Category: Tips Properti

  • 7 Tips Meninggalkan Kucing saat Mudik, Pastikan Anabul Aman dan Nyaman


    Jakarta

    Bagi pemilik kucing, perjalanan mudik seringkali menimbulkan dilema, apakah kucing ikut atau ditinggal di rumah. Jika memilih untuk meninggalkan kucing, tentu ada hal yang perlu diperhatikan.

    Kucing harus tetap merasa nyaman, aman, dan terjaga kebutuhannya selama ditinggal pulang kampung pemiliknya. Ketahui beberapa tips meninggalkan kucing saat mudik berikut ini.

    7 Tips Meninggalkan Kucing saat Mudik

    Beberapa tips meninggalkan kucing saat mudik di antaranya membersihkan rumah, menyembunyikan kabel listrik, hingga memberikan kucing hiburan. Mengutip laman Comforted Kitty, The Refined Feline, dan Apartment Therapy, begini penjelasannya.


    1. Bersihkan Rumah

    Penting untuk memastikan rumah menjadi tempat yang aman bagi kucing. Singkirkan tas belanja dan barang-barang lain yang tidak diperlukan.

    Beberapa benda rumah tangga yang bisa membahayakan kucing di antaranya:

    • Makanan seperti coklat, kismis, alpukat, dan bawang
    • Zat kimia sepert pengharum ruangan, pupuk rumput, dan insektisida
    • Obat-obatan dan suplemen
    • Uang receh
    • Benda tajam.

    2. Sembunyikan Kabel Listrik

    Kucing bisa mengunyah apa saja. Jadi, sebelum pergi cabut kabel elektronik dan peralatan yang tidak perlu dicolokkan. Gulung kabelnya dan simpan di tempat aman.

    3. Siapkan Makanan dan Air untuk Kucing

    Kalau kamu memberi kucing makanan kering, pastikan makanan yang disediakan lebih dari cukup. Simpan makanan di dua lokasi dan jauhkan dari air agar teksturnya tidak berubah.

    4. Berikan Kucing Hiburan

    Kucing adalah makhluk sosial yang butuh perhatian dan waktu bermain. Meninggalkan kucing dalam waktu lama bisa menimbulkan kecemasan dan perilaku merusak. Jadi, pastikan mereka bisa menemukan mainannya sehingga kucing bisa bermain tanpa perlu cemas.

    5. Pastikan Kucing Tidak Akan Terjebak di Ruangan Rumah

    Jika kucing bisa ke beberapa ruangan atau kamar di rumah, pemilik perlu memastikan pintu kamar tidak tertutup. Ganjal pintu untuk membuatnya terbuka, sehingga kucing tidak terjebak di dalam satu ruangan.

    6. Bersihkan Tempat Kotoran Kucing

    Tempat kotoran kucing berupa kotak pasir harus dibersihkan tepat sebelum pemilik pergi. Kalau kamu biasa membesihkan kotak pasir setiap kali digunakan atau memiliki banyak kucing, tambahkan lebih banyak kotak pasir. Cara lainnya adalah menggunakan tempat pembuangan otomatis.

    7. Pastikan Seseorang Bisa Masuk ke Dalam

    Saat meninggalkan rumah dalam waktu lama, pastikan ada orang yang bisa masuk ke dalam rumah jika diperlukan. Titipkan kunci rumah ke seseorang yang dipercaya untuk mengantisipasi adanya keadaan darurat.

    Kamu juga bisa meminta pengasuh atau seseorang untuk memeriksa kucing secara berkala. Meski kucing cukup mandiri, tapi mereka tetap bisa sakit atau terluka tiap saat.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Agar Hidup Penuh Berkah, Jangan Lupa Amalkan Doa-Doa Ini di Rumah


    Jakarta

    Umat Islam dianjurkan untuk senantiasa berdoa selama beraktivitas, termasuk di dalam rumah. Ada banyak amalan doa yang bisa kamu baca mulai dari bangun di pagi hari hingga kembali tidur di malam hari.

    Dengan memanjatkan doa, diharapkan kegiatan kamu diberkahi oleh Allah SWT. Sebab, berdoa juga salah satu cara untuk meminta kebaikan dan mengingat Allah SWT.

    Lantas, apa saja doa yang dianjurkan diamalkan di rumah? Yuk, simak bacaan doanya berikut ini.


    Amalan Doa di Rumah

    Inilah sederet doa yang bisa kamu baca ketika beraktivitas di sekitar rumah.

    1. Doa Masuk Rumah

    Dikutip dari laman NU Online, doa masuk rumah diucapkan tepat ketika hendak memasuki tempat tinggal. Hal ini juga berlaku saat mengunjungi rumah orang lain.

