Category: Tips Properti

  • Tak Cuma Kunci Pintu, Ini 6 Jurus Amankan Rumah Agar Tak Diincar Maling


    Jakarta

    Rumah bukan cuma tempat berlindung bagi penghuni, tetapi juga untuk menyimpan harta benda mereka. Barang berharga di rumah kerap menjadi incaran maling.

    Maling dapat mencari celah untuk menyusup dan mencuri barang-barang. Oleh karena itu, pemilik rumah perlu mengantisipasi serangan maling.

    Cara paling mendasar untuk menjaga keamanan rumah tentu dengan menutup dan mengunci semua akses masuk. Lalu, pemilik juga dapat memasang kamera pengawas atau CCTV untuk merekam dan memantau kondisi rumah.


    Namun, terkadang cara ini tidak cukup untuk menghalau maling. Lalu, bagaimana cara mengamankan rumah dari maling? Simak caranya berikut ini.

    Cara Amankan Rumah dari Maling

    Inilah langkah-langkah untuk meningkatkan keamanan di rumah, dikutip dari CNET, Selasa (11/11/2025).

    1. Lampu Pendeteksi Gerakan

    Gunakan kamera pengawas atau CCTV yang dilengkapi dengan fitur lampu. Lampu ini akan menyala ketika mendeteksi gerakan.

    Saat lampu menyala, penyusup akan menyadari ada kamera yang sedang merekamnya. Hal ini bisa menjadi alasan yang kuat bagi maling untuk menjauh dari rumah.

    2. Tanda Peringatan Ada Sistem Keamanan

    Pasanglah tanda untuk memberitahu pendatang adanya sistem keamanan di rumah. Orang yang berniat jahat cenderung takut ketika tahu ada sistem keamanan sehingga akan mengurungkan niat melancarkan aksinya.

    3. Bel Pintu dengan Fitur Video

    Gunakan bel pintu yang disertai fitur video di depan rumah. Penyusup akan menyadari dirinya sedang diawasi ketika mendekati pintu depan. Hal ini mencegah pencuri berbuat macam-macam di rumah.

    4. Kamera Pengawas dengan Fitur Suara

    Sekarang sudah ada kamera pengawas atau CCTV yang punya fitur audio dua arah. Fitur ini bisa jadi cara efektif untuk menakuti penyusup. Penghuni rumah bisa menyalakan pengeras suara dan meneriaki maling yang mencoba masuk ke rumah.

    5. Sirene

    Selain itu, ada perlengkapan keamanan atau CCTV yang memiliki sirene. Pemilik bisa mengatur agar sirene bunyi ketika ada aktivitas mencurigakan di area rumah. Bunyi ini berfungsi untuk menakuti orang mencurigakan yang mendekati rumah.

    6. Lampu Otomatis

    Terakhir, pemilik bisa pasang lampu otomatis, terutama ketika meninggalkan rumah kosong untuk waktu yang lama. Misalnya penghuni pergi untuk berlibur, jangan biarkan rumah terlihat tak ada orang. Setting waktu agar lampu menyala menjelang malam dan mati ketika pagi.

    Itulah beberapa cara mengamankan rumah dari maling. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Selimut Tebal Jangan Dicuci di Mesin Cuci, Ini Caranya yang Benar


    Jakarta

    Kamar tidur wajib dijaga kebersihannya secara rutin. Sebab, ruangan ini menjadi tempat bagi penghuni rumah agar bisa beristirahat dengan nyenyak.

    Membersihkan kamar tidur tidak hanya menyapu lantai atau mengganti seprai kasur, tapi juga perlu mencuci selimut. Sebab, seiring penggunaan kain ini akan mudah kotor dan bisa saja mengeluarkan bau tak sedap.

    Namun, mencuci selimut tidak bisa sembarangan. Apalagi jika selimut di kamar ukurannya besar dan tebal, tentu akan sulit jika dicuci ke dalam mesin cuci.


    Namun tak perlu khawatir. Sebab, ada cara mudah untuk membersihkan selimut tanpa harus dicuci menggunakan mesin cuci. Penasaran? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Cara Mudah Mencuci Selimut Tebal

    Apabila selimut di rumah cenderung tipis dan kecil, tentu tidak akan masalah jika dicuci langsung menggunakan mesin cuci. Namun kalau selimut ukurannya besar dan tebal, disarankan untuk dicuci secara manual menggunakan tangan.

    Selimut yang tebal tentu tidak akan muat jika dimasukkan ke dalam mesin cuci, terutama yang ukurannya kecil. Selain itu, mesin cuci harus bekerja lebih ekstra karena kain yang dicuci tebal dan berat, apalagi jika sudah bercampur dengan air.

