Category Archives: Tips Properti

Ternyata Ini Manfaat Bantal dan Guling Perlu Dijemur di Bawah Sinar Matahari


Jakarta

Bantal dan guling adalah perlengkapan tidur yang harus terjaga kebersihannya. Sebab, kedua benda ini menempel langsung pada pakaian dan tubuh. Apabila pakaian tersebut kotor dan tubuh bau atau berkeringat, bantal dan guling juga bisa ikut kotor dan muncul bau.

Salah satu cara untuk membersihkan bantal dan guling dari kuman adalah dengan menjemur di bawah sinar matahari. Cara ini telah dilakukan oleh banyak keluarga sejak zaman dahulu. Apalagi dahulu bahan yang dipakai untuk bantal dan guling berasal dari kapuk.

Selain untuk melindungi bantal dan guling dari pertumbuhan jamur dan bakteri, menjemur keduanya juga memiliki banyak manfaat lain. Dilansir BTN Properti, berikut beberapa di antaranya.


Manfaat Jemur Bantal & Guling

1. Menjaga Kesehatan Kulit

Seperti yang disebut sebelumnya, bantal dan guling bisa kotor dari keringat dan minyak tubuh yang menempel atau kotoran lain yang menempel di pakaian. Kotoran ini bisa memicu masalah kulit pada penggunanya seperti jerawat, alergi, hingga iritasi. Menjemur bantal dan guling secara rutin dapat mengeringkan keringat dan minyak untuk mengurangi risiko permasalahan pada kulit.

2. Mencegah Tumbuhnya Jamur-Mikroorganisme

Jamur, bakteri, atau mikroorganisme lainnya sangat menyukai lingkungan yang lembap dan kotor. Keringat membuat bantal dan guling lembap dan itu adalah area yang disukai oleh jamur dan bakteri. Jamur dan tungau dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti memicu alergi, asma, maupun iritasi kulit. Belum lagi, kulit mati yang menempel di bantal dan guling dapat menarik tungau berdatangan.

Mikroorganisme jahat tersebut dapat diatasi dengan sering mengganti seprai dan menjemur bantal dan guling yang digunakan. Sebab, panas membuat bantal dan guling tidak lembap dan mematikan mikroorganisme yang tak suka hawa panas.

3. Mengurangi Bau Tidak Sedap

bau tak sedap biasanya ditimbulkan dari bakteri atau jamur yang tengah aktif. Dengan menjemur pakaian, jamur dan mikroorganisme tidak ada yang dapat hidup sehingga tidak ada bau yang muncul.

4. Memperpanjang Umur Perlengkapan Tidur

Dengan kondisi bantal dan guling selalu bersih dan aman dipakai, tentu membuat perlengkapan tersebut nyaman dipakai dan tidak mudah rusak. Menjemur bantal dan guling secara teratur dapat membantu mengurangi kelembaban yang dapat merusak bahan bantal-guling. Dengan merawat perlengkapan tidur dengan baik tentunya akan bertahan dalam jangka waktu yang lama, sehingga kamu tidak perlu mengeluarkan uang lagi untuk menggantinya.

Tips Menjemur Bantal dan Guling Agar Tak Merusak Bahan

1. Cek Petunjuk Perawatan

Menjemur di bawah sinar matahari pasti meletakkan benda untuk menerima panas. Tidak semua bahan dapat tahan terhadap panas berlebih. Oleh karena itu, sebelum menjemur pastikan bahan bantal dan guling yang digunakan bisa untuk menerima panas tersebut.

2. Hindari Paparan Langsung Matahari Terlalu Lama

Cara paling aman, agar tidak merusak bahan bantal dan guling adalah menghindari paparan langsung sinar matahari. Sebab, ada beberapa bahan yang rentan terhadap sinar UV yang bisa menyebabkan perubahan warna dan mengubah ukuran asli perlengkapan tidur.

3. Pilih Waktu yang Tepat

Pilih waktu yang tepat saat menjemur perlengkapan tidur, misalnya saat matahari tidak terlalu terik. Matahari pagi atau sore cocok untuk menjemur perlengkapan tidur.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Bukan Pakai Garam, Begini Cara Ampuh Cegah Ular Berkeliaran di Sekitar Rumah


Jakarta

Ular adalah hewan berbisa yang bisanya mengandung racun yang dapat mempengaruhi sel dan jaringan pada makhluk yang terkena gigitan mereka. Banyak yang percaya bahwa untuk mengusir ular bisa menggunakan garam karena ular takut. Ternyata anggapan tersebut salah.

Dilansir detikEdu, menurut laman verifikasi dan pengecek fakta Dubawa, anggapan bahwa garam dapat mengusir ular, bermula dari percobaan mengusir siput dan keong menggunakan garam. Siput dan keong memang kabur setelah ditaburkan garam, tetapi cara ini tidak menunjukkan hasil yang sama pada ular.

Kira-kira kenapa ya?


Menurut Green Matters, garam mudah masuk ke dalam jaringan tubuh hewan-hewan seperti siput, keong, lintah. Saat garam mengenai kulit dan masuk ke jaringan melalui osmosis, kristal garam akan bercampur dengan molekul air. Hal ini menyebabkan hewan mengalami dehidrasi.

Layaknya manusia, tubuh tidak boleh mengalami dehidrasi berat karena dapat mengganggu tekanan dan volume darah, mengganggu fungsi organ vital, dan paling parah bisa menyebabkan kematian.

