Category: Tips Properti

  • Tips Bikin Rumah Terang Alami Tanpa Pasang Banyak Lampu


    Jakarta

    Cara membuat rumah terang secara alami adalah dengan memanfaatkan cahaya matahari. Cara ini dapat menghemat pemakaian listrik dari pagi hingga sore hari.

    Selain membuat rumah terang, cahaya matahari juga bisa membuat penghuninya jauh lebih sehat karena dapat berjemur, kuman dan bakteri dapat musnah karena cahaya matahari dapat menjadi antibakteri alami hingga mengurangi kelembapan di rumah.

    Untuk menarik banyak cahaya ke dalam rumah tanpa lampu, penghuni rumah harus mempersiapkan banyak hal pada bagian interior dan eksterior. Dilansir dari The Spruce, berikut tips bikin rumah terang dengan pencahayaan alami.


    1. Pilih Warna Cat Terang untuk Dinding dan Plafon

    Percaya tidak kalau cat dinding dapat berpengaruh pada pencahayaan pada suatu ruangan? Warna terang memiliki sifat dapat memantulkan cahaya. Jadi pilih warna-warna yang cerah seperti putih. Tidak perlu sampai memakai warna neon karena beberapa orang tidak menyukai warna terlalu mencolok.

    2. Pilih Cat Dinding Berkilau

    Cat memiliki banyak jenis yang dibedakan pada hasil akhirnya ada yang matte dan ada juga yang mengkilap. Pilih cat mengkilap agar saat terkena cahaya dapat membuat ruangan lebih terang layaknya permukaan kaca yang berkilau.

    3. Pasang Cermin

    Cermin sering dimanfaatkan sebagai alat untuk menunjukkan refleksi diri padahal fungsinya lebih dari itu. Cermin juga bisa memantulkan cahaya sehingga membuat ruangan jauh lebih cerah. Sebagai catatan, penempatannya harus benar, jangan terlalu dipojok atau jauh dari sumber cahaya.

    4. Pasang Glass Block

    Saat ini arsitektur semakin maju, banyak rumah yang sudah melirik balok kaca atau glass block sebagai dinding. Bentuknya yang clear tetapi tidak tembus pandang bisa untuk membuat ruangan lebih cerah.

    5. Pasang Skylight di Atap

    Bagi rumahnya yang tidak punya banyak ruang terbuka atau tidak bisa dipasang glass block, coba pakai skylight alias jendela atap. Cara ini bisa membuka akses cahaya masuk dari atas.

    6. Tambah Elemen Reflektif di Interior

    Cermin, lampu dinding, hingga pegangan kabinet berkilau dapat membantu cahaya menyebar ke seluruh ruangan.

    7. Gunakan Sun Tube

    Alternatif skylight yang lebih terjangkau ini bisa menyalurkan cahaya alami ke dalam rumah meski ruang terbatas.

    Itulah beberapa tips membuat rumah lebih terang dengan cahaya alami, silahkan dicoba.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kamar Mandi Diserbu Cacing? Ini Penyebab dan Cara Atasinya


    Jakarta

    Cacing yang biasanya tinggal di dalam tanah ternyata bisa muncul di kamar mandi, lho. Hewan melata ini terkadang cukup mengganggu ketenangan penghuni rumah.

    Sebagian penghuni rumah merasa jijik dan geli sama cacing. Saat melihat cacing di kamar mandi, insting pertama penghuni mungkin langsung menyiramnya dengan air. Akan tetapi, jurus ini kurang ampuh.

    Penghuni yang tak suka cacing perlu tahu penyebab kemunculan beserta cara mengatasinya. Simak penjelasannya di sini.


    Penyebab Cacing Masuk Kamar Mandi

    Inilah beberapa faktor yang membuat cacing bisa muncul di kamar mandi.

    1. Lingkungan Lembap

    Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Industri Pest Management Indonesia (APJIPMI) Boyke Arie Pahlevi mengatakan cacing tinggal di lingkungan yang lembap. Kamar mandi sendiri merupakan ruangan yang lembap sehingga bisa ditinggali cacing.

    “Cacing tanah cenderung menyukai lingkungan yang lembap dan kaya bahan organik. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kebersihan kamar mandi dan memastikan area tersebut tetap kering,” katanya kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    2. Celah Lantai Keramik

    Cacing dapat muncul melalui celah atau retakan di lantai keramik. Adanya celah itu membuat kamar mandi berpotensi didatangi cacing.

