Category Archives: Tips Properti

Cara Pasang Bata Merah Biar Nggak Gampang Ambruk


Jakarta

Pemasangan bata merah harus dilakukan secara teliti. Hal ini agar dinding bata merah tidak mudah ambruk.

Nah, supaya dinding bata merah tidak mudah ambruk, kamu harus memasangnya dengan benar. Gimana caranya? Dilansir dari Instagram Kementerian Pekerjaan Umum @kementerianpu, berikut ini penjelasannya.

1. Pilih Bata Merah yang Berkualitas

Sebelum memasang bata merah untuk membuat dinding, hal pertama yang dilakukan adalah memilih bata merah yang berkualitas. Bata merah yang berkualitas biasanya ukurannya konsisten, tidak ada lubang, tidak mudah pecah atau retak, serta warnanya merata.


2. Pastikan Tempat Pemasangan Bata Merah

Setelah memilih bata merah, kamu harus harus memastikan tempat pemasangan bata merah bersih. Hal itu supaya daya rekatnya tinggi.

3. Rendam Bata Merah

Sebelum dipasang, kamu harus merendam bata merah di dalam air selama 10-15 menit. Itu dilakukan untuk mengurangi daya serap bata dan supaya adukan semen mudah menempel.

4. Buat Perekat

Selanjutnya yaitu buat perekat. Perekat bisa dibuat dengan perbandingan 1:4, yaitu 1 semen dan 4 pasir pasang lalu tambahkan air secukupnya, tidak terlalu kental maupun encer.

5. Pasang Bata Merah

Selanjutnya pasang bata merah. Pemasangan bata merah harus detail ketinggian dan kelurusannya. Caranya dengan memakai benang dan waterpass agar lapisan bata yang dipasang bisa lurus dan di ketinggian yang sama.

Pola pemasangan bata merah juga harus zigzag. Hal itu untuk mencegah retak akibat tekanan dari atas.

6. Cek Kembali Pemasangan Bata Merah

Setelah bata merah selesai dipasang, cek kembali apakah ada bata yang longgar atau adukan yang kurang kuat.

7. Siram Dinding Bata Merah Secara Teratur

Tahap terakhir, siram dinding bata merah dengan air secara teratur setiap hari. Hal itu supaya bata merah tidak retak akibat proses pengeringan yang terlalu cepat.

Itulah cara memasang bata merah agar tidak mudah ambruk. Semoga bermanfaat ya!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com

4 Warna Cat Dinding Ini Dibenci dan Dijauhi Nyamuk tapi Bikin Sejuk Ruangan


Jakarta

Nyamuk adalah salah satu hewan yang kehadirannya tidak diinginkan. Hewan ini suka menghisap darah manusia untuk mendapat protein dan nutrisi yang mereka butuhkan. Selain itu, mereka juga kerap membuat suara yang mengganggu di dekat telinga dan beberapa di antaranya membawa virus dengue yang dapat menyebabkan penyakit DBD.

Saat ini sudah banyak yang menciptakan cara instan untuk memusnahkan atau mengusir nyamuk. Mulai dari yang modelnya dibakar, disemprot, hingga yang bisa menyetrum. Harga alat-alat ini pun terjangkau di pasaran sehingga banyak dipakai oleh masyarakat.

Namun, kamu juga bisa lho menggunakan skema pengecohan warna agar nyamuk tidak masuk ke kamar. Sebab, ada beberapa warna disukai oleh nyamuk karena perbedaan warna yang kontras. Meskipun kecil, nyamuk memiliki indra penglihatan yakni mata yang sangat sensitif terhadap perubahan warna dan cahaya. Maka dari itu, kamu bisa mengecoh nyamuk dengan memakai cat warna dinding tertentu yang tidak disukai nyamuk.


Menurut Hyperallergic, cara ini terbukti lewat sebuah studi yang menuliskan bahwa nyamuk menggigit manusia ada hubungannya dengan warna yang ada di sekitar. Ada beberapa warna yang menarik perhatian mereka dan ada pula warna yang tidak bisa mereka lihat sehingga tidak terlihat menarik.

Lalu, dalam studi yang dipublikasikan di Nature Communications mengungkapkan bahwa indera penglihatan nyamuk sangat peka terhadap warna dari karbondioksida di dekatnya. Tanpa karbondioksida di dekatnya, nyamuk tidak akan mengenali preferensi warna di sekitarnya.

Mengutip dari Family Handyman berikut beberapa warna cat dinding yang tidak disukai nyamuk.

