Category Archives: Tips Properti

Cara Mengatasi Lantai Rumah Bergelombang dan Terangkat



Jakarta

Lantai rumah yang bergelombang atau keramik yang terangkat bisa menjadi masalah serius jika dibiarkan. Selain mengganggu estetika, kondisi ini juga bisa membahayakan penghuni rumah. Masalah ini umum terjadi, terutama pada lantai keramik, dan perlu penanganan yang tepat.

Keramik memang dikenal kuat dan awet, namun bukan berarti bebas dari kerusakan. Salah satu masalah yang kerap muncul adalah keramik terangkat, pecah, atau bahkan ‘meledak’-kondisi yang dikenal dengan istilah popping. Jika tidak segera diperbaiki, air bisa merembes ke bawah lantai dan memicu jamur serta kerusakan lebih lanjut.

Lalu, apa penyebab lantai rumah menjadi bergelombang atau terangkat, dan bagaimana cara mengatasinya?


Penyebab Lantai Keramik Terangkat atau Pecah

Dikutip dari catatan detikProperti dan The Floor Trader Outlet, berikut beberapa penyebab umum lantai keramik bisa mengalami popping:

1. Perubahan Suhu

Keramik akan sedikit mengembang saat panas dan menyusut saat dingin. Perubahan suhu yang terjadi terus-menerus bisa menyebabkan keramik bergeser, longgar, hingga terangkat.

2. Pergerakan Pondasi Rumah

Seiring waktu, pondasi rumah bisa mengalami pergeseran karena perubahan kelembaban, tekanan tanah, atau penyusutan material. Ini bisa membuat keramik menjadi retak atau terangkat.

3. Jenis Perekat yang Digunakan

Tidak semua perekat punya kekuatan sama. Perekat berkualitas rendah atau yang sudah melemah seiring waktu bisa membuat ubin longgar dan terlepas.

4. Cara Pemasangan yang Kurang Tepat

Pemasangan yang hanya menggunakan titik-titik perekat di tengah atau sudut keramik bisa menciptakan rongga udara. Inilah yang memicu popping.

5. Permukaan Dasar yang Tidak Rata

Jika lantai dasar tidak rata, tekanan yang tidak merata akan membuat ubin bergeser, pecah, atau terangkat. Permukaan seperti ini harus diratakan sebelum pemasangan.

Cara Mengatasi Lantai Rumah yang Terangkat

Jika keramik sudah terangkat atau pecah, satu-satunya cara efektif adalah mengganti ubin yang rusak. Berikut langkah-langkah perbaikannya:

  • Potong nat di sekitar ubin yang rusak menggunakan alat pemotong nat.
  • Angkat ubin dengan hati-hati, bisa menggunakan palu atau bor jika sulit dilepas.
  • Bersihkan sisa puing dan permukaan dasar.
  • Pasang ubin baru dengan perekat berkualitas dan teknik yang benar.
  • Tutup kembali nat dengan rapi dan biarkan kering.

Pastikan pengerjaan dilakukan dengan hati-hati agar tidak merusak keramik lain di sekitarnya.

Cara Mencegah Lantai Bergelombang Sejak Awal

Untuk mencegah keramik terangkat atau lantai bergelombang, perhatikan hal-hal berikut saat pemasangan:

1. Gunakan Teknik Pemasangan yang Tepat

Gunakan adukan mortar yang sesuai dan ratakan perekat secara menyeluruh di bawah ubin, bukan hanya di titik-titik tertentu.

2. Pilih Perekat Berkualitas Tinggi

Gunakan perekat khusus keramik yang lebih kuat dibandingkan semen biasa.

3. Cek dan Rawat Nat Secara Berkala

Jika ada celah atau keretakan pada nat, segera perbaiki agar udara dan air tidak masuk.

4. Antisipasi Potensi Banjir

Jika rumah berada di kawasan rawan banjir, pertimbangkan untuk meninggikan lantai agar tidak terendam air yang bisa menyebabkan kerusakan pada keramik.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Cara Mengatasi Pipa Saluran Air yang Bunyi Berisik


Jakarta

Jika kamu sering mendengar suara ‘dentuman’, ‘ketukan’, atau getaran di pipa saluran air rumah, besar kemungkinan kamu mengalami fenomena yang dikenal sebagai water hammer. Kondisi ini tak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga bisa menimbulkan kerusakan jangka panjang pada sistem perpipaan rumah.

Apa Itu Water Hammer dan Penyebabnya?

Fenomena water hammer atau hydraulic shock terjadi ketika aliran air dalam pipa berhenti secara tiba-tiba, seperti saat keran ditutup kilat. Air yang tidak bisa dikompresikan menyebabkan gelombang tekanan yang merambat melalui sistem pipa dan menghasilkan suara keras atau getaran.