    Cara Cegah Cacing di Kamar Mandi

    Jika tak ingin ada cacing di kamar mandi, penghuni bisa mengikuti tips pencegahan berikut ini.

    • Hilangkan genangan air
    • Rutin bersihkan saluran air
    • Menjaga kebersihan kamar mandi
    • Menjaga tingkat kelembapan kamar mandi
    • Mengelola limbah rumah tangga dengan baik
    • Pastikan sumber air tidak terkontaminasi telur atau larva cacing

    Cara Basmi Cacing di Kamar Mandi

    Kalau kamar mandi diserang cacing, penghuni dapat membasminya dengan insektisida. Namun, pastikan untuk berhati-hati ketika menggunakan insektisida.

    “Studi menunjukkan bahwa insektisida seperti abamektin dan diazinon dapat mempengaruhi pertumbuhan dan reproduksi cacing tanah. Namun, penggunaan insektisida harus dilakukan dengan hati-hati dan sesuai petunjuk untuk menghindari dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia,” tuturnya.

    Itulah penyebab cacing muncul di kamar mandi dan cara mengatasinya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Didiemin, Ini Cara Usir Tikus dari Atap Rumah


    Jakarta

    Tikus dapat masuk dan bersembunyi di atap rumah. Mereka bisa bersarang dan berkembang biak di sana.

    Jangan dibiarkan, penghuni harus memastikan rumah bebas dari serangan tikus. Sebab, tikus adalah hewan kotor yang membawa penyakit.

    Sebaiknya periksa atap rumah yang rawan jadi tempat tinggal tikus. Lalu, usir dan pastikan tikus tidak akan kembali lagi.


    Dilansir dari Cleanipedia, tikus bisa sampai bersarang di atap rumah karena beberapa faktor. Pertama, ada lubang atau celah yang menjadi akses masuk tikus. Kemudian, ada sumber makanan dan minuman bagi tikus di atap, misalnya air dari kebocoran.

    Di samping itu, beberapa tanda tikus adalah ada kotoran dan bekas cakaran. Jika menemukan tanda-tanda tikus di atap, segera usir dengan cara berikut ini.

    Cara Usir Tikus di Atap Rumah

    Inilah cara mengusir tikus yang ada di atap rumah.

    1. Semprotkan Cairan Pembasmi Tikus

    Semprotkan cairan pembasmi tikus sepanjang jalur yang sering dilaluinya. Hewan pengerat ini punya naluri untuk mengikuti arah ruangan.

    2. Pasang Perangkap Tikus

    Gunakan perangkap lem untuk menangkap tikus. Biasanya lem tikus dilengkapi aroma yang memancing tikus untuk keluar.

    Cara Cegah Tikus Masuk Rumah

    Selain itu, penghuni rumah sebaiknya mencegah tikus masuk ke rumah dengan cara berikut ini.

    1. Tutup Celah dan Lubang Dinding

    Periksalah lubang dan celah pada dinding. Pastikan untuk menutup celah tersebut agar tikus tidak tidak bisa masuk rumah.

    2. Tutup Pintu dan Jendela

    Tutup pintu dan jendela di malam hari untuk mencegah tikus menyelinap ke dalam rumah. Pemilik bisa saja tidak menyadari tikus masuk karena kondisi gelap ketika malam.

    3. Perbaiki Kebocoran Pipa

    Periksalah kebocoran saluran pipa air di sekitar rumah. Segera perbaiki pipa air yang bocor agar tidak menarik tikus buat datang.

    4. Amankan Makanan dan Sampah

    Simpanlah makanan dan bahan-bahan di dalam wadah tertutup biar tikus tidak bisa meraihnya. Lalu, jangan terlalu lama menyimpan sampah atau sisa makanan di dalam rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Catat! 5 Benda Elektronik Ini Sedot Banyak Listrik Meski Tak Dipakai


    Jakarta

    Rumah biasanya dilengkapi dengan berbagai benda elektronik yang mengandalkan sumber listrik langsung. Beberapa di antaranya pun terus menyedot listrik meski sedang tidak digunakan.

