Category: Tips Properti

  • Sebelum Jual Rumah Perbaiki Masalah Ini Biar Harganya Nggak Drop



    Jakarta

    Saat ingin memutuskan menjual rumah yang sudah lama ditinggali, pastinya kamu harus mengetahui apa saja masalah yang terjadi. Memperbaikinya akan menambah nilai yang pada rumah yang ingin dijual.

    Sekalipun suatu masalah dianggap remeh, bukan berarti kamu harus mengabaikannya. Mengatasi masalah yang kecil dapat sangat membantu memasarkan rumah yang ingin dijual.

    Melansir Better Homes & Gardens, berikut beberapa masalah yang harus segera diperbaiki sebelum kamu memutuskan untuk menjual rumah.


    Kerusakan Akibat Air dan Jamur

    Kerusakan akibat air dan tanda-tanda kerusakan yang diakibatkannya, menjadi hal yang wajib diperbaiki saat memasarkan rumah, seperti adanya jamur.

    “Pemilik rumah harus segera memperbaiki sisa kerusakan akibat air di rumah mereka, bahkan jika itu hanya noda pada cat dari kebocoran sebelumnya yang telah diperbaiki,” kata Kate Wollman-Mahan, dari Coldwell Banker Warburg.

    Kerusakan akibat air tidak hanya menjadi masalah yang signifikan untuk rumah, tetapi juga dapat memicu serangkaian keraguan bagi calon pembeli tentang kondisi properti secara keseluruhan.

    Perpipaan yang Rusak

    Perpipaan menjadi komponen penting bagi rumah yang aman. Memastikan segala sesuatunya mulai dari toilet hingga wastafel serta tangki septik berfungsi adalah hal yang penting bagi calon pembeli.

    “Kebocoran harus segera diperbaiki. Jika tidak segera diatasi, kebocoran biasanya akan menyebabkan kerusakan lebih parah atau membuat tagihan air kamu membengkak,” ujar George Rosko, seorang agen real estat.

    Masalah Struktural

    Apapun yang mengenai masalah struktural dan membahayakan struktur dapat menghalangi calon pembeli, masalah seperti dinding miring, atap melorot, dan retakan pada dinding serta langit-langit. Penting untuk segera memperbaiki kerusakan sebelum menjual rumah.

    “Masalah struktural dan mendasar sulit dijelaskan karena hal itu menyiratkan adanya masalah lain di balik tembok tersebut,” kata Ivan Chorney, penasihat real estat di Compass.

    Masalah Pondasi

    Keseriusan masalah pondasi sangat berbahaya untuk rumah, pondasi yang kokoh sangat penting untuk rumah yang baik. Tanah di sekitar rumah dapat bergeser, sehingga menyebabkan perubahan pada posisi rumah di atas pondasinya.

    “Untuk membantu mengidentifikasi pergerakan, kamu dapat memantau retakan dari waktu ke waktu dengan menempelkan selotip di atasnya dan melihat apakah retakan tersebut bergeser,” kata Courtney Klosterman, penyedia asuransi rumah.

    Kerusakan Atap

    Atap yang buruk dapat menyebabkan masalah besar bagi rumah, Jika menemukan masalah ini sebelum menjualnya, sebaiknya segera mengatasinya. Atap yang tidak dirawat dapat menyebabkan kerusakan dan penumpukan lumut.

    Kebocoran atap yang lambat dapat berubah menjadi penumpukan air yang sangat besar di langit-langit rumah. Hal ini akan menyebabkan berkembang biaknya jamur yang tumbuh di dinding dan rangka, sehingga kualitas udara memburuk di rumah.

    Perlengkapan Lampu Rusak

    Perlengkapan lampu merupakan perbaikan mudah yang sangat berguna saat menata rumah. Pastikan semua bohlam berfungsi, hal ini menghilangkan kekhawatiran pembeli akan kemungkinan adanya masalah pada kelistrikan.

    Kamu juga harus mengatasi masalah pencahayaan lain yang lebih serius yang memiliki implikasi besar terhadap keselamatan.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kelebihan dan Kekurangan Jendela Clerestory yang Bisa Bikin Rumah Makin Terang



    Jakarta

    Jika kamu ingin memperbarui ruangan kamu dengan memasang jendela yang baru serta menginginkan cahaya alami masuk, maka jendela clerestory merupakan pilihan yang tepat untuk kamu pertimbangkan.

    Berikut adalah informasi mengenai apa itu jendela clerestory, serta manfaat, kekurangan, dan kelebihannya.

    Apa itu Jendela Clerestory?

    Jendela clerestory adalah jendela yang di letakkan tinggi pada dinding guna menciptakan cahaya tambahan di dalam ruangan.


    “Jendela ini tidak sejajar langsung dengan pintu atau jendela lain di bawahnya, sehingga menghemat ruang dinding di bawahnya, sekaligus memungkinkan cahaya alami masuk ke bagian atas ruangan,” ujar kepala pembangun dan renovator rumah di MKRedBuild, Kyle Resmondo, dalam kutipannya di The Spruce.