Penyebab umum:


  • Katup atau kran ditutup terlalu cepat
  • Pompa berhenti mendadak atau sistem katup otomatis bekerja terlalu cepat
  • Udara terjebak dalam pipa yang membentuk tekanan tidak stabil

Dampak Water Hammer Jika Tidak Ditangani

Beberapa efek negatif akibat water hammer:

  • Kerusakan sambungan pipa, retak bahkan bocor
  • Katup dan fitting rusak akibat lonjakan tekanan tiba-tiba
  • Kerusakan pompa atau peralatan, jika gelombang tekanan merembet ke komponen

Cara Efektif Mengatasi Pipa Berbunyi karena Water Hammer

Berikut solusi praktis yang bisa kamu terapkan:

1. Pasang Water Hammer Arrestor atau Air Chamber

Perangkat ini dirancang untuk menyerap lonjakan tekanan ketika aliran air terhenti secara drastis. Arrestor biasanya dipasang dekat katup, washer, atau mesin cuci.

2. Gunakan Katup Penutup Lambat (Slow‑closing valve)

Katup jenis ini menutup lebih bertahap, mengurangi tekanan mendadak dalam sistem.

3. Hapus udara terjebak di pipa

Pemasangan katup udara atau metode vakum air dapat mengatasi udara terperangkap yang memicu getaran.

4. Perkuat penopang dan instalasi pipa

Pastikan pipa terikat rapat ke rangka/bangunan agar getaran tidak menimbulkan suara keras saat terjadi tekanan.

5. Kurangi kecepatan aliran air

Memasang pengatur tekanan (pressure regulator) dan menghindari pembukaan/penutupan keran terlalu cepat membantu mengurangi momentum air

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Saluran Air Sering Mampet? Bisa Jadi Ini Penyebabnya


Jakarta

Salah satu masalah yang kerap dialami banyak pemilik rumah adalah saluran air tersumbat. Kondisi ini membuat air tidak bisa mengalir keluar dengan lancar sehingga dapat meluap dan menggenangi lantai.

Salah satu faktor utama yang menyebabkan saluran air mampet karena ada benda yang menghalangi, misalnya rambut. Selain itu, ada sejumlah penyebab lainnya yang membuat saluran air tersumbat.

Penyebab Saluran Air Mampet

Dilansir situs Dengarden dan Zeek Plumbing, berikut sejumlah penyebab saluran air di rumah jadi mampet:


1. Rambut

Penyebab utama saluran air kerap mampet karena sisa rambut yang rontok saat mandi. Mungkin penghuni rumah tidak sadar jika rambut yang rontok jumlahnya cukup banyak sehingga dapat menghambat aliran air di saluran kamar mandi.

Solusinya adalah dengan rajin mengambil gumpalan rambut yang menumpuk di kamar mandi, lalu membuangnya ke tempat sampah. Selain itu, pastikan untuk menutup saluran air dengan penutup yang hanya dapat dilalui air. Jika sudah tersumbat, gunakan baking soda dan cuka agar kembali lancar.

2. Sisa Makanan

Kebiasaan membuang sisa makanan di kitchen sink dapat berdampak buruk bagi saluran air. Tentu saja hal tersebut dapat menyumbat saluran air dan akhirnya jadi meluap.

Sisa makanan seperti nasi, tulang ayam, tulang ikan, dan ampas teh sulit terurai. Jika sudah menumpuk dalam jumlah banyak maka tak heran saluran air tersumbat.

Cara mengatasinya adalah dengan mengangkat kotoran tersebut dari kitchen sink. Gunakan juga cairan pembersih untuk membersihkan sisa noda dan minyak yang terdapat di kitchen sink.

3. Sabun

Sabun berguna untuk membersihkan kotoran di tubuh tetapi sisa-sisa sabun yang berbentuk buih ternyata bisa menyumbat saluran air lho. Sebab, sisa sabun berbentuk buih yang tertinggal di lantai atau terbuang ke saluran air dapat mengurangi diameter pipa seiring waktu.

Salah satu cara mencegahnya adalah dengan membersihkan sabun setiap selesai mandi. Pastikan tidak ada bekas sabun yang menempel di lantai atau dinding.

4. Endapan Pasir

Kebiasaan membuang sisa pasir atau tanah di kamar mandi ternyata dapat berdampak buruk bagi saluran air. Hal tersebut menciptakan endapan di sekitar tutup saluran sehingga air tidak bisa mengalir keluar dengan lancar.

Solusi untuk mengatasi masalah ini adalah dengan memanggil tenaga profesional untuk membersihkan saluran air dari sisa pasir atau tanah.

5. Minyak dan Lemak

Minyak dan lemak juga menjadi penyebab saluran air jadi tersumbat. Pada dasarnya, minyak dan lemak tidak dianjurkan dibuang melalui saluran air karena tidak akan larut di dalam air, sehingga dapat menumpuk dan menyebabkan mampet.

