Category: Tips Properti

  • Tembok Penuh Coretan Cat Semprot? Coba Bersihkan Pakai 3 Bahan Ini


    Jakarta

    Sering kita temui bangunan-bangunan di pinggir jalan banyak coretan cat semprot. Coretan tersebut berupa gambar abstrak atau tulisan yang tidak ada maknanya. Coretan-coretan ini bisa dikategorikan sebagai vandalisme karena biasanya bukan si pemilik rumah yang melakukannya, melainkan orang asing yang dilakukan tanpa izin.

    Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), vandalisme adalah perbuatan merusak dan menghancurkan hasil karya seni dan barang berharga lain (keindahan alam dan sebagainya). Selain pada hasil karya seni, sebutan vandalisme juga bisa menyasar pada perbuatan merusak properti orang lain.

    Untuk membersihkan cat seperti ini tidak bisa hanya dengan air. Sementara, untuk dicat ulang butuh biaya untuk membeli catnya dan biasanya satu lapisan cat tidak cukup untuk menutupi coretan tersebut.


    Dilansir The Spruce, begini cara membersihkan coretan dari cat semprot tanpa begitu mempengaruhi kualitas cat yang sudah ada.

    Cara Menghilangkan Cat Semprot dari Dinding Rumah

    1. Pakai Thinner atau Pelarut Cat

    Cat semprot bisa dibersihkan menggunakan thinner untuk permukaan cat minyak dan cat kering. Caranya dengan menuangkan thinner pada kain bersih, lalu gosok coretan cat semprot di tembok menggunakan kain tersebut. Thinner juga bisa dipakai untuk membersihkan cat semprot pada material besi, baja, dan loga.

    Selain kain, kamu juga bisa menggunakan botol semprotan yang sudah diisi dengan larutan thinner. Lalu semprot pada permukaan tembok yang penuh coretan. Tunggu selama 15-20 menit, lalu bersihkan dengan kain atau spons yang telah dibasahi.

    2. Gunakan Baking Soda

    Untuk jenis cat tembok berbahan dasar minyak, kamu bisa menghilangkan coretan cat semprot dengan menggunakan campuran baking soda dan air. Lalu semprotkan dan didiamkan selama 15 menit. Setelah itu bersihkan menggunakan kain atau spons.

    3. Bersihkan dengan Sabun Cuci Piring

    Untuk material logam misalnya cat semprot menempel pada pintu ruko, coba bersihkan menggunakan sabun cuci piring yang dituang pada kain yang basah. Gosok permukaan logam sampai menghasilkan busa. Lalu bilas dan ulangi sampai coretan benar-benar hilang.

    Itulah cara dan bahan yang bisa digunakan untuk membersihkan cat semprot, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Garam Sangat Ampuh Membasmi Lintah dan Siput? Ini Kata Ahli


    Jakarta

    Ada banyak hewan yang kerap ditemukan di halaman rumah, misalnya lintah dan siput. Bahkan, kedua hewan itu terkadang juga sering ditemukan berada di dalam rumah.

    Meski bukan hewan ganas dan mematikan, tapi terkadang kehadiran lintah dan siput membuat sebagian pemilik rumah merasa jijik dan khawatir. Sebab, keduanya memiliki lendir yang dapat mengotori lantai.

    Untuk membasmi lintah dan siput di rumah bisa menggunakan bahan alami, yakni dengan menaburkan garam ke tubuhnya. Cara ini terbilang sangat efektif karena dapat membunuhnya dalam sekejap.


    Menariknya, dengan menaburkan garam seujung jari pun sudah bisa membasmi lintah dan siput. Mengapa demikian? Berikut penjelasannya.

    Manfaat Garam yang Mampu Basmi Lintah dan Siput

    Dilansir situs BBC, menaburkan garam ke tubuh lintah dan siput ternyata menimbulkan reaksi. Soalnya, tubuh hewan tersebut akan mengalami dehidrasi dan mulai kehilangan cairan lendir.

    Garam yang ditaburkan ke tubuh lintah dan siput dapat mengeluarkan air dari kulit mereka lewat proses osmosis (perpindahan molekul dari area berkonsentrasi rendah ke konsentrasi tinggi). Hal itu yang membuat kedua hewan melata ini mengalami dehidrasi parah, sehingga perlahan akan mati dalam hitungan menit.