1. Biru

Cabinets for TV in a room, blue wall,3D renderingCabinets for TV in a room, blue wall,3D rendering Foto: Getty Images/iStockphoto/Vanit Janthra

Biru memiliki banyak warna mulai dari yang terang hingga yang tua. Dalam sebuah penelitian, tidak banyak nyamuk yang melirik warna cat biru. Tipsnya saat memakai cat biru, pilihlah warna yang terang. Warna biru yang gelap khawatirnya membuat rumah lebih panas karena tidak dapat memantulkan panas.

2. Ungu

interior warna  ungu.interior warna ungu. Foto: dok Glidden

Warna ungu memiliki panjang gelombang terpendek dari semua warna pada spektrum cahaya yang tampak. Oleh sebab itu, nyamuk tidak tertarik pada warna ini dan tidak ingin mendekat. Sementara itu, warna yang memiliki gelombang terpanjang pada spektrum warna ada merah dan oranye.

3. Hijau

Contoh cat tembok warna hijau.Contoh cat tembok warna hijau. Foto: Unsplash

Dalam sebuah penelitian memperlihatkan tangan yang memakai sarung tangan hijau justru tidak menarik perhatian nyamuk. Mereka justru menghindari dan terbang di sisi lain. Bahkan setelah karbondioksida disemprotkan ke kamar pun hasilnya tetap sama, nyamuk tersebut menghindar. warna hijau.

Hal ini akan berbeda jika nyamuk melihat warna hijau pada tanaman, terutama yang berada di luar rumah. Hal ini dikarenakan di dekat tanaman tersebut tanahnya lembap atau terdapat genangan air.

4. Putih

Warna cat dinding untuk rumah bergaya Maroko.Warna cat dinding untuk rumah bergaya Maroko. Foto: Johnson, Lucy Interior Design via The Spruce

Penelitian menunjukkan bahwa nyamuk tidak mendekati benda berwarna putih, bahkan saat karbondioksida disemprotkan. Alasannya karena nyamuk menjauhi warna terang yang memantulkan panas.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

Bukan Cuma Beli, Bangun Rumah Sendiri Bisa Pakai KPR, Ini Syaratnya!



Jakarta

Banyak orang lebih memilih membangun rumah sendiri daripada membeli yang sudah jadi di pengembang. Biasanya mereka telah memiliki lahan sendiri, kemudian membangun bangunan di atasnya. Selain itu, pertimbangan lainnya adalah membangun rumah sendiri modal yang dibutuhkan tidak sebesar saat membeli rumah yang sudah jadi.

Bagi kamu yang ingin membangun rumah sendiri, tetapi tabungan masih belum tercukupi, kamu bisa lho mengajukan KPR untuk bangun rumah. Banyak bank sudah menyediakan produk peminjaman ini dengan masa tenor yang beragam. Layanan ini bisa membantu kamu mewujudkan rumah impian terutama jika itu rumah pertama.

Profesional kontraktor PT Gaharu Kontruksindo Utama, Panggah Nuzhul Rizki mengatakan KPR bangun rumah bisa digunakan untuk tempat tinggal yang dibangun dari nol. Untuk persyaratannya sebagai berikut.


Persyaratan Mengajukan KPR buat Bangun Rumah

1. Data Pribadi, RAB, dan Arsitek

Panggah mengatakan persyaratan yang penting disiapkan jika ingin mengajukan KPR bangun rumah adalah mempersiapkan data pribadi, dokumen Rancangan Anggaran Biaya (RAB), hingga telah menunjuk arsitek tertentu.

“Untuk pembiayaannya bisa dilakukan dengan pinjam bank, persyaratannya dibutuhkan sertifikat agunan yang dijaminkan, kemudian dokumen RAB dan arsitek yang lengkap,” kata Panggah pada detikcom, seperti yang dikutip pada Kamis (5/12/2024).

2. Slip Gaji dan Skor Kredit

Dihubungi terpisah, menurut CEO SobatBangun, Taufiq Hidayat menyebutkan pada saat mengajukan KPR bangun rumah, kamu perlu menyiapkan assessment, menunjukkan bukti pendapatan per bulan, hingga skor kredit yang tidak bermasalah.

“Tata caranya bisa datang ke bank pilihan yang ada produk pinjaman KPR, dan disana Kamu akan dikasih tau syarat-syaratnya apa saja. Dan untuk persyaratannya ada identitas diri, assessment, agunan, fixed income, dan skor kredit yang tidak bermasalah,” ucap Taufiq.