    Benda penyedot energi itu dapat membuat tagihan listrik bengkak, lho. Jika ingin menekan tagihan, penghuni sebaiknya cabut sambungan kabel perangkat yang tak digunakan dari stopkontak. Kalau mau lebih praktis, gunakan perangkat tambahan yang mudah memutus aliran listrik tanpa perlu mencabut kabel dari stopkontak.

    Lantas, perangkat elektronik apa saja yang menyedot banyak energi dalam keadaan mati? Simak penjelasannya berikut ini seperti yang dikutip dari Better Homes & Gardens.


    Benda Elektronik yang Sedot Banyak Listrik

    Inilah beberapa benda elektronik yang sebaiknya dicabut ketika tidak digunakan.

    1. Ponsel, Tablet, dan Charger

    Ponsel dan tablet sering digunakan penghuni rumah dalam kehidupan sehari-hari sehingga nggak heran kalau benda ini menghabiskan banyak energi. Perangkat tersebut sebenarnya hanya perlu diisi daya atau charge selama satu hingga tiga jam tetapi terkadang dibiarkan semalaman.

    Perangkat charger terus menyedot energi bahkan saat ponsel atau tablet tidak dicolokkan. Nah, cara terbaik untuk mengurangi pemborosan energi adalah dengan mencabut charger ketika daya benda elektronik sudah penuh.

    2. Peralatan Dapur

    Dapur biasanya dilengkapi dengan sejumlah peralatan elektronik seperti microwave, air fryer, dan ketel listrik. Benda tersebut biasanya masih menyedot listrik untuk menampilkan display digital atau jam.

    Meski tak menghabiskan banyak energi, benda tersebut secara bersamaan dapat menyedot listrik dalam jumlah besar. Selain mencabut aliran listrik, penghuni bisa mengurangi pemborosan listrik dengan menggunakan peralatan dasar tanpa pengatur waktu atau layar elektronik.

    3. Kulkas dan Freezer

    Kulkas dan freezer selalu dalam keadaan menyala untuk mendinginkan makanan. Jika punya rencana liburan mendatang, sebaiknya habiskan sisa makanan yang ada di lemari es dan freezer, lalu cabut aliran listrik alat ini sampai penghuni kembali.

    4. TV dan Konsol Game

    Perangkat hiburan seperti televisi dan konsol game menggunakan daya hanya dengan mencolokkannya ke stopkontak. Perangkat itu tetap dalam mode siaga sehingga dapat menerima sinyal masuk meski dalam keadaan mati. Cara terbaik untuk mengurangi pemborosan energi adalah mencabut perangkat elektronik ini saat tidak digunakan.

    5. Komputer

    Komputer yang masih tercolok terus menyedot listrik bahkan saat komputer tidak menyala. Pastikan untuk mematikan komputer dan mencabut pengisi daya dengan benar untuk mengurangi pemborosan listrik.

    Itulah beberapa benda elektronik yang menghabiskan banyak listrik meski tidak digunakan. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mengatasi Retak Rambut di Dinding dan Estimasi Biayanya


    Jakarta

    Dinding rumah bisa mengalami retak rambut atau garis-garis halus seiring waktu. Masalah ini sering membuat khawatir pemilik rumah karena retakan yang muncul bisa semakin panjang.

    Sebenarnya, retak rambut pada dinding rumah masih dapat diatasi dengan mudah. Namun, jika retakan sudah cukup besar dan panjang, maka siap-siap harus merogoh kocek cukup dalam untuk memperbaikinya.

    Ingin tahu bagaimana cara memperbaiki retak rambut pada dinding rumah? Lalu berapa estimasi biayanya? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Cara Mengatasi Retak Rambut di Dinding

    CEO Sobat Bangun Taufiq Hidayat mengatakan cara memperbaiki retak rambut pada dinding bisa berbeda-beda, tergantung dari besar kecilnya retakan. Maka dari itu, dibutuhkan pengecekan secara langsung untuk mengetahui penyebab dan cara memperbaiki dinding yang retak.

    “Jadi kalau misalnya retak struktur karena ada fondasi yang turun, tanah dasarnya mengalami perubahan, atau misal dindingnya itu di tepi kemiringan, maka strukturnya harus dibenerin. Struktur rumah itu ada fondasi, tiang, balok, nah itu dicari tahu mana yang menyebabkan retak,” kata Taufiq saat dihubungi detikcom, Rabu (3/9/2025).

