Category: Tips Properti

  • 5 Hal Yang Perlu Diketahui Sebelum Membangun Greenhouse, Rumah Kaca untuk Tanaman



    Jakarta

    Jika kamu punya hobi menanam tumbuhan sendiri, seperti sayuran, buah-buahan atau bunga-bungaan. Tentu, sangat menyenangkan jika kamu bisa memetik hasil tumbuhan itu sendiri karena jauh lebih segar bukan?

    Nah, untuk mewujudkan hobi ini dengan lebih banyak lagi, kamu bisa mendirikan rumah kaca di halaman belakang atau rumah kamu juga lho, yakni membangun greenhouse atau rumah kaca. Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut ini detikProperti telah merangkum pengertian serta 5 hal yang perlu diketahui sebelum membangun greenhouse.

    Apa itu Greenhouse?

    Dikutip dari Lawnstarter, Selasa (2/1/2024), greenhouse atau rumah kaca adalah sebuah bangunan yang dibuat untuk melindungi tanaman dari cuaca buruk sekaligus mengontrol panas dan kelembapan agar tanaman dapat tumbuh dengan optimal. Rumah kaca biasanya merupakan kerangka bangunan yang terbuat dari plastik atau kaca, ruangan ini berguna untuk menanam bunga dan tanaman lainnya yang membutuhkan kondisi khusus agar dapat tumbuh subur.


    Sebelum membangun kerangka rumah kaca, ada hal yang perlu diketahui dan perlu dipertimbangkan. Simak pembahasan berikut ini.

    5 Hal Yang Perlu Diketahui untuk Membangun Greenhouse

    1. Lokasi

    Lokasi greenhouse atau rumah kaca mempengaruhi beberapa hal seperti, jumlah cahaya yang diterima tanaman, risiko kerusakan akibat badai pada struktur, dan bagaimana penghuni mengakses bangunan tersebut. Biasanya greenhouse diletakan jauh dari rumah dan berada di sisi selatan atau tenggara. Namun, jika kamu mau mendapat cahaya matahari yang optimal, spot terbaik berada di sisi timur.

    2. Jenis Rumah Kaca

    Selanjutnya, kamu perlu mempertimbangkan jenis rumah kaca. Oleh karena itu, gaya bangunan yang ingin kamu wujudkan juga perlu ditentukan. Berikut ini ada dua jenis struktur rumah kaca yang bisa kamu pertimbangkan.

    a. Bangun Terpisah

    Greenhouse ini dibangun terpisah dan biasanya berada di dekat taman luar ruangan. Struktur yang berdiri bebas ditempatkan di mana saja dan mudah mendapatkan ventilasi serta sinar matahari secara merata ke seluruh tanaman tanpa membuat tanaman terkena perubahan suhu yang drastis atau udara dingin. Biasanya bangunan ini memiliki proporsi lebar 8-10 kaki dan panjang 12 kaki.

    b. Menyambung Pada Bangunan

    Rumah kaca ini dibangun dengan melekat pada rumah atau bangunan lainnya. Jika kamu memiliki keterbatasan lahan, kamu bisa menerapkan greenhouse. Kamu bisa memasangnya di sudut rumah dan dipasang di jendela dengan ukuran sebesar bingkai jendela standar. Greenhouse yang menyambung ini biasanya memiliki lebar 6 kaki dan panjang sekitar 10 kaki.

    4. Material

    Rumah kaca atau greenhouse biasanya memerlukan beberapa material dan perlengkapan yang dibutuhkan. Untuk sistem pendukung struktural rumah kaca seringkali terbuat dari aluminium, baja galvanis, pipa PVC, plastik, atau kayu. Selain itu, bagian sisi rumah kaca yakni dinding membutuhkan material yang tepat. Ada beberapa pilihan yang biasanya dipakai yakni fiberglass, plastik bening, polikarbonat, dan sebagainya.

    5. Komponen

    Apapun gaya dan bentuk greenhouse yang ingin kamu wujudkan, kamu tetap perlu mementingkan komponen yakni diantaranya sebagai berikut.

    a. Listrik

    Akses listrik dibutuhkan untuk membantu mengontrol suhu sehingga membutuhkan pemasangan kabel ekstensi dari rumah dengan stopkontak dan peralatan pengontrol lainnya.

    b. Pemanas

    Pemanas diperlukan untuk tanaman yang perlu tahan dari suhu dingin di dalam rumah kaca tersebut. Tanaman yang membutuhkan pemanas biasanya yang menghasilkan buah seperti tomat, atau juga perlu tanaman tropis. Beberapa pemanas biasanya dilengkapi dengan thermostat yang memungkinkan kamu mengatur suhu yang diinginkan.

    c. Air

    Ketersediaan air sangat penting dan dibutuhkan bagi sebagian besar tanaman rumah kaca. Biasanya menyiram tanaman bisa dilakukan dengan selang taman, tetapi jika tidak sempat kamu bisa memakai penyiram otomatis.

    d. Sirkulasi Udara

    Sirkulasi udara perlu diperhatikan agar suhu tetap konsisten selama melewati berbagai musim. Jika tidak ada aliran udara, udara hangat akan meningkat, sedangkan udara dingin bisa berkumpul di bawah dekat tanaman. Ventilasi otomatis bisa menjadi rekomendasi apalagi saat musim panas, ini dapat mencegah rumah kaca menjadi terlalu panas serta angin sepoi yang terlalu berlebihan.

    e. Lantai

    Meskipun tanah kosong dapat berfungsi dengan baik, tetapi biasanya ini bisa memberi akses bagi hama ke tanaman kamu. Belum lagi air yang tergenang di lantai kosong bisa membuat permukaan tidak rata, berlumpur, bahkan bisa mengandung bakteri penyakit yang bisa menginfeksi taman kamu.