    Dilansir situs House Digest, Selasa (11/11/2025), selimut tebal bisa dicuci dengan menggunakan bak air berukuran besar. Agar tidak salah, simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    1. Tuang Air Hangat ke Bak

    Langkah pertama adalah dengan menuangkan air hangat hingga setengah bak. Air hangat berfungsi untuk membunuh kuman dan bakteri yang menempel di selimut.

    2. Masukkan Deterjen Cair

    Agar selimut lebih bersih dan wangi, tuang 2-3 tutup botol deterjen cair ke dalam bak. Setelah itu, aduk air hangat dan deterjen agar tercampur rata sampai menimbulkan buih-buih sabun.

    3. Masukkan Selimut ke Bak

    Jika sudah tercampur rata, masukkan selimut ke dalam bak hingga terendam seluruhnya. Aduk selimut selama 5-10 menit agar membantu menghilangkan kotoran yang menempel.

    Jika sudah diaduk, rendam selimut selama 1-2 jam agar sabun deterjen dapat bekerja menyingkirkan kotoran yang menempel serta memberikan efek wangi.

    4. Bilas Selimut dengan Air

    Setelah direndam, bilas selimut menggunakan air bersih. Proses ini dilakukan untuk menghilangkan sisa-sisa kotoran dan busa sabun yang menempel.

    Jika sudah dibilas, peras selimut menggunakan tangan secara perlahan. Proses ini mungkin memakan waktu cukup lama karena ukuran selimut yang besar dan berat karena menampung banyak air.

    5. Jemur Selimut di Bawah Matahari

    Selimut yang sudah diperas tentu tidak akan langsung kering. Masih banyak sisa-sisa air yang mengendap di dalam kain sehingga terasa berat.

    Untuk itu, selimut wajib dijemur di bawah sinar matahari. Sebaiknya jemur selimut di halaman rumah atau carport yang terbuka agar selimut benar-benar kering dengan sempurna.

    Itulah cara mencuci selimut dengan mudah dan cepat. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Renovasi Rumah Lebih Baik Ambil KPR atau Nabung? Ini Kata Arsitek



    Jakarta

    Kredit Pemilikan Rumah (KPR) umumnya disediakan untuk calon debitur atau calon konsumen yang ingin membeli rumah. Sebenarnya layanan ini bisa juga diberikan kepada calon debitur yang mau renovasi rumah lho.

    Skema yang ditawarkan tidak jauh berbeda dengan pengajuan KPR untuk membeli rumah. Sudah banyak bank yang memiliki layanan ini, mulai dari bank swasta maupun Himbara. Meskipun terlihat dapat mempermudah dari segi pembiayaan, apakah KPR benar-benar lebih membantu daripada jika kita menggunakan tabungan pribadi?

    Menurut Ketua Umum Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jakarta Teguh Aryanto sebelum menilai mana skema pembiayaan yang paling baik, pemilik rumah harus tahu bahwa setiap tahun biaya renovasi itu akan meningkat karena biaya bahan bangunan, tukang, hingga jasa pekerja konstruksi bisa semakin mahal. Oleh karena itu, apabila ingin merenovasi rumah lebih baik dilakukan segera.


    “Kita kadang-kadang menunda, tahun ini, wah budget saya cuma Rp 200 juta misalkan. Cukup, pasti cukup tuh tahun ini. Tapi tahun depan mungkin biaya bangunan udah lebih dari Rp 200 juta. Jadi yang pasti bangunan harus segera dibangun, karena biaya bangunan pasti selalu naik,” kata Teguh saat ditemui di Press Conference Renovation Expo 2025 di Hotel Darmawangsa, Jakarta Selatan pada Selasa (11/11/2025).

    Sebagai gambaran, Teguh mengungkapkan harga tukang saja hari ini sudah tembus sekitar Rp 200-250 ribu per orang untuk tukang harian. Sementara itu, harga borongan sekitar Rp 500 ribu per meter persegi.

    “Sekarang setahu saya ya, kalau harian tuh Rp 200.000-250.000 per hari ya. Per orang per hari. (Tukang borongan) kalau nggak salah ya Rp 400.000-500.000 per meter persegi,” tuturnya.

    Menurutnya, apabila harus menilai lebih baik mana, tabungan atau ambil KPR, Teguh menyarankan untuk memakai tabungan. Alasannya KPR akan dikenakan bunga yang apabila dihitung biayanya bisa lebih mahal. Namun, jika mengandalkan tabungan berarti memerlukan waktu yang tidak menentu apalagi jika banyak kebutuhan yang menyita pemasukan per bulan.

