banyak waktu dan keterampilan dari pihak pemasang. Pelat tangga juga dapat dipasang dengan metode French cap untuk menonjolkan ujung tangga.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Ingat Ya! Ini 6 Poin Penting yang Harus Diperhatikan Saat Bangun Rumah


Jakarta

Saat hendak membangun rumah, banyak hal yang perlu dipersiapkan. Sebab, membangun rumah membutuhkan biaya yang besar, waktu yang lama, dan banyak pertimbangan di dalamnya. Apalagi jika rumah tersebut dibangun bersama dengan pasangan, pasti ada 2 pendapat yang perlu dipertimbangkan.

Dengan perencanaan yang matang ini, kamu bisa membangun rumah dengan lancar dan sesuai target. Apabila tidak ada persiapan sejak awal, banyak risiko yang timbul, mulai dari ditipu oleh kontraktor atau pemilik lahan, biaya pembangunan rumah membengkak, hingga lelah emosional karena menghadapi banyak masalah.

Untuk menghindari risiko saat pembangunan rumah, persiapan yang harus kamu lakukan minimal memperhatikan hal-hal mendasar, salah satunya soal lokasi rumah. Dilansir situs Well by Design, Selasa (15/10/2024), berikut deretan poin penting yang tidak boleh dilewatkan ketika membangun rumah.


1. Lokasi

Lokasi adalah poin penting saat kamu ingin membangun rumah. Salah pilih lokasi kamu, ke depannya bisa jadi sulit. Sebagai contoh memilih rumah jauh dari transportasi umum atau rumah sakit. Saat keadaan darurat kamu perlu waktu untuk sampai ke pusat kota atau rumah saki tadi. Selain itu, apakah lokasi rumah kamu keamanannya terjaga atau minimal airnya bersih.

Maka dari itu, saat mencari lokasi rumah yang cocok, kamu harus lakukan penelusuran sejarah dari kawasan yang ingin dibangun untuk memastikan tidak ada masalah. Selain itu, cari tahu juga tentang perairan sekitar dan saluran air agar terhindar dari memilih area yang rawan banjir.

2. Luas dan Tata Letak Lahan

Penting pada saat mencari rumah dilakukan secara langsung. Kamu bisa melihat langsung luas lahan dan lokasinya. Jika hanya melihat dari selebaran iklan, kamu tidak akan mendapat gambaran jelas. Selain itu, pada saat ingin membeli lahan pastikan bukan tanah sengketa dan bisa langsung balik nama lahan. Jika terjadi bencana atau pembebasan lahan, kamu dengan mudah mengajukan ganti rugi.

Dengan melihat langsung luas lahan, kamu bisa membayangkan bagaimana desain dalam rumah tersebut. Mulai dari berapa ruangan yang bisa ditampung serta luasnya. Jika luas, kamu bisa meminta ditambahkan ruangan hiburan seperti gazebo, kebun, atau kolam renang di halaman luar.

3. Tinggi Ruangan

Tinggi ruangan diukur dari lantai sampai plafon rumah. Tinggi ruangan atau langit-langit rumah tidak kalah penting karena ini akan mempengaruhi sirkulasi udara di rumah. Semakin tinggi plafon ruangan maka, akan terasa lapang dan sejuk ruangan tersebut. Untuk bagian ini, jangan lupa berkonsultasi dengan arsitek ataupun desainer agar tinggi ruangan sesuai dengan kebutuhan.

4. Material

Sudah jadi rahasia umum, apabila kamu memilih barang yang lebih bagus, maka harganya akan semakin mahal. Namun, pada saat membangun rumah, bukan hanya kualitas yang diperhatikan, tetapi dampaknya pula. Saat ini banyak rumah dibangun dengan material bekas, harganya murah tetapi tetap kokoh, kuat, dan tahan lama.

Selain itu, material juga sudah beragam saat ini, kamu bisa mendapat banyak pilihan. Kamu bisa minta saran dari desainer interior dan arsitek saat memilih material rumah.

5. Penempatan Kabel dan Stopkontak

Aliran listrik adalah salah satu detail yang harus dipahami oleh pemilik rumah. Kamu harus tau dimana saja listrik terletak di dalam rumah. Lalu untuk stop kontak kamu perlu pertimbangkan lokasi yang tepat. Idealnya 90 cm dari lantai.