    Jika retak rambut yang muncul bukan karena faktor non-struktural, seperti terjadi muai susut pada plesteran atau daya rekat acian yang sudah berkurang, maka memperbaikinya tidak begitu sulit. Cukup dengan plester ulang dinding dan masalah retak rambut sudah dapat teratasi.

    Sementara itu, Wildan selaku tim konstruksi Rebwild Construction mengatakan perlu dilakukan teknik ketrik pada dinding yang retak jika disebabkan masalah struktural. Jika kerusakan sudah mencapai lapisan dalam struktur dinding, maka tidak cukup hanya dilakukan plester ulang.

    “Kalau sudah tembus sampai ke belakang tuh perkuatan strukturnya agak ribet, jadi mesti sambung-sambungin struktur. Kalau cuma injeksi (beton) pun cuma sementara, istilahnya buat memperpanjang hidup doang. Kalau mau yang benar harus dibongkar satu dinding, terus dilihat strukturnya,” ujarnya.

    Menurut Wildan, untuk mengetahui seberapa parah retak rambut di dinding bisa melihat pada bagian plafon. Jika plafon tidak mengalami penurunan, maka retak rambut yang muncul tidak begitu parah.

    Lain halnya jika plafon sudah agak turun ke bawah. Wildan menyebut ada indikasi kalau terjadi retak rambut yang sudah parah dan berisiko membuat rumah roboh. Kondisi itu dapat terjadi karena disebabkan adanya pergerakan tanah di sekitar rumah.

    Estimasi Biaya Perbaikan Retak Rambut di Dinding

    Untuk biaya perbaikan retak rambut pada dinding dapat berbeda-beda tergantung dari tingkat kerusakannya. Jika dinding yang retak tidak terlalu parah, maka biaya yang dibutuhkan sekitar Rp 5 jutaan.

    “Paling murah itu tuh sekitar Rp 5 jutaan karena cuma bongkar, terus diketrik sedikit, ditambahin cairan-cairan, lalu dikasih semen,” papar Wildan.

    Apabila retak rambut sudah cukup parah hingga mengenai struktur, maka biaya perbaikannya ditaksir antara Rp 10-15 jutaan. Biaya tersebut sudah termasuk membongkar seluruh dinding yang terdapat keretakan dan diperbaiki sampai tuntas.

    Untuk estimasi waktu perbaikan dinding retak juga berbeda-beda tergantung dari tingkat kerusakan. Kalau retak rambut pada dinding tidak parah, waktu perbaikannya mungkin hanya memakan waktu 1-2 minggu saja.

    “Kalau misalkan dinding sampai dibongkar gitu tuh pengerjaannya lebih lama, bisa 1-2 bulan kira-kira. Soalnya kita harus bongkar dinding, cek lagi masalahnya sampai ketemu, terus dibuat lagi dinding yang kokoh sampai jadi,” pungkas Wildan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Beli Rumah Tua? Jangan Lupa Periksa 7 Bagian Ini


    Jakarta

    Saat hendak membeli rumah tua, hal pertama yang kita lihat adalah kondisinya. Sebab, kualitas rumah bisa menurun seiring waktu meskipun memakai material terbaik, bisa jadi banyak ditemukan cacat.

    Cara mengecek kondisi rumah tersebut tidak hanya dengan melihat, calon pembeli harus memeriksa beberapa tempat di dalam rumah tersebut. Untuk mempermudah ketika pengecekan, dilansir This Old House, berikut bagian rumah tua yang harus diperhatikan.

    1. Fondasi

    Hal pertama yang harus dicek dan ditanyakan adalah mengenai fondasi rumah. Seperti namanya bagian ini adalah pondasi atau bagian yang menopang rumah tetap berdiri tegak. Saat rumah sudah berdiri cukup lama, banyak masalah yang terjadi pada fondasi adalah keretakan, fondasi yang sudah lapuk, fondasi yang miring karena pergerakan tanah, pintu dan jendela sulit dibuka dan ditutup, permukaan lantai tidak rata, hingga kerusakan saluran air.


    Secara kasat mata biasanya akan sulit menilai fondasi tersebut masih layak atau tidak. Sebaiknya minta bantuan profesional untuk memperbaikinya.