    “Mengenai pembiayaannya, kalau memang ada biaya tabungan ya lebih baik pake tabungan, tidak pake KPR. Karena kan ada bunga. Itu lebih gede lagi nanti biayanya. Tapi bila mana tidak ada, langkah lebih baiknya tetap pake KPR ya. Tetap lebih mudah biayanya daripada menunda (renovasi),” jelasnya.

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Upah Tukang Harian dan Borongan Nggak Sama, Segini Kisarannya



    Jakarta

    Tukang merupakan sosok penting dalam pembangunan rumah. Saat hendak memperkerjakan tukang, pemilik rumah harus tahu besar upah yang harus diberikan.

    Penentuan upah tukang bangunan tergantung pada sistem kerjanya. Ada yang disebut tukang harian dan tukang borongan. Perbedaan kedua sistem ini adalah tukang harian biasanya dikontrak dan dibayar harian. Sementara itu, tukang borongan adalah pekerja yang dibayar berdasarkan kontrak dan telah ditentukan waktu pengerjaannya.

    Lantas, bagaimana cara menentukan kapan kita butuh memperkerjakan tukang harian atau borongan?


    Menurut Ketua Umum Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jakarta Teguh Aryanto saat membangun rumah dari nol lebih baik memilih tukang borongan, sementara jika renovasi lebih baik memakai tukang harian karena dalam perbaikan rumah biasanya kerap ditemukan banyak kerusakan baru sehingga waktu penyelesaiannya tidak bisa ditentukan secara pasti.

    “Kalau bangunnya dari nol, lebih banyak borongan. Kalau renovasi biasanya harian. Karena kalau renovasi kita kadang nggak tahu hal-hal yang ternyata harus ada tambahan-tambahan,” kata Teguh saat ditemui di Press Conference Renovation Expo 2025 di Hotel Darmawangsa, Jakarta Selatan pada Selasa (11/11/2025).

    Ada pun upah yang harus dikeluarkan untuk membayar tukang harian dan borongan juga berbeda. Teguh mengungkapkan harga tukang harian sudah tembus sekitar Rp 200-250 ribu per orang untuk tukang harian. Sementara itu, harga tukang borongan sekitar Rp 400-500 ribu per meter persegi.

    “Sekarang setahu saya ya, kalau harian tuh Rp 200.000-250.000 per hari ya. Per orang per hari. (Tukang borongan) kalau nggak salah ya Rp 400.000-500.000 per meter persegi,” tuturnya.

    Itulah penjelasan mengenai perbedaan tugas dan upah tukang harian dan tukang borongan, semoga bermanfaat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Mesin Cuci Mati Mendadak Saat Dipakai? Cek 4 Penyebab Umumnya Ini!



    Jakarta

    Mesin cuci adalah salah satu peralatan rumah tangga yang paling penting untuk memudahkan pekerjaan sehari-hari. Namun, ada kalanya mesin cuci berhenti di tengah program tanpa alasan yang jelas, meninggalkan cucian masih basah.

    Dilansir dari situs Checkatrade, masalah ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor teknis yang perlu diperhatikan. Beberapa mesin cuci modern dilengkapi dengan sensor dan fitur pengaman untuk melindungi motor dan komponen internal. Fitur ini kadang membuat mesin otomatis berhenti saat mendeteksi ada masalah, misalnya pintu tidak tertutup rapat atau motor mengalami panas berlebih.

    Selain itu, kondisi listrik dan sensor air juga dapat mempengaruhi jalannya mesin. Jika ada gangguan pada pasokan listrik atau sensor tidak berfungsi dengan baik, mesin cuci bisa berhenti secara tiba-tiba. Mengetahui penyebabnya dapat membantu mengatasi masalah dan menjaga mesin tetap awet.


    Penyebab Mesin Cuci Berhenti di Tengah Program

    Masalah Listrik

    Sumber listrik yang tidak stabil atau tiba-tiba terputus dapat langsung menyebabkan mesin cuci berhenti bekerja di tengah program pencucian. Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kabel yang longgar, stop kontak yang sudah aus atau rusak, hingga gangguan daya dari jaringan listrik rumah. Jika masalah ini dibiarkan, bukan hanya proses mencuci yang terganggu, tetapi juga dapat berisiko merusak komponen elektronik pada mesin cuci.

    Sensor Pintu Bermasalah

    Mesin cuci modern umumnya dilengkapi dengan saklar pengaman yang otomatis menghentikan proses mencuci saat pintu dibuka, sebagai langkah perlindungan bagi pengguna. Namun, jika sensor pintu mengalami aus, kotor, atau tidak terpasang dengan benar, sistem ini bisa mendeteksi kondisi pintu terbuka secara keliru, sehingga mesin cuci berhenti bekerja secara tiba-tiba meski pintu sebenarnya tertutup rapat. Kondisi ini seringkali menjadi penyebab umum gangguan yang membuat program mencuci terhenti mendadak.

