Category: Tips Properti

  • 5 Bahan Alami Ini Ternyata Ampuh Usir Cicak dari Rumah


    Jakarta

    Cicak merupakan salah satu hewan yang sering muncul di rumah. Reptil kecil ini memang tidak berbahaya, tapi kehadirannya bikin sebagian orang merasa geli dan jijik.

    Ada sejumlah cara yang bisa dilakukan untuk mengusir cicak di rumah, salah satunya dengan obat serangga. Meski begitu, bau dari obat serangga tersebut dapat mengganggu serta membahayakan kesehatan jika dihirup terus-menerus.

    Namun jangan khawatir, kamu dapat membasmi cicak di rumah dengan sejumlah bahan alami. Apa saja? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Cara Mengusir Cicak dengan Bahan Alami

    Ada sejumlah bahan alami yang efektif mengusir cicak di rumah. Dilansir situs Times Of India, berikut beberapa bahan alaminya:

    1. Minyak Pepermin

    Minyak pepermin bisa digunakan untuk mengusir cicak di rumah. Sebab, aroma pepermin yang menyengat membuat cicak memilih untuk menghindar.

    Kamu perlu membuat ramuan terlebih dahulu dengan cara mencampur 10-15 tetes minyak pepermin ke dalam botol semprot berisi air. Setelah itu, kocok botol agar minyak pepermin tercampur rata.

    Jika sudah, semprotkan ramuan minyak pepermin ke jendela, belakang perabotan, dinding, dan sudut-sudut rumah yang sering ditemukan cicak. Semprotkan cairan setiap dua hari sekali aromanya tidak hilang dan tetap efektif mengusir cicak.

    2. Bawang Putih

    Bumbu masak ini ternyata juga bisa dipakai untuk mengusir cicak. Sama seperti pepermin, aroma bawang putih juga tidak disukai cicak sehingga memilih untuk menghindar.

    Cara pakainya juga mudah, cukup iris bawang putih yang sudah dikupas, kemudian dimasukkan ke dalam wadah kecil. Setelah itu, letakkan wadah tersebut di dekat wastafel, saluran pembuangan, dan pintu masuk rumah.

    Jika tidak ada bawang putih, kamu bisa menggunakan bawang merah atau bawang bombay. Sebab, semua jenis bawang tidak disukai cicak karena aromanya yang sangat kuat.

    3. Cangkang Telur

    Meski terdengar aneh, tapi ternyata cangkang telur efektif mengusir cicak dari rumah. Sebab, reptil tersebut mengira cangkang telur adalah predator sehingga lebih memilih ‘putar balik’.

    Kamu bisa menyebarkan cangkang telur bekas yang sudah dibersihkan di dapur, balkon, atau dekat jendela rumah. Sebaiknya ganti cangkang telur setiap 3-4 hari sekali agar tetap terlihat masih segar, sehingga efektif untuk mencegah cicak datang lagi.

    4. Bubuk Kopi

    Cara selanjutnya adalah menggunakan bubuk kopi. Aroma kopi yang menyengat mampu membuat cicak kabur dan tidak datang lagi ke area tersebut.

    Untuk cara pakainya bisa mencampur bubuk kopi dengan air, lalu masukkan ke dalam botol semprot. Setelah itu, semprotkan cairan kopi ke area yang sering dilalui cicak. Cara lainnya adalah dengan menaburkan bubuk kopi di setiap sudut rumah.

    5. Lada

    Bahan dapur yang satu ini bisa digunakan untuk mengusir cicak secara efektif. Cukup campur bubuk merica dengan air, kemudian tuang ke dalam botol semprot. Setelah itu, semprotkan cairan tersebut ke sudut-sudut rumah atau area yang sering dilalui cicak.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Khawatir Keramik Lantai Tergores saat Dipel? Coba 3 Cara Ini!


    Jakarta

    Mengepel lantai jadi salah satu cara agar rumah tetap bersih dan wangi. Namun, beberapa orang khawatir kain pel yang digunakan dapat menggores keramik.