    اللّٰهُمَّ إنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَ المَوْلِجِ وَ خَيْرَ المَخْرَجِ, بِاسْمِ اللّٰهِ وَ لَجْنَا، بِاسْمِ اللّٰهِ خَرَجْنَا، وَ عَلَى اللّٰهِ رَبِّنَا تَوَكَّلْنَا

    Bacaan latin: “Allahumma innii as-aluka khairal mauliji, bismillahi wa lajnaa, wa bismillahi kharajnaa, wa ‘alallahi rabbanaa tawakkalnaa.”

    Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu kebaikan tempat masuk dan kebaikan tempat keluar, dengan menyebut nama-Mu kami masuk, dengan menyebut nama-Mu kami keluar, dan hanya kepada Allah, Tuhan kami, kami bertawakal.”

    2. Doa Keluar Rumah

    Doa keluar rumah bisa dipanjatkan tepat sebelum melangkahkan kaki ke luar rumah. Pembacaan doa tentu dengan diiringi niat dan tujuan yang baik saat bepergian, misalkan hendak sekolah, bekerja, atau menjalin silaturahim.

    بِاسْمِ اللهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللهِ، لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ

    Bacaan latin: “Bismillahi tawakkaltu ‘ala Allahi wa laa hawla wa laa quwwata illa bi Allahi.”

    Artinya: “Dengan menyebut nama Allah, aku bertawakal kepada Allah, tiada daya dan tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.”

    3. Doa Masuk Kamar Mandi

    Dikutip dari buku Kumpulan Doa Mustajab Sepanjang Hajat karya Drs Nurdin Hasan, M Ag, berikut ini bacaan doa ketika hendak masuk kamar mandi.

    اَللّٰهُمَّ اِنّىْ اَعُوْذُبِكَ مِنَ الْخُبُثِ وَالْخَبَآئِثِ

    Bacaan latin: “Allahumma innii a’uudzubika minal khubutsi wal khabaaitsi.”

    Artinya: “Sesungguhnya aku memohon perlindungan kepada-Mu dari (godaan) setan laki-laki dan setan perempuan.”

    4. Doa Keluar Kamar Mandi

    Setelah keluar dari kamar mandi, bisa mengucapkan doa sebagai berikut.

    الْحَمْدُ ِللهِ الَّذِىْ اَذْهَبَ عَنّى اْلاَذَى وَعَافَانِىْ

    Bacaan latin: “Alhamdulillahilladzi azhaba ‘annil adzaa wa’aafaanii.”

    Artinya: “Dengan mengharap ampunan-Mu, segala puji milik Allah yang telah menghilangkan kotoran dari badanku dan yang telah menyejahterakan.”

    5. Doa Bercermin

    Dikutip dari buku Doa dalam Al-Qur’an dan Sunnah karya M Quraish Shihab, doa yang dapat dibaca ketika bercermin sebagai berikut.

    اَلْحَمْدُ لِلَّهِ اللَّهُمَّ كَمَا حَسَّنْتَ خَلْقِي فَحَسِّنُ خُلُقي

    Bacaan latin: “Alhamdulillaah allaahumma kamaa hassanta khalqi fahassin khuluqii.”

    Artinya: “Segala puji hanya bagi Allah. Ya Allah, sebagaimana Engkau telah perindah tubuhku, maka perindah juga akhlakku.” (HR. Ahmad dan at-Tirmidzi).

    6. Doa Sebelum Tidur

    Dikutip dari buku 100 Doa Harian Untuk Anak karya Kak Nurul Ihsan, berikut bacaan doa sebelum hendak tidur.

    بِسْمِكَ اللّهُمَّ اَحْيَا وَ بِسْمِكَ اَمُوْتُ

    Bacaan latin: “Bismika allahumma ahyaa wa bismika amuut.”

    Artinya: “Dengan nama-Mu ya Allah, aku hidup dan aku mati.” (Sahih Bukhari, At-Tauhid: 6845)

    7. Doa Bangun Tidur

    Kemudian, bacaan doa setelah bangun tidur sebagai berikut, dikutip dari buku Penuntun Doa, Yuk! karya Abu Ihsan.

    الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ

    Bacaan latin: “Alhamdulillahilladhi ahyana ba’dama amatana wa ilaihinnushur.”

    Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah mengembalikan kehidupan, mematikan kami, dan hanya kepada-Nyalah kami kembali.”

    8. Doa Mau Makan

    Melansir dari buku Kumpulan Doa Makbul: Berdoa Sesuai dengan Al-qur’an & Assunnah yang ditulis Dra Neni Nuraeni M Ag, berikut ini doa yang bisa dipanjatkan ketika akan makan.

    بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ، اَللّٰهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْمَا رَزَقْتَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

    Bacaan latin: “Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma baarik lanaa fiimaa rozaqtanaa wa qinaa ‘adzaa bannaar.”