Rumah yang nyaman dan fungsional tentunya membutuhkan banyak stopkontak yang ditempatkan pada lokasi yang strategis. Selain itu, penempatan kabel perlu dibuat agar tampak rapi dan tidak berserakan di mana-mana.

6. Pencahayaan Lampu dan Matahari

Lampu adalah komponen penting di rumah. Tanpa pencahayaan, rumah sama saja seperti rumah terbengkalai. Pencahayaan bukan hanya dari lampu, melainkan dari ventilasi atau jendela di rumah. Maka dari itu, posisi jendela di rumah juga sama pentingnya.

Mungkin Anda menginginkan cahaya matahari pagi di dapur, sedangkan di ruang kerja pada sore hari. Semua itu bisa direncanakan sebelum membangun rumah.

7. Ruang Penyimpanan

Kamu pasti ingin rumah dibuat lega dan banyak ruang bergerak. Maka dari itu, kamu memerlukan ruang penyimpanan yang cukup agar rumah selalu rapih dan tidak banyak barang di luar rumah.

Rencanakan ruang penyimpanan dalam rumah serta mempersiapkan lebih banyak ruang. Pastikan setiap barang nantinya memiliki tempat penyimpanan khusus. Ruang penyimpanan bisa berupa lemari dan laci. Adapun laci menjadi yang tempat penyimpanan paling praktis untuk mengatur barang-barang, terutama di dapur.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Segera Periksa! Ini 6 Tempat Persembunyian Ular di Rumah


Jakarta

Memikirkan ular masuk ke dalam rumah bisa membuat penghuni rumah bergidik ngeri. Namun, hal itu bisa saja terjadi terlebih saat musim hujan tiba.

Biasanya ular masuk ke rumah untuk mencari makanan dan air. Banyak tempat yang biasanya digunakan ular untuk bersembunyi di dalam rumah.

Dengan mengetahui tempat persembunyian ular di dalam rumah, hal ini akan membuat kamu berhati-hati terhadap resiko yang akan datang.


Melansir Pest Pointers, Selasa (15/10/2024), berikut beberapa tempat yang biasa digunakan ular untuk bersembunyi di dalam rumah.

Ruang Bawah Tanah atau Gudang

Jika kamu tinggal di daerah yang banyak ularnya dan memiliki ruang bawah tanah atau gudang, ada kemungkinan besar kamu akan menemukan satu atau dua ular berkeliaran di sana.

Ular senang berkeliaran di ruang bawah tanah karena suasananya tenang, sejuk, dan lembap. Biasanya mudah bagi mereka masuk ke dalam, dan mereka hampir selalu dapat menemukan sesuatu yang biasa dimakan seperti tikus.

Ular membutuhkan panas untuk menghasilkan energi. Tanpa energi, mereka tidak dapat bergerak, berburu, mencerna makanan, dan menjalankan fungsi tubuh yang penting.

Sekitar Pipa

Ular dapat dan akan masuk ke dalam rumah untuk mencari kehangatan dan mereka sering menemukan kehangatan ini di sekitar tangki dan pipa air panas. Saat mereka kedinginan, ular perlu mencari tempat hangat untuk menaikkan suhu tubuh mereka.

Ular mungkin bersembunyi di bawah atau di sudut-sudut sekitar pipa atau biasanya mereka melingkari berbagi pipa di rumah kamu.

Ruang Cuci di Rumah

Sebagian besar spesies ular membutuhkan kelembapan agar tetap sehat dan mencegah dehidrasi. Karena ruang cuci seringkali merupakan ruangan paling lembap di rumah, masuk akal jika ular bersembunyi di sana.

Ular yang tidak terpapar tingkat kelembapan yang tepat dapat mengalami masalah pergantian kulit. Untuk membantu mencegah hal ini, ular sering kali bersembunyi di tempat yang lembap untuk mempersiapkan diri berganti kulit.

Dapur Rumah

Dapur adalah salah satu ruangan terpenting di rumah, tempat orang dapat bersantai dan menghabiskan waktu untuk memasak bersama keluarga.