Hal-hal seperti ini tidak berfungsi efektif pada ular. Lantas, bagaimana cara yang ampuh untuk mengusir ular? Dilansir Pulse, berikut caranya.

1. Jaga Rumah dan Lingkungan Sekitar Bersih

Ular menyukai lingkungan di mana banyak tempat persembunyian bagi mereka. Misalnya tumpukan kayu, rumput, dan dedaunan. Jika rumah kalian memiliki halaman yang luas, sering-sering membersihkan rumput dan jangan biarkan tumbuh terlalu tinggi.

2. Siapkan Predator Alami

Mungkin memasang perangkap akan sulit menangkap ular, coba ganti dengan memelihara hewan predator yang ditakuti oleh ular seperti burung hantu.

3. Gunakan Bawang Putih dan Bawang Bombai

Daripada memakai garam, coba pakai bawang putih dan bawang bombai. Kedua bahan alami ini mengandung asam sulfonat yang dapat mengusir ular. Caranya dengan membuat cairan dari campuran kedua bawang dan air. Lalu cairan tersebut disemprot ke ular atau area yang menjadi tempat keluar masuk ular.

4. Biji Kola

Kola di sini bukanlah nama minuman bersoda melainkan sebuah tanaman bernama kola atau cola. Biji kola bisa mengusir ular. Caranya dengan menyebarkan potongan biji kola ke berbagai tempat di sekitar rumah dan di halaman.

5. Tanam Tanaman Pengusir Ular

Beberapa tanaman juga ampuh untuk mengusir ular seperti marigold, serai, dan lidah mertua. Aroma yang dikeluarkan tanaman ini dapat mengganggu penciuman mereka.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

Simak Video ‘Lansia 66 Tahun Ditelan Ular Piton 6 Meter’:

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

6 Jenis Pompa Air dan Cara Perawatannya


Jakarta

Pompa air merupakan salah satu alat penting dalam kehidupan sehari-hari. Fungsi utama pompa air adalah untuk mengalirkan air dari satu tempat ke tempat lain, seperti dari sumur ke tangki penampungan atau dari sungai ke lahan pertanian.

Menentukan jenis pompa air yang akan digunakan tidak bisa dilakukan sembarangan. Pasalnya, tipe pompa air harus disesuaikan dengan kondisi sumur yang ada di rumah. Setiap jenis pompa memiliki fungsi dan keunggulan masing-masing yang bisa dipilih berdasarkan kebutuhan.

6 Jenis-jenis Pompa Air

Memilih jenis pompa air yang tepat sangat penting karena akan berpengaruh terhadap kualitas dan efisiensi aliran air di rumah. Sebelum membeli pompa air, sebaiknya kenali terlebih dahulu jenis-jenis pompa yang tersedia dan sesuaikan dengan kondisi sumur di rumahmu.


Salah satu hal utama yang perlu diperhatikan adalah kedalaman sumur, karena faktor ini akan mempengaruhi kekuatan pompa yang dibutuhkan serta cara pemasangannya. Guna memastikan kedalaman sumur, kamu bisa berkonsultasi dengan teknisi pompa air atau jasa pengeboran sumur yang berpengalaman.

Berikut enam jenis pompa air yang umum digunakan, dikutip dari buku Menggunakan, Merawat dan Memperbaiki Peralatan Listrik Rumah Tangga oleh Drs Daryanto:

1. Pompa Air Celup (Submersible Pump)

Pompa air celup dirancang untuk bekerja dengan cara seluruh bodinya dimasukkan ke dalam sumur dan harus terendam sepenuhnya dalam air. Pompa ini mampu menyedot air dan mengalirkannya ke ruang filter, sehingga cocok digunakan untuk air berlumpur atau kotor berkat adanya saringan pada bagian dalam mesin.

Karena daya dorongnya hanya sekitar 5 meter, pompa ini sering ditemukan dalam penggunaan skala kecil, seperti untuk akuarium atau kolam, basement yang tergenang air, atau sumur dalam. Namun, karena pompa ini bekerja terus-menerus, ada risiko mesin menjadi macet atau rusak jika tidak dirawat dengan baik.

2. Pompa Air Semi Jet Pump (Sumur Dangkal)

Jenis pompa ini memiliki daya hisap maksimal hingga kedalaman 9 meter, sehingga kurang cocok untuk pemakaian rumah tangga yang berskala kecil. Pompa ini paling ideal digunakan di area dengan permukaan air tanah tidak lebih dari 8 meter. Cocok untuk rumah di lahan terbatas dan pemakaian air dalam jumlah sedang.

Pompa ini bisa menghasilkan debit air sekitar 16 liter per menit untuk sumur dangkal dengan dorongan hingga 20 meter, dan bisa mencapai hingga 29 liter per menit untuk dorongan hingga 21 meter. Pompa sumur dangkal juga dapat difungsikan untuk memindahkan air dari satu penampungan ke penampungan lainnya, serta menyedot air dari jaringan PAM (disarankan menggunakan pompa berdaya minimal 200 watt).

Pompa jenis ini tersedia dalam beberapa kapasitas listrik seperti 125 watt, 150 watt, dan 200 watt. Pilihlah sesuai dengan kebutuhan.

