Category Archives: Tips Properti

7 Tanaman Hias yang Ampuh Serap Kelembapan, Rumah Bisa Bebas dari Jamur


Jakarta

Kelembapan merupakan salah satu masalah yang kerap ditemukan di rumah, tetapi jarang disadari oleh penghuni. Sebab, kelembapan ini tidak terlihat, bahkan tanda-tandanya baru disadari ketika bangunan sudah terdampak.

Masalah yang ditimbulkan kelembapan banyak sekali. Menurut Head of Marketing PTICI Paints Indonesia, Niluh Putu Ayu Setiawati, salah satu dampaknya adalah bisa menyebabkan cat dinding di rumah cepat rusak dan mengelupas karena terjadi pengkristalan garam alkali (efflorescence) adalah munculnya bubuk kapur putih pada permukaan dinding beton atau bata. Selain itu, bisa juga menyebabkan munculnya jamur hitam atau black mold pada plafon dan dinding yang bahaya bagi kesehatan.

Kelembapan juga bisa mempengaruhi kesehatan penghuninya dan memicu beberapa penyakit pernapasan, seperti asma, alergi, sinusitis, dan masih banyak lagi.


Oleh karena itu, banyak ahli menyarankan agar setiap rumah menginvestasikan membeli alat penyerap kelembapan daripada berobat ke rumah sakit. Selain itu, ada solusi lain yang lebih ramah lingkungan, sehat, dan ada manfaat lainnya yang tak akan ditemukan pada alat canggih sekalipun yakni dengan meletakkan tanaman yang dapat menyerap kelembapan.

Dilansir House Beautiful, berikut beberapa jenis tanaman yang bisa menyerap kelembapan di rumah.

1. Anggrek

Ilustrasi anggrekIlustrasi anggrek Foto: Getty Images/Siarhei Khaletski

Tanaman hias yang jenisnya sudah ada sejak 2 abad yang lalu, dapat tumbuh di lingkungan lembap. Namun, kelembapannya pun yang tidak terlalu basah karena apabila terlalu basah justru membuat akarnya menjadi cepat busuk. Di pasaran, tanaman ini memiliki banyak jenis dan warna sehingga pemilik rumah memiliki pilihan untuk merawat berbagai jenis anggrek. Selain bermanfaat, anggrek juga memiliki tampilan yang indah sehingga cocok untuk dipajang di rumah atau dijadikan hadiah yang berharga.

2. Pakis

A plant of Blue Star fern (Phlebodium aureum), a fancy houseplant, on the floor in a house near a window.A plant of Blue Star fern (Phlebodium aureum), a fancy houseplant, on the floor in a house near a window. Foto: Getty Images/iStockphoto/silvia cozzi

Tanaman pakis memiliki banyak sekali jenis. Salah satu yang memiliki kemampuan untuk menyerap kelembapan adalah pakis bintang biru yang memiliki daun yang lebar. Pakis satu ini tidak memiliki bunga, hanya berupa dedaunan hijau. Bentuknya yang rimbun dan panjang sangat cocok sebagai hiasan di rumah terutama di ruang tamu. Tanaman ini bisa membuat tampilan ruangan menjadi lebih hijau dan sejuk.

3. Peace Lily

Ilustrasi peace lilyIlustrasi peace lily Foto: Getty Images/iStockphoto/little_honey

Peace Lily merupakan tanaman hias yang memiliki bunga berwarna putih seperti kuncup. Tanaman cantik ini bukan hanya menarik dari segi tampilan, melainkan manfaat yang diberikan. Tanaman peace lily bisa menyerap kelembapan dan mencegah pertumbuhan jamur di rumah. Tanaman ini juga bisa diletakkan di dalam rumah sehingga dapat memberikan pasokan oksigen, menyerap kelembapan, dan mencegah adanya jamur.

Namun, tanaman peace lily harus dijauhkan dari anak-anak dan hewan peliharaan karena apabila tidak sengaja memakan tanaman ini bisa menimbulkan efek samping seperti keracunan. Di dalam tanaman ini terdapat kandungan oksalat yang beracun.

