Category: Tips Properti

  • Atap Rumah Bocor? Pakai Bahan Ini Dijamin Nggak Kejadian Lagi


    Jakarta

    Memasuki musim hujan salah satu masalah yang sering muncul di rumah adalah atap bocor. Hal ini umum terjadi karena debit air yang jatuh cukup besar dan tidak diimbangi dengan pelindung atap.

    Apabila menemukan terdapat kebocoran, atap harus segera diganti. Menunda perbaikan justru bisa menyebabkan masalah baru seperti rumah becek, air menetes, hingga atap amblas.

    Salah satu kontrak rumah bernama Wildan mengatakan ketika menemukan titik kebocoran, hal pertama yang harus dicek adalah melihat kondisi atapnya. Dengan begitu, pemilik rumah mengetahui sumber masalah dan cara perbaikinya. Penyebab atap bocor bisa dikarenakan ada sampah yang menutupi talang air, posisi genteng bergeser, atau ada keretakan atau celah air masuk.


    Cara Perbaiki Atap Bocor

    1. Cat Anti Bocor

    Wildan mengatakan cat anti bocor atau cat waterproofing merupakan salah satu bahan yang bisa dipakai untuk melindungi atap. Cat ini wajib dipakai pada jenis atap yang memakai genteng dan spandek.

    2. Serat Fiber

    Selain cat anti bocor, atap genteng dan spandek juga perlu dipasang serat fiber. Bentuknya lembaran berwarna putih berserat.

    Cara menggunakannya adalah melapisi permukaan yang menjadi sumber kebocoran dengan cat anti bocor. Kemudian, serat fiber ditimpa di atasnya. Pastikan permukaannya merekat pada cat di bawahnya. Setelah itu, timpa kembali dengan cat anti bocor.

    3. Karpet Anti Bocor atau Membran

    Bahan lain yang dibutuhkan untuk mencegah atap bocor adalah karpet atau membran. Bentuknya lembaran panjang yang umumnya berwarna hitam dan merah. Namun, ada pula karpet dengan warna lain. Permukaannya tidak bisa ditembus air sehingga dapat melindungi atap dari kebocoran.

    “Kalau karpet itu biasanya untuk yang pertemuan antar atap jika talang penghubungnya ada kebocoran,” ujar Wildan saat dihubungi detikcom, pada Selasa (16/9/2025).

    4. Grunting dan Cor Ulang

    Jika memakai atap dak beton yang bentuknya rata, cara memperbaikinya adalah dengan memasang lapisan anti bocor atau waterproofing, pelur (screed) ular, lalu dilapisi lagi dengan cat anti bocor. Namun, sebelum diperbaiki cari tahu dulu jalur air mengalir karena air biasanya bergerak ke tempat yang lebih rendah.

    “Bahan waterproofing itu kayak sika, basf, fosroc gitu,” ujar Wildan.

    5. Resin

    Bagi yang menemukan celah atau keretakan kecil pada atap, Wildan menyarankan cukup ditutup dengan resin.

    “Kalau (retak) besar baru pakai cat dan fiber atau cat dan membran,” sebutnya.

    Adakah Jenis Atap yang Aman dari Bocor?

    Wildan menyampaikan setiap jenis atap berpotensi mengalami kebocoran. Alasannya bisa karena kualitas bahan atau kesalahan dalam pemasangan. Oleh karena itu, lapisan pelindung anti bocor sangat dibutuhkan.

    “Cuma kalau yang minim bocor ada, atap UPVC twinwall, tapi dia pun rawan bocor di ujung dan disambungannya,” ungkapnya.

    Demikian cara memperbaiki atap bocor dan bahan-bahannya, semoga bermanfaat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Tanda-tanda Kutu Kasur Sudah Menjajah Tempat Tidur


    Jakarta

    Kutu kasur merupakan salah satu hewan yang kerap mengganggu manusia. Sebab, serangga kecil ini dapat menggigit dan menimbulkan gatal-gatal serta ruam pada kulit.

    Karena ukuran tubuhnya yang sangat kecil, terkadang banyak pemilik rumah tidak sadar kalau hidup berdampingan dengan kutu kasur. Maka dari itu, penting untuk mengetahui tanda-tanda ada kutu kasur di rumah.

    Ingin tahu ciri-ciri kutu kasur menggerayangi tempat tidur? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Tanda-tanda Kutu Kasur Muncul di Tempat Tidur

    Kutu kasur sering kali bersembunyi di sela-sela tempat tidur, sehingga keberadaannya tidak diketahui penghuni rumah. Namun, kamu dapat mengetahui jika ada tanda-tanda kutu kasur di rumah.

