Category: Tips Properti

  • 4 Penyebab Cat Dinding Rumah Lembap dan Mengelupas


    Jakarta

    Dinding rumah perlu dicat agar hunian terlihat lebih berwarna dan estetis. Akan tetapi, dinding rumah bisa saja mengalami kelembapan tinggi sehingga interior rumah terlihat kusam.

    Jika dinding rumah sudah lembap, maka cat yang menempel di tembok dapat terkelupas. Lalu, muncul seperti benjolan dari dalam dinding yang membuat interior rumah jadi terlihat jelek.

    Untuk mencegah hal tersebut, detikers perlu tahu apa saja penyebab cat dinding rumah lembap dan mengelupas. Simak penjelasannya secara lengkap dalam artikel ini.


    Penyebab Cat Dinding Lembap dan Mengelupas

    Ada sejumlah penyebab cat dinding rumah mengalami lembap hingga mengelupas. Dilansir situs Home Building and Renovating, berikut penyebabnya:

    1. Kondensasi

    Faktor utama cat dinding lembap dan mengelupas karena mengalami kondensasi. Perlu diketahui, kondensasi bisa terjadi ketika udara hangat di dalam ruangan masuk ke dalam tembok bagian dalam yang dingin.

    Saat udara mendadak dingin secara cepat maka memicu terjadinya embun yang lama kelamaan menjadi air. Lalu, lapisan dinding di dalamnya akan menjadi lembap.

    Jika kondensasi ini terus dibiarkan bisa menyebabkan masalah lain yang lebih parah, seperti cat dinding mengelupas dan muncul jamur hitam (black mold) di dinding hingga langit-langit rumah.

    2. Dinding Retak

    Adanya dinding retak di rumah juga bisa menjadi penyebabnya. Seiring waktu, dinding rumah bisa mengalami keretakan dalam bentuk halus ataupun lebar.

    Kondisi itu membuat kelembapan dapat masuk ke dinding lewat celah retakan. Lalu, air yang masuk ke dalam dinding tidak bisa keluar lagi, sehingga menyebabkan bercak lembap di dinding bagian dalam.

    3. Ada Pipa Air yang Bermasalah

    Faktor lainnya disebabkan oleh masalah pada sejumlah pipa air rumah yang bocor. Terkadang, beberapa penghuni rumah menganggap sepele masalah ini karena air yang menetes dalam jumlah kecil.

    Padahal, jika pipa bocor didiamkan selama berbulan-bulan bisa menimbulkan masalah besar, salah satunya dinding menjadi lembap. Soalnya, tetesan air yang keluar dari pipa dan mengenai dinding bisa memicu kelembapan yang sangat tinggi di area tersebut.

    Dalam jangka waktu lama, kelembapan pada dinding akibat pipa air bocor dapat merusak struktur rumah. Kondisi itu menyebabkan korosi pada material bangunan seperti kayu, batu bata, dan semen.

    4. Perubahan Suhu Ekstrem

    Perubahan suhu dan cuaca yang ekstrem juga bisa memicu kelembapan pada cat dinding hingga akhirnya mengelupas. Ketika suhu udara panas bertemu dengan suhu dingin bisa menyebabkan cat dinding rusak. Alhasil, cat yang awalnya menempel dengan erat perlahan akan kendur dan mudah terkelupas.

    Demikian empat penyebab cat dinding rumah mengalami lembap dan mengelupas. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Air Panas Bisa Rusak Pipa Pembuangan, Begini Cara Buang yang Benar



    Jakarta

    Siapa di sini yang masih sering membuang air panas ke bak cucian piring atau wastafel? Bentuk air panasnya seperti air bekas merebus mie, air panas bekas rebusan telur, atau air panas bekas membersihkan botol dot bayi.

    Ternyata air panas nggak bisa dibuang sembarangan apalagi ke bak cucian piring atau wastafel. Efeknya memang tidak terlihat secara langsung, melainkan setelah dilakukan secara berulang, dengan suhu yang sangat panas, dan dalam jumlah yang banyak.

    Dilansir WP Plumbing, air panas merupakan musuh dari saluran pembuangan. Sebagian besar bahan saluran pembuangan tidak didesain untuk menahan suhu tinggi. Apabila disiram air panas secara terus menerus yang terjadi justru dinding pipa akan semakin tipis.


