Category: Tips Properti

  • Ubah Tenor KPR Rumah: Syarat, Biaya, dan Keuntungannya


    Jakarta

    Saat mengajukan cicilan KPR rumah, kreditur akan membebankan batas waktu pembayaran atau yang biasa disebut tenor. Penentuan lama waktu pembayaran cicilan ini berdasarkan kesepakatan bersama dengan kreditur atau bank. Selain itu, debitur juga dapat memilih tenor sesuai kemampuannya.

    Mengutip dari BFI Finance pada Kamis (21/3/2024), tenor adalah waktu angsuran yang diberikan kreditur (pihak yang memberikan bantuan dana/pembiayaan) kepada debitur (pihak yang berkewajiban membayar dan melunasi hutang).

    Setiap bank memiliki suku bunga dan waktu tenor yang berbeda. Semakin panjang jangka waktu tenor maka secara keseluruhan, jumlah suku bunga yang dibebankan juga semakin tinggi.


    Pada proses pembayaran KPR rumah kerap ditemui suatu kendala yang biasanya karena terkendala ekonomi. Untuk mengatasi masalah ini, debitur bisa mengajukan perubahan tenor KPR rumah untuk mempercepat atau memperpanjang masa tenor di awal.

    Cara Mengubah Tenor KPR Rumah

    Menurut Pengamat Perbankan dan Praktisi Sistem Pembayaran, Arianto Muditomo, proses perubahan tenor KPR rumah secara umum sebagai berikut.

    1. Mengajukan Permohonan Kepada Bank Penyedia KPR

    Debitur perlu mengajukan permohonan perubahan tenor KPR rumah dengan menyebutkan alasan dan menyiapkan doumen pendukungnya seperti fotokopi KTP, fotokopi NPWP, fotokopi rekening (giro/tabungan), dan formulir pengajuan perubahan tenor KPR rumah.

    “Untuk data pribadi (KTP, NPWP) sepanjang tidak ada perubahan maka tidak perlu disampaikan kembali,” kata Arianto saat dihubungi oleh detikProperti pada Kamis (21/3/2024).

    2. Bank Melakukan Evaluasi Pengajuan Perubahan Tenor KPR Rumah

    Langkah selanjutnya, bank penyedia KPR akan melakukan asesmen ulang untuk mengetahui kelayakan keuangan debitur untuk memperpanjang atau mempersingkat waktu tenor.

    Biasanya, waktu yang diperlukan untuk proses persetujuan perubahan tenor KPR rumah relatif lebih cepat dibandingkan proses pengajuan awal.

    “Debitur bisa memonitor progress prosesnya baik datang atau komunikasi online bank akan memberitahukan hasil proses,” tambah Arianto.

    3. Pemberitahuan Penyetujuan Perubahan Tenor KPR Rumah

    Setelah manajemen bank menyetujui permohonan, debitur akan ditawarkan kesepakatan baru sesuai dengan klausa perjanjian yang disepakati oleh keduanya.

    Biaya Perubahan Tenor KPR Rumah

    Saat mengajukan perubahan tenor KPR rumah, debitur akan dikenakan beberapa biaya tambahan diantaranya biaya administrasi, biaya provisi, hingga biaya appraisal (jika membutuhkan asesmen ulang terhadap jaminan). Untuk besaran biayanya tergantung pada kebijakan masing-masing bank penyedia KPR.

    Biaya tambahan ini akan dikenakan setelah pengajuan perubahan tenor KPR rumah disetujui di waktu bersamaan.

    “Kalau tidak ada penambahan fasilitas biasanya dikenakan one time selambatnya saat efektif,” jelasnya.

    Keuntungan dan Kerugian Perubahan Tenor KPR Rumah

    Arianto mengungkapkan keuntungan dan kerugian dari pengajuan perubahan tenor KPR rumah tidak bisa dilihat secara general karena harus dinilai dari sisi kreditur dan sisi debitur. Namun aspek keuntungan dan kerugian tersebut bisa dinilai dari pertimbangan berikut.

    1. Memperpanjang tenor KPR akan menurunkan angsuran bulanan, tetapi total bunga yang dibayarkan akan meningkat.
    2. Memperpendek tenor KPR akan meningkatkan angsuran bulanan, tetapi total bunga yang dibayarkan akan menurun.
    3. Pastikan untuk mempertimbangkan kondisi keuangan dan kemampuan mencicil debitur sebelum mengubah tenor KPR.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Hindari 7 Kebiasaan yang Bikin Rumah Jadi Makin Kotor


    Jakarta

    Membersihkan rumah perlu dilakukan agar tetap terawat. Namun, siapa sangka ada beberapa kebiasaan yang bikin rumah justru semakin kotor.

    Kebiasaan tersebut tentunya harus diubah agar tidak membuat rumah semakin kotor. Salah satu kebiasaan yang bikin rumah semakin kotor adalah memakai sepatu dari luar ke dalam rumah.

