Category: Tips Properti

  • 5 Cara Ampuh Basmi Tungau di Tempat Tidur Tanpa Penyedot Debu


    Jakarta

    Tungau adalah serangga kecil yang biasanya hidup di furnitur, salah satunya kasur. Serangga ini tumbuh dan berkembang biak di lingkungan yang hangat dan lembap.

    Meski tak berbahaya, kehadiran tungau bisa bikin penghuni rumah nggak tidur nyenyak. Sebab, tungau dapat memicu kulit gatal, mata kering, bersih, hingga batuk kering.

    Oleh karena itu, penghuni rumah perlu menjaga kebersihan kamar, terutama kasur. Tak perlu pakai penyedot debu atau vacuum cleaner, ada berbagai cara untuk membasmi tungau di tempat tidur.


    Cara Basmi Tungau di Tempat Tidur

    Inilah beberapa cara untuk membasmi tungau di tempat tidur, dikutip dari Mayo Clinic.

    1. Cuci Seprai dan Sarung Bantal

    Cara pertama untuk membasmi tungau adalah rajin mencuci seprai, selimut, sarung bantal, dan bed cover seminggu sekali. Setelah dicuci, jemur perlengkapan tidur itu di bawah sinar matahari.

    Penghuni bisa mencuci kain-kain tersebut menggunakan air panas dengan suhu minimum 54,4 derajat Celcius agar lebih efektif. Jika tidak bisa, masukkan seprai ke dalam pengering selama 15 menit dengan suhu yang sama.

    2. Jemur Kasur

    Penghuni juga bisa membasmi tungau dengan menjemur kasur di bawah sinar matahari yang terik. Cara ini juga mengurangi kelembapan kasur sehingga tidak ada tungau yang hinggap.

    3. Jaga Tingkat Kelembapan Rumah

    Tungau hidup di lingkungan yang lembap. Nah, sebaiknya penghuni menjaga tingkat kelembapan rumah agar tungau tidak cepat berkembang biak.

    Jaga kelembapan di dalam rumah agar di bawah 50 persen. Penghuni bisa menggunakan dehumidifier atau pastikan ventilasi udara baik di dalam kamar.

    4. Semprotkan Air Garam

    Kalau menemukan beberapa tungau di kasur, penghuni bisa membasminya menggunakan garam. Campurkan air dan garam ke dalam botol semprot. Lalu, semprotkan larutan itu ke area yang dihinggapi tungau.

    5. Teteskan Minyak Lavender

    Selain itu, minyak lavender juga bisa membasmi tungau. Senyawa linalool dapat mengganggu indra penciuman tungau. Cukup teteskan minyak lavender ke tempat yang terdapat tungau di kasur.

    Itulah cara membasmi tungau di kasur. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Kebiasaan Buruk yang Bisa Picu Bau Tak Sedap di Rumah


    Jakarta

    Bau tak sedap bisa jadi salah satu tanda bahwa rumah sedang kotor. Bau tersebut dapat tercium apabila seseorang berdiri beberapa meter dari sumber bau.

    Munculnya bau di rumah bukan hanya karena ada pipa pembuangan rusak atau kebocoran gas. Bau juga bisa muncul karena kebiasaan penghuni rumah.

    Biasanya pemilik rumah sudah terbiasa dengan bau tersebut, bahkan terkadang tidak menyadari bahwa rumahnya berbau. Kondisi ini tidak boleh dianggap normal karena dapat berpengaruh pada kesehatan. Apalagi beberapa bau juga ada yang disebabkan oleh aktivitas jamur.


    Kebiasaan Buruk yang Bikin Rumah Bau

    Dilansir The Spruce berikut beberapa kebiasaan yang dapat memicu munculnya bau tidak sedap.

    1. Merokok di Dalam Rumah

    Bau rokok bukan hanya tidak sedap, melainkan berbahaya bagi orang yang tidak merokok atau perokok pasif. Bau ini bukan seperti angin yang apabila dikibas tangan dapat hilang. Bau tersebut menempel pada pakaian orang yang merokok dan benda di sekitarnya.

