Category: Tips Properti

  • 5 Cara Kreatif Simpan Barang di Rumah, Wajib Dicoba!


    Jakarta

    Rumah yang nyaman tak hanya berkaitan dengan gaya desainnya, tetapi juga berhubungan dengan keteraturan. Meski sudah didekorasi sedemikian rupa, rumah akan tetap tidak nyaman jika dalam kondisi berantakan.

    Untuk menciptakan rumah yang rapi dan nyaman, kamu tak perlu mengeluarkan biaya yang besar atau usaha yang berlebihan. Ada beragam cara kreatif untuk merapikan dan menyimpan barang di rumah yang harus kamu coba.

    Melansir The Spruce, Selasa (26/12/2023), berikut lima tips kreatif menyimpan barang-barang di rumah yang patut dicoba.


    1. Kaleng Bekas jadi Tempat Pensil yang Kreatif

    Mendaur ulang kaleng bekas bukanlah konsep baru. Dengan membersihkan, melukis, atau menghias kaleng bekas sedemikian rupa, kamu bisa menciptakan tempat pensil yang unik. Selain itu, kaleng bekas juga bisa digunakan untuk menyimpan kuas makeup, sikat gigi, atau peralatan makan. Kaleng bekas juga berguna untuk menyimpan paku, sekrup, dan aksesori kecil lainnya.

    2. Mengatur Kabel dengan Label Roti

    Semakin banyak perangkat elektronik yang ada, semakin banyak juga kabel yang harus diurus. Gunakan label roti bekas untuk menyusun kabel agar tetap teratur dan mudah diidentifikasi. Trik ini tidak hanya efektif di ruang hiburan, tetapi juga di ruang kantor.

    3. Rak Sepatu Gantung untuk Menyimpan Sapu dkk

    Rak sepatu gantung di pintu ternyata juga bisa dijadikan alternatif untuk menyimpan alat-alat kebersihan. Dengan ini, produk pembersih tetap terorganisasi dengan baik dan mudah dijangkau. Di lemari, rak sepatu gantung juga bisa digunakan untuk menyimpan handuk kecil dan kain lap lainnya.

    4. Laci Bekas untuk Penyimpanan Bawah Tempat Tidur

    Laci bekas dari lemari atau perabotan lain yang tidak terpakai bisa diubah menjadi penyimpanan di bawah tempat tidur. Cukup tambahkan roda di bagian bawah laci agar mudah digeser. Laci ini cocok untuk menyimpan mainan anak-anak, selimut cadangan, sepatu, atau pakaian musiman.

    5. Palet Kayu untuk Menyimpan Alat Kebun

    Palet kayu memiliki banyak kegunaan, termasuk untuk penyimpanan alat kebun. Dengan meletakkan palet secara vertikal ke dinding, kamu bisa menyimpan cangkul, sekop, dan alat kebun lainnya dengan rapi. Palet akan menjaga agar alat-alat tersebut tetap terkendali dan mudah dijangkau.

    Demikianlah lima tips kreatif menyimpan barang-barang di rumah yang patut dicoba. Dengan menerapkan tips kreatif ini, rumahmu tidak hanya akan terlihat lebih rapi, tetapi juga unik. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini 10 Tips Cegah Maling Masuk Rumah saat Ditinggal Liburan Akhir Tahun


    Jakarta

    Akhir tahun identik dengan liburan panjang. Buat kamu yang mau liburan dan meninggalkan rumah dalam keadaan kosong, hati-hati ya.

    Rumah kosong di musim liburan kerap jadi sasaran empuk pencuri alias maling. Kita harus hati-hati dan mengetahui cara mencegah maling masuk ke rumah apalagi dalam keadaan tak ada orang.

    Oleh karena itu, kamu perlu melakukan beberapa cara agar maling tak masuk ke rumah, seperti dikutip dari CNET.


    Berikut Cara Mencegah Maling Masuk ke Rumah

    1. Amankan Pintu dan Jendela

    Mengunci pintu dan jendela adalah hal yang sangat vital dilakukan sebelum kita meninggalkan rumah. Ini juga bentuk pencegahan yang termudah untuk menghindari pencurian.

    Maling tentu mencari target yang mudah. Pintu yang terkunci bisa menyulitkan maling masuk. Bila perlu, buat tralis di jendela dan pintu untuk pengamanan ekstra.

    2. Pakai Kunci Tambahan

    Nah, mengunci pintu dan jendela terkadang tidak menjamin sepenuhnya keamanan dari maling. Tak jarang maling juga punya banyak cara untuk masuk ke rumah. Solusinya, pakai kunci pengaman tambahan.

    Kamu bisa mengganti pintu rumah atau jendela dengan kualitas yang lebih bagus. Pastikan kusen dan engsel pintu kamu cukup kuat untuk menahan upaya pembobolan Terakhir, seperti disebutkan di atas, Anda dapat meningkatkan ke smart lock, yang dapat kamu aktifkan dari jarak jauh.

    3. Tambahkan Sistem Keamanan

    Bila hal itu dirasa tak cukup menenangkan, upaya lain yaitu menambahkan sistem keamanan rumah juga bisa dilakukan. Sistem keamanan ini bisa berupa alarm atau kamera CCTV yang bisa dipantau dari ponsel kamu

    Saat ini banyak kamera CCTV yang punya sensor gerakan manusia. Bila ada gerakan, CCTV tersebut bisa mengirimkan notifikasi ke ponsel kamu.