    Apabila kamu sering menggunakan sepatu dari luar ke dalam rumah, segera hentikan kebiasaan ini. Sebab, sepatu dari luar biasanya kotor, terdapat berbagai kuman dan bakteri yang apabila masuk ke dalam rumah bisa saja membuat penghuninya sakit.


    Tentunya tak hanya itu saja, masih ada kebiasaan-kebiasaan lainnya yang harus dihindari agar rumah tidak kotor. Dilansir dari Better Homes & Gardens, Jumat (22/3/2024), berikut ini beberapa kebiasaan yang harus dihindari agar rumah tidak kotor.

    Kebiasaan tidak menutup toilet saat menyiramnya atau mem-flush-nya ternyata bisa membuat rumah menjadi kotor. Dalam sebuah penelitian ditemukan bahwa mem-flush toilet tanpa menutupnya bisa menyebarkan partikel aerosol yang terkontaminasi sejauh 1,5 meter, jadi harus membersihkan atau mendisinfeksi kamar mandi lagi agar tidak ada partikel berbahaya. Maka dari itu, pastikan tutupan toilet sudah tertutup sebelum menyiramnya.

    2. Membersihkan Rumah dengan Alat yang Kotor

    Membersihkan rumah dengan alat-alat yang kotor tentu saja tidak membuat rumah jauh lebih bersih. Kamu juga perlu membersihkan alat-alat kebersihan, seperti sapu, pel, vacuum cleaner, mesin cuci, dan lainnya. Jika sudah rusak, alangkah baiknya segera mengganti alat kebersihan.

    3. Tidak Membersihkan Rumah Secara Rutin

    Menunda-nunda pekerjaan bersih-bersih justru bisa membuat rumah tampak kotor. Maka dari itu, kamu perlu membuat daftar ruangan yang harus dibersihkan setiap harinya agar rumah tetap bersih dan rapi.

    4. Pakai Sepatu dari Luar ke Dalam Rumah

    Memakai sepatu dari luar ke dalam rumah bisa saja membuat rumah menjadi kotor. Belum lagi kuman dan bakteri yang ikut terbawa dari sepatu yang kotor.

    5. Tidak Mencuci Handuk Dapur

    Handuk dapur atau kitchen towel biasanya digunakan untuk mengeringkan tangan sesudah mencuci tangan. Namun, benda yang satu ini terkadang luput dari perhatian dan jarang dicuci. Apabila handuk dapur tidak rutin dicuci bisa saja menyebarkan bakteri yang ada di sana membuat permukaan kotor karena membersihkan dengan handuk dapur yang kotor. Maka dari itu, kamu perlu mencuci handuk dapur sesering mungkin, apalagi jika habis digunakan untuk memasak daging atau ikan.

    6. Tidak Baca Instruksi secara Utuh

    Sebaiknya jika ingin membersihkan sesuatu pastikan sudah membaca Instruksinya secara utuh. Hal ini untuk meminimalisir terjadinya kesalahan yang bisa merugikan kamu.

    7. Mempercayai Semua Tips secara Online

    Tips membersihkan yang viral secara online memang menarik, namun tidak semuanya memberikan hasil seperti yang diharapkan. Jadi, berhati-hatilah saat ingin mencoba tips tersebut. Jika kamu menemukan tips yang menarik, cobalah dengan hati-hati sebelum melakukannya secara menyeluruh.

    Itulah 7 kebiasaan buruk yang bisa membuat rumah semakin kotor. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Harga GRC untuk Berbagai Merk dan Ukuran Terbaru 2024


    Jakarta

    GRC (Glass Reinforced Concrete) merupakan material yang terbuat dari beton dan serat kaca (fiber).

    Karena kekuatan dan keawetan dari GRC, material ini sering diandalkan dalam konstruksi. Biasanya, GRC sering digunakan untuk konstruksi plafon.

    Nah bagi Anda yang sedang mencari informasi mengenai harga GRC, berikut penjelasan lebih lengkapnya.


    Daftar Harga GRC untuk Berbagai Merk dan Ukuran Terbaru 2024

    Berikut adalah daftar harga beberapa jenis merk GRC yang sering beredar di pasaran seperti Aplus, Super Panel, Versaboard, dan lain sebagainya.