3. Pompa Air Jet Pump

Pompa jet pump punya kapasitas yang lebih besar dibandingkan versi semi-nya. Biasanya digunakan untuk kebutuhan industri, seperti pabrik atau pertambangan, yang memang membutuhkan suplai air dalam jumlah besar. Tak heran jika harga pompa ini tergolong tinggi.

4. Pompa Air Sumur Dalam (Submersible Pump)

Jenis ini memiliki kemampuan hisap kuat dan cocok untuk sumur dalam dengan kedalaman 9 sampai 12 meter. Pompa ini juga dapat mendorong air hingga 20 meter secara vertikal, tergantung pada ukuran pipa yang digunakan.

Sering disebut sebagai pompa vertikal, pompa ini memang memiliki sistem kerja yang sesuai dengan sebutan tersebut. Efektif untuk daerah yang membutuhkan distribusi air dari kedalaman tinggi.

Jet pump digunakan untuk mengangkat air dari kedalaman lebih dari 7 meter hingga sekitar 20-30 meter. Biasanya dilengkapi dengan sistem injektor yang membuatnya mampu mengangkat air dari kedalaman yang lebih besar.

5. Pompa Air Otomatis

Pompa otomatis merupakan pilihan ideal untuk penggunaan rumah tangga. Pompa ini bekerja secara otomatis menyesuaikan dengan kebutuhan air, sehingga pengguna tidak perlu mengoperasikan mesin secara manual.

Selain praktis, pompa otomatis juga membantu menghemat pemakaian air dan listrik, membuatnya efisien serta ekonomis untuk kebutuhan sehari-hari di rumah.

6. Pompa Booster

Pompa booster digunakan untuk meningkatkan tekanan air, terutama di rumah atau gedung bertingkat agar aliran air tetap stabil hingga lantai atas. Berbeda dari jenis pompa lainnya, pompa booster dipasang di tengah jalur pipa, bukan langsung di sumber air.

Fungsinya adalah untuk meningkatkan tekanan air dalam sistem instalasi rumah, terutama jika tekanan air dari sumber utama terlalu lemah. Pompa ini sangat berguna untuk rumah yang menggunakan perangkat seperti shower, pemanas air (water heater), atau mesin cuci.

Sistem kerjanya otomatis menyala saat keran dibuka, sehingga memudahkan pemakaian sehari-hari.

6 Cara Merawat Pompa Air

Agar pompa air tetap berfungsi dengan baik dan tahan lama, berikut beberapa tips perawatan yang bisa dilakukan:

1. Bersihkan Filter dan Pipa Secara Berkala

Kotoran yang menumpuk bisa menyumbat aliran air dan membuat pompa bekerja lebih keras. Bersihkan filter dan periksa pipa secara rutin.

2. Periksa Kondisi Kabel dan Listrik

Pastikan sambungan listrik aman, tidak longgar, dan tidak ada kabel yang mengelupas. Hindari terkena air langsung untuk mencegah korsleting. Gunakan pelindung atau penutup agar bagian mesin tidak terkena genangan air. Cabut kabel dari stop-kontak jika pompa tidak digunakan untuk menghemat listrik.

3. Cegah Kebocoran

Jangan membungkus mesin dengan bahan mudah terbakar seperti kain, dan urangi tikungan pada instalasi pipa agar aliran air tetap lancar dan mencegah kebocoran.

4. Gunakan Sesuai Kapasitas

Jangan memaksa pompa bekerja melebihi kapasitasnya karena bisa menyebabkan overheat dan kerusakan permanen. Hindari penggunaan di suhu ekstrem (di atas 40°C atau di bawah 5°C).

5. Lakukan Uji Fungsi Secara Berkala

Nyalakan pompa secara berkala, terutama jika jarang digunakan, agar semua komponen tetap aktif dan tidak macet. Jangan menyalakan pompa saat kondisi air kering karena bisa merusak motor. Berikan pelumas pada bagian gigi putar atau leher pompa secara berkala.

6. Simpan di Tempat yang Kering dan Aman

Jika pompa tidak digunakan dalam waktu lama, simpan di tempat yang kering dan terlindung dari cuaca ekstrem. Tempatkan pompa di area yang terlindung dari hujan dan sinar matahari langsung untuk menghindari korsleting atau kerusakan pada sistem kelistrikan.

Hindari meletakkan mesin di posisi yang lebih rendah dari sumber air untuk mencegah kerusakan jika mesin terendam. Hindari penggunaan stop-kontak yang berlebihan atau penumpukan kabel karena bisa menyebabkan panas berlebih dan potensi kebakaran.

Nah itulah tadi penjelasan tentang jenis dan perawatan pompa air. Dengan mengetahui jenis-jenis pompa air serta cara merawatnya, kita bisa memastikan sistem distribusi air berjalan lancar dan efisien.

(aau/fds)



Sumber : www.detik.com

Arti Tulisan Periksa pada Meteran Listrik dan Cara Menanganinya


Jakarta

Mengisi token listrik prabayar seharusnya menjadi proses yang sederhana dan cepat. Namun dalam praktiknya, tak jarang pengguna mengalami hambatan saat memasukkan kode token.

Salah satu kendala yang cukup sering terjadi adalah munculnya pesan ‘Periksa’ pada layar meteran setelah melakukan pengisian token listrik. Kondisi ini tentu menimbulkan kekhawatiran, terutama jika dikhawatirkan aliran listrik akan terputus.