    2. Atap

    Bagian kedua yang tidak kalah penting adalah mengecek atap. Rumah yang baru selesai dibangun saja sering ditemukan kebocoran apalagi yang sudah berdiri lama. Untuk mengetahui ada kebocoran atau tidak, bisa bertanya dengan pemilik sebelumnya atau penjual. Selain itu, cek plafonnya apakah baru atau sudah lama. Atap yang bocor biasanya menyebabkan plafon berjamur, lapuk, dan berlubang. Apabila menemukan tanda-tanda tersebut, atap dan plafon harus segera diganti karena dapat berpengaruh pada kesehatan penghuni.

    3. Pipa Saluran Air

    Rumah harus dialiri dengan air. Oleh karena itu, calon pembeli harus mengecek kondisi pipa saluran air karena di rumah tua kemungkinan sudah usang dan banyak sumbatan. Tanda ada masalah pada pipa saluran air adalah warna air tidak jernih, air yang keluar sedikit, air berbau, keluar lumut atau kotoran padat, hingga air lama penuh saat diisi.

    4. Instalasi Listrik

    Selain air, listrik juga sangat dibutuhkan di rumah. Rumah yang sudah berdiri puluhan tahun biasanya memiliki saluran listrik yang sudah tua. Hal ini cukup berisiko apalagi tidak pernah diperiksa karena bisa saja ada kabel yang sudah rusak dan bisa menimbulkan kebakaran. Untuk mengecek instalasi listrik, bisa memanggil PLN. Apabila disarankan untuk diganti, ikuti saja karena berarti ada instalasi yang sudah tak layak.

    Tanda-tanda masalah saluran listrik di antaranya muncul aroma terbakar, lampu berkedip, dan saklar yang bergetar.

    5. Pintu dan Jendela

    Seperti yang disebut tadi, masalah pada pintu dan jendela juga bisa menunjukkan masalah pada fondasi rumah. Selain itu, pintu dan jendela di rumah tua juga bisa jadi sudah berkarat atau mengalami pengeroposan karena dimakan rayap. Ada pula jendela yang sudah sulit ditutup dan dibuka. Semua itu harus diperiksa secara detail karena keduanya akan komponen utama keamanan rumah.

    Cari ciri-ciri gangguan pada pintu dan jendela, seperti kondensasi atau kabut pada kaca, serangga mati, kesulitan membuka dan menutup, kayu yang melengkung, dan lainnya.

    6. Saluran Pembuangan

    Saluran pembuangan adalah pipa atau akses keluarnya air ke tempat pembuangan akhir seperti septic tank dan selokan. Lokasinya cukup banyak di rumah, ada di kamar mandi, wastafel, talang air, hingga area laundry. Pastikan pada bagian ini tidak ada saluran pembuangan yang mampet. Ciri-ciri masalah pada saluran pembuangan antara lain ada aroma tidak sedap, saluran mampet, hingga beberapa titik penyerapan yang lambat.

    7. Bahan Beracun

    Bangunan rumah tua kemungkinan mengandung bahan-bahan berbahaya, terutama yang dibangun sebelum tahun 1980. Salah satu kandungan berbahaya di rumah tua adalah timbal pada cat yang bisa menyebabkan gangguan kesehatan. Untuk mengetahuinya, ajak ahli untuk mengeceknya.

    Itulah beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli rumah tua. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Pasang Jam Dinding pada 6 Titik Ini di Rumah, Kenapa?


    Jakarta

    Jam dinding umumnya akan dipasang di tempat yang terbuka agar bisa melihat waktu dengan mudah dan jelas. Misalnya di dinding ruang tamu, kamar tidur, atau dekat dapur.

    Ternyata, memasang jam dinding di rumah tidak boleh dilakukan sembarangan, lho. Menurut ilmu feng shui, jam adalah simbol berlalunya waktu atau lebih tepatnya seiring waktu berjalan.

    Feng shui menilai jam dinding merupakan hitungan mundur dari waktu yang terbatas untuk banyak hal, mulai dari tugas, pencapaian, hingga rentang hidup. Maka dari itu, feng shui mengajarkan untuk memilih lokasi yang tepat dalam memasang jam dinding agar energi (qi) positif bisa masuk ke rumah.


