Category Archives: Tips Properti

Cara Mengatasi Bau Tak Sedap dari Wastafel



Jakarta

Bau tak sedap dari wastafel bisa sangat mengganggu kenyamanan di dapur maupun kamar mandi. Meski kerap dianggap sepele, masalah ini bisa menjadi tanda adanya tumpukan kotoran, sisa makanan, atau bahkan jamur yang berkembang di saluran pembuangan.

Jika dibiarkan, bukan hanya aroma tidak sedap yang muncul, tetapi juga potensi penyumbatan hingga kerusakan pipa. Untungnya, ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan untuk mengatasinya.

Kenali Penyebab Wastafel Berbau

Dilansir dari Home Made Simple, bau tak sedap dari wastafel bisa berasal dari berbagai sumber, antara lain:


  • Sisa makanan yang menyangkut di dalam pipa dan membusuk.
  • Lemak dan minyak dari masakan yang dibuang ke wastafel, lalu mengendap dan mengeras di dalam saluran.
  • Saluran yang jarang digunakan, sehingga air di dalamnya menguap dan menimbulkan bau.
  • Kotoran seperti rambut dan sabun di wastafel kamar mandi yang menumpuk dan mengeras.
  • Pertumbuhan jamur dan bakteri karena kondisi lembap dan tidak bersih.

Alat Sederhana yang Bisa Digunakan

Tak perlu peralatan khusus, kamu bisa menggunakan perlengkapan yang ada di rumah, seperti:

  • Sabun cuci piring yang cukup kuat
  • Air panas dari ketel atau panci
  • Spons, sikat gigi bekas, atau penggosok
  • Penyedot wastafel manual (plunger)
  • Kulit jeruk dan es batu (opsional untuk penyegar alami)

Langkah Membersihkan Wastafel yang Bau

1. Rendam dengan Air Panas dan Sabun

Tutup saluran wastafel, isi dengan air panas dan tambahkan sabun cuci piring. Biarkan beberapa saat lalu buka saluran agar air dan sabun mengalir membersihkan bagian dalam.

2. Sikat Sudut-Sudut Tersembunyi

Gunakan sikat gigi bekas untuk membersihkan sisa kotoran di area pinggir, sambungan, dan celah kecil di sekitar wastafel.

3. Periksa dan Buang Kotoran

Jika ada sisa makanan yang tersangkut di saluran, keluarkan secara manual. Jangan lupa periksa juga bagian bawah wastafel atau perangkap pipa (U-bend) jika memungkinkan.

4. Tuang Air Mendidih

Tuangkan air panas langsung ke dalam saluran secara perlahan. Ini membantu melunakkan sumbatan lemak atau minyak yang membeku.

5. Gunakan Bahan Alami

Untuk menghilangkan sisa bau, masukkan kulit jeruk dan es batu ke dalam saluran. Ini bisa membantu menyegarkan aroma sekaligus membersihkan bilah jika wastafel menggunakan garbage disposal.

6. Hindari Pembersih Kimia Keras

Beberapa orang mungkin tergoda menggunakan pembersih kimia untuk mengatasi bau dengan cepat. Namun, banyak tukang ledeng menyarankan agar tidak terlalu sering memakai bahan kimia keras, karena berisiko merusak pipa dalam jangka panjang.

Dengan perawatan rutin dan pembersihan berkala, bau tak sedap dari wastafel bisa dicegah. Hindari membuang minyak, lemak, atau sisa makanan ke dalam wastafel, dan pastikan saluran air tetap bersih agar rumah tetap nyaman dan segar.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

AC Tak Harus Dibersihkan Setiap Bulan, Ini Waktu yang Tepat


Jakarta

Agar AC dapat mendinginkan seluruh ruangan secara optimal maka perlu dibersihkan secara rutin. Kamu dapat menggunakan jasa cuci AC untuk membersihkan debu dan kotoran yang menempel di pendingin udara.

Namun, masih banyak orang yang tak tahu kapan AC harus dibersihkan secara berkala. Beberapa orang mencuci AC setiap tiga bulan sekali, tapi ada juga yang melakukannya setiap bulan.

Pada dasarnya, mencuci AC memang perlu dilakukan secara berkala agar AC dapat bekerja maksimal. Namun bukan berarti pendingin udara perlu dibersihkan setiap bulan.


Dilansir situs Melbourne Heating & Cooling, disarankan untuk membersihkan AC rumah setiap 3-4 bulan sekali. AC wajib dibersihkan agar membantu meningkatkan aliran udara dan memastikan pendingin udara dapat berfungsi secara efisien.

Selain itu, membersihkan AC dapat membantu menjaga kualitas udara di dalam rumah tetap terjaga. Jika AC jarang dibersihkan maka filter udara akan kotor, sehingga udara yang keluar dari AC bercampur dengan debu, kotoran, dan bakteri yang membahayakan kesehatan.

Kamu juga perlu mengecek kondisi AC secara menyeluruh setiap dua kali dalam setahun oleh teknisi profesional. Langkah ini dilakukan untuk memastikan AC masih dalam kondisi prima serta mengecek apakah terdapat kerusakan pada komponennya atau tidak.

