Category Archives: Tips Properti

Kata Ahli, Begini Tips Bersih-bersih Rumah biar Makin Kinclong


Jakarta

Membersihkan merupakan salah satu hal wajib yang harus dilakukan. Hal ini untuk menjaga agar rumah bebas debu dan kotoran serta tetap rapi.

Walau demikian, terkadang penghuni rumah hanya sekadar membersihkan saja. Padahal membersihkan rumah dengan cara yang tepat perlu dilakukan agar hunian benar-benar bersih.

Dilansir dari The Spruce, berikut ini tips membersihkan rumah dari para ahli kebersihan.


Selalu Bersihkan dari Atas ke Bawah

Untuk mencegah debu jatuh ke permukaan yang bersih, sebaiknya bersihkan debu dari bagian paling atas ke bawah. Ahli kebersihan dan pemilik Sparkly Maid Austin, Sofia Martinez, mencontohkan untuk membersihkan kipas langit-langit, rak tinggi, serta lemari atas lebih dulu agar debu dan kotoran yang jatuh nantinya tidak mengotori permukaan yang sudah bersih.

Biarkan Produk Kebersihan Menyerap Sebelum Dilap

Menurut Martinez, salah satu kesalahan yang sering dilakukan banyak orang adalah menyemprotkan cairan pembersih ke permukaan dan langsung mengelapnya. Padahal, membiarkan produk beberapa menit harus dilakukan karena memberikannya kesempatan untuk membunuh bakteri.

Mulai dengan Metode Kering Lalu Metode Basah

Saat membersihkan permukaan, sebaiknya mulai dengan metode ‘dry cleaning’ alias bersihkan debu-debu dan kotoran terlebih dahulu sebelum mengelap atau mengepelnya. Misalnya, bersihkan debu dengan sapu, lap bersih, atau vacuum cleaner sebelum mengepelnya atau membersihkan dengan cairan pembersih.

Hal ini memastikan saat mengepel permukaan bisa dilakukan dengan mulus, mengangkat kotoran lebih efektif, dan lantai mengering lebih bersih.

“Jika Anda masuk ke ruangan yang dipenuhi debu, remah-remah, dan bulu kucing, lalu langsung mengepel, Anda akan menyeret bola-bola rambut-benda-benda itu menggumpal, menyumbat kain pel, dan meninggalkan goresan,” jelas Rhonda Wilson, pakar kebersihan dan quality lead cleaner di FreshSpace Cleaning.

Jangan Terburu-buru

Saat membersihkan rumah sebaiknya tidak dilakukan dengan buru-buru. Sebab, bisa saja hal-hal yang seharusnya dibersihkan luput dari perhatian.

Jangan Gunakan Alat Pembersih Kamar Mandi Sekaligus Dapur

Martinez menyarankan untuk tidak menggunakan alat bersih-bersih yang sama untuk membersihkan dapur dan kamar mandi. Hal itu karena memungkinkan adanya kontaminasi silang.

“Aturan ini tidak bisa diganggu gugat karena menggunakan alat yang sama di area-area ini dapat dengan mudah memindahkan bakteri seperti E. coli dari kamar mandi ke permukaan dapur,” ujar Martinez.

Agar tidak bingung dan mencegah kontaminasi silang, pakar kebersihan menyarankan untuk memisahkan kain, sikat, dan spons pembersih untuk area-area ini.

Itulah beberapa tips bersih-bersih agar rumah bebas debu dan tetap rapi.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com

Begini Cara Blokir Sertifikat Tanah Beserta Biayanya



Jakarta

Blokir sertifikat tanah terkadang dilakukan ketika terjadi sengketa. Pemblokiran sertifikat tanah tersebut bisa memberikan tujuan perlindungan hukum terhadap pemegang hak atas tanah.

Agar bisa memblokir sertifikat tanah tidak bisa sembarangan. Ada beberapa syarat dan dokumen yang harus disiapkan terlebih dahulu.

