Category: Tips Properti

  • Penting! Begini Cara Mencegah Kebakaran di Dapur


    Jakarta

    Dapur merupakan ruangan yang rawan terjadi kebakaran. Tak heran, ruangan ini memang difungsikan untuk menggunakan api dan gas buat memasak makanan.

    Adapun kebakaran di dapur bisa disebabkan karena kelalaian manusia maupun faktor-faktor yang tidak terduga. Oleh karena itu, penghuni rumah harus tetap berhati-hati ketika beraktivitas di area dapur, terutama ketika sedang menggunakan kompor.

    Melansir dari laman Fire and Rescue New South Wales dikutip Senin (4/3/2024), berikut ini kiat-kiat mencegah kebakaran di dapur.


    Jangan Tinggalkan Alat Masak Menyala

    Jangan pernah biarkan kompor menyala tanpa pengawasan serta meninggalkannya ketika memasak. Begitu juga dengan oven, sebaiknya tidak ditinggalkan karena dikhawatirkan kamu akan lupa, sehingga malah menimbulkan kebakaran.

    Jika benar-benar harus meninggalkan dapur, kamu bisa mematikan kompor terlebih dahulu atau memasang timer agar tidak lupa.

    Gunakan Peralatan Masak Sebagaimana Mestinya

    Sebelum menggunakan peralatan dapur seperti pemanas air, kompor, atau oven pelajari dan ikuti instruksi dari pabrik soal pemasangan dan pemakaian. Selain itu, pastikan agar alat masak dimatikan setelah selesai digunakan.

    Jangan memanaskan barang atau makanan yang tidak dianjurkan ke dalam microwave. Sebab, sejumlah makanan bisa lebih rentan untuk terbakar jika tidak sesuai ketentuan..

    Jauhkan Alat Masak dari Risiko Kebakaran

    Jangan letakkan serbet, sarung tangan, dan barang-barang yang mudah terbakar di dekat kompor. Lalu, awasi anak-anak agar tidak mendekati kompor atau oven yang menyala. Sebagai langkah pencegahan, kamu bisa memasang penghalang kompor supaya lebih aman.

    Gunakan Alat Pendeteksi Asap

    Sebaiknya memasang alat pendeteksi asap agar bisa segera mengetahui tanda-tanda maupun kebakaran di dapur. Pilih alat berjenis photoelectric di luar dapur supaya tidak sering berbunyi ketika memasak.

    Siapkan Alat Pemadam Api

    Selalu sediakan alat pemadam api dan selimut api di area dapur dan pelajari cara penggunaannya. Alat-alat ini harus diletakkan setidaknya 1 meter dari kompor dan menuju jalan keluar. Penting untuk segera mengatasi kebakaran agar tidak tumbuh dan menyebar.

    Namun, perlu diingat agar tidak memadamkan api yang disebabkan oleh lemak dan minyak dengan menyiramkan air. Cara ini hanya akan memperbesar api, bahkan luapan api dapat penyambar dirimu.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Posisi Rumah Lebih Rendah dari Jalan Rawan Kotor dan Banjir, Begini Cegahnya


    Jakarta

    Saat ini posisi rumah berada lebih rendah daripada jalan di depannya. Posisi rumah seperti ini sebenarnya tidak bagus untuk kebersihan dan keamanan rumah terutama area halaman dan teras.

    Ketika kondisi jalan lebih tinggi daripada rumah, debu dan air dengan cepat menyasar ke area rumah. Debu yang beterbangan karena terbawa angin atau dari kendaraan yang melintas bisa masuk ke halaman.

    Kemudian saat hujan, kondisi ini akan jauh lebih buruk jika tidak diimbangi dengan drainase atau selokan yang baik di depan rumah. Tanpa drainase yang cukup, air akan langsung menuju ke rumah dan bisa membuat banjir.


    Menurut Profesional Kontraktor dari PT Gaharu Kontruksindo Utama, Panggah Nuzhulrizky, penyebab jalanan lebih tinggi daripada rumah adalah adanya peremajaan jalan. Setiap tahun pemerintah daerah akan memperbaiki jalan dengan cara melakukan pengecoran. Namun dalam prosesnya tidak jalan tersebut hanya ditambah lapisan baru di atasnya tanpa pengerukan bagian bawah jalan. Selain itu, posisi jalan yang lebih tinggi dari rumah juga bisa disebabkan karena kontur tanah yang menurun.

