Category: Tips Properti

  • Pajang Lukisan hingga Foto Keluarga di Rumah, Bolehkah Hukumnya Menurut Islam?



    Jakarta

    Kita ingin mendandani rumah kita agar terlihat estetik dan nyaman ditinggali. Salah satu cara untuk mendekorasi rumah adalah dengan memajang barang-barang seperti patung, lukisan atau hanya foto keluarga.

    Nah bagaimana hukumnya menurut Islam? Apa ajaran Islam memperbolehkan kita memajang barang-barang tersebut?

    Patung

    Patung kerap dijadikan sebagai pelengkap interior rumah. Namun, keberadaan patung di rumah menurut ajaran Islam justru tidak dianjurkan meskipun sekadar menjadi pajangan karena dikhawatirkan akan mengurangi keberkahan dalam rumah tersebut.


    Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad, At-Tarmidzi.

    “Sesungguhnya malaikat tidak memasuki suatu rumah yang di dalamnya ada anjing dan gambar timbul (relief).” (HR Ahmad, At-Tirmidzi, dan Ibnu Hibban)
    Relief atau patung yang dilarang dalam Islam adalah karya seni pahatan berbentuk makhluk hidup seperti manusia dan hewan yang menyerupai ciptaan Allah SWT. Rumah tersebut tidak akan mendapatkan keberkahan karena Malaikat enggan mengunjungi hunian tersebut.

    Anggota anggota Dewan Pengawas Syariah LAZNAS Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), Mohamad Suharsono, mengatakan para ulama berpendapat keberadaan patung di dalam rumah seorang Muslim tidak dianjurkan karena dikhawatirkan akan mengurangi keberkahan rumah tersebut, malaikat rahmah enggan memasuki rumah tersebut.

    Ilustrasi lukisan aliran impresionisme Pierre-Auguste RenoirIlustrasi lukisan aliran impresionisme Pierre-Auguste Renoir Foto: Dok. BBC

    Lukisan

    Karya seni lainnya yang dilarang dalam Islam adalah lukisan manusia dan hewan yang terlalu detail hingga menyerupai ciptaan Allah SWT.

    Hal ini didasarkan pada sabda Nabi Muhammad SAW seperti yang diriwayatkan dalam Hadits Bukhari dan Muslim berikut.

    “Barangsiapa yang di dunia pernah menggambar gambar (bernyawa), ia akan dituntut untuk meniupkan ruh pada gambar tersebut di hari kiamat, dan ia tidak akan bisa melakukannya” (HR. Bukhari dan Muslim).

    Namun untuk lukisan, terdapat beberapa keringanan dan pengecualian. Suharsono menjelaskan jika ingin melukis manusia atau hewan sebaiknya beberapa potongan saja dan tidak secara detail.

    “Kalau melukis hanya beberapa potong saja tidak seluruhnya boleh saja, tanpa kepalanya. Yang tidak boleh itu melukis yang utuh dari ujung kepala hingga kaki,” jelas Suharsono saat dihubungi oleh detikProperti pada Rabu (21/3/2024).

    Sementara itu, lukisan yang menggambarkan pemandangan alam, pohon, dan tanaman masih diperbolehkan dalam Islam.

    “Banyak ulama yang menyarankan untuk menghindari makhluk hewan untuk dilukis. Untuk tumbuh-tumbuhan boleh saja,” lanjut Suharsono.

    Dalam situs NU Online, dijelaskan patung dan gambar semasa Nabi hidup bahkan hingga Rasulullah SAW wafat, banyak ditemukan masyarakat justru menyembah dan mengagung-agungkan dua benda tersebut.

    Imam Muslim meriwayatkan, bahwa Abu Dluha pernah berkata, “Saya dan Masruq berada di sebuah rumah yang di sana terdapat beberapa patung. Lalu Masruq berkata kepadaku, apakah ini patung Kaisar? Saya jawab, tidak. Ini adalah patung Maryam. Masruq bertanya demikian, karena menurut anggapannya bahwa lukisan itu buatan Majusi dimana mereka biasa melukis raja-raja mereka di bejana-bejana. Tetapi akhirnya ketahuan bahwa patung tersebut adalah buatan orang Nasrani.”

    Kemudian Masruq berkata, “Saya pernah mendengar Ibnu Mas’ud menceritakan apa yang ia dengar dari Nabi Muhammad SAW. Beliau bersabda, “Sesungguhnya orang yang paling berat siksaannya nanti di hari kiamat ialah orang-orang yang menggambar.” (HR Muslim).

    Imam Thabari menjelaskan maksud orang yang menggambar adalah orang yang menciptakan sesuatu dan disembah selain Allah dalam keadaan dia mengetahui dan disengaja.

    Bahkan jika seseorang tidak ada maksud untuk menyembahnya, dia tetap tergolong orang yang berdosa karena menggambar menyerupai ciptaan Allah SWT. Hal ini hampir sama dengan persoalan orang yang melukis atau membuat patung terinspirasi dari makhluk yang bernyawa dengan tujuan menandingi ciptaan Allah.

    “Sesungguhnya orang yang paling berat siksaannya ialah orang-orang yang menandingi ciptaan Allah.” (HR Muslim).

    Cerita Para Musisi Soal HIV/AIDS dalam Bingkai FotoCerita Para Musisi Soal HIV/AIDS dalam Bingkai Foto Foto: Chelsea Olivia Daffa

    Foto

    Sebagai gantinya, interior rumah bisa dihias dengan karya seni dari hasil fotografi, dibandingkan menyimpan patung atau lukisan.