    Jenis jendela ini tidak sama dengan jendela transom, yang merupakan jendela kecil yang diposisikan pada atas pintu atau tepat di atas jendela lainnya. Jendela clerestory sudah digunakan dari zaman kuno, tetapi baru-baru ini menjadi komponen utama pada arsitektur modern pertengahan abad.

    Manfaat Jendela Clerestory

    Manfaat dari jendela clerestory adalah untuk memperkuat masuknya cahaya alami ke dalam ruangan. Jendela ini juga berguna pada situasi di mana pemandangan di luar tidak ideal atau tidak bagus, tetapi pencahayaan alami sangat diinginkan oleh sebagian besar orang.

    Keprivasian

    Jendela clerestory memungkinkan ruangan terang benderang tetapi keprivasian pemilik tetap terjaga karena posisinya yang tinggi, dan tetangga tidak dapat melihat atau mengintip melalui jendela ini, jendela ini tidak perlu ditutup kecuali kamu mau melakukannya.

    Hemat Area Dinding

    Jangan sampai jendela berukuran besar menutupi atau menghalangi kamu untuk memajang furnitur di dinding. Karena jendela ini sangat tinggi, maka kamu bisa dengan mudah menikmati yang terbaik dari kedua hal tersebut.

    Tampilan yang Tinggi

    Jendela clerestory akan menciptakan ruangan agar terlihat megah dan menarik secara visual.

    “Jendela ini menciptakan estetika yang menonjol secara visual karena diposisikan di dekat garis atap atau di bagian atas dinding, sehingga menambah daya tarik arsitektur serta keanggunan di suatu ruangan,” ujar Resmondo.

    Kekurangan Jendela Clerestory

    Tempatnya yang tinggi membuat jendela clerestory ini sulit untuk dibersihkan, serta sulit dan mahal untuk menambahkan perawatan jendela. Jendela clerestory mungkin membutuhkan solusi penutup otomatis atau kabel yang dapat menambah biaya keseluruhan dan kompleksitas pemasangan.

    Masalah Cuaca

    Secara umum, jendela clerestory kurang hemat energi dibandingkan jenis jendela biasa, jendela ini bisa menyebabkan ruangan jadi terlalu panas pada musim panas, dan mengalami kelembapan karena tetesan air pada musim hujan.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Menghitung Kebutuhan Wallpaper untuk Ruangan


    Jakarta

    Menggunakan wallpaper bisa mempercantik ruangan. Sebelum memasangnya, tentunya kamu perlu mengetahui dulu kebutuhan wallpaper untuk sebuah ruangan.

    Umumnya, wallpaper yang dipasang bentuknya dalam bentuk roll. Ukurannya pun beragam, ada yang 10 x 0,5 meter, 9 x 0,45 meter, 8 x 0,45 meter maupun 5 x 0,6 meter.

    Nah, sebelum membeli wallpaper, sebaiknya kamu ketahui dulu ukuran dinding yang ada. Dengan begitu, kamu bisa mengetahui wallpaper yang dibutuhkan untuk dipasang di dinding tersebut.


    Agar lebih mudah, yuk ketahui cara menghitung kebutuhan wallpaper. Dilansir dari pinhome, berikut ini informasinya.

    Contoh Kasus

    Ibu A ingin memasang wallpaper untuk dinding ruang keluarga yang memiliki ukuran misalnya 4 x 3 meter dan tinggi 3 meter. Rencananya, wallpaper yang ingin dibeli berukuran 10 x 0,5 meter. Berapa wallpaper yang dibutuhkan Ibu A?

    Luas Bidang Dinding

    Rumus: ((Panjang dinding + lebar dinding)x2) x tinggi dari dinding

    = ((4+3) x 2) x 3
    = (7 x 2) x 3
    = 14 x 3
    = 42 m2

    Luas Bidang Wallpaper 1 Roll

    Panjang wallpaper x lebar wallpaper
    10 x 0,5 meter = 5 m2

    Wallpaper yang dibutuhkan
    Luas bidang dinding : luas bidang 1 roll wallpaper
    = 42 m2 : 5 m2
    = 8,4 meter atau sekitar 9 roll wallpaper

    Untuk harga wallpaper pun beragam, mulai dari Rp 100.000-an hingga Rp 270.000-an per rol. Hal itu tergantung dari motif dan jenisnya. Sebagai catatan, harga tersebut belum termasuk dengan biaya jasa pasang wallpaper.

    Itulah cara menghitung kebutuhan wallpaper. Semoga bermanfaat!

