Category: Tips Properti

  • Rumus Menghitung Besaran PBB dan Simulasinya


    Jakarta

    Sebagai warga negara Indonesia, kita wajib membayar pajak. Salah satu instrumen pajak yang wajib dibayar adalah Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi kamu yang punya rumah atau properti.

    Namun, tak semua orang tahu berapa besaran PBB yang harus dibayarkan. Nah detikProperti bisa bantu nih bagaimana rumus hitung-hitungan PBB berikut simulasinya.

    Dikutip dari AEASIA Kementerian Keuangan, berikut penjelasannya:


    Definisi PBB (Pajak Bumi dan Bangunan)

    Apa itu PBB? PBB adalah kepanjangan dari Pajak Bumi dan Bangunan, yang merupakan pajak atas tanah dan bangunan yang dikenakan pada pemilik karena ada nya keuntungan ekonomi dan status ekonomi akibat kepemilikan tanah dan bangunan tersebut.

    Secara umum PBB ditujukan untuk WP orang pribadi dan WP Badan yang memiliki hak dan manfaat atas bumi dan bangunan, tapi terkadang ada juga pemilik yang membebankan PBB ke pihak penyewa, oleh karena itu anda perlu tau cara menghitung PBB yang cepat dan mudah agar anda tidak bingung dan dapat mengelola keuangan dan perpajakan hunian anda.

    Cara Menentukan Perhitungan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)

    Sebelum mulai menghitung PBB dengan cepat, terdapat 3 tahap yang dilakukan dalam menghitung Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), yaitu:

    1. Menetapkan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP

    Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) sendiri merupakan besarnya harga atas objek baik bumi maupun bangunan atau dapat dikatakan pula sebagai harga untuk properti tanah dan bangunan. Sebelum menghitung berapa besarnya Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang harus dibayarkan, maka langkah pertama harus mengetahui terlebih dulu harga dari tanah dan bangunan tersebut.

    2. Menentukan Nilai Jual Kena Pajak (NJKP)

    Nilai Jual Kena Pajak (NJKP) merupakan suatu dasar dari penghitungan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebagai nilai jual objek yang akan dimasukkan ke dalam perhitungan pajak yang terutang. Berikut ini merupakan ketentuan persentase dari Nilai Jual Kena Pajak (NJKP) yang telah ditetapkan pemerintah berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No.201/KMK.04/2000 Tentang Penyesuaian Besarnya Nilai Jual Objek Pajak Tidak Kena Pajak Sebagai Dasar Penghitungan Pajak Bumi dan Bangunan:

    40% (empat puluh persen) untuk perkebunan
    40% (empat puluh persen) untuk pertambangan
    40% (empat puluh persen) untuk kehutanan

    Sedangkan bagi objek pajak lainnya seperti pedesaan dan perkotaan dapat dilihat dari Nilai Jual Objek Pajak (NJOP), yaitu: 40% (empat puluh persen) untuk nilai lebih dari Rp 1.000.000.000 (satu miliar rupiah), sedangkan 20% (dua puluh persen) untuk nilai kurang dari Rp 1.000.000.000 (satu miliar rupiah).

    Selain itu dalam penentuan NJKP, kita juga harus memperhatikan ketentuan terkait Nilai Jual Objek Pajak Tidak Kena Pajak (NJOPTKP) yang bisa jadi berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya, sehingga harus dilakukan pengecekan terlebih dahulu untuk mendapatkan nilai yang presisi.

    3. Menghitung Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dengan cepat dan Mudah

    Setelah mengetahui definisi dari Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) dan Nilai Jual Kena Pajak (NJKP), maka anda dapat langsung menghitung PBB dengan cepat dan mudah menggunakan rumus berikut ini : PBB = 0,5% X NJKP

    Rumus tersebut mengacu pada dasar hukum atas Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 48/PMK.03/2021 tentang Tata Cara Pendaftaran, Pelaporan, dan Pendataan Objek Pajak Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)

    Melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (UU HKPD), pemerintah resmi menaikkan tarif PBB atau Tarif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

    Merujuk Pasal 41 UU HKPD, besar tarif PBB-P2 paling tinggi 0,5%. Sedangkan tarif PBB-P2 berupa lahan produksi pangan dan ternak ditetapkan lebih rendah daripada tarif untuk lahan lainnya. Tarif PBB-P2 ini nantinya akan ditetapkan terlebih dahulu dengan Peraturan Daerah (Perda) di masing-masing daerah

    Simulasi Menghitung PBB

    Pak Anwae merupakan seorang pengusaha/entrepreneur di bidang properti, beliau mempunyai properti kos-kosan seluas 200 meter persegi dengan nilai Rp 2.000.000 per meter. Kos-kosan ini berdiri di atas tanah dengan luas 300 meter persegi dengan nilai Rp3.000.000 per meter. Asumsi NJOPTKP untuk daerah tempat tinggal Pak Anwar adalah Rp 0. Bagaimana perhitungan PBB atas properti milik Pak Anwar?

    Jawab :
    Nilai Kos-kosan = 200 x Rp. 2.000.000= Rp. 400.000.000
    Nilai Tanah = 300 x Rp. 3.000.000= Rp. 900.000.000
    NJOP = Rp. 400.000.000 + Rp. 900.000.000= Rp. 1.300.000.000
    NJKP = 40% x Rp. 1.300.000.000= Rp. 520.000.000

    Maka, Nilai Pajak Bumi dan Bangunan yang harus dibayar Pak Anwar adalah :

    0,5% x Rp. 520.000.000 = Rp. 2.600.000.