    Harga Plafon GRC Super Panel

    • GRC Board Super Panel 9 mm uk. 1220 x 2440 mm : Rp 175.000 per lembar
    • GRC Board Super Panel 12 mm uk. 1220 x 2440 mm : Rp 230.000 per lembar
    • GRC Board Super Panel 15 mm uk. 1220 x 2440 mm : Rp 305.000 per lembar
    • GRC Board Super Panel 20 mm uk. 1220 x 2440 mm : Rp 505.000 per lembar

    Harga Plafon GRC Aplus

    • GRC Board Aplus 3.5 mm uk. 1220 x 2440 mm: Rp 45.000 per lembar
    • GRC Board Aplus 6 mm uk. 1220 x 2440 mm: Rp 85.000 per lembar
    • GRC Board Aplus 8 mm uk. 1220 x 2440 mm: Rp 130.000 per lembar
    • GRC Board Aplus 10 mm uk. 1220 x 2440 mm: Rp 155.000 per lembar
    • GRC Board Aplus 15 mm uk. 1220 x 2440 mm: Rp 285.000 per lembar

    Harga Plafon GRC Versaboard

    • GRC Versaboard 4 mm uk. 1220 x 2440 mm: Rp 60.000 per lembar
    • GRC Versaboard 6 mm uk. 1220 x 2440 mm: Rp 100.000 per lembar
    • GRC Versaboard 9 mm uk. 1220 x 2440 mm: Rp 135.000 per lembar

    Harga GRC Board

    • GRC Board 4 mm uk. 1220 x 2440 mm: Rp 61.000 per lembar
    • GRC Board 6 mm uk. 1220 x 2440 mm: Rp 110.000 per lembar
    • GRC Board 8 mm uk. 1220 x 2440 mm: Rp 150.000 per lembar
    • GRC Board 9 mm uk. 1220 x 2440 mm: Rp 175.000 per lembar
    • GRC Board 10 mm uk. 1220 x 2440 mm: Rp 189.000 per lembar
    • GRC Board 12 mm uk. 1220 x 2440 mm: Rp 250.000 per lembar
    • GRC Board 15 mm uk. 1220 x 2440 mm: Rp 320.000 per lembar

    Harga GRC Plafon Lainnya

    • GRC Silika Board 4 mm: Rp 51.000 per lembar
    • GRC Silika Board 6 mm: Rp 140.000 per lembar
    • GRC Royal Board 4 mm: Rp 55.000 per lembar

    Nah itu dia informasi harga GRC untuk berbagai merk dan ukuran terbaru di tahun ini. Semoga bermanfaat.

    (inf/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kelebihan dan Kekurangan Dak Beton: Bisa Jadi Rooftop Tapi…


    Jakarta

    Jenis atap rumah bermacam-macam, salah satunya adalah atap datar tanpa genteng, melainkan hanya fondasi dak beton. Atap rumah jenis ini jika dilihat dari luar maka akan berbentuk kotak.

    Ternyata penggunaan atap dak beton datar ini bukan hanya karena penghuninya ingin mempersiapkan pembangunan lantai di atas, melainkan memang fungsinya yang banyak.

    Jenis atap dak beton datar ini biasanya digunakan pada rumah yang berlokasi di wilayah bersuhu hangat. Bagian atap tersebut difungsikan sebagai deka tau area semacam rooftop, tetapi ada pula yang memang hanya sebagai atap jika luasnya tidak memungkinkan.


    Selain bisa dialihfungsikan sebagai deka tau rooftop, mengutip dari G.J Gardner pada Jumat (22/3/2024) berikut beberapa kelebihan dan kekurangan dari pemakaian atap dak beton datar.

    Estetika

    Seperti yang diketahui tampilan rumah dengan atap dak beton datar terlihat seperti persegi panjang yang didirikan. Semuanya simetris sehingga tampilannya jauh lebih rapih, minimalis, klasik, dan indah dari luar.

    Hemat Biaya Pembangunan

    Atap datar lebih murah untuk dipasang karena bahan bangunan yang digunakan tidak banyak. Seperti yang diketahui, atap dak beton tidak menggunakan kerangka besi baja hollow atau genteng. Sebagai gantinya pembangunannya hanya perlu adonan semen, pasir, dan cat anti air untuk menghindari dari rembesan atau bocor.

    Selain itu, waktu pembangunannya pun tidak selama jika menggunakan atap genteng sehingga pembayaran untuk tukang harian tidak terlalu besar.

    Perawatan Mudah

    Bentuknya yang datar membuat atap dak beton ini mudah untuk dibersihkan dan diubah menjadi tempat yang menarik.

    Bisa Memasang Skylight atau Panel Surya

    Atap dak beton datar bisa ditambahkan skylight untuk penerangan alami di dalam rumah. Selain itu bisa juga memasang panel surya untuk mencadangkan sumber energi yang lebih ramah lingkungan.

    Kekurangan Atap Dak Beton Datar

    Meskipun memiliki kelebihan dibandingkan atap genteng, penggunaan atap dak beton datar sebagai berikut.

    Rawan Bocor dan Jadi Tempat Tergenangnya Air

    Masalah yang paling sering dijumpai dari atap dak beton datar adalah adanya genangan air jika drainase tidak dipasang dengan benar. Sehingga minimal ada satu saluran pembuangan air yang mengarahkan ke pipa drainase ke luar bangunan.