    4. Sembunyikan barang-barang berharga

    Maling yang masuk ke rumah pasti mengincar barang-barang berharga. Jadi, jangan taruh barang berharga di tempat yang berpotensi mudah dijangkau maling. Bila perlu, selalu simpan barang berharga di safe deposit box atau di tempat sembunyi yang cuma kamu yang tahu.

    5. Tambahkan lampu luar

    Maling biasanya lebih suka dengan kondisi rumah yang gelap. Karena gerak-gerik mereka tak akan terlalu kelihatan.

    Makanya, pasang lampu tambahan di luar rumah yang terang, agar maling yang mau masuk ke rumah bisa berpikir ulang. Atau, kamu juga bisa memasng lampu yang menyala otomatis bila ada gerakan. Sorot lampu ini bisa efektif mencegah maling masuk.

    6. Kunci garasi

    Orang-orang biasanya sibuk melindungi rumahnya tapi lupa mengunci garasi. Ini juga hal penting yang harus dilakukan apalagi kalau kamu menaruh barang-barang berharga di garasi. Perlakukan garasi seperti kunci pintu utama di rumah karena maling juga bisa mengambil kendaraan kamu.

    Hal ini akan lebih penting dilakukan bila garasi kamu punya pintu sambungan dengan ruangan lain di rumah.

    7. Jangan sembunyikan kunci di tempat yang umum

    Biasanya, kamu menyembunyikan kunci di suatu tempat bila ada anggota keluarga di rumah yang akan pulang namun tak membawa kunci. Mulai saat ini, jangan sembarangan menaruh kunci di tempat yang tersembunyi.

    Jika terpaksa harus dilakukan, titip kunci di tetangga terdekat kamu.

    8. Buat seolah-olah ada orang di rumah

    Kebanyakan maling ogah masuk saat ada orang di rumah. Mereka akan mengincar rumah kosong. Jadi, coba buat seolah-olah di rumah kamu ada orang.

    Caranya bisa macam-macam, misalnya menyalakan lampu hingga menyalakan televisi dan radio. Titip pesan juga ke tetangga untuk mengambil paket pesanan belanjaan kamu agar barang-barang itu tak menumpuk di luar dan membuat si maling curiga.

    9. Beli brankas

    Pertimbangkan membeli brankas untuk menyimpan barang-barang berharga. Brankas kecil pun bisa berguna karena maling tak mungkin mengambilnya karena brankas dibuat dari material yang sangat berat.

    10. Lapor petugas keamanan

    Melapor petugas keamanan setempat juga bisa membantu mencegah maling masuk ke rumah. Minta pada mereka untuk sesekali mengecek keadaan rumah yang kamu tinggalkan.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Sembarangan, Ini 3 Cara Melipat Handuk yang Benar


    Jakarta

    Untuk menyimpan handuk dengan benar, penting untuk melipatnya secara konsisten. Jika tidak, lemari tempat menyimpan handuk akan berantakan.

    Ada beberapa metode untuk melipat handuk. Setiap metode melipat handuk memiliki tujuannya masing-masing. Ada metode melipat handuk agar menghemat ruang di area kecil, ada pula yang bertujuan untuk memaksimalkan ruang di dalam rak penyimpanan.

    Mengapa Lipatan Handuk Penting?

    Sebelum kita masuk ke metode lipatan, penting untuk memahami mengapa lipatan handuk memiliki peran penting. Lipatan yang tepat bukan hanya masalah estetika, tetapi juga tentang efisiensi penyimpanan. Handuk yang dilipat dengan benar tidak hanya terlihat rapi, tetapi juga membuat lemari handuk lebih teratur dan mudah diakses.


    Metode Melipat Handuk

    Melansir The Spruce, Rabu (27/12/2023), berikut tiga metode melipat handuk yang harus kamu ketahui.

    Metode Lipatan Tiga

    Metode pertama yang bisa kamu terapkan adalah metode lipatan tiga. Metode ini cocok untuk ruang penyimpanan yang terbatas. Metode ini memungkinkan kamu menghemat ruang horizontal dan lebih memanfaatkan ruang vertikal.

    Adapun langkah-langkah melipat handuk dengan metode adalah sebagai berikut.

    1. Lipat sepertiga bagian handuk.

    2. Buat lipatan sepanjang handuk, pastikan lebar lipatan tetap sama.

    3. Lipat sepertiga sisanya ke atas bagian yang sudah dilipat.

    4. Lipat lagi setengah untuk membuat bundel handuk yang kompak.

    Metode Lipatan Dalam

    Metode kedua yang efektif untuk penyimpanan di rak adalah metode lipatan dalam. Metode ini memungkinkan kamu menumpuk handuk secara rapi di dalam lemari penyimpanan.

    Adapun langkah-langkah melipat handuk dengan metode adalah sebagai berikut.

    1. Letakkan handuk di permukaan datar dengan sisi selesai menghadap ke bawah.

    2. Lipat satu sisi handuk ke tengah ujung yang sempit.

    3. Lipat sisi panjang yang lain ke garis tengah ujung yang sempit.

    4. Lipat menjadi dua sehingga tepi mentah berada di tengah.

    5. Lipat setiap ujung ke tengah strip.

    6. Lakukan lipatan terakhir untuk menyatukan dua setengah handuk.

    Metode Lipatan Sempit

    Jika kamu memiliki ruang yang sangat terbatas atau ingin menampilkan handuk di sekitar bak mandi, metode lipatan sempit adalah pilihan yang tepat.