    Ingin tahu titik mana saja di rumah yang dilarang untuk memasang jam dinding? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Ini Titik di Rumah yang Dilarang Dipasang Jam Dinding

    Dilansir situs Love to Know, berikut sejumlah titik di dalam rumah yang perlu dihindari untuk menggantung jam dinding menurut feng shui:

    1. Samping Jendela atau Pintu

    Titik yang pertama adalah di samping jendela atau pintu. Feng shui menilai penempatan jam dinding di kedua titik tersebut membuat energi positif bergerak terlalu cepat. Hal itu membuat penghuni rumah akan merasa selalu tertinggal dalam berbagai tugas atau mencapai tujuan di dunia.

    2. Di Bawah atau di Atas Ketinggian Mata

    Memasang jam dinding lebih tinggi atau rendah dari ketinggian mata juga tidak dianjurkan. Hal ini membuat energi positif mengalir kurang seimbang sehingga energi tidak dapat menyebar secara merata ke seluruh ruangan.

    3. Di Atas Jendela atau Pintu

    Jam dinding sebaiknya tidak dipasang tepat di atas jendela atau pintu rumah. Menurut ajaran feng shui, titik ini dianggap kurang nyaman sehingga jam dinding akan sulit dilihat dan dijangkau penghuni rumah, terutama saat ingin mengganti baterai atau memperbaiki jarum penunjuk waktu.

    4. Berhadapan dengan Pintu

    Apabila pintu depan rumah berhadapan dengan pintu belakang, sebaiknya jangan memasang jam dinding di antara titik tersebut. Posisi ini dinilai dapat mengundang sial dan malapetaka menurut ilmu feng shui.

    Sebab, jam dinding yang dipasang pada posisi berhadapan dengan pintu bisa memantulkan energi positif yang seharusnya mengalir ke seluruh ruangan.

    5. Kamar Tidur

    Banyak pemilik rumah yang memasang jam dinding di kamar tidur agar bisa melihat waktu secara cepat ketika bangun. Namun, feng shui menilai pemasangan jam dinding di kamar tidur bisa membawa energi buruk.

    Jam dinding yang dipasang di kamar tidur bisa membuat penghuni rumah merasa tergesa-gesa, gugup, gelisah saat tidur, bahkan menyebabkan manusia. Terkadang, suara detak jarum jam bisa membuat seseorang merasa tidak nyaman.

    6. Ruang Makan

    Ruang makan jadi lokasi terakhir yang dilarang dipasang jam dinding. Menurut ajaran feng shui, jam dinding di ruang makan bisa membuat kamu menghabiskan makanan secara tergesa-gesa. Padahal, setiap makanan atau minuman yang dihidangkan harus disantap secara perlahan sambil dinikmati.

    Itulah enam titik di rumah yang sebaiknya jangan dipasang jam dinding menurut feng shui. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Susah Buka Pintu Kayu yang Seret? Ini Cara Perbaikinya


    Jakarta

    Pernahkah kesulitan membuka pintu kayu? Saat diayun, pintu kayu yang seret bisa sampai menggesek lantai.

    Arsitek Denny Setiawan pernah mengatakan banyak orang memakai material kayu untuk pintu rumah. Beberapa jenis kayu terkenal kuat seperti merbau, jati, dan ulin.

    “Kayu minimal. Kalau untuk pintu saran saya minimal merbau. Tapi tidak menutup kemungkinan pintu jati atau pintu ulin misalnya,” ujar Denny kepada detikProperti beberapa waktu lalu.


    Namun, bahan ini punya kekurangan yaitu bisa seret alias susah dibuka dan ditutup. Kondisi seperti ini cukup mengganggu kenyamanan penghuni rumah.

    Jika pintu susah dibuka, pemilik dapat memperbaikinya kok. Simak cara memperbaiki pintu seret berikut ini.

    Cara Perbaiki Pintu Kayu Seret

    Inilah tips untuk mengatasi pintu kayu yang susah dibuka, dikutip dari Better Homes & Gardens.

    1. Bersihkan Pintu dan Kusen

    Salah satu penyebab pintu seret adalah kusen pintu sudah kotor. Periksa pintu dan kusen untuk melihat adanya kotoran seperti sisa cat, tumpukan debu, atau kotoran yang menempel. Bersihkan kusen pintu dari kotoran tersebut agar pintu mudah dibuka.

    2. Kencangkan Engsel

    Selain itu, pintu kayu bisa seret karena ada sekrup yang longgar. Untuk mengatasinya, cukup kencangkan engsel pintu.