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Dipercaya Bawa Hoki, 6 Tanaman Ini Dianjurkan Ada di Dekat Pintu Masuk



    Jakarta

    Dalam Feng Shui, pintu depan adalah gerbang masuknya hal-hal baik atau disebut dengan “mulut qi”. Mereka yang menerapkan Feng Shui kerap meletakkan sebuah tanaman di dekat pintu depan, baik di bagian luar ataupun dalam. Hal ini dipercaya dapat meningkatkan qi yang masuk ke dalam rumah.

    Sebagai informasi, menurut National Geographic Feng Shui adalah seni Tiongkok kuno yang menjabarkan tata bangunan, benda, dan ruang dalam suatu lingkungan untuk mencapai keselarasan dan keseimbangan sehingga membawa kedamaian dan kemakmuran.

    Ada pun jenis tanaman yang bisa membawa hal baik ke rumah dalam Feng Shui, menurut The Spruce sebagai berikut.


    1. Lidah Mertua

    Snake plant, Dracaena trifasciata, Devil Tongue (Sansevieria trifasciata) in clay pot on white pattern wall background, wooden table. Small evergreen houseplant for modern home decor interior designSnake plant, Dracaena trifasciata, Devil Tongue (Sansevieria trifasciata) in clay pot on white pattern wall background, wooden table. Small evergreen houseplant for modern home decor interior design Foto: Getty Images/M.photostock

    Tidak dijelaskan secara plastik mengapa lidah mertua disebut dapat meningkatkan qi di dalam rumah. Namun, tanaman ini mudah dirawat di rumah dan bisa diletakkan di dekat pintu masuk utama karena tidak menutupi akses masuk.

    2. Sirih Gading

    Sirih gadingSirih gading Foto: Getty Images/iStockphoto/FeelPic

    Tanaman yang juga disebut dengan pothos ini bisa dibilang sebagai tanaman yang mudah dirawat. Sirih gading ini merupakan tanaman rambat sehingga cocok digantung di dekat pintu atau jendela luar.

    3. Money Tree

    Wide Shot of a Money Tree against a Grey BackgroundWide Shot of a Money Tree against a Grey Background Foto: Getty Images/iStockphoto/Matthew Lloyd

    Tanaman satu ini cukup terkenal sebagai simbol hal-hal baik dalam Feng Shui, bahkan seseorang yang pindahan rumah, bisa dihadiahkan dengan Money Tree.

    Money Tree memiliki batang yang tinggi dan daun yang lebar layaknya bintang sehingga bagus untuk diletakkan di pintu masuk.

    4. Pakis Boston

    Studio photo shoot of a Nephrolepis exaltata Studio photo shoot of a Nephrolepis exaltata “Boston fern”, on a white background with copy space. Foto: iStock

    Jangan meremehkan jenis dari tanaman pakis. Meskipun di Indonesia kebanyakan ditemukan di selokan atau kebun tak terurus, pakis boston justru cantik jika diletakkan di depan rumah.

    Bahkan, tanaman ini dapat tumbuh di area dengan cahaya redup sehingga perawatannya mudah di rumah.

    5. Anggrek

    Budidaya anggrek di LumajangBudidaya anggrek di Lumajang Foto: Nurhadi Wicaksono

    Anggrek merupakan salah satu jenis tanaman yang harganya cukup mahal. Tanaman ini memiliki beragam jenis dan semuanya memiliki corak dan warna yang menawan. Dalam Feng Shui disarankan menempatkan anggrek merah muda di salah satu area di teras sebagai lambang mempererat persahabatan, kekeluargaan, dan cinta.

    6. Palem Kuning

    Ilustrasi palem kuningIlustrasi palem kuning Foto: Getty Images/iStockphoto/violettaviovi

    Selanjutnya, ada palem kuning. Tanaman yang daunnya seperti daun kelapa ini biasanya dapat tumbuh tinggi dan tidak begitu menyebar bentuknya sehingga apabila diletakkan di dekat pintu masuk tidak menghalangi akses jalan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 9 Cara Mengatasi WC Mampet Tanpa Harus Bongkar


    Jakarta

    WC mampet tentu menjadi masalah besar bagi keluarga, terutama jika cuma punya satu toilet. Butuh waktu lama dan biaya besar jika harus membongkar toilet untuk mengatasinya.

    Namun detikers tak perlu panik. Kalian bisa coba menanganinya sendiri. Simak dulu cara mengatasi WC mampet tanpa harus bongkar berikut ini.

    Cara Mengatasi WC Mampet Tanpa Harus Bongkar

    Dirangkum dari Caccia Plumbing dan Apartment Therapy, cara mengatasi WC mampet tanpa harus membongkarnya:


    1. Gunakan Plunger

    Cara paling umum dilakukan jika WC mampet adalah dengan menggunakan plunger. Kualitas plunger akan mempengaruhi hasilnya. Alat ini dapat menyingkirkan penyumbat toilet. Cara menggunakannya adalah sebagai berikut:

    • Letakkan plunger pada toilet sampai benar-benar menutupi lubang toilet.
    • Kemudian sedot dengan cara menekan plunger secara perlahan ke dalam lubang hingga penyumbatnya mengendur.
    • Setelah selesai melakukannya, siram toilet untuk memeriksa apakah toilet sudah mengalir normal. Jika belum, ulangi prosesnya.