    Oleh karena itu, cara terbaik dan terjangkau ialah dengan menambahkan batu kerikil. Kamu bisa menyemprot kerikil dengan air agar tetap sejuk. Kamu juga bisa membuat aspal atau paver jalan. Lantai yang tidak disarankan adalah mulsa, karena area ini bisa membuat permukaan jadi lembab dan tertutup sehingga bisa memicu timbulnya jamur.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Pilihan Material Rumah yang Cocok saat Musim Hujan Biar Nggak Gampang Rusak



    Jakarta

    Memilih material rumah tentu sangat penting, apalagi sudah masuk musim hujan seperti ini. Jika salah pilih material, justru ketika hujan datang bisa merusak rumah.

    Maka dari itu, tak hanya estetika saja yang diperhatikan saat bangun rumah, tetapi material yang tahan ketika hujan juga diperlukan. Berikut ini merupakan contoh material yang tahan saat kondisi hujan.

    Kenapa Hujan Bisa Merusak Rumah?

    Sebelum masuk ke contoh material yang tahan saat kondisi hujan, perlu diketahui alasan hujan bisa merusak rumah. Hal itu karena saat musim hujan, intensitas jumlah air yang menerpa rumah meningkat. Paparan air yang terus menerus bisa inilah yang bisa perlahan merusak rumah.


    Melansir Enercare, Rabu (3/1/2024), hujan yang sering dan deras akan merusak atap dan sirap rumah lebih cepat sehingga berpotensi menyebabkan merembesnya air ke dalam struktur pendukung rumah, seperti dinding dan lantai. Air yang merembes ini bisa melemahkan ketahanan struktur rumah.

    Atap, lantai, dan dinding rumah merupakan bagian penting dari struktur rumah yang perlu mendapatkan perhatian khusus. Oleh karena itu, pemilihan material bangunan untuk ketiga bagian rumah ini tidak boleh dilakukan sembarangan.

    Material Bangunan Ideal untuk Atap, Lantai, dan Dinding yang Tahan Hujan

    Melansir situs sunrise-steel.com, Rabu (3/1/2024), berikut material bangunan ideal untuk atap, lantai, dan dinding rumah yang tahan terhadap hujan.

    Baja Ringan dan Genteng Metal untuk Atap yang Kuat

    Atap menjadi pelindung utama rumah dari hujan. Maka dari itu, memilih bahan yang tepat untuk rangka atap sangat penting. Baja ringan hadir sebagai solusi unggul dengan daya tahan terhadap rayap dan korosi, harga yang terjangkau, dan daya tahan tinggi.

    Pilihlah baja ringan berbahan dan bertanda Zinium untuk kekokohan yang terjamin. Genteng metal yang ringan juga menjadi opsi ideal untuk atap rumah karena tidak hanya tahan karat, tetapi juga mampu menampung air hujan dan mengurangi risiko kebocoran.

    Keramik dan Lantai Beton Waterproof untuk Lantai Anti-lembap

    Lantai yang tahan air adalah kunci untuk mencegah masalah kelembaban yang bisa merusak bangunan. Keramik dan lantai beton yang dilapisi waterproofing adalah pilihan terbaik untuk daerah dengan curah hujan tinggi. Material ini tidak hanya tahan terhadap air, tetapi juga menjaga lantai tetap kering, mengurangi risiko kelembaban pada dinding, dan memberikan kenyamanan bagi penghuni rumah.

    Bata Ringan dan Cat Eksterior untuk Dinding Tangguh

    Pemilihan material untuk dinding juga memegang peranan penting. Bata ringan atau bata merah dengan lapisan waterproofing bisa mencegah rembesan air hujan dan menjaga kekokohan struktur rumah.

    Penambahan cat eksterior atau cladding seperti acp, vinyl cladding, atau panel resin juga bisa memberikan perlindungan tambahan dan meningkatkan estetika bangunan.

    Demikian material bangunan ideal untuk atap, lantai, dan dinding rumah yang tahan hujan. Dalam memilih material bangunan untuk daerah dengan curah hujan tinggi, pemilihan yang bijak sangat dibutuhkan. Atap, lantai, dan dinding adalah elemen-elemen kunci yang harus mendapatkan perhatian khusus. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Menambal Tembok yang Retak Usai Diguncang Gempa Bumi


    Jakarta

    Bencana alam gempa bumi terjadi di beberapa lokasi di awal tahun 2024. Mulai dari gempa lokal yang terjadi di Sumedang dan baru-baru ini di Banten, hingga gempa dahsyat juga terjadi di Jepang.