    “Garam pada dasarnya mengeluarkan air dari kulit mereka (efek osmosis) dan mereka mati dalam beberapa menit karena dehidrasi,” kata dosen senior di Universitas Newcastle Gordon Port.

    Perlu diketahui, hewan berlendir seperti lintah, siput, dan bekicot sangat bergantung dengan kandungan air yang tinggi di dalam tubuhnya.

    Ketika terpapar garam, lintah dan siput akan mencoba melepaskan diri sambil mengeluarkan banyak lendir untuk membersihkan kulitnya. Saat lendir yang dikeluarkan jumlahnya terlalu banyak secara bersamaan, maka mereka akan kehabisan air dan perlahan mati.

    “Kita tidak tahu seberapa sakitnya mereka saat bersentuhan dengan garam, tetapi siput atau bekicot yang terperangkap dalam butiran garam akan mencoba menghindar sambil mengeluarkan banyak lendir untuk membersihkan kulitnya,” ujar Port.

    Maka jangan heran setelah menaburkan garam ke tubuh lintah dan siput, maka akan banyak cairan yang keluar dan melumuri lantai. Untuk membersihkannya cukup dengan dilap pakai kain pel atau tisu secara perlahan.

    Ampas Kopi Bisa Dipakai untuk Cegah Lintah Masuk Rumah?

    Beberapa orang menyebut ampas kopi juga bisa digunakan untuk membasmi siput dan lintah. Port mengatakan hal tersebut benar adanya, tetapi kandungan kafein pada ampas kopi harus tinggi agar efektif membasmi hewan tersebut.

    “Mereka tidak suka kafein. Namun, jumlah kafein yang dibutuhkan untuk mencegah mereka begitu tinggi sehingga penggunaannya akan berbahaya bagi semua orang, termasuk kita,” ungkapnya.

    Sebuah penelitian yang dilakukan oleh United States Department of Agriculture’s Agricultural Research Service telah menjawab hal tersebut. Dari penelitian yang dilakukan, terbukti larutan kafein sebesar 1 persen mampu mengusir hewan seperti siput dan bekicot.

    Agar efektif mengusir lintah dan siput disarankan untuk tidak menggunakan kopi instan karena hanya mengandung sekitar 0,05 persen kafein. Kandungan kafeinnya 20 kali lebih sedikit daripada bubuk kopi alami.

    Sebagai solusinya, kamu bisa memasang penghalang lintah dan siput dari bahan tembaga atau seng. Ketika melewati pagar penghalang, mereka akan jatuh ke bawah karena tubuhnya tidak bisa menempel dengan erat.

    Selain itu, tembaga atau seng sebenarnya beracun bagi lintah dan siput. Jadi, mereka tidak dapat masuk ke dalam rumah melalui lubang jika ada lapisan tembaga di dalamnya.

    Agar tanaman hias di rumah tidak rusak, pasang juga lapisan tembaga di sekitar pot. Langkah ini dapat mencegah siput yang dapat menggerogoti daun tanaman.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Terlalu Dekat, Ini Jarak Ideal TV dengan Sofa di Ruang Keluarga



    Jakarta

    Biasanya rumah suka dilengkapi dengan TV sebagai hiburan dan sumber informasi bagi penghuni rumah. Perangkat ini biasanya ditaruh di ruang keluarga atau kamar tidur.

    Tidak asal taruh, penempatan TV perlu mempertimbangkan jarak nonton penghuni. Jarak TV dengan tempat duduk atau sofa penontonnya tidak boleh terlalu dekat. Jika terlalu dekat, dikhawatirkan mata menjadi cepat lelah.

    Perlu diketahui, semakin besar ukuran TV, maka jarak penonton semakin jauh pula. Nah, hal ini bisa menjadi pertimbangan penghuni ketika ingin memilih TV yang cocok buat ruang nonton.


    Memang, berapa seharusnya jarak antara TV dan tempat duduk di rumah? Berikut ini penjelasannya.

    Dikutip dari Herne Bay Domestics, penghuni perlu paham dulu soal ukuran TV. Ukuran tersebut diukur dari sudut ke sudut TV secara diagonal, termasuk rangka luarnya.

    Kemudian, jarak pandang menonton TV bisa diukur dari area tempat duduk sampai TV. Berbeda dari ruang keluarga, cara hitung jarak buat kamar tidur itu dari TV ke posisi bantal di kasur.