3. Agunan

Taufiq juga menyebut terkait agunan yakni aset atau properti yang diberikan kepada bank sebagai penjamin atas pinjaman yang diambil. Agunan ini tetap akan diminta untuk pinjaman jangka panjang dan pendek.

“Pinjaman KPR ini ada yang pengembaliannya jangka panjang dan jangka pendek. Untuk pinjaman jangka panjang, bank membutuhkan agunan dan memiliki tenor sampai dengan 20 tahun. Sedangkan,pinjaman jangka pendek periodenya di bawah 5 tahun,” sambungnya.

Sebagai catatan, persyaratan di atas akan berbeda pada masing-masing bank. Ada yang membutuhkan persyaratan lainnya selain yang disebut di atas sehingga kamu perlu memperhatikan dan mencari tahu persyaratan lengkapnya.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

Jangan Salah, Begini Cara Membersihkan Rak Buku Biar Awet


Jakarta

Rak buku merupakan salah satu furniture yang ada di rumah, apalagi jika kamu pecinta buku. Rak tersebut tidak hanya bisa diisi dengan buku, tetapi juga dengan hal-hal lainnya seperti benda-benda dekoratif maupun figura foto.

Sama seperti benda-benda lainnya, rak buku juga perlu dibersihkan. Sebab, jika rak tersebut kotor bisa berimbas kepada kondisi buku. Paparan terhadap debu dan kelembapan secara terus menerus tak hanya merusak rak, tetapi juga buku.

Lalu, bagaimana cara membersihkan rak buku? Melansir My Cleaning Home Guide, berikut ini informasinya.


Langkah-langkah Membersihkan Rak Buku

1. Keluarkan Buku dari Rak

Langkah pertama sebelum membersihkan rak buku adalah mengeluarkan buku-buku maupun dekorasi yang ada terlebih dahulu. Sembari mengeluarkan buku, kamu bisa mengkategorikan buku agar lebih mudah diatur setelah rak dibersihkan.

2. Bersihkan Debu

Langkah selanjutnya adalah membersihkan debu. Kamu bisa menggunakan kemoceng atau lap kering untuk membersihkan rak.

3. Lap Rak Buku

Setelah membersihkan debu, kamu bisa mengelap rak dengan lap basah. Untuk cairan pembersihnya, kamu bisa menggunakan campuran sabun cuci piring dengan air hangat ke dalam botol dan semprotkan ke rak. Lalu, lap rak menggunakan kain mikrofiber.

4. Bersihkan Buku

Selain raknya, kamu juga perlu membersihkan buku. Kamu bisa merentangkan handuk atau bahan yang tidak terpakai di lantai sebagai alas untuk membersihkan buku.

Gosokkan sikat berbulu lembut ke sisi atas, samping, dan juga bawah buku untuk membersihkan debu. Jika sudah bersih, biarkan untuk terkena angin dahulu sebelum menatanya ke rak buku.

5. Tata Buku

Setelah bersih, kamu bisa menata buku kembali ke dalam rak. Namun, jangan sampai rak terlalu padat oleh barang-barang ya karena bisa mempercepat akumulasi debu.

Cara Agar Rak Buku Tetap Bersih

Kamu bisa membersihkan debu dari rak buku setidaknya seminggu sekali untuk mencegah penumpukan debu. Selanjutnya, kamu bisa membersihkan seluruh rak atau melakukan deep cleaning sebulan sekali agar kondisi rak buku tetap dalam keadaan baik.

Sebaiknya, kamu juga meletakkan rak buku di tempat yang memiliki ventilasi dengan baik untuk mencegah pertumbuhan jamur. Hindari meletakkan rak buku di dekat jendela atau dinding yang lembap.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

5 Jenis Furnitur yang Tidak Dicat Ulang, Jangan Sembarangan Ngecat!


Jakarta

Cat biasanya dipakai untuk mewarnai benda agar tampak lebih baru, lebih cantik, atau sesuai dengan warna favorit. Tapi jangan salah, karena ada furnitur yang tidak boleh dicat ulang.

Jika sembarangan mengecat, suatu benda justru mungkin akan kehilangan estetika atau bahkan nilainya anjlok. Simak artikel ini untuk mengetahui 5 jenis furnitur yang tidak dicat ulang.