4. Lidah Buaya

Aloe Vera plantAloe Vera plant Foto: Getty Images/iStockphoto/bymuratdeniz

Siapa yang nggak kenal tanaman lidah buaya? Tanaman ini terkenal dengan segudang khasiat yang dimilikinya sebagai tanaman obat, kecantikan, hingga penyedot kelembapan. Tanaman ini juga terkenal memiliki perawatan yang mudah sehingga bisa tumbuh subur meski jarang disiram air. Lidah buaya juga bisa hidup di dalam rumah bahkan di dalam kamar mandi sekalipun.

5. Palem

Ilustrasi palem kuningIlustrasi palem kuning Foto: Getty Images/iStockphoto/violettaviovi

Tanaman lainnya yang memiliki manfaat dapat menyerap udara lembap adalah palem kuning. Tanaman ini bisa tumbuh setinggi manusia dan memiliki daun yang ramping dan panjang seperti daun pohon kelapa. Meskipun daunnya tidak begitu lebar, tetapi tanaman ini sangat menyukai daerah yang lembap dan bisa menyaring udara.

6. Lidah Mertua

Potted plant and beautiful picture on grey chest of drawers in room, space for text. Interior designPotted plant and beautiful picture on grey chest of drawers in room, space for text. Interior design Foto: Getty Images/iStockphoto/Liudmila Chernetska

Tanaman lidah mertua merupakan tanaman yang banyak ditemukan di Indonesia. Tanaman ini banyak dipakai untuk menyerap polusi. Namun, ada satu kegunaannya yang jarang diketahui orang, tetapi sama pentingnya yakni dapat menyerap kelembapan. Jika kamu meletakkan tanaman ini di rumah, bisa dipastikan tidak akan repot merawatnya karena lidah mertua tidak butuh banyak disiram.

7. Spider Plant

cat playing in spider plantcat playing in spider plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

Tanaman spider plant memiliki bentuk daun panjang dan ramping. Tanaman ini menarik karena warnanya yang cerah dan bisa diletakkan di dalam ruangan. Tanaman ini ternyata bisa menyerap kelembapan dan polutan seperti formaldehida dan xilena di rumah. Selain itu, perawatannya pun mudah sehingga cocok untuk dirawat di rumah.

Itulah beberapa tanaman yang bisa menyerap kelembapan di rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

Lantai Kamar Mandi Licin Bikin Celaka, Amankan Pakai Ini


Jakarta

Lantai kamar mandi sering kali licin karena terdapat genangan air dan sisa sabun bekas penghuni yang mandi. Kondisi lantai seperti ini berisiko membuat seseorang terpeleset kalau tidak berhati-hati.

Biasanya lantai kamar mandi menjadi licin karena jarang dibersihkan. Lalu, penggunaan ubin yang kurang tepat juga membuat lantai licin.

Pemilik rumah sebaiknya menyiasati lantai licin agar penghuni bisa aman menggunakan kamar mandi tanpa takut tergelincir. Bagaimana cara mengatasi lantai kamar mandi licin? Simak penjelasannya berikut ini.


Cara Atasi Lantai Kamar Mandi Licin

Inilah beberapa tips agar lantai kamar mandi tidak licin, dikutip dari Enviro Master, Jumat (4/7/2025).

1. Pilih Ubin Khusus Kamar Mandi

Cegah lantai licin sejak awal dengan memilih ubin lantai khusus kamar mandi. Pilihlah ubin dengan permukaan bertekstur kasar. Ubin ini berbeda dengan lantai kamar tidur atau ruang tamu yang halus.

2. Bersihkan Kamar Mandi Secara Rutin

Pastikan untuk rutin membersihkan kamar mandi minimal seminggu sekali. Sebaiknya gunakan pembersih khusus kamar mandi agar ampuh membersihkan kerak atau kotoran membandel.

Kamar mandi yang sering digunakan lama-lama akan kotor dan licin. Cara ini juga mencegah timbulnya lumut dan kotoran menempel pada ubin.

3. Pakai Semprotan Anti Slip

Selain itu, pemilik dapat menyemprotkan larutan anti slip ke lantai. Cairan tersebut mampu mengubah lantai licin jadi lebih kasar, sehingga mencegah penghuni terpeleset di kamar mandi.