    Adapun langkah-langkah melipat handuk dengan metode adalah sebagai berikut.

    1. Lipat handuk menjadi dua sepanjangnya.

    2. Rapatkan keempat sudut kain.

    3. Lipat persegi panjang menjadi tiga bagian dimulai dari ujung yang sempit.

    4. Gulung handuk dari ujung terbuka sempit hingga membentuk roll yang rapat.

    Tips Tambahan untuk Penyimpanan Handuk di Rumah

    Sebelum kamu mulai melipatnya, pastikan handuk benar-benar kering untuk mencegah pertumbuhan jamur. Lakukan sortir berdasarkan ukuran dan warna, serta ukur area penyimpanan untuk menentukan metode yang paling sesuai.

    Demikianlah tiga metode melipat handuk yang harus kamu ketahui. Dengan menerapkan salah satu dari tiga metode lipatan handuk ini, kamu bisa menciptakan penyimpanan handuk yang rapi, bersih, dan hemat ruang. Cobalah sekarang dan lihat perbedaannya!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Jenis-jenis Pasir Bangunan Beserta Fungsinya


    Jakarta

    Terdapat jenis-jenis pasir bangunan yang berbeda untuk konstruksi. Pasir merupakan salah satu bahan sering digunakan untuk membangun konstruksi bangunan. Setiap jenis pasir bangunan memiliki karakteristik serta fungsinya masing-masing tergantung kebutuhan dan keperluan pembangunan.

    Salah menggunakan jenis pasir akan berdampak pada kekokohan bangunan yang dibangun. Itu sebabnya sangat penting untuk mengenali jenis pasir beserta fungsinya masing-masing supaya kamu tidak salah menggunakannya.

    Lalu, apa saja jenis-jenis pasir tersebut? Berikut pemaparan secara lengkapnya.


    Jenis-jenis Pasir Bangunan yang Umum Digunakan untuk Konstruksi

    Melansir dari Klopmart, Rabu (27/12/2023), berikut beberapa jenis pasir bangunan yang sering digunakan untuk konstruksi.

    1. Pasir Beton

    Jenis-jenis PasirJenis-jenis Pasir Foto: Klopmart

    Jenis pasir bangunan pertama ada pasir beton. Pasir bangunan ini memiliki karakteristik warna kehitaman, tekstur halus serta bersifat tidak mudah menggumpal. Sesuai namanya, jenis pasir bangunan ini digunakan jadi campuran bahan beton. Karakteristiknya sangat pas digunakan untuk membuat bangunan lebih kokoh sehingga kualitasnya dapat dikatakan sangat baik.

    2. Pasir Urug

    Jenis-jenis PasirJenis-jenis Pasir Foto: Klopmart

    Pasti kamu pernah dengar ada seseorang yang berkata “Pasirnya harus diurug dulu”, bukan? Ternyata adalah lho jenis pasir urug. Pasir bangunan ini terbuat dari hasil penyaringan limbah pasir seperti sisa ayakan atau sisa pasir yang dicuci. Tekstur pasir urug sudah pasti berbeda dengan jenis pasir sebelumnya. Pasir urug memiliki tekstur yang lebih kasar.

    Kualitasnya pun biasa saja karena memang penggunaannya bukan untuk fondasi atau merekatkan batu bata. Jenis pasir ini digunakan untuk menyebarkan beban sekaligus menstabilkan tanah.

    3. Pasir Mundu

    Jenis-jenis PasirJenis-jenis Pasir Foto: Klopmart

    Pasir mundu sangat umum digunakan dalam proyek konstruksi. Pasir mundu ini memiliki tekstur yang kasar dan warnanya yang kecoklatan.

    Jenis ini juga dijual secara luas sehingga kamu tak perlu susah mencarinya. Harganya juga terjangkau jika dibandingkan dengan jenis pasir lainnya. Pasir mundu biasanya menjadi bahan campuran untuk plester atau perekat batu bata dan batako.

    4. Pasir Pasang

    Jenis-jenis PasirJenis-jenis Pasir Foto: Klopmart

    Pasir pasang menjadi jenis pasir yang lebih halus dari yang lainnya. Teksturnya yang halus menunjukkan kualitas dan sifat rekatnya yang sangat bagus untuk proses konstruksi. Pasir pasang digunakan untuk merekatkan batu bata, keramik, batu alam, dan lain sebagainya.

    5. Pasir Putih Rangkas

    Jenis-jenis PasirJenis-jenis Pasir Foto: Klopmart

    Nama jenis pasir ini diambil dari tempat pasir ini dihasilkan yaitu di Rangkasbitung, Provinsi Banten. Pasir ini memiliki warna putih ke abu-abuan dengan tekstur yang lembut namun terdiri dari butir-butir besar sehingga tidak halus seperti pasir pasang.

    Meskipun dijual dengan harga yang murah, kualitasnya tetap baik untuk digunakan dalam proses pembangunan suatu bangunan. Pasir putih rangkas digunakan untuk merekatkan (plester), memasang keramik, cor fondasi, pembuatan batako, genteng, hebel, dan lain sebagainya.