    “Nikotin dapat menempel pada dinding dan furnitur dan mustahil untuk dihilangkan kecuali oleh jasa pembersihan rumah,” ujar Steve Evans, Pemilik Memphis Maids seperti yang dikutip detikcom, Rabu (27/8/2025).

    Hal ini sangat berbahaya bagi perokok pasif terutama anak-anak, ibu hamil, orang tua, dan penderita asma. Apabila ada anggota keluarga seorang perokok aktif, sebaiknya arahkan mereka untuk merokok di luar rumah. Setelah merokok juga jangan langsung berinteraksi dengan anak dan jauhkan anak dari area merokok tersebut.

    2. Membiarkan Piring Kotor

    Sumber bau selanjutnya berasal dari dapur, yakni tumpukan piring kotor. Setelah memasak atau makan, salah satu kegiatan yang kerap ditunda adalah mencuci piring. Beberapa orang merasa lebih baik jika mencuci piring saat jumlahnya sudah banyak.

    Tumpukan cucian kotor di wastafel jika dibiarkan terlalu lama dapat memicu bau tak sedap di rumah. Selain itu, apabila masih ada sisa makanan yang belum dibuang juga akan menarik cicak, semut, dan serangga lain mendekat.

    “Sisa makanan yang tersisa di piring basah menjadi santapan lezat bagi bakteri, melepaskan bau asam dan rawa yang dapat memenuhi dapur lebih cepat dari yang diduga,” ucap Robin Murphy, Presiden Maid Brigade.

    3. Memasak Tanpa Ventilasi

    Kebiasaan selanjutnya adalah saat memasak tetapi dapur minim ventilasi. Alhasil bau masakan akan menyebar di dalam rumah. Bau tersebut akan bercampur dan di area dapur juga pasti terasa hawa panas. Kondisi ini terkadang cukup mengganggu.

    Bau tersebut bisa bertambah parah apabila asap panas dari masakan memicu pertumbuhan jamur di dinding dan perabotan. Oleh karena itu, penting memiliki ventilasi di dapur untuk pertukaran udara.

    “Tanpa ventilasi yang baik, bau masakan akan menempel di dinding, lemari, dan perabotan. Bisa jadi masakan hari Senin masih terasa baunya hingga hari Kamis,” jelas Murphy.

    4. Membiarkan Handuk Basah

    Lembap adalah faktor utama munculnya jamur. Apabila handuk tercium bau tak sedap terutama dalam kondisi basah, berarti sudah ada beberapa jamur yang tumbuh di permukaan, tetapi tak kasat mata.

    Menurut Murphy, handuk basah tidak hanya menimbulkan bau tidak sedap tetapi juga bisa mengundang jamur dan bakteri. Pastikan handuk kering kembali sebelum digantung di kamar mandi.

    Oleh karena itu, handuk yang sehabis digunakan baik yang basah atau kering wajib untuk digantung di area terbuka dan tersorot matahari. Cahaya matahari dapat menjadi anti bakterial bagi handuk.

    5. Tidak Membuka Jendela

    Rumah yang jarang membuka jendela biasanya memiliki sirkulasi udara yang buruk. Jika menjadi kebiasaan, rumah akan terasa lebih pengap, lembap, dan panas.

    Lingkungan tersebut merupakan ciri-ciri tempat hidup jamur. Jendela seharusnya dibuka minimal 30 menit untuk memberikan akses keluar masuk udara.

    Itulah kebiasaan yang harus dihindari agar tidak membuat rumah menjadi bau. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Dapur Terasa Panas dan Pengap? Begini Cara Atasinya


    Jakarta

    Dapur merupakan salah satu ruangan yang terkadang terasa panas dan pengap. Hal itu biasanya terjadi setelah kegiatan memasak.

    Selain itu, adanya perabotan dapur seperti oven dan kompor juga bisa menghasilkan panas dan uap sehingga menyebabkan suhu dan kelembapan di area tersebut meningkat. Hal itu membuat dapur terasa pengap dan panas.

    Nah, ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar ruangan tersebut tidak terasa panas dan pengap. Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.