    Dilansir situs Times of India, berikut ciri-ciri ada kutu kasur di tempat tidur:

    1. Kulit Gatal-gatal

    Salah satu tanda-tanda yang paling mudah diketahui adalah kulit terasa gatal ketika bangun tidur. Meski banyak yang mengira gigitan nyamuk, tapi pola gigitan kutu kasur bisa berulang dan sama, yakni dapat berbentuk pola garis lurus atau zig-zag.

    Bercak gigitan kutu kasur cenderung menyebar ke beberapa titik, seperti di tangan, leher, wajah, dan punggung. Sensasi digigit kutu kasur terasa panas, perih, dan sangat gatal.

    2. Muncul Bercak Noda

    Pada seprai dan sarung bantal yang jarang diganti, biasanya terdapat bercak noda kecil berwarna cokelat atau merah darah. Noda ini dapat muncul akibat kutu kasur yang tergencet oleh badan kamu saat tidur. Lalu, terdapat juga bintik-bintik gelap di kasur yang merupakan kotoran kutu kasur.

    3. Cangkang Kulit

    Kutu kasur kerap meninggalkan cangkang kulitnya yang tembus pandang dan berlubang. Cangkang kulit ini biasa ditemukan di atas tempat tidur, terutama sepanjang jahitan dan bagian sudut kasur. Jika jumlahnya ada banyak, itu berarti ada sarang kutu kasur di tempat tidur.

    4. Telur Kutu Kasur

    Jika sudah berkembang biak di tempat tidur, maka kamu dapat menemukan beberapa telur kutu kasur yang berbentuk oval dan berwarna putih. Ukurannya yang sangat kecil terkadang sering tidak terlihat.

    Segera cek tempat tidur di rumah dan pastikan tidak ada telur kutu kasur. Soalnya, telur kutu kasur dapat menetas dengan cepat sehingga menghasilkan lebih banyak kutu busuk.

    5. Kasur Bau Apak

    Tanda-tanda berikutnya yakni mencium bau apak dari tempat tidur. Kondisi kasur yang bau dan lembap sangat ideal bagi kutu kasur berkembang biak dan menghasilkan telur yang banyak.

    Maka dari itu, penting untuk mengganti seprai dan sarung bantal secara berkala. Kondisi seprai yang kotor dapat mengundang kutu kasur dan bisa menggigitmu selama berhari-hari.

    6. Ada Kutu Kasur yang Sedang Berjalan

    Saat mengganti seprai dan menemukan ada serangga kecil yang tengah berjalan di atas kasur, maka bisa dipastikan hewan tersebut adalah kutu kasur. Hewan ini punya ukuran seperti biji apel, berwarna hitam kecokelatan, dan bergerak sangat lambat.

    Periksa kembali tempat tidur secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada telur atau kutu kasur yang masih hidup. Sebab, serangga ini dapat berkembang biak dengan cepat.

    Itulah enam tanda-tanda kutu kasur telah menjajah tempat tidur di rumah. Segera panggil pest control jika menemukan kutu kasur dalam jumlah yang banyak.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Asal! Ini Bahaya Menghidupkan Kulkas Setelah Dipindahkan


    Jakarta

    Kulkas yang baru saja sampai rumah dan dibuka dari kemasan tidak bisa langsung dipakai. Sebagai alat pendingin, kulkas memerlukan waktu dan didiamkan.

    Hal ini juga berlaku bagi kulkas yang digeser cukup jauh atau yang diangkat. Setiap guncangan pada kulkas terutama yang terjadi cukup lama dan sering dapat berpengaruh pada kinerja mesin sehingga tidak boleh langsung dinyalakan.

    Alasannya adalah guncangan yang terjadi pada kulkas menyebabkan bagian oli kompresornya bergerak dan perlu menyesuaikan kembali. Gambarannya seperti hiasan bola salju yang di dalamnya terdapat cairan dan butir-butir bak salju. Setelah diguncang, semua hiasannya dapat kembali ke bentuk semula setelah didiamkan.


    Oli kompresor sendiri fungsinya cukup penting bagi kulkas, yakni sebagai pendingin dan pelumas. Menurut situs Domex, oli kompresor adalah zat yang diperlukan untuk melumasi dan mendinginkan bagian mana pun yang menjadi panas di dalam kulkas. Tanpa oli kompresor, kulkas, dan freezer bisa cepat rusak dan beberapa suku cadang di dalam kulkas harus sering diganti karena rusak.