Tapi jangan panik. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah ini, mulai dari memastikan kode token yang dimasukkan sudah benar, hingga melapor ke pihak PLN melalui aplikasi resmi mereka, yaitu PLN Mobile.


3 Penyebab Umum Munculnya Tulisan ‘Periksa’

Pesan ‘Periksa’ sering kali menandakan adanya gangguan pada instalasi listrik di rumah atau kemungkinan terjadi kebocoran listrik. Berikut adalah penyebab umum yang perlu diperhatikan, dirangkum dari berbagai sumber dan Portal Layanan Pelanggan PLN:

1. Ada Kebocoran Arus Listrik

Tulisan ‘Periksa’ yang muncul pada kWh meter merupakan tanda adanya potensi gangguan pada instalasi listrik di dalam rumah. Salah satu penyebab yang umum adalah adanya kebocoran arus listrik.

Kebocoran listrik terjadi ketika arus mengalir melalui jalur yang tidak seharusnya, misalnya karena kabel rusak atau sambungan yang longgar. Selain menyebabkan kegagalan pengisian token, kondisi ini juga membahayakan penghuni rumah. Pemeriksaan rutin terhadap instalasi listrik sangat dianjurkan untuk menghindari potensi bahaya ini.

2. Terjadi Perbedaan Arus Listrik

Selain itu, gangguan ini juga bisa disebabkan oleh kesalahan pada instalasi seperti fasa yang tertukar yakni kabel listrik yang membawa arus terhubung secara tidak semestinya. Bisa karena adanya perbedaan arus atau pemasangan sistem listrik yang tidak sesuai, seperti polaritas terbalik atau grounding yang tidak benar. Dalam kasus seperti ini, penanganan hanya boleh dilakukan oleh teknisi resmi PLN.

3. Pemasangan Grounding yang Tidak Tepat

Faktor lain yang mungkin menjadi pemicu adalah pemasangan sistem pentanahan (grounding/arde) yang tidak sesuai standar. Grounding yang tidak terpasang dengan benar bisa mengganggu sistem kelistrikan dan menyebabkan munculnya pesan ‘Periksa’.

Fungsi grounding sangat penting untuk mengalirkan arus bocor ke tanah, sehingga menjaga keamanan peralatan listrik. Jika terdapat kesalahan instalasi, segera hubungi tenaga ahli PLN.

Cara Menangani Munculnya Tulisan ‘Periksa’ pada Meteran Listrik

Jika tulisan ‘Periksa’ muncul pada meteran listrik di rumahmu, segera laporkan masalah ini melalui aplikasi PLN Mobile. Berikut langkah-langkah pengaduan yang dapat kamu lakukan:

  1. Unduh dan buka aplikasi PLN Mobile dari Play Store (Android) atau App Store (iOS).
  2. Pilih menu “Pengaduan” pada halaman utama.
  3. Tentukan jenis gangguan yang sesuai.
  4. Masukkan ID Pelanggan atau nomor meteran. Jika tidak tahu ID, kamu bisa menandai lokasi rumah melalui peta yang tersedia.
  5. Tekan “Konfirmasi”, lalu lengkapi data lokasi, dan pilih “Lanjutkan”.
  6. Jika memungkinkan, lampirkan foto kondisi meteran dan tambahkan penjelasan singkat mengenai kendala yang terjadi, lalu tulis penjelasan singkat masalah yang dihadapi dan klik “Kirim Pengaduan”.
  7. Setelah semua data diisi, tekan “Lanjutkan”.
  8. Kamu akan menerima Nomor Laporan (format Gxxxxx) dan bisa memantau status laporan secara langsung melalui aplikasi.
  9. Setelah laporan dikirim, pelanggan akan menerima instruksi berupa kode yang perlu dimasukkan ke dalam kWh meter. Kode ini berfungsi untuk mereset sistem dan menghilangkan tulisan “Periksa”. Dengan begitu, meteran akan kembali berfungsi normal.
  10. Untuk bantuan cepat, kamu juga dapat menghubungi Call Center PLN di 123.

Nah itulah tadi penyebab dan solusi jika ada tulisan periksa pada meteran listrik. Dengan mengikuti panduan ini, diharapkan kamu bisa segera memperoleh solusi atas kendala pengisian token listrik. Semoga membantu!

(aau/fds)



Sumber : www.detik.com

Nggak Perlu Pakai Pestisida, Bawang Putih Juga Bisa Usir 4 Hama Pengganggu Ini


Jakarta

Bumbu-bumbu dapur di rumah ternyata tidak hanya produk andalan untuk menyedapkan makanan, melainkan bisa juga melindungi kita dari hama-hama mengganggu. Salah satunya adalah bawang putih.

Menurut The Spruce, alasan banyak hama dan binatang lainnya tidak menyukai bawang putih karena baunya. Bawang putih memiliki bau yang kuat yang menutupi bau yang menarik dari tanaman. Kandungan sulfur di dalam ekstrak bawang putih juga terbukti efektif dapat mengatasi berbagai macam serangga.

Kira-kira serangga apa saja yang bisa diusir menggunakan bawang putih? Berikut di antaranya.


Serangga yang Takut dengan Bau Bawang Putih

1. Nyamuk

Dilansir Architectural Digest India, terungkap bahwa nyamuk tidak menyukai bau menyengat dari bawang putih. Kandungan sulfur pada nyamuk juga membuat nyamuk enggan mendekat.