Jika ingin membuang minyak dan lemak sisa makanan, sebaiknya dibuang ke dalam plastik lalu dimasukkan ke tempat sampah. Namun jika terlanjur membuangnya ke saluran air, gunakan tips di bawah ini untuk mencegah mampet:

  • Campurkan sedikit detergen dengan air panas.
  • Lalu tuangkan cairan tersebut ke dalam saluran air.
  • Biarkan sekitar 10 menit agar larutan tersebut dapat memecah minyak yang tersumbat.

6. Endapan Mineral

Air sadah kerap ditemui di rumah yang tidak mendapatkan air bersih. Air sadah mengandung konsentrasi pH mineral tinggi yang dapat merusak saluran air jika terjadi penumpukan. Apabila sudah tersumbat, maka perlu memanggil tenaga ahli untuk mengatasi endapan mineral tersebut.

7. Pipa Air Rusak

Penyebab yang terakhir karena ada kerusakan atau retakan pada bagian pipa air sehingga menghalangi aliran air. Kondisi ini dapat terjadi karena umur pipa sudah tua atau korosi. Dalam beberapa kasus, pipa air bisa rusak karena akar pohon yang dapat menembus dan menghambat aliran air.

Itulah tujuh penyebab saluran air sering mampet. Semoga membantu detikers!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/abr)



Sumber : www.detik.com

Nyamuk Bakal Kabur Kalau di Rumah Ada Tanaman-tanaman Ini



Jakarta

Tanaman aromatik dipercaya bisa mengusir hama dan serangga seperti nyamuk. Nyamuk yang menghisap darah manusia tidak akan merasa nyaman bila di rumah kita ditanami tanaman aromatik.

Ada beberapa tanaman aromatik yang menghasilkan aroma atau wewangian yang mencolok dan bikin nyamuk ogah datang lagi ke rumah.

Berikut contohnya:


1. Lavender

Ilustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamukIlustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamuk Foto: Getty Images/iStockphoto/GCShutter

Dilansir dari The Spruce, lavender merupakan salah satu tanaman yang tidak disukai oleh lalat dan juga kecoak. Aromanya cenderung menenangkan bagi manusia namun tidak disukai serangga.

Lavender biasanya ditanam di luar rumah, bisa juga membeli bunga batangan untuk diletakkan di vas bunga.

2. Mint

Ilustrasi tanaman peppermintIlustrasi tanaman peppermint Foto: Getty Images/La_vanda

Selanjutnya ada tanaman mint. Tanaman beraroma segar ini ternyata tidak disukai oleh lalat lho!

Penghuni bisa menanamnya di rumah. Selain untuk mengusir lalat, mint juga bisa dipakai untuk bahan masakan.

3. Basil

Fresh green basil on the wooden table, selective focusIlustrasi basil. Foto: iStock

Dilansir dari detikEdu, aroma kuat dari kemangi atau basil, ampuh untuk mengusir serangga seperti nyamuk. Cara merawat kemangi adalah menjaga agar tanaman ini tetap lembap, perhatikan saluran airnya, dan letakkan di lokasi yang banyak terkena sinar matahari.

4. Serai Wangi

Lemongrass or Lapine or Lemon grass or West Indian or Cymbopogon citratus were planted on the ground. It is a shrub, its leaves are long and slender green. It is an herb which was made into food and medicine.Serai wangi. Foto: Getty Images/iStockphoto/Nanniie_iiuu

Tanaman selanjutnya adalah serai wangi atau citronella. Tanaman ini memiliki aroma menenangkan namun tidak disukai nyamuk.

“Serai sejauh ini merupakan tanaman pengusir nyamuk paling populer. Serai memiliki bau yang sangat menyengat,” kata ahli berkebun Carmen Johnston, dikutip dari Real Simple, Selasa (29/7/2025).

5. Rosemary

Ilustrasi tanaman herbal RosemaryIlustrasi tanaman Rosemary Foto: Getty Images/Sima_ha

Tanaman yang satu ini juga bisa digunakan untuk mengusir serangga seperti nyamuk. Aromanya sangat tidak disukai oleh hewan penghisap darah itu.

6. Catnip

Giant catnip (Nepeta grandiflora)A similar pictures from my portfolio:Giant catnip. Foto: iStock

Tanaman yang masih satu keluarga dengan mint ini juga bisa mengusir serangga lho contohnya nyamuk. Minyak esensial catnip banyak digunakan sebagai pengusir serangga.

7. Timi

thyme/timithyme/timi Foto: Kaboompics.com/pexels

Tanaman yang sering digunakan sebagai bahan masakan ini juga bisa mengusir serangga. Sebab, Thyme atau timi memiliki aroma yang tidak disukai serangga.

“Timi merupakan herba yang bisa diandalkan saat serangga mengganggu rumah dan kebun Anda. Begitu hama pengganggu itu mencium aroma timi, mereka akan terbang atau merayap menjauh dari properti Anda,” kata Lake Norman Pest Control, dikutip dari Homes and Gardens.