Ular merayap ke dapur untuk mengambil air untuk makanan dan sering bersembunyi di dapur dan di bawah atau di belakang berbagai peralatan memasak. Mereka tertarik ke dapur karena dapur menyediakan makanan, air, dan tempat berteduh.

Dari berbagai ruangan di rumah, dapur adalah yang paling rentan terhadap serangan tikus atau serangga karena makanan dan sampah paling sering ditemukan di dapur.

Dekat Sumber Air

Banyak spesies ular yang membutuhkan air. Meskipun mereka mendapatkan sebagian cairan dari makanan yang mereka makan, sebagian besar spesies ular perlu minum air selama proses dehidrasi.

Toilet Rumah

Banyak kasus ditemukan ular yang muncul di toilet rumah, biasanya hal itu terjadi karena ular masuk ke dalam pipa untuk mencari air dan mengikuti pipa tersebut sampai ke toilet kamar mandi rumah.

Itulah bagian-bagian yang bisa jadi tempat persembunyian ular.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

3 Cara Menentukan AC Sesuai Ukuran Ruangan



Jakarta

Menentukan ukuran AC yang tepat merupakan faktor yang krusial. Namun, ukuran AC tidak terlalu berkaitan dengan seberapa banyak ruang yang ditempati unit tersebut tetapi lebih berkaitan dengan daya pendinginan yang disediakan.

AC yang terlalu kecil untuk ruangan kamu harus bekerja ekstra keras untuk mendinginkan ruang secara efektif. Penggunaan yang berlebih ini menyebabkan kerusakan yang parah pada sistem.

Unit yang terlalu besar juga tidak efisien, unit lebih ini lebih mahal untuk dibeli dan akan mendinginkan ruangan terlalu cepat. AC yang mendinginkan terlalu cepat tidak akan mampu menghilangkan kelembapan dari dunia.


Melansir Architectural Digest, Selasa (15/10/2024), berikut cara menghitung ukuran AC untuk rumah kamu bergantung pada seberapa banyak luas persegi yang perlu didinginkan.

1. Hitung Luas Ruangan

Luas persegi tetap menjadi faktor penentu terbesar dalam ukuran unit AC yang optimal. Untuk AC sentral, kamu perlu mengukur luas persegi setiap ruangan di rumah kamu. Kalikan panjang setiap ruangan dengan lebarnya.

Setelah memperoleh semua perhitungan, jumlahkan untuk memperoleh luas persegi interior rumah kamu. Jika kamu membeli unit AC jendela untuk satu ruangan, kamu perlu mengukur panjang dan lebar ruangan dan mengalikan angka-angka tersebut.

2. Tentukan Kapasitas Pendinginan yang Dibutuhkan

Karena ukuran AC ditentukan oleh kapasitas pendinginan, bukan ukuran fisik unik. Kamu perlu menggunakan luas persegi untuk menghitung kapasitas pendinginan yang kamu perlukan.

Kapasitas pendinginan AC dihitung menggunakan pengukuran yang disebut BTU atau British Thermal Units.

Aturan umumnya adalah bahwa AC membutuhkan 20 BTU untuk mendinginkan setiap kaki persegi ruang hunian. Untuk menentukan kapasitas pendinginan yang dibutuhkan, kalikan luas persegi yang kamu hitung dengan 20.

3. Lakukan Penyesuaian

Karena setiap rumah berbeda, faktor lain dapat mempengaruhi beban pendinginan. Faktor-faktor ini dapat membuat rumah lebih mudah atau lebih sulit didinginkan. Misalnya, iklim yang lebih dingin dan tingkat kelembapannya lebih rendah memerlukan upaya pendinginan.

Disarankan untuk ruangan yang secara teratur ditempati lebih dari dua orang, tambahkan 600 BTU untuk setiap orang tambahan, tingkatkan kapasitas untuk ruangan yang sangat cerah sebesar 10%.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Wajib Tahu! Ini Cara Mencegah Ular Masuk ke Pekarangan Rumah


Jakarta

Ular memangsa hewan pengerat dan serangga yang merupakan penting dari ekosistem. Ular menjadi hewan yang sangat ditakutkan apabila masuk ke pekarangan rumah, karena akan sangat berbahaya jika terkena gigit terutama ular yang berbisa.