    Kulkas yang terguncang hebat lalu langsung dinyalakan dapat menyebabkan kebocoran kompresor kulkas. Akibatnya adalah kulkas akan lebih lama untuk dingin. Selain itu, oli kompresor yang bocor juga bisa menyebabkan sirkulasi pada freon terganggu. Sebagai informasi sirkulasi freon adalah senyawa kimia yang berguna untuk menyerap suhu panas dan mengubahnya menjadi suhu dingin di dalam kulkas.

    Waktu yang Tepat Menyalakan Kulkas

    Waktu yang tepat untuk menyalakan kulkas perlu disesuaikan dengan spesifikasi kulkas. Ketika membeli kulkas bisa ditanyakan kepada pihak produsen atau penjual. Umumnya, waktu yang aman untuk kembali menyalakan kulkas adalah setelah 24 jam. Oli kompresor dipastikan sudah kembali ke tempat semula.

    Cara Memindahkan Kulkas yang Benar

    Bagi kamu yang hendak pindahan rumah dan ingin membawa kulkas dengan aman sampai ke rumah baru. Menurut situs findamover.com berikut cara memindahkan kulkas yang aman.

    1. Kosongkan, bersihkan, dan pastikan es sudah mencair 24-48 jam sebelum dipindahkan.
    2. Gunakan alat bantu untuk menggerakkan kulkas seperti kain atau roda.
    3. Ukur dan tentukan jalur keluar kulkas. Pastikan kulkas tidak terhalang tinggi pintu atau kerangka pintu lainnya.
    4. Biarkan kulkas tetap tegak atau berdiri saat dipindahkan untuk mencegah perpindahan oli kompresor.
    5. Ikat kulkas jika merasa saat perpindahan akan mengalami banyak guncangan.

    Itulah penjelasan kenapa kulkas yang baru dibeli tidak boleh langsung dinyalakan, semoga bermanfaat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Benda di Rumah yang Paling Kotor dan Jarang Dibersihkan


    Jakarta

    Menjaga kebersihan rumah sangatlah penting agar tetap nyaman untuk dihuni. Kamu dapat menyapu, mengepel, dan membersihkan barang-barang yang sudah kotor.

    Sayangnya, tidak semua orang rutin membersihkan perabotan dan furnitur rumah. Bahkan, ada beberapa benda yang justru dibiarkan kotor karena jarang dibersihkan.

    Perlu diingat, debu dan kotoran yang menumpuk di perabotan rumah tidak hanya mengganggu penampilan, tapi juga membahayakan kesehatan. Jika debu masuk ke dalam tubuh maka bisa menyebabkan gangguan pernapasan.


    Penasaran, apa saja benda di rumah yang paling kotor dan jarang dibersihkan? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Benda di Rumah yang Paling Kotor dan Jarang Dibersihkan

    Dilansir situs Times of India, ada sejumlah benda di rumah yang sangat kotor dan jarang dibersihkan. Alasannya bermacam-macam, seperti karena malas atau lupa untuk membersihkannya.

    Berikut benda di rumah yang paling kotor dan jarang dibersihkan:

    1. Kipas Angin Gantung

    Kipas angin gantung jadi salah satu benda yang paling kotor dan jarang dibersihkan. Sebab, benda ini dipasang di langit-langit sehingga sulit untuk dibersihkan.

    Apabila sering digunakan, bilah kipas angin sangat mudah berdebu dan kotor. Kalau tidak segera dibersihkan, partikel debu akan beterbangan ke udara dan bisa terhirup manusia.

    Kamu dapat membersihkan bilah kipas angin gantung dengan kemoceng. Setelah debu terangkat, bersihkan bilah pakai kain atau spons basah, lalu keringkan dengan kain microfiber. Pastikan kipas angin dalam kondisi mati (off) saat dibersihkan.

    2. Gagang Pintu

    Benda yang satu ini bisa dibilang paling kotor karena mengandung banyak kuman dan bakteri. Sayangnya, gagang pintu juga termasuk benda yang jarang sekali dibersihkan padahal selalu dipegang setiap hari.

    Untuk membersihkan gagang pintu tak cukup menggunakan air bersih. Kamu perlu menyemprotkan cairan disinfektan agar kuman benar-benar mati. Setelah itu, lap dengan kain kering agar gagang pintu tidak cepat karat.

    3. Rak Dapur

    Rak dapur sering luput dari perhatian karena dianggap selalu bersih. Padahal, ada banyak debu yang menumpuk di bagian belakang atau atas rak dapur.