Itulah beberapa tanaman aromatik yang bisa mengusir serangga.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(zlf/zlf)



Sumber : www.detik.com

7 Cara Ampuh Bersihkan Bulu Hewan yang Menempel di Perabotan


Jakarta

Memiliki hewan peliharaan berbulu seperti kucing dan anjing tentu sangat menggemaskan. Namun, bulu hewan tersebut sering menempel di perabotan hingga baju.

Mungkin kamu sudah terbiasa dengan bulu-bulu tersebut. Namun jika ada tamu yang datang dan alergi bulu hewan, tentu hal tersebut bisa berbahaya. Salah satu solusinya adalah dengan menyingkirkan bulu-bulu tersebut.

Namun, tak semua pemilik hewan tahu bagaimana cara membersihkan bulu yang menempel di baju dan perabotan dengan tepat. Simak selengkapnya dalam artikel ini.


Cara Ampuh Bersihkan Bulu Hewan yang Menempel

Ada berbagai cara ampuh untuk membersihkan bulu hewan yang menempel di perabotan dan baju. Dilansir situs Home Made Simple dan Walkin Pets, berikut tipsnya:

1. Tutupi dengan Kain

Bulu hewan yang menempel di perabotan berukuran besar akan sulit dibersihkan karena benda tersebut harus dibawa keluar rumah. Jika dibersihkan di dalam ruangan maka bulu-bulu tersebut bisa berterbangan dan menempel di perabotan lain.

Solusinya adalah dengan menutup perabotan tersebut pakai kain khusus. Jadi, kamu tak perlu repot-repot membersihkan benda tersebut karena cukup melepas kain pelindung dan cuci dengan air dan sabun.

2. Gunakan Rol Pembersih Bulu

Cara paling mudah untuk membersihkan bulu hewan adalah dengan rol pembersih khusus. Rol ini memiliki lem perekat yang dapat mengangkat bulu-bulu.

Jika tidak punya rol pembersih, kamu bisa menggunakan lakban. Cara pakainya cukup dengan menempelkan lakban ke area yang banyak ditemukan bulu hewan, setelah itu cabut agar bulu-bulu tersebut ikut terangkat.

3. Pakai Vacuum Cleaner

Vacuum cleaner bisa dimanfaatkan untuk mengangkat bulu hewan. Pastikan kamu melakukannya secara perlahan agar bulu hewan dapat terangkat secara menyeluruh. Selain mengangkat bulu, cara ini juga ampuh menyingkirkan debu dan kotoran yang menempel di karpet, kasur, atau sofa.

4. Sapu dari Arah Berbeda

Ketika bulu hewan menempel pada bahan yang sulit dibersihkan, coba gosok atau sapu dari dua arah agar bulu dapat terangkat seluruhnya. Misalnya, kamu membersihkan bulu menggunakan sapu lidi, jika disapu ke arah depan tetap ada yang menempel, maka coba sapu ke arah belakang.

5. Tambahkan Air

Bulu hewan memiliki massa yang ringan. Jika disapu terkadang tidak ikut terangkat. Untuk mengatasinya kamu dapat menuangkan air pada bagian yang banyak terdapat bulu, kemudian gunakan vacuum cleaner khusus yang dapat menyedot air atau memakai sapu lidi untuk mengangkat bulu tersebut.

6. Hilangkan Muatan Listrik

Bulu hewan bisa menempel di karpet karena terdapat muatan listrik. Terkadang menyapunya saja belum ampuh mengangkat seluruh bulu yang menempel.

Untuk mengatasi muatan listrik tersebut, caranya adalah dengan membuat cairan khusus yang terbuat dari campuran dua sendok makan pelembut pakaian dan segelas air. Setelah itu, masukkan ke dalam botol dan semprotkan ke titik-titik yang terdapat banyak bulu menempel.

7. Pakai Sarung Tangan Karet

Sarung tangan karet bisa digunakan untuk mengangkat bulu hewan yang menempel. Caranya adalah dengan menggosok sarung tangan karet ke permukaan apa pun yang menghasilkan energi statis, setelah itu arahkan ke titik-titik yang terdapat bulu hewan.

Cara lain untuk mengangkat bulu hewan adalah dengan membasahi sarung tangan karet. Sebab, bulu dapat mudah menempel pada karet yang lembap.

Demikian tujuh cara ampuh bersihkan bulu hewan yang menempel di perabotan dan baju. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Cara Menghindari Sarang Semut di Rumah dengan Bahan Seadanya



Jakarta

Ada gula ada semut. Ungkapan tersebut benar karena semut biasanya berkoloni bila mengendus sesuatu yang manis.

Namun, tak jarang semut juga sering muncul di rumah tanpa ada pemanis. Gerombolan semut juga sering bermunculan bila ada sisa-sisa makanan, bangkai binatang seperti cicak atau kecoa.