Berdasarkan Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nomor 13 tahun 2017, berikut ini syarat blokir sertifikat tanah orang perseorangan atau badan hukum.


a. Formulir permohonan, yang memuat pernyataan mengenai persetujuan bahwa pencatatan pemblokiran hapus apabila jangka waktunya berakhir;

b. fotokopi identitas pemohon atau kuasanya, dan asli Surat Kuasa apabila dikuasakan;

c. fotokopi Akta Pendirian Badan Hukum;

d. keterangan mengenai nama pemegang hak, jenis hak, nomor, luas dan letak tanah yang dimohonkan blokir;

e. bukti setor penerimaan negara bukan pajak mengenai pencatatan blokir;

f. bukti hubungan hukum antara pemohon dengan tanah, seperti surat gugatan dan nomor register perkara atau skorsing oleh Pengadilan Tata Usaha Negara dan surat nikah/buku nikah, kartu keluarga, atau Putusan Pengadilan berkenaan dengan perceraian atau keterangan waris.

“Ketentuan cara bagi penegak hukum yang ingin melakukan blokir yaitu melampirkan formulir permohonan, Surat Perintah Penyidikan, Surat Permintaan Pemblokiran dari instansi penegak hukum disertai alasan diajukannya pemblokiran,” kata Kepala Biro Humas dan Protokol Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Harison Mocodompis kepada detikcom beberapa waktu lalu.

Harison menyampaikan untuk harga pengajuan blokir sertifikat tanah, biayanya Rp 50.000 per bidang tanah. Hal ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 128 tahun 2015.

“Biaya pencabutan blokir sertipikat tanah ialah gratis atau sesuai ketentuan terbaru peraturan daerah,” ujar Harison.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Kucing Liar Suka Buang Kotoran di Halaman Rumah? Begini Cara Cegahnya


Jakarta

Kehadiran kucing liar di halaman rumah bisa bikin penghuni rumah kesal. Bagaimana tidak, hewan berbulu ini suka buang kotoran di taman.

Hal itu membuat kotor dan berantakan pekarangan. Belum lagi penghuni rumah harus waspada agar sampai menginjak ‘ranjau’ alias kotoran kucing yang terkubur di tanah.

Dilansir dari Time for Paws, kucing liar mencari tempat yang aman. Mereka sering datang ke rumah untuk mencari sumber makanan dan tempat berlindung.


Kucing bisa saja mencari tempat aman di sekitar rumah. Oleh karena itu, penghuni butuh trik ampuh untuk membuat kucing nggak betah mendekati rumah. Namun, jangan sampai menyakiti kucing.

Bagaimana cara mencegah kucing masuk halaman rumah? Simak tipsnya berikut ini.

Cara Cegah Kucing Liar Masuk Halaman Rumah

Inilah sejumlah cara untuk mengusir kucing dari rumah biar nggak buang kotoran sembarangan dikutip dari The Spruce.

1. Bersihkan Sisa Makanan dan Sampah

Penghuni perlu menutup tempat sampah dengan rapat agar tidak dapat dijangkau kucing. Bersihkan juga sisa makanan supaya aromanya tidak mengundang kucing.

2. Jangan Beri Makan Kucing

Pastikan tidak ada yang memberi makan atau air ke kucing liar. Sebab, kucing biasanya kembali ke tempat yang terdapat sumber makanan.

3. Pasang Pagar Khusus

Kucing dapat masuk halaman rumah dengan melewati pagar bercelah. Sebaiknya pasang pagar yang sulit dilewati kucing. Misalnya memasang paku penghalang yang tidak terlalu tajam pada celah pagar.

Selain itu, penghuni dapat membuat permukaan tanah tidak nyaman buat diinjak kucing. Caranya dengan meletakkan kawat ayam berukuran kecil atau karpet plastik kasar di bawah tanah.

4. Tanam Tumbuhan yang Tak Disukai Kucing

Kemudian, penghuni bisa menanam sejumlah tanaman di pekarangan. Pilih tanaman yang aromanya tidak disukai kucing, seperti lavender, mint, dan roesmary.

5. Sebar Pecahan Cangkang Telur

Cangkang telur juga bermanfaat untuk mengusir kucing dari halaman rumah, lho. Pecahkan cangkang telur menjadi potongan kecil, lalu sebarkan di halaman rumah. Kucing akan merasa tidak nyaman berjalan di tanah dengan butiran cangkang yang tajam.

6. Sebar Bau yang Tak Disukai Kucing

Terakhir, penghuni dapat sebarkan bahan dengan aroma yang dibenci kucing. Kucing akan menghindari bau menyengat, misalnya dari bawang putih, eucalyptus, kopi, tembakau, dan cuka.