    Rawan Kotor

    Jika kamu menggunakan atap dak beton datar kamu perlu rajin untuk membersihkannya. Karena permukaannya yang datar, sampah atau benda jatuh dari atas mudah untuk masuk ke area atap. Solusinya kamu perlu memiliki bukaan untuk ke area atas sehingga mudah untuk dibersihkan. Apalagi jika di bagian atas memiliki lubang drainase, jika banyak sampah nantinya saluran tersebut tersumbat.

    Jenis Bahan Atap Terbatas

    Mayoritas atap datar menggunakan bahan atap gulungan, antara lain TPO, EPDM, karet, dan bitumen. Jenis atap gulungan ini hanya bertahan 10-15 tahun.

    Sementara di Indonesia lebih banyak menggunakan beton sebagai fondasi. Ada alternatif lain, seperti menggunakan sirap karet dengan atap karet gulung, namun harganya lebih mahal dan tidak diketahui berapa lama bahan tersebut akan bertahan.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Lokasi Ini Jadi Sarang Debu di Rumah, Begini Cara Membersihkannya


    Jakarta

    Debu memang menjadi salah satu musuh terbesar ketika membersihkan rumah. Bagaimana tidak? Debu akan terus menumpuk di mana-mana kalau tidak rajin dibersihkan.

    Apalagi ada saja lokasi-lokasi yang terlupakan atau diabaikan karena tidak terlihat atau sulit diraih. Meski bukan sesuatu yang berbahaya, debu sebenarnya bisa menimbulkan berbagai gangguan kesehatan seperti alergi dan asma.

    Melansir dari laman Southern Living, berikut ini tempat yang bisa menjadi sarang debu di rumah, sehingga harus rajin dibersihkan.


    Atas Perabotan

    Debu seringkali menumpuk di atas perabotan seperti rak, lemari, bahkan kulkas karena jarang terlihat. Sebelum membersihkan area ini, pastikan untuk menyingkirkan barang-barang di atasnya terlebih dahulu. Lalu, gunakan kemoceng panjang atau microfiber yang lembab untuk membersihkan permukaannya.

    Dipan Tempat Tidur

    Dipan tempat tidur bisa menjadi tempat berkumpulnya debu yang dapat mempengaruhi kualitas tidur. Kamu bisa membersihkan bingkai tempat tidur yang terbuat dari kain menggunakan penyedot debu dengan nozzle. Sementara bingkai tempat tidur dari kayu dibersihkan dengan kain mikrofiber basah.

    Penutup Jendela

    Penutup jendela seperti gorden dan tirai bisa cepat berdebu, apalagi kalau tidak pernah dibersihkan. Jangan lupa untuk mencuci gorden secara berkala untuk mengurangi debu. Sementara itu, tirai jendela bisa dibersihkan dengan praktis menggunakan kemoceng mikrofiber.

    Dinding

    Plafon dan dinding umumnya jarang sekali dibersihkan. Kamu bisa membersihkan debu pada dinding dari atas ke bawah menggunakan kuas yang belum terpakai atau handuk microfiber kering.

    Kusen Pintu dan Jendela

    Kusen pintu dan jendela yang tidak dibersihkan, lama-lama bisa menjadi sarang debu. Bersihkan area ini dengan spons dengan mengusap setiap tepian dan celah di jendela dan pintu.

    Ventilasi Udara

    Debu bisa juga menumpuk di ventilasi udara dari waktu ke waktu. Pastikan untuk membersihkan ventilasi dengan kemoceng microfiber atau penyedot debu dengan sikat setidaknya sebulan sekali.

    Bohlam

    Bohlam yang berdebu ternyata dapat mengurangi pencahayaan hingga 30% menurut Departemen Energi AS. Oleh karena itu, membersihkan bohlam bisa menjadi kebiasaan baik untuk mendapat penerangan yang lebih baik.

    Jangan lupa untuk mematikan lampu, mencabut saluran listrik, dan menunggunya dingin sebelum dibersihkan. Bersihkan bohlam dengan mengusapnya menggunakan kain kering. Sementara untuk lampu gantung bisa disapu dengan kemoceng panjang.

    Itulah cara membersihkan sarang debu yang sering terlupakan di dalam rumah. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Seberapa Aman Rumah Anda dari Maling?



    Jakarta

    Bagi sebagian besar dari kita, memiliki rumah berarti memiliki tempat untuk pulang yang aman dan tenteram. Namun, kebanyakan dari kita melupakan salah satu aspek terpenting, yaitu keamanan. Keselamatan dan kesejahteraan kita dalam rumah bergantung pada semua aspek keamanan rumah dan lingkungan sekitar.

    Aspek keamanan sangatlah penting bagi setiap pemilik rumah. Pasalnya, semakin berkembangnya zaman semakin banyak pula modus-modus tindak kejahatan yang bisa menyebabkan kerugian materi serta keselamatan keluarga.