    Tentu, adanya goresan pada keramik lantai tidak dapat dihilangkan dengan mudah. Bahkan, goresan ini bisa bertambah lebar karena sering diinjak setiap hari.

    Namun jangan khawatir. Ternyata ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah keramik lantai tergores saat mengepel. Penasaran? Simak dalam artikel ini.


    Cara Mencegah Keramik Lantai Tergores saat Dipel

    Tak semua kain pel ternyata cocok digunakan untuk keramik lantai. Ada beberapa kain pel yang justru membuat keramik jadi tergores.

    Pakar kebersihan Nicole Jacques mengatakan kain pel yang punya harga mahal juga tidak menjamin keramik lantai tidak akan tergores. Berikut sejumlah cara agar keramik lantai tidak tergores saat dipel:

    1. Pakai Air Suling

    Cara yang pertama adalah dengan menggunakan air suling hangat untuk mengepel lantai. Hindari menggunakan air sadah karena mengandung mineral tinggi sehingga berisiko merusak keramik lantai.

    2. Pakai Sabun Secukupnya

    Penggunaan sabun lantai memang penting agar bersih, wangi, dan bebas kuman. Namun, bukan berarti kamu harus menuangkan sabun sebanyak-banyaknya. Cara itu bisa menyebabkan ada banyak bekas noda sabun yang menempel di lantai, sehingga dapat merusak keramik seiring waktu.

    3. Keringkan Lantai Setelah Dipel

    Kebanyakan orang terbiasa mengepel lantai lalu membiarkannya kering oleh angin. Sebenarnya cara tersebut tidak salah, tapi bisa saja menimbulkan bercak noda sabun atau goresan di keramik.

    Cara yang terbaik adalah dengan mengeringkan lantai setelah dipel dengan kain kering yang bersih. Meski harus bekerja dua kali, tapi langkah ini dapat merawat keramik lantai tetap bersih dan kinclong.

    “Saya menggunakan handuk bersih dan kering untuk mengeringkan lantai setelah mengepel. Meski harus bekerja dua kali, tapi hasilnya luar biasa,” kata Jacques.

    Senada dengan Jacques, pakar kebersihan dari Service Master Jennie Holmes mengatakan pentingnya mengeringkan lantai setelah dipel dengan cepat. Cara ini dapat meminimalisir munculnya bercak air atau noda sabun yang menempel di keramik.

    “Ingatlah untuk mengeringkan semua lantai setelah dipel, kalau tidak maka area yang terlewat akan mudah menimbulkan noda,” ujarnya.

    “Kecepatan adalah kuncinya. Hal ini harus dilakukan dengan cepat, kalau tidak maka akan menciptakan bercak air yang sulit hilang,” pungkas Holmes.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Mengatur Taman agar Tidak Menjadi Sarang Serangga


    Jakarta

    Beberapa serangga lebih menyukai area terbuka seperti taman untuk membuat tempat tinggal. Meskipun tidak langsung mengganggu manusia, keberadaan serangga seperti nyamuk, lalat, atau lebah, tetap membuat tidak nyaman terutama saat ingin bermain di luar rumah.

    Untuk mengatasi serangga di luar ruangan, tidak bisa hanya mengandalkan bahan-bahan kimia karena kemungkinan besar tidak akan berpengaruh. Cara yang paling tepat untuk mencegah serangga berkumpul di taman rumah adalah dengan mengatur taman agar tidak menjadi tempat yang disukai serangga.

    Menjaga kebersihannya dan membuat taman yang selalu rapi merupakan salah satu kuncinya. Dilansir The Spruce berikut tips mengatur taman agar bebas dari serangga.


    1. Hindari Genangan pada Halaman Rumah

    Taman rumah biasanya mudah sekali muncul genangan, terutama yang tidak memiliki area resapan alami. Genangan air dapat menjadi tempat berkembang biak bagi serangga terbang, seperti nyamuk.