    Untuk menentukan jarak aman menonton TV, ada beberapa metode yang dapat digunakan. Salah satu caranya, penghuni mengalikan ukuran TV dengan angka dua untuk mendapatkan hasil jarak pandang dalam satuan inci.

    Sebaliknya, penghuni dapat menentukan ukuran TV berdasarkan jarak antara tempat duduk dengan tempat TV. Jarak tersebut hanya perlu dibagi dua untuk mendapatkan ukuran TV yang ideal buat suatu ruangan.

    Sebagai contoh, apabila TV berukuran 55 inci, jarak pandang yang ideal adalah 110 inci atau sekitar 2,79 meter.

    Berikut ini daftar jarak pandang yang cocok buat ukuran TV tertentu.

    Ukuran TV (inci) Jarak Pandang (meter)
    32 1,63
    40 2
    43 2,18
    48 2,44
    49 2,49
    50 2,54
    55 2,79
    58 2,96
    65 3,3
    70 3,55
    75 3,81
    77 3,91
    82 4,16

    Itulah jarak yang jarak ideal TV dengan tempat duduk berdasarkan ukuran TV. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Basmi Kaki Seribu yang Bikin Kulit Gatal dengan Bahan Alami


    Jakarta

    Ada sejumlah hewan yang sering kali muncul di rumah, salah satunya adalah kaki seribu. Hewan yang termasuk kelompok filum arthropoda ini sering terlihat di halaman dan teras rumah.

    Ketika menemukan kaki seribu, sebaiknya detikers tetap hati-hati. Sebab, kandungan zat di dalam hewan ini dapat memicu rasa gatal dan terbakar jika menyentuh kulit.

    Ada sejumlah faktor yang menyebabkan banyak kaki seribu bermunculan di rumah. Namun jangan khawatir, untuk membasminya bisa menggunakan bahan alami yang mudah didapat.


    Penyebab Kaki Seribu Muncul di Rumah

    Dilansir situs Better Homes & Gardens, kaki seribu termasuk hewan yang bertahan hidup di tempat lembap dan gelap. Jika tingkat kelembapan di rumah sangat tinggi, maka tak heran kalau menemukan banyak kaki seribu.

    Kehadiran hama tersebut juga dapat mengindikasikan adanya serangga lain di rumah. Kemungkinan terdapat banyak kecoak, ngengat, lalat, dan rayap yang merupakan sumber makanan bagi kaki seribu.

    Terkadang, kaki seribu juga bisa masuk ke dalam rumah melalui celah atau lubang yang tidak ditutup. Mereka akan mencari tempat yang aman untuk berkembang biak.

    Ketika hujan deras, kaki seribu yang semula hidup di halaman rumah akan berpindah ke tempat yang kering. Sebab, habitat mereka tergenang air dan tak bisa ditinggali lagi. Maka dari itu, kaki seribu sering ditemukan sedang merayap di dinding atau lantai rumah.

    Cara Basmi Kaki Seribu dengan Bahan Alami

    Mengusir kaki seribu di rumah bisa dilakukan dengan mudah dan cepat. Tak harus menggunakan cairan kimia, cukup dengan bahan alami yang mudah didapat sudah bisa membasmi hama tersebut. Berikut caranya:

    1. Cuka Putih

    Kandungan asam asetat pada cuka putih ternyata dinilai ampuh untuk membasmi hama di rumah, termasuk kaki seribu. Cara pakainya cukup dengan menuangkan cuka putih ke kaki seribu, tak lama mereka akan mati karena terpapar cairan asam.

    2. Garam

    Selain digunakan untuk bumbu masak, garam juga bisa digunakan untuk membasmi kaki seribu. Sama seperti cara sebelumnya, cukup taburkan garam ke kaki seribu dan perlahan akan mati.

    3. Minyak Esensial

    Guna mencegah kaki seribu masuk ke rumah bisa menggunakan minyak esensial atau essential oil. Cukup mencampur minyak esensial dan air hingga menjadi cairan, lalu masukkan ke dalam botol semprot. Setelah itu, semprotkan cairan minyak esensial ke sudut-sudut rumah.