    Artinya: “Dengan nama Allah yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Ya Allah, berkahilah rezeki yang Engkau berikan kepada kami, dan karuniakanlah rezeki yang lebih baik dari itu dan peliharalah kami dari siksa api neraka.” (HR Ibnu Sunni)

    9. Doa Setelah Makan

    Lalu, setelah selesai makan bisa mengucapkan doa sebagai berikut.

    اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِىْ اَطْعَمَنَا وَسَقَانَا وَجَعَلَنَا مُسْلِمِيْنَ

    Bacaan latin: “Alhamdulillahi ladzi ath-amanaa wa saqaana waja’alanaa minal muslimiin.”

    Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makan dan telah memberi kami minum, dan menjadikan kami termasuk orang yang patuh.”

    Itulah doa-doa yang bisa kamu panjatkan di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati! Ini Ciri-ciri Rumah yang Dijauhi Malaikat


    Jakarta

    Rumah seorang Muslim semestinya menjadi tempat yang penuh rahmat dan karunia dari Allah SWT. Namun, ada kondisi rumah yang dijauhi malaikat, lho.

    Dikutip dari detikHikmah yang mengutip buku Buyuut La Tad Khuluha al-Malaikatu karya Abu Hudzaifah Ibrahim bin Muhammad, keluarga sakinah dan penuh rahmat adalah keluarga yang rumahnya senantiasa didatangi oleh malaikat. Akan tetapi, tak semua rumah dimasuki oleh malaikat.

    Rumah tersebut harus memiliki karakter dan akhlak tertentu yang diaplikasikan oleh penghuninya. Simak apa saja ciri-ciri rumah yang enggan dimasuki malaikat berikut ini.


    Ciri-ciri Rumah yang Dijauhi Malaikat

    Inilah karakteristik rumah yang dijauhi oleh malaikat.

    1. Bau dan Kotor

    Malaikat menyukai bau harum dan sebaliknya merasa terganggu dengan bau busuk. Bau harum dapat kita hasilkan dengan usaha kita yang selalu berusaha menjaga kebersihan, menyingkirkan hal-hal yang kotor dan berbau tidak sedap.

    Hal ini sebagaimana hadits, “Barangsiapa yang memakan bawang putih, bawang merah, dan makanan tidak sedap lainnya, maka jangan sekali-kali ia mendekati (memasuki) masjid kami, oleh karena sesungguhnya para malaikat terganggu dari apa-apa yang mengganggu manusia.” (HR Bukhari dan Muslim)

    2. Dihiasi Gambar dan Patung

    Gambar atau patung yang ditempatkan di dinding atau dipajang dapat menghalangi malaikat untuk masuk ke rumah. Nabi Muhammad SAW bersabda, “Malaikat tidak akan memasuki rumah yang terdapat anjing dan gambar timbul (relief),” (HR Ahmad, At-Tirmidzi, dan Ibnu Hibban)

    Dalam buku Mengundang Malaikat ke Rumah karya Mahmud asy-Syafrowi, gambar yang dimaksud adalah gambar makhluk hidup seperti manusia dan binatang, baik dalam bentuk lukisan maupun fotografi. Namun, gambar pohon, batu, atau benda mati lainnya tidak termasuk dalam larangan tersebut meskipun sebutan atau sifatnya tetap sebagai gambar.

    Selain itu, Imam Nawawi menjelaskan terkait mengenai hal ini, “Para ulama berpendapat bahwa alasan malaikat tidak dapat memasuki rumah yang mengandung gambar adalah karena membuat dan menyimpan gambar merupakan perbuatan dosa, perbuatan yang tercela, dan meniru ciptaan Allah. Selain itu, beberapa gambar tersebut dijadikan sebagai objek penyembahan selain Allah.”

    3. Ada Anjing Peliharaan

    Kehadiran anjing di rumah dapat menghalangi malaikat masuk rumah. Hal ini didasarkan dari hadits Ummul Mukminin Aisyah Radhiyallahu’anha.

    Suatu ketika, Rasulullah SAW telah membuat perjanjian dengan Jibril bahwa Jibril akan datang. Namun, saat waktu pertemuan telah tiba, Jibril belum muncul.

    Rasulullah melepaskan tongkat yang dipegangnya sambil berkata, “Allah tidak akan memungkiri janji-Nya, tetapi mengapa Jibril belum datang?”

    Ketika Rasulullah berpaling, ia melihat seekor anjing kecil di bawah tempat tidur. Beliau bertanya, “Kapan anjing ini masuk?”

    Aisyah menjawab, “Aku tidak tahu,”

    Setelah anjing itu dikeluarkan, Jibril pun datang.