    Penulis buku Fatwa-Fatwa kontemporer Syekh Al-Qardhawi yang mengutip pendapat salah satu Mufti Mesir, Al-Allamah Asy-Syekh Muhammad Bakhit Almuthí mengatakan foto bukan kegiatan menciptakan makhluk baru.

    “Foto itu hukumnya boleh karena foto bukan termasuk menciptakan makhluk baru, tetapi foto itu bagian dari gambaran makhluk yang sudah ada, ibaratnya melihat cermin, seperti melihat bayangan. Sehingga foto ini hukumnya boleh, mau ditempel di dinding dan lain sebagainya,” sebutnya.

    Gambar dari hasil kamera seperti foto keluarga, foto pemandangan, foto hewan, hingga foto bangunan tidak ada larangan untuk ditempel di dalam rumah asalkan tidak mendatangkan fitnah.

    “Maksud fitnah di sini, ketertarikan untuk melakukan perbuatan zina dan mengundang orang memiliki komentar negatif. Misalnya foto tersebut mengumbar aurat sehingga adanya zina mata,” pungkas Suharsono.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Langkah Membersihkan Gorden Vertical Blind di Rumah


    Jakarta

    Vertical blind adalah salah satu jenis gorden yang digantung secara vertikal. Biasanya gorden ini banyak digunakan di kantor-kantor. Namun, sekarang banyak juga rumah-rumah modern yang menggunakan vertical blind di beberapa tempat seperti di pintu kaca geser atau jendela yang besar.

    Bentuk gorden yang vertikal dan sederhana memberikan membuat tampilan ruangan menjadi lebih tinggi dan terkesan elegan. Bentuk dan bahan dari gorden vertical blind berbeda dari gorden pada umumnya sehingga cara membersihkannya pun juga berbeda.

    Bagi kamu yang memasang vertical blind di rumah, berikut adalah cara mudah membersihkan vertical blind, dilansir dari laman Expert Home Tips, Jumat (22/3/2024).


    7 Langkah Membersihkan Gorden Vertical Blind

    1. Bersihkan Debu Pada Gorden Vertical Blind

    Hal pertama yang bisa kamu lakukan adalah bersihkan gorden vertical blind ini dengan menggunakan kemoceng. Jangan lupa untuk membersihkan dengan teliti, bersihkan di setiap sela-sela gordennya.

    2. Lap Gorden Vertical Blind Menggunakan Kain Microfiber

    Setelah selesai membersihkan debu menggunakan kemoceng, kamu bisa menggunakan kain microfiber untuk mengelap gordennya supaya lebih bersih. Kain microfiber bisa mengangkat kotoran-kotoran kecil yang ada di gorden. Gunakan kain yang sedikit basah tapi jangan terlalu basah karena kain yang terlalu basah akan membuat kotoran di tirai menjadi menyebar.

    3. Gunakan Vacuum Cleaner

    Selanjutnya, vacuum cleaner akan membantu membersihkan gorden vertical blind ini dengan cepat. Gunakan sikat kecil yang biasa ada pada vacuum cleaner untuk membersihkan dengan lebih detail di setiap sisi gordennya. Sikat bisa menghilangkan kotoran yang menempel pada tirai, sementara penghisap debu memungkinkan kamu mengangkat kotoran berlebih

    4. Lepaskan Gorden Vertical Blind

    Lepas Gorden Vertical Blind untuk ke tahap pembersihan selanjutnya. Cara melepaskannya adalah dengan mengangkat setiap gordennya dari klip pegas. Pada proses ini kamu harus tekun karena kamu harus melepas gordennya satu persatu.

    5. Rendam Gorden Vertical Blind di Bak Mandi

    Rendam gorden vertical blind ini di dalam bak mandi menggunakan air panas dan detergen pakaian. Masukkan masing-masing gorden dengan hati-hati ke dalam bak mandi dan biarkan terendam selama sekitar satu jam. Kemudian, biarkan air mengalir sepenuhnya dan isi bak mandi dengan air dingin untuk membilas gordennya. Pastikan untuk membilasnya secara menyeluruh sebelum melanjutkan.

    6. Keringkan Gorden Vertical Blind

    Keringkan gorden ini di udara terbuka, dan jangan memasukkannya ke dalam mesin pengering! Biarkan gordennya hingga benar-benar kering sebelum menggantungnya kembali. Untuk mengeringkan dengan lebih cepat, kamu bisa menggunakan dehumidifier.

    7. Gantung Kembali Gorden Vertical Blind

    Pastikan gordennya sudah kering sebelum kamu gantung kembali. Kamu harus hati-hati memasangnya satu per satu gordennya.

    Itulah beberapa cara membersihkan gorden vertical blind di rumah. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Pakai 1 Teknik Ini, Bisa Langsung Tahu Kebocoran pada Atap Dak Beton



    Jakarta

    Semua jenis atap yang dibangun tidak sesuai pasti ada kemungkinan terjadi bocor atau rembes ke dalam rumah. Hal ini juga terjadi pada jenis atap dak beton datar yang struktur permukaannya tidak ada kemiringan.

    Namun, kebocoran pada atap dak beton datar dapat dicegah dengan teknik perendaman air pada seluruh permukaannya. Hal ini dilakukan pada saat pembangunan masih berjalan untuk melihat apakah water proofing yang digunakan efektif.

    Sebenarnya teknik ini juga bisa dilakukan pada pembuatan kamar mandi atau kolam renang di lantai atas. Cara ini biasa digunakan oleh kontraktor untuk memastikan keamanan dan ketahanan bangunan dari kebocoran.


    Menurut Profesional Kontraktor dari PT Gaharu Kontruksindo Utama, Panggah Nuzhulrizky, teknik perendaman air ini dilakukan setelah pondasi atap dak depan telah selesai dan dilapisi dengan water proofing.