Tips Membersihkan AC yang Bisa Dilakukan Sendiri

Selain menggunakan jasa cuci AC untuk membersihkan pendingin udara, kamu juga perlu melakukan pengecekan AC sendiri secara rutin. Langkah ini dilakukan untuk memastikan AC dalam kondisi baik dan dapat digunakan hingga bulan-bulan berikutnya.

Berikut tips yang bisa dilakukan untuk mengecek dan membersihkan AC di rumah:

  • Cek filter udara AC secara teratur setiap sebulan sekali.
  • Periksa unit AC outdoor apakah terdapat debu, kotoran, atau daun yang menghalangi.
  • Cek apakah ada tanda-tanda kebocoran pada unit AC indoor. Jika ditemukan ada tetesan air segera panggil teknisi untuk memperbaikinya.

Ketika AC dibersihkan setiap 3-4 bulan sekali, teknisi akan membersihkan bagian koil kondensor dan koil evaporator. Sebab, koil yang kotor dapat mengurangi kapasitas pendinginan sekaligus meningkatkan konsumsi energi.

Teknisi juga akan mengecek level freon AC. Jika AC tidak lagi menghembuskan udara dingin secara menyeluruh, mungkin ada indikasi terjadi kebocoran freon AC.

Tanda-tanda AC Sudah Harus Dibersihkan

Ada sejumlah tanda-tanda yang harus diperhatikan ketika AC sudah harus dibersihkan, yaitu:

1. AC Tidak Dingin

Tanda-tanda yang paling jelas dan sangat terasa adalah AC sudah tidak dingin. Hal ini disebabkan karena filter AC sudah kotor dan tersumbat oleh kotoran, sehingga aliran udara yang keluar menjadi tidak lancar.

2. Tagihan Listrik Meningkat

Jika tagihan listrik dalam sebulan terakhir meningkat drastis, maka bisa jadi karena AC sudah kotor. Sebab, pendingin ruangan akan bekerja lebih keras untuk mendinginkan udara ketika filter AC dalam kondisi tersumbat atau kotor.

3. Bau Tidak Sedap

Saat AC dinyalakan seharusnya mengeluarkan udara sejuk dan tidak berbau. Namun jika kamu mencium bau apak dari AC, maka bisa jadi AC sudah kotor akibat dipenuhi jamur dan bakteri.

Itulah penjelasan mengenai waktu yang tepat untuk membersihkan AC rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/ilf)



Sumber : www.detik.com

Cara Mengatasi Keran Air Longgar Tanpa Alat Khusus



Jakarta

Keran air yang terus menetes meski sudah ditutup rapat bisa bikin risih, boros air, bahkan berisiko meningkatkan tagihan bulanan. Masalah ini umum terjadi di banyak rumah, namun kabar baiknya: bisa diatasi sendiri tanpa perlu alat-alat khusus.

Dilansir dari berbagai sumber, salah satu penyebab utama keran menetes adalah bagian dalamnya yang mulai aus, terutama washer alias segel karet kecil di dalam gagang keran. Selain itu, komponen seperti ring-O, seal, atau katup bisa saja longgar akibat karat, retakan, atau penumpukan mineral dari air yang mengalir setiap hari.

Masalah makin parah jika air digunakan dalam tekanan tinggi. Debit besar dapat menekan bagian dalam keran dan menyebabkan kebocoran seiring waktu.


Berikut ini langkah-langkah sederhana yang bisa kamu lakukan untuk memperbaiki keran air longgar di rumah, tanpa perlu memanggil tukang:

1. Matikan Saluran Air

Pastikan aliran air utama ditutup agar tidak menyembur saat keran dibuka. Ini juga mencegah air terbuang sia-sia ke saluran pembuangan.

2. Lepas Gagang Keran

Gunakan obeng atau tangan kosong (jika memungkinkan) untuk membuka gagang keran. Simpan sekrup di tempat yang aman agar mudah dipasang kembali nanti.

3. Periksa Bagian Dalam Keran

Buka katup atau cartridge dengan memutar berlawanan arah jarum jam. Perhatikan kondisi washer dan ring-O di dalamnya. Jika sudah aus, keras, atau pecah, segera ganti dengan yang baru.

4. Gunakan Selotip Pipa

Untuk keran dengan ulir, kamu bisa melilitkan selotip khusus pipa di bagian sambungan agar lebih rapat dan mencegah kebocoran.

5. Rakit Ulang dan Tes

Setelah penggantian selesai, pasang kembali seluruh komponen keran seperti semula. Kencangkan secukupnya, lalu buka saluran air dan tes. Jika keran sudah tidak menetes, berarti kamu berhasil mengatasi masalahnya.

Dengan perawatan sederhana ini, kamu tak hanya menghemat air, tapi juga menghindari kerusakan lebih parah yang bisa mengganggu aktivitas di rumah. Jadi, sebelum buru-buru panggil tukang, tak ada salahnya mencoba sendiri dulu, kan?

(das/das)



Sumber : www.detik.com

6 Penyebab AC Tidak Mau Menyala dan Cara Atasinya, Mudah Lho!


Jakarta

Air conditioner atau AC dapat menyala dengan hanya menekan tombol power dari remote. Namun, dalam banyak kasus AC tidak mau menyala meski sudah dicoba berkali-kali.