Jenis Furnitur yang Tidak Dicat Ulang

Dirangkum dari The Spruce dan Better Homes & Gardens, berikut ini 5 jenis furnitur yang tidak dicat ulang:


1. Barang yang Baru Selesai Diproduksi Pabrik

Mengecat furnitur mungkin akan aman-aman saja jika metode pengaplikasiannya tepat. Tapi jika berurusan dengan perabot baru yang baru selesai diproduksi pabrik, mungkin akan beda cerita.

Sebaiknya detikers menunda mengecat perabot baru tersebut karena catnya mungkin tidak akan melekat dengan baik pada hasil akhir pabrikan. Nantinya cat akan mudah mengelupas, bahkan membuat perabot menjadi cepat aus.

2. Barang Antik

Barang-barang antik dihargai tinggi karena keotentikan dan usianya yang sudah tua. Jika detikers mengecatnya, maka barang antik ini akan kehilangan nilainya. Bila barang itu dijual, mungkin orang akan mengira barang itu adalah barang baru dan tidak memiliki nilai historis. Otomatis harganya juga akan turun drastis.

3. Barang dari Kulit dan Kain

Barang atau perabot dari bahan kulit dan kain juga termasuk dalam jenis furnitur yang tidak dicat ulang. Bahan kulit dan kain bisa berubah teksturnya menjadi kasar atau kaku jika dicat. Jika memang menginginkan warna yang sesuai keinginan, maka detikers bisa melapisinya atau mengganti permukaannya dengan bahan yang cocok.

4. Trim Kayu Alami

Trim kayu dapat mempercantik ruangan atau benda tertentu. Beberapa orang sengaja tidak mengecatnya karena kayu tersebut sudah memiliki warna alami yang menarik.

Tambahan cat bisa jadi akan merusak keindahan serat alami kayu. Tapi jika ingin membuat penampilannya menjadi lebih segar, detikers bisa menggunakan plitur atau pernis agar serat kayunya masih terlihat.

5. Engsel dan Gagang Pintu

Ketika detikers mengubah cat tembok, mungkin juga akan mengubah warna pintunya. Tapi sebaiknya jangan mengecat bagian engsel dan gagang pintunya.

Engsel dan gagang pintu biasanya berbahan logam. Jika bagian ini dicat, kemungkinan bisa mengurangi fungsinya, seperti terasa lengket atau bahkan tidak bisa diputar.

Jika memang ingin mengubah warnanya, detikers harus melepas komponen dan mengecatnya satu per satu. Biarkan mengering terlebih dahulu, lalu pasang kembali komponennya.

(bai/row)



Sumber : www.detik.com

6 Tanaman yang Bisa Mengusir Laba-laba dari Rumah, Ampuh!


Jakarta

Sarang laba-laba yang berada di sudut-sudut rumah membuat ruangan terlihat kurang menarik dan sangat kotor. Tak heran banyak orang yang berusaha untuk mengusir laba-laba dari rumah.

Mengusir laba-laba memiliki banyak cara, salah satunya adalah dengan menyimpan tanaman yang tidak disukai oleh laba-laba. Tanaman ini paling efektif ditanam di lokasi ‘kritis’ seperti di dekat pintu, jendela, dan pintu masuk lainnya.

Melansir The Spruce, berikut beberapa pilihan tanaman yang efektif untuk mengusir laba-laba di rumah.


Daun Mint

Ilustrasi tanaman peppermintIlustrasi tanaman mint Foto: Getty Images/La_vanda

Tanaman pertama yang menjadi pilihan untuk mengusir laba-laba di rumah, adalah tanaman peppermint. Peppermint merupakan tanaman mint yang paling tahan dingin dan memiliki aroma yang paling kuat.

Hal ini menjadi paling cocok untuk mengusir laba-laba. Tanaman ini memiliki ukuran 30-45 cm dan lebar 45-60 cm.

Rosemary

Tanaman herbal rosemaryTanaman rosemary Foto: Getty Images/iStockphoto/belchonock

Di sebagian besar iklim, rosemary hanya akan bertahan hidup sebagai tanaman tahunan, hal ini apabila dibiarkan melewati musim dingin di dalam ruangan. Namun, jika tanaman ini mendapatkan cukup cahaya sehingga tanaman ini bisa memiliki umur yang panjang.

Bunga Lavender

Ilustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamukIlustrasi tanaman lavender Foto: Getty Images/iStockphoto/GCShutter

Jika kamu menggunakan lavender, terutama untuk mengusir laba-laba pilih lavender Inggris karena memiliki aroma yang paling kuat dari semua jenis lavender.