    6. Pasir Merah atau Jebrod

    Jenis-jenis PasirJenis-jenis Pasir Foto: Klopmart

    Kamu pasti sudah tidak asing dengan jenis pasir yang satu ini. Pasir merah atau yang juga dikenal dengan sebutan Jebrod sering digunakan untuk membuat beton. Pasir merah akan dicampur dengan pasir beton supaya daya rekat yang dihasilkan makin kuat. Pasir ini memiliki warna merah yang beragam seperti warna merah bata, merah kecoklatan, dan merah oranye.

    7. Pasir Sungai

    Jenis-jenis PasirJenis-jenis Pasir Foto: Klopmart

    Pasir sungai memiliki tekstur kasar karena berasal dari batuan sungai yang keras. Tetapi bukan berarti teksturnya sangat kasar. Pasir sungai masih masuk ke dalam pasir halus karena memiliki daya rekatnya tidak kalah dengan jenis-jenis yang lain. Pasir sungai sering dipilih dalam membangun fondasi karena sudah terbukti lebih tahan lama.

    8. Pasir Bangka

    Jenis-jenis PasirJenis-jenis Pasir Foto: Klopmart

    Terakhir ada jenis pasir bangka yang berasal dari Bangka Belitung. Pasir satu ini dapat dikatakan memiliki kualitas yang sangat bagus. Warnanya cukup beragam tergantung pada tempat galian pasir tersebut.

    Ada yang berwarna putih bersih, cokelat, cokelat keputihan, dan kuning kecoklatan. Dalam konstruksi, pasir ini digunakan untuk pembuatan beton, plester, cor, dan masih banyak lagi.

    Demikian 8 jenis-jenis pasir bangunan yang sering digunakan dalam konstruksi. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Dia Tips Hilangkan Bau Habis Cat Rumah



    Jakarta

    Cat rumah digunakan untuk memperindah rumah dan memberikan suasana baru pada dinding kamu. Namun terkadang, setelah rumah selesai di-cat, ruangan akan menimbulkan bau yang cukup menyengat dan mengandung zat berbahaya jika terhirup cukup lama. Bagi sebagian orang, terkadang baunya dapat membuat orang pusing.

    Dikutip dari Rumah Artistik, Selasa (26/12/2023), ada beberapa cara untuk menghilangkan bau cat yang menyengat pada rumah kamu. Berikut ini detikProperti telah merangkum beberapa cara untuk meredam bau menyengat pada cat.

    Pertimbangkan Komposisi Cat

    Pertimbangkan untuk memilih komposisi cat yang memiliki kadar volatile organic compounds yang rendah. Meskipun memilih cat bukanlah hal yang sulit, tetapi dengan memilih komposisi yang tepat ini bisa mencegah kamu dari kandungan berbahaya yang dapat membuat kamu pusing hingga mual karena baunya yang menyengat.


    Alirkan Sirkulasi Udara

    Penyebab utama mengapa bau cat di rumah kamu tidak kunjung hilang, terjadi karena kurangnya sirkulasi udara. Oleh karena itu, bukalah jendela dan pintu kamu agar aliran angin masuk dan terkena sinar matahari. Jika kamu mengecat ruangan yang tidak memiliki jendela, kamu bisa menyalakan kipas angin atau AC.

    Buat Bahan Alami Peredam Bau

    Kamu bisa menggunakan bahan alami untuk menghilangkan bau menyengat cat, seperti kopi bubuk, cuka, garam, arang, apel, lemon, dan bawang merah. Kamu bisa menaruh pada wadah mangkok dan letakkan di dekat dinding.

    Untuk bahan alami seperti garam, lemon, dan bawang merah, kamu perlu menambahkan air secukupnya ke dalam wadah. Dengan cara tersebut, bau tajam pada cat sedikit demi sedikit berkurang dan menghilang.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Penyebab Atap Rumah Berlumut dan Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Atap yang berlumut dapat mengganggu penampilan rumah. Atap rumah bisa berlumut karena kondisi atap yang lembap. Kondisi atap lembap yang sering terpapar hujan membuatnya rentan ditumbuhi lumut.

    Jika lumut terus dibiarkan, maka bisa merusak bahan atap itu sendiri. Lalu, bagaimana cara mengatasi lumut pada atap rumah? Simak caranya di bawah berikut.

    Penyebab Atap Rumah Berlumut

    Dilansir dari Djabesmen, Rabu (27/12/2023), atap rumah dapat berlumut karena disebabkan oleh banyak faktor. Berikut beberapa faktor penyebab atap berlumut.


    Kelembaban

    Atap yang sering terpapar hujan atau memiliki sirkulasi udara yang buruk dapat menciptakan lingkungan yang lembap, kondisi tersebutlah yang membuat atap jadi tempat ideal untuk lumut tumbuh.

    Kurangnya Paparan Sinar Matahari

    Lumut cenderung tumbuh dengan baik di tempat yang mana paparan sinar mataharinya kurang. Itu sebabnya, atap rumah yang cenderung tertutup oleh pohon-pohon besar atau bangunan-bangunan besar di sekitarnya akan lebih rentan menghadapi masalah ini.

    Debu dan Kotoran

    Debu dan kotoran yang menumpuk pada atap dapat menjadi tempat yang baik bagi pertumbuhan lumut. Sebab debu dan kotoran tersebut menjadi sumber yang menyediakan nutrisi yang diperlukan oleh lumut untuk berkembang.