    “Nyamuk berkembang biak di genangan air, jadi menguras pot bunga dan talang air secara teratur akan membantu mencegah nyamuk berkumpul di dekatnya,” ujar Frank Meek, ahli entomologi bersertifikat di Rollins, seperti yang dikutip dari The Spruce, Jumat (1/8/2025).

    Jika memiliki tempat mandi burung atau air mancur di luar ruangan, tempat tersebut juga harus sering diperiksa, jangan sampai ada genangan.

    2. Jangan Letakkan Tempat Sampah di Taman

    Tempat sampah luar ruangan sebaiknya berada di luar rumah atau pagar rumah dan harus dalam keadaan tertutup rapat. Selain untuk mencegah bau tak sedap, tempat sampah tertutup juga mencegah serangga berkembang biak di dalamnya dan tikus masuk mengacak-acak.

    3. Pasang Lampu Taman

    Biasanya bagian taman hanya diberi pencahayaan yang minim, padahal adanya lampu taman juga dapat membantu mengusir tanaman dari taman. Caranya dengan memilih bohlam khusus berwarna kuning. Warna-warna lain seperti putih dan biru justru menarik perhatian serangga.

    “Lampu-lampu ini kurang menarik bagi serangga terbang, seperti ngengat dan nyamuk,” kata Napolski, pendiri A-Tex Pest Management.

    4. Tanam Tanaman yang Tidak Disukai Serangga

    Banyak sekali tanaman yang bisa menjadi bahan alami pengusir serangga. Sebagai contoh sera, lavender, mint, kemangi, hingga rosemary.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 2 Cara Mengatasi Tembok Rembes Saat Musim Hujan


    Jakarta

    Masalah tembok rembes sering dijumpai di banyak rumah. Biasanya kondisi ini ditemukan ketika musim hujan.

    Ketika tembok rembes, akan muncul jalan air pada tembok. Ketika lubangnya cukup besar dan intensitas hujannya cukup tinggi, air justru sampai mengalir pada dinding tersebut. Hal ini dapat membuat lantai basah dan berbahaya karena bisa membuat lantai jadi lebih licin.

    Efek dari tembok yang rembes dalam jangka panjang adalah muncul noda kehitaman atau putih dari hasil berkembangnya jamur. Dinding yang sering basah akan berubah menjadi lembap. Permukaan lembap sangat disukai oleh jamur.


    Jika sudah menemukan hal seperti itu, cara mengatasinya tidak hanya dengan pengecatan ulang. Sebab, masalah utamanya bukan dari ketahanan cat dinding. Dilansir Housing, berikut cara mengatasi rembesan air pada dinding rumah.

    Cara Mengatasi Rembesan Air pada Dinding Dalam

    1. Hapus Seluruh Cat Dinding

    Dinding yang rembes kemungkinan besar dikarenakan terdapat retakan pada dinding sehingga ketika air mengenai dinding bagian luar bisa masuk ke dalam rumah. Untuk memperbaiki retakan tersebut, cat dinding harus dibersihkan.

    Kemudian, hilangkan semua plester pada bagian yang basah dan gunakan mortar atau semen putih dua kali untuk melapisinya.

    2. Timpa Plester dengan Acian Kedap Air

    Cara memperbaiki retakan adalah dengan bahan acian yang kedap air. Setelah plester kering, aci tembok dan tunggu hingga benar-benar kering.

    3. Lapisi Kembali dengan Cat

    Proses pengecatan harus memakai cat primer atau cat dasar. Cukup lapiskan 1 lapisan saja dan tunggu selama 1-2 jam. Pilih jenis cat yang tahan air. Kemudian, pasang cat lapisan top coat hingga 2 lapisan, masing-masing harus ditunggu selama 1-2 jam.

    Cara Mengatasi Rembesan Air pada Dinding Luar

    1. Tutup Permukaan yang Retak atau Terbuka

    Untuk mengatasi rembesan air pada dinding luar. Bisa dengan menggunakan plester semen yang dicampur dengan bahan tambahan yang kedap air. Pastikan cat yang dipasang di dinding luar sudah dibersihkan.