4. Pakai Alas Tambahan

Kemudian, pemilik bisa memakai alas atau stiker anti slip pada lantai. Solusi ini terbilang murah dan efisien untuk mengatasi lantai kamar mandi licin.

5. Jaga Lantai Tetap Kering

Terakhir, penghuni dapat menjaga lantai kamar mandi tetap kering biar nggak licin. Salah satu caranya dengan memasang kipas atau exhaust fan, sehingga kamar mandi cepat kering dan tidak lembap.

Itulah beberapa cara agar lantai kamar mandi tidak licin. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com

Campuran 3 Bahan Ini Ampuh Bersihkan Jendela Sampai Kinclong


Jakarta

Pada umumnya, banyak pemilik rumah yang membersihkan jendela dengan cairan khusus pembersih kaca. Cairan ini punya zat yang dapat mengikis kotoran dan membuat jendela terlihat lebih bersih dan kinclong.

Meski begitu, harga cairan tersebut terkadang cukup mahal. Apabila membeli cairan yang harganya murah terkadang kurang efektif untuk membasmi kotoran membandel di jendela.

Namun jangan khawatir, kamu dapat menggunakan tiga bahan sederhana yang disebut ampuh membersihkan jendela. Penasaran apa saja bahan tersebut? Simak dalam artikel ini.


3 Bahan Sederhana yang Ampuh Bersihkan Jendela

Dikutip dari Good Housekeeping, Jumat (4/7/2025), tiga bahan sederhana yang ampuh membersihkan jendela adalah cuka, sabun cuci piring, dan air. Kombinasi ketiganya dinilai ampuh untuk mengatasi debu dan noda di jendela.

Sejumlah penelitian mengungkapkan kandungan asam pada cuka dapat mengangkat noda dan kotoran, sedangkan air dapat melarutkan kotoran serta zat asam agar tidak menempel di jendela. Untuk jenis cuka yang dipilih bisa menggunakan cuka putih atau cuka apel.

Jika jendela sudah sangat kotor dan ada noda yang sulit hilang, kamu bisa menambahkan cairan pembersih cuci piring. Bagi kamu yang tidak suka aroma cuka dapat menambahkan minyak esensial seperti jeruk, serai, lavender, atau papermin.

Ingin tahu cara menggunakan ketiga bahan tersebut untuk membersihkan jendela? Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

  • 2 gelas air
  • 1/2 cangkir cuka putih atau cuka apel
  • 2 tetes sabun cuci piring
  • 1-2 tetes minyak esensial sesuai keinginan (opsional)
  • Setelah itu, campurkan semua bahan ke dalam wadah dan tuang ke dalam botol semprot
  • Sebelum digunakan, kocok botol terlebih dahulu dan semprotkan ke seluruh permukaan jendela.

Apabila kamu tinggal di lingkungan yang airnya mengandung kadar mineral tinggi, disarankan memakai air suling untuk membersihkan jendela. Selain itu, air suling bisa digunakan dalam jangka waktu lama sehingga kamu tak perlu repot-repot membuatnya lagi.

Kamu juga bisa menambahkan alkohol dengan kandungan 70% ke dalam botol semprot. Kandungan alkohol yang tinggi dinilai efektif mengangkat kotoran dan debu yang menempel di jendela dengan cepat.

Demikian tiga bahan sederhana yang bisa digunakan untuk membersihkan jendela secara ampuh. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/dhw)



Sumber : www.detik.com

6 Jenis Material Pintu Rumah, Mana yang Lebih Oke?



Jakarta

Pintu rumah adalah bukaan untuk akses penghuni keluar dan masuk ruangan. Bukaan tersebut membatasi berbagai ruangan maupun area luar dan dalam rumah.

Untuk itu, pemilik perlu cermat dalam memilih material pintu. Sebab, setiap area rumah memiliki kondisi dan kebutuhan yang berbeda. Misalnya pintu kamar mandi harus tanah lembap, sedangkan pintu depan rumah tahan cuaca panas.

“Jenis pintu dan kusen semuanya kembali ke pemilihan dan konsep dari hunian,” ujar Kontraktor Wildan saat dihubungi detikProperti, Kamis (3/7/2025).


Lantas, apa saja jenis material pintu? Simak penjelasannya berikut ini menurut ahlinya.