    Motor Overheating

    Motor mesin cuci dilengkapi dengan sistem proteksi yang akan otomatis menghentikan operasinya saat mengalami panas berlebih. Fitur ini dirancang untuk mencegah kerusakan pada motor, terutama ketika mencuci beban berat atau terlalu banyak pakaian sekaligus. Dengan demikian, meskipun proses mencuci terhenti, mekanisme ini justru membantu memperpanjang umur mesin dan menjaga kinerjanya tetap optimal.

    Sensor Air Bermasalah

    Sensor air yang tidak mampu membaca volume air dengan akurat dapat menyebabkan mesin cuci berhenti di tengah program secara mendadak. Penyebab umumnya antara lain filter yang kotor sehingga aliran air terganggu atau kerusakan pada sensor itu sendiri. Gangguan seperti ini tidak hanya menghentikan proses mencuci, tetapi juga dapat mempengaruhi kualitas pencucian jika tidak segera diperbaiki.

    Solusi Agar Mesin Cuci Kembali Normal

    Periksa Listrik

    Pastikan mesin cuci terhubung ke stop kontak yang berfungsi dengan baik dan stabil untuk menghindari gangguan listrik saat mencuci. Hindari penggunaan kabel ekstensi yang panjang, karena dapat menurunkan tegangan listrik dan meningkatkan risiko mesin berhenti mendadak atau kerusakan pada komponen elektronik.

    Pastikan Pintu Tertutup Rapat

    Periksa kondisi pengunci pintu pintu mesin cuci secara rutin. Jika ditemukan kerusakan atau aus, segera ganti komponen tersebut agar mesin dapat beroperasi dengan normal dan menghindari berhentinya program mencuci secara tiba-tiba.

    Berikan Waktu untuk Pendinginan

    Jika motor mesin cuci terasa panas, beri waktu istirahat selama 30-60 menit sebelum melanjutkan proses pencucian. Langkah ini membantu mendinginkan motor, mencegah kerusakan akibat panas berlebih, dan memastikan mesin dapat beroperasi kembali dengan aman.

    Servis Sensor Air

    Bersihkan filter air secara rutin atau ganti sensor jika sudah tidak berfungsi dengan baik. Langkah ini penting agar mesin cuci dapat membaca volume air dengan akurat, mencegah berhentinya program pencucian, dan menjaga hasil cucian tetap optimal.

    Itulah penyebab mesin cuci mati secara tiba-tiba beserta solusinya. Semoga membantu.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Cara Mudah Hilangkan Noda Air di Meja Kayu, Bisa Pakai Pasta Gigi


    Jakarta

    Banyak pemilik rumah yang memilih menggunakan meja kayu untuk perabotan rumah, seperti pada meja makan atau meja kecil di ruang tamu. Sebab, kayu dinilai bisa membawa kehangatan dan cocok untuk segala desain interior.

    Agar meja kayu tetap terlihat indah maka perlu dirawat secara berkala. Bersihkan juga debu dan kotoran yang menempel agar meja tidak terlihat kumuh.

    Selain itu, bersihkan juga meja kayu dari noda air. Terkadang, gelas atau piring yang masih basah pada bagian bawahnya dapat memicu noda air berbentuk lingkaran di meja. Noda ini umumnya berwarna putih jika sudah mengering.


    Jika tidak dibersihkan, noda air tersebut akan membekas di meja kayu sehingga terlihat jelek dan kurang estetis. Namun jangan khawatir, noda air masih bisa dihilangkan dengan mudah dan cepat.

    Cara Mudah Hilangkan Noda Air di Meja Kayu

    Kalau meja kayu di rumah terdapat banyak noda air yang sudah mengering, jangan khawatir. Dilansir situs The Spruce, Rabu (12/11/2025), berikut langkah mudah untuk menghilangkan noda air di meja kayu.

    1. Pakai Pasta Gigi Non-gel

    Cara yang pertama bisa menggunakan pasta gigi non-gel. Cara penggunaannya cukup mengoleskan pasta gigi ke kain lembut, lalu gosok pada noda air di meja kayu sampai hilang.

    Jika sudah, bersihkan sisa-sisa pasta gigi di meja kayu dengan lap basah. Setelah kering, baru dilap lagi dengan kain microfiber yang lembut dan kering.