    Ini merupakan cara menghitung PBB yang paling efisien, pajak bumi dan bangunan ini biasa nya perlu di bayar setiap tahun, jadi perlu disiapkan agar aset properti anda tidak memiliki nilai terutang.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Mengenal Jenis-jenis Gagang Pintu Serta Kelebihannya


    Jakarta

    Gagang pintu ada banyak jenisnya. Setiap jenis yang tersedia menyesuaikan kebutuhan dan fungsi. Mulai dari yang minimalis sampai modern.

    Nah, buat kamu yang mau punya pintu dengan gagang (handle) menarik dan sesuai preferensi kamu. Berikut beberapa jenis gagang pintu yang bisa kamu pertimbangkan. Yuk! Simak pembahasan lanjut berikut.

    Fungsi Gagang Pintu

    Melansir dari Kenari Djaja, Rabu (29/11/2023), gagang pintu mempunyai beberapa fungsi vital berikut.


    1. Mempermudah Mengendalikan Pintu

    Peran pertama yang umum diketahui masyarakat dengan adanya gagang pada pintu adalah untuk menghandle atau mengendalikan pintu. Umumnya pintu dibuka dan ditutup dengan cara ditarik, didorong, atau digeser ke kanan dan ke kiri.

    Pengendalian ini tentu sulit dilakukan pada pintu yang tidak memiliki gagang. Sehingga mengendalikan pintu menjadi peran utama yang memang wajib ada pada handle pintu.

    2. Menambah Nilai Estetik Ruangan

    Tak cuma untuk mengendalikan pintu. Jenis dan model gagang pintu yang tepat dapat menambah nilai estetik eksterior ruangan. Handle yang unik dan menarik bisa mendukung tampilan ruangan yang indah dari luar sebelum pintu dibuka.

    Terlebih saat ini jumlah produsen handle pintu sangat banyak sehingga memunculkan kreasi-kreasi menarik dari model dan keindahan bentuknya.

    3. Meningkatkan Keamanan Ruangan

    Gagang atau handle pintu juga berperan meningkatkan keamanan dalam ruangan. Ini disebabkan karena kunci rumah sebagian besar memang menyatu pada bagian gagangnya. Apabila tidak ada handle pintu, maka tidak ada media yang bisa digunakan untuk menempel kunci pada pintu.

    Bahkan semua jenis kunci pintu selalu dibuat menyatu pada gagangnya. Mulai dari kunci manual, kunci otomatis, hingga kunci berupa password.

    Jenis-jenis Gagang Pintu

    Gagang pintu dapat dibedakan berdasarkan penggunaannya serta material. Masih melansir situs yang sama, berikut beberapa jenis gagang pintu.
    Macam-Macam Handle Pintu Berdasarkan Penggunaannya

    Sebagai bahan pertimbangan sebelum memilih, perhatikan jenis-jenis handle pada pintu berdasarkan pengguanaanya berikut ini.

    Gagang Pintu Tarik

    1. Handle Tarik

    Gagang PintuGagang Pintu Foto: Istimewa/Kenaridjaja

    Handle pertama adalah jenis gagang pintu tarik. Modelnya sangat sederhana dengan ciri khas adanya ruang yang sangat luas di bagian tengahnya sebagai tempat memegang pintu. Handle ini banyak ditemukan pada lemari, loker, serta pintu kaca yang banyak digunakan di tempat umum seperti minimarket.

    Namun model handle ini terpisah dengan kuncinya sehingga apabila ingin memberikan kunci pintu pemasangannya terpisah dengan handlenya. Adapun beberapa kelebihan dari handle tarik ini adalah:

    • Tangan bisa leluasa membuka pintu dengan ruang yang luas.
    • Bisa menggunakan bahan apapun.
    • Bentuknya sangat simpel.
    • Cocok untuk segala pintu termasuk yang minimalis.
    • Knob Hitam

    2. Handle Kenop Klasik

    Gagang PintuGagang Pintu Foto: Istimewa/Kenaridjaja

    Handel dengan kenop ini termasuk model gagang pintu yang mewah pada masanya. Sesuai namanya, gagang pintu ini diaplikasikan bersamaan dengan kenop berbentuk bulat di sebelahnya. Apabila ingin membuka atau menutup pintu, maka kenop tersebut harus lebih dahulu diputar.

    Kelebihan gagang pintu kenop klasik ini adalah:

    • Desainnya unik.
    • Memiliki gaya yang antik.
    • Cocok untuk desain pintu dan ruangan yang klasik.

    3. Handle Tanpa Tuas

    Gagang PintuGagang Pintu Foto: Istimewa/Kenaridjaja

    Gagang pintu tidak harus menggunakan tuas untuk membuka atau menutupnya dengan mudah. Ada juga handle tanpa tuas yang memiliki cekungan di tengahnya untuk memasukkan jari dan mengaplikasikan pintu.

    Handle tanpa tuas ini tidak bisa digunakan pada semua jenis pintu, karena model aplikasinya yang lebih sesuai untuk jenis pintu geser. Kelebihan gagang pintu tanpa tuas adalah:

    • Desain minimalis.
    • Penggunaan praktis.
    • Proses membuka pintu geser bisa terdengar lebih kalem dan halus.
    • Lever Handle Rose

    4. Handle Lever on Rose

    Gagang PintuGagang Pintu Foto: Istimewa/Kenaridjaja

    Lever on Rose merupakan jenis gagang pintu yang tidak menggunakan piringan di belakangnya. Sebagai gantinya, dibalik tuas sudah ada ornamen kecil yang biasanya berbentuk persegi ataupun bulat. Ornamen inilah yang berfungsi menyembunyikan instalasi pintu agar terlihat lebih rapi dari luar.