Hal ini tentu bikin penghuni rumah risih. Apalagi bila koloni semut sudah membuat sarang di sudut-sudut rumah.


Pemilik juga harus tahu di mana tempat-tempat yang rentan sarang semut. Ini informasi selengkapnya:

Area Rentan Sarang Semut di Rumah

Di antara banyaknya area di dalam rumah, ada tiga tempat yang rentan dijadikan sarang bagi semut. Area tersebut adalah dapur, kamar mandi, dan kamar tidur.

Melansir Rentokil, semut menyukai area dapur karena mudah menemukan sumber makanan dan air. Sisa-sisa makanan yang berserakan di meja dapur atau kotak sampah sangat menarik bagi semut.

Begitu pula dengan kamar tidur. Serpihan makanan yang kita makan di dalam kamar tidur juga bisa mengundang semut untuk membangun sarangnya.

Selain area yang dekat dengan sumber makanan, semut juga mencari tempat yang lembap. Nah, karena itu, kamar mandi juga menarik bagi semut karena merupakan area yang lembap dan dekat dengan sumber air.

Cara Menghilangkan Sarang Semut di Rumah

Ada beberapa cara efektif untuk menghilangkan sarang semut di rumah tanpa harus membunuh mereka secara membabi buta. Melansir Daily Express, Minggu (26/11/2023), berikut lima cara menghilangkan sarang semut di rumah.

1. Siram Sarang Semut dengan Air Mendidih

Air mendidih adalah cara tradisional yang sangat efektif untuk mengatasi sarang semut. Cukup tuangkan air mendidih ke sarang semut, lalu menutup semua pintu masuknya. Meskipun mungkin perlu beberapa percobaan, metode ini murah, aman, dan efektif.

2. Gunakan Cuka Putih

Cuka putih bukan hanya bahan dapur biasa, tetapi juga senjata ampuh melawan semut. Tuangkan cuka putih langsung ke sarang semut dan mereka akan mati seketika. Metode ini aman digunakan untuk membasmi sarang semut di area taman tanpa merusak pertumbuhan tanaman.

3. Semprot Sarang Semut dengan Sabun Cuci dan Minyak

Campuran sabun cuci dan minyak bisa menjadi solusi licin yang tingkat keberhasilannya tinggi dalam membunuh semut. Campurkan kedua bahan tersebut, lalu semprotkan pada sarang semut dengan memfokuskan pada pintu masuk untuk hasil optimal.

4. Pancing Semut dengan Asam Borat dan Gula

Asam borat yang dicampur dengan gula bisa menciptakan pasta yang menarik semut keluar dari sarang. Semut akan membawa campuran ini kembali ke sarang dan bisa membunuh ratu semut dan anggota sarang lainnya.

5. Tanaman Penolak Serangga

Tanaman tertentu, seperti lavender dan mint, mengeluarkan aroma yang tidak disukai oleh sebagian besar serangga. Meskipun bukan solusi instan untuk sarang semut, menanam tanaman ini bisa mencegah semut membangun sarang di rumah yang tidak diinginkan di masa depan.

Demikianlah cara menghilangkan sarang semut di rumah. Dengan mengikuti salah satu dari lima cara ini, kamu bisa menghilangkan sarang semut di rumah tanpa merugikan lingkungan sekitar. Semoga bermanfaat!

(zlf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Sering Dikira Sama, Ini Perbedaan Wallcovering dan Wallpaper


Jakarta

Penggunaan wallcovering tengah menjadi tren di sejumlah masyarakat untuk mempercantik interior rumah. Namun, masih banyak yang mengira jika wallcovering dan wallpaper adalah sama.

Meski sama-sama digunakan untuk menutup dinding, tapi ternyata wallcovering dan wallpaper memiliki perbedaan cukup banyak. Singkatnya, bahan yang digunakan pada wallcovering lebih premium daripada wallpaper.

Selain itu, masih ada sejumlah perbedaan lain antara wallcovering dan wallpaper. Simak pembahasannya secara lengkap dalam artikel ini.


Pengertian Wallcovering dan Wallpaper

Sebelum mengetahui perbedaan antara wallcovering dan wallpaper, sebaiknya ketahui dulu definisinya masing-masing. Dilansir situs Tectonics, berikut penjelasannya:

Apa Itu Wallpaper?

Wallpaper merupakan kertas berlapis yang dapat menempel di dinding. Pada umumnya, wallpaper diterapkan pada dinding interior rumah agar terlihat lebih rapi dan estetis.

Biasanya wallpaper memiliki lebar antara 52-75 cm. Wallpaper terbuat dari material kertas atau vinyl tipis dengan motif dan warna tertentu. Pemasangannya juga cukup mudah karena hanya membutuhkan lem perekat agar menempel di dinding.

Apa Itu Wallcovering?