    Untuk aroma minyak esensial bisa dipilih secara bebas sesuai keinginan, seperti peppermint, tea tree, jeruk, atau lavender. Semprotkan secara berkala atau ketika wanginya sudah tidak tercium

    4. Daun Pandan dan Serai

    Daun pandan dan serai dapat mengeluarkan aroma menyengat yang tidak disukai kaki seribu. Caranya dengan memotong daun pandan menjadi beberapa bagian, lalu geprek serai agar aromanya keluar.

    Setelah itu, masukkan ke dalam wadah terbuka dan letakkan di area yang sering dilalui kaki seribu. Jika sudah tidak mengeluarkan wangi, segera ganti dengan daun pandan dan serai yang baru.

    Demikian penyebab kaki seribu muncul di rumah dan cara atasinya. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Hal Ini Bikin Rumah Nggak Laku Meski Dijual Murah


    Jakarta

    Ada beberapa orang yang tengah kesulitan saat menjual rumahnya. Walau berada di lokasi yang strategis, harganya tidak terlalu mahal, dan memiliki surat yang lengkap, tapi tetap saja tidak laku-laku.

    Mungkin pemilik rumah tidak sadar kalau ada beberapa hal yang membuat propertinya tak kunjung laku. Misalnya, ditemukan kerusakan pada atap atau halaman yang tidak terawat.

    Hal-hal tersebut bisa membuat calon pembeli berubah pikiran. Dari semula sangat yakin untuk membeli rumah, tapi perlahan mundur dan akhirnya memilih mencari rumah yang lain.


    Ingin tahu apa saja hal yang membuat rumah yang dijual tak laku-laku? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Hal Ini Bikin Rumah yang Dijual Tak Laku-laku

    Sejumlah agen properti membeberkan beberapa hal yang membuat rumah tidak kunjung laku. Dilansir situs The Spruce, berikut penyebabnya:

    1. Halaman Rumah Tidak Terawat

    Halaman yang tidak terawat membuat banyak calon pembeli memutuskan untuk tidak jadi meminang rumah tersebut. Kondisi ini meliputi rumput yang tumbuh lebat, rumput mati, daun-daun berserakan, atau jalan setapak yang retak.

    Meski bisa dirapikan, tetapi calon pembeli harus mengeluarkan uang lagi untuk merawat halaman rumah. Selain itu, mereka menilai rumah tersebut tidak terawat karena dari halamannya saja sudah tak terurus.

    “Bahkan sepetak kecil rumput hijau yang sehat di halaman depan akan sangat membantu membuat rumah lebih menarik,” kata agen properti Jan Ryan.

    2. Kondisi Cat Dinding yang Kusam

    Tak hanya bagian luar, tapi interior rumah juga wajib diperhatikan oleh calon pembeli. Jika ditemukan cat dinding sudah kusam atau mengelupas maka jangan heran kalau rumah tidak cepat terjual.

    Selain itu, banyak pembeli yang tidak suka dengan warna cat yang terlalu mencolok, baik pada satu dinding atau menutupi seluruh ruangan. Memang bisa dicat kembali sesuai keinginan, tapi tentu mengeluarkan uang lagi.

    “Dinding aksen hijau limau mungkin terasa menyenangkan pada awalnya, tetapi pembeli tidak dapat melihat lebih dari warna-warna yang berani dan ketinggalan zaman,” ujar Ryan.

    3. Banyak Kerusakan di Rumah

    Kondisi rumah yang tidak terawat jadi alasan utama banyak calon pembeli mengurungkan niatnya untuk membeli properti tersebut. Misalnya, ditemukan atap bocor, dinding retak halus, cat dinding mengelupas, atau pintu yang sudah rusak.

    Hal-hal kecil seperti gagang pintu yang longgar atau tetesan air dari keran terkadang dianggap sepele. Namun, hal tersebut akan menjadi penilaian penting bagi calon pembeli rumah.

    “Jika mereka melihat hal-hal kecil diabaikan begitu saja, mereka tentu khawatir akan ada masalah besar yang ditutupi,” papar Ryan.

    4. Perabotan yang Sudah Jadul

    Perabotan di rumah seperti kloset duduk atau fitting lampu yang sudah kuno juga termasuk penilaian bagi calon pembeli. Meski bisa diganti yang baru, tapi Ryan menyebut tak semua orang mau mengeluarkan duit ekstra hanya untuk mengganti perabotan kecil.