    2. Lapisi Kembali dengan Cat

    Proses pengecatan harus memakai cat primer atau cat dasar. Cukup lapiskan 1 lapisan saja dan tunggu selama 1-2 jam. Pilih jenis cat yang tahan air. Kemudian, pasang cat lapisan top coat hingga 2 lapisan, masing-masing harus ditunggu selama 1-2 jam.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Hal yang Wajib Diketahui Sebelum Membeli Tanah Kavling


    Jakarta

    Tanah kavling merupakan deretan bidang tanah dalam satu kawasan yang sengaja dilakukan pemecahan sertifikatnya, baik oleh perorangan maupun badan usaha yang sah. Di atas tanah tersebut tidak ada bangunan sama sekali karena biasanya akan dipakai untuk proyek pembangunan.

    Pembelian kavling tanah tujuannya sama seperti pembelian tanah pada umumnya untuk pembangunan atau sebagai aset investasi.

    Perbedaan tanah kavling dengan tanah biasa adalah tanah kavling sudah dipecah menjadi beberapa bidang sehingga sertifikatnya juga sudah dipecah. Sementara, tanah biasa ada yang belum dipecah sertifikatnya.


    Ketika membeli tanah kavling ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar tidak tertipu. Dilansir detikFinance, berikut 5 hal yang wajib calon pembeli ketahui.

    1. Cek Sertifikat Tanah

    Saat membeli tanah, hal pertama yang harus dicek adalah sertifikat tanahnya. Apakah sertifikat tersebut masih berupa Hak Guna Bangunan (HGB) atau Sertifikat Hak Milik (SHM).

    Sebaiknya sertifikat tersebut sudah menjadi SHM. Jika masih berupa Hak Guna Bangunan (HGB), tanyakan pada pihak developer atau penjual, siapa yang akan menanggung biaya peningkatan hak menjadi Sertifikat Hak Milik (SHM).

    2. Cari Tahu Asal Usul Tanah

    Saat ini marak tanah yang status kepemilikannya ganda. Setiap tanah seharusnya hanya dimiliki 1 kepemilikan saja. Tanah dengan kepemilikan ganda sebaiknya tidak dibeli.

    Jangan beli juga tanah kavling bekas kuburan, bekas tempat sampah, rumah ibadah. Secara feng shui tanah-tanah tersebut disebut tak baik. Apabila tanah tersebut bekas kebun dan sawah, tidak masalah.

    Sebelum membeli lahan juga sebaiknya mencari informasi di kelurahan atau kecamatan di wilayah tersebut. Libatkan RT/RW sebagai saksi pada transaksi, jangan mau terima jadi dengan kertas bertanda tangan RT/RW.

    3. Periksa Batas Tanah Kavling

    Saat membeli tanah kavling biasanya tertera keterangan luas tanah tersebut, tetapi sebelum benar-benar membelinya, periksa kembali batas dan luas tanah tersebut. Bisa saja batas tanah yang dijelaskan pihak penjual ternyata berbeda dengan yang tertulis di sertifikat.

    4. Akses jalan

    Hal terpenting ketika membeli tanah adalah di sekitarnya juga sudah tersedia fasilitas umum seperti jalan. Jalan merupakan aspek penting bagi pembeli tanah yang hendak membangun perumahan. Pilih akses jalan yang dapat melintas dua mobil kiri kanan.

    5. Cek Area di Sekitar Tanah

    Hindari membeli tanah kavling dekat jalur listrik bertengangan tinggi, jalur pipa gas, jalur rel kereta, area bandara, dan tepi sungai. Antisipasi juga tergusur oleh pembangunan fasilitas umum.

    Selain itu, cek apakah sudah ada pembangunan di sekitar tanah tersebut. Jika belum ada, pastikan dalam waktu dekat apakah ada proyek. Jangan sampai di sekitar tanah tersebut tetap kosong selama puluhan tahun ke depan agar. Hal tersebut dapat berpengaruh pada nilai tanah dan akan lebih sulit dijual nantinya apabila wilayah tersebut tidak berkembang.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Menghindari Kerusakan Plafon karena Bocor



    Jakarta

    Hal yang paling dikhawatirkan saat musim hujan adalah rumah bocor. Rumah bocor bisa disebabkan karena genteng pecah atau plafon yang rusak.

