Category: Tips Properti

  • Ada Bau Kucing di Rumah? Ini 3 Tips Jitu untuk Menghilangkannya


    Jakarta

    Kucing merupakan salah satu hewan yang paling banyak dipelihara oleh penghuni rumah. Keberadaannya memang bisa membuat penghuni rumah tidak kesepian, tetapi kadang bau kotorannya bisa mengganggu.

    Seiring berjalannya waktu, penghuni rumah bisa saja terbiasa dengan bau kucing. Namun, belum tentu tamu yang datang ke rumah bisa tahan dengan bau tersebut.

    Kotoran kucing mengeluarkan bau yang kuat. Dilansir dari The Spruce, aroma itu berasal dari kandungan urea yang tinggi dan komposisi kimia yang unik pada kotoran. Selain dari kotoran, bau kucing bisa disebabkan oleh muntahan atau rontokan bulu kucing.


    Kalau nggak segera ditangani, bisa-bisa baunya semerbak ke penjuru rumah. Nah, berikut ini ada beberapa cara untuk menghilangkan bau kucing.

    Rawat Kucing

    Hal utama yang perlu dilakukan untuk mengatasi bau kucing adalah mengatasi dari sumbernya. Pemilik perlu merawat kucing seperti dengan memastikan makanan yang dikonsumsi aman untuk pencernaan. Lalu, memeriksa kesehatan kucing, terutama saat mengalami gangguan pencernaan atau susah makan. Kemudian, bulu kucing juga perlu dirawat agar wangi dan tidak mudah rontok.

    Rajin Bersihkan Rumah

    Memelihara kucing di rumah, berarti pemilik harus siap menemukan rontokan bulu kucing di mana-mana. Bulu kucing bisa jadi sumber bau tidak sedap di rumah. Oleh karena itu, sebaiknya membersihkan rumah setiap hari terutama di area yang sering didatangi oleh kucing.

    Bersihkan Kotak Pasir

    Kucing biasanya buang kotoran di dalam kotak pasir khusus. Nah, kotak pasir tersebut harus dibersihkan secara rutin. Jangan biarkan kotoran kucing terlalu lama didiamkan.

    Agar lebih bersih, bisa juga ditambahkan cuka saat membersihkan kotak pasir. Caranya, tambahkan cuka ke dalam air dan semprotkan pada noda di kotak pasir.

    Diamkan bekas semprotan itu selama 15-30 menit dan basuh dengan kain bersih. Lalukan langkah-langkah ini secara berulang sampai noda benar-benar hilang. Cara ini juga bisa diaplikasikan pada noda kotoran kucing di bagian rumah lainnya.

    Kalau pemilik sibuk dan tak sempat membersihkannya, ada kotak pasir modern yang dapat mengganti pasir kotor secara otomatis, lho. Dengan begitu, pemilik rumah cukup membuang pasir kotor yang sudah dimasukkan ke plastik.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Tercium Bau Bangkai Tikus di Rumah? Begini Cara Atasinya


    Jakarta

    Bangkai tikus mati sering ditemukan di rumah. Biasanya hewan pengerat itu mati karena terlindas kendaraan, dimakan binatang lain, atau memakan perangkat yang dipasang manusia. Bangkai ini berbau tidak sedap seperti bau daging busuk dan cukup tajam jika lokasi bangkai cukup dekat.

    Bau bangkai tikus jangan dianggap sepele. Dilansir dari HVAC, bau dari bangkai tikus bisa menyebabkan sakit kepala, mual, reaksi alergi, hingga masalah saluran pernapasan.

    Dilansir Apartment Therapy, berikut cara menghilangkan bau bangkai tikus.


    1. Temukan dan Buang Bangkainya

    Biasanya bau bangkai tikus yang cukup menyengat menandakan lokasinya cukup dekat dari bau tempat kita mencium bau tersebut. Kebanyakan bangkai tikus ditemukan di jalan karena tikus sering keluar menyeberang di jalanan dan tak sengaja terlindas mobil. Jika seperti ini cara menemukannya cukup mudah.

    Lokasi yang sulit adalah apabila bau tikus tercium jelas di dalam rumah, tetapi wujudnya tidak ada. Khawatirnya tikus tersebut mati di atap, saluran pembuangan atau ventilasi udara. Jika sudah begini, cari area yang bisa dibuka untuk mengecek. Jika sulit untuk dicek, bisa memanggil tenaga ahli agar penanganannya lebih cepat.