    Kalau noda air sulit dihilangkan, coba campur pasta gigi dengan soda kue. Cukup campurkan kedua bahan tersebut hingga merata, lalu oleskan ke permukaan meja kayu yang terdapat noda air.

    Setelah itu, lap meja kayu dengan kain lembap untuk mengangkat sisa-sisa pasta gigi dan soda kue. Terakhir, lap dengan kain kering dan voila! Meja kayu akan kembali bersih.

    2. Pakai Minyak Zaitun dan Mayones

    Membersihkan noda air di meja kayu juga bisa menggunakan campuran minyak zaitun dan mayones (mayonnaise). Setelah kedua bahan tercampur rata hingga membentuk pasta, oleskan pada bagian noda air di meja kayu.

    Setelah itu, diamkan selama 1-2 jam agar bereaksi terhadap noda air. Setelah itu, lap dengan kain lembap untuk mengangkat campuran tersebut, kemudian lap dengan kain kering.

    3. Pakai Setrika

    Cara yang satu ini terbilang efektif untuk mengatasi noda air, tapi harus dilakukan secara hati-hati. Sebelum memulai prosesnya, pastikan meja kayu sudah dibersihkan dengan furniture polish atau pembersih furniture kayu yang lembut.

    Caranya dengan meletakkan lap basah di atas noda air, lalu nyalakan setrika dengan panas rendah. Kemudian, gosok lap basah dari depan ke belakang secara perlahan guna menghilangkan noda air.

    Lakukan cara tersebut selama beberapa kali. Setelah itu, cek kembali meja kayu apakah masih ada sisa noda air atau sudah hilang.

    Tips Menjaga Meja Kayu Agar Tahan Lama

    Meja kayu yang tidak dirawat akan cepat rusak. Agar meja bisa digunakan dalam waktu yang lama, simak tips-tipsnya di bawah ini yang dikutip dari Real Simple.

    1. Rutin Dibersihkan

    Debu dan kotoran bisa menempel di meja kayu jika tidak dibersihkan secara berkala. Maka dari itu, penting untuk membersihkan meja kayu dengan menggunakan kemoceng atau dilap pakai kain kering yang lembut.

    2. Hindari Terkena Sinar Matahari Langsung

    Apabila ada meja kayu yang diletakkan di luar ruangan, sebaiknya dimasukkan ke dalam rumah jika sedang tidak digunakan. Meja kayu yang terkena sinar matahari langsung akan lebih cepat rusak dan warnanya memudar.

    Meja kayu yang terkena hujan secara terus-menerus juga dapat memperpendek usianya. Kayu akan lembap dan lebih mudah lapuk sehingga tidak bisa digunakan lagi.

    Itulah tiga cara mudah menghilangkan noda air di meja kayu. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Alasan Toren Sering Dipasang di Atas Rumah dan Tinggi Idealnya



    Jakarta

    Toren merupakan penampungan air yang wajib ada di rumah. Bentuknya seperti botol air minum, tetapi ukurannya dua hingga tiga kali lebih besar dari badan manusia. Di bagian atasnya terdapat penutup dan bagian bawah biasanya terdapat pipa yang menancap.

    Jika detikers perhatikan, kebanyakan toren diletakkan di atas rumah. Ada yang sejajar dengan atap atau diletakkan pada sebuah tower. Padahal toren ukurannya cukup besar dan ketika diisi air bobotnya akan bertambah berkali-kali lipat, kenapa justru diletakkan di atas?

    Ternyata alasannya cukup sederhana. Menurut Marketing Communication Supervisor PT Penguin Indonesia Mega posisinya yang berada di atas akan memudahkan air turun dan mengalir ke seluruh rumah. Hal ini sejalan dengan konsep gravitasi. Alhasil air dapat bergerak tanpa perlu bantuan pompa tambahan.


    “Sebenarnya lebih ke tekanan air sih. Jadi kalau misalnya pengin aliran airnya kencang, deras (toren harus di atas). Kadang ada orang yang pengin enggak usah pakai pompa deh, biar kalau mati lampu, airnya tetap bisa ngalir,” kata Mega kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

    Lantas, apakah salah jika meletakkan toren di bawah?

    Mega mengatakan tidak ada masalah jika ingin meletakkan toren air di bawah atau sejajar dengan rumah. Namun, toren tersebut harus dilengkapi dengan pompa pendorong.

    “Jadi misalnya kalau udah pakai pompa pendorong, berarti mau ditaruh di ketinggian berapapun, dia akan tetap bisa alir ke dalam rumah,” ungkapnya.