Lavender adalah tanaman tahunan, tetapi harus disimpan di dalam ruangan. Namun harus hati-hati, karena bunga lavender dapat beracun bagi hewan peliharaan seperti anjing dan kucing.

Lemon Balm

lemon balm (melissa) herb in flowerpot with name taglemon balm Foto: iStock

Lemon balm membutuhkan banyak sinar matahari agar tumbuh subur di dalam ruangan. Namun perlu diperhatikan karena pemupukan dapat mengurangi kekuatan aromanya untuk mengusir laba-laba.

Sage

Ilustrasi daun sageIlustrasi daun sage Foto: Getty Images/hsvrs

Semua jenis sage harum, tetapi jika ingin menanamnya karena aromanya sage Cleveland adalah pilihan yang paling aromatik. Jika kamu menanamnya, jangan beri pupuk karena akan melemahkan aromanya.

Bunga Marigold

Vibrant Orange and Yellow Blooming Marigold Flowers FieldBunga Marigold Foto: Getty Images/iStockphoto/lovelypeace

Aroma kuat marigold menjadikan bunga yang berwarna cerah ini sebagai pengusir serangga dan laba-laba yang ampuh. Marigold Meksiko memiliki aroma yang paling kuat dan merupakan yang tertinggi dari semua varietas marigold.

Perhatikan bahwa aromanya ada di seluruh dedaunan, sementara bunganya hampir tidak memiliki aroma. Hal ini menjadi bagian tanaman yang bertindak sebagai pengusir, walaupun saat bunga sedang mekar.

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Hindari 3 Warna Ini Kalau Nggak Mau Rumah Kamu Jadi Sarang Nyamuk!



Jakarta

Nyamuk merupakan hama yang dapat menyebabkan gigitan yang mengganggu dan paling buruk sehingga dapat menyebarkan penyakit. Sehingga hal ini membuat penghuni rumah sangat tidak menginginkan kehadiran nyamuk.

Namun, mengetahui cara mengusir nyamuk tidak hanya sebatas membuang air dan menggunakan pengusir nyamuk yang tepat. Menghindari warna-warna yang nyamuk sukai akan membantu untuk mencegah nyamuk masuk ke rumah.

Melansir Livingetc, berikut beberapa warna yang disukai oleh nyamuk sehingga sangat mengundang nyamuk masuk ke rumah.


Warna Hitam

Rumah cat hitam/The Fifth and SixthRumah cat hitam/The Fifth and Sixth Foto: Rumah cat hitam/The Fifth and Sixth

Warna hitam akan selalu tampil berani dan menjadi pusat interior bergaya gotik. Namun, hitam merupakan warna yang harus dihindari saat mempertimbangkan nyamuk.

Nyamuk perlu menghindari sinar matahari langsung, karena dapat menyebabkan dehidrasi dan bahkan kematian. Sehingga hitam adalah warna yang secara alami akan membuat nyamuk ingin berada di dekatnya.

Nyamuk menggunakan penciuman sekaligus penglihatan untuk menemukan inangnya, jadi mengusir nyamuk dengan semprotan dan menanam tanaman anti nyamuk merupakan ide bagus untuk mengusirnya.

Warna Merah

Foto ruangan merah.Foto ruangan merah. Foto: iStock/Vanit Janthra

Warna merah muda dideteksi oleh nyamuk dan sangat menarik bagi nyamuk. Hal yang sama berlaku untuk warna-warna serupa seperti merah muda terang dan jingga, karena nyamuk tidak dapat membedakan warna-warna tertentu.

Nuansa-nuansa pada roda warna ini meniru warna kulit manusia sehingga nyamuk secara alami tertarik pada warna-warna tersebut.

“Warna-warna hangat seperti merah, oranye, dan kuning dapat menarik nyamuk karena mereka mungkin mengira warna-warna tersebut sebagai sumber panas atau panas tubuh calon inangnya,” kata Vincent Luca, pemilik On Demand Pest Control.

Warna Biru Laut

Biru Laut.Biru Laut. Foto: M. Marceny

Warna yang lebih gelap seperti biru tua meniru bayangan yang lebih mungkin menyerap dan menahan panas yang berarti nyamuk dapat dengan mudah menemukan inangnya.

“Nyamuk tertarik pada warna tertentu karena cara mereka menyerap cahaya dan memancarkan panas,” ujar Vincent.

Hindari ide-ide pengecatan seperti mengecat seluruh ruangan dengan warna yang lebih gelap seperti biru tua dan pilih dinding berfitur atau aksesoris yang lebih gelap sebagai gantinya.