    Saat menemukannya, jangan lupa menggunakan sarung tangan dan masker. Masukkan bangkai ke kantong plastik, lalu lapisi lagi dengan kantong (2-3 lapis). Buang bangkai tersebut ke tempat sampah di luar rumah.

    2. Bersihkan Area Bekas Bangkai

    Setelah bangkai diangkat, area bekas tikus mati perlu didisinfeksi. Isi disinfektan tersebut adalah campuran larutan pemutih dan air. Lalu, semprotkan pada area tersebut. Diamkan selama 10 menit, kemudian bilas dengan air bersih atau menggunakan lap bersih yang sekali pakai. Tujuannya agar bakteri dan virus yang mungkin terbawa oleh tikus benar-benar hilang.

    3. Netralisir Bau Secara Alami

    Bau bekas bangkai tikus biasanya tidak akan langsung hilang setelah dibersihkan. Ada cara jitu agar baunya bisa langsung hilang, yakni menaburkan soda kue atau bubuk kopi di area tersebut setelah diberikan disinfektan. Kedua bahan ini efektif menyerap bau tak sedap. Alternatif lain, buat cairan dari campuran air dan cuka, lalu semprotkan ke udara atau area yang bau.

    4. Alirkan Udara Segar

    Hal penting lainnya adalah jangan lupa membuka jendela dan ventilasi yang ada di rumah agar bau bangkai tikus bisa hilang karena udara segar masuk ke dalam rumah.

    Itulah cara menghilangkan bau bangkai tikus. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati! Seprai yang Jarang Diganti Bisa Sekotor Dudukan Toilet



    Jakarta

    Seprai mirip seperti pakaian yang harus rutin dibersihkan karena cepat kotor walau tidak dibawa ke luar rumah. Oleh karena itu, ada anjuran untuk sering mengganti seprai kasur.

    Dilansir dari BBC, sebuah studi yang dilakukan oleh perusahaan tempat tidur Amerika Amerisleep pada 2013 mengungkapkan gambaran seprai yang kotor ternyata mirip dengan kotornya dudukan toilet. Gambaran ini juga berlaku pada sarung bantal dan guling yang jarang diganti. Permukaannya menjadi tempat hidup bagi jutaan koloni bakteri atau colony-forming unit (CFU) per inci persegi. Jumlah ini setara dengan kotornya dudukan toilet dan mangkuk hewan peliharaan.

    Studi tersebut menguji penumpukan bakteri pada sarung bantal dan seprai yang tidak diganti selama empat minggu. Dalam satu minggu pertama, pada sarung bantal ditemukan sekitar 3 juta CFU bakteri per inci persegi. Jumlah ini 17.000 kali lebih banyak daripada jumlah yang ditemukan pada dudukan toilet. Lalu, pada seprai rata-rata ditemukan 5 juta CFU atau 25.000 kali lebih banyak daripada penemuan bakteri di gagang pintu kamar mandi.


    Bisa terbayang bagaimana jumlah koloni bakteri yang ditemukan pada minggu keempat? Benar, jumlahnya lebih banyak. Pada sarung bantal ditemukan 12 juta CFU, sementara seprai mengandung rata-rata hampir 11 juta CFU. Lebih banyak dari penemuan bakteri pada pada mangkuk hewan peliharaan dan tempat sikat gigi.

    Jenis bakteri yang ditemukan pada seprai, sarung bantal, dan sarung guling adalah bakteri Staphylococcus. Bakteri ini juga umum ditemukan pada kulit manusia. Sifat bakteri ini jinak, tetapi dapat menyebabkan infeksi kulit, jerawat, dan pneumonia pada pasien dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

    Lantas, seberapa sering kita harus mengganti seprai?

    Dilansir dari Homes & Gardens, ahli menyarankan seprai diganti setidaknya dua minggu sekali. Waktu penggantian seprai ini bisa lebih sering apabila pemakainya banyak dan orang tersebut sering keluar rumah.

    “Beberapa orang menghabiskan lebih banyak waktu di tempat tidur dibandingkan saat mengenakan pakaian, sehingga masuk akal untuk mencuci seprai lebih teratur,” kata Nick Drewe, pakar rumah tangga di WeThift.

    Selain itu, seprai harus lebih sering diganti apabila orang tersebut mudah berkeringat terutama saat cuaca sedang panas. Waktu penggantian seprai sebaiknya 3-4 hari sekali. Seprai yang lembap bukan hanya dapat memicu munculnya bakteri saja, melainkan jamur juga.

    Tips lain untuk menjaga permukaan seprai tidak lembap adalah setelah bangun tidur biarkan seprai selama beberapa menit. Jangan dipakai dahulu dan tertimpa selimut hingga bantal dan guling. Sebaiknya bantal, guling, dan selimut dijemur di bawah sinar matahari untuk memusnahkan jamur. Alasan kasur dibiarkan kosong adalah untuk mengeringkan kelembapan.

    Apabila kamu jarang menggunakan kasur atau lebih banyak bepergian, tidak apa-apa jarang mengganti seprai, tetapi pastikan jika kasur tersebut dilapisi penutup agar debu tidak menempel.

    Sebaliknya, kamu harus mencuci seprai sekali jika kasur berpotensi lebih cepat kotor. Misalnya kamu selalu berkeringat saat tidur, atau kamu berbagi tempat tidur dengan hewan peliharaan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Beli Rumah? Perhatikan 5 Hal Ini Biar Betah Tinggal Selamanya


    Jakarta

    Membeli rumah bukan perkara mudah. Calon pembeli harus bisa memilih rumah yang nyaman dan dapat memenuhi kebutuhan penghuninya.

    Bentuk rumah dapat mencerminkan preferensi dan gaya hidup penghuninya. Oleh karena itu, pencari rumah perlu menilai rumah dari penampilan ataupun komponennya.

    Lalu, bagaimana cara memilih rumah? Simak tipsnya berikut ini.


    Cara Pilih Rumah yang Nyaman

    Inilah cara menentukan rumah yang nyaman dan sesuai kebutuhan calon penghuni, dikutip dari The Spruce.

    1. Fasad Rumah

    Desain rumah, terutama bagian depan atau fasad mencerminkan kepribadian pemiliknya. Pilihlah rumah dengan desain eksterior yang disukai dan sesuai selera penghuni.

    Lalu, perhatikan kondisi terasnya apakah dalam keadaannya baik atau tidak. Pertimbangkan seberapa banyak pemeliharaan pekarangan yang harus dilakukan nantinya.

    2. Ukuran Rumah

    Tentukan ukuran dan layout rumah yang dibutuhkan sebelum mencari rumah. Dengan begitu, pencari rumah tidak akan cepat tergiur dengan rumah besar ataupun fitur unik misalnya kolam renang.

    Jika ada ruangan berlebih, pemilik bisa digunakan untuk memenuhi gaya hidup keluarga. Namun, ruang berlebih juga berarti ada lebih banyak tagihan listrik dan furniture yang perlu dibayar.

    3. Kamar

    Salah satu kriteria saat memilih rumah adalah jumlah kamar tidur dan kamar mandi. Jangan sampai tertarik dengan rumah yang tidak memiliki kamar yang cukup buat kebutuhan penghuninya.

    Pikirkan siapa saja yang akan tinggal di rumah tersebut sekarang dan di masa depan. Tentukan berapa kamar yang dibutuhkan, apalagi kalau akan ada anak-anak atau kerabat yang menginap.

    4. Dapur

    Jika ada anggota keluarga yang senang menggunakan dapur, pastikan memilih rumah dengan desain dapur yang cocok. Renovasi dapur cukup memakan waktu dan biaya sehingga sebaiknya memilih rumah dengan dapur siap pakai. Lalu, rumah dengan dapur yang hanya butuh sedikit upgrade tetap layak dipertimbangkan.

    5. Jendela

    Kemudian, periksa pencahayaan alami dan pemandangan dari jendela. Pastikan penghuni mendapat pencahayaan yang cukup dan pemandangan yang cocok, apalagi kalau ada ruangan yang membutuhkan banyak cahaya di siang hari. Tentukan kalau menginginkan pemandangan rumah tetangga atau menyalakan lampu di siang hari.

    Itulah beberapa pertimbangan saat memilih rumah agar nyaman dan memenuhi kebutuhan. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Kesalahan Saat Memilih Rumah yang Sering Disesali Pembeli



    Jakarta

    Punya rumah jadi impian banyak orang. Bahkan, bagi sebagian orang, rumah masuk daftar target hidup yang harus diwujudkan. Namun, kalau salah langkah, momen beli rumah justru bisa berubah jadi mimpi buruk yang bikin trauma.

    Banyak kerugian yang terjadi saat membeli rumah berawal dari kelalaian pembeli sendiri. Supaya nggak menyesal di kemudian hari, hindari 6 kesalahan berikut ini.

    1. Tak Memikirkan Lokasi

    Lokasi adalah pertimbangan nomor satu saat membeli rumah. Pastikan rumah berada di lokasi strategis, dekat fasilitas umum, bebas banjir, dan nyaman untuk ditinggali. Selain bikin betah, lokasi strategis juga meningkatkan nilai investasi rumah di masa depan.


    2. Asal Pilih Developer

    Jangan sampai tergiur harga murah dari developer yang reputasinya belum jelas. Cek rekam jejaknya lewat website, media sosial, dan pemberitaan di media. Pastikan mereka punya portofolio proyek yang jelas dan tidak pernah tersandung kasus yang merugikan konsumen.

    3. Status Tanah Belum Jelas

    Pastikan sertifikat rumah sudah atas nama developer dan bisa dialihkan ke nama Anda. Jika sertifikat belum jelas statusnya, pengajuan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) ke bank bisa terhambat. Hindari membeli rumah di lokasi yang status tanahnya masih abu-abu.

    4. Bayar DP Sebelum KPR Disetujui

    Hindari membayar uang muka (DP) sebelum KPR disetujui bank. Meski developer sudah bekerja sama dengan bank, tidak ada jaminan KPR Anda akan disetujui. Kalau ditolak, uang DP berisiko sulit kembali atau dipotong.

    5. Transaksi di Bawah Tangan

    Transaksi jual beli rumah di bawah tangan sangat berisiko, apalagi jika rumah masih dijaminkan di bank. Pastikan semua proses dilakukan secara resmi lewat notaris dengan Akta Jual Beli (AJB) yang sah.

    6. Memaksakan Beli di Luar Kemampuan

    Cicilan rumah idealnya tidak lebih dari 30% penghasilan bulanan. Jika memaksakan di luar kemampuan, risiko macet di tengah jalan sangat besar. Lebih baik menabung dulu sampai dana cukup untuk DP atau cicilan yang lebih ringan.

    Kesimpulannya, membeli rumah butuh perhitungan matang, mulai dari lokasi, legalitas, hingga kemampuan finansial. Jangan sampai tergesa-gesa hanya karena takut ketinggalan.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Ide Dekorasi Rumah Merah Putih buat Sambut 17 Agustus!


    Jakarta

    Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia semakin dekat. Biasanya masyarakat mulai memasang bendera merah putih di depan rumah untuk menyambut 17 Agustus.

    Pada momen seperti ini masyarakat bisa menggelorakan semangat kemerdekaan dengan mendekorasi rumah. Dekorasi 17 Agustus identik dengan nuansa merah-putih.

    Lantas, bagaimana cara mendekorasi rumah menjelang 17-an? Simak ide dekorasi rumah berikut ini.


    Ide Dekorasi Rumah buat Rayakan 17 Agustus

    Inilah beberapa inspirasi untuk mendekorasi rumah untuk menyambut 17 Agustus.

    1. Lampion dari Botol Bekas

    Penghuni rumah bisa mendekor rumah dengan lampion merah putih terbuat dari botol air mineral bekas. Caranya buatnya dengan menyayat permukaan botol lalu bentuk hingga menjadi lampion.

    Selanjutnya, cat lampion dengan warna merah dan putih serta tambahkan bola lampu ke dalamnya. Penghuni rumah dapat memasang lampion di sudut-sudut rumah.

    2. Pot Bunga dari Galon Bekas

    Jika punya galon bekas, penghuni rumah bisa mengubahnya menjadi pot bunga bernuansa perayaan kemerdekaan. Siapkan beberapa buah galon bekas sekali pakai dan potong menjadi dua bagian.

    Rekatkan dua potongan botol bagian atas tepat pada bagian mulut botolnya. Lalu, cat galon dengan warna merah dan putih. Setelah cat kering, galon sudah siap diisi tanah dan ditanami bunga.

    3. Balon Helium

    Dekorasi 17 Agustus. (Pinterest/Dekorasi Balon Ulang Tahun)Dekorasi 17 Agustus. (Pinterest/Dekorasi Balon Ulang Tahun) Foto: Dekorasi 17 Agustus. (Pinterest/Dekorasi Balon Ulang Tahun)

    Dekorasi rumah bakal semakin semarak kalau ada balon berwarna merah dan putih. Siapkan beberapa balon dan isi gas helium. Balon tersebut bisa ditempelkan pada berbagai bagian rumah atau dibiarkan melayang memenuhi plafon.

    4. Bendera Plastik

    Dekorasi ruang kelas 17 Agustus. Pinterest (Foto: 2K Wallpaper)Dekorasi 17 Agustus. Pinterest (Foto: 2K Wallpaper) Foto: Dekorasi ruang kelas 17 Agustus. Pinterest (Foto: 2K Wallpaper)

    Selain itu, bendera plastik juga bisa menjadi pilihan buat mendekor rumah, terutama bagian luar. Bendera ini dapat digunakan di lapangan terbuka, lorong-lorong perumahan, hingga di pagar rumah.

    5. Lampu LED Merah Putih

    Rumah bisa tampak meriah di malam hari dengan menggunakan lampu LED berwarna merah dan putih. Lampu tersebut dapat dilingkarkan di pohon atau beberapa bagian rumah.

    6. Origami Merah Putih

    Dikutip dari buku Origami yang Menyenangkan karya Budi Lesmono, origami adalah kesenian melipat kertas yang berasal dari Jepang. Penghuni bisa membuat berbagai bentuk origami dengan kertas berwarna merah dan putih di rumah. Salah satu cara paling sederhana adalah origami berbentuk segitiga yang diuntai menggunakan tali.

    Itulah beberapa cara memeriahkan Hari 17 Agustus dengan mendekorasi rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Dekorasi Rumah Kecil Biar Terasa Luas, Triknya Simpel Banget!



    Jakarta

    Punya rumah atau ruangan kecil bukan berarti harus merasa sempit dan sumpek. Dengan trik yang tepat, ruang mungil bisa terlihat lebih luas, nyaman, dan tetap estetik.

    Bukan cuma soal memilih furnitur, warna cat, dan pencahayaan juga punya peran besar. Melansir The Spruce, berikut tips dekorasi rumah kecil yang bisa kamu coba.

    1. Manfaatkan Cahaya Alami dan Lampu Malam

    Cahaya alami bikin ruangan terlihat lebih lapang. Biarkan jendela terbuka tanpa penutup, atau gunakan tirai tipis supaya sinar matahari tetap masuk tapi tidak menyilaukan.


    Di malam hari, pasang lampu gantung dengan fitur dimmer untuk mengatur kecerahan. Lampu dinding yang memancarkan cahaya ke atas dan bawah juga bisa memberi kesan ruangan lebih tinggi.

    2. Gantung Cermin

    Cermin bisa jadi trik jitu membuat ruangan terasa lebih luas. Pilih cermin berukuran besar dan letakkan di posisi strategis agar memantulkan cahaya. Selain fungsional, cermin juga bisa jadi elemen dekorasi yang mempercantik ruangan.

    3. Biarkan Dinding Kosong

    Dinding penuh hiasan bisa membuat ruangan kecil terasa sesak. Sisakan area dinding yang kosong untuk memberi kesan lega. Pilih dekorasi secukupnya agar ruang tetap terasa lapang dan rapi.

    4. Pilih Furnitur Kompak dan Multifungsi

    Untuk rumah kecil, furnitur multifungsi adalah kunci. Misalnya, meja yang bisa dilipat atau sofa dengan laci penyimpanan. Hindari furnitur terlalu besar yang bisa membuat ruangan terasa gelap dan penuh.

    5. Gunakan Warna dengan Bijak

    Warna dinding berpengaruh besar pada kesan ruang. Warna gelap bisa membuat ruangan terasa sempit, sementara warna terang yang hangat memberi efek lapang dan nyaman. Kamu tetap bisa bermain warna, asal tetap memperhatikan keseimbangan dan pencahayaan.

    Intinya, ruangan kecil bisa tetap terasa lega dengan kombinasi pencahayaan, pilihan warna, dan furnitur yang tepat. Nggak perlu renovasi besar, trik-trik simpel ini sudah cukup bikin rumah mungil jadi terasa lebih luas.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Tak Perlu Bingung, Ini 4 Langkah Tentukan Harga Jual Rumah biar Cuan


    Jakarta

    Pemilik rumah mungkin bingung menentukan harga ketika hendak menjual propertinya. Harga jual rumah memang perlu melalui pertimbangan yang matang agar bisa menguntungkan pemiliknya.

    Jika harga terlalu tinggi, dikhawatirkan rumah susah dijual. Namun, harga jual yang terlalu murah bakal merugikan pemilik rumah.

    Menurut Pengamat Properti yang juga Direktur Global Asset Management, Steve Sudijanto biasanya penjual rumah mendapatkan keuntungan 30-40 persen dari total harga beli rumah.


    “Biasanya margin keuntungan 30-40%, itu rumusnya. Umpamanya kita beli tanah Rp 500 juta, ongkos bangun RP 500 juta. Jadi totalnya Rp 1 miliar. Itu kita harus jual Rp 1,4 miliar atau Rp 1,3 miliar, kisarannya. Makanya membutuhkan kejelian saat melakukan survei,” kata Steve kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

    Lalu, bagaimana cara tentukan harga jual rumah yang tepat? Simak tipsnya berikut ini.

    Cara Tentukan Harga Jual Rumah

    Inilah beberapa tips untuk menentukan harga jual rumah agar menguntungkan.

    1. Harga Rumah di Pasaran

    Pertama, pemilik perlu meriset harga pasar ketika hendak menentukan harga jual rumahnya. Pertimbangkan permintaan dan kebutuhan harga rumah yang ada saat ini.

    2. Rencanakan Anggaran

    Selain itu, hitung biaya-biaya yang sudah dikeluarkan, seperti pajak dan biaya notaris. Apalagi kalau pemilik merenovasi rumah sebelum menjual, biaya perbaikan itu perlu diperhitungkan.

    “Menentukan rumah itu ada dua, pertama biaya yang sudah kita keluarkan. Kita tanya NJOP-nya, tetangga pernah jual berapa? Itu namanya survei pasar. Kedua, sudah mengeluarkan biaya apa saja, biaya notaris, biaya KPR (kredit pemilikan rumah). Itu ditambahkan semua ke rencana harga jual,” jelasnya.

    3. Konsultasi ke Broker

    Pemilik juga bisa konsultasi ke broker soal harga jual rumah. Broker merupakan penghubung antara penjual dan pembeli. Mereka mengetahui harga pasaran rumah di suatu wilayah. Broker bisa mencocokkan harga jual rumah terbaru yang lokasinya masih berdekatan dan luasnya sama.

    4. Pertimbangkan Harga Beli Rumah

    Jika sudah tahu anggaran awal membeli rumah, pemilik dapat membandingkannya dengan harga rumah di pasaran saat ini. Contohnya harga jual rumah di suatu wilayah lebih tinggi dibandingkan harga beli, maka pemilik bisa menambahkan margin 30-40 persen keuntungan pada harga jual.

    Jika harga pasaran lebih rendah atau berbeda 10-20 persen dari harga beli rumah, pemilik perlu memasang harga yang rendah. Namun, Steve menyarankan rumah tersebut disewakan saja kalau sedang tidak membutuhkan uang cepat.

    “Kalau cocok seharga itu. Tapi kalau nggak cocok, itu butuh pertimbangan. Mau jual rugi atau nanti,” tuturnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Pilih KPR Terbaik Sesuai Gaji, Cicilan Nggak Bikin Sesak Nafas



    Jakarta

    Membeli rumah lewat Kredit Pemilikan Rumah (KPR) memang jadi solusi populer, tapi salah pilih skema bisa bikin keuangan sesak napas. Makanya, penting banget memilih KPR yang sesuai gaji dan kemampuan finansial.

    Dilansir dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), ada beberapa tips yang bisa kamu ikuti biar cicilan tetap aman dan ramah di kantong.

    1. Jangan Tergiur Bunga Rendah

    Bunga rendah memang terlihat menggiurkan, apalagi kalau budget kamu terbatas. Tapi, cek dulu skema bunganya. Pastikan kamu paham apakah bunga tersebut bersifat tetap (fixed) atau akan berubah setelah periode tertentu. Kalau ragu, kamu bisa mengecek menu Suku Bunga Dasar Kredit di situs resmi OJK.


    2. Hitung Kemampuan Finansial

    Sebelum menentukan rumah yang akan dibeli, pastikan cicilan KPR sesuai kemampuan. OJK menyarankan alokasi keuangan seperti ini: 10% untuk dana sosial, 20% untuk investasi/tabungan, 30% untuk cicilan atau utang, dan 40% untuk kebutuhan sehari-hari.

    Idealnya, cicilan KPR nggak lebih dari 30% total penghasilan, untuk mengantisipasi risiko kenaikan bunga yang bisa membuat cicilan membengkak.

    3. Cek Kredibilitas Developer

    Jangan lupa periksa rekam jejak pengembang. Cari tahu berapa lama mereka berkecimpung di dunia properti, jumlah proyek yang sudah selesai, dan kualitas bangunannya. Kamu juga bisa mengecek legalitasnya lewat aplikasi Sistem Registrasi Pengembang (SIRENG) di situs https://sireng.pu.go.id yang dikelola Kementerian PUPR. Ini penting supaya rumah yang dibangun sesuai standar hunian layak.

    Dengan langkah ini, kamu bisa lebih tenang dalam memilih KPR, tanpa takut terjebak cicilan yang bikin pusing di tengah jalan.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Aman Buang Bangkai Tikus Agar Tak Jadi Sumber Penyakit


    Jakarta

    Banyak orang benci tikus karena kotor dan suka menggigit barang-barang. Hewan pengerat ini terkadang bisa ditemui di dalam rumah.

    Tak jarang pemilik rumah berusaha membasmi tikus menggunakan racun ataupun perangkap. Setelah itu, penghuni punya PR (pekerjaan rumah) untuk membuat bangkai tikus.

    Namun, penghuni rumah harus berhati-hati ketika berurusan dengan tikus. Sebab, tikus merupakan sumber penyakit yang dapat mengancam kesehatan penghuni.


    Dilansir dari Situs U.S. Centers for Disease Control and Prevention, penyakit yang berasal dari tikus bisa menyebar melalui udara. Untuk itu, penghuni perlu melakukan langkah-langkah antisipasi untuk mengurangi risiko penyakit.

    Lalu, bagaimana cara membuang bangkai tikus? Simak tipsnya berikut ini.

    Cara Aman Buang Bangkai Tikus

    Inilah langkah-langkah untuk membuang bangkai tikus dengan aman.

    1. Perlindungan

    Sebelum membuang tikus, penghuni harus mempersiapkan perlindungan diri. Gunakan obat anti serangga pada pakaian, sepatu, dan tangan untuk mencegah dihinggapi kutu dari tikus. Lalu, gunakan sarung tangan berbahan karet atau plastik.

    2. Semprotkan Disinfektan

    Setelah memastikan tubuh terlindungi, semprotkan disinfektan pada bangkai tikus, sarang, dan area sekitarnya. Biarkan disinfektan meresap selama lima menit atau sesuai anjuran pada petunjuk produk.

    3. Masukkan Bangkai ke Dalam Plastik

    Selanjutnya, masukkan bangkai tikus beserta sarang dan perangkapnya ke dalam kantong plastik. Ikat dengan simpul untuk menyegel kantong. Lalu, masukkan kantong tersebut ke dalam kantong plastik kedua dan ikat lagi.

    Jika ingin menggunakan perangkap tikus kembali, masukkan ke dalam ember. Rendam perangkap tersebut menggunakan disinfektan selama lima menit. Pastikan menggunakan sarung tangan karet selama proses ini.

    4. Buang Bangkai Tikus

    Buang kantong berisi bangkai tikus ke tempat sampah tertutup yang dikosongkan secara teratur. Selain itu, penghuni bisa menghubungi dinas kesehatan untuk informasi tentang cara lain membuang bangkai tikus.

    5. Bersihkan Diri

    Sebelum melepas sarung tangan, jangan lupa untuk mencucinya dengan sabun dan air atau disinfektan. Kemudian, pastikan untuk mencuci tangan dengan air hangat dan sabun setelah melepas sarung tersebut.

    Itulah cara membuang bangkai tikus agar tidak menjadi sumber penyakit. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com