Kondisi tersebut bikin kesal penghuni rumah karena ruangan jadi panas. Alhasil kamu tidak bisa tidur, bekerja, atau bersantai di dalam ruangan dengan nyaman karena gerah.

Ada sejumlah faktor yang menyebabkan AC tidak mau menyala meski sudah terhubung ke stopkontak. Simak penjelasannya dalam artikel ini.


Penyebab AC Tidak Mau Menyala

AC yang tidak mau menyala membuat pemilik rumah panik dan khawatir. Namun tenang saja, berikut penyebab AC tidak mau menyala dilansir situs Cielo Wigle:

1. Cek Sakelar AC

Langkah yang pertama adalah dengan mengecek sakelar AC terlebih dahulu. Meski sudah terhubung ke listrik, tetapi AC tidak bisa menyala jika dalam kondisi OFF atau mati. Cobalah pindahkan sakelar ke posisi ON agar AC bisa menyala dan digunakan untuk mendinginkan ruangan.

2. Filter Udara Kotor

Siapa sangka, filter udara yang kotor tak hanya memengaruhi aliran udara yang keluar, tapi juga membuat AC tidak bisa menyala. Hal ini dapat terjadi khususnya pada filter udara yang sudah sangat kotor akibat debu dan kotoran. Cobalah bersihkan filter udara AC secara rutin minimal setiap tiga bulan sekali agar tetap bekerja optimal.

3. Freon AC Bocor

Freon AC yang bocor ternyata membuat AC tidak dapat menyala. Pada umumnya, freon AC bisa bocor karena ada retakan pada koil. Jika tidak segera diatasi maka kandungan freon lama-lama akan berkurang hingga habis. Alhasil, AC tidak dapat mengeluarkan udara dingin bahkan lebih parahnya lagi tak dapat dinyalakan sama sekali.

4. Kondensor Penuh Kotoran

Masalah pada kondensor bisa memicu AC tidak mau menyala. Biasanya kondensor yang sudah dipenuhi kotoran membuat komponen ini harus bekerja lebih ekstra. Seiring waktu kondensor dapat rusak akibat kotoran menumpuk dan mau tidak mau harus diganti dengan yang baru.

5. AC Membeku

Filter udara yang kotor dan wadah pembuangan yang tersumbat menyebabkan AC membeku. Menyalakan AC di malam yang dingin atau kekurangan freon juga menjadi pemicunya. Kondisi tersebut menghambat aliran udara dan dalam beberapa kasus membuat AC tidak dapat digunakan.

6. Kapasitor Rusak

Jika AC di rumah tidak bisa dinyalakan, menyala dan mati secara tiba-tiba, atau mengeluarkan suara yang berisik maka bisa disebabkan karena kapasitor AC sudah rusak. Perlu diketahui, kapasitor AC sensitif terhadap panas berlebih. Kondisi ini bisa disebabkan karena AC terlalu bekerja keras untuk mencapai suhu yang diinginkan atau paparan sinar matahari.

Cara Mengatasi AC yang Tidak Bisa Menyala

Ada sejumlah cara untuk mengatasi AC yang tidak mau menyala. Dikutip dari Aire Serv, berikut langkah-langkahnya:

1. Periksa Filter Udara

Jika filter udara sudah lama tidak dibersihkan maka bisa menyebabkan AC tidak dapat menyala. Untuk itu penting membersihkan filter udara secara teratur. Jika kondisinya sudah mulai rusak sebaiknya segera diganti yang baru agar dapat menyaring debu dan kotoran secara optimal.

2. Cari Tombol Reset

Beberapa unit AC memiliki sakelar reset untuk mengatur ulang AC. Langkah ini dilakukan jika AC benar-benar tidak bisa menyala. Meski begitu, langkah ini hanya solusi sementara karena bisa saja AC tidak mau hidup di kemudian hari.

3. Pastikan Sakelar dalam Posisi ON

Sakelar AC bisa saja dalam kondisi mati atau OFF karena seseorang telah mematikannya tapi lupa dinyalakan kembali. Jika sakelar dalam posisi ON dengan tanda lampu power menyala, maka AC sudah bisa digunakan kembali.

Jika cara-cara di atas belum berhasil membuat AC menyala, segera hubungi teknisi agar AC segera diperbaiki. Kemungkinan besar ada kerusakan pada komponen AC yang cukup parah sehingga harus diperbaiki oleh ahlinya.

Demikian enam penyebab AC tidak mau menyala dan cara mengatasinya. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/abr)



Sumber : www.detik.com

Cara Mencegah Cicak Berkeliaran di Plafon Rumah


Jakarta

Cicak merupakan salah satu hewan yang kerap ditemukan di rumah. Keberadaannya memang tidak berbahaya, namun bisa membuat penghuni rumah tidak nyaman.

Biasanya, hewan ini merayap di dinding, lantai, juga plafon. Dilansir dari detikEdu, cicak memiliki ratusan ribu hingga jutaan bulu halus pada kakinya yang bernama seta. Adanya seta tersebut memungkinkan cicak untuk menempel di berbagai permukaan termasuk kaca.

Dilansir dari Times of India, ada beberapa alasan cicak masuk ke dalam rumah, seperti mencari makanan dan tempat yang sejuk. Cicak menyukai tempat yang gelap, ada sumber makanan, lembap, serta area yang sedikit berantakan.