    “Water proofing kan banyak ya caranya, ada yang pakai cat terus juga ada yang pakai membran karet dibakar,” sebut Panggah saat dihubungi oleh detikProperti pada Jumat (22/3/2024).

    Perendaman air ini membutuhkan waktu 1×24 jam, 3×24 jam, atau 7×24 jam tergantung pada ketebalan beton yang digunakan dan luas atap rumah.

    Cara mengetahui letak bocor atau rembesan air adalah melihat jejak air yang timbul di dinding dalam rumah. Panggah menjelaskan air sifatnya akan menuju ke permukaan yang lebih rendah. Jika misalnya ditemui bocor atau rembes di bagian sebelah kiri dinding dalam rumah, maka air datang dari sisi lain.

    Apabila terbukti ada kebocoran atau rembesan dari atap dak beton datar ini, kontraktor atau pekerja bangunan perlu memperbaikinya. Panggah menyebutkan perbaikan atap dak beton yang bocor bisa dengan cara grunting, dicor ulang, atau bobok bagian retak untuk ditambal kembali, hingga dilakukan water proofing ulang.

    “Kenapa dilakukan tes rendam itu? Pertama kita pengin tahu nanti setelah dipasang keramik kalau misalnya terjadi kebocoran, kita nggak bongkar banyak yang mengakibatkan kerugian secara material, secara waktu, secara bahan gitu,” ungkap Panggah.

    Kebocoran pada atap dek beton atas ini jika tidak langsung ditangani dapat menyebabkan pondasi bangunan menurun. Seperti yang diketahui di dalam beton terdapat besi penyangga. Besi tersebut memiliki kelemahan jika terkena air yakni mudah mengalami korosi.

    Jika dibiarkan, besi tersebut dapat patah lalu permukaan beton pecah dan bahayanya saat atap rumah ambruk dapat mengancam keselamatan penghuni rumah.

    Maka dari itu, untuk setiap rumah yang menggunakan dak beton datar perlu dilapisi dengan water proofing di atasnya. Selain untuk mencegah kebocoran dan rembesan, water proofing juga akan melindungi atap dak beton dari paparan sinar matahari.

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mudah Cat Ulang Pagar Besi yang Berkarat


    Jakarta

    Perubahan cuaca dari panas dan hujan dapat mengakibatkan pagar besi rumah kamu cepat berkarat. Kondisi ini membuat ketahanan pagar besi menurun dan mengganggu estetika bagian depan rumah.

    Melansir dari BBC pada Jumat (22/3/2024), karat pada besi dapat muncul akibat hasil dari reaksi reduksi dan oksidasi (redoks) yang tidak diinginkan. Besi akan bereaksi dengan air dan oksigen, lalu membentuk besi (III) oksida terhidrasi yang kita kenal sebagai karat.

    Karat pada besi ini penyebabnya selain karena cuaca juga bisa dipicu besi yang kotor, terdapat tumbuhan yang tumbuh di dekatnya, hingga cat pelindung yang terkelupas.


    Untuk mengetahui pagar besi kamu telah berkarat terlihat dari tanda berikut.

    1. Terdapat noda kehitaman yang kasar dan timbul pada permukaan pagar.
    2. Bentuk pagar melengkung dan terdapat permukaan yang rusak atau bolong. Hal ini karena karat bisa melemahkan struktur besi.
    3. Pagar sulit saat ditarik dan didorong serta terdengar suara berderit.

    Jika sudah melihat tanda-tanda tadi, kamu tidak perlu mengganti pagar tersebut. Apabila pagar masih kokoh kamu bisa menghilangkan karat tersebut dengan pengecatan ulang.

    Mengutip dari The Spruce, berikut cara pengecetan ulang pagar besi yang berkarat.

    1. Bersihkan Karat pada Pagar Besi

    Gunakan sikat kawat saat membersihkan karat yang timbul dan cat yang terkelupas. Bisa juga menggunakan pisau dempul untuk mengikis karat.

    Setelah itu, ketuk logam secara perlahan dengan palu untuk menilai kekuatan besi masih bagus atau tidak untuk dicat ulang. Apabila logam tidak hancur atau patah saat terkena hantaman, berarti logam tersebut masih bagus untuk dicat ulang.

    2. Haluskan Permukaan Pagar

    Haluskan permukaannya dengan ampelas. Kali ini yang dihaluskan secara keseluruhan termasuk cat pagar besi yang masih bagus. Saat menghilangkan cat lama jangan menggunakan alcohol atau pelarut cat karena dapat membuat tekstur bergelombang pada cat baru.

    3. Berikan Penghilang Karat

    Setelah permukaan pagar besi yang berkarat dibersihkan dan dikeringkan, berikan cairan penghilang karat dengan cara dioleskan atau disemprotkan.

    Selama melapisi hindari adanya tetesan sehingga kamu perlu menambahkan lapisan di bawah pagar agar cairan tidak jatuh langsung ke tanah. Biarkan penghilang karat bekerja selama 24 jam.

    4. Cat Ulang Pagar

    Gunakan cat khusus untuk besi yang dicampurkan dengan thinner. Pengecatan ini memerlukan 3-4 lapisan cat agar warna yang diinginkan terlihat. Setiap lapisan kamu perlu menunggu sampai mengering sempurna maksimal 8 jam, baru melanjutkan dengan lapisan cat kedua hingga lapisan terakhir.

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Baru Pindah Rumah Apa Perlu Ada Syukuran? Begini Hukumnya



    Jakarta

    Siapa yang tidak senang memiliki rumah baru? Bahkan dalam ajaran Islam, setiap Muslim yang memiliki atau pindah ke rumah baru dianjurkan untuk bersyukur akan nikmat dari Allah SWT.

    Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT dalam surat Ibrahim ayat 7 yang mengatakan:

    “Dan (ingatlah juga), tatkala Rabbmu memaklumkan; ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih’.” (QS. Ibrahim [14]: 7).


    Menurut anggota Dewan Pengawas Syariah LAZNAS Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), Mohamad Suharsono, syukur itu rukunnya ada 3 yakni mengetahui nikmat Allah, memuji Allah atas nikmat tersebut dengan mengucapkan alhamdulillah, dan memanfaatkan nikmat tersebut untuk tujuan yang baik.

    Selain mengamalkan rukun syukur, menunjukkan rasa syukur juga bisa dirayakan bersama orang lain dengan mengadakan acara syukuran dalam bentuk pengajian selagi tidak melanggar perintah Allah SWT.

    “Biasanya saat syukuran itu ada makan-makan bersama, bagi-bagi makanan, nah itu sesuatu yang tidak ada larangan dalam melakukan kegiatannya,” kata Suharsono kepada detikProperti pada Rabu (20/3/2024).

    Namun, perlu diingat saat mengadakan acara syukuran rumah baru jangan sampai ada makanan yang terbuang sia-sia atau digelar secara berlebihan seperti berfoya-foya.

    “Sesungguhnya orang-orang yang pemboros itu adalah saudara setan dan setan itu sangat ingkar kepada Tuhannya.” (QS. Al Isra [17]: 27).

    Mengutip dari NU Online pada Jumat (22/3/2024), terdapat 3 amalan yang bisa diterapkan saat menempati rumah baru, di antaranya sebagai berikut.

    1. Membaca Surat Al-Fatihah 3 kali
    2. Membaca Surat Al-Mu’minun ayat 28-29.
    3. Membaca doa berikut sebanyak 3 kali:

      Allahumma ya man falaqal bahra li Musa bin ‘Imran, wa najja Yunusa min bathnil ḫut, wa sayyaral fulka li man sya-a, antal ‘alimu bi ‘adadi qathril biḫari, wa dzarratir rimal. Ya Khaliqa ashnafi ‘aja’ibil makhluqat. As’alukal kifayah, ya kafiya man istakfah, ya Mujiba man da’ah, ya muqila man rajah. Antal kafi, la kafiya illa anta. Ikfini syarra ma akhafu wa ahdzar. Wamla’ manzili hadza khairan wa barakah. Washalli ‘ala nabiyyika wa rasulika sayyidina Muḫammadin wa alihi wa shaḫbih wa sallim.”

      Artinya: Ya Allah yang membelah lautan untuk Musa bin ‘Imran, dan menyelamatkan Yunus dari perut ikan besar, yang menjalankan perahu kepada siapapun yang dikehendaki. Engkau mengetahui jumlah tetesan air laut dan satuan-satuan kerikil. Wahai zat yang menciptakan beberapa macam keajaiban makhluk-makhluk. Aku memohon kepada-Mu kecukupan, wahai zat yang mencukupi hamba yang memintakan kecukupan kepada-Nya. Wahai zat yang mengabulkan hamba yang berdoa kepada-Nya, yang mengampuni hamba yang mengharap rahmat-Nya, Engkau maha mencukupi. Tiada yang mencukupi selain-Mu. Cukupilah aku dari keburukan sesuatu yang kukhawatirkan, penuhilah tempatku ini dengan kebaikan dan keberkahan. Shalawat salam semoga tercurah kepada nabi dan utusan-Mu, junjungan kami, Nabi Muhammad SAW, dan kepada para keluarga serta sahabatnya.

    Selain ketiga amalan tersebut, Suharsono juga menyarankan saat pindahan rumah juga membaca Surat Al-Baqarah.

    “Membacakan rumah baru dengan surat Al-Baqarah memang ada keterangannya dalam Islam. Hal tersebut masuk dalam makna umum dari Hadits Rasulullah saw bahwa membaca surat Al-Baqarah ini ada keistimewaan yang bisa mengusir hal-hal yang negatif,” jelas Suharsono.

    Rasulullah saw bersabda : “Bacalah oleh kalian surat Al-Baqarah, karena sesungguhnya setan tidak akan masuk ke dalam rumah yang dibacakan di rumah tersebut surat Al-Baqarah.” HR. Al-Hakim dan dishahihkan oleh Syekh Albani dalam Silsilah Ashahihah.

    Suharsono juga mengingatkan agar rumah selalu diisi dengan lantunan Al-Qur’an agar tidak sepi seperti di kuburan. Hal ini sejalan dengan sabda Nabi Muhammad SAW seperti yang diriwayatkan dalam Hadits Muslim berikut:

    “Janganlah kamu jadikan rumah-rumah kamu itu sebagai kuburan. Sesungguhnya setan itu lari dari rumah yang dibacakan di dalamnya surat Al-Baqarah.” (HR Muslim).

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Tips Rawat Tanaman di Rumah saat Musim Hujan


    Jakarta

    Belakangan ini, musim hujan masih banyak melanda berbagai daerah. Turunnya hujan terkadang menjadi tantangan tersendiri untuk merawat tanaman di rumah.

    Untuk memastikan kelestarian dan pertumbuhan tanaman tetap optimal di musim hujan, perlu perhatian khusus dan tindakan preventif. Lalu, bagaimana caranya merawat tanaman saat musim hujan?

    Melansir Root Bridges, Sabtu (23/3/2024), berikut adalah beberapa tips praktis yang bisa membantumu merawat tanaman di rumah dengan baik selama musim hujan.