    “Banyak dari barang-barang ini sebenarnya dapat diperbarui dengan biaya terjangkau, tetapi jika masih digunakan dapat memberikan perbedaan besar pada calon pembeli saat melihat rumah Anda,” tuturnya.

    5. Perbaikan Rumah yang Tidak Tuntas

    Sebelum dijual, banyak pemilik rumah yang melakukan sejumlah perbaikan di beberapa sudut ruangan. Meski tujuannya baik agar menambah nilai jual, tapi jika dikerjakan secara asal-asalan justru bisa berdampak buruk.

    Sebagai contoh, cat dinding yang terlihat belang atau tidak rapi bisa membuat calon pembeli mengurungkan niatnya membeli rumah.

    “Jika saya masuk ke sebuah rumah dan melihat lebih dari satu pekerjaan yang tidak rapi, hal itu menunjukkan jika penjual rumah terlalu hemat. Saya akan berasumsi dia juga menyewa tukang listrik atau tukang ledeng yang termurah,” imbuh Ryan.

    Itulah lima hal yang membuat calon pembeli gagal membeli rumah kamu. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati! 3 Lokasi di Rumah Ini Rawan Jadi Sarang Belatung


    Jakarta

    Belatung merupakan hewan yang sering muncul pada makanan yang sudah kadaluarsa atau busuk. Namun, kemunculan hewan yang sebenarnya larva dari serangga ini bisa ditemui di dalam rumah yang mungkin dikira bersih.

    Sebelum itu, ketahui dahulu bentuk belatung. Dilansir Family Handyman, belatung merupakan lalat muda alias larva lalat. Hewan ini umumnya berwarna putih tidak memiliki kaki, bentuknya seperti cacing pendek dan selalu menggeliat. Hewan ini memiliki 1-2 bintik hitam pada salah satu ujungnya yang berfungsi sebagai lubang pernapasan.

    Ketika menemukan belatung, biasanya mereka tidak hanya satu buah, melainkan bergerombol dan selalu menggeliat. Mereka muncul dari telur lalat yang bertelur di atas sampah atau tempat kotor tersebut. Oleh karena itu, jika ada tumpukan sampah atau makanan yang sudah membusuk sebaiknya dibuang jauh-jauh karena dapat mengundang lalat.


    Belatung sebenarnya dapat hilang dengan sendirinya jika sudah menjadi lalat dan memakan semua sumber makanan, sehingga area tersebut tak bisa lagi menjadi tempat bertelur. Faktor cuaca juga dapat membunuh belatung karena hewan ini tidak dapat bertahan hidup di kondisi terlalu dingin atau panas.

    Dari siklus kehidupan belatung, detikers mungkin bisa terbayang sedikit kira-kira lokasi di mana yang disenangi oleh belatung. Dilansir Homes and Garden berikut lokasi yang bisa memicu munculnya belatung di dalam rumah.

    1. Piring Kotor

    Mencuci piring atau perlengkapan makan sebenarnya merupakan pekerjaan yang mudah, tetapi jika jumlahnya banyak ditambah pekerjaan lainnya, tugas satu ini bisa jadi tidak tersentuh sama sekali. Namun, hati-hati tumpukan piring kotor dapat memicu munculnya belatung. Sebab, biasanya di dalam piring kotor terdapat sisa makanan atau sampah yang apabila didiamkan akan membusuk dan memanggil lalat datang.

    Apabila piring sudah diinvasi belatung, membersihkannya akan lebih sulit. Lebih baik, setiap setelah makan, sisa makanan dipisah dahulu, piring direndam dalam air bersih. Bisa juga mencicilnya atau memakai peralatan makan sekali pakai jika benar-benar tidak bisa mencuci piring.

    2. Tempat Sampah Terbuka

    Tempat sampah di dalam rumah juga harus setiap hari dibuang keluar karena baunya dapat mengundang lalat datang. Selain itu, pastikan tempat sampah yang dipakai modelnya memiliki tutup agar lalat, tikus, hingga kecoa tidak berkumpul di dalamnya.

    3. Halaman Rumah

    Belatung juga bisa ditemukan di sekitar perkarangan rumah. Umumnya hal ini disebabkan karena ada kotoran hewan, bangkai binatang, atau kompos yang tidak segera dibersihkan. Maka jangan heran kalau ditemukan banyak lalat dan belatung di halaman.

