Category Archives: Tips Properti

Segini Kisaran Biaya Pembuatan Sumur Bor untuk Air Bersih


Jakarta

Air bersih merupakan salah satu kebutuhan dasar yang wajib dimiliki setiap rumah. Terdapat sejumlah metode untuk mendapatkan air bersih, salah satunya adalah dengan sumur bor.

Penggunaan sumur bor dinilai lebih efektif dan efisien untuk mendapatkan air bersih. Soalnya, detikers bisa memperoleh sumber air secara gratis tanpa harus mengeluarkan biaya per bulannya.

Mengutip situs Brighton, metode pembuatan sumur bor umumnya ditemukan di perkotaan, baik untuk kebutuhan industri hingga rumah tangga. Dahulu, cara untuk mendapatkan sumber air adalah dengan menggali tanah secara manual, tapi kini lebih mudah karena sudah tersedia mesin bor.


Harga pembuatan sumur bor juga beragam. Hal itu tergantung dari sejumlah faktor, seperti kedalaman dan diameter sumur.

Lantas, berapa kisaran biaya pembuatan sumur bor untuk sumber air bersih? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

Harga Pembuatan Sumur Bor

Tertarik untuk membuat sumur bor sebagai sumber air bersih di rumah? Simak kisaran harganya di bawah ini berdasarkan diameter dan jenis bornya:

  • Diameter pipa ukuran 3 inch + bor jet pump: Rp 100.000 per meter
  • Diameter pipa ukuran 4 inch + bor jet pump: Rp 150.000 per meter
  • Diameter pipa ukuran 5 inch + bor sumur dalam: Rp 300.000 per meter
  • Diameter pipa ukuran 6 inch + bor sumur dalam: Rp 500.000 per meter
  • Diameter pipa ukuran 8 inch + bor sumur dalam: Rp 600.000 per meter
  • Diameter pipa ukuran 10 inch + bor sumur dalam: Rp 700.000 per meter

Sebagai catatan, harga di atas merupakan kisaran harga dan dapat berubah sewaktu-waktu. Selain itu, harga yang tercantum baru jasa saja, belum termasuk biaya peralatan, mesin pompa, dan pipa yang disesuaikan dengan kebutuhan.

Harga Paket Pembuatan Sumur Bor

Apabila tidak mau ribet, kamu bisa menggunakan jasa paketan sumur bor. Harga yang tertera sudah termasuk biaya tenaga dan material.

Berikut ini kisaran harga membuat sumur bor mulai dari tipe standar, menengah, hingga tinggi:

1. Tipe Standar

  • Paket sumur bor kedalaman 20 meter: Rp 5.000.000
  • Paket sumur bor kedalaman 30 meter: Rp 6.500.000
  • Paket sumur bor kedalaman 40 meter: Rp 8.000.000
  • Paket sumur bor kedalaman 50 meter: Rp 14.000.000
  • Paket sumur bor kedalaman 60 meter: Rp 18.000.000

2. Tipe Menengah

  • Paket sumur bor kedalaman 20 meter: Rp 6.000.000
  • Paket sumur bor kedalaman 30 meter: Rp 7.500.000
  • Paket sumur bor kedalaman 40 meter: Rp 10.000.000
  • Paket sumur bor kedalaman 50 meter: Rp 15.000.000
  • Paket sumur bor kedalaman 60 meter: Rp 20.000.000

3. Tipe Tinggi

  • Paket sumur bor kedalaman 20 meter: Rp 7.500.000
  • Paket sumur bor kedalaman 30 meter: Rp 9.000.000
  • Paket sumur bor kedalaman 40 meter: Rp 10.500.000
  • Paket sumur bor kedalaman 50 meter: Rp 16.000.000
  • Paket sumur bor kedalaman 60 meter: Rp 22.000.000

Perlu diingat, harga di atas merupakan estimasi dan bisa berubah sewaktu-waktu. Lalu, harga paketan sumur bor juga dapat berbeda di setiap daerah.

Harga Pembuatan Sumur Bor di Jadetabek

Bagi detikers yang tinggal di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi, simak kisaran harga pembuatan sumur bor untuk air bersih di bawah ini:

1. Wilayah Jakarta dan Depok

  • Sumur bor biasa dengan kedalaman maksimal 30 meter: Rp 3.000.000 – Rp 4.000.000
  • Sumur bor dan alat seperti pompa dengan kedalaman maksimal 30 meter: Rp 8.500.000
  • Sumur bor submersible dengan kedalaman maksimal 60 meter (sumur saja): Rp 9.000.000
  • Sumur bor submersible dengan kedalaman maksimal 60 meter jasa paketan termasuk jasa pekerja, material penunjang, dan pipa sumur: Rp 18.000.000

2. Wilayah Bekasi dan Tangerang

  • Jasa pengeboran sumur maksimal kedalaman 30 meter: Rp 2.500.000
  • Pembuatan sumur bor tipe submersible dengan kedalaman maksimal 60 meter: Rp 9.000.000
  • Sumur bor submersible dengan kedalaman maksimal 60 meter jasa paketan termasuk jasa pekerja, material penunjang, dan pipa sumur: Rp 18.000.000

Kembali diingatkan, harga di atas hanya kisaran saja dan dapat berubah sewaktu-waktu.