    Bagi yang ingin meletakkan toren air di atas rumah, perhatikan pula ketinggiannya karena tidak bisa sembarangan. Ketinggian maksimal toren air adalah 7 meter dari lokasi keran paling bawah. Sementara itu, paling pendek pemasangan toren air adalah 3 meter. Jarak tersebut cukup untuk air turun tanpa pompa pendorong.

    “Jadi kalau misalnya pengin aliran airnya kencang, deras, itu memang ada ketentuannya 7 meter dari titik keran. Dia (toren) harus 7 meter itu (terutama) kalau pakai shower. Kalau dia pakai keran biasa, itu 3 meter cukup,” jelasnya.

    Selain itu, sekarang toren air ada yang memiliki bukaan di bagian bawah. Model tangki tersebut memerlukan kaki penyangga sehingga tidak langsung bersentuhan dengan permukaan atap atau tanah.

    Itulah alasan dan tinggi ideal pemasangan toren di atas rumah, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada! Ternyata Got Bisa Longsor dan Bikin Rumah Roboh



    Jakarta

    Saat musim hujan, bukan hanya kondisi bangunan yang harus dicek berkala, melainkan drainase atau got di depan rumah. Sebab, jalur utama air hujan mengalir dan tertampung ketika hujan adalah got atau drainase tersebut.

    Bencana yang akan terjadi apabila ada masalah pada drainase bukan hanya banjir, melainkan ada potensi terjadi tanah longsor dan rumah retak karena permukaannya yang menurun. Hal ini jauh lebih berbahaya daripada banjir karena keseluruhan struktur bangunan bisa terancam apabila struktur tanahnya longsor.

    Kontraktor sekaligus CEO SobatBangun Taufiq Hidayat memberikan gambaran bahwa ketika hujan, debit air yang mengalir di dalam got atau drainase akan meningkat. Hakikatnya got tersebut pasti dibuat agak menurun agar air dapat cepat bergerak. Semakin miring kontur tanah dan gotnya, maka debit air yang lewat di drainase tersebut semakin cepat.


    Debit air tersebut dapat menggerus tanah. Semakin deras debit airnya, tanah di permukaan got akan semakin mudah terkikis terbawa air. Oleh karena itu, jika detikers perhatikan, sekarang semakin banyak got atau drainase sudah ditutup semen, beton, atau material yang lebih tahan air.

    “Kalau sudah kecepatan arus tinggi, pasti akan timbulkan gesekan di badan saluran. Makanya salurannya itu harus gorong-gorong beton, harus ada pasangan batu kalinya. Kalau nggak ada, tanah itu akan dikit-dikit tergerus. Tergerus sesuai dengan arah aliran. Kalau di dekatnya ada bangunan, dia akan menggerus terus di bawahnya bangunan. Bangunannya akan kena,” kata Taufid saat dihubungi detikcom pada Rabu (12/11/2025).

    Untuk mengamankan dari gerusan tersebut, kata Taufiq, badan got atau drainase harus dipasang pelindung, seperti beton, batu kali, turap baja, hingga cerucuk bambu.

    Selain melindungi badan got, antara rumah dengan jalan raya juga sebaiknya ada ruang kosong untuk serapan air. Mengenai jaraknya, kata Taufiq, mengikuti dengan aturan dari Garis Sempadan Bangunan (GSB), yakni jarak terdekat bangunan terhadap tepi jalan. Jarak ini dihitung dari batas terluar ruang milik jalan (rumija) hingga batas terluar muka bangunan. Dengan kata lain, wilayah GSB tidak boleh dibangun bangunan.

    Mengutip dari laman Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah Kementerian Pekerjaan Umum, lahan yang boleh dan tidak boleh dibangun dan berfungsi sebagai daerah hijau dan resapan air: rumah di tepi jalan raya memiliki GSB 3 meter, sehingga diperbolehkan membangun sampai batas 3 meter tepi jalan raya.

    Terakhir, Taufiq mengungkapkan got atau drainase tidak bisa dibuat sembarangan, lebar dan tingginya harus menyesuaikan dengan besar debit air yang lewat setiap saat.

    Cara perhitungannya adalah dengan menjumlahkan debit air dari daerah aliran sungai (DAS) dan air dari limbah rumah tangga.

    “Jadi debit air yang diakibatkan karena hujan itu berapa. Dari debit air bisa diukur kalau misalnya lebar salurannya itu satu meter, tingginya akan berapa. Nah kayak gitu, itu ada perhitungannya semua,” terangnya.

    Kemudian, air limbah rumah tangga merupakan air kotor yang dibuang ke got atau drainase, seperti setelah mencuci piring, mandi, memasak, hingga mencuci pakaian. Namun, kontribusinya tidak sebesar DAS karena biasanya yang menyebabkan banjir adalah air dari daerah aliran sungai.