Warna yang Mengusir Nyamuk

Berbeda dengan warna gelap yang menarik nyamuk, warna terang dapat mengusir nyamuk. Warna pucat seperti putih, biru muda, dan warna pastel kurang menarik bagi nyamuk. Warna ini memantulkan cahaya dari kehangatan, sehingga nyamuk sulit mendeteksi inang.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Punya Banyak Manfaat, 5 Tanaman Hias Ini Cocok Diletakkan di Kamar Mandi


Jakarta

Bukan hanya di halaman rumah, tanaman hias juga ada yang bisa diletakkan di kamar mandi. Fungsinya bukan hanya sebagai filter udara dan menyedot kelembapan, melainkan bisa pula mempercantik tampilan kamar mandi.

Perlu kamu ketahui, tidak semua tanaman bisa diletakkan di kamar mandi, terutama tipe tanaman yang membutuhkan sinar matahari langsung dan memiliki akar yang besar.

Dilansir The Spruce, berikut beberapa tanaman yang bisa tumbuh dan diletakkan di kamar mandi.


1. Sirih Gading

selective focus of golden pothos tree in the glass vase for decorate house or cafe.selective focus of golden pothos tree in the glass vase. Foto: Getty Images/iStockphoto/Koonsiri Boonnak

Sirih gading atau pothos adalah tanaman yang bisa tumbuh tanpa tanah. Tanaman ini bisa tumbuh di dalam ruangan yang minim cahaya matahari. Perawatannya yang sederhana cocok untuk diletakkan di kamar mandi.

Bahkan kamar mandi yang lembap, tanaman ini bisa tumbuh asalkan kamu rajin untuk mengganti air dan memotong batang paling bawah setiap minggu.

Perlu diingat, sirih gading merupakan tanaman rambat, kamu bisa meletakkannya di dinding kemudian membuat media rambatan. Kamu tidak perlu membeli banyak tanaman, sirih gading yang tumbuh subur bisa merambat lebat.

2. Lidah Mertua

Cozy home interior decor, Sansevieria (snake plant) in ceramic pots on a white table on the background of a bed with decorative pillows, modern design on a sunny daySansevieria (snake plant) in ceramic pots Foto: Getty Images/iStockphoto/Inna Luzan

Lidah mertua merupakan tanaman yang kerap dijumpai di Indonesia. Tanaman ini memiliki sejuta manfaat, salah satunya bisa sebagai filter udara kotor dan kelembapan pada suatu ruangan. Lidah mertua juga bisa hidup di tempat yang terang maupun minim cahaya. Kamu hanya perlu menyiramnya saat tanahnya mengering.

3. Spider Plant

cat playing in spider plantcat playing in spider plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

Satu lagi tanaman yang sering ditemukan di Indonesia, yakni spider plant. Tanaman ini memiliki bentuk daun yang panjang dan pipih. Semakin besar, jumlah daunnya akan semakin banyak dan menunduk.

Selain tampilannya yang menarik, spider plant dikenal sebagai tanaman ‘tahan banting’ alias bisa tumbuh di lingkungan apapun, salah satunya kamar mandi. Spider plant mampu tumbuh di tempat dengan kelembaban tinggi dan di tempat minim cahaya.

Pastikan kamu menggunakan pot dengan drainase yang baik agar udara juga bisa masuk ke dalam akar. Kamu cukup menyiramnya ketika tanahnya sudah mengering, mungkin seminggu atau dua minggu sekali.

4. Peace Lily

Peace Lily in white flower pot on wood with black background. spathiphyllum houseplant for Valentines DayPeace Lily in white flower pot on wood with black background. Foto: Dok. Istock

Jika kamu ingin kamar mandi ditemani dengan tanaman yang memiliki bunga, kamu bisa membeli tanaman peace lily. Tanaman satu ini memiliki beberapa bunga lancip yang warnanya kontras dengan daunnya. Meskipun terkadang tidak tumbuh, tetapi sekalinya bunga peace lily muncul tampilannya akan berkali-kali lipat indahnya. Untuk perawatannya, kamu cukup menyiramnya setiap minggu dan memberi pupuk sekitar bulan April-Agustus.

Peace lily bisa diletakkan di kamar mandi. Tanaman ini bisa hidup di tempat dengan tingkat kelembaban yang tinggi dan minim cahaya, sangat cocok untuk diletakkan di kamar mandi.