    Rasulullah bertanya kepada Jibril, “Mengapa kamu terlambat?”

    Jibril menjawab, “Karena tadi di rumahmu ada anjing. Ketahuilah, kami tidak akan memasuki rumah yang di dalamnya terdapat anjing dan gambar (patung).” (HR Muslim).

    Para ulama menjelaskan anjing dapat menghalangi malaikat masuk ke rumah karena air liur anjing yang najis, adanya aroma yang tidak sedap, serta larangan syariat untuk memelihara anjing.

    Namun, tak semua anjing membuat malaikat enggan masuk rumah. Terdapat jenis-jenis anjing yang tidak dilarang, seperti anjing pemburu, anjing yang ditugaskan menjaga lahan pertanian dan hewan ternak, serta anjing penjaga.

    4. Berisikan Suara-suara Setan

    Malaikat menyukai rumah yang senantiasa diisi dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an, azan yang dikumandangkan, dan juga sholawat kepada Rasulullah. Berbeda halnya kalau rumah itu justru dipenuhi oleh suara-suara setan, malaikat enggan untuk mendatangi.

    Perihal ini merujuk pada suara-suara nyanyian atau musik yang dapat memunculkan godaan dan dosa. Allah berfirman dalam Surah Al-Isra ayat 64 mengenai tipu daya setan terhadap manusia.

    Ibnu Abbas Radhiyallahu’anhu menjelaskan bahwa suara setan yang dimaksud adalah lagu, seruling, dan perkataan yang tidak berguna. Pemahaman ini juga menegaskan bahwa jika rumah dipenuhi oleh pertengkaran, perkataan kasar, dan penghinaan maka rumah tersebut dianggap sebagai tempat yang diisi oleh suara-suara setan.

    Artikel ini sudah tayang di detikHikmah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Rasul Menganjurkan Rumah Sederhana, Jangan Mewah-mewah!



    Jakarta

    Ketika memiliki budget lebih, ada keinginan dalam hati untuk membangun rumah dengan desain yang mewah dan elegan. Banyak rumah yang dibangun mewah dan megah oleh pemiliknya menunjukkan status kekayaan dan sosial di masyarakat. Namun, sesungguhnya bagaimana hukum membangun rumah mewah dalam Islam?

    Mengutip dari artikel ilmiah berjudul Islamic Guiding Principle (Shari’ah Law) For Architectural Interpretation of Housing yang ditulis oleh Zeenat Begam Yusof, sunah Rasulullah SAW menekankan bahwa umat Islam dianjurkan menghindari sikap berlebihan, bermewah-mewahan, dan berkeinginan untuk ketenaran. Sebab, prinsip kerendahan hati harus dimiliki oleh setiap umat Islam termasuk melalui gaya hidup sehari-hari.

    Nabi memiliki rumah yang sangat sederhana. Tempat tidurnya hanya berupa lapisan ijuk yang dilapisi kain sederhana. Tidak ada barang mewah atau besar di dalamnya. Meskipun beliau adalah pemimpin umat muslim, tetapi rumahnya kecil dan sederhana seperti masyarakat lainnya.


    Menurut nabi, setiap pembelanjaan adalah karena Allah, kecuali pembelanjaan untuk membangun, tidak ada kebaikan atau pahala di dalamnya.

    Hadits ini menjelaskan bahwa kekayaan harus dibelanjakan untuk hal-hal yang diperlukan saja. Pengeluaran untuk membangun rumah tidak berpahala jika bangunan tersebut dibangun melebihi kebutuhan pemiliknya. Sebab, kerendahan hati tidak hanya dibahas untuk perilaku pribadi tetapi juga dalam membangun rumah.

    Bagi Islam, rumah sebagaimana fungsinya adalah menyediakan tempat berlindung dari cuaca, bukan untuk menyimpan ornamen mahal atau ruangan yang tidak perlu di dalamnya.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Trik Jitu Atasi Bau di Rumah dengan Pengharum Alami, No Bahan Kimia!



    Jakarta

    Bau di ruangan tanpa sadar mengganggu penghuni rumah. Biasanya, bau ruangan disebabkan oleh debu, kotoran, sampah, sisa makanan, pakaian kotor, dan sebagainya. Padahal, kita sudah yakin sudah membersihkan keseluruhan ruangan dengan benar. Namun, masih saja ada bau tak sedap yang tiba-tiba muncul.

    Biasanya bau akan hilang dengan cepat jika menggunakan pengharum ruangan. Ada yang bentuknya semprotan, lilin aroma terapi, hingga bentuk padat seperti kamper. Namun, biasanya pengharum ruangan mengandung bahan kimia yang bisa berbahaya bagi penghuni rumah khususnya anak kecil atau bayi. Untuk itu, solusi yang bisa dilakukan adalah memanfaatkan bahan alami yang aman sebagai pengharum ruangan.