Untuk membuat diri kita dan rumah bebas dari nyamuk bisa dengan menumbuk beberapa siung bawang putih dan panaskan di air mendidih. Setelah dingin, tuang cairan bawang putih ke dalam botol spray dan semprotkan di sekitar rumah.

2. Tikus

Mengutip dari detikFood tikus juga tidak menyukai aroma bawang putih. Terutama tikus-tukus yang ditemui di ladang sawah. Penciuman tikus cukup kuat sehingga ketika mencium bau yang mengganggu pasti mereka akan menjauh meskipun sebelumnya menemukan sinyal sumber makanan.

Cara memasang perangkap memakai bawang putih cukup sederhana yakni dengan mengiris bawang putih lalu bungkus menggunakan kain kasa. Letakkan bungkusan ini di area yang sering dijangkau tikus. Diamkan bungkusan bawang putih ini selama beberapa hari dan tikus tak akan berani datang lagi.

3. Ulat Bulu

Dalam situs Cleanipedia, bawang putih yang dicampur dengan sabun cuci piring dan air dapat menjadi obat yang ampuh untuk membersihkan ulat bulu dari sekitar kita. Cara membuat obat ini juga mudah, cukup dengan merendam bawang putih di dalam air sabun. Kemudian, airnya dimasukkan ke dalam botol semprotan. Arahkan semprotan ke batang tanaman dan daun untuk membunuh ulat bulu dan mencegah mereka memanjat ke tanaman lagi. Cairan ini bisa disimpan berminggu-minggu dan digunakan setiap hari sampai ulat bulu benar-benar hilang.

4. Cicak

Meskipun cicak jarang menyerang manusia, tetapi ada beberapa orang tidak suka dengan kehadiran cicak. Dilansir detikJabar, cicak dapat diusir menggunakan bawang putih, merah, atau bombai. Rumpun bawang ini memiliki aroma tajam yang tidak disukai oleh cicak

Jika tidak ingin rumah dikotori oleh berbagai bawang, kamu bisa membuat semprotan bawang. Caranya dengan membuat jus bawang putih untuk kemudian dimasukkan ke dalam botol semprot. Untuk menggunakannya, kamu cukup menyemprotkan cairan tersebut ke area yang sering dihinggapi cicak.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Jangan Panik! Begini Cara Bersihkan Noda Darah di Sprei atau Kasur



Jakarta

Noda apapun bisa saja menempel pada sprei atau kasur kita termasuk noda darah. Biasanya noda darah terjadi akibat gigitan nyamuk, luka yang belum kering, darah akibat jerawat pecah, dan menstruasi pada wanita. Noda darah jika dibiarkan terlalu lama dapat mengering sehingga sulit dibersihkan.

Akan tetapi, kamu tidak perlu khawatir. Jika terdapat noda darah maka segera bersihkan. Sebab, jika nodanya masih segar jauh lebih mudah diatasi daripada noda dibiarkan terlalu lama sampai mengendap ke dalam serat kasur. Berikut cara yang dapat kamu lakukan untuk membersihkan noda darah di kasur melansir dari situs The Spruce.

Lepaskan Sprei

Lepaskan seluruh perlengkapan tempat tidur seperti selimut, sprei, sarung bantal dari kasur.


Hapus Noda

Pakai sarung tangan karet sebelum membersihkan. Jika darah masih segar, gunakan tisu untuk menyerap darah sebanyak mungkin. Jangan menggosok noda tetapi tepuk-tepuk dengan kuat. Sebab, menggosok dapat menyebabkan noda menyebar.

Gunakan Air Dingin

Noda darah yang masih segar seringkali bisa hilang hanya dengan menepuk-nepuk area tersebut dengan kain yang sudah dicelupkan ke dalam air dingin. Caranya celup kain berulang kali ke dalam air dingin lalu peras. Kemudian, tepuk-tepuk noda, pindahkan ke area kain yang bersih saat darah dipindahkan.

Pakai Baking Soda dan Hidrogen Peroksida

Caranya campur ½ cangkir soda kue dan ½ cangkir hidrogen peroksida ke dalam mangkuk kecil. Kemudian, gunakan sikat berbulu halus seperti sikat gigi untuk mengoleskan pasta ke noda. Mulailah dari tepi luar dan lanjut ke bagian tengah.

Campuran ini akan menimbulkan gelembung karena hidrogen peroksida yang bereaksi dengan darah. Biarkan selama minimal 30 menit atau sampai gelembung berhenti.

Celupkan kain bersih ke dalam air dingin dan peras, lalu bersihkan pasta pembersih dan darahnya. Biarkan kasur mengering sepenuhnya. Gunakan penyedot debu untuk membersihkan sisa soda kue.

Itu dia cara-cara yang bisa kamu lakukan untuk membersihkan noda darah pada kasur. Semoga membantu!

(das/das)



Sumber : www.detik.com

6 Trik Jitu Bikin Dapur Sempit Terasa Lebih Lega Tanpa Renovasi



Jakarta

Dapur menjadi salah satu ruangan di dalam rumah yang sangat penting. Biasanya dapur terletak di bagian belakang rumah. Tak jarang, dapur hanya mendapat lahan yang sempit. Padahal, banyak aktivitas yang dapat dilakukan di dapur dan membutuhkan ruang lega.