    1. Hindari Adanya Genangan Air

    Salah satu tantangan utama selama musim hujan adalah genangan air. Ini bisa menyebabkan hilangnya nutrisi tanah dan berdampak buruk pada pertumbuhan tanaman. Pastikan untuk menyediakan sistem drainase yang baik agar air bisa mengalir keluar dari taman.

    Tanaman sukulen, sebagai contoh, memerlukan ekstra perhatian karena sering kali menerima air lebih dari yang diperlukan. Setelah hujan berhenti, pastikan untuk taruh tanaman tersebut agar dapat sinar matahari untuk jangka waktu tertentu.

    2. Sediakan Cahaya Tambahan

    Kekurangan cahaya seringkali terjadi selama musim hujan. Untuk tanaman yang sangat bergantung pada sinar matahari, bisa menggunakan sumber cahaya buatan untuk mengatasi kekurangan cahaya.

    3. Lindungi Tanaman dari Hujan Lebat

    Gunakan penutup berlubang yang tembus cahaya untuk melindungi tanaman dari hujan berlebihan. Penutup berlubang dari plastik, misalnya, bisa memastikan tanaman tetap mendapatkan kelembaban yang diperlukan tanpa membahayakan pertumbuhan mereka.

    4. Pangkas Tanaman Secara Rutin

    Pangkas tanaman secara teratur menggunakan alat potong yang tepat saat musim hujan. Ini adalah waktu yang tepat bagi tunas baru untuk tumbuh, tetapi pastikan untuk memberikan ruang yang cukup bagi pertumbuhan tersebut. Pemangkasan juga membantu menghindari pertumbuhan tanaman yang tidak diinginkan.

    5. Manfaatkan Cacing Tanah dan Pupuk

    Jaga kesuburan tanah dengan memanfaatkan cacing tanah dan pupuk organik selama musim hujan. Cacing tanah tidak hanya menjaga tanah tetap aerobik, tetapi juga memastikan air meresap ke dalam tanah. Gunakan pupuk organik yang lambat melepaskan untuk memberikan nutrisi tanaman secara berkelanjutan.

    6. Bersihkan Alga yang Tumbuh

    Periksa permukaan tanah untuk tumbuhan hijau berlendir yang tumbuh seiring dengan dimulainya musim hujan. Bersihkan alga secara teratur untuk mencegah gangguan terhadap pertumbuhan tanamanmu di rumah.

    7. Berikan Dukungan Fisik pada Tanaman yang Rentan

    Hindari kerusakan akibat angin kencang dengan memberikan dukungan fisik pada tanaman yang rentan. Kamu bisa mengikatnya pada sebuah kayu agar tanaman tetap berdiri kokoh. Ini sangat penting untuk tanaman yang masih muda dan lambat tumbuh.

    8. Cegah Erosi Tanah

    Buat penghalang di sekitar tanaman untuk mencegah erosi tanah akibat air hujan. Pastikan penghalang ini tidak menciptakan genangan air yang dapat merugikan pertumbuhan tanaman.

    Demikianlah tips merawat tanaman di rumah saat musim hujan. Dengan mengikuti tips-tips di atas, kamu bisa menjaga kesehatan tanaman di rumah dengan baik selama musim hujan. Terapkan langkah-langkah preventif ini untuk memastikan tanaman tetap tumbuh subur dan berbunga meskipun hujan turun dengan deras. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Beli Dishwasher? Kenali Jenis dan Cara Pemakaiannya Dulu


    Jakarta

    Memiliki dapur modern akan lebih keren jika peralatannya juga modern. Salah satunya adalah dishwasher atau alat pencuci piring otomatis. Mencuci piring bisa lebih mudah menggunakan alat ini.

    Tapi sebelum membeli dishwasher, kamu sebaiknya membaca artikel ini terlebih dahulu untuk tahu jenis dan cara pemakaiannya.

    Jenis-jenis Dishwasher

    Jenis dishwasher bisa dibedakan berdasarkan sistem instalasinya. Pada jenis standar, biasanya dishwasher disambungkan secara permanen ke pipa air. Tapi kini juga ada dishwasher portabel yang hanya membutuhkan keran wastafel.


    Berikut ini jenis-jenis dishwasher yang dikutip dari situs Whirlpool:

    1. Permanen atau Bawah Meja

    Mesin pencuci piring built-in (permanen) atau under counter (bawah meja) adalah jenis dishwasher yang paling umum. Jenis ini biasanya ada dua ukuran berbeda, yaitu berukuran 24 inci dan 18 inci.

    Dishwasher ini memiliki kelebihan, yaitu tidak membutuhkan ruang konter dan ruang lantai yang digunakan pun minimal. Fitur dishwasher ini biasanya lebih banyak, seperti pengaturan pencucian, pengeringan khusus, dan kapasitas yang lebih besar.

    Karena tidak tersambung dengan keran wastafel, maka keberadaannya tidak mengganggu fungsi wastafel jika digunakan bersamaan.

    2. Portabel

    Dishwasher portabel sangat cocok buat kalian yang tinggal di tempat tinggal kecil, seperti apartemen, kos, atau RV (rumah mobil).

    Mesin ini tidak memerlukan sambungan pipa sendiri, melainkan mengandalkan adaptor keran yang terhubung ke wastafel. Biasanya tersedia beberapa ukuran, dari 24 inci, 18 inci, hingga yang lebih kecil.

    Kelebihannya, kamu bisa membawa dishwasher ini ke mana pun. Tipe permukaan dishwasher seperti balok kayu, menjadikan dishwasher bisa digunakan sebagai meja atau fungsi lain. Selain itu, harga mesin cuci piring portabel biasanya lebih murah daripada built-in.