    Kelebihan yang bisa didapatkan dengan menggunakan gagang pintu Lever on Rose adalah:

    • Desain simpel.
    • Cocok digunakan untuk semua jenis pintu.
    • Tampilan lebih modern dan kekinian.
    • Harga lebih ekonomis.
    • Lever Handle Plate Clasic

    5. Handle Lever on Backplate

    Gagang PintuGagang Pintu Foto: Istimewa/Kenaridjaja

    Kebalikan dari Lever on Rose, gagang pintu yang satu ini dilengkapi dengan piringan besar di belakang tuasnya. Biasanya piringan tersebut berbentuk persegi panjang yang memanjang ke bawah. Sementara pada bagian bawahnya ada ruangan yang sudah disediakan sebagai rumah kunci.

    Gagang pintu ini paling banyak digunakan oleh semua kalangan karena beberapa kelebihan berikut:

    • Bisa dikreasikan menjadi model sederhana, minimalis, hingga mewah.
    • Tingkat keamanan cukup baik.
    • Mudah diaplikasikan.
    • Pemasangan lebih mudah.

    Macam-macam Handle Pintu Berdasarkan Materialnya

    Apabila dilihat dari segi material pembentuknya, gagang pintu yang saat ini banyak digunakan hanya dibedakan menjadi 3 jenis, diantaranya:

    1. Handle Bahan Kuningan

    Gagang PintuGagang Pintu Foto: Istimewa/Kenaridjaja

    Bahan kuningan umum digunakan oleh masyarakat menengah hingga ke bawah. Ini disebabkan karena harganya yang lebih terjangkau dan mudah didapatkan. Selain itu, bahan kuningan juga memiliki warna keemasan yang membuatnya terlihat lebih menarik oleh sebagian orang.

    Secara umum, kelebihan bahan kuningan sebagai gagang pintu adalah:

    • Bahan ringan.
    • Mudah dibentuk.
    • Mudah dipasang.
    • Harga sangat terjangkau.
    • Bisa memberikan kesan mewah dengan warna gold.

    2. Handle Bahan Besi

    Gagang PintuGagang Pintu Foto: Istimewa/Kenaridjaja

    Gagang pintu dengan bahan besi tidak terlalu banyak digunakan. Meskipun daya tahannya cukup baik, material besi juga dianggap terlalu berat sehingga menambah beban pintu ketika diaplikasikan. Apalagi untuk jenis gagang pintu yang menggunakan bahan besi asli tanpa campuran.

    Dibalik kelemahan ini, handle dengan bahan besi juga memiliki beberapa kelebihan, yaitu:

    • Memiliki daya tahan yang sangat kuat pada benturan.
    • Tahan cuaca pada jenis besi murni.
    • Tidak mudah berjamur dan luntur.

    3. Handle pintu Bahan Aluminium

    Gagang PintuGagang Pintu Foto: Istimewa/Kenaridjaja

    Perkembangan beragam pintu dan jendela bahan alumunium menuntut produsen untuk turut memproduksi gagang pintu alumunium agar beratnya seimbang. Tidak heran kalau bahan ini hanya dibuat dan diperuntukkan pada pintu alumunium saja.

    Kelebihan dari gagang pintu alumunium ini juga sangat banyak, yaitu:

    • Memiliki warna asli yang elegan.
    • Bahannya sangat ringan
    • Aplikasi mudah.
    • Harga sangat terjangkau.
    • Tahan lama.
    • Tidak mudah berkarat.

    4. Handle Bahan Stainless

    Gagang PintuGagang Pintu Foto: Istimewa/Kenaridjaja

    Bahan stainless saat ini sangat populer dijadikan sebagai handle atau gagang pintu. Bahkan hampir semua bangunan dan ruangan modern menggunakan pintu dengan gagang pintu yang berbahan stainless.

    Tentu saja penggunaan yang sangat banyak ini bukan tanpa alasan. Ada banyak sekali kelebihan yang akan didapatkan dengan memakai handle berbahan stainless, di antaranya:

    • Tahan lama.
    • Tahan cuaca dan benturan.
    • Tidak berkarat dan bebas bakteri.
    • Desain menarik.
    • Warna elegan.

    Macam-macam Handle Pintu yang Berkualitas

    Dari sekian banyak gagang pintu yang ada di pasaran, tidak semuanya memiliki kualitas yang baik. Agar kamu tidak kecewa dengan kualitas gagang pintu yang buruk, bisa membelinya di Kenari Djaja secara online atau melihat produknya terlebih dahulu melalui website resminya.

    Adapun macam-macam gagang pintu berkualitas yang disediakan di sini adalah

    Gagang pintu dengan bahan asli. Semua gagang pintu yang dijual di sini menggunakan bahan asli, bukan tiruan. Jadi kualitasnya tidak perlu diragukan lagi, sekalipun material utamanya adalah kuningan dan besi.

    Gagang pintu dengan jaminan garansi. Kami juga menawarkan jenis gagang pintu berkualitas dengan jaminan garansi yang menguntungkan pelanggan jadi tidak perlu khawatir dengan kualitas produknya.

    Gagang pintu dengan kunci pin. Handle atau gagang pintu berkualitas yang menggunakan kunci pin juga tersedia di sini untuk memenuhi kebutuhan ruangan yang lebih aman dan praktis.

    Demikianlah jenis-jenis handle pintu yang bisa dipilih sesuai kebutuhan dan budget yang disediakan. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Panduan Praktis Membersihkan Pohon Natal Buatan di Rumah



    Jakarta

    Perayaan Hari Natal umumnya dilengkapi dengan menghias rumah dengan pohon natal. Pohon Natal tak harus selalu dibeli baru, tetapi juga bisa menggunakan yang sudah ada di rumah.

    Nah, sebelum dipasang di ruang tamu, pohon Natal buatan yang sudah kamu miliki harus dibersihkan terlebih dahulu agar tampil prima dan mempesona saat didekorasi.

    Melansir The Spruce, Senin (25/12/2023), berikut panduan langkah demi langkah tentang cara membersihkan pohon Natal buatan di rumah dengan efektif dan aman.