Demikian kisaran biaya pembuatan sumur bor untuk air bersih. Semoga dapat membantu detikers!

(ilf/fds)



Sumber : www.detik.com

7 Langkah Mudah Bersihkan Toren Air dari Lumut, Nggak Usah Panggil Tukang!



Jakarta

Toren air merupakan bagian penting dari rumah untuk menyimpan cadangan air bersih. Namun, lama-lama air di dalam toren bisa menjadi kotor, salah satunya karena tumbuh lumut.

Dikutip dari Flip, air bersih bisa terkontaminasi debu, serangga, kotoran, dan lumut. Oleh karena itu, penting membersihkan toren secara berkala agar air tetap tersimpan bersih dan higienis.

Tangki atau toren air perlu dicuci dan dikuras agar isinya tidak ditumbuhi lumut. Setidaknya toren perlu dibersihkan sebulan sekali jika lumutnya tumbuh dengan cepat.


Lalu, bagaimana cara mencuci toren? Nah, agar memudahkan kamu dalam menguras toren, ikuti langkah berikut ini.

Bahan dan Alat

– Sikat

– Spons

– scrubber atau saringan lumut

– Kaporit

– 3 sdm garam dengan 2 liter air, didihkan (opsi)

– cuka putih (opsi)

Cara Bersihkan Toren Air

1. Matikan Pompa Air

Matikan pompa agar tidak ada air mengalir saat proses mencuci toren, hal ini membantu efektifitas proses menguras dan memastikan pembersihan dilakukan secara maksimal.

2. Buang Air Toren

Selama proses pembersihan, pastikan kamu kabarkan kepada seluruh penghuni rumah bahwa air perlu segera dihabiskan dan sebelum membersihkan diingatkan untuk tidak dapat menggunakan air untuk sementara. Buang seisi air di dalam toren agar menghilangkan sisa air yang terkontaminasi dari kuman dan zat berbahaya.

3. Buang Kotoran Yang Mengumpul

Selanjutnya, buang tumpukan kotoran seperti lumut, alga, atau pasir. Gunakan alat yang dapat menyeka seluruh lumut seperti sikat dan spons agar tumpukan kotoran tersebut dapat terangkat. Ini untuk memudahkan kamu dalam proses pembersihan berikutnya

4. Sikat Permukaan Toren

Sebelum menyikat, kamu perlu memperhatikan komponen toren yang terhubung seperti valve atau keran, pipa, pompa, fitting inlet dan outlet, dan aksesori pendukung lainnya. Periksa terlebih dahulu dari setiap komponen agar ketika dibersihkan tidak ada yang rusak, putus, atau membuat celah yang bisa menyebabkan kebocoran.

Jika ada komponen atau aksesori yang bermasalah, sebaiknya kamu menggantinya terlebih dahulu agar tidak perlu mengerjakannya dua kali. Setelah diperiksa dengan baik, gunakan sikat untuk membersihkan permukaan dinding toren.

Kalau toren cukup besar dan memiliki bobot kurang dari 60 kilogram, kamu bisa sampai masuk ke dalam untuk mempermudah pembersihan. Tetapi jika sulit dijangkau, kamu bisa menggunakan gagang sikat yang panjang.

5. Bersihkan Tutup dan Bagian Luar

Jangan lupa untuk membersihkan bagian luar dan tutup toren, hingga kotoran debu yang tertumpuk hempas tidak ada sisa.

6. Bilas dengan Air Bersih

Setelah membersihkan toren, pastikan dibilas dengan air bersih hingga sisa-sisa busa dan cairan pembersihan hilang.

7. Isi Ulang Toren

Jika sudah dibilas dengan maksimal, isi ulang toren sesuai kapasitas dengan air bersih dan aliran air lancar. Pastikan kualitas air jernih dan tidak memiliki warna dan bau. Sehingga, pastikan air di dalam toren tetap bersih dan aman.

Itulah cara mencuci toren air sendiri di rumah. Pastikan kamu membersihkannya secara berkala jika lumut sudah mengumpul. Semoga bermanfaat!

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Pakai 1 Bahan Ini, Tikus Tak Akan Masuk Rumah Selamanya


Jakarta

Tikus merupakan salah satu hewan pengganggu yang kerap ada di rumah. Hewan ini bisa merusak perabotan rumah hingga berpotensi menularkan penyakit.