    Tips Membasmi Belatung di Rumah

    Kamu dapat membasmi belatung dengan menggunakan obat semprotan nyamuk. Jika sudah mati, kamu bisa menyingkirkannya dengan vacuum cleaner atau sapu.

    Jika masih ada sejumlah belatung yang hidup, kamu bisa membasminya dengan membuat larutan alami dari garam dan cuka putih. Berikut langkah-langkahnya:

    • Tuang 2 sendok makan garam ke dalam wadah, lalu campur cuka putih secukupnya
    • Masukkan 2-3 gelas air panas ke dalam wadah, kemudian aduk hingga merata
    • Setelah itu, tuang larutan tersebut ke dalam botol semprot
    • Semprotkan cairan garam dan cuka putih ke area yang terdapat belatung di rumah.

    Itulah 3 lokasi yang bisa memicu munculnya belatung di rumah, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Handuk Basah Diletakkan di Atas Kasur Tak Dianjurkan, Ini Bahayanya



    Jakarta

    Handuk basah biasanya diletakkan begitu saja di kasur setelah mandi. Hal ini dikarenakan letak lemari pakaian yang berdekatan dengan kasur. Ternyata kebiasaan tersebut tidak bagus lho.

    Dilansir laman Yahoo! Life UK handuk yang basah dan lembap dapat memicu pertumbuhan jamur serta membawa berbagai macam mikroba. Apabila diletakkan di atas kasur, lembap tersebut dapat menembus ke kasur dan mempermudah pertumbuhan bakteri.

    “Seprai Anda akan menyerap kelembapan sehingga menjadi tempat berkembang biak yang sempurna bagi bakteri dan jamur,” kata Rhiannon Johns, seorang desainer interior dan Head of Brand Piglet in Bed.


    Dengan kata lain, dengan meletakkan handuk basah ke kasur dapat membuat seprainya kotor. Kondisi ini juga akan bertambah buruk jika penggunanya jarang mengganti seprai. Bukan hanya kotor, melainkan jamur bisa menyebar ke seluruh kasur. Risikonya bisa muncul infeksi kulit, gatal-gatal, hingga muncul ruam di seluruh badan.

    “Tidak hanya itu, sel-sel kulit mati dan kotoran dari tubuh yang dibersihkan menggunakan handuk, akan diserap lagi oleh tempat tidur jika meletakkan handuk basah di atasnya. Hal ini kurang higienis dan bisa memicu kemungkinan infeksi kulit,” ungkap dr Ross Perry GP, direktur medis dari klinik kulit Cosmedics.

    “Penelitian kecil menunjukkan bahwa handuk yang kotor berpotensi menyebabkan penyebaran penyakit menular,” lanjutnya.

    Menurut Rhiannon harus segera menghentikan kebiasaan menaruh handuk basah di atas kasur setelah mandi. Segera jemur handuk di tempat yang panas agar cepat kering sehingga mencegah tumbuhnya bakteri dan jamur.

    Jika tak sengaja menaruh handuk basah di kasur atau lupa untuk mengangkatnya selama berjam-jam, dianjurkan untuk mencuci seprai agar tidak lembap sekaligus mencegah pertumbuhan bakteri. Rhiannon juga menyarankan mencuci seprai setidaknya seminggu sekali.

    “Untuk kesegaran yang lebih menyeluruh, jemur handuk di atas tali jemuran di luar ruangan. Cahaya matahari akan membantu membunuh bakteri, jadi manfaatkan sinar matahari sebaik-baiknya,” tuturnya.

    “Selain itu, sebelum merapikan tempat tidur di pagi hari, sebaiknya balikkan selimut untuk diangin-anginkan agar tidak ada debu dan kotoran,” pungkas Rhiannon.

    Itulah penjelasan mengenai bahaya meletakkan handuk basah di kasur setelah mandi, semoga bermanfaat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Berapa Tinggi Ideal Pasang Toren Air di Atas Rumah? Segini Anjurannya



    Jakarta

    Jika melihat pemandangan rumah-rumah dari atas, biasanya terlihat tabung besar berwarna biru, oren, atau hitam di atapnya. Tabung itu adalah toren air yang fungsinya menampung cadangan air bersih.

    Toren air sering kali dipasang di atas untuk memudahkan air turun mengikuti gaya gravitasi. Marketing Communication Supervisor PT Penguin Indonesia Mega menjelaskan posisi toren tersebut membuat air bisa mengalir tanpa ada pompa pendorong. Air bisa tetap mengalir meski listrik di rumah padam.