    Berbagai berita tentang pembobolan rumah, pencurian kendaraan pribadi, dan lain sebagainya menjadi sebuah peringatan bagi kita untuk memperhatikan keamanan rumah sendiri. Keamanan rumah yang maksimal tentunya akan membuat penghuninya merasa aman dan nyaman selama tinggal. Sebaliknya, keamanan rumah yang tidak maksimal akan membuat penghuni merasa cemas yang akan mengganggu kenyamanan tinggal.


    Ilustrasi Rumah Aman dan NyamanFoto: Shutterstock

    Meningkatkan keamanan rumah tidak hanya dengan cara tradisional atau manual saja. Namun, dengan teknologi juga bisa membantu untuk membuat rumah aman. Berikut terdapat beberapa langkah-langkah untuk meningkatkan keamanan rumah:

    1. Biasakan Mengunci Akses Masuk Rumah

    Kenali dan hapalkan baik-baik seluruh akses keluar-masuk rumah Anda, baik itu pintu, jendela, garasi hingga akses plafon. Kemudian, terapkan kebiasaan mengunci seluruh akses rumah ketika keluar walau untuk waktu yang sebentar.

    2. Optimalkan Lampu Penerangan Rumah

    Sistem pencahayaan rumah berpengaruh pada impresi orang di dalam dan di luar rumah. Rumah yang cenderung gelap, mengundang maling yang biasanya kerap menilai rumah gelap sebagai sasaran. Menghidupkan lampu penerangan di area-area penting rumah ketika malam tiba secara optimal adalah salah satu kiat dasar untuk memberi kesan ‘hidup’ di rumah.

    3. Mengenal Lingkungan Tetangga

    Berkomunikasi dan bersosialisasi dengan wajar bersama tetangga dapat membantu Anda mendapat pertolongan pertama di saat darurat. Tidak hanya itu, mengenal mereka juga memungkinkan Anda melakukan tindakan preventif.

    4. Pasang Teknologi Keamanan

    Memasang teknologi keamanan seperti alarm keamanan rumah di area-area blind spot rumah dapat membantu meningkatkan sistem keamanan rumah.

    Ilustrasi Rumah Aman dan NyamanFoto: Shutterstock

    Sebagai informasi, SECOM dapat menjadi pilihan tepat dalam memenuhi kebutuhan keamanan di rumah Anda, dengan berbagai keuntungan dapat Anda miliki seperti pemantauan 24/7 oleh tim profesional, notifikasi instan melalui aplikasi, petugas respon fisik yang siap siaga, dan laporan harian berkala yang dapat meningkatkan sistem keamanan Anda.

    SECOM Alarm Monitoring merupakan pilihan cerdas untuk melengkapi sistem keamanan di rumah Anda. Tidak hanya itu Anda bisa menjadi lebih percaya diri ketika harus meninggalkan rumah tanpa perlu dihantui rasa khawatir lagi karena rumah aman terkendali. Hubungi kami!

    (-/-)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Cek Sertifikat Tanah Makin Mudah, Cuma Gerakin Jempol!


    Jakarta

    Sertifikat tanah merupakan dokumen penting untuk membuktikan kepemilikan tanah seseorang. Kini, untuk bisa mengecek sertifikat tanah lewat jempol saja alias berselancar secara online.

    Nah, untuk mengetahui keabsahan sertifikat tanah, tentunya harus dicek. Hal ini untuk menghindari adanya upaya pemalsuan sertifikat tanah oleh oknum tertentu.

    Cara cek sertifikat tanah secara online kini bisa dilakukan dengan mudah. Caranya bisa melalui website resmi Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan (ATR/BPN), melalui aplikasi Sentuh Tanahku, atau bahkan website BHUMI.


    Cek Sertifikat Tanah Secara Online Lewat Website Kementerian ATR/BPN

    Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengecek sertifikat tanah adalah melalui website Kementerian ATR/BPN. Berikut ini caranya.

    1. Buka laman www.atrbpn.go.id
    2. Pilih ‘Publikasi’
    3. Pilih ‘Layanan’ lalu klik “Pengecekan Berkas’
    4. Isi data yang diperlukan seperti Kantor Pertanahan, Nomor Berkas, dll
    5. Klik Cari Berkas di bagian bawah

    Cek Sertifikat Tanah Secara Online Lewat Aplikasi

    Cara lainnya untuk mengecek keabsahan sertifikat tanah adalah melalui aplikasi Sentuh Tanahku. Begini caranya.