    Terdapat beberapa cara untuk mencegah rumah kebanjiran saat hujan berdebu dengan posisi rumah seperti itu. Mulai dari cara paling sederhana dengan memaksimalkan drainase atau selokan hingga melakukan peninggian level lantai rumah.

    Maksimalkan Drainase di Depan Rumah

    Posisi rumah yang lebih rendah dari jalan bisa diantisipasi dengan drainase yang dapat menjadi area pembuangan pertama sebelum masuk ke area rumah.

    “Salurannya harus baik, optimal. Jadi di depannya itu harus ada saluran. Jadi strukturnya itu kan, jalan, terus lalu saluran ke bawah, baru gerbangnya. Itu salurannya harus optimal bekerjanya, jangan mampet atau buruk drainasenya,” kata Panggah saat dihubungi oleh detikProperti pada Senin (5/3/2024).

    Dia juga menyebutkan untuk rumah yang terletak di pinggir jalan raya, seharusnya desain pembangunan jalan tersebut harus dibuatkan drainase sebelum rumah warga. Ketentuan ini disebut dengan Daerah Milik Jalan (Damija).

    Membuat Tanggul

    Pembuatan tanggul kecil dapat menahan derasnya air yang turun. Panggah menyarankan lokasi tanggul ini berada jauh dari pintu utama.

    “Biasanya pake hebel (bata ringan) atau bata merah dibuat tanggul, untuk biaya yang murah. Kalau mau lebih kuat lagi misalnya dicor,” jelas Panggah.

    Meninggikan Lantai Rumah

    Jika drainase dan tanggul tidak berpengaruh untuk mencegah air masuk, maka perlu adanya peninggian level lantai rumah.

    Dia menyebutkan untuk menaikkan lantai rumah agar sejajar atau lebih tinggi yang perlu diperhatikan adalah ketinggian plafon dengan lantai. Idealnya tinggi plafon rumah adalah 3 meter. Jika lebih tinggi lebih bagus untuk sirkulasi udara dan cahaya di dalam rumah.

    Apabila tinggi plafon tersebut lebih dari 3 meter, maka menaikkan lantai beberapa sentimeter bisa dilakukan lebih mudah.

    “Bagian yang ditinggikan dari depan, carport, halaman, terus baru dinaikkan keramik ruangan utama,” sebutnya.

    Lain halnya jika tinggi atap kurang dari 3 meter, maka atap perlu dibongkar. Untuk rumah dua lantai, peninggian lantai juga akan berefek pada lantai atasnya.

    “Biasanya kita lihat di plafon itu kan masih ada sisa untuk dinaikkan atau nggak. Kalau masih bisa dinaikkan, kita naikkan. Kalau nggak bisa dinaikkan kita lihat modelnya beton ekspos, kalau di lantai atas udah lantai 2. Kita ubah konsep rumah,” ujarnya.

    Perbanyak Sumur Resapan

    Membuat biopori atau sumur resapan dapat dilakukan setelah lantai rumah dinaikkan. Pembuatan lubang sumur resapan jika kondisinya air tetap masuk ke halaman rumah.

    “Kalau tetap masuk ke halaman rumah atau carport, itu nggak masalah. Nanti solusinya buat biopori, bikin sumur-sumur resapan. Jadi ketika air itu limpah ke arah rumah, cepet kering. Tetapi rumahnya tetap clear (aman dari banjir),” pungkasnya.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Panduan Bikin Ruang Shalat di Rumah biar Makin Khusyuk Ibadah


    Jakarta

    Setiap ruangan di dalam rumah mempunyai fungsi khusus. Bagi umat Islam, tak jarang yang menyediakan ruang khusus untuk beribadah atau salat yang disebut musala.

    Meski salat sebenarnya bisa dilakukan di mana saja, mempunyai musala bisa menjadi cara agar ibadah semakin khusyuk di rumah. Sebab, musala menjadi tempat khusus bagi keluarga beribadah dengan tenang dan tanpa gangguan.

    Untuk menciptakan ruang musala lebih nyaman untuk menunjang aktivitas ibadah, kamu bisa mengikuti beberapa tips desain musala sebagai berikut, dilansir dari The Halal Times dikutip Selasa (5/3/2024).