    Mengutip dari buku Rumah Bersih Alami Tips Perawatan Rumah dan Pribadi yang Hemat dan Ramah Lingkungan karya Hanna Natalisa, berikut ini beberapa bahan alami yang berfungsi sebagai pengharum ruangan.


    Baking Soda

    Baking soda bisa digunakan sebagai pengharum ruangan dengan meletakkannya pada wadah terbuka dan simpan di ruangan yang rentan bau.

    Essential Oil

    Essential oil atau minyak esensial merupakan minyak yang terbuat dari bagian tumbuhan, seperti daun, bunga, atau kayunya. Penggunaannya bisa dicampur dengan baking soda kemudian disemprot ke seluruh ruangan. Jika hanya ada essential oil, maka rebus 10-15 tetes dengan air di panci. Ketika sudah panas, maka akan menghasilkan wangi yang memenuhi seluruh ruangan.

    Bahan Rempah

    Bahan-bahan seperti kayu manis, kulit jeruk, daun pandan, buah apel, hingga batang serai dapat digunakan sebagai pengharum ruangan. Caranya adalah dengan merebus dan harumnya akan keluar.

    Bunga

    Bunga yang baru dipetik dapat menghasilkan wangi yang segar, misalnya melati. Simpan segenggam melati dalam mangkuk dan letakkan di pojok ruangan. Bunga lain yang bisa dijadikan pengharum ruangan sekaligus hiasan adalah bunga sedap malam. Masukkan beberapa batang bunga sedap malam ke dalam vas yang sudah berisi air. angi bunga bisa bertahan seharian. Selain melati, bunga lain adalah mawar dan kenanga.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Pembagian Warisan Rumah Orang Tua Sesuai Hukum, Jangan Sampai Salah!



    Jakarta

    Rumah sering kali menjadi harta warisan yang ditinggalkan oleh orang tua. Harta ini harus dibagi kepada anak-anaknya. Lalu seperti apa cara pembagian warisan berupa rumah?

    Jika menggunakan Hukum Waris Perdata Barat di mana berlaku KUHPerdata, maka perlu diketahui terlebih dahulu pemahaman dasar dari golongan ahli waris menurut KUHPerdata. Golongan tersebut terdiri dari golongan I, II, III, dan IV, yang diukur menurut jauh-dekatnya hubungan darah dengan si Pewaris, di mana golongan yang lebih dekat menutup golongan yang lebih jauh, yaitu :

    a) Golongan I : suami/Isteri yang hidup terlama, dan anak/keturunannya;
    b) Golongan II : orang tua dan saudara kandung pewaris;
    c) Golongan III : keluarga dalam garis lurus ke atas sesudah orang tua Pewaris;
    d) Golongan IV : paman/bibi dari Pewaris, baik dari pihak ibu maupun dari pihak ayah, atau keturunan dari paman/bibi sampai derajat ke enam dihitung dari Pewaris dan saudara dari nenek dan kakek beserta keturunannya sampai derajat keenam dihitung dari Pewaris.


    Misalnya, orang tua A sudah meninggal dan mewariskan sebuah rumah kepada tiga anaknya, yaitu A, B, dan C. Jika menggunakan KUHPerdata, maka masing-masing anak mendapatkan jatah yang sama, yaitu 1/4 bagian.

    A, B, dan C masing-masing memiliki keluarga. Namun, C sudah meninggal.

    Karena warisan yang ditinggalkan berupa rumah, A mengambil inisiatif untuk menjualnya dan membagikan uang hasil penjualannya itu kepada ahli waris lainnya.

    Karena C sudah meninggal, maka yang berhak mendapat warisan dari orang tuanya adalah anak-anaknya. Anak dari C berhak mendapatkan itu karena ia merupakan ahli waris pengganti. Sebab, jika anak-anak Pewaris ini meninggal lebih dulu dari Pewaris, maka yang menggantikan kedudukan orang tuanya, adalah anak/keturunannya, yaitu sebagai Ahli Waris Pengganti.

    Dilansir detikNews, Ahli Waris karena penggantian tempat diatur dalam Pasal 841 dan 842 KUH Perdata sebagai berikut:

    Pasal 841 KUH Perdata:
    “Penggantian memberikan hak kepada orang yang mengganti untuk bertindak sebagai pengganti dalam derajat dan dalam segala hak orang yang digantikannya.”

    Pasal 842 KUH Perdata:
    “Penggantian yang terjadi dalam garis lurus ke bawah yang sah, berlangsung terus tanpa akhir. Penggantian itu diizinkan dalam segala hak, baik bila anak-anak dan orang yang meninggal menjadi ahli waris bersama-sama dengan keturunan-keturunan dan anak yang meninggal lebih dahulu, maupun bila semua keturunan mereka mewaris bersama-sama, seorang dengan yang lain dalam pertalian keluarga yang berbeda-beda derajatnya.”