    Guncangan gempa biasanya mengakibatkan bangunan rusak, plafon roboh, atau tembok retak. Banyak yang bertanya-tanya, bagaimana cara menambal tembok retak yang salah satunya disebabkan oleh gempa bumi?

    Tembok retak bisa ditambal tanpa harus membobok dan membangun tembok baru. Tembok yang ditambal pun akan kembali terlihat seperti baru. Bagaimana caranya?


    Cara menambal tembok retak

    Menambal Beton dengan Resin

    Berikut ini cara menambal beton retak menggunakan bahan epoxy resin.

    Marking area yang retak kemudian cutting menggunakan mesin membentuk huruf V, lalu kucurkan material epoxy yang dicampur dengan semen. Biarkan material mengalir masuk ke dalam beton, tunggu sampai kering.

    Setelah kering, biasanya akan ada penyusutan material. Tambal kembali bagian tersebut dengan campuran epoxy dan semen dengan ukuran lebih kental dari sebelumnya.

    Lakukan pada setiap area yang mengalami retak struktur. Untuk melakukan penambalan seperti diatas, sebaiknya gunakan epoxy khusus untuk perekat beton yang bisa kamu beli di toko bahan bangunan.

    Memperbaiki Beton Yang Retak Dengan Metode Injeksi

    Jika kamu ingin menambal beton dengan mengisi bagian beton retak, sebaiknya gunakan metode injeksi untuk memperbaikinya.

    Material injeksi epoxy dirancang khusus agar lebih cair sehingga bisa masuk kedalam celah beton yang kecil. Dengan kekuatan material yang baik memungkinkan menjadi sebagai pengikat antar beton yang retak.

    Ada dua jenis material yang paling sering digunakan untuk melakukan pekerjaan injeksi yaitu Sikadur 752 dan conbextra EP 10 TG. Kedua jenis material ini paling sering digunakan untuk memperbaiki area beton yang retak dan kamu bisa temukan di toko bahan bangunan terdekat.

    Menambal Beton dengan Semen

    Selain kedua metode di atas, kamu bisa menambal beton menggunakan semen. Biasanya pada area atap dak yang akan melakukan pekerjaan waterproofing.

    Sebelum menambal beton yang retak dengan semen, pastikan pembobokan cukup dalam agar semen benar-benar masuk kedalam. Setelah dilakukan penambalan, baru diaplikasikan waterproofing atau cat pelapis anti bocor.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Penjelasan NJOP dan Cara Menghitung Besarannya



    Jakarta

    Pada saat menentukan harga sebuah tanah atau properti, sering muncul istilah NJOP. Apa itu NJOP?

    NJOP adalah kependekan dari Nilai Jual Objek Pajak. Lebih jelasnya, NJOP merupakan salah satu variabel dalam menentukan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). PBB adalah dasar pengenaan PBB untuk pedesaan dan perkotaan yang bisa disebut PBB-P2 hingga PBB-3 bahkan perhutanan, perkebunan dan pertambangan. angan.

    Besaran pada NJOP ini memiliki pengaruh pada besaran tagihan PBB-P2 ataupun PBB-P3. Merujuk pada peraturan Pasal 1 (3) Undang Undang PBB Pasal 1 (40) Undang-Undang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD) dimana NJOP didefinisikan sebagai harga rata-rata yang dihasilkan atas terjadinya transaksi jual beli secara wajar, dan apabila tidak terjadi transaksi jual beli maka NJOP akan ditentukan berdasarkan perbandingan harga dengan objek lainnya yang sejenis atau NJOP pengganti.


    Fungsi NJOP

    Dalam hal ini, misalnya terdapat pembeli atau penjual bangunan yg tidak mengetahui harga-harga property saat ini yang akan di tawar. Mereka tidak paham kira-kira harga berapa yang tepat dalam transaski jual beli ini. Maka atas permasalahan tersebut, NJOP hadir sebagai pematok atau penentu dari harga minimal untuk bangunan tersebut.

    Apabila harga yang ditentukan lebih tinggi dari NJOP, maka pemilik telah menawarkannya terlalu tinggi atau mahal. Begitupun sebaliknya, jika harganya lebih rendah dari pada NJOP, mungkin saja ada sesuatu hal yang mempengaruhi penentuan harga tersebut, sehingga harga telah ditawarkan terlalu rendah atau murah.

    Nilai Jual objek Pajak (NJOP) merupakan harga rata-rata yang diperoleh melalui transaksi jual beli. Tapi jika tidak terjadi transaksi jual beli, NJOP ditentukan melalui nilai harga dari sejumlah objek lainnya yang sejenis, nilai perolehan baru, atau NJOP pengganti. Dalam bidang properti, nilai jual yang ditetapkan negara sebagai dasar perpajakan bagi PBB dan nilai jual properti meningkat ketika adanya perkembangan dalam sebuah kawasan. Jika melakukan transaksi jual beli rumah, melalui NJOP anda akan mengetahui seberapa besar dana pajak yang akan ditanggung.