    Lokasi yang Cocok

    Tentukan lokasi musala yang nyaman di ruang yang tidak terpakai atau bahkan di kamar tidurmu. Pertimbangkan juga arah kiblat dalam memilih ruangan yang paling cocok. Lalu, pastikan ruang tersebut cukup untuk diisi sajadah. Apalagi kalau berencana menampung sejumlah orang di dalamnya.

    Warna Tembok yang Tidak Mencolok

    Tembok ruangan tentu akan menarik perhatian mata, sehingga sebaiknya memilih warna cat yang bisa menambah perasaan spiritual di dalam musala. Jika ingin nuansa ruangan yang kalem dan menenangkan, pilih warna yang lebih lembut, terang, dan netral. Kamu bisa mengecat seluruh tembok dengan warna tersebut, atau cukup pada tembok aksen saja.

    Furnitur Pelengkap

    Sebaiknya musala tidak sesak dengan banyak barang, tetapi cukup barang-barang yang dibutuhkan saja. Selain sajadah, kamu bisa menambahkan kursi, bantalan, dan meja kecil jika ada ruang lebih. Lalu, bisa tambahkan kabinet untuk menyimpan buku, Al-Qur’an, perlengkapan ibadah lainnya.

    Lantai yang Mendukung

    Karpet yang lembut bisa membantu membuat ruangan terasa lebih nyaman untuk beribadah. Tak hanya memberi sentuhan pada ruangan, karpet berfungsi sebagai alas ketika berjalan, duduk, mendekul, dan bersujud. Dengan begitu, tubuh tidak bersentuhan langsung dengan lantai yang dingin dan keras.

    Dekorasi yang Indah

    Sebagai tambahan, kamu boleh menghias ruangan dengan berbagai dekorasi bernuansa Islam, seperti kaligrafi, poster motivasi, ataupun gambar yang dibingkai. Kamu juga bisa memakai lampu LED mini untuk menambah estetika ruangan.

    Lalu, memajang bunga segar untuk memberi warna tambahan dan aroma pada ruangan bisa kamu pertimbangkan. Dekorasi ini bisa meningkatkan suasana musala dalam beribadah, serta menambah kenyamanan agar lebih khusyuk.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Bangun Rumah di Lahan Miring Disebut Bawa Energi Buruk, Apa Solusinya?


    Jakarta

    Mendirikan rumah tidak selamanya dilakukan di permukaan yang datar, melainkan ada pula yang berada di tanah miring. Nantinya posisi rumah harus disesuaikan dengan kontur tanah tersebut.

    Rumah perlu dinaikkan agar sejajar atau lebih tinggi dari jalan. Hal ini untuk mempermudah akses masuk bagi penghuni dan kendaraannya. Selain itu, posisi rumah yang ditinggikan dapat mencegah dari banjir, erosi tanah, dan bencana lainnya.

    Posisi rumah di tanah miring ternyata tidak disarankan dalam feng shui. Melansir dari fengshuitricks.com pada Selasa (5/2/2024), rumah di lahan miring ini tidak baik karena dapat menimbulkan kerusakan pada rumah jika terjadi bencana seperti banjir.


    Struktur tanah yang miring juga dipercaya menguras chi (energi) positif yang seharusnya tersimpan di dalam rumah. Hal ini menimbulkan berbagai masalah seperti sulit dalam keuangan, masalah kesehatan, dan nasib buruk.

    Dengan pembuatan struktur rumah sama tinggi dengan jalan dikatakan bisa menjadi solusi karena dapat membantu energi chi mengalir dengan mudah tanpa ada hambatan. Lebih baik lagi rumah dilengkapi dengan drainase yang baik agar air hujan tidak masuk ke dalam rumah.

    Selain dua cara tersebut, terdapat 4 cara lainnya agar rumah di lahan miring dapat membawa keberuntungan bagi penghuninya.

    Membangun Dinding di Depan Rumah

    Mendirikan dinding di depan rumah efektif menghalangi aliran energi chi negatif ke dalam rumah. Kamu bisa menggunakan batu bata untuk membangun dinding tersebut.

    Menanam Pohon Tinggi

    Adanya pohon di depan rumah ternyata dapat membantu menghalangi aliran energi negatif. Pohon dan bunga yang merupakan elemen kayu dipercaya membawa keberuntungan dalam feng shui. Pohon juga baik untuk sirkulasi udara dan membuat sejuk rumah. Keberadaan pohon di tanah yang miring juga dapat mencegah longsor sehingga rumah akan tetap aman.