    Perlu diketahui rata-rata material yang dipakai pada pipa pembuangan air di bak cuci piring dan wastafel terbuat dari PVC, Pex, dan CPVC. Bahan-bahan tersebut tidak tahan terhadap panas terutama di atas 60℃.

    Dinding yang tipis dapat menyebabkan kerusakan lanjutan, seperti muncul lubang pada dinding, pipa menciut, pipa berubah bentuk, hingga muncul kebocoran. Lubang-lubang yang muncul juga bisa membuat sisa makanan padat di pipa pembuangan tersangkut karena permukaan dinding dalam tidak mulus.

    Selain itu, air panas juga bisa menyebabkan sisa minyak dan lemak yang menyangkut di dalam pipa, meleleh dan bergerak lebih jauh ke saluran pembuangan. Sisa minyak dan lemak akan semakin sulit dijangkau dan bisa menyumbat pipa saluran pada wastafel.

    Cara Buang Air Panas yang Benar

    Meskipun sebaiknya dihindari, air panas bisa dibuang melalui bak cuci piring atau wastafel. Caranya adalah dengan mencampur air panas dengan air biasa sebelum membuangnya.

    Dengan mencampurkan air panas dengan air biasa, suhu air akan menurun. Untuk takaran antara air biasa dengan air panas tergantung pada banyaknya air panas. Sebelum dibuang wajib mengecek suhu air dengan mencelupkan tangan ke dalam. Apabila masih panas, tambahkan lebih banyak air sampai tidak terasa panas. Cara ini tidak cocok untuk air yang sudah tercampur minyak atau larutan tepung dan kopi karena ampasnya justru bisa menyebabkan penyumbatan pada saluran.

    Apabila air tercampur minyak atau terdapat ampas benda yang cukup padat, sebaiknya dibuang di dalam plastik khusus atau memisahkan benda padat dan cair tersebut sebelum air dibuang.

    Itulah penjelasan soal larangan membuang air panas ke saluran air. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Basmi Kutu Busuk di Kasur Bisa Pakai Alkohol, Begini Caranya


    Jakarta

    Kutu busuk adalah salah satu jenis serangga yang sering muncul di kasur atau sofa. Jika tergigit kutu busuk maka bisa menyebabkan kulit menjadi merah dan gatal-gatal.

    Serangga kecil ini kerap bersembunyi di pinggir dan dalam kasur, terutama area yang jarang terkena sinar matahari. Maka dari itu, perlu ketelitian dalam membasmi kutu busuk agar benar-benar lenyap.

    Penting juga untuk memilih cara yang tepat dalam membasmi kutu busuk, salah satunya menggunakan alkohol. Lantas, bagaimana caranya? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Basmi Kutu Busuk Pakai Alkohol

    Banyak pemilik rumah yang menggunakan cairan alkohol untuk mengusir kutu busuk di kasur. Sebab, kutu busuk dewasa yang terpapar alkohol akan langsung mati.

    Dilansir The Spruce, alkohol bekerja cepat menembus lapisan luar tubuh kutu busuk. Dalam sebuah studi, kutu busuk bisa langsung mati dalam waktu 30 detik setelah terpapar alkohol.

    Meski begitu, penggunaan alkohol dinilai tidak efektif 100% untuk membunuh kutu busuk. Sebab, alkohol yang sudah mengering di kain atau permukaan kasur maka tidak efektif lagi.

    “Alkohol dapat menguap dengan cepat, jadi tidak akan membunuh kutu busuk yang bersentuhan dengan area yang telah disiram alkohol,” kata pakar pengendali hama Georgios Liakopoulos.

    Liakopoulos mengatakan kutu busuk atau telurnya yang bersembunyi di balik kasur mungkin tidak akan mati jika cairan alkohol tidak mengenai tempat persembunyiannya.

    Lebih lanjut, Liakopoulos menyarankan agar menggunakan jenis alkohol berkonsentrasi 70% agar lebih optimal membasmi kutu busuk. Alkohol dengan konsentrasi 90% dan 99% mengandung lebih sedikit air.