Wallcovering juga digunakan untuk menutup dinding ruangan. Namun, bahan yang digunakan cenderung lebih premium daripada wallpaper. Umumnya bahan yang digunakan adalah vinyl tebal, kain, serat alami, atau material sintetis dengan ukuran antara 75-140 cm.

Wallcovering lebih cocok digunakan untuk penggunaan komersial, seperti ruang kantor, rumah sakit, atau kamar hotel. Meski begitu, banyak produsen wallcovering yang menyediakan produk untuk rumah.

Perbedaan Wallcovering dan Wallpaper

Agar tidak bingung dalam membedakan wallcovering dengan wallpaper, simak penjelasannya di bawah ini:

1. Material

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, perbedaan paling jelas terletak pada materialnya. Wallpaper menggunakan bahan kertas atau vinyl tipis, sedangkan wallcovering memakai vinyl tebal, kain, material sintetis, dan serat alami.

2. Daya Tahan

Wallcovering disebut memiliki daya tahan yang lebih baik daripada wallpaper. Dengan material yang premium, wallcovering dapat bertahan hingga 10-15 tahun, sedangkan wallpaper umurnya hanya 3-5 tahun saja.

Di sisi lain, wallcovering juga tahan terhadap air, api, kelembapan, tidak mudah sobek, dan anti bakteri. Sementara wallpaper akan mudah rusak jika terkena air dan suhu lembap. Apalagi jika terpapar api, tentu langsung hangus tak tersisa.

3. Pemasangan

Wallpaper cenderung lebih mudah dipasang pada dinding rumah karena hanya membutuhkan lem perekat khusus dinding. Sebaliknya, pemasangan wallcovering harus dilakukan oleh tenaga ahli karena menggunakan bahan khusus agar bisa merekat di dinding.

“Kekurangan dari wallcovering terletak pada pemasangannya. Meskipun luas area yang dicakup lebih luas dan jumlah sambungannya lebih sedikit, tapi wallcovering perlu dipasang secara profesional dan harus mengikuti panduan produsen secara tepat,” kata Paul Walden, spesialis wallcovering interior di Inggris dan Eropa.

4. Harga

Perbedaan paling nyata antara wallcovering dan wallpaper terletak di harganya. Penggunaan material premium membuat harga wallcovering jauh lebih mahal ketimbang wallpaper.

Dari pantauan detikProperti di sejumlah e-commerce, Kamis (31/7/2025), harga 1 roll wallcovering vinyl dibanderol sekitar Rp 5-8 jutaan. Sedangkan harga 1 roll wallpaper kualitas premium dibanderol Rp 20-80 ribuan. Sebagai catatan, harga bisa berbeda-beda tergantung dari bahan dan ukurannya.

Demikian perbedaan antara wallcovering dan wallpaper. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/ilf)



Sumber : www.detik.com

Selain Terlihat Indah, Ini Keuntungan Pasang Wallcovering di Rumah


Jakarta

Ada banyak cara agar interior rumah terlihat cantik dan estetis, salah satunya dengan memasang wallcovering. Sayangnya, masih banyak masyarakat yang tak tahu keuntungan pasang wallcovering di dalam rumah.

Bahkan, sebagian orang masih mengira jika wallcovering dan wallpaper adalah sama, padahal keduanya memiliki perbedaan. Singkatnya, wallcovering menggunakan bahan premium seperti vinyl tebal, kain, dan material sintetis, sedangkan wallpaper menggunakan lapisan kertas atau vinyl tipis.

Bagi kamu yang sedang membangun atau merenovasi rumah dan berencana menggunakan wallcovering pada ruangan, simak dulu sejumlah kelebihannya dalam artikel ini.


Keuntungan Pasang Wallcovering di Rumah

Sales marketing J. Josephson Sebastian mengatakan memasang wallcovering tak sekadar untuk estetika. Ada sejumlah keuntungan jika memasang wallcovering pada interior rumah, yaitu:

1. Mudah Dibersihkan

Bahan premium yang digunakan pada wallcovering tak hanya indah dipandang dan nyaman dipegang, tapi juga mudah dibersihkan. Sebastian menyebut wallcovering sangat mudah dibersihkan dari noda atau kotoran seperti debu, tumpahan saus, atau sisa makanan yang menempel.

“Sangat mudah dirawat dan dibersihkan. Jika ketumpahan saus, jus jeruk, hingga apa pun yang mengenai wallcovering, kamu cukup mengelapnya dengan kain kering atau tisu, dan tidak ada lagi noda tersisa,” kata Sebastian kepada wartawan dalam acara Goodrich Lifestyle Fest 2025, Kamis (31/7/2025).

Jika tidak menggunakan wallcovering, noda atau kotoran yang menempel di dinding terkadang sulit dihilangkan. Seiring waktu, cat dinding juga akan kusam sehingga perlu dicat ulang agar ruangan terlihat kembali cantik.