    “Sebenarnya lebih ke tekanan air sih. Jadi kalau misalnya pengin aliran airnya kencang, deras (toren harus di atas). Kadang ada orang yang pengin enggak usah pakai pompa deh, biar kalau mati lampu, airnya tetap bisa ngalir,” kata Mega kepada detikProperti beberapa waktu lalu.


    Lantas, seberapa tinggi toren air perlu dipasang di atas rumah?

    Menurut Mega, ketinggian maksimal toren air adalah 7 meter dari lokasi keran paling bawah. Sementara itu, paling pendek pemasangan toren air adalah 3 meter. Jarak tersebut cukup untuk air turun tanpa pompa pendorong.

    “Jadi kalau misalnya pengin aliran airnya kencang, deras, itu memang ada ketentuannya 7 meter dari titik keran. Dia (toren) harus 7 meter itu (terutama) kalau pakai shower. Kalau dia pakai keran biasa, itu 3 meter cukup,” jelasnya.

    Jika pemilik rumah ingin meletakkan toren air sejajar dengan tanah, hal itu masih memungkinkan. Namun, pastikan untuk memasang pompa pendorong.

    “Jadi misalnya kalau udah pakai pompa pendorong, berarti mau ditaruh di ketinggian berapapun, dia akan tetap bisa alir ke dalam rumah,” ungkapnya.

    Selain itu, sekarang toren air ada yang memiliki bukaan di bagian bawah. Model tangki tersebut memerlukan kaki penyangga sehingga tidak langsung bersentuhan dengan permukaan atap atau tanah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    Simak juga Video ‘Waspada! Toren Bisa Jadi Sumber Penyakit’:

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Panduan Mulai Bisnis Kos-kosan dari Konsep hingga Harga Sewa


    Jakarta

    Banyak orang bercita-cita membuka bisnis kos-kosan suatu hari. Bisnis ini sering kali dianggap sebagai investasi yang menguntungkan, terutama di masa pensiun.

    Kos-kosan memang dibutuhkan banyak orang, terutama di kawasan perkantoran, perguruan tinggi, serta industri. Jika okupansi kamar kos terisi penuh, pemiliknya pun bisa panen uang setiap bulannya.

    Bagi yang tertarik memulai bisnis kos-kosan, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan. Pastikan pemilik properti merencanakan hal-hal berikut ini.


    1. Konsep Kos-kosan

    Langkah awal memulai bisnis kos-kosan adalah menentukan konsep. Caranya dengan memilih target pasar, misalnya mahasiswa atau karyawan. Mulai dari situ, pemilik dapat menentukan lokasi, harga sewa, dan fasilitas yang sesuai kebutuhan penyewa.

    “Jadi memang dari awalnya konsepnya dulu harus dibuat, mau buat siapa nih,” ujar Pengusaha Kos-kosan Anis Widiadi kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    2. Lokasi Strategis

    Pilih lokasi kos-kosan yang strategis dengan melihat lingkungannya. Jika ingin membuat kos-kosan buat mahasiswa, lokasinya harus dekat perguruan tinggi. Berbeda halnya dengan pegawai, lokasi kos-kosan mendekati gedung perusahaan.

    3. Fasilitas

    Kemudian, beri fasilitas kamar kos-kosan sesuai dengan kebutuhan penyewa. Fasilitas itu juga harus sepadan dengan harga sewa kos-kosan.

    “Kalau sebetulnya sih standar ya, kalau itu sudah pasti yang standar ada tempat tidur, ada lemari, paling nggak meja,” imbuhnya.

    Pemilik kos-kosan juga bisa mengikuti tren terkini. Kalau banyak calon penyewa work from home (WFH), sediakan meja dan kursi. Kelengkapan fasilitas bisa membuat kos-kosan enggak kalah saing sama kos-kosan lainnya.

    4. Harga Kompetitif

    Selanjutnya, tentukan harga sewa dengan mempertimbangkan kisaran harga di lingkungan sekitar. Lakukan riset untuk mengetahui harga pasaran. Jangan tetapkan harga sewa terlalu jauh dari harga pesaing.

    “Kalau kita juga terlalu mahal, jadi nggak ada yang ke kita, jadi kita mesti survei lapangan juga untuk menentukan harga itu,” katanya.