    Material Atap yang Kurang Baik

    Beberapa jenis atap memiliki sifat menyerap air yang tinggi, salah satunya yaitu genteng yang terbuat dari tanah liat. Kondisi ini akan menciptakan kondisi yang lebih kondusif bagi pertumbuhan jamur hingga lumut.

    Cara Mengatasi Atap Rumah yang Berlumut

    Untuk mengatasi atap rumah yang berlumut, kamu harus tahu cara membersihkan lumut dengan cara yang tepat. Ada beberapa langkah dan tips yang efektif. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat kamu ikuti:

    1. Siapkan Perlengkapan untuk Membersihkan

    Sebelum memulai proses pembersihan lumut pada atap, ada beberapa perlengkapan yang perlu kamu siapkan. Hal ini bertujuan untuk melindungi diri dan mempermudah kamu saat membersihkan lumut pada atap.

    Kamu perlu memakai alat pelindung seperti kaca mata pelindung, sarung tangan karet, topi untuk melindungi kepala dari sinar matahari, sepatu anti selip agar tidak tergelincir, serta tangga dan tali pengaman jika kamu perlu naik ke atap rumah.

    Kemudian, siapkan bahan berikut seperti air dan cairan pembersih. Jangan lupa juga untuk menutupi tanaman di sekitar atap dengan terpal plastik agar terhindar dari produk pembersih yang mungkin dapat mengotori dan merusak pertumbuhannya.

    2. Semprot Atap dengan Air

    Langkah pertama dalam membersihkan lumut pada atap adalah dengan menyemprotkan air pada seluruh permukaannya. Penyemprotan ini bertujuan untuk melonggarkan akar-akar lumut yang melekat, jadi pastikan semprotannya merata.

    Selain itu, penggunaan semprotan air juga dapat membantu menghilangkan debu, kotoran, dan sisa-sisa bahan organik lainnya Sehingga, proses pembersihan selanjutnya akan menjadi lebih mudah.

    3. Cabut dan Gosok Lumut Hingga Bersih

    Setelah atap dibasahi dengan air, langkah selanjutnya adalah membersihkan lumut yang ada. Lumut yang besar dan tumbuh menonjol dapat dicabut dengan hati-hati menggunakan tangan atau alat bantu seperti sekop kecil.

    Sedangkan untuk lumut yang lebih halus atau menempel dengan kuat pada atap, kamu dapat menggunakan sikat agar lumutnya terkikis sampai ke akar. Gosok secara perlahan dan hati-hati, pastikan untuk tidak merusak permukaan atap.

    Pastikan kamu mencabut lumut tanpa sisa, karena jika ada sisa maka lumut akan kembali tumbuh.

    4. Gunakan Produk Pembersih Lumut

    Selanjutnya, kamu dapat menggunakan produk pembersih khusus untuk menghilangkan lumut secara efektif. Kamu dapat membeli produk pembersih lumut yang tersedia di toko lalu mengikuti petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan.

    Selain itu, kamu juga dapat membuat cairan pembersih sendiri. Salah satu caranya adalah dengan mencampurkan 1 liter pemutih dengan 1 galon air dan ¼ cup pembersih berat, misalnya trisodium fosfat.

    Namun, pastikan untuk menghindari pembersih berbahan dasar amonia, karena jika dicampur dengan pemutih dapat menghasilkan asap beracun. Alternatif lain adalah membuat pembersih ramah tanaman dari 1 cup pemutih oksigen dan 1 galon air.

    Setelah jadi, tuangkan larutan tersebut ke dalam alat penyemprot lalu semprotkan langsung area atap yang berlumut. Biarkan larutannya bekerja selama sekitar 20 menit, lalu gosoklah permukaan atap dengan sikat hingga lumutnya terangkat.

    Jika kamu tidak memiliki bahan di atas, kamu bisa menggunakan deterjen sebagai alternatif.

    5. Bilas Atap Hingga Bersih

    Setelah menyemprotkan cairan pembersih, kamu dapat membilas atap hingga bersih. Gunakan selang air dengan tekanan sedang untuk membilas sisa-sisa pembersih dan lumut yang telah terangkat.

    Pastikan untuk membilas seluruh permukaan atap secara menyeluruh agar tidak ada residu yang tertinggal. Bila perlu, sikat kembali permukaan atapnya jika masih ada akar lumut yang belum terlepas.

    Demikian penyebab atap berlumut dan cara mengatasinya. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Mengenal Stamper, Fungsi, Jenis dan Cara Menggunakanya


    Jakarta

    Dunia konstruksi memang unik, ada beberapa alat konstruksi yang diberi nama hewan. Apakah kamu bisa menebaknya? Yup, alat tersebut adalah stamper.

    Stamper memiliki dua jenis yang sering digunakan dan keduanya memiliki nama hewan, yaitu stamper kuda dan stamper kodok.

    Lalu, sebenarnya apa itu stamper, kegunaannya dan apa perbedaan keduanya? Simak penjelasan berikut.


    Apa itu Stamper?

    Melansir dari Orient, Rabu (27/12/2023), Stamper atau yang sering disebut dengan tamping rammer merupakan alat yang digunakan untuk proses pemadatan tanah. Dengan menggunakan alat juga ini proses pemadatan menjadi lebih singkat.