    Cara Pakai Alkohol untuk Basmi Kutu Busuk

    Berikut cara menggunakan alkohol untuk membasmi kutu busuk di kasur dengan mudah dan tepat:

    1. Isi botol semprot dengan cairan alkohol berkonsentrasi 70%
    2. Sebelum menyemprotkan cairan alkohol, pastikan jendela dan pintu kamar dibuka lebar agar udara mengalir lewat ventilasi
    3. Semprotkan cairan alkohol di tempat yang terdapat kutu busuk, seperti di jahitan, tepian, dan lipatan kasur
    4. Semprot juga cairan alkohol di bantal, guling, seprai, dan selimut yang terdapat kutu busuk
    5. Untuk bagian rangka kasur, gunakan bola kapas atau kain yang telah dioleskan alkohol. Lalu gosok secara perlahan pada permukaan yang terdapat kutu busuk
    6. Semprotkan cairan alkohol pada retakan atau celah perabot kayu di dekat tempat tidur atau area lainnya yang dihinggapi kutu busuk
    7. Setelah alkohol mengering, sedot sisa-sisa kutu busuk yang sudah mati dengan vacuum cleaner
    8. Lap permukaan rangka kasur yang sebelumnya diolesi alkohol dengan air bersih dan kain.

    Sebagai pengingat, cairan alkohol sangat mudah terbakar jika terkena api. Maka dari itu, jauhkan tempat tidur yang terkena alkohol dari api dan sumber panas.

    Selain itu, semprot atau oleskan alkohol di tempat tidur dengan secukupnya. Hindari merendam kain seperti bantal, guling, atau selimut ke dalam alkohol karena bisa merusak bahan.

    Itu dia cara membasmi kutu busuk di kasur yang tepat dengan alkohol. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Mudah Atasi Cat Dinding Rumah yang Lembap dan Mengelupas


    Jakarta

    Dinding rumah bisa mengalami lembap karena adanya retakan halus, pipa air bocor, atau kondensasi. Jika masalah ini tidak segera diatasi, cat dinding bisa rusak dan akhirnya terkelupas karena kelembapan yang tinggi.

    Sayangnya, tidak semua pemilik rumah tahu bagaimana cara mengatasi cat dinding yang lembap dan mengelupas. Jika salah prosedur malah bisa membuat dinding semakin rusak.

    Ingin tahu cara mudah mengatasi cat dinding yang mengelupas karena lembap? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Cara Atasi Cat Dinding Rumah Lembap dan Mengelupas

    Kalau cat dinding rumah sudah lembap, sebaiknya segera diatasi sebelum kondisinya semakin parah. Dikutip dari New Line Painting, berikut cara mengatasi dinding lembap dan cat mengelupas:

    1. Bersihkan Dinding dari Cat yang Mengelupas

    Langkah pertama adalah membersihkan cat dinding yang mengelupas dengan cara mengikisnya. Cara ini dilakukan agar mendapatkan permukaan dinding yang halus.

    Untuk membersihkan cat dinding yang terkelupas dapat menggunakan alat pengikis khusus. Apabila ada noda atau minyak yang menempel, sebaiknya dibersihkan dulu dengan air, sabun, dan kain.

    2. Cari Tahu Masalahnya

    Setelah mengikis seluruh cat dinding, kini saatnya mengidentifikasi masalahnya. Cari tahu apa yang memicu dinding menjadi lembab, cat mengelupas, dan terdapat noda hitam (black mold).

    Cek juga seluruh permukaan dinding secara teliti untuk melihat apakah ada retakan halus atau cukup lebar. Dengan begitu, kamu bisa melakukan tindakan pencegahan sesuai masalah yang terjadi.

    3. Amplas Dinding

    Lakukan pengamplasan pada dinding secara perlahan agar permukaan tembok rumah kembali halus. Langkah ini dilakukan jika terdapat retakan halus pada dinding hunian.

    4. Gunakan Cat Primer Berkualitas

    Usai dinding diamplas sampai halus, langkah berikutnya adalah mengecat ulang dinding dengan cat dasar atau primer. Sebaiknya menggunakan cat dasar yang berkualitas agar tahan lama dan hasilnya baik.

    Penggunaan cat dasar dapat meminimalisir cat dinding mengelupas yang disebabkan oleh suhu lembap atau jamur. Selain itu, permukaan tembok akan terasa lebih halus.

    5. Mengecat Ulang Dinding

    Usai melapiskan cat primer pada dinding, langkah terakhir adalah mengecat ulang seluruh tembok sesuai dengan warna keinginan. Pastikan kamu menggunakan merek cat yang berkualitas tinggi agar memberikan proteksi terbaik sekaligus tahan lama.

    Demikian lima cara mudah mengatasi cat dinding rumah lembap dan mengelupas. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Basmi Belatung di Tempat Sampah Bisa Pakai Pemutih, Ini Caranya!