    1. Download aplikasi Sentuh Tanahku di Play Store atau App Store
    2. Jika belum memiliki akun, kamu bisa daftar terlebih dahulu dengan memilih ‘Masuk’ dan pilih ‘Daftar di Sini’ dan lengkapi data yang diperlukan
    3. Selanjutnya cek link aktivasi di email dan klik tautan tersebut
    4. Login untuk masuk ke aplikasi Sentuh Tanahku dengan username dan password yang sudah dibuat
    5. Pilih layanan ‘Cari Berkas’ dan isi data yang diperlukan dan klik ‘Cari Berkas’

    Website BHUMI

    Website BHUMI.atrbpn adalah situs peta interaktif yang terintegrasi dengan geoportal ATLAS untuk menggambarkan bidang-bidang tanah yang terdaftar di Kementerian ATR/BPN. Caranya adalah sebagai berikut:

    1. Buka website https://bhumi.atrbpn.go.id/peta

    2. Di bagian atas, klik simbol kaca pembesar bertanda plus

    3. Klik Pencarian Bidang (NIB/HAK)

    4.Masukkan nama Kabupaten/Kota dan Desa/Kelurahan

    5. Masukkan Nomor Identifikasi Bidang Tanah (NIB) atau Nomor Hak

    6. Klik “Cari Bidang”

    7. Akan muncul informasi terkait bidang tanah tersebut

    Demikian cara mengecek sertifikat tanah. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Luas Tanah di Sertifikat dan PBB Berbeda, Ini yang Harus Dilakukan


    Jakarta

    Setiap bangunan pasti akan dikenakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang besarannya tergantung pada luas tanah dan bangunan. Namun, bagaimana jika luas tanah yang tercantum dalam sertifikat tanah dan PBB berbeda?

    Perbedaan luas tanah ini bisa terjadi pada hunian berbentuk perumahan atau rumah yang berdiri di lahan sendiri. Kedua jenis bangunan ini sama-sama bisa mengajukan perubahan nilai luas tanah apabila terjadi kesalahan.

    Hal ini dapat berpengaruh pada jumlah nominal pajak yang harus dibayarkan dalam Surat Pemberitahuan Pajak Terhitung Pajak Bumi dan Bangunan (SPPT PBB). Maka dari itu kamu perlu menyamakan luas tanah tersebut ke BPN (Badan Pertahanan Nasional) atau BAPPENDA (Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah).


    Perlu diketahui luas tanah di sertifikat tanah dengan PBB yang tidak sama bisa terjadi secara sengaja. Hal ini biasanya terjadi pada rumah yang dibangun pada lahan pribadi. Misalnya luas tanah seharusnya adalah 1.000 meter persegi, tetapi saat didaftarkan oleh petugas pajak atau kecamatan menjadi 900 meter persegi.

    Menurut pengacara dan pengamat properti Rizal Siregar, pengurangan nilai luas tanah ini terjadi karena adanya perubahan tata ruang, pengurangan tapel batas, tanahnya, daerah aliran sungai, dan sebagainya.

    “Kalau di daerah tersebut mengalami perubahan tata ruang ya. Tapi kalau tidak ada perubahan. dia tetap menjadi sempurna (luas tanahnya),” kata Rizal Siregar saat dihubungi tim detikProperti pada Jumat (22/3/2024).

    Kondisi ini tentu akan berbeda jika rumah berada di dalam sebuah perumahan yang sejak awal pengembang telah menyatakan luas tanah dengan jelas. Jika luas tanah dalam sertifikat berbeda dengan PBB maka kesalahan ada pada pengembang yang salah saat memasukkan data.

    “Karena kita sebagai pembeli yang beritikad baik jadi nggak mungkin developer (pengembang) terjadi pengurangan-pengurangan angka di tanah kita, di luas bangunan kita, di PBB dengan sertifikat,” jelas Rizal.

    Jika nantinya ada perbedaan luas tanah yang tertera pada sertifikat dan PBB, maka pemilik rumah perlu beracuan pada data luas tanah di sertifikat tanah.

    “Tetap yang dilihat itu adalah luas tanah, bukan luas PBB. Kalau ada pengurangan-pengurangan nggak mungkin, berarti developer-nya lalai itu,” ujarnya.

    Proses Pengajuan Perubahan Luas Tanah yang Berbeda

    Rumah di Perumahan

    1. Cek luas tanah

    Untuk mengetahui berbeda atau tidak, tentu pemilik rumah perlu mengetahui luasnya. Pemilik rumah perlu memastkan pada besaran luas tanah di sertifikat telah sesuai dengan yang dijanjikan pengembang.

    2. Minta Surat Pengantar dari Pengembang

    Jika ada perbedaan, letak kesalahan berasal dari pengembang. Dengan begitu kamu perlu meminta surat pengantar dari pengembang bahwa terjadi pengurangan luas tanah dari yang seharusnya.

    “Harus developer menerbitkan surat. Dia terlibat dan ikut karena posisinya developer bertanggungjawab,” jelas Rizal.

    3. Ajukan surat pengantar dan dokumen lainnya kepada BAPPENDA untuk bisa merubah luas tanah rumah yang tidak sesuai.

    Rumah di Lahan Sendiri

    1. Cek luas tanah

    Untuk rumah yang dibangun di lahan sendiri, kamu perlu melihat nilai dari PBB. Jika ada pengurangan, bisa jadi karena saat dimasukkan datanya, besaran luas tanah sudah dikurangi dengan perubahan tata ruang, pengurangan tapel batas, tanahnya, daerah aliran sungai, dan sebagainya.