    2. Cobalah Soda Kue & Cuka

    Soda kue dapat digunakan untuk membantu melarutkan penyumbat toilet. Gunakan bahan tersebut dengan tambahan cuka untuk membuatnya menggelembung yang dapat membantu mengeluarkan sumbatan.

    • Tuangkan satu cangkir soda kue ke dalam mangkuk. Diamkan selama beberapa menit.
    • Tambahkan dua cangkir cuka secara perlahan.
    • Diamkan kembali campuran tersebut selama satu jam
    • Siram larutan tersebut ke toilet.
    • Jika toilet masih belum mengering, mungkin perlu melakukan proses ini lagi dan mendiamkan larutan tersebut semalaman.

    3. Pakai Garam Epsom

    Garam epsom atau bath bomb juga dianggap efektif untuk mengatasi WC mampet. Garam ini bukan garam dapur. Kandungannya antara lain magnesium, sulfat, dan trace mineral.

    Caranya cukup mudah, yakni dengan memasukkan garam epsom sebanyak satu atau dua cangkir ke dalam toilet. Biarkan selama sekitar 15 menit. Sentor dengan air dan cek apakah sudah lancar.

    4. Tuangkan Sabun & Air Panas

    Gunakan sabun pencuci piring dengan campuran air panas untuk mengatasi WC mampet. Sabun pencuci piring dibuat khusus untuk mengurai minyak dan kotoran. Air panas akan membantu fungsinya.

    Caranya mudah, yakni tuangkan sabun cuci piring ke dalam WC. Kemudian tuangkan air panas (bukan air mendidih) secara hati-hati. Diamkan beberapa menit untuk melunakkan sumbatan. Sentor WC dan cek apakah sudah lancar.

    5. Gunakan Pompa Khusus

    Cara mengatasi WC mampet tanpa harus bongkar selanjutnya adalah dengan menggunakan alat pompa khusus toilet. Alat ini dapat dibeli di berbagai toko online.

    Caranya yakni dengan meletakkan ujung pompa masuk ke dalam lubang pembuangan. Kemudian pompa hingga sumbatannya hilang. Sentor WC dan pastikan airnya bisa mengalir lancar.

    6. Pakai Auger

    Cara lainnya adalah menggunakan alat auger. Alat ini juga dikenal dengan ular pipa. Alat ini berbentuk koil fleksibel yang dapat dipanjang-pendekkan sampai ke dalam lubang.

    Cukup masukkan alat ini ke dalam saluran toilet, dorong dan putar engkol secara perlahan. Putar beberapa kali dan lakukan gerakan dorong dan tarik sampai air mengalir lancar.

    7. Manfaatkan Kawat Hanger

    Jika detikers tidak punya alat-alat di atas, kalian bisa memanfaatkan kawat hanger untuk menyingkirkan sumbatan di WC. kawat ini dapat difungsikan sebagai ular pipa toilet.

    Modifikasi terlebih dahulu bentuk kawat hanger agar bisa dimasukkan ke saluran toilet. Untuk mencegah goresan pada porselen, lilitkan kain di sekeliling pengaitnya.

    Masukkan ke lubang dan carilah penyebab sumbatan, kemudian sodoklah hingga sumbatan terurai. Sentor WC untuk memastikan air mengalir lancar.

    8. Siram Pakai Bio-Cleaner

    Cara lainnya adalah menggunakan cairan bio-cleaner yang lebih aman daripada yang berbahan kimia. Cairan kimia bisa mengikis pipa. Bio-cleaner dapat menguraikan partikel limbah menjadi air, abu mineral, dan karbon dioksida.

    Cukup tuangkan pembersih ke dalam toilet. Tunggu beberapa menit sesuai petunjuk pada kemasan. Sentor WC dan periksa apakah sudah ada perubahan. Ulangi hingga beberapa kali jika masih ada sumbatan.

    9. Panggil Tukang Sedot WC

    Jika cara-cara di atas belum bisa mengatasi, coba panggil tukang sedot WC terdekat. Mereka memiliki peralatan lebih lengkap untuk mengatasi WC mampet tanpa harus bongkar.

    Demikian tadi 9 cara mengatasi WC mampet tanpa harus bongkar. Beberapa bahan dan alat di atas dapat diperoleh dengan mudah. Jika merasa kesulitan, detikers bisa menghubungi profesional.

    (bai/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Memperbaiki Kran Air yang Menetes Terus dan Penyebabnya


    Jakarta

    Salah satu masalah yang kerap terjadi pada kran adalah airnya terus menetes atau tidak bisa menutup sempurna. Hal ini bisa mengakibatkan air bisa terbuang sia-sia dan menjadi pemborosan.