    Fungsi Stamper

    Stamper biasanya dipakai untuk proses pemadatan tanah, aspal, dan pada susunan batu. Secara luas, kegunaan stamper ialah untuk konstruksi bangunan, jalan,dan pabrik-pabrik.

    Seperti yang diketahui bahwa dalam persiapan tanah dan lahan untuk konstruksi membutuhkan tanah yang padat. Dengan demikian akan menghasilkan lahan yang cocok untuk pembangunan gedung maupun jalan.

    Perbedaan Stamper Kuda Dan Stamper Kodok

    Untuk pekerjaan konstruksi, dikenal dua jenis mesin stamper. Yang pertama adalah mesin stamper kodok. Dan yang kedua adalah mesin stamper kuda. Inilah perbedaan keduanya :

    • Arah gerak : mesin stamper kuda bisa dipakai dengan arah atas bawah. Sedangkan mesin stamper kodok hanya bisa dipakai untuk arah maju saja atau mundur.
    • Pemakaian : stamper kuda banyak dipakai untuk pemadatan tanah dan urugan serta puing. Sedangkan stamper kodok dipakai untuk memadatkan dan meratakan paving block pada pengerjaan konstruksi.
    • Selain mesin stamper, ada beberapa lagi mesin dan peralatan yang dipakai untuk pemadatan tanah pada konstruksi. Semuanya merupakan mesin pemadat yang bisa kamu temui di pasaran, yang bisa dibeli maupun disewa, seperti : Vibro roller/ bay roller, roller halus.

    Lalu, bagaimana cara menggunakan stamper kuda dan kodok ini? Melansir dari Alitmix, Rabu (27/12/2023), mempunyai bobot yang cukup berat, stamper perlu dioperasikan dengan benar.

    Berikut tips dan cara pemakaian mesin stamper untuk menghasilkan kinerja maksimal pada konstruksi :

    • Memastikan ketersediaan bahan bakar agar mesin bisa beroperasi maksimal
    • Operator mengecek mur dan baut untuk menghindari kebocoran oli dan menghindari kecelakaan kerja.
    • Mengoperasikan mesin stamper : sebelum dipakai, mesin stamper perlu dipanaskan terlebih dahulu antara 3 menit hingga 5 menit dengan kecepatan yang rendah.
    • Pemeliharaan mesin stamper : selayaknya mesin-mesin lainnya, mesin stamper perlu dirawat dan dipelihara dengan baik. Hal utama yang diperhatikan ialah saluran bahan bakar, penggantian oli mesin dan pelumasan pada kaki menghentak.
    • Penyimpanan mesin stamper : dilakukan dengan penempatan pada ruang yang kering dan agak dingin. Usahakan saat menyimpan, alat ini tetap berdiri hingga perlu dibuatkan rak penahan.

    Pemilihan jenis stamper ini disesuaikan dengan kondisi tanah dan pekerjaan. Masing-masing memiliki efektivitas kerja yang berbeda, dengan keunikannya masing-masing.

    Demikian pengertian stamper, fungsi, jenis dan cara Menggunakanya. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Merawat Furnitur HPL Biar Awet



    Jakarta

    Merawat furnitur HPL ( High Pressure Laminated) penting dilakukan. Tentu hal ini dilakukan agar furniture tetap terlihat baru dan terawat dengan baik. Namun, dibutuhkan juga perawatan yang tepat agar tidak merusak motif cantik dari HPL.

    Namun, jangan khawatir! Berikut ada beberapa tips untuk merawat furniture HPL. Simak sampai selesai ya!

    Apa itu Furnitur HPL?

    Melansir dari Aica, Rabu (27/12/2023), Furniture HPL (High-Pressure Laminate) adalah jenis furniture yang menggunakan bahan HPL untuk material pelapis bagian terluar. Material dekoratif ini terbuat dari kraft paper (kertas ramah lingkungan) kemudian di-press dengan tekanan tinggi setelah melalui berbagai proses. Furniture HPL biasanya digunakan dalam lingkungan yang sering terpapar air atau kelembaban, seperti dapur, kamar mandi, dan ruang cuci.


    Tips Merawat Furnitur HPL Biar Awet

    Masih dilansir dari situs yang sama, berikut tips merawat furnitur HPL agar lebih awet.

    1. Jangan Gunakan Bahan Kimia Keras untuk Membersihkan

    Tips pertama merawat furnitur HPL adalah hindari penggunaan bahan kimia yang keras dan kasar untuk membersihkan furniture yang menggunakan HPL. Untuk membersihkannya, kamu cukup gunakan lap yang lembut dan basah untuk membersihkan permukaan furniture, untuk noda yang sedikit membandel bisa gunakan sabun biasa lalu bilas bersih dan lap hingga kering.

    Saat membersihkan, jangan menggosok permukaan furnitur HPL dengan kuat, karena hal ini dapat merusak lapisan laminasi dan menggores permukaan.

    2. Jangan Diamkan Cairan Tumpah Terlalu Lama

    Selain itu, jangan membiarkan bekas noda cairan tumpah di atas permukaan furniture HPL, karena material ini terbuat dari ‘kertas’ dan masih berpori sehingga sangat memungkinkan untuk noda dapat meresap. Segera mungkin bersihkan tumpahan cairan tersebut dengan kain lembut yang sudah dibasahi dengan air. Jangan diamkan terlalu lama karena dapat membuat cairan tersebut meresap dan meninggalkan noda.