Daripada merenovasi, dapur sempit bisa dirancang agar terkesan luas atau lega. Melansir dari situs Better Homes & Garden, berikut terdapat 6 trik yang bisa kamu lakukan membuat dapur sempit terasa lega tanpa harus renovasi.

Beri Aksen Vertikal

Beri aksen vertikal seperti lemari kayu yang panjang, hiasan di dinding yang tampak ke atas. Hal ini dapat memberikan kesan ketinggian langit-langit yang tampak dan menarik pandangan kita ke atas.


Material Memantulkan Cahaya

Pemilihan material pada interior dapur juga penting. Pilih permukaan furnitur yang memantulkan cahaya seperti ubin keramik atau meja dapur. Hal ini menambah kesan dapur sempit tampak lebih besar.

Hindari Penumpukkan Barang

Jaga dapur kamu tetap rapi dan bersih jika ingin terlihat luas. Jangan biarkan banyak barang diletakkan dan memenuhi meja dapur. Sebaiknya, simpan peralatan dapur di balik penyimpanan yang tertutup.

Ubin Horizontal

Untuk memperluas dapur secara visual, kamu juga bisa pasang ubin dengan susunan horizontal. Pola ikatan horizontal ini dapat membuat dapur menjadi lebih lebar dari ukuran sebenarnya.

Furnitur Kaca

Jika kamu punya lemari dapur yang berbahan kayu, kamu bisa menggantinya dengan lemari kayu yang pintunya berbahan kaca. Ini bisa menarik perhatian karena dinding akan terkesan lebih jauh. Jangan lupa untuk menata barang-barang di lemari secara rapi dan padukan warna yang serasi.

Penyimpanan Dinding

Untuk menambah ruang di lantai, kamu bisa memindahkan barang-barang dapur dengan menyimpannya pada penyimpanan di dinding. Hal ini membuat ruang lantai di dapur jadi lebih kosong dan lega.

Itu dia beberapa trik yang bisa kamu lakukan untuk membuat dapur terasa lebih lega tanpa merenovasinya. Selamat mencoba!

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Catat! Jangan Bangun Rumah di 4 Lokasi Rawan Gempa Ini


Jakarta

Gempa menjadi salah satu bencana alam yang sering terjadi di Indonesia. Hal ini disebabkan oleh letak Indonesia di wilayah tektonik dengan pertemuan lempeng bumi. Oleh karena itu, sebagai masyarakat Indonesia, kita perlu antisipasi dengan bencana gempa bumi, salah satunya mempersiapkan rumah tahan gempa.

Untuk membuat rumah tahan gempa, penting untuk mencari tahu material serta bahan yang kokoh dan kuat. Selain itu, yang tak kalah penting adalah perancangan rumah tahan gempa. Jika kamu akan membangun sebuah rumah, perhatikan lokasi pembangunan. Bukan tidak mungkin kamu sudah mempersiapkan material anti gempa tetapi justru tetap mengalami kerugian akibat lokasi rumahmu yang rawan gempa.

Melansir dari buku berjudul “Guidebook for Reconstruction of Earthquake Resistance Houses” yang diterbitkan oleh Earthquake Engineering Research Institute menjelaskan bahwa terdapat beberapa titik lokasi yang harus kamu hindari ketika merencanakan pembangunan rumah agar terhindar dari gempa, berikut lokasinya.


Letak Dekat Lereng Curam

Jika kamu tinggal di pedesaan atau daerah yang masih banyak bukit-bukit, maka hindari membangun rumah di kaki bukit, seperti di tengah bukit yang sempit serta lereng curam. Hindari juga medan yang sulit dilalui atau diakses. Biasanya rumah yang dibangun di dekat bukit penuh lereng curam banyak ditemui di lokasi pegunungan sebagai villa.

Rumah yang dibangun dekat lereng curam berpotensi lebih rentan terhadap kerusakan daripada rumah yang dibangun pada topografi datar. Namun, jika memang tetap akan dibangun di lokasi ini, maka buat pencegahan seperti terasering atau perkuat dinding rumah agar terhindar dari kerusakan berat.

Daerah Rawan Longsor

Sudah pasti kamu tidak disarankan membangun rumah di daerah rawan longsor. Sebab, ketika terjadi gempa maka daerah yang biasanya longsor dapat menyapu bersih rumah, bangunan, atau apapun yang ada di sekitarnya. Sehingga, perlu kamu ketahui lokasi rawan longsor untuk menghindari kerusakan gempa sekaligus bencana longsor.

Tepi Sungai

Daerah tepi sungai juga menjadi lokasi atau area yang seharusnya dihindari untuk membangun rumah. Tepian sungai berpotensi rawan banjir dan likuifaksi yaitu pencairan tanah yang bisa terjadi akibat gempa bumi. Hal ini juga mencegah terjadinya banjir bandang serta kerusakan berat akibat gempa.

Di Atas Tanah Lunak

Kamu juga perlu mengetahui jenis tanah tempat kamu membangun rumah. Hindari membangun rumah di tanah yang penuh atau lunak. Hal ini akan menyebabkan dasar pondasi rumah bisa mengalami penurunan. Selain itu, pondasi akan rentan terbuka atau rusak akibat gerusan tanah. Jika kamu mau membangun rumah di atas tanah urugan, maka pastikan pondasi rumah harus cukup kuat dan dalam sehingga bertumpu pada tanah yang kokoh bukan pada tanah urugan.