Cara terbaik mencegah ular masuk ke rumah adalah dengan menggunakan kombinasi berbagai teknik, mulai dari membuat halaman tidak ramah bagi ular hingga memasang pagar anti-ular dan menutup rapat rumah.

Melansir The Spruce, Selasa (15/10/2024), berikut beberapa cara mengusir dan mencegah ular masuk ke pekarangan rumah.


Jaga Halaman Tetap Kering

Jauhkan air berlebih dari halaman kamu, cari tahu metode drainase halaman untuk mengalirkan air yang menggenang dan pindahkan air selokan yang terkuras ke luar rumah.

Ular cukup tertarik pada air, mereka membutuhkan air untuk bertahan hidup. Selain itu, kelebihan air membuat rumput tumbuh subur sehingga menarik dan menjadi tempat berlindung ular.

Pangkas Rumput dan Dedaunan

Potong rumput secara berkala agar rumput tetap rendah, pangkas semak-semak agar tidak terlalu dekat dengan rumah, dan potong cabang-cabang pohon yang rendah.

Ular bergantung pada rumput tinggi dan dedaunan lebat untuk bersembunyi. Ular cenderung tidak pergi ke area yang terbuka dan area yang ditumbuhi tanaman liar juga menghalangi mereka untuk terlihat.

Hindari Tumpukan

Pindahkan tumpukan kayu bakar jauh dari rumah dan juga singkirkan tumpukan batu. Ular tertarik pada tempat-tempat yang kecil dan teduh. Memindahkan atau menghancurkan tempat yang dapat dijadikan sarangnya sehingga memaksa mereka mencari tempat lain.

Pasang Pagar Khusus

Buat batas khusus di sekeliling properti kamu untuk mencegah ular masuk. Gunakan kawat seperempat inci, tinggi 48 inci dan dipancang setiap enam kaki. Miringkan kawat 30 derajat ke arah luar.

Pasang Perangkap Lengket

Tempatkan perangkap lem lengket di sepanjang dinding atau di sudut-sudut sebagai garis pertahanan terakhir agar ular tidak masuk ke dalam rumah. Ular akan terjerat dalam perangkap dan menghambat pergerakannya.

Untuk melepaskan ular secara manusiawi, pindahkan ular dan perangkap yang terpasang ke habitat yang cocok jauh dari rumah kamu dan tuangkan minyak sayur ke perangkap untuk melepaskan ular dari perangkap.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com

Masuk Musim Hujan, Ini 3 Alat yang Ampuh Cegah Pagar Besi Berkarat


Jakarta

Besi dikenal sebagai salah satu jenis material yang mudah berkarat. Pemicunya biasanya karena air atau lingkungan yang lembap. Mengingat akhir-akhir ini beberapa wilayah sering diguyur hujan deras, kamu perlu melindungi barang di rumah dari karat, seperti pagar besi.

Pagar adalah penutup akses masuk ke rumah agar lebih aman, tertutup, dan rapih bila dilihat dari luar. Biasanya material yang sering digunakan adalah besi. Sebab, besi cukup tahan lama, harganya lebih terjangkau, dan mudah diolah. Di satu sisi, memang ada kekurangannya yakni pagar besi mudah berkarat.

Agar pagar besi bisa lebih tahan lama dan tidak mudah berkarat kamu perlu mencegahnya dan merawatnya. Mengutip Aberdeen Gate, Rabu (16/10/2024), kamu bisa memakai 3 alat ini untuk mengatasi masalah karat pada pagar besi.


1. Sikat Kawat, Kikir, Bor Listrik

Sikat kawat dan kikir dapat digunakan untuk pagar besi yang permukaannya menunjukkan tanda-tanda mengelupas. Apabila sudah seperti itu, kamu perlu mengikisnya dahulu baru ditutupi dengan cat atau lapisan yang baru.

Sementara itu, roda kawat yang dipasang pada mata bor juga dapat mengampelas, mengikis area yang sulit dijangkau. Lalu, ada sandblaster yang dapat digunakan untuk menghilangkan pembentukan karat.