    Seberapa Sering Harus Membersihkan Pohon Natal?

    Idealnya, pembersihan pohon Natal buatan sebaiknya dilakukan pada akhir musim liburan dan sebelum dirakit kembali. Namun, membersihkan pohon Natal sebelum didekorasi bisa membuatnya tampak lebih segar dan cerah.

    Teknik yang sama juga bisa diterapkan untuk membersihkan pohon dan tanaman hias buatan lainnya yang digunakan sepanjang tahun.

    Panduan Membersihkan Pohon Natal

    Persiapkan Alat dan Bahan yang Diperlukan

    Sebelum mulai membersihkan pohon Natal, pastikan kamu memiliki alat dan bahan sebagai berikut.

    • Selang dengan nozel semprotan

    • Vacuum cleaner

    • Botol semprot

    • Sabun pencuci piring atau pembersih yang lembut

    • Kain mikrofiber

    • Sikat berbulu lembut

    Membersihkan Pohon Natal dengan Hiasan yang Terpasang

    Jika pohon Natal sudah terpasang hiasan, pastikan untuk mencabut semua komponen lampu dan dekorasi dari pohon. Kamu sebaiknya membongkar pohon sebanyak mungkin.

    Adapun langkah-langkah membersihkannya adalah sebagai berikut.

    • Hilangkan Debu dengan Vacuum

    Gunakan vacuum dengan lampiran selang atau shop-vac dengan sentuhan ringan agar dahan-dahan pohon dan lampu tidak rusak.

    • Gunakan Sikat

    Bersihkan debu dengan sikat tangan berbulu lembut, feather duster, atau kain mikrofiber. Bersihkan debu mulai dari atas hingga ke bawah pohon dan usahakan untuk tidak merusak lampu.

    • Bersihkan Debu

    Bongkar pohon dan guncangkan setiap bagian secara perlahan di luar ruangan atau dengan kantong sampah plastik untuk pohon tanpa lampu terpasang.

    Membersihkan Pohon Natal yang Tidak Terpasang Hiasan

    Jika hiasan tidak terpasang di pohon, kamu bisa melakukan pembersihan basah dengan air atau pembersihan kering.

    Adapun langkah-langkah membersihkannya adalah sebagai berikut.

    • Pembersihan Basah dengan Botol Semprot

    • Campurkan dua cangkir air hangat dengan satu sendok teh sabun pencuci piring.

    • Uji ketahanan warna pada pohon sebelum membersihkannya.

    • Semprot dan lap setiap bagian pohon dengan kain mikrofiber.

    • Air Selang untuk Pohon yang Besar

    • Bongkar pohon dan bersihkan pohon Natal menggunakan selang dengan aliran air yang lembut.

    • Pastikan untuk mengeringkan setiap bagian pohon sebelum merakitnya.

    Tips Tambahan untuk Pohon Natal Putih Menguning

    Jika pohon Natal-mu berwarna putih dan mulai menguning, campurkan cuka putih dan air dalam botol semprot dengan perbandingan 3:1. Semprotkan pada pohon dan biarkan di bawah sinar matahari selama dua hingga tiga jam sebelum membilasnya dengan air dari selang.

    Demikianlah panduan langkah demi langkah tentang cara membersihkan pohon Natal buatan di rumah dengan efektif dan aman.

    Dengan mengikuti panduan ini, kamu bisa memiliki pohon Natal yang bersih dan indah sehingga menciptakan atmosfer Natal yang hangat dan menyenangkan. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Membersihkan Sofa Bahan Beludru Biar Tahan Lama


    Jakarta

    Sofa dari bahan beludru bisa menjadi pilihan untuk dipakai di rumah. Sofa beludru bisa memberikan kesan elegan, mewah, dan memiliki permukaan yang lembut.

    Sofa di rumah tentunya membutuhkan perawatan agar tetap awet dan tidak bau apak. Menurut Margaret Larson dari Sustainable Furniture, sebaiknya sebelum membersihkan sofa, kamu melakukan patch test terlebih dahulu. Hal ini untuk mencegah kerusakan pada sofa.

    “Sebelum membersihkan sofa, pastikan kamu melakukan patch test dengan menggunakan produk kebersihan atau alat kebersihan pada bagian kecil di sofa. Pastikan area ini tersembunyi jadi apabila terdapat kerusakan tidak terlalu kelihatan. Perhatikan pada warna yang hilang atau tekstur aneh. Jika hal itu muncul jangan gunakan produk tersebut ke seluruh sofa,” ujarnya, dikutip dari Ideal Home, Senin (25/12/2023)


    Dilansir dari Ideal Home, Senin (25/12/2023), berikut ini cara membersihkan sofa berbahan beludru.

    1. Gunakan Vacuum Cleaner

    Kamu bisa membersihkan sofa dengan menggunakan penyedot debu atau vacuum cleaner. Bersihkan dengan gerakan memutar secara perlahan untuk menghilangkan kotoran.

    Alternatif lain, kamu juga bisa membersihkan sofa beludru dengan lint roller yang bisa membuat pekerjaan jadi lebih mudah dan cepat.

    2. Sikat dengan Lembut

    Kamu bisa membeli sikat khusus untuk bahan beludru. Dengan menggunakan sikat tersebut tentunya bisa menjaga sofa beludru kamu. Pastikan menyikat searah dengan serat beludru.

    3. Rawat dengan Cara Diuap

    Jika sofa beludru kamu memungkinkan untuk di-steam atau diuap (lihat pada label apakah sofa bisa terkena air atau tidak), kamu bisa menggunakan steamer yang bisa digenggam (hand-held steamer) agar tidak kusut.

    Gunakan dengan pengaturan rendah dan terus gerakkan steamer agar tidak berbekas di sofa yang bisa merusak bahan.