Sebarkan bahan-bahan tersebut secara rutin di area yang ingin dijauhkan dari kucing. Cara ini cukup ampuh buat mengusir kucing dari tempat tertutup seperti plafon, mobil, atau area lain yang sulit dijangkau.

Itulah tips mencegah kucing masuk pekarangan rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com

Bau Pipis Kucing Bisa Hilang Pakai 4 Bahan Ini, Sudah Coba?


Jakarta

Kucing merupakan hewan yang mudah ditemui di sekitar rumah. Kucing juga menjadi salah satu hewan yang banyak dipelihara oleh masyarakat karena perawatan kucing tidak begitu sulit karena hewan ini cukup mandiri, jika dibandingkan dengan anjing.

Namun, sama seperti hewan lain, kucing juga bisa membuat jengkel karena terkadang hewan satu ini kerap buang air sembarangan. Bahkan jika sudah disediakan kotak pasir, ada saja kejadian kucing justru pipis sembarangan.

Hal ini tentu merepotkan karena pipis kucing memiliki bau yang menyengat dan bisa menempel cukup lama. Selain itu, pipis kucing juga mengandung bakteri dan parasit. Salah satu bakteri yang ditemukan dalam urine kucing adalah Escherichia coli (E. coli). Ketika membersihkannya tangan perlu dilindungi dengan sarung tangan karena urine kucing bisa memicu infeksi.


Untuk memastikan permukaan bekas pipis kucing benar-benar bersih, membilas dengan air saja tidak cukup. Dilansir Home Made Simple, berikut beberapa bahan yang bisa dipakai agar permukaannnya kembali bersih dan tidak berbau.

1. Gunakan Cuka

Cuka sebenarnya berguna untuk membasmi bakteri pada permukaan yang kotor karena sifat asam dapat menetralkan bakteri.. Untuk menghilangkan bau yang menyengat bisa memakai bahan pembersih biasa, seperti sabun cuci piring. Setelah itu campurkan larutan pembersih, cuka putih, dan air dengan perbandingan 1:1:1.

2. Gunakan Soda Kue

Apabila tidak ada cuka, bisa juga memakai soda kue. Bahan ini cukup ampuh untuk membersihkan noda bekas pipis kucing di bahan tekstil seperti kasur, karpet, sofa, dan gorden. Caranya dengan menaburkan soda kue ke permukaan yang terkena pipis kucing, lalu diamkan selama 1 jam. Setelah itu bersihkan dengan penyedot debu.

3. Pemutih Oksigen atau Natrium Perkarbonat

Cara membersihkan bekas pipis kucing yang mengenai pakaian bisa dibersihkan menggunakan bahan-bahan seperti air dingin, pemutih, cuka, dan soda kue.

Pertama, siram pakaian yang terkena pipis kucing dengan air dingin yang mengalir. Kemudian, siapkan wadah air besar berisi ½ cangkir pemutih oksigen. Diamkan selama 2-3 jam.

Setelah itu, angkat pakaian dan rendam dalam ember berisi cuka dan air dengan perbandingan 1:3. Tambahkan sedikit soda kue langsung ke area noda lalu biarkan di dalam campuran tersebut selama 10-15 menit. Apabila sudah selesai direndam, pakaian bisa dicuci di mesin cuci dengan suhu air agak dingin. Jangan lupa tambahkan detergen. Terakhir, jemur hingga kering.

4. Air Dingin

Apabila hanya terkena sedikit, pakaian tersebut bisa dibersihkan dengan air dingin yang disiram ke titik yang terkena kotoran tersebut. Hindari menggosok atau menyikat pakaian karena hanya akan membuat nodanya membandel sehingga bau tidak hilang.

Itulah beberapa cara untuk menghilangkan bau pipis kucing.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

Ada Percikan Api saat Pasang Kabel ke Stopkontak? Bisa Jadi Ini Sebabnya


Jakarta

Barang elektronik seperti TV, kulkas, hingga mesin cuci wajib dicolok ke stopkontak agar bisa menyala. Meski sederhana, ada sebagian orang yang khawatir saat mencolok kabel karena sering muncul percikan api.