    Buka Pintu dan Jendela

    Menghilangkan udara panas dan menurunkan tingkat kelembapan bisa dilakukan dengan cara yang paling mudah, yaitu membuka pintu dan jendela. Hal ini sangat cocok apalagi kalau di rumah tidak ada exhaust fan.

    Pasang Exhaust Fan

    Cara selanjutnya adalah memasang exhaust fan atau cooker hood di atas kompor untuk mengeluarkan udara panas dari dapur. Asalkan filter sering diganti dan dibersihkan dari tumpukan lemak, dapur bisa dipertahankan memiliki suhu ideal.

    Kurangi Penggunaan Oven dan Kompor

    Kompor dan oven merupakan alat dapur yang paling sering digunakan. Mengurangi penggunaan alat masak tersebut bisa menurunkan produksi panas dan lebih mudah membuat dapur terasa sejuk.

    Halangi Sinar Matahari Langsung

    Cara lainnya adalah dengan menghalangi masuknya sinar matahari langsung. Hal ini bisa menurunkan suhu panas di dalam dapur.

    “Jika Anda memiliki jendela di dalam atau di dekat dapur yang terkena sinar matahari langsung, tirai gelap atau film jendela reflektif akan membantu menghalangi panas secara signifikan,” kata ahli HVAC dan Presiden Ben’s ProServ TJ Laury kepada The Spruce.

    Kalau tidak ingin menghalangi sinar matahari sepenuhnya, pertimbangkan untuk menggunakan penutup jendela berwarna terang. Penutup jendela ini memungkinkan cahaya masuk, tetapi akan memantulkan panas langsung dari matahari.

    Ubah Tata Letak Perabotan Dapur

    Penghuni rumah juga bisa mengatur tata letak perabotan di dapur agar area tersebut terasa lebih sejuk. Biasanya, rasa pengap dan panas terjadi karena tata letak yang salah.

    “Jika kulkas dan oven Anda bersebelahan, cobalah untuk memindahkannya agar terpisah. Hal itu akan memaksa kedua peralatan bekerja lebih keras sehingga menambah panas di dapur,” kata Laury.

    Itulah beberapa cara untuk membuat dapur terasa lebih sejuk. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Ketahui Jarak Aman Pasang Septic Tank biar Sumur Air Nggak Tercemar



    Jakarta

    Septic tank merupakan wadah untuk menampung kotoran tinja dan limbah domestik setiap bangunan serta mengolahnya agar bisa terurai. Lokasinya berada di dalam tanah, tetapi terdapat pipa dan penanda lokasinya yang terlihat ke permukaan.

    Saat memasang septic tank, lokasinya harus jauh dari sumur air bersih rumah. Sebab, berisiko dapat mencemari sumur air bersih jika septic tank bocor atau meledak.

    Sumur air bersih harus dalam keadaan bersih agar aman saat digunakan. Air yang tercampur kotoran, tinja, dan limbah tidak bisa dipakai dan bisa menyebabkan berbagai penyakit, seperti diare, tipes, dan lainnya.


    Water Specialist dari Fakultas Teknik Lingkungan & Sipil (FTSL) ITB Ir. Rofiq Iqbal, ST, MEng mengungkapkan salah satu tingkat pencemaran air paling tinggi di Tanah Air disebabkan lokasi septic tank yang cukup dekat dengan tempat tinggal. Jaraknya hanya sekitar 2-3 meter karena beberapa kawasan permukiman berada di area yang padat.

    Jarak septic tank yang terlalu dekat dengan sumur air bersih berisiko membuat air tercemar bakteri Escherichia coli (E. Coli). Bakteri satu ini pasti sudah tidak asing di telinga karena bakteri ini kerap menjadi sumber penyakit infeksi saluran pencernaan.

    Dengan adanya jarak, kemungkinan-kemungkinan risiko tadi dapat dicegah. Meskipun nantinya ada kebocoran, dapat diperbaiki dengan cepat.

    Berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI) 2398:2017, jarak minimal memasang sumur septic tank dengan sumur air minum adalah 10 meter. Sementara itu, upflow filter septic tank minimal berjarak 1,5 meter dari sumur air minum. Demikian juga dengan taman sanitasi septic tank harus diberi jarak minimalnya 1,5 meter dari sumur air minum.