    Jika tidak ada masalah pada perubahan tata ruang, maka kamu bisa mengajukan perubahan luas tanah agar sama dengan yang tertera pada sertifikat tanah.

    2. Minta Surat Pengantar dari Kepala Desa atau Kelurahan

    Perubahan besaran luas tanah rumah yang tidak sesuai perlu mendapat surat pengantar dari kepala desa atau kelurahan.

    3. Ajukan Surat Pengantar dan Dokumen Lainnya kepada BAPPENDA untuk Bisa Mengubah Luas Tanah Rumah yang Tidak Sesuai.

    Dokumen yang Perlu Dilampirkan

    Selain surat pengantar, saat mengajukan perubahan luas tanah yang salah atau berbeda antara di sertifikat tanah dan SPPT PBB, kamu perlu melengkapi dengan dokumen pendukung. Setiap daerah dokumen yang dibutuhkan akan berbeda, kamu bisa mengeceknya secara online di situs BAPPENDA daerah masing-masing.

    Sebagai contoh, mengutip dari BAPPENDA Bogor, berikut beberapa dokumen yang perlu disiapkan.

    1. Fotocopy SPPT PBB P2 Tahun Pajak Terbaru;
    2. Fotocopy Kartu Identitas Wajib Pajak dan Kuasa Wajib Pajak;
    3. Surat Kuasa Khusus /Surat Kuasa dari Wajib Pajak;
    4. Formulir SPOP (Surat Pemberitahuan Objek Pajak) dan atau Lampiran SPOP bukti kepemilikan tanah dan bangunan;
    5. Fotocopy Sertifikat/Akte Jual Beli/Risalah Lelang/Akta Waris/Akta Hibah/SK Pengadilan/Akad Kredit;
    6. Surat pengantar dari desa yang memuat Keterangan Riwayat Tanah & tidak Sengketa;
    7. Fotocopy Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) atau Surat Keterangan Luas Bangunan dari Desa atau Kelurahan;
    8. Foto bangunan tampak depan.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Ular Masuk Rumah, Kita Harus Apa?


    Jakarta

    Kejadian ular masuk rumah atau ular ditemukan di dalam rumah kerap dialami warga Indonesia. Ular cenderung menyukai tempat yang gelap dan lembab karena ular adalah hewan berdarah dingin. Tak jarang ular ditemukan di kamar mandi, plafon rumah, atau bahkan lemari.

    Meskipun kejadian ular masuk rumah sudah sering terjadi, sebenarnya ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah ular mendekat ke rumah. Ketua Sioux Snake, Sioux One, menjelaskan alasan ular masuk ke rumah adalah untuk mencari makan dan mencari tempat berlindung. Jadi, cara mencegah ular masuk rumah adalah dengan mengurangi makanannya dan menjaga kebersihan rumah.

    “Ular mendekat ke rumah karena mencari makan dan mencari tempat berlindung. Cara agar ular tidak mendekat adalah kurangi makanannya, dengan cara buang sisa makanan di tempat sampah dan jangan sampai keluar keselokan, khawatir mengundang tikus. Lalu, jangan menumpuk barang terlalu lama, pohon yang sudah menjulang ke arah rumah dipangkas,” ungkap Sioux One lewat pesan seluler kepada detikcom, Rabu (20/3/2024)


    Cara-cara tersebut bisa dilakukan untuk menghindari ular masuk ke rumah. Namun, apa yang harus dilakukan jika ular sudah terlanjur masuk rumah? Pertanyaan ini seringkali muncul di benak orang-orang saat pertama kali melihat ular di rumah. Biasanya karena takut dan panik, kebanyakan orang akan berlari.

    Padahal, hal pertama yang harus dilakukan saat bertemu ular di rumah adalah tenang dan waspada. Ular yang masuk ke rumah belum tentu menyerang penghuninya. Akan tetapi, ular akan mudah terprovokasi saat melihat gerakan-gerakan yang mengagetkan, jadi sangat disarankan untuk meminimalisir gerakan.

    “Kalo sudah terlanjur ular masuk ke dalam rumah, tenang. Gunakan metode STOP, pantau ular geraknya ke mana, jika ke dalam kamar, lebih baik ditutup agar tidak keluar. Jika terlihat tidak masuk ruangan, usahakan ruangan yang bisa di jangkau tutup pintu nya. Call Sioux Snake Rescue atau Damkar terdekat,” kata Sioux menjelaskan.

    Sempat disebutkan apabila ular sudah masuk ke dalam rumah gunakan metode STOP. Metode STOP adalah Silent, Thinking, Observe, dan Prepare. Berikut ini caranya.