    Meski tidak terlihat, tapi partikel debu bisa beterbangan dan hinggap di makanan yang dikonsumsi. Sebagai solusinya, kamu dapat membersihkan rak dapur satu kali dalam sebulan dengan sabun cuci piring yang dicampur dengan air.

    4. Mesin Cuci

    Mesin cuci dapat mengandung banyak kotoran yang menumpuk di bagian dasar, seperti sisa detergen, helai rambut, bulu hewan, dan jamur. Apabila jarang dibersihkan, pakaian yang seharusnya wangi dan bersih setelah dicuci malah justru kembali kotor.

    Selain itu, penting juga untuk membersihkan bagian sisi samping dan penutup mesin cuci. Biasanya, ada bercak sidik jari dan kotoran yang kerap menempel.

    5. Jendela

    Banyak pemilik rumah yang sering lupa untuk membersihkan jendela, sehingga kaca tampak kotor dan berdebu. Padahal, jendela memiliki fungsi agar penghuni bisa melihat keluar rumah sekaligus memiliki nilai estetika.

    Untuk membersihkan jendela, kamu bisa menggunakan cairan pembersih khusus kaca. Semprotkan cairan ke permukaan jendela, lalu dilap dengan kain atau squeegee.

    Sebagai pengingat, debu yang menempel di jendela harus dibersihkan terlebih dulu dengan kemoceng. Lalu, bersihkan jendela saat cuaca sedang cerah agar cepat kering.

    Itulah lima benda di rumah yang paling kotor dan jarang dibersihkan. Yuk segera bersih-bersih!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Pilih Kloset Duduk yang Higienis dan Sesuai Kebutuhan


    Jakarta

    Kloset duduk merupakan alat sanitasi yang sering digunakan oleh penghuni rumah. Untuk itu, pemilik rumah perlu memastikan kloset tersebut nyaman digunakan dan sesuai kebutuhan.

    Pemilihan kloset bisa disesuaikan dengan selera penggunanya. Namun, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan ketika memilih kloset, termasuk dari segi kebersihan. Sebab, benda yang sering terpapar kotoran ini perlu rajin dibersihkan.

    Lantas, bagaimana cara pilih kloset yang sesuai kebutuhan? Berikut ini penjelasannya.


    Cara Pilih Kloset Duduk

    Inilah langkah-langkah untuk memilih kloset duduk.

    1. Desain Kloset

    Head of Marketing Kohler K&B Indonesia, Maria Veronica mengatakan pemilik rumah perlu menentukan desain kloset. Beberapa jenis kloset antara lain bentuknya dua bagian, satu bagian, atau intelligence alias toilet pintar.

    “Dua piece itu antara tangki dan bowl terpisah sehingga pembersihan ada sedikit ekstra di antara sambungan itu. Kalau satu piece, dia udah ngambil itu gabungan, jadi dari hal pembersihan lebih mudah,” kata Maria di Indonesia Design District, Selasa (16/9/2025).

    Kemudian, eksterior kloset ada yang berlekuk maupun full skirted alias tertutup. Pemilik rumah bisa memilih bentuk kloset sesuai preferensi.

    Desain berlekuk mungkin terlihat manis bagi sebagian orang tetapi perlu pembersihan ekstra. Berbeda halnya dengan eksterior tertutup mudah dibersihkan karena permukaannya datar.

    Untuk dalam kloset, ada bagian samping dengan rim (tertutup) atau rimless (terbuka) atau samping terbuka atau tertutup. Maria menyebut kloset rimless lebih mudah untuk dibersihkan.

    2. Teknologi Siram Kloset

    Selain itu, pemilik bisa memilih kloset berdasarkan flushing technology atau cara kloset disiram. Beberapa pilihan di pasaran adalah kloset dengan penyiraman ke bawah, memutar, serta teknologi lainnya.

    “Kalau misalnya di-flush, airnya cuma turun ke bawah jadi ngikutin gravitasi. Nah, itu pembersihannya enggak maksimal. Di toiletnya kita itu revolution 360 jadi dia muter,” jelasnya.

    3. Pusat Pelayanan

    Terakhir, Maria menganjurkan untuk memastikan produk kloset yang dipilih mempunyai pusat pelayanan.Pemilik juga perlu tahu di mana bisa mendapatkan spare part. Dengan begitu, ada pihak yang dapat dihubungi sewaktu-waktu diperlukan.

    “Spare part-nya bisa available di mana, service center-nya bisa contact di mana. Itu juga penting banget,” tuturnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Pakar Sebut 5 Benda Ini Jangan Dibersihkan Pakai Spons, Kenapa?