Ada beberapa cara untuk mencegah cicak masuk berkeliaran di rumah, termasuk plafon. Berikut ini informasinya.

Cara Cegah Cicak Masuk Rumah

1. Tutup Jalur Masuk Cicak

Masih dilansir dari Times of India, salah satu cara untuk mencegah cicak berkeliaran di rumah adalah dengan menutup jalur masuknya. Mereka bisa masuk ke dalam rumah melalui celah kecil.

Untuk mencegah mereka masuk, periksa jendela, pintu, ventilasi kamar mandi, dan retakan dinding untuk mencari celah atau lubang. Gunakan plester untuk menutup retakan dan pasang penyapu pintu atau kasa untuk menghalangi masuk. Ini adalah langkah awal yang penting untuk membuat rumah tidak ramah bagi mereka.

2. Jaga Kebersihan Rumah

Menjaga kerapian dan kebersihan rumah bisa mencegah serangga maupun cicak bersarang di rumah. Karena reptil ini memakan serangga seperti nyamuk, lalat, dan semut, kebersihan berperan penting untuk mencegah cicak masuk rumah.

Sapu dan pel lantai secara teratur, hindari meninggalkan piring kotor semalaman, kosongkan tempat sampah setiap hari, dan simpan makanan dengan benar.

Selain itu, rapikan barang-barang yang berserakan untuk mencegah cicak bersembunyi di sana.

Cara Usir Cicak di Rumah

Inilah beberapa bahan alami yang bisa membuat cicak nggak betah di rumah, dikutip dari Livspace dan India Today.

1. Bawang

Cicak tidak menyukai bau menyengat dari bawang. Penghuni rumah bisa mengusir cicak menggunakan berbagai jenis bawang, seperti bawang bombai, bawang merah, dan bawang putih.

Caranya dengan memotong beberapa siung bawang, lalu masukkan ke dalam wadah. Letakkan wadah tersebut di tempat yang sering dilewati cicak.

2. Bubuk Kopi

Penghuni rumah dapat menggunakan bubuk kopi untuk mengusir cicak. Aroma kopi yang kuat membuat cicak enggan berada di rumah.

Coba tuangkan 1-2 sendok makan bubuk kopi ke botol semprot dan campurkan air secukupnya. Semprotkan cairan kopi ke area yang sering ada cicak.

3. Cangkang Telur

Selain itu, cangkang telur juga bisa menakuti cicak agar nggak betah di rumah. Hal itu karena cicak menganggap cangkang telur sebagai predator.

Letakkan cangkang telur bekas ke beberapa titik yang sering dilewati cicak. Cangkang ini dapat dibiarkan selama berhari-hari karena tidak kedaluwarsa.

4. Merica dan Cabai

Penghuni juga bisa menggunakan merica dan cabai untuk membasmi cicak di rumah. Caranya dengan membuat semprotan anti cicak terbuat dari kedua bahan tersebut.

Campurkan merica dan cabai ke dalam air, lalu tuang ke dalam botol semprot. Semprotkan cairan itu ke area yang sering dilalui cicak. Jangan lupa untuk mengocok botol sebelum menyemprotkan cairan anti-cicak.

5. Minyak mint

Penghuni rumah juga bisa menggunakan minyak mint untuk mengusir cicak. Aroma minyak ini memberikan efek menenangkan bagi manusia, tapi tidak untuk reptil yang satu ini.

Cara pakainya dengan mencampurkan 3-4 minyak mint dengan air secukupnya ke botol semprot. Kemudian, semprotkan cairan ke tempat yang sering dilewati cicak.

Itulah beberapa tips untuk mencegah cicak berkeliaran di rumah. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Tetap Tenang, Ini Penyebab dan Solusi Lampu Rumah Tiba-tiba Berkedip


Jakarta

Lampu rumah yang berkedip secara tiba-tiba kerap bikin khawatir sebagian orang. Sebab, mereka was-was jika terjadi masalah pada kelistrikan yang dapat memicu kebakaran.

Pada dasarnya, lampu rumah yang kedap-kedip merupakan suatu pertanda adanya kerusakan atau masalah pada listrik di rumah. Namun jangan langsung panik karena kamu juga perlu mengetahui apa penyebabnya.

Penyebab Lampu Rumah Berkedip Tiba-tiba

Dilansir situs Sunrise Electric, lampu rumah sering kedap-kedip terkadang dipicu oleh masalah kecil, seperti jenis bohlam lampu yang tidak sesuai, sakelar lampu rusak, dan sambungan yang longgar antara steker dan stopkontak. Masalah tersebut masih bisa diatasi dengan mudah.


Meski begitu, ada beberapa faktor lain yang menyebabkan lampu rumah terus berkedip. Hal tersebut harus diwaspadai karena jika tidak segera diperbaiki bisa menimbulkan masalah besar.

Dikutip dari CNET dan Rainbow Restoration, berikut sejumlah penyebab lain lampu rumah berkedip tiba-tiba:

1. Sirkuit Kelebihan Beban

Apabila lampu rumah sering berkedip saat dinyalakan, kemungkinan besar disebabkan karena sirkuit lampu yang mengalami kelebihan beban. Kondisi ini dapat terjadi karena ada masalah pada alat, bukan lampunya. Kemungkinan besar terjadi kegagalan bantalan atau sirkuit yang overloading.