    Tidak hanya itu, jarak sumur resapan air hujan juga jaraknya tidak boleh terlalu dekat dengan septic tank. Sumur resapan air hujan juga salah satu sumber air bersih di rumah saat kekeringan atau krisis air.

    Untuk jarak yang disarankan antara sumur resapan air hujan dan septic tank adalah setidaknya 5 meter. Lalu, jarak upflow filter septic tank dengan sumur resapan air hujan minimal 1,5 meter. Untuk taman sanita septic tank, jarak paling dekatnya 1,5 meter dari sumur resapan air hujan.

    Itulah jarak ideal septic tank dari sumur air agar tidak terjadi pencemaran tinja. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Tunggu Meledak, Ini Waktu yang Tepat Sedot Septic Tank


    Jakarta

    Septic tank merupakan penampungan limbah domestik atau kotoran tinja yang ditemukan pada setiap bangunan agar kotoran tidak mencemari lingkungan. Sama seperti tempat sampah, septic tank bisa penuh dan isinya harus dikurangi dengan cara disedot.

    Saat ini sudah banyak jasa penyedia sedot septic tank yang bisa dipanggil ke rumah. Mereka akan datang dengan mobil besar yang dapat menyimpan kotoran tinja dan membawa ke tempat khusus pengolahan.

    Penyedotan isi septic tank bukan hanya untuk mencegah isinya meluap saat sudah penuh, melainkan untuk keselamatan orang di sekitar dan properti. Di dalam septic tank, kotoran bukan hanya disimpan melainkan terjadi penguraian kotoran yang menghasilkan gas metana. Apabila isi septic tank sudah penuh dan gas metana ini dibiarkan menumpuk dan terus terproduksi dalam jumlah yang banyak, risikonya adalah terjadi ledakan. Kotoran akan berhamburan dan mengotori properti.


    Lantas, kapan waktu yang tepat untuk menyedot isi septic tank?

    Pemilik PT Argajasa Mandiri, penyedia jasa sedot septic tank Basuki mengatakan terdapat dua jenis septic tank yang biasa ditemukan di rumah-rumah yakni biotank dan konvensional. Kedua jenis septic tank tersebut memiliki cara penyedotan yang berbeda, begini penjelasannya.

    1. Septic Tank Biotank

    Septic tank biotank berbentuk seperti toren air yang di dalamnya terdapat filtrasi untuk mengurai kotoran. Septic tank jenis ini perlu dikuras minimal 1 atau 2 tahun sekali agar tidak meluap.

    “Untuk yang septic tank model begini justru butuh perawatan, jadi dia perlu disedot misalnya 1-2 tahun sekali itu sifatnya hanya untuk treatment saja. Dia nggak disedot selama 5-10 tahun juga nggak masalah, karena dia tetap bersirkulasi terus. Tetapi tetap dianjurkan untuk disedot minimal 1-2 tahun sekali untuk treatment saja,” papar Basuki.

    2. Septic Tank Konvensional

    Berbeda dengan biotank, septic tank konvensional merupakan penampungan yang bentuknya tanah. Cara kerjanya sederhana, kotoran, tinja, atau limbah yang masuk septic tank diresapkan ke tanah. Pemiliknya tak perlu sering menguras septic karena tidak akan penuh, meski telah digunakan 10-20 tahun.

    “Kalau bicara berapa lama perlu disedot itu tergantung dari kondisinya. Biasanya kalau di rumah-rumah yang di perkampungan atau di dataran agak tinggi yang tanahnya nggak basah itu bisa 10-20 tahun nggak akan penuh karena dia peresapan tanahnya bagus sehingga air atau kotoran yang masuk itu akan meresap terus,” katanya kepada detikProperti.

    Dapat disimpulkan, waktu yang tepat untuk menguras septic tank tergantung dari jenisnya. Septic tank biotank memerlukan pengurasan lebih sering dibandingkan yang konvensional.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Jurus Jitu Usir Cicak biar Nggak Berkeliaran di Rumah


    Jakarta

    Cicak kerap kali terlihat merayap di tembok rumah. Reptil ini cukup mengganggu karena suka berkeliaran dan buang kotoran sembarangan.