    Ubah Posisi Pintu

    Lokasi pintu depan juga ternyata berpengaruh pada keberuntungan pemilik rumah. Jika dirasa membahayakan, disarankan untuk mengubah posisinya. Selain itu, pintu rumah berwarna yang menguntungkan seperti merah. Warna merah melambangkan kekuatan, kekuatan, dan keaktifan.

    Pastikan Pencahayaan Rumah Maksimal

    Pencahayaan dapat menarik aliran energi positif ke dalam rumah dan menghalau energi negatif. Hal ini diperlukan untuk mempermudah pekerjaan di dalam rumah karena biasanya rumah yang berada di lahan miring dianggap pencahayaannya kurang baik.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Renovasi Minim Budget untuk Rumah Minimalis Sambut Ramadhan



    Jakarta

    Bulan suci Ramadhan sudah dekat, bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh makna bagi umat Islam. Terutama bagi masyarakat Indonesia yang mayoritasnya adalah Islam.

    Menjelang bulan suci Ramadhan, banyak dari masyarakat Indonesia yang ingin membuat momen ini menjadi spesial. Salah satunya adalah dengan mendekorasi atau bahkan merenovasi rumah agar terlihat lebih indah.

    Biasanya mereka memanfaatkan uang THR (Tunjangan Hari Raya) yang akan mereka dapatkan pada hari raya Idul Fitri untuk melakukan dekorasi atau renovasi ini.


    Nah, kali ini kita akan berbagi tips untuk menggunakan uang THR secara efisien saat merenovasi rumah kamu. Dikutip dari sensestudio.co.id, ada beberapa tips yang bisa kamu ikuti untuk menghemat biaya renovasi rumahmu, berikut rangkumannya.

    Tips Menghemat Uang Saat Renovasi Rumah

    1. Buat Anggaran Khusus

    Membuat rencana secara matang tentunya adalah hal yang umum. Kamu harus menentukan kapan rumahmu akan direnovasi, dan berapa biayanya. Kamu bisa menggunakan tabungan yang sebelumnya sudah kamu siapkan sebelum bulan Ramadhan dan menggabungkannya dengan sebagian THR yang akan kamu dapat.

    2. Lakukan Renovasi Secara Bertahap

    Lakukanlah renovasi ini secara bertahap dan hindari renovasi rumah menjelang hari raya Idul Fitri. Hal ini perlu kamu lakukan karena harga material akan naik saat menjelang hari raya Idul Fitri.

    3. Gunakan Bahan Bekas

    Menggunakan material bekas juga bisa kamu lakukan untuk menekan biaya renovasi. Kamu bisa membeli material hasil daur ulang, atau membeli perabot bekas yang masih layak pakai.

    4. Jual Perabot Tidak Terpakai

    Bila kamu memiliki perabot yang sudah tidak terpakai, alangkah baiknya kamu menjualnya saja. Selain bisa membantu biaya renovasi, kamu juga bisa membuat ruangan terasa lebih lega.

    Itulah rangkuman tips menghemat biaya renovasi untuk kamu yang ingin merenovasi rumahmu sebelum bulan Ramadhan. Semoga bermanfaat!

    5. Gunakan Konsep Minimalis

    Konsep minimalis bisa menjadi salah satu alternatif. Selain menghemat biaya, konsep ruangan yang minimalis bisa menghasilkan suasana yang nyaman.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Meninggikan Rumah yang Lebih Rendah dari Jalan, Segini Kisaran Biayanya



    Jakarta

    Penyebab banjir bukan hanya berasal dari drainase mampet atau kurangnya daerah resapan. Lokasi bangunan yang berada di jalan menurun juga bisa membuat rumah kebanjiran karena sifat air yang mengalir menuju permukaan terendah.

    Antisipasi yang bisa dilakukan agar rumah tidak terkena limpasan air adalah dengan meninggikan fondasi rumah sejajar atau lebih tinggi dari jalan.

    Menurut Profesional Kontraktor dari PT Gaharu Kontruksindo Utama, Panggah Nuzhulrizky, ketinggian carport dengan jalan itu idealnya 20-30 cm. Carport dibuat menurun untuk memudahkan akses keluar masuk terutama saat mengeluarkan kendaraan.