Maka dari itu, tidak heran kalau banyak penghuni rumah yang melakukan berbagai cara untuk mengusirnya. Biasanya, penghuni rumah memasang jebakan tikus agar hewan pengerat itu tidak melanglang buana di dalam rumah. Namun, ada cara mudah untuk mencegah dan mengusir tikus dari rumah.

Caranya dengan menggunakan minyak esensial peppermint. Dilansir dari Express, peppermint tidak hanya memiliki aroma kuat tetapi juga kesegaran yang berbeda yang dibenci tikus.


Nah, minyak esensial peppermint ini bisa menjadi bahan untuk mengusir tikus karena aromanya tidak disukai hama tersebut. Gimana caranya? Berikut ini informasinya.

Cara Mengusir Tikus Pakai Minyak Esensial Peppermint

1. Basahkan Kapas dengan Minyak Esensial Peppermint

Metode ini cukup mudah dilakukan dan efektif. Tak heran cara ini menjadi salah satu yang paling sering dilakukan.

Kamu hanya perlu merendam kapas ke dalam minyak esensial itu dan meletakkannya di sekitar rumah.

2. Buat Semprotan dari Minyak Esensial Peppermint

Cara ini juga bisa dilakukan untuk mengusir dan mencegah tikus masuk rumah. Kamu cukup membuat semprotan dan menyemprotkannya di sekitar rumah.

Caranya, masukkan tiga sampai lima tetes sabun cuci piring atau satu cangkir cuka dengan satu sampai dua cangkir air. Lalu, tambahkan 20 tetes minyak esensial peppermint ke dalam botol semprot dan kocok hingga tercampur. Pastikan semua bahan sudah tercampur rata sebelum menyemprotkannya.

Demikian cara untuk mengusir dan mencegah tikus masuk ke dalam rumah dengan menggunakan minyak esensial peppermint. Semoga bermanfaat ya detikers!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/das)



Sumber : www.detik.com

Ternyata Ini Alasan Orang Barat Ogah Pakai Kloset Jongkok!



Jakarta

Terdapat dua jenis kloset yakni kloset jongkok dan duduk. Namun jika kamu perhatikan, jenis kloset yang banyak dipakai adalah kloset duduk, terutama di negara-negara di Eropa dan Amerika. Lantas, apa alasan kloset jongkok jarang ditemui di sana?

Dilansir situs Jialifu Cubicle, ada beberapa alasan mengapa orang barat jarang menggunakan kloset jongkok, begini penjelasannya.

1. Kloset Jongkok Dinilai Tak Higienis

Kloset jongkok yang tidak memiliki penutup di atasnya, membuat orang barat khawatir saat menyiram atau buang air, ada cipratan air yang mengenai pakaian atau lantai kamar mandi. Mereka melihat bentuk kloset jongkok tidak higienis.


Selain itu, mereka melihat postur jongkok tidak nyaman. Mereka takut tergelincir saat menggunakannya, apalagi tubuh orang-orang barat rata-rata lebih besar dari orang-orang Asia.

2. Khawatir Ada Barang Bawaan Jatuh

Alasan selanjutnya mengapa jarang ditemui kloset jongkok di negara-negara Eropa dan Amerika adalah keamanannya. Biasanya mereka menyimpan barang-barang di kantong celana, seperti ponsel dan dompet. Mereka khawatir barang bawaan mereka bisa terjatuh ke dalam kloset ketika mereka jongkok.

3. Sulit Berdiri Setelah Jongkok

Selain posisinya yang sulit bagi mereka, ketika berdiri juga mereka merasa kesulitan. Mereka khawatir setelah berjongkok lama, kaki terasa mati rasa (kesemutan). Dengan memakai kloset duduk, mereka bisa melakukan aktivitas lainnya seperti membaca buku, bermain ponsel, dan lainnya dengan lebih aman.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

Trik Atur Uang Biar KPR Lunas buat Korban PHK



Jakarta

Kehilangan pekerjaan karena diberhentikan atau pemutusan hubungan kerja (PHK) pasti akan berdampak pada keadaan finansialnya. Keadaan ini akan lebih sulit apabila orang tersebut masih memiliki cicilan seperti KPR.

Namun, tenang, kamu tidak perlu pusing atau sedih berkepanjangan. Ada beberapa cara agar pembayaran KPR tidak macet atau hangus. Salah satu caranya adalah kamu bisa mengajukan keringan cicilan kepada bank.

Menurut Perencana Keuangan dari Alliance Advisors Group Indonesia, Andy Nugroho, sebelum mengajukan keringanan, kamu harus menghitung dulu harta yang tersisa. Apabila korban PHK masih memiliki tabungan atau hasil investasi, kamu bisa melanjutkan KPR seperti biasa, tanpa adanya keringanan.