Jenis Material Pintu

Inilah beberapa jenis material kayu beserta kelebihan dan kekurangannya.

1. Kayu

Kayu merupakan bahan andalan masyarakat untuk membuat pintu. Kayu bersifat universal dan dapat digunakan untuk berbagai jenis bangunan.

Kelebihan

  • Cocok untuk segala bangunan dan ruangan
  • Tampilan natural
  • Mudah dibentuk
  • Kokoh
  • Instalasi mudah

Kekurangan

  • Rentan diserang rayap
  • Rentan terhadap cuaca ekstrem
  • Rentan memuai dan menyusut

2. PVC dan UPVC

Pintu yang terbuat dari polivinil klorida (PVC) dan Unplasticized Polyvinyl Chloride (uPVC) bersifat tahan air, sehingga cocok untuk area basah seperti kamar mandi.

Kelebihan

Kekurangan

Ukuran pintu harus sesuai pabrikan, tidak dapat diubah

3. Panel

Pintu dari bahan panel masih menjadi pilihan utama di perumahan karena motifnya beragam.

Kelebihan

  • Cukup terjangkau
  • Mudah dikombinasikan dengan material lain

Kekurangan

  • Rentan diserang rayap
  • Rentan terhadap cuaca ekstrem
  • Rentan memuai dan menyusut

4. HPL

Sama seperti panel, pintu berbahan high pressure laminate (HPL) sering digunakan buat perumahan karena motifnya kekinian.

Kelebihan

Kekurangan

  • Rentan diserang rayap
  • Rentan terhadap cuaca ekstrem
  • Rentan memuai dan menyusut

5. Baja

Pintu yang terbuat dari baja sangat kuat, sehingga biasanya digunakan sebagai pintu darurat.

Kelebihan

  • Sangat kuat terhadap benturan
  • Kuat terhadap cuaca ekstrem
  • Kuat terhadap panas

Kekurangan

  • Harganya mahal
  • Kurang cocok untuk hunian

6. Kaca

Pintu kaca biasanya digunakan untuk ruangan yang cenderung kurang pencahayaan.

Kelebihan

Visual cantik dan elegan

Kekurangan

  • Tidak tahan benturan
  • Tidak tahan getaran

Itulah informasi seputar material pintu rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com

Mau Ngadem Pakai AC tapi Takut Boncos? Begini Tipsnya


Jakarta

AC menjadi alat andalan untuk menyejukkan ruangan di kala cuaca panas. Namun, penggunaan AC dapat memakan banyak pemakaian listrik bulanan.

Hal tersebut membuat konsumen khawatir penggunaan listrik yang besar akan membuat tagihan membengkak. Meski demikian, bukan berarti penghuni rumah tak boleh menikmati udara dingin dari AC.

Ada beberapa cara untuk menghemat listrik ketika menggunakan AC. Simak tipsnya berikut ini.


Tips Hemat Listrik Pakai AC

Inilah cara menghemat listrik saat menggunakan AC, dikutip dari Apartment Therapy.

1. Rutin Bersihkan Filter AC

Tips pertama untuk hemat listrik adalah merawat sistem AC secara rutin dengan membersihkan filter. Filter AC yang kotor bisa mengganggu sistem kerja AC, sehingga membutuhkan energi yang besar buat bekerja. Hal ini bisa membantu menghemat uang dalam jangka panjang.

2. Pastikan Unit Outdoor AC di Area Teduh

AC bisa bekerja lebih baik kalau unit outdoor AC berada di tempat yang teduh. Pastikan unit outdoor AC tidak terkena terik matahari. Pemilik rumah bisa memasang penutup untuk mencegah unit AC terkena panas berlebih.

3. Pakai Kipas Angin

Penghuni rumah bisa memanfaatkan kipas angin untuk membantu mengalirkan udara dingin. Cara ini bisa lebih murah daripada menyalakan AC sepanjang hari.

Taruh kipas angin di lokasi yang dekat dengan tempat kegiatan agar udara dingin mengalir ke seluruh ruangan. Jangkauan udara dingin itu akan lebih maksimal dengan cara ini.