    Proses meninggikan rumah bukan hanya pada bagian carport saja, melainkan pada bagian lantai atau keseluruhan bangunan. Jika fondasi rumah sudah terlanjur dibuat lebih rendah dari jalan maka meninggikan rumah bisa dilakukan dari lantai dengan mempertimbangkan ketinggian plafon.

    “Naikin keramik, lihat plafonnya, kalau misalkan masih 3 meter masih aman, bawahnya kita tinggiin. Tapi kalau nggak bisa, mau nggak mau dibongkar atapnya, bongkar daknya,” kata Panggah saat dihubungi tim detikProperti.

    Pembongkaran atap juga berlaku untuk rumah dua lantai. Jika ketinggian atap di lantai pertama kurang dari 3 meter maka lantai dua perlu dibongkar untuk menaikkan atapnya.

    “Biasanya kita lihat di plafon itu kan masih ada sisa untuk dinaikkan atau nggak. Kalau masih bisa dinaikkan (lantainya), kita naikkan. Kalau nggak bisa dinaikkan kita lihat modelnya beton ekspos, kalau di lantai atas sudah lantai 2. Kita ubah konsep rumah,” tambahnya.

    Perlu diketahui dengan meninggikan rumah maka berpengaruh pada perubahan komposisi ruangan. Biaya yang dibutuhkan untuk meninggikan rumah menurut Panggah sekitar Rp 150-200 juta untuk rumah tipe 36. Sementara untuk waktu pengerjaannya membutuhkan 3-4 bulan.

    “Sebenarnya ninggiin lantai itu nggak terlalu mahal, tapi efek dari pekerjaan nambah level itu kemana-mana. Plafon jadi lebih pendek, kalau mentok harus bongkar atap, ninggiin dinding sekeliling termasuk luar, pasang atap lagi untuk meninggikan plester dan aciannya,” jelasnya.

    Biaya meninggikan rumah Rp 150-200 juta tersebut merupakan kisaran untuk biaya peninggian struktur, peninggian dinding, pembongkaran rangka dan atap, pemasangan kembali rangka dan atap, pengurugan lantai, pemasangan keramik lantai baru, pembongkaran rangka plafon dan pemasangan kembali, pemasangan instalasi air dan listrik, plester acian dinding, hingga pengecatan rumah.

    Tetapi jika rumah memungkinkan untuk meninggikan bagian lantai saja tanpa bongkar plafon, maka biaya yang dikeluarkan sekitar Rp 10-12 juta untuk rumah tipe 36. Biaya tersebut sudah termasuk dengan biaya tukang, tanah urugan, dan keramik, menurut CEO SobatBangun Taufiq Hidayat.

    “Bagian lantai yang ditinggikan dari depan, carport, halaman, terus baru dinaikkin keramik ruangan utama,” sebut Panggah.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Jenis-Jenis Semut di Rumah dan Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Semut adalah salah satu hama yang paling sering muncul di rumah. Keberadaan semut di rumah bisa sangat merugikan bagi pemilik rumah karena bisa membuat rumah terlihat kotor bahkan mengganggu para penghuni rumah. Oleh karena itu, membasmi semut perlu dilakukan untuk mempertahankan kenyamanan di rumah.

    Namun, perlu kamu tahu bahwa untuk mengusir dan membasmi semut tidak bisa sembarangan karena setiap jenis semut yang ada di rumah menimbulkan bahaya yang berbeda-beda. Jadi, penting untuk mengetahui jenis-jenis semut dan bahayanya agar kamu bisa mengusir semut dengan efektif.

    Dilansir dari berbagai sumber, inilah beberapa jenis semut yang paling sering ada di rumah.


    Semut Gula/Semut Hantu

    Jika kita selalu mengaitkan semut dengan gula, maka semut gula ini adalah semut yang dimaksud. Semut ini adalah jenis semut yang menyukai rasa manis dan berminyak sehingga banyak ditemukan di dapur atau di tempat tempat yang banyak terdapat makanan disana. Semut gula ini biasanya membangun sarangnya di dalam celah-celah rumah, keramik, atau dinding.

    Semut jenis ini memiliki ciri ciri berwarna gelap pada bagian atas tubuhnya dan gelap pada bagian bawah tubuhnya, memiliki ukuran sekitar 1,5 mm, dan menyukai zat zat manis seperti gula. Semut jenis ini juga hidup berkoloni tergantung pada ratunya, sehingga jika kamu menemukan semut ini di rumah kamu, bisa dipastikan bahwa mereka telah membangun beberapa koloninya di rumah kamu.