    Nilai jual NJOP bersifat tidak menetap atau berubah-ubah, hal tersebut tergantung dari berapa harga jual tanah dan bangunan di kawasannya. Kawasan yang terpencil dengan besar NJOP yang rendah dapat mengalami peningkatan seiring dengan berkembangnya kawasan tersebut dikarenakan harga tanah dan bangunannya mengalami kenaikan. Pembayaran NJOP ditetapkan oleh pemerintah 3 tahun sekali, namun NJOP bisa ditetapkan setahun sekali diakibatkan nilai jual yang naik secara signifikan.

    NJOP dapat ditentukan melalui 3 hal berikut :

    1. Perbandingan dengan Objek Pajak Lain

    Dengan melakukan pengamatan dan penelitian untuk objek pajak lain yang sejenis untuk mengetahui nilai jualnya.

    2. Pergantian NJOP

    Didasari oleh pergantian NJOP yaitu hasil pemasukan dari objek pajak tersebut.

    3. Nilai Perolehan baru

    Perhitungan biaya didasari oleh transaksi pembelian dan dikurangi biaya yang harus dikeluarkan untuk penempatan objek pajak secara layak.

    Terdapat cara agar anda dapat melihat besaran NJOP suatu wilayah yaitu dengan mendatangi langsung kantor kecamatan tempat dimana lokasi maupun bangunan properti berada. Tetapi anda juga dapat mengeceknya melalui situs online dengan membuka situs resmi Pemerintah provinsi dan anda akan menemukan informasi mengenai NJOP per meter.

    Anda dapat menentukan harga rumah berdasarkan besaran persentase NJOP di kawasan tersebut. Berikut langkah – langkah dalam menghitung NJOP suatu rumah :

    Cara Menghitung NJOP/meter :

    Hitung luas total tanah
    Hitung luas total bangunan
    Mencari tahu mengenai NJOP/meter tanah dan bangunan yang terdapat dalam lokasi rumah tersebut.
    Baca juga Pajak Penghasilan Atas Hadiah
    Setelah mencari tahu mengenai NJOP/meter dan luas tanah dan bangunannya, berikut langkah-langkah rumus NJOP yang harus dihitung :

    Luas tanah x NJOP/meter tanah = total harga tanah
    luas bangunan x NJOP/meter bangunan = total harga bangunan
    harga tanah + harga bangunan = nilai jual rumah
    Berikut merupakan contoh perhitungan untuk menentukan harga jual rumah :

    Luas tanah = 80 meter persegi

    Luas Bangunan = 50 meter persegi

    NJOP/meter tanah = Rp 2.000.000 per meter persegi

    NJOP/meter bangunan = Rp 3.000.000 per meter persegi

    Luas tanah x NJOP/meter tanah = 80 x Rp 2.000.000 = Rp 160.000.000 (Harga tanah)

    Luas bangunan x NJOP/meter bangunan = 50 x Rp 3.000.000 = 150.000.000 (Harga bangunan)

    Harga tanah + Harga bangunan = Rp 160.000.000 + Rp.150.000.000 = 310.000.000 (Nilai jual rumah)

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Alat Wajib buat Mengatasi Pagar Besi yang Berkarat di Musim Hujan



    Jakarta

    Pagar besi sering dipilih pemilik rumah karena bahannya yang cenderung praktis, tahan lama dan punya tampilan yang bisa membuat rumah kelihatan lebih mewah.

    Meski terbilang tahan lama, namun pagar besi tetap membutuhkan perawatan karena ada risiko berkarat. Apa lagi, pada masim hujan seperti saat ini.

    Mengutip Aberdeen Gate, Rabu (3/1/2024), ada sedikitnya 3 alat yang wajib kamu punya buat mengatasi masalah karat pada pagar besi.


    Sikat Kawat, Kikir dan/atau Bor Listrik

    Kalau kamu memiliki gerbang besi yang menunjukkan tanda-tanda mengelupas atau terbentuk karat, sikat kawat adalah alat yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut.

    Bulu bajanya berfungsi dengan baik untuk menghilangkan cat atau kotoran yang lepas, terutama di area yang sulit dijangkau, seperti area yang tergulung atau batang yang terpuntir.
    Area yang membulat, seperti ini bisa menjadi tantangan untuk dijangkau dengan alat lain.

    Selain itu, roda kawat yang dipasang pada mata bor menjadi sangat berguna atau alat multi berosilasi yang dapat mengampelas, mengikis, dan menggiling. Lalu, ada sandblaster yang dapat digunakan untuk menghilangkan pembentukan karat jika Anda memiliki ruang yang cukup untuk menggunakannya.

    Permukaan datar juga cocok untuk peralatan listrik. Tapi kalau kamu ingin melakukannya dengan cara kuno, kamu bisa menggunakan sikat kawat atau kikir kasar.

    Kuas Pembersih Lubang

    Untuk area pagar besi yang membandel di mana menghilangkan karat mungkin lebih sulit, semprotkan asam fosfat di area yang lebih kecil; dan karat yang tersisa akan berubah menjadi serpihan hitam, dalam waktu 24 jam.

    Serpihan ini dapat dengan mudah dihilangkan dengan sikat pembersih lubang kawat baja tahan karat. Sikat kawat dan pembersih lubang dirancang khusus untuk membersihkan permukaan tersembunyi dengan sangat efektif.