2. Kuas Pembersih Lubang

Untuk area pagar besi yang sudah terlihat berkarat dan lebih sulit dibersihkan, kamu bisa menggunakan cairan kimia seperti asam fosfat. Dalam 24 jam, karat tersebut akan berubah menjadi serpihan hitam.

Serpihan ini dapat dengan mudah dihilangkan dengan sikat pembersih. Jangan lupa untuk memakai masker debu untuk mencegah kamu menghirup uap cat yang mungkin mengandung timbal.

3. Kuas Cat

Tahap selanjutnya adalah memberikan cat primer berbahan dasar minyak pada pagar besi yang telah dibersihkan. Tahap ini untuk melindungi besi dari reaksi karat setelah ini. Pastikan kamu memakai sarung tangan dan penutup mulut dan hidung saat mengecat. Setelah cat primer benar-benar kering, gunakan kuas cat baru untuk mengaplikasikan cat logam berbahan dasar minyak.

Sebagai catatan tambahan, jangan gunakan cat eksterior dinding untuk gerbang besi karena produk jenis ini tidak mengandung komponen penghambat karat yang diperlukan seperti cat DTM (direct-to-metal).

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

Cara Memilih Lokasi Tanah yang Baik dan Menguntungkan Menurut Adat Jawa


Jakarta

Masyarakat Jawa masih banyak yang memegang adat dalam mencari lokasi tanah untuk dipakai sebagai tempat tinggal. Selain perhitungan hari baik, lokasi tanah juga bisa diyakini menentukan baik-buruknya kehidupannya nanti.

Lokasi tanah yang baik dianggap memberi keberuntungan. Sebaliknya, lokasi tanah yang buruk akan memberi kesialan. Namun ada juga cara-cara untuk mencegah keburukan itu.

Di bawah ini akan kita ulas bagaimana mengetahui lokasi tanah yang baik dan buruk menurut adat Jawa.


Tanah yang Baik dan Menguntungkan untuk Tempat Tinggal

Menurut HJ Wibowo dan Emiliana Sadilah yang dikutip Asti Musman dalam buku Filosofi Rumah Jawa, berikut ini lokasi tanah yang dianggap baik dan membawa keberuntungan:

1. Tanah yang Miring ke Timur

Tanah yang letaknya miring ke timur disebut tanah manikmaya atau baya sangar. Lokasi ini dipercaya bisa memberikan banyak rezeki bagi penghuninya. Selain itu, lokasi ini menyehatkan jasmani,rohani, dan memberikan ketenteraman.

2. Tanah yang Membujur ke Utara dan Selatan

Tanah dengan posisi membujur ke utara atau ke selatan disebut sebagai tanah darmalangit. Lokasi ini diyakini bisa menguntungkan bila didirikan bangunan rumah, karena akan mendatangkan kekayaan.

3. Tanah di Antara Bukit

Tanah yang berada di antara bukit atau gunung disebut sebagai tanah sangsang buwono atau kawula katubing kala. Jika didirikan rumah di atas tanah ini, maka akan disukai oleh tetangga, terhindar dari berbagai pertengkaran, serta dipercaya perkataannya.

4. Tanah yang Miring ke Utara

Tanah yang letaknya miring ke utara disebut tanah indraprastha, telaga ngayuda dan bathara. Rumah di atas tanah ini bisa mendatangkan kreativitas bagi penghuninya, banyak muncul ide yang bisa terlaksana. Akan lebih baik jika di sebelah utara tanah ini terdapat gunung atau bukit.

5. Tanah Miring ke Timur dan Sisi Utara-Selatannya Terdapat Bukit

Tanah yang miring ke timur serta sisi utara dan selatannya terdapat bukit atau gunung disebut sebagai tanah arjuna. Penghuninya dipercaya akan mendapat banyak keuntungan dan disegani tetangga.

6. Tanah di Atas Jurang

Tanah yang letaknya berada di atas jurang disebut bumi langupulawa. Tanah ini baik jika digunakan untuk tempat tinggal, terutama jika penghuninya senang berolah rohani atau kebatinan.

7. Tanah di Antara Lembah dan Diapit Sumber Air

Tanah yang berada di antara lembah dan diapit sumber air disebut sri mangempel. Tanah ini sangat subur jika ditanami banyak tanaman pangan dan akan mendatangkan rezeki bagi penghuninya.