    Jika merasa risih dengan kehadiran cicak, penghuni rumah bisa mengusirnya. Caranya dengan membuat lingkungan rumah tidak nyaman dihuni cicak.

    Lantas, bagaimana cara mengusir cicak? Simak tipsnya berikut ini.


    Tips Usir Cicak dari Rumah

    Inilah beberapa metode untuk membuat cicak enggan berada di dalam rumah, dikutip dari Livspace.

    1. Kapur Barus

    Kapur barus mengeluarkan aroma tajam yang dapat mengusir cicak. Penghuni dapat menaruh kapur di sekitar rumah seperti lemari, dapur, atau kolong wastafel. Namun, cara ini tidak cocok kalau ada anak-anak atau hewan peliharaan di rumah.

    2. Bubuk Kopi

    Selain itu, cicak juga tidak menyukai aroma menyengat dari bubuk kopi. Campurkan bubuk kopi dengan air dan semprotkan ke area yang sering dilalui cicak. Bubuk kopi bisa juga langsung ditaburkan di sudut-sudut rumah.

    3. Bawang Merah dan Bawang Putih

    Bawang merah dan bawang putih dapat dipakai buat mengusir cicak. Letakkan beberapa siung atau irisan bawang ke sudut-sudut rumah. Cara lain bisa dengan menyemprot air rendaman bawang ke dinding atau sudut-sudut ruangan.

    4. Turunkan Suhu Ruangan

    Cicak menyukai tempat yang hangat. Untuk itu, penghuni dapat membuat ruangan lebih dingin agar mereka tidak betah.

    5. Cangkang Telur

    Bau cangkang telur pun dianggap mengganggu bagi cicak. Jangan buang cangkang telur, tetapi bersihkan dan letakkan dekat jendela atau pintu. Jangan lupa untuk membuang cangkang telur itu keesokan harinya agar tidak muncul aroma tak sedap.

    6. Lada dan Cabai

    Buatlah larutan bubuk merica atau cabai sebagai semprotan anti cicak. Semprotkan cairan tersebut di area yang sering dilalui cicak.

    7. Semprotan Obat Nyamuk

    Semprotan obat nyamuk juga efektif buat mengusir cicak. Dengan membasmi nyamuk dan serangga, cicak akan kehilangan sumber makanan dan pergi dengan sendirinya.

    8. Jaring Jendela

    Cegah cicak masuk rumah dengan menutup jendela dengan memasang jaring. Cara ini memungkinkan cahaya tetap masuk tapi menghalangi serangga dan cicak ke dalam rumah.

    9. Air Dingin

    Jika tak ingin menggunakan metode berbau tajam, penghuni bisa memanfaatkan air dingin atau air es. Siram air tersebut ke cicak agar tubuh mereka kaku sehingga mudah disingkirkan.

    10. Bersihkan Rumah

    Langkah yang tak boleh ketinggalan buat mengusir cicak adalah rajin bersihkan rumah. Sebab, cicak biasanya datang karena ada serangga atau makanan. Pastikan rumah bersih dan makanan tersimpan rapat agar tidak dihampiri cicak.

    Itulah cara mengusir cicak agar tidak berkeliaran di rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Rumah Suka Diserbu Kaki Seribu? Ini Penyebab dan Cara Basminya


    Jakarta

    Kaki seribu adalah antropoda yang mempunyai banyak kaki. Makhluk kecil ini terkadang ditemukan merayap di dalam rumah.

    Meski bukan hewan yang berbahaya, kehadiran kaki seribu membuat sebagian penghuni nggak nyaman. Ada penghuni yang merasa jijik atau ngeri kalau melihat kaki seribu.

    Bagi penghuni yang tidak suka kaki seribu, ada baiknya tahu penyebab kemunculannya. Dengan begitu, penghuni tahu cara mencegah kaki seribu masuk rumah.


    Lalu, kenapa kaki seribu menyerbu rumah ya? Simak penjelasannya berikut ini.