    Jangan lupa untuk memakai masker debu untuk mencegah kamu menghirup uap cat yang mungkin mengandung timbal.

    Kuas Cat

    Menerapkan lapisan cat primer berbahan dasar minyak pada pagar besi yang telah dibersihkan sepenuhnya merupakan langkah penting untuk mencegah karat kembali terjadi di masa depan.

    Untuk mengaplikasikan cat primer tersebut kamu hanya membutuhkan kuas cat berkualitas baik.

    Setelah cat primer benar-benar kering, gunakan kuas cat baru untuk mengaplikasikan cat logam berbahan dasar minyak. Perkakas ini harus kamu masukkan ke dalam kotak peralatan pemeliharaan gerbangmu.

    Sebagai catatan tambahan, jangan gunakan cat eksterior biasa untuk gerbang besi karena produk jenis ini tidak mengandung komponen penghambat karat yang diperlukan seperti cat DTM (direct-to-metal).

    Melawan korosi tidak harus menjadi sebuah perjuangan selama pemeliharaan gerbang besi dilakukan secara benar dan berkala.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Pakai Cara Ini Bikin Handuk Lama yang Kasar Jadi Lembut Seperti Baru



    Jakarta

    Jangan buang handuk yang sudah lama. Pakai cara ini, handuk lama kamu akan terasa seperti baru.

    Handuk merupakan barang penting yang perlu selalu dijaga kebersihannya. Oleh karena itu, kita harus merawat handuk yang kita pakai.

    Selain itu, handuk lama juga akan terasa kasar dan tak lagi nyaman dipakai. Namun, jangan khawatir. Alih-alih beli handuk baru, kamu bisa pakai cara ini untuk membuat handuk lama kamu kembali lembut seperti beli baru.


    Dikutip dari Mirror, Kamis (4/1/2024), Menyadari bahwa handuk kamu menjadi kaku dan bikin gatal setelah dicuci bisa sangat membuat frustrasi. Seorang kontek kreator di media sosial Chantel Mila membagikan cara bikin handuk terasa baru dan lembut.

    Dia menjelaskan bahwa yang perlu kamu lakukan hanyalah mencampurkan 500ml cuka putih dengan empat tetes minyak esensial. Kemudian taruh handuk itu ke dalam mesin cuci.

    Kemudian jalankan siklus pencucian dengan pengaturan panas, 40 atau 60 derajat Celcius. Dia menjelaskan bahwa cara ini berhasil karena pada dasarnya, alasan handuk menjadi kaku adalah karena penumpukan deterjen dan minyak di seratnya. Cuka bersifat asam dan membantu menghilangkan residu tersebut dan kembali menyegarkan handuk.

    Menambahkan minyak esensial akan membantu mengimbangi aroma cuka putih, yang mungkin tidak disukai semua orang.

    Namun perlu diingat, cara ini juga bukan tak memiliki efek samping. Seorang pengguna media sosial mengingatkan soal penggunaan cuka berlebihan bisa merusak mesin cuci. Jadi, perlu sangat hati-hati dalam melakukan langkah ini

    Setelah siklus pencucian selesai, kamu dapat mengeringkan handuk di udara terbuka dan kurangi pengeringan dengan mesin pengering karena menurutnya, mesin pengering akan mengurangi upaya melembutkan kain handuk tersebut.

    Selamat mencoba!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Mengeringkan Pakaian dengan Cepat saat Musim Hujan


    Jakarta

    Mengeringkan pakaian bisa menjadi tantangan tersendiri ketika mencuci di musim hujan. Pasalnya, cuaca yang lembab dan tidak adanya sinar matahari membuat pakaian sulit kering.

    Apalagi, pakaian yang lembap bisa memicu pertumbuhan jamur yang bisa tidak baik untuk kesehatan. Maka dari itu, penting untuk mengeringkan pakaian.

    Lantas, bagaimana solusinya? Nah, berikut ini ada beberapa cara untuk mengeringkan pakaian dengan cepat yang cocok saat musim hujan seperti ini. Begini caranya.


    1. Maksimalkan Putaran Mesin Pengering

    Dilansir dari Lifestyle Clotheslines, langkah pertama yang bisa kamu lakukan untuk memastikan pakaian kering lebih cepat adalah dengan memaksimalkan putaran mesin pengering pakaian. Proses ini akan membantu menghilangkan sebanyak mungkin air dari pakaian sebelum kamu menjemurnya.

    Dikutip dari Homes & Gardens, untuk memaksimalkan putaran mesin pengering, pastikan beberapa hal berikut ini

    – Jangan menambahkan pakaian basah ketika mesin pengering sedang bekerja

    – Jangan masukkan pakaian basah ke dalam mesin pengering hingga overload

    – Bersihkan ventilasi mesin pengering

    – Jangan mengeringkan pakaian dengan benda lain atau dengan bahan berbeda

    – Segera keluarkan pakaian yang sudah dikeringkan, jika tidak maka pakaian akan lembab dan bergumal

    2. Jemur Pakaian di Dalam Ruangan

    Selama musim hujan, menjemur pakaian di dalam ruangan menjadi pilihan yang lebih praktis. Beberapa teknik efisien yang bisa kamu terapkan adalah sebagai berikut.