    Cara paling mudah untuk mengatasi semut jenis ini masuk ke rumah kamu adalah dengan membersihkan remah-remah makanan yang ada menutup rapat tempat tempat bahan makanan seperti gula. Jenis semut ini tidak mengganggu atau menggigit manusia, jadi kamu tidak perlu khawatir.

    Semut Api

    Semut api adalah jenis semut yang berwarna coklat tembaga dan sering mengganggu atau menggigit manusia. Ia cenderung akan menyerang manusia saat merasa terancam. Semut ini berukuran sekitar 3 sampai 12 mm, dan racunnya bisa berukuran sampai 15 mm.

    Jika kamu pernah melihat sarang semut di perabotan kayu atau di sela-sela lantai kamu, biasanya ini adalah ulah semut api. Semut jenis ini membuat gundukan tanah sebagai sarangnya, sehingga sarang-sarang dari semut api sering terlihat di dekat kayu atau sela-sela ubin yang bolong.

    Untuk mengusir jenis semut ini, kamu bisa menggunakan pot bunga yang dibalik. Caranya adalah dengan menempatkan pot bunga secara terbalik tepat di atas sarang semut api, kemudian tuangkan air panas ke dalamnya sehingga semut ini pun akan mati dengan cepat.

    Semut Firaun

    Semut Firaun juga merupakan salah satu jenis semut yang banyak ditemukan di rumah. Semut jenis ini menyukai makanan yang biasa kita makan sehari hari, seperti makanan yang berprotein tinggi dan juga berminyak. Semut ini akan dengan cepat menghampiri makanan yang tidak tertutup rapat atau sisa-sisa makanan, jadi tak heran jika semut firaun banyak ditemukan di ruang makan atau dapur.

    Ukuran dari semut firaun sendiri berkisar antara 3 – 6 mm dengan tubuh berwarna kuning kecoklatan. Semut jantan berukuran 3 mm, sedangkan semut betina bisa mencapai 6 mm. Semut ini hidup secara berkoloni dan memiliki lebih dari satu ratu semut dengan jumlah mencapai 300.000 semut per koloninya. Mereka biasa membuat sarangnya di berbagai tempat di rumah, seperti di dalam retakan dinding, hingga di bawah karpet.

    Untuk mengatasi semut firaun, kamu disarankan untuk tidak menggunakan semprotan atau cairan insektisida lainnya karena akan membuat semut ini mengamuk dan memperparah keadaan. Jumlah koloninya yang banyak dan sifatnya yang cukup agresif membuat semut jenis ini sulit untuk dikendalikan sehingga lebih baik untuk memanggil layanan profesional.

    Itulah jenis-jenis semut yang sering ada di rumah beserta cara mengatasinya. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Masih Mahasiswa Mau Punya Rumah? Begini Tips Nabungnya



    Jakarta

    Memiliki rumah merupakan impian bagi kebanyakan orang. Untuk bisa memiliknya, kamu bisa mulai menabung untuk membeli rumah. Siapapun bisa mulai melakukan hal tersebut, termasuk mahasiswa.

    Bagi kamu mahasiswa yang sudah mempunyai mimpi untuk memiliki rumah bisa mulai menabung dari sekarang. Cara menabungnya bisa menggunakan uang saku yang diberikan oleh orang tua apabila kamu tidak punya penghasilan tambahan.

    Lantas, bagaimana caranya?


    Perencana Keuangan Nadia Harsya mengatakan hal pertama yang perlu dilakukan adalah mengalokasikan kebutuhan prioritas saat pertama kali mendapatkan uang saku. Misalnya, kebutuhan mahasiswa seperti uang fotokopi, makan, hingga biaya transportasi.

    “Pertama kalau dapat uang jajan sampai uang jajan berikutnya. Jadi, step satu dapat gajian dapat uang, bereskan dulu tuh bayar kosan beli token,” kata dia di d’Preneur detikcom acara ini berkolaborasi dengan BANK JAGO, di Untar, Jakarta, Selasa (5//3/2024).

    Kemudian, Nadia bilang perlu mengalokasikan anggaran yang tersisa secara mingguan. Sebab, kalau dilihat secara bulanan, kita akan merasa mempunyai banyak uang.