    Jakarta

    Spons memiliki fungsi utama untuk membersihkan alat makan dan peralatan masak agar kembali kinclong. Selain itu, spons juga banyak dipakai untuk membersihkan benda-benda di rumah.

    Walau dapat mengangkat kotoran secara efektif, tapi tidak semua perabotan di rumah dapat dibersihkan pakai spons. Alih-alih menjadi bersih, tapi justru dapat merusak permukaannya.

    Ingin tahu apa saja perabotan di rumah yang sebaiknya jangan dibersihkan pakai spons? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Benda Ini Jangan Dibersihkan Pakai Spons

    Dilansir situs The Spruce, berikut benda-benda di rumah yang jangan dibersihkan menggunakan spons menurut ahli kebersihan:

    1. Cermin dan Permukaan Kaca

    Banyak orang yang terbiasa membersihkan cermin atau permukaan kaca menggunakan spons. Padahal, kebiasaan ini justru membuat kaca jadi kusam dan muncul goresan halus.

    “Tekstur spons bertindak seperti amplas halus, sehingga jika dipakai di permukaan kaca dapat menciptakan goresan kecil dan jadi terlihat buram pada permukaan yang seharusnya bening,” kata pakar kebersihan dari MaidPro Temecula Trish Duarte.

    Daripada menggunakan spons, Trish menyarankan memakai kain halus atau kain microfiber untuk membersihkan cermin dan permukaan kaca di rumah.

    2. Segel Pintu Kulkas

    Segel pintu kulkas atau disebut gasket berfungsi untuk menyegel pintu lemari es agar udara dingin tidak keluar. Bagian ini memang wajib dibersihkan agar pintu selalu tertutup rapat, tapi sebaiknya jangan dibersihkan pakai spons.

    “Alih-alih membersihkan kotoran, penggunaan spons justru mendorong kotoran semakin dalam ke lipatan segel pintu kulkas, tempat ditemukan ada jamur dan bakteri tumbuh,” ujar ahli kebersihan dari Spekless Karina Toner.

    Karina lebih menyarankan menggunakan sikat gigi bekas saat membersihkan segel pintu kulkas. Agar efektif mengangkat kotoran, buat cairan dari cuka putih dan air hangat, lalu gosokkan sikat gigi ke setiap lipatan dengan perlahan.

    3. Pisau

    Sering membersihkan pisau yang kotor dengan spons? Ternyata pakar menyebut cara ini justru dapat mengikis ujung pisau sehingga jadi tidak tajam. Selain itu, mencuci pisau dengan spons sangat berbahaya karena berisiko melukai tangan akibat tertusuk secara tidak sengaja.

    Agar lebih aman, cukup bersihkan pisau dengan kain lap kering. Lakukan secara hati-hati agar pisau tidak mengiris tangan.

    4. Perabotan Kayu

    Membersihkan perabotan kayu seperti talenan ternyata tidak dianjurkan menggunakan spons. Sifat spons yang dapat mengikis ternyata berisiko merusak lapisan kayu, sehingga menimbulkan celah yang besar pada serat kayu.

    “Spons dapat menimbulkan kelembapan pada serat kayu yang berpori, sehingga bisa cepat rusak dan menjadi tempat bertumbuhnya bakteri,” ungkap Trish.

    Untuk membersihkan perabotan kayu, sebaiknya gunakan sikat gigi atau kain lap khusus yang tidak menyerap air berlebih. Setelah dicuci bersih, segera dilap dan dikeringkan agar kelembapan tidak masuk ke serat kayu.

    5. Panci dan Wajan Anti Lengket

    Satu lagi benda di rumah yang sebaiknya jangan dibersihkan pakai spons, yakni panci dan wajan anti lengket. Permukaannya yang halus dan tipis dapat menimbulkan goresan jika terus dibersihkan pakai spons.

    “Lapisan wajan anti lengket sangat tipis dan halus, sedangkan spons dapat menciptakan goresan yang tidak terlihat, tapi seiring waktu dapat merusak lapisannya,” sebut Trish.

    Sebagai alternatif, Trish menyarankan menggunakan kain lap khusus atau sikat bambu yang dirancang untuk permukaan panci dan wajan anti lengket.

    Itulah lima benda yang sebaiknya jangan dibersihkan dengan spons menurut sejumlah pakar. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Rumah Lembab Bisa Bikin Interior Rusak, Begini Cara Cegahnya


    Jakarta

    Hujan dapat memicu peningkatan kelembapan di rumah. Hal ini bukan pertanda baik karena kelembapan dapat menimbulkan berbagai masalah, seperti memicu kerusakan pada interior hingga masalah kesehatan.