    Jika sekrup berputar tapi tak bisa dikencangkan, ganti dengan sekrup yang lebih besar. Lalu, posisi pelat juga dapat diatur untuk mengatasi pintu seret.

    3. Pangkas Bawah Pintu

    Kalau pintu masih seret, kemungkinan pintu kayu memuai karena lembap. Pemilik bisa memangkas bagian bawah pintu dengan cara menyerut dan mengamplasnya.

    Itulah cara memperbaiki pintu yang susah dibuka dan menggesek lantai. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Bangun Rumah Minimalis 1 Lantai Tipe 36? Siapkan Dana Segini


    Jakarta

    Rumah minimalis merupakan salah satu hunian yang diimpikan banyak orang. Meski terlihat sederhana dan tidak luas, tapi rumah minimalis dianggap sudah nyaman untuk dihuni bersama keluarga.

    Ada berbagai tipe rumah minimalis yang populer saat ini, salah satunya adalah rumah minimalis 1 lantai tipe 36. Tipe rumah ini umumnya terdiri dari dua kamar tidur dan satu kamar mandi, sehingga sudah cukup untuk menampung empat anggota keluarga.

    Apabila kamu berencana membangun rumah minimalis 1 lantai tipe 36, sebaiknya cari tahu dulu estimasi biayanya. Hal ini untuk mencegah overbudget karena tidak dihitung secara rinci sejak awal.


    Ingin tahu berapa estimasi biaya membangun rumah minimalis 1 lantai tipe 36? Simak rincian biayanya dalam artikel ini.

    Estimasi Biaya Bangun Rumah Minimalis 1 Lantai Tipe 36 di 2025

    Jika detikers tidak memiliki dana yang besar untuk membangun hunian, memilih rumah minimalis 1 lantai tipe 36 bisa menjadi opsi terbaik. Rumah tipe ini dibangun dengan dimensi 6 x 6 meter atau 9 x 4 meter.

    Tim konstruksi Rebwild Construction Wildan mengatakan biaya bangun rumah minimalis standar 1 lantai untuk tipe 36 sekitar Rp 4,5 juta per m2. Harga tersebut bisa berbeda-beda tergantung dari lokasinya.

    “Kalau misalkan ikut harga arsitek tuh sekitar Rp 6 jutaan start-nya, cuma kalau di kami mulai dari Rp 4,5 jutaan,” kata Wildan saat dihubungi detikcom, Senin (9/6/2025).

    Sebagai catatan, harga tersebut berlaku di wilayah Jakarta pada 2025. Jika di daerah lain harganya mungkin bisa lebih murah, mulai dari Rp 3,8-4 jutaan per m2.

    Dengan banderol Rp 4,5 juta per m2 sudah termasuk seluruh bahan bangunan yang digunakan, mulai dari pasir, semen, genteng, batu bata ringan, hingga cat. Biaya tersebut juga termasuk upah tukang borongan.

    Kata Wildan, harga tersebut sudah bisa membangun rumah minimalis 1 lantai tipe 36 dengan menggunakan bahan material yang bagus. Misalnya, bagian atap menggunakan baja ringan dan dinding pakai batu bata ringan (hebel).

    “Jadi yang bikin mahal naik atau turunnya (harga) itu dari material finishing kayak keramik lantai, keramik dinding, terus plafonnya mau pakai apa, lalu lampu maunya jenis apa, stop kontaknya mau yang biasa atau bagus,” ujarnya.

    Akan tetapi, biaya tersebut hanya untuk membangun rumah dan membeli material bangunan. Sedangkan untuk instalasi listrik, membuat taman, pagar rumah, atau memasang kanopi maka butuh biaya tambahan lagi. Besar kecilnya dana yang dibutuhkan juga tergantung dari material serta luasnya.

    Selain itu, biaya di atas hanya untuk membangun rumah, belum termasuk membeli tanah. Perlu diingat, harga tanah juga bisa berbeda-beda tergantung dari wilayahnya.