    Untuk mengatasinya, detikers tidak perlu memanggil tukang. Simak cara memperbaiki kran air yang menetes terus berikut ini, lengkap dengan kemungkinan penyebabnya.

    Cara Memperbaiki Kran Air

    Biasanya kran bisa diperbaiki dengan mengganti washer maupun ring-O. Dirangkum dari situs My Plumber London dan Your Repair, berikut ini cara memperbaiki kran air yang menetes terus:


    1. Siapkan Peralatan

    Beberapa peralatan yang diperlukan yaitu kunci pas, obeng berkepala silang, Cartridge pengganti atau ring-O, dan selotip ledeng.

    2. Matikan Saluran Air

    Pastikan untuk mematikan saluran air agar memudahkan prosesnya. Ini juga menghindari munculnya air secara tiba-tiba.

    3. Tutup Juga Saluran Pembuangan di Sekitar Kran

    Jangan lupa menutup saluran pembuangan di sekitar kran untuk berjaga-jaga agar tidak ada bagian-bagian kran masuk ke lubang pembuangan saat proses perbaikan.

    4. Lepaskan Gagang Kran

    Gunakanlah obeng untuk melepas sekrup yang pada gagang kran secara hati-hati. Sebagian gagang memiliki penutup yang harus dibuka pelan-pelan baru kemudian kita bisa membuka sekrup pengaman.

    5. Buka Cartridge atau Katup

    Setelah melepas gagang, buka cartridge atau katup menggunakan kunci pas sesuai ukuran. Putar berlawanan arah jarum jam. Setelah terbuka, maka akan terlihat komponennya.

    6. Periksa dan Ganti Washer atau Ring-O

    Periksa kondisi washer dan ring-O di dalam cartridge secara saksama. Cek apakah ada tanda keausan, kerusakan, atau kelonggaran. Jika ada tanda tersebut, gantilah dengan washer atau ring-O yang baru.

    7. Pasang Selotip Ledeng

    Jika kran didesain dengan sambungan berulir, pasanglah selotip ledeng di sekeliling ulir sebelum memasangnya lagi. Hal ini dilakukan agar lebih kencang dan mencegah air merembes lewat ulir tersebut.

    8. Pasang Kran

    Pasang lagi katup secara pelan-pelan pada lokasi semula, dan pastikan bahwa sejajar dengan komponen internal kran. Gunakan kunci pas untuk mengencangkannya, yaitu dengan memutar searah jarum jam. Pastikan kencang, tetapi jangan terlalu kencang.

    9. Pasang Kembali Gagang Kran

    Pasang kembali gagang kran dengan memasang sekrupnya. Jika ada penutupnya, pasang kembali pada tempatnya.

    10. Nyalakan Saluran Air

    Nyalakan saluran air. Coba buka dan tutup kran apakah alirannya normal dan apakah masih ada kebocoran. Jika masih ada kebocoran, coba pastikan lagi komponennya terpasang dengan kencang. Jika masih belum teratasi, mungkin detikers harus mengganti kran dengan yang baru.

    Penyebab Kran Air Menetes Terus

    Selain mengetahui cara memperbaiki kran air yang menetes terus, detikers juga sebaiknya tahu penyebab kran air menetes terus. Berikut beberapa penyebab yang dilansir dari Swan’s Plumbing:

    1. Washer Aus atau Rusak

    Penyebab pertama adalah yang paling umum terjadi, yaitu washer yang aus atau rusak. Washer adalah segel karet atau plastik kecil yang terletak di dalam gagang kran yang mencegah air mengalir saat kran ditutup.

    2. Komponen Longgar atau Rusak

    Kran memiliki berbagai komponen, seperti ring-o, seal, washer, dan katup yang dapat menjadi longgar atau rusak. Jika salah satu dari komponen longgar atau tidak dipasang dengan benar, maka dapat menyebabkan kebocoran.

    3. Tekanan Air Terlalu Besar

    Penyebab lainnya adalah tekanan air yang terlalu besar. Saat tekanan terlalu tinggi, maka akan menekan komponen di dalam kran, sehingga bisa menyebabkan bocor. Detikers bisa memasang pengatur tekanan saluran air agar mencegah kerusakan.

    4. Korosi dan Penumpukan Mineral

    Mineral dan endapan di dalam air dapat menumpuk di dalam kran dan menyebabkan korosi atau penyumbatan. Masalah ini dapat menyebabkan kebocoran dengan mengganggu fungsi komponen kran.

    5. Pipa retak atau rusak

    Dalam beberapa kasus, air yang menetes mungkin terjadi bukan karena masalah kran, tetapi berasal dari pipa. Pipa yang retak atau rusak dapat menyebabkan air bocor pada titik sambungan kran.