Itu dia penjelasan lokasi atau area yang harus kamu hindari saat membangun rumah sebagai pencegahan terhadap bencana gempa bumi. Semoga bermanfaat!

(zlf/zlf)



Sumber : www.detik.com

8 Tanaman yang Dibenci Ular, Cegah Mereka Masuk Taman Rumah


Jakarta

Berbagai hewan bisa muncul di pekarangan dan masuk ke rumah. Salah satu hewan yang mengkhawatirkan kalau ada dekat rumah adalah ular.

Meski ularnya tidak berbisa, hewan melata ini ditakuti banyak orang. Ular dapat mengigit, melilit, dan memakan makhluk hidup di dalam rumah.

Oleh karena itu, penghuni perlu waspada akan kemunculan ular. Caranya dengan membuat lingkungan rumah tidak nyaman buat didekati ular.


Dilansir Envynature, beberapa tanaman bisa mencegah ular mendekati rumah. Sebab, tanaman dapat menciptakan lingkungan tidak menyenangkan dengan mengeluarkan aroma tajam.

Namun, ular masih bisa menahan aroma tajam kalau terdapat banyak tempat persembunyian, sumber makanan, dan kehangatan di sekitar rumah. Selain menanam tanaman yang dibenci ular, penghuni juga perlu merawat halaman.

Cara Merawat Pekarangan Agar Bebas Ular

  • Membersihkan gundukan tanah, yang mungkin jadi tempat persembunyian ular.
  • Menanam tanaman yang tidak berbentuk semak-semak rapat.
  • Memangkas tanaman liar secara teratur.
  • Memastikan pekarangan bebas hewan pengerat yang jadi sumber makanan ular.
  • Menempatkan tanaman pengusir ular di sejumlah titik masuk potensial ular untuk mengurangi kemungkinan hewan melata tersebut memasuki pekarangan.

Tanaman yang Dibenci Ular

Sejumlah tanaman yang mengeluarkan aroma tajam dapat ditanam di halaman rumah. Dikutip dari Homes & Gardens, berikut sederet tanaman yang bisa mencegah ular masuk ke pekarangan rumah menurut ahli pengendali hama:

1. Marigold

Orange marigold flowers.Please see more similar pictures of my Portfolio.Thank you!Marigold Foto: Getty Images/schnuddel

Marigold memiliki aroma yang kuat yang dapat mengusir serangga dan ular. Tanaman berbunga cerah ini memiliki akar yang tumbuh dalam dan agresif.

Akarnya yang kokoh dapat mengeluarkan bau tajam yang mampu mengusir ular dan tikus Akar marigold yang tumbuh agresif juga bisa menjangkau persembunyian ular sehingga baunya akan mencapai jauh ke dalam tanah.

2. Lavender

Lavender.Lavender Foto: Mohammed Harith Khalil/Wikimedia Commons

Lavender mengeluarkan aroma menyengat yang dibenci ular dan mampu mengganggu indera penciumannya. Hewan melata itu akan menghindari tanaman berbunga ungu ini dan menjauh. Lavender dapat ditanam di area pekarangan sebanyak 5-10 tanaman.

3. Rosemary

Woman holding a flowerpot of growing rosemary in her hand.Rosemary Foto: Getty Images/iStockphoto/pcess609

Rosemary mempunyai bau tajam yang dapat menghalangi ular masuk halaman rumah. Meski begitu, tanaman herba ini sebaiknya cukup ditanam dalam jumlah sedang atau di dalam pot karena daunnya yang lebat khawatir menjadi tempat persembunyian ular.

4. Allium

Genus tanaman allium efektif mengusir ular dan hama lainnya karena mengandung sulfonat dan mengeluarkan bau yang menyengat. Tanaman allium antara lain bawang putih, bawang bombay, dan kucai.

5. Serai

Lemongrass or Lapine or Lemon grass or West Indian or Cymbopogon citratus were planted on the ground. It is a shrub, its leaves are long and slender green. It is an herb which was made into food and medicine.Tanaman Serai Foto: Getty Images/iStockphoto/Nanniie_iiuu

Aroma serai yang menyegarkannya sangat bermanfaat untuk bumbu masakan, tetapi bau ini ternyata tidak disenangi oleh ular. Tanaman rempah ini dapat ditanam di atas tanah alih-alih di dalam pot.

Hindari menanam terlalu banyak serai di pekarangan karena bentuknya yang mirip semak khawatir menjadi tempat bersembunyi ular.

6. Lidah Mertua

Ilustrasi tanaman lidah mertuaLidah Mertua Foto: Getty Images/iStockphoto/SKashkin

Disebut juga sansevieria atau ‘snake plant’, tanaman lidah mertua ini mempunyai daun tinggi dan melengkung seperti pedang yang membuat ular tidak suka. Entah karena hewan melata itu merasa terancam atau karena tepi daunnya yang tajam.

Lidah mertua subur di luar ruangan di wilayah beriklim hangat. Untuk menanamnya, letakkan di tempat yang terang tetapi jangan tepat di bawah sinar matahari langsung. Hindari menanamnya di tanah basah karena dapat menyebabkan akarnya membusuk.