5. Aloe Vera

Aloe Vera plant in a pot in a tiled bathroom with copy space to the rightAloe Vera plant in a pot in a tiled bathroom with copy space to the right Foto: Getty Images/iStockphoto/Peter Carruthers

Tanaman ajaib berikutnya pasti kamu sudah tidak asing. Betul, tanaman ini bernama aloe vera atau lidah buaya. Selain bagus untuk perawatan diri dan obat, aloe vera cocok diletakkan di kamar mandi. Perawatannya pun mudah tidak harus sering disiram atau diberi pupuk.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

4 Bahan Sofa yang Bisa Jadi Pilihan untuk Tampilan Menarik



Jakarta

Dengan mengetahui bahan sofa terbaik tidak hanya akan mempengaruhi sofa, tetapi juga seberapa lama sofa tersebut akan bertahan. Bahan sofa mengacu pada pelapis sofa, menentukan bahan sofa adalah langkah untuk menemukan sofa terbaik.

Hal ini pastinya akan membantu mempersempit pilihan dan memastikan memilih bahan sofa sesuai dengan yang kamu inginkan.

Dilansir dari Livingetc, berikut beberapa pilihan bahan sofa yang bisa menjadi panduan kamu untuk memilih bahan sofa yang tepat.


Serat Alami

Linen, katun, wol menjadi beberapa bahan sofa yang umum digunakan. Linen sering dianggap mewah, mudah dicuci, dibersihkan, dan disedot debu. Bahan linen mudah kusut dan melar sehingga cocok digunakan dalam suasana yang sangat kasual.

Katun adalah pilihan lain yang sangat baik karena lembut, mudah menyerap keringat, dan terjangkau sehingga cocok untuk suasana kasual atau tradisional. Namun, katun dapat kusut dan kurang tahan lama kecuali dicampur dengan bahan sintetis.

Bahan sofa wol ideal untuk iklim dingin. Namun, bahan ini bisa jadi agak kasar, sebaiknya pertimbangkan sebelum memutuskan untuk memilih bahan ini.

Beludru

Bahan yang elegan dan seringkali berwarna-warni, beludru adalah pilihan yang nyaman sehingga akan menambah sentuhan elegan pada setiap ruangan di rumah. Pilih warna netral untuk tampilan yang lebih kalem.

“Beludru modern memiliki tumpukan yang lebih pendek, sehingga memberikan tampilan yang ramping dan kontemporer sekaligus sangat tahan lama dan anti noda. Bahannya lembut, dan ramah anak menjadikannya pilihan yang praktis namun mewah,” kata Thea Bloch-Neal, pendiri dan desainer Curated by Thea.

Kain Chenille

Chenille adalah bahan sofa alternatif yang bagus daripada linen yang juga merupakan pilihan yang sangat nyaman. Bahan ini cocok dengan kebangkitan gaya tahun 1970-an yang anggun di dunia desain interior.

Namun pertimbangkan tekstur pada bahan sofa ini, bahan ini rentan tersangkut. Meski begitu, detail tekstur adalah cara yang sangat baik untuk menambahkan lebih banyak daya tarik visual ke ruangan kamu.

Material ini dapat dilihat sebagai perpaduan yang pas antara beludru dan bounclé.

Kulit

Tambahkan sentuhan berkelas ke ruangan dengan menambahkan sofa kulit. Kulit menjadi pilihan yang tidak lekang oleh waktu dan serbaguna, menawarkan berbagai pilihan untuk memenuhi berbagai kebutuhan. Bahan kulit juga mudah dibersihkan.

Perlu diingat bahwa ada berbagai jenis kulit, seperti kulit asli yang memberikan kesan alami dan mewah sehingga membentuk patina seiring waktu dan kulit sintetis yang menawarkan alternatif yang terjangkau, meskipun kurang tahan lama.

Bahan sofa yang diwarnai anilin memiliki warna yang kaya, kulit ini menarik bagi penggemar desain tetapi lebih rentan terhadap noda karena kurangnya lapisan pelindung.

“Namun, tidak ada yang lebih baik daripada sofa kulit berwarna cerah,” kata Cheryl, seorang desainer.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

6 Cara Menghilangkan Lumut di Kolam Beton, Anti Ribet dan Ekonomis


Jakarta

Banyaknya lumut di kolam beton seringkali jadi masalah yang mengganggu estetika, karena membuat kolam terlihat kotor.

Meskipun seperti hal sepele, tapi keberadaanya juga mungkin membahayakan keseimbangan ekosistem air di dalamnya. Namun jangan khawatir, karena ada berbagai cara menghilangkan lumut di kolam beton yang mudah dilakukan.