“Bila kita masih punya aset atau investasi atau tabungan yang dirasa cukup apalagi berlimpah, maka sebaiknya tidak perlu melakukan restrukturisasi KPR namun cairkan jual dulu aset atau investasi tersebut untuk pembayaran cicilan KPR plus kebutuhan sehari-hari. Bila dirasa nilainya ketika dijual tidak terlalu besar, prioritaskan untuk kebutuhan sehari-hari,” katanya Andy kepada detikcom beberapa waktu lalu.

Lebih menguntungkan lagi, apabila kamu mendapatkan pesangon. Debitur yang terkena PHK tersebut bisa menggunakan pesangon untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan keperluan mendesak. Kuncinya adalah kamu perlu menggunakan pesangon tersebut dengan bijak dan prioritaskan untuk keperluan sehari-hari seperti makan, biaya listrik, biaya sekolah, biaya pengobatan, dan lainnya.

“Ketika pesangon itu cair, gunakan dengan sangat bijak untuk kebutuhan sehari-hari yang sangat penting dan urgent. Mengingat pesangon tersebut adalah pengganti penghasilan kita yang terhenti, namun hanya untuk beberapa waktu ke depan,” pesannya.

Selagi masih memiliki pegangan uang dari pesangon, disarankan untuk mencari pekerjaan baru atau penghasilan tambahan. Dengan begitu, kamu tetap bisa membayar cicilan KPR dan kebutuhan sehari-hari ke depannya.

“Sambil mencari pekerjaan yang diinginkan, tidak ada salahnya melakukan pekerjaan-pekerjaan alternatif lain yang memungkinkan kita tetap mendapatkan penghasilan meskipun jumlahnya mungkin seperti yang diharapkan,” pungkasnya.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

Ini 3 Alat Wajib untuk Mengatasi Pagar Besi yang Berkarat


Jakarta

Pagar besi sering dipilih oleh banyak pemilik rumah karena lebih praktis saat membuka atau menutup pagar. Lalu, pagar besi juga dinilai awet dan punya tampilan yang membuat rumah terlihat lebih mewah.

Meski terbilang awet, tetapi pagar besi tetap membutuhkan perawatan khusus. Soalnya, pagar besi berisiko mengalami karatan akibat terkena air, terutama air hujan.

Kalau pagar besi sudah berkarat, tampilannya akan terlihat jelek dan tidak estetik lagi. Namun jangan khawatir, masalah pagar besi berkarat dapat diatasi dengan menggunakan sejumlah alat.


Lantas, apa saja alat untuk mengatasi pagar besi yang berkarat? Simak pembahasannya dalam artikel ini.

Alat Wajib untuk Mengatasi Pagar Besi Berkarat

Dilansir situs Aberdeen Gate, sedikitnya ada tiga alat yang wajib dimiliki untuk mengatasi karat di pagar besi. Berikut alat-alatnya:

1. Sikat Kawat, Kikir, dan/atau Bor Listrik

Apabila pagar rumah detikers sudah mulai berkarat, sikat kawat bisa menjadi solusi tepat untuk mengatasi masalah tersebut.

Bulu baja pada sikat kawat berfungsi untuk menghilangkan cat atau kotoran yang lepas, terutama pada area yang sulit dijangkau seperti area yang tergulung, batang yang terpuntir, dan area yang membulat.

Lalu, roda kawat yang dipasang pada mata bor dapat digunakan untuk mengamplas, mengikis, dan menggilir. Kemudian ada sandblaster yang bisa dipakai untuk menghilangkan pembentukan karat.

2. Kuas Pembersih Lubang

Apabila ada karat yang sulit dihilangkan, cobalah menggunakan asam fosfat yang disemprot ke area tersebut. Nantinya karat yang membandel akan berubah menjadi serpihan hitam dalam waktu 24 jam.

Serpihan tersebut akan lebih mudah dibersihkan dengan sikat pembersih lubang kawat baja tahan karat. Alat ini dirancang khusus untuk membersihkan permukaan tersembunyi secara efektif.

3. Kuas Cat

Untuk mencegah karat dapat terjadi lagi, kamu perlu melapisi pagar dengan cat primer berbahan dasar minyak yang telah dibersihkan sebelumnya. Untuk mengaplikasikan cat primer hanya dibutuhkan kuas cat yang kualitasnya baik.

Jika cat primer benar-benar sudah kering, pakai kuas cat yang baru untuk mengaplikasikan cat logam berbahan dasar minyak.

Sebagai catatan, jangan menggunakan cat eksterior biasa atau cat tembok untuk pagar besi. Sebab, cat jenis ini tidak mengandung komponen penghambat karat yang diperlukan seperti cat DTM atau direct-to-metal.