    3. Terintegrasi atau Siap Pakai

    Tipe ketiga juga mirip built-in. Dishwasher ini memungkinkan kamu menambahkan tampilan lebih personal ke dapur. Mesin ini siap dipasang di panel kompatibel dengan eksterior khusus yang dapat disesuaikan dengan lemari kabinet.

    Kelebihan tipe ini adalah kamu bisa menciptakan tampilan yang kohesif dengan kabinet yang ada. Model dishwasher ini membuat tampilan dapur lebih halus karena tidak berbentuk industrial. Fiturnya juga cukup banyak seperti tipe built-in.

    Cara Pemakaian Dishwasher

    Cara pemakaian dishwasher bisa dibagi menjadi tiga, yaitu cara memasukkan piring ke dishwasher, cara menjalankan mesin, dan cara membersihkan dishwasher. Berikut ini cara pemakaian dishwasher yang dikutip dari situs IFB:

    Memuat Piring ke Dishwasher

    Yang pertama, kalian harus tahu bagaimana cara memasukkan atau memuat piring dan peralatan lain ke dishwasher.

    1. Bilas Peralatan

    Sebelum memasukkan ke dishwasher, buang terlebih dahulu sisa makanan dan bilas sedikit dengan air untuk memastikan tidak ada makanan yang menempel. Sisa makanan nantinya bisa menyumbat, seperti sisa makanan di saluran wastafel.

    2. Masukkan ke Rak Bawah

    Rak dishwasher bagian bawah sebaiknya digunakan untuk peralatan yang lebih besar, seperti wajan, panci, dan piring besar.

    Letakkan piring di tempat piring. Letakkan secara terbalik agar air bisa terbuang habis, dan hadapkan ke nosel semprotan agar lebih optimal.

    Piring baja tahan karat India (yang ujungnya lebih besar) harus ditempatkan di rak bergantian agar air bisa mengalir di kedua sisinya.

    Peralatan perak dan baja tahan karat jangan sampai bersentuhan, karena bisa menimbulkan reaksi kimia selama pencucian piring.

    3. Masukkan ke Rak Atas

    Rak dishwasher bagian atas digunakan untuk peralatan yang lebih kecil, seperti mangkuk, mug, cangkir, gelas, dan piring kecil. Peralatan ini juga harus diletakkan terbalik dan miring agar terkena air secara menyeluruh.

    Jika ada tempat khusus sendok dan garpu, letakkan di sana. Namun jika tak ada, letakkan di rak paling atas.

    4. Pakai Deterjen dengan Benar

    Gunakan deterjen khusus yang direkomendasikan. Gunakan dengan takaran yang pas sesuai petunjuk pemakaian. Jangan menambahkan takaran meskipun piring lebih kotor dari biasanya, karena dikhawatirkan menyisakan residu di piring.

    Pakai juga garam pencuci piring sesuai petunjuk. Jika menggunakan tablet dishwasher, gunakan hanya satu tablet untuk setiap kali pencucian. Jangan pernah memakai sabun cuci piring biasa di dishwasher.

    5. Tips

    • Baca petunjuk pemakaian tentang bahan-bahan peralatan yang tidak boleh dipakai, misalnya kayu, plastik casserole, aluminium, tembaga, perak, emas, dan perunggu.
    • Masukkan alat-alat ringan dengan hati-hati karena bisa bergeser dan merusak alat lain.
    • Jangan memasukkan peralatan masak antilengket, kecuali ada label bahwa peralatan tersebut aman untuk dicuci di dishwasher.
    • Jangan membebani dishwasher secara berlebihan.

    Menjalankan Dishwasher

    Setelah memasukkan piring dan peralatan lain dengan benar, sekarang adalah cara menjalankan dishwasher.

    1. Pilih Siklus Paling Ringan

    Sebisa mungkin, gunakan siklus pencucian paling ringan, seperti mode pencucian ramah lingkungan atau pencucian cepat. Siklus ringan lebih menghemat energi dan membutuhkan lebih sedikit air.

    2. Jalankan Siklus Intens untuk Peralatan Kotor

    Untuk mencuci peralatan lebih kotor, gunakan siklus pencucian piring yang lebih intensif agar lebih optimal. Piring dengan noda membandel mungkin memerlukan program pencucian berat atau pencucian dengan suhu tinggi.

    3. Program Kering

    Program kering digunakan jika peralatan harus segera digunakan. Tapi jika tidak terburu-buru, lebih baik diamkan agar kering sendiri agar hemat listrik.

    4. Tips

    • Gunakan opsi ‘Half Load’ jika mesin berisi sedikit piring.
    • Peralatan akan mengering lebih baik di dalam dishwasher jika menggunakan rinse aid.
    • Tidak menggunakan rinse aid dapat menyebabkan noda air/bekas putih pada peralatan dan pengeringan kurang baik.
    • Salah memilih program bisa mempengaruhi hasil pencucian dan pengeringan.

    Membersihkan Dishwasher

    Kamu harus membersihkan dishwasher secara teratur. Caranya adalah seperti ini:

    1. Bersihkan Bagian Luar Dishwasher

    Yang pertama, bersihkan dulu bagian luar dishwasher. Bersihkan noda makanan, bekas jari, noda air, dll. Gunakan air sabun dan spons atau pembersih peralatan serbaguna.

    Namun, jangan semprotkan pembersih peralatan/pembersih kaca langsung ke arah dishwasher agar tidak merusak komponen elektronik. Semprotkan ke kain, handuk lap atau tisu, baru usap ke mesin.

    2. Bersihkan Filter

    Bersihkan juga filter. Bagian ini sangat penting untuk menghindari penyumbatan pada saluran pembuangan. Filter bawaan ini biasanya terletak di dekat rak bawah yang berfungsi mencegah sisa makanan besar menyumbat saluran.