    Tak semua orang mengecek apa penyebab kebocoran rumah, apakah karena plafon atau genteng. Mereka baru sadar atap dan plafon bocor ketika hujan sudah turun.

    Pada akhirya, si pemilik rumah harus merogoh kocek dalam untuk memperbaiki plafon yang rusak demi bocor tak terulang. Oleh karena itu, ada baiknya mencegah hal itu terjadi. Bagaimana caranya? Simak informasi ini selengkapnya


    Tips Memperbaiki Atap atau Plafon

    Untuk memperbaiki atap atau plafon yang bocor, diperlukan langkah yang tepat agar pekerjaan menjadi efektif. Dilansir dari Detik Properti, berikut adalah tips untuk memperbaiki plafon yang rusak:

    1. Identifikasi Kebocoran

    Hal pertama yang harus dilakukan sebelum memperbaiki plafon yang rusak adalah mengidentifikasi masalah kebocoran. Cari tahu penyebab kebocoran untuk mengetahui lokasi yang harus diperbaiki. Selain karena air hujan, kebocoran plafon juga bisa diakibatkan oleh pipa atau AC yang mengalami kebocoran, sehingga air merembes ke dinding dan plafon.

    2. Segera Perbaiki Kebocoran

    Apabila masalahnya sudah diidentifikasi, segeralah memperbaiki kebocoran tersebut. Jika tidak segera diperbaiki, kebocoran akan terus membesar dan berisiko merusak rumah secara keseluruhan.

    Tips Mencegah Plafon Bocor

    Jika atap rumah sudah rusak, biaya perbaikannya bisa sangat besar. Untuk menghindari pengeluaran besar, diperlukan tindakan pencegahan agar plafon tidak mudah bocor. Dilansir dari Detik Properti, berikut ini adalah tips untuk mencegah plafon rumah agar tidak bocor:

    1. Bersihkan Talang Air

    Salah satu cara untuk menghindari plafon bocor adalah dengan membersihkan talang air. Air hujan yang tergenang di atap akan membuat atap menjadi mudah bocor. Oleh karena itu, diperlukan talang air yang berfungsi mengalirkan air hujan menuju tanah atau wadah penampungan.

    Pastikan talang air tidak tersumbat oleh daun, ranting, atau kotoran lainnya agar air dapat mengalir dengan lancar dan mencegah plafon bocor.

    2. Ganti Atap yang Rusak

    Jika Anda menemukan atap yang sudah mulai rusak, segera ganti dengan yang baru agar air hujan tidak masuk ke dalam rumah.

    3. Lapisi Area yang Rawan

    Area yang rawan bocor, seperti atap dan dinding, harus segera dilapisi dengan bahan kedap air. Gunakan semen anti-air dan cat waterproof pada dinding rumah untuk perlindungan ekstra.

    4. Pangkas Ranting Pohon yang Mengganggu

    Pohon besar dengan ranting yang menyentuh atap rumah dapat berbahaya. Saat hujan lebat atau badai, ranting besar berisiko patah atau tumbang, yang dapat merusak atap rumah. Untuk mencegah hal ini, pangkaslah ranting-ranting pohon yang lebat dan besar secara berkala.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Jenis Pakaian Ini ‘Haram’ Dicuci dengan Mesin Cuci, Bikin Cepat Rusak


    Jakarta

    Saat ini mencuci pakaian jauh lebih mudah dan tidak perlu menggunakan banyak tenaga semenjak ada mesin cuci. Pakaian cukup dimasukkan ke dalam keranjang di dalam mesin cuci, kemudian mesin akan otomatis mencuci pakaian, membilas, dan mengeringkan.