8. Tanah yang Sisi Baratnya Lebih Tinggi daripada Sisi Timur

Tanah yang jika sisi baratnya lebih tinggi daripada sisi timur disebut tanah sri nugraha. Tanah ini bagus jika dibangun rumah, penghuninya diyakini akan cepat naik pangkat.

9. Tanah yang Bagian Tengahnya Agak Tinggi dari Sekelilingnya

Tanah yang bagian tengahnya agak tinggi dari ranah sekelilingnya disebut sebagai tanah endragana. Jika digunakan sebagai tempat tinggal maka dipercaya akan memberikan keselamatan bagi penghuninya.

10. Tanah yang Utaranya Tidak Rata

Tanah yang sisi utaranya tidak rata disebut tanah wisnu manitis. Penghuninya akan mendapatkan kekayaan jika tinggal di lokasi itu.

Tanah yang Buruk dan Merugikan untuk Tempat Tinggal

Selain tanah yang baik, ada juga tanah yang buruk untuk ditinggali karena dipercaya membawa kesialan atau keburukan. Namun ada juga cara untuk mencegah keburukan itu. Tanah ini antara lain:

1. Tanah yang Dikelilingi Air

Tanah yang dikelilingi air disebut tanah sigar penjalin. Lokasi ini buruk karena penghuninya akan kerap cekcok. Untuk bisa menghilangkan sifat buruk ini, maka bisa dengan menanam air di tengah tanah itu.

2. Tanah Bekas Kuburan atau Dikelilingi Kuburan

Tanah bekas kuburan atau dikelilingi kuburan disebut dhandhang kukulangan. Penghuninya dipercaya akan memiliki psikologis buruk, misalnya selalu murung, bahkan berpenyakit.

3. Tanah yang Miring ke Barat

Tanah yang letaknya miring ke barat disebut tanah sri sasadana. Tanah di lokasi ini akan membuat penghuninya tidak tenteram menempati rumahnya, kerap cekcok dan menimbulkan permusuhan. Jika ingin menanggulangi efek buruknya, dapat ditanami pohon pisang klutuk di sebelah timurnya.

4. Tanah yang Miring ke Selatan

Tanah yang miring ke selatan tidak baik jika didirikan rumah, karena bisa menimbulkan kemelaratan, bahkan menimbulkan kematian. Untuk menolaknya, tanamlah bara api di bagian tengahnya dan dengan membaca A-Fatihah dan Al-Ikhlas.

5. Tanah Sisi Timurnya Lebih Tinggi Daripada Barat

Tanah yang sisi timurnya lebih tinggi daripada sisi baratnya disebut kalawisa. Rumah yang dibangun di sini akan menimbulkan banyak bencana dan penyakit bagi penghuninya.

6. Tanah yang di Baratnya Ada Bukit

Tanah yang di sisi baratnya terdapat bukit atau gunung disebut dengan tanah asu ngelak. Tanah ini tidak baik didirikan rumah karena akan menimbulkan cekcok bagi penghuninya.

7. Tanah Tengahnya Ada Sumber Air

Tanah yang di tengah-tengahnya terdapat sumber air disebut sebagai singamita. Tanah ini dipercaya bisa menimbulkan penyakit bagi penghuni rumah. Cara menolak dampaknya adalah dengan menanam bebatuan di tengah tanah dan dengan membaca Al-Fatihah.

8. Tanah yang Berwarna Hitam atau Berbau Tidak Sedap/Amis

Terakhir adalah tanah yang berwarna hitam atau tercium bau tidak sedap atau amis. Tanah seperti ini banyak dihuni setan/jin, dan tidak menguntungkan bagi penghuninya.

Demikian berbagai cara mengetahui tanah yang baik dan buruk untuk dijadikan tempat tinggal menurut adat Jawa.

Sesuai nilai dan kepercayaan yang dianut tiap orang, cara memilih lokasi tanah menurut adat Jawa ini dapat menjadi bahan pertimbangan. Faktor-faktor lain dapat melengkapi pertimbangan pemilihan lokasi tanah, misal kondisi dan harganya.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(bai/row)



Sumber : www.detik.com