    Dengan alokasi mingguan, kamu dapat mempunyai kontrol diri yang lebih disiplin. Nadia menilai kontrol diri ini menjadi hal penting supaya tidak mengambil dana yang lain. Selain itu, dengan alokasi mingguan ini juga dapat menumbuhkan kebiasaan menghabiskan uang sesuai dengan besaran.

    “Paling penting disiplin sama self-control ya. Dengan pengingat ini, aku merasa punya jatah dan batasnya tiap Minggu segini. Misalnya, seminggu Rp 500 ribu operasionalnya. Jadi, punya habit menghabiskan yang jatahnya,” jelasnya.

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Harganya Tembus Rekor Lagi, Tabung Emas buat Beli Rumah Layak Diseriusi



    Jakarta

    Harga emas keluaran Logam Mulia Antam 24 karat, hari ini, Rabu (6/3/2024) tembus rekor lagi. Harga emas hari ini naik Rp 7.000 per gram ke level Rp 1.186.000 per gram. Harga emas naik lagi ke level tertinggi sepanjang sejarah.

    Untuk satuan harga emas hari ini yang terkecil ukuran 0,5 gram saat ini berada di angka Rp 639.000. Sementara itu harga emas 10 gram dijual sebesar Rp 11.285.000. Sedangkan untuk ukuran emas yang terbesar, yakni 1.000 gram (1 kg) dibanderol dengan harga sebesar Rp 1.119.600.000.

    Jika ditarik dalam sepekan terakhir, pergerakan harga emas hari ini dari Antam terpantau bergerak di rentang Rp 1.132.000/gram – Rp 1.179.000/gram. Sementara dalam sebulan terakhir pergerakannya ada di rentang Rp 1.114.000/gram – Rp 1.186.000/gram.


    Tabung Emas buat Beli Rumah

    Dalam wawancara dengan detikProperti Jumat (24/11/2023 silam, Perencana Keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia Andy Nugroho mengungkap, menabung emas untuk beli rumah sangat mungkin dilakukan, apalagi untuk membayar down payment atau DP maupun pembayaran awal rumah. Nah, untuk bisa melakukan hal tersebut tentunya perlu nabung emas secara berlanjut.

    “Walaupun bisa dibilang pertumbuhannya cukup tinggi belakangan ini, namun untuk nabungnya ini yang penting continue jadi nggak cuma sekali beli emas terus udah didiemin aja. Itu bisa nggak (buat beli rumah)? Ya bisa aja cuma waktunya lebih lama dibandingkan belinya secara continue, misalnya sebulan sekali. Akumulasinya itu nanti yang kemudian kita gunakan untuk pembayaran pertama rumah itu tadi,” katanya.

    Membeli rumah dari tabungan emas tanpa kredit pemilikan rumah (KPR), kata Andy, sangat memungkinkan. Akan tetapi, butuh waktu yang cukup lama agar itu bisa terwujud.

    “Karena kan kita berharap ada kenaikan harga (emas), dan kenaikan harganya ini, misalnya 10% per tahun naiknya, ya kita harus nyicilnya dari jauh-jauh hari. Misalnya harga rumah Rp 300 juta, ‘tapi saya mampunya nabung 5 gram emas per bulan’, berarti ya itu tadi perlu waktu untuk nabungnya dan berharap pertumbuhannya sesuai harapan 10% per tahun,” tuturnya.

    Jika dibandingkan, lebih baik beli rumah dengan KPR atau dengan emas, Andy menilai hal itu kembali ke kebutuhan pribadi masing-masing. Jika ingin lebih cepat punya rumah maka sebaiknya beli dengan KPR karena bisa ditempati.

    “Seandainya di hari ini kita sudah punya (dana) 20% (untuk uang muka) dari harga rumah misalnya Rp 300 juta, lebih pilih mana tetap lanjut nabung untuk beli cash atau pakai KPR? Kalau lebih ingin cepat punya rumah pastinya dengan cara KPR,” ujarnya.

    Akan tetapi, membeli rumah dengan KPR juga bisa membuat pengeluaran menjadi lebih besar. Hal itu karena ada bunga yang harus dibayarkan.

    Di sisi lain, jika ingin membeli rumah secara cash dengan tabungan emas juga bisa dilakukan, namun waktunya cukup lama. Akan tetapi, jumlah pengeluarannya hanya sebatas harga rumah ditambah dengan pajak.