Tanda-tanda Pagar Besi sudah Karatan

Dilansir BBC, karat pada besi diakibatkan hasil dari reaksi reduksi dan oksidasi (redoks) yang tidak diinginkan. Jadi, besi akan bereaksi dengan air dan oksigen, lalu membentuk besi (III) oksida terhidrasi yang dikenal sebagai karat.

Selain disebabkan oleh cuaca, terutama akibat air hujan, pagar besi dapat berkarat karena kotor, terdapat tumbuhan yang tumbuh di dekatnya, hingga caat pelindung yang mulai mengelupas.

Untuk mengetahui apakah pagar besi di rumah sudah mulai berkarat atau tidak, simak tanda-tandanya di bawah ini:

  1. Terdapat noda kehitaman yang kasar dan timbul pada permukaan pagar.
  2. Bentuk pagar melengkung dan terdapat permukaan yang rusak atau bolong. Hal ini karena karat bisa melemahkan struktur besi.
  3. Pagar sulit saat ditarik dan didorong serta terdengar suara berderit.

Apabila pagar rumah sudah mengalami tanda-tanda di atas, sebaiknya lakukan proses pembersihan pagar dari karat dengan pengecatan ulang. Namun jika pagar mengalami karat yang cukup parah, sebaiknya mengganti pagar tersebut dengan yang baru.

(ilf/fds)



Sumber : www.detik.com

Sering Jadi Sarang Debu, 6 Tempat Ini Harus Sering Dibersihkan!


Jakarta

Debu merupakan kumpulan partikel kecil yang berasal dari kotoran, pasir, kulit mati, hingga bulu hewan peliharaan. Debu bukan hanya membuat ruangan kotor, melainkan membawa penyakit apabila tidak sering dibersihkan.

Partikel debu biasanya berasal dari luar yang masuk melalui celah-celah di rumah. Bisa juga karena terbawa angin atau menempel pada benda-benda yang berasal dari luar.

Namun, ada pula tempat-tempat langganan debu bersarang yang jarang kamu sadari. Dilansir Southern Living, berikut beberapa tempat yang bisa menjadi sarang debu di rumah.


1. Dipan Tempat Tidur

Dipan tempat tidur merupakan kerangka tempat tidur yang biasanya terbuat dari kayu, besi, atau bahan lainnya. Sisi dipan biasanya tidak tertutupi dengan kain atau kasur. Tidak heran jika sisi-sisi ini mudah berdebu.

Namun, kamu perlu waspadai karena debu yang berkumpul di sisi-sisi dipan ini dapat mempengaruhi kualitas tidur penggunanya. Cara mencegahnya yakni dengan rajin membersihkan sisi-sisi tempat tidur setiap membereskan kasur. Kamu bisa menggunakan kain, mikrofiber basah, atau penyedot debu.

2. Gorden atau Tirai

Gorden dan tirai biasanya terbuat dari kain. Bahan seperti ini mudah sekali kotor dan debu mudah menempel di permukaannya. Kamu perlu rutin mengganti gorden dan mencucinya. Apabila bahan gorden bukan dari kain, kamu bisa membersihkannya setiap hari dengan kemoceng atau kain mikrofiber.

3. Dinding

Meskipun dinding bentuknya vertikal, debu bisa menempel dan tidak jatuh ke bawah. Kamu juga bisa melihat keberadaan debu pada dinding yang tidak pernah dibersihkan, terutama di bagian atas. Cara membersihkannya cukup mudah, kamu bisa memakai kain mikrofiber atau kemoceng dengan gagang yang panjang.

4. Kusen Pintu dan Jendela

Kusen pintu dan jendela merupakan bagian frame atau bingkai dari keduanya. Biasanya bagian atas dan dalam kusen sering berdebu karena jarang dibersihkan. Padahal kamu bisa lho membersihkan bagian ini dengan spons kering dan basah.

5. Ventilasi Udara

Debu masuk melalui ventilasi udara, tidak heran jika banyak debu yang menumpuk di sana. Pastikan untuk membersihkan ventilasi dengan kemoceng microfiber atau penyedot debu dengan sikat setidaknya sebulan sekali.

6. Bohlam

Menurut Departemen Energi AS, bohlam yang berdebu ternyata dapat mengurangi pencahayaan hingga 30%. Oleh karena itu, bohlam perlu sering dibersihkan.