    Jakarta

    Belatung adalah salah satu hewan yang sering ditemukan di tempat kotor. Belatung biasanya muncul di luar ruangan, tetapi juga bisa ada di dalam rumah seperti di tempat sampah.

    Kehadiran belatung di tempat sampah bikin sebagian orang merasa jijik. Selain itu, kemunculan belatung juga menandakan kalau rumah kamu sangat jorok karena tempat sampah tidak segera dibuang dan dibiarkan menumpuk.

    Bagi kamu yang sedang pusing mencari cara membasmi belatung, jangan khawatir. Sebab, hewan ini dapat dibasmi dengan hanya menggunakan pemutih. Bagaimana caranya? Simak dalam artikel ini.


    Cara Basmi Belatung dengan Pemutih

    Sebagai informasi, belatung adalah lalat muda alias larva lalat. Hewan ini tidak memiliki kaki dan warnanya putih. Dilihat secara sekilas belatung mirip seperti cacing. Hewan ini memiliki 1-2 bintik hitam pada salah satu ujungnya yang berfungsi sebagai lubang pernapasan.

    Pada umumnya belatung dapat ditemukan dalam jumlah banyak pada satu tempat tertentu. Mereka akan berubah menjadi kepompong, lalu akhirnya menjadi lalat.

    Belatung dapat hilang dengan sendirinya jika sudah menjadi lalat dan memakan semua sumber makanan, sehingga area tersebut tak bisa lagi menjadi tempat bertelur. Faktor cuaca juga dapat membunuh belatung karena tidak dapat bertahan hidup di kondisi terlalu dingin atau panas

    Jika kamu menemukan ada banyak belatung di rumah, terutama di tempat sampah dapur, sebaiknya segera dibasmi sebelum jumlahnya semakin banyak. Cara basmi belatung bisa menggunakan cairan pemutih saja, lho.

    Dilansir situs The Spruce, berikut cara basmi belatung dengan menggunakan pemutih pakaian:

    1. Tuang cairan pemutih ke tisu dapur, jangan terlalu banyak karena membuat tisu hancur
    2. Oleskan tisu yang berisi cairan pemutih ke area yang banyak ditemukan belatung, khususnya di tempat sampah. Jika merasa jijik, gunakan sarung tangan karet saat mengoleskan tisu
    3. Buang tisu yang sudah berisi belatung tersebut ke tempat sampah
    4. Diamkan selama beberapa saat, kemudian cek kembali apakah belatung sudah mati atau belum.

    Selain mengoleskan tisu yang sudah dibasahi cairan pemutih ke tempat sampah, kamu juga dapat membuat obat semprot dari pemutih. Berikut langkah-langkahnya:

    1. Tuang sekitar 50-100 ml cairan pemutih ke dalam botol semprot, lalu campurkan dengan air secukupnya
    2. Kocok botol hingga pemutih dan air tercampur rata
    3. Semprotkan cairan pemutih ke area yang terdapat belatung di tempat sampah
    4. Tunggu sesaat sampai cairan pemutih bereaksi untuk membunuh belatung.

    Perlu diingat, jauhkan hewan peliharaan dan anak kecil saat menggunakan obat semprot pemutih agar tidak terpapar kandungan zat di dalamnya.

    Demikian cara membasmi belatung hanya dengan cairan pemutih. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Ampuh Hilangkan Bau Pesing! Begini Cara Bersihkan Pipis Kucing di Rumah


    Jakarta

    Kucing merupakan salah satu hewan peliharaan yang lucu dan menggemaskan. Namun, jika kucing kamu sering pipis di dalam rumah tentu rasanya bikin kesal.

    Pipis kucing dapat mengeluarkan bau tak sedap ke seluruh ruangan. Hal ini bisa membuat kamu atau tamu yang datang ke rumah jadi merasa tidak nyaman.

    Jika kucing peliharaan kamu pipis sembarangan, sebaiknya segera dibersihkan agar tidak bau dan kotor. Nah, untuk membersihkan pipis kucing juga tidak bisa sembarangan.


    Ingin tahu cara membersihkan pipis kucing di rumah biar nggak bau pesing? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Cara Bersihkan Pipis Kucing di Rumah

    Apabila kucing kamu kedapatan habis pipis sembarangan di rumah, lakukan tiga cara ini agar baunya cepat hilang yang dilansir situs The Vets:

    1. Segera Bersihkan

    Langkah yang pertama adalah segera membersihkan pipis kucing yang ada di lantai rumah. Cara ini dilakukan agar bau pesing tidak menyebar ke seluruh ruangan.