    Seberapa Sering Membersihkan Sofa?

    Membersihkan sofa sebaiknya dilakukan setiap minggu agar terbebas dari debu. Kamu bisa membersihkannya dengan menggunakan vacuum cleaner.

    Apabila tidak dibersihkan dalam waktu yang lama, nantinya warna pada sofa bisa pudar dan akan mempengaruhi bahan sofa.

    “Kamu sebaiknya menyedot debu sofa secara teratur agar tetap bersih lebih lama, pastikan untuk menyedot debu seminggu sekali atau 2 kali seminggu jika kamu memiliki hewan peliharaan atau anak-anak,” kata Brand Specialist Zinus, Victoria Cedeno.

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Perbedaan AC Split dan Inverter, Mana yang Lebih Baik?


    Jakarta

    Ternyata AC (Air Conditioner) terdapat dua jenis yang berbeda, yaitu ada AC inverter dan split. Saat kamu hendak membeli AC, biasanya hanya melihat merk saja tanpa mengetahui apakah itu jenis AC tersebut.

    Padahal, dengan tahu jenisnya dapat jadi bahan pertimbangan ketika memilih jenis AC, terutama dari sisi konsumsi energi. Nah, biar kamu nggak bingung mau pilih jenis AC yang mana. Berikut perbedaan AC split dan inverter yang perlu kamu tahu.

    Apa itu AC Split?

    Melansir dari Hisense, Selasa (26/12/2023), AC split merupakan jenis AC standar yang tidak dapat mengatasi pancaran panas dalam konsentrasi tinggi dari perangkat teknologi. AC split juga tidak bisa mengatur suhu dan kelembapan dengan presisi tertentu.


    Apa itu AC Inverter?

    Sementara AC inverter, AC inverter adalah AC yang menggunakan teknologi yang lebih canggih daripada AC biasa. Teknologi pada AC inverter memiliki cara khusus dalam pengoperasian AC, yaitu dapat mengubah tegangan listrik bolak-balik menjadi tegangan listrik searah, sehingga hal ini bisa menyebabkan konsumsi listrik menjadi lebih irit untuk jangka panjang.

    Perbedaan AC Split dan Inverter

    Melansir dari Qhome Mart, berikut ada beberapa perbedaan mencolok dari AC split dan Inverter.

    Tingkat Kecepatan Pendinginan

    AC inverter memiliki kemampuan lebih unggul dari AC split karena dapat mendinginkan ruangan lebih cepat daripada AC split.

    Hal ini karena jenis inverter punya kapasitas pendinginan lebih besar daripada split. Disisi lain, ac inverter mampu mempertahankan suhu dingin yang diinginkan secara konstan. Ini berkat kompresor yang bekerja terus menerus.

    Jenis Freon yang Digunakan

    Freon berupa bahan pendingin ruangan yang dipakai pada AC.Terdapat perbedaan diantara AC split dan inverter dari jenis freon yang digunakan.

    AC inverter biasanya lebih ramah lingkungan. Karena menggunakan jenis freon R32 adalah yang umum dipakai. Disebut ramah lingkungan salah satunya karena tidak merusak lapisan ozon bumi.

    Konsumsi Energi

    Bisa dibilang, AC inverter lebih hemat daya sebab teknologi inverternya yang hanya membutuhkan lebih sedikit daya daripada AC Split.

    Jika kita lihat perbedaan AC split dan inverter dari sisi konsumsi energi listrik, AC split setidaknya membutuhkan 800 watt sementara jenis inverter hanya 225 sampai 900 watt. Dengan begini, potensi konsumsi dari inverter bisa lebih hemat konsumsi listrik selama di set daya paling rendah.

    Harga

    Dari segi harga juga terdapat perbedaan AC split dan inverter. Jika kamu berkunjung ke toko atau supermarket yang menjual AC inverter dan split. AC split menawarkan harga lebih murah dari inverter. Namun, lebih tingginya harga dikarenakan AC inverter menawarkan kelebihan-kelebihan juga teknologi yang lebih ramah lingkungan.

    Kesimpulan

    Dari perbedaan AC split dan inverter diatas, dapat disimpulkan bahwa AC jenis inverter lebih unggul karena lebih cepat dingin serta memiliki daya lebih hemat juga ramah terhadap lingkungan. Disisi lain, AC split menawarkan harga jauh lebih murah.

    Demikian perbedaan AC split dan inverter. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Memilih Bed Cover yang Tepat dan Nyaman agar Tidur Berkualitas


    Jakarta

    Jika Anda sedang mengalami kesulitan tidur, besar kemungkinan bahwa set selimut Anda perlu segera diganti. Penggunaan set selimut yang ukurannya terlalu besar, terlalu panas, atau terlalu gatal dapat menghambat kenyamanan tidur Anda secara signifikan.

    Pemilihan set selimut yang cocok untuk kamar tidur Anda dapat menjamin tidur malam yang nyaman dan menciptakan suasana yang menyenangkan. Set selimut yang tepat juga dapat meningkatkan penampilan visual ruangan Anda.

    Dalam artikel ini kami akan memberikan beberapa tips dalam memilih bed cover yang tepat untuk menjamin kenyamanan tidur.


    Tips Memilih Bed Cover

    Berikut ini beberapa tips memilih bed cover yang bisa dicoba di tempat tidur Anda.

    1. Pertimbangkan Ukuran

    Satu aturan esensial dalam memilih bed cover adalah memastikan bahwa ukurannya lebih besar daripada kasur Anda.

    Misalnya, jika Anda memiliki kasur ukuran queen, disarankan untuk memilih penutup selimut ukuran king. Namun, ini tergantung pada tampilan yang diinginkan.