    Pakaian yang bisa masuk dan dicuci di mesin cuci ada batasannya. Hal ini dikarenakan mesin cuci memiliki kapasitas dan ada beberapa pakaian yang bisa rusak jika dicuci di mesin cuci. Dilansir Southern Living, berikut beberapa jenis pakaian yang sebaiknya tidak dicuci di dalam mesin cuci.

    1. Sutra

    Sutra merupakan bahan yang memiliki tekstur halus, lembut, dan cukup berkilau. Bahan pembuat sutra bukan dari bahan sintetis, melainkan serat protein alami yang dihasilkan oleh ulat sutra, yakni larva ngengat sutra (Bombyx mori). Harga sutra cukup mahal dan perawatannya cukup ketat. Sutra tidak disarankan untuk dicuci dengan mesin cuci karena dapat menimbulkan penyusutan dan kerusakan pada bahannya. Sebaiknya cuci pakaian sutra dengan tangan lalu gunakan air dingin dan deterjen lembut. Jangan menjemur sutra pada sinar matahari langsung karena bisa menyebabkan warnanya memudar.


    2. Beha

    Pakaian dalam wanita satu ini lebih direkomendasikan untuk dicuci menggunakan tangan. Tali pengait beha berpotensi tersangkut pada pakaian lain atau pada mesin cuci itu sendiri. Seiring waktu tali tersebut dapat renggang dan tidak lagi nyaman dipakai.

    3. Pakaian Manik-manik

    Indonesia memiliki baju kebaya yang biasa dibuat dengan jahitan yang rumit dan mani-manik. Meskipun terlihat ramai hiasan tetapi tampilannya tidak norak, justru yang memakainya terlihat elegan. Selain pembuatannya yang sulit, cara mencucinya pun nggak sembarangan lho. Kebaya atau pakaian bermanik-manik sebaiknya dicuci dengan tangan untuk menghindari kerusakan pada jahitan dan manik-manik.

    4. Pakaian yang Ada Bulu Hewan

    Pakaian yang sering ditemukan serat atau bulu hewan tidak cocok dicuci menggunakan mesin cuci. Hal ini dikarenakan mesin cuci justru membuat bulu tersebut lepas dari pakaian dan bisa menyumbat mesin cuci. Jika ingin tetap mencuci baju di dengan mesin cuci, bersihkan atau hilangka dahulu bulu menggunakan sikat atau rol serat.

    5. Kasmir atau Wol

    Mengutip dari situs Martha Stewart, mencuci kardigan atau pakaian berbahan serat wol dari bulu hewan tidak bisa dengan mesin cuci. Bahan wol atau kasmir terlalu tipis jika dicuci bersamaan dengan pakaian lain. Selain itu, bisa berisiko bahan robek, melar, hingga menyusut. Pakaian dari bahan wol sebaiknya dicuci dengan tangan.

    6. Setelan Jas

    Jas merupakan jenis pakaian formal yang sering dipakai pekerja kantoran. Bahannya biasanya agak kaku dan membentuk badan terutama bagian tangan dan pundak. Untuk menjaga bentuknya tetap rapi dan kokoh, cuci jas dengan tangan tanpa terlalu memeras.

    7. Kulit

    Bahan kulit jika dicuci dengan mesin cuci dapat menyusut. Maka, jika kamu punya jaket kulit maka bisa bersihkan dengan tisu bayi. Namun, kamu tetap perlu saran dari tukang laundry untuk memastikan jaket kulitmu dicuci dengan baik.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Segini Suhu AC yang Paling Pas Buat di Kamar Tidur


    Jakarta

    Saat ini hampir semua rumah memakai air conditioner (AC) sebagai perangkat elektronik pendingin ruangan. Perangkat ini sangat praktis dan bisa membantu tidur jauh lebih nyenyak dan nyaman karena tidak perlu khawatir panas.

    AC dapat diatur kedinginannya dari belasan hingga puluhan derajat. Kira-kira berapa suhu AC yang paling ideal di kamar tidur ya?