4. Jangan Otak-atik Suhu AC

Penghuni sebaiknya tidak mengubah-ubah suhu AC. Tetapkan satu suhu saja dan biarkan AC mendinginkan ruangan secara perlahan. Penghuni bisa menyalakan kipas angin sambil menunggu ruangan dingin.

5. Matikan AC Jika Akan Ditinggal Lama

Jika penghuni rumah akan lama meninggalkan ruangan, sebaiknya matikan saja AC-nya. Sebab, menyalakan AC terlalu lama akan memakan banyak listrik.

Berbeda halnya kalau hanya meninggalkan ruangan beberapa jam, penghuni cukup naikkan suhu AC. Cara ini lebih hemat karena AC tidak perlu bekerja terlalu keras untuk mendinginkan kembali ruangan ketika dinyalakan lagi.

Itulah beberapa tips seputar cara hemat listrik saat memakai AC. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com

Konon Toren Air Warna Terang Lebih Cepat Lumutan, Ini Kata yang Bikin



Jakarta

Ada anggapan bahwa warna toren yang cerah dapat membuat pertumbuhan lumut lebih cepat daripada yang berwarna gelap. Hal ini dikarenakan warna yang cerah dapat ditembus oleh cahaya matahari, sementara toren warna gelap tidak.

Namun, saat ini banyak sekali terlihat rumah-rumah warga yang justru memakai toren air warna oranye cerah. Lantas, anggapan itu benar nggak ya?

Menurut Marketing Communication Supervisor PT Penguin Indonesia Mega anggapan tersebut kurang tepat. Warna bukan penyebab utama pertumbuhan lumut di dalam toren air. Penyebab utama munculnya lumut di dalam toren adalah faktor ketebalan pada dinding toren air.


“Warnanya kedap cahaya, itu dijamin nggak akan lumutan. Yang penting pokoknya nggak ada sinar matahari yang masuk ke dalam tangki. Jadi yang penting itu dindingnya kedap cahaya,” kata Mega saat ditemui di Indonesia Building Technology (IndoBuildTech) Expo 2025, ICE BSD City, pada Jumat (4/7/2025).

Ia menjelaskan produk toren saat ini, terutama milik Pinguin sudah dilengkapi dengan 4 lapisan sehingga cahaya matahari tidak akan masuk ke dalam toren.

Cara untuk mengetes ada kebocoran cahaya ke dalam toren adalah dengan memasukkan kamera ke dalam toren. Kemudian, tutup rapat-rapat beberapa saat. Cek hasil rekaman, apakah ada cahaya yang terekam atau justru gelap gulita setelah toren ditutup. Apabila gelap, berarti toren tersebut sudah kedap cahaya dan pemiliknya tidak perlu khawatir akan pertumbuhan lumut.

“Sekarang kan kayak gini, misalnya warnanya cerah-cerah. Tapi nggak akan masuk cahaya karena sebenarnya itu cerah bagian depannya doang. Jadi memang kita udah rancang supaya cahaya nggak tembus. Terus supaya dia kuat selama bertahun-tahun, berpuluh puluh tahun,” jelasnya.

Mega mengungkapkan saat ini warna toren air pun sudah beragam, tidak terbatas pada oranye cerah dan biru tua. Untuk mengikuti pasar, warna yang hadir justru warna-warna pastel dan earth tone. Konsumen juga tidak perlu khawatir karena warna tersebut tidak akan memicu pertumbuhan lumut.

Mengenai banyaknya pemakaian toren warna oranye dan biru tua daripada warna-warna lainnya, Mega mengatakan dua warna tersebut merupakan warna yang paling banyak diambil oleh supplier seperti toko bahan bangunan. Selain itu, warna oranye dan biru tua merupakan warna-warna awal yang telah ada sejak produk toren air rilis.

“Karena memang kalau di distributor toko, kan kita ada distribusi ke toko-toko. Biasanya mereka ambil warnanya yang oranye sama biru tua. Biasanya mereka nyetok torenya yang 2 warna ini,” ungkapnya.