    Penyebab Kaki Seribu Masuk Rumah

    Inilah beberapa faktor penyebab kaki seribu datang ke rumah.

    1. Ada Celah di Rumah

    Dikutip dari Forbes Home, kaki seribu bisa masuk rumah melalui retakan atau celah pada bangunan rumah seperti fondasi dan pintu. Pastikan untuk menutup celah yang bisa menjadi akses masuk kaki seribu. Selain itu, perbaiki saluran air di rumah yang memungkinkan kaki seribu masuk.

    2. Rumah Lembap

    Kaki seribu hidup di tempat yang lembap. Nah, rumah yang lembap merupakan tempat yang menarik bagi mereka.

    Penghuni sebaiknya menjaga tingkat kelembapan dengan ‘mengeringkan’ bagian-bagian rumah, termasuk kamar mandi. Penghuni juga bisa memanfaatkan dehumidifier untuk menghilangkan kelembapan di rumah.

    3. Ada Tanaman Membusuk

    Kaki seribu merupakan pemakan bahan organik yang sudah mati atau membusuk (saprofit). Penghuni dapat mencegah kedatangannya dengan menyingkirkan rerumputan busuk atau lapisan kompos.

    4. Ada Genangan Air

    Dilansir dari Southern Living, genangan air menarik perhatian kaki seribu. Sebaiknya periksa genangan air di sekitar fondasi rumah dan segera hilangkan.

    Lalu, perbaiki pipa atau keran yang bocor di dalam rumah. Penghuni dapat memasang pelindung percikan, saluran pembuangan, atau pipa untuk mencegah genangan air di sekitar rumah.

    Cara Basmi Kaki Seribu

    Jika rumah diserbu kaki seribu, penghuni bisa membasminya dengan mudah. Berikut ini cara menyingkirkan kaki seribu.

    1. Buang Kaki Seribu

    Cara paling mudah untuk basmi kaki seribu adalah mengangkat dan membuangnya ke luar rumah. Penghuni dapat memakai alat bantu seperti penyedot debu buat membuang kaki seribu.

    2. Cairan Pengusir Kaki Seribu

    Senyemprotkan cairan atau butiran insektisida pada fondasi dan dinding luar rumah. Langkah ini membantu mencegah serangga masuk ke dalam rumah.

    Selain itu, minyak esensial dan cabai rawit bisa menjadi opsi bahan alami buat basmi kaki seribu. Taburkan atau semprotkan bahan tersebut di area yang rawan dilalui kaki seribu.

    Itulah penyebab dan cara mengatasi kaki seribu. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Seberapa Sering Harus Cuci Seprai? Ini Kata Ahli


    Jakarta

    Seprai merupakan pelindung kasur yang lama kelamaan bisa saja jadi sarang kuman, debu, maupun sel kulit mati. Maka dari itu, menyuci seprai perlu dilakukan agar tidak menjadi sarang kuman.

    Yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah seberapa sering cuci seprai harus dilakukan? Sebenarnya, hal ini sangat tergantung dari pemilik kamar.

    Para ahli kesehatan menyarankan setidaknya ganti seprai setiap satu atau dua minggu sekali. Dilansir dari Cleveland Clinic, dermatologist atau dokter kulit Sean McGregor menyarankan untuk mengganti seprai setiap seminggu sekali, namun untuk bantal dan selimut bisa dicuci setiap beberapa bulan sekali. Hal ini untuk membatasi jumlah kuman dan organisme kecil lainnya di kasur.


    Nah, ada beberapa faktor yang memengaruhi seberapa sering mencuci seprai. Apabila pemilik kamar memiliki asma, sering berkeringat, kondisi cuaca panas atau lembap, hewan peliharaan tidur di kasur yang sama, maupun baru sembuh sakit, sebaiknya lebih sering mencuci seprai.

    Ada beberapa tanda yang menunjukkan bahwa seprai harus segera dicuci, yaitu:

    – Seprai terasa lengket
    – Ada noda
    – Bau tidak sedap
    – Ada kotoran atau serangga yang mengiritasi kulit

    Cara Menjaga Kasur Tetap Bersih

    dr. McGregor memberikan beberapa tips untuk menjaga agar kasur tetap bersih. Berikut ini informasinya.