    Saat membersihkan pipis kucing sebaiknya menggunakan sarung tangan. Soalnya, di dalam pipisnya mengandung bakteri dan kuman yang dapat menyebabkan penyakit bagi manusia.

    2. Bersihkan Pakai Kain atau Tisu

    Untuk mengeringkan pipis kucing di lantai bisa dilap dengan tisu atau kain kering. Lalu, segera buang ke kantong sampah dan masukkan ke dalam tempat sampah. Pastikan tidak ada sisa pipis kucing yang berada di lantai.

    Oh ya, tidak disarankan membersihkan pipis kucing dengan air panas. Sebab, bau pipis kucing justru akan lebih sulit hilang.

    3. Siram dengan Cairan Pembersih

    Saat membersihkan bau pipis kucing, sebaiknya menggunakan cairan pembersih agar ampuh menghilangkan bakteri sekaligus membuat lantai wangi. Perlu diingat, hindari menggunakan produk pembersih berbasis amonia.

    Sebab, penggunaan produk pembersih itu dapat memicu kucing untuk pipis lagi di lokasi yang sama. Sebaiknya gunakan produk pembersih yang mengandung enzim seperti campuran baking soda dan cuka putih atau detergen dan air soda.

    Kenapa Kucing Pipis Sembarangan?

    Ada sejumlah penyebab kucing bisa pipis sembarangan. Faktor utamanya karena ada masalah kesehatan, seperti diabetes, penyakit ginjal, masalah saluran kemih, atau arthritis.

    Jika kucing kesayanganmu akhir-akhir ini lebih sering pipis sembarangan dan terlihat murung, segera bertemu dengan dokter hewan untuk konsultasi.

    Penyebab lainnya karena dipicu stres, kecemasan, atau perasaan ingin menguasai wilayah tertentu. Bisa juga karena kucing tidak nyaman dengan kotak pasir untuk membuang kotoran yang tak pernah dibersihkan.

    Selain itu, mungkin kucing tidak terbiasa untuk membuang kotoran atau pipis di dalam kotak pasir. Hal itu yang membuat kucing jadi sering pipis sembarangan di dalam rumah.

    Demikian tiga cara mudah membersihkan pipis kucing di rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Tips Cegah Kucing Liar Naik ke Atap Rumah


    Jakarta

    Pernahkah mendengar suara berisik dari atap rumah? Bisa jadi ada kucing liar berkeliaran di sana. Kehadiran hewan berbulu itu terkadang bikin pemilik rumah resah.

    Kalau sudah sampai atap rumah, kucing bisa saja buang kotoran sembarangan. Lalu, sejumlah kucing dapat bertengkar di atas rumah.

    Tingkah mereka ini cukup mengganggu kenyamanan penghuni rumah. Belum lagi, atap atau genteng bisa rusak karena aktivitas kucing.


    Lantas, bagaimana cara mencegah kucing naik ke atap rumah? Simak tipsnya berikut ini.

    Cara Cegah Kucing Naik ke Atap Rumah

    Inilah cara agar kucing tidak naik ke atap seperti yang dilansir dari Big Bear Roofing, Newsweek, hingga situs jual beli rumah.

    1. Pangkas Dahan Pohon

    Kucing dapat naik ke atap melalui dahan pohon yang mengarah ke bagian atas rumah. Pemilik rumah bisa menghilangkan akses itu dengan memangkas dahan pohon secara teratur.

    2. Letakkan Tanaman yang Tak Disukai Kucing

    Ada sejumlah tanaman yang aromanya tidak disukai kucing. Nah, pemilik bisa meletakkan tanaman di area kucing sering naik ke atas rumah, bukan di atap rumah. Jenis tanaman yang tidak disukai kucing di antaranya lavender, geranium, eucalyptus, rosemary, dan thyme.

    3. Sebarkan Kulit Jeruk

    Jeruk mengeluarkan aroma khas yang tidak disukai kucing. Pemilik dapat menaruh kulit jeruk, lemon, jeruk nipis, atau jeruk bali di sekitar rumah agar kucing enggan mendekat.