Kemudian, faktor lain yang membuat toren air cepat berlumut adalah kondisi air di rumah tersebut. Jadi bukan hanya karena cahaya matahari yang menembus ke dalam toren air, melainkan kualitas air rumah tersebut.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Segini Tinggi Ideal Pasang Toren di Atas Rumah



Jakarta

Toren air adalah tabung khusus untuk menampung air yang akan digunakan untuk keperluan sehari-hari keluarga. Jika diperhatikan, ada toren air yang diletakkan di atas rumah, ada pula yang sejajar dengan tanah.

Banyak yang mengatakan toren diletakkan di atas rumah lebih baik untuk memudahkan air turun karena tekanan air mengikuti gravitasi. Marketing Communication Supervisor PT Penguin Indonesia Mega membenarkan hal tersebut. Dengan posisi toren air di atas, air tetap bisa mengalir meskipun tidak ada pompa pendorong. Rumah dalam keadaan dialiri listrik ataupun tidak, air tetap bisa keluar lewat keran-keran di rumah.

“Sebenarnya lebih ke tekanan air sih. Jadi kalau misalnya pengen aliran airnya kencang, deras (toren harus di atas). Kadang ada orang yang pengen nggak usah pakai pompa deh, biar kalau mati lampu, airnya tetap bisa ngalir,” kata Mega saat ditemui di Indonesia Building Technology (IndoBuildTech) Expo 2025, ICE BSD City, pada Jumat (4/7/2025).


Mega mengatakan ketinggian toren maksimal untuk di rumah-rumah adalah 7 meter dari lokasi keran paling bawah. Sementara jarak minimalnya adalah 3 meter. Jarak ini memudahkan air turun, meski tidak dibantu pompa pendorong.

“Jadi kalau misalnya pengen aliran airnya kencang, deras, itu memang ada ketentuannya 7 meter dari titik keran. Dia (toren) harus 7 meter itu (terutama) kalau pakai shower. Kalau dia pakai keran biasa, itu 3 meter cukup,” sebutnya.

Namun, toren juga tidak masalah jika ingin diletakkan sejajar dengan tanah. Namun, perlu dibantu dengan pompa pendorong.

“Jadi misalnya kalau udah pakai pompa pendorong, berarti mau ditaruh di ketinggian berapapun, dia akan tetap bisa alir ke dalam rumah,” ungkapnya.

Kemudian, toren juga sekarang ada yang memiliki bukaan di bagian bawah sehingga perlu memakai kaki penyangga dan tidak langsung bersentuhan dengan permukaan atap rumah atau tanah.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

Ini Waktu yang Tepat Kuras Toren Biar Nggak Berlumut



Jakarta

Toren air harus dibersihkan secara berkala. Sebab, toren air mudah sekali berlumut, muncul endapan pasir, hingga kapur. Kotoran-kotoran tersebut dapat mempengaruhi kualitas air dan menyumbat pipa.

Marketing Communication Supervisor PT Penguin Indonesia Mega menyarankan untuk secara teratur membersihkan toren air, sekitar 6 bulan sekali.

“Kalau kita anjurannya 3 sampai 6 bulan sekali. Tapi balik lagi tergantung kualitas air. Kan ada yang pakai air tanah, terus misalnya banyak andapan pasir. Nah itu mungkin bisa lagi sering dikuras supaya nggak ada kotoran,” kata Mega saat ditemui di Indonesia Building Technology (IndoBuildTech) Expo 2025, ICE BSD City, pada Jumat (4/7/2025).


Apabila kualitas air kurang bagus seperti warnanya kekuningan, banyak sendimen di dalamnya, atau bahkan berlumpur, disarankan untuk menguras toren sebulan sekali. Selain itu, untuk kualitas airnya yang kurang bagus, bisa menambahkan filter di tempat air masuk ke toren.

“Kita sarankan lagi pakai filter air. Jadi setelah toren dipasang, nanti pasang filter air buat nyaring sedimen,” terangnya.

Kemudian, untuk cara mengurasnya sebenarnya sama seperti membersihkan wadah biasa sehingga bisa dilakukan sendiri. Sebab, beberapa toren air saat ini sudah dilengkapi pipa pembuangan di bawah toren sehingga mudah untuk membuang air tanpa harus memindahkan letak toren tersebut.