    6. Faktor Usia

    Terakhir adalah faktor usia. Semakin lama usia kran maka komponennya juga akan aus, sehingga menyebabkan kebocoran.

    Demikian tadi cara memperbaiki kran air yang menetes terus tanpa memanggil tukang, beserta penyebab kebocoran pada kran. Semoga bermanfaat!

    (bai/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Catat! Ini Waktu Terbaik untuk Bersihkan Jendela Agar Hasilnya Maksimal



    Jakarta

    Jendela dapat mencerahkan ruangan dan membuat merasa lebih terhubung dengan pemandangan luar ruangan. Namun, jendela mudah terkena noda dan goresan, sehingga membuat jendela terlihat kotor.

    Selain itu, kotoran dan debu serta jamur dapat menumpuk di jendela dari waktu ke waktu yang menyebabkan goresan dan merusak kaca. Penting untuk membersihkan jendela secara rutin.

    Namun, membersihkan jendela tidak bisa asal, ada waktu terbaik untuk membersihkan jendela. Melansir The Spruce, Selasa (19/11/2024), berikut penjelasan tentang membersihkan jendela dengan tepat.


    Waktu Terbaik Membersihkan Jendela

    Kebanyakan orang-orang berasumsi waktu terbaik membersihkan jendela adalah ketika noda dan kotoran sudah terlihat jelas yang mengganggu pandangan. Ada waktu-waktu ideal yang disarankan saat ingin membersihkan jendela.

    “Waktu terbaik untuk membersihkan bagian dalam jendela adalah saat jendela tidak terkena sinar matahari langsung,” kata Hugh Williams, pakar perbaikan rumah.

    Sinar matahari dapat mengeringkan larutan pembersih terlalu cepat, sehingga mengakibatkan munculnya bercak-bercak pada jendela. Kondisi cuaca menjadi lebih penting saat membersihkan bagian luar jendela.

    “Jauhi suhu dingin dan panas yang ekstrim karena suhu tinggi membuat kaca menjadi rapuh dan bahan pembersih tidak berguna,” kata Andriy Neborak, pendiri dan CEO Luxury Cleaning NY.

    Disarankan untuk menunggu hari berawan dengan suhu sedang untuk membersihkan bagian luar jendela.

    Seberapa Sering Harus Membersihkan Jendela?

    Membersihkan jendela bisa dilakukan dua kali setahun. Namun, noda, tetesan air, debu, dan kotoran akan muncul lebih sering terutama jika rumah kamu berada di pinggir jalan atau jendela terkena hujan atau kotoran lain secara berlebihan.

    Disarankan untuk menjaga jendela tetap bersih dan melindunginya dari goresan. Bersihkan jendela sesuai kebutuhan atau saat jendela sudah mulai tidak enak untuk dipandang.

    Tips Membersihkan Jendela

    Pastikan untuk membersihkan debu atau sarang laba-laba dengan kain microfiber sebelum menggunakan pembersih kaca. Oleskan bahan pembersih ke kain microfiber, jangan langsung ke jendela.

    Bersihkan jendela dengan gerakan memutar dan jangan lupa untuk membersihkan sudut serta tepi jendela secara berkala untuk mencegah penumpukan debu.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Ampuh! 3 Bahan Ini Bisa Kamu Jadikan Cairan Pembersih Lantai


    Jakarta

    Lantai adalah salah satu bagian rumah yang paling cepat terlihat kotor. Supaya lantai yang bersih dan kesat, kamu bisa mengepel lantai menggunakan cairan pembersih lantai.

    Namun terkadang cairan pembersih di pasaran mengandung bahan kimia atau residu yang sifatnya keras. Tapi tenang, kamu masih bisa bikin cairan sendiri menggunakan bahan-bahan yang ada di rumah kok.

    Lalu, bahan apa saja yang bisa gantikan cairan pembersih lantai? Berikut bahan-bahan sederhana yang bisa kamu gunakan untuk mengepel lantai, dikutip dari The Spruce.


    Bahan-bahan Pengganti Cairan Pembersih Lantai

    1. Cuka Putih Suling untuk Lantai Ubin dan Linoleum

    Kamu bisa menggunakan cuka putih suling untuk membersihkan lantai keramik dan linoleum. Namun, pastikan nat ubin tertutup rapat ya. Berikut beberapa resep cairan pembersih lantai dengan cuka suling.

    • Campurkan 1/2 cangkir cuka putih suling and 1 galon air hangat.
    • Campurkan 1/2 cangkir cuka putih suling, 1 galon air hangat, dan 2 sendok makan sabun cuci piring berbahan lembut.
    • Campurkan 1/2 cangkir cuka putih suling, 1 galon air hangat, dan beberapa tetes minyak esensial beraroma atau jus lemon.

    2. Sabun Cuci Piring

    Gunakan sabun cuci piring yang lembut sebagai larutan pel untuk sebagian besar jenis lantai. Namun, jangan campurkan terlalu banyak sabun karena bisa membuat lantai agak lengket. Berikut adalah dua resep cairan pembersih lantai dengan sabun cuci piring.