Api yang muncul dari stopkontak bikin sebagian orang kaget sekaligus takut. Munculnya percikan api sering dianggap ada masalah pada kabel atau stopkontak itu sendiri dan dikhawatirkan jadi pemicu korsleting listrik.

Apakah muncul percikan api saat mencolok kabel ke stopkontak merupakan hal normal? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


Muncul Percikan Api saat Mencolok Kabel ke Stopkontak Apakah Aman?

Dikutip dari situs Angi, Jumat (11/7/2025), muncul percikan api kecil saat mencolok kabel ke stopkontak merupakan hal normal dan mirip dengan listrik statis.

Ketika kamu mencolokkan kabel ke stopkontak, sebagian daya akan berpindah ke perangkat elektronik yang terhubung. Saat arus listrik beralih cepat maka terjadi perpindahan daya yang juga cepat. Hal itu yang menyebabkan ada percikan api kecil di stopkontak.

Meski begitu, dalam beberapa kasus percikan api dari stopkontak dapat berbahaya. Jika melihat percikan api yang terus berlanjut, muncul suara mendesis, dan mengeluarkan bau terbakar, maka segera cabut kabel dari stopkontak atau matikan aliran listrik rumah dari Mini Circuit Breaker (MCB).

Penyebab Muncul Percikan Api Besar saat Mencolok Kabel ke Stopkontak

Ada beberapa hal yang memicu percikan api besar saat mencolok kabel ke stopkontak. Berikut penjelasannya:

1. Kelebihan Beban

Kelebihan beban sirkuit dapat terjadi ketika arus listrik melebihi kemampuan sirkuit. Saat sirkuit kelebihan beban maka kabel listrik menjadi terlalu panas sehingga dapat merusak isolasi di sekitar kabel.

Kondisi ini tak hanya menimbulkan percikan api besar pada stopkontak tapi berdampak fatal pada peralatan elektronik karena bisa memicu kerusakan total. Jika tidak segera ditangani maka dapat menyebabkan kebakaran.

2. Korsleting Listrik

Stopkontak yang memunculkan percikan api besar dapat disebabkan korsleting listrik. Hal ini bisa dipicu oleh sejumlah hal, seperti sambungan kabel longgar, kabel bocor, lembap, atau perangkat elektronik sudah usang.

Ketika salah satu penyebab di atas memengaruhi sirkuit, arus listrik akan mulai bergerak cepat di luar jalur dan menyebabkan arus yang mengalir terlalu banyak di sirkuit. Kondisi ini dapat merusak stopkontak hingga memicu kebakaran.

3. Stopkontak Sudah Aus

Stopkontak juga memiliki usia pakai karena bisa mengalami aus seiring waktu. Jika stopkontak sudah aus maka sambungannya akan mengendur sehingga meningkatkan risiko terjadinya arus pendek listrik.

4. Pemasangan yang Tidak Tepat

Kabel yang dicolok ke stopkontak dengan tidak tepat dapat memicu percikan api. Misalnya, mencolok kabel charger HP tapi dalam kondisi terlilit atau berantakan.

Kabel yang sudah terkelupas juga dapat memicu api pada stopkontak. Kondisi itu dapat menyebabkan busur listrik yang dapat merusak kabel dan memicu kebakaran.

Itulah penyebab muncul percikan api saat mencolok kabel ke stopkontak. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/abr)



Sumber : www.detik.com

Keran Air Berkerak Susah Dibersihkan? Begini Cara Ampuh biar Kinclong Lagi



Jakarta

Keran air yang jarang dibersihkan bisa muncul kerak berupa bercak-bercak putih. Meski sering terkena air dan sabun, ternyata keran air tetap bisa kotor sampai berkerak, lho.

Noda itu membuat keran air tampak kotor dan kusam. Hal ini dapat merusak estetika kamar mandi.

Oleh karena itu, penghuni rumah harus rajin membersihkan keran air. Apalagi kalau sudah muncul kerak, penghuni perlu bekerja ekstra buat membersihkan noda membandel itu.


Ada beberapa cara mudah untuk membersihkan keran air berkerak. Namun, sebelum itu ketahui dulu penyebabnya.