    “Yang paling besar ya dari hujan. Yang menyebabkan banjir kan nggak ada dari buangan rumah tangga, nyuci piring, nyuci baju itu jadi banjir, kan nggak ada. Ada juga kalau salurannya mampet tergenang. Tapi kalau banjir atau peristiwa yang itu tadi biasanya karena ada hujan yang besar, terus saluran tidak menampung, kemudian airnya itu bisa merusak badan saluran dan bisa juga menimbulkan banjir,” jelasnya.

    Itulah hal-hal yang harus diperiksa dari got atau drainase di depan rumah agar tidak membahayakan rumah, terutama ketika musim hujan. Semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Bukan Hantu! Ini Alasan Kenapa Suka Ada Suara Misterius di Rumah


    Jakarta

    Pernah dengar bunyi-bunyi di sekitar rumah? Terkadang ada suara yang muncul dari perabotan dan bangunan rumah.

    Tenang saja, suara itu bukan karena alasan horor ya. Bunyi tersebut pastinya ada penyebabnya, misalnya terjadi kerusakan.

    Jika merasa terganggu dengan bunyi-bunyi di rumah, pemilik perlu mencari sumber masalahnya. Dengan begitu, pemilik akan tahu cara mengatasinya.


    Penyebab Bunyi Mengganggu di Rumah

    Penyebab kemunculan bunyi mengganggu di sekitar rumah, dikutip dari family handyman, Rabu (12/11/2025).

    1. Kulkas Berisik

    Suara bising yang muncul dari kulkas bisa disebabkan oleh kompresor, motor kipas kondensor, atau motor kipas evaporator. Solusi terbaik untuk mengatasi suara kompresor yang terlalu berisik adalah membeli kulkas baru. Berbeda dengan motor kipas, pemilik bisa menggantinya dengan yang baru.

    2. Siulan Angin

    Jika mendengar suara siulan, bisa saja itu hanya embusan dari angin kencang di luar rumah. Kemungkinan jendela tidak tertutup rapat atau ada celah sehingga menimbulkan suara tersebut. Pastikan jendela rapat memastikan jendela tertutup rapat biar enggak muncul bunyi.

    3. Pintu Berderit

    Bunyi pintu berderit sangat mengganggu, apalagi kalau seseorang sedang beristirahat di rumah. Suara itu karena gesekan pada engsel, apalagi kalau ada karat.

    Atasi pintu berderit dengan menyemprotkan pelumas atau semprotan silikon. Jika masih berisik, copot pin engsel dan gosok karat atau korosinya. Lalu, lapisi pin dengan pelumas sebelum memasangnya kembali.

    4. Letupan Water Heater

    Suara letupan atau gemericik di water heater menandakan penumpukan sedimen yang berlebihan di dalam tangki. Suaranya muncul dari gelembung uap. Jika sudah seperti ini, tangki water heater perlu dibersihkan.

    5. Getaran Pintu

    Kalau mendengar getaran dari pintu, itu tandanya ada banyak celah pada pintu. Untuk memperbaiki pintu, coba kurangi atau hilangkan celah tersebut. Salah satu caranya bisa dengan mengisi celah pintu dengan semacam bumper tipis.

    Itulah beberapa biang kerok bunyi aneh dan mengganggu di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Hak Pakai Tanah Bisa Diperbarui, Ini Syarat dan Kisaran Biayanya


    Jakarta

    Sertifikat hak pakai sangat penting untuk dimiliki agar punya kepastian hukum saat menggunakan tanah. Hak pakai tanah memang ditentukan dengan batas waktu tertentu, tapi masih bisa diperbarui.

    Nah, untuk memperbarui hak pakai tanah, ada beberapa hal yang perlu diketahui terlebih dahulu misalnya seperti jangka waktu hak pakai. Berikut ini informasinya.

    Jangka Waktu Hak Pakai

    Menurut PP Nomor 18 tahun 2021 pasal 52, jangka waktu hak pakai bisa berbeda-beda. Contohnya pada hak pakai di atas tanah negara dan tanah hak pengelolaan, itu bisa diberikan paling lama untuk 30 tahun, diperpanjang paling lama untuk 20 tahun, dan diperbarui paling lama untuk jangka waktu 30 tahun. Tapi setelah jangka waktu pemberian, perpanjangan, dan pembaruan selesai, tanah hak pakai kembali lagi menjadi tanah yang dikuasai langsung oleh negara atau tanah hak pengelolaan.


    Berbeda dengan hak pakai yang ada di atas tanah hak milik. Untuk jangka waktu hak pakai di atas tanah hak milik diberikan waktu paling lama 30 tahun dan dapat diperbarui dengan akta pemberian hak pakai di atas tanah hak milik.