    Suhu AC yang Ideal di Kamar Tidur

    Dilansir situs Medical News Today, suhu AC yang ideal untuk kamar tidur bisa diatur sekitar 16-19,5 derajat celcius. Sementara itu, pakar tidur dari Universitas Kansai menyebutkan suhu AC antara 25-28 derajat celcius dianjurkan agar tidur lebih berkualitas di malam hari.


    Ternyata dengan mengatur suhu AC yang ideal, tidak terlalu dingin dan panas memiliki banyak keuntungan lho, berikut di antaranya.

    • Menjaga suhu tubuh tetap normal
    • Mencegah dehidrasi
    • Udara di kamar jadi lebih bersih
    • Mencegah kulit kering.

    Tips Mengatur Suhu AC saat Tidur

    Saat menyalakan AC terdapat beberapa aturan yang harus diikuti agar ruangan cepat dingin dan AC tidak bekerja terlalu keras ketika mendinginkan ruangan. Berikut tips yang harus dilakukan saat menyalakan AC.

    1. Tutup Rapat Pintu dan Jendela Kamar

    Ketika AC menyala sebaiknya ruangan tersebut dalam keadaan tertutup. Meskipun ada orang yang keluar masuk, ruangan harus langsung ditutup agar suhu dingin tetap terjaga. Membiarkan AC menyala di ruangan yang terbuka dan sulit dingin membuat tagihan listrik membengkak.

    2. Gunakan Mode Sleep pada AC

    Saat tidur di malam hari, kamu bisa mengaktifkan mode sleep pada AC. Mode ini berfungsi untuk menyesuaikan suhu ruangan secara otomatis agar lebih nyaman dan tidak kedinginan saat tidur. Selain itu, mode sleep pada AC juga lebih hemat listrik karena mengurangi kinerja kompresor AC.

    Demikian penjelasan mengenai cara atur suhu AC yang ideal untuk kamar tidur. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Pakai 2 Warna Seprai Ini, Bikin Kutu Kasur Berdatangan



    Jakarta

    Salah satu hewan yang senang hidup di kasur adalah kutu kasur. Hewan kecil penghisap darah ini pernah menjadi wabah di Eropa beberapa tahun lalu karena gigitannya dapat menyebabkan rasa gatal, luka, hingga infeksi kulit.

    Keberadaan kutu kasur sulit ditemukan karena hewan ini aktif saat malam hari di saat manusia tengah tertidur. Mereka muncul karena tertarik pada karbon dioksida dan panas yang dikeluarkan manusia saat tidur.

    Cara membasmi kutu kasur adalah dengan rajin membersihkan kasur, mulai dari menyedot debu dengan vacuum cleaner, menggunakan kasur baru bukan bekas terutama setelah terendam banji, dan menjaga kebersihan kasur.


    Selain itu, dilansir CNN, ada satu faktor lain yang membuat kutu kasur tertarik hidup di kasur adalah warna seprai yang dipakai gelap seperti hitam dan merah tua. Lho kenapa gitu?

    Hal ini sudah dibuktikan dalam sebuah penelitian berjudul Journal of Medical Entomology pada 2016 lalu. Penelitian itu menguji kutu kasur yang diletakkan di cawan petri dengan ‘tenda’ yang berbeda warna.

    Hasilnya menunjukkan jika kutu kasur langsung berlari menuju tenda warna hitam dan merah dibandingkan tenda berwarna terang, seperti putih, kuning, atau hijau.

    Dalam sebuah penelitian urban entomologi Universitas Florida, ilmuwan Roberto Pereira mengatakan kutu kasur menyukai warna gelap karena dapat memberikan perlindungan lebih dari serangga yang lebih besar, seperti laba-laba dan semut.

    Alasan lainnya adalah kutu kasur salah mengira warna merah dan hitam sebagai warna teman-teman mereka. Sebenarnya warna kutu kasur adalah merah kecoklatan, tetapi saat jumlahnya banyak warna tersebut lebih terlihat hitam dan merah.

    “Alasan lainnya mungkin karena warna-warna cerah membuat serangga ini terpapar dan semakin sering serangga terpapar, semakin banyak mereka kehilangan air, dan jika kehilangan banyak air, mereka akan mati atau harus makan lagi,” ujar Pereira, dikutip dari CNN, Jumat (2/8/2025).