2. Desain yang Menarik

Bagi kamu yang suka desain estetis dan menarik mata, Sebastian menyarankan agar memasang wallcovering di rumah. Ada banyak desain dan motif yang menarik dan cocok untuk berbagai konsep hunian, mulai dari minimalis, modern, atau Scandinavian.

“Desain wallcovering sangat menarik karena mengikuti perkembangan tren. Contohnya wallcovering motif garis-garis yang sempat populer sekitar 15-20 tahun lalu, tapi kini populer lagi dan mendapat sentuhan baru sehingga lebih minimalis dan keren,” ujarnya.

3. Punya Kualitas Premium

Memasang wallcovering mampu membuat ruangan jadi terkesan mewah dan elegan. Ditambah bahan yang digunakan memiliki kualitas premium di kelasnya, sehingga tidak mudah rusak bahkan tahan terhadap api.

Sebastian mengingatkan wallcovering dan wallpaper memiliki perbedaan yang signifikan. Menurutnya wallpaper sudah ‘jadul’ dan banyak ditinggalkan orang karena mudah rusak. Kini banyak yang sudah beralih ke wallcovering karena punya kualitas terbaik.

“Ketika berbicara tentang wallcovering, banyak orang yang berpikir itu adalah wallpaper. Padahal wallpaper sudah ketinggalan zaman, sangat rapuh, mudah rusak, dan gampang lepas dari dinding,” jelas Sebastian.

“Saat ini, wallcovering banyak dipilih orang karena punya kualitas yang terbaik, anti api, dan anti bakteri, sehingga aman digunakan untuk hunian atau komersial,” paparnya.

4. Ramah Lingkungan

Keunggulan lain yang dimiliki wallcovering adalah ramah lingkungan. Sebastian mengungkapkan seluruh produk wallcovering milik J. Josephson telah memiliki sertifikasi Environmental Product Declaration (EPD) dan Health Product Declaration (HPD) Amerika Serikat.

Selain itu, sudah banyak produk wallcovering yang kini mengusung VOC (Volatile Omission Compounds) rendah. Artinya, saat memasang wallcovering di dalam ruangan maka tak akan tercium aroma material yang dapat mengganggu kenyamanan penghuni.

“Jadi kalau masuk ke salah satu ruangan yang baru dipasang wallcovering, terkadang tercium aroma dari material atau lem yang tidak nyaman di hidung. Namun karena sudah rendah VOC maka tidak akan mencium aroma yang terlalu menyengat. Hal ini tentu sangat baik untuk kenyamanan dan juga kesehatan,” pungkas Sebastian.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/ilf)



Sumber : www.detik.com

5 Alasan Kenapa Tikus Wajib Diusir dari Rumah!


Jakarta

Tikus merupakan salah satu hama yang kerap mengganggu manusia. Terkadang, hewan ini kerap bersarang di dalam rumah dan menimbulkan sejumlah masalah.

Salah satu dampak paling terasa jika tikus bersarang di rumah adalah menggerogoti sisa makanan di atas meja. Padahal, makanan itu masih bisa dikonsumsi.

Selain itu, masih ada lagi sejumlah dampak yang ditimbulkan jika tikus bersarang di rumah. Apa saja? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


Dampak Tikus Bersarang di Rumah

Tikus memang bukan hewan berbahaya seperti ular. Meski begitu, kehadiran tikus di rumah sangat mengganggu kenyamanan dan kebersihan. Berikut sejumlah dampak yang ditimbulkan jika tikus bersarang di rumah:

1. Kerusakan Listrik

Dilansir situs ECPC Service, tikus memiliki kebiasaan menggigit kabel listrik. Hal tersebut sangat berbahaya karena bisa memicu korsleting listrik dan berpotensi menyebabkan rumah kebakaran.

2. Merusak Perabotan

Selain menggigit kabel, tikus juga kerap menggerogoti kayu. Jika kamu memiliki banyak perabotan kayu di rumah maka sebaiknya waspada karena bisa jadi furnitur kesayanganmu rusak gara-gara digigit tikus.

3. Menyebarkan Kutu dan Tungau

Tikus termasuk hewan kotor dan jorok karena hidup di saluran air, kamar mandi, dan tempat sampah. Jika tikus masuk dan bersarang di dalam rumah dikhawatirkan dapat menyebarkan kutu dan tungau. Para penghuni bisa mengalami gatal-gatal karena terkena serangga tersebut.

4. Menyebarkan Penyakit

Salah satu dampak paling bahaya dari kehadiran tikus di rumah adalah dapat menyebarkan penyakit. Dikutip dari WebMD, tikus dapat menyebarkan penyakit seperti leptospirosis (infeksi bakteri), koriomeningitis limfositik, dan tifus. Manusia dapat terpapar penyakit tersebut lewat kotoran, air liur, dan air seni tikus.