    3. Hindari Paparan Sinar Matahari Langsung

    Penting juga untuk menghindari paparan panas dan sinar matahari langsung pada furniture HPL. Hal ini dapat membuat warna furniture menjadi pudar dan lapisan laminasi terkelupas. Karena pada umumnya HPL tidak memiliki lapisan anti UV, pastikan untuk menaruh furniture HPL pada tempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung.

    Namun di beberapa produk telah tersedia HPL dengan lapisan anti UV, sehingga pastikan kamu memilih spesifikasi produk HPL yang sesuai dengan penggunaannya.

    4. Jauhkan Furniture dari Benda Tajam

    Selain itu, jangan gunakan benda tajam atau keras seperti pisau atau gunting untuk memotong atau mengiris sesuatu di atas permukaan furniture HPL. Terutama untuk meja dan kabinet dapur yang terbuat dari HPL. Hal ini hanya merusak lapisan laminasi dan membuat permukaan furniture rusak.

    Apabila HPL tergores maka akan membuat lubang yang nantinya akan menjadi celah untuk masuknya air, dalam jangka panjang hal ini akan menimbulkan jamur di bagian belakang lapisan HPL bahkan bisa membuat material furniture (terutama material kayu atau partikel board) akan rusak akibat kontak dengan air rembesan tersebut.

    5. Hindari Beban Terlalu Berat diatas Material HPL

    Terakhir, pastikan untuk menghindari penempatan benda berat di atas furniture HPL. Benda berat dapat merusak lapisan laminasi dan membuat furniture menjadi tidak rata. Jadi, pastikan untuk menghindari penempatan benda berat seperti tumpukan buku dan alat elektronik berat pada furniture yang menggunakan material HPL.

    Demikian tips merawat furnitur HPL Biar Awet. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Cara Membasmi Kecoak di Kamar Mandi Secara Ampuh


    Jakarta

    Kecoak merupakan salah satu jenis serangga yang banyak dibenci manusia. Sebagian orang juga takut dengan kecoak karena mereka dapat terbang dan menghinggap di tubuh manusia.

    Kecoak senang berada di tempat yang lembab, hangat, dan gelap. Oleh sebab itu, kecoak lebih sering muncul di dalam kamar mandi.

    Sebenarnya, kecoak dapat dibasmi dengan cara menyemprotkan cairan pembunuh serangga. Namun, cara itu dinilai kurang efektif karena kecoak termasuk hewan yang tangguh, jadi tidak langsung mati.


    Tapi jangan khawatir, ada sejumlah cara untuk membasmi kecoak dari kamar mandi secara ampuh. Simak tipsnya dalam artikel ini.

    Cara Membasmi Kecoak di Kamar Mandi Secara Ampuh

    Ada sejumlah cara ampuh untuk membasmi kecoak di kamar mandi. Mengutip situs The Pest Informer, berikut tipsnya.

    1. Baking Soda dan Cuka

    Cara yang pertama adalah dengan mencampur baking soda (soda kue) dengan cuka. Cukup tuang dua sendok makan baking soda ke dalam wadah, lalu tuang sedikit cuka dan aduk hingga merata. Kemudian taburkan di dalam kamar mandi.

    Selain dapat membunuh kecoak secara ampuh, campuran bahan tersebut juga dapat membersihkan saluran pembuangan air di kamar mandi yang kotor.

    2. Asam Borat

    Asam borat juga diklaim dapat membasmi kecoak di kamar mandi secara efektif. Cara pakainya juga mudah, yakni sebagai berikut:

    • Tuang bubuk asam borat ke dalam wadah terpisah
    • Lalu campurkan tepung dan gula bersama asam borat
    • Aduk hingga merata, kemudian letakkan adonan di tempat kecoak keluar.

    Gula dan tepung berfungsi untuk memancing kecoak keluar dari sarangnya, sedangkan asam borat berguna untuk membunuh kecoak.

    Disarankan untuk meletakkan adonan asam borat ketika kamar mandi tidak dipakai atau saat malam hari agar hasilnya lebih efektif.

    3. Air Mendidih

    Cara yang lebih mudah untuk mengusir kecoak adalah dengan menyiram air mendidih ke dalam saluran pembuangan di kamar mandi. Sebab, kecoak akan mati saat tersiram air panas.

    Caranya mudah, cukup panaskan air sampai benar-benar mendidih, kemudian tuangkan air tersebut ke dalam pipa di mana tempat kecoak sering keluar.

    4. Daun Salam

    Ternyata daun salam juga bisa digunakan untuk membasmi kecoak, lho. Caranya juga mudah, pertama tumbuk daun salam terlebih dahulu sampai halus. Langkah kedua, taburkan daun salam di kamar mandi dan di dekat tempat kecoak keluar.

    Selain itu, kamu bisa merebus daun salam dan menyemprotkan air rebusan ke sudut-sudut kamar mandi agar kecoak tidak datang kembali.

    5. Ampas Kopi

    Ampas kopi diyakini mampu mengusir kecoak di kamar mandi secara efektif. Soalnya, kecoak tidak suka kandungan asam yang dihasilkan ampas kopi.

    Cara pakainya juga mudah, cukup taburkan bubuk ampas kopi di sudut-sudut kamar mandi. Selain itu, kamu juga bisa memakai bubuk kopi baru.