Untuk mengatasi masalah ini, sebaiknya hubungi teknisi listrik agar dilakukan pengecekan lebih lanjut.

2. Tegangan Listrik Terlalu Tinggi

Pada sirkuit standar 120 volt, rumah perlu memiliki tegangan antara 115 dan 125 volt. Jika tegangannya lebih tinggi maka bisa menyebabkan lampu berkedip. Tegangan listrik yang berlebihan bisa disebabkan karena masalah teknis sehingga membutuhkan perbaikan oleh teknisi listrik.

Ada sejumlah penyebab voltase di rumah bisa terlalu tinggi. Pada umumnya karena masalah teknis dan mengarah pada kesalahan serius pada sistem listrik di rumah. Kondisi tersebut yang membuat lampu rumah sering berkedip secara tiba-tiba.

Jangan anggap sepele masalah ini karena bisa membahayakan bagi seluruh penghuni rumah. Segera panggil teknisi listrik untuk mengatasinya.

3. Ada Kabel yang Longgar

Jika ada kabel yang tidak terpasang dengan benar atau kabel listrik di rumah sudah tua, maka bisa memicu lampu sering berkedip. Jika ada kabel yang longgar segera hubungi teknisi listrik agar dapat diperbaiki. Jangan perbaiki sendiri karena berisiko tersengat listrik. Di sisi lain, jika kabel dibiarkan longgar bisa memicu korsleting listrik dan terjadi kebakaran.

4. Sirkuit Rusak

Selain kelebihan beban, sirkuit yang rusak juga bisa memicu lampu rumah terus berkedip. Kondisi ini dapat disebabkan karena sambungan kabel longgar atau kabel dan sakelar sudah rusak.

Ketika sambungan longgar atau kabel rusak, arus listrik mungkin tidak mengalir secara optimal ke lampu sehingga menyebabkan lampu berkedip atau redup. Sakelar yang rusak juga tidak dapat mengontrol aliran listrik ke lampu dengan baik, sehingga mengakibatkan pasokan daya jadi terputus dan menimbulkan kedap-kedip.

Kabel dan sambungan dalam suatu sirkuit dapat menjadi aus atau rusak karena seiring penggunaan, fluktuasi suhu, dan kelembapan.

5. Masalah Pelayanan Utilitas Listrik

Apabila rumah kamu berbagi trafo dengan rumah di sekitar, pasokan listrik jadi terikat pada beban masing-masing. Hal itu yang membuat lampu berkedip karena orang lain menggunakan listrik dalam jumlah besar.

Namun, jika hal ini tidak terjadi atau lampu di rumah orang lain juga ikut berkedip, mungkin masalahnya terletak pada layanan utilitas.

6. Masalah Koneksi Utama

Penyebab yang terakhir karena masalah pada sambungan kotak meteran utama atau kabel layanan di rumah. Kondisi ini bisa menyebabkan lebih dari satu lampu rumah mengalami kedap-kedip. Disarankan untuk segera mengatasi masalah ini untuk menghindari risiko kebakaran.

Demikian enam penyebab lampu rumah sering berkedip secara tiba-tiba. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Tips Mudah Membersihkan Kompor dan Areanya



Jakarta

Area dapur seringkali menjadi bagian rumah yang mudah kotor karena aktivitas memasak, mencuci piring dilakukan di area ini. Bagian dapur yang seringkali mudah kotor dan sulit dibersihkan adalah kompor dan area sekitarnya.

Sisa-sisa makanan, bumbu, lemak dan bekas minyak yang menempel di kompor dan sekitarnya paling sulit dibersihkan dibandingkan dengan area lainnya. Nah,

Bagaimana caranya?


Inilah langkah membersihkan kompor gas dengan mudah, dilansir dari The Spruce.

1. Cuci Pan Support dan Knob

Pertama, pastikan kompor gas mati dan tidak panas. Lalu, lepaskan pan support dan knob.

Rendam pan support kompor ke dalam ember besar berisi air panas dan sabun cuci piring. Sementara knob cukup dicuci biasa dengan air dan sabun.

2. Bersihkan Sisa Makanan

Lap permukaan kompor menggunakan spons yang sudah dicelupkan ke air sabun yang hangat buat membersihkan minyak dan sisa makanan membandel. Kamu bisa menyemprotkan cuka suling dan menaburkan soda kue pada sisa makanan yang terbakar.

Kemudian, tutupi dengan kain basah selama 15 menit sebelum digosok dengan spons kasar. Gunakan sisi kasar spons untuk menggosok pan support dan bilas dengan air bersih.

3. Bilas dan Keringkan

Selanjutnya, bilas permukaan kompor gas dengan spons basah dengan seksama, terutama soda kue pada burner supaya bisa berfungsi dengan baik. Setelah itu, keringkan semua bagian kompor gas dengan kain mikrofiber.

4. Rangkai Kembali Kompor

Kalau semua bagian kompor kering, kamu sudah bisa merangkai kembali kompor. Pasang pan support dan knob kembali pada tempat asalnya.