Pada saat membersihkan bohlam lampu harus dalam keadaan mati, saluran listrik dicabut, dan menunggu bohlam hingga dingin. Bersihkan bohlam dengan mengusapnya menggunakan kain kering. Sementara untuk lampu gantung bisa disapu dengan kemoceng panjang.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

Nggak Perlu Cairan Pembersih, Kamu Bisa Pel Lantai Pakai Bahan Dapur Ini


Jakarta

Lantai adalah salah satu bagian rumah yang harus sering dibersihkan karena cepat kotor. Selain menyapu, kamu perlu mengepel lantai untuk menghilangkan kotoran dan kuman di lantai dengan pembersih.

Namun, kamu nggak harus pakai cairan pembersih khusus, lho. Ada bahan-bahan di dapur yang bisa menjadi alternatif pembersih lantai.

Lalu, bahan dapur apa saja yang dapat digunakan buat pel lantai? Yuk, simak daftarnya berikut ini seperti yang dikutip dari Real Simple dan Cleanipedia.


5 Bahan Dapur untuk Mengepel Lantai

1. Baking Soda

Perbedaan Soda Kue dan Baking Powder untuk Bahan Bikin KuePerbedaan Soda Kue dan Baking Powder untuk Bahan Bikin Kue Foto: Getty Images/iStockphoto/ossphotostock

Baking soda bisa jadi andalan untuk membersihkan noda membandel dan noda minyak pada lantai rumah. Caranya, taburkan beberapa sendok baking soda ke noda pada lantai, lalu teteskan sedikit air untuk menimbulkan reaksi pada baking soda.

Setelah itu, gosok dengan pel hingga noda hilang dan lantai keramik tak kusam lagi. Kamu juga bisa menambahkan minyak kayu putih pada campuran baking soda dan air untuk membantu membunuh kuman dan bakteri.

2. Minyak Serai

Minyak serai merupakan bahan dapur lainnya yang bisa kamu gunakan untuk membersihkan lantai. Selain membantu membunuh kuman, serai juga punya aroma segar yang dijamin mencegah bau tak sedap dari rumah Anda. Sebagai nilai tambah, serai juga punya manfaat mengusir serangga, lho.

3. Cuka Putih

White vinegar in a glass bottle. White background. Organic cleaner.White vinegar in a glass bottle. White background. Organic cleaner. Foto: Thinkstock

Cuka putih bukan hanya untuk memasak, tetapi juga merupakan pahlawan pemusnah bakteri untuk lantai keras, seperti ubin dan laminat. Dengan tingkat keasaman pH dua hingga tiga, cuka putih bisa menghilangkan kotoran tanpa merusak lapisan lantai. Penggunaan cuka putih cocok untuk lantai tile, vinyl, linoleum, dan laminat. Kamu cukup mencampurkan ½ cangkir cuka per 3 liter air. Kelebihannya, kamu tidak perlu membilas lantai setelah dipel.

4. Boraks

Jika kamu menghadapi noda dan kotoran yang sulit, boraks adalah solusi pembersih yang kuat. Mirip dengan baking soda, Boraks memiliki sifat sedikit abrasif dan mampu menghilangkan noda serta bau tak sedap. Penggunaan boraks cocok untuk lantai ubin, beton, batu yang tersegel, vinyl, dan linoleum. Campurkan ⅛ cangkir boraks per 3 liter air. Setelah dipel, pastikan lantai dibilas dengan air biasa untuk menghindari residu.

5. Minyak Lavender

Sejak lama, lavender dikenal memiliki khasiat untuk kesehatan. Minyak lavender mengandung khasiat sebagai antibiotik, antiseptik, antivirus, dan antibakteri. Karena itulah, minyak lavender juga bisa digunakan untuk membersihkan lantai. Kamu cukup mencampurkan air dan cuka, lalu menambahkan sedikit minyak lavender untuk membersihkan lantai.

Campur saja lima sampai enam tetes minyak lavender dengan 1 ember air hangat dan secangkir cuka putih. Lantai rumah pun akan jadi bersih dan harum.

Hal yang Perlu Diingat

Meskipun bahan-bahan tersebut aman digunakan secara terpisah, penting untuk memperhatikan keamanan saat mencampurkannya dengan cairan pembersih lantai.

Beberapa kombinasi tertentu bisa menghasilkan senyawa beracun sehingga pastikan untuk membaca petunjuk penggunaan dan hindari mencampur bahan-bahan yang tidak cocok.

Itulah beberapa bahan dapur yang bisa digunakan untuk bersihkan lantai. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Cara Membeli Rumah Lelang Hasil Sitaan Bank, Apakah Lebih Murah?


Jakarta

Membeli rumah hasil lelang sitaan bank menjadi salah satu cara menarik untuk memiliki properti dengan harga yang lebih terjangkau. Memang, salah satu keuntungan dari membeli rumah lelang yaitu harganya yang murah.