    • Campurkan 1/4 cangkir sabun cuci piring yang lembut dan 3 cangkir air hangat.
    • Campurkan 1/4 cangkir sabun cuci piring, 2 cangkir cuka putih, 2 cangkir air hangat, dan 1/2 cangkir jus lemon.

    3. Alkohol Gosok untuk Lantai Laminasi

    Campuran alkohol gosok dan air bisa menjadi cairan pembersih lantai yang efektif untuk lantai laminasi dan ubin. Alkohol gosok daya menambahkan daya pembersih ke dalam air. Alkohol gosok menguap dengan cepat, sehingga tidak meninggalkan goresan dan garis saat mengering. Berikut adalah dua cara untuk membuat larutan pembersih alkohol gosok.

    • Campurkan 1 cangkir alkohol gosok dan 1 galon air hangat.
    • Campurkan 1 bagian cuka, 1 bagian alkohol gosok, dan 1 bagian air hangat.

    Itulah beberapa bahan yang bisa kamu gunakan sebagai cairan pembersih lantai. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada! Jamur Bukan Hanya Tumbuh saat Lembab, tapi Juga Suhu Panas



    Jakarta

    Jamur adalah masalah rumah tangga umum yang muncul pada tempat basah dan berventilasi buruk. Jamur menyebar melalui spora kecil yang tidak terlihat oleh mata telanjang. Spora ini dapat ditemukan di dalam dan luar ruangan, serta ketika kondisinya tepat, jamur dapat mulai tumbuh dan berkembang biak.

    Jamur dapat tumbuh dan berkembang biak pada suhu yang lembap atau panas, simak pembahasan berikut untuk mengetahui dan mencegah di suhu berapa jamur dapat tumbuh.

    Pertumbuhan Jamur pada Suhu Dingin

    Melansir Union Restoration, pada (19/11/2024), jamur dapat tumbuh di berbagai suhu, namun ada kisaran suhu optimal untuk jamur tumbuh, yaitu sekitar 20 derajat celcius dan 86 derajat celcius. Namun faktanya, beberapa spesies jamur dapat tumbuh subur di suhu rendah yaitu 0 derajat celcius.


    Area dengan insulasi yang buruk atau bagi kamu yang tidak memiliki pemanas berhati-hatilah, karena hal ini dapat menciptakan titik dingin pada tempat jamur untuk bisa tumbuh subur. Tempat-tempat seperti ini biasanya ditemukan di banyak tempat, termasuk loteng dan ruangan yang sempit.

    Jika kamu menduga terdapat masalah jamur pada rumah, maka penting bagi kamu untuk segera mengambil tindakan untuk membasminya sebelum kamu menghadapi masalah kesehatan termasuk masalah pernapasan, alergi, serta infeksi.

    Pertumbuhan Jamur pada Suhu Panas

    Walaupun jamur lebih suka suhu sedang untuk pertumbuhannya, namun nyatanya jamur juga dapat bertahan di suhu panas. Hal ini sangat penting untuk diperhatikan karena suhu tinggi saja tak dapat menghilangkan potensi pertumbuhan jamur.

    Jamur dapat berkembang biak pada suhu yang mencapai 49 derajat celcius, jauh lebih tinggi dari yang diperkirakan kebanyakan orang. Namun, harus diperhatikan bahwa suhu yang sangat tinggi dapat memperlambat pergerakan pertumbuhan jamur.

    Ini merupakan salah satu alasan betapa penting untuk menjaga suhu rumah kamu pada tingkat sedang dan menghindari area yang terlalu panas atau dingin. Faktor-faktor lain seperti tingkat kelembapan, kadar air, dan bahan substrat juga berkontribusi terhadap pertumbuhan jamur.

    Dengan mengatasi faktor ini secara terpadu, kamu bisa menciptakan lingkungan yang kurang mendukung perkembangbiakan jamur dan menjaga ruang hidup yang jauh lebih sehat. Merawat dan membersihkan sistem HVAC pada rumah secara rutin dan memperbaiki kebocoran atau kerusakan akibat air dengan cepat juga dapat mencegah pertumbuhan jamur.

    Tingkat Kelembapan

    Kelembapan adalah faktor utama yang memengaruhi pertumbuhan jamur, yang cenderung tumbuh pada tempat yang memiliki kelembapan tinggi, biasanya di atas 60% kelembapan relatif.

    Terdapat beberapa contoh kelembapan yang memengaruhi jamur untuk berkembang biak, seperti kamar mandi dan dapur. Kamar mandi merupakan ruangan yang memiliki tingkat kelembapan yang cenderung tinggi, karena terdapat pancuran bak mandi, serta wastafel.