Penyebab Keran Air Berkerak

Dikutip dari SFGATE, kerak atau noda putih pada keran adalah sisa air sadah yang mengandung banyak mineral, seperti kalsium dan magnesium. Air sadah tidak berbahaya, tetapi berisiko menimbulkan efek samping pada kulit sensitif. Cara mengatasinya dengan menggunakan filter pada keran air.

Selain itu, kerak bisa terbentuk dari sisa sabun atau sampo yang tidak langsung dibersihkan pada keran air. Sabun dan sampo mengandung bahan kimia dan mineral, sehingga dapat meninggalkan noda ketika mengering. Oleh karena itu, sebaiknya mengelap keran air setelah digunakan agar selalu kering.

Cara Bersihkan Kerak pada Keran Air

Inilah beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk menghilangkan kerak pada keran air.

1. Pemutih dan Air Panas

Keran air berkerak bisa dibersihkan menggunakan pemutih. Sebagai catatan, penghuni wajib memakai sarung tangan lateks dan baju lengan panjang agar cairan tidak mengenai kulit. Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

  • Campur pemutih dan air panas dengan perbandingan 1:4 ke dalam wadah.
  • Lalu, oleskan cairan tersebut ke keran yang berkerak secara menyeluruh.
  • Bilas keran dengan air panas dan diamkan beberapa saat hingga mencapai suhu ruangan.
  • Setelah itu, keringkan keran menggunakan kain lap.

2. Cuka dan Sabun Cuci Piring

Selain itu, penghuni juga bisa memanfaatkan cuka dan sabun cuci piring untuk membasmi kerak di keran air. Sifat asam pada cuka disebut ampuh untuk menghilangkan endapan kalsium yang menempel di keran. Berikut cara pakainya:

  • Teteskan 3-4 sendok teh cuka dan sabun cuci piring secukupnya ke dalam wadah.
  • Aduk kedua bahan hingga tercampur rata.
  • Setelah itu, oleskan ke keran yang berkerak secara menyeluruh dan diamkan selama 1 jam.
  • Gosok dengan sikat secara perlahan sampai seluruh kerak terangkat.
  • Terakhir, bilas dengan air agar tidak ada sisa kerak dan keringkan menggunakan kain lap.

3. Baking Soda dan Sabun Cuci Piring

Noda putih pada keran air bisa dibersihkan pakai baking soda dan sabun cuci piring. Kombinasi kedua bahan ini diklaim ampuh untuk membersihkan kerak yang sulit dihilangkan. Berikut cara penggunaannya:

  • Campur 2-3 sendok makan baking soda dan sabun cuci piring secukupnya ke dalam wadah.
  • Aduk kedua bahan hingga tercampur rata.
  • Setelah itu, oleskan ke keran yang berkerak secara menyeluruh dan diamkan selama 20-30 menit.
  • Gosok dengan sikat secara perlahan sampai seluruh kerak terangkat.
  • Terakhir, bilas dengan air agar tidak ada sisa kerak dan keringkan menggunakan kain lap.

4. Air Lemon

Kerak juga bisa terangkat dengan menggunakan air lemon. Kandungan asam nitrat dan anti bakteri pada lemon ternyata efektif untuk membersihkan noda yang menempel.

Dikutip dari How Stuff Works, berikut cara pakai air lemon untuk membersihkan kerak:

  • Peras 3-4 buah jeruk lemon atau gunakan air lemon asli yang dijual di pasaran.
  • Tuang air lemon ke keran secara menyeluruh.
  • Gosok keran menggunakan sikat hingga semua kerak terangkat.
  • Terakhir, bilas dengan air agar tidak ada sisa kerak dan keringkan menggunakan kain lap.

Itulah cara membersihkan kerak yang menempel pada keran air. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/abr)



Sumber : www.detik.com

Pasang Outdoor AC Nggak Bisa Asal, Ini Posisi yang Tepat!


Jakarta

Air Conditioner (AC) di rumah sering kali tidak dingin meski sudah diatur ke suhu rendah? Bisa jadi permasalahannya bukan karena jarang dirawat tapi akibat posisi outdoor AC yang salah.

Perlu diketahui, AC terdiri dari dua komponen yaitu AC dalam (indoor) dan AC luar (outdoor). AC dalam berfungsi untuk menghembuskan udara dingin ke seluruh ruangan agar terasa sejuk.