Cara Menghilangkan Lumut di Kolam Beton

Berikut adalah hal yang bisa dilakukan untuk menghilangkan lumut di beton:


1. Pakai Soda Kue (Baking Soda)

Dikutip dari situs Concrete Renovations, baking soda adalah bahan yang bisa berfungsi dengan baik untuk membersihkan lumut.

Caranya pun cukup sederhana, taburkan saja soda kue pada permukaan kolam yang terkena lumut. Jika sudah, kamu bisa membersihkan sisa-sisanya setelah 24 jam.

2. Pakai Air Panas atau Mendidih

Penggunaan air panas bisa menghilangkan lumut kolam beton. Ini termasuk metode yang hemat biaya. Berikut langkah-langkahnya:

  • Tuangkan air mendidih ke area yang ada lumutnya.
  • Setelah disiramkan, gosok area tersebut dengan sikat kaku.
  • Jika sudah, gunakan selang untuk membersihkan sisa-sisa lumut.

3. Pakai Campuran Cuka dan Air

Noda lumut yang membandel di permukaan beton, bisa diatasi dengan campuran setengah cuka dan air. Cuka putih dan air dicampur dalam botol semprot.

Dengan begitu, cairan ini hanya perlu disebarkan dengan cepat dan mudah ke seluruh permukaan beton yang berlumut.

4. Menggunakan Mesin Cuci Bertekanan (Pressure Washer)

Pressure washer adalah alat semprotan air bertekanan tinggi. Untuk menghilangkan lumut di beton, air dari alat ini hanya perlu disemprotkan ke area yang terkena lumut atau kotoran untuk membuatnya menjadi bersih.

5. Menggunakan Larutan Bleach (Pemutih)

Pemutih juga bisa digunakan di kolam renang untuk menghilangkan lumut, membunuh bakteri atau virus. Namun, pemilihannya perlu diperhatikan.

  • Campurkan pemutih dengan hati-hati satu bagian air dan satu bagian larutan pemutih yang diencerkan. Ini dilakukan sambil mengenakan sarung tangan pelindung ya.
  • Setelah itu, semprotkan campuran ini ke area beton yang berlumut.
  • Tunggu hingga beberapa menit
  • Sikat dan siram area tersebut.

Jika memungkinkan, pakailah pemutih taman yang dirancang untuk melawan lumut tapi tetap aman bagi lingkungan.

6. Menggunakan Produk Pembasmi Lumut

Di pasaran, kamu bisa menemukan berbagai produk pembunuh lumut komersial yang diformulasikan khusus untuk permukaan beton. Memakai produk ini merupakan cara pembersihan melalui teknik kimia.

Mengutip Good Grow, jika kamu memilih menggunakannya, perhatikan hal hal berikut:

Pilih produk penghilang lumut yang sesuai dengan jenis permukaan beton.
Gunakan produk sesuai petunjuk produsen (ada yang siap pakai ada juga yang memerlukan pengenceran).
Pilihlah opsi yang ramah lingkungan.
Setelah pengaplikasian, berikan waktu beberapa jam agar produk bekerja sebelum menghilangkan lumut.

Jika menggunakan bahan-bahan kimia, ingatlah untuk selalu melindungi diri dengan sarung tangan, kacamata pelindung, dan mendapat ventilasi yang baik.

Penyebab Kolam Berlumut

Lumut memang bisa tumbuh subur di lingkungan yang lembap dan teduh. Di mana, area beton di sekitar rumah juga termasuk tempat yang sempurna bagi lumut untuk tumbuh subur.

Lumut di kolam disebut juga dengan alga. Mengutip Splash Supply Company, berikut adalah penyebab kolam berlumut secara umum:

  • Akibat perubahan musim.
  • Terlalu sedikit bakteri menguntungkan dalam kolam.
  • Nutrisi berlebih seperti pemberian pupuk, makanan ikan yang membusuk. Ini berlaku jika kolam
  • ikan.
  • Airnya hangat dan dangkal.
  • Kurangnya ekosistem yang mapan di kolam baru.

Sebagai informasi, kolam beton memang cukup tahan lama dan menawarkan kemungkinan desain yang tak terbatas. Kalau detikers tertarik membangun atau memiliki kolam beton, kamu perlu memahami cara merawatnya termasuk terkait pertumbuhan lumut.

(khq/khq)



Sumber : www.detik.com