    4. Pasang Alat Penyiram dengan Sensor Gerak

    Manfaatkan alat penyiram otomatis yang menyala ketika ada pergerakan atau berdasarkan waktu. Alat ini akan menyiram air saat mendeteksi adanya pergerakan. Dengan begitu, kucing yang hendak mendekati rumah bakal kabur disiram alat tersebut. Namun, perlu diingat jangan pernah menyiram kucing dengan air panas ya.

    Itulah cara mencegah kucing naik ke atap rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Dinding Rumah Kotor? Begini Cara Membersihkan Tanpa Merusak Cat



    Jakarta

    Dinding yang kotor tentu bisa membuat rumah tampak tak elok. Penghuni rumah juga mungkin berpikir dua kali untuk membersihkannya karena bisa membuat cat rusak.

    Namun, ada cara untuk membersihkan dinding yang kotor tanpa merusak catnya. Bagaimana caranya?

    Dilansir dari Southern Living, berikut ini informasinya.


    Cara Membersihkan Dinding Tanpa Merusak Cat

    • Bersihkan debu dengan kemoceng maupun penyedot debu.
    • Buat sabun pembersih dengan mencampurkan beberapa tetes sabun cuci piring ke dalam ember yang berisi air hangat.
    • Celupkan lap bersih ke cairan tersebut dan bersihkan dinding dengan lembut dengan gerakan memutar.
    • Peras lap di atas ember kosong, biarkan air bersih tetap bersih. Ulangi dengan mencelupkan kembali kain ke dalam ember sabun dan terus gosok perlahan dengan gerakan memutar yang konsisten. Bersihkan seluruh dinding dengan cara ini, pastikan untuk melakukannya secara menyeluruh dan memberikan tekanan yang merata selama proses pembersihan.
    • Setelah selesai, keringkan dinding sepenuhnya dengan lap bersih, pastikan untuk menghindari noda air atau area basah yang tidak dirawat.

    Kalau masih ada noda membandel di dinding, bisa juga dibersihkan dengan baking soda atau soda kue. Berikut ini caranya.

    • Campurkan 1/2 cangkir soda kue dengan 1/4 cangkir air hingga membentuk pasta yang lengket.
    • Celupkan ujung kain bersih ke dalam pasta dan gosok noda membandel. Pastikan untuk melakukannya dengan lembut, karena metode ini lebih abrasif daripada sabun cuci piring.
    • Berhati-hatilah agar cat tidak ikut terkelupas bersama noda. Jika noda masih membandel, coba metode ini lagi, tetapi oleskan pasta langsung ke dinding dan diamkan selama beberapa menit sebelum dibersihkan.

    Itulah beberapa cara membersihkan dinding tanpa merusak cat. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Tahukah Anda? Ini Kode Rahasia buat Matikan Bunyi Alat Token Listrik


    Jakarta

    Bagi pengguna layanan listrik prabayar atau yang harus mengisi token listrik pasti tidak asing dengan bunyi yang berasal dari kWh meter. Biasanya alat tersebut berbunyi ketika pulsa sudah mau habis.

    Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Jawa Barat Nurmalitasari menyebutkan kWh meter itu akan berbunyi ketika sisa pulsa sudah mencapai batas minimal kWh. Batasan itu bisa diatur oleh pelanggan juga lho.

    “Sebenarnya itu adalah fasilitas untuk kenyamanan pelanggan ya. Jangan sampai nanti (pulsa) habis di tengah malam, pelanggan nggak tahu,” ucap Nurmalita kepada detikProperti beberapa waktu lalu.


    Bunyi berisik itu terkadang bisa membuat penghuni rumah maupun tetangga. Tapi tenang, karena bunyi tersebut bisa dihentikan selain dengan mengisi pulsa, yaitu memasukan kode khusus. Berikut ini informasinya.

    Cara Matikan Bunyi pada Alat Token Listrik

    1. Kode 812 untuk Matikan Bunyi untuk Sementara

    Pelanggan dapat mematikan bunyi token listrik dengan memasukkan kode ‘812’ lalu tekan enter. kWh meter akan berhenti mengeluarkan suara untuk beberapa menit, cukup untuk mengulur waktu buat mengisi pulsa sebelum alat kembali berbunyi.

    “Kita bisa pake 812 untuk sementara ya. Cuma kan nanti pasti akan berbunyi lagi karena sudah di bawah batas limitnya,” ujar Nuramalitasari.

    2. Kode 456XX untuk Mengatur Alarm

    Selain itu, pelanggan juga bisa mematikan bunyi alat dengan mengubah pengaturan batas minimal kWh. Gunakan kode 456 untuk menunda bunyi hingga batas kWh yang ditentukan.