    Lebih lanjut, J. Satrio dalam bukunya Hukum Waris (hal. 56) menyatakan:

    Ahli waris karena penggantian tempat adalah ahli waris yang merupakan keturunan/keluarga sedarah dari pewaris, yang muncul sebagai pengganti tempat orang lain, yang seandainya tidak mati lebih dahulu dari pewaris.

    Berdasarkan ketentuan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa yang berhak menggantikan tempat anak Pewaris (jika anak Pewaris telah meninggal lebih dahulu) sebagai ahli waris adalah keturunan sedarahnya, yaitu anak-anaknya. Dengan ketentuan mereka secara bersama-sama bertindak dengan derajat yang sama dan hak yang sama dengan ahli waris lainnya, yaitu anak-anak Pewaris yang masih hidup.

    Maka dari itu, para Ahli Waris yang berhak mendapatkan uang hasil penjualan rumah orang tua A (Pewaris), adalah:

    – 2 (dua) orang Anak Pewaris yang masih hidup.
    – Anak-anak dari C, Anak Pewaris yang telah meninggal dunia lebih dulu dari Pewaris (cucu dari Pewaris) berdasarkan penggantian, jika orang tuanya telah meninggal lebih dulu dari Pewaris.

    Demikian informasi cara pembagian rumah warisan orang tua, semoga bermanfaat.

    Saksikan juga Sosok: Chevie Mawarti, Sulap Minyak Jelantah Jadi Sabun dan Lilin

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Mengapa Septic Tank Bisa Meledak? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya



    Jakarta

    Kasus septic tank meledak sudah beberapa kali terjadi di Indonesia. Penyebab septic tank meledak bermacam-macam.

    Pertanyaannya kenapa septic tank bisa meledak? Lalau bagaimana cara mencegahnya?

    Sebelum mengetahui tentang itu, perlu dipahami dulu apa itu septic tank dan kegunaannya?


    Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 3 tahun 2014 tentang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat, tangki septik adalah bak kedap air yang berfungsi sebagai tempat penampungan limbah kotoran manusia. Melalui tangki septik, kotoran manusia akan tertampung di dalamnya.

    Nantinya, bagian cairnya akan keluar dari tangki septik dan diresapkan ke sumur resapan. Apabila tidak memungkinkan, maka dibuat suatu filter untuk mengelola cairan tersebut.

    Lantas, bagaimana bentuk dan ukuran septik tank yang baik?

    Tangki septik terdiri dari 2 jenis, yaitu tangki septik sistem tercampur dan terpisah. Tangki septik sistem tercampur maksudnya adalah tangki septik yang digunakan dari buangan air limbah rumah tangga yang meliputi mandi, cuci, kakus. Sementara itu, tangki septik terpisah adalah tangki septik yang digunakan hanya dari buangan kakus alias kotoran manusia.

    Melansir dari SNI 2398:2017, ada beberapa kriteria standar bentuk dan ukuran untuk tangki septik, di antaranya yaitu:

    • Bentuk segi empat dengan panjang x lebar 2:1 sampai 3:1
    • Lebar minimal 0,75 meter
    • Panjang minimal 1,5 meter
    • Tinggi minimal 1,5 meter termasuk ambang batas 0,3 meter
    • Volume disesuaikan dengan jumlah penghuni. Misalnya, jika suatu rumah dihuni oleh 5 orang, maka ukuran tangki dengan periode pengurasan 3 tahun menggunakan tangki septik sistem terpisah maka diperlukan tangki septik ukuran panjang 1,6 meter, lebar 0,8 meter, dan tinggi 1,3 meter.

    Ketika membangun tangki septik juga pastikan ada saluran udara yang baik. Sebab, air limbah yang ditampung pada tangki septik menghasilkan gas metana (CH4) yang jika tidak dikeluarkan, maka tangki septik berpotensi untuk meledak.

    Gas metana juga punya sifat mudah terbakar, sehingga harus dihindarkan dari sumber api atau bahan mudah terbakar lainnya.

    Selain itu, jarak dari tangki septik ke sumber air bersih minimal 10 meter. Hal ini supaya air bersih tidak tercemar dengan isi dari tangki septik.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Biar Mudik Tenang, Lakukan 10 Hal Ini Sebelum Tinggalkan Rumah


    Jakarta

    Mudik ke kampung halaman merupakan salah satu tradisi yang dilakukan umat Muslim Indonesia menjelang Lebaran. Saat mudik, biasanya para penghuni meninggalkan rumahnya dalam keadaan kosong.