    Senada, Perencana Keuangan dari Tatadana Consulting, Tejasari Assad menilai menabung emas untuk beli rumah bisa-bisa saja dilakukan, namun ada plus-minusnya. Salah satunya adanya penurunan harga jual dari harga beli emas.

    “Pertumbuhan harga emas rata-rata 8-10% per tahun, nah beli rumahnya itu tergantung kondisinya, kalau harga emasnya lagi oke bisa ngejar harga rumahnya, tapi kan harga emas juga bisa turun,” tuturnya kepada detikProperti.

    Di sisi lain, harga rumah juga terus meningkat. Apabila harga rumah meroket, maka harus lebih banyak menabung lagi untuk mengejar harga rumah. Misalnya, pertumbuhan harga emas per tahun 8-10%, jika harga rumah naik lebih dari 10%, maka harus lebih gencar lagi menabungnya.

    Tejasari mengatakan, kebutuhan untuk menabung emas guna membeli rumah tergantung dari kebutuhan individu. Apabila butuh rumah segera, maka sebaiknya tabungan emas tersebut digunakan untuk membayar DP saja dan sisanya melalui cicilan KPR. Namun, jika orang tersebut ingin membeli rumahnya masih dalam jangka waktu lama dan bersedia menyewa tempat tinggal terlebih dahulu, maka menabung emas bisa jadi alternatif untuk beli rumah.

    “Jadi pilihannya mana? Nabung aja atau beli rumah sambil cicil KPR langsung jadi kedorong, ke-push kita untuk membayar rumahnya sekarang, rumahnya bisa dipakai sekarang, nggak ada biaya ngekos atau ngontrak lagi, langsung bisa kita manfaatin rumahnya,” pungkasnya.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Menghias Halaman Rumah Agar Tampak Indah & Hidup


    Jakarta

    Rumah yang terlihat indah tentu menjadi idaman banyak orang, sehingga membuat para pemilik berusaha mendesain dan mendekorasi rumah sebagus mungkin. Selain bangunan rumah, menghias halaman rumah pun tidak kalah pentingnya untuk melengkapi tampilan rumah.

    Terlebih menghias halaman rumah bisa menambahkan kesan kehidupan pada rumah. Sebab, penghuni rumah akan semakin tertarik menghabiskan waktu beraktivitas di ruang outdoor.

    Untuk itu, halaman rumah perlu diperhatikan juga dengan mengisinya dengan hal-hal yang fungsional dan menarik. Melansir dari Real Simple, berikut ini cara menghias halaman rumah agar terlihat semakin indah dan hidup.


    Tambahkan Warna

    Dekorasi aksen warna-warni dapat memperindah halaman rumah. Warna-warna yang cerah akan membuat area-area pada halaman terkesan ceria. Kamu bisa menambahkan warna dengan tanaman hias, pot, kursi, ataupun lampu.

    Penerangan

    Memasang lampu-lampu untuk dinyalakan pada malam hari dapat membuat halaman tampak bersinar dengan indah. Kamu bisa memilih berbagai jenis lampu di antaranya lampu gantung, lampu tiang, bahkan lentera.

    Ayunan

    Beri ayunan di luar rumah sebagai tempat untuk keluarga bersantai dan bermain bersama sambil menghirup angin sejuk. Kamu dapat memasang ayunan bermain, ayunan sofa di teras, atau ayunan kayu dengan kanopi di halaman.

    Tempat Duduk

    Meski tidak memiliki lahan yang cukup luas ataupun tidak tertarik beraktivitas outdoor, tentu sekadar duduk dan bersantai di luar rumah ketika cuaca bagus akan terasa menyenangkan. Sediakan beberapa tempat duduk beserta meja kecil untuk sekedar minum teh di pagi hari.

    Berkebun

    Kamu bisa coba untuk berkebun agar halaman rumah tampak lebih hidup dengan tumbuh-tumbuhan seperti tanaman hias ataupun sayur-mayur. Selain cantik, tumbuhan tersebut bisa bermanfaat untuk penghuni rumah ketika membutuhkan obat herbal ataupun bahan makanan.

    Namun, jika memiliki ruang halaman yang terbatas, kamu bisa mengakalinya dengan menyusun pot secara vertikal dengan rak ataupun gantungan.

    Itulah lima cara menghias halaman rumah untuk mendapatkan ruang outdoor yang tampak lebih indah dan hidup. Semoga bermanfaat!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com