    Metode STOP

    1. Silent

    Jika bertemu ular harus diam sejenak. Diam ini dari pergerakan bukan suara, jadi dibolehkan untuk memanggil asalkan tidak bergerak.

    2. Thinking

    Berpikir ular apa yang dilihat, di mana lokasinya.

    3. Observe

    Melihat sekeliling tempat apakah ada alat, atau lokasi aman untuk menghindar.

    4. Prepare

    Langkah selanjutnya, apakah mau menjauh, atau apa. Sebaiknya menjauh sambil memantau ular itu pergi ke mana.

    Selain itu, Sioux juga mengatakan tidak ada bahan yang bisa untuk mengusir atau mencegah ular masuk rumah, termasuk penggunaan garam. Namun, ular bisa diusir dengan menggunakan sapu, gagang pel, atau obat nyamuk.

    “Untuk mengusir apabila ular sudah masuk, bisa pakai sapu bergagang, kain pel bergagang, dorongan air bergagang, atau semprotkan obat nyamuk atau pewangi ruangan,” pungkasnya.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jakarta Diterjang Banjir, Ini 5 Tips Agar Rumah dan Listrik Aman


    Jakarta

    Hujan deras yang mengguyur Jakarta pada Jumat (22/3/2024) sejak pukul 04.00 WIB telah menyebabkan banjir di 14 rukun tetangga (RT) dan 15 ruas jalan menurut pantauan Pusdatin Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta.

    “BPBD mencatat genangan saat ini terdiri dari 14 RT atau 0,045 persen dari 30.772 RT dan 15 ruas jalan tergenang yang ada di wilayah DKI Jakarta,” kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji kepada wartawan seperti yang dikutip dari detikNews pada Jumat (22/3/2024).

    Sebanyak 13 RT yang tergenang banjir berada di wilayah Jakarta Barat, dengan ketinggian air berkisar 30-55 cm. Sementara itu, satu RT lainnya berada di wilayah Rawa Terate, Jakarta Timur.


    Ketinggian air 30-55 cm ini setara dengan tinggi betis dari orang dewasa. Kondisi ini tentu menyulitkan penghuni rumah untuk bergerak dan akan berbahaya jika air semakin tinggi.

    Sebelum meninggalkan rumah untuk mengungsi sebaiknya pastikan rumah dan listrik dalam keadaan aman dengan cara berikut. Berikut ini tipsnya.

    1. Matikan Listrik di Rumah

    Saat air sudah masuk ke dalam rumah, langsung matikan listrik melalui Meter Circuit Breaker (MCB) karena ditakutkan ada stopkontak terjadi korsleting listrik.

    Mengutip dari situs Perusahaan Listrik Negara (PLN), peralatan listrik yang masih tersambung dengan stopkontak dan alat elektronik sebaiknya dinaikkan ke tempat yang lebih aman. Selain itu, cabut barang elektronik yang masih tersambung ke listrik.

    Apabila terjadi banjir dan belum sempat mematikan listrik, kamu bisa melaporkan melalui PLN Mobile, Contact Center PLN 123 atau hubungi kantor PLN terdekat.

    2. Pakai Lampu Darurat

    Selama listrik mati, otomatis rumah dalam keadaan gelap atau kurang pencahayaan, kamu bisa menerangi rumah dengan cahaya dari senter, ponsel, atau lampu darurat yang tersedia di rumah. Hindari menggunakan lilin karena permukaan rumah yang tidak stabil akibat pergerakan air.

    Jika perlu keluar saat banjir atau berjalan di dalam rumah bisa gunakan alat untuk memandu jalan seperti kayu panjang, tiang payung, sapu, dan atau barang panjang lainnya agar tidak tersandung atau terperosok di lubang.

    3. Taruh Perabotan di Tempat Tinggi

    Pindahkan perabotan yang ringan dan kecil ke atas dan kering agar tidak terendam banjir terutama yang berbahan kain atau besi yang mudah berkarat dan timbul jamur. Untuk barang-barang berharga, simpan ke tempat yang kering dan aman sehingga saat meninggalkan rumah tidak ada barang yang hilang dan rusak.

    4. Jangan Tutup Saluran Air

    Biarkan saluran air tetap terbuka untuk mempercepat air surut. Namun, tetap gunakan semacam penyaring agar hewan seperti ular tidak keluar dari lubang di dalam rumah.

    5. Kunci Rumah

    Saat listrik dimatikan tidak ada barang elektronik yang berfungsi termasuk alat keamanan di rumah seperti smart door atau CCTV. Dengan demikian kamu perlu menggunakan sistem keamanan manual. Sebelum meninggalkan rumah untuk mengungsi pastikan sudah mengunci pintu, jendela, pagar, menutup gorden, dan akses lainnya agar tetap aman.

    Itulah tips supaya rumah dan listrik aman saat terjadi banjir. Semoga bermanfaat!

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com