    – Gunakan Jemuran Portabel

    Jemuran portabel adalah investasi yang tepat karena membantu mencegah bau apek pada pakaian dan meningkatkan sirkulasi udara. Jemuran portabel mudah dipindah-pindah, serta bisa dilipat sehingga bisa menghemat tempat saat tidak digunakan.

    Pastikan untuk meletakkan pakaian secara rapi di atas jemuran ini untuk memastikan udara bisa memiliki sirkulasi yang baik sehingga bisa mempercepat proses pengeringan.

    – Gunakan Hanger atau Gantungan Baju

    Menggunakan hanger atau gantungan baju juga bisa membantumu mempercepat proses pengeringan pakaian. Pastikan pakaian tersusun rapi di atas gantungan untuk hasil yang lebih baik.

    “Hindari meninggalkan pakaian di mesin cuci terlalu lama saat masih bahas. Hal ini bisa menyebabkan pakaian menjadi bau dan berkembangnya jamur,” kata Joyce French dari Home How, dikutip dari Homes & Gardens, Kamis (4/1/2024).

    Ia menyarankan untuk segera menggantung pakaian setelah dicuci agar bisa cepat kering.

    3. Manfaatkan Sumber Panas

    Pemanfaatan sumber panas, seperti area belakang kulkas atau televisi, bisa membantu mengeringkan pakaian lebih cepat. Namun, kamu harus berhati-hati agar jaraknya aman dari sumber panas untuk mencegah risiko kebakaran dan kerusakan.

    4. Gunakan Kipas dan Sirkulasi Udara

    Dalam cuaca yang lembap, penggunaan kipas, air purifier, atau jendela terbuka bisa membantu menghilangkan kelembaban dan mempercepat proses pengeringan. Jika memungkinkan, gunakan perabot-perabot tersebut yang hemat energi agar tidak boros listrik.

    “Pastikan setel kipas dengan kekuatan rendah agar pakaian tidak ‘beterbangan’,” kata professional cleaning expert di Letti & Co, Bret Jackson, dikutip dari Homes & Gardens.

    5. Susun Strategi Pengelompokan Pakaian

    Penting untuk mengelompokkan pakaian berdasarkan berat dan ketebalan. Prioritaskan pengeringan pakaian yang lebih ringan dan tipis terlebih dahulu untuk memungkinkan sirkulasi udara yang lebih baik.

    6. Gunakan Metode Pengeringan Alternatif

    Kamu juga bisa mencoba metode pengeringan alternatif, yaitu menggunakan alat-alat elektronik, seperti pengering rambut atau setrika. Pastikan untuk memperhatikan jenis kain dan pengaturan suhu agar pakaian tetap aman dari kerusakan.

    7. Jangan Sampai Pakaian Menyentuh Lantai

    Menurut professional cleaning expert di Letti & Co, Bret Jackson, ketika menjemur pakaian basah jangan sampai menyentuh lantai karena akan menciptakan kelembaban dan membuat pakaian lebih lama keringnya. Ia menyarankan untuk menjemur pakaian di dekat jendela atau pintu agar terkena sirkulasi udara.

    “Jika kamu tidak memiliki tali untuk menjemur pakaian, kamu bisa menggantung pakaian di kursi atau di rak pengering,” tuturnya.

    Itulah beberapa tips ampuh mengeringkan pakaian dengan cepat dan efisien di musim hujan. Mengeringkan pakaian di musim hujan memang bisa menjadi tantangan, tetapi dengan tips-tips di atas, kamu bisa mengatasi masalah ini dengan lebih mudah.

    Jangan biarkan cuaca lembap menghambatmu dalam menjaga pakaian tetap kering dan segar. Dengan tips-tips tersebut, kamu bisa mengeringkan pakaian dengan cepat dan efisien, bahkan di musim hujan sekali pun. Selamat mencoba!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Dia ‘Vampir Listrik’ yang Diam-diam Bikin Tagihan Kamu Bengkak


    Jakarta

    Tagihan listrik membengkak? Atau pulsa listrik rasanya cepat habis? Bisa jadi di rumah kamu ada ‘vampir listrik’ yang diam-diam menyedot listrik di rumah kamu hingga bikin tagihan bengkak atau pulsa listrik cepat habis.

    Vampir yang dimaksud tentu bukan vampir penghisap darang seperti yang sering muncul dalam film-film horor. Vampir listrik yang dimaksud adalah peralatan-peralatan elektronik yang masih tersambung di colokan listrik meski sedang tidak digunakan.

    Selain vampir listrik, bisa juga ada kebiasaan sepele yang tanpa sadar sering kamu lakukan dan membuat konsumsi listrik menjadi boros. Menurut laman Constellation Energy Blog, ada sejumlah kebiasaan yang dapat jadi penyebab listrik boros. Yakni sebagai berikut:


    1. Membiarkan Kabel Tersambung ke Soket Listrik

    Tahukah detikers, meskipun peralatan elektronik telah dimatikan tapi kalau kabel colokannya masih terhubung ke stop kontak maka bisa memakan daya listrik?