    Namun, keputusan ini dapat bervariasi tergantung pada estetika yang diinginkan. Jika tujuannya adalah mendapatkan bed cover dengan tampilan sejajar dengan bagian atas kasur, pertimbangkan untuk memilih ukuran penutup selimut yang sesuai secara akurat dengan ukuran kasur Anda.

    2. Pilih Warna atau Pola yang Tepat

    Pertimbangkan apakah Anda ingin bed cover dengan pola atau warna polos, karena hal ini dapat mempengaruhi tampilan dan kenyamanan kamar tidur.

    Bed cover memiliki peran penting dalam menambahkan warna, pola, dan tekstur ke ruangan tidur sehingga menciptakan suasana yang lebih nyaman.

    Sebagai contoh, pemilihan bed cover dengan pola mencolok dapat memberikan minat visual yang dibutuhkan, terutama jika dinding kamar tidurnya polos.

    Sebaliknya, bed cover dengan warna solid yang kaya dapat menciptakan ruang yang nyaman dan mewah.

    3. Pertimbangkan Tekstur

    Pemilihan tekstur bed cover dapat menjadi elemen kunci dalam merancang tampilan dan nuansa kamar tidur Anda.

    Ketika memilih bed cover, perhatikan tekstur yang paling sesuai dengan preferensi Anda. Bed cover umumnya bertekstur halus seperti sutra, yang cocok untuk bantal dengan pola dan bantal bertekstur.

    Jika Anda ingin menambahkan elemen visual yang menarik dan langsung mencolok pada tempat tidur Anda, pertimbangkan untuk memilih bed cover berwaffle.

    Penutup selimut berwaffle memiliki tekstur unik dengan pola berlubang-lubang menyerupai wafel, sehingga memberikan visual yang menarik dan dimensi tambahan pada tempat tidur.

    4. Pilih Bahan yang Tepat

    Ketika Anda memilih bed cover, memahami berbagai jenis bahan yang tersedia dapat membantu Anda membuat keputusan yang tepat sesuai dengan preferensi dan kebutuhan Anda. Bed cover dapat terbuat dari berbagai material, dan setiap bahan membawa karakteristik uniknya sendiri.

    Penutup selimut dapat ditemukan dalam berbagai jenis bahan, seperti katun, linen, sutra, satin, campuran poliester, polyester jacquard, sintetis, dan flanel.

    Apapun bahan yang dipilih, yang penting tetap mempertimbangkan kenyamanan, daya tahan, dan kebernapasan bahan penutup selimut.

    5. Pertimbangkan Kualitas dan Iklim

    Menetapkan pilihan pada bed cover berkualitas tinggi terbuat dari bahan yang bagus, seperti katun yang banyak diminati karena kelembutannya.

    Bagi yang tinggal di daerah beriklim panas, penutup selimut katun dapat mempertahankan kesejukan, sementara sutra atau satin memberikan alternatif mewah dengan sentuhan lembut.

    Berinvestasi dalam set penutup selimut berkualitas tinggi menjamin masa pakai yang luar biasa, dengan perhatian khusus pada ketebalan kain sebagai penanda kualitas.

    Aspek kualitas juga mencakup memperhatikan ketebalan kain, indikator kehalusan dan kekuatan bahan.

    Dengan mengetahui konsep dan tips ini, Anda dapat membuat keputusan yang lebih cerdas saat memilih bed cover, agar menjamin kenyamanan dan kepuasan jangka panjang saat beristirahat.

    (inf/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mencuci Handuk Putih Biar Tetap Awet dan Warnanya Tak Pudar


    Jakarta

    Mengetahui cara mencuci handuk putih tentu diperlukan agar tetap awet dan tidak mudah pudar. Handuk berwarna putih memang rentan kotor, maka dari itu kamu perlu merawatnya dengan tepat.

    Salah satu cara untuk merawatnya adalah dengan mencucinya dengan benar. Untuk memiliki handuk putih yang bagus selain menggunakan kualitas yang baik adalah mengetahui cara mencucinya.

    Dilansir dari Ideal Home, Selasa (26/12/2023), berikut ini cara mencuci handuk putih yang baik.


    1. Pisahkan Handuk

    Sama seperti mencuci pakaian, sebaiknya handuk putih tidak dicampur dengan warna lain. Hal ini bisa mencegah terkena luntur dari handuk warna lain. Selain itu, sebaiknya kamu pisahkan juga handuk sesuai dengan bahannya.

    2. Bersihkan Noda

    Sebelum dicuci menggunakan mesin cuci, sebaiknya bersihkan noda pada handuk. Kamu bisa menggunakan non-klorin oxygen bleach untuk membersihkan noda.

    “Tidak masalah menggunakan pemutih sesekali jika kamu ingin meningkatkan kecerahan atau menghilangkan noda membandel, namun penggunaan rutin tidak disarankan karena dapat melemahkan serat handuk dan mengurangi masa pemakaian,” kata Head of Category (MDA) di Currys, Victoria Bennion, dikutip dari Ideal Home.

    3. Tambahkan Baking Soda

    Baking soda bisa digunakan untuk membantu menghilangkan noda pada handuk. Karena bahan ini tidak berbahaya dan aman, kamu bisa menggunakan ini lebih sering dibandingkan menggunakan pemutih (oxygen bleach).

    4. Ganti Pelembut Pakaian dengan Cuka Putih

    Para ahli memperingatkan ketika mencuci handuk jangan pakai pelembut pakaian karena bisa meninggalkan residu yang membuat handuk kasar dan tidak mudah menyerap. Sebagai gantinya, kamu bisa menggunakan cuka putih.

    “Masukkan handuk ke dalam mesin cuci dengan detergen. Lalu tambahkan tidak lebih dari setengah cangkir cuka putih ke dalam tempat pelembut pakaian,” kata cleaning expert dan Product Development Scientist di Astonish, Olivia Young.