    Sementara itu, kalau hak pakai selama dipergunakan, misalnya yang diberikan untuk pemerintah daerah, itu bisa dipergunakan dengan jangka waktu yang tidak ditentukan selama dipergunakan dan dimanfaatkan.

    Kriteria Hak Pakai Bisa Diperpanjang

    Hak pakai di atas tanah bisa diperpanjang selama memenuhi kriteria. Berikut ini informasinya berdasarkan PP nomor 18 tahun 2021 pasal 55.

    Hak Pakai di Atas Tanah Negara

    Hak Pakai di Atas Tanah Negara bisa diperpanjang atau diperbarui atas permohonan pemegang hak apabila memenuhi syarat:

    – tanahnya masih diusahakan dan dimanfaatkan dengan baik sesuai dengan keadaan, sifat, dan tujuan pemberian hak;
    – syarat-syarat pemberian hak dipenuhi dengan baik oleh pemegang hak;
    – pemegang hak masih memenuhi syarat sebagai pemegang hak;
    – tanahnya masih sesuai dengan rencana tata ruang; dan
    – tidak dipergunakan dan/atau direncanakan untuk kepentingan umum.

    Hak Pakai di Atas Tanah Hak Pengelolaan

    Hak pakai di atas tanah hak pengelolaan bisa diperpanjang atau diperbarui atas permohonan pemegang hak pakai apabila memenuhi syarat seperti pada Hak Pakai di Atas Tanah Negara dan mendapat persetujuan dari pemegang hak pengelolaan.

    Hak Pakai di Atas Tanah Hak Milik

    Hak pakai di atas tanah hak milik bisa diperpanjang atau diperbarui asalkan ada kesepakatan dengan pemegang hak milik dengan pemberian hak pakai baru dengan akta yang sudah dibuat oleh pejabat pembuat akta tanah (PPAT) dan hak itu harus didaftarkan ke kantor pertanahan.

    Permohonan pembaruan hak pakai diajukan paling lama dua tahun setelah berakhirnya jangka waktu hak pakai.

    Syarat Pembaharuan Hak Pakai

    Hak pakai dengan jangka waktu ini diberikan ke WNI, badan hukum yang didirikan menurut hukum Indonesia dan berkedudukan di Indonesia, badan hukum asing yang punya perwakilan di Indonesia, badan keagamaan dan sosial, serta orang asing.

    Nah, pemilik bisa melakukan pembaharuan hak pakai ke kantor pertanahan terdekat. Berikut ini syarat pembaharuan hak pakai perseorangan WNI dilansir dari aplikasi Sentuh Tanahku.

    Persyaratan

    1. Formulir permohonan yang sudah diisi dan ditandatangani pemohon atau kuasanya di atas meterai cukup
    2. Surat kuasa apabila dikuasakan
    3. Fotokopi identitas pemohon (KTP, KK) dan kuasa apabila dikuasakan, yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket
    4. Fotokopi akta pendirian dan pengesahan badan hukum yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket, bagi badan hukum
    5. Sertifikat Asli
    6. Fotokopi KTP dan para pihak penjual-pembeli dan / atau kuasanya
    7. Izin pemindahan hak apabila di dalam sertifikat / keputusannya dicantumkan tanda yang menyatakan bahwa hak tersebut hanya boleh dipindahtangankan jika telah diperoleh izin dari instansi yang berwenang
    8. Fotokopi SPPT dan PBB tahun berjalan yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket, penyerahan bukti SSB (BPHTB) dan bukti bayar uang pemasukan (pada saat pendaftaran hak)

    Keterangan:
    – Identitas diri
    – Luas, letak, dan penggunaan tanah yang dimohon
    – Pernyataan tanah tidak sengketa
    – Pernyataan tanah dikuasai secara fisik

    Biaya dan Lama Prosesnya

    Biaya dihitung berdasarkan jumlah bidang dan luas masing-masing bidang pemecahan. Di website Kementerian ATR/BPN maupun aplikasi Sentuh Tanahku bisa dilakukan simulasi biaya untuk pembuatan sertifikat hak pakai.

    Misalnya, luas tanah yang ingin digunakan adalah 300 meter persegi untuk kegiatan non-pertanian di Provinsi Jawa Barat, maka perkiraan biaya yang harus dibayarkan yaitu Rp 572.000. Rinciannya, biaya pengukuran Rp 160.000, biaya pemeriksaan tanah Rp 362.000, dan biaya pendaftaran Rp 50.000.

    Untuk penerbitan sertifikatnya kurang lebih 18 hari kerja.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com