5. Jaga Kebersihan Kompor

Jangan lupa untuk membersihkan kompor gas secara berkala. Jaga kebersihannya dengan membiasakan untuk lap tumpahan dan cipratan sesegera mungkin setelah memasak ketika kompor sudah dingin.

Itulah cara mudah membersihkan kompor gas agar dapur selalu terlihat bersih.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(zlf/zlf)



Sumber : www.detik.com

3 Warna Lampu yang Paling Cocok untuk Ruangan Rumah, Bikin Nyaman & Estetik!


Jakarta

Memilih warna lampu untuk ruangan di rumah tidak bisa sembarangan. Sebab, warna lampu dapat memengaruhi tingkat cahaya dan kenyamanan saat berada di ruangan tersebut.

Warna lampu yang terlalu cerah bisa membuat seseorang merasa silau ketika bangun tidur. Namun, warna yang terlalu redup bikin tidak nyaman ketika sedang membaca buku.

Maka dari itu, penting untuk menentukan warna lampu agar sesuai dengan ruangan di rumah. Simak jenis-jenis warna lampu yang umum digunakan dalam artikel ini.


Warna Lampu yang Cocok untuk Ruangan

Seiring perkembangan teknologi, kini semakin banyak lampu yang mengusung berbagai macam warna. Jika dahulu lampu bohlam hanya memancarkan warna kuning, kini lampu LED bisa mengeluarkan cahaya putih dan kuning.

Pemilihan warna lampu dapat disesuaikan dengan ruangan di rumah. Dilansir situs Natale Builders, berikut penjelasannya.

1. Warm White

Warm white menghasilkan warna oranye dan kuning keemasan yang terasa lembut dan hangat. Warna lampu ini memiliki nilai correlated color temperature (CCT) antara 2.400-2.700 Kelvin (K).

Warm white dapat menciptakan suasana nyaman dan rileks. Bahkan, sejumlah penelitian mengungkapkan penggunaan lampu warm white dapat memberikan efek menenangkan pikiran hingga meningkatkan nafsu makan.

Warna lampu ini umumnya digunakan pada ruang tamu dan kamar tidur. Khusus di ruang tamu dapat memberikan kesan cozy, sehingga baik penghuni rumah maupun tamu yang datang merasa nyaman ketika berbincang, terutama saat malam hari.

Penggunaan warm white di kamar tidur juga memberikan efek hangat dan menenangkan. Lampu ini juga tidak terlalu terang sehingga tidak bikin silau ketika baru bangun tidur.

2. Natural White

Natural white atau cahaya putih netral memancarkan cahaya yang terang. Berbeda dengan warm white yang cenderung kuning, natural white terlihat lebih putih cerah tapi masih ada sedikit warna oranye. Lampu ini memiliki nilai CCT antara 4.000-5.500 K.

Natural white dapat menciptakan ruangan terlihat cerah, tetapi tidak terlalu silau bagi mata. Lampu dengan warna ini sangat cocok digunakan di dapur, ruang kerja atau belajar, dan kamar mandi.

Pada area dapur, natural white memberikan visibilitas yang baik untuk memasak. Untuk ruang kerja atau belajar, lampu ini dapat memberikan keseimbangan sehingga membantu menjaga konsentrasi dan mencegah mata cepat lelah karena warna lampu yang redup.

Sedangkan pada area kamar mandi, natural white bisa memberikan cahaya netral untuk berdandan atau bercermin. Warna yang terlalu redup bisa memengaruhi hasil make up.

3. Cool White

Cool white dapat memancarkan cahaya yang lebih terang daripada natural white, bahkan hampir menyerupai kondisi cerah di siang hari. Nilai CCT dari lampu cool white antara 5.000-6.000 K.

Disebut cool white karena warna putih yang ditampilkan sangat terang dengan efek putih kebiruan. Warna ini memberikan kesan modern, bersih, dan energik sehingga banyak digunakan pada ruangan yang luas dan butuh pencahayaan tajam.

Untuk penggunaan di rumah, lampu cool white bisa digunakan pada area garasi atau ruang utilitas. Lampu ini dapat memancarkan cahaya ke seluruh ruangan secara jelas sehingga tidak ada sudut yang terlihat redup.

Itulah tiga pilihan warna lampu yang cocok untuk ruangan di rumah. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/das)



Sumber : www.detik.com

Cara Mengatasi Rayap yang Mulai Muncul di Bingkai Pintu



Jakarta

Kehadiran rayap adalah musuh bagi pemilik rumah yang punya banyak barang-barang berbahan dasar kayu. Biasanya, rayap menggerogoti furniture kayu hingga membentuk koloni. Tapi perlu diingat, rayap tak hanya menyerang furniture lho.

Pemilik rumah juga harus memperhatikan rangka, struktur bangunan, jendela hingga pintu yang berbahan kayu. Bukan tak mungkin, rayap menyerang barang-barang itu.

Lalu bagaimana cara mengusir rayap dan mencegahnya datang kembali? Begini triknya.


Cara Usir Rayap di Rumah

1. Menanam Catnip

Catnip adalah tanaman yang bisa mengusir serangga secara alami. Tentunya, tanaman hias catnip juga akan mengusir rayap dengan baik.