    1. Rutin Ganti Seprai

    Mengganti seprai setiap seminggu atau dua minggu sekali bisa menjaga kasur tetap bersih. Untuk bantal dan selimut bisa dicuci setiap enam bulan sekali atau ketika diperlukan.

    2. Cuci Pakai Air Panas

    Tips selanjutnya adalah cuci dengan air panas. Air panas bisa membunuh tungau debu dan membuat seprai lebih bersih.

    3. Jangan Langsung Rapikan Kasur saat Bangun Tidur

    Disarankan, jangan langsung merapikan kasur sesudah bangun tidur. Berikan waktu agar keringat kering terlebih dahulu.

    “Ini akan mengurangi kelembapan yang dibutuhkan tungau debu dan bakteri untuk berkembang,” kata dr. McGregor, dikutip dari Cleveland Clinic, Rabu (27/8/2025).

    4. Bersihkan Kasur

    Seperti bantal dan guling, kasur juga perlu dibersihkan setidaknya setiap enam bulan sekali. Gunakan penyedot debut untuk menghilangkan kotoran di kasur dan kebut permukaan kasur untuk menghilangkan tungau debu maupun sel kulit mati.

    Manfaat Seprai Bersih

    Mencuci seprai setidaknya seminggu sekali memiliki beberapa manfaat, seperti meningkatkan kualitas tidur, mengurangi gejala alergi, mengurangi ketidaknyamanan, menghilangkan bau dan noda, serta memastikan kulit yang lebih sehat.

    Itulah informasi mengenai seberapa sering seprai harus dicuci.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Hal Sederhana yang Bikin Nyamuk Nggak Bakal Masuk ke Rumah


    Jakarta

    Nyamuk merupakan salah satu serangga yang kerap mengganggu manusia. Hewan ini sering kali menggigit manusia sehingga bikin kulit jadi bentol dan gatal-gatal.

    Lebih parah lagi, gigitan nyamuk bisa menyebabkan seseorang mengalami demam berdarah dengue (DBD). Penyakit ini disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui nyamuk Aedes aegypti.

    Jika nyamuk sering masuk ke dalam rumah, jangan khawatir. Sebab, ada beberapa cara sederhana yang bikin nyamuk ogah datang lagi ke rumah kamu. Penasaran? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    4 Hal Sederhana yang Bikin Nyamuk Nggak Bakal Masuk Rumah

    Dilansir situs Better Homes & Gardens, berikut sejumlah tips sederhana yang dapat mencegah nyamuk masuk ke dalam rumah:

    1. Tutup Celah di Rumah

    Langkah yang pertama adalah dengan menutup celah di rumah. Sebab, nyamuk bisa masuk lewat lubang tersebut karena memiliki ukuran badan kecil.

    Apabila rumah kamu dilengkapi dengan ventilasi udara dianjurkan memasang jaring. Fungsinya agar nyamuk tidak bisa masuk ke dalam rumah dan ventilasi tetap berfungsi mengalirkan udara.

    Selain itu, tutup pintu saat sore dan malam hari karena pada waktu tersebut nyamuk sering beterbangan. Tutup pintu dengan rapat supaya nyamuk tak bisa masuk ke dalam rumah.

    2. Pakai Pewangi Ruangan

    Kamu juga bisa menambahkan pewangi ruangan di beberapa sudut rumah untuk mencegah nyamuk datang. Agar lebih efektif, pilih wangi yang mengeluarkan aroma menyengat seperti serai, lavender, pepermin, atau kayu manis.

    Pewangi ruangan yang dipasang bisa berupa semprotan, lilin, atau diffuser yang diletakkan di sudut rumah. Jadi fungsinya tak hanya mengusir nyamuk, tapi juga membantu menyegarkan ruangan.

    3. Pasang Tanaman Hias

    Kalau tidak mau menggunakan pewangi ruangan, kamu bisa membeli tanaman hias seperti mint, marigold, lavender, dan serai. Tanaman tersebut diklaim dapat mengusir nyamuk secara efektif.