Sementara outdoor AC adalah bagian kipas yang berbentuk kotak dan dipasang di luar ruangan. Supaya indoor AC dapat berfungsi optimal maka perlu disambungkan dengan outdoor AC.


Sayangnya, masih ada pemilik rumah yang tidak memerhatikan posisi outdoor AC karena hanya fokus memasang AC dalam. Padahal, posisi outdoor AC juga perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi udara dingin yang keluar dari AC dalam.

Agar tidak salah dalam memasang outdoor AC di rumah, simak penjelasannya dalam artikel ini.

Posisi yang Tepat untuk Menaruh Outdoor AC

Outdoor AC memang dipasang di luar, tapi bukan berarti diletakkan secara asal. Dikutip dari All Purpose Air Conditioning, Jumat (11/7/2025), berikut posisi yang tepat:

1. Tempat yang Sejuk dan Terhindar Sinar Matahari

AC luar sebaiknya dipasang di tempat sejuk dan terhindar dari sinar matahari langsung. Pastikan outdoor AC dipasang di tembok yang menghadap ke utara atau selatan karena arah ini cenderung tidak terpapar cahaya matahari.

Hindari memasang AC luar yang menghadap ke arah timur atau barat. Sebab, posisi ini langsung menghadap sinar matahari ketika pagi dan sore yang berisiko membuat AC bekerja lebih ekstra untuk mendinginkan ruangan.

Kalau kamu baru pindah ke rumah baru, pastikan sudah menentukan tempat yang pas untuk memasang outdoor AC. Jika belum, cobalah amati sekitar rumah untuk mencari tempat yang paling minim terkena sinar matahari.

2. Tempat Terbuka dan Datar

Agar dapat mendinginkan udara secara maksimal, outdoor AC sebaiknya dipasang di tempat yang datar, kering, dan terbuka. Pastikan juga AC luar dipasang di tempat yang punya ventilasi udara baik dan tidak terhalang benda apapun, seperti tembok rumah atau bangunan besar lainnya.

Perlu diketahui, AC luar yang terhalang apapun dapat menghambat proses pendinginan AC. Alhasil, AC tidak mampu bekerja secara efisien dan bisa mengakibatkan boros listrik.

3. Tempat yang Mudah Dijangkau

Tips berikutnya adalah memasang outdoor AC di tempat yang mudah dijangkau. Cara ini dilakukan agar AC dapat diakses dengan mudah ketika ingin dibersihkan atau dicek secara berkala. Posisi AC luar yang terlalu tinggi atau sulit dijangkau membuat proses perawatannya jadi sulit.

Sebagai catatan, sebaiknya cuci AC rumah setidaknya 2-3 bulan sekali. Meski tidak ada kerusakan pada AC, bukan berarti AC tidak dicuci hingga berbulan-bulan.

Meski begitu, frekuensi mencuci AC bisa berbeda-beda tergantung dari pemakaian dan kondisi ruangan tempat AC dinyalakan. Kalau kondisi udara di ruangan termasuk kotor dan banyak debu, maka AC perlu dicuci lebih sering lagi.

4. Jauh dari Pohon Tinggi

Meski disarankan dipasang di tempat yang sejuk, tapi hindari memasang outdoor AC di bawah pohon tinggi dan rindang. Sebab, AC luar dapat menyedot daun, debu, hingga kotoran ke dalam unit AC. Hal itu membuat AC jadi cepat kotor dan jika tidak segera dibersihkan maka berisiko cepat rusak.

Selain itu, jangan memasang outdoor AC di tempat rendah atau dekat dengan tanah. Soalnya, saat terjadi hujan dan terdapat genangan di sekitar AC luar maka dapat memicu kerusakan. Sebaiknya pasang AC di tempat yang agak tinggi supaya lebih aman.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/abr)



Sumber : www.detik.com

Jangan Lupa Cabut 5 Benda Ini dari Stopkontak biar Nggak Boros Listrik


Jakarta

Rumah biasanya diisi dengan berbagai perangkat elektronik seperti TV, lemari es, dan mesin cuci. Benda elektronik akan menyala kalau mendapat aliran listrik dari stop kontak.

Benda tersebut memakan daya listrik ketika dinyalakan. Apalagi kalau perangkat mempunyai watt yang cukup besar, semakin banyak listrik terpakai.