    Jika dishwasher digunakan teratur, kamu harus membersihkan filter setidaknya 1-2 kali sebulan. Kotoran di filter bisa menimbulkan bau tak sedap.

    3. Bersihkan Aksesori dan Komponen

    Lepas komponen yang dapat dilepas, lalu cucilah di wastafel. Jika cukup kotor, bersihkan dengan sikat atau spons agar minyak dan lemak hilang.

    4. Bersihkan Secara Keseluruhan

    Gunakan kain atau tisu basah untuk menyeka sisa makanan, kotoran, dan debu dari bagian dalam dan bawah dishwasher.

    Kemudian letakkan cuka putih ke dalam cangkir atau mangkuk yang aman untuk dishwasher di rak paling atas, jalankan siklus terpanas dengan program pengeringan, biarkan mengering dengan sendirinya.

    Setelah siklus pembersihan berakhir dan mesin pencuci piring dikeringkan dengan udara, seka bagian dalamnya dengan kain lembut atau tisu dapur.

    5. Tips

    • Gunakan pengharum dishwasher berbahan alami dan aman untuk menghindari dan menghilangkan bau tak sedap.
    • Jika paking karet berjamur atau berlumut, lihat buku petunjuk untuk membersihkannya.
    • Beberapa pembersih dapat merusak paking.
    • Jangan gunakan pemutih untuk membersihkan dishwasher baja tahan karat karena akan merusaknya.

    Itulah tadi hal-hal yang harus kamu ketahui sebelum membeli dishwasher, mulai dari jenis, cara pemakaian, serta tipsnya.

    (bai/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada, Ini 5 Tempat Persembunyian Tikus di Rumah


    Jakarta

    Keberadaan tikus di rumah tentunya dapat mengganggu kenyamanan penghuninya. Tak hanya itu, tikus juga berpotensi menimbulkan berbagai penyakit karena membawa bakteri dan virus.

    Maka dari itu, tentunya keberadaan tikus perlu dibasmi. Untuk membasminya, kamu harus tahu di mana tikus-tikus itu berada.

    Ternyata, ada beberapa lokasi favorit tikus untuk bersembunyi di rumah. Dilansir dari Pest Control Weekly, Sabtu (23/3/2024), berikut ini tempat persembunyian tikus di rumah.


    Garasi

    Garasi merupakan salah satu tempat persembunyian favorit tikus. Setelah masuk garasi, tikus bisa menggigit apapun yang ditemukan, misalnya kabel pada mobil.

    Dapur

    Dapur juga menjadi tempat sembunyi yang disukai tikus. Hal itu karena tikus menyukai makanan.

    Biasanya tikus masuk ke dapur melalui dinding yang terbuka atau lubang lainnya. Periksa beberapa bagian di dapur, misalnya tempat penyimpanan makanan, wastafel, atau kabinet.

    Di Dalam Furnitur

    Tikus suka bersembunyi di balik perabotan atau furnitur. Apalagi furnitur di tempat yang cukup jarang dikunjungi, misalnya di loteng atau ruang bawah tanah. Tikus yang bersembunyi dibalik perabotan biasanya mulai menggerogoti barang-barang yang disimpan di sana.

    Di Bawah Wastafel

    Tikus sangat menyukai tempat di bawah wastafel karena adanya sisa makanan dan air. Kalau ada air menetes di bawah wastafel, bisa saja tikus berada di sana karena hal tetesan air bisa diminum oleh tikus. Maka dari itu, bersihkan bagian bawah wastafel dan tutup bukaan yang ada untuk mencegah adanya tikus.

    Celah di Atap Rumah

    Tikus merupakan pemanjat ulung dan bisa dengan mudah ke bagian atap rumahmu. Menurut American Pest Control Inc, jika ada tikus di atap rumah, bisa jadi mereka sudah bersarang di sana. Biasanya, mereka masuk ke dalam atap rumah melalui lubang di sana.

    Itulah beberapa tempat persembunyian tikus di rumah. Hati-hati ya detikers, periksa selalu keadaan rumah agar tidak diinvasi tikus.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Dinding Kamprot: Pengertian dan Cara Pembuatannya


    Jakarta

    Bagi kamu yang bosan dengan tampilan dinding yang mulus tetapi tidak ingin tambah biaya dengan pemasangan panel wall atau wallpaper, coba ubah dinding menjadi bertekstur dengan teknik kamprot.

    Dinding kamprot saat ini banyak digunakan di rumah. Dengan teknik ini bisa membuat tampilan rumah tampak estetis.

    Nah, sebelum mengetahui cara membuat dinding kamprot, sebaiknya detikers ketahui pengertian dinding kamprot terlebih dahulu. Berikut ini informasinya.


    Pengertian Dinding Kamprot

    Mengutip buku Inspirasi Desain Rumah karya Yusuf Fathur dan Sulistyo Budi Wibowo pada Sabtu (23/3/2024), teknik kamprot adalah menampilkan tekstur kasar dan rustic yang dihasilkan dari buliran pasir yang menempel pada permukaannya.

    Menurut Profesional Kontraktor dari PT Gaharu Kontruksindo Utama, Panggah Nuzhulrizky, teknik kamprot adalah memunculkan permukaan yang kasar tanpa harus diaci.

    Dalam buku Inspirasi Desain Rumah disebutkan teknik kamprot ini lebih cocok digunakan pada dinding eksterior atau di luar rumah. Panggah juga menyatakan hal yang sama, menurutnya dinding kamprot ini kurang cocok di dalam rumah karena biasanya dinding dalam rumah dibuat rapi dan bersih. Sementara dinding kamprot kerap dibuat dengan mempertahankan warna aslinya yakni warna semen tanpa dicat.