    Namun sebagai catatan, ampas kopi hanya berfungsi untuk mengusir kecoak, namun tidak bisa untuk membunuhnya.

    6. Minyak Peppermint

    Minyak peppermint biasa digunakan sebagai aroma terapi. Namun ternyata, minyak esensial ini juga dapat digunakan untuk membasmi kecoak.

    Cara penggunaannya juga mudah, yakni sebagai berikut:

    • Tuang minyak peppermint ke dalam botol semprotan secukupnya
    • Campurkan dengan air garam secukupnya
    • Kemudian semprot minyak peppermint ke sudut-sudut kamar mandi yang sering dilalui kecoak

    7. Cairan Pemutih

    Cairan pemutih dinilai efektif untuk membasmi kecoak. Cara pakainya, cukup tuang cairan pemutih ke dalam botol semprot dan campur dengan sedikit air, lalu setelah itu semprotkan ke sudut-sudut di kamar mandi.

    Akan tetapi, penggunaan cairan pemutih terlalu sering dapat merusak pipa saluran air dan menyebabkan korosi pada material seperti plastik dan logam.

    8. Bawang Putih

    Cara yang terakhir untuk membasmi kecoak di kamar mandi adalah dengan menggunakan bawang putih. Sebab, bawang putih mengeluarkan aroma menyengat yang tidak disukai kecoak.

    Cara pakainya, cukup geprek beberapa siung bawang putih, lalu letakkan di sudut-sudut kamar mandi terutama di dekat saluran air. Akan tetapi, cara ini hanya efektif untuk mengusir kecoak, bukan untuk membunuhnya.

    Tips Mencegah Kecoak Datang Kembali

    Walau sudah membasminya dengan berbagai cara, namun suatu saat kecoak bisa saja muncul lagi di kamar mandi atau sudut rumah lainnya. Untuk itu, detikers perlu melakukan pencegahan agar kecoak tidak datang kembali.

    Dilansir situs Terminix, berikut sejumlah tips mencegah kecoak datang kembali ke rumah:

    • Segera buang sisa-sisa makanan atau kotoran dari dalam tong sampah yang ada di dapur, kamar mandi, atau dekat wastafel.
    • Tutup saluran air dengan penyumbat saat malam hari agar kecoak tidak bisa masuk ke rumah. Perlu diketahui, kecoak lebih aktif saat malam hari.
    • Bersihkan saluran pembuangan air di wastafel atau kitchen sink dari sisa-sisa makanan.
    • Selalu jaga kebersihan rumah terutama di meja makan dan dapur. Meninggalkan sisa makanan atau minuman di atas meja makan dapat mengundang kecoak.

    Itu dia delapan cara membunuh kecoak di kamar mandi secara ampuh. Semoga artikel ini dapat membantu detikers.

    (ilf/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Langkah-langkah Membuat Pagar Kawat Berduri



    Jakarta

    Pagar kawat berduri bisa jadi opsi untuk mengamankan sekitar rumah kamu. Dengan memasang pagar kawat berduri ini dapat menghalau orang jahat masuk serta bisa menjauhkan hewan liar dari rumah.

    Namun, saat ingin membuat pagar kawat berduri kamu perlu berhati-hati. Lalu, bagaimana cara membuat pagar kawat berduri? Simak cara lengkapnya di bawah.

    Alat dan Bahan yang Dibutuhkan

    -APD atau Alat Pelindung Diri seperti kacamata, sarung tangan tebal, dan beberapa pakaian tebal. Kawat berduri memang tajam, dan sebaiknya hindari melukai diri sendiri selama pemasangan.


    -Gulungan Kawat

    -Tang Pagar

    -Pegangan Gulungan Kawat

    -Klip

    Cara Memasang Pagar Kawat Berduri Pada Tiang

    Melansir dari Pusat Pagar BRC, Rabu (27/12/2023), berikut ada beberapa cara memasang pagar kawat berduri dengan mengikuti langkah-langkah berikut,

    1. Gunakan terlebih dahulu pelindung, seperti sarung tangan, kacamata pelindung, sepatu boot, dan pakaian yang mencegah insiden yang tidak diinginkan. Bekerjalah dengan orang profesional agar pekerjaan kamu lebih aman dan lebih mudah.
    2. Buat sketsa pagar kawat duri yang ingin kamu bangun. Tentukan juga kebutuhan kawat sesuai luas pagar yang akan kamu bangun.
    3. Kosongkan area yang ingin kamu bangun pagar kawat duri, agar tidak ada yang menghalangi area kerja kamu.
    4. Tanam tiang tegak lurus ke dalam tanah, atur hingga ketinggian sesuai yang kamu butuhkan
    5. Mulai dari bagian bawah, bukalah gulungan kawat duri, kaitkan ujung kawat duri dari satu tiang ke tiang berikutnya. Pengaitan kawat duri bisa dilakukan dengan pengelasan atau diikat dengan kawat.
    6. Tarik kawat duri hingga kencang, tetapi jangan terlalu kencang. Bila terlalu kencang, akan menyebabkan kawat duri rusak
    7. Ulangi pemasangan kawat duri pada bagian atasnya, lakukan seperti langkah sebelumnya hingga kawat duri terpasang sempurna.

    Demikian langkah-langkah memasang pagar kawat berduri. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com