    5. Cuci dengan Siklus Lembut

    Jangan mencuci handuk dengan air panas karena bisa merusak bahan. Lebih baik cuci dengan air dingin. Jangan membebani mesin cuci secara berlebihan karena bisa membuat handuk tidak dapat dibersihkan secara efektif.

    6. Keringkan Handuk

    Setelah dicuci, kamu bisa mengeringkannya di mesin pengering atau di bawah sinar matahari. Sebaiknya sebelum dijemur, handuk dikibarkan terlebih dahulu untuk melemaskan bahan agar bisa lebih mengembang ketika kering.

    Jika menggunakan mesin pengering, memasukkan bola tenis atau bola pengering bisa memerangkap udara di antara kain untuk mengurangi waktu pengeringan.

    7. Lipat dan Simpan

    Setelah kering, lipat dan simpan handuk di dalam lemari.

    Itulah cara mencuci handuk putih agar tetap awet dan tidak mudah pudar. Semoga bermanfaat!

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Open House saat Natal Bikin Karpet Kotor? Begini Cara Bersihkannya



    Jakarta

    Menjelang natal tentunya akan banyak acara besar dan kesibukan selama merayakannya. Biasanya rumah kamu akan dipenuhi dengan tamu yang berkunjung dan banyak makanan yang akan disiapkan, mulai dari yang bersantan hingga berminyak. Sehingga bisa saja usai perayaan banyak yang akan meninggalkan noda, terutama pada karpet kamu.

    Dikutip dari HGTV, Senin (25/12/2023), jika karpet kotor tentunya ini adalah sesuatu yang cukup sulit apalagi noda tersebut berasal dari minyak yang kemungkinan tidak bisa hilang. Namun, walaupun usai open house saat natal bisa bikin karpet kamu kotor, ternyata ada tips untuk menghilangkan nodanya, lho.

    Alat dan Bahan

    – Baking Soda


    – Sendok

    – Botol Semprotan

    – Sabun Cuci Piring

    – Alkohol

    – Air

    – Vakum atau penyedot debu basah / kering

    – kain lap atau handuk bekas

    – sikat gigi bekas

    Cara Menghilangkan Noda Pada Karpet

    Oleskan Baking Soda

    Pertama-tama, taburkan baking soda secukupnya pada noda minyak. Pastikan noda benar-benar tertutup oleh butiran baking soda. Oles baking soda menggunakan sendok kemudian tunggu selama beberapa menit. Setelah itu, gunakan penyedot debu untuk menyedot baking soda dari karpet. Lakukan langkah ini selama 2-3 kali hingga noda terserap.

    Semprotkan Larutan Pembersih

    Buatlah larutan pembersih ke dalam botol semprot dari percampuran satu cangkir air, ½ sendok teh sabun cuci piring, dan dua sendok makan alkohol. Semprotkan larutan pembersih ke arah noda karpet dan biarkan selama 2-3 menit. Gunakan penyedot debu untuk menghilangkan kelembapan karena basah. Ulangi proses ini selama beberapa kali

    Gunakan Sikat Gigi

    Selanjutnya, jika noda lebih membandel dan larutan pembersih serta baking soda tidak mampu untuk menghempas kotoran pada karpet tersebut. Maka kamu perlu menyemprotkan larutan pembersih beserta menggosoknya sikat gigi bekas, agar noda tersebut dapat terserap lebih dalam. Gosok karpet dengan hati-hati selama beberapa kali agar tidak merusak serat karpet.

    Hilangkan Kelembapan dengan Penyedot Debu

    Terakhir, pakai penyedot debu untuk menghilangkan kelembapan serta sisa noda minyak pada karpet. Ulangi langkah ini hingga noda bisa menghilang tanpa sisa.

    Itulah cara menghilangkan noda membandel pada karpet usai merayakan hari natal. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Geletakan, Begini 5 Tips Simpan Alat Kebersihan yang Elegan di Rumah


    Jakarta

    Kegiatan membersihkan rumah secara rutin memang akan membuatnya nyaman dan rapi. Namun, hal ini akan percuma jika alat-alat kebersihannya tidak disimpan dengan baik.

    Dengan penyimpanan yang tepat, kamu tidak hanya membuatnya awet dan efektif dalam membersihkan rumah, tetapi juga mudah ditemukan saat akan digunakan.

    Melansir The Spruce, Selasa (26/12/2023), berikut adalah lima tips cerdas dan aman untuk menyimpan alat-alat kebersihan di rumah.


    1. Manfaatkan Ruang Vertikal pada Pintu

    Alat pel dan sapu bisa digantung di bagian dalam pintu dengan pengait atau penjepit. Tambahkan kawat atau keranjang plastik untuk menaruh pengki, kemoceng, dan sikat gosok kecil. Gantungan handuk bisa digunakan untuk menggantung botol semprotan.

    Untuk penyimpanan yang bisa dilepas, pilihlah tas sepatu gantung dengan kantong-kantong untuk menyimpan botol-botol cairan pembersih, kain, dan sikat.

    2. Manfaatkan Ruang Vertikal di Lemari

    Simpan alat-alat kebersihan di tempat penyimpanan gantung. Tempat penyimpanan yang didesain untuk sweater sangat cocok untuk menyimpan tempat sampah plastik kecil berisi perlengkapan kebersihan. Beri label pada setiap tempat pembersih kaca, kain, pembersih debu, pembersih kamar mandi, dll. Kamu bisa dengan mudah mengambil alat yang kamu butuhkan saat tiba waktunya untuk membersihkan.

    Gunakan pengait berbentuk S di atas gantungan lemari untuk menggantung kain pel dan sapu. Jangan lupakan ruang di dinding lemari. Mungkin saja ada ruang untuk menyelipkan beberapa keranjang gantung yang sempit, seperti yang digunakan untuk surat atau majalah, di antara batang lemari dan kusen pintu.