    “Sulit untuk mengetahui apa yang ‘dipikirkan’ oleh kutu kasur, jika kita bisa menggunakan terminologi tersebut,” tambahnya.

    studio shot of black themed bedding sheets and white pillowstudio shot of black themed bedding sheets and white pillow Foto: Getty Images/Suradech14

    Meskipun begitu, Pereira menegaskan warna seprai tidak menjadi faktor utama kutu kasur ditemukan di kasur. Faktor utamanya tetap karena kutu kasur menyukai suhu tubuh manusia, karbon dioksida, dan darah. Jika ketiga faktor tersebut ditemukan, mereka bisa bersarang di kasur meskipun seprai yang digunakan berwarna terang seperti putih, hijau, atau kuning.

    Hal lain yang perlu diketahui adalah kutu kasur tidak hanya ditemukan di kasur, melainkan bisa di barang-barang berbusa di rumah berbulu dan penuh debu seperti kursi, sofa, karpet, atau wallpaper dinding.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Menambal Keramik Pecah dengan Rapi


    Jakarta

    Keramik adalah salah satu pelindung lantai yang memiliki ketahanan yang cukup kuat. Kekurangannya adalah apabila pemasangannya asal-asalan, permukaannya bisa pecah dan retak.

    Kondisi keramik lantai yang sudah pecah atau retak agak sulit diperbaiki karena tidak mudah untuk dibongkar. Mau tidak mau harus ada cara lain yang lebih efektif untuk memperbaiki keramik lantai yang pecah.

    Salah satunya adalah dengan cara ditambal apabila bagian pecahannya masih berada di tempat atau retakannya tidak begitu dalam.


    Dilansir Family Handyman berikut cara menambal keramik lantai yang pecah.

    1. Bersihkan Permukaan Keramik yang Pecah

    Mulai dengan membersihkan area yang akan diperbaiki. Hal ini penting terutama jika retakan sudah ada cukup lama dan kotor. Untuk area yang pecah atau retak dengan tepi tajam, bagian yang tajam tersebut perlu diampelas terlebih dahulu dengan amplas halus.

    Cara membersihkannya bisa dengan sikat yang lembap dan lembut serta sabun cuci piring. Apabila ada genangan air, keringkan memakai tisu kertas. Setelah area tersebut bersih dan kering, keramik siap untuk ditambal.

    2. Tambahkan Nat

    Untuk ubin yang berwarna-warni dengan permukaan yang tidak mengkilap, cara menyamarkan retakan atau pecahannya bisa dengan menambal menggunakan nat. Hasilnya nanti permukaannya akan mulus. Nat yang dipakai harus memiliki warna yang sama atau mendekati dengan warna keramik yang pecah atau retak.

    Biarkan nat mengering. Biasanya membutuhkan waktu 20-30 menit. Bersihkan sisa residu dengan spons nat.

    3. Cat

    Sebenarnya cat bukan solusi permanen untuk mengatasi pecahan pada ubin. Cara ini hanya bisa dipakai untuk retakan pada ubin yang kondisinya tidak begitu dalam.
    Pilih cat berbahan dasar air yang sesuai dengan warna ubin atau beli cat khusus ubin keramik. Oleskan cat ke area keramik yang rusak memakai kuas. Pastikan cat mengisi rongga yang ada di keramik. Setelah cat mengering, aplikasikan lapisan akrilik bening berbahan dasar air agar menutupi rongganya. Kemudian, pilih hasil akhir permukaan yang sesuai, seperti matte, satin, atau gloss.

    4. Cat Epoksi

    Untuk retak yang cukup dalam, bisa memakai cat epoksi. Caranya dengan mengisi retakan atau serpihan. Terus tuang cat poksi dan pengampelas hingga area yang rusak rata dengan permukaan ubin. Terakhir, cat dan finishing area yang baru diperbaiki tersebut.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com