Untuk mencegah pertumbuhan lumut berlebih, Mega menyarankan untuk mencari jenis toren yang memang kedap cahaya. Sebab, cahaya juga bisa memicu munculnya jamur di dalam toren. Ia juga menegaskan jika warna bukan alasan toren bisa berlumut, melainkan ketebalan dindingnya. Semakin tebal dinding toren, maka cahaya juga akan sulit untuk masuk.

“Warnanya kedap cahaya, itu dijamin nggak akan lumutan. Yang penting pokoknya nggak ada sinar matahari yang masuk ke dalam tangki. Jadi yang penting itu dindingnya kedap cahaya,” ujarnya.

Cara untuk mengetes ada kebocoran cahaya di dalam toren adalah dengan memasukkan kamera ke dalam toren. Kemudian, tutup rapat-rapat beberapa saat. Cek hasil rekaman, apakah ada ada cahaya yang terekam atau justru gelap gulita setelah toren ditutup. Apabila gelap, berarti toren tersebut sudah kedap cahaya dan pemiliknya tidak perlu khawatir pertumbuhan lumut.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

Banyak Bubuk Kayu di Sekitar Perabotan? Bisa Jadi Ulah Kumbang Satu Ini


Jakarta

Salah satu risiko jika memiliki perabotan dari kayu adalah rawan serangan serangga. Namun, serangga itu bukan hanya rayap, melainkan ada hewan kecil bernama kumbang bubuk kayu yang juga mengincar kayu.

Kumbang bubuk kayu ini merupakan sebutan umum bagi serangga yang termasuk bagian dari tiga famili kumbang, yaitu Lyctidae, Bostrichidae, dan Anobiidae. Kumbang ini sama seperti rayap dapat menghasilkan kotoran halus seperti tepung. Bentuknya kecil dengan badan yang panjang dan ramping mirip dengan kecoa.

Dilansir dari Michigan State University Plant & Pest Diagnostics dalam artikel berjudul Powderpost beetles, disebutkan bahwa serangga ini kerap memakan bagian dalam kayu secara berulang. Aktivitas kumbang bubuk kayu ini juga menyebabkan lubang pada kayu. Jenis kayu yang mereka sukai adalah kayu keras dan lunak, tergantung pada jenisnya. namun ada juga yang memakan kayu lunak bahkan keduanya.


Cara Cegah dan Basmi Kumbang Bubuk Kayu

1. Beri Lapisan Kayu

Perabotan kayu biasanya telah diberikan satu lapisan dari cat pelindung agar tidak diserang oleh serangga seperti kumbang bubuk kayu. Untuk perabotan yang memiliki laci seperti meja dan lemari, bagian dalamnya juga bisa dilapisi dengan cat tersebut.

2. Jaga Kelembapan Kayu

Kayu juga rentan terhadap kelembapan bukan hanya beton sehingga sebaiknya perabotan kayu berada di lingkungan yang kering. Untuk tingkat kelembapan yang disarankan, yaitu berada di bawah 20 persen. Dengan begitu, pemilik perabotan tersebut tidak perlu khawatir serangan rayap atau kumbang bubuk kayu.

3. Pakai Insektisida

Cara lainnya adalah memakai insektisida untuk membasmi kumbang bubuk kayu agar tidak kembali lagi. Dilansir dari Department of Entomology University of Kentucky dalam artikel berjudul Powderpost Beetles, borat yang terkandung dalam insektisida bisa membunuh kumbang yang telah menggerogitu kayu atau yang berada di sekitar kayu. Kedalaman penetrasi borat tergantung pada kadar air kayu, semakin lembap kayu semakin dalam borat akan menembus.

Agar borat dapat menembus permukaan kayu, sebaiknya penyemprotan insektisida dilakukan sebelum finishing. Sebab, cairan tersebut tidak akan menembus cat maupun pelapis anti-air lainnya. Insektisida ini biasanya digunakan untuk mencegah kumbang bubuk kayu famili anobiidae yang memakan kusen, tiang, dan elemen struktural bangunan lainnya.