    “Kalau mau diubah itu pakai kode 456 diikuti angka minimal kWh yang diinginkan,” tuturnya.

    Misalnya pelanggan ingin alat berbunyi ketika tersisa 10 kWh, maka kode yang dimasukkan adalah ‘45610’. Jika mau batas pulsa menjadi 5 kWh, masukkan kode ‘45605’.

    Itulah beberapa kode yang bisa digunakan untuk mematikan bunyi pada alat token listrik.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mudah Bersihkan Lantai Dapur yang Lengket dengan Tepat


    Jakarta

    Dapur merupakan salah satu area di rumah yang sangat mudah kotor. Sebab, bisa saja ada tumpahan air, minyak, atau sisa makanan yang jatuh ke lantai.

    Terkadang, lantai dapur akan terasa sangat lengket dan kotor usai memasak. Selain bikin tidak nyaman, lantai dapur yang tidak dibersihkan dapat mengundang berbagai hewan, seperti lalat, semut, tikus, hingga kecoak.

    Sebenarnya, membersihkan lantai dapur yang kotor bisa dilakukan dengan mudah. Ingin tahu caranya? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Cara Mudah Bersihkan Lantai Dapur yang Lengket

    Kamu dapat membersihkan lantai dapur yang lengket dan kotor dengan mudah. Dilansir situs Better Homes & Gardens, berikut langkah-langkahnya:

    1. Sapu Kotoran yang Ada di Lantai

    Langkah pertama adalah dengan menyapu lantai dapur secara rutin, terutama setelah memasak. Biasanya, sisa-sisa makanan atau bumbu sering jatuh ke lantai sehingga bikin kotor.

    Selain itu, debu dan kotoran juga bisa muncul di dapur sehingga terasa tidak nyaman saat menginjak lantai. Kalau jarang disapu, debu bisa membuat permukaan keramik jadi kusam dan muncul goresan.

    2. Pel Lantai dengan Cairan Pembersih

    Tak hanya disapu, lantai dapur juga perlu dipel agar tidak terasa lengket. Dianjurkan menggunakan cairan pembersih khusus lantai agar efektif mengangkat kotoran dan menciptakan aroma wangi ke seluruh dapur.

    Jika ditemukan ada bekas noda minyak di lantai, sebaiknya jangan langsung dipel dengan kain pel. Bersihkan noda minyak tersebut dengan tisu atau kain lap kering.

    Setelah mengepel lantai dapur, sebaiknya kain pel dicuci dan dijemur sampai kering. Langkah ini dilakukan agar kain pel tidak mengeluarkan bau tak sedap saat digunakan lagi.

    3. Cek Noda di Ubin Dapur

    Usai mengepel lantai, sebaiknya cek kembali seluruh permukaan ubin dapur. Pastikan tidak ada sisa noda seperti minyak, air, ataupun bahan dapur lainnya.

    Soalnya, sisa noda yang tidak dibersihkan lama-lama akan menjadi lengket dan menempel ke keramik. Selain jadi sulit dibersihkan, hal itu membuat keramik terlihat kusam.

    4. Hati-hati Muncul Kerak Sabun

    Apabila lantai dapur terlihat buram setelah dibersihkan, kemungkinan ada kerak sabun yang menempel ke ubin. Untuk mengatasinya, kamu bisa membersihkan lapisan keramik dengan pembersih serbaguna non-abrasif.

    Selain itu, kamu juga bisa membuat pembersih buatan alami dengan menggunakan perasan jeruk lemon segar yang dicampur air. Lalu, bersihkan sisa-sisa kerak sabun yang menempel di lantai dapur.

    5. Keringkan Lantai Dapur

    Setelah dipel sampai bersih, kamu perlu mengeringkan lantai dapur dengan membuka ventilasi udara atau menggunakan kipas angin. Sebab, sisa-sisa air yang menempel di lantai bisa membentuk bercak. Seiring waktu, bercak air akan menempel dan membentuk kerak sehingga menyebabkan lantai dapur terlihat kotor.

    Kamu juga bisa mengeringkan lantai dapur menggunakan kain kering. Pastikan keramik dilap secara optimal hingga ke sudut-sudut dapur agar tidak ada sisa air.

    Itu dia cara mudah membersihkan lantai dapur yang lengket dengan tepat. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com