    3. Buat Akses Lebih Mudah

    Pasang tatakan yang bisa diputar di dalam lemari untuk memudahkan akses ke semua alat-alat kebersihan. Dengan cara ini, kamu bisa menggunakan setiap produk dan mengawasi kapan saatnya untuk mengganti persediaan.

    4. Gunakan Rak yang Memiliki Roda

    Gunakan rak yang memiliki roda untuk menyimpan alat-alat kebersihan dengan rapi. Temukan rak yang cocok untuk dimasukkan ke dalam lemari atau di belakang pintu sehingga alat-alat kebersihan yang kamu miliki selalu siap digunakan.

    6. Gunakan Keranjang dan Bak di dalam Rak

    Keranjang pembersih sangat berguna untuk menyimpan peralatan berdasarkan fungsinya. Pisahkan untuk kamar mandi, dapur, dan ruang tamu, dan gunakan bak plastik transparan berlabel untuk melihat dengan cepat persediaan yang kamu miliki.

    Tips Tambahan

    Sebelum memilih metode penyimpanan terbaik, luangkan waktu untuk mengevaluasi peralatan dan produk pembersih yang kamu miliki. Bersihkan alat yang jarang digunakan dan pastikan produk pembersih tidak melebihi masa kedaluwarsanya.

    Demikianlah lima tips cerdas dan aman untuk menyimpan alat-alat kebersihan di rumah. Dengan menerapkan tips ini, kamu tidak hanya membuat rumah bersih dan terorganisasi dengan baik, tetapi juga menjaga alat-alat kebersihan tetap aman dan efektif. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Cara Bersihkan Rumah Setelah Renovasi



    Jakarta

    Ketika rumah kamu selesai proses renovasi, pasti akan ada residu debu atau bau cat baru yang masih menyengat sehingga kamu bisa saja merasa tidak nyaman untuk langsung menempati rumah baru kamu. Apalagi, bau ini memiliki kandungan zat berbahaya dan bisa menimbulkan rasa pusing.

    Dikutip dari Elano Living, Selasa (26/12/2023), agar rumah terasa lebih nyaman dan higienis, ada beberapa langkah yang harus kamu lakukan untuk membersihkan rumah. Berikut ini detikProperti telah merangkum hal yang harus kamu lakukan.

    1. Bersihkan Area Paling Tinggi

    Hal yang pertama harus dibersihkan adalah area paling tinggi, seperti lantai tingkat, mezzanine, plafon, tangga dan kusen pintu atau jendela atas. Proses ini dilakukan agar dapat mempermudah kamu untuk membersihkan area yang paling bawah, dengan begini debu dari atas tidak mengotori kembali.


    2. Bersihkan Sisa Cat Menempel

    Sisa cat yang menempel di lantai kamu bisa membuat rumah terkesan kusam, untuk menyingkirkan sisa cat dengan bersih gunakan ujung pisau untuk mengerok sisa cat tersebut. Lakukan dengan cara perlahan agar tidak menghasilkan goresan pada lantai.

    3. Siram Lantai

    Jika debu pada seluruh area rumah sudah dibersihkan, sebaiknya kamu menyiram lantai dengan air bersih mengalir. Cara ini penting untuk menyingkirkan sisa debu dan kotoran dengan maksimal. Setelah menyiram lantai, keringkan permukaan dengan memakai kain pel dan pembersih lantai agar menjadi lebih wangi dan higienis.

    4. Hilangkan Bau Cat Rumah

    Rumah baru yang habis dicat tentunya akan menimbulkan bau menyengat. Agar bau ini tidak mengendap, kamu memerlukan sirkulasi udara yang baik dengan beberapa cara untuk mengatasinya.

    Pertama, kamu bisa membuka seluruh pintu dan jendela agar aliran udara masuk dan terkena sinar matahari. Jika ruangan kamu tertutup, kamu bisa menyalakan kipas angin atau AC seharian. Namun, jika bau tidak kunjung hilang, gunakan bahan alami seperti baking soda, jeruk lemon, bubuk kopi untuk menghempas bau menyengat tersebut.

    5. Bersihkan Perabotan

    Sebelum menata seluruh perabotan kamu ke tempatnya pasca renovasi, kamu perlu membersihkan perabotan agar tidak mengotori dalam rumah kamu yang sudah kamu bersihkan sebelumnya. Gunakan kain lap yang sudah dibasahi untuk mengelap seluruh perabotan kamu, atau kamu juga bisa memakai penyedot debu.

    6. Bereskan Rumah Beberapa Kali

    Sebaiknya membersihkan rumah setelah renovasi tidak hanya dilakukan satu kali. Jika rumah kamu sudah selesai dibersihkan dengan menyingkirkan debu, kotoran, dan sisa partikel cat yang menodai rumah. Kamu perlu membersihkan dan membereskan rumah kesekian kali agar tetap bersih dihuni. Mulailah dengan membersihkan lantai kamu dari debu, dengan menyapu dan mengepel.Selanjutnya, kamu bisa mengelap jendela dan pintu setelahnya.

    7. Buang Sisa Puing di Rumah

    Biasanya setelah renovasi, rumah kamu dipenuhi dengan tumpukan puing. Ini bisa menyebabkan debu di rumah beterbangan dan masuk ke dalam rumah. Oleh karena itu, pastikan kamu menyingkirkan puing ini ke tempat sampah. Jangan lupa pada bagian eksterior rumah, bersihkan sisa kotoran puing dengan air mengalir.

    Itulah 7 cara membersihkan rumah setelah renovasi. Kini kamu bisa nyaman beraktivitas dan rumah terasa lebih higienis. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com