5. Muncul Bau Tak Sedap

Muncul sarang tikus di rumah juga dapat menimbulkan aroma tak sedap ke seluruh ruangan. Bau tersebut bisa berasal dari kotoran dan air seni tikus. Apalagi jika ditemukan ada tikus yang mati di loteng atau sudut rumah, tentu aroma bangkainya sungguh sangat menyengat dan mengganggu penghuni rumah.

Cara Basmi Tikus di Rumah

Jika mengetahui ada tikus yang bersarang di rumah, sebaiknya segera dibasmi agar tikus tidak terus berkembang biak. Berikut cara basminya:

1. Pasang Perangkap Tikus

Cara yang pertama adalah dengan memasang perangkap tikus. Namun, kamu harus mencari tahu letak sarangnya di dalam rumah. Setelah itu, barulah pasang perangkap tikus yang efektif, seperti lem tikus. Agar terpancing, kamu bisa memasang umpan yang memiliki aroma menyengat.

2. Semprotkan Cairan Pembasmi Tikus

Kamu bisa menyemprotkan cairan pembasmi tikus ke sarang atau area yang kerap dilaluinya. Namun, hati-hati dalam menggunakan cairan tersebut karena dapat membahayakan kesehatan. Pastikan kamu menggunakan sarung tangan dan masker agar baunya tidak terhirup.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/ilf)



Sumber : www.detik.com

5 Bahan Alami Ini Ternyata Ampuh Usir Cicak dari Rumah


Jakarta

Cicak merupakan salah satu hewan yang sering muncul di rumah. Reptil kecil ini memang tidak berbahaya, tapi kehadirannya bikin sebagian orang merasa geli dan jijik.

Ada sejumlah cara yang bisa dilakukan untuk mengusir cicak di rumah, salah satunya dengan obat serangga. Meski begitu, bau dari obat serangga tersebut dapat mengganggu serta membahayakan kesehatan jika dihirup terus-menerus.

Namun jangan khawatir, kamu dapat membasmi cicak di rumah dengan sejumlah bahan alami. Apa saja? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


Cara Mengusir Cicak dengan Bahan Alami

Ada sejumlah bahan alami yang efektif mengusir cicak di rumah. Dilansir situs Times Of India, berikut beberapa bahan alaminya:

1. Minyak Pepermin

Minyak pepermin bisa digunakan untuk mengusir cicak di rumah. Sebab, aroma pepermin yang menyengat membuat cicak memilih untuk menghindar.

Kamu perlu membuat ramuan terlebih dahulu dengan cara mencampur 10-15 tetes minyak pepermin ke dalam botol semprot berisi air. Setelah itu, kocok botol agar minyak pepermin tercampur rata.

Jika sudah, semprotkan ramuan minyak pepermin ke jendela, belakang perabotan, dinding, dan sudut-sudut rumah yang sering ditemukan cicak. Semprotkan cairan setiap dua hari sekali aromanya tidak hilang dan tetap efektif mengusir cicak.

2. Bawang Putih

Bumbu masak ini ternyata juga bisa dipakai untuk mengusir cicak. Sama seperti pepermin, aroma bawang putih juga tidak disukai cicak sehingga memilih untuk menghindar.

Cara pakainya juga mudah, cukup iris bawang putih yang sudah dikupas, kemudian dimasukkan ke dalam wadah kecil. Setelah itu, letakkan wadah tersebut di dekat wastafel, saluran pembuangan, dan pintu masuk rumah.

Jika tidak ada bawang putih, kamu bisa menggunakan bawang merah atau bawang bombay. Sebab, semua jenis bawang tidak disukai cicak karena aromanya yang sangat kuat.

3. Cangkang Telur

Meski terdengar aneh, tapi ternyata cangkang telur efektif mengusir cicak dari rumah. Sebab, reptil tersebut mengira cangkang telur adalah predator sehingga lebih memilih ‘putar balik’.

Kamu bisa menyebarkan cangkang telur bekas yang sudah dibersihkan di dapur, balkon, atau dekat jendela rumah. Sebaiknya ganti cangkang telur setiap 3-4 hari sekali agar tetap terlihat masih segar, sehingga efektif untuk mencegah cicak datang lagi.

4. Bubuk Kopi

Cara selanjutnya adalah menggunakan bubuk kopi. Aroma kopi yang menyengat mampu membuat cicak kabur dan tidak datang lagi ke area tersebut.

Untuk cara pakainya bisa mencampur bubuk kopi dengan air, lalu masukkan ke dalam botol semprot. Setelah itu, semprotkan cairan kopi ke area yang sering dilalui cicak. Cara lainnya adalah dengan menaburkan bubuk kopi di setiap sudut rumah.

5. Lada

Bahan dapur yang satu ini bisa digunakan untuk mengusir cicak secara efektif. Cukup campur bubuk merica dengan air, kemudian tuang ke dalam botol semprot. Setelah itu, semprotkan cairan tersebut ke sudut-sudut rumah atau area yang sering dilalui cicak.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/ilf)



Sumber : www.detik.com