    Ya, tetap mencolokkan kabel elektronik seperti TV atau kipas ke soket listrik bisa menyedot penggunaan lebih banyak listrik. Ini karena barang-barang tersebut berada dalam mode siaga. Elektronik yang memakai daya siaga disebut mampu menyumbang hingga 10% dari penggunaan listrik di rumah.

    Karena itu, pastikan untuk mematikan perangkat elektronik sepenuhnya sampai mencabut kabel colokan yang masih tersambung ke sumber listrik.

    2. Tidak Mematikan Lampu

    Membiarkan lampu menyala di ruangan yang kosong atau lupa mematikan lampu saat hendak keluar bisa menyebabkan listrik boros. Dengan mematikan lampu, detikers bisa lebih menghemat energi, lho.

    Oleh sebab itu, matikan lampu yang menyala dalam ruangan kosong dan pastikan kamu mengecek lampu sebelum meninggalkan rumah.

    Selain itu, penggunaan lampu pijar atau bohlam juga mampu membuat listrik boros. Karenanya, kamu bisa pakai lampu CFL (neon) yang memakan daya listrik 65% – 80% lebih hemat dari lampu pijar. Bahkan lampu LED menggunakan energi yang lebih sedikit yang lain dan bisa bertahan hingga puluhan ribu jam.

    3. Membuka Kulkas Terlalu Sering

    Detikers sering bolak-balik untuk membuka kulkas? Kalau kamu masih sering berbuat demikian, lebih baik hindari dari sekarang. Karena setiap kali membuka pintu kulkas bahkan hanya dengan mengintipnya sekilas, maka akan menambah 7% dari total penggunaan energi listrik perangkat tersebut.

    Pemborosan listrik kulkas lainnya, yakni memasukkan makanan yang masih panas atau hangat ke dalamnya. Hal ini menyebabkan kulkas menggunakan lebih banyak daya untuk mendinginkan hidangan tersebut.

    Tak hanya itu, kulkas yang kosong dan dibiarkan menyala juga dapat memakan listrik yang cukup besar, sekitar 103 kWh.

    4. Membiarkan Kipas Menyala

    Sebagian orang lebih pilih memasang kipas dibanding AC karena untuk menghemat listrik. Tapi, kalau kipas dibiarkan menyala terus malah tetap saja membuang-buang energi dan membuat boros. Karena itu, matikan kipas saat kamu sudah tidak menggunakannya lagi dan ketika kamu tidak berada di ruangan tersebut.

    5. Memakai Barang Elektronik Lama

    Penyebab listrik boros lainnya adalah penggunaan elektronik keluaran lama. Ini karena barang-barang tersebut belum dirancang dengan lebih efisien seperti sekarang sehingga masih memerlukan daya listrik yang lebih besar.

    Itu dia beberapa hal yang bisa jadi alasan listrik boros di rumah. Tapi, kalau kamu merasa pemakaian listrik tetap boros meski sudah terkontrol dan telah menghindari sederet kebiasaan di atas, bisa jadi ada kesalahan pada meteran listriknya. Kalau terjadi seperti itu, detikers dapat memanggil petugas listrik untuk memeriksanya, ya.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Hujan Makin Deras, Yuk Simak Tips Cara Atasi Rumah Bocor


    Jakarta

    Saat ini hujan turun hampir setiap hari. Ketika hujan lebat melanda, acapkali kita was-was ada bagian rumah yang bocor.

    Duh! Kalau rumah bocor pasti ribet bersihinnya. Gimana ya biar bagian-bagian rumah tidak bocor saat hujan turun?

    Berikut ini merupakan beberapa tips untuk mengatasi rumah bocor.


    1. Bersihkan Talang Air

    Talang Air memang salah satu komponen penting yang ada di rumah. Sebab, berfungsi untuk mengalirkan air hujan menuju tanah atau wadah air.

    Untuk mencegah terjadinya kebocoran di rumah, segera periksa kondisi Talang air. Sering kali Talang Air tersumbat kotoran, seperti daun maupun sampah plastik yang beterbangan.

    Maka dari itu, jika terdapat kotoran segera Bersihkan Talang air. Jika tidak, maka aliran air akan terhambat bahkan bisa membuat Talang Air jebol.

    2. Ganti Atap yang Rusak

    Salah satu fungsi atap yaitu melindungi penghuni rumah dari air hujan. Apabila terdapat atap yang sudah rusak, segera ganti dengan yang baru. Hal itu untuk mencegah masuknya air hujan ke dalam rumah.

    3. Lapisi Area yang Rawan Bocor

    Untuk mencegah terjadinya kebocoran di rumah, ada baiknya segera lapisi area-area yang rawan bocor, misalnya atap dan dinding. Kalian bisa gunakan pelapis kedap air pada bagian atap, salah satunya yang berbahan semen anti air. Sementara untuk bagian dinding dapat menggunakan cat waterproof.

    4. Pangkas Pohon di Dekat Rumah

    Keberadaan pohon di dekat rumah bisa menjadi berbahaya ketika terjadi hujan lebat atau badai, terlebih jika pohon tersebut berukuran besar. Pohon yang berukuran besar dan berumur tua lebih berisiko untuk tumbang.