Umumnya rumah yang dilelang ini karena debitur bank yang tidak mampu membayar cicilan, sehingga bank melelang aset tersebut untuk menutupi kerugian. Maka dari itu, pihak bank pun menjual rumah tersebut dengan harga yang terjangkau agar bisa segera mendapatkan uang dengan cepat, istilahnya ‘jual rugi’.

Harga rumah lelang sering kali lebih rendah dibandingkan harga pasar, membuatnya diminati oleh calon pembeli atau investor properti. Tapi jangan gegabah, calon pembeli mungkin juga harus mempertimbangkan tata cara sebelum membeli.


Alasan Rumah Lelang Hasil Sitaan Bank Lebih Murah

Dalam proses mengangsur cicilan Kredit Pemilikan Rumah (KPR), sering dijumpai pemilik rumah yang mengalami gagal bayar, kredit macet, hingga aset jaminan berupa rumah disita oleh pihak penyedia kredit, dalam hal ini bank. Dikutip dari laman sikapiuangmu.ojk.go.id, agunan yang dijaminkan bisa disita jika terjadi wanprestasi atau debitur tidak mampu memenuhi kewajiban.

Jika melanggar perjanjian, debitur nantinya memiliki hak untuk mendapatkan surat peringatan dan pengumuman lelang dari Bank. Surat Peringatan (SP) wajib dikirim sebanyak 3 (tiga) kali, dan debitur harus memberikan itikad baik terhadap proses pelunasan.

Jika debitur dinilai tidak memiliki itikad baik, maka agunan akan disita untuk pelunasan. Bank akan memberikan opsi berupa debitur menjual sendiri agunannya atau melalui mekanisme lelang terbuka oleh Bank.

Rumah yang disita nantinya akan dilelang oleh pihak bank. Lelang dilakukan sebagai upaya bank untuk memulihkan keuangan mereka yang gagal dikembalikan oleh penerima kredit yang gagal bayar.

Sebagai konsekuensi dari upaya bank yang ingin secepat mungkin kembali memperoleh dana segar, bank umumnya melakukan lelang aset rumah dengan harga yang lebih murah dari harga pasaran.

Cara Membeli Rumah Lelang dari Bank dan Pemerintah

Rumah-rumah sitaan yang dilelang itu, bisa dengan mudah ditemukan di situs-situs resmi rumah lelang yang disediakan masing-masing bank penyedia pembiayaan. Untuk meningkatkan transparansi, banyak bank memiliki portal web atau aplikasi online dalam penjualan rumah sitaan tersebut.

Biasanya, bank harus menjual rumah-rumah tersebut untuk mengurangi rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL). Kondisinya juga bebas dari masalah hukum. Sebenarnya, caranya sama dengan pembelian rumah pada umumnya, di mana sertifikat rumah dipegang oleh bank dan diserahkan saat pelunasan.

Calon pembeli akan diminta mendaftarkan diri melalui situs Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN). Setelah itu menyetor uang jaminan sebesar kurang lebih 30% dari harga limit yang ditetapkan.

Setelah dinyatakan menang oleh pihak Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), maka pembeli akan melakukan pelunasan sisa pembayaran kemudian diterbitkan risalah lelang dari KPKNL. Risalah lelang ini nantinya menjadi dasar bagi pemenang lelang untuk pengambilan sertifikat di BTN juga untuk balik nama di Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat.

Dalam laman DJKN, Kepala Seksi Hukum dan Informasi Yulianto, juga menuliskan bahwa lelang pun dilaksanakan secara online melalui web www.lelang.go.id. Pembeli dapat melakukan transaksi pembelian dimana saja, tanpa dibatasi jarak dan waktu. Adapun langkah saat mengunjungi website tersebut, yakni:

1. Membuat Akun

Buat akun peserta dengan melampirkan foto KTP, nomor NPWP dan nomor rekening. Lalu minta verifikasi akun ke petugas KPKNL terdekat.

2. Lihat Barang/Objek Lelang

Barang / objek lelang berupa tanah, tanah dan bangunan akan diumumkan melalui laman tersebut.

3. Pilih Rumah

Setelah akun lelang terverifikasi, maka obyek yang akan kita beli dapat dilihat di web www.lelang.go.id. Setelah memilih barang atau rumah yang akan dibeli, pastikan lokasi dan kondisi di lapangan sebenarnya. Bila perlu meminta bantuan petugas perbankan untuk menemani melihat obyek yang diinginkan.

4. Setor Uang Jaminan

Penyetoran uang jaminan lelang, disetor ke rekening Bendahara Penerimaan KPKNL, satu hari sebelum pelaksanaan lelang.

5. Ajukan Penawaran

Untuk lelang dengan sistem closed bidding, maka penawaran harus diajukan sebelum pembukaan/pelaksanaan lelang dimulai. Lelang baru dimulai setelah pejabat lelang membuka pelaksanaan sampai dengan batas waktu penawaran 2 jam.