    Letakkan tanaman hias ini di sudut-sudut ruangan. Pastikan tanaman hias juga disiram dan ditaruh di tempat yang terkena sinar matahari agar tetap tumbuh.

    4. Atur Tingkat Kelembapan

    Mengatur tingkat kelembapan di rumah bisa menjadi salah satu langkah efektif untuk mengusir nyamuk. Salah satu caranya adalah dengan menyalakan AC.

    AC yang menyala dapat mendinginkan sekaligus menurunkan kelembapan ruangan. Kondisi ini dinilai kurang ideal bagi nyamuk untuk bertahan hidup sehingga memilih untuk pergi.

    Demikian empat hal sederhana yang bisa dilakukan untuk mencegah nyamuk masuk ke rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Serangan Kutu Putih Rusak Tanaman, Begini Cara Basminya


    Jakarta

    Kutu putih adalah serangga yang suka hinggap di tanaman. Pemilik tanaman mesti waspada karena serangga ini suka merusak tanaman.

    Kehadiran kutu putih dapat menghambat pertumbuhan, bahkan mematikan tanaman dengan cara mengisap sarinya. Lalu, biasanya akan muncul residu putih pada tanaman.

    Kemunculan kutu putih bisa dipicu oleh kadar nitrogen dan pertumbuhan lunak tanaman. Kondisi tersebut bisa akibat penghuni memberikan terlalu banyak pupuk.


    Selain itu, serangga putih ini tertarik dengan tanaman yang punya banyak sari buah, misalnya tanaman jeruk dan mangga. Sari buah merupakan makanan kutu putih.

    Jika tanaman sudah terlanjur diserang kutu putih, bagaimana cara basminya ya? Simak tipsnya berikut ini.

    Cara Basmi Kutu Putih

    Inilah beberapa cara untuk membasmi kutu putih yang hinggap pada tanaman, dikutip dari The Spruce dan Martha Stewart.

    1. Siram Air

    Kalau serangan kutu putih tergolong ringan, penghuni dapat mengatasinya dengan menyiram air. Posisikan bagian tanaman yang terdapat kutu putih di bawah keran, lalu alirkan airnya.

    2. Pangkas Sebagian Tanaman

    Penghuni bisa memotong bagian tanaman yang terserang kutu putih yang tergolong cukup berat. Langkah ini untuk mencegah kutu putih menyerang bagian tanaman lain.

    3. Semprot Larutan Minyak Nimba

    Buatlah insektisida organik menggunakan minyak nimba buat basmi kutu putih. Caranya dengan mencampurkan 1-2 sdm minyak nimba dengan 1-2 sdt sabun cuci piring dan 3,7 liter air ke dalam botol semprot.

    Semprotkan cairan itu ke tanaman yang terinfeksi kutu putih pada pagi dan sore hari. Ulangi penyemprotan 1-2 minggu kemudian kalau belum teratasi.

    4. Semprot Cairan Anti Kutu Putih

    Selain itu, penghuni bisa bikin cairan anti kutu putih dari bawang bombai, bawang putih dan bubuk cabai. Semprotkan cairan itu pada bagian tanaman yang terinfeksi selama beberapa hari.

    Cara buatnya dengan blender bahan-bahan hingga menjadi pasta dan tambahkan 1 liter. Diamkan campuran itu selama satu jam, lalu saring menggunakan kain tipis. Lalu, tambahkan sabun cuci piring cair dan aduk hingga rata.

    Masukan cairan ke dalam botol semprot agar siap pakai. Semprotan anti kutu putih ini dapat bertahan selama seminggu di dalam kulkas.

    5. Sebarkan Serangga Predator

    Terakhir, penghuni dapat mengatasi serangan kutu putih ringan dengan menyebarkan serangga predator. Tawon parasitoid (leptomastix dactylopii) dan kumbang Cryptolaemus montrouzieri mampu membutuh kutu putih, tetapi proses pembasmian butuh waktu yang cukup lama.

    Itulah cara mengatasi kutu putih yang menyerang tanaman. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com