    Cara mengetahui rumah lembap adalah dengan melihat kondisi plafon, dinding, dan area di dekat saluran air. Apabila sering tercium bau tak sedap, tumbuh jamur, dan cat dinding banyak yang rusak berarti area-area tersebut merupakan tempat paling lembap.

    Masalah-masalah yang muncul pada rumah ini tidak hanya merusak tampilan rumah, melainkan dapat berpengaruh pada kesehatan. Pertumbuhan jamur berbentuk noda-noda hitam pada dinding dan plafon bisa menyebabkan alergi ditandai dengan batuk dan pilek menurut Healthline. Efek ini memang tidak begitu parah, tetapi untuk penderita asma dan yang memiliki kekebalan tubuh yang lemah dapat memberikan efek yang keras.


    Untuk mencegah rumah lembap sebenarnya caranya tidak sulit. Dilansir Tom’s Guide, berikut ini cara mengurangi kelembapan di dalam rumah.

    1. Rutin Membuka Jendela dan Pintu

    Jendela dan pintu merupakan akses utama keluar masuk udara di rumah. Oleh karena itu, jendela dan pintu perlu sering dibuka terutama saat pagi ke sore hari. Selain memberikan akses cahaya masuk, rumah juga jadi lebih sejuk karena terjadi pertukaran udara di dalam rumah.

    Udara yang terperangkap di dalam rumah dapat menyebabkan kondensasi sehingga menyebabkan pertumbuhan jamur dan lumut.

    2. Menyalakan AC

    AC biasanya digunakan untuk mendinginkan suhu ruangan. Namun, AC juga bermanfaat untuk membantu mencegah kelembapan di rumah.

    AC memiliki mekanisme yang mirip dengan dehumidifier kompresor. Begitu udara panas dan lembab bersentuhan dengan kumparan dingin di dalam AC, tingkat kelembapan akan menurun dan menjaga suhu ruangan tetap sejuk.

    3. Hidupkan Kipas Angin di Area Lembap

    Jika AC bisa untuk mendinginkan ruangan, kipas angin dapat membantu pergerakan udara di dalam ruangan. Kipas angin dapat mendorong udara panas ke luar dan menggantinya dengan udara segar. Dari segi pemakaian energi, kipas angin juga bisa lebih hemat dari AC.

    4. Tambahkan Tanaman

    Lalu, cara lain untuk mencegah rumah jadi lembap adalah meletakkan beberapa tanaman yang bisa menyerap kelembaban, seperti tanaman lidah mertua dan anggrek.

    5. Jaga Agar Semua Permukaan Tetap Kering

    Menjaga permukaan tetap kering setiap saat adalah salah satu cara untuk mencegah meningkatnya kelembapan di rumah. Area yang mudah basah dan lembap adalah dapur dan kamar mandi. Dua area ini sebaiknya memiliki ventilasi dan langsung dibersihkan setelah digunakan.

    Itulah beberapa cara untuk mengatasi rumah yang terasa lembap. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Serupa tapi Tak Sama, Apa Perbedaan Meteran Listrik dan MCB?



    Jakarta

    Instalasi kelistrikan di rumah banyak sekali jenisnya. Semua pemilik rumah harus mengenalinya agar apabila terjadi masalah bisa menjelaskan di mana letak kesalahannya.

    Salah satu yang sering salah penyebutan adalah meteran dan MCB. Orang sering salah mengira jika MCB adalah alat meteran di rumah, padahal MCB hanya berupa tombol di bagian bawah alat meteran listrik.

    Keduanya memang tidak terpisahkan, tetapi keduanya berbeda. Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut penjelasannya.


    Fungsi Meteran Listrik dan MCB

    Menurut National Sales Director PT Hager Electro Indonesia Linda Koesno meteran listrik atau disebut pula dengan kWh meter berfungsi untuk menampilkan informasi besar kebutuhan dan pemakaian listrik di rumah.

    kWh meter membutuhkan MCB (Miniature Circuit Breaker), yakni tombol yang berada di bawah meteran listrik. Tombol tersebut bisa memutus dan menghidupkan arus listrik dan menjaga agar tidak ada arus listrik berlebih yang mengalir ke kWh meter.

    “(Arus listrik) kalau dari kabel masuk ke MCB dulu. Jadi istilahnya dia mengatur biar nggak kelebihan juga arus listriknya,” jelas Linda saat ditemui di pameran Electric & Power Indonesia 2025 JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Rabu (17/9/2025).