Penggunaan listrik yang berlebihan dapat membuat tagihan listrik membengkak. Oleh karena itu, penghuni perlu bijak dalam menggunakan benda elektronik.


Selain mematikan perangkat ketika tidak digunakan, penghuni rumah sebaiknya mencabut aliran listrik dari stop kontak juga. Sebab, aliran listrik masih bisa terserap selama benda tersambung ke stop kontak.

Benda yang Sebaiknya Dicabut dari Stop Kontak

Inilah sederet benda elektronik yang sebaiknya dicabut aliran listriknya ketika tidak digunakan, dilansir dari Better Homes & Gardens.

1. Pengisi Daya atau Charger

Sebagian orang masih punya kebiasaan meninggalkan pengisi daya atau charger laptop dan ponsel tetap tersambung ke stop kontak. Padahal, penghuni tidak sedang mengisi daya perangkatnya. Meski terkesan sepele, sebenarnya charger menguras daya listrik yang besar. Hal ini pun bisa membuat charger cepat rusak.

2. TV

Kemudian, TV juga sering kali dibiarkan tersambung ke stop kontak saat tidak digunakan. Belum lagi, ada saja penghuni meninggalkan TV terus menyala semalaman ketika sedang tidur. Kedua hal tersebut bikin boros listrik.

3. Peralatan Dapur

Sejumlah peralatan dapur memang harus terus mendapat aliran listrik, seperti lemari es dan freezer. Akan tetapi, beberapa peralatan dapur lebih baik dicabut dari stop kontak setelah selesai digunakan. Peralatan tersebut di antaranya rice cooker, microwave, dan coffee maker.

4. Komputer

Selanjutnya, komputer juga sebaiknya tidak dibiarkan terus terhubung ke listrik kalau tak terpakai. Walaupun dalam mode ‘sleep’ atau ‘hibernate’, komputer sebenarnya tidak benar-benar mati.

5. Perangkat Multimedia dan Hiburan

Beberapa rumah dilengkapi dengan peralatan multimedia, misalnya home speaker dan soundbar. Colokan listrik pada perangkat tersebut harus segera dicabut jika memang tidak digunakan. Peralatan hiburan seperti konsol gim juga sebaiknya dicabut dari stop ketika menganggur.

Itulah beberapa benda yang tak boleh lupa dicabut jika ingin hemat listrik. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Jangan Tempati Ruangan yang Habis Dicat, Bisa Bahaya!


Jakarta

Saat mengecat dinding, setiap prosesnya memerlukan waktu, mulai dari menunggu lapisan mengering hingga baunya benar-benar hilang.

Beberapa orang mungkin bisa menunggu lapisan cat mengering. Sebab, hanya membutuhkan waktu tunggu 1-2 jam hingga harus dicat kembali dengan lapisan baru. Namun, untuk menunggu bau cat benar-benar hilang, beberapa orang memilih untuk menyampingkan perihal tersebut.

Ada yang beralasan ruangan tersebut perlu segera dipakai karena tidak ada ruangan pengganti. Ada pula yang menganggap peringatan tersebut tidak berbahaya karena akibatnya tidak terasa langsung.


Senyawa Berbahaya pada Cat Dinding

Dilansir How Stuff Works, VOC (Volatile organic compounds) merupakan senyawa organik yang mudah menguap setelah cat dinding diaplikasikan. Fungsi dari senyawa ini adalah membuat cat lebih tahan lama dan bahan kimia yang membuat dinding basah menjadi kering. Seperti pengertiannya, VOC ini bentuknya adalah uap.

Menurut Healthline, beberapa contoh VOC di antaranya adalah toluene, xilena, aseton, metilen klorida, formaldehida, hingga benzene.

Paparan VOC terkadang dapat menimbulkan efek kesehatan jangka pendek atau jangka panjang. Untuk jangka pendek seperti pusing, sesak napas, mata, hidung, atau tenggorokan perih, dan mual. Sementara untuk jangka panjang bisa merusak sistem saraf, hati, ginjal. Dampak yang ditimbulkan pada tubuh seseorang tergantung pada daya tahan tubuh masing-masing individu.