Ada banyak cara untuk menggunakan catnip dalam pengusiran rayap. Salah satunya adalah dengan menanam catnip di sekitar area yang terinfeksi rayap. Cara efektif lainnya adalah dengan mengoleskan minyak esensial beraroma catnip ke area yang terkena rayap.

2. Menanam Mint

Daun mint adalah salah satu pestisida alami yang bisa mengusir rayap. Bahkan, permen dengan rasa mint pun memiliki aroma yang kuat. Dengan begitu, rayap tentu akan kewalahan menghadapinya.

Mint dapat digunakan untuk mengusir rayap secara efektif, dan bukan dari bahan kimia yang berbahaya. Kamu bisa menanam pohon mint di sekitar rumah untuk mendapatkan bantuan pengusiran rayap.

3. Menanam Rumput Vetiver

Vetiver adalah tanaman hias yang cocok dijadikan bahan sebagai pengusir rayap. Rumput vetiver memiliki kandungan senyawa kimia yang biasa disebut nootkatone. Senyawa ini mampu menangkal rayap serta berbagai macam hama lainnya secara alami.

4. Semprot Insektisida

Kimia (termisida), yang dapat diaplikasikan dalam beberapa cara yaitu melalui penyemprotan, atau pencampuran termisida dalam bentuk serbuk atau granula dengan tanah.

Teknik penyuntikan pada bagian yang terserang rayap karena cara ini dapat membunuh rayap beserta koloni-koloninya.

5. Taruh Kapur Barus

Letakkan kamper atau kapur barus di sekitar area yang terserang karena rayap tidak suka dengan bau yang menyengat dan takut pada zat kimia naftalena yang terkandung dalam kapur barus.

Tak hanya serangga pemakan kayu tersebut, serangga lainnya seperti kecoa, kepik, dan lainnya pun jadi enggan bersarang di lemari. Selain itu, kapur barus juga berguna untuk mengurangi kelembapan pada lemari agar tidak mudah ditumbuhi oleh jamur.

6. Semprotkan Borat ke Sarang Rayap

Asam borat adalah bahan kimia yang dapat digunakan untuk membasmi rayap tanah di sekitar rumah. Efeknya cukup ampuh karena mengandung racun yang dapat mengganggu sistem pencernaan rayap.

Cara penggunaanya Masukkan cairan asam borat ke botol semprot agar mudah diaplikasikan. Lakukan penyemprotan pada beberapa sudut rumah yang dijadikan sarang oleh rayap, misalnya lemari, retakan tembok, dan sebagainya sesuai kebutuhan. Cara menghilangkan rayap di kayu seperti ini termasuk ampuh dan cepat prosesnya.

7. Taruh daun Salam dan Kemangi

Daun salam dan kemangi segar memiliki aroma kuat dan cukup menusuk, di mana aroma tersebut sangat tidak disukai oleh rayap.

Cara mengusir rayap menggunakan daun salam dan kemangi mudah dilakukan. Letakkan daun segar di dalam lemari maupun perabot,

8. Semprotkan Cairan Garam dan Sabun

Campuran garam dan sabun juga ampuh usir rayap agar tidak kembali ke rumah. Sebab, kedua bahan tersebut apabila dicampurkan dapat mengganggu sistem pencernaan sekaligus pernapasan rayap, sehingga akan membuatnya mati pelan-pelan. Selain itu, aroma wangi sabun juga cukup mengganggu dan kandungan bahan kimia di dalamnya bersifat racun bagi rayap.

Larutkan garam 1 sendok makan dengan 2 sendok makan sabun cair ke dalam botol spray. Setelah itu, semprotkan pada bagian lemari, lantai, maupun perabot yang menjadi sarang rayap. Lakukan secara rutin hingga rayap benar-benar hilang.

Cara Mencegah Rayap Muncul Lagi

Lanjut halaman berikutnya

Cara Mencegah Rayap Muncul Lagi

Meski sudah melakukan perawatan dan mencoba cara untuk membasmi rayap tetapi tidak kecil kemungkinan rayap akan Kembali lagi, berikut adalah cara yang bisa dilakukan untuk mencegah rayap kembali lagi ke rumah.

1. Rutin Menjemur Furnitur Kayu

Rayap paling suka menggerogoti sesuatu yang lembap. Salah satu cara paling mudah mencegah rayap memakan lemari adalah rutin menjemur perabot di bawah matahari.

Pastikan setiap sisi furnitur berbahan kayu benar-benar kering dan tidak ada sisi yang lembap. Cara ini tidak hanya efektif untuk membasmi rayap kayu, tetapi juga dapat menghilangkan uap di dalam lemari.

2. Beri Jarak Antara Furnitur dan Dinding

Memberikan jarak antara perabot dan dinding. Apalagi, furnitur bahan kayu lebih mudah lapuk ketika berdekatan dengan dinding yang lembap.

3. Hindari Kontak Langsung dengan Lantai Kayu

Menggunakan trap dari material besi disarankan untuk menghindari jarak antara perabot dan lantai kayu

4. Perhatikan Kebersihan Lingkungan Rumah

Membersihkan Genangan air di Rumah salah satu cara termudah untuk melakukan pencegahan karena penyebab banyak rayap di rumah adalah adanya genangan air baik di selokan maupun di halaman, terutama di musim penghujan.