    PT ABB Sakti Industri, salah satu produsen industri energi dan teknologi otomatisasi dengan merek ABB memiliki pabrik di Cibitung, Bekasi, Jawa Barat. TYuk kita intip proses produksi produk elektrikalnya seperti MCB (Miniature Circuit Breaker).PT ABB Sakti Industri, salah satu produsen industri energi dan teknologi otomatisasi dengan merek ABB memiliki pabrik di Cibitung, Bekasi, Jawa Barat. TYuk kita intip proses produksi produk elektrikalnya seperti MCB (Miniature Circuit Breaker). Foto: Rachman Haryanto

    Keduanya pasti ada di setiap rumah yang sudah dialiri listrik. Tanpa ada MCB di kWh meter kemungkinan besar alat tersebut dapat terbakar.

    Linda mengatakan MCB yang terpasang di instalasi rumah tidak hanya satu, ada MCB dari PLN dan MCB di dalam rumah. MCB PLN tidak boleh sembarangan diganti atau dilepas. Pemilik rumah harus bertanya dahulu kepada pihak PLN apabila ingin mengganti MCB atau menambahnya.

    “Yang boleh diganti itu adalah MCB di dalam rumahnya. Kalau yang di bawah meteran itu nggak boleh,” ujarnya.

    Itulah perbedaan meteran listrik atau kWh meter dengan MCB, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Segera Cabut 7 Benda Elektronik Ini Ketika Hujan Badai!


    Jakarta

    Belakangan ini cuaca di sejumlah daerah sedang diguyur hujan deras. Bahkan, hujan disertai petir dan angin kencang turut melanda beberapa wilayah di Indonesia.

    Saat terjadi hujan deras disertai petir, sebaiknya segera berlindung di dalam rumah. Lalu, disarankan untuk mencabut barang elektronik yang masih terhubung ke stopkontak agar tidak tersambar petir.

    Sebab, sambaran petir bisa memicu terjadinya lonjakan arus listrik, sehingga dapat merusak barang elektronik yang masih terhubung ke stopkontak.


    Penasaran, apa saja barang elektronik yang perlu dicabut ketika sedang hujan deras disertai petir? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Barang Elektronik yang Perlu Dicabut saat Hujan Badai

    Ketika hujan badai disertai petir melanda rumah kamu, dianjurkan untuk segera mencabut sejumlah barang elektronik dari stopkontak. Meski begitu, tidak semua barang elektronik perlu dicabut.

    Direktur Komunikasi Asosiasi Produsen Peralatan Rumah Tangga Chris Doscher mengatakan peralatan portabel perlu segera dicabut dari stopkontak saat hujan badai. Sebab, petir yang menyambar dapat menyebabkan lonjakan daya yang dapat merusak peralatan kecil.

    “Secara umum, peralatan portabel harus dicabut dari stokkontak saat tidak digunakan. Pastikan kabelnya berada di tempat yang aman agar tidak tertarik atau tersangkut sehingga tidak menyebabkan penghuni rumah tersandung,” kata Doscher mengutip Better Homes & Gardens.

    Beberapa peralatan portabel yang dimaksud oleh Doscher di antaranya:

    • Mesin pembuat kopi
    • Air fryer
    • Mixer
    • Pemanggang roti
    • Microwave
    • Vacuum cleaner
    • Blender.

    Menurut Doscher, barang-barang di atas perlu segera dicabut dari stopkontak saat terjadi hujan badai. Langkah ini untuk mengantisipasi sambaran petir yang bisa saja menimbulkan kerusakan pada barang elektronik tersebut.

    Tidak Semua Barang Elektronik Harus Dicabut saat Hujan Badai

    Akan tetapi, Doscher menyebut tidak semua barang elektronik di rumah harus dicabut dari stopkontak, terutama jika terjadi hujan badai. Ada beberapa barang yang telah dirancang dan diuji menahan lonjakan arus listrik.

    “Ada barang-barang elektronik yang telah dirancang dan diuji untuk menahan lonjakan arus listrik ketika sedang badai,” ujarnya.

    Beberapa barang elektronik yang tidak perlu dicabut antara lain kulkas, mesin pencuci piring (dishwasher), dan mesin cuci. Menurutnya, barang elektronik tersebut masih tetap aman walau tidak dicabut dari stopkontak saat terjadi hujan badai.