    Meninggalkan rumah yang kosong bisa memiliki beberapa risiko, seperti pencurian, makanan busuk, dan lainnya. Maka dari itu, penghuni perlu melakukan persiapan dan pengecekan menyeluruh sebelum mudik.

    Berikut ini ada beberapa hal yang perlu dilakukan sebelum pergi mudik meninggalkan rumah. Dikutip dari laman Better Homes & Gardens berikut ini informasinya.


    1. Habiskan Makanan

    Segera habiskan makanan yang cepat basi supaya tidak menimbulkan bau busuk ketika penghuni kembali ke rumah. Apabila punya makanan berlebih, penghuni bisa membagikannya ke tetangga ataupun orang sekitar rumah.

    2. Cuci Peralatan Dapur

    Jangan pernah meninggalkan peralatan makan dan masak kotor belum dicuci saat ingin mudik. Sisa makanan pada piring dapat mengundang hama seperti tikus dan lalat. Maka dari itu, pastikan dapur bersih dengan mencuci semua cucian kotor.

    3. Buang Sampah

    Pastikan untuk membuang sampah sebelum meninggalkan rumah untuk jangka waktu yang lama. Sampah yang ditinggalkan terlalu lama bisa menimbulkan bau busuk dan mengundang hama.

    4. Cabut Peralatan Elektronik

    Untuk mencegah kebakaran akibat korsleting listrik, penting untuk memastikan semua barang elektronik mati dan dicabut dari stopkontak. Selain mengurangi risiko korsleting listrik, langkah ini juga membantu untuk menghemat listrik.

    5. Sediakan Kunci Cadangan

    Sediakan kunci cadangan untuk keadaan darurat di rumah seperti kebocoran gas dan lain sebagainya. Kamu bisa menitipkan kunci ke tetangga yang dapat dipercaya agar mereka dapat membantu sewaktu-waktu dibutuhkan.

    6. Hentikan Pengiriman Paket

    Tunda pengiriman paket atau titiplah kepada tetangga selama pergi mudik. Sebab, barang berisiko untuk hilang selama tidak ada orang di rumah, apalagi kalau ternyata merupakan barang penting.

    7. Titipkan Hewan Peliharaan

    Jika mempunyai hewan peliharaan, jangan sampai meninggalkannya di rumah meski kamu merasa aman dengan meninggalkan makanan. Kamu bisa menitipkan ke tetangga atau orang terdekat untuk merawat hewan peliharaan untuk sementara. Selain itu, akan lebih baik bila menitipkan hewan ke tempat penitipan hewan yang terpercaya.

    8. Siram Tanaman

    Siramlah tanaman sebelum pergi mudik untuk waktu yang lama. Kemudian, penghuni rumah juga bisa menitipkan agar orang terdekat menyiramnya ataupun coba menggunakan air tampungan.

    9. Kunci Pintu dan Jendela

    Pastikan untuk mengunci dan memeriksa pintu dan jendela sebelum meninggalkan rumah. Untuk keamanan ekstra, tambahkan sistem keamanan atau menggunakan gembok pintu untuk menghindari kasus pencurian.

    10. Tutup Gorden

    Jangan lupa untuk menutup gorden supaya isi dalam rumah tidak terlihat dari luar karena bisa menarik perhatian pencuri. Rumah kosong dan jendela terbuka dapat menjadi sasaran empuk bagi maling.

    Itulah beberapa hal yang perlu dilakukan sebelum pergi mudik meninggalkan rumah untuk jangka waktu yang lama. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Penting! Lakukan Ini Sebelum Berangkat Mudik buat Cegah Kebakaran Rumah



    Jakarta

    Musim mudik Lebaran Idul Fitri tiba, banyak orang meninggalkan rumah dalam keadaan kosong buat pulang ke kampung halaman. Nah, sebelum berangkat mudik, ada baiknya kamu mengamankan rumah dari potensi bahaya seperti kebakaran.

    Meski tak ada aktivitas, peristiwa tak terduga bisa saja terjadi di rumah. Kebakaran dapat disebabkan karena kelalaian manusia ataupun malfungsi benda-benda.

    Jangan sampai kamu mendengar kabar rumah terbakar selama di kampung halaman. Untuk itu, kamu bisa coba meminimalisir potensi kebakaran dengan memastikan tak ada pemicu api di rumah.


    Lantas, bagaimana cara menjaga rumah kosong dari potensi kebakaran selama mudik? Simak tipsnya berikut ini.

    Tips Amankan Rumah dari Kebakaran Sebelum Mudik

    Inilah beberapa langkah yang bisa kamu lakukan sebelum berangkat mudik untuk menghindari kebakaran rumah kosong, dikutip dari Fire and Rescue NSW.