    Apabila pohon seperti itu tidak dipangkas, bisa saja ranting dan batangnya menimpa rumah sehingga dapat mengakibatkan kebocoran.

    5. Cek lokasi bocor

    Apabila sudah terjadi bocor, maka segera mengecek area yang bocor. Area-area yang bocor bisa saja terjadi di tempat yang tidak terduga, seperti kamar mandi, dak beton, serta atap.

    Terlebih jika musim penghujan tiba, retak halus pada atap bisa jadi lebih parah dan menyebabkan rembesan semakin luas. Maka dari itu, perlu dilakukan pengecekan secara cepat agar dapat memperbaiki area-area yang mengalami kebocoran.

    Demikian beberapa tips untuk mengatasi rumah yang bocor. Semoga bermanfaat ya!

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Awas Perabot Kayu Berjamur Kala Musim Hujan, 7 Cara Ini Bisa Halau



    Jakarta

    Furniture kayu sangat rentan berjamur. Terlebih lagi ketika musim hujan tiba, potensi tumbuhnya jamur semakin tinggi. Jarang membersihkan furnitur juga bisa menjadi faktor tumbuhnya jamur pada furnitur kayu.

    Jamur akan membuat bahan kayu pada furnitur menjadi lapuk dan rusak. Lalu, bagaimana cara menghilangkan jamur pada furnitur kayu? Mengutip dari Activ Furniture, berikut 7 tips ampuh menghilangkan jamur pada furnitur kayu.

    1. Menjemur Furniture di Bawah Sinar Matahari

    Tips pertama untuk menghilangkan jamur adalah dengan menjemurnya di bawah sinar matahari. Karena kelembaban udara yang tinggilah yang membuat jamur rentan tumbuh pada furnitur kayu. Paparan sinar matahari akan membuat jamur mati.


    Kamu dapat menjemur furniture kayu secara rutin. Namun, jangan terlalu lama sebab tidak semua material furniture tahan terhadap sinar matahari langsung. Alih-alih dapat membunuh jamur, warna furniture Kamu akan pudar.

    2. Menggunakan Cairan Pembersih

    Selanjutnya, menghilangkan jamur dengan cairan pembersih. Kamu dapat mengoleskan cairan pembersih itu pada bagian furniture yang berjamur. Lakukan secara berkala hingga jamur hilang.

    3. Mengoleskan Alkohol

    Cara lainnya yaitu kamu dapat menggunakan alkohol dengan kadar 70%. Kamu dapat menggunakan kain lap kering. Lalu, teteskan alkohol pada lap kering itu secukupnya. Kemudian, oleskan pada permukaan furniture kayu yang terserang jamur.

    Lakukan berulang kali hingga jamur benar-benar hilang. Alkohol ini juga mampu mencegah jamur tumbuh kembali. Ingat! Gunakan juga kacamata pelindung dan masker wajah saat membersihkan dengan alkohol.

    4. Menggunakan Larutan Jeruk Nipis Dan Garam

    Selain dengan bahan kimia, kamu dapat menghilangkan jamur pada furniture kayu dengan bahan alami, seperti jeruk nipis dan alkohol.

    Caranya, Kamu perlu campurkan perasan jeruk nipis dan garam secukupnya. Setelah itu, Kamu dapat menggunakan sikat gigi bekas dan celupkan ke dalam larutan jeruk nipis dan garam. Lalu, gosok ke bagian furniture yang berjamur dengan sikat gigi tersebut. Lakukan berulang kali hingga jamur menghilang.

    Kamu juga dapat menaburkan garam di atas permukaan berjamur secara langsung. Setelah itu, gosok bagian itu secara perlahan dengan jeruk nipis yang sudah dibelah menjadi dua bagian. Setelah jamur sudah hilang, jangan lupa untuk keringkan furnitur terlebih dahulu.

    5. Meletakkan Kamper Di Dalam Furniture

    Selain menyebabkan furniture rusak, adanya jamur ini juga menimbulkan bau kurang sedap. Barang-barang, seperti pakaian, sepatu, dan buku, secara otomatis akan terpengaruh.

    Sebelum hal tersebut terjadi, Kamu dapat meletakkan kamper di dalam furniture. Misalnya, di dalam lemari pakaian. Aroma kamper mampu menghambat pertumbuhan jamur. Jangan lupa mengganti kamper baru setelah kamper yang lama sudah habis.

    6. Memasang Lampu Di Dekat Furniture

    Jamur dapat muncul pada tempat kurang cahaya. Nah, solusinya Kamu dapat memasang lampu neon di ruangan, terutama dekat dengan furniture kayu. Panas lampu dipercaya dapat mencegah sekaligus membunuh jamur yang sudah tumbuh. Kamu juga dapat memasang lampu di dalam lemari pakaian. Sehingga terhindar dari ruang penyimpanan dalam lemari yang gelap dan lembab.

    7. Melapisi dengan Pernis Atau Melamin

    Bahan pernis maupun melamin sering digunakan dalam proses finishing pembuatan furniture. Namun, dua bahan ini ternyata tak hanya bikin tampilan furnitur kayu jadi cantik. Melainkan, juga efektif mencegah pertumbuhan jamur.

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com