Category: Tips Properti

  • Kapan Harus Ganti dan Cuci Seprai Kasur? Ini Waktu Idealnya Menurut Ahli



    Jakarta

    Setiap hari penghuni rumah tidur di atas kasur yang sudah dilapisi seprai. Meski penghuni dalam keadaan bersih ketika naik ke atas tempat tidur, seprai lama-lama bisa kotor sehingga perlu diganti dan dicuci.

    Berbagai kotoran terus menumpuk serta kuman berkembangbiak di tempat tidur. Untuk itu, penghuni harus rutin mengganti dan mencuci seprai kasur. Kebiasaan ini membantu menciptakan lingkungan lebih sehat dan nyaman bagi penghuninya.

    Namun, kapan dan sesering apa seprai perlu diganti? Simak penjelasannya berikut ini,


    Dikutip dari Homes and Gardens, para ahli menyarankan agar mencuci seprai setidaknya dua minggu sekali. Tentunya frekuensi mengganti seprai tergantung dari keadaan penghuninya.

    “Beberapa orang menghabiskan lebih banyak waktu di tempat tidur dibandingkan saat mengenakan pakaian, sehingga masuk akal untuk mencuci seprai lebih teratur,” kata Nick Drewe, pakar rumah tangga di WeThift dilansir dari Homes and Gardens, Sabtu (23/8/2025).

    Penghuni dapat lebih sering mengganti seprai ketika cuaca lebih panas, penghuni berkeringat, ataupun penghuni sakit. Namun, jangan berlebihan karena terlalu sering mencuci seprai akan memperpendek masa pakainya.

    Sementara itu, dilansir dari The Spruce, seprai dapat diganti setiap minggu atau dua minggu sekali kalau penghuni mengenakan piyama di tempat tidur. Namun, jangan tunggu lebih dari dua minggu untuk mencuci seprai.

    Penghuni bisa lebih sering mencuci seprai kalau makan dan minum, berkeringat, atau terdapat hewan naik tempat tidur. Sebaiknya ganti seprai seminggu sekali kalau kondisinya seperti itu.

    Kemudian, penghuni dianjurkan untuk mengganti seprai setiap hari kalau ada yang sakit seperti pilek, flu, atau bahkan ada serangan kutu rambut maupun kutu busuk di rumah. Gunakan air panas untuk mencuci seprai tersebut.

    Selain itu, jika penghuni punya masalah jerawat atau kulit lainnya, sarung bantal harus lebih sering diganti dan dibersihkan dibandingkan seprai. Langkah ini buat mencegah peradangan dan perpindahan bakteri.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Begini Cara Mudah Cek dan Bayar Tagihan Air Lewat Online


    Jakarta

    Setiap rumah membutuhkan pasokan air bersih buat mendukung aktivitas penghuninya. Banyak rumah mendapatkan pasokan air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

    Pelanggan PDAM perlu membayar air tersebut setiap bulan sesuai jumlah air yang telah digunakan. Pemilik rumah dapat dengan mudah mengecek dan membayar tagihan air secara online.

    Untuk mengecek dan membayar tagihan, pemilik perlu menyiapkan nomor pelanggan. Nomor tersebut tertera pada lingkaran meteran kaca. Selanjutnya, proses secara online bisa dilakukan dengan beberapa metode. Simak penjelasannya berikut ini.


    Cara Cek Tagihan PDAM

    Inilah beberapa metode untuk mengecek tagihan PDAM melalui online.

    Cek Tagihan PDAM Lewat Situs Resmi

    Untuk mengecek tagihan PDAM melalui situs resmi, pemilik tidak memerlukan akun resmi. Cukup buka alamat situs, sebagai contoh situs resmi PDAM Jakarta, pamjaya.co.id.

    1. Buka situs resmi PDAM sesuai domisili.
    2. Pilih kelompok tarif dan ukuran meter air.
    3. Masukkan penggunaan air per meter kubik.
      Pilih hitung.
    4. Setelah itu, rincian pemakaian air per meter kubik dan perkiraan total tagihan akan keluar.

    Cek Tagihan dan Pembayaran PDAM Lewat Aplikasi Gojek

    Selain situs resmi, pemilik dapat mengecek dan membayar tagihan air dengan aplikasi gojek.