    1. Matikan dan cabut aliran listrik peralatan elektronik untuk mengurangi potensi kebakaran listrik.

    2. Gunakan alarm asap dan pastikan alatnya berfungsi dengan baik.

    3. Beritahu tetangga atau teman tentang keberadaan dan detail kontak kamu. Minta mereka untuk mengawasi rumah dan menghubungi Petugas Pemadam Kebakaran kalau menemukan tanda kebakaran.

    4. Pastikan semua peralatan listrik yang dibiarkan menyala terus-menerus atau pada sirkuit pengatur waktu berfungsi dengan baik.

    5. Pastikan lampu yang dibiarkan menyala berada di lokasi yang aman, jauh dari bahan yang mudah terbakar seperti gorden dan memiliki watt yang tepat untuk mencegah panas berlebih.

    6. Matikan dan kosongkan pengering pakaian dan bersihkan filter serat sebelum pergi.

    7. Tutup semua pintu di dalam rumah untuk mencegah penyebaran api.

    8. Padamkan semua dupa, lilin, atau pembakar minyak.

    9. Keliling rumah untuk memeriksa kondisi aman dan tidak ada potensi kebakaran sebelum pergi.

    Itulah beberapa hal yang perlu kamu kerjakan untuk mengamankan rumah dari kebakaran

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • THR Cukup buat DP Beli Rumah? Begini Cara Atur Duitnya



    Jakarta

    Jelang Lebaran, beberapa pekerja pasti antusias menanti uang Tunjangan Hari Raya (THR) cair. Nilai THR biasanya setara dengan gaji pokok satu bulan sehingga nilainya cukup lumayan untuk membantu memenuhi kebutuhan jelang Lebaran yang biasanya perlu belanja banyak hal.

    Jika ada detikers yang berencana beli rumah, bisa nggak sih menggunakan THR?

    Menurut Perencana Keuangan dari Advisors Alliance Group, Andy Nugroho, bisa atau tidaknya uang THR dipakai untuk membeli rumah terutama DP, tergantung dari besaran DP yang harus dibayarkan.


    Sebagai contoh, rumah impian yang ingin dibeli harganya Rp 300 juta, lokasinya berada di pinggiran Jabodetabek. Ia menyarankan kisaran DP yang bisa diambil adalah 20% dari harga rumah tersebut yakni sekitar Rp 60 juta.

    Andy menyarankan, jika nilai THR yang didapat lebih kecil dari nilai DP yang harus dibayar, disarankan ditabung dahulu hingga memenuhi.

    Ia juga mengingatkan sebelum mengalokasikan THR untuk membeli rumah, calon pembeli harus sudah mengetahui skala prioritas. Jika saat itu yang paling penting adalah membeli tiket mudik, membayar sekolah anak, atau melunasi tagihan, sebaiknya tahan dulu keinginan untuk membeli rumah. Bisa juga membagi THR 50 persen untuk kebutuhan sehari-hari termasuk melunasi tagihan, kemudian 50 persen lainnya ditabung untuk membeli rumah.

    “Kita di awal sisihkan berapa yang kita sanggup untuk cicilan DP, misalnya bisa 50 persen dengan 50 persen atau misalnya mudiknya jauh, ke Medan gitu misalnya, bisa buat mudik 70 persen (dari THR) untuk cicilan DP 30 persen,” jelasnya kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

    Tips lainnya sebelum membeli rumah adalah calon pembeli disarankan memiliki lebih dari 1 rekening tabungan. Hal ini untuk mempermudah mereka menyimpan uang sesuai dengan tujuan penggunaannya, sebagai contoh rekening pertama untuk kebutuhan sehari-hari, rekening kedua untuk dana darurat, dan rekening lainnya untuk tabungan membeli rumah.

    “Jadi paling tidak kalau selama mudik Lebaran ‘lalai’ uangnya kepakai yang ada di rekening kita, yang tadi disisihkan untuk DP rumah, untuk bayar-bayar kredit, itu masih aman semuanya. Jadi kita nggak kebingungan nanti pasca mudik ‘duh uangnya sudah habis dipakai mudik’,” kata Andy.

    Namun, memakai 1 rekening juga tidak masalah karena bisa diakali dengan tarik tunai uang untuk kebutuhan mudik yang dananya dipakai paling cepat.

    “Kalau misalnya saat ini cuma punya 1 rekening ya sudah pakai cara manual saja, tarik tunai, terus uangnya taruh di tempat yang aman ketika mudik. Atau dibalik, tarik tunai uang untuk mudik, jadi uang yang kita pegang selama mudik itu uang cash semua. Sementara uang untuk DP rumah, uang untuk bayar-bayar pasca-Lebaran tetap dalam rekening,” tutur Andy.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com