    Sementara itu, Profesional Kontraktor dari PT Gaharu Konstruksindo Utama Panggah Nuzhulrizki menyebut ada dana lain yang harus disiapkan saat membangun rumah, yakni dana darurat sekitar 10-15% dari total biaya bangun rumah. Hal ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

    Dengan biaya bangun rumah minimalis 1 lantai tipe 36 di kisaran Rp 4,5 juta per m2, maka estimasi biaya yang dibutuhkan adalah sebagai berikut:

    • Biaya konstruksi: 36 x Rp 4.500.000 = Rp 162.000.000
    • Biaya instalasi listrik: Rp 500.000
    • Biaya tak terduga 15%: Rp 24.300.000

    Kini, tinggal hitung seluruh biaya konstruksi + biaya instalasi + biaya tak terduga: Rp 162.000.000 + Rp 500.000 + 24.300.000 = Rp 186.800.000.

    Jadi, detikers perlu menyiapkan dana sekitar Rp 186.800.000 untuk membangun rumah minimalis 1 lantai tipe 36. Jika kamu ingin mengusung konsep minimalis modern atau hunian ala Japandi style, mungkin biaya yang dibutuhkan bisa lebih besar.

    Itulah estimasi biaya membangun rumah minimalis 1 lantai tipe 36 di Jakarta pada 2025. Tertarik untuk membangun rumah sendiri?

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenali Jenis-jenis Pintu Kayu, Mana yang Tahan Lama?


    Jakarta

    Kebanyakan pintu rumah terbuat dari kayu. Bahan ini memang menjadi andalan karena tampilannya yang alami dan daya tahannya yang kuat.

    Arsitek Denny Setiawan mengatakan kayu adalah bahan yang ideal buat pintu karena tidak mudah dijebol. Namun, setiap kayu punya karakteristik masing-masing sehingga perlu disesuaikan penggunaannya.

    “Kita harus tahu bahwa kayu yang kita pakai itu tahan terhadap cuaca luar atau tidak. Ketahanannya mesti kita pastikan karena ada beberapa jenis kayu yang memang cuma kuat di indoor dan bisa di outdoor,” kata Denny saat dihubungi detikProperti beberapa waktu lalu.


    Menurutnya, jenis kayu yang cocok untuk pintu outdoor antara lain jati, merbau, dan ulin. Sementara itu, pintu kayu indoor bisa terbuat dari meranti, mahoni, dan kamper.

    Lantas, apa saja jenis-jenis kayu yang digunakan buat pintu? Simak penjelasannya berikut ini.

    Jenis-jenis Kayu buat Pintu

    Inilah beberapa kayu yang cocok dijadikan pintu menurut ahlinya.

    1. Jati

    Kontraktor Wildan menyebut jati termasuk kayu yang paling kuat dibanding jenis lainnya. Bahan ini punya karakteristik yang membuatnya tahan terhadap cuaca.

    “Kepadatannya tinggi, minyak alami banyak, tahan cuaca, juga perlu waktu lama untuk dapat jenis kayu jati yang benar-benar bagus,” ucapnya.

    Ia mendeskripsikan kayu jati berwarna coklat keemasan. Tampilan itu memberi kesan anggun dan hangat pada ruangan.

    2. Kamper

    Kemudian ada kayu kamper yang juga dikenal memiliki daya tahan yang kuat. Saking kuatnya, kayu ini tahan serangan rayap alias anti rayap.

    “(Kayu kamper) memiliki bau mirip dengan aroma kamper atau kapur barus,” imbuhnya.

    3. Kenari

    Pemilik rumah juga bisa menggunakan kayu kenari sebagai pintu. Sebab, kayu ini tahan terhadap kelembapan serta anti jamur.

    4. Mahoni

    Lalu, ada kayu mahoni yang cocok buat dibikin pintu rumah. Bahan tersebut tahan terhadap pelapukan dan cukup stabil menahan kelembapan.

    5. Merbau

    Kayu merbau bersifat sangat kuat, keras, dan berumur panjang. Kayu itu dapat menjadi opsi menarik buat bikin pintu rumah.

    6. Oak

    Kayu oak termasuk bahan yang kuat sehingga bagus dijadikan pintu. Tak hanya kuat, kayu ini juga kedap air, lho.

    7. Pinus

    Pemilik dapat mempertimbangkan kayu pinus kalau mau bahan yang tidak mudah menyusut atau mengembang. Apalagi, jenis kayu ini terbilang paling murah dibandingkan lainnya.

    Itulah sederet pilihan kayu yang biasa dijadikan pintu rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com