Lama Ruangan Harus Dibiarkan Kosong Setelah Pengecatan

Menurut kontraktor Wildan ruangan yang baru saja dicat sebaiknya ditinggalkan selama 2-3 hari. Kondisi ruangan tersebut sebaiknya dibuka atau minimal memiliki ventilasi agar uap tersebut bisa keluar, bukan terperangkap di dalam ruangan.

“Biasanya 2-3 hari bau catnya sudah hilang. Amannya semingguan,” ujarnya kepada detikcom, Rabu, (9/7/2025).

Ketika proses pengecatan agar tidak terasa pusing, ruangan tersebut harus memiliki ventilasi atau setidaknya terdapat kipas angin agar udara di dalam ruangan tersebut bergerak.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

6 Sisa Makanan yang ‘Haram’ Dibuang ke Wastafel, Bisa Bikin Mampet


Jakarta

Wastafel atau bak cuci piring harus selalu dijaga kebersihannya. Area ini tempat kita mencuci tangan dan membilas atau mencuci barang. Jangan sampai ada kotoran atau sisa makanan yang menghambat jalannya air sehingga air menggenang di permukaan.

Sisa makanan yang dapat menghambat jalannya air bukan hanya dari kotoran padat, melainkan benda cair juga bisa menghambat dari dalam pipa. Biasanya hambatan dari dalam pipa dikarenakan terdapat penumpukan sampah atau kerusakan pada permukaan pipa.

Dilansir Mr. Rooter, berikut beberapa sisa makanan yang tidak boleh dibuang di wastafel atau bak cuci piring.


1. Sisa Tulang

Sehabis makan sop, ayam goreng, atau ikan biasanya terdapat sisa tulang yang harus dibuang. Tulang ini berbeda dengan nasi, telur atau sayur yang bisa membusuk dan berubah lembut. Tulang membutuhkan waktu yang lama untuk berubah lunak.

Benda yang keras apabila dibuang di tempat yang sempit seperti pipa wastafel dan bak cuci piring berisiko menyumbat saluran. Tempat yang tepat untuk membuang tulang adalah tempat sampah.

2. Nasi, Mie, dan Pasta

Setelah makan, biasanya ada sisa makanan yang sering lewat dibuang ke tempat sampah adalah sisa nasi, mie, dan pasta. Beberapa orang berpikir tidak masalah jika hanya 1-4 buah, tetapi sedikit apa pun nasi, mie, dan pasta yang terbuang ke pipa pembuangan wastafel tetap berisiko tersumbat.

Sebab, ketiga macam sisa makanan tersebut dapat menyerap air dengan baik termasuk beberapa jenis cairan lain. Hal ini membuat sisa nasi, mie, dan pasta mudah lengket pada pipa pembuangan.

3. Kopi Bubuk

Pecinta kopi terutama yang bubuk, setelah menyesap habis, pasti terdapat sisa ampas kopi di permukaan cangkir tersebut. Sebaiknya ampas kopi tersebut dibuang di tempat sampah karena apabila dibuang ke saluran wastafel dan bak cuci piring dapat menyumbat jalan air.

4. Air Panas

Setelah merebus mie, masak air untuk kopi atau teh, sisa air panas jangan dibuang ke saluran pembuangan di wastafel. Air panas justru membuat saluran air meleleh dan penipisan dinding pipa.

5. Minyak dan Lemak

Selain air panas, sisa makanan berminyak dan berlemak juga penyebab paling fatal rusaknya pipa pembuangan di wastafel dan bak cuci piring. Minyak dan lemak susah hancur meskipun terus tersiram air. Selain itu, sisa makanan minyak dan lemak juga bisa menempel pada dinding pipa yang dapat mengeras dan menyumbat jalan air.

Setelah memasak, kamu perlu berhati-hati saat mencuci alat masak terutama yang berminyak. Minyak dan lemak mudah menempel di dinding saluran air dan apabila terjadi penumpukan kotoran dapat menyebabkan saluran air tersumbat.

6. Kulit Kentang dan Buah

Sisa makanan padat lainnya yang harus dibuang di tempat sampah adalah kulit kentang dan buah. Kulit kentang dan buah sulit untuk terurai dan membusuk sehingga apabila terbuang ke dalam pipa saluran akan menyumbat saluran air.

Itulah beberapa sisa makanan yang sebaiknya tidak dibuang ke wastafel. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com