4. Buang Kayu yang Sudah Digerogoti

Cara terakhir agar kumbang bubuk kayu tidak mengincar perabotan yang lain menurut The Spruce adalah dengan membuang perabotan tersebut. Ganti dengan perabotan kayu yang sudah dilapisi dengan cat anti rayap agar kejadian yang sama tidak terjadi lagi.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

Flush Kloset Macet dan Air Susah Keluar, Ini Biang Keroknya



Jakarta

Masalah yang kerap ditemui di kloset duduk adalah air flush yang macet dan air yang sedikit keluar. Normalnya, flush dapat mengeluarkan air sesuai debit yang sudah ditentukan.

Jika terjadi hal seperti ini, ternyata masalahnya ada pada sistem air flush yang berada di tangki atau disebut dengan tank rim. Menurut Sales Merchandiser PT Trilliun Prima Sukses Ugih menjelaskan, di dalam tangki air kloset terdapat 4 komponen. Pertama, selang untuk mengisi air. Kedua, pelampung yang fungsinya untuk menghentikan air dari selang tadi untuk berhenti, ketiga tombol flush, dan keempat lubang tempat air masuk ke dalam kloset ketika flush ditekan.

Isi tank rim kloset: pelampung (kiri), tombol flush (tengah), selang keluar air (yang panjang), dan pipa tempat air masuk ke dalam kloset (kanan).Isi tank rim kloset: pelampung (kiri), tombol flush (tengah), selang keluar air (yang panjang), dan pipa tempat air masuk ke dalam kloset (kanan). Foto: Sekar Aqillah Indraswari

Apabila air yang keluar dari flush sedikit atau bahkan tidak keluar sama sekali, berarti masalahnya ada pada selang tempat keluarnya air. Hal yang dapat menyumbat keluarnya air dari selang tersebut adalah lumut, penumpukan sedimen, atau kapur yang mengendap.


“Di sini (dalam selang dan tangki) ada kotoran. Kalau flushnya sampai ke dalam begini (ditekan penuh), nggak mungkin airnya kecil, kalau nggak (disebabkan) kotor,” kata Ugih saat ditemui di acara Indonesia Building Technology (IndoBuildTech) Expo 2025, ICE BSD City, pada Jumat (4/7/2025).

Penyebab kedua adalah karena dan lubang untuk air masuk bagian katupnya tidak bekerja. Lubang air tersebut bentuknya seperti pipa tegak yang terdapat 2 jalan keluar yakni bagian atas dan bawahnya. Ketika flush ditekan, kedua katup tersebut akan terbuka dan air akan keluar. Namun, apabila katup tidak terbuka, air tidak akan muncul di dalam kloset untuk menyiram kotoran.

Ugih mengatakan untuk flush eror yang disebabkan karena kloset kotor, bisa diatasi sendiri oleh pengguna kloset. Namun, apabila masalahnya pada sistem, harus diatasi oleh ahli ledeng yang berpengalaman.

“Kalau itunya (selang dan tank rimnya) kotor, itu bisa (diperbaiki). Tapi kalau misalnya ada kendala di tank rimnya itu, kita (pengguna) nggak bisa,” jelasnya.

Ugih berpesan kepada pengguna kloset duduk untuk sering-sering mengecek bagian tank rim dan secara berkala dibersihkan. Minimal 3 bulan sekali perlu dibersihkan. Hal ini untuk menghindari adanya penyumbatan yang membuat air flush macet atau keluar sedikit.

Begitu pula untuk rumah yang memiliki kualitas air yang buruk seperti kekuningan atau mengandung sedimen, membersihkan tank rim kloset harus dilakukan lebih sering.

Solusi lainnya adalah memilih kloset yang bagian tank rimnya sudah didesain anti lumut sehingga perawatannya lebih mudah. Ugih menjelaskan ciri-ciri tank rim kloset yang anti lumut adalah yang memiliki permukaan dalamnya halus seperti keramik glossy.

Senada, Sales Consultant PT Surya Pertiwi Tbk (TOTO) Muhammad Dhika mengatakan, apabila ada flush macet masalahnya terletak pada tangki air kloset tersebut. Hal ini biasa terjadi pada kloset yang sudah lama dipakai.

“(Masalahnya) di pelampung air ada mampet kotoran,” terangnya di temui di tempat yang sama.

Dhika menyarankan, jika mengalami hal seperti itu agar segera menghubungi pihak produsen untuk dibantu perbaikannya.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com