    Namun, jika kamu khawatir dengan barang elektronik lainnya seperti TV, radio, PC, atau konsol game, tidak masalah jika dicabut dari stop kontak. Pastikan kamu segera mencabutnya ketika sudah melihat tanda-tanda ada hujan badai, sebelum petir menyambar dan merusak barang elektronik.

    Itulah tujuh barang elektronik yang perlu dicabut dari stopkontak saat terjadi hujan badai. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Seberapa Sering Sofa Harus Dibersihkan? Ini Kata Pakar


    Jakarta

    Sofa di ruang tamu menjadi tempat yang nyaman bagi penghuni rumah maupun tamu yang datang untuk duduk santai sambil mengobrol. Maka dari itu, banyak orang yang membeli sofa dengan harga puluhan juta rupiah agar mendapatkan kenyamanan ekstra.

    Walau harga sofa yang dibeli punya harga selangit dan begitu empuk saat diduduki, tapi kenyamanan tersebut akan sirna jika sofa jarang dibersihkan. Seiring waktu, sofa akan cepat kotor dan berdebu karena selalu diduduki setiap hari.

    Apalagi kalau kamu sering menyantap makanan di sofa ruang tamu. Terkadang, sisa remahan makanan yang jatuh ke sofa bisa masuk ke dalam sela-sela, sehingga dapat mengundang serangga seperti semut dan kecoak untuk datang.


    Maka dari itu, sebaiknya kamu perlu membersihkan sofa secara berkala agar tetap nyaman saat diduduki. Lantas, seberapa sering sofa harus dibersihkan? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Seberapa Sering Sofa Harus Dibersihkan?

    Dilansir situs Better Homes & Gardens, idealnya sofa di ruang tamu harus dibersihkan seminggu sekali. Paling telat setiap dua minggu sekali agar sofa tetap nyaman untuk digunakan.

    Sofa dapat dibersihkan dengan menggunakan vacuum cleaner. Langkah ini efektif untuk menyedot debu dan kotoran yang menempel di permukaan, bagian bawah, dan sela-sela sofa.

    “Hal ini terutama berlaku untuk sofa berbahan kain karena debu dan kotoran cenderung menempel dan tersangkut di serat sofa,” kata pakar interior dan kebersihan di Dyson Asaph Ooi.

    Apabila terdapat noda di sofa, kamu bisa membersihkannya dengan larutan detergen cair atau sabun cuci piring yang dicampur air hangat, lalu oleskan menggunakan kain secara perlahan.

    Untuk noda membandel di sofa, kamu dapat membersihkan dengan bahan alami seperti cuka putih atau soda kue. Sedangkan khusus sofa dari bahan kulit, disarankan dilap dengan kain lembap dan cairan pembersih khusus material kulit.

    Tidak hanya menyingkirkan debu dan noda yang menempel, Asaph menyebut membersihkan sofa setiap minggu dapat mencegah tungau bersarang dan berkembang biak di dalam sofa. Sebab, serangga kecil ini dapat hidup di tempat gelap dan lembap.

    “Banyak orang yang mungkin tidak sadar akan hal ini, tetapi tungau dapat berkembang biak di tempat gelap, hangat, dan lembap dengan banyak sel kulit mati. Ini termasuk sofa dan tempat tidur,” ujarnya.

    Membersihkan sofa secara berkala juga dapat menjaga kesehatan penghuni rumah. Sebab, partikel debu dan kotoran bisa beterbangan di udara. Jika debu terhirup ke dalam tubuh maka bisa memicu penyakit seperti alergi dan gangguan sistem pernapasan.

    Penting juga untuk membersihkan bantal kecil yang ada di sofa. Sebab, tungau jugs bisa tumbuh di dalam sarung bantal sehingga dapat mengganggu kenyamanan ketika sedang bersantai.

    Tips Membersihkan Sofa dengan Vacuum Cleaner

    Agar debu dan kotoran di sofa bisa terangkat secara maksimal, Asaph menyarankan memakai vacuum cleaner nirkabel dengan daya hisap tinggi. Dengan begitu, seluruh debu yang menempel bisa terangkat.

    Sedot debu di permukaan sofa pakai vacuum cleaner secara perlahan. Setelah itu, lepas bagian jok sofa dan bersihkan area bawah serta sela-sela sofa. Terkadang, area ini kerap ditemukan banyak helai rambut, sisa makanan, semut, hingga tungau.

    Bersihkan juga sarung bantal sofa dan sedot dengan vacuum cleaner. Bila perlu, cuci sarung bantal di mesin cuci dengan detergen cair agar bersih dan wangi.

    Demikian tips membersihkan sofa dan seberapa sering sofa harus dibersihkan. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com