5. Kurangi Kelembapan di Rumah

Jika ada rembesan hujan ataupun keramik lantai yang rusak disebabkan oleh kebocoran saluran air harus segera di perbaiki agar rumah tidak menjadi lembap dan mudah diserang oleh rayap.

6. Tutup Retakan Dinding dan Kusen

Retakan dinding dan kusen yang sudah dihinggapi rayap akan sangat terlihat sebelum kerusakanya semakin parah segera perbaiki bagian tersebut. menggunakan semen putih, sebelum rayap membentuk koloni.

(zlf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Lampu LED Vs Lampu Neon, Mana yang Lebih Baik?


Jakarta

Seiring perkembangan teknologi, banyak pemilik rumah yang kini menggunakan lampu LED untuk ruangan di rumah. Namun, beberapa orang tetap memilih menggunakan lampu neon.

Kedua jenis lampu tersebut memiliki sejumlah kelebihan dan kekurangan masing-masing. Sebelum kamu memutuskan untuk membeli lampu LED atau lampu neon, cari tahu dulu tentang perbedaan kedua lampu tersebut dalam artikel ini.

Lampu Neon Vs Lampu LED: Kelebihan dan Kekurangan

Masih bimbang antara membeli lampu LED atau lampu neon? Jangan khawatir. Dilansir laman Binus University, berikut kelebihan dan kekurangannya:


Lampu LED

Lampu LED dapat menghasilkan cahaya dengan cara mengubah energi listrik menjadi energi cahaya (transduser). Dengan begitu, lampu LED dapat memancarkan cahaya secara langsung dan maksimal serta tidak butuh waktu pemanasan seperti lampu pijar.

Meski menghasilkan cahaya terang, tetapi lampu LED tidak menimbulkan panas jika dinyalakan selama berjam-jam. Di sisi lain, lampu LED juga lebih hemat energi sehingga tak bikin boros listrik.

Simak sejumlah kelebihan dan kekurangan lampu LED di bawah ini:

Kelebihan Lampu LED

  • Tidak butuh waktu warm-up (pemanasan) untuk mendapatkan cahaya terang maksimal
  • Efisiensi listrik yang paling tinggi di antara jenis lampu lainnya. Sebab, energi yang dibutuhkan hanya sekitar 10% dari lampu pijar
  • Dapat diatur agar bisa berubah warna, seperti warm white, natural white, atau cool white
  • Karena bentuknya hanya berupa dioda kecil, maka volume lampu jauh lebih kecil dan bisa dipasang di mana pun
  • Lebih tahan lama
  • Tidak mengandung bahan berbahaya
  • Temperatur lampu cenderung lebih dingin dibandingkan jenis lampu lain, sehingga tidak merusak rumah lampu atau area di sekitar lampu.

Kekurangan Lampu LED

Salah satu kekurangan dari lampu LED adalah dari segi harganya. Memang, lampu LED cenderung lebih mahal daripada lampu neon. Meski begitu, sederet kelebihan yang dimiliki lampu LED membuat harganya terasa worth it untuk dibeli dan digunakan dalam jangka panjang.

Di sisi lain, sudah banyak produsen yang meluncurkan produk lampu LED dengan harga terjangkau. Dengan begitu ada banyak pilihan lampu LED yang ditawarkan.

Lampu Neon/CFL

Lampu neon atau CFL (Compact Fluorescent Lamp) merupakan hasil pembaruan dari lampu pijar. Disebut juga lampu pendar, lampu jenis ini sangat mudah ditemukan dan sangat populer pada masanya. Sebab, lampu ini diklaim 75% lebih hemat energi dibandingkan lampu pijar.

Cara kerja lampu ini adalah dengan mengalirkan arus listrik pada gas yang terdapat di dalam tabung lampu, sehingga membuat lapisan fosfor pada dinding di dalam tabung lampu bersinar.

Meski jadi salah satu lampu yang populer, tetapi lampu neon mulai ditinggalkan banyak orang karena kehadiran lampu LED. Berikut kelebihan dan kekurangan lampu neon:

Kelebihan Lampu Neon

  • Cahaya yang dihasilkan lebih terang bila dibandingkan dengan lampu pijar
  • Bentuk tabung dapat divariasikan menjadi tulisan ataupun gambar
  • Harga lebih terjangkau.

Kekurangan Lampu Neon

  • Usia pakai lebih pendek
  • Kurang efisien terhadap penggunaan energi
  • Jika dinyalakan dalam waktu lama, lampu neon akan terasa panas.

Dengan sejumlah keunggulan tersebut, kini lampu LED banyak digunakan pada interior rumah. Misalnya penggunaan lampu LED untuk hidden lamp pada ceiling atau backdrop dinding.

Lampu LED juga sering digunakan untuk lampu utama. Sebab, intensitas warna lampunya cenderung lebih tinggi dibandingkan lampu neon. Maka dari itu, kini ada banyak produsen lampu yang menghadirkan berbagai pilihan warna dalam satu lampu saja.

Demikian perbedaan antara lampu LED dengan lampu omen. Semoga membantu detikers!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/ilf)



Sumber : www.detik.com