    5. Syarat dan Perizinan

    Jangan asal bikin bisnis kos-kosan tanpa mencari tahu soal peraturan dan perizinannya. Pemilik perlu mengurus persetujuan bangunan gedung (PBG) kalau mau bangun atau renovasi rumah. Namun, merenovasi tanpa mengubah fasad rumah tidak perlu membuat PBG.

    “Ada peraturan juga dari pemerintah, kalau dia (kamar kos) melebihi dari 10, 12, apa 11, itu dia akan kena pajak pemda (pemerintah daerah) gitu,” katanya.

    6. Selektif Terima Penyewa

    Terakhir, Anis menyarankan agar pemilik kos-kosan untuk mencari tahu dan bertemu langsung dengan calon penyewa. Apabila merasa tidak nyaman dengan kesan pertama penyewa, pemilik bisa menolak baik-baik.

    Pemilik juga bisa meminta kontak jaga-jaga atau orang terdekatnya sebagai langkah antisipasi. Bahkan, pemilik kos juga bisa menghubungi orang tua penyewa yang masih di bangku kuliah. Hal ini untuk menghindari keadaan tidak diinginkan, seperti orang-orang yang tidak membayar kos ataupun bermasalah.

    Itulah beberapa hal penting yang perlu dilakukan ketika hendak memulai bisnis kos-kosan. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Sarang Laba-laba Bisa Bikin Rumah Terlihat Kumuh, Ini Solusi Mudahnya!


    Jakarta

    Penghuni rumah mungkin sudah rajin sapu dan pel lantai, lalu mengelap perabotan di rumah. Namun, sudahkan membersihkan sarang laba-laba di sudut-sudut rumah?

    Biasanya kumpulan sarang laba-laba terlihat di plafon dan pojokan rumah yang jarang terjamah penghuninya. Tak hanya kotor, sarang laba-laba dapat merusak pemandangan.

    Bayangkan, rumah sudah rapi tetapi tampak ada kumpulan sarang laba-laba beserta debu bergelantungan dari langit-langit. Tentu sarang itu akan membuat rumah terlihat kurang estetik.


    Dilansir dari Best Life, laba-laba membuat sarang di sudut bangunan, seperti bangunan tersebut kotor, tidak terurus, dan dekat dengan sumber makanan mereka yakni serangga. Penghuni bisa mengecek beberapa titik yang sering jadi sarang laba-laba berikut ini.

    Tempat Favorit Laba-laba buat Bersarang

    Inilah beberapa tempat favorit laba-laba bersarang menurut situs Angi.

    • Langit-langit dan sudut-sudut dinding
    • Di belakang dan di Bawah Perabotan
    • Di sekitar jendela
    • Loteng dan ruang bawah tanah
    • Bagian rumah yang tidak atau jarang digunakan

    Cara Bersihkan Sarang Laba-laba

    Sarang laba-laba sebenarnya sangat mudah dibersihkan. Cukup dengan sedikit tarikan saja, sarang akan terlepas tanpa meninggalkan noda. Namun ada cara lain yang lebih higienis yang bisa diikuti.

    Pakai Sapu atau Kuas Halus

    Gunakan sapu, kuas halus, atau benda panjang dan keras untuk menghilangkan sarang laba-laba. Benda tersebut berfungsi sebagai pengganti tangan buat mengambil sarang tersebut.

    Setelah diraih, sarang laba-laba akan menempel pada sapu. Lalu, penghuni tinggal membersihkan sarang itu pakai tisu atau plastik.

    Gunakan Vacuum Cleaner

    Vacuum cleaner bisa menyedot berbagai kotoran, termasuk sarang laba-laba. Akan tetapi, mesin penyedot debu ini kurang cocok buat meraih sarang laba-laba di plafon karena ukurannya kurang panjang. Alat ini lebih cocok untuk membersihkan sarang di bawah kursi, belakang pintu, dan sudut jendela.

    Nah, setelah rumah bebas dari sarang, penghuni rumah sebaiknya mencegah laba-laba masuk rumah. Pastikan untuk menutup celah dan retakan di bangunan rumah biar nggak jadi akses laba-laba. Selain itu, tutup makanan dan tempat sampah agar tidak didatangi laba-laba.

    Itulah tips seputar sarang laba-laba. Semoga bermanfaat ya!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com