    Sementara itu pada bagian dapur jamur tumbuh karena uap yang dihasilkan meningkatkan tingkat kelembapan pada dapur. Uap dapat terkumpul di permukaan, yang dapat menyebabkan pertumbuhan koloni jamur, apalagi jika tidak ada ventilasi yang memadai, karena hal itu dapat menyebabkan pertumbuhan jamur pada ubin, dinding, dan langit-langit.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Membasmi Kutu Kasur dengan Mudah, Cegah Kulit Gatal-gatal


    Jakarta

    Kutu kasur merupakan serangga kecil yang biasa ditemukan di dalam kasur atau sofa. Pada umumnya, kutu kasur bersembunyi di sudut atau lipatan kasur. Ukurannya yang kecil terkadang sulit dilihat oleh mata telanjang.

    Meski begitu, jangan pernah anggap remeh kehadiran kutu kasur. Sebab, serangga ini dapat mengisap darah manusia serta membawa berbagai penyakit, salah satunya scabies yang bisa menyebabkan gatal-gatal pada kulit.

    Apabila ditemukan kutu kasur di tempat tidurmu, jangan khawatir. Simak cara-cara membasmi kutu kasur dengan mudah dalam artikel ini.


    Cara Membasmi Kutu Kasur

    Ada berbagai cara ampuh untuk membasmi kutu kasur. Dilansir situs Web MD, berikut sejumlah caranya:

    1. Kapur Barus

    Cara yang pertama adalah dengan menggunakan kapur barus. Kapur jenis ini diklaim dapat membasmi kutu kasur yang membandel. Selain efektif, kamu juga bisa mendapatkan kapur barus dengan mudah karena banyak dijual di pasaran.

    Cara pakainya juga mudah, cukup sebarkan kapur barus di sejumlah titik tempat persembunyian kutu kasur. Kemudian tunggu beberapa menit sampai kutu kasur mulai mati akibat racun yang dikeluarkan oleh kapur barus.

    2. Vacuum Cleaner

    Cara selanjutnya adalah dengan menggunakan vacuum cleaner. Selain berfungsi untuk menyedot debu dan kotoran, alat ini juga efektif membasmi kutu kasur yang sembunyi di sela-sela kasur.

    Setelah menyedot seluruh kutu kasur, jangan lupa untuk membuangnya. Hal ini agar kutu kasur tidak berkembang biak di dalam vacuum cleaner.

    3. Silica Gel

    Silica gel ternyata dapat digunakan untuk mengusir kutu kasur, lho. Sama halnya seperti menggunakan kapur barus, detikers perlu menabur silica gel di sejumlah titik yang menjadi sarang kutu kasur.

    4. Menggunakan Uap

    Cara yang terakhir untuk membasmi kutu kasur adalah dengan menggunakan alat uap. Perlu diketahui, kutu kasur tidak tahan dengan suhu tinggi dan mereka akan mati.

    Penggunaan pembersih uap dapat membasmi kutu kasur dan telurnya. Namun, pastikan suhu uap berada di atas 49 derajat Celcius agar kutu kasur dapat mati. Lalu, bersihkan kasur dan ganti seprai dengan yang baru agar tak ada lagi kutu kasur yang menempel.

    Penyebab Kutu Kasur Bisa Muncul

    Ada sejumlah faktor yang menyebabkan kutu kasur bisa muncul di tempat tidur atau sofa. Dilansir situs Healthline, berikut penyebabnya:

    Kasur dan sofa sudah lama tidak dibersihkan selama bertahun-tahun.
    Seprai kasur tidak diganti selama beberapa bulan.
    Kutu kasur awalnya menempel di sejumlah pakaian yang tersimpan di lemari, lalu mereka berhasil pindah ke kasur atau sofa.
    Kutu kasur ikut menempel pada pakaian seseorang, lalu pakaian tersebut diletakkan di atas sofa atau kasur.

    Cara Mencegah Kutu Kasur Agar Tidak Datang Lagi

    Meski kamu sudah berhasil mengusir kutu kasur, tapi bukan berarti serangga kecil tersebut tidak akan datang lagi. Jika detikers tidak menjaga kebersihan, maka kemungkinan besar kutu kasur dapat kembali lagi.

    Adapun sejumlah cara untuk mencegah kutu kasur agar tidak datang lagi, yaitu:

    Buang sampah pada tempatnya.
    Jangan biarkan ada sampah yang tergeletak sembarangan, seperti sampah plastik dan kertas.
    Gantung pakaian di lemari dengan rapi. Hindari juga menaruh pakaian kotor berserakan, terlebih menaruhnya di lantai.
    Rutin mengganti seprai kasur, sarung bantal, dan sarung guling.
    Tambal retakan di dekat soket listrik dan sudut furniture terutama kayu agar kutu kasur tidak bisa masuk.

    Demikian empat cara membasmi kutu kasur dengan mudah. Semoga dapat membantu detikers!

    (ilf/fds)



    Sumber : www.detik.com