    “Kita bicara di dalam rumah, artinya semua harus rapi ya, rumah clean harus bersih gitu. Kalau yang punya rumah mau dengan tampilannya kasar dan kotor kayak gitu, kamprotan nggak masalah. Tapi sebenarnya nggak lazim gitu. Dinding kamprot itu biasanya di permukaan luar,” kata Panggah saat dihubungi oleh detikProperti pada Jumat (22/3/2024).

    Cara Pembuatan Dinding Kamprot

    Panggah memberikan 3 tips saat membuat dinding kamprot yang baik dan bisa menempel dengan sempurna.

    1. Pilih Material Bangunan yang Berkualitas

    Bahan-bahan yang digunakan saat membuat dinding kamprot terdiri dari semen dan pasir. Namun, pasir yang digunakan khusus untuk dinding bukan yang biasanya dipakai pada pembuatan beton. Lalu pilih material yang kadar lumpurnya rendah.

    “Karena kalau kadar lumpurnya tinggi, si pasir itu nanti nggak akan terlalu mengikat ke dalam dinding,” jelas Panggah.

    2. Menggunakan Penyaring Pasir dengan Jaring Diameter Kecil

    Agar tampilan teksturnya alami, seragam, dan tidak ada yang berbeda ukurannya, disarankan pakai saringan kawat pasir.

    “Jadi waktu pas dilempar ke dinding itu pakai kawat jadi kelihatan dindingnya rapi, senada semua butiran-butiran pasir dan semennya gitu,” ujarnya.

    3. Finishing

    Apabila teksturnya sudah mengeras, dinding kamprot bisa dibiarkan dengan warna abu-abu seperti warna campuran semen dan pasir. Penyelesaian jenis ini cocok untuk model rumah industrial. Namun, jika ingin dicat dengan warna yang diinginkan bisa memakai cat tembok atau cat emulsi dengan menggunakan kuas biasa.

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Bahan Alami Buat Usir Cecak dari Rumah


    Jakarta

    Cecak atau yang biasa kita sebut dengan cicak adalah binatang merayap yang biasanya hidup di dalam rumah. Biasanya cecak memakan serangga kecil, seperti nyamuk, lalat, dan sebagainya.

    Cecak memang memiliki manfaat yang baik bagi rumah, selain sebagai pembasmi serangga kecil, cecak juga sering memakan sisa remah makanan.

    Di samping itu, keberadaan cecak juga terkadang sangat mengganggu. Pasalnya, kotoran cecak sering kali menempel pada dekorasi di rumah kita, seperti foto, lukisan, pajangan, tv, dan lain-lain.


    Walaupun kotoran cecak tidak memiliki bau yang menyengat, keberadaannya ini sangat mengganggu pandangan mata. Tidak hanya itu, bila kotoran itu sudah mengering, biasanya akan meninggalkan bekas yang sulit untuk dibersihkan.

    Namun kamu tidak perlu khawatir, mengutip dari livspace.com ada beberapa cara efektif untuk membuat rumah terbebas dari cecak.

    6 Bahan Alami yang Efektif Basmi dan Cegah Cecak Masuk Rumah

    1. Cangkang/Kulit Telur

    Bila kamu mempunyai kulit telur di rumahmu, jangan dulu membuangnya. Kulit telur bisa digunakan untuk mengusir cecak dari rumah. Cecak tidak menyukai bau dari telur.

    Caranya, kamu cukup bersihkan kulit telur apapun dengan tisu atau lap, lalu simpan kulit telur tersebut pada ruangan dimana cecak sering berkumpul. Akan tetapi, harus dicatat bahwa kamu harus membuang kulit telur ini besoknya, karena kulit telur membawa penyakit yang berbahaya.

    2. Aneka Bawang

    Aroma bawang tidak disukai oleh cecak. Kamu bisa coba untuk menaruh irisan bawang pada ruangan yang biasa dipakai oleh cecak untuk berkumpul.

    3. Bubuk Kopi

    Aroma kopi yang kuat tidak disukai oleh cecak, kamu bisa menebarkan bubuk kopi pada titik tertentu atau mencampurkannya dengan air lalu disemprotkan.

    4. Cabai

    Kamu bisa membuat cairan dari cabai untuk disemprotkan pada cecak. Bila kamu merasa hal ini terlalu kejam, kamu cukup lakukan dengan menggantung cabai pada area yang sering dikunjungi cecak. Aroma dari cabai tidak disukai oleh cecak.

    5. Kapur Barus

    Selain bisa mengusir cecak, kapur barus juga bisa mengusir beberapa serangga kecil lainnya. Namun, kamu harus berhati-hati saat meletakkan kapur barus, kamu harus jauhkan kapur barus dari jangkauan anak kecil dan hewan peliharaan.

    6. Air Dingin

    Cecak termasuk ke dalam golongan hewan reptil. Tidak seperti mamalia, reptil tidak bisa mengatur suhu tubuhnya sendiri, sehingga cecak tidak tahan terhadap suhu rendah.

    Kamu bisa menyemprotkan air dingin pada cecak, jika air dingin mengenai tubuh cicak, biasanya cecak akan tidak bisa bergerak. Setelah itu kamu bisa menangkapnya dan memindahkannya keluar rumah.

    Itulah beberapa bahan alami yang bisa kamu pakai untuk mengusir dan mencegah cecak untuk masuk ke dalam rumah. Tapi sebaiknya kamu tidak mengusir semua cecak ya teman-teman, karena mereka bisa membantu rumah agar bebas dari nyamuk dan lalat.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com