6. Lunasi Kewajiban

Setelah dinyatakan sebagai pemenang lelang, segera lunasi seluruh kewajiban berupa pokok lelang. Termasuk bea lelang pembeli sebelum batas waktu 5 hari kerja setelah pelaksanaan lelang.

Hal ini guna menghindari wanprestasi lelang, apabila dinyatakan wanprestasi maka uang jaminan lelang akan disetorkan ke Kas Negara sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

7. Segera lunasi Bea Perolehan Hak Tanah dan Bangunan (BPHTB)

Lunasi dengan hadir ke DPKAD Kab./Kota setempat. Pembayaran BPHTB ini sebagai syarat pengambilan Kutipan Risalah Lelang dan Kuitansi Lelang yang berguna untuk proses balik nama di Kantor Pertanahan setempat dimana obyek berada.

8. Sertakan Bukti dan Ambil Dokumen

Dengan menyertakan bukti pelunasan asli dan pembayaran BPHTB maka Kutipan Risalah Lelang dan Kuitansi lelang dapat diambil di KPKNL.

Selanjutnya, ambil dokumen kepemilikan, sertifikat Hak Milik, sertifikat Hak Tanggungan, IMB dan surat dari bank, dapat diambil di Penjual/pemohon lelang dengan menunjukan Kutipan Risalah Lelang dan Kuitansi Lelang. Langsung ajukan proses balik nama ke Kantor Pertanahan setempat.

Nah, itulah tadi cara membeli rumah lelang hasil sitaan bank. Semoga bisa membantu, ya!

(aau/fds)



Sumber : www.detik.com

Cara Mengatasi Air Kloset Lama Turun dan Penyebabnya


Jakarta

Kloset duduk di rumah memiliki keunggulan yakni dapat membersihkan kotoran dengan sekali pencet. Air di dalam kloset akan turun, kemudian terisi kembali dengan cepat dalam kondisi bersih.

Namun, bisa saja kamu mendapati masalah, seperti air kloset lama sekali turun, tidak seperti biasanya. Kamu memencet tombol berulang kali, tetapi air tetap lambat turun. Jika kamu mendapati hal ini, berarti ada masalah pada sistem pembuangan di kloset tersebut.

Dilansir Angi, ternyata terdapat beberapa penyebab air kloset lama turun, berikut di antaranya.


1. Adanya Penumpukan Material Sisa di Rim Jets

Pada kloset duduk terdapat lubang kecil di bagian pinggiran yang jarang terlihat. Lubang tersebut adalah Rim Jets. Fungsinya untuk menciptakan gerakan berputar pada saat menyiram klose dan mendorong kotoran ke saluran pembuangan.

Pada proses pembuangan tersebut, pasti ada partikel-partikel yang menyangkut di pipa atau lubang pembuangan. Seiring waktu, partikel tersebut menyumbat jalur air sehingga menghambat tekanan air yang turun.

Apabila terjadi hal seperti ini, kamu bisa mencampurkan sabun cuci piring dengan air panas dengan volume sekitar 1-2 panci. Air panas yang digunakan sebaiknya bukan dalam skala mendidih. Namun perlu diingat bahwa bukan berarti sabun dicampur air panas baru dituangkan.

Pertama, tuangkan sabun ke dalam lubang kloset. Lalu, tuangkan 1-2 cangkir sabun cuci piring tersebut secara perlahan. Diamkan sekitar lima menit. Selanjutnya, tuangkan air panas sedikit demi sedikit. kamu bisa kembali menunggu sekitar 30 menit.

2. Saluran Air Tersumbat

Dalam beberapa kasus, lambatnya air kloset turun karena adanya penyumbatan pada pipa pembuangan. Penyumbatan ini bisa diakibatkan karena ada barang yang tidak seharusnya dibuang ke kloset atau ada kotoran menumpuk.

Jika kloset kamu mengalami hal ini, kamu bisa menggunakan alat yang dapat mendorong sumbatan di dalam pipa pembuangan. Alat ini sering disebut ular pipa karena dapat dipanjangkan dan fleksibel.

3. Tekanan Air di Tangki Rendah

Apabila tidak ada sumbatan, kamu perlu mengecek pasokan air di dalam tangki kloset. Apabila tekanan air di kloset rendah, bisa jadi salah satu alasan air lambat turun. Penyebab tekanan air di tangki rendah biasanya karena penggunaannya berlebihan, tabung siramnya rusak, adanya kebocoran, hingga penguapan air.

Cara mengatasinya adalah dengan mengisi ulang tangki manual untuk membantu menyiram toilet. Jika kamu memiliki modal yang cukup, perbaiki tangki air kloset atau perbaiki kerusakan di dalam tangki tersebut.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com