    1. Pastikan kamu sudah mengunduh dan memiliki akun Gojek.
    2. Pilih menu ‘Go Tagihan’.
    3. Cari logo PDAM atau fitur bernama PDAM.
    4. Pilih Kabupaten atau kota tempat domisili.
    5. Masukkan nomor pelanggan.
    6. Setelah itu tagihan PDAM akan muncul.
    7. Lanjutkan dengan pembayaran.

    Cek Tagihan dan Pembayaran PDAM melalui Aplikasi Tokopedia

    Pemilik juga bisa melakukan pengecekan dan pembayaran tagihan PDAM menggunakan aplikasi Tokopedia dengan cara berikut ini.

    1. Pastikan kamu sudah mengunduh dan memiliki akun Tokopedia.
    2. Pilih menu ‘Tagihan’.
    3. Pilih ‘Air PDAM’.
    4. Cari kota tempat tinggalmu.
    5. Masukkan Nomor Pelanggan.
    6. Setelah itu tagihan PDAM akan muncul.

    Itulah cara mengecek dan membayar tagihan PDAM lewat online. Semoga membantu!

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Simpan Kunci Rumah di Bawah Pot Bunga, Bahaya!


    Jakarta

    Menyimpan kunci rumah saat bepergian perlu dilakukan agar hunian tidak dibobol maling. Maka dari itu, sangat penting menemukan tempat yang aman untuk menyimpan kunci rumah.

    Salah satu tempat menyimpan kunci rumah paling umum digunakan adalah di bawah pot bunga. Posisi itu kerap dipilih karena letaknya dekat dengan pintu masuk. Padahal lokasi itu kadang sudah jadi ‘rahasia umum’ yang rentan mengundang pencuri ke rumah.

    “Siapa pun yang familier dengan kebiasaan umum pemilik rumah pasti tahu cara mengangkat pot bunga, patung taman, atau lampu di dekat pintu depan untuk memeriksa kunci tersembunyi,” kata chief product officer di SimpliSafe, Hooman Shahidi, dikutip dari situs Martha Stewart, Sabtu (23/8/2025).


    Selain pot bunga, masih ada beberapa tempat yang sebaiknya tidak dipakai sebagai tempat penyimpanan kunci rumah. Berikut ini informasinya.

    Lokasi yang Sebaiknya Tidak Dipakai untuk Menyimpan Kunci Rumah

    Di Bawah Keset

    Tempat yang umum digunakan untuk menyimpan kunci pintu adalah di bawah keset. Lokasi ini juga rawan memudahkan maling masuk ke dalam rumah dengan mudah.

    Menurut Shahidi, lokasi itu menjadi hal pertama yang dicek oleh pencuri. Maka dari itu, sangat tidak aman untuk menyimpan kunci cadangan maupun kunci rumah di bawah keset saat pemilik pergi.

    Di Atas Kusen Pintu

    Selanjutnya jangan simpan kunci di atas kusen pintu karena cukup mudah dijangkau. Kadang-kadang pemilik rumah juga menaruh kunci dengan cara merekatkannya ke ambang jendela atau di bawah furniture yang ada di luar ruangan. Hal ini juga dianggap tidak aman.

    “Selotipnya akan aus dan titik-titik ini terlalu mudah dikenali,” ujar Denida Grow, spesialis keamanan dan intelijen perlindungan sekaligus pendiri LeMareschal.

    Alternatif Tempat Menyimpan Kunci Rumah

    Ada beberapa cara untuk menyimpan kunci rumah dengan aman ketika pemilik pergi ke luar.

    Di Stopkontak Palsu

    Ada lho stopkontak palsu yang bisa menjadi tempat menyimpan kunci rumah saat pemiliknya pergi ke luar. Menurut Grow, stopkontak palsu ini jauh lebih tersembunyi dibandingkan dengan menyimpan kunci di bawah batu atau keset. Pencuri juga cenderung tidak akan mencari kunci cadangan di dalam stopkontak.

    Kotak Penyimpanan

    Pilih kotak penyimpanan yang aman, tahan cuaca, dan sulit dirusak. Kotak penyimpanan sebaiknya dipasang tidak di depan pintu masuk karena bisa mengundang pencuri.

    Pakar keamanan rumah, Rob Gabriele, menyarankan untuk memilih brankas kunci dengan kombinasi tiga digit, karena brankas seperti ini terlalu mudah dibobol.