7. Eucalyptus

tanaman EucalyptusTanaman Eucalyptus Foto: iStockphoto

Eucalyptus mengeluarkan aroma kuat sepanjang tahun. Berkat aromanya itu, tanaman ini bukan hanya dapat mengusir serangga tapi juga ular. Pertimbangkan menanam eucalyptus jika memiliki halaman sempit.

8. Daffodil

Daffodil secara tidak langsung dapat mencegah ular masuk pekarangan. Tanaman ini lebih tepatnya mengusir tikus yang jadi makanan ular. Semakin sedikit sumber makanan ular di halaman rumah maka semakin kecil kemungkinan hewan melata itu datang.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Catat! Ini 5 Kesalahan Mengecat yang Bikin Dinding Rumah Jadi Kotor


Jakarta

Menjaga dinding tetap bersih merupakan salah satu hal yang harus kamu lakukan untuk menciptakan tampilan rumah yang indah. Sebab, dinding juga tak lepas dari kotoran, debu, lecet, dan noda yang membuat tampilannya kotor. Padahal, mengecat ulang dinding tidak bisa dilakukan setiap saat karena membutuhkan biaya, waktu, dan tenaga yang besar.

Namun, tidak perlu khawatir. Untuk menjaga dinding rumah tetap bersih, kamu bisa melakukan pencegahan di awal saat proses pengecatan. Teknik mengecat dinding yang tepat dapat memaksimalkan tampilan dinding. Untuk itu, kamu perlu perhatikan bahwa terdapat 5 kesalahan dalam mengecat yang bisa membuat dinding rumah terlihat kotor dilansir oleh situs Better Homes & Garden, pada Kamis (10/04/2025).

Warna Cat Terlalu Terang

Jika kamu tidak ingin dinding terlihat cepat kotor, maka hindari warna cat terlalu terang seperti putih. Hal ini karena noda atau bercak dapat terlihat dengan jelas pada dinding berwarna terang. Menurut Manajer Pemasaran Merek Cat PPG, Dee Schlotter, cari warna cat netral berona sedang untuk menyembunyikan kotoran dan ketidaksempurnaan.


“Warna yang direkomendasikan misalnya abu-abu hangat karena membantu menyembunyikan kotoran terutama di ruangan yang sering dilalui seperti dapur,” ucap Schlotter.

Beli Cat Terlalu Murah

Untuk hasil akhir yang bagus, sebaiknya hindari membeli cat yang terlalu murah sebab berkaitan dengan kualitas cat. Penggunaan cat yang berkualitas tinggi biasanya harganya memang lebih mahal. Menurut Manajer Pengembang Lapang Benjamin Moore, Mike Mundwiller, ada perbedaan antara cat kaleng mahal dan murah.

“Kualitas produk yang digunakan akan memengaruhi hasil akhir, seperti bagaimana produk bekerja, bagaimana produk bisa menyembunyikan kotoran, dan juga berkaitan dengan ketahanan produk,” kata Mundwiller.

Selain itu, dianjurkan juga membeli cat berkualitas untuk area yang membutuhkan ketahanan seperti dapur atau kamar mandi. Hal ini supaya hasilnya lebih maksimal dan tahan lama.

Hindari Kilap Cat Susah Dibersihkan

Kilap atau kilauan cat merupakan lapisan yang memberikan hasil akhir mengkilau pada dinding. Secara umum, tampilan yang kilap nya tinggi lebih mudah dibersihkan dan tahan lama jika dibersihkan setiap saat jadi cocok untuk lemari dapur. Sebaliknya, jika dinding tidak dilapisi kilap cat maka hasil akhirnya matte dan butuh digosok lebih kuat untuk membersihkannya. Lapisan yang matte lebih cocok untuk area yang jarang dilalui orang karena minim lecet atau cipratan.

Akan tetapi, cat kilap memang tidak bisa menutupi kesempurnaan seperti lubng paku, penyok, retakan, atau bercak dibanding cat matte. Hal ini karena cat kilap memantulkan cahaya dan bisa menonjolkan noda. Jadi, jika dinding rumah ingin terlihat bersih dan kotoran tersamarkan, maka pilih cat yang hasilnya matte.

Bersihkan Dinding

Hal yang tak kalah penting adalah membersihkan dinding sebelum mengecat. Gunakan larutan trisodium fosfat (TSP) untuk mengelap dinding sehingga bersih dari debu dan kotoran sebelum mengecat. Kamu juga bisa mengaplikasikan cat dasar terlebih dahulu untuk menutupi noda gelap. Lapisan cat dasar membantu menciptakan permukaan yang bersih sehingga warna cat tidak bertabrakan dengan noda di bawahnya.

Kuas Cat Tidak Tepat

Perhatikan alat mengecat yaitu kuas. Kuas atau rol yang direkomendasikan adalah setebal 1,9 cm pada dinding plester yang halus untuk menciptakan tekstur seperti kulit jeruk yang susah dibersihkan. Secara umum, permukaan yang halus butuh rol dengan bulu tipis sementara permukaan kasar seperti dinding bata butuh rol dengan anyaman tebal untuk menampung lebih banyak cat dan masuk ke celah-celah.

Demikian 5 kesalahan mengecat yang harus kamu hindari agar dinding rumah tidak cepat kotor. Semoga bermanfaat!

(zlf/zlf)



Sumber : www.detik.com