    “Brankas kunci terbaik adalah yang dilengkapi keypad. Selain memecahkan kode, siapa pun yang mencoba membobolnya harus menebak berapa digit kode tersebut,” katanya.

    Titipkan ke Tetangga atau Teman Terpercaya

    Cara lainnya adalah menitipkan kunci rumah cadangan ke tetangga terpercaya. Hal ini apabila pemilik rumah harus pergi lama dan terdapat tanaman atau bagian lainnya yang perlu dirawat maupun diawasi.

    Jika memang tidak ada hal-hal yang harus dijaga, kunci rumah bisa dibawa oleh pemilik hunian ketika pergi agar lebih aman.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Hal yang Wajib Dibersihkan di Kamar Mandi, Jangan Sampai Terlewat!


    Jakarta

    Kamar mandi cepat sekali kotor sehingga harus dibersihkan secara rutin. Penghuni sebaiknya membersihkan seluruh kamar mandi seminggu sekali.

    Kebersihan kamar mandi perlu dijaga agar penghuni rumah merasa nyaman menggunakannya. Tak hanya itu, kamar mandi yang bersih juga baik buat kesehatan penghuni.

    Apa saja yang perlu dibersihkan di kamar mandi setiap minggu? Simak penjelasannya berikut ini.


    Tips Membersihkan Kamar Mandi

    Inilah beberapa hal yang perlu dibersihkan di kamar mandi, dikutip dari The Spruce.

    1. Bersihkan Permukaan

    Bersihkan lantai, tembok, dan tirai untuk menghilangkan noda dan jamur di permukaan kamar mandi. Lalu, jangan lupa membuang rambut yang terkumpul pada lubang pembuangan air.

    2. Bersihkan Kloset

    Selain itu, bersihkan kloset secara menyeluruh pada bagian luar dan dalamnya. Gunakan sikat dan cairan pembersih untuk membersihkan bagian dalam kloset. Lalu, pakai tisu basah disinfektan atau spons dan cairan pembersih buat bagian luar kloset.

    3. Bersihkan Wastafel

    Area wastafel juga harus dibersihkan. Singkirkan barang-barang di atasnya terlebih dahulu, lalu gunakan cairan pembersih. Bilas wastafel dengan bersih dan keringkan.

    4. Bersihkan Gagang Pintu dan Sakelar

    Jangan lupa bersihkan gagang pintu, sakelar lampu, dan pintu kabinet. Benda ini sering disentuh sehingga bisa menjadi sarang kuman dan bakteri.

    5. Bersihkan Cermin

    Pastikan cermin bersih dan kinclong agar kamar mandi terlihat terawat. Gunakan cairan pembersih dan kain mikrofiber untuk membersihkan cermin.

    6. Buang Sampah

    Supaya kamar mandi nggak bau, biasakan untuk membuang sampah setiap minggu. Setelah buang sampah, pasang kantong plastik baru ke tempat sampah.

    7. Cuci Keset

    Keset rawan menjadi tempat bersarangnya kuman. Penghuni perlu mencuci keset setidaknya seminggu sekali, lalu jemur sampai kering.

    Itulah tips membersihkan kamar mandi. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Tiba-tiba Muncul Lalat di Kamar Mandi, Pertanda Apa?


    Jakarta

    Kemunculan hewan di suatu tempat bisa jadi pertanda ada perubahan yang disukai oleh mereka. Lantas, jika menemukan ada lalat di kamar mandi, pertanda apa ya?

    Sebelumnya, kenalan dulu dengan jenis lalat yang ditemui di kamar mandi karena bentuknya berbeda dengan lalat-lalat yang sering di dekat makanan. Serangga tersebut disebut dengan lalat limbah.

    Jika diperhatikan, lalat limbah ukurannya jauh lebih kecil sekitar 0,6 cm dan lebih banyak diam. Tubuhnya pun tidak berwarna hitam dan hijau, melainkan cokelat keabu-abuan atau hitam, dan tampak seperti bulu halus. Sayapnya memiliki bulu dan berbentuk seperti daun.


    Kemunculan lalat limbah pada kamar mandi ini bisa didasari pada dua alasan, dilansir Family Handyman begini penjelasannya.

    1. Masalah pada Saluran Pembuangan

    Lalat limbah sering mendapat sinyal untuk toilet-toilet yang mengalami masalah seperti mampet, jarang dibersihkan, dan jarang digunakan. Mereka menyukai tiga kondisi tersebut. Oleh karena itu, toilet atau kamar mandi harus sering dibersihkan dan dipakai secara berkala agar lalat limbah tidak muncul.

    Menjaga kebersihan toilet bukan hanya pada tempat pembuangan tinja saja, melainkan kamar mandi secara keseluruhan.

    2. Mencari Makanan

    Alasan kedua adalah lalat limbah menemukan sumber makanan. Hewan kecil ini tertarik pada bahan yang berbau busuk, alga, bakteri, dan jamur. Biasanya sumber makanannya menempel di dekat saluran pembuangan, lekukan bagian bawah barang di kamar mandi dan sudut-sudut yang jarang dibersihkan.

    Cara Mencegah Lalat Limbah Muncul di Kamar Mandi

    Dilansir laman Martha Stewart, berikut cara mencegah lalat limbah datang ke kamar mandi.

    • Perbaiki kebocoran pipa dan pastikan saluran air tidak tersumbat.
    • Bersihkan saluran air secara teratur dengan menggunakan pembersih enzimatik atau mikroba.
    • Tutup saluran pembuangan wastafel, pancuran, atau lubang kamar mandi saat tidak digunakan
    • Jangan biarkan ada sampah busuk di dalam rumah
    • Buang sampah setiap hari

    Itulah penyebab lalat limbah muncul di kamar mandi dan cara mencegahnya. Semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Alasan Kloset Duduk Lebih Populer Ketimbang Jongkok di Negara Barat


    Jakarta

    Indonesia terdapat 2 jenis kloset yang biasa dipakai, yakni kloset duduk dan jongkok. Hal ini berbeda dengan bentuk kloset di negara barat di mana kloset jongkok ternyata tidak banyak dipakai di negara-negara Eropa.

    Sebagai contoh di Prancis, kloset baru masuk pada abad ke-19 atau sekitar tahun 1800-an. Sebelum itu, kebanyakan dari mereka memakai bidet, yakni alat seperti cangkir dengan mulut yang lebar untuk menampung tinja. Bidet tersebut diletakkan di bawah kursi yang dudukannya bolong. Saat kloset masuk, bentuknya pun seperti kloset duduk, tetapi lebih lebar seperti meja yang tengah terdapat lobang.

    Lantas, apa alasan kloset duduk lebih populer daripada kloset jongkok di negara barat?


    Dilansir situs Jialifu Cubicle, berikut beberapa alasan orang barat lebih banyak memakai kloset duduk daripada kloset jongkok.

    1. Sulit Berdiri Setelah Jongkok

    Kloset jongkok dinilai lebih sulit dipakai. Beberapa ada yang khawatir akan kesulitan berdiri setelah jongkok lama dan kaki bisa terasa mati rasa (kesemutan). Kloset duduk dinilai efisien di mana mereka bisa membaca buku, bermain ponsel, dan kegiatan lainnya saat buang kotoran.

    2. Kloset Jongkok Dinilai Tak Higienis

    Kemudian, dari sisi kebersihan kloset jongkok yang tidak memiliki penutup di atasnya dinilai tidak higienis dibanding kloset duduk. Mereka khawatir saat menyiram dan buang kotoran, ada cipratan air yang mengenai pakaian atau lantai kamar mandi.

    3. Posturnya Tak Nyaman

    Saat memakai kloset duduk, penggunanya tidak perlu banyak berfikir karena bentuknya yang mirip dengan kursi biasa. Jika memakai kloset jongkok tubuh harus memiliki keseimbangan agar tidak jatuh ke depan atau belakang. Belum lagi risiko tergelincir. Selain itu, postur tubuh orang barat berbeda dengan orang Asia yang lebih kecil.

    4. Khawatir Ada Barang Bawaan Jatuh

    Alasan lainnya adalah soal keamanannya. Biasanya mereka menyimpan barang-barang di kantong celana, seperti ponsel dan dompet. Mereka khawatir barang bawaan mereka bisa terjatuh ke dalam kloset ketika mereka jongkok.

    Itulah beberapa alasan kloset duduk banyak dipakai di negara barat dibandingkan kloset jongkok. Semoga bermanfaat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Musim Hujan Bikin Banyak Nyamuk, Begini Cara Alami Mengusirnya


    Jakarta

    Memasuki musim hujan, tantangannya bukan hanya banjir, melainkan bakal banyak muncul nyamuk di rumah. Apabila tidak ada pencegahan, setiap malam dipastikan kita susah tidur karena hewan kecil ini sering aktif di malam hari.

    Nyamuk dikenal lebih senang muncul saat musim hujan. Alasannya sederhana, menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam laman resminya hal ini dikarenakan musim hujan menghasilkan banyak genangan air yang cocok untuk mereka berkembangbiak.

    Kemudian, nyamuk akan mencari manusia untuk mendapatkan makanan dengan cara menghisap darah. Siklus ini sebenarnya tidak berbahaya paling kita hanya gatal-gatal, tetapi ada jenis nyamuk yang bisa mengancam nyawa apabila sudah menggigit, yakni nyamuk Aedes aegypti karena dapat menyebabkan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).


    Cara Mengusir Nyamuk

    Dilansir The Kitchen berikut beberapa bahan yang bisa mengusir nyamuk.

    1. Jangan Ada Genangan di Halaman

    Cara paling efektif untuk menghentikan perkembangbiakan nyamuk adalah membersihkan segala genangan air di halaman. Tidak hanya itu, bersihkan juga area yang lembap seperti rumput yang terlalu panjang dan sampah daun kering basah dari halaman. Tempat seperti itu disukai oleh nyamuk.

    2. Tanam Tanaman Pengusir Nyamuk

    Cara selanjutnya adalah memasang ‘pagar’ pencegah nyamuk mendekat dengan tanaman. Kita bisa mengecohkan nyamuk dengan menanam tanaman yang memiliki aroma yang tidak disukai oleh hewan tersebut, seperti marigold, lavender, peppermint, serai, rosemary, dan bawang putih.

    3. Pakai Lemon dan Cengkeh

    Perangkap selanjutnya adalah memakai bahan alami seperti potongan lemon yang tipis dan cengkeh. Kedua bahan alami ini memiliki aroma yang kuat dan cukup bertahan lama. Saat ingin meletakkan keduanya letakkan di tempat terbuka, terutama di area yang banyak nyamuk.

    4. Gunakan Cuka Apel

    Coba juga menggunakan cuka apel karena cairan ini memiliki yang menyengat. Caranya campurkan cuka apel dengan beberapa tetes minyak serai. Lalu semprotkan ke sekeliling rumah.

    5. Air Bawang Putih

    Bawang putih memiliki beragam khasiat, salah satunya adalah bisa mengusir nyamuk. Caranya cincang bawang putih. Kemudian siram dengan satu sendok minyak mineral. Diamkan seharian hingga meresap sempurna.

    Saring bawang putih, lalu tambahkan ke botol semprot yang telah diisi air, setelah itu semprotkan cairan ke luar ruangan guna membuat penghalang agar nyamuk tidak masuk ke dalam.

    6. Minyak Atsiri

    Jika memiliki minyak esensial, pakai cairan tersebut untuk mengusir nyamuk. Tambahkan beberapa tetes minyak yang berbau tajam seperti lavender atau peppermint.

    Masukkan ke dalam botol semprot yang telah diisi air, kemudian semprotkan secara menyeluruh di dapur dan area luar yang terdapat banyak nyamuk.

    7. Kamper

    Tambahan, dilansir Architectural Digest India, kamper atau camphor mampu menghilangkan bau yang menyengat. Bahkan ini juga ampuh mengusir nyamuk secara efektif. Taruh kamper di mangkok yang berisi air dan ganti airnya setiap 2-3 hari.

    Itulah beberapa cara mengusir nyamuk dengan bahan-bahan yang ada di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Kloset Duduk vs Jongkok, Mana yang Dianjurkan dalam Islam dan Kesehatan?



    Jakarta

    Kloset merupakan peralatan sanitasi penting di kamar mandi. Bentuk kloset yang banyak digunakan di RI terdapat 2 macam, yakni kloset duduk dan jongkok.

    Kloset duduk di Indonesia termasuk jenis kloset yang modern karena jika memperhatikan rumah-rumah tua yang usianya sudah puluhan tahun tanpa renovasi, kloset yang digunakan rata-rata adalah kloset jongkok.

    Lantas, mana yang lebih baik di antara keduanya?


    Mengutip dari penelitian berjudul ‘Penggunaan Toilet Jongkok dan duduk dalam perspektif hukum Islam dan kesehatan’ yang ditulis oleh Risqi Hidayat, menjelaskan mengenai penggunaan kedua kloset tersebut berdasarkan syariat Islam dan kesehatan.

    Di dalamnya disebutkan syariat Islam lebih menyarankan penggunaan kloset jongkok dibanding kloset duduk. Hal ini disampaikan oleh Syeikh Muhammad Munajjad bahwa sunnah buang hajat adalah dengan jongkok.

    Anjuran dalam Islam ini bukan hanya didasarkan pada pendapat ulama semata, melainkan jika ditinjau dari ilmu kesehatan juga ada manfaatnya. Penelitian yang dilakukan oleh dokter Rusia bernama Dov Sikirov menunjukkan saat buang tinja dalam posisi duduk, otot tidak bisa memberikan tekanan yang lebih untuk mengeluarkan kotoran. Hal ini karena otot hanya mengendur sebagian.

    Hal ini berbanding terbalik ketika orang tersebut dalam posisi jongkok. Tekanannya mengendur dan rileks dengan sempurna sehingga memudahkan proses pengeluaran kotoran.

    Manfaat lainnya adalah buang air besar dalam posisi jongkok lebih cepat karena sudut rektoanal telah terbentuk dengan sendirinya sehingga feses pun kotoran. Sementara, ketika posisinya duduk jadi lebih lama karena tubuh butuh proses untuk mendorong feses melalui sudut rektoanal.

    Lalu, kloset jongkok juga mencegah kontak langsung antara tubuh dengan permukaan kloset. Hal ini dapat mencegah penularan penyakit atau infeksi pada permukaan kulit di area belakang. Etika buang air dengan berjongkok juga lebih menjaga aurat sebagaimana adab buang air untuk tidak memperlihatkan kemaluan.

    Meskipun banyak kelebihan, dalam laporan tersebut juga disebutkan kekurangan kloset jongkok adalah tidak bisa digunakan oleh semua kalangan, seperti orang tua, orang cacat, atau orang obesitas karena tidak nyaman.

    Apabila dipaksakan memakai kloset jongkok justru memicu timbulnya artritis dan tekanan pada lutut. Kondisi seperti dalam Islam dan kesehatan lebih dianjurkan memakai kloset duduk agar lebih aman.

    Terpisah, dalam artikel ilmiah berjudul “Islamic Bathroom: A Recommendation of Bathroom Layout Design with Islamic Values” oleh Ramadhani Novi dan Hamid M Irfan, ada saran bahwa solusi alternatif untuk mengatasi permasalahan ini adalah menciptakan bentuk kloset semi jongkok. Hal ini direkomendasikan sebagai salah satu pilihan dalam mendesain kamar mandi islami.

    Terlepas dari hal itu semua hasil temuan dalam pengamatan tersebut, tidak ada larangan untuk menggunakan jenis kloset apa pun. Semua kembali pada kebutuhan masing-masing. Hal yang dilarang dalam Islam adalah buang air besar dan kecil dalam keadaan berdiri, kecuali dalam keadaan darurat. Sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Rasulullah.

    “Hai Umar, janganlah kamu kencing sambil berdiri!” (HR Ibnu Majah dan Al-Baihaqi).

    Itulah perbandingan antara kloset duduk dan jongkok dalam Islam dan kesehatan. Semoga bermanfaat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada! Warna Seprai Ini Ternyata Disukai Kutu Busuk



    Jakarta

    Kutu busuk atau kutu kasur sering menjadi masalah di kamar tidur. Hewan kecil ini aktif pada malam hari dan biasanya menggigit saat manusia sedang terlelap. Akibatnya, gigitan baru terasa saat bangun tidur dengan bekas merah yang gatal. Jika digaruk berlebihan, bisa menimbulkan luka hingga infeksi kulit.

    Menariknya, kutu busuk ternyata punya “warna favorit”. Mengutip CNN, penelitian yang dipublikasikan di Journal of Medical Entomology (2016) menemukan bahwa kutu busuk lebih suka warna gelap, khususnya hitam dan merah tua.

    Dalam uji coba, kutu busuk yang ditempatkan di cawan petri dengan tenda berbagai warna lebih banyak bergerak ke arah tenda hitam dan merah, dibandingkan putih, kuning, atau hijau.


    Menurut Roberto Pereira, ilmuwan entomologi dari Universitas Florida, ada beberapa alasan mengapa kutu busuk menyukai warna gelap:

    • Warna hitam dan merah dianggap bisa melindungi mereka dari predator seperti semut atau laba-laba.
    • Tubuh kutu busuk berwarna merah kecokelatan, sehingga lebih mudah berkamuflase pada seprai atau furnitur berwarna merah dan hitam.
    • Warna terang membuat mereka lebih terekspos cahaya sehingga rentan kehilangan cairan tubuh dan mati.

    Meski begitu, bukan berarti seprai warna terang otomatis bebas dari kutu busuk. Pasalnya, hewan ini tetap tertarik pada suhu tubuh manusia, karbon dioksida, dan darah. Bahkan, kutu busuk bisa bersembunyi di sofa, kursi, hingga belakang wallpaper dinding.

    Agar rumah tetap terbebas dari serangan kutu busuk, berikut langkah pencegahannya menurut House Digest:

    • Rutin menyedot debu di karpet, sofa, dan furnitur.
    • Tutup retakan atau celah kecil di dinding.
    • Hindari memakai kasur dan furnitur bekas.
    • Rajin merapikan rumah.
    • Jika serangan kutu busuk sudah parah, hubungi jasa pengendali hama profesional.

    Jadi, kalau ingin lebih aman, sebaiknya jangan pilih seprai warna hitam atau merah tua, ya.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Ampuh! 4 Cara Mudah Usir Laba-laba dari Rumah



    Jakarta

    Sarang laba-laba sering muncul di sudut rumah, baik di dinding, plafon, maupun sela-sela jendela. Walaupun tidak berbahaya, keberadaannya bikin rumah terlihat kotor dan tidak terurus.

    Membersihkan sarang laba-laba sebenarnya mudah. Namun, agar rumah benar-benar terbebas, sumbernya juga harus diusir supaya sarang tidak kembali lagi. Mengutip Mirror, berikut beberapa cara efektif untuk membasmi laba-laba dari rumah:

    1. Tutup Semua Celah

    Laba-laba sering masuk lewat celah kecil di dinding, pintu, atau jendela. Karena itu, penting untuk menutup semua celah yang berpotensi jadi jalan masuk.
    Menurut pakar pengendalian hama Jordan Foster dari Fantastic Service, pemilik rumah perlu memberi perhatian khusus pada dapur, loteng, dan kamar mandi karena area lembap jadi tempat favorit laba-laba. Ventilasi sebaiknya diberi jaring, dan perapian ditutup saat tidak digunakan.


    2. Gunakan Minyak Esensial Peppermint

    Selain menenangkan, minyak esensial peppermint ternyata juga ampuh mengusir laba-laba. Aroma menyengatnya tidak disukai laba-laba karena penciuman mereka bekerja lewat kaki.

    Caranya mudah: campurkan 20 tetes minyak peppermint dengan air ke dalam botol semprot, lalu semprotkan ke sudut-sudut rumah dan celah tempat laba-laba bersembunyi. Namun, hati-hati jika punya hewan peliharaan, karena peppermint bisa beracun bagi mereka.

    3. Nyalakan Lilin Aromaterapi Serai

    Lilin beraroma serai, lemon, atau kayu manis juga bisa membantu. Selain aromanya tidak disukai laba-laba, asap dari lilin bisa membuatnya enggan mendekat. Letakkan lilin aromaterapi di dekat jendela atau sudut ruangan yang sering muncul sarang laba-laba.

    4. Semprotkan Cuka Putih

    Cuka putih di dapur juga bisa jadi solusi. Campurkan air dan cuka dengan perbandingan 1:1, lalu semprotkan di area yang sering jadi tempat masuk laba-laba. Kandungan asam asetat pada cuka membuat laba-laba enggan mendekat. Cara ini aman digunakan meski di sekitar hewan peliharaan.

    Dengan trik sederhana ini, rumah bisa lebih bersih dan